Proses Keperawatan: Uji dan Spesimen Feses Specimen feses Analisa specimen feses dapat memberikan informasi meliputi

proses tentang kondisi kesehatan. Beberapa tujuan pemeriksaan feses meliputi : a) Untuk menentukam adanya darah samar (tersembunyi) perdarahan dapat terjadi akibat adanya ulkus,penyakit inflamasi atau tumor. Pemeriksaan samar sering disebut sebagai tes uji guaiase, dapat dilakukan dengan cepat oleh perawat d klinik atau klien di rumah. Kertas guaiase yang di gunakan untuk pemeriksaan sensitive terhadap adanya darah dalam feses. Makanan tertentu,obat dan vitamin c dapat menjadikan pemeriksaan tidak akurat. Hasil positif pals dapat terjadi bila klien baru memakan daging merah,sayuran atau buah-buahan mentah atau obat-obatan tertentu yang mengiritasi mukosa lambung dan mengakibatkan perdarahan, seperti aspirin atau abat anti inflamasi nonsteroid b) Pengkajian Pengkajian dapat meliputi aspek-aspek berikut ini:      Kebutuhan klien terhadap bantuan untuk defekasi atau penggunaan pispot Ketidaknyamanan pada abdomen sebelum,selama,dan sesudah pispot. Keadaan kulit perianial untuk memeriksa adanya iritasi,khususnya bila klien sering defekasi dan bentuk feses cair. Intervensi terkait dengan pengumpulan specimen. (mis diet atau pengobatan yang digunakan) Adanya hemoroid yang mungkin mengalami perdarahan.(penting untuk klien yang engalami konstipasi,karena pasi dapat memperburuk hemoroid,dan perdarahan apasaja dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan) Intervensi (mis obat) yang diberikan setelah defekasi.

1. Perencanaan Sebelum pengambilan specimen,tentukan alas an pengumpulan specimen feses serta metode yang benar dalam mengumpulkan dan menanganinya (yaitu berapa banyak feses yang harus diambil,apakah dibutuhkan suatu bahan pengawet untuk ditambahkan ke fese, dan apakah specimen ini perlu dikirim secepatnya ke laboratorium).Perawat mungkin perlu menginformasi itu ke bagian laboratorium.Pada banyak situasi,hanya satu specimen yang diperlukan;pada

situasi lain pengumpulan specimen feses sesuai waktu yang diperlukan,dan setiap feses yang keluar dikumpulkan selama periode waktu yang ditentukan.Periksa apakah klien harus diet bebas daging merah dan apakah klien harus menghentikan preparat zat besi sebelum uji darah samar. 1.1. Pendelegasian Pengambilan dan pengumpulan specimen dapat dilakukan oleh UAP.Walaupun demikian, perawat perlu mempertimbangkan pengumpulan sebelum mendelegasikan tugas ini.Contohnya,pengumpulan specimen feses secara acak pada wadah feses dapat didelegasikan,tetapi kultur feses yang membutuhkan swab steril pada tabung periksa harus dilakukan oleh perawat.Teknik pengumpulan yang tidak benar dapat mengakibatkan hasil pemeriksaan tidak akurat. Tugas mengambil dan memeriksa specimen feses untuk darah samar dapat dilaksanakan oleh UAP.Perawat perlu mengajarkan kepasa UAP untuk melaporkan kepada perawat bila terdeteksi ada arah dan/atau bila hasil uji positif.Selain itu,specimen harus disimpan agar perawat dapat mengulang pemeriksaan.

2. Implementasi Teknik 4-3 Pengambilan dan Pemeriksaan Spesimen Feses 2.1. Perlengkapan Mengumpulkan specimen feses

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful