KAJIAN FUNGSl,KESELAMAT AN PENERl3ANGAN DI BANDARA SAM RATULANGI - MENADO

Oleh: Lita Yarlina, S.E. *) Lukiana, S~Sos.**)

ABSTRAK
Fungsi keamanan dan keselamatan penerbangan di bandar udara pada dasarnya terdiri dari fungsi pembinaan, fungsi pengawasan, dan fungsi pelaksanaan kegiatan dilakukan oZeh pemerintah, dalam hal=ini adaZah Departemen Perhubungan cq. Direktorat JenderaZ Perhubungan Udara, yang meliputi aspek pengaturan, pengendalian dan pengawasan terhadap kegiatan pembangunan, pendayagunaan, dan pengembangan sistem peZayanan keamanan dan keseZamatan penerbangan dalam upaya untuk mewujudkan penyelenggaraan penerbangan yang selamat, aman, cepat, Zancar, tertib dan teratur serta terpadu dengan moda transportasi lain. Berdasarkan hasil analisis pelaksanafungsi keseZamatan penerbangan di bandar udara yang berkenaan dengan peZaksanaan kegiatan pelayanan lalu lintas udara serta hasil pengamatan dapat diberikan beberapa masukan yang dapat dilakukan oZehpihak terkait untuk meningkatkan peranan dan pelaksanaan fungsi-fungsi keseZamatan penerbangan tersebut sebagai fungsi pelaksanaan kegiatan pelayanan lalu lintas udar dengan upaya peningkatan perlu adanya penambahan jumlah personil unit ADC dan unit AMC, melihat traffic yang dilayani saat ini semakin padatdan perZu segera diadakan penambahan peralatan yang mendukung kinerja unit AMC, agar koordinasi di lapangan tetap terjaga. Kata kunci iKeselam atan, Penerbangan, Pembinaan

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang , Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2001 tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan, fungsi keamanan dan keselamatan penerbangan di bandar udara pada dasarnya terdiri dari fungsi pembinaan, fungsi pengawasan, dan fungsi pelaksanaan kegiatan. Fungsi pembinaan dan fungsi pengawasan terhadap keamanan dan keselamatan penerbangan dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini adalah Departemen Perhubungan eq. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, yang meliputi aspek pengaturan, pengendalian dan pengawasan terhadap kegiatan pembangunan, pendayagunaan, dan pengembangan sistem pelayanan keamanan dan keselamatan penerbangan dalam upaya untuk mewujudkan penyelenggaraan penerbangan yang selamat, aman, cepat, lancar, tertib dan teratur serta terpadu dengan moda transportasi lain. Adapun
58 , ' Wartajlrdliia 0/0[34 No.1, Juni 2008

tahun 2002 sebanyak 25 kali. seperti yang terjadi pada periode tahun 2000 sampai Nopember 2006 terjadi aricroft accident/incident sebanyak 220 kali. keselamatan penerbangan merupakan faktor utama yang perIu mendapat perhatian lebih dari pemerintab sebagai regulator/fasilitator. selarnat. serta tidak terjadi tabrakan antar pesawat udara. penerbangan di bandar udara Posisi bandar udara menjadi sangat penting mengingat bandar udara yang memberikan pelayanan lalu lintas udara (air traffic services) dalam memandu pesawat udara untuk tinggal Iandas (take-ojJ). yang meliputi fungsi pembinaan. pengelola bandar udara sebagai penyedia prasarana. efektif dan efisien. dimana pada tahun 2000 sebanyak 15 kali kecelakaan. tertib dan teratur. serta fasilitas yang digunakan dalam memberikan pelayanan lalu lintas udara tersebut sesuai dengan prosedur operasi dan persyaratan kelaikan teknis . atau mendarat (landing) di kawasan bandar udara atau ruang udara yang dilayaninya. Pelayanan pemanduan yang diberikan tersebut dalam bentuk informasi penerbangan untuk mempelancar keteraturan Ialu lintas udara di kawasan bandar udara atau ruang udara yang dilayaninya agar penerbangan berjalan arnan. Maksud dan Tujuan Maksud dari dilakukannya studi ini adalah untuk mengetahui sampai sejauhmana pe1aksanaan fungsi keselarnatan penerbangan di Bandar udara Sarn Ratulangi Manado berkenaan dengan standar operasi prosedur (SOP) yang ditetapkan terhadap pelayanan lalu Iintas udara (air traffic services). arnan. maupun oleh perusahaan penerbangan sebagai operator. tabun 2003 sebanyak 25 kali. dan tabun 2006 sarnpai dengan bulan Nopember terjadi sebanyak 73 kali. cepat. atau antara pesawat udara dengan halangan (obstacle) yang ada. dim ana ketiga unsur inilah yang menentukan kualitas dan kuantititas sistem transportasi udara serta keselarnatan penerbangan. tahun 2004 sebanyak lR kali. terbang melintas (en-route). lancar. dalam upaya untuk mewujudkan penye1enggaraan penerbangan yang selamat. dan fungsi pelaksanaan kegiatan keselarnatan penerbangan serta fasilitas penerbangan yang digunakan dalarn memberikan pelayanan 1alu lintas udara (air traffic services) tersebut te1ah berjalan dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan perundangan dan standar operasi prosedur (SOP) yang ada. Melihat kondisi di atas.fungsi pelaksanaan kegiatan keamanan dan keselamatan dilakukan oleh pengelola bandar udara yangbersangkutan. karena keselarnatan penerbangan adalah keadaan yang terwujud dari penyelenggaraan penerbangan yang lancar sesuai dengan prosedur operasi dan persyaratan kelaikan teknis terhadap sarana dan prasarana penerbangan beserta penunjangnya. tahun 2001 sebanyak 37 kali. B.l. yang penyebabnya sebagian besar karena human error dan miss- communication. Dari berbagai kasus kecelakaan penerbangan yang banyak terjadi di ban dar udara. Berdasarkan data dari Komite Nasional Keselarnatan Transportasi (KNKT) sejumlab kasus kecelakaan sebagian besar terjadi di bandar udara. maka perlu dilakukan suatu studi untuk melihat apakah ketiga fungsi keselamatan penerbangan di bandar udara. fungsi pengawasan. Tujuan studi ini adalab memberikan rekomendasi kepada pimpinan sebagai bahan masukan dalarn penyempumaan fungsi pembinaan dan pengawasan pe1aksanaan kegiatan 'Warta)lnfliia 0/0[34 :t{o. tabun 2005 bertambah menjadi 32. Juni 2008 59 .

Pola Pikir Penelitian Pola pikir penelitian yang digunakan untuk menjelaskan permasalahan yang dibahas dalam studi ini secara garis besar. maka cakupan pelaksanaan kegiatan studi antara lain sebagai berikut: 1. mengenai keselamatan penerbangan dan standar operasi prosedur (SOP) pelayanan laIu Iintas udara (air traffic services) yang ada. maka evaluasi terhadap fungsi pelaksanaan kegiatan keselamatan penerbangan dilakukan pada Bandar udara Sam Ratulangi Manado. baik nasional maupun internasional. Juni 2008 . Studi difokuskan pada evaluasi terhadap fungsi pelaksanaan kegiatan keselamatan penerbangan di bandar udara. 3.pelayanan lalu lintas udara (air traffic services) sesuai dengan standar operasi prosedur (SOP) yang ditetapkan dalam upaya meningkatkan fungsi keselamatan penerbangan di Bandar udara Sam Ratulangi Manado. Ruang Lingkup Berdasarkan maksud dan tujuan yang ingin dicapai.1. c. dapat dilihat pada gambar-l berikut. METODOLOGI PENELITIAN A. 60 'Wartajlrd'fiia 'Vo[34 :No. Terkait dengan sumber daya yang ada. 2. Pelaksanaan kegiatan keselamatan penerbangan yang dievaluasi disesuaikan dengan peraturan perundangan. Fungsi pelaksanaan kegiatan keselamatan penerbangan di bandar udara yang dievaluasi adalah pelaksanaan kegiatan pelayanan laiu lintas udara (air traffic services) di bandar udara. dikaitkan juga dengan pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengawasan keselamatan penerbangan di bandar udara. 4.

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 79 Tahun 2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Administrator Bandar Udara.3 Tahun 2001 tentang Keamanan Penerbangan • KM 47 Tahun 2002 tentang Sertifikasi Operasi Sandar Udara • Annexes ICAO& CASR Part 94. OUTCOME tJ [] o [] n n n o o c: ~D D [J D [] Q rJ J. Juni 2008 61 . 125. 135 SUBYEK • Pemerintah (Dephub) ~ OBYEK Pelaksana fungs! keselamatan penerbangan di bandara Sam Ratulangi Manado : METO EVALUASI Pelaksanaan fungsi keselamatan penerbangan di bandara Sam ratulangi Manado \ I • Pengelola Bandara • Operator pnbangan [airlines) t.1.INSTRUMENTAL INPUT dan Keselamatan • UU 15 Tahun 1992 tentang Penerbangan • pp No.:. 121. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1992 tentang Penerbangan.langi Manado • Perkembangan dunia penerbangan internasional r. peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2001 tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan. antara lain: 1.I : Pola Pikir Penelitian B. Landasan Hukum Ketentuan Nasional Ada beberapa peraturan perundangan nasional dan Internasional yang mengatur tentang keselamatan penerbangan sipil dan pelayanan lalu lintas udara di Indonesia. Keputusan Menteri Perhubungan Nornor 47 Tahun 2002 tentang Sertifikasi Operasi Bandar Udara.JIJ C :J [] [] [J U~: Gambar .__F'i_e_e_d_-b_a_C_k--.SKEP176NI/2005 tentang Petunjuk 'Wartajtrcf/iia 0/0[34 :No. u [J [] ~-' ~" • Fungsi Pembinaan • Fungsi pengawasan • Fungsi pelaksanaan kegiatan Rekornendasi masukan pelaksana an fungsi keselamat an penerbangan di Bandara Peningkatan pelaksanaan fungsi keselamatan penerbangan di bandara Sam Ratulangi Manado 10 -~~ 'Ei 10 ~ Sam Ratulangi Manado fj ~] o o D o OUTPUT ENVIRONMENTAL INPUT • Traffic angicutan udara Bandara Sam Ratu.

SKEP/83NI12005 tentang Prosedur Pengujian di Darat (Ground Inspection) Peralatan Fasilitas Elektronika dan Listrik Penerbangan. Profit Bandara Sam Ratulangi Manado Bandar udara Internasional Sam Ratulangi selesai di bangun tahun 2001 terletak di kecamatan Mapanget kira-kira 30 meter dari arah pusat Manado Propinsi Sulawesi Selatan yang mempunyai kawasan yang asri yang menghiasi daerah selatan bandar udara dan mernpunyai fasilitas-fasilitas sebagai berikut : • Fasilitas pokok yang dimiliki bandar udara : Landasan (2. RADIO CAR. yang mengatur tentang ketentuan sharing publikasi informasi kedirgantaraan dari satu negara (aeronautical information publications/AlP) yang penting dalam menjamin keselamatan operasi penerbangan. VSAT. yang mengatur tentang desain dan standar pengoperasian bandar udara. Junj 2008 .(2. RECORDING SYSTEM.650 x 23). Landasan Hubung (Taxiway). yaitu dokumen internasional yang dikeluarkan oleh International Civil Aviation Organization' (lCAO). Annex 11 tentang Air Traffic Services. ADC. annex 2 tentang Rules of the Air.47 Tahun 2002 tentang Sertifikat Operasi Bandar Udara. yaitu dokumen yang dikeluarkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO).650 x 23 m). Annex 14 tentang Aerodromes. RADIO BASE. VHF-ER. dan pelayanan alerting yang dikeluarkan oleh International Civil Aviation Organization (lCAO).30 x 27. yang mengatur antara lain tentang pelayanan pemanduan lalu lintas udara secara instrument (IFR) dan visual (VFR). SKEP/81NI12005 tentang Petunjuk Teknis Pengoperasian Peralatan Fasilitas Elektronika dan Listrik Penerbangan. DME. ILS. ' • • 62 Navigasi udara NDB. Apron 54. yang mengatur tentang Iisensi dan rating yang harus dipenuhi oleh petugas pelayanan pemanduan lalu lintas udara.(2. 2.300 m2 dan Terminal 17.Pelaksanaan KeputusanMenteri Perhubungan Nomor KM.Annex 15 tentang Aeronautical Information Services. GAMBARAN UMUM A.1. serta Fasilitas Penunjang di Bandar Udara. RDARA. HT. Display Radar. APP. dan Landasan Parkir (Appron). ATIS. yaitu dokumen yang dikeluarkan oleh International Civil Aviation Organization (lCAO). RADIOLINK. SSR. AMSC. yaitu dokumen yang mengatur tentang pelayanan pemanduan laiu lintas udara. yaitu dokumen intemasional yang dikeluarkan oleh International Civil Aviation Organization (leAO).SKEPI77/VI/2005 tentang Persyaratan Teknis Pengoperasian Fasilitas Teknik Bandar Udara. SKEP17SNII2005 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemeliharaan Konstruksi Landasan Pacu (Runway). SKEP179/VI/2005 tentang Pedoman Teknis Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Fasilitas Sisi Udara dan Sisi Darat Bandar Udara. Taxiway 204.13 m. DVOR. Annex 1 tentang Personnel Licensing.500 m2 Telekomunikasi Penerbangan HFNHF.650 x 45 m2).SKEP/82/VI/2005 tentang Sertifikat Peralatan Fasilitas Elektronika dan Listrik Penerbangim. Wana)'lrtfliia 0/0[34 'No.SKEP/SONI/2005 tentang Pedoman Teknis Speksifikasi Peralatan Fasilitas Sisi Udara dan Sisi Darat Bandar Udara. . pelayanan informasi penerbangan.

Badan Meteorologi dan Geofisika. frekuensi penerbangan. sementara kondisi landasan pacu yang licin dan minimnya sarana bantu navigasi penerbangan nyaris tak terdengar . dan personil penunjang operasi pesawat udara). yang dikenal dengan kecelakaan nol (zero accident). ruang udara terbatas (restricted area). C. Elevator. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sebagai regulator. dan Asia (termasuk Indonesia) merupakan pendorong utama pertumbuhan penerbangan global. Peralatan mekanikal: Timbangano conveyor. Pelayanan navigasi penerbangan tersebut dibatasi oleh penggunaan ruang udara. dengan para pelaku industri penerbangan (operator pesawat 'udara. serta ruang udara status kuning (danger area).2 tritium dollar AS. Selama ini untuk penyebabnya selaIu dikambinghitamkan cuaca buruk dan gangguan teknis pesawat udara atau kemampuan pilot. penyelenggara diklat. dengan ketentuan: 'Warta)lrdfiia 0/0£34 No. escalator. Dalam rangka untuk. sehingga bisa tercipta sistem transportasi udara nasional yang seIamat. air traffic services. dimana akan ada 41. Explosive Detector. organisasi perawatan pesawat udara. aman dan nyaman. Peningkatan volume penumpang. dan teknologipesawat udara ini jelas menuntut fasilitas bandar udara di Indonesia yang memadai sesuai standar keselamatanpenerbangan yang berlaku. Nurse Tender 1 unit. hanya dapat dicapai melalui kerjasama yang baik antara Pemerintah cq. AC sertaFasilitas Pengamanan : X-Ray.PK Catagory VII dengan jumlah annada : 5 unit. Pelayanan Lain Lintas Udara (Air Traffic Services) Penyelenggara bandar udara wajib memberikan pelayanan navigasi penerbangan berupa pemberian informasi penerbangan terhadap pesawat udara yang berada di wilayah tanggung jawab operasinya. Selain itu pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah menetapkan wilayah ruang udara yang dikategorikan sebagai ruang udara terlarang/tertutup (prohibited area).1. gravity roller. pabrik pembuat pesawat udara. Juni 2008 63 . Kehadiran pesawat udara jenis Airbus A-380 ini merupakan momentum untuk memacu transportasi udara dalam menyongsong era baru penerbangan yangmemasuki 100 tahun kedua. efisien. sedikitnya 82 kali pesawat udara tergelincir di bandar udara. Pengelola bandar udara di Indonesia saat ini dihadapkanpada masalah perkembangan industri penerbangan 20 tahun ke depan. diawali dengan muIai beroperasinya pesawat udara jenis Airbus A-380 yang bisa mengangkut 550 penumpang mulai tahun 2005..• PKP . dimana batas-batas penggunaannya ditetapkan oleh Menteri Perhubungan. peningkatan keamanan dan keselamatan penerbangan yang optimal. Rescue Tender 0 unit. personil operasi pesawat udara. Walk Trough.000 pesawat komersial barn senilai 1. garb arata. Selama empat tahunterakhir. Konfigurasi : Foam tender 3 unit. Secutity eCTV. dan industri penunjang operasi penerbangan (operator bandar udara. serta institusi penyelidik kecelakaan transportasi (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) dan authority luar negeri. Handy Metal Detector. Keamanan dan Keselamatan Penerbangan Sipil di Indonesia • B. efektif. COrriamandoCarl·· unit dan Ambulance 2 unit.

agar terselenggara penerbangan yang arnan. Memberikan panduan agar tidak terjadi tabrakan antar pesawat udara. 3) 1. d.radius 15 meter di sekeliling bandar udara dan dari permukaan tanahketinggian 2500 kaki di atas level tanah. c.tabrakan antara pesawat udara dengan halangan (obstruction)ketika berada di wilayah pergerakan pesawat udara di bandar udara. efektif dan efisien.arus lalu lintas udara. 2) Ruang udara wilayah terminal (terminal airspace/TAJA). Pengatura:n lalu lintas udara (air traffic controllATC) Pengaturan lalu lintas udara (air traffic control/ATC) merupakan tugas dati unit pelaksana pelayananlalulintas udara. dan dari level tanah sampai kira-kira 1000 kaki di atas level permukaan Iaut rata-rata. Ruang udara terbatas adalah ruang udara yang hanya boleh digunakan penerbangan pesawatudara pada kondisi dan waktu-waktu tertentu. Ruang udara dalam penerbangan. (enroute airspace/CTA/UTA). yang diberikan kepada setiap pesawat udara yang beroperasi di ruang udara yang dilayaninya. Ruang udara ini biasanya dikendalikan dan diawasi oleh unit layanan pemanduan di bandar udara lewat menara kontrolnya (aerodrome control tower/TWR) yang juga mengendalikan lalu lintas pada permukaan bandar udara. dan diklasifikasikan sebagai ruang udara kelas C. Memberikanpanduan untuk mempelancar dan memelihara keteraturan . Membetikan saran dan informasi yang diperlukan dan berguna bagi keselamatan dan efisiensi penerbangan. Ruang udara ini dikendalikan oleh unit pelayanan pemanduan pendekatan (APP). untuk untuk Ruang udara status kuning adalah ruang udara yang di dalamnya pada waktu tertentu terdapat hal yang membahayakan pesawat udara yang sedang melintas di area tersebut. mencakup ruang udara terkontrol di luar ATZ dan TAJA dan dikendalikan oleh pusat pemanduan wilayah (PPW).1. b. . selamat. Pelayanan yang diberikan antara lain berupa: a. yaitu ruang udara dalam . Ruang udara ini diklasifikasikan sebagai ruang udara kelas B. Ruang udara ini diklasifikasikan sebagai ruang udara kelas A kecuali ruang udara CTA yang dianggap mempunyai kepadatancampuran pesawat IFR dan VFR yang tinggi diklasifikasikan sebagai ruang udarakelas C. Juni 2008 . biasanya mencakup ruang udara di luar zona lalu lintas bandar udara sampai radius 25-60 meter di sekeliling bandar udara berikut menara kontrolnya. biasanya mencakup zone lalu lintas udara di bandar udara (A1Z). Memberikan panduan agar tidak terjadi .hanyauntuk kepentingan militer.1) 2) 3) Ruang udaratertutup adalah ruang udara: yang tidak boleh digunakan penerbangan pesawat udara sipil. Dengan demikian maka bagian yang termasuk ruang udara terkontrol (controlled airspace) adalah tiga kategori berikut ini: 1) Ruang udara di sekitar bandar udara (airport airspace) CTRJATR. 64 'Warta)'lrcfliia 0/0[34 :No.

dan membantu organisasi tersebut bila diperlukan. Unit pelaksana pelayanan lalu lintas udara (pengatur laIu lintas udara) . Unit pelaksana pelayanan lalu Jintas udara atau unit pengatur Ialu lintas udara (petugas A1C) dan Iingkup pekerjaannya terbagi dalam beberapa kewenangan kegiatan lalu lintas udara sesuai dengan kecakapan (rating) yang dimiliki. 2. Radar control (RCC). Flight information centre (FIC) merupakan: unit pengatur lalu lintas udara yang memberikan pelayanan selamat dan efisien. c. area control center (ACC) maupun 'WartaJlrafiia 0/0[34 :No. c. dan kemudian baru menjadi$4TC yang selanjutny. baik berupa approach control maupun area control sesuai dengan kemampuan radar. d. e. bertanggung jawabmelakukan pemanduan lalu lintas udara dengan radar. Memberitahukan kepada organisasi terkait tentang adanya satu pesawat udara yang memerlukan bantuan search and resque (SAR). Menerima informasi danmengatasinya apabila suatu pesawat kemungkinan terjadinya delay disebabkan oleh minimumfuel. e. lalu Iintas udara jugadapat Selain pelayanan tersebut di atas. merupakan unit pengatur lalu lintas udara yang bertugas menyelenggarakan pemanduan dan mengendalikan Ialu lintas udarayang berkaitan dengan keberangkatan dan kedatangan pesawat udara dari dan ke bandar udara yang bersangkutan. Juni 2008 65 . penilik lalulintas udaraatau senior ATC (SATC) dan radar pemandulalu lintas udara (RPLLU) atau radar ATC (RA1C). unit pelayanan memberikan Iayananinformasi dalam hal: a. Aerodrome control service (ADC). Allerting service: memberikan informasi yang· berkaitan dengan pesawat dalam status gawat (state of emergency) di dalam wilayah dan tanggungjawabnya. d. agar terjadi penerbangan yang Secara berjenjangpengatur lalu lintas udara di Indonesia terdiri atas pemandu Ialu lintas udara (PLLU) atau disebut juga junior ATC (JATC). dalam bentukinformasi.Kualifikasi pendidikan untuk JATC berpendidikan dasar SLTA yang kemudian dididik di PLP Curug selama 2 tahun sehingga setara dengan D2.1. Area control centre (ACC). Emergency harding: memberikan informasi segera kepada supervisor unit atau pimpinan unit apabila terjadi pendaratan darurat Memberikan bantuan dan mengatasi apabila terjadi suatu penerbangan dengan alat pemanduan (IFR-flight) mengalami two-way radio communicationsfai/ure. merupakan unit pengatur lalu lintas udara yang mengendalikan penerbangan yang tidak dilakukan oleh APP dan AI)C. JATC ini dapat bekerja lagi di PLP Curug selama satu tahun sehingga setara dengan D3.e.a bekerja di tower. b. bertugas di aerodrome control tower (TWR) untuk pemanduan di sekitar bandar udara (aerodrome area). bertanggung jawab terhadap pemanduan lalu lintas udara penerbangan Iintas (en-route) di suatu control area di atas Iaut maupun udara (oceania control area) atau suatu airways. adalah sebagai berikut: a. b. meminta untuk Memberikan ketentuan rote dan ketinggiannya serta keadaan cuaca apabilaada informasipesawat udara merencanakan melakukan fuel damping. Approach control service (APP).

selain itu alar ini juga berfungsi sebagai alat komunikasi antar satuan kerja terkait dengan berita-berita yang berkaitan dengan penerbangan. controller dan asisten controller. kendaraan. merupakan sarana komunikasi menggunakan sinyal satelit sebagai sinyaI yang akan dipertukarkan. menggunakan antena dengan pancaran ke segala arah.seorang JATC maupun SATC dididik lagi di PLP Curug atau civil aviation training centre lain selama tiga bulan untuk menjadi RATe.Bila diperlukan. Bila suatu parking stand pesawat udara dilengkapi dengan aviobrigde.freguency). padaAPP frekwensi yang dipakai 123. serta supervisor.pendukung kegiatan pemanduan lalu lintas udara (ATC) Peralatan yang digunakan untuk keperluan area control service (ACC). Tenaga pelayanan informasi penerbangan. penugasan dilaksanakan secara bergiIir. center (AMSC).. Untuk bandar udara dengan jam operasi yang cukup panjang. dan pada ADC frekwensi 122. yaitu koordinator. Tenaga bantuan operasipenerbangan. Automatic message switching.frequency). Tenga teknisi radio penerbangan. Baik JATC maupun SATe bekerja tanpa radar.4 MHz. 3. . danpengaturan alokasi parkir pesawat udara.1.. dan peralatan/fasilitas ground support equipment (GSE) di apron. aerodrome control service (ADC). Setelah bekerja satu hingga dua tahun. Appron movementcontrol(AMe) Appron movement control (AMC) merupakan unit pengatur laiu Iintas udara (ATC) yang memberikan pelayanan dalam bentuk pengaturan untuk menciptakan keselamatan. d. Mode tranmisiatau modulasi yang dipakai AM (amplitude modulasii. pengoperasian aircraft docking guidance system (ADGSIVDGS) menjadi tanggung jawab petugas AMC.4 MHz. setiap shift terdapat sejumlah posisi yang harus diisi. Peralatan. Pemancar -dan penerima YHF (very high . Single side band (SSE). antara lain adalah berupa: a. Tenaga teknisi listrik penerbangan. . 4. 66 'Warta)ilnf/lia 0/0[34 :No. berfungsi sebagai sarana komunikasi dalambentuk suara antar bandar udara (point to point). c.. . berfungsi sebagai sarana komunikasi dalam bentuk tele-ketik antar bandar udara (point to point). . b. setelah menjadi RATC yang bersangkutan dapat bekerja di Ace danAPP yang menggunakan radar.Juni 2008 . tertentu (air band . dan kekuatannya adalah kurang lebih 50 watt. Very small aperture terminal (VSAT). ketertiban.appoach control (APP). maupun aerodrome flight information service (AFIS). dan kelancaran lalu lintas pergerakan orang. petugas AMC dapat memberikan pelayanan marshalling kepada pesawat udara terutama bila pesawat udara tersebut belum ada ground-handling agent-nya. berfungsi sebagai sarana komunikasi radio yang ada di menara dalam bentuk suara antara menara pengendalian dengan pesawat udara. approach control service (APP). dengan menggunakan frekwensi radio. Frekwensi yang digunakan adalah VHF. Petugas yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan pemanduan lalu Iintas udara adalah: Pemandu lalu lintas penerbangan. termasuk pemanduan pesawat udara dalam ruang pergerakannya di bandar udara agar tidak terjadi tabrakan antar pesawat udara dengan pesawat udara selama berada di manouvering area.

Meja kendali operator (operator contr. PENGUMPULAN A. Tabel-l No 1 2 3 4 Petugas Pamandu LaluLintas Udara Bandara Sam Ratulangi Tahun2006 Divisi 2 ADC/APP Jabatanlunit ketja Assisten manager dinas ADCI APP Pengawasan tugas operasional (PTO) Pelaksana ATe Penanggungjawab data (pena data) aeronautika Jumlah - 6 10 2 18 JU1l11ah 2 6 10 2 20 2 Sumber :Bagian Data Bandara Sam Ratulangi-Manado. Juni 2008 67 . Jumlah petugas/sumber daya manusia yang bertugas memberikan pelayanan lalu lintas udara yang terdapat pada Divisi Lalu Lintas Udara Bandara Sam Ratulangiadalah sebagaimana dapat dilihat pada tabel-16. Bandara Sam Ratulangi-Manado terletak 13 km dari kota Manado. Alat perekam (tape recorder). petugas pemandu pesawat udara di appron (AMC). petugas pemandu lalulintas udara (ATS).olconsole/desk). Jadwal penerbangan di Bandara Sam Ratulangi dimulai jam 04. Aeronautucal telecommunication information. Data sekunder Bandara Sam Ratulangi-Manado. modulasi AM dengan antena omni directional. g. Data sekunder dalam kajian ini berupa data dan informasi tentang fasilitas/peralatan dan sumber daya manusia yang dimiliki oleh bandar udara dalam memberikan pelayanan lalu lintas udara dalam ruang udara yang menjadi tanggung jawab wilayah operasinya. berfungsi untuk memberikan data meteorologi dengan menggunakan frekwensi 128. DANPENGOLAHAN DATA Pengumpulan Data Primer dan sekunder Data primer dalam kajian ini adalah hasil pengisian kuesioner yang dibagikan kepada responden. dan operasional pergerakan pesawat udara di bandar udara yang bersangkutan.00 WIT dengan jenis pesawat dan perusahaan penerbangan yang.1.30 WIT sampai dengan 02. 2006 Warta)lrdliia 0/0[34 :No. sedangkan jadwal keberangkatan 05.5 MHz. f.e.1416 Ha.30 WIT sampai dengan 00. berfungsi untuk merekam pembicaraan antara menara pengendalian (ADCIAPP) dengan pesawat udara selama penerbangan berlangsung. system (AT/S). dilayani Adapun statistik pergerakan lalu lintas angkutan udara di Bandara Sam Ratulangi pada tahun 2005 sampai tahun 2006 dapat dilihat dalamtable-3. yang terdiri dari manajemen pengelola bandar udara.data tentang fasilitas pokok bandar udara. mempunyai klasifikasi bandara klas C dengan luas wilayah bandar udara 200. yang terdiri dari .30 WIT untuk kedatangan. personil petugas pemandu lalu lintas udara. fasilitas navigasi penerbangan. di Bandara Sam Ratulangi-Manado.

Bagian Data Bandara Sam Ratulangi-Manado.Manado Perusahaan penerbangan GARUDA INDONESIA (GA) .3 : Perkembangan laIu lintas angkutan udara di Bandara Sam Ratulangi Tahun 2004~2005 Tahun 2005 No. Tabulasi data ini juga dapat menyertakan informasi yang dianggap penting yang tidak terdapat dalam kuesioner namun terkait dalam analisis permasalahan.923.596 13. Juni 2008 .446.2006 B.723.542 331.132.118. 2.441. 3. 4. A. 2. 3.136. 8.82 B.188 22. Tabulasi Kompilasi Data Data primer yang telah mengalami proses pengolahan tersebut selanjutnya ditabulasikan dalam bentuk matriks data setengah matang yang siap diolah pada tahap analisis Iebih-Ianjut. Jenis pesawat yang dioperasikan B. Domestik 14.948 TOTAL: Sumber: StatistikLalu 1. 7. CS 12.336 8.583.IOO. maka tabulasi data tersebut dikelompokkan dalam bentuk matriks rekapitulasi berdasarkan jawaban (opini) responden Bandara Sam Ratulangi-Manado.750 1.734. F.1.575 .315 Lintas Angkutan Udara PTAP LTh. 5.277 1. 6. Tahuo 2006 Internasional 621 44. PT Perusahaan penerbangan yang beroperasi di Bandara Sam Ratulangi . Tabel.695 22. tentang pelayanan lalu lintas udara (PLLU) yang terdiri dari mekanisme dan prosedur operasional yang menjadi acuan dalam memberikan 68 WartajInffiia 0/0[34 :No. C212 DRC8 A319 ATR42 DRC6.Tabel.2 No 1.394 U r a ia n Pes Pesawat Pen Penumpang Bag Bagasi Kar Kargo Internasional 546 39678 832514 568450 Domestik 13.319 B.004.138 836. 1.065.212. BA 12 2006 PT LION MENTARI AIRLINES (JT) PT METRO BATAVIA AIRLINES (7P) PT MERPATlNUSANTARA(MZ) PT WING AIR (WON) PT SILK PT TRIGANA AIR SERVICE (TGN) PK PKO Sumber .733 13.494 7. 4.394 1.734 MD. Berdasarkan rencana analisis yang akan dilakukan.

serta sistim pemeliharaan dan pengawasan peralatan PLLU tersebut. Juni 2008 69 . komposisi personillpetugas dari masing-masing unit pelaksana tersebut. unit pelaksana kegiatan pelayanan lalu lintas udara (sumber daya manusia). Pola penerimaan (recruitment) petugas pelayanan lalu lintas udara (air traffic services) saat ini MelaJuijenjang pendidikan di cUTlfgdan baru melamar sebagai pegawai di departemen Perhubungan. serta fasilitas/peralatan yang digunakan. dapat dilihat dalarn tabel-7· Tabel-4 : Unit Pelaksana Kegiatan Pelayanan Lalu Lintas Udara (Air Traffic Services) Sam Ratulangi (Manado) • ADC : Aerodrome control tower • APP: Approach control office • FSS : Flight service area di luar wilayah TMA Manado Tabel-5 No. Pengaturan jadwal kerja petugasATS (ATCIAMC) sesuai traffic angkutan udara saat ini Tabel-6 No. ' Informasi tentang fasilitas/peralatan yang digunakan untuk memberikan pelayanan laiu lintas udara dalam ruang udara yang menjadi tanggung jawab operasi bandar udara yang dijadikan sampel.1. sementara ini kurang lebih 2 tahuntidakada penambahan personil. 3 orang di dinas komunikasi (FSS) • rating radar 5 orang • senior ATe 12 orang • junior ATC 2 orang Pengaturan jadwal kerja tidak mengacu padajumlah traffic namun berdasarkan operating house dengan system shift Udara .JLrd"fiia o/0{34 :No. : Komposisi Petugas Pelayanan Lalulintas Udara (Air Traffic Services) Uraian Jumlah personil (sumber daya manusia) yang bertugas untuk memberikan pelayanan lalu lintas udara (air traffic services) saat ini SAM RATULANGI Manado • 16 orang aktif di dinas ADCI APP.pelayanan laIu lintas udara tersebut. : Pola Penerimaan dan Pola Pembinaan Petugas PelayananLalulintas (Air Traffic Services) Uraian SAM RATULANGI 1. Tabel-4 sampai tabel-6 merupakan rekapitulasi data/informasi tentang unit pelaksana kegiatan pelayanan lalu lintas udara. tidak ada penerimaan 'Warta.Manado 2. serta sistim perencanaan pengadaan peralatan. serta pola penerimaan dan pola pembinaan terhadap personil/petugas pelaksana kegiatan pelayanan laIu lintas udara yang dilakukan oleh manajemen pengelola bandar udara. 1.

Uraian Bentuk pembinaan yang diberikan kepada petugas peJayanan lalulintas udara (air traffic services) saat ini SAMRATULANGI .No. Juni2008 . penuh . SDM (personil) sangat kurang apalagi operating resmidarijam 17. Pola pembinaan terhadap kesejahteraan petugas pelayanan lalu tintas udara (air traffic services) saat ini 5. Pola pembinaanl pengawasan terhadap kesehatan petugas pelayanan lalu lintas udara (air traffic services) saat ini 6. NDB. 2. cukup baik disamping 1 tahun sekalidiadakancek umum setiap saat kalau memang sakit manajemen akan memberikan biaya 3. Uraian Jenis fasilitasl peralatan (air traffic services) Sistim perencanaan pelayanan lalulintas pelayanan lalu lintas udara SAM RATULANGI . Sistim pengelolaan dan pemeliharaan fasilitasl peralatan pelayanan lalu lintas udara (air traffic services) 4. untuk teknis tetap dibawah Departemen PerhubunganCq Direktorat Keselamatan Penerbangan (Kespen) Manajemen AP I masih agak rancu karena ada 2 karier yautusecara structural dan fungsionai Kesejahteraan sarna dengan unit-unit lain yang ada di bandara. Juinlah personil (sumber daya manusia) fasilitas/peralatan yang ada saat ini dan • • Fasilitas masih memadai .SSB pengadaan fasilitasl peralatan udara (air traffic services) Selalu mengacu usulan RKA yang telah dibuat pada tahun sebelumnya Pemeliharaan unutk rutin setiap hari diadakan pengecekan terhadap peralatan yang ada oleh teknisi tapi untuk kalibrasi sering terharnbat oleh factor ektemal Diadakan cek rutin oleh teknisi 3... Kesehatan.No. Pola pembinaan karier petugas pelayanan lalu Iintas udara (air traffic services) saat ini 4. yang terdiri daTimekanisme prosedur yang 70 WartajInfliia 0/0[34 :. Analisis dilakukan terhadap pelaksanaan masing-masing fungsi keselamatan penerbangan Bandara Sam Ratulangi-Manado. jadi masih kurang memadai dengan tanggungjawabyang diembannya.1.Manado • YOR. 1.Manado 2. . LIL. Pernbinaan secara administrasi langsimg oleh manajemen. as. fakta di lapangan kerja 24 jam . Sistim pengawasan fasilitas/peralatan lintas udara (air traffic services) pelayanan lalu ANALISIS . Tabel-7: FasilitaslPeralatan yang Digunakan DalamKegiatan PelayananLalulintas Udara (Air Traffic Services) No. .00 LT.00-21.

yaitu: 1) Unit ADC. bertugas memberikan pelayanan lalu Iintas penerbangan disekitar bandar udara dan monitoring area. . Fungsi pembinaan dan. peraturan pemerintah. tetapi juga pihak pengguna jasa yaitu operator penerbangan. senior ATC sebanyak 12 orang. Juni 2008 71 . dan 3· orang di dinas komunikasi (FSS) yang memiliki kualifikasi rating radar 5.bandar udara. Recruitmentpetugas pelayanan lalu Iintas udara dilakukan langsung oleh mariajemen PT AngkasaPura I. yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Untuk unit ini memiliki 3 orang petugas sebagai dinas komunikasi. keputusanmenteri perhubungan.bertugas memberikan pelayanan lalu lintas penerbangan dalam radius 30 NM dengan ketinggian ground sampai 10000. di Bandara Sam Ratulangi terdapat tiga unit pelaksana pelayanan laIu lintas udara. Keamanan dan keselamatan penerbangan di bandar udara tidak hanya dibutuhkan dengan terpenuhinya persyaratan yang harus dilaksanakan oleh penyelenggara bandar udara sebagai penyedia jasa. jumlah sumber daya manusia yang dimiliki masih sangat kurang di mana dalam prakteknya di Iapangan berkenaan dengan operating hour. penilaian dari pilotlpenerbang serta upaya peningkatan fungsi keselamatan penerbangan di Bandara Sam Ratulangi-Manado. Fnngsi Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Lain Lintas Udara lnformasi tentang unitpelaksana yang bertugas mem berikanpelayanan lalu lintas udara daIam ruang udara yang menjadi tanggung jawab operasi di Bandara Sam Ratulangi -Manado adalah : 1. Unit Pelaksana Pelayanan Lain Lintas Udara (Sumber Daya Mannsia) Dalam memberikan pelayanan lalu litas udara (air traffic service). pengawasan kegiatan pelayanan lalu lintas udara. instansi-instansi di. di control zone 3) Unit FSS bertugas memberikan pelayanan laiu lintas penerbangan diwilayah udara TMA sebagai menjadi tanggungjawabnya. Agar keamanan dan keselamatan penerbangan di bandar udara dapat terwujud. unit-unit pelayanan lalu lintas udara tersebut bekerja selama 24 jam dengan sistem shift selama 12jam. Mekanisme dan Prosednr Operasional Pelayanan Lain Lintas Udara (PLLU) Secara umum.Jumlah petugas tersebut memiliki kualifikasi 'rating radar 5 orang.regulator sekaligus pengawas dan pembina. A. fasiIitas/peralatan yang digunakan untuk pelayanan lalu lintas udara (pemanduan penerbangan). dan pemerintah sebagai. dan junior ATC sebanyak 2 orang 2) Unit APP. maupun SKEP dirjen perhubungan udara. yang dilengkapi dengan petunjuk teknis dari manajemen pengelola bandar udara. adalah menggunakan acuan intemasional dari leAO.menjadi acuan operasional (panduan hukum).1. Untuk unit ADC/APP terdapat 16 orang. mekanisme dan prosedur operasional pelayanan laiu lintas udara yang diterapkan oleh Bandara Sam Ratulangi-Manado. unit pelaksana kegiatan PLLU (sumber daya manusia). Dengan situasi traffic penerbangan yang dilayani saat ini. maka masing-masing instansi tersebut harus menjalankan fungsinya dengan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku baik intemasional (lCAO) maupun nasional yang tertuang dalam undang-undang. B. dimana sebagian dari petugas tersebut Pegawai Negeri Sipil dari 'Warta}lnf!iia 0/0!34 :No.

. ILS. dan alat HT (handy 72 'WartaJlrdhia 0/0[34 :No. dimuIai penaturan parking stand pengoperasian garbarata. gedung terminal sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan penumpang. dan SSB. Saatini jumlah -personil yang' ada. dan FSS( Flight service area) diluar wilayah TMA Manado. kemudian mengikuti pendidikan AMC yang dilaksanakan oleh' PT. mobiloperasiuonal yang. garbarata untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan penumpang saat naikdan turon dari pesawat udara. 'NDB. Control) yang mengatur seluruh pergerakandan aktifitas di apron. " I<emudian d~iam:penyelenggaraan bandar udara terdapatjJga satu unit yaitu . dan hal-hal lain untuk pengamanan dilapangan saeperti kacamata dan pengamana untuk telinga.AMC (Apron Movement. pengawasan bongkar/muat barang dari moke up area sampai di pesawat udara dan dari pesawat udara ke break down area. Dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas dan kegiatannya unit AMC memiliki fasilitas/peralatan meliputi parking stand yang merupakan tempatdimana pesawat berhenti. conveyor belt untuk alat pengangkut bagasi dari fax ke pesawat udara atau sebaliknya. Jumlah personil tersebut masing kurang sehingga perIu penambahan tenaga AMC minimal 3 orang personil sehingga menjadi 10 personil. FasilitaslPeralatan Pelayanan Lain Lintas Udara (PLLU) Dalam memberikan pelayanan lalu lintas udara (air traffic service) dari setiap unit pelayanan yang ada terdiri ADC (Aerodrome control tower). Sistem pemeliharaan fasilitas/peralatan ATS yaitu dilakukan pengecekan setiap hari terhadap peralatan yang ada oleh teknisi. berjumlah 7 orang dimana masingmasing mempunyai licence aircraft marshaller dfan avio operator.Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dengan pola pembinaankarirterhadap petugas didasarkan pada kualitaspendidikan yang telahdimiliki untuk posisi kerja yang sesuai . APP (Aproach control office). Sedangkan fasilitas/peralatan operasional yang digunakan untuk memberikan pe1ayananlalu lintas udara adalah VOR. digunakanuntuk menunjang pengecekan parking stand yang agak jauh. 2. Disamping itu yang perlu menjadi perhatian adalah kapasitas bandar udarasudah tidak-Iagi memadai karena bandar udara tersebut jugadimanfaatkanoleh pesawat TNI-AU sehingga petugas AMC sering mengalami kesulitan mengatasi apron penuh pada saat peak. Juni 2008 . Dilihat dari jumlah fasilitas yang ada saatini masih cukup memadai dengan tingkat kepadatan traffic dibandarudaraini . Angkasa Pura I bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. alat komunikasi seperti HT operIu dilengkapi. LIL. Setiap petugas pemandu lalu lintas akan mengikuti program general check up secara periodic (sekali dalam setahun) dan akan ditindak Ianjutiapabila kesehatan karyawan dibawah standar yang ditetapkan. pengawasan naik/turun penumpang dan pengawasi seluruh kegiatan GSE serta kendaraan yang' berada di apron/sisi udara.pengadaan kendaraan operasionallfolIw me yang saat ini hanya satu unit. radio base untuk posko/kantor AMC.1. Demikian juga dari sisi peraIatan yang digunakan perIu ditingkatkan sepoerti 'penyediaan fasiIitas yang memadai. Jumlah petugas unit AMC dan fasilitas/peralatan saat ini guna menunjang kegiatan unit AMC dalam upaya rnendukung penyelenggaraan keselamatan operasi penerbangan belum memadai. sedangkan untuk kalibrasi sering terlamb~t tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.Untuk penambahan petugas AMC direkrut melalui penerimaan pegawai.

seperti ItS :3 6' yang selalu rusak dan belurn pernah diperbaiki. Penilalan/Oplni Pengguna Jasa Pelayanan Lain Lintas Udara (Pilot/Penerbang) : 0 Guna mendapatkan informasi yang bersifat umpan balik terhadap kualitas pelayanan lalu lintas udara yang diberikan oleh masing-masing bandar udara.1. Fnngsi Pembinaan dan Pengawasan Kegiatan Pelayanan Lalu Lintas Udara Pelaksanaan fungsi pengawasan kegiatan operasional pelayanan lalu lintas udara pada BandaraSam Ratulangi . 0'" .lain untuk dipelihara sesuai ' dengan Sistem perencanaan pengadaan fasilitas/peralatan yaitu mengusulkan untuk mendapatkan penggantian fasilitas/peralatan yang dianggap kurang layakdigunakan sedangkan pemeliharaan fasilitasdilakukan maintenance secara periodik khususnya pada jam-jam yang tidak sibuk (malam hari) oleh para teknik sehingga kehandalan daripada peralatandalam kondisibaik.>'. dengan unit .: D. 0 Wartajlrdliia 0/0[34 :No. Semua alat-alat tersebut difungsikan dan kebutuhannya. maka survei studi ini juga berhasil meniaring informasi dan opini yang didapatkan dari para pilot pesawat udara yang menerima pelayanan dari unit pemandu lalu lintas udara (ATe) ini. . sistem pendaratan presisi .Ratulagi-Manado yang banyakbukitsc terrain.talky)/telepon -yang digunakan: sebagaialatkomunikasi berkoordinasi. C. Juni 2008 73 . Kemudian untuk pelayanan AMC' sangat membantu untuk pelayanan penempatan pesawat di apron dan cukup baik pengaturan pergerakan pesawat. sertajuga ILS J S'untuk di kalibrasi ulang. karena pada bandar udarainibelum ada Administrator Bandara yang menjadi UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.Manado berada di bawah rrianajemenPT Angkasa Pura I sebagai pengelola bandar udara tersebut.Manado sangat membantu lebih proaktif dan cukup profesional dengan alat bantu yang ada standar akan tetapi lebih baik lagi kalau dilengkapi radar dan ILS R/W 36 untuk radar vektor dikarenakan tyerrain & hill yang banyak dan tinggal untuk non precision approach. 0 Secara umum pelayanan pemanduanlalu lintas udara (air trcffice service)' dalam menunjang keselamatan penerbangan cukup baik.khususnya alat bantu navigasi dilakukan dengan cara pengecekan setiap hari hari oleh petugas teknisi untuk mengetahui apakah peralatan masih berfungsi dengan baik. ditambah dengan pengaturan jarak/arah serta ketinggian antara departure/arriving traffic. sedangkan fungsi pembinaannya tetap berada di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.0 0 . . Berdasarkan opini beberapa penerbang yang sering melakukan penerbangan dan mendapatkan peIayanan unitpemandu laiu lintas udara (ATC) dalam pendaratan(landing) pesawat udara memberikan penilaian bahwa sampai saat ini kualitas pelyanan yang diberikan oleh unit pemandu yang ada di Bandar udara Sam Ratulangi. Halini penting karenamengingat. namun dimasa akan d~tang perIu ditingkatkan fasilitasnya radar bagi ATC mengingat daerah ini sering bereuaca buruk dan banyak dan tinggi terrain (obstacle) di sekitar bandar udarabegitupula frajficyang makin banyak. Demikian juga pelayanan pada saat take off sangat membantu karena ada interval yang cukupm untuk separasi antar pesawat.tingkat kesulitan yang tinggi untuk approach di BandaraSam.

unit AMC. Upaya Peningkatan Fungsi Keselamatan Penerbangan di Bandar Udara Berdasarkan hasil analisis dari beberapa persoalan yang dihadapi oleh masingmasing pihak pelaksana fungsi keselamatan penerbangan di bandar 'udara yang berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan pelayanan lah'! lintas udara di atas serta hasil pengamatan. Fungsi Pelaksanaan· Kegiatan Pelayanan Lalu Lintas Udara. mekanisme danprosedur operasional pelayanan lalu lintas udara yang diterapkan Bandara Sam Ratulangi Manado sudah menggunakanacuan internasional dati ICAO. Perlu segera diadakan penambahan peralatan yang mendukung kinerja unit AMC. 74 Warta)lrania 0/0[34 :No.Dengan situasi trafficpenerbangan yang dilayani saat ini. b. dan Unit FSS. melihat traffic yang dilayani saat ini semakin padat. Unit .APP. Perlu adanya penambahan jumlah personilunit ADCdan . '. agar koordinasi di lapangan tetap terjaga. Sedarigkan untuk mengatur pergerakari.. di mana unit pelayanan lalu lintas udara tersebut bekerja dalam group dengan sistem shift selama 12 jam. Terdapat riga unit pelaksana kegiatan pelayanan lalu lintas udara. yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan. yang dilengkapi denganpetunjuk teknis dari manajemen pengelola bandar udara. Fungsi Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Lalu Lintas Udara a.E. pesawat udara di apron ada UnitAMC.q Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. 2.· . KESIMPULAN A. sehingga upaya peningkatan yang dapat dilakukan hanyalah tetap menjaga koordinasi kerja yang baik dengan pemerintah c. unitpela\>:sana kegiatan PLLU (sumber daya manusia).1. yaitu Unit ADC. . yang ditinjau dari mekanisme prosedur acuan operasional' (panduan hukum).danProsedur Operasional PelayananLalu Lintas Udara (PLLU) Secaraumum.kendala yang berarti. namun terkadang selama 24 jam non-stop. Juni 2008 .memberikan pelayanan Ialu lintas udara (pemanduan penerbangan Bandara Sam Ratulangi-Manado dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: 1. dan fasilitas/peralatan yang. Untuk pelaksanaan fungsi pengawasan dan pembinaankegiatan pelayanan laiu lintas udara tidak terdapat. Mekanisme. jumlah sumber daya manusia yang dimilikimasih sangat kurang. digunakan dalam . dapat diberikan beberapa masukan yang dapat dilakukan oleh pihak terkait untuk meningkatkan peranan dan pelaksanaan fungsi-fungsi keselamatan penerbangan tersebut adalah sebagai berikut : a. Kesimpulan DAN SARAN Dari hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan tentang fungsi keselamatan' penerbangan di bandar udara yang berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan pelayanan lalu lintas udara (PLLU). upaya peningkatan yang dapat dilakukan: • • b.

Peralatan bantu navigasi yang ada sudah standar. kuantitasnya guna mendukung Petugas AMC direkrut melaluipenerimaan pegawai biasa. Upaya yang dapat dilakukan oleh manajemen pengelola bandar udara terkait dengan fungsi pelaksanaan kegiatan pelayanan lalu lintas udara adalah: a. b. dan cukup profesional. akan tetapi lebih baik Iagi kalau dilengkapi dengan radar dan ILS. yang kemudian mengikuti pendidikan AMC yang dilaksanakan oleh PT Angkasa Pura I bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Kapasitas bandar udarasaat ini sudah tida{l~girii~~adai karena bandar udara tersebut juga dimanfaatkan oIeh pesawat TNI-AU sehinggapetugas . sehingga tidak terjadi 75 'Warta)1.nffiia 0/0[34 :No. B. serta dengan memperhatikan perkembangan teknologi penerbangan apabila dimungkinkan untuk segera mengganti fasilitas/peralatan yang digunakan dengan yang lebih baru dan modem. ditambah dengan pengaturan jarak. disamping itu kualifikasi/sertifikat kecakapan dari para. Upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan manajemenpengelola bandar udara terkait dengan pelaksanaan fungsi pengawasan dan pembinaan kegiatan pelayanan lalu lintas udara adalah perlu ada sosialisasi dan koordinasi kerja yang baik 'antara Pemerintah dengan pengelola bandar udara terhadap pelaksanaan peraturan dan juklakljuknis yang menjadi kewenangan masing-masing.AMC sering mengalami kesulitan mengatasi apron yang penuh pada saat peak. 2. d. PenilaianJOpini Pengguna Jasa Pelayanan Lalu Lintas Udara (PilotiPenerbang) a. Saran fungsi-fungsi Beberapa masukan untuk meningkatkan peranan dan pelaksanaan keselamatan penerbangan adalah sebagai berikut: I. Peralatan yang digunakan perlu ditingkatkan kegiatan operasional di lapangan. Secara umum pelayanan pemanduan lalu lintas udara (air traffice service) dalam menunjang keselamatan penerbangan. Pelayanan pada saat take off <landing sangat baik karena' ada interval yang cukup untuk separasi antar pesawat. Fasilitas/peralatan yang digunakan untuk memandu lalu lintas penerbangan harus dimaintenance dan dikalibrasi secara rutin agar kinerjanya dapatdipertahankan.c. Juni 2008 . e. c.lintas udara selalu dimonitor masa berlakunya. agar tidak terjadi masa berIaku sertifikat kecakapan sudah kadaIuarsa namun petugas/personil masih menjalankan tugasnya. 3. Senantiasa mengevaluasi petugas-petugas di lapangan yang berkaitan langsung dengan keamanan dan keselamatan penerbangan agar dalam menjalankan tugasnya selalu berpegang kepada aturan yang telah ditetapkan. petugas/personil pemandu laiu . serta ketinggian antara departure/arrival traffic. proaktif. kualitas yang diberikan olehunit pemandu sudah sangat baik. dikarenakan banyaknya terrain & hill yang cukup tinggi untuk non precision approach.1. sehinggakelemahankelemahan petugas dalam menerapkan peraturan yang" berkaitan dengan keselamatan penerbangan dapat segera diminimalisasi. arah. b.

1. Keamanan dan Keselamatan Penerbangan. Sarjana Administrasi Negara. 4. Peraturan Pernerintah Nomor 3 Tahun 2001 tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan. Statistik Angkasa Pura 1. lahir di Baturaja 8 Juli 1960. Undang-Undang Nomor 15'Tahun 1992 tentangPenerbangan. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 47 Tahun 2002 tentang Sertifikat Operasi Bandar Udara. Peneliti Pertama di Pusat Litbang Perhubungan Udara. 5. 3. Peneliti Muda di Pusat Litbang Perhubungan Udara. Sarjana Ekonomi Manajemen.tumpang tindih kegiatan pengawasan dan pengendalian terhadap unit-unit yang terkait di bandar udara. 76 'WartajIn[{zia 0/0[34 :No. DAFTAR PUSTAKA 1. Juni 2008 . Sertifikat Operasi Bandar Udara. SKEP177NI/2005 tentang Persyaratan Teknis Pengoperasian Fasilitas Teknik Bandar udara. **) Lukiana. *) Lita Yarlina. lahir di Palembang 23 Januari 1968. 2. Penerbangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful