Menerapkan Kebersihan Lingkungan Pertambahan Penduduk yang cepat mengakibatkan tekanan pada penyediaan fasilitas tenaga kerja.

Hal itu tidak mungkin dapat ditampung lagi pada kerjaan ke kotakota. Sebagai kota besar, Jakarta sangat memikat bagi penduduk dari luar Jakarta. Jakarta menjanjikan perubahan ekonomi bagi mereka. Banyak orang dari luar Jakarta berbondong-bondong pergi ke Jakarta. Arus urbanisasi di Jakarta mencapai sekitar 300.000 orang per tahun. Dari tahun ke tahun Jakarta menjadi semakin padat. Sebagai pendatang datangnya tanpa keterampilan khusus. Karenanya, mereka menyerbu kegiatan kerja di sektor informal, seperti pedagang asongan dan pedagang kaki lima. Pendapatan mereka tidak menentu. Hal ini semakin menambah jumlah warga miskin di Jakarta. Kepadatan dan kemiskinan penduduk Jakarta sangat mempengaruhi pola kehidupan masyarakatnya. Sebagian besar kaum miskin di Jakarta bermukim di rumahrumah yang tidak laik, seperti di atas bantaran sungai, Mereka biasa membuang sampah di sembarang tempat. Sektor kerja informal mereka juga sering berbenturan dengan ketertiban umum. Misalnya, ratusan ribu pedagang kaki lima yang saat ini tersebar di pelbagai sudut Jakarta, sebagian besar menggunakan trotoar dan jalan-jalan raya. Inilah yang menyebabkan masalah pada kebersihan lingkungan Kota Jakarta. Hal ini masih diperparah dengan adanya pencemaran lingkungan sebagai dampak industrialiasasi. Industrialisasi adalah banyaknya industri-industri yang hidup dan berkembang di lingkungan Jakarta. Meski sangat mendukung perekonomian, beberapa industri membuang limbah dengan sembarangan. Limbah itu bisa berupa limbah cair, udara maupun lainnya. Tentun saja ini mengotori lingkungan dalam kehidupan kita. Apakah upaya yang telah dan bisa kita lakukan? Berikut ini akan kita bahas satu persatu.

Makna Kebersihan Lingkungan dalam Kehidupan Kita pasti mengenal pepatah yang berbunyi “ Kebersihan Pangkal Kesehatan” . Ini berarti bahwa kebersihan merupakan kunci pokok untuk menjadikan manusia hidup sehat, baik secara rohani, jasmani, maupun sosialnya. Jasmani yang sehat akan menciptakan jiwa yang sehat. Begitu juga interaksi orang yang jiwanya sehat akan memperlancar usaha konkretnya untuk mencapai tujuan hidup yang positif. Lingkungan bersih berarti lingkungan fisik yang bebas dari kotoran-kotoran benda mati atu jasad hidup yang dapat mengganggu kehidupan manusia. Lingkungan yang bersih, sehat dan aman akan memungkinkan tercapainya hal-hal berikut ini : 1. Kemampuan kerja yang maksimal untuk mencapai kesejahteraan. 2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kualitas.

2. dapat disimpulkan bahwa betapa berharga dan betap pentingnya kebersihan bagi kita. dan pencemaran radiasi. Penyakit saluran pencernaan Penyakit ini ditimbulkan akibat pembuangan sampah sembarangan yang menyebabkan berkembangbiaknya lalat pembawa penyakit tersebut. Penyakit muntaber Penyakit ini ditimbulkan oleh jasad renik yang mencemari air dan makanan yang kita konsumsi. pencemaran panas. Sampah Sampah yang dihasilkan oleh penduduk dan aktivitasnya di DKI Jakarta jumlahny mencapai 25600 m3 (6. pencemaran lingkungan . yakni nyamuk aedes egypty berkembang biak. seperti kaleng dan botol bekas. Permasalahan Kebersihan Lingkungan Mewujudkan kebersihan lingkungan di DKI Jakarta. Penanganan sampah yang kurang baik dapat menimbulkan pencemaran air. 4. sehingga memungkinkan nyamuk pembawa virus demam berdarah.3. dan ketidak pedulian warga. dan protozoa yang dapat . 3. virus. karena adanya bakteri. 1. pencemaran tanah. Gangguan kesehatan akibat pencemaran Pencemaran bisa berupa pencemaran udara. 4. Nyamuk ini bertelur di air genangan yang jernih yang berada di sekitar rumah. pencemaran surara. Bila kebersihan terabaikan. Dari uraian diatas. Tanpa penanganan yang cepat korban bisa mengalami kematian karena kekurangan cairan. pencemaran air. setelah seharian penat bekerja. yaitu sebagai berikut : 1. Akibat tidak adanya faktor kebersihan dalam kehidupan antara lain munculnya beberapa macam penyakit. Menimbulkan rasa segar kembali. akan timbul kerugiankerugian yang tidak sedikit. bukanlah sesuatu yang mudah. Penyakit ini sangat berbahaya. Kendala-kendala tersebut antara lain : sampah.400 ton) per hari dengan persentase : • Sampah rumah tangga : 58 % • Sampah pasar : 10 % • Sampah industri : 15 % • Perkantoran : 15 % • Sampah fasilitas umum lainnya : 2% Dari sampah tersebut yang terkelola oleh Dinas Kebersihan sebesar 87 % dan yang tidak terkelola sebesar 13 %. Penyakit demam berdarah Penyakit ini masih sering mewabah di DKI Jakarta akibat tida bersihnya lingkungan fisik. Kehidupan dan penghidupan yang layak. air buangan. karena banyak permasalahan/kendala.

saluran pembuangan ini tidak mampu mengalirkan air dan akhirnya meluap menimbulkan banjir. Kendala itu muncul karena saluran pembuangan. air buangan tidak mengalir sebagaimana mestinya. Kemajuan teknologi yang hanya mengejar keuntungan tanpa memerhatikan dampaknya menyebabkan rusaknya lingkungan hidup. dan parit banyak yang tidak berfungsi dengan baik. 4. masalah air buangan juga mempunyai kendala. Ketidakpedulian Warga . Bahkan pada musim penghujan. 3. seperti kolera. 2. selokan. Selain itu. Pencemaran Lingkungan Pencemaran lingkungan terjadi akibat kemajuan teknologi yang tidak memerhatikan kelestarian lingkungan hidup. Rusaknya lingkungan hidup akan berdampak pada kesehatan manusia yang berupa berbagai macam penyakit.menimbulkan penyakit menular. sampah juga menimbulkan bau busuk yang menyengat. di DKI Jakarta. dan desentri. Air Buangan Sama dengan sampah. Akibatnya. seperti got. tifus.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful