Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

ISLAM IS BEAUTIFUL
PRURALISME IS BEAUTIFUL
BENARKAH ORANG NON MUSLIM YANG BAIK DAN TULUS AKAN MASUK NERAKA

Dibuat sebagai tugas mandiri dalam mata kuliah Pendekatan Studi Islam

PENYUSUN: dr. Hj. Liza

PROGRAM PASCASARJANA SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI CIREBON 2006

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

PENDAHULUAN JIKA MANUSIA DICIPTAKAN UNTUK DIMASUKAN KEDALAM API NERAKA ATAU JIKA AKHIR KEDIAMAN KEBANYAKAN MANUSIA ADALAH NERAKA MAKA SESEORANG HARUS MENERIMA BAHWA MURKA TUHAN MENGGANTIKAN KASIHNYA (Muthadha Muthahhari) ISLAM (berserah diri) akan ketentuan Tuhan Yang Maha Esa, Islam adalah rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam dan isinya. Perbedaan di dunia ini adalah sunatullah, aturan dari Allah dan mengapa kita menganggap perbedaan yang menjadi aturan Allah ini, harus selalu diperselisihkan dan selalu dijadikan alasan untuk berselisih dan membenarkan perbuatan yang munkar, seperti yang terjadi beberapa tahun ini dari mulai bom bunuh diri, pemboman dengan dalih membenci Amerika, membenci kebijaksanaan Bush. Bom di Poso, Bom di Bali, Bom di restauran dan kedutaan besar. Apakah perbuatan ini dapat menyelesaikan masalah yang sekarang sedang berkembang , bahwa teroris selalu dikaitkan dengan Islam. Apakah pemasangan Bom bukan disebut Teroris, apakah hal itu bisa menyelesaikan masalah yang menjadi konflik kita dan dunia. Semua menganggap apa yang di yakini nya adalah paling benar, bila menganggap dirinya paling benar, tidak lah pernah terjadi kesepahaman, keamanan dan kemuliaan. Bila komitmen kita terhadap toleransi beragama dan pemahaman yang benar terhadap pruralisme ini baik. Kehidupan beragama indah dan harmonis akan menghiasi kehidupan kita yang Bhineka Tunggal Ika. Menjadi berwarna dan bersatu dalam membangun. QS 49:13 Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersukusuku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. , QS Hud (11) 118-119. Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orangorang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya. QS Yunus (10) :99. Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? QS. An-Nahl (16): 93 Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan. QS 2:62, Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabii], siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah], hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

BAB I PRURALISME

A. PRURALISME DIMATA ALWI SHIHAB Menurut Dr. Alwi Shihab bahwa masalah yang sesungguhnya yang menyebabkan terjadinya perselisihan yang telah terwujud dalam sejarah hubungan muslim-kristen di Indonesia , pada dasarnya terletak pada sejarah panjang saling tidak percaya. Bahwa pemahaman diri dan watak Universal kedua agama ternyata hanya menumbuhkan rasa permusuhan. Secara mutlak yang tidak bisa mengakui bahwa agama lain disamping dirinya mempunyai nilai yang sama, Masing-masing bersikukuh bahwa agamanyalah yang unik, superior, normatif, membawa keselamatan dan satu-satunya wahyu yang sah dari satu-satunya Tuhan. Dengan adanya pandangan dasar seperti itu, ketidak percayaan tumbuh dalam dan perselisihan hampir tidak terhindar. 1 Dunia barat mengenal bahwa Islam adalah agama yang menghalalkan kekerasan dan disebarkan dengan pedang, menerapkan hukuman potong tangan bagi pencuri, membolehkan Poligami,tidak menghargai perempuan, dan berada dibalik setiap tindakan teroris, Tapi Alwi merasa tertantang untuk menunjukan wajah Islam yang ramah, menghargai hak asasi manusia, termasuk perempuan, dan cinta damai2 Di era globalisasi masa kini , umat beragama dihadapkan kepada serangkai tantangan batu yang tidak terlalu berbeda dengan apa yang pernah dialami sebelumnya, Pruralisme agama, konflik intern atau antaragama, adalah fenomena nyata. Pruralisme , Dimasa lampau kehidupan beragama bagaikan kamp-kamp yang terisolasi dari tantangan-tantangan dunia luar. Sebaliknya , masa kini tidak sedikit pertannyaan kritis yang harus ditanggapi oleh umat beragama yang dapat diklasifikasikan rancu dan merisaukan. Sebagai konsekuensinya tampilnya sekian banyak agama baru, lahir pula serangkaian pertanyaan, antara lain: Apakah Tuhan itu Esa, tidak kah sebaiknya agama itu tunggal saja? Lalu disusul dengan pertanyaan : Apabila pruralisme agama tidak dapat dielakkan, maka yang mana diantara agama-agama ini yang benar, ataukah semuanya sesat?3 Alwi Shihab. Secara Garis besar pruralisme pengertian Pruralisme agama dan budaya dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Pruralisma tidak semata menunjukkan pada kenyataan tentang adanya kemajemukan .Namun yang dimaksud adalah keterlibatan aktif terhadap kenyataan kamajemukan tersebut. Pruralisme agama dan budaya dapat kita jumpai dimana-mana. Didalam masyarakat tertentu, Dikantor tempat kita bekerja, disekolah tempat kita belajar, bahkan dipasar dimana kita belanja, Tapi seseorang baru dapat dikatakan sifat tersebut bila ia dapat beriteraksi positif dalam lingkungan keajemukan tersebut, dengan kata lain, pengertian pruralisme agama adalah bahwa tiap pemeluk agama dituntut bukan saja mengakui keberadaan dan hak agama lain, tapi terlibat dalam usaha memahami perbedaan dan persamaaan Dr. Alwi Shihab , Islam inklusif, menuju sikap Terbuka dalam beragama. Penerbit Mizan. 1998 hal 34
2 3

1

Ibid , pengantar vii Ibid hal 39

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

guna tercapainya kerukuna dalam kebhinnekaan,(2) pruralisme harus dibedakan dengan kosmopolitanisme, Kosmopolitan menunjukkan menunjukan kepada suatu relalita dimana aneka ragam agama, ras, bangsa hidup berdampingan disuatu lokasi. Ambil misal newyork. Kota ini adalah kota kosmopolitan . dikota ini terdapat, yahudi, kristen, muslim, hindu, budda, bahkan orang-orang yang tanpa agma sekalipun, seakan seluruh penduduk dunia berada di kota ini, namun interaks positif antar penduduk ini, khususnya di bidang agama, sangat minimal kalaupun ada (3) konsep Pruralisme tidak dapt disamakan dengan relativitas. Seorang relativis akan berasumsi bahwa hal-hal yang menyangkut ”kebenaran” atau ” nilai” ditentukan oleh pandangan hidup sera kerangka berfikir seseorang atau masyarakatnya. Sebagai contoh, ’Kepercayaan/kebenaran” yang diyakini oleh bangsa eropa bahwa ”Columbus menemukan amerika:adlah sam abenarnya dengan kepercayaan benua tersebut bahwa ”Columbus mencaplok Amerika”. Sebagai konsekuensi dari paham relativisme agama, Dokrin agama apapun harus dinyatakan benar. Atau tegasnya ”semua agam aadalh sam.” karena kebenaran agam-agama, walaupun berbeda-beda dan bertentangan satu sama lain , tetap harusditerima . Untuk itu seorang relativis tidak akan mengenal, apalagi menerima, sutu kebenaran universal yang berlaku untuk semua dan sepanjang masa.4 Alwi Shihab Tidak dapat di pungkiri bahwa paham pruralisme terdapat unsur relativisme, yaitu unsur tidak mengklaim pemilikan tunggal (monopoli) atau suatu kebenaran, apabila memaksakan kebenaran tersebut pada pihak lain. Paling tidak seorang pruralisme akan menghindari sikap absolutisme yang menonjolkan keunggulannya terhadap pihak lain. Oleh karena itu, banyak orang enggan menggunakan kata Pruralisme agama, karena kawatir akan terperangkap dlam lingkaran konsep relativisme agama. Sebagaimana diketahui, konsep relativisme yang berawal pada abad kelima sebelum masehi, yakni masa phitagoras, seorang sofis yunani. Konsep tersebut bertahan sampai masa kini. Khususnya dalam pendekatan ilmiah yang dipakai oleh para ahli antropologi dan sosialogi . konsep ini menerangkan bahwa apa yang dianggap baik atau buruk, benar atau salah, adalah relatif, tergantung kepada pendapat tiap individu keadaan setempat, atau institusi sosial dan agama . Oleh karena itu konsep ini tidak mengenal kebenaran absolut atau kebenaran abadi. 5 Pruralisme agama bukan sinkretisme , yakni menciptakan suatu agama baru dengan memadukan unsur tertentu atau sebagian komponen ajaran dari beberapa agam untuk dijadikan bagaian integral dari agama baru tersebut6 Alwi Shihab Yang perlu digarisbawahi bahwa disini adalah apabila konsep pruralisme agama diatas hendak diterapkan di Indonesia maka ia harus bersyarat satu hal, yaitu komitmen yang kokoh terhadap agama masing-masing Seorang pruralisme , dalam berinteraksi dengan aneka ragam agama, tidak saja dituntut untuk membuka diri, belajar dan menghormati mitra dialognya. Tapi yang terpenting ia harus comiited terhadap agama yang dianutnya. Hanya dengan sikap demikian dapat menghindari relativisme agama yang tidak sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika,7 Alwi shihab.Menambahkan lagi bahwa Tantangan yang dihadapi oleh umat beragama di Indonesia tidaklah kecil , Kalau sampai saat ini kita dapat berbangga atas
4 5

Alwi, hal 41 Alwi hal 42 6 Alwi hal 42 7 Alwi hal 43

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

prestasi yang telah dicapai dalam membina dan memupuk kerukunan umat beragama, namun tugas yang terbentang dihadapan kita masih jauh dari rampung. Adalah tanggung jawab kita bersama untuk membudayakan sikap keterbukaan , menerima perbedaan , dan menghormati kemajemukan agama, dibarengin dengan loyalitas dan komitmen agama masing-masing.8 Pengertian pruralisme Agama yang bersyarat inilah yang terekam dalam anjuran allah dalam Al-Quran Surah Saba (34) ”24-26 , Katakanlah wahai Muhammad : Siapakah yang memberi rejeki dari langit dan dari bumi? Katakanlah ”Allah” dan sesungguhnya kami atau kamu (nonmuslim) pasti berada dalam kebenaran atau kesesatan yang nyata. Katakanlah kami (non muslim) tidak akan bertanggung jawab tentang dosa yang kami perbuat dan kami tidak akan ditanya pula tentang apa yang kamu perbuat, Katakanlah tuhan tidak akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan kita dengan benar dan Dialah yang maha pemberi Keputusan lagi maha mengetahui. Surat Al-baqorah (2) : 62, Sesungguhnya orang-orang mukmin , orang-orang Yahudi ,orang-orang Nasrahi dan orang-orang shabiin ,siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian , dan beramal saleh , mereka akan menerima pahala dari tuhan. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tiada pula mereka bersedih hati. Alwi mengajak semua umat untuk sama sama ” Semoga dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang dibekali oleh pengertian Pruralisme agama yang bertanggung jawab, kita dapat mengatasi tantangan besar yang kita hadapi bersama. B. PRURALISME DIMATA NURCHOLISH MADJID Dr. Nurcholish Madjid , dalam bukunya Islam Dokrin dan Peradaban menyatakan ,bahwa Islam di Indonesia: adalah masalah kemajemukan. Pluralitas (kemajemukan) manusia adalah kenyataan yang telah menjadi kehendak Tuhan. Jika dalam kitab suci disebutkan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar mereka saling mengenal dan menghargai9 Maka prulalitas ini meningkat menjadi prulalisme, yaitu suatu sistem nilai yang memandang secara positif-optimis terhadap kemajemukan itu sendiri, dengan menerimanya sebagai kenyataan dan berbuat sebaik mungkin berdasarkan kenyataan itu. Dalam kitab suci juga disebutkan bahwa perbedaan antara manusia dalam bahasa dan warna kulit harus diterima sebagai kenyataan yang positif, yang merupakan salah satu tanda kebesaran Allah 10 QS, 30:22 Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui. Juga terdapat penegasan dalam kitab suci tentang kemajemukan dalam pandangan dan cara hidup antara manusia yang tidak perlu digusarkan dan hendaknya dipakai sebagai pangkal tolak berlomba-lomba menuju berbagai
Alwi Hal 43 Dr. Nurcholish Madjid , Islam Dokrin dan Peradaban ,penerbit wakaf Paramadina, jakarta 1992. kata pengantar hal ixviii
9

8

10

ibid

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

kebaikan dan bahwa Tuhanlah yang akan menerangkan mengapa manusia berbeda-beda , nanti ketika kita kembali kepada-Nya 11 Memang dan seharusnya tidak perlu mengherankan bahwa islam selaku agama besar terakhir, mengklaim sebagai agama yang memuncaki proses pertumbuhan dan perkembangan agama-agama dalam garis kontinuitas tersebut. Tetapi harus diingat bahwa justru penyelesaian terakhir yang diberikan oleh islam sebagai agama terakhir untuk persoalan akan hak agama-agama itu berada dan untuk dilaksanakan, karena itu tidak saja agama tidak boleh dipaksakan 12 QS, 2:256, Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. QS 10:99 Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? Bahkan al-Quran juga mengisyaratkan bahwa para penganut berbagai agama, asalkan percaya kepada tuhan dan Hari kemudian serta berbuat baik semuanya akan selamat QS 2:62, Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabii], siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah], hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Beserta kemungkinan tarsirnya inilah yang menjadi dasar toleransi agama yang menjadi ciri sejati islam dalam sejarahnya yang otentik, suatu semangat yang merupakan kelanjutan pelaksanaan ajaran al-Quran Keagamaan dalam makna intinya sebagai kepatuhan (din) yang total kepada Allah, menuntut sikap pasrah kepadanya yang total (islam) pula , sehingga tidak kepatuhan atau din yang sejati tampa pasrah atau islam. Inilah sesungguhnya makna firman ilahi dalam QS, AL-Imran (3) 19 yang banyak dikutib dalam berbagai kesempatan , Inna al-din “ind Allah al Islam, sesungguhnya agama disisi Allah ialah Islam yang diterjemahkan mengikuti makna asal kata-kata disitu dapat menjadi “Sesungguhnya kepatuhan bagi Allah ialah sikap pasrah (kepada-Nya).” (Muhammad Assad menerjemahkan (Inggris ),” Behold the only (true) religion in the sight of God is (man’s) self surrender unto Him,” sedangkan A. Yusuf Ali menerjemahkan (juga Ingris ) the religion before God is Islam (submission to His Will). Firman lain yang berkaitan langsung dengan ini dan banyak sekali dikutip ialah QS Al-Imram (3):85,”Dan barang siapa mengikuti agama selain al-Islam (sikap pasrah kepad Tuhan) , maka ia tidak akan diterima dan di akherat ia akan termasuk golongan yang merugi,” penegasan bahwa beragama tanpa sikap pasrah itu tak bermakna.13

11 12

ibid ibid 13 HAL 41

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

QS, Al-Imran (3) : 85, “Dan barang siapa mengikuti agama selain al Islam (sikap pasrah kepada Tuhan) maka ia tidak akan diterima dan diakherat akan termasuk golongan yang merugi, penegasan bahwa beragama tanpa sikap pasrah itu tidak bermakna. Karenanya kwalitas tawakal, taqwa dan iklas dengan kesadaran berketuhanan adalah mutlak. Yang diwujudkan orang tersebut dalam tingkah laku sosialnya.14

C. PRURALISME DIMATA FAHMI HUWAYDI

Perbedaan di antara manusia dalam agama terjadi karena kehendak Allah SWT, dan orang Muslim meyakini bahwa kehendak Allah itu tidak ada yang dapat menolak dan mengubahnya, sebagaimana dia tidak berkehendak kecuali di dalamnya terdapat kebaikan dan hikmah. Ungkapan ini disampaikan oleh Dr. Yusuf Qardawi ini dalam bukunya yang membahas tentang orang-orang non Islam. Ia telah membuka pintu pemahaman bagaimana sikap Islam terhadap orang-orang non muslim yang hidup didalam negara Islam atau diluar negeri Islam.15 Kita telah mengatakan bahwa masalah golongan lain non muslim berpangkal dalam beberapa unsur. Yang pertama peristiwa sejarah dimana golongan lain selalu memusuhi kaum muslim. Kedua penafsiran dan pemahaman nash-nash syariat secara tidak proporsional sebagai pengaruh dari warisan sejarah.16 Berkaitan dengan pembahasan diatas kita mengutip sabda Rasulullah Saw yang berbunyi ”Perbedaan pendapat dikalangan umatku adalah rahmat.” hadist ini adalah Dhaif (lemah) ketidak absahan nya sudah jelas, meskipun hadist ini banyak beredar dikalangan orng banyak. Menanggapi hadist ini, ibnu Hamz mengatakan ,”Jika perbedaan pendapat itu sebagai rahmat, maka kesepakatan pendapat itu adalah kemurkaan, Dan tidak ada seorang muslimpun yang mengatakan demikian 17 Meskipun kita tidak menyerukan dan tidak mengharapkan perbedaan pendapat, namun tidak seorangpun dapat mengingkari bahwa perbedaan itu merupakan tradisi manusia, dan ia terjadi atas kehendak Allah SWT, sebagaimana yang dikatakan Dr. Yusuf Qardawi. Dan Nash-Nash Al-Quran pun mempertegas hal itu dengan jelas dan terang . Seperti firman SWT. ” Jikalau QS Hud (11) 118-119. Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya. Dan dalam QSYunus (10) :99. Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ?
14 15

ibid hal 42 Fahmi Huwaidy Demokrasi Oposisi dan masyarakat madani , Penerbit Mizan 1996 hal 30 16 Fahmi hal 30 17 Fahmi hal 31

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

QS. An-Nahl (16): 93 Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan. Dalam menafsirkan ayat 2 ayat diatas (QS Hud 118-119) Syaik Rasyid Ridha, penulis tafsir Al-Manar, menyebutkan ”Bahwa kalimat ’jikalau Tuhanmu menghendaki’ artinya adalah Rasul yang benar-benar mengharapkan keimanan kaumnya yang merasa bersedih hati melihat penolakan umatnya terhadap seruan dan petunjuknya. Adapun’ tentu dia menjadikan umat yang satu’, adalah dalam satu agama, sesuai dengan tuntutan tabiat dan fitrah, tiada bagi mereka pendapat dan juga pilihan. Dengan demikian, mereka bukan dari golongan manusia, tetapi dalam kehidupan sosial, mereka seperti malaikat yang diciptakan untuk melaksanakan tugas dan taat saja kepada Allah SW, sehingga tidak terjadi perbedaan pendapat diantara mereka. Manusia diciptakan sesuai hikmah –Nya, mereka diperintahkan mencari ilmu, diberikan pilihan, membenarkan sebagian kemungkinan yang lebih benar dari sebagian yang lain, dan tidak dipaksa Allah SWT. Menjadikan mereka berbeda dalam menyikapi perbekalan , menuntut ilmu dan menentukan pilihan. Karena islam merupakn agama hidayah (petunjuk) yang membicarakan kepada akal dan hati terlebih dahulu, dan menghormati manusia karena mereka adalah mahluk ciptaan Allah Swt, tanpa membedakan ras, suku, dan agama mereka. Karena kedua sebab di atas islam memilih jalan yang sangat jelas dalam mengajak bicara kepada semua orang. Jalan tersebut berdasar pada 2 hal: penghormatan dan pemuasan. 18. Kaum muslim bukan sebagai penguasa bagi orang-orang lain, tetapi mereka adalah penyeru dan pemberi petunjuk. Tugas Nabi mereka yang agung hanyalah sebagai penyampai sekaligus pembawa berita gembira. Allah Swt. Berfirman : QS. Al-Ghasyiyah (88): 21 – 22 .” Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka, QS. Saba (34) :28,. Dan Kami tidak mengutus kamu (Muhammad), melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui. QS. An-nahn (16) :125 Serulah manusia kepada jalan TuhanMu dengan Hikmat dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. QS. Asy-Syura (42):48 Jika mereka berpaling , maka kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka , kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan risalah Berdasarkan rangkaian ayat-ayat diatas, penjelasan ilahiah berjalan di setiap tempat, dimana penjelasan tersebut menggambarkan cara menyampaikan kabar gembira dan berkomunikasi dengan orang lain. Pada saat yang sama, Allah Swt. Mengingatkan Nabi Saw. Dan juga muslim bahwa Islam melambaikan tangannya kepada orang-orang yang mau menerima ajakannya dan selalu hidup berdampingan dengan mereka yang tidak menerima ajakan tersebut. Hal ini ditegaskan dalam ayat-ayat :At-Taubah (19) :129. QS Fushilat (41) :34. QS Syura (42):15. QS Al-Maidah (5):8 , QS At-Taubh (9) :6
18

Fahmi 32 - 33

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Ayat-ayat tersebut diatas begitu jelas dan transparan dalam menerangkan sikap islam terhadap golongan lain (non Islam) yang dilandasi dengan penghormatan dan lapang dada. Sedangkan mengenai konsentrasi pada usaha pemuasan yang dijadikan sandaran Khithab (pembicaraan) qurani, banyak terdapat dalam ayat-ayat Quran yang menyangkal banyak pendapat dan pandangan orang-orang yang menentangnya, kemudian ayat-ayat tersebut menolaknya dengan argumentasi dan dalil yang kongkret.19 Islam telah menjamin hal-hal golongan lain dalam hal ketidakpuasan (tidak menerima seruan islam ), yaitu setelah diberikan kebebasan memilih kepada mereka dan diumumkan penjelasan ilahi, yang terdapat dalam firman-Nya. QS. Al-kahfi (18): 29 Barang siapa yang ingin (beriman), hendaklah ia beriman. Dan barang siapa yang ingin (kufur), maka biarlah mereka kufur. Dan bahwasanya pada hari kiamat kelak Allah Swt. Adalah hakim diantara semua mahluk. Sedangkan di dunia, maka difirmankan : QS Al Kafirun : 6 , Untukmulah agammu dan untukkulah agamaku. Yang mengejutkan pengkajian masalah dalam masalah ini bahwa ayat yang berbunyi ,”tidak ada paksaan untuk (memeluk) agama (islam) (QS Al-baqarah (2) 256) diturunkan pada kaum yang hendak mengubah agama-agama anak mereka dari Yahudi ke islam. Kala itu kebiasaan wanita-wanita kabilah Aus yang suka bernazar bila mereka diberikan anak laki-laki yang berumur pendek akan akan diberikan ke bani Nadhir (kabilah Yahudi) sehingga anak-anak laki bani Aus dapat berumur panjang. Ketika islam datang dan persekongkolan Bani Nadhir terbongkar, Rasullullah Saw Memerintahkan untuk mengusir mereka, pada waktu itu sebagian anak laki-laki dari kablah Aus telah menjadi Yahudi, maka orang tua mereka memaksa anak mereka menjadi Islam , kemudian turun ayat yang meyerukan untuk menolak pemaksaan dalam pemelukan agama. dan akhirnya anak-anak tersebut dibiarkan tetap Yahudi. 20 Dengan demikian sikap islam sangat jelas terhadap pemeluk agama lain, yaitu dengan memberikan pengakuan terhadap agama-agama tersebut dan menganggap mereka sebagai ahlul Kitab, hak-hak mereka wajib dipenuhi oleh kaum muslim, kerena mereka diangap berada dalam jaminan Allah dan Rasul. 21 Ada sebagian orang yang berpendapat bahwa Ahlul Kitab sekarang ini bukan ahlul kitab yang disebutkan dalam Al-quran, dengan alasan bahwa kitab-kitab yang diturunkan kepada Ahlul kitab (taurat, zabur, dan Injil) telah diubah. Dan pengubahan tersebut terjadi sebelum Rasullullah lahir. Kitab ilahi menolak pengakuan kristen bahwa Isa adalah anak Allah dan pengakuan orang-orang Yahudi bahwa Uzair adalah anak Allah. Al-Quran juga mengencam pemikiran trinitas , serta sikap-sikap orang Yahudi. Walaupun demikian mereka tetaplah Ahli Kitab karena Quran tetap menyebut mereka dengan sebutan demikian, dan mereka mempunyai hak-hak yang telah ditetapkan oleh AllahSwt. Dan Allah menyerukan kepada kaum Muslim untuk berbuar baik kepada mereka , selama mereka tidak memusuhi atau berbuar Zalim. 22 Dengan metoda ini, Al-quran membedakan antara hak-hak yang diberikan kepada mereka di dunia yang harus dijamin dan tidak boleh dikurangi, dengan perhitungan (hisab) di akhirat yang akan dilakukan sendiri oleh Allah SWT. Dan kaum muslim tidak
19 20

Fahmi hal 34 Fahmi hal 36 21 ibid 22 ibid

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

berhak mencampurinya. Mengenai pengertian ini, Dr. Yusuf Qardhawi menyebutkan bahwa seorang Muslim tidak dibebani untuk menghisap kekufuran orang-orang kafir, atau memberikan hukuman atas kesesatan orang-orang yang sesat. Ini bukan tugasnya dan tempatnya bukan didunia ini, tetapi berada ditangan Allah SWT. Pada hari kiamat kelak. Balasan ditangan Allah SWT, dan semua balasan mereka tergantung Allah.fahmi 23 Allah berfirman dalam surat Al-Hajj :QS. Al-Hajj (22): 68-69

PEMIKIRAN Prof. Dr. Adang Djumhur Salikin, M. Ag. Guru Besar Dan wakil Direktur Pascasarjana STAIN Cirebon

Saya merasa lebih senang bila yang masuk surga itu banyakan daripada sedikitan, apalagi kalau hanya sendirian.
BARENG-BARENG MASUK SURGA Tidak ada paksaan dalam agama” (QS. Al-Baqarah: 256) Menurut Prof . Adang , karena Alquran menyebutkan bahwa tidak ada paksaan dalam beragama Ini berarti bahwa kebebasan beragama merupakan keniscayaan. Ini merupakan hak asasi manusia yang harus dihormati. Adalah hak, bahkan kewajiban setiap orang untuk meyakini bahwa agamanyalah yang benar, tetapi pada saat yang sama dia harus menghormati orang lain untuk bersikap sama terhadap agamanya. Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali terjadi perang klaim tentang kebenaran dan janji keselamatan. Hanya agamanyalah yang benar, dan karenanya hanya penganut agama itu yang akan masuk surga dan mendapat kasih Tuhan. Agama lain adalah agama yang sesat, dan karena itu penganutnya tidak berhak memperoleh surga dan kasih Tuhan. Mereka akan masuk neraka dan akan mendapatkan murka-Nya. Adalah hak, bahkan kewajiban setiap orang untuk meyakini bahwa agamanyalah yang benar, tetapi pada saat yang sama dia harus menghormati orang lain untuk bersikap sama terhadap agamanya Padahal, yang mahabenar dan mahatahu hakikat kebenaran hanyalah Tuhan. Manusia hanya mencari tahu dan berupaya memperoleh apa yang dimaksudkan benar oleh Tuhan itu. Demikian pula dengan surga dan neraka. Bukankah pemiliknya adalah Tuhan? Berarti, yang berhak memasukkan ke sana pun hanyalah Dia. Kewenangan itu sepenuhnya merupakan hak prerogatif-Nya. Sungguh merupakan kesombongan luar biasa, siapa pun manusia yang mengaku dapat memasukkan ke surga atau ke neraka. Karena hal itu, sama dengan memposisikan dirinya dengan Tuhan. Setidaknya, telah mengambil alih kewenangan-Nya.Mungkin perlu dikemukakan, bahwa berdasarkan firman Allah, “surga itu luasnya seluas langit dan bumi”. Dibuat seluas itu, nampaknya, supaya dapat menampung seluruh umat yang beriman dan bertaqwa kepada-Nya, sejak umat nabi/ rasul pertama (Nabi Adam) hingga umat nabi/ rasul yang terakhir (Nabi Muhammad SAW). Rasa-rasanya, surga itu terlalu luas kalau hanya dihuni oleh penganut agama tertentu, apalagi kalau oleh warga NU, Muhammadiyah, atau PUI saja.

23

Fahmi hal 37

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Sesungguhnya, peluang umat beragama memasuki surga dan neraka sama besarnya. Umat agama apa pun berpeluang memasuki keduanya, tergantung kualitas keimanan dan amal kebajikan yang diperbuatnya Terus terang, saya lebih suka bila umat beragama dapat masuk surga semuanya. Saya merasa lebih senang bila yang masuk surga itu banyakan daripada sedikitan, apalagi kalau hanya sendirian. Sehingga prof Adang menambahkan lagi diperlukan saat ini adanya Ukhuwah basyariyah, adalah menuntut dikembangkan paham Multikulturisme, suatu pandangan yang mendorong untuk menghormati pihak lain yang berbeda, bukan karena mengakui kebenaran agama lain itu, tetapi karena setiap orang harus menghormati tradisi pihak lain dalam menyembah Tuhan

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

BAB II JARINGAN ISLAM LIBERAL Ulil Abshar Abdhalla (Koordinator Jaringan Islam Liberal)24 "Islam liberal" menggambarkan prinsip-prinsip yang kami anut, yaitu Islam yang menekankan kebebasan pribadi dan pembebasan dari struktur sosial-politik yang menindas. "Liberal" di sini bermakna dua: kebebasan dan pembebasan. Kami percaya bahwa Islam selalu dilekati kata sifat, sebab pada kenyataannya Islam ditafsirkan secara berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan penafsirnya. Kami memilih satu jenis tafsir, dan dengan demikian satu kata sifat terhadap Islam, yaitu "liberal". Untuk mewujudkan Islam Liberal, ` Tujuan utama kami adalah menyebarkan gagasan Islam Liberal seluas-luasnya kepada masyarakat. Untuk itu kami memilih bentuk jaringan, bukan organisasi kemasyarakatan, maupun partai politik. JIL adalah wadah yang longgar untuk siapapun yang memiliki aspirasi dan kepedulian terhadap gagasan Islam Liberal. Misi JIL adalah :Pertama, mengembangkan penafsiran Islam yang liberal sesuai dengan prinsip-prinsip yang kami anut, serta menyebarkannya kepada seluas mungkin khalayak.Kedua, mengusahakan terbukanya ruang dialog yang bebas dari tekanan konservatisme. Kami yakin, terbukanya ruang dialog akan memekarkan pemikiran dan gerakan yang sehat,Ketiga, mengupayakan terciptanya struktur sosial dan politik yang adil dan manusiawi. Islam liberal a. Membuka pintu ijtihad pada semua dimensi Islam. Islam Liberal percaya bahwa ijtihad atau penalaran rasional atas teks-teks keislaman adalah prinsip utama yang memungkinkan Islam terus bisa bertahan dalam segala cuaca. Penutupan pintu ijtihad, baik secara terbatas atau secara keseluruhan, adalah ancaman atas Islam itu sendiri, sebab dengan demikian Islam akan mengalami pembusukan. Islam Liberal percaya bahwa ijtihad bisa diselenggarakan dalam semua segi, baik segi muamalat (interaksi sosial), ubudiyyat(ritual), ilahiyat (teologi) b. Mengutamakan semangat religio etik, bukan makna literal teks. Ijtihad yang dikembangkan oleh Islam Liberal adalah upaya menafsirkan Islam berdasarkan semangat religio-etik Qur'an dan Sunnah Nabi, bukan menafsirkan Islam semata-mata berdasarkan makna literal sebuah teks. Penafsiran yang literal hanya akan melumpuhkan Islam. Dengan penafsiran yang berdasarkan semangat religio-etik, Islam akan hidup dan berkembang secara kreatif menjadi bagian dari peradaban kemanusiaan universal. c. Mempercayai kebenaran yang relatif, terbuka dan plural. Islam Liberal mendasarkan diri pada gagasan tentang kebenaran (dalam penafsiran keagamaan) sebagai sesuatu yang relatif, sebab sebuah penafsiran adalah kegiatan manusiawi yang terkungkung oleh konteks tertentu; terbuka, sebab setiap bentuk penafsiran mengandung kemungkinan salah, selain kemungkinan benar; plural, sebab penafsiran keagamaan, dalam satu dan
24

Diringkas dari www.tokohIndonesia.com

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

lain cara, adalah cerminan dari kebutuhan seorang penafsir di suatu masa dan ruang yang terus berubah d. Memihak pada yang minoritas dan tertindas. Islam Liberal berpijak pada penafsiran Islam yang memihak kepada kaum minoritas yang tertindas dan dipinggirkan. Setiap struktur sosial-politik yang mengawetkan praktek ketidakadilan atas yang minoritas adalah berlawanan dengan semangat Islam. Minoritas di sini dipahami dalam maknanya yang luas, mencakup minoritas agama, etnik, ras, jender, budaya, politik, dan ekonomi. e. Meyakini kebebasan beragama. Islam Liberal meyakini bahwa urusan beragama dan tidak beragama adalah hak perorangan yang harus dihargai dan dilindungi. Islam Liberal tidak membenarkan penganiayaan (persekusi) atas dasar suatu pendapat atau kepercayaan. f. Memisahkan otoritas duniawi dan ukhrawi, otoritas keagamaan dan politik. Islam Liberal yakin bahwa kekuasaan keagamaan dan politik harus dipisahkan. Islam Liberal menentang negara agama (teokrasi). Islam Liberal yakin bahwa bentuk negara yang sehat bagi kehidupan agama dan politik adalah negara yang memisahkan kedua wewenang tersebut. Agama adalah sumber inspirasi yang dapat mempengaruhi kebijakan publik, tetapi agama tidak punya hak suci untuk menentukan segala bentuk kebijakan publik. Agama berada di ruang privat, dan urusan publik harus diselenggarakan melalui proses konsensus.

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

BAB III KRITIK PEDAS TERHADAP PRURALISME DAN JARINGAN ISLAM LIBERAL Hartono ahmad Jaiz mengkritik kehadiran Jaringan Islam Liberal dan pemikiran Pruralime Menurutnya "Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orangorang kafir benci." (At-Taubah:32) Bukunya yang berjudul "Menangkal Bahaya JIL dan FLA". Isinya berupa bantahan terhadap lontaran-lontaran aneh yang menyesatkan dari orang-orang firqah liberal (JIL; Jaringan Islam Liberal, Paramadina -yayasan bentukan Nurcholish Madjid cs kini dipimpin Azzumardi Azra rektor UIN/ Universitas Islam Negeri Jakarta, sebagian orang NU -Nahdlatul Ulama, sebagian orang Muhammadiyah, sebagian orang IAIN Institut Agama Islam Negeri, dan lain-lain. Juga bantahan terhadap isi buku "Fikih Lintas Agama" yang ditulis oleh tim sembilan penulis Paramadina di Jakarta bekerjasama dengan yayasan orang kafir, The Asia Foundation yang berpusat di Amerika. Menurutnya Tim penulis paramadina sembilan orang itu adalah; Nurcholish Madjid, Kautsar Azhari Noer, Komarudin Hidayat, Masdar F. Mas'udi, Zainun Kamal, Zuhairi Misrawi, Budhy Munawar-Rahman, Ahmad Gaus AF dan Mun'im A. Sirry. Mereka menulis buku yang judul lengkapnya; "Fikih Lintas Agama Membangun Masyarakat Inklusif-Pluralis". Cetakan: I, September 2003. secara terang-terangan mengusung keyakinan inklusif pluralis alias menyamakan semua agama, dan secara blakblakan memang mereka sengaja membuka jati diri mereka bahwa meskipun mengaku Islam namun juga mengakui bahwa aqidah mereka berbeda. Kalau mereka meyakini aqidah yang berbeda itu tanpa menyelewengkan pengertian ayat-ayat Al-Qur'an, As-Sunnah (Hadits Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam), menghujat ulama, memelintir perkataan ulama, meninggikan tokoh-tokoh non Islam bahkan anti agama, dan menggiring umat ke filsafat yang tak punya landasan itu serta hanya untuk mereka 'nikmati' sendiri bukan dipropagandakan; maka urusannya masih sebatas urusan mereka. Urusan orang-orang tertentu dan terbatas yang lokasi kumpulnya di sekitar Ciputat, Pondok Indah, dan Utan Kayu Jakarta. Namun "aqidah yang berbeda" itu mereka pasarkan dengan cara-cara menyelewengkan pengertian ayatayat Al-Qur'an, As-Sunnah, menghujat ulama, memelintir perkataan ulama, meninggikan kedudukan dan suara serta tingkah tokoh-tokoh kafir bahkan sangat anti agama, mengekspose penyelewengan sebagian tokoh dijadikan sample/ contoh untuk dicarikan jalan keluarnya berupa penghalalannya, dan menggiring umat Islam untuk tidak meyakini Islam secara semestinya.

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Hartono menganggap bahwa pruralisme, adalah Propaganda kepentingan kafirin namun lewat jalur ilmu Islam praktis yakni Fikih inilah sebenarnya persoalan dalam pembicaraan ini. Namun kalau hanya dikemukakan bahwa itu upaya mengusung kepentingan orang kafir, lalu tidak disertai bukti-bukti hujjah yang nyata, maka persoalannya bisa mereka balikkan. Bahkan membalikkannya pun bisa pakai ayat atau hadits dengan disesuaikan dengan kepentingan mereka. Lalu khalayak ramai, kafirin plus sebagian umat Islam yang hatinya ada penyakitnya, bisa-bisa serta merta memberondongkan serangan yang menyakitkan, bukan sekadar kepada orang yang mengecam Paramadina namun bisa jadi terhadap Islam itu sendiri. Berhubung yang mengusung aqidah rusak berupa paham pluralisme agama, menyamakan Islam dengan agama-agama lain, itu bukan hanya tim 9 penulis FLA Paramadina, maka pemikiran, lontaran-lontaran, dan beberapa hal yang berkaitan dengan penyebaran paham pluralisme agama pun saya uraikan. Sehingga diharapkan buku ini akan bisa menguak sepak terjang mereka serta pola pikir dan kelicikan mereka25. Diringkas dari penuturan Hartono Ahmad Jaiz Jakarta, Selasa, 14 Rabi'ul Awwal 1425H / 4 Mei 2004 Komentar-Komentar Hartono dalam bukunya berjudul Menangkal bahaya JIL dan Fikih Lintas Agama.hal 56 - 59 1. Prof Dr. Nurcholish Madjid ” Umat Islam pun diperintahkan untuk senantiasa menegaskan bahwa kita semua, para pengikut Kitab suci yang berbeda-beda itu, sama-sama menyembah Tuhan Yang Maha Esa dan sama-sama pasrah (muslimun) KepadaNya. KOMENTAR HARTONO Ini satu bentuk penyembunyian kebenaran, Sebab Allah Menegaskan dalam Alð( Quran : At-Taubah: 29) Ÿw šúïÏ%©!$# =ÏG»s% qð#

Ÿwur «!$$Î/ šcqãZÏB÷sムŸwur Ì•ÅzFy$# ÏQöqu‹ø9$$Î/ ª!$# tP§•ym $tB tbqãBÌh•ptä† tûïÏŠ šcqãYƒÏ‰tƒ Ÿwur ¼ã&è!qß™u‘ur šúïÏ%©!$# z`ÏB Èd,ysø9$# 4Ó®Lym |=»tFÅ6ø9$# (#qè?ré& 7‰tƒ `tã sptƒ÷“Éfø9$# (#qäÜ÷èムÇËÒÈ šcrã•Éó»|¹ öNèdur

Di k sd rpnta H roA m dJi Jkr,ea 1 R b Aw l i a a e u n a n h a a a a Sl , 4 ai w a r n g i ur t o z t a a s u ' l 12 / Me0 4 4 4 i 0. 5 H 2

2 5

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

-A ok i gdnnal pinutu,Swl D l l a r i a i simmhA . r e n ay h s g Ur P,iBi aeh Ka Pb K pi adkb b ann intsikg dn a m a u naa e sk aa tsa i tbygg s ea lQ el ag oo r r-r e pa u eh r n u n T i dapko , ut ba ak u u r m lp gn st n h a he r a ah e ema i n la . y e m ida o nn m eb gr d e K alAtTtentb tN : O lN- aeROu h aAat ru in MEy RAe g y T k d n g H n p a O n

ÄN»n=ó™M}$# uŽö•xî Æ÷tGö;tƒ `tBur uqèdur çm÷YÏB Ÿ@t6ø)ム`n=sù $YYƒÏŠ z`ÏB Íot•ÅzFy$# ’Îû ÇÑÎÈ z`ƒÌ•Å¡»y‚ø9$#
3 5 B rni a e a a a a lia a asm Ma a k lk l a lh : 8 a gp m n r g m e n g m l , k e a at k . aa s ci sa a i s i i a - i d a a d r a(g m idr d n a dnd da h t r a o n -a k n ii a a at a aa , a i i k i tm u r go n tm e u i y ) p a r e sk a r g a y n rg a ui g . Dn a

(#þqä9$s% šúïÏ%©!$# t•xÿŸ2 ô‰s)s9 ßxŠÅ¡yJø9$# uqèd ©!$# žcÎ) tA$s%ur ( zOtƒó•tB ßûøó$# ûÓÍ_t7»tƒ ßxŠÅ¡yJø9$# ©!$# (#r߉ç6ôã$# Ÿ@ƒÏäÂuŽó Î) `tB ¼çm¯RÎ) ( öNà6-/u‘ur ’În1u‘ tP§•ym ô‰s)sù «!$$Î/ õ8ÎŽô³ç„ sp¨Yyfø9$# Ïmø‹n=tã ª!$# $tBur ( â‘$¨Y9$# çm1urù'tBur ÇÐËÈ 9‘$|ÁRr& ô`ÏB šúüÏJÎ=»©à=Ï9
Amih7 l aa 2 - d . Su gh a T lh k f h o n -a yn br a: eg u n sn y e a al i r a r go n a a rg g e t ka "u gh a lhah l a pta ra " pd hll a (d) Ssn u n A il Am i ur Ma m ,aaa m i e i eg y a a h e s y A h snr s i br a: " i B n Ii e b h h A h T hn u d n T hn u . e t ka H a a r, sm al i sl a a l a ua k a ua " m Su gh a rn y n m m ekt a(a dn a A h Ma a a eg u n o g a e pr u kn e t e n l , k pt sn y a g e u s ss u g )a u i s A hm n hrm akp d n a ra dne p t aahnrk, a lh d l e a k n eaa u ,at a il e a t k aa a g a y sg m n a a y i a d bgo n -a zl iern pno pn a ir go n a t so g e lgu a rg i u a m on . LIJ( al bh l iU ) hAas l A dr 3 l. a b

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Ÿxsù ( y7Îi/¢‘ tûïÎŽtIôJßJø9$#

`ÏB ‘,ysø9$# z`ÏB ¨ûsðqä3s? ÇÊÍÐÈ

2 4 . K bn rni aahd r u a u ea i jn ae ak l a u : 7 1 ee a t d l a T hn ,bbt a nsk l ak m a u a i m s u g i i tm u o n -a yn rg. e a r go n a a u r sk a r g g

ÞOä3š/u‘ ª!$# â/ä3Ï9ºx‹sù y‰÷èt/ #sŒ$yJsù ( ‘,ptø:$# ( ã@»n=žÒ9$# žwÎ) Èd,ysø9$# ÇÌËÈ šcqèùuŽóÇè? 4’¯Tr'sù
Y ns : u 3 u 2 . Ma a (a yn dmk n Il A h T hn k m yn k Z t a e i i) t h l g a u a a ua a u a g Sbnr aMa ai kaassd hkbnrni m li a ketn Ma a ee n ; k t ay d a d e a ee a t e n n e a u a u a , k ss . k a bg ia k h a u i l k n dr ee rn a a n a k m da a( i bn a? m a pi n g ak a )

Me rta n B k F i LtsA a aP rm dateut kiih, n uH ro u u i h i g m a ai ebt a l a u t o k n a a n r i m s d m m l a d n m n h e m l ek n ,shbtN b tu m A u e ak n a e i sr ech a aaa aie t a b u gn t a a e ra H rih (L H l7 )d n j a ia A - a isr m m trbl a u r FA a 0 a u m m yS f e a a g s y i t eu a n a a i k praaIu a ia. e t nb T i y h ya n m B y n k n damy tdptpm ohn u k hd d pcraa a i l n a e aa e bl a n g da r e t u ai i aa r u a uaa o n k f L nan a in rn a d lh ai a a Aa t a p cr r g a.a ay d t a aa hdn Ye rf dn aa i r ds n a y a a r y sr a s ty S h daa tg hm lm dG rj S iC tee i ehm d n r au a i cr e a a i s i n an a ie aa a r dB t e , a e n hi t n e l pryaN tl i e j y n a a ea m n iuT rw hdMe dkt e an a dgr a a sm ,t h e kt e e i j e a a a e g se l g i a s i d G rj teu (L h l 5 L l pd h lm nyn a aK t MP R e aebt FA a8 a aa a a a sm ea e r . s ) u . a g u R I A i R i e hdi e ya N tl ie j S n m T na ,bkt me am n aipr an a dG r a eu o n I o n s g r a a e t r do u a k bp t Mi haue 1 de br0 0 K m n e rn au khd auan n a S - 9 e e2 0 . o e a g n n e a s ll s, sm t la a t ai u r p d aa ka a an rn kftdptaa yt aa cr eg m ao g a e aa d aa a a ir r p A Fr naa7 dn a ay D no n -a yn t km m e a l u a yt 2 e n r a a r go n a i - q g t i n a r g gd a e br n i k 6 pr in a e k pu aa l s s s. 2 T ogP rm i k f thdpa i h rrle g m ,a n eo i r a eu a, raa ka p a a a a H ro l ul t i s ie r d um i s t o m m aa a pt a ft L j hD im hy n tdpt am drsD. e b ck n e n a aa a a a e aad a e i r i k w a n l a g r l it sa A m dA Q d i a br dla at ar B i ld a 4j, rtn h a l ahy n euuD w t T qb a A yn i tb g j u i n a l ei d a
2 6

H ro h l 1 a n, a 6 t o 1

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

(#rã•xÿx. tûïÏ%©!$# Ç`ä3tƒ óOs9 É=»tGÅ3ø9$# È@÷dr& ô`ÏB tûüÅj3xÿZãB tûüÏ.ÎŽô³ßJø9$#ur ãNåkuŽÏ?ù's? 4Ó®Lym ÇÊÈ èpuZÉi•t7ø9$#
1 Oa -a k f yk al ibd no n -a m y ( e akn . rn o n a a n hK g rg i r i i t a r go n ur m n t a a a rg s i k ga b h m rk )t ka a m n g l a (g m n aeem dtn kpd aw a e ai e d a k n eg a n a a a )sbl a g eaa i k n y u a m rk bky n n a, e a u t a yt e i g a

ô`ÏB (#rã•xÿx. tûïÏ%©!$# ¨bÎ) É=»tGÅ3ø9$# È@÷dr& Í‘$tR ’Îû tûüÏ.ÎŽô³ßJø9$#ur 4 !$pkŽÏù tûïÏ$Î#»yz zO¨Yygy_ •ŽŸ° öNèd y7Í´¯»s9'ré& ÇÏÈ Ïp-ƒÎŽy9ø9$#
6 Su gh a rn -a yn k fyk al ib ao n -a yn . eg u n o go n a a a n hK d n r go n a sn y a rg g i r i it a a rg g m y (k n a ) ee k j aa ; e k kk liamy. e k i ur a am u k nr aa n m m r a e a d l n a m r a si k sk a hn e d a e t u aah brkbrk a hk d a eu - u m k l . l s u u u Me rtH ro a rne u a a a aah kprh n thdp T hn n u a n ja sm a g m u t o a dl a ea a e aa u a s a r kn i aahj k nd ri Wi dC neS i, ad ad a bk o pi d l i a a d l en s a b l a i e f a lmt b i t am u u r e t w h i l s h l br dl h Men a e o R li a adn a knpsklm C kN r euuT e ag n n f e o sm e n o e u re a u j i d d n in g g e s a i s yn du t a e A in d m ni ki H r y o ,gpr anyn a a a i k oh d I e b d a e C x e ie m a a sn n gb i l a e j k l e v a s a s g g as n rm a ib c d lh jakt a Y n Maa a K d pte n a a t e u k ui a a rn ehn a sa s ia t s a a a a u a g h E. i aa r y s t a bt a pd C kN rd nk w nk w naa a knptts, r u dptdm k n aa a u a a - a a a pk h o r e i Ti r aa a a a s n i a m t i i s 2 7 dn akn kT h n n amK np ah I e n o p eu a d l o T u i lm g e s a a e s da s

2 7

H ro h l 2 a n ,a 5 t o 1

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

ngi td t a aeaa at aaj dmk l ,n n r dltp i a k eke ea us nu am K,n yu ka in l g ba,niaaokrp dnyk mndb ey g sgrne mpt tn e a ag a y g k bu a a h r a gn eu n a e a n kngi t t a bdnb ningi t : ak aj de i i d g at in t a r u e tT.n et a k yk s ida a n p a n r e e n at anr eee kr u tngi t krau pdkr n u n h gs nnn a r k D . gga b a da ha b e a u e n in .n pa a n kr en eg h u d n e i g

arnm , Mur se i ts i2at eu e 8Mu Th B a k d h d h r a 1 H2 i uj m I ats N 6 a0 l , in kP?a 3 l6 1 5 9 a u kr e

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

ml eabait rbT aujsgkp adi n gsse rk ,k m n e a ueg a p aaia y ra h ra h u e un w r s m adun mbp danrn klintki eea mdg sue ,sjh alu y g ia k y i maetsmdup a m gssgse maeaaar n a l j akla g s e ua b n n k h yu a i rh n g h u k y n i S.u r k b d b uaelh ta ma a ru ika ,d b u n e t ha i h i k a a iau mp mn hd zli u my l r e m bnhta ymut ain lu iaiamgais mshyi s t haiu h i aa Sm awae n uh gs pe an r lu m o n , ajm lz d badmlA iJ ,bk h i, a ,s u iaal k ed t a tb nh a na o a g e l rgg r r e a ah an ne yd a n kmlbiatmd i uptht mi k i ide de ls a wl a arn an h p em o d nrt a - ia sa ie p a e m t a e aenhn la mybrs b lsnsbh moe y arba daei nein aek mb gy u s n g k .nd a kr i e u ,mak lA i tgn mittna pd aO dua h kr nra k r d elk y g a yin ida or aa hn m3 b . e muatbid b bm uemue u gke kjaaanntp aul mylt n a ib nn ag r ra n ae e y n g a n ie , br t t nkb bm i tmka alA ee aid a uae krd h l u t s e i ntpnl aa , n aak e n g ru n a ed a n k e a mudi t krd . tkalAskki t kr uek ma ad mje m kna aiJ ah ued a jn e a e h lat a e i ra n e u n a e akrbdi tmr gsmc t dalA na r k kra.u di ah l sga a a k n e e e r a ke K e n a e p a e n i aumt r Aalmb4oaiJ ntpa e td Aann k bke s ah knaa aul a prgg ra e n n eeor k d .h a r r li e h kid l d alAnd mc nkb , l e id h d k i rt id a s n n , ee a e i a g a nt e n a n u k a n ga n g a aa n la n dhamlr t mp akdoA db naerpe inu apkeia arr malr kte a le e h m lb e h rh n m e a mput mt im b gs Nlaai u kr a ,u m m lu a i a i.us s e r n o k e numt r tka5lAiaN ls atp a e ad. mbMu bke s a a knao aul ra e n h h prnn rn eei e dm ay l g alsb i t pt t alA d eridkb mg d ae h d k mn a a k i , e e t aa i m Ia r e n t acn ga i e am n n g ln a mb b k al maaed h tne a i nm, i ignl n a l r as kra u a h ap mj i raa gh e atp k a e r e ok n e i rr g aab b i tp , al md umr t d nbe g e h apa aeia i pun a r i ioe m e nkt ib s e r g e d i gn iela rrg ss ns d i r t dd i tad ia at t alAa a e i p m mpe h ml n a a rb la , ph td a i k td a s a a p h e k u d a l aadr t t i dpar m eek r eye ogis a aags g rp n r a n y ma nb lyr iak se pi n g n a en mu s.p a r t p kml tm ip6ba t i e i ib auu a.my D n ne i lt kmn k u s haipr a k i a y n u a m koi e g rr a t p u ber tkbbkd nt r t e g r be auarue e n e eu intp p t k m, t aaut aa s ial ys mn rsy ee a g nMa r i kapkpd oi .jka aneaha k ae f ,nkbl l a a n n g s j gek rma a ,n kin, g a n e o tkinunum aabrbku datpbaus ebaathne narsm l gi ema n em ps ire el j pkr hdsI a k i t pt t aKl imnd e a k e i , p imk ka dil na k ae hlA r d t d ia e a m b n r a e ea d ke a a a udernr n jmrbs e u mnek r ama neb eglk k am juog klaa ati n e g n a e l hn mjbkanst ai pni r d i i dmun aa rdy i aea,l k n aa iknm e nmab e aa r ysa a n i c a n na i h udna i t r ta i tp ais- is n rutp n e n e a d g a ak g ib se iu y r r e a p g s n a g c d e b u n a a n e k c g . di t bm i j ,by )e(u a 7 k u kr a tba ae rk ea e n sm h . e ma lis ra siat a mu n eo g did n Mu o n w m si tpp imhr m n ap kr e ag e aee io a k nit s nl o g rr s ta g n a e rn s n ao dh a D al d i hdnzrasae nn a rpdaa ann a, k aaaal m a e i h hyd m dgp b uat ka im d ktmnbp dp n ad a a iaeirue ,sbe na o mbanr aa a yl s nmus o e r k b rg t r e oh r k e e me ed hnann bignge akasg ua aa dn j m kr im a y H alAiadi t ann kbnnu 8 idh mbk naa agatr . a pn a ygg i a b n k e g oo y a r er ld a r-r P e ni r dk aannoa alP g i a hnaerb n n a n , ygk h , e n k m uu k g glnt n d lAry ekn ma ag o a i hdaddkr .si name p ykaa a lhm u ue ka nn , f i t kd ut t rs- t r dkdaa a a l k a asennnh e n aa a a9ea b r y ynaak .agl e ga g hn i u n s b u n g m mud ok t rs- t r b aaa no ay asu aun ain a an nt l e n v is s b a yk a

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Masingmasing bersikukuh bahwa agamanyalah yang unik, superior, normatif, membawa keselamatan dan satu-satunya wahyu yang sah dari satu-satunya Tuhan. Dengan adanya pandangan dasar seperti itu, ketidak percayaan tumbuh dalam dan perselisihan hampir tidak terhindar pal p d niswirdYhl e b l i hsagi lhw k a a ba aubA o ih wh ai i n a aii r s b a d p e S n g a am in dpet dn s t me lu i a d i k i k aag a ap k sI a d a i r o n h d r n r a is e e ut i a y komitmen yang kokoh terhadap agama masing-masing Seorang pruralisme , dalam berinteraksi dengan aneka ragam agama, tidak saja dituntut untuk membuka diri, belajar dan menghormati mitra dialognya. Tapi yang terpenting ia harus comiited terhadap agama yang dianutnya. Hanya dengan sikap demikian dapat menghindari relativisme agama yang tidak sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika Dr. Nurcholish Madjid , menyatakan ,bahwa Islam di Indonesia: adalah masalah kemajemukan. Pluralitas (kemajemukan) manusia adalah kenyataan yang telah menjadi kehendak Tuhan. Jika dalam kitab suci disebutkan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar mereka saling mengenal dan mengharga

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Karenanya kwalitas tawakal, taqwa dan iklas dengan kesadaran berketuhanan adalah mutlak. Yang diwujudkan orang tersebut dalam tingkah laku sosialnya nbkletrs tkdhAenm ls atrm e aenalmrno uua aa pk en a ra daN a p bgn h li ea k y a Mu i t pt t hA ntmitci nki i e al nak mng b a , g a ea d a dd ra l e a k e e dkeanb k hlmnm irnlr t imi atr a a apkl ndgh a b u , i igaaj aaa e a k m o e e r p e r r but ir i trs , hlmn us nk ge p a apg is d n a e i ira a ae b gb b p e od e r ge emr t d dai t rstp imptet sda i tk a a al i n e p md aa a i a db d ah a mudr tkMU lsrA H eoniN R TrRae D A mye e at .d aH ag sU U ia Tb ME sa r ga n y p r nmsI kRet isr , ne s t Tns uoA I ,rI l ip A aMUsrrbne R aa u e b k l T a iH e g s r UA H h v Hr eaG u a r nnnuoa 6 : 2(h- ltu g -ogkrn 2 ) aAa agm,nn , oa ame r r ogg r-u ah nS s i y q S b r o a r jspis , ni bnn d hnn , Yi aa h g g n asog h isa-oa ira-o u a oa Nra a rr g r d hlsmd ,mdrdhAein r-r e a aen kuihnal mr n n rla e i aa da a a b n a a p b bb l e ee a k pai tn m tn kdai ut irapa u d ,ae a wk n d mr d a k rhaT h a lin e i td . p a a d e h a r he m a . i t hdrm h isbke a e ea e r mi ludkpet ,ri k t mi lu oo nul a e r ai h g,a aphad s r a r fu ise ar gle t aa a P iT pK r d a e D is trsm tr tm njt fkmtk .r a e al p alaha nio n da d nDL a nr id a ghiw t a e a a a ma y H pc eb pinip inip lsI l iUa ndnA-al s r- s r( p m a hrt D Qd uaai a :A ls hia m d h d ni ld , nsYimsas tnori k n ,aa n irautaam gr f a y a a , h il, ka a n a N u di y a e a I n d u g Y k a Muod R hABu ai , mK nkrin u al l hdD rek ama ls , msl gn a g a og d rn a a ih a u m nn aa if ms ,an pt t n( i hut ad in ke ) e g aea i a g r a p lm b a e h rs u e n k i .ajs ir at k ni l , 6 a g i i h a h a a md , irat kubsna dn g imgnr aja a krme he h eeata i l a rgep sn d ba hK ae yu n mkkan.ae et kjeami abim mr snnmrm at hks uw alk u D e p e g n a e i p pt peb i thdgi neY .aim a i sho h l n tr tnng n k a n l a a p gyu t e a a e a se r a ir irr t ni a nana pj ae aee i nd rma b c ba g sig g a n a e s m l lid lsrut i uoK, irn r djA r a b t lbr d n ne a ae a h a n an e a sne is b a a b e uli ln mi lsnaUuh pa g na agn ma a a a ge amke u o in yalisn w r a H gI n n r dhaj g ua h h pi w d nr d sr de .ypn a a aea b ak e c r b K MA UICA A U T K I SK N E AA AI IA NAP K N NU D U A KD L M P J SI DI T MA NR K TIA HE I NEA Y K N NA AA EA A A KKDMA B N A A UI L H K RA K U I J MA S D NR KMA AE R NH RME EI B H MU KT H N EA A KSSO A GA U NR A WA R A A E S MA U ME G A TA AIN A N G NI KH Y KNS

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful