HADITS ARBA'IN NAWAWIYAH

[ Indonesia ]

MUHYIDDIN YAHYA BIN SYARAF NAWAWI 
Penerjemah: ABDULLAH HAIDHIR : Murajaah: DR.MUH.MU’INUDINILLAH BASHRI, MAERWANDI TARMIZI . :

Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah

­
0102 – 1341

Hadits Arba'in Nawawy

3

Daftar Isi Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Pertama Kedua Ketiga Keempat Kelima Keenam Ketujuh Kedelapan Kesembilan Kesepuluh Kesebelas Keduabelas Ketigabelas Keempatbelas Kelimabelas Keenambelas Ketujuhbelas Kedelapanbelas Kesembilanbelas Keduapuluh Keduapuluh satu Keduapuluh dua Keduapuluh tiga Keduapuluh empat Keduapuluh lima Keduapuluh enam Keduapuluh tujuh Keduapuluh delapan Keduapuluh sembilan Ketigapuluh Ketigapuluh satu Ketigapuluh dua 5 9 14 17 21 23 27 29 32 35 38 40 42 44 46 49 51 53 55 59 61 63 65 68 73 77 80 83 86 90 92 94

Hadits Arba'in Nawawy

4

Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits Hadits

Ketigapuluh tiga Ketigapuluh empat Ketigapuluh lima Ketigapuluh enam Ketigapuluh tujuh Ketigapuluh delapan Ketigapuluh sembilan Keempatpuluh Keempatpuluh satu Keempatpuluh dua

96 98 100 103 106 109 112 114 117 118

Abi Hafs Umar bin Al Khattab radhiallahuanhu. Yang dimaksud perbuatan di sini adalah amal ibadah yang membutuhkan niat. "Saya mendengar Rasulullah shallahu`alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya setiap perbuatan1) tergantung niatnya2). Niat adalah keinginan dan kehendak hati. 2. : : Seseorang Seorang wanita . Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) 1. dia berkata.Hadits Arba'in Nawawy 5 HADITS PERTAMA W ª ª W K K Ù  Ù x  Ú  Ò z Kosa kata: : Perbuatan : (Dia) niatkan Arti Hadits: Dari Amirul Mu’minin.

Dan siapa yang hijrahnya karena menginginkan kehidupan yang layak di dunia atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan. (Riwayat dua imam hadits. Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhari dan Abu Al Husain." Hadits ini merupakan sepertiga Islam. Catatan: 1. Sejumlah ulama bahkan ada yang berkata. yaitu: ada seseorang yang hijrah dari Mekkah ke Madinah 1. Siapa yang hijrahnya3) karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naisaaburi di dalam dua kitab Shahih. Hadits ini merupakan salah satu dari hadits-hadits yang menjadi inti ajaran Islam." Hadits ini mencakup tujuh puluh bab dalam fiqh. Makna kata "Hijrah" secara bahasa: meninggalkan. 8 H). Sebabnya adalah bahwa perbuatan hamba terdiri dari perbuatan hati. Yang dimaksud dalam hadits ini adalah perpindahan dari Mekkah ke Madinah sebelum Fathu Makkah (Penaklukan kota Mekkah th. 2. . sedangkan menurut syariat artinya: meninggalkan negeri kafir menuju negeri Islam dengan maksud bisa melakukan ajaran agamanya dengan tenang. Imam Ahmad dan Imam Syafi’i berkata: Dalam hadits tentang niat ini mencakup sepertiga ilmu. maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. sedangkan niat merupakan salah satu bagian dari ketiga unsur tersebut. yang merupakan kitab yang paling shahih yang pernah dikarang). lisan dan anggota badan.Hadits Arba'in Nawawy 6 berdasarkan apa yang dia niatkan. Diriwayatkan dari Imam Syafi’i bahwa dia berkata. Sebab dituturkannya hadits ini.

Hadits Arba'in Nawawy 7 dengan tujuan untuk dapat menikahi seorang wanita yang konon bernama: “Ummu Qais” bukan untuk meraih pahala berhijrah. Semua perbuatan yang bermanfaat dan mubah (boleh) jika diiringi niat karena mencari keridhaan Allah maka dia akan bernilai ibadah. diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan. 6. Ikhlas dan membebaskan niat semata-mata karena Allah ta’ala dituntut pada semua amal shaleh dan ibadah. Kandungan Hadist: 1. 2. ganjaran pahala 5. dan adat 7. Seorang mu’min akan diberi berdasarkan kadar niatnya. Waktu pelaksanaan niat dilakukan pada awal ibadah dan tempatnya di hati. Niat merupakan syarat layak/diterima atau tidaknya amal perbuatan. dan amal ibadah tidak akan menghasilkankan pahala kecuali berdasarkan niat (karena Allah ta’ala). 3. Maka orang itu kemudian dikenal dengan sebutan “Muhajir Ummi Qais” (Orang yang hijrah karena Ummu Qais). . dan iman menurut pemahaman Ahli Sunnah Wal Jamaah adalah membenarkan dalam hati. 4. Yang membedakan antara ibadah (kebiasaan/rutinitas) adalah niat. Hadits di atas menunjukkan bahwa niat merupakan bagian dari iman karena dia merupakan pekerjaan hati.

Hijrah 3.Hadits Arba'in Nawawy 8 Tema-tema hadits: 1. 8 : 72 : 3 : 145. 2 : 218. 4 : 134. 8 : 67 . Niat dan keikhlasan : 7 : 29. Fitnah dunia : 4 : 97. 3 : 195. 98 : 5 2. 6 : 70.

Hadits Arba'in Nawawy 9 HADITS KEDUA W ª ­ ª W W W W K W W W K W x zK W K¯ W K .

beritahukan aku tentang Islam ?”.Hadits Arba'in Nawawy 10 Kosa kata : : Terbit / datang : Menyandarkan : Kedua telapak tangan : Kedua pahanya : Berangkat / Bertolak : Kedua lututnya : Bekas : Telanjang kaki : Tanda-tanda : Telanjang : Penggembala : Saling meninggikan Arti hadits : Dari Umar radhiyallahu `anhu juga dia berkata : Ketika kami duduk-duduk disisi Rasulullah shallahu`alaihi wa sallam suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang mengenakan baju yang sangat putih dan berambut sangat hitam. Maka bersabdalah Rasulullah . “ Ya Muhammad. tidak tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun di antara kami yang mengenalnya. Hingga kemudian dia duduk di hadapan Nabi lalu menempelkan kedua lututnya kepada kepada lututnya (Rasulullah shallahu`alaihi wa sallam) seraya berkata.

Kemudian dia berkata lagi: “ Beritahukan aku tentang ihsan “. jika engkau tidak melihatnya maka Dia melihat engkau” . Lalu beliau bersabda. Lalu beliau bersabda. kemudia dia berkata. (kemudian) berlomba-lomba meninggikan bangunannya “. Kemudian beliau (Rasulullah shallahu`alaihi wa sallam) bertanya. “ anda benar “. “ Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakanakan engkau melihatnya. Kemudian dia berkata. engkau mendirikan shalat.“ Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya ". kemudian dia berkata.“ Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian (bermaksud) mengajarkan agama kalian “.“ Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui “. “ Jika seorang hamba melahirkan tuannya dan jika engkau melihat seorang bertelanjang kaki dan dada. “ Engkau beriman kepada Allah. dia yang bertanya dia pula yang membenarkan.“ Tahukah engkau siapa yang bertanya ?”. Beliau bersabda.Hadits Arba'in Nawawy 11 shallallahu`alaihi wa sallam: “ Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada ilah (tuhan yang disembah) selain Allah. “ anda benar“. menunaikan zakat. beliau bersabda. rasulrasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk “. kitab-kitab-Nya. kemudian orang itu berlalu dan aku berdiam sebentar. miskin lagi penggembala domba. Aku berkata. Beliau bersabda. Kemudian dia bertanya lagi: “ Beritahukan aku tentang Iman “. dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. (Riwayat Muslim) . Kami semua heran. malaikat-malaikat-Nya. puasa Ramadhan dan pergi haji jika mampu “. “ Beritahukan aku tentang hari kiamat (kapan kejadiannya)”. Dia berkata.“ Beritahukan aku tentang tanda-tandanya “.

maka wajib baginya bertanya tentang hal tersebut meskipun dia mengetahuinya agar peserta yang hadir dapat mengambil manfaat darinya. penampilan dan kebersihan. Kemungkinan manusia. karena didalamnya terdapat pokokpokok ajaran Islam. • Hadits ini mengandung makna yang sangat agung karena berasal dari dua makhluk Allah yang terpercaya. Islam dan Ihsan. yaitu Iman. khususnya jika menghadapi ulama. Siapa yang menghadiri majlis ilmu dan menangkap bahwa orang–orang yang hadir butuh untuk mengetahui suatu masalah dan tidak ada seorangpun yang bertanya. 4. Disunnahkan pakaian. “Saya tidak tahu“. Jika seseorang yang ditanya tentang sesuatu maka tidak ada cela baginya untuk berkata. yaitu: Amiinussamaa’ (kepercayaan makhluk di langit/Jibril) dan Amiinul Ardh (kepercayaan makhluk di bumi/ Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam ) Kandungan Hadist : untuk memperhatikan kondisi 1. malaikat tampil dalam wujud . 3. orang-orang mulia dan penguasa. 2. dan hal tersebut tidak mengurangi kedudukannya.Hadits Arba'in Nawawy 12 Catatan: • Hadits ini merupakan hadits yang sangat dalam maknanya.

27:65. 22 : 7. 28 : 77. 3:79. 5 : 3 3. 5 : 5. 3 : 19. 6 : 82 dll. Hari akhir : 18 : 30. Islam: 2 : 112. 5 : 93 : 7 : 187. Tema-tema hadits : 1. Ilmu ghaib hanya Allah yang mengetahui: 2 : 3. 4 : 125. Tidak disukainya mendirikan bangunan yang tinggi dan membaguskannya selama tidak dibutuhkan. Termasuk tanda hari kiamat adalah banyaknya pembangkangan terhadap kedua orang tua. 40 : 66. 5. 6 : 50. 72 : 14. Di dalamnya terdapat dalil bahwa perkara ghaib tidak ada yang mengetahuinya selain Allah ta’ala.Hadits Arba'in Nawawy 13 5. 17 : 7. Sehingga anak-anak memperlakukan kedua orang tuanya sebagaimana seorang tuan memperlakukan hamba-sahayanya. Belajar & mengajarkan Islam : 16:43. Ihsan 4. Di dalamnya terdapat keterangan tentang adab dan cara duduk dalam majlis ilmu. 7. 7 : 188 6. 6. 9:122 . 21:7. Iman : 2 : 285. 2. 31 : 34 . 8.

Bersaksi bahwa tiada ilah selain Allah dan bahwa nabi Muhammad utusan Allah.Hadits Arba'in Nawawy 14 HADITS KETIGA ª W W x Ø z W K Kosa kata : : (saya) mendengar ( ) : Dibangun Terjemah hadits : Dari Abu Abdurrahman. menunaikan zakat. (Riwayat Turmuzi dan Muslim). Kandungan Hadist : 1. menegakkan shalat. Abdullah bin Umar bin Alh Khottob radiallahuanhuma dia berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Islam dibangun di atas lima perkara. . melaksanakan haji dan puasa Ramadhan. Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam menyamakan Islam dengan bangunan yang kokoh dan tegak di atas tiang-tiang yang kuat.

adabadabnya dan sunnah-sunnahnya agar dapat memberikan buahnya dalam diri seorang muslim yaitu meninggalkan perbuatan keji dan munkar karena shalat mencegah seseorang dari perbuatan keji dan munkar. Adanya keterkaitan rukun Islam satu sama lain. 6. 3. membenarkan kenabian Muhammad shallallahu`alaihi wa sallam . 7. Pernyataan tentang keesaan Allah dan keberadaanNya. Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: “ Iman itu memiliki tujuh puluh lebih cabang “ . 4. 5.Hadits Arba'in Nawawy 15 2. merupakan hal yang paling mendasar dibanding rukun-rukun yang lainnya. Wajibnya menunaikan ibadah haji dan puasa (Ramadhan) bagi setiap muslim. Nash di atas menunjukkan bahwa rukun Islam ada lima. dan masih banyak lagi perkara lain yang penting dalam Islam yang tidak ditunjukkan dalam hadits ini. Siapa yang mengingkarinya maka dia bukan seorang muslim berdasarkan ijma’. Selalu menegakkan shalat dan menunaikannya secara sempurna dengan syarat rukunnya. Wajib mengeluarkan zakat dari harta orang kaya yang sudah terpenuhi syarat-syarat zakat lalu memberikannya kepada orang-orang fakir dan yang membutuhkan.

16 : 36 2. Islam adalah aqidah dan amal perbuatan. Shalat 3. Tema-tema hadits : 1. 2 : 196. Puasa : 2 : 3. 73 : 20 : 3 : 97. 19 : 31. . 20 : 132. 2 : 185. Haji 5. Wala’ dan Bara’ dalam syahadatain: 2 : 256. Zakat 4. Tidak bermanfaat amal tanpa iman demikian juga tidak bermanfaat iman tanpa amal. 22 : 27 : 2 : 183. 19 : 55. : 9 : 71.Hadits Arba'in Nawawy 16 8.

Hadits Arba'in Nawawy 17 HADITS KEEMPAT W W¯ ¯ Wª ª ª .x Kosa kata : : menyampaikan (kpd kami) : Perut : Setetes darah : Bentuk tunggal dari : Kematian (nya) : Celaka : Penciptaan(nya) : Setetes mani : Segumpal daging : Meniup zK ª K .

kemudian menjadi segumpal daging selama empat puluh hari. ajalnya.Hadits Arba'in Nawawy 18 : Bahagia : Mendahului : Hasta (jarak antara telapak tangan dan siku) Terjemah Hadits : Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Mas’ud radiallahuanhu beliau berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang benar dan dibenarkan: Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya sebagai setetes mani selama empat puluh hari. kemudian berubah menjadi setetes darah selama empat puluh hari. sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli syurga hingga jarak antara dirinya dan syurga tinggal sehasta akan tetapi telah ditetapkan baginya ketentuan. Sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dirinya dan neraka tinggal sehasta akan tetapi telah ditetapkan baginya ketentuan. (Riwayat Bukhari dan Muslim). . Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan dia diperintahkan untuk menetapkan empat perkara: menetapkan rizkinya. dia melakukan perbuatan ahli syurga maka masuklah dia ke dalam syurga. dia melakukan perbuatan ahli neraka maka masuklah dia ke dalam neraka. Demi Allah yang tidak ada ilah selain-Nya. amalnya dan celaka atau bahagianya.

2. .Hadits Arba'in Nawawy 19 Kandungan Hadist : 1. 3. Karena sesungguhnya Allah mampu menciptakannya sekaligus. Maka hendaklah manusia tidak terpedaya dengan kondisinya saat ini. termasuk masalah bahagia dan celaka. Allah ta’ala mengetahui tentang keadaan makhlukNya sebelum mereka diciptakan dan apa yang akan mereka alami. 6. 7. 5. Amal perbuatan dinilai di akhirnya. Kehidupan ada di Tangan Allah. justru harus selalu mohon kepada Allah agar diberi keteguhan dan akhir yang baik (husnul khotimah). Tenang dalam masalah rizki dan qanaah (menerima) dengan mengambil sebab-sebab serta tidak terlalu mengejar-ngejarnya dan mencurahkan hati karenanya. Seseorang tidak akan mati kecuali dia telah menyempurnakan umurnya. Tidak mungkin bagi manusia di dunia ini untuk memutuskan bahwa dirinya masuk syurga atau neraka. Sebagian ulama dan orang bijak berkata bahwa dijadikannya pertumbuhan janin manusia dalam kandungan secara berangsur-angsur adalah sebagai rasa belas kasih terhadap ibu. akan tetapi amal perbuatan merupakan sebab untuk memasuki keduanya. 4. Disunnahkan bersumpah untuk mendatangkan kemantapan sebuah perkara dalam jiwa.

23 : 14 3. 4 : 18 . 64 : 11 : 2 : 132. Teori reproduksi manusia : 22 : 5. Takdir 4.Hadits Arba'in Nawawy 20 Tema-tema hadits : 1. Husnul khotimah : 57 : 22. Pengorbanan seorang ibu yang mengandung : 31 : 14 2.

Hadits Arba'in Nawawy 21 HADITS KELIMA W W x Kosa kata : : Mengada-ada : Tertolak W   z K Terjemah hadits: Dari Ummul Mu’minin. dalam riwayat Muslim disebutkan: siapa yang melakukan suatu perbuatan (ibadah) yang bukan urusan (agama) kami. maka dia tertolak. Ummu Abdillah. . (Riwayat Bukhari dan Muslim). perbuatan-perbuatan yang dinilai ibadah tetapi tidak bersumber dari ajaran Islam dan tidak memiliki landasan yang jelas. atau yang lebih dikenal dengan istilah bid’ah. maka dia tertolak). 1. Yang dimaksud adalah. Aisyah radhiallahuanha dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Siapa yang mengada-ada dalam urusan (agama) kami ini yang bukan (berasal) darinya4).

2. Larangan dari perbuatan berdasarkan syari’at. 4. Kesempurnaan Islam : 5 : 3. bid’ah yang buruk 3. Tema-tema hadits : 1. Islam adalah agama yang berdasarkan ittiba’ (mengikuti berdasarkan dalil) bukan ibtida’ (mengada-adakan sesuatu tanpa dalil) dan Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam telah berusaha menjaganya dari sikap yang berlebihlebihan dan mengada-ada. 17 : 36 . Agama Islam adalah agama yang sempurna tidak ada kurangnya. Bid’ah dan taklid : 57 : 27. 2. Setiap perbuatan ibadah yang tidak bersandar pada dalil syar’i ditolak dari pelakunya.Hadits Arba'in Nawawy 22 Kandungan Hadist : 1.

Hadits Arba'in Nawawy 23 HADITS KEENAM W W ª ª ª ª x Kosa kata : : Jelas : Samar/syubhat : Membebaskan : Terjerumus. nyaris : Segumpal daging ( ) ( ) ( ) : Rusak : Perkara-perkara : Menghindar : Kehormatan (nya) : Penggembala. : Baik. pemimpin : Batas. melakukan : Menggembala : Hampir. layak z . pematang.

Abu Daud berkata: Islam itu berkisar pada empat hadits. Saya mendengar Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda. Dan siapa yang terjerumus dalam perkara syubhat. jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk. maka akan terjerumus dalam perkara yang diharamkan. . Ketahuilah bahwa dalam diri ini terdapat segumpal daging. (Riwayat Bukhari dan Muslim) Catatan: • Hadits ini merupakan salah satu landasan pokok dalam syari’at. maka lambat laun dia akan memasukinya. kemudian dia menyebutkan hadits ini salah satunya. Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki larangan dan larangan Allah adalah apa yang Dia haramkan. Sebagaimana penggembala yang menggembalakan hewan gembalaannya di sekitar (ladang) yang dilarang untuk memasukinya. ketahuilah bahwa dia adalah hati “. Maka siapa yang takut terhadap syubhat berarti dia telah menyelamatkan agamanya dan kehormatannya. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh orang banyak. "Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. maka buruklah seluruh tubuh.Hadits Arba'in Nawawy 24 Terjemah hadits : Dari Abu Abdillah Nu’man bin Basyir radhiallahuanhu dia berkata.

Hati-hati dalam masalah agama dan kehormatan serta tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat mendatangkan persangkaan buruk. 7. 2. 1. 3. Pertanda ketakwaan seseorang jika dia meninggalkan perkara-perkara yang diperbolehkan karena khawatir akan terjerumus kepada hal-hal yang diharamkan. 6. hati. .Hadits Arba'in Nawawy 25 Kandungan Hadist : 1. Termasuk sikap wara’5) adalah meninggalkan syubhat. Menutup pintu terhadap peluang-peluang perbuatan haram serta haramnya sarana dan cara kearah sana. Wara’ adalah sikap yang timbul dari rasa takutnya seseorang terhadap perbuatan haram. 8. Banyak melakukan syubhat akan mengantarkan seseorang kepada perbuatan haram. Memberikan perhatian terhadap masalah karena padanya terdapat kebaikan fisik. Baiknya amal perbuatan anggota badan merupakan pertanda baiknya hati. 4. Menjauhkan perbuatan dosa kecil karena hal tersebut dapat menyeret seseorang kepada perbuatan dosa besar. 5.

22 : 46 4. 5 : 87 2.Hadits Arba'in Nawawy 26 Tema-tema hadits : 1. 16 : 115. Allah Maha Berkuasa (Raja) : 5 : 40. Penetapan halal dan haram : 2 : 275. Menghindari syubhat 3. Kedudukan hati : 49 : 12 : 26 : 89. 16 : 106. 114 : 2 .

tidak menyekutukan-Nya. Yang dimaksud adalah bahwa nasehat merupakan penopang agama. . menghormatinya. mensucikannya dari segala kekurangan. Nasehat adalah: ungkapan yang menyeluruh berupa keinginan yang mencakup semua kebaikan. (Riwayat Bukhari dan Muslim) Kandungan Hadits: 1. Rasul-Nya dan kepada pemimpan kaum muslimin dan rakyatnya 8).Yang dimaksud dengan nasehat kepada Allah adalah beriman kepada-Nya. melaksanakannya ajarannya dll. Agama Islam berdiri tegak di atas upaya saling menasihati. Nasihat wajib dilakukan sesuai kemampuan. maka harus selalu saling menasihati di antara masing-masing individu muslim. beriman kepada semua yang dibawanya. kitab-Nya. Nasehat kepada Rasul-Nya adalah membenarkan risalahnya. 3. 1. 2.Hadits Arba'in Nawawy 27 HADITS KETUJUH W x K zK W Dari Abu Ruqoyah Tamim Ad Daari radhiallahuanhu. sesungguhnya Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Agama adalah Beliau nasehat6)7). kami berkata: Kepada siapa? bersabda: Kepada Allah. ta’at kepada-Nya dan tidak bermaksiat kepada-Nya. 2.

3: 110. Pentingnya selalu upaya mengingatkan: 51 : 55. untuk saling . 41 : 33 2. 87 : 9.Hadits Arba'in Nawawy 28 Tema hadits dan ayat yang terkait dengannya: 1. Da’wah dan Amar Ma’ruf Nahi munkar : 3 : 104.

Hadits Arba'in Nawawy 29 HADITS KEDELAPAN ª z x Kosa kata : : Aku diperintahkan : Bentuk jamak dari : darah W : (aku) Memerangi : Mereka terlindung Terjemah hadits : Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma sesungguhnya Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah. Jika mereka melakukan hal itu maka darah dan harta mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka ada pada Allah ta’ala (Riwayat Bukhari dan Muslim) . menegakkan shalat. menunaikan zakat.

sejumlah rakyatnya ada yang kembali kafir. Maklumat peperangan kepada mereka yang berlaku musyrik hingga mereka masuk Islam. Kandungan Hadist : 1.. Diperbolehkannya hukuman mati bagi setiap muslim jika dia melakukan perbuatan yang menuntut dijatuhkannya hukuman itu seperti: Berzina bagi orang yang sudah menikah (muhshan). Maka Umar bin Khottob menegurnya seraya berkata: “ Bagaimana kamu akan memerangi mereka yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallah sedangkan Rasulullah telah bersabda: Aku diperintahkan….9) hingga akhirnya Umar menerima dan ikut bersamanya memerangi mereka.(seperti hadits diatas)” . 1.Hadits Arba'in Nawawy 30 Catatan: • Hadits ini secara praktis dialami pada zaman kekhalifahan Abu Bakar As-Shiddiq. Diperbolehkannya membunuh orang yang mengingkari shalat dan memerangi mereka yang menolak membayar zakat. 3. Maka Abu Bakar bertekad memerangi mereka termasuk di antaranya mereka yang menolak membayar zakat. 4. . 2. Maka berkatalah Abu Bakar: “Sesungguhnya zakat adalah haknya harta“. Tidak diperbolehkan berlaku sewenang-wenang terhadap harta dan darah kaum muslimin. Maksudnya adalah bahwa mereka yang tidak membayar zakat berhak diperangi berdasarkan hak (ajaran) Islam seperti yang disinggung dalam hadits.

Aqidah dan syariat harus ditegakkan : 42 : 13. Besarnya kedudukan zakat : 9 : 34 . 4: 93 3. Perlindungan nyawa dan harta: 2: 188. Dalam hadits ini terdapat jawaban bagi kelompok murji’ah yang mengira bahwa iman tidak membutuhkan amal perbuatan.Hadits Arba'in Nawawy 31 membunuh orang lain dengan sengaja meninggalkan agama dan jamaahnya. 2. Tema-tema hadits : 1. 6. dan 5. pelaku bid’ah yang Allah dan menjalankan 7. Tidak mengkafirkan menyatakan keesaan syari’at-Nya. Di dalamnya terdapat dalil bahwa diterimanya amal yang zhahir dan menghukumi berdasarkan sesuatu yang zhahir sementara yang tersembunyi diserahkan kepada Allah.

Sesungguhnya kehancuran orang-orang sebelum kalian adalah karena banyaknya pertanyaan mereka (yang tidak berguna) .Hadits Arba'in Nawawy 32 HADITS KESEMBILAN W W x zK Kosa kata : : (Aku) larang kalian : Mereka menghindarinya : (Aku) perintahkan : Menghancurkan kalian Terjemah hadits : Dari Abu Hurairah Abdurrahman bin Sakhr radhiallahuanhu dia berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Apa yang aku larang hendaklah kalian menghindarinya dan apa yang aku perintahkan maka hendaklah kalian laksanakan semampu kalian.

7. 5. Siapa yang tidak mampu melakukan perbuatan yang diperintahkan secara keseluruhan dan dia hanya mampu sebagiannya saja maka dia hendaknya melaksanakan apa yang dia mampu laksanakan. Perkara yang mudah tidak gugur karena perkara yang sulit. ta’at dan menempuh jalan keselamtan dan kesuksesan. Menolak keburukan lebih mendatangkan kemaslahatan. Wajibnya menghindari semua apa yang dilarang oleh Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam. 4. Wajib mengikuti Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam. . Al Hafiz berkata: Dalam hadits ini terdapat isyarat untuk menyibukkan diri dengan perkara yang lebih penting yang dibutuhkan saat itu ketimbang perkara yang saat tersebut belum dibutuhkan. diutamakan dari 6. Larangan untuk saling bertikai dan anjuran untuk bersatu dan bersepakat. Allah tidak akan membebankan kepada seseorang kecuali sesuai dengan kadar kemampuannya. 8.Hadits Arba'in Nawawy 33 dan penentangan mereka terhadap nabi-nabi mereka. (Bukhari dan Muslim) Pelajaran : 1. 3. 2.

Berdebat yang tak berguna dan bertikai. Patuh kepada Rasulullah sallam : 59 : 7. 8 : 46 shallallahu`alaihi wa 2. 3.Hadits Arba'in Nawawy 34 Tema hadits dan ayat yang terkait: 1. sumber kehancuran : 40 : 5 . Bertakwa sebatas kemampuan : 64 : 16 .

ã≅ß™”9$# $pκš‰r'≈tƒ ® : šÏ%©!$# $y㕃r'≈tƒ ® : 〈 ( $sÏ=≈|¹ (#θè=uΗùå$#uρ ÏM≈t6Íh‹©Ü9$# 〈 öΝä3≈sΨø%y—u‘ $tΒ ÏM≈t6ÍhŠsÛ ÏΒ (#θè=à2 (#θãΖtΒ#u™ ª K ª x Kosa kata : : Menerima : Kusut : Memanjangkan/ mengangkat : Panjang / jauh : Berdebu / dekil : Maka dari mana/ bagaimana z ª .Hadits Arba'in Nawawy 35 HADITS KESEPULUH W W zÏΒ (#θè=ä.

Pelajaran : 1.Hadits Arba'in Nawawy 36 Terjemah hadits : Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya Allah ta’ala itu baik. . Kemudian beliau menyebutkan ada seseorang melakukan perjalan jauh dalam keadaan kusut dan berdebu. padahal makanannya haram. 2. Allah ta’ala tidak menerima kecuali sesuatu yang baik. Dalam hadits di atas terdapat pelajaran akan sucinya Allah ta’ala dari segala kekurangan dan cela. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang beriman sebagaimana dia memerintahkan para rasul-Nya dengan firman-Nya: Wahai Para Rasul makanlah yang baik-baik dan beramal shalehlah. tidak menerima kecuali yang baik. (Riwayat Muslim). 3. maka (jika begitu keadaannya) bagaimana doanya akan dikabulkan. pakaiannya haram dan kebutuhannya dipenuhi dari sesuatu yang haram. Dia mengangkatkan kedua tangannya ke langit seraya berkata: Ya Tuhanku. minumannya haram. Ya Tuhanku. Maka siapa yang bersedekah dengan barang haram tidak akan diterima. Dan Dia berfirman: Wahai orangorang yang beriman makanlah yang baik-baik dari apa yang Kami rizkikan kepada kalian. Sesuatu yang disebut baik adalah apa yang dinilai baik disisi Allah ta’ala.

32 : 16 . Tema hadits dan ayat yang terkait : 1.Hadits Arba'in Nawawy 37 4. 5. Doa orang yang sedang safar dan yang hatinya sangat mengharap akan terkabul. Berlarut-larut dalam perbuatan haram akan menghalangi seseorang dari terkabulnya doa. Dalam hadits terdapat sebagian sebab-sebab dikabulkannya do’a: Perjalanan jauh. Mengkonsumsi yang halal : 5 : 88 3. Meratap dalam berdoa : 19 : 3. meratap dalam berdoa. Anjuran untuk berinfaq dari barang yang halal dan larangan untuk berinfaq dari sesuatu yang haram. 9. minuman dan pakaian dengan sesuatu yang halal. 8. Orang yang maksiat tidak termasuk mereka yang dikabulkan doanya kecuali mereka yang Allah kehendaki. mengangkat kedua tangan ke langit. 6. kondisi yang bersahaja dalam pakaian dan penampilan dalam keadaan kusut dan berdebu. Seorang hamba akan diberi ganjaran jika memakan sesuatu yang baik dengan maksud agar dirinya diberi kekuatan untuk ta’at kepada Allah. 10. Makan barang haram dapat merusak amal dan menjadi penghalang diterimanya amal perbuatan. 7. Mempersembahkan yang terbaik untuk Allah: 28 : 77 2. . keinginan kuat dalam permintaan. mengkonsumsi makanan.

(Riwayat Turmuzi dan dia berkata. cucu Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam dan kesayangannya radhiallahuanhuma dia berkata: Saya menghafal dari Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam (sabdanya): Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu. Haditsnya hasan shahih) : Tinggalkan : Meragukan-(mu) W W Ø z .Hadits Arba'in Nawawy 38 PELAJARAN KESEBELAS W K x Kosa kata : ( ) : (saya) menghafal ( ) Terjemah hadits: Dari Abu Muhammad Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib.

Hadits Arba'in Nawawy

39

Kandungan Hadits: 1. Meninggalkan syubhat dan mengambil yang halal akan melahirkan sikap wara’. 2. Keluar dari ikhtilaf ulama lebih utama karena hal tersebut lebih terhindar dari perbuatan syubhat, khususnya jika di antara pendapat mereka tidak ada yang dapat dikuatkan. 3. Jika keraguan bertentangan dengan keyakinan maka keyakinan yang diambil. 4. Sebuah perkara harus jelas berdasarkan keyakinan dan ketenangan. Tidak ada harganya keraguan dan kebimbangan. 5. Berhati-hati dari sikap meremehkan urusan agama dan masalah bid’ah. terhadap

6. Siapa yang membiasakan perkara syubhat maka dia akan berani melakukan perbuatan yang haram. Tema hadits dan ayat yang terkait : 1. Meninggalkan keragu-raguan: 14 : 10, 49 : 15, 2 : 2

Hadits Arba'in Nawawy

40

HADITS KEDUA BELAS

W
Ø Kosa kata : ( ) (dia) meninggalkan ( ) : Penting (baginya) z x

W
Ù

Terjemah hadits: Dari Abu Hurairah radhiallahunhu dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya. (Hadits Hasan riwayat Turmuzi dan lainnya) Pelajaran: 1. Termasuk sifat-sifat orang muslim adalah dia menyibukkan dirinya dengan perkara-perkara yang mulia serta menjauhkan perkara yang hina dan rendah. 2. Pendidikan bagi diri dan perawatannya dengan meninggalkan apa yang tidak bermanfaat di dalamnya.

Hadits Arba'in Nawawy

41

3. Menyibukkkan diri dengan sesuatu yang tidak bermanfaat adalah kesia-siaan dan merupakan pertanda kelemahan iman. 4. Anjuran untuk memanfaatkan waktu dengan sesuatu yang manfaatnya kembali kepada diri sendiri bagi dunia maupun akhirat. 5. Ikut campur terhadap sesuatu yang bukan urusannya dapat mengakibatkan kepada perpecahan dan pertikaian di antara manusia. Tema hadits dan ayat yang terkait:
1. Optimalisasi waktu dan potensi : 103 : 1-3, 2 : 148

2. Meninggalkan hidup terlena : 63 : 9, 31 : 6

Seorang mu’min dengan mu’min yang lainnya bagaikan satu jiwa. . Anas bin Malik radiallahuanhu. (Riwayat Bukhari dan Muslim) Kandungan Hadist : 1. dari Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam. pembantu Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam.Hadits Arba'in Nawawy 42 HADITS KETIGA BELAS W x z Kosa kata : : Mencintai ( ) ( ) : (untuk) diri-(nya) Terjemah hadits : Dari Abu Hamzah. "Tidak beriman salah seorang di antara kamu hingga dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri. jika dia mencintai saudaranya maka seakan-akan dia mencintai dirinya sendiri. beliau bersabda.

bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan. Iman dapat bertambah dan berkurang. Menyakiti saudara sama dengan menyakiti diri sendiri : 49 : 12 2. 3 : 103 . Ukhuwwah Islamiah : 49 : 10.Hadits Arba'in Nawawy 43 2. 4. Menjauhkan perbuatan hasad (dengki) dan bahwa hal tersebut bertentangan dengan kesempurnaan iman. 3. Tema-tema hadits : 1. Anjuran untuk menyatukan hati.

Hadits Arba'in Nawawy 44 HADITS KEEMPAT BELAS W W ¯ x Kosa kata : : Halal : Yang sudah menikah berzina : Yang meninggalkan dirinya Terjemah hadits : Dari Ibnu Mas’ud radiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bahwa saya (Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam) adalah utusan Allah kecuali dengan tiga sebab: Duda/janda (orang yang telah pernah menikah) yang berzina. (Riwayat Bukhari dan Muslim) : Memisahkan : Darah : Orang yang W z ¯ . dan meninggalkan agamnya berpisah dari jamaahnya. membunuh orang lain (dengan sengaja).

3. Nyawa seorang muslim dilindungi : 4 : 93 2. Hukum pidana dalam Islam sangat keras. Tidak boleh menumpahkan darah kaum muslimin kecuali dengan tiga sebab. yaitu: zina muhshon (orang yang sudah menikah). 6. 4. Sesungguhnya agama yang disepakati adalah yang dipegang oleh jamaah kaum muslimin. Tema-tema hadits : 1. membunuh manusia dengan sengaja dan meninggalkan agamanya (murtad) berpisah dari jamaah kaum muslimin.Hadits Arba'in Nawawy 45 Kandungan Hadist : 1. pembunuhan dan murtad. Islam sangat menjaga kehormatan. Hadits di atas menunjukkan pentingnya menjaga kehormatan dan kesucian. 2. Dalam hadits tersebut merupakan ancaman bagi siapa yang membunuh manusia yang diharamkan oleh Allah ta’ala. hal itu bertujuan untuk mencegah (preventif) dan melindungi. Hukuman dalam Islam perlindungan : 2 : 179 sebagai bentuk . nyawa dan agama dengan menjatuhkan hukuman mati kepada mereka yang mengganggunya seperti dengan melakukan zina. maka wajib dijaga dan tidak boleh keluar darinya. Pendidikan bagi masyarakat untuk takut kepada Allah ta’ala dan selalu merasa terawasi oleh-Nya dalam keadaan tersembunyi atau terbuka sebelum dilaksanakannya hukuman. 5. 7.

sesungguhnya Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda.Hadits Arba'in Nawawy 46 HADITS KELIMA BELAS W x Kosa kata : ( () ) : (hendaklah) dia diam : Tetangga-(nya) () z. "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam. : Memuliakan : Tamu-(nya) Terjemah hadits : Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu. siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya" (Riwayat Bukhari dan Muslim) .

Memuliakan tamu termasuk di antara kemuliaan akhlak dan pertanda komitmennya terhadap syariat Islam. Termasuk menghormati tetangga dan memperhatikan serta tidak menyakitinya. 2. Islam sangat menjaga agar seorang muslim berbicara apa yang bermanfaat dan mencegah perkataan yang diharamkan dalam setiap kondisi. Iman terkait langsung dengan kehidupan seharihari. Tidak memperbanyak pembicaraan yang diperbolehkan. 5. Islam menyerukan kepada sesuatu yang dapat menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang dikalangan individu masyarakat muslim. 10. 3. . Termasuk kesempurnaan iman adalah perkataan yang baik dan diam dari selainnya. sedangkan menjaga pembicaraan merupakan jalan keselamatan. 9. Wajib berbicara saat dibutuhkan.Hadits Arba'in Nawawy 47 Pelajaran: 1. kesempurnaan iman adalah 7. 8. Anjuran untuk mempergauli orang lain dengan baik. karena hal tersebut dapat menyeret kepada perbuatan yang diharamkan atau yang makruh. khususnya jika bertujuan menerangkan yang haq dan beramar ma’ruf nahi munkar. Berlebih-lebihan dalam pembicaraan dapat menyebabkan kehancuran. 6. 4.

Hadits Arba'in Nawawy 48 Tema hadits dan ayat-ayat Al Quran yang terkait : 1. Sikap mulia terhadap tamu : 51 : 24-27 . 4. Menjaga perkataan: 50 : 18. 3. Hubungan baik dengan tetangga : 4 : 36. Iman dan pengaruhnya dalam prilaku keseharian: 16: 97 2.

Maka beliau bersabda: Jangan engkau marah.Hadits Arba'in Nawawy 49 HADITS KEENAM BELAS x ( ) (saya) z W W : Jangan : Mengulanginya : Berkali-kali W Kosa kata : : Nasihatilah : (engkau) marah Terjemah hadits: Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu sesungguhnya seseorang bertanya kepada Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam: (Ya Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam ) nasihatilah saya. . menambah wawasan ilmu yang bermanfaat serta memberikan nasihat yang baik. Anjuran bagi setiap muslim untuk memberikan nasihat dan mengenal perbuatan-perbuatan kebajikan. Dia menanyakan hal itu berkali-kali. Beliau bersabda : Jangan kamu marah. (Riwayat Bukhari) Kandungan Hadist: 1.

3. Dianjurkan untuk mengulangi pembicaraan hingga pendengar menyadari pentingnya dan kedudukannya. Larangan marah.Hadits Arba'in Nawawy 50 2. Tema hadits : 1. Meninggalkan sifat pemarah : 3 : 159. 3 : 134 .

Hadits Arba'in Nawawy 51 HADITS KETUJUH BELAS W x Kosa kata : : Berlaku baik : Cara membunuh : Cara menyembelih ( ) : Pisau. Jika kalian membunuh maka berlakulah baik dalam hal tersebut. Jika kalian ) : Hewan sembelihan(nya) zK ª .(nya) / alat menyembelih ( ) : (kalian) membunuh ( ) : (kalian) menyembelih : Mengasah/ menajamkan : Senangilah ( Terjemah hadits: Dari Abu Ya’la Syaddad bin Aus radhiallahuanhu dari Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya Allah telah menetapkan perbuatan baik (ihsan) atas segala sesuatu.

(Riwayat Muslim) Kandungan Hadist: 1. Berbuat baik hingga kepada seluruh makhluk (ihsan) : 2 : 195 .Hadits Arba'in Nawawy 52 menyembelih berlakulah baik dalam hal itu. Tidak boleh membebaninya diluar kemampuannya serta tidak menyiksanya saat menyembelihnya. Syariat Islam menuntut perbuatan ihsan kepada setiap makhluk termasuk di antaranya adalah hewan. Tema-tema hadits : 1. Termasuk ihsan juga adalah terhadap hewan ternak dan belas kasih terhadapnya. 3. Tidak boleh menyiksa dan merusak tubuh sebagai sasaran dan tujuan. 2. Profesionalisme : 28 : 77 2. hendaklah kalian mengasah pisaunya dan menyenangkan hewan sembelihannya. tidak juga boleh menyayatnyayat orang yang dihukum qishash.

 Ø ( ) . Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman. "haditsnya hasan. dia berkata. dan Mu’az bin Jabal radhiallahuanhuma dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada.“ (Riwayat Turmuzi.Hadits Arba'in Nawawy 53 HADITS KEDELAPAN BELAS ª W z x Kosa kata : ( ) : Bertakwalah (kepada Allah) : Ikutilah : Menghapus-(nya) : Dimana saja : Keburukan : Pergaulilah ( ) :(dengan) akhlak Terjemah hadits: Dari Abu Zar. pada sebagian cetakan dikatakan hasan shahih). iringilah keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapusnya dan pergauilah manusia dengan akhlak yang baik .

Akhlak mulia : 68 : 4 . Bersegera melakukan ketaatan setelah keburukan secara langsung. Hal tersebut dapat menghilangkan dampak negatif pergaulan. Takwa. Takwa kepada Allah merupakan kewajiban setiap muslim dan dia merupakan asas diterimanya amal shaleh. kebahagiaan dan ketenangan di dunia dan akhirat. Menjaga pergaulan yang baik merupakan kunci kesuksesan. Bersungguh-sungguh menghias diri dengan akhlak mulia. bekal disetiap tempat dan waktu : 2 : 197 2. Tema-tema hadits: 1. karena kebaikan akan menghapus keburukan.Hadits Arba'in Nawawy 54 Kandungan Hadist: 1. 4. 2. 3.

Hadits Arba'in Nawawy 55 HADITS KESEMBILAN BELAS W W Wª ¯ ¯ W Ø ú ¯ Kx ª z W Ø Ù  ¯ ¯ Kosa kata : : Dibelakang ( ) : (saya) ajarkan (engkau) : Peliharalah ( ) : Dihadapan-(mu) /jagalah ( ) : (engkau) minta ( ) : Berkumpul. pertolongan ( ) : memberikan ( ) : Mendatangkan manfaat bahaya (kepadamu) (kepadamu) .

Hadits Arba'in Nawawy 56 ( ) ( ) : Diangkat dari : Kering dari : Bentuk jamak : Bentuk jamak yaitu: catatan Terjemah hadits : Dari Abu Al Abbas Abdullah bin Abbas radhiallahuanhuma. (Riwayat Turmuzi dan dia berkata: Haditsnya hasan shahih). Jagalah Allah niscaya Dia akan selalu berada di hadapanmu11). Pena telah diangkat dan lembaran telah kering12) . Maksudnya adalah segala sesuatu telah ditakdirkan dan dibukukan pencatatannya oleh Allah ta’ala. niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkan bagimu. mintalah kepada Allah. Jika kamu meminta. 2. 1. dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu. niscaya Dia akan menjagamu. beliau berkata: Suatu saat saya berada dibelakang nabi shallallahu`alaihi wa sallam. maka beliau bersabda: Wahai ananda. saya akan mengajarkan kepadamu empat perkara: Jagalah Allah10). mohonlah pertolongan kepada Allah. mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu. 3. Maksudnya adalah bertakwalah kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. jika kamu memohon pertolongan. Dengan pertolongan dan perlindungan-Nya. . Ketahuilah sesungguhnya jika suatu umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu.

Tidak mengarahkan permintaan apapun (yang tidak dapat dilakukan makhluk) selain kepada Allah semata. 4. Perhatian Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam dalam mengarahkan umatnya serta menyiapkan generasi mu’min idaman. niscaya engkau akan mendapatkan-Nya di depanmu.Hadits Arba'in Nawawy 57 Dalam sebuah riwayat selain Turmuzi dikatakan: Jagalah Allah. Manusia tidak akan mengalami musibah kecuali berdasarkan ketetapan Allah ta’ala. Termasuk adab pengajaran adalah menarik perhatian pelajar agar timbul keinginannya terhadap pengetahuan sehingga hal tersebut lebih terkesan dalam dirinya. Kandungan Hadist : 1. . Beramal saleh serta melaksanakan perintah Allah dapat menolak bencana dan mengeluarkan seseorang dari kesulitan. Ketahuilah bahwa apa yang tidak ditakdirkan atasmu tidak akan menimpamu dan apa yang menimpamu itulah yang ditakdirkan atasmu. 2. nicsaya Allah akan menjaganya di dunia dan akhirat. 6. Siapa yang konsekwen melaksanakan perintahperintah Allah. Kenalilah Allah di waktu senggang niscaya Dia akan mengenalmu di waktu susah. 3. 5. ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran dan kemudahan bersama kesulitan dan kesulitan bersama kemudahan).

7 : 188. 25 : 74. Tema-tema hadits : 1. Musibah dan keberuntungan hanya datang dari Allah: 64 : 11.Hadits Arba'in Nawawy 58 7. 9 : 51. 10 : 49. Menyiapkan generasi beriman: 4 : 9. Menghormati waktu dan menggunakannya untuk sesuatu yang bermanfaat sebagaimana Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam memanfaatkan waktunya saat beliau berkendaraan. 112 :2 3. Allah tempat bergantung dan berlindung: 1 : 5. . 46 :15 2.

( ) : (maka) ( ) perbuatlah sukai Terjemah hadits: Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amr Al Anshary Al Badry radhiallahuanhu dia berkata. . (Riwayat Bukhari). ( ) artinya: tidak .Hadits Arba'in Nawawy 59 HADITS KEDUA PULUH W ¯ x z W K Kosa kata : : didapatkan Diketahui. Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya ungkapan yang telah dikenal orang-orang dari ucapan nabi-nabi terdahulu adalah: Jika engkau tidak malu perbuatlah apa yang engkau suka. : Kenabian : (engkau) malu : (yang engkau) : Huruf nafi.

4. 2. Malu merupakan tema yang telah disepakati oleh para nabi dan tidak terhapus ajarannya. 5. 6. Di antara manfaat rasa malu adalah ‘Iffah (menjaga diri dari perbuatan tercela) dan Wafa’ (menepati janji). Rasa malu merupakan prilaku dan dapat dibentuk. 7. Malu merupakan landasan akhlak mulia dan selalu bermuara kepada kebaikan. Tema hadits : 1. Rasa malu merupakan cabang iman yang wajib diwujudkan. maka jangan harap lagi (kebaikan) darinya sedikitpun.Hadits Arba'in Nawawy 60 Kandungan Hadist : 1. Tidak ada rasa malu dalam mengajarkan hukumhukum agama serta menuntut ilmu dan kebenaran. dan siapa yang sedikit rasa malunya semakin sedikit kebaikannya. Menumbuhkan 33:53 rasa malu sesuai proporsinya: . Siapa yang banyak malunya lebih banyak kebaikannya. Maka setiap orang yang memiliki tanggung jawab hendaknya memperhatikan bimbingan terhadap mereka yang menjadi tanggung jawabnya. Jika seseorang telah meninggalkan rasa malu. Allah ta’ala berfirman: “ Dan Allah tidak malu dari kebenaran “ (33 : 53). 3.

katakan kepada saya tentang Islam sebuah perkataan yang tidak saya tanyakan kepada seorangpun selainmu. z W K¯ W Terjemah hadits : Dari Abu Amr. . saya berkata: Wahai Rasulullah. kemudian berpegang teguhlah. Amal saleh dapat menjaga keimanan. -ada juga yang mengatakan. 2. berpegang teguhlah. Beliau bersabda. Kandungan Hadist : 1. Katakanlah: saya beriman kepada Allah.: Abu ‘Amrah. (Riwayat Muslim). Iman kepada Allah ta’ala harus mendahului ketaatan.Hadits Arba'in Nawawy 61 HADITS KEDUAPULUH SATU W W x Kosa kata : : (saya) bertanya : Istiqomah-lah. Sufyan bin Abdillah Ats Tsaqofi radhiallahuanhu dia berkata.

2 : 217.Hadits Arba'in Nawawy 62 3. 6. 2 :220. Perintah untuk istiqomah dalam tauhid dan ikhlas beribadah hanya kepada Allah semata hingga mati. Istiqomah merupakan derajat yang tinggi. 2 : 512. Keinginan yang kuat dari para shahabat dalam menjaga agamanya dan merawat keimanannya. Iman dan amal dilaksanakan. Tema-tema hadits: 1. 46 : 13. Bertanya untuk mendapatkan kebaikan : 2 : 149. 2 : 219. 72 : 16. 2 : 219. 2. Iman dan istiqomah: 41 : 30. 5. 15 : 99 . saleh keduanya harus 4.

Maksud mengharamkan yang haram adalah: menghindarinya dan maksud menghalalkan yang halal adalah: mengerjakannya dengan keyakinan akan kehalalannya . Menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram13) dan saya tidak tambah sedikitpun. Jabir bin Abdullah Al Anshary radhiallahuanhuma: Seseorang bertanya kepada Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam. apakah (saya) ( ) : menghalalkan / : Apakah (saya) zK  W 1. . seraya berkata: Bagaimana pendapatmu jika saya melaksanakan shalat yang wajib. berpuasa Ramadhan.Hadits Arba'in Nawawy 63 HADITS KEDUAPULUH DUA W W ª x Kosa kata: : Shalat-shalat fardu ( ) : mengharamkan Terjemah hadits: Dari Abu Abdullah.

Hadits Arba'in Nawawy 64 saya akan masuk surga? Beliau bersabda: Ya. Rindu syurga : 3 : 133. Amal saleh merupakan sebab masuknya seseorang ke dalam syurga. 7 : 157 . (Riwayat Muslim) Catatan: * Seseorang yang bertanya dalam riwayat diatas adalah: An Nu’man bin Qauqal. Tema-tema hadits : 1. tidak ada yang berhak menentukannya kecuali Allah ta’ala. 2. tentang kewajibannya dan apa yang dihalalkan dan diharamkan baginya jika hal tersebut tidak diketahuinya. Memperhatikan halal haram dalam kehidupan: 9 : 29. Evaluasi diri / muhasabah: 59 : 18 2. Penghalalan dan pengharaman merupan aturan syariat. 3. Setiap muslim dituntut untuk bertanya kepada ulama tentang syariat Islam. 4. Kandungan Hadist: 1. 66 : 11 3. 66 : 1. Keinginan dan perhatian yang besar dari para shahabat serta kerinduan mereka terhadap syurga serta upaya mereka dalam mencari jalan untuk sampai ke sana.

sebagian : Bukti : Menjual . Terjemah hadits : Dari Abu Malik Al Haritsy bin ‘Ashim Al ‘Asy’ary radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Bersuci sebagian dari iman. Al Hamdulillah dapat memenuhi dan : Memerdekakan kembali kepada kalimat : Setengah.Hadits Arba'in Nawawy 65 HADITS KEDUAPULUH TIGA W W – x z – ­ K Kosa kata : : Bersuci ( ) : Memenuhi : Berangkat (pagi hari) : Menghancurkan pada kalimat (jiwa) .

5. Shalat adalah cahaya15). Semua manusia berangkat menjual dirinya17). Kandungan Hadist: 1. karena itu harus diperhatikan. 3. Amal perbuatan akan ditimbang pada hari kiamat dan dia memiliki beratnya. 2. Bersuci merupakan syarat sahnya ibadah. Seruan untuk berinfaq pada jalan-jalan kebaikan dan bersegera melakukannya di mana hal tersebut merupakan pertanda benarnya keimanan. . kewara’annya dan ketakwaannya. 1. 4. Subhanallah dan Al Hamdulillah dapat memenuhi antara langit dan bumi. 4. Bukti akan kebenaran keimanannya.Hadits Arba'in Nawawy 66 timbangan14). bertambah dengan amal saleh dan keta’atan dan berkurang dengan maksiat dan dosa. 2. shadaqah adalah bukti16). Dikatakan cahaya karena shalat dapat menunjukkan seseorang kepada perbuatan yang baik. membedakannya dengan akhlaknya dan perilakunya. (Riwayat Muslim). ada yang membebaskan dirinya (dari kehinaan dan azab) ada juga yang menghancurkan dirinya. 3. Al Quran dapat menjadi saksi yang meringankanmu atau yang memberatkanmu. Menjual dirinya baik kepada Allah ta’ala dengan menta’ati-Nya atau kepada syetan dengan bermaksiat kepada-Nya. Iman merupakan ucapan dan perbuatan. Menjaga shalat akan mendatangkan petunjuk dan memperbaiki kondisi seorang muslim terhadap manusia. Maksudnya adalah timbangan kebaikan seorang hamba pada hari kiamat.

Hadits Arba'in Nawawy 67 6. Shadaqah : 9 : 108. Anjuran untuk bersabar tatkala mengalami musibah. Keutamaan dan kekuatan zikir: 8 : 45. 57 : 18. khususnya apa yang dialami seorang muslim karena perbuatan amar ma’ruf nahi munkar. 7 : 204. 7. mengamalkan kandungan-kandungannya karena hal tersebut dapat memberi syafaat bagi seorang hamba pada hari kiamat. 33 : 35. 4. 13 : 28 : 2 : 261. Interaksi dengan Al Quran : 4 : 82. 2 : 222 2. Tema-tema hadits : 1. Perbuatan manusia kembali kepada dirinya: 17 : 7 . Semangat membaca Al Quran dengan pemahaman dan men-tadabbur-kan (merenungkan) ma’nanya. 25 : 30 5. Keutamaan bersuci 3. 8. Seorang muslim harus menggunakan waktu dan umurnya dalam keta’atan kepada Allah ta’ala serta tidak mengabaikan karena kesibukan lainnya.

Hadits Arba'in Nawawy 68 HADITS KEDUAPULUH EMPAT W K K K K ª K K K K x zK .

: Jarum ( ) : (Aku) menghitung(nya) ( ) : (Aku) kembalikan (balasannya) (kepada kalian) .Hadits Arba'in Nawawy 69 Kosa kata : : (kalian) saling menzalimi )( ) : (aku) berikan hidayah (kepadanya) : Lapar : Sesat : Hendaklah kalian minta hidayah dariku ( )( ) : (Aku) berikan makan (kepadanya) : Telanjang ( : Mintalah makan kepada-Ku ( )( ) : (Aku) memberi : Mintalah pakaian pakaian kepada-Ku. bukit. (kepadanya) : (kalian) : (kalian) melakukan sampai. dapat kesalahan : Yang paling : Menambah bertaqwa : Orang paling : Mengurangi durhaka : Tempat.

Wahai hamba-Ku seandainya sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir.Hadits Arba'in Nawawy 70 Terjemah hadits : Dari Abu Dzar Al Ghifari radhiallahuanhu dari Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam sebagaimana beliau riwayatkan dari Rabbnya Azza Wajalla bahwa Dia berfirman 18): Wahai hambaku. sesungguhya aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku telah menetapkan haramnya (kezaliman itu) di antara kalian. maka janganlah kalian saling berlaku zalim. Wahai hamba-Ku kalian semuanya melakukan kesalahan pada malam dan siang hari dan Aku mengampuni dosa semuanya. Wahai hamba-Ku sesungguhnya tidak ada kemudharatan yang dapat kalian lakukan kepada-Ku sebagaimana tidak ada kemanfaatan yang kalian berikan kepada-Ku. Wahai hamba-Ku seandainya sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir. maka mintalah ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni. kalian semuanya telanjang kecuali siapa yang aku berikan kepadanya pakaian. dari golongan 1. . maka mintalah makan kepada-Ku niscaya Aku berikan kalian makanan. Wahai hamba-Ku semua kalian adalah sesat kecuali siapa yang Aku beri hidayah. kalian semuanya kelaparan kecuali siapa yang aku berikan kepadanya makanan. Wahai hamba-Ku. Hadits seperti ini disebut hadits qudsi. Wahai hamba-Ku. yaitu hadits yang maknanya dari Allah dan redaksinya dari Rasulullah. maka mintalah hidayah kepada-Ku niscaya Aku akan memberikan kalian hidayah. maka mintalah pakaian kepada-Ku niscaya Aku berikan kalian pakaian. dari kalangan manusia dan jin semuanya berada dalam keadaan paling bertakwa di antara kamu. niscaya hal tersebut tidak menambah kerajaan-Ku sedikitpun.

Hadits Arba'in Nawawy

71

manusia dan jin diantara kalian, semuanya seperti orang yang paling durhaka di antara kalian, niscaya hal itu tidak mengurangi kerajaan-Ku sedikitpun juga. Wahai hamba-Ku, seandainya sejak orang pertama diantara kalian sampai orang terakhir semunya berdiri di sebuah bukit lalu kalian meminta kepada-Ku, lalu setiap orang yang meminta Aku penuhi, niscaya hal itu tidak mengurangi apa yang ada pada-Ku kecuali bagaikan sebuah jarum yang dicelupkan di tengah lautan. Wahai hamba-Ku, sesungguhnya semua perbuatan kalian akan diperhitungkan untuk kalian kemudian diberikan balasannya, siapa yang banyak mendapatkan kebaikaan maka hendaklah dia bersyukur kepada Allah dan siapa yang menemukan selain (kebaikan) itu janganlah ada yang dicela kecuali dirinya. (Riwayat Muslim) Kandungan Hadist: 1. Menegakkan keadilan di antara manusia serta haramnya kezaliman di antara mereka merupakan tujuan dari ajaran Islam yang paling penting. 2. Wajib bagi setiap orang untuk memudahkan jalan petunjuk dan memintanya kepada Allah ta’ala. 3. Semua makhluk sangat tergantung kepada Allah dalam mendatangkan kebaikan dan menolak keburukan terhadap dirinya baik dalam perkara dunia maupun akhirat. 4. Pentingnya istighfar dari perbuatan dosa dan sesungguhnya Allah ta’ala akan mengampuninya.

Hadits Arba'in Nawawy

72

5. Lemahnya makhluk dan ketidakmampuan mereka dalam mendatangkan kecelakaan dan kemanfaatan. 6. Wajib bagi setiap mu’min untuk bersyukur kepada Allah ta’ala atas ni’mat dan taufiq-Nya. 7. Sesungguhnya Allah ta’ala menghitung semua perbuatan seorang hamba dan membalasnya. 8. Dalam hadits terdapat petunjuk untuk mengevaluasi diri (muhasabah) serta penyesalan atas dosa-dosa Tema hadits dan ayat-ayat Al Quran yang terkait: 1. Besarnya bahaya kezaliman : 7 : 44, 10 : 13 2. Allah sumber hidayah dan rezeki : 18 : 17, 3. Kemurahan dan ampunan Allah ta’ala : 39 : 53, 7 : 156 4. Kebaikan dan keburukan akan kembali kepada manusia : 17 : 7, 47 : 38, 7 : 160

Hadits Arba'in Nawawy

73

HADITS KEDUAPULUH LIMA

ª

W

W W ú W W .
x z

Kosa kata : Bentuk jamak dari : harta yang banyak : Sesuatu yang berlebih : jamak : Dosa :Kemaluan (maksudnya adalah: jima’) : pahala

Maksudnya adalah melakukan jima’ dengan istri. Yang dimaksud dengang mereka adalah para shahabat Rasulullah kalangan Muhajirin. Mereka bertanya: Ya Rasulullah masakah dikatakan berpahala seseorang di antara kami yang menyalurkan syahwatnya? Beliau bersabda: Bagaimana pendapat kalian seandainya hal tersebut disalurkan di jalan yang haram. bukankah baginya dosa? Demikianlah halnya jika hal tersebut diletakkan pada jalan yang halal. . setiap tahmid merupakan sedekah. (Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam) bersabda: Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian jalan untuk bersedekah? Sesungguhnya setiap tashbih 20) merupakan sedekah. 2. Tashbih adalah ucapan Subhanallah. mereka shalat sebagaimana kami shalat. yang fakir dari 1. (Riwayat Muslim) 1. setiap tahlil merupakan sedekah. maka baginya mendapatkan pahala. mereka puasa sebagaimana kami puasa dan mereka bersedekah dengan kelebihan harta mereka (sedang kami tidak dapat melakukannya). amar ma’ruf nahi munkar merupakan sedekah dan setiap kemaluan kalian21) merupakan sedekah. orang-orang kaya telah pergi dengan membawa pahala yang banyak.Hadits Arba'in Nawawy 74 Terjemah hadits: Dari Abu Dzar radhiallahuanhu: Sesungguhnya sejumlah orang dari shahabat Rasulullah 19) shallallahu`alaihi wa sallam berkata kepada Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam: “ Wahai Rasululullah. setiap takbir merupakan sedekah.

Sikap bijak dalam menanggapi berbagai kondisi serta mendatangkan kabar gembira bagi jiwa serta menenangkan perasaan. 4. 8. Sebagaimana menggunakan sesuatu yang tidak diperbolehkan syariat mendapatkan dosa maka menggunakannya sesuai dengan petunjuk syariat akan mendatangkan pahala. 2. berlomba-lomba untuk berbuat 3. . Di dalam hadits ini terdapat keutamaan orang kaya yang bersyukur dan orang fakir yang bersabar. Semua bentuk zikir sesungguhnya merupakan shadaqah yang dikeluarkan seseorang untuk dirinya. Kebiasaan-kebiasaan mubah dan penyaluran syahwat yang disyariatkan dapat menjadi ketaatan dan ibadah jika diiringi dengan niat saleh. 9. Iri terhadap kebaikan orang lain (agar dirinya seperti orang tersebut) adalah hal yang diperbolehkan dalam agama. Anjuran untuk meminta sesuatu yang dapat bermanfaat bagi seorang muslim dan yang dapat meningkatkan dirinya ke derajat yang lebih sempurna. 6. Luasnya keutamaan Allah ta’ala serta banyaknya pintu-pintu kebaikan yang dibuka bagi hamba-Nya. 5. Para shahabat kebaikan.Hadits Arba'in Nawawy 75 Kandungan Hadist : 1. 7.

Mencari yang halal dan menjauhi yang haram: 7: 157. Pintu-pintu kebaikan terbuka luas : 2: 148. . 3: 114 : 2 : 177. Iri terhadap kebaikan orang lain 2. 5 : 2 3.Hadits Arba'in Nawawy 76 Tema hadits dan ayat-ayat Al Quran yang terkait: 1.

mendamaikan jari (yang dimaksud : Mengangkat adalah semua anggota tubuh) : Menolong : Langkah ( ) (nya) : Harta benda adil. x Kosa kata : : Tulang pada : Berlaku telapak tangan dan jari. rintangan : Menyingkirkan. menghilangkan Terjemah hadits : Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda : . z : Gangguan.Hadits Arba'in Nawawy 77 HADITS KEDUAPULUH ENAM W W .

2. justru seharusnya digunakan untuk menunaikan hak-hak setiap muslim. berjalan menuju shalat dan menyingkirkan penghalang dari jalan. bersedekah kepada mereka dengan menggunakannya sesuai kemaslahatannya. 3. (Riwayat Bukhari dan Muslim) Kandungan Hadist : 1. 5. . Jasad harus dikeluarkan zakatnya sebagaimana harta ada zakatnya. 4. Temasuk sedekah adalah: Menahan tangan dan lisan untuk tidak menyakiti orang lain. setiap hari dimana matahari terbit lalu engkau berlaku adil terhadap dua orang (yang bertikai) adalah sedekah. bersedekah dan pintupintunya banyak. setiap langkah ketika engkau berjalan menuju shalat adalah sedekah dan menghilangkan gangguan dari jalan adalah sedekah. Zakat badan adalah melakukan perbuatan baik.Hadits Arba'in Nawawy 78 Setiap anggota tubuh manusia dapat melakukan sedekah. engkau menolong seseorang yang berkendaraan lalu engkau bantu dia untuk naik kendaraannya atau mengangkatkan barangnya adalah sedekah. mengucapkan kalimat yang baik.setiap anggota badan untuk menolong hamba-hamba Allah ta’ala. tolong-menolong. ucapan yang baik adalah sedekah. Bersyukur kepada Allah ta’ala setiap hari atas kesehatan anggota badan. Anjuran untuk mendamaikan kedua belah pihak. Allah telah menjadikan -sebagai rasa syukur terhadap ni’mat-Nya.

Perkataan yang baik: 17 : 23. untuk membersihkan sarana-sarana 7. 33 : 32. Menolong sesama manusia: 5 : 2. 85 3. karena dengan keadilanlah ditegakkan langit dan bumi. Tema-tema hadits: 1. 107 : 1-7 2. 4 : 9 . Anjuran umum. Menjaga kepentingan bersama : 7: 56. Anjuran untuk melakukan keadilan.Hadits Arba'in Nawawy 79 6.

diselidiki Terjemah hadits : Dari Nawwas bin Sam’an radhiallahuanhu. W W z¯ x W ¯  W ¯  Kosa kata : ‫ا ـ‬ ‫ك‬ : Kebaikan : Mengganggu ‫ا ـ‬ ِ : Dosa : Diketahui.Hadits Arba'in Nawawy 80 HADITS KEDUAPULUH TUJUH ¯ Kx z W . dari Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam beliau bersabda: “Kebaikan adalah akhlak yang baik. dan dosa adalah apa yang terasa mengaggu jiwamu dan .

Dan dari Wabishah bin Ma’bad radhiallahuanhu dia berkata: Saya mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. lalu beliau bersabda: Engkau datang untuk menanyakan kebaikan? saya menjwaba: Ya. . (Hadits hasan kami riwayatkan dari dua musnad Imam Ahmad bin Hanbal dan Ad Darimi dengan sanad yang hasan). 3. Hati seorang mu’min akan tenang dengan perbuatan yang halal dan gusar dengan perbuatan haram. Ambillah yang paling dekat dengan ketakwaan dan kewara’an dalam agama. Siapa yang ingin melakukan suatu perbuatan maka hendaklah dia menanyakan hal tersebut pada dirinya.Hadits Arba'in Nawawy 81 engkau tidak suka jika diketahui manusia “ Riwayat Muslim. Beliau bersabda: Mintalah pendapat dari hatimu. Tanda perbuatan dosa adalah timbulnya keraguraguan dalam jiwa dan tidak suka kalau hal itu diketahui orang lain. 2. 4. 5. dan dosa adalah apa yang terasa mengganggu jiwa dan menimbulkan keragu-raguan dalam dada. Melihat terlebih dahulu ketetapan hukum sebelum mengambil tindakan. Anjuran untuk berakhlak mulia karena akhlak yang mulia termasuk unsur kebaikan yang sangat besar. kebaikan adalah apa yang jiwa dan hati tenang karenanya. meskipun orang-orang memberi fatwa kepadamu dan mereka membenarkannya. Kandungan Hadist : 1.

Hadits Arba'in Nawawy 82 6. 7. Hati yang sehat sensitif terhadap keburukan: 3: 135 . Kebenaran melahirkan ketenangan hati : 8 : 10. Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam ketika menyampaikan sesuatu kepada para shahabatnya selalu mempertimbangkan kondisi mereka. Hati-hati dalam memberi fatwa: 17 : 36 3. Perhatian Islam terhadap pendidikan sisi agama yang bersifat internal dalam hati orang beriman dan meminta keputusannya sebelum mengambil tindakan. 13 : 28 2. Tema-tema hadits: 1.

Hadits Arba'in Nawawy 83 HADITS KEDUAPULUH DELAPAN W ª W K W Kosa kata : Ø z ­ W ª x ( ) (kami) : Menasihati : Takut jamak : Memerintah : Kalian harus : Nasihat : Bentuk : hati : Hidup : Kalian ( ) ( ) ( ) ( ) jangan .

Hadits Arba'in Nawawy 84 Terjemah hadits: Dari Abu Najih Al Irbadh bin Sariah radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam memberikan kami nasehat yang membuat hati kami bergetar dan air mata kami berlinang. tunduk dan patuh kepada pemimpin kalian meskipun yang memimpin kalian adalah seorang budak. kemudian mendengar dan ta’at kepada pemerintah selama tidak terdapat di dalamnya maksiat. . Bekas yang mendalam dari nasehat Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam dalam jiwa para shahabat. Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: “ Saya wasiatkan kalian untuk bertakwa kepada Allah ta’ala. seakan-akan ini merupakan nasehat perpisahan. dia berkata : hasan shahih) Pelajaran: 1. 2. Maka kami berkata: Ya Rasulullah. Hendaklah kalian menghindari perkara yang diada-adakan. Taqwa merupakan yang paling penting untuk disampaikan seorang muslim kepada muslim lainnya. Hal tersebut merupakan tauladan bagi para da’i di jalan Allah ta’ala. maka berilah kami wasiat. Hendaklah kalian berpegang teguh terhadap ajaranku dan ajaran Khulafaurrasyidin yang mendapatkan petunjuk. karena semua perkara bid’ah adalah sesat “ (Riwayat Abu Daud dan Turmuzi. gigitlah (genggamlah dengan kuat) dengan geraham. Karena di antara kalian yang hidup (setelah ini) akan menyaksikan banyaknya perbedaan pendapat.

4. Hadits ini menunjukkan tentang sunnahnya memberikan wasiat saat berpisah karena di dalamnya terdapat kebaikan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Anjuran berwasiat menjelang kematian : 2 :180 2. Patuh kepada pimpinan : 4 : 59 Rasul dan . Keharusan untuk berpegang teguh terhadap sunnah Nabi dan sunnah Khulafaurrasyidin. Berpegang teguh kepada sunnah menjauhi bid’ah : 59 : 7. Tema hadits: 1. Larangan untuk melakukan hal yang baru dalam agama (bid’ah) yang tidak memiliki landasan dalam agama. karena di dalamnya terdapat kemenangan dan kesuksesan. khususnya tatkala banyak terjadi perbedaan dan perpecahan.Hadits Arba'in Nawawy 85 3. 5. 57 : 27 3.

Hadits Arba'in Nawawy 86 HADITS KEDUAPULUH SEMBILAN W W ¯ W ª ú J – 〈 ÆìÅ_$ŸÒyϑø9$# Çtã öΝßγç/θãΖã_ 4’nû$yftFs? ® W ¯ W W W – x W W W K K 〈 tβθè=yϑ÷ètƒ ® ¯ K W W ¯ W – W Ø z. .

pelindung : Pertengahan : malam : Jauh. Kemudian beliau (Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam) bersabda. beliau bersabda. Engkau telah bertanya tentang sesuatu yang besar. puasa Ramadhan dan pergi haji.Hadits Arba'in Nawawy 87 Kosa kata : : Mudah : Memadamkan : Tameng. buah. Maukah engkau aku beritahukan . beritahukan saya tentang perbuatan yang dapat memasukkan saya ke dalam syurga dan menjauhkan saya dari neraka. ( ) : Jamak dari Pinggang jamak dari : : Tiang tempat berbaring. tempat tidur : Puncak : Punuk onta : kunci semuanya : Dimasukkan : Jamak dari : panen. menegakkan shalat. akibat : Tahanlah ( ) : Jamak hidung jamak dari : lidah : Terjemah hadits: Dari Mu’az bin Jabal radhiallahuanhu dia berkata: Saya berkata: Ya Rasulullah. menunaikan zakat. dan perkara tersebut mudah bagi mereka yang dimudahkan Allah ta’ala: Beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya sedikitpun.

Haditsnya hasan shahih) Kandungan Hadist : 1. Kemudian beliau bersabda: Maukah kalian aku beritahukan sesuatu (yang jika kalian laksanakan) kalian dapat memiliki semua itu? saya berkata: Mau ya Rasulullah.Hadits Arba'in Nawawy 88 tentang pintu-pintu syurga? Puasa adalah benteng. Kemudian beliau bersabda.selain buah dari yang diucapkan oleh lisan-lisan mereka. Saya berkata. Perhatian shahabat yang sangat besar untuk melakukan amal yang dapat memasukkan mereka ke syurga. Ya Nabi Allah. Jagalah ini (dari perkataan kotor/buruk). dan shalatnya seseorang di tengah malam (qiyamullail). Pokok perkara adalah Islam. Maukah kalian aku bertahukan pokok dari segala perkara. Sadaqah akan mematikan (menghapus) kesalahan sebagaimana air mematikan api. kemudian beliau membacakan ayat (yang artinya): “ Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya…. Amal perbuatan merupakan sebab masuk syurga jika Allah menerimanya dan hal ini tidak bertentangan dengan sabda Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam “Tidak masuk syurga setiap kalian dengan amalnya”. Ah kamu ini. apakah kita akan dihukum juga atas apa yang kita bicarakan? beliau bersabda. adakah yang menyebabkan seseorang terjungkal wajahnya di neraka –atau sabda beliau: diatas hidungnya. 2. tiangnya dan puncaknya? aku menjawab: Mau ya Nabi Allah. Makna hadits . (Riwayat Turmuzi dan dia berkata.”. Maka Rasulullah memegang lisannya lalu bersabda. tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah Jihad.

Menjaga lisan : 50 : 18 . Tema-tema hadits : 1. 5. Hakekat keselamatan. masuk syurga dan terhindar dari neraka : 3 : 185 2. Allah memudahkan setiap upaya kebaikan: 2 : 185 3. 4. Qiyamullail : 17 : 79 4. Bahaya lisan dan perbuatannya akan dibalas dan bahwa dia mencampakkan seseorang ke neraka karena ucapannya. Mentauhidkan Allah dan menunaikan kewajiban adalah sebab masuknya seseorang ke dalam syurga. Shalat sunnah setelah shalat fardhu merupakan sebab kecintaan Allah ta’ala kepada hambanya. 3. Keutamaan Jihad : 61 : 11. 9 : 19 5.Hadits Arba'in Nawawy 89 tersebut adalah bahwa amal dengan sendirinya tidak berhak memasukkan seseorang ke syurga selama Allah belum menerimanya dengan karuniaNya dan Rahmat-Nya.

maka janganlah kalian melanggarnya. maka janganlah kalian mengabaikannya. Hadits dho’if adalah hadits yang lemah kedudukannya dan tidak dapat dijadikan sebagai dalil. (Hadits hasan riwayat Daruquthni dan lainnya). dan telah menetapkan batasan-batasannya janganlah kalian melampauinya. Dia mendiamkan sesuatu sebagai kasih sayang terhadap kalian dan bukan karena lupa jangan kalian mencari-cari tentangnya. dari Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam dia berkata: Sesungguhnya Allah ta’ala telah menetapkan kewajiban-kewajiban. KxÙ  Dari Abi Tsa’labah Al Khusyani Jurtsum bin Nasyir radhiallahuanhu. Dia telah mengharamkan segala sesuatu. . 1. (Hadits ini dikatagorikan sebagai hadits dha’if 22).Hadits Arba'in Nawawy 90 HADITS KETIGAPULUH ­ z W . Lihat Qowa’id wa Fawa’id Minal Arbain An Nawawiah.

. hadits no. oleh Ibnu Rajab). 262. Lihat pula Jami’ Al Ulum wal Hikam.Hadits Arba'in Nawawy 91 karangan Nazim Muhammad Sulthan. hal. 197. Lihat pula Misykatul Mashabih. juz 1. takhrij Syekh Al Albani.

Zuhudlah terhadap dunia maka engkau akan dicintai Allah dan zuhudlah terhadap apa yang ada pada manusia maka engkau akan dicintai manusia. maka beliau bersabda. (Hadits hasan riwayat Ibnu Majah dan lainnya dengan sanad hasan). maka beliau berakata: Wahai Rasulullah.Hadits Arba'in Nawawy 92 HADITS KETIGAPULUH SATU W W W z Kosa kata : ( ) : Tunjukkan (kepadaku) ( ) : Mencintai(-ku) : Bersikap zuhud-lah . tunjukkan kepadaku sebuah amalan yang jika aku kerjakan. Allah dan manusia akan mencintaiku. x Ù Terjemah hadits : Dari Abu Abbas Sahl bin Sa’ad Assa’idi radhiallahuanhu dia berkata: Seseorang mendatangi Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam. .

Zuhud : 18 : 45-46. 29 : 64. 2. Bersikap qanaah terhadap rizki yang halal dan ridha terhadapnya serta bersikap ‘iffah dari perbuatan haram dan hati-hati terhadap syubhat.Hadits Arba'in Nawawy 93 Kandungan Hadist: 1. sedang zuhud adalah tidak adanya keter-gantungan dan terpusatnya perhatian terhadapnya. Menghindari penyakit hasad (dengki) : 113: 5 . 3. 102 : 1-5 2. Tema-tema hadits : 1. Jiwa yang merasa cukup dan iffah serta berkorban dengan harta dan jiwa di jalan Allah merupakan hakekat zuhud. Menuntut kecukupan terhadap dunia adalah perkara wajib.

dia tidak menyebutkan Abu Sa’id. sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Tidak boleh melakukan perbuatan yang mencelakakan (mudharat)“ (Hadits hasan diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Daruqutni serta lainnya dengan cara musnad.Hadits Arba'in Nawawy 94 HADITS KETIGAPULUH DUA z x ¯ W Kosa kata : : Membahayakan diri : Membahayakan sendiri diri orang lain Terjemah hadits : Dari Abu Sa’id. Sa’ad bin Sinan Al Khudri radhiallahuanhu. . Akan tetapi hadits ini memiliki jalan-jalan yang saling menguatkan). juga diriwayatkan oleh Imam Malik dalam Muwattha’ secara mursal dari Amr bin Yahya dari bapaknya dari Rasulullah.

narlotik dll. Tema hadits dan ayat Al Quran yang terkait: 1. seperti: rokok. Termasuk sesuatu yang diharamkan adalah sesuatu yang berbahaya. Ajaran Islam sangat mementingkan keselamatan pribadi dan orang lain. Larangan mendatangkan kecelakaan: 2: 195 .Hadits Arba'in Nawawy 95 Kandungan Hadist: 1. 2.

Hadits Arba'in Nawawy 96 HADITS KETIGAPULUH TIGA W Ù Kosa kata : : Diberikan : Bukti : Sumpah : Menuduh : Orang yang menuduh : Mengingkari z x  Terjemah hadits: Dari Ibnu Abbas radhiallahuanhuma. (Hadits hasan riwayat Baihaqi dan lainnya yang sebagiannya terdapat dalam As Shahihain) . sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: Seandainya setiap pengaduan manusia diterima. karena itu (agar tidak terjadi hal tersebut) maka bagi pendakwa agar mendatangkan bukti dan sumpah bagi yang mengingkarinya“ . niscaya setiap orang akan mengadukan harta suatu kaum dan darah mereka.

Seorang hakim harus berusaha keras untuk mengetahui permasalahan sebenarnya dan menjelaskan hukumnya berdasarkan apa yang tampak baginya. 5. 4. Penegakkan hukum harus berdasarkan prinsip yang jelas : 24 : 4. 2. Hukum harus ditegakkan : 4 : 65. 24 : 23 . 24 : 51 2. Tema-tema hadits: 1.Hadits Arba'in Nawawy 97 Kandungan Hadist: 1. 3. Pada dasarnya seseorang bebas dari tuduhan hingga terbukti perbuatan jahatnya. Seorang hakim tidak boleh memutuskan sebuah perkara dengan menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal. Seorang hakim harus meminta dari kedua orang yang bersengketa sesuatu yang dapat menguatkan pengakuan mereka. Bersumpah hanya diperbolehkan atas nama Allah.

Menentang pelaku kebatilan dan menolak kemunkaran adalah kewajiban yang dituntut dalam . jika tidak mampu maka rubahlah dengan lisannya. jika tidak mampu maka (tolaklah) dengan hatinya dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya iman. (Riwayat Muslim) Kandungan Hadist: 1.Hadits Arba'in Nawawy 98 HADITS KETIGAPULUH EMPAT W W x Kosa kata : : Merubah : Yang paling lemah z Terjemah hadits : Dari Abu Sa’id Al Khudri radiallahuanhu berkata : Saya mendengar Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Siapa yang melihat kemunkaran maka rubahlah dengan tangannya.

Tingkatan iman : 8 : 2 . 3. 3. 5 : 23. muslim sesuai 2. Ridha terhadap kemaksiatan termasuk di antara dosa-dosa besar. Realisasi iman : 2 : 278. 7 : 165 2. Tema-tema hadits: 1. Amal merupakan buah dari iman. 4. 3 : 139. maka menyingkirkan kemunkaran juga merupakan buahnya keimanan.Hadits Arba'in Nawawy 99 ajaran Islam atas setiap kemampuan dan kekuatannya. sedangkan pengingkaran dengan tangan dan lisan berdasarkan kemampuannya. Sabar menanggung kesulitan dan amar ma’ruf nahi munkar. Mengingkari dengan hati diwajibkan kepada setiap muslim. 5. Keutamaan mengatasi kemunkaran: 5 : 78.

Hadits Arba'in Nawawy 100 HADITS KETIGAPULUH LIMA W W K – K –ª x Kosa kata : ‫وا‬ : (kalian) saling ‫ا‬ : (kalian) saling dengki menipu ‫ا‬ : (kalian) saling ‫ا وا‬ :(kalian) saling membenci memu-tuskan hubungan ( ) : Menjual ( ‫ـ)ـ‬ : Merendahkan(nya) () : Menghina-(nya) ( )‫ر‬ : Dada (nya) : Cukup Terjemah hadits: Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: z .

Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Larangan untuk berbuat keji dan menipu dalam urusan jual beli. keutamaan dan . Hati merupakan sumber rasa takut kepada Allah ta’ala. 4. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. saling menipu. Larangan untuk saling dengki. tidak mendustakannya dan tidak menghinanya.Hadits Arba'in Nawawy 101 Janganlah kalian saling dengki. haram darahnya. Diharamkan untuk memutuskan hubungan terhadap muslim. Taqwa merupakan barometer timbangan seseorang. saling marah dan saling memutuskan hubungan. hartanya dan kehormatannya “ (Riwayat Muslim). 2. Taqwa itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali). 5. Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim. Sebaliknya harus dijaga persaudaraan dan hak-haknya karena Allah ta’ala. 3. Kandungan Hadist: 1. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya. tetapi juga di dalamnya terdapat urusan akhlak dan muamalah. 6. (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya. Setiap muslim atas muslim yang lain. Islam bukan hanya aqidah dan ibadah saja.

Barometer kehidupan. 22 : 30 . Tema-tema hadits: 1. Menciptakan pergaulan yang baik dan harmonis : 49 : 10 2. Taqwa : 49 : 13 4.Hadits Arba'in Nawawy 102 7. Realisasi ukhuwah Islamiyah : 9 : 71 3. Islam memerangi semua akhlak tercela karena hal tersebut berpengaruh negatif dalam masyarakat Islam. Dihormatinya hak dan martabat seorang muslim: 5 : 32.

Hadits Arba'in Nawawy 103 HADITS KETIGAPULUH ENAM W ª ª K ª x z. ª Kosa kata : : Meringankan atau menghilangkan : Memudahkan ( ) : Cobaan berat : Pertolongan : Orang yang kesulitan .

dan mereka dikelilingi malaikat serta Allah sebut-sebut mereka kepada makhluk disisi-Nya. curahkan (kepada mereka) : Lambat Terjemah hadits : Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu. niscaya Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya di Hari kiamat. Siapa yang menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu. Dan siapa yang lambat amalnya. (Muttafaq alaih). Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitann niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat dan siapa yang menutupi (aib) seorang muslim Allah akan tutupi aibnya di dunia dan akhirat. akan Allah mudahkan baginya jalan ke syurga. . Allah selalu menolong hamba-Nya selama hamba-Nya menolong saudaranya. hal itu tidak akan dipercepat oleh nasabnya.Hadits Arba'in Nawawy 104 : Menutupi : Menempuh : Berkumpul : Ketenangan ( ) : mengelilingi (mereka) : Segera ( ) ( ) : Memudahkan : (Mereka) saling mempelajari-(nya) : Liputi. niscaya akan diturunkan kepada mereka ketenangan dan dilimpahkan kepada mereka rahmat. Suatu kaum yang berkumpul di salah satu rumah Allah membaca kitabkitab Allah dan mempelajarinya di antara mereka. dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mu’min dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia.

Keutamaan duduk di rumah Allah untuk mengkaji ilmu. 3. 70 : 24 2. Memohon pertolongan kepada Alla ta’ala dan kemudahan dari-Nya. Menumbuhkan tradisi ilmiah : 96 : 1. Menjaga nama baik seseorang : 49 : 11 3. 6. 2. 5. maka akan dia dapatkan pada hari kiamat sebagai tabungannya yang akan memudahkan kesulitannya di hari yang sangat sulit tersebut. memahaminya dan mengamalkannya. 7. Siapa yang membantu seorang muslim dalam menyelesaikan kesulitannya. Meluruskan niat dalam rangka mencari ilmu dan ikhlas di dalamnya agar tidak menggugurkan pahala sehingga amal dan usahanya sia-sia. Tema-tema hadits: 1. Selalu membaca Al Quran. Berinteraksi terhadap Al Quran: 73 : 4. 33:36 . 47 : 24. Menumbuhkan kepekaan sosial : 107 : 1-7. 170 : 36.Hadits Arba'in Nawawy 105 Kandungan Hadist: 1. karena ketaatan tidak akan terlaksana kecuali karena kemudahan dan kasih sayang-Nya. Sesungguhnya pembalasan disisi Allah ta’ala sesuai dengan jenis perbuatannya. Berbuat baik kepada makhluk merupan cara untuk mendapatkan kecintaan Allah ta’ala. 4. 4.

maka dicatat disisi-Nya .Hadits Arba'in Nawawy 106 HADITS KETIGAPULUH TUJUH ª ª ª W ¯ W ú xú Kosa kata: : Menjelaskan ( ) : Kelipatan  z : Berkeinginan : Keburukan Terjemah hadits: Dari Ibnu Abbas radhiallahuanhuma. kemudian menjelaskan hal tersebut: Siapa yang ingin melaksanakan kebaikan kemudian dia tidak mengamalkannya. dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebagaimana dia riwayatkan dari Rabbnya Yang Maha Suci dan Maha Tinggi: Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebaikan dan keburukan.

semakin . Dan jika dia berniat melaksanakan keburukan kemudian dia tidak melaksanakannya maka baginya satu kebaikan penuh. dia tidak diperhitungkan dan dipaksa menunaikannya. Seorang muslim hendaklah meniatkan perbuatan baik selalu dan membuktikannya. Allah tidak menghitung keinginan hati dan kehendak perbuatan manusia kecuali jika kemudian dibuktikan dengan amal perbuatan dan praktek. Kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya yang beriman sangat luas dan ampunannya menyeluruh sedang pemberian-Nya tidak terbatas. Pelajaran: 1. sedangkan jika dia berniat kemudian dia melaksanakannya Allah mencatatnya sebagai satu keburukan. 4. Dan jika dia berniat melakukannya dan kemudian melaksanakannya maka Allah akan mencatatnya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat bahkan hingga kelipatan yang banyak. Semakin besar tingkat keikhlasan berlipat-lipat pahala dan ganjaran. diharapkan dengan begitu akan ditulis pahala dan ganjarannya dan dirinya telah siap untuk melaksanakannya jika sebabnya telah tersedia. Sesungguhnya apa yang tidak kuasa oleh manusia.Hadits Arba'in Nawawy 107 sebagai satu kebaikan penuh. 3. 2. 5. (Riwayat Bukhari dan Muslim dalam kedua shahihnya dengan redaksi ini).

Hadits Arba'in Nawawy 108 Tema hadits: Anjuran berlomba-lomba untuk kebaikan: 2:148. 23 : 61 .

umumkan (kepadanya) beribadah jamak dari ( )( ) : (Aku) (perkara-perkara wajibkan (padanya) sunnah) ( ) : Minta : Memukul.Hadits Arba'in Nawawy 109 HADITS KETIGAPULUH DELAPAN W ª W W ª ª x Kosa kata: : Memusuhi ( )( ) : (Aku) izinkan. perlindungan (kepadaKu) ( ) :(Aku) lindungi (dia) . menampar. z :Mendekatkan diri.

Dan jika Aku telah mencintainya maka Aku adalah pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar. Siapa yang kontinyu melaksanakan amalan sunnah dan menghindar dari perbuatan maksiat maka dia akan meraih kecintaan Allah ta’ala . tangannya yang digunakannya untuk memukul dan kakinya yang digunakan untuk berjalan. 4. Pelajaran yang dapat diambil dari hadits: 1. Perbuatan-Perbuatan fardhu merupakan perbuatan-perbuatan yang dicintai Allah ta’ala.Hadits Arba'in Nawawy 110 Terjemah hadits: Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhya Allah ta’ala berfirman: Siapa yang memusushi wali-Ku maka telah Aku umumkan perang terhadapnya. Jika dia meminta kepadaku niscaya akan Aku berikan dan jika dia minta perlindungan dari-Ku niscaya akan Aku lindungi. . 2. karena dirinya diarahkan dan dibela oleh Allah ta’ala. Besarnya kedudukan seorang wali. Tidak ada taqarrubnya seorang hamba kepada-Ku yang lebih Aku cintai kecuali beribadah dengan apa yang telah Aku wajibkan atasnya. penglihatannya yang dia gunakan untuk melihat. 3.“ (Riwayat Bukhari). Jika Allah ta’ala telah mencintai seseorang maka Dia akan mengabulkan doanya. Dan hamba-Ku yang selalu mendekatkan diri kepada-Ku dengan nawafil (perkara-perkara sunnah diluar yang fardhu) maka Aku akan mencintainya.

. Kekuatan dari Allah : 22 : 40.Hadits Arba'in Nawawy 111 Tema-tema hadits: 1. 18 : 39. Pemahaman yang benar tentang wali : 10 : 6264 2. Keutamaan ibadah nawafil (sunnah) : 35 : 32 3.

memaafkan : (Mereka) dipaksa : Lupa Ù W z Terjemah hadits: Dari Ibnu Abbas radiallahuanhuma: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya Allah ta’ala memafkan umatku karena aku (disebabkan beberapa hal) : Kesalahan. lupa dan segala sesuatu yang dipaksa “ (Hadits hasan diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi dan lainnya) Kandungan Hadist: 1. Allah ta’ala mengutamakan umat ini dengan menghilangkan berbagai kesulitan dan memaafkan dosa kesalahan dan lupa.Hadits Arba'in Nawawy 112 HADITS KETIGAPULUH SEMBILAN W W x Kosa kata: : Melewatkan. .

Ada beberapa perkara yang tidak begitu saja dimaafkan. Sesungguhnya Allah ta’ala tidak menghukum seseorang kecuali jika dia sengaja berbuat maksiat dan hatinya telah berniat untuk melakukan penyimpangan dan meninggalkan kewajiban dengan sukarela. 2 : 196 2. Misalnya seseorang melihat najis di bajunya akan tetapi dia mengabaikan untuk menghilangkannya segera. 3. maka wajib baginya mengqhada shalat tersebut. kewajiban adalah untuk yang ta’at dan siapa yang 4.Hadits Arba'in Nawawy 113 2. Toleransi hukum Islam : 22 : 78. Manfaat adanya mengetahui siapa membangkang. Tema-tema hadits: 1. Contoh seperti itu banyak terdapat dalam kitab-kitab fiqh. kemudian dia shalat dengannya karena lupa. Manusiawi dalam penerapan hukum : 64 : 16 .

Hadits Arba'in Nawawy 114 HADITS KEEMPAT PULUH W K W ª x z. W Kosa kata: : Orang asing ( ) : (engkau berada) di sore hari ( ) : (kedua) pundakku Terjemah hadits: Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memegang kedua pundak saya seraya bersabda: "Hiduplah engkau di dunia seakan-akan orang asing atau pengembara". . gunakanlah : Pengembara ( ) : (Engkau berada) di pagi hari. Ibnu Umar berkata: "Jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi hari. dan jika kamu berada di pagi hari jangan tunggu sore hari.

Bersungguh-sungguh menjaga waktu dan mempersiapkan diri untuk kematian dan bersegera bertaubat dan beramal shaleh." (Riwayat Bukhari). 8. 4. adalah agar dia memperhatikan apa yang akan beliau sampaikan. Hati-hati dan khawatir terhadap azab Allah adalah sikap seorang musafir yang bersungguh-sungguh dan hati –hati agar tidak tersesat. Zuhud di dunia berarti tidak bergantung kepadanya hingga mengabaikan ibadah kepada Allah ta’ala untuk kehidupan akhirat. 7. Kandungan hadits: 1. Waspada dari teman yang buruk hingga tidak terhalang dari tujuannya. Menggunakan berbagai kesempatan dan momentum sebelum hilangnya berlalu. Hal ini . Bersegera mengerjakan pekerjaan baik dan memperbanyak ketaatan. 5. Pekerjaan dunia dituntut untuk menjaga jiwa dan mendatangkan manfaat. tidak lalai dan menundanunda karena dia tidak tahu kapan datang ajalnya.Hadits Arba'in Nawawy 115 kesehatanmu untuk (persiapan saat) sakitmu dan kehidupanmu untuk kematianmu. Rasulullah memegang kedua pundak Abdullah bin Umar. 2. 3. 6. Menunjukkan bahwa seorang pelajar harus diajarkan tentang perhatian gurunya kepadanya dan kesungguhannya untuk menyampaikan ilmu ke dalam jiwanya. seorang muslim hendaknya menggunakan semua itu untuk tujuan akhirat.

Hakikat kehidupan: 3 : 185. karena hal tersebut pada umumnya dilakukan oleh seseorang kepada siapa yang dicintainya.Hadits Arba'in Nawawy 116 dapat menyebabkan masuknya ilmu. Tema-tema hadits: 1. 10 : 24 2. 94 : 7. sebagaimana hal itu juga menunjukkan kecintaan Rasulullah kepada Abdullah bin Umar. . Optimalisasi setiap kesempatan: 103 : 1-3.

Hadits Arba'in Nawawy 117 HADITS KEEMPAT PULUH SATU W ª ­ W z x Dari Abu Muhammad Abdillah bin Amr bin ‘Ash radhiallahuanhuma dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Tidak beriman salah seorang di antara kalian hingga hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa “ (Hadits hasan shahih dan kami riwayatkan dari kitab Al Hujjah dengan sanad yang shahih). 167. 355. (Hadits ini tergolong dha’if. Lihat Qawa’id Wa Fawa’id minal Arba’in An-Nawawiyah. . hadits no. Jami’ Al Ulum wal Hikam oleh Ibn Rajab). juz 1. karangan Nazim Muhammad Sulthan hal. Misykatul Mashabih takhrij Syekh Al Albani.

memohon (kepadaku) : (aku) pedulikan : awan (yang dimaksud adalah banyaknya) ( )( ) : (engkau) mendatangi-(Ku) Terjemah Hadits: Dari Anas Radhiallahuanhu dia berkata. Saya mendengar Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam ( )( ) : (engkau) mengharap (kepadaku) : Sepenuh bentuk jamak dari (kesalahan) ( )( ) : (engkau) menemui-(Ku) W ª W ­ ] .Hadits Arba'in Nawawy 118 HADITS KEEMPATPULUH DUA W ª ª ¯ [ Kosa kata: ( )( ) : (engkau) berdoa.

5. Maaf Allah dan ampunannya lebih luas dan lebih besar dari dosa seorang hamba jika dia minta ampun dan bertaubat. Allah ta’ala berfirman: Wahai anak Adam. Berbaik sangka kepada Allah ta’ala. Membuka pintu harapan bagi ahli maksiat untuk segera bertaubat dan menyesal betapapun banyak dosanya. Kandungan Hadist: 1. 3. Tauhid adalah pokok ampunan dan sebab satusatunya untuk meraihnya. Dialah semata Yang Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat dan istighfar. . dan dijanjikan untuk 2.Hadits Arba'in Nawawy 119 bersabda. maka akan aku ampuni engkau. 4. Berdoa diperintahkan dikabul-kan. aku tidak peduli (berapapun banyaknya dan besarnya dosamu). Wahai anak Adam sesungguhnya jika engkau datang kepadaku dengan kesalahan sepenuh bumi kemudian engkau menemuiku dengan tidak menyekutukan Aku sedikitpun maka akan Aku temui engkau dengan sepenuh itu pula ampunan “ (Riwayat Turmuzi dan dia berkata: haditsnya hasan shahih). Wahai anak Adam seandainya dosa-dosamu (sebanyak) awan di langit kemudian engkau minta ampun kepadaku niscaya akan Aku ampuni engkau. sesungguhnya Engkau berdoa kepada-Ku dan memohon kepada-Ku.

7 : 56 2. Tidak putus asa untuk bertaubat : 39 : 53. Kemurahan Allah ta’ala : 23 : 118.Hadits Arba'in Nawawy 120 Tema-tema hadits: 1. 5 : 74. 6 : 133. 3 : 135 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful