The Vertical Boundaries of The Firm

(Case Study: Boeing Commercial Airplane Group)
Budi Priananto P i k u k u h Tr i k a d a r m a n t o Puguh Prahananto Rahadi Hendrastono
Program Ma gister Manajemen Fa k u l t a s E k o n o m i k a d a n B i s n i s Univer sitas Gadjah Mada 2011

APA?

 Vertically integrated firms: Perusahaan yang melakukan tahapan-tahapan dari vertical chain tersebut secara mandiri.Vertical Integration  Vertical chain: Proses dimulai pada saat mendapatkan bahan baku dan diakhiri dengan penjualan produk dan jasa akhir.  Vertical boundaries: Yang sebuah perusahaan lakukan atau buat sendiri daripada beli dari pihak lain. .

Being “upstream” or “downstream” depends on where you are on this chain.Upstream.  At each stage in the chain a firm has to make the decision whether to “make” or “buy”  . Downstream  Barang yang “mengalir” dalam alur vertikal dari bahan baku dan komponen ke tempat pembuatan melalui distribusi dan penjualan.

when a firm decides to buy activities or inputs from the market. Ini adalah keputusan untuk melakukan aktivitas mandiri atau membeli dari pihak luar.   Make.Make versus Buy  Keputusan Buat-atau-Beli. Buy. it is Using the market . it is vertically integrated.when a firm decides to make or provide the activity.

MENGAPA? KAPAN? .

Memaksi malkan keuntungan yang bisa didapat dari economies of scale b . . Memiliki pr oprier tar y dan hak paten yang memungkinkan mempr oduksi dengan biaya lebih r endah Eksploitasi pengalaman dalam mempr oduksi untuk beberapa per usahaan untuk mendapatkan lear ning economies 3. Meningkatkan efisiensi : a . Mengurangi pr oses bir okrasi : a gency costs dan inf luence costs 2 .Mengapa perlu untuk membeli produk atau jasa? 1.

Kapan diperlukan untuk membeli produk atau jasa :  biaya kontrak dengan supplier tidak mahal  biaya untuk pembuatan produk besar  Pada saat biaya untuk distribusi produk lebih murah apabila dilakukan kerjasama dengan distributor  Resiko terjadinya agency costs dalam perusahaan atau corporate dinilai besar .

Biaya-biaya dari penggunaan strategi membeli :  Informasi rahasia kemungkinan dapat bocor jika menggunakan jasa dari supplier  Koordinasi kurang cepat dan adanya resiko aliran informasi lebih lambat  Adanya biaya transaksi yang lebih tinggi dibandingkan apabila membuat sendiri .

Mengapa diperlukan untuk membuat produk atau jasa?  Untuk menghindari adanya perilaku oportunistik dari pihak eksternal  Untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat aliran informasi  Mengurangi biaya transaksi dengan pihak eksternal  Untuk menjamin adanya ketersediaan raw material dan menghindari kenaikan harga raw material pada saat peak season (tight control of inventory)  Untuk memperkuat chanel distribusi produk .

Kapan diperlukan untuk membuat produk atau jasa?  Jika aset merupakan salah satu kekuatan competitive advantage  Jika margin yang diambil oleh supplier terlalu besar  Risiko terjadinya agency costs dalam perusahaan dinilai kecil  Informasi dalam perusahaan bersifat rahasia dan tidak boleh diketahui pihak eksternal .

Biaya-biaya Yang Timbul penggunaan strategi membuat produk atau jasa :  Agency Costs  Biaya investasi lebih besar  Influence Costs .

Defining Boundaries  deciding to make or buy. . the firm must compare the benefits and costs of using the market as opposed to performing the activity.

BAGAIMANA? .

Join Ventures / Close-Knit Non-ownership Arrangements Manfaat vs Biaya T Integrasi Vertikal .Bagaimana Kerangka Kerja Dalam Pembuatan Keputusan Buat-Atau-Beli Memakai Pasar(Beli) T Apa ada supplier existing yg berhasil mendpt economies of scale & punya kapabilitas yg unit in-house tidak miliki? Y Apa ada masalah koordinasi / Y kurangnya informasi privat secara signifikan? T Apa detil kontrak tidak feasible / terlalu mahal? T Y Apa kepemilikan bersama dibutuhkan utk mitigasi masalah? Y Integrasi Vertikal T Apakah pengaturan “intermediate” (mis: aliansi) tercukupi? Y Alliance.

Cara Mengatasi Agency Cost & Influence Cost  Agency Cost  Kompensasi finansial proporsional dgn hasilnya  Kebijakan promosi&rekrutmen manajer/karyawan  Pengawasan menyeluruh dari BOD. Komite Audit  Sistem kompetisi yang terbuka  Influence Cost  Ideologi kooperatif perusahaan yg kuat  Pimpinan organisasi yang mendukung ideologi tsb .

tertutup  Kinerja dapat diukur dengan mudah  Mengakses informasi yang relevan seluas mungkin .Cara Mengatasi Kontrak yang Kurang Efektif akan Perilaku Oportunis  Memperluas rasionalitas  Bahasa dalam kontrak harus jelas.

Cara Mengatasi Bocornya Informasi Rahasia  Paten yang terdefinisi & terproteksi  Meminta pegawai menandatangani perjanjian .

Cara Mengatasi Permasalahan Holdup  Merger  Integrasi Vertikal  Perjanjian Vertikal (Terdapat Klausul Tidak Berkompetisi) .

CASE: Boeing Commercial Airplane Group PERUSAHAAN PENERBANGAN AMERIKA SERIKAT Pengambilan Keputusan “make-buy” Dalam Pembuatan Peralatan Mendarat Pesawat Boeing 777 .

Profil Industri Penerbangan  Jumlah konsumen yang sedikit  Jumlah Produksi Yang Rendah  Nilai Investasi Yang Tinggi  Kebutuhan akan Teknologi Tinggi .

Faktor Yang Mempengaruhi keputusan “make or buy”  Kompetensi Utama  Sensitivitas Yang Tinggi Terhadap Biaya  Investasi Modal  Tenaga Kerja  Pasar .

Hirarki Pengambilan Keputusan “make or buy” .

KESIMPULAN  Pertanyaan Kritis: Aktivitas mana dalam rantai vertikal perusahaan dimana harus dilakukan sendiri / diserahkan pada pasar?  permasalahan “make-or-buy”  Solusi: buat keputusan yang akan mengarah kepada produksi paling efisien (dengan analisa manfaat vs biaya) .

7!03.305:9:8.2-.3 2.047-: .7.

 507:8...27.37989.$!& O !079.82..3.:.9.39.7:8/.3./...079.3.3803/7..3/2.

5../807.7 5072.0 47 -: O $4:8-:./.8.3.3.3.8.9.31. .3.905:9:8. 574/:85..8-.3 5..7.2../.05.3203..8.3 2.301803 /03..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful