CASE BASED DISCUSSION SUB DIVISI TROPIK-INFEKSI PERIODE 28 FEBRUARI- 8 MEI 2010

I.
Nama

IDENTITAS PENDERITA : Sumantra I Ketut : Laki - laki

Umur : 34 Tahun Jenis kelamin Suku : Bali Bangsa: Indonesia Agama : Hindu Pendidikan Status perkawinan Pekerjaan : Tamat SLTP : Sudah menikah : Pengukir

Alamat: Br Tegal Suci Tampak Siring. Tanggal MRS : 31 Maret 2011 Tanggal Pemeriksaan : 4 April 2011 II. ANAMNESIS

Keluhan Utama Lemas badan

Anamnesis Khusus Riwayat Penyakit Sekarang

Sebelumnya berat badan pasien 60 kg. (tanggal 22 Maret 2011). Mencret dialami pasien 2 kali sehari. seterusnya menjadi lemas dan pasien tidak bisa melakukan pergerakkan. berwarna coklat. Gejala lain seperti kejang. Pasien juga mengeluh nafsu makannya menurun sejak 3 bulan yang lalu. terjadi walaupun pasien beraktivitas seperti biasa dan tidak berlebihan. Panas badan ini biasanya hilang timbul. pasien tidak mengeluh nyeri pada tenggorokannya. Panas badan tidak dikeluhkan oleh pasien dan batuk-batuk tidak ada. Lemas badan tersebut dirasakan di separuh tubuh kiri. Pasien juga mengeluhkan penurunan berat badan terus menurun sejak ± 3 bulan sebelum masuk rumah sakit. pasien sempat tidak sadar pada hari kedua.Pasien merupakan rujukan dari RSUD Gianyar dengan keluhan lemas badan sejak 9 hari sebelum masuk rumah sakit. Pasien juga mengeluh mencret-mencret. kaki kiri dan tangan kirinya merasa kaku. Penurunan berat badan dirasakan berangsur-angsur. Pasien juga memiliki riwayat panas badan berulang sejak ± 1 tahun sebelum masuk rumah sakit. pasien ketemu ada bercak berwarna putih pada lidah pasien. Lemas badan itu dirasakan semakin lama semakin memberat dan tidak membaik dengan istirehat. Seterusnya. Bercak tersebut tidak bisa hilang walaupun pasien berkumur dengan air. Awalnya. Nyeri perut disangkal oleh pasien selama mencret ini. sakit kepala juga disangkal oleh pasien. Riwayat Penyakit Sebelumnya Pasien sempat dirawat di RSUD Gianyar sejak tanggal 20 Maret 2011 karena keluhan lemas badan dan mencretnya. pasien mengalami mencret dengan frekuensi 2-3 kali perhari. Saat itu. Namun. pasien dirujuk ke RSUP Sanglah untuk CT scan dan penangannya yang lebih lanjut. tanpa disertai darah dan lendir. sekarang sudah membaik dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. namun saat terakhir kali diukur di rumah sakit berat badannya dikatakan 44 kg. Awalnya. kadang-kadang tinggi sampai pasien . Saat dirawat di RSUD Gianyar. Mencret merupakan kotoran encer. Namun. Mencret dikeluhkan oleh pasien sejak 5 bulan sebelum masuk rumah sakit.

Pasien juga menyangkal memiliki riwayat transfusi darah. kemudian membaik. Pasien mengatakan dia bukan seorang pemakai narkoba. Demamnya bisa berlangsung sampai 2 bulan tanpa disertai keluhan tambahan dan membaik kalo minum obat penurun panas. Pasien juga memiliki riwayat merokok sejak tamat SMA. Riwayat keganasan di keluarga disangkal. dan kencing manis. Dalam sehari bisa sampai habis 1 bungkus rokok (16 batang/bungkus).menggigil. . Pasien menyangkal memiliki kebiasaan mengkonsumsi alcohol dan pernah transfusi darah. asma. tekanan darah tinggi. Riwayat Penyakit dalam Keluarga Tidak ada di keluarga pasien yang memiliki keluhan dan penyakit yang sama dengan pasien. kadang tidak memakai. Saat berhubungan pasien tidak memakai kondom. PEMERIKSAAN FISIK Tanda tanda vital: Kondisi Umum: Baik Kesadaran: Compos mentis III. Pasien sudah menikah pada 3 tahun yang lalu dan memiliki seorang anak berumur 1 ½ tahun. Pasien menyangkal memiliki adanya riwayat penyakit sistemik seperti sakit jantung. Riwayat Pribadi dan Sosial Pasien bekerja sebagai tukang ukir setelah tama sekolah. namun sudah berhenti bekerja 3 bulan yang lalu. Lama demamnya lebih kurang 2-3 hari. Pasien memiliki tattoo di tangan kiri sejak 7 tahun yang lalu. Pasien mengatakan memang sering melakukan hubungan seksual dengan wanita yang lain sejak lama sebelum menikah. kemudian timbul kembali.

faring hyperemis (+) Leher : JVP PR 0 cm H2O Pembesaran kelenjar getah bening (-) Thorax (cor) Inspeksi Palpasi Perkusi : tidak tampak pulsasi iktus cordis : tidak teraba iktus cordis : Batas atas jantung ICS II Batas bawah jantung setinggi ICS V Batas kanan jantung PSL kanan Batas kiri jantung MCL kiri Auskultasi (thoraks) Inspeksi : simetris : S1S2 tunggal regular murmur (-) . Reflek Pupil +/+ isokor THT : Kandidiasis +. Ikterus -/-.Gizi: Sedang GCS: E4 V5 M6 Tekanan darah: 110/70 mmHg Nadi:80 x/menit RR: 20x/menit Tax: 36.40C Pemeriksaan Umum Mata : Anemis +/+.

2 103/ μL 4..8%) 0.0 fL 26.39 9.0-53.0 224 KIMIA DARAH Rendah Rendah Rendah Tinggi Rendah Interpretasi 1/4/2011 7.0 103/ μL 2.58 9.32(4.53(85.9 (81.60 6.5-17.7%) 0. BU(+) Normal.0-34.5 103/ μL 13.9 103/μL 2.1-11.5-7.9 106/Μl 13.0 103/ μL 0.11) Rendah Rendah Rendah Tinggi Rendah Interpretasi Nilai Normal 4.5 32.0 % 80-100.+ Pemeriksaan WBC NE LY MO EO BA RBC HGB HCT MCV MCH MCHC PLT 4.6 29.0 103/ μL 0.0 (0.2 87.8%) 0.0 (0. Hepar dan lien tidak teraba Ekstremitas : Hangat ++/++ edema: --/-Tenaga 555 444 555 444 IV.0 4.5-5.2 29.5 (7.7 286 (0.2 .1 90 28.6 (10%) 0.1%) 4.2%) 0.9%) 0.0-5. Wheezing -/- Abdomen : Distensi (+).Palpasi Perkusi Auskultasi : TF N/N : sonor/sonor : Ves+/+.0-40.0-11.1 PEMERIKSAAN PENUNJANG DARAH LENGKAP 31/3/2011 6.0 pg 31-36 g/dL 150-440 103/μL Refleks Fisiologi ++ +++ ++ +++ Refleks Patho .8 34.5 g/dL 41.2%) 0..6 (7. 4. Ronki -/.0-0.3 28.06(0.8%) 0 3.

0 Neg Neg Norm Neg Nrom Neg Neg 1.65 – 17.33.1 3.84 Nilai Normal 5.55 – 4.Pemeriksaan SGOT SGPT BUN Creatinin GDS Natrium Kalium 31/03/2011 136.33 0.00 Rendah Rendah 135.00 .00 11.00 – 23.70 – 1.00 0.00 – 50.4 Pemeriksaan Anti-toxoplasma (25/3/2011) Pemeriksaan Ig G Ig M Nilai 14.00 – 140.01 Pale yellow 0–1 Sel gepeng 0-1 Bakteri+ Interpretasi Pemeriksaan Leukosit Nitrate Protein Glucose Keton Urobilinogen Bilirubin Eritrosit Spesific gravity Clarity Colour Sedimen Urine: Leukosit Eritrosit Sel epitel Lain-lain 4.5 – 5.46 0.20 70.65 0.1 4.90 13.50 92.93 132.3 Urine Lengkap (31/3/2011) Hasil 7.00 10.182 Interpretasi Tinggi Tinggi Nilai Normal 11.30 223.00 3.75 .00-145.

IV  Toxoplasmosis cerebri  Sindrom wasting  Oral Candidiasis  Anemia NN dc susp ACD  Transaminitis susp reaktif  Hiponatremia Hypoosmolar euvolemik kronik asimptomatik  Hipokalemia ec shift dd/loss PENATALAKSANAAN IVFD NaCl 0.543 0.491 Interpretasi Non reaktif Non reaktif 4.8 CT scan kepala (31/3/2011) Kesan: Sesuai gambaran toxoplasmosis di daerah parietal kanan yang mendesak vertrikel lateralis kanan dan menyebabkan deviasi medline ke kiri sejauh 0.7 Pemeriksaan Photo Thoraks AP (31/03/2011) Kesan : Tak tampak kelainan pada cor dan pulmo 4.9 VCT (02/04/2011) Hasil reaktif DIAGNOSIS  Infeksi B24 St.9% 20 tetes/menit Diet TKTP (1800 kkal + 60 gr protein).4. Pirimetamin 1x75mg .5 Pemeriksaan HbsAg dan anti-HCV (01/04/2011) Pemeriksaan Hbs Ag Anti-HCV Nilai 0.6 Pemeriksaan KOH (01/04/2011) Preparat KOH : Sel ragi + 4.2cm DD/ Absess cerebri 4.

- Klindamisin 4x600mg Flukonazol 2x100 mg Cotrimoxazole 2x960mg Epatin 3x1 KSR 1x1 PLANNING CD4 tgl 05/04/2011 Feses lengkap dan criptosporidium MONITORING Keluhan Vital sign Na dan K @ 3 hari LFT @3 hari Dubius ad malam PROGNOSIS .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful