Aprilia widy astuti Dewi utami Faiqotur rohmah Lusi febriani Muliyani fauziah Rini hatifah Tia mauludini

seperti kanker prostat. Penyakit Kanker Paru-paru tergolong dalam penyakit kanker yang mematikan. penyakit kanker paru-paru dewasa ini cenderung lebih cepat meningkat perkembangannya . dan kanker payudara. Dibandingkan dengan jenis penyakit kanker lainnya. kanker usus. baik bagi pria maupun wanita.

hati. klorometil eter. baik yang dekat dengan paru maupun yang jauh misalnya tulang. atau otak.  Penyakit kanker paru-paru lebih banyak disebabkan oleh merokok (87%). radiasi. Jika dibiarkan pertumbuhan yang abnormal ini dapat menyebar ke organ lain. gas mustard dan pancaran oven arang bisa menyebabkan kanker paru-paru. . arsen. sedangkan sisanya disebabkan oleh zat asbes. Penyakit kanker paru-paru adalah sebuah bentuk perkembangan sell yang sangat cepat (abnormal) didalam jaringan paru yang disebabkan oleh perubahan bentuk jaringan sell atau ekspansi dari sell itu sendiri. nikel. meskipun biasanya hanya terjadi pada pekerja yang juga merokok. kromat.

Misalnya Adenoma. SCLC adalah jenis sell yang kecil-kecil (banyak) dimana memiliki daya pertumbuhan yang sangat cepat hingga membesar. - - penyakit kanker paru-paru terbagi dalam dua kriteria berdasarkan level penyebarannya: Kanker paru-paru primer: Memiliki 2 type utama. tetapi seringkali menyerang lebih dari satu daerah di paru-paru. Biasanya disebut "oat cell carcinomas" (karsinoma sel gandum). Penanganan cukup berespon baik melalui tindakan chemotherapy and radiation therapy. yaitu Small cell lung cancer (SCLC) dan Non-small cell lung cancer (NSCLC). Type ini sangat erat kaitannya dengan perokok. Hamartoma kondromatous dan Sarkoma. . NSCLC adalah merupakan pertumbuhan sell tunggal. 1.

yang paling sering adalah kanker payudara dan kanker usus (perut). . 2. Kanker menyebar melalui darah.Kanker paru sekunder Merupakan penyakit kanker paru yang timbul sebagai dampak penyebaran kanker dari bagian organ tubuh lainnya. sistem limpa atau karena kedekatan organ.

.

nafsu makan berkurang. hilangnya berat badan.Tanda dan Gejala Penyakit Kanker Paru-paru         Batuk-batuk yang lama pada orang merokok Kesulitan bernafas (nafas pendek) Batuk mengeluarkan darah (meskipun jumlah sedikit) Sering mengalami infeksi paru (pneumonia atau bronchitis) Adanya nyeri dada. bahu dan bagian punggung Suara yang berubah dari biasanya Batuk lebih dari 2 minggu pada orang yang tidak merokok Lainnya seperti susah menelan. cepat lelah atau lemah. leher dan wajah tampak membengkak. .

Kedua penyakit ini dapat menimbulkan perlukaan pada jaringan sell organ paru sehingga mensupport terjadinya pertumbuhan sell abnormal didalam rongga tersebut. polusi udara oleh asap kendaraan ataupun pembakaran termasuk asap rokok. Biasanya kanker paru yang berkembang dari kasus ini adalah jenis adenocarcinoma (adenoma). yaitu penyakit TBC dan Pneumonia. Penyebab terbesar adalah merokok. Ada beberapa kasus penyakit yang memicu terjadinya penyakit kanker paru-paru ini. . Sedangkan lainnya adalah disebabkan adanya kontaminasi udara sekitar oleh zat asbes.

 Penanganan dan treatment atau pengobatan yang dilakukan pada orang yang terdiagnosa mengalami penyakit kanker paru akan tergantung dari tingkat stadiumnya. Beberapa langkah yang biasa dilakukan adalah: Tindakan operasi pembedahan mengangkat sell kanker Tindakan Therapy Radiasi Tindakan Therapy Kemotherapy Tindakan penyuntikan {Photodynamic (PTD)}     . serta kondisi umum si Penderita. Hal ini tidak terlepas dari riwayat serta penyebab dari adanya kanker paru tersebut tentunya. kemungkinan dilakukannya operasi.

Sumber : Lung Cancer Disease. Vitamin D dan Fe sangat baik untuk diberikan oleh penderita penyakit kanker paru. Begitu pula dengan makanan antioxidant seperti blueberri. dan buah tomat. cherri. . Pemberian Nutrisi dan supplement dapat mengurang gejala yang disebabkan oleh kanker paru.

hemoptysis. demam. Lesi yang letaknya sentral berasal dari salah satu cabang bronkus yang terbesar. Bila lesi perifer yang disebabkan oleh metaplasia. . Pada stadium lanjut. Kanker paru dapat bermetastase ke struktur – struktur terdekat seperti kelenjar limfe.Wheezing unilateral dapat terdengan pada auskultasi.hyperplasia dan displasia. Lesi ini menyebabkan obstuksi dan ulserasi bronkus dengan diikuti dengan supurasi di bagian distal. khususnya pada hati. dan dingin. dispneu. dinding esofagus. tulang rangka. dan bisa diikuti invasi langsung pada kosta dan korpus vertebra. hyperplasia dan displasia menembus ruang pleura. Gejala – gejala yang timbul dapat berupa batuk.PATOFISIOLOGI. penurunan berat badan biasanya menunjukkan adanya metastase. otak. biasa timbul efusi pleura. • Dengan adanya pengendapan karsinogen maka menyebabkan metaplasia. pericardium.

JENIS-JENIS KARSINOMA BRONKOGENIK : Karsinoma sel skuamosa Merupakan jenis karsinoma bronkogenik yang paling sering ditemukan dari permukaan epitel bronkus. Kanker ini berkaitan dengan perokok berat.  Karsinoma anaplastik merupakan jenis histologi yang paling sering dijumpai.  . karsinoma ini terletak di tengah sekitar hilus dan hampir berkaitan dengan merokok. Sering disebut undifferntiated cell karena tidak mempunyai bentuk skuamosa dan adenomatoma.

Merupakan sel – sel ganas yang besar dan berdiferensiasi sangat buruk dengan sitoplasma yang besar dan ukuran inti bermacam – macam.  Adenokarsinoma Memperlihatkan susunan selular seperti kelenjar bronkus dan dapat mengandung mukus. . Karsinoma sel besar. Lesi seringkali meluas melalui pembuluh darah dan limfe pada stadium dini. Sel – sel ini cenderung untuk timbul pada jaringan paru . Kebanyakan timbul di bagian perifer segmen bronkus dan kadang – kadang dapat dikaitkan dengan jaringan parut local pada paru – paru dan fibrosis interstisial kronik.paru perifer. tumbuh cepat dengan penyebaran ekstensif dan cepat ke tempat – tempat yang jauh. dan secara klinis tetap tidak menunjukkan gejala – gejala sampai terjadinya metastasis yang jauh.

Merupakan pemeriksaan awal sederhana yang dapat mendeteksi adanya kanker paru.A. Radiologi.  Bronkhografi. Dapat menyatakan massa udara pada bagian hilus. ukuran dan lokasi lesi. Untuk melihat tumor di percabangan bronkus. .  Foto thorax posterior – anterior (PA) dan leteral serta Tomografi dada. Menggambarkan bentuk. atelektasis erosi tulang rusuk atau vertebra. effuse pleural.

c. Pemeriksaan fungsi paru dan GDA Dapat dilakukan untuk mengkaji kapasitas untuk memenuhi kebutuhan ventilasi. Dapat dilakukan untuk mengevaluasi kompetensi imun (umum pada kanker paru). b. Laboratorium.2. Tes kulit. . jumlah absolute limfosit. atau nodus limfe). Dilakukan untuk mengkaji adanya/ tahap karsinoma. pleural. a. Sitologi (sputum.

Pernapasan 6. Integritas Ego 4. Sirkulasi 3. Keamanan 7. PARU • PENGKAJIAN 1. Hasil Pemeriksaan diagnosis .ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN CA. Aktivitas 2. Asupan Nutrisi 5.

Diagnosa Keperawatan 1. Kerusakan pertukaran gas berhubungan dengan pengangkatan jaringan paru 2. Tidak efektif bersihan jalan nafas berhubungan dengan peningkatan jumlah sekret Perencanaan Mempertahankan / memperbaiki fungsi pernapasan .

kedalaman dan kemudahan pernapasan ( napas bibir. Catat frekuensi. Aukultasi untuk gerakkan udara dan bunyi nafas 3. Bantu latihan nafas dalam 5. Ubah posisi klien 4. perubahan membran mukosa ) 2. Anjurkan mengkonsumsi cairan .Implementasi 1.

Menunjukkan potensi jalan nafas 3. Menunjukkan perbaikan ventilasi dan oksigenasi jaringan yang adekuat 2.EVALUASI 1. Sekret mudah dikeluarkan . bunyi nafas jelas dan bersih .

Karena tidak ada penyembuhan dari kanker. penekanan utama adalah pada pencegahan misalnya dengan berhenti merokok karena perokok mempunyai peluang 10 kali lebih besar untuk mengalami kanker paru di bandingkan bukan perokok. menyebabkan manifestasi klinis yang berbeda. Pengobatan pilihan dari kanker paru adalah tindakan bedah pengangkatan tumor.Kesimpulan 1. 4. Kanker paru merupakan penyebab kematian utama akibat kanker pada wanita maupun pria. . 3. Setiap tipe timbul pada tempat atau tipe jaringan yang khusus. dan perbedaan dalam kecendrungan metastasis dan prognosis. yang sering kali di sebabkan oleh merokok. dan menghindari lingkungan polusi. 2.

8 0.3 549038 .8 /.3 4803..8 /.3 .3 -078 .1.3.1.3 3. /0:.8  $0709 2:/./0:.3 507-..3 .'&$  03:3:.9  03:3:.3 -:3 3.8 .73.7.039.

39.. .-.3 :8:8 2030-.7: 207:5.703.3 50744 /.9.3 2.9.3 5743488 ./.3.3 -07039 20744 . 50744 2025:3. 503.3    .703.9.0825:../.307 5.3 5030-.3 9:247   .307 5030. 9/. .8 38 .7: / -. 503.3 507-0/.3 :9.0.307 5.88 /.3 8073 . . /. .:5:3 57.. 2.3 -07-0/.3/3.7 :39: 203..5 950 92-: 5..31089. 0- -08./..3.3 28.3 -:.89.3 :9.3 /.3 40 20744 $09.2 .73. /03..307 5. 50:. 50302-:.9./.9 .-.3..: 950 .3 /.7 .2 0.3 -0/. 5.3 .-.2.7: .307 5. / 80-..9 .3 209.3  .2././.3 /. .03/7:3.3 54:8 !034-. 9025.3 2033/.3 5. 93/.7 3:3.02.7 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful