Ada prinsip-prinsip penanganan sampah yang bisa diterapkan dalam keseharian misalnya dengan menerapkan Prinsip 4R yaitu

: Reduce (Mengurangi); sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. Semakin banyak kita menggunakan material, semakin banyak sampah yang dihasilkan. Reuse (Memakai kembali); sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai, buang). Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah. Recycle (Mendaur ulang); sebisa mungkin, barang-barang yg sudah tidak berguna lagi, bisa didaur ulang. Tidak semua barang bisa didaur ulang, namun saat ini sudah banyak industri non-formal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. Replace ( Mengganti); teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan, Misalnya, ganti kantong keresek kita dengan keranjang bila berbelanja, dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidak bisa didegradasi secara alami.

Sampah bisa dijadiin bahan bakar.
Pada dasarnya sampah itu tergolong dalam kategori biomassa (terutama sampah organik). Belakangan banyak diomongin kan? Biomassa bisa digunakan sebagai bahan bakar walaupun nilai kalornya cukup jauh di bawah bahan bakar minyak. Tapi dengan dilakukan pencampuran (dengan batubara misalnya), terbukti kalo biomassa bisa dijadikan bahan bakar alternatif masa depan. nah, kalo biomassanya sampah, gimana cara ngolahnya biar jadi energi? Inget kuliah SU II nggak? Pas Pak Heri ngejelasin tentang proyeknya soal gasifikasi? Sampah sendiri bisa dijadikan bahan bakar kompor gasifikasi (jadi kayak propan buat elpiji gt..). Lumayan cemerlang kan idenya? Kalo berhasil,yakin bisa ngurangin sampah banyak banget yang berarti bisa menghasilkan energi yang banyak juga. Apalagi bisa dibilang ini merupakan sumber energi terbarukan kan? Semester lalu, saat saya sedang group meeting penelitian di kampus saya, ada anak S2 yang penelitiannya tentang ini, dan dia rencananya memanfaatkan sampah rumah tangga. Kebayang kan betapa cara ini bisa ngurangin sampah berapa banyak? Berikut diagram alir gasifikasi biomassa (biomassanya dianggap sampah yaa) dan gasifiernya: nfokepanjen.com - pemanfaatan sampah atau limbah rumah tangga menjadi gas kini telah dikembangkan oleh warga desa Talangagung RW 04, meski dalam uji coba diharapkan pemanfaatan limbah ini akan terus berjalan sehingga bisa mengurangi volume sampah yang ada di daerah ini.

tidak jauh dari RW 04 sebuah TPA ( tempat pembuangan akhir ) yang berada di dusun Kasin desa Talangagung sudah sangat menumpuk . pertambahan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan gaya hidup masyarakat telah meningkatkan jumlah timbulan sampah, jenis dan keberagaman karakteristik samapah. Meningkatnya daya beli masyarakat terhadap berbagai jenis bahan pokok dan hasil teknologi serta meningkatnya usaha atau kegiatan penunjang pertumbuhan ekonomi suatu daerah juga memberikan kontribusi yang besar kuantitas dan kualitas samapah yang dihasilkan. Meningkatnya volume timbulan sampah memerlukan pengelolaan. pengelolaan sampah yang tidak mempergunakan metode dan teknik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan selain akan dapat dampah negatif sampah terhadap kesehatan juga akan sangat mengganggu kelestarian fungsi lingkungan baik lingkungan pemukiman, hutan, persawahan, sungai dan lautan. Meskipun dengan metode dan teknik yang pengelolaan sederhana diharapkan bisa dilakukan dengan maksimal dan tidak hanya desa Talangagung saja tetapi juga diseluruh desa yang berada di kota Kepanjen. Sampah yang akan diolah merupakan sampah organik seperti sisa sayuran, rumput, daun, daging dll. sampah ini akan menghasilkan gas dan gas inilah yang akan digunakan untuk mengantikan tabung gas meskpun memerlukan waktu yang cukup lama untuk menghasilkan suatu gas namun ada beberapa manfaan lain selain menghasilkan gas, sisa sampah organik yang telah menghasilkan gas metan bisa juga digunakan sebagai pupuk kompos unutk berbagai macam tanaman, untuk mewujudkan kota bersih dan hijau semoga kota Kepanjen bebas dari sampah dan tidak lupa dengan kesdaran setiap individu. Sumber: http://www.infokepanjen.com/2010/08/manfaatsampah.html#ixzz1Kij6VXtQ
taf Pengajar Biologi SMA SMART Ekselensia Indonesia *)Penelitian dilakukan oleh siswa SMART BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Aktifitas manusia dalam memanfaatkan alam selalu meninggalkan sisa yang dianggapnya sudah tidak berguna lagi sehingga diperlakukanya sebagai barang buangan yang disebut sampah. Sampah secara sederhana diartikan sebagai sampah organik dan anorganik yang dibuang oleh masyarakat dari berbagai lokasi di suatu daerah. Sumber sampah umumnya berasal dari perumahan dan pasar. Sampah menjadi masalah penting untuk kota yang padat penduduknya. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa factor, diantaranya adalah volume sampah yang sangat besar sehingga malebihi kapasitas daya tampung tempat pembuangan sampah akhir (TPA), pengelolaan sampah dirasakan tidak memberikan dampak positif kepada lingkungan, dan kuranganya dukungan kebijakan dari pemerintah, terutama dalam memanfaatkan produk sampingan dari sampah yang menyebabkan tertumpuknya produk tersebut di tempat pembuangan akhir (TPA).Permasalahan sampah merupakan hal yang krusial. Bahkan, dapat diartikan sebagai masalah kultural karena dampaknya mengenai berbagai sisi kehidupan, terutama di kota besar. Berdasarkan perkiraan,

kertas pembungkus. Pupuk organik biasanya tidak meninggalkan residu / sisa dalam tanaman sehingga hasil tanaman akan aman bila dikonsumsi. maka kota-kota besar tersebut akan tenggelam dalam timbunan sampah berbarengan dengan segala dampak negatif yang ditimbulkannya seperti pencemaran air. ranting. rumah tangga sehingga jumlah sampah dapat dikurangi. 1. pendidikan dan sebagainya. Pada sekolah kami “SMART Ekselensia Indonesia” dimana para siswanya di asramakan memiliki jumlah sampah yang lumayan besar. penginapan. bengkel. apabila kita dapat memanfaatkannya dengan baik. Sampah fasilitas umum. 1. Oleh karena itu perlu melalui proses daur ulang secara organik untuk menghasilkan produk pupuk yang sangat penting sebagai unsur hara untuk kesuburan tanah dan perkembangan tanaman. 2. plastik. batu bata. sehingga diperlukan penanganan sampah yang baik dan benar. rokok. Metode Karya Ilmiah Metode yang digunakan pada karya ilmiah ini adalah proses pembuatan pupuk cair organik dengan cara fermentasi tanpa bantuan sinar matahari atau berlangsung secara anaerob ( kondisi yang tidak membutuhkan oksigen ). BAB IITINJAUAN PUSTAKA A. kayu. perbaikan struktur tanah dan zat yang dapat mengurangi bakteri yang merugikan dalam tanah.volume sampah yang dihasilkan oleh manusia rata-rata sekitar 0. genteng. Sampah berdasarkan jenisnya. Sampah yang berasal dari kegiatan komersial seperti pasar. kios. Sampah merupakan sumber daya alam yang sangat besar. pertokoan. Definisi Sampah Sampah adalah bahan yang tidak berguna. 1. Tujuan Karya Ilmiah Tujuan dari karya ilmiah ini adalah menemukan pengelolaan sampah yang baik sebagai proses daur ulang sampah untuk menghasilkan pupuk cair organik yang berkualitas sehingga dapat dimanfaatkan oleh tanaman bagi kelangsungan hidupnya 1.5 kg/perkapita/hari. Oleh sebab itu.Pengolahan sampah harus dilakukan dengan efisien dan efektif.1.2. tempat hiburan. rumah makan. dan sumber penyakit. Contoh jenis sampah ini adalah daun. debu. tidak digunakan atau bahan yang terbuang sebagai sisa dari sesuatu proses yang dihasilkan dari aktifitas manusia. dan sebagainya.4. Klasifikasi Sampah 1. tempat rekreasi.Pengelolaan sampah diantaranya dapat dimanfaatkan menjadi pupuk cair organik yang didalamnya terkandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman. 1.sehingga untuk kota besar seperti Jakarta yang memiliki penduduk sekitar 10 juta orang menghasilkan sampah sekitar 5000 ton/hari. yaitu sedekat mungkin dengan sumbernya.Sampah yang berasal dari pembersihan dan penyapuan jalan trotoar. Sampah berdasarkan sumbernya. Manfaat Karya Ilmiah Karya ilmiah ini diharapkan dapat memberikan informasi dibidang lingkungan hidup dan dapat memanfaatkan sampah di lingkungan sekolah SMART Ekselensia Indonesia. Sampah organik (bersifat . 1. Sampah komersial. Bila tidak cepat ditangani secara benar. pengolahan sampah membutuhkan lahan sebagai tempat pembuangan akhir (TPA). Sampah biasanya berupa padatan atau setengah padatan yang dikenal dengan istilah sampah basah atau sampah kering. Pada pengolahan sampah tidak ada teknologi tanpa meninggalkan sisa.1. lapangan. dan sebagainya. 1. Sampah bangunan Sampah yang berasal dari kegiatan bangunan termasuk pemugaran dan pembongkaran suatu bangunan seperti semen. sekolah. Sampah a. 2. seperti RT/RW. 1. Sampah yang berasal dari kegiatan rumah tangga. Sampah rumah tangga. melainkan harus dapat dimanfaatkan sebagai bahan mentah atau bahan yang berguna lainnya. tanah. udara. dan sebagainya. Sampah sebagai barang yang memiliki nilai tidak seharusnya diperlakukan sebagai barang yang menjijikan. Bumi Pengembangan Insani sebagai bahan organik untuk dijadikan pupuk cair organik bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.3.

media jamur merang. 7. Sumber Humus Kehadiran senyawa organik dalam bentuk humus di dalam tanah dapat mempertahankan sifat fisik tanah. atau kotoran) sampah ini mudah diuraikan oleh jasad hidup khususnya mikroorganisme. Larutan ini juga memiliki bahan pengikat sehingga larutan pupuk yang diberikan ke permukaan tanah bisa langsung digunakan oleh tanaman. komplek. Sampah anorganik (non degradabel). logam) sampah ini sangat sulit untuk diuraikan oleh jasad renik. Pupuk kandang cair Pupuk ini berasal dari kotoran hewan dan urin ternak. Pengelolaan Sampah 1.degradabel) Sampah organik adalah jenis sampah yang sebagian besar tersusun oleh senyawa organik (sisa tanaman.Salah satu jenis mikroorganisme penghasil vitamin (vitamin B12) ternyata sangat subur pertumbuhannya di dalam media yang dicampur dengan ekstrak sampah. ruko. Pengumpulan Sampah Cara pengumpulan sampah dengan menggunakan kantung.2. Sumber Pupuk Organik. Kelebihan dari pupuk cair organik adalah dapat secara cepat mengatasi defisiensi hara. c. kotoran hewan dan manusia yang kandungan unsur haranya lebih dari 1 unsur. Sampah anorganik adalah jenis sampah yang tersusun oleh senyawa anorganik (plastik. 3. Media Produksi Vitamin. Pupuk cair organik umumnya tidak merusak tanah dan tanaman walaupun digunakan sesering mungkin. Pengisi Tanah Tumbuhnya tempat pemukiman baru. Manfaat Sampah 1. Kantung yang digunakan berasal dari kantung plastik. Bahan Makanan Tanah Sampah sebagai bahan makanan tanah secara langsung (masih segar) dan melalui proses fermentasi telah digunakan dimana-mana dengan hasil yang baik. Pupuk Cair OrganikPupuk cair organik adalah larutan hasil dari pembusukan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman. Dengan sifat fisik yang baik. 1. 2. Media Penanaman Jamur Pengunaan media dengan sampah memberikan hasil yang memuaskan. kemudian menunggu pengangkutan oleh dinas kebersihan setempat atau sampah tersebut dapat di daur ulang yang sebelumnya dipisahkan dahulu antara sampah organik dan sampah anorganik. 2. 2. Kolam ikan yang banyak palnktonnya menyebabkan pertumbuhan yang cepat pada ikan.Kantung-kantung sampah yang telah terkumpul dalam bak-bak sampah. 5. 6. Jenis bahan ini cukup kuat dan dapat digunakan berulang-ulang serta sulit dihancurkan oleh jasad-jasad renik yang ada dalam sampah. Misalnya. 1. Bentuk dan ukuran kantung disesuaikan dengan kebutuhan. Penyubur Plankton. jamur ”Shiitake” dan jamur tiram putih tumbuh dengan baik pada bahan organik yang terdapat pada kompos. Suburnya plankton karena pemasukan bahan-bahan organik dari sampah.Pupuk organik adalah pupuk yang terbuat dari bahan organik/makhluk hidup yang telah mati dan mengalami pembusukan oleh mikroorganisme sehingga sifat fisiknya akan berbeda dari semula.Plankton adalah makanan utama ikan yang terdiri dari hewan dan tumbuhan bersel tunggal. Pemberian pupuk ini paling baik diberikan pada tanaman yang sedang dalam masa vegetatif dan masa . Pengangkutan. Penampungan Penampungan sampah dapat menggunakan bak sampah. di kota yang asalnya dari rawa-rawa/tanah berair lainnya/tempat-tempat pembuangan sampah. hewan. pembelanjaan baru. 4. B. Bak sampah dibuat secara permanen maupun non permanen 3. maka kegunaan tanah menyerap dan mempertahankan air dapat terjadi dengan baik. Pupuk ini umumnya bisa digunakan bersama dengan kotoran padat atau pupuk hijau. tidak bermasalah dalam pencucian hara dan mampu menyediakan hara secara cepat. botol.

Desain Pembuatan Pupuk D.perkembangbiakan. Tutup botol jangan terlalu rapat atau dibiarkan terbuka. Teknik pembuatan pupuk cair organik. Volum/jumlah bahan organik akan menyusut dari volum awal. Pembuatan molase tersebut . b. hewan dan tanaman. Setelah 12 jam timbul gelembung-gelembung. Bahan baku pupuk cair yang bagus adalah bahan organik basah atau bahan organik yang mempunyai kandungan air tinggi seperti sisa sayuran dan buahbuahan. Biogas Gabungan dari fermentasi bahan organik cair dengan bahan organik padat dikenal dengan istilah biogas. dan dimasukkan ke dalam botol. Susu ayam ditambahkan dalam larutan. BAB III METODOLOGI KARYA ILMIAH A. masker kain C. Sisa bahan tersebut bisa dijadikan bahan untuk kompos. Bogor. Ember ditutup dengan rapat sehingga udara tidak bisa masuk ke dalam ember. Karung beras yang berisi sampah organik dimasukkan ke dalam larutan media sampai bahan organik terendam seluruhnya (beban dapat diletakkan di atas karung beras agar tidak mengapung). Pembuatan pupuk cair organik dilakukan sebagai berikut: sampah organik dimasukkan ke dalam karung beras dan ditekan sampai padat. E. dan 10 liter air bersih dimasak dalam panci agar bakteri lain yang tidak diperlukan mati. sedangkan penggunaan pupuk kimia sintetis dapat menurunkan produksi tanaman jika digunakan terus-menerus. diawali dengan pembuatan molase. Penggunaan biogas secara rutin mampu meningkatkan produksi padi secara berkesinambungan dan tidak ada residu biogas di dalam lahan sawah. lalu karung tersebut diikat dengan tali rafia. Fermentasi yang berhasil ditandai dengan adanya bercak-bercak putih pada pemukaan cairan yang berwarna kuning kecoklatan dengan aroma khas yang menyengat. bekatul 1 kg. SMART Ekselensia Indonesia. penutup ember dibuka kemudian karung yang berisi sampah organik diangkat dan dipisahkan. gula pasir 1 kg. Setelah mendidih. sebab ketika masa perkembangbiakan. ditutup rapat. Larutan bakteri diambil. Pembuatan pupuk cair organik Proses pembuatan pupuk cair organik berlangsung secara anaerob/fermentasi tanpa bantuan sinar matahari. air kelapa tua 1l. Pembuatan bakteri Effective Microorganism Proses pembuatan bakteri Effective Microorganism sebagai berikut : Trasi ¼ kg. Pupuk cair organik disimpan dalam botol dan ruangan yang sejuk. Sampah yang diambil berasal dari kantin tempat para siswa dan karyawan makan. disaring. sedangkan sampah padat dan cair yang dihasilkan sebagai residu bisa digunakan sebagai pupuk. memisahkan sampah berdasarkan klasifikasi organik dan anorganik. Analisa Hasil Pengolahan data hasil pembuatan pupuk cair organik dianalisis secara deskripsi untuk mengetahui manfaat pupuk tersebut bagi perkembangan dan pertumbuhan tanaman BAB IVHASIL DAN PEMBAHASAN A. Parung. Pelaksanaan Pembuatan Pembuatan Pupuk Cair Organik Pada penelitian ini sebelum membuat pupuk cair. 1 buah nanas (yang dihaluskan dengan blender). a. kompor d) Botol penyimpanan e) Saringan (dari kain kasa) f) Timbangan/neraca teknis g) Gelas ukur. Bumi Pengembangan Insani. c. tanaman banyak membutuhkan nutrisi. Selanjutnya cairan EM siap digunakan untuk membuat pupuk cair organik. larutan di taruh di dalam ember dan hasil adonannya didinginkan. Larutan media dibuat dengan mencampurkan 500 ml cairan bakteri EM. air bersih 7l ke dalam ember. Pembuatan pupuk ini berlangsung pada tanggal 15 Maret 2007 sampai tanggal 3 April 2007. air tajin 1l. Setelah proses fermentasi selesai. Bahan dan Peralatan Bahan a) Bekatul 2 kg b) Molase : Gula merah dan gula putih 1 kg c) Terasi d) Air bersih (tidak mengandung kaporit)/aquadest e) Sampah organik basah f) Air tajin g) Air kelapa tua h) Isi usus ayam i) Susu sapi murni j) Nanas Peralatan a) Ember ukuran 20 liter bertutup. gayung b) Pengaduk kayu sepanjang 50 cm c) Panci pemasak air. tali rafia h) Karung beras berserat sintetis ukuran 25 kg i) Blender j) Sarung tangan karet. kemudian dipanaskan untuk memudahkan pelarutan. 1. B. Bakteri EM yang sudah jadi akan menjadi kental/lengket. lalu disimpan di tempat yang teduh (tidak terkena sinar matahari) selama 7-10 hari. Pembuatan molase Gula merah merah atau gula putih dilarutkan dalam air dengan perbandingan secukupnya. Dompet Dhuafa Republika. Penggunaan biogas memiliki keuntungan ganda yaitu gas metana yang dihasilkan bisa berfungsi sebagai bahan baker. Pembuatan Molase. Tempat dan Waktu Pembuatan Pupuk Pembuatan pupuk cair organik dilaksanakan di Laboratorium MIPA. Bahan pembuatannya berasal dari kotoran manusia. Botol disimpan di dalam ruangan sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung agar bakteri mendapat oksigen yang cukup.

Moerdjoko S. Penabar Swadaya. 2005. 1. Prinsip kerja pupuk cair organik untuk membantu proses pertumbuhan tanaman yang dimulai dari meningkatkan prokdutifitas tanah secara keseluruhan dilihat baik dari fisik. dan membantu proses fermentasi di dalam media larutan menjadi lebih sehat dan cepat C. http://id. Jakarta. Yogyakarta.org/wiki/sampah http://petanidesa. Hasil yang didapat setelah fermentasi ternyata terdapat adanya bercakbercak putih pada permukaan cairan yang berwarna kuning kecoklatan dengan aroma khas yang menyengat. Penggunaan bakteri effective microorganism untuk mengolah sampah menjadi pupuk cair organik dapat meningkatkan kualitas tanah bagi kelangsungan hidup tanaman. Pembuatan Pupuk Cair Organik Proses pembuatan pupuk cair organik menggunakan cara fermentasi yaitu suatu preses dimana tidak membutuhkan oksigen (anaerob). memperbaiki aerasi dan draenasi. Secara kimia dapat meningkatkan kestersediaan unsur hara dan meningkatkan proses pelapukan bahan mineral. Cet.1.5. B. Saran Berdasarkan karya ilmiah ini beberapa hal yang penting untuk dijadikan bahan pertimbangan dan saran adalah : 1. Waluyo L. Sedangkan pemberian pupuk cair organik pada tanah keunggulannya adalah. Setiawan BS.1. Malang. Mengelola sampah kota. Cet. Sampah dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik baik secara langsung maupun tidak langsung dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman. Cet. Jakarta 2007. Agromedia Pustaka. Nurhidayat. meneka pertumbuhan bakteri organisme patogen yang timbul dari pembusukan bahan organik. Mikrobiologi lingkungan.com/ Oleh: Urip Santoso . Kanisius Media. mengolah dan menyingkirkan sampah. Cet. PT. Sutanto R.1. kimia. Seri Agritekno. Jakarta. Pupuk cair organik pada tanah secara fisik dapat menggemburkan tanah.wikipedia. Kesuburan secara alami bergantung pada unsur-unsur kimia.wordpress. Hal tersebut menandakan bahwa pupuk cair organik telah selesai dibuat. Membuat pupuk kompos cair. Pemanfaatan sampah sebagai pupuk cair organik perlu diaplikasikan terhadap berbagai jenis tanaman dengan penelitian lebih lanjut. Cet. Universitas Muhammadiyah Malang. kimia dan dan biologi tanah sehingga dapat meningkatkan kualitas produk. Cet. Musnamar EI. 1. Cara cepat membuat kompos. Pembuatan. meningkatkan prokdutifitas tanah. Jakarta. Cet. Penebar Swadaya. bakteri. Pengebangbiakan Bakteri EM Pada pembuatan EM ini bakteri yang digunakan berasal dari usus ayam dimana di dalam usus tersebut terdapat bakteri asam lektat yang sangat berguna dalam membantu memper cepat6 perombakan bahan organik. 2005.1. Sudradjat. Menghindari. Widyatmoko. BAB V SIMPULAN DAN SARAN 1. Seri Agritekno. Molase dihasilkan dengan melarutkan gula putih dengan air panas. 2005. 2006. Cet. serta mikroorganisme menggantung lainnya. menekan biaya usaha tani dan meningkatkan kualitas produk. Dinastindo Adiperkasa Internasional. mencegah dan meningkatkan daya olah tanah.2. konsep dan kenyataan. Simpulan Berdasarkan hasil pemanfaatan sampah sebagai pupuk cair organik dapat disimpulkan bahwa : 1.1. 2. DAFTAR PUSTAKA Djuarnani N. maupun biologi. Hadisuwito S. Keunggulan pupuk cair organik diantaranya adalah menyehatkan lingkungan. sehinga perkembangan nya menjadi lebih cepat. Agromedia Pustaka. 2006. Kristian. aplikasi pupuk organik padat. 2002. Jakarta. 3. Mengolah sampah untuk pupuk dan pestisida organik. PT. Sampah organik yang dimanfaatkan menjadi pupuk cair organik sangat berperan bagi perbaikan sifat fisik.3. 2006.bertujuan sebagai sumber energi bagi perkembangan bakteri EM. menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme tanah seperti. Jakarta. Purwendro S. Dasar-dasar ilmu tanah. PT. Pengamatan lebih lanjut mengenai modifikasi media-media atau bahan-bahan yang digunakan untuk membuat bakteri effective microorganism dan pupuk cair organik. Penebar Swadaya.

sungai maupun air tanah. jumlah sampah yang cukup besar terjadi di Medan dan Bandung. Pada prinsipnya pengelolaan sampah haruslah dilakukan sedekat mungkin dengan sumbernya. Sejalan dengan peningkatan penduduk dan gaya hidup sangat berpengaruh pada volume sampah. Berdasarkan uraian tersebut pengelolaan sampah tidak cukup hanya dilakukan dengan manajemen 3P (Pengumpulan.700 m3 per hari. Sampah yang membusuk menimbulkan bau yang tidak sedap dan berbahaya bagi kesehatan. . Air yang dikeluarkan (lindi) juga dapat menimbulkan pencemaran sumur. Jika dihitung dalam setahun.500 m3 per hari dan pada tahun 2000 meningkat menjadi 25. maka volume sampah tahun 2000 mencapai 170 kali besar Candi Borobudur (Bapedalda. Selama ini pengelolaan persampahan terutama di perkotaan tidak berjalan dengan efisien dan efektif karena pengelolaan sampah terpusat. Pengumpulan sampah dalam jumlah besar memerlukan tempat yang luas. Pengangkutan dan Penimbunan di TPA). 4. sebagian besar sampah yang dihasilkan di Indonesia (di TPA) merupakan sampah organik sebesar 60-70% yang mudah terurai. yang timbul di kota.Sampah merupakan konsekuwensi dari adanya aktivitas manusia. 3. Untuk mengatasi hal tersebut. Selain itu ada kemungkinan lindi mengandung logam berat. Sampah dikumpulkan dari sumbernya kemudian diangkut ke TPS dan terakhir ditimbun di TPA. Jika sampah-sampah tersebut tidak diolah. 1. Akibat Sampah yang Bertumpuk Sampah perkotaan adalah limbah yang bersifat padat terdiri dari bahan organic dan anorganik yang dianggap tidak berguna lagi dan harus dikelola agar tidak membahayakan lingkungan dan melindungi investasi pembangunan. tetapi reduksi sampah dengan mengolah sampah untuk dimanfaatlkan menjadi produk yang berguna perlu dipikirkan. suatu salah satu bahan beracun. 2. tikus dan hewan liar lainnya. kota Jakarta pada tahun 1985 menghasilkan sampah sejumlah 18. kotor dan jorok yang menjadi tempat berkembangnya organisme patogen yang berbahaya bagi kesehatan manusia. 2000). Pada umumnya. Dengan demikian sampah berpotensi sebagai sumber penyebaran penyakit. merupakan sarang lalat. maka selain menghasilkan tingkat pencemaran yang tinggi juga memerlukan areal TPA yang luas. hepatitis dan lain-lain. Lindi yang terbentuk dapat mengandung bibit penyakit pathogen seperti tipus. Misalnya saja. tertutup dan jauh dari pemukiman. Selain Jakarta. Sampah yang tercecer tidak pada tempatnya dapat menyumbat saluran drainase sehingga dapat menimbulkan bahaya banjir. sangat membantu jika pengolahan sampah dilakukan terdesentralisasi. Pengolahan sampah terdesentralisasi dapat dilakukan di setiap RT atau RW. Dengan cara ini volume sampah yang diangkut ke TPA dapat dikurangi. dengan cara mengubah sampah menjadi kompos. Sampah organic akan terdekomposisi dan dengan adanya limpasan air hujan terbentuk lindi (air sampah) yang akan mencemari sumber daya air baik air tanah maupun permukaan sehingga mungkin saja sumur-sumur penduduk di sekitarnya ikut tercemar. Lingkungan menjadi terlihat kumuh.

Kadar vitamin B12 dalam sampah dan kotoran sungai berkisar 4.2 – 8. Paradigma baru penanganan sampah lebih merupakan satu siklus yang sejalan dengan konsep ekologi. logam dan lain-lain. Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu tersebut setidaknya mengkombinasikan pendekatan pengurangan sumber sampah. yaitu dengan meminimisasi sampah serta maksimasi daur ulang dan pengomposan disertai TPA yang ramah lingkungan. Dalam sampah dan kotoran sungai ditemukan bakteri yang dapat menghasilkan vitamin B12 yang samajenisnya dengan vitamin B12 yang dihasilkan oleh hewan. gelas. Sementara untuk sampah organik diolah. yang menitikberatkan hanya pada pengangkutan dan pembuangan akhir. Yang paling aktif dapat memfermentasikan sampah dan kotoran sungai sehingga dihasilkan vitamin B12 adalah bakteri-bakteri yang termasuk Streptomyces. pakan ternak. konstruksi. Diperkirakan dari 26. Sedangkan bagi rumah tangga berarti menanamkan kebiasaan untuk tidak boros dalam penggunaan barang-barang keseharian. Manfaat Sampah Sampah yang tampak tidak berguna sebesarnya masih banyak manfaatnya seperti dapat dibuat biogas. pengangkutan. alumunium. Biaya yang tersedia. TPA dengan system lahan urug saniter yang ramah lingkungan ternyata tidak ramah dalam aspek pembiayaan. 4) Budaya sikap dan perilaku masyarakat. 7) Sarana pengumpulan.2 µg untuk setiap satu gram berat kering.000 ton sampah dan kotoran sungai akan dihasilkan 465 vitamin B12. daur ulang & guna ulang. operasi dan pemeliharaan. insinerasi dan pembuangan akhir. 6) Rencana tata ruang dan pengembangan kota. 9) Peraturan daerah setempat. karena pembutuhkan biaya tinggi untuk investasi. Energi baru yang dihasilkan dari hasil penguraian sampah maupun proses daur ulang dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin. pengurangan sumber sampah untuk industri berarti perlunya teknologi proses yang nirlimbah serta packing produk yang ringkas/ minim serta ramah lingkungan. Konsep pengelolaan sampah yang terpadu sudah saatnya diterapkan. Untuk pendekatan daur ulang dan guna ulang diterapkan khususnya pada sampah non organik seperti kertas. salah satunya dengan pengkomposan. 3) Karakteristik sampah. plastik. 2) Karakteristik fisik lingkungan dan sosial ekonomi. sudah saatnya pemerintah daerah mengubah pola pikir yang lebih bernuansa lingkungan. 5) Jarak dari sumber sampah ke tempat pembuangan akhir sampah (TPA). .Faktor-faktor yang mempengaruhi system pengelolan sampah perkotaan. pengkomposan. antara lain: 1) Kepadatan dan penyebaran penduduk. dan dapat didaur-ulang bagi sampah anorganik. Paradigma Penanganan Sampah Penumpukkan sampah di TPA adalah akibat hampir semua pemerintah daerah di Indonesia masih menganut paradigma lama penanganan sampah kota. briket. Untuk mengatasi permasalahan tersebut. pupuk. kompos. pengolahan dan TPA.

mengurangi uang belanja. Produksi bersih merupakan salah satu pendekatan untuk merancang ulang industri yang bertujuan untuk mencari cara-cara pengurangan produk-produk samping yang berbahaya. juga dapat mengurangi biaya pengangkutkan ke pembungan akhir (TPA) dan mengurangi biaya pembuangan akhir. Pengertian Zero Waste adalah bahwa mulai dari produksi sampai berakhirnya suatu proses produksi dapat dihindari terjadi “produksi sampah” atau diminimalisir terjadinya “sampah”. dan menciptakan produk-produk dan limbah-limbahnya yang aman dalam kerangka siklus ekologi. Penanganan Sampah 3-R. nyaman). Teknologi pengolahan sampah organik menjadi pakan ternak 6. Prinsip-prinsip yang dapat diterapkan dalam penangan sampah misalnya dengan menerapkan prinsip 3-R. Reuse.5% dan kalium 0. mineral 15-70%. Teknologi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah 7. serta terciptanya industri kecil daur ulang yang dikelola oleh masyarakat atau pemerintah daerah setempat. Dengan pengolahan sampah menjadi bahan-bahan yang berguna akan memberikan keuntungan selain meningkatkan efisiensi produksi dan keuntungan ekonomi bagi pengolah sampah. sampah restoran. Recycle). 4-R atau 5-R.1-4. Prinsip 5-R selain 4 prinsip . nitrogen 1-10%. Konsep Zero Waste ini salah satunya dengan menerapkan prinsip 3 R (Reduce. Sistem pengolahan sampah secara terpadu 2. reuse (menggunakan kembali). menghemat energi. 4-R dan 5-R Pemikiran konsep zero waste adalah pendekatan serta penerapan sistem dan teknologi pengolahan sampah perkotaan skala kawasan secara terpadu dengan sasaran untuk melakukan penanganan sampah perkotaan skala kawasan sehingga dapat mengurangi volume sampah sesedikit mungkin. Peluang dan tantangan usaha daur ulang. ternyata mampu meningkatkan berat badan ternak. menghemat sumber daya alam. mengurangi polusi secara keseluruhan.Pemberian sampah dan kotoran sungai sebesar 2% pada ternak. Daur ulang sampah plastik dan kertas 4. Teknologi pengomposan 3.5%. Pengolahan sampah kota metropolitan 9. kotoran ternak. Prinsip ini juga dapat diterapkan pada berbagai aktivitas termasuk juga kegiatan skala rumah tangga. kertas. serta prinsip pengolahan sedekat mungkin dengan sumber sampah dengan maksud untuk mengurangi beban pengangkutan (transport cost). Orientasi penanganan sampah dengan konsep zero waste diantaranya meliputi : 1. Penanganan sampah 3-R adalah konsep penanganan sampah dengan cara reduce (mengurangi). dan recycle). Teknologi pembakaran sampah dan insenator 5. menghemat lahan TPA dan lingkungan asri (bersih. sehat. limbah pertanian dan industri yang bersifat sampah organic semuanya dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Sampah dan kotoran sungai mengandung senyawa organic 40-85%. sedangkan 4-R ditambah replace (mengganti) mulai dari sumbernya. fosfat 1-4. Konsep zero waste yaitu penerapan rinsip 3R (Reduce. Reuse. Sampah rumah tangga. recycle (mendaur-ulang sampah). Peran serta masyarakat dalam penanganan sampah 8.

. Misalnya. pertokoan. Lakukan penangan untuk sampah organic menjadi kompos dengan berbagai cara yang telah ada atau manfaatkan sesuai dengan kreatifitas masing-masing.Gunakan baterai yang dapat diisi kembali. bisa didaur ulang.Kembangkan manfaat lain dari sampah. Hindari pemakaian barang-barang yang sekali pakai.Gunakan wadah/kantong yang dapat digunakan berulangulang. Semakin banyak kita menggunakan material.tersebut di atas ditambah lagi dengan replant (menanam kembali). semakin banyak sampah yang dihasilkan. Penanganan sampah 4-R sangat penting untuk dilaksanakan dalam rangka pengelolaan sampah padat perkotaan yang efisien dan efektif. sehingga diharapkan dapat mengrangi biaya pengelolaan sampah. Upaya 5-R di Daerah Perumahan dan Fasilitas Sosial Penanganan 5-R Cara Pengerjaannya Reduce Hindari pemakaian dan pembelian produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar. Replace Ganti barang-barang yang kurang ramah lingkungan . perkantoran. Gantilah barang-barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama. Hal ini dapat memeperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah.Kurangi penggunaan bahan sekali pakai Jual atau berikan sampah yang telah terpisah kepada pihak yang memerlukan. Prinsip reuse dilakukan dengan cara sebisa mungkin pilihlah barangbarang yang bisa dipakai kembali. Tabel 1. . ganti kantong keresek kita dengan keranjang bila berbelanja. namun saat ini sudah banyak industri non-formal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. . Recycle . Tidak semua barang bisa didaur ulang. Juga teliti agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan. barang-barang yang sudah tidak berguna lagi. Prinsip recycle dilakukan dengan cara sebisa mungkin. Prinsip replace dilakukan dengan cara teliti barang yang kita pakai seharihari. lahan kosong dan lainlain. Prinsip replant dapat dilakukan dengan cara membuat hijau lingkungan sekitar baik lingkungan rumah. Penanaman kembali ini sebagian menggunakan barang atau bahan yang diolah dari sampah. Prinsip reduce dilakukan dengan cara sebisa mungkin lakukan minimisasi barang atau material yang kita pergunakan. . .Gunakan produk yang dapat diisi ulang.Lakukan penanganan sampah anorganik menjadi barang yang bermanfaat.Pilih produk dan kemasan yang dapat didaur-ulang dan mudah terurai. Reuse Gunakan kembali wadah/kemasan untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya. . dan jangan pergunakan Styrofoam karena kedua bahan ini tidak bisa diurai secara alami.

Buat hijau dan teduh lingkungan anda. . . Khusus untuk rumah sakit. . . Reuse Gunakan kembali sampah yang masih dapat dimanfaatkan untuk produk lain.Gunakan alat tulis yang dapat diisi kembali. Kenakan biaya tambahan untuk permintaan kantong plastic belanjaan.Kurangi penggunaan bahan sekali pakai. . .Sediakan jaringan informasi dengan computer.Jual atau berikan sampah yang telah terpilah kepada yang memerlukannya.Sediakan produk yang kemasannya tidak menghasilkan sampah dalam jumlah besar. Pertkoan. Memberikan kemasan/bungkusan hanya pada produk yang benar-benar memerlukan. Hotel) Penanganan 5-R Cara Pengerjaannya Reduce Berikan insentif oleh produsen bagi pembeli yang mengembalikan kemasan yang dapat digunakan kembali.Olah sampah kertas menjadi kertas kembali. dan gunakan bahan/barang yang dibuat dari sampah.Gantilah barang-barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama. .Gunakan kedua sisi kertas untuk penulisan dan fotokopi. Restoran. Replace Gantilah barang-barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama. seperti pakan ternak. Ganti pembungkus plastik dengan pembungkus yang lebih bersahabat dengan lingkungan. . dan gunakan Tabel 3.Olah sampah organic menjadi kompos.Gunakan produk yang dapat diisi ulang. Recycle . . Replant . Reuse Gunakan alat kantor yang dapat digunakan berulangulang. Upaya 5-R di Daerah Fasilitas Umum Penanganan 5-R Cara Pengerjaannya Reduce . Upaya 5-R di Daerah Komersial (Pasar. Gunakan peralatan penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali. bahan/barang yang dibuat dari sampah. Berikan tambahan biaya bagi pembeli yang meminta kemasan/bungkusan untuk produk yang dibelinya.Buat hijau dan teduh lingkungan anda. gunakan incinerator untuk sampah medis. . Maksimumkan penggunaan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.Replant dengan yang ramah lingkungan. - Tabel 2.

. hingga pembuangan. dan gunakan bahan/barang yang dibuat dari sampah. TV). - Pemilahan Sampah Berdasarkan uraian tentang 3-R. Pada setiap tempat aktivitas dapat disediakan empat buah tempat sampah yang diberi kode. . sehingga dapat mencapai tujuan atau sasaran yang telah ditetapkan yaitu. pemilahan harus dilakukan di sumber sampah seperti perumahan. pengumpulanan. Pemilahan berarti upaya untuk memisahkan sekumpulan dari “sesuatu” yang sifatnya heterogen menurut jenis atau kelompoknya sehingga menjadi beberapa golongan yang sifatnya homogen.Berilah insentif kepada masyarakat yang membeli barang hasil daur ulang sampah. 4-R atau 5-R tersebut. Sementara sampah-sampah elektronik (seperti kulkas.Sediakan perlengkapan untuk pengisian kembali produk umum isi ulang. . dan satu tempat sampah untuk botol. terminal dan tempat-tempat dimana manusia beraktivitas. atau wadah belanjaan yang diproduksi oleh swalayan yang bersangkutan sebagai bukti pelanggan setia. radio. Lakukan penanganan sampah organic menjadi kompos atau memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan. yaitu satu tempat sampah untuk sampah yang bisa diurai oleh mikrobia (sampah organik).Jual produk-produk hasil daur ulang sampah dengan lebih menarik. pengangkutan. keramik. Malah bisa jadi menjadi lima tempat sampah. . sekolah.Buat hijau dan teduh lingkungan anda. Jadwal . pengolahan. ditangani secara tersendiri pula. pasar. Sampah jenis ini tidak boleh sampai ke TPA. rumah sakit.lingkungan bebas sampah. Untuk sampah-sampah B3 tentunya memerlukan penanganan tersendiri. kantor. Oleh sebab itu. Ganti barang-barang yang kurang ramah lingkungan dengan yang ramah lingkungan. satu tempat sampah untuk kaleng. Mengapa perlu pemilahan? Sesungguhnya kunci keberhasilan program daur ulang adalah justru di pemilahan awal. Adalah tidak efisien jika pemilahan dilakukan di TPA.Lakukan penanganan sampah anorganik. furniture dll.Recycle Replace Replant Berikan insentif bagi konsumen yang membawa wadah sendiri. satu tempat sampah untuk sampah plastik atau yang sejenis. Manajemen Pemilahan Sampah dapat diartikan sebagai suatu proses kegiatan penanganan sampah sejak dari sumbernya dengan memanfaatkan penggunaan sumber daya secara efektif yang diawali dari pewadahan. . karena ini akan memerlukan sarana dan prasarana yang mahal. jika kertas dipisah tersendiri. Oleh kembali buangan dari proses yang dilakukan sehingga bermanfaat bagi proses lainnya. melalui pengendalian pengelolaan organisasi yang berwawasan lingkungan. Ganti pembungkus plastik dengan pembungkus yang lebih bersahabat dengan lingkungan. maka pemilahan sampah menjadi sangat penting artinya. puskesmas.

sistem pengelolaan sampah juga menerapkan model pemilahan antara sampah organik dan sampah anorganik. bahkan sampai pada TPA. tapi terus berlanjut pada rantai berikutnya. Material yang dapat didaur ulang antara lain botol bekas wadah kecap. Jika pada setiap tempat aktivitas melakukan pemilahan.Pemilahan sampah. aluminium bekas wadah minuman ringan. pendistribusian dan pembuatan produk bekas pakai.Pengomposan sampah baik dengan cara konvensional maupun dengan rekayasa . sirup. dan satu lagi untuk sisa-sisa tanaman/rumput. dan sampah kertas didaur ulang dan pakan ternak. maka volume sampah yang sampai ke TPA dapat dikurangi sebanyak mungkin. dengan pilihan pemanfaatan enersi panas Sampah basah dapat dibuat kompos. maka pengangkutan sampah menjadi lebih teratur. pupuk dan pakan ternak.. bekas .Pemotongan sampah .Pemrosesan sampah sebagai sumber gas-bio . pengumpulan. misalnya. kertas. pemrosesan. Ketiga jenis sampah itu akan diangkut oleh tiga truk berbeda yang memiliki jadwal berbeda pula. Pemanfaatan sampah Teknik-teknik pemrosesan dan pengolahan sampah yang secara luas diterapkan di lapangan. Setiap rumah tangga memiliki tiga keranjang sampah untuk tiga jenis sampah yang berbeda. Daur ulang Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan.Pembakaran dalam Insenerator. Dinas kebersihan tinggal mengangkutnya setiap hari dan tidak lagi kesulitan untuk memilahnya. Nah. saos. baik secara manual maupun secara mekanis berdasarkan jenisnya . Di Australia. Sehingga pemilahan sampah tidak berhenti pada level rumah tangga saja. Pemerintah Daerah bekerjasama dengan swasta dapat memproses sampah-sampah tersebut menjadi barang yang berguna. Setiap truk hanya akan mengambil jenis sampah yang menjadi tugasnya. satu untuk bekas makanan. creamer dll. Dengan cara ini. sampah kering dapat dipakai kembali dan didaur ulang. misalnya pembuangan sampahsampah tersebut ditentukan setiap 3 bulan sekali. sampah-sampah yang telah dipilah inilah yang kemudian dapat didaur ulang menjadi barang-barang yang berguna.pengangkutan sampah jenis ini perlu diatur. khususnya di negara industri antara lain adalah: . Satu untuk sampah kering (an-organik).Pemadatan sampah (baling) .

berwarna kehitam-hitaman dan tidak berbau. sampah sudah mengalami perubahan baik bentuk maupun fungsinya. Jenis barang 1 Gelas aqua 2 Kaleng oli 3 Ember biasa 4 Kaset. ember dll. fanta. Daur ulang bisa menggunakan prinsip 2 R yaitu reuse dan recycle. Harga/kg 1600 1500 1100 150 800 700 1600 500 700 350 500 150 400 700 450 250 8000 7000 6000 4000 400 200 Proses Pembuatan Kompos Dengan Aktivator EM-4 Kompos merupakan hasil fermentasi dari bahan-bahan organik sehingga berubah bentuk. yaitu proses pengkomposan dengan menggunakan bahan tambahan berupa mikroorganisme dalam media cair yang berfungsi untuk mempercepat pengkomposan dan memperkaya mikroba. Proses pembuatan kompos adalah dengan menggunakan aktivator EM-4. Kotoran Ternak. botol yakult. Molase dan Air. plastic bekas wadah shampoo. air mineral. Gembor. Sementara mendaur-ulang sampah didaur ulang untuk dijadikan bahan baku industri dalam proses produksi.. EM4. sprite. . infuse) 8 Kardus 9 Kertas putih 10 Majalah 11 Koran 12 Duplek (kardus tipis) 13 Pembungkus semen 14 Besi beton 15 Besi super 16 Besi pipa 17 Tembaga super 18 Tembaga baker 19 Aluinium tebal 20 Aluminium tipis 21 Botol air besar 22 Botol bir kecil. besi bekas.kemasan kue dll. Sedangkan peralatan yang digunakan adalah : Sekop. Bahan-bahan yang digunakan adalah : Bahan Baku Utama berupa sampah organik. Sampah organik dapat didaur ulang menjadi produk-produk berguna seperti kompos. Cakar. pupuk kandang. jerigen.. Menggunakan kembali: barang-barang yang dianggap sampah karena sifat dan karakteristiknya dapat dimanfaatkan kembali tanpa melalui proses produksi. botol kecap 5 Ember hitam (anti pecah) 6 Botol aqua 7 Putian (botol bayclin. Tabel 4. briket dan biogas. sampah basah dapat diolah menjadi kompos. Pengomposan merupakan proses penguraian bahan-bahan organik dalam suhu yang tinggi sehingga mikroorganisme dapat aktif menguraikan bahan-bahan organik sehingga dapat dihasilkan bahan yang dapat digunakan tanah tanpa merugikan lingkungan. Beberapa sampah yang dapat dijual No. Dalam proses ini.

Pencampuran dilakukan sekali lagi agar seluruh bahan bercampur secara merata. Tujuan pematangan untuk menjamin kompos benar-benar aman bagi konsumen. Mesin giling kompos dan Ayakan. 5. Selanjutnya dilakukan pembongkaran untuk dikeringkan/dijemur. lebar 1. Tahapan pembuatan kompos dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. Pemantauan Dalam masa penumpukan akan terjadi peningkatan suhu sebagai akibat proses fermentasi. Pengeringan dapat dilakukan selama lebih kurang 1 minggu sampai kadar air kira-kira mencapai 20-25%. molase dan air di atas campuran sampah dan kotoran ternak. Hal ini berguna untuk membunuh bakteri yang tidak dibutuhkan dan melunakkan bahan. sayuran dan buah-buahan. Komposisi bahan-bahan ini adalah sampah cacahan (1. 3. Termometer. 8. . Pencampuran/pengadukan dilakukan secara merata kemudian dicampurkan pula campuran EM-4. 4. 2. Pada hari keenam dan seterusnya suhu dijaga antara 40-50° C dengan kelembaban lebih kurang 50 %. sisa makanan. 6. Pengeringan Setelah usia tumpukan mencapai usia 21 hari/3 minggu.Keranjang. Suhu dan kelembaban dapat dipertahankan dengan perlakuan antara lain penyiraman dan pembalikan tumpukan. Pematangan Pengkomposan berjalan dengan baik dengan suhu rata-rata dalam bahan menurun dan bahan telah lapuk dan berubah warna menjadi coklat kehitaman. maka sampah organi sudah menjadi kompos. gunungan maupu pesesgi panjang. Penumpukan Bahan Baku Setelah dilakukan pencampuran secara merata kemudian dilakukan penumpukan dengan ketentuan tinggi 1. Penumpukan dapat dilakukan dengan model trapesium. Pencampuran Bahan Baku Sampah yang sudah dicacah dideder di tempat yang telah disediakan kemudian dicampur dengan kotoran ternak.75 m dan panjang 2 m. Pencacahan Sampah organik yang telah terkumpul dicacah dengan ukuran 3-4 cm.3 m-3).5 m. Pencacahan dilakukan untuk mempercepat proses pembusukan karena pencampuran dengan bahan baku yang lain seperti kotoran ternak dan EM-4 menjadi rata sehingga mikroorganisme akan bekerja serana efektif dalam proses fermentasi. Alat pencacah. Pemilahan Sampah Sampah yang dikumpulkan di TPA pada umumnya bercampur antara bahanbahan organik maupun non organik sehingga pemilahan perlu dilakukan secara teliti untuk mendapatkan bahan organik yang dapat dikomposkan seperti dauandaunan. EM-4 (375 ml). Untuk hari pertama sampai kelima suhu biasanya mencapai 65° C atau lebih. kotoran ternak kering (1/5 dari sampah cacahan). Untuk mendapatkan butiran-butiran kompos yang siap untuk dikemas dilakukan pengayakan sesuai dengan kebutuhan. Penggilingan dan Pengayakan Proses selanjutnya adalah dilakukan penggilingan terhadap kompos yang sudah kering. 7. Dalam tumpukan inilah terjadi proses fermentasi sampah organik menjadi kompos.

c. b. buat larutan fermentasi EM4 yaitu dengan perbandingan 1:1:1000 ml. Masukkan ke dalam karung dan tutup rapat. Setelah itu sampah tersebut dicampurkan dengan bokashi starter dan aduk hingga rata. sekam. Siramkan larutan fermentasi EM4 yang telah didiamkan selama semalam ke dalam sekam. dan . hingga kelembaban mencapai 30%. dedak. bokashi disebar merata di permukaan tanah atau perakaran tanaman dan siramkan 2 cc EM4/liter air selama 2 minggu sekali. c.kas plastic untuk menutup lubang pipa bagian luar. terlebih dahulu dipisahkan dari anorganiknya. Buat bokashi starter yang terdiri dari dedak dan sekam dengan perbandingan 9:1. Cara pembuatan: a.84 %. f. Pengomposan secara sederhana Bahan: . Sampah kemudian ditumpuk atau digundukan di atas lantai yang kering dengan ketinggian 20-25 cm. pada tanah yang kurang subur dapat diberikan lebih. Setelah itu dicacah hingga lebih kecil ukurannya. aduk rata dan diamkan selama semalam untuk diaktifkan. 3-4 genggam bokashi setiap meter persegi disebar merata di atas permukaan tanah. EM4. Bila sampah basah lebih baik diangin-anginkan dahulu.batu kerikil.17. C : 15. aduk hingga tercampur merata. d. tambahkan dedak dan aduk kembali hingga merata. e.62.Produksi Kompos Adapun Komposisi/kandungan produksi kompos UPTD Komposting berdasarkan hasil uji laboratorium Universitas Airlangga Surabaya adalah sebagai berikut : Kadar Air : 30. N : 0. kemudian ditutup dengan karung goni selama 4-5 hari. PH : 9.drum atau tong plastic yang mempunyai tutup . kemudian bibit siap ditanam. d.64 % dan C/N Ratio : 18. Pertahankan suhu gundukan adonan 40-50 oC. Untuk hasil yang lebih baik. molase dan air. fermentasi selama 2-3 hari.pipa paralon berdiameter 4 inci . P : 0.48%. Untuk tanaman buah-buahan atau pot. Biarkan tanah yang telah diberi bokashi selama 1 minggu. g. Cara penggunaan a. b.56 %. Sampah organic yang akan digunakan. Cara pembuatan . Pengomposan skala rumah tangga Bahan: sampah organic. siramkan atau semprotkan 2 cc EM4/liter air ke dalam tanah.

Dari segi ekonomi. kompos itu siap sudah siap dipakai untuk pupuk tanaman. Penggunaan pupuk anorganik dapat ditekan sehingga dapat meningkatkan efisiensi penngunaannya. Dari segi teknologi manfaat pembuatan kompos antara lain : 1. Pipa dilubangi dengan bor sebesar 5 mm setiap jarak 5 cm. Selam itu akan terjadi proses pengomposan. lalu diangin-anginkan sekitar seminggu. 2. Secara teknis. lingkungan. Setelah penuh. yaitu : 1. Pasang pipa pada empat sudut tong. Dari segi ekologi. Manfaat Pengkomposan Usaha pengkomposan sampah kota memiliki beberapa manfaat yang dapat ditinjau baik dari segi teknologi. sebanyak 4-5 lubang. 2. ekonomi. Dengan demikian akan menguragi investasi lahan TPA. lalu ditutup kasa plastic untuk jalan air. Ujung pipa bagian luar ditutup kasa plastic untuk sirkulasi udara. Tempat pengumpulan sampah akhir dapat digunakan dalam waktu yang lebih lama. tong ditutup dan dibiarkan selama 3-4 bulan. Tempatkan pada bagian yang tidak kena hujan secara langsung. Tepi tong ditutup batu kerikil setebal 15 cm. pembuatan kompos dapat dilakukan secara manual sehingga modal yang dibutuhkan relatif murah atau secara masinal (padat modal) untuk mengejar skala produksi yang tinggi. Bagian bawah juga dilubangi dengan diameter yang sama. tetapi jangan diikutkan kulit telur dan kulit kacang sebab sukar menjadi kompos. Hal ini berarti kompos memiliki nilai kompetetif dan ekonomis yang berarti kompos dapat dijual. Ambil kompos tersebut dari komposter. 3. tentunya sampah organic. 4. Tong tersebut diisi dengan sampah rumah tangga. karena sampah yang dikumpulkan berkurang. lalu tanam di tanah. Sampah yang sudah jadi kompos berwarna hitam dan gembur seperti tanah. Tempat sampah biasanya berbau karena sampah organic cepat membusuk sehingga diperlukan kerikil untuk meredam bau tersebut. sosial maupun kesehatan.- - - bagian atas tong plastic diberi 4 lubang diameter 4 inci untuk memasang pipa. Tong juga dilubangi 5 mm dengan jarak 10 cm untuk udara. Demikian juga sekeliling pipa ditutup kerikil. Nah. Pengkomposan dapat mengurangi jumlah sampah sehingga akan mengurangi biaya operasinal pemusnahan sampah. yaitu: . Kompos dapat memperbaiki kondisi tanah dan dibutuhkan oleh tanaman. Teknik pembuatan kompos sangat beragam. baru ditutup tanah. mulai dari proses yang mudah dengan menggunakan peralatan yang sederhana sampai dengan proses yang canggih dengan peralatan modern. pembuatan kompos dapat memberikan manfaat secara ekonomis. proses pembuatan kompos memberikan manfaat bagi lingkungan.

Pengurangan tumpukan sampah akan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. blok dan sel. Proses pengkomposan berjalan pada suhu yang tinggi sehingga dapat mematikan berbagai macam sumber bibit penyakit yang ada pada sampah. Dalam strategi jangka panjang peran aktif masyarakat menjadi tumpuan bagi suksesnya pengelolaan sampah kota. No. Mengolah sampah di rumah. Estate Vol 2. Dapat dijadikan obyek pembelajaran lingkungan baik bagi masyarakat maupun dunia pendidikan. Dianjurkan untuk membuat TPA yang memenuhi kriteria minimum. Anonimus. Dapat mebuka lapangan kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran.1. seperti adanya zona. Pengkomposan merupakan metode daur ulang yang alamiah dan mengembalikan bahan organik ke dalam siklus biologis. penjaga. 2006. ? . yang dibuang ke sungai ataupun yang dikumpulkan di TPA akan berkurang. manfaat sosial yang dapat diperoleh dari pembuatan kompos adalah : 1. sehingga akan mengurangi ritasi transportasi sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan umur TPA akan semakin panjang. Kebutuhan energi dan bahan makanan yang diambil tumbuhan dari dalam tanah dikembalikan lagi ke dalam tanah. Hal. dan persyaratan lainnya. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) TPA tipe open dumping sudah tidak tepat untuk menuju Indonesia sehat. secara bertahap semua Kota dan Kabupaten harus segera mengubah TPA tipe open dumping menjadi sanitary landfill. 3. Oleh sebab itu. truk. Pemakaian kompos pada lahan perkebunan atau pertanian akan meningkatkan kemampuan lahan dalam menahan air sehingga terjadi koservasi air. Pada akhirnya aspek peran serta masyarakat merupakan hal yang sangat penting dalam pengelolaan persampahan. 36-38. dan dalam program jangka panjang setiap rumah tangga disarankan mengelola sendiri sampahnya melalui program 3 R (Reduce. ?. maka sampah yang tersisa hanya tinggal 15 – 20% saja. Kompos mempuyai kemampuan memperbaiki dan meningkatkan kondisi kesuburan tanah (konservasi tanah). Dari segi kesehatan. alat berat yang cukup. Secara teoritis apabila program daur ulang sampah dengan sistem terpadu dapat dilakukan. Daftar Pustaka Anonimus. manfaat kesehatan yang diperoleh dari proses pembutan kompos adalah : 1. Sampah sebagai sumber daya. garasi alat berat. 2. Mengurangi pencemaran lingkungan. pengolahan sampah. 2. reuse dan recycle). Ini berarti mengurangi pencemaran udara maupun air tanah. Dari segi sosial. karena sampah yang dibakar. 23. tempat pencucian alat berat. 2.

5. Sumber-sumber lain dari internet. sampah kebun. Berdasarkan kemampuan diurai oleh alam (biodegradability). 6. potongan-potongan kayu dari peralatan rumah tangga. maka dapat dibagi lagi menjadi: 1. urine dan sampah cair. plastik. 3. Sampah organik Merupakan sampah yang berasal dari barang yang mengandung bahan-bahan organik. Jakarta. Pekanbaru. U. Non-biodegradable: yaitu sampah yang tidak bisa diuraikan oleh proses biologi. Bhratara Karya Aksara. Berdasarkan sumbernya 1. hewan. Dapat berupa sampah rumah tangga: sampah dapur. Biodegradable: yaitu sampah yang dapat diuraikan secara sempurna oleh proses biologi baik aerob atau anaerob. Buku Panduan Mengelola Sampah Rumah Tangga dengan Prinsip 4R.tidak terurai (undegradable) [sunting] Berdasarkan bentuknya Sampah adalah bahan baik padat atau cairan yang tidak dipergunakan lagi dan dibuang. 4. 2005. Sampah organik . gelas dan lain-lain. 2. rumput pada waktu pembersihan kebun dan sebagainya. metal. Dapat dibagi lagi menjadi: . seperti: sampah dapur. Limbah Bahan Ransum Unggas yang Rasional. Sampah alam Sampah manusia Sampah konsumsi Sampah nuklir Sampah industri Sampah pertambangan [sunting] Berdasarkan sifatnya 1. 1987. KLH Kantor Wilayah Sumatera.KLH. potongan-potongan ranting.dapat diurai (degradable) 2. Menurut bahannya sampah ini dikelompokkan menjadi sampah organik dan sampah anorganik. seperti sisa-sisa sayuran. Sampah anorganik . sampah pertanian dan perkebunan. sisa-sisa hewan. Santoso. kertas. 2. Menurut bentuknya sampah dapat dibagi sebagai: [sunting] Sampah Padat Sampah padat adalah segala bahan buangan selain kotoran manusia.

cair. Limbah rumah tangga: sampah cair yang dihasilkan dari dapur. Termasuk didalamnya adalah perkembangan teori penyaluran pipa (plumbing). Non-recyclable: sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi dan tidak dapat diolah atau diubah kembali seperti tetra packs. Dalam kehidupan manusia.o o Recyclable: sampah yang dapat diolah dan digunakan kembali karena memiliki nilai secara ekonomi seperti plastik. . Salah satu perkembangan utama pada dialektika manusia adalah pengurangan penularan penyakit melalui sampah manusia dengan cara hidup yang higienis dan sanitasi. dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat. sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas industri (dikenal juga dengan sebutan limbah). Sampah manusia dapat menjadi bahaya serius bagi kesehatan karena dapat digunakan sebagai vektor (sarana perkembangan) penyakit yang disebabkan virus dan bakteri. kamar mandi dan tempat cucian. carbon paper. thermo coal dan lain-lain. Sampah ini mungkin mengandung patogen. atau gas. seperti feses dan urin. [sunting] Sampah Cair Sampah cair adalah bahan cairan yang telah digunakan dan tidak diperlukan kembali dan dibuang ke tempat pembuangan sampah. sampah dapat dikatakan sebagai emisi. misalnya pertambangan. kertas. Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir. [sunting] Sampah manusia Sampah manusia (Inggris: human waste) adalah istilah yang biasa digunakan terhadap hasil-hasil pencernaan manusia. terutama gas. misalnya daun-daun kering di lingkungan pemukiman. pakaian dan lain-lain. sampah-sampah ini dapat menjadi masalah. untuk mencegah sampah cair adalah pabrik pabrik tidak membuang limbah sembarangan misalnya membuang ke selokan. [sunting] Sampah alam Sampah yang diproduksi di kehidupan liar diintegrasikan melalui proses daur ulang alami. seperti halnya daun-daun kering di hutan yang terurai menjadi tanah. manufaktur. • • Limbah hitam: sampah cair yang dihasilkan dari toilet. dan konsumsi. Sampah ini mengandung patogen yang berbahaya. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu. Di luar kehidupan liar.

Ilmu Sains Biologi Tue.Dikotil : Memiliki sistem akar tunggang 2.Dikotil : Tidak terdapat ada tudung akar 4. yaitu tumbuh-tumbuhan berbiji keping satu atau yang disebut dengan monokotil / monocotyledonae dan tumbuhan berbiji keping dua atau yang disebut juga dengan dikotil / dicotyledonae.Dikotil : Menyirip atau menjari 3. Jumlah keping biji atau kotiledon . dengan kata lain adalah sampah-sampah yang dibuang ke tempat sampah.Monokotil : Ada tudung akar / kaliptra . Bentuk akar . Ini adalah sampah yang umum dipikirkan manusia. Kaliptrogen / tudung akar . [sunting] Limbah radioaktif Sampah nuklir merupakan hasil dari fusi nuklir dan fisi nuklir yang menghasilkan uranium dan thorium yang sangat berbahaya bagi lingkungan hidupdan juga manusia. 06/06/2006 .Monokotil : satu buah keping biji saja .Sampah manusia dapat dikurangi dan dipakai ulang misalnya melalui sistem urinoir tanpa air. Meskipun demikian.Monokotil : Memiliki sistem akar serabut . [sunting] Sampah Konsumsi Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sampah konsumsi Sampah konsumsi merupakan sampah yang dihasilkan oleh (manusia) pengguna barang. Oleh karena itu sampah nuklir disimpan ditempat-tempat yang tidak berpotensi tinggi untuk melakukan aktivitas tempat-tempat yang dituju biasanya bekas tambang garam atau dasar laut (walau jarang namun kadang masih dilakukan). jumlah sampah kategori ini pun masih jauh lebih kecil dibandingkan sampah-sampah yang dihasilkan dari proses pertambangan dan industri.Monokotil : Melengkung atau sejajar . Perbedaan ciri pada tumbuhan monokotil dan dikotil berdasarkan ciri fisik pembeda yang dimiliki : 1. Ciri-ciri tumbuhan monokotil dan dikotil hanya dapat ditemukan pada tumbuhan subdivisi angiospermae karena memiliki bunga yang sesungguhnya. Ciri-Ciri dan Perbedaan Tumbuhan / Pohon Monokotil dan Dikotil / Biji Berkeping Satu dan Dua .1:20pm — godam64 Pada tumbuhan kelas / tingkat tinggi dapat dibedakan atau dibagi menjadi dua macam. Bentuk sumsum atau pola tulang daun .

Jumlah kelopak bunga .Dikotil : Tidak ada pelindung koleorhiza maupun koleoptil 8. Belimbing. dan lain sebagainya. Mangga. • biologi . Rambutan. Jagung.Dikotil : Ada kambium 6.Kacang tanah. Kandungan akar dan batang . Contoh tumbuhan monokotil : . B. Pertumbuhan akar dan batang . dan lain-lain..Dikotil : Ada dua buah keping biji 5.Monokotil : Tidak terdapat kambium .Monokotil : Tidak bisa tumbuh berkembang menjadi membesar .Dikotil : Biasanya kelipatan empat atau lima 7. Pelindung akar dan batang lembaga .Monokotil : Umumnya adalah kelipatan tiga .Monokotil : Ditemukan batang lembaga / koleoptil dan akar lembaga / keleorhiza .Kelapa.Dikotil : Bisa tumbuh berkembang menjadi membesar A. Contoh tumbuhan dikotil : .