MMA-IPB

Journal of Management & Agribusiness
Vol. 3 No.2 September 2006
Zifwen, Ujang Sumarwan Djamaludin dan MO

UR

Manaiemen & Agribisnis

ISSN 1693·5853

Analisis Cate"gory Advertising Expenditure dan Consumer Media Habit di Media Televisi dan Media Cetak
Muhammad

Niclaidan Loyalitas Pelanggan R.estoran: Aplikas! Pemodelan Persamaan Struktural (SEM)
Rina Okt.aviani, Eka Puspitawati, Novianti dan Tanti

Firdaus dean Naar Annisya

Oampak E:konomi Penurun.an Dukungan Domesti.k Produk Pe.rtanian Negara Maju dan Pel.uangnya bagilndonesia

Ekonomi Industri Pulp dan Kertas Indonesia: Analisis Simulasi Kebijakan Dan Tekanan Internasional
Arief Oaryanto

Bambang Widyantora, Hermant.o Siregar, Bunasor Sanim dan O.S, Privarsono

Empowering Farmers' Economic Walfare Through Development of Oil Palm Industry In The Regional Autonomy Era: Lessons Learnt From S.iak District

MMA-JPB

Journal of Management & Agribusiness

J

Manaiemen

ISSN 1693-5853

& Agribisnis

http://www.mma.ipb.ac.id/jma Jurnal Manajemen & Agribisnis Alamat Redaksi: Magister Manajemen Agribisnis Institut Pertanian Bogar Gedung MMA-IPB, Kamplek IPB Gn. Gede JI. Raya Pajajaran Bogar 16151 Telp. 0251-313813, Fax. 0251-318515 Email: jma@mma.ipb.ac.id

Dewan Editor
Ketua Dr. Ir. Arief Daryanta, MEc Anggota Prof. Dr. Ir. E. Gumbira Sa'id, MA.Dev Prof. Dr. Anis Chowdhury Prof. Dr. Phil Simmons Prof. Dr. Ir. M. Syamsul Ma'arif, M.Eng Prof. Dr. Bunasor Sanim, MSc Prof. Dr. Ir. Tridoyo Kusumastanto Dr. Ir. Ujang Sumarwan ,MSc Dr. Ir. Hermanto Siregar,MEc Dr. Ir. Budi Suharjo, MSc Dr. Ir. Joyo Winota, MSc Ir. Setiadi Djohar, MSM, DBA Editor Eksekutif Ir. Idqan Fahmi, MEc

Jumal Manajemen & Agribisnis me muat info rmasi hasll kegiatan penelitian, pemikiran konse ptual dan review bidang 11m manajemen dan u agribisnis. Jurnai tlrniah in! di terbitkan oleh Program Studi Magister Manajemen Agribisnis, Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Mulai diterbitkan pada awal tahun 2004 dengan frekwensi terbit dua kall dalam setahun, yakni pada bulan-bulan Maret dan Oktober. Redaksi menerima tulisan hasil penelitian ilmiah, baik dalam bentuk riset maupun empirical research dalam bidang yang berkaitan dengan manajemen dan atau agribisnis. Redaksi dapat menyingkat dan memperbaiki tulisan yang akan dimuat tanpa mengubah maksud dan isinya setelah melalui proses blind review yang dilakukan oleh tim yang ditunjuk khusus untuk mengadakan review atas kelayakan publikasi naskah penelitian ini. Naskah yang dikirim oleh redaksi harus merupakan naskah asli dan tidak sedang di pertimbangkan untuk diterbitkan oleh jurnal atau penerbit -penerb it lain.

. Munandar .87 NiIai dan Loyalitas Pelanggan Restoran Macaroni Panggang Bogor: Aplikasi Permodelan Persamaan Struktural (SEM) Muhammad Firdaus dan Noor Annisya 89 .101 Dampak Ekonorni Penurunan Dukungan Domestik Produk Pertanian Negara Maju dan Peluangnya Bagi Indonesia J_onoM. and D. dan MD Djamaludin 81 .3-125 Empowering Farmers' Economic Walfare Through Development of Oil Palm Industry in The Regional Autonomy Era: Lesson Learnt from Siak District Ariet Daryanto .Joko Purwono. Ujang Sumarwan.DAFTAR151 55 -79 Analisis Category Advertising Expenditure dan Consumer Media Habit di Media Televtsi dan Media Cetak Zitwen. Bunasor Sanim. Hermanto Siregar. Privorsono 11. dan Nandhry Nadfrman 103-111 Ekonomi Industri Pulp dan Kertaslndonesia: Analisis Stmulasl Kebijakan dan Tekananlnternasional Bambang Wfdyantoro.S.

-Category A elver/ising Expenditure. Sumatera. programme. Biplot Analysis . Sayangnya data tahun 2000 tak dapat dilacak SPS sehubungan 55 . Some categories used mix media 10 support their campaign and others used a Single media. 2004). med ia cetak di tanah air mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Masih segar dalam ingatan bagairnana surat kabar majalah dan tabloid tiba-tiba membludak di pasaran khususnya pada 2000 . Different age. Index analysis and Biplot were used fa analyze the dolo. Kalau bukan sinetron. integration between analyzed competitors (advertising expenditure) and target audience must be carried out in one unit of work form.baik yang menamakan dirinya stasiun televisi loka! rnaupun statsiun siaran nasional . Media lain. Lainnya halnya yang terjadi di media cetak. jumlah surat kabar pad a tahun 2003 adalah sekitar dua kali lipat hila dibandingkan dengan tahun 1997 atau sekitar enam tahun yang lalu. Finally. Perkembangan surat kabar sendiri eukup menarik untuk disimak. all categories were completely different in the utilization ofthe media for advertisement. Pertumbuhan pesat jumlah statsiun televisi swasta . rnasyarakat penonton Indonesia 1118sih jatuh hati dengan media yang teJah berumur tiga perempat abad ini. belurn AnaHsis KOlegori Advartising . Narnnn fenomena in i hanya bersifat sernentara.) mampu menyaingi jumlah audien televisi (Cakram..bisa menjadi satu bukti bahwa sebagian besar masyarakat kita belurn jemu menikmati hibnran yang disuguhkan di layar kaca. Index Analysis. Berdasarkan data dari Sertif kat Penerbit Suratkabar (SPS) Pusat dalam Cakram (2004). Media Recommendation PENDABULUAN Latar Belakang Dibandingkan dengan media lainnya.200 I. Based on the result of advertising expenditure analysis. 10 create an effective and efficient advertising activity. sex and social economic status can create different habit In term of hobbies and desire within the channel. Sejak dikeluarkannya UU Kebebasan Pers tahun 1999. newspaper. magazines and the tabloids. seperti yang sering diungkapkan di seminar-seminar ataupun artikel-artikel koran dan rnajalah perturnbuhan ragam acara televisi masih "kalah pesat" dibandingkan dengan jurnlah stasiun pernancarnya. Padahal. ")Staf Pengajar MMA-U'B ABSTRACT The purpose of/he study is (0 uncover the trend of advertising budget from all categories on the television and print ads.. (ZHwen e/ 0/. atau acara dangdut yang dikernas mewah (yang lebih dikenal dengan variety sh01l') atau show yang lain (reality show). apakah it'll media cetak ataupun media elektronik lainnya (radio dan internet). dan Kalimantan adalah pengguna terbesar media ini. The result of consumer media analystsfound that the people habit were completely different and unique in media consumption. kekuatan televisi sebagai surnber informasi dan hiburan masih sulit dibendung. Key words . karena setelah itt! jumlah media eetak yang beredar berangsur-angsur normal.ANAlISIS CATEGORY ADVERTISING EXPENDITURE DAN CONSUMER MEDIA HABIT 01 MEDIA TELEVISI DAN MEDIA CETAK Zifwen\ Ujang Sumarwan") dan MD Djamaludin") "Alumni MMA frB.. Characteristic of the categories were strongly involved in the decision making in way of choosing and using the advertising media. in order (0 describe the consumption tendency of the people within advertising media. Consumer Media Habit. salah satunya adalah Surat Kabar atau yang lebih dikenal dengan nama "Koran". Masyarakat di Jawa.

untuk investasi awal saja saat ini dibutuhkan dana setidaknya antara Rp 2 miliar .:.h <U01. besar maupun keeil yang rnencoba retap eksis._ .1'. Medan) Media Research (NMR) Indonesia adalah salah satu perusahaan rnultinasional yang saat ini meneliti kernarnpuan dan eksistensi media (televisi.. o~ D. Pertumbuhan yang pesat ini talc terJepas dari banyaknya surat kabar lokal yang bermuncuJan dari Aceh hingga Papua beberapa tahun terakhir ini. Nielsen Kep~lHlTlii:nn TV dorllllltulI1 kr: 'alliin diS kOhl bC$Rr . Menurut Bambang N. Survei ini merupakan bagian dari survei Media Index yang dilaksanakan di kota-kota besar di Indonesia. Greater Surabaya. radio dan media cetak).Rp 3 milliar.' r. selain lebih cepat juga lebih menarik.dengan ditutupnya Departemen Penerangan pada tahun itu.. Tidak banyak surat kabar yang benar-benar mampu menyajikan kualitas isi yang rnenarik dan diminati pernbaca. Suara Merdeka dan Kelompok Bisnis Indonesia.'r-.1'11997 1998 19~~ 1-'. .. Gambar 2.'.-1.1+1r-. Grafik Jumlah TV sesnai SES (Social Economy Status) Tahun 2003.12@1 2@J 2~OO III Jom'. 55·79 ..2 September 2006. 56 Jurnal Mancjemen don Agribisnis..". Vol. ~~ ~ 1-<!.yang menguasai mayoritas pasar di Indonesia . Selain itu rendahnya minat baca.-_ .1995 199b .< '~i [$1 20111 (000) I...h lunG" yang m<ndllkI1'V Garnbar l. Rahadi (200 I) dalem Cakrarn (2004). I.-- ft I- r-. Untuk JumJab TV Sesuai SES § NONE .. Mendirikan bisnis surat kabar mernang tidak mudah.. tingginya persaingan dan lemahnya jaringan distribusi masih rnerupakan kendala-kendala klasikyang dihadapi surat kabar di Indonesia. r-r-r- ~94~ I- ..' [d1994 . Belum termasuk berbagai surat kabar lokal. apalagi dengan adanya kebijakan otonomi daerah. Minat baca rnasyarakat 1ndonesia memang masih rendah dibandingkan dengan negaranegara lain di Asia. Bandung Semarang. Grafik kepernilikan TV di 5 kota besar (Jabotabek.. 6B02 9P68 5917 4~~'JIHZ 5936 6114 1915 .. sehingga mernberikan pilihan yang balk dan tepat bagi advertiser atau biro iklan daJam memilih media dalam beriklan dari sekian banyak media yang ada. umumnya masyarakat Indonesia lebih suka mengonsurnsi informasi dari televisi dan radio. . .. 113 ~.. 3 No.juga kelornpok Pikiran Rakyat. Setiap tah u nnya Ne ilsen Media Research mengadakan suatu survei khusus mengenai kepemilikan TV yang disebut TV Establisment Survey... Sayangnya pertumbuhan kuantitas yang pesat ini belurn sebanding dengan perturnbuhan kualitasnya... Dunia surat kabar lokal pralctis masih didom inasi oleh kelompok-kelompok penerbit besar seperti Kelompok Kompas Gramedia dan Jawa Pos .

Grafik proporsi SES (Social Economy Status) antara Total dengan kota Jakarta.00 MALE 100:00 100.81 19.92 '·3 2. tahun 2003.. Media /Mi •• Y1WOJ. Umumnya setiap rumah tangga Dari bulan Januari .38 18.83 23.24 89. terlihat tidak ada perbedaan konsurnsi media antara laki-laki dengan perempuan dengan persentase 50. data riset yang dikumpulkan Nielsen Media Research dari bulan Januari .46 51.8~ 49.55 48. tahun Garnbar 3. Dari men ingkat. (Zirwen el flf. Semarang.24 48.71 4305 1. Media Habit Berdasarkan pada Jenis Kelarnin Tahun 2003.~i TV (Total & Jaknrfa) . TOTAL USAGE' OF INTE'RNE' TV VIEWING NPPSUMMARY MAGS SUMMARY MAGS SUMMARY MAGS SUMMARY RADIO USTENING FREO GO TO CINEMA USAGE OF INTERNE TV VIEWING NPPSUMMARY MAGS SUMMARY MAGS SUMMARY MAGS SUMMARY RADIO LISTENING FREQ GO TO CINBJA TOTAL USE'D IN PAST 12 Mawr YESTERDAY NPP YESTERDAY ANYTAB~OIV ANY MAGS w/O rAIlL ANY MAGAZINE YESTERDAY 2-3 TIMES A MONTH TOTAL USED IN PAST12 MONT YESTERDAY NPP YESTERDAY ANY TABLOID M'Y MAGS WfO. penggunaan internet dan jumlah frekuensi pergi menonton di cinema. 5 persen. Medan.didorninasi oleh kaum pria.lull 2004.53 TOTAL 100. c.00 li!O.15 61. •• .RDAY Tlt.82 51. semuanya. Mengikuti kecenderungan populasi pada umumnya. Yogyakarta+Sleman dan Bantul.jE. .!4 50.14 31. Untuk populasi Jakarta.00 100. A2 30. Makassar.92 persen dalam rnengkonsumsi media televisi. Surabaya+Gerbangkertasila.t!O 100"00 50.27 60.) 57 .311 31.97 4{03 1..73 24. Bandung.92 37.08 IiV6 51. konsentrasi SES lebih terpusat pada B & C I.08 dan 49.00 7. Nielsen Media ReseaJth Anolisis KDle~ori Adverti~inD .87 35.84 38.00 100. terlihat kecenderungan peningkatan Tabel 1. SES A cukup banyak yang memiliki dua buah TV (AI 40. level sosio-ekonomi populasi TV diseluruh kota survei Jebih didorninasi SES B-D (Garnbar 2). Media kedua yang paling banyak dikonsumsi oleh laki-laki dan perernpuan adalah media radio dengan nilai persentase 45. koran dan tabloids). Dari sernbilan media yang dianalisis.01 2862 19. Kemudian 0 diikuti oleh konsurnsi pada media cetak (majalah. ke tahun jurnlah populasi TV selalu Selama 9 tahun terakh ir.00 100.. terjad i peningkatan sekitar 3 kali lipat (Gambar I). televisi merupakan media yang paling sering dinikrnati oleh laki-laki dan perempuan dengan persentase lebih dari 88 persen. didapatkan estimasi belanja iklan untuk semua kategori di berbagai media rnassa untuk skala nasional (Gambar 4).11 SEX FI.8%.30 Sumber.21 BUS 21. kecuali majalah (w/o tabloids) yang lebih banyak dibaca perempuan dibandingkan dengan laki-Iaki.Juli untuk tahun 2002 sampai 2004. fASt ANY MAGAZiNE' YESTI. Sementara hampir separuh SES E yang tidak memiLiki TV ataupun bila memiliki TV hanya satu buah (Gambar 3) . Dari Tabel 1.18 49.000 rumah tangga yang merniliki TV di 9 area yaitu Jabotabek.1 %) atau lebih.01 3393 4418 5745 7801 278 100.00 100. Belanja iklan yang dihitung berdasarkan published rate card tanpa memperhitungkan diskon yang biasa diberikan oleh agensi periklanan serta pemllik media kepada pemasang iklan.26 4214 5877 82118 420 tCOOlJ 1127 88.MALE' 49. Palernbang serta Denpasar.SES Popul.01 dan 43 . Ini menunjukkan minat dan daya beli masyarakat untuk rnengkonsumsi TV cukup besar dan merupakan potensi yang haws dirnanfaatkan sebaik-baiknya oleh tahun Berdasarkan stasiun TV nasional maupun lokal serta produser TV." memiliki satu buah TV. dengan sedikit dari SES B ke bawah yang memiliki dua buah TV atau lebih.00 9. survei diadakan terhadap 16.SAMONTH 3~~S8 3:ffi! MAtE' SEX FEMALE' 18237 21155 152118 5530 3010 Imo 130U 161M 3874 323~2 10404 7002 8632 11622 15t!09 698 100.43 5<1. Jika dilihat per jenis kelamin.79 2311 3223 ~S.57 4a73 39.

TRAVEL. 11.174 473.83%. sedangkan dari tahun 2003 ke tahun 2004.CORPORA TE &. Televisi didominasi oleh kategori Toileteries & Cosmetics.799 634. Nielsen Media Research J/Hluar. COMMUNICA nONS N SERVICES· FINANCIAL P SERVICES·· TRANS'T.986 Newsp8{I8(S 10.14%.29%) yang diikuti oleh surat kabar dengan nilai sebesar 3. Tapi sebaliknya akan berbeda dengan suatu produk yang memlliki dana yang tidak besar atau mungkin pas-pasan.328 172. Untuk kategori iklan komersil.151 255.000. Untuk kondisi terakhir ini.387 217. TV mendominasi belanja iklan dengan nilai sebesar 11.4 trilliun rupiah (2003) dan 15.942 42.082 48.538 f73 f61 3.004 1.646 3.052 4. Belanja Iklan untuk Sernua Kategori (Produk atau Non Produk) bulan Jannari . baik itu iklan partai politik untuk pemilihan anggota legislatif atau pun pemilihan presiden putaran pertama.599 41.124.068 1.262 274.358 3. terlihat total belanja iklan disernua media naik sebesar 24.032 429.108 228. Untuk tahun 2004 saja. belanja iklan dengan TV sebagai media yang memegang belanja iklan paling tinggi dengan nilai total belanja iklan sebesar 8.77B 84.000 TV NPP MAG Slimbel' : Adquesl.204.Juli 2002/2003/2004. Jan".202 f28.207.923 52.156 17.428.000.652 801.000 2.974 Sumber: Adquesf.000. DesCltoflon FOOD ra BEVERAGES C SMOKING'" ACCESSORIES D BABY PRODUCTS E MEDICINESlPHARMACEUTICALS f TOILETfRIES '" COSMETICS G APPAREliPERSONAL ACCESSORIES H HOUSEHOLD PRODUCTS/SUPPLIES J HOUSEHOLD EQUIPMENT & APPLIANCES K AUTOMOTIVE & ACCESSORIES LlNDUSTRIAL PRODUCTS M OFFICE EQP'T.494 37.561 38.057 56.642 500.OOO.077 11.000.166 109 51.8 trilliun rupiah (2004).OOO 4.359 2.000 12.923 966.331 15.336.Juli Garnbar 4.earch. 3 No. terlihat kenaikan sebesar 27.000. Vol.000.347 227.D72 lU03 4.066 31.744 235.983 13.188 453.224 7.325 551.Total Belanja Iklan semua kategori (Gross Value Based on published rate card) 14. Sedangkan surat kabar didominasi oleh kategori Automotive & Accessories dan majalah/tabloids didominasi oleh kategori Toileteries & Cosmetics.S19 22.956 3.482 2.625 5. Total Belanja Iklan Semua Kategori dl Media Televisi (TV).358 17.4 trilliun rupiah (21.859 1.559 l6.799 f79.622 772.580 361.418 792.829 813.2 September 2006 : 55-79 . terlihat kategori Toileteries & Cosmetics sebaga ikategori yang beriklan paling tinggi secara total media dibandingkan dengan kategori kornersil yang lain.702 47.091.798 59.000 B.077 33. Nilai ini disurnbangkan dari kampanye pemilu yang dilaksanakan di negeri ini.221) 37. Surat KabaT(NPP) dan MajalahiTloids (MAG) bulan Januari .000 10. Kondisi di atas perlu menjadi perhatian khusus jika suatu produk ingin mernpromosikan did di media rnassa dan kegiatan perencanaan pemasaran yang baik sangat diperlukan.s 24.858 354.299 256.Juli 2004 untuk Media Televisi dan Media Cetak.166 139.413 466.187 601.000 majalah/tabloids (4.670 42.69%) dan Jib dilihat dari sisi semua kategori yang beriklan. ~ 8. untuk bulan Januari .Juli tahun 2004 tergambar kategori Non-commercial advertisement menduduki posisi teratas. kegiatan perencanaan media yang baik tentu sangat dibutuhkan Tabel2.914 201. PVBUC SERV ADV W NON-COMMERCJAL ADVERTISEMENT Relloll To/~ Total Media 946.482 Magazine.509 94.812 187.454 138.409 TV ~li.02%).078 86.940 538.3{4 18.Jul! 2004 dalam Juraan Rupiah 58 Jurnal MonajemeR don Agribisnis.928 371.679 217.884 38.741. Dari tahun 2002 ke tabun 2003.184 712.6 trilliun rupiah (2002). RECREATION o SERVICES· PROPERTY R SERVICES· PERSONAL SERVICES S SERViCES· MEDIA'" PROMO nON TSERVfCES·EDUCAnON U SERVICES· RETAIL V SERVICES . COMPUTER.758 61.531 34.010 596.120.590 45. Jika dilihat per media berilklan (untuk kategori komersil).ri . dengan nilai 635 m illiar rupiah ~ -.205 22.037 15.799 11.208 208.8D5. Kalan produk itu memiliki dana iklan yang besar mungkin tidak akan rnemiliki rnasalah dalam menggunakan semua media iklan.554 359.000. NIelsen Media R"".7 trilliun rupiah (74.

. Hasil anal isis ini akan mernberikan infonnasi dan penentuan dasar (benchmark) bagi pengiklan dalam mengembangkan kegiatan dan jadwaI kampanye produk yang Iebih balk.. Manfaat Penelitiau Penelitian ini bermanfaat bagi semua advertiser (client) dan biro iklan (kususnya media planner) dalam : L Analisis persaingan dan kompetisi Menentukan besarnya belanja iklan yang harus dianggarkan. (Zifwen eta/. 2. rnembuat strategl pemasaran menjadi suatu yang berharga.dalam menciptakan dan mendukung kegiatan promosi yang efektif dan efisien yang pada akhirnya akan menlngkatkan jumlah penjualan dan pendapatan si peng iklan (advertiser). Tujuan Penelitian Penelitian I. memertukan suatu kemampuan dalam menganalisa keadaan ini di dalam mengambil keputusan yang tepat. Sedangkan media cetak yang akan dianalisis akan disesuaikan dengan data yang dihasilkan oleh Nielsen Media Resaarch (NMR). SCTV. Menganalisis perllaku konsumen terhadap media iklan (media televisi dan media eetak) dalam kecendrungannya mereka mengkonsurnsi media (media habit) secara demography.) expenditure dad 59 . TV 7.. Sumber data analisis hanya terbatas pada hasil riset yang dikeluarkan oleh Nielsen Media Research CNMR) dibeberapa kota di Indonesia. dalam waktu jangka tertentu. METRO TV. TRANS TV. Ketidakrnampuan dalam rnenganalisis lingkungan persaingan dan salah dalam memilih media iklan yang tidak tepat. LATV dan GTV) rnaupun teievisi lokal (lTV. Memetakan media televisi dan media cetak berdasarkan pola dan kecenderungan forget audience dalam rnengkonsurnsi media. tentulah pada akhimya menciptakan ketidakefisienan yang berujung pada kegagalan. Dengan mengetahul pola belanja iklan para pesaing dan berapa besar biaya prornosi yang harus dikeluarkan agar konsumen yang ingin diraih minimal mengetahui produk yang dipasarkan. Kerangka Pemikiran Konseptual Begitu banyak produk yang beriklan dan begitu banyaknya media yang ada. Sehingga belanja ildan yang telah ditentukan dapat diaplikasikan pada media yang tepat dalam meraih target audience yan g d iinginkan. TVRl. Analisis clapat didasari pada perilaku atau budaya konsumsi konsumen dalam rnenikmati media iklan dan pola atau kecenderungan pesaing (competitor) dalarn menjalankan aktivitas beriklan mereka di media massa. d isarn ping mem peroleh brand awareness di mata konsumen.. Media yang diteliti adalah media televisi yang bersifat nasional (RCTI. Merumuskan implikasi strategi media 3. D isamping itu pula. begitu banyaknya media yang dapat dijadikan media promosi. Mengidentifikasi dan menganal isis belanja iklan untuk setiap kategori berdasarkan belanja iklan di televisi dan print ad (media cetak) dalam rnenentnkan pola belanja iklan. TVB dan BALl TV). Pada dasarnya. ini bertujuan untuk: RumUS3n Masalab Begitn banyaknya produk atau kategori yang beriklan mem buat peta persaingan yangcukup ketat. penelitian ini terdiri dar] analisis preferensi media berdasarkan perilaku target audience dan analisis advertising Analisis Kategorl Adverlising . ANTV. Pemilihan media yang baik dan sesuai dengan preferensi target aud ience dan anal isis para pesaing. tentunya akan mengbasilkan konsep perencanaan beriklan yang efektif dan efisien. TFI. di media iklan sangat dibutnhkan oleh suatu produk (advertlser). Nilai benchmark ini sangat berguna dalam rnernbuat perencanaan promosi yang eftsien dan efektif. Para pemain baru harus mampu memperoleh dan menemukan celah yang paling baik (efektif dan efrsien) dalam memprornosikan sebuah produk sehingga is dikenal konsumen dan berhasil dalam persaingan. Untuk performance belanja iklan setiap product (advertiser) akan dibangun berdasarkan dari dna media tersebut (media televisi dan media cetak) 2..

55-79 . Hasil ini tentu akan memberikan. tentunya pada akhirnya akan menghasikan sebuah persepsi yang efektif untuk sesuatu target audience dan penentuan nilai acuan dasar (benchmark) dalam merencanakan sebuah aktivitas promosi terutama dalam aplikasinya di media televisi dan med ia cetak. NMR Indonesia mulai menggunakanPeoplemeleSyslemuntukllleningkatkan pengukuran menonton agar lebih akurat dari menit ke rnenit.825 juta populasi televisi di dalam suatu coverage area 60 Jurnal Monaiemen dan Agribimis. Diagram berbagai Kerangka produk Berfikir (brand) dalam kategori tertentu. Penelitian ini berdasarkan pada data sekunder yang diperoleh dari hasil survei Nielsen Media Research (NMR) dari Tahun 2002 sampai 2005 (March) dalarn bentuk data base yaitu : Telescope (Media Televisi) Printscope (Media Cetak) Adquest (Advertising Expenditures Data ini merupakan hasil pengamatan dan analisis yang dilakukan di kota-kota besar di Indonesia yang tergambar dalarn Tabel3. kapaa sebuah produk yang beriklan secara musiman ataukah terus menerus. Kedua Analisis ini.tercipta kegiatan promosi dan peluncuran (lawlch) produk yang efisien dan efektif dan tentunya hasil penjualan (sales) yang bagus.2 September 2006 . METODE PENELITIAN Waktu dan Lokasi Penelitian Penelitian ini merupakan peneLitian yang bersifat eksplorasi data dan statistik deskriptif.3 No. analisis ini tentu akan rnemberikan dasar dan pengetahuan dalam membentnk sebuah kegiatan promosi yang terintegrasi secara keseluruhan antara promosi. Tahun 1997. sehingga dihasilkan suatu profil sebuah media. placement dan price. Metode : People-Meter Monitoring performa dari rnenit ke menit Pengumpulan audience atau penonton baik secara data secara mingguan on-line rnaupun off-line • Setiap anggota rurnah tangga dengan 5 tahun dijad ikan responden akan dianalisis. Nielsen Media Research (NMR) Indonesia telah menyediakan rating televisi mingguan untuk industri periklanan (adver(ising) dan penyiaran (broadcasting) dengan menggunakan metode Diary Rating Service. Vol. usia rn inimurn yang • sendiri. Telescope or Television Audience Measurement (TAM) Gambar berbagai S. Metodologi TAM yang digunakan adalah sebagai berikut . Bagi advertiser Sejak tahun 1991. Analisis preferensi dimaksudkan untuk mengidentifikasi performance media periklananan berdasarkan pola konsumsi yangdilakukan oleh target audience atau konsumen. product. yang rnewakili atau menggambarkan 35. Sehingga Menggunakan responden sebanyak 1651 rumah tangga atau sejurnlah 7110 individu sebagai sample. Analisis advertising expenditure lebih mengutamakan pada pola belanja iklan dari berbagai produk (brand) yang lebih bertujuan mencari suatu pola dan aktivitas promosi yang dilaksanakan sebuah produk.

Medan. Greater Surabaya. Bandung. Metodologi yang diterapkan di AIS adalah : Analisis KalegoriAdverlising . Medan. Denpasar Printscope or Media Index (MIX) I Readership Survey Metodologi yang diterapkan dalarn MIX adalah : • Method: stratified random sample Personal face-to-face interview Memonitor aktivitas periklanan di 208 media cetak (133 majalah/tabloid dan 75 koran) jumlah dari media eetak akan dimonitor dan diupdate setiap duakali setahun • Mernonitor aktivitas periklanan di 15 TV station (J I TV nasional dan empat TV lokal) Tidak memonitor iklan baris (classified ad) Termasuk didalamnya infonnasi harga pemasangan iklan (Published Rate Card) Termasuk didalamnya nilai estimasi diskon dan Menggunakan 13.J .Tabel 3. September dan Desember) Coverage area : Greater Jakarta. June.. Perbandingan Coverage Area Survey yang Dilakukan Nielsen Media Research di Indonesia untuk tahun 02/03 dan 03/04 TV Ratings 02103 Jakarta Bandung Semarang Surabaya Medan Makassar 03/04 Jakarta Bandung Semarang Surabaya Medan Makassar Yogyakarta Palembang Media Habits 02/03 Jakarta Botabek Bandung Surabaya Gerbangkertasila Semarang Medan Makasar Yogyakarta 03/04 Jakarta Botabek Bandung Surabaya Gerbangkertasila Semarang Medan Makasar Yogyak. Palembang. digunakan varibel atau atribut yang bersumber pada metode segmentasi pasar konsurnen khususnya metode dernografis (Tabel 4. rnaka ini merupakan gambaran karakteristik suku bangsa dari demografi dengan subbudayanya suku Sunda. Greater Surabya. Yogya karta+Slernan+Bantul. merupakan garnbaran karakteristik usia dari demografi dan subbudaya remaja Jika konsumen tersebut bersuku Sunda.) Sumruwan(2003) menganalisis karakteristik demografi dan subbudaya di Indonesia dan menyimpulkan bahwa seorang konsumen bisa menjadi anggota dari beberapa subbudaya. Semarang. Palernbang. Yogyakarta+Sleman+Bantul Adquest or Advertising Information Service (AJS) perhitungan prornosi Desain Data Penelitian Untuk analisis performance media iklan (media televisi dan media cetak). Denpasar. (Zifwen ef al. 61 Advertising In/ormation System (AlS) adalah bagian dari divisi pelayanan NMR yang rnenghasilkan data belanja iklan dan data jumlah pemasangan baik di media televisi dan media cetak (koran dan majalah). Makasar. Semarang.arta Slemanbantul Denpasar Palembang Coverage : Greater Jakarta. Bandung Makassar.. Seorang kousumen yang berusia rernaja.300 responden yang berusia di atas 10 tahun Rolling field-work throughout the year Empat kali reporting annually (Maret.

Secara sederhana struktur data tergambar di Garnbar 6. Ujl ini hanya bisa digunakan untuk membandingkan nilai tengah dua populasi yang diasumsikan rnemiliki sebaran normal. Untuk uji nilai tengah jumlah loose spot dan Insertion.Financial Services .Personal Services Services . agama.Tabel4. 2002).Commercial Advertisement 62 Ju mel Ma najemen do n Ag ribisnis. pekerjaan. koran dan majalah). menggunakan Secara umum. Peu bah Dem 0grafi yan g akan d igunakan adalah : Jen is Kelamin.Media & Promotion Services . Data dalam bentuk ini digunakan dalam rnenganalisis pola konsumsi media iklan. keoadatan.Education Services . Ada beberapa analisis yang akan dlgunakan di dalam penelitian yang akan diuraikan dalam subbab berikut. Format Data yang Digunakan dalarn Analisis Non . Travel.Makro minitab. Manfaat-manfaat volume. Computer Analisis Data dengan dalam menentukan nilai-nilai Biplot . tingkatan sosial ekonomi (SES) dengan objek media iklan (televisi. kemudian disusun dalam bentuk tabel kontigensi berd irnensi dua (antara peubah : jenis kelamin (SEX).2 Septem be r 2006 55-79 Vol. Sedangkan Media TV yang digunakan adalah 11 TV nasional dan empat TV lokal dan media cetak yang dianalisis ada sebanyak 208 media cetak.Transportation. Metode-Metode untuk Melakukan Segmentasi Pasar Konsurnen (Lee & Johnson. . 2004) Variabel Usia. analisis data dilakukan software Minitab terutama and C ommun icat ions Services . Recreation Index: Indikator Efektivitas Sebuah Media Demografi Media TV Rating Media Televisi Cost Media Cetak Demografi Readership Media Cetak Cost Services= Properly Services . jender. loyalitas penggunaan oroduk Gaya hidup. kebanQsaan populasi. pendidikan. tahap slklus hidup keluarga. Sedangkan data kontigensi dimensi dua antara peubah kategori produk dengan objek media iklan digunakan dalam menilai performa dan aktivitas periklan kategorl produk di media iklan.Retail Services Advertising Corporate Kategori & Public Kategori Service Garnbar 6. digunakan uji t-student. Dasar pengujian dari anal isis ini adalah selisih rata-rata contoh yang diambil dari popuJasi pertarna dengan rata-rata contoh dari populasi kedua. ras. ukuran keluarga. 3 No. tingkatan usia (AGE). iklim yang dicati. kepribadian Teknik Pengumpulan Data Data dibangkitkan dari program data base hasil survey Nielsen Media Research. dalam penelitian ini digolongkan ke dalam kategori: Food Beverages Smoking & Accessories Baby Products Medicines / Phamaceuticals Toiletries & Cosmetic Apprael / Personal Accessories Household Products/Supplies Household Equipment & Appliances Automotive & Accessories Industrial Products Office Equipment. ukuran Daerah. Metode Demografis Geografis Behavioristis Pslkoqrafis Sedangkan untuk anal isis peta persaingan (belanja iklan) dari produk / brand. pendapatan. . Berdasarkan nilai selisih ini akan diperoleh keputusan menganggap sama atau berbeda kedua nilai tengah tersebut (Bagusco. Usia dan Sosial Ekonomi Starns.

87 persen (2004).15 persen di tahun 2004 dengan kenaikan antar tatum sebesar 41 dan 33 persen.. Selama Ana lisisKoleg ori Adver1is!ng .0S persen (2002) 7.. DAN PEMEAHASAN Analisis Category Advertising Expenditure tiga tahun terakhir (2002 sarnpai 2004) kategori NonCommercial Advertisement mendominasi dalam belanja iklan. Analisis Biplot Analisis biplot didasarkan pada penguraian nilai si ngu lar (PN 8) yang d ipero leh dad principal component analysis (analisis komponen utama). 1980 dalam Wahyudian. semakin jauh angka indeks di atas 100. kemudian tahun berikntnya dengan belanja sebesar 4.86 persen (2003) dan 7.2004). Walaupun share kategori food lebih kecil ditahnn 2004 dibandingkan dengan tahun sebelurnnya (2003). 2. Ciri-ciri analisis komponen utama adalah rnerupakan kombinasi linear peubah-peubah asal yang tidak berkorelasi (transformasi orthogonal dan othononnal) dengan rnerniliki ragam (variance) terurut dari yang terbesar hingga yang rerkecil. dan dad tahun ke tahun rnenunjukkan kecenderungan belanja iklan yang terus rnembesar. Keunggulan anal isis komponen utama adalah tidak adanya asumsi rnengenai sebaran acak tertentu. Hal ini tidak diperoleh pada analisis dengan rnenggunakan MDS...12 persen (2003) dan 5. Secara keseluruhan dari tiga tahun terakhir ini (2002 . dan tidak ada model yang mendasarinya (Catfield. 2003).. Tidak sdanya korelasi antar peubah bam rnerupakan sifat yang diinginkan karena peubah tersebut rnengukur dirnensi-dirnensi yang berheda dalam data . 6. kategori 63 Nielsen Media Research (NMR) rnengelornpokkan produk atau brand yang beriklan di media televisi dan eetak kedalarn ke 21 kategori (Tabel 5).93 persen (2004). and Collins.Index adaJah sebuah ukuran yang bertujuan untuk rnengetahui seberapa jauh sebuah media sukses di pasaran khususnya dalam menjangkau target konsu men yang d ituju.54 persen (2004).04 persen (2002). Sedangkan % target audience menunjukkan persentase konsumen sebuah media dalam populasi yang dituju.56 persen (2002). Keunggulan analisis biplot dibandingkan dengan MDS (multidimensional ~'caf. walaupun di tahun 2002 menernpati posisi ke enam (posisi kelima terbesar diperlihatkan oleh kategori Medicine / Pharmaceuticals dengan share 5.2 trilliun rupiah. Kategori NonCommercial Advertisement juga merupakan nilai iklan yang disumbangkan oleh setiap station atau channel dalam mempromosikan program-program rnereka ke khalayak penoton.8 trilliun rupiah di tahun 2003 dan 3. HASD. kategori ini telah menghabiskan budget iklan sebesar 4. tidak ada hipotesis yang diuji.85 persen di tahun 2003 dan 13. Share belanja iklan yang dihasilkan oleh kategori ini sebesar 12. terlihat belanja iklan sernua kategori memperlihatkan peningkatan dari tahun ke tahun.57 persen (2003) dan 6. 12.81 %).12 trilliun rupiah. Besarnya belanja iklan di kategori ini salah satunya disumbangkan oleh prornosi partai politik dan pemilihan presiden yang dialami oleh bangsa Indonesia di tahun 2004. Posisi keempat dalam belanja iklan ditunjukkan oleh kategori Food (makanan) dengan proporsi belanja iklan secara keseluruhan kategori sebesar 6. Kategori terbesar kedua dalam belanja iklan adalah kategori Toileteries & Cosmetics dengan belanja iklan di tahun 2002 sebesar J . tapi secara jumlah belanja iklan rnenunjukkan peningkatan dengan proporsi 43 persen (2003) dan 30 persen (2004). 6. Tahun 2002 saja.) .99 trilliun rupiah. Kategori Automotive & Accecosries menjadi kategori kelima terbesar dalarn belanja iklan dengan share sebesar 5. (Zifwell ef 01. Rum u san index ad aJall sebaga i berikut : Index = [% target audince I % all people} x 100% dan Index < 100 = Kurang Index > 100 = Efektif efektif % all people menunjukkan persentase konsumen sebuah media dalam populasi secara keseluruhan. melebihi rata-rata jurnlah konsumennya di populasi secara umurn. kecuali untuk kategori Apparel/Personal Accessories yang tnrun sebesar 2 persen di tahun 2003.ng) adalah anal isis biplot mampu menyajikan keeratan antar peubah atribut. Dengan kata lain.03 persen ditahun 2002. Posisi ketiga terbesar dalam belanja iklan adalah kategori Beverages dengan share belanja iklan sebesara 7. semakin efektifpula sebuah media dalam rnenjangkau segrnennya karen a berhasi I meraih jumlah konsumen yang tinggi di populasi yang khusus dibidik.75 trilliun di tahun 2004.9 rrilliun rupiah dan tahun 2004 telah mern belanjakan sebesar 6.

Education dan Retail) yang lebih dominan menggunakan newspaper dalam mendukung aktivitas kampanye iklannya. hampir semua kategori menggunakan televisi sebagai media utarna dalam beriklan. Sedangkan media newspaper.Gambar 9). hampir semua kategori meningkatkan belanja iklan setiap tabunnya. Services (Personal Services) dan Services (Retaif). Analisis Performance dan Konsumsi Media Analisis Performance Belanja Kategori di Tahun 2004 Gambar 7 merupakan analisis biplot antara channel dengan semua kategori yang beriklan di media televisi. Jika dilihat dari beJanja iklan di setiap media iklan dan dari tahun ke tahun (2002 sampai dengan 2004). Sedangkan kategori Services . ada yang dominan menggunakan televisi dan ada kategori yang Iebih banyak rnenggunakan media cetak (newspaper dan magazines). Seeara keseluruhan kategori. Communications dengan kenaikan sebesar 76 dan 75 persen di tahun 2004. TVRl. 3 No. Di media televisi sendiri. Dari plot tersebut. SCTV. Personal Services. pola belanja iklan untuk semua kategori hampir memiliki kerniripan dengan kecenderungan di media televisi yang terns rneningkat. Jurnn 1Manajemen dan Agribisnis. Services (Travel etc). Smocking & Accessories. TRANS. METRO. S. Apparel/Personal Accessories (0) dan Services : Media promotion (S) lebih banyak dilihat target audience di program Entertainment. Transportatton. kecuali untuk kategori Food. hanya kategori Services (Financial) yang men em patkan dua media iklan (televisi dan newspapers) dalam proporsi yang hampir sama dari tahun ke tahun dengan kisaran nilai aotara 45-49 persen. Sedangkan kategori yang lain (diluar kelompok I dan Il) lebih banyak beriklan di kelompok channel yang kedua. terlihat bahwa penonton dapat diraih paling banyak melalui program Series. JTV.2 September 2006 : 55-79 . yang diikuti oleh kategori Smocking & Accessories dan kategori Office Equipment. Baby Products Ioileteries & Cosmetics dan Household Product/Supplies. Property. U dan V). IYM. Sedangkan untuk tahun 2003. KeJompok pertama terdiri dari ANTV. newspaper dan magazine) yang paling dominan untuk setiap kategoripun berbeda (Tabel 6). Vol. kecenderungan yang terjadi di tahun 2002 dalam rnenggunakan proporsi media pun tidak berubah. jika diJihat dari proporsional penggunaan media iklan. Kecuali untuk kategori Office Equipment. Office Equipment dan Services (Financial. hampir memiliki kesamaan pola dalam menggunakan media. Computer dan Communications yang lebih dominan menggunakan media televisi yang sebelumnya dominan pada media newspaper. terlihat kecenderungan peningkatan belanja iklan (Tabel 7. Disamping itu. terlihat program Series. Office Equipment (M) dan Apparel/Personal Accessories (0). hanya perubahan pada kategori Services (Financial) yang lebih dominae menggunakan media televisi (sebelumnya lebih domioan di media cetak). Kecenderungan peningkatan belanja iklanjuga diperlihatkan di media magazines oleh semua kategori kecuali untuk kategoriSmooking&Accessories.IYM. Penggunaan jenis media (telivisi. News. Jika dilihat dari program yang digunakan oleh kategori dalam beriklan (Gambar 8). 64 kecuali untuk lima kategori yang mengalami penurunan (baik ditahun 2003 dan tahun 2004) yaitu kategori Apparel/Personal Accessories Household Equipment & Appliances. 8 dan 9). TPl. Kelompok ketiga dihuni oleh satu station yaitu GTV yang lebih didominasi oleh belanja iklan dari kategori Services (P. televisi masih merupakan media utama dalam rnenyampaikan pesan dan keunggulan produk kepada konsumen dan target pembeli yang ingin diraih. BALI TV. Entertainment. Penggunaan media di talmo 2004 (jika dibandingkan dengan tahun 2002). Borobudur dan TVRI2 yang lebih banyak didominasi oleh kategori Services : Personal Services (R). TV 7 dan LATV. terlihat tiga kelompok televisi berdasarkan belanja iklan yang dilakukan oleh semua kategori. Services (Personal Services) dan Services (Retai!). Industrial Products. Kategori Food. Tahun 2002. Entertainment. Sedangkan dati jumlah target penonton yang dapat diraih oleh semua kategori (berdasarkan pada semua orang . Computer. Kelompok kedua terdiri dari station RCTI. Media & Promotion. Information dan Movie merupakan program-program yang sering digunakan.Corporate & Public Serv Ad merupakan kategori yang mengalami kenaikan paling besar dengan persentase 111 persen (2004). kecuali kategori Automotive (Accessories). Movie dan Information. Sedangkan kategori Smocking & Accessories lebih banyak terlihat didalam program Movies dan News.Industrial Products dengan penurunan 4 persen di tahun 2003 dan kategori Household Equipment & Appliances yang mengalami penurunan sebesar 5 persen di tahun 2004.

lebih cenderung untuk membaca Nova. channel atau media televisi dapat dibedakan dalarn dua kelompok besar. GO.13erdasarkanjenis kelamin dalam mengkonsumsi media televisi (Gam bar 15). Tempo. usia 10 24 tahun lebih suka membaca majalah seperti Aneka Yess. Progfam Series dan Children lebih banyak dinikmati oleh golongan status sosial ekonomi D dan E. A2 dan E lebih banyak menikmati tabloid Nova. Intisari. Untuk program Sport. Soccer. Femina. Slank dan Motor Plus adalah beberapa tabloid yang sering dibaca usia 10 29 tahun. dirnana AI. menunjukkan ada beberapa kategori yang meruang lebih focus pada media tertentu seperti Food Category yang lebih banyak rnenernpatkan penanyangao iklan di televisi. umur dan sosial ekonomi. (Zifwen e/ at) dengan jenis program yang rnereka tayangkan (berdasarkan sernua orang . Movie.Tabel 10 merupakan penjeJasan kode yang digunakan dalam melarnbangkan kategori yang disurvei oleh Nielsen Media Research (NMR). Femina dan Kartini (Gambar 19). laki-Iaki lebih suka menikmati program Movie dan Sport. Information Children dan Education lebih didominasi oleh channel METRO. Nyata. A2. A2 dan B lehih menyukai rnemillki dan membaca rnajalah seperti Cosmopolitan. Misteri. Analisis Konsumsi media Televisi Gambar 10 11 dan 12 rnerupakan biplot hubungan antara sernua channel (station televisi) dengan peubah berbagai tingkat usia. Bola. Nyata dan Motor Plus. Gatra. Rumah dan Otomotif (Gambar 20). Gadis. Entertainment. Bintang Indonesia. Analisis Konsumsi Media Cetak (nrbloiff) Terdapat 82 jenis tabloid yang dianalisa dalam mengetahui pola konsurnsi dan kebiasaan konsurnen dalarn mem bacanya. Tetapi golongan SES AI. UMMT. Gaul. LATV dan TV 7. TRANS dan TV 7. Liga Ttalia dan Tempo (Garnbar 18). Kawanku. Cek & Ricek. Sabili. Etnix dan Liga Italia. dibandingkan dengan golongan A dan B yang lebih tertarik untuk melihat channel RCT!. j ika dibandingkan antara channel A~clisis Kalegori Adverlising . Lain halnya dengan majalah Liga Italia. LATV dan ANTY. 0 dan E lebih banyak menyukai acara yang ditanyangkan oleb channel IVM. Enterataintment. Kartini. Amanah. SeTV. Bintang Indonesia. Misteri dan M&G adalah beberapa rnajalah yang sering dibaca oleh golongan C J. Gaul. TPT. rvM dan ANTV. walaupun dalarn jurnlah yang sangat keeil jika dibandingkan dengan station lainnya.. Information dan port (Garnbar 14). Trubus dan Sedap Sekejap (Gambar 17). Analisis uji nilai tengah. Bobo. Sedangkan usia diatas 25 tahun lebih cenderung membaca majalah seperti Hidayah. Dalam tingkatan usia. Bolavaganza dan Tempo merupakan majalah yang lebih sering dibaca oleh laki-laki.. o dan E. Majalah Hidayah. Dari sisi status sosial ekonomi golongan C. tingkatstatus sosial ekonom i dan jenis kelamin dalam mengkomsumsi media televisi. Citra. Nilai ini hanya menunjukkan kecenderungan lebih kepada suatu media. SCTV. B dan C lebih banyak rnenonton program Movie. Gadis. Information dan Sport. Fantasi. Special dan Filler lebih banyak dinikmati di channel RCTl. Gambar 21 menampilkan pola konsurnsi tabloid diJihat dari status sosial ekonorni.all people)" terlihat program Series. sedangkan perempuan lebih menyukai untuk melihat program Entertainment. Secara keseluruhan. Dari pola konsumsi untuk berbagai tingkat usia. Keren Beken. Sedangkan untuk usia lainnya lebih rnenyukai untuk rnenikmati siaran dari ChCfI1t1eJRCTI. ANTV. GO. SCTV. TRANS. Bila dilihat pola hubungan antara program yang disiarkan dengan tingkat usia tergambar bahwa usia 5-9 tahun dan 10 -14 tahun lebih rnenyukai program Series dan Children (Gambar 13). Tab loids Bola. Aneka Misteri M 65 . TPI. Gadis. Series Children dan In/ormation. TRANS dan TV 7. Entertainment. Soccer. Sedangkan usia 15 tahun keatas lebih menyukai meliha program Movie. Sedangkan usia d iatas 30 tahun. C2. Kawanku. Femina. Cek & meek. Religious. Misteri. Sedangkan kamurn perempuan lebih suka membaca yang bersifat feminimisme seperti Cosmopolitan. Analisis Konsumsi Media Cetak (Majalah I Magazine) Dalam analisis terdapat 183 jenis majalah yang digunakan dalam menilai pola konsumsi yang dikelompokkan kedalam tiga peubah yaitu usia. Metro TV dan GTV lebih disukai oleh golongan SES A dan B. IVM. Golongan AI. TPI dan GTV (Gambar l6). Dalam kelompok pertama tergambarkan bahwa usia 5-9 tahun dan usia 20-44 tahun lebih rnenyukai men ikmati siaran dati channel LAW. Wan ita Indonesia.

Special dan Filler sebagai konsumsi tontonan di televisi (Tabel IS). Tidak selarnanya TV dijadikan sebagai media utama dalarn beriklan. program Series lebih disukai oleh 66 Jurnol Monojemen don Agribisnis. Lampu Merah. Nyata. A2. METRO. Program Movie dan Entertainment merupakan program yang paling dapat diterirna oleh semua tingkatan usia. Penggunaan media d isesuaikan dengan karakteristik dari produk yang akan dipromosikan.2 September 2006: 55-79 . dimana usia 10-44 tahun lebih suka rnernbaca koran Pas Kota. METRO. oleh golongan SES serta jenis kelamin laki-laki. golongan AI lebib dominan rnemilih channel televisi GTV. Motor Plus. Untuk analisis kualitas program. Go. Children lebih dipilih olen wanita dan SES Al B dan E. Jawa Pos. JTV. Republika dan Pos Metro Medan. Berdasarkan jenis kelamin. TRANS. lebih cendrung mernilih station AN TV. Program Sport lebih disukai oleh pria. memilih Program golongan Movie lebih digandrungi SES C. produk kecantikan tentu lebih baik menggunakan mediacetak sebagai media utama iklan dalarn rnernpromosikan produk rnereka. D. Media cetak walaupun tebatas secara coverage area. Salah satu contoh. pemilihan media yang paling sesuai dan fokus menjadi kunci utama dalam berpromosi. koran dan majalah hanyalah rnenunjukkan kecenderungan sebuah category dalam menempatkan jumlah pernasangan iklan yang lebib banyak. 3 No. Program Education merupakan program yang pal ing relevan dan dapat d iteri rna 01 eh harnp ir sem ua golongan baik secara tingkatan sosial ekonomi ataupun secara penggolongan berdasarkan jenis kelamin. Golongan sosial ekonomi A2 lebih cendrung memilih station ANTV. Vol. KuaJitas cetakan dari rnajalah akan rnampu menggambarkan keunggulan dan karakteristik produk. METRO. golongan in. TVBR dan TVRI I sebagai channel pilihan. Rumusan Implikasi Strategi Media 4S tahun keatas. Golongan B dan C merniliki pola konsumsi menonton tv yang harnpir sama. RCTI~ TANS dan TVBR. Cek & Ricek dan Citra (Gambar 22). Soccer lebih banyak dibaca golongan laki-laki dibandingkan dengan golongan perempuan yang lebih suka membaca tabloid Nova. Golongan SES B dan C serta jenis kelamin wanita lebih nntuk menonton program Entertainment. Sinar Pagi. Nilai ini dapat digunakan sebagai pilihan dalam memilih media yang paling utama digunakan jika budget yang digunakan sangat terbatas. C2 dan D. Program Information lebih ditunggu kehadiran oleh anak muda (usia 15 ~ 24 tahun) dan orang dewasa diatas usia 4S tahun. tabloid seperti Bola. ct. sedangkan wanita lebih utama memilih program Reliqious. LA TV. GTV. Untuk kategori produk yang memiliki budget iklan yang besar.dan Posmo merupakan beberapa media yang lebih dilirik oleh SES B. Media TV sendiri walaupun memiliki keunggulan dalarn rneraih audience yang cukup luas dan dalarn waktu yang cepat tapi rnerniliki kelemahan dalam harga yang cukup mahal dan penyampaian infonnasi yang sangat terbatas. BALT. penggunaan mix media tentunya sangat rnudah dilakukan. scrv. TV7 dan TVBR sebagai sarana hiburan. Sisanya merupakan station televisi yang paling banyak dinikmati oleh kau wanita (TabeI14). bahkan penggunaan media cetak atau radio lebih efektif dibandingkan dengan telivisi. Otomotif. Dari tingkatan sosial ekonomi. Tetapi untuk yang memiliki budge! yang 'pas-pasan'. Uji nilai tengah berdasarkan jumlah loose spot dan insertion pada televisi. SCTV. E dan jenis kelarnin perernpuan. program Series dan Children lebih dinikmati oleh anak-anak usia 5-9 lebih dan remaja usia 10-14 tahun. Sedangkan Kornpas. Bintang Indonesia. Memorandum. Sedangkan program Sport lebih digandrungi oleh golongan dengan tingkatan usia antara 20 . Lain halnya dengan laki-laki. Rakyat Merdeka dan Berita Kota lebih banyak dikonsumsi olen usia golongan Program B dan C AI. begitu juga dengan golongan D & E yangjugarnemiliki kemiripan yangsama. Wanita Indonesia. tap! memiUki kelebihan dalarn menarnpilkan "layout" dan keunggulan produk lebih banyak dan lebih tajam. TV 7. lTV. Analisis Konsumsi Media Cetak (Koran I Newspaper) Garnbar 23 adalah tampilan biplot yang menghuhungkan performa koran dengan tingkat usia. Secara jenis program yang diberikan ke khalayak pemirsa televisi.60 tahun.

(Zilwen e/ al. Televisi rnungkin Analisi. efektif dan efisien. dibandingkan dengan rnenggunakan media televisi. paparan bergerak cepat sehingga sulit dilihat. "penerusan" ke audiens berikutnya kecil o Televisi o Keunggulan : Menggabungkan gambar. akan memberikan kegiatan periklanan yang efektif. perhatian yang tinggi. Ada beberapa pertirnbangan lain dalam pernilihan media. et al.. keunggulan produk dan harga yang ditawarkan. Disamping itu pula.2003.. sangat dipercaya Keterbatasan: Jangka waktu pendek.2004. readership sebuah media cetak terhadap pasar sasaran (farge! audience) merupakan tolak ukur utarna dalam pemilihan sebagai media iklan. audiens dipilih secara kurang baik Majalab o Keunggulan Pilihan geografis dan demografis tinggi. et 0/. analisis competitor yang jitu dan posisi category yang jelas dengan benejifyang sangat berbeda dengan competitor tentu akan rnenciptakan periklanan berjalan dengan performa dan aktivitas baik.s Kalegori Admlising . pengelompokkan tinggi. et al. tingkat distribusi dan Ioyalitas pembaca juga dapat dijadikan sebagai Pemilihan O'Guinn. yaitu rnelihat kelebihan (advantages) dan keterbatasan (disadvantages) yang dimiliki sebuah media iklan (Kothler 2002. Sebagai contoh dalam pemilihan media eetak. 2004. Pernilihan media juga disesuaikan dengan benefit yang ada pada media dan kemarnpuan media dalam menerima kreativitas iklan dalam menciptakan awareness yang cukup cepat dan tepat.. et al. Distribusi prod uk. penerimaan yang luas. tentunya akan rnernberikan strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien. kemampuan dalam menganalisis dan menentukan target audience (target konsumen) yang paJing sesuai dengan karakteristik produk. Anakanak lebih suka menonton program Children di hari minggu pagi.) 67 . mutu reproduksi buruk.. Kombinasi selarnanya aktivitas prornosi dan periklanan baik secara lini atas a (above the line) dan aktivitas lini bawah (below the Nne) yang terintegrasi tentu menjadi salah satn kunci kesuksesan. et 01. ketepatan waktu. jenis kelamin. tidak ada jaminan posisi produk a dasar pertirnbangan Tidak rnerupakan brand yang selalu beriklan besar peraih market share terbesar. and Boove.2004) memilikipola dan eiri khastertentu. suara.. Produk-produk dalam kategori kecantikan. rnaka diperlukan GRPs (Gross Rating Point) sebesar 1673 per bulan untuk target penonton semua orang. lntegrasi antara pernilihan media yang balk. Ada banyak hal yang menjadi penentu sehingga sebuah brand atau produk menjadi leadingdalam persaingan. merangsang indera. tingkatan usia dan tingkatan sos ial ekonorni mem ber ikan perbedaan setiap individu dalam mengkomsumsi media. Jika sebuah produk deodorant ingin menyamai awareness yang diraih Rexana. tentunya juga menjadi kunci pendorong dalam menciptakan brand yang kuat dan sukses dalam penjualan. jangkauan tinggi Keterbatasan: Biaya absolute tinggi. sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat d lterim a 01 eh aud ience yang men j ad i target pemasaran. jangka waktn panjang. 1992) diantaranya : • Surat Kabar o Keunggu Ian : Fleksib iIitas. penerusan-pembacaan baik Keterbatasan : Tenggang waktu atas manfaat dari pembelian iklan panjang. Dlsamping itu pula. Belch. inovasi dalarn produk dan promosi yang terns menerus akan rnemberikan input penguat kepada brand atau sebuah produk. liputan pasar lokal yang baik. KESIMPULAN Kesimpulao DAN SARAN Pola belanja iklan untuk semua kategori dari tahun ke rabun (2002. ada peredaran yang sia-sia.media yang sesuai dengankebiasaan audience. dati gerak.1999.Bagi para marketing department. sedangkan laki-Iaki lebih suka menonton acara Sport dan Movies di televisi.. kredibilitas dan gengsi' mutu reproduksi tinggi. Disamping itu pula. rnungkin lebih baik mensupport campaignye lebih banyak di media eetak (magazines atau tabloids). Russel.. Clow.

40 3.75 32.91 25.57 5.39 6.49 95.33 27.18 92. TRAVEL.17 50.82 4.14 65.98 74.34 46.46 85.76 46.41 53.59 41.62 MAG 2.88 25.40 20. Vol.00 5.18 1..81 1.7-5 6.05 3.11 4. Keadaan in.Q5 97.94 93.85 4.94 29.70 Y2()()2 NPP 3.22 6.29 5. Perlu adanya penelitian lanjutan yang rneneakup gabungan dari anal isis compelitordan target konsumen di media lini atas (above the line) dan lini bawah (below the line).34 46.20 1.96 10.12 48.akan lebih baik digunakan untuk prcduk (brand) yang tidak memerlukan penjelasan (edukasi) yang cukup panjang.81 93.21 SB.14 Tabe15.45 42.36 24. memahami kernauan dan keinginan konsumen yang paling mendasar dan rnemberikan mereka solusi yang paling baik dibandingkan dengan competitor dengan cara yang lebih efektif di media iklan yang terbaik.47 3.38 4.3/ 20.08 3JG 20.46 0.48 21.25 88.21 34.80 3.88 3.11 6.05 57.91 87.13 2.61 2. Penentuan target audience yang lebih detil berdasarkan demography dan psycography tentu akan memberikan informasi media yang paling balk.83 0.12 6.92 3.EDUCATION U SERVICES· RETAIL V SERVICES· CORPORATE & PUBLIC SERVJ\DV W NON·COMMERCIAL ADVERTISEMENT TOTAL tv 92.34 42.93 Keterangan : Mil Sumber = Million 31311 Juta (Data diolah pcnulis) SOE = Share of Expenditure : AdQuest.84 4.02 43.33 92.65 4.2004 SOE ay MEDIUM A FOOD BBEVERAGES C SMOKING & ACCESSORIES D BABYPRODUCTS E MED/CINES/PHARMACEUTICALS F TOlLETERIES & COSMETICS G APPAREliPERSONALACCESSORIES H HOUSEHOLD PRODUCTS/SUPPLIES J HOUSEHOLD EQUIPMENT 11.a4 0.10 7.40 18.67 48.76 0.71 45.31 5.56 5.75 6.56 4.29 59. 3 No.89 47. Saran Tesis ini belum menampilkan pola belanja iklan di media radio dan belanja iklan di media Iini bawah (be/ow the line).99 0.62 90. Perbandingan Persentase Belanja Iklan (SOE) Media Iklan (televisi.81 4. COMPUTER.06 46.55 5.17 7.02 94.96 53.56 59.42 52.72 2.55 34.79 8.09 57.25 13.16 V2003 NPP 1.97 91.30 13.17 81.04 59. Sebuah produk yang berhasil dalam kampanye iklan mereka tentulah sebuah produk yang pandai mempelajari pola competitor.33 88.41 2.34 5.2B 88.80 5.33 49.74 2. NMR 2002·20004 68 Jurnol Monojemen don Agribisnis.37 TV 96.28 54.81 0.00 TV 94.63 37.14 4.89 9.86 0.73 BAG 5. APPLIANCES K AUTOMOTIVE 11.B/ 1. sehingga mampu rnemaksimalkan begitu pendeknya durasi iklan (dengan biaya yang cukup mahal) dalam menyampaikan pesandan benefitproduk kepada konsumen.25 94.33 4.34 4~. mernberikan ilmu pengetahuan dan pemahaman bagaimana seorang pebisnis atau marketer dalam mempromosikan produk (brand) dengan aktivitas yang efektif dan efisien.PROPERTY R SERVICES· PERSONAL SERVICES S SERVICES· MEDIA & PROMOTION T SERVICES .07 5.84 4.42 53.17 92.07 4.80 48.91 55.62 6.56 35. yang pada akhimya akan rnernberikan informasi yang paling lengkap bagi sebuah produk.04 47 •.52 41.98 5.16 0.50 30.25 7.47 24.69 7.44 0.86 6.94 34.40 36.13 1.58 38.88 38.38 5.55 36.60 27. ACCESSORIES L INDUSTRIAL PRODUCTS M OFFICE EQPT.36 97.27 58.18 5.19 82.91 38.57 90.16 15.12 SUB S2.42 4.54 2.46 49.90 .2B 94.07 37. Mempelajari aktivitas dan pola berikJan competitor rnerupakan salah satn cam dalam mengetahui kekuatan dan kelebihan yang dimiliki yang menjadi ujung tombak dalarn beriklan.5B 3.67 54.97 46.80 I 56.69 3.94 3.19 21. paling tepat dan paling fokus dalam meraih perhatian target konsurnen.39 75.0.22 46.57 49.85 94.46 45. dan magazines) V2004 NPP 1.92 37.87 56.55 2.04 28.65 MAG 4.32 53.83 14. pengusaha atau marketing department.32 48.57 5.46 97.80 95. newspaper untuk Sernua Kategori Tahun 2002 .29 1M2 13.37 MAG 3. Disamping itu pula rnengetahui bagaimana kebiasaan (habit) target konsumen dalam rnengkonsumsi media juga perlu dipertirnbangkan.33 99. COMMUNICATIONS N SERVICES· FINANCIAL P SERVICES· TRANST.17 2.59 0.44 7.55 4.59 91.55 3.21 89.2 September 2006 : 55-79 .74 74.83 91. RECREATION Q SERVICES .

55 4.47 2. 870 100. 339.879 155.860 255.9(.489.00 tDo. Mn Surnber = Million atau Juta SOE = Share of Expenditure : AdQll~Sl.808 75.43 54 247.755.253 211.715 28.802 4.206 0.611 25 2.26 5.620 76 685.112 179.48 850.562.96 1.l~ 934.35 0.19 59 798.77 1.8.402 0.09 178 3.147 5.911 535.JJ.34 12.111 521.292 4.03 13.90 46 Zoo.48 3.56 130.717.64 4.05 7.34 2.122 428.886 6.39 0.160 1.699 944. 722 'L 16.78 1.344 1. FINANCIAL PSERVlCE$TRANST. 125 6.86 3.836.65 77.00 100.56! HI 2.57 43 30 2.79 129.918 1. TRAVEL RECREATION SERVlCE$.O9~.543.687 5.745 12.022 1.64 144.32 19 27 295.ff 5.672 2.878 100.649 163.750 350 3.954.621 1.561 1.m 782.435.2ClO 293.58I.495 7.157.635 00.501 59.710 1.89 26 1.91 2.555 24.04 D.60 0.663 32.578. RECREA TION SERVICES .509 0.85 19 715. {Zifwen elol.12 0.142 0.387 4.42 1.85 353.501 4. 254 5.89 6.120. 747.478.079 3.821.487 376.24 3.44 3. 1.992.53 9.149 14.516 393.32 22 14 15 6B5.46 0.149 281.079./80 15 (5) 853.111.82 1.452 6.730 15 962.16 16 1.742 Q. TRAVEL.73<1 740.3.38 33 00.Tabel 6.099 180.375 7.04 6.53 6.12 92~846 5.33 199.48 /.14 $.053.10 3.82 5.29 1.663 0.PROPERTY R SERVICES· PERSONAL SERViCES S SERVICES· MEDIA & PROMOTION T SERVICES .758 628 7.28 927.) 69 .29 (2) 4 287.9a5.218 ~.528 2.90 3.337 37.290.760 (41 5.31 59 1.562.52 8.84 1.272 536.83 2.49 1.007.261 1.020 5.20 1.640.673.692 20.132 045 0./16 777.00 O. COMMUNICATIONS N SERVICES .834 1.715 1.93 47 32 1.18l 366.2004 (dalarn juta rupiah) TOTAL TV A FOOD BBEVERAGES C SMOKING & ACCESSORIES D BABY PRODUCTS E MEDICIIiEs/PHARMACEUTICALS F TOIIEERIES & COSMETICS G APPAREUP.TR/¢IST.376 0.85 2.727 6.443.615 425 19 576.88 25 2. COMPUT'ER.35 1.787 8.308 O.798 826.05 104.87 45 25 1. 1.86 1.848.212.810 1.453.8.000.337.17 0.912 2.17 23.80 65 75 830.63 0. Total Belanja Iklan di Media Televisi untuk Sernua Kategori dari Tahun 2002 .912 464.451 12.979 397. NMR 2002·20004 (Data dioiah penu Iis) Anolisis Kotegori Advertising .PERSONAL SERVICES S SI:RVIOES • MEDIA & PROMOTION T SERVICe.541 5.310 437.84 597..381 814. COMPUTER.276 G94.142 2.210.73 1.040 1.860 0.002 3.26 308.88 22.0.603 1.89 16.229.455 3.792.22 46.EDUCATION U SERVICES· RETAIL V SERVICES· CORPORATE& PUBUC SERVAOV W NON·COMMERCIAL ADVERTISEMENT TOTAL o Y2002(MnJ nOO3(Mn) Y2004 (Mn) SOE YZOO2(%} SOE 1'2003/%) SOE )'2004/%) Incromehl 1.81 5. COMMUNICATIONS N SERVICES.CORPORATE & PUBLIC SERV ADV W NON'COMMERCIAL AoVERnSEMENT TOTAL Y2D03(Mn) SDE Y2D03{%) SOE Y2OO4{%) Incremenl Yll3lO2 Incroment Y04IU3 Y2OO4(Mnl SDEY2D021'i1 Y2002(MI1).738 3.2 21.681 103.02 3. Total Belanja Iklan untuk Semua Kategori Tahun 2002-2004 (dalam juta rupiah) TOTAL MEDIA AFOOO B~EVERAGES C SMOKING & ACCESSORIES D BABY PRODUCTS E MEDIClNESlPHARMACEUTlCALS F TOJIEERIE'S & COSMETICS G APPNlEUPERSONAL ACCESSORIES H HOUSEHOLD PROQUCTs/StJPPUES J HOUSEHOLD EQUIPMENT &APPUANCES K AUTOMOTIVE: & ACCESSORIES L INDUSTRIAL PRODUCTS /vi OFFIOE EOF"T.738 0.28 56 55 149.878 3.270.ERSONAL ACCESSORIES H HOUSBjOLD PRODUCTSISUPPLIES J HOUSEHOUJ EDUiPMENT & APPLIANCES KAUTOMOrtVE & ACCESSORIES L INDUSTRIAL PRODUCTS M OFFICE EOpr.73 403.58 3.EDUCATION U SERVICES· RETAIL V SERVICES .15 3. 467.583 8.:12 3.56 '.798 107.403 0.81 5.2CI 15.361 101.209.717 677.88 27.ilO Y03l02 Inofllmenl Y0410J 31 017 50 26 61 27 44 33 86 35 14 34 (10) [Ill 60 13 16 (15) 38 50 lIB) 68 29 26 122 10 (15) 37 (83) 21 84 (5) 5 222 7 103 30 (6) 43 20 JJ fl5 29 n Keterangan : Mn '" Million atau Juta SOB Surnber = Share of Expenditure : AdQuesl.13 0.11 55.052 1.466 15 374.37 0.623 10.29 26 2.792 774.FINANCIAL P SERVICES .78 411.54 1.82 a..38 0.S .888 3G3.480 566.63 474.779 1.5Q 2.g02 1.05 28.49 579.851 1.400 1.363.51 ISB.38 313.m 1.392.240.948 63.505 IAl 1.00 32 21.26 249.9Bl 899.1·30 2.06 279.139 3. NMR 2002-20004 (Data diolah penulis) Tabel 7.5 7.l 5.407 2 !.612 1.259.00 30 o Keterangnn .484 100.2751 435.56 23 136.PROPERTY R SERVICES .07 1.610 2!11.59 9.361 1.39 304.39 28 111 21 4.125 41 33 1.76~ 17.18 173.84 2.04 16.27fi 4..80 25 11)('-00 16.

21 350. 44.94 297.29 665.648 126.151 18.23 V7 100.89 5.3Jl Y2003 (loin) Y2004/Mn) SOE Y2002(%} 5.072 1045 8.16 3./83.13 68.24 2.85 5.70 100.975 62.6.60 1.553 29.270 302.IPERSONAL ACCESSORIES H HOUSEHOLD PRODUCTSISUPPUES J HOUSEHOLD EQUIPMENT & APPLIANCES I( AUTOMOTIVE & ACCESSORIES L INOUSTRIAL PROOUCTS iii OFFICE EQP7.807 62.776 0.703 B.67 7.56 5.P&RSGNAl SERVICES S S£R VICES .541 12.02 In~remenl YOY02 Increment Y04103 22 49.26 4.708 50.176 220.12 11.968 5.95 0.72. (91 21 19 (131 I (21 (64) 30 39 38 69 7 (9) 21 31 IS 15 15 46 19 32 57 51 14 27 49 59 36 19 31 8 43 28 77 28 22 51 106 12 35.924 254.308 93. 3 No.741 381 59.00 100.273 1.52 6.044 23. NMR 2002·20004 (Data diolah penulis) 70 Jumol Monojemen don Agribis:nis.413 8.701 S.35 S.427 32.11 5.59 JJ (321 o 16.203 23.099 18.00 3.726 6.043 70.Total Belanja Iklan di Media Cetak (magazine) untuk Semua Kategori dari Tahun 2002 ~2004 (dalam juta rupiah) TOTAL MAG A FOOD B BEVERAGES C SMOKING" ACCESSORIES BABY PRODUCTS E MEDlcINE:vPHARMACEUTICAlS F TOILETERIES oS CO{iMETICS G APPARE1.785 28.71 10.722 3.00 8.00 6.49 331.752 68. IS 0.553 52.On 71.96 Keterangan : Mn Sumber = Million atau Juta SOE = Share of Expenditure : AdQues~ NMR 2002·20004 (Data diolah penulis) Tabel9.73 2.535 4.00 IS8 0.~ 23 21 57 53 15 44 43 (5) 26 47 (12J 106 57 23 60.53 92.35 6.00 100.MEDIA & PROMOTIGN T SERWCES· EDUCATION U SERVICES· RETAIL V SERVICES· CORPORATE & PUflLlC SERV ADV W NON-COMMERCIAL ADVERTISEMENT TOTAL Y2002(Mn} 32.495 1ti.00 39 22 68. C SMOKING'" ACCESSORIES D BIlBY PROOUCTS E I.335 942.328 58.51 6.95 7.01 0.314 715.648 28.034831 in YOJI02 Inc.682 35.59 8. RECREA TiON SERVICES· PROPERTY R SERVICES· PERSONAL SERVICES S SERVICES .45 3.27' 1.530 2.15 0.18 11.67 0.88 1.00 4.B81 47.02 1.16 70.738 59.181 8S.751 751.72 5.50 40 18 12 12 41 39 21 1 2 15 73 20 15.58 3.565 4.52 0.IEDICINESlPHARMACfUTlCAlS F TOlLETERIES &.36 5.56 619.95 16.~6 456.24 <.367 175.11 14.028 loUS8 105.996 336.0iiZ 239.856 42. COMMUNICATIONS N SERVICES -FINANCIAL P SERVICES· 'TRANS'T.OS1 520.632 130.713 384.471 325.31 7.678 7.065 10.03 6. TRAVEL.20 7.47 SOE Y2003(%} SOE Y2004(%) 4.74 10. COMMUNICATIONS N SERVICES· FINANCIAL PSERVlCES· TRANST.300 78.00 4.110 168.IES J HOUSEHOLD EQUIPMENT '" APPLIANCES K AUTOMOTIVE & ACCESSORIES L INDUSTRIAL PRODUCTS M OFFIOE Eon.540 11. COMPUTER.3.549 20.lB7 6.25 377.07 4.MfDlA oS PROMOTION T SERVICES.163 5.367 21.725 2.39 28 38 14 96 a 5.251 71.2004 (dalamjuta rupiah) TOTALNPP A FOOD BBEYERAGES .42 2.52 1.02 15. Vol.428 24.093 84.2 September 2006 : 5.040 9.31 2.883 106.04 2.252 276.01 1.07 1.49/ 29.75 5.m 168.965 37.RETAIL V SERVICES· CORPORA TE & PUBLIC SERV ADV W NON-COMMEROIAL ADVERTISEMENT TOTAL Y2002 (Mn) 4MtiO 53.482 7.59 0.060 51.345 5.027 187.17 1.852 141.34 1.171 81.93 1. Total Belanja Iklan di Media Cetak (newspaper) untuk Semua Kategori dari Tahun 2002 .464 1.59 "2.073 3.04 3.986 231.986 5.68 825.136 0.B62 1.W.29 7.74 0.71 2.CUT 7.35 21.595 6.84 0.409 4.80 415.483 66 41 10 38 8.523 210.477 59.252 43.53 6.168 J.131 61.61 0.440 7.00 25 Keterangan : Mn '" Million arau Juta SOE = Share of Expenditure Sumber : AdQuest.824 468.755 70.228 8.159 59..310 4.457 72.44 0.254 1.11 13.32 6. COMPUTER.07 8.2118 24.47 0.58 35.42 568.49 100.465.783 100.067 12.016 30.08 5.386 19.257 456.803 46.75 5. COSMETICS G APPAREUPERSO/-lAl ACCESSORIES H HOUSEHOLD PROOUCTSISUPP/. RECREATION Q SERVICES· PROPERTY R SERVICES .5-79 .705 .6 25.05 9.75 4.9i 5.26 4.22 9.863 50.363 .53 1.943 3.90 7.438.580 353.BI 10.35 322.38 2.571 33.31· 3.72D 367.80 7. EDUCAT/ON U SERVICES .N9 278.00 '~1.qt 0.388 46.21 0.429 68.33 4.2 5.049 71.827 34.963 \'2003 (Mn) . mAvg.099 141.57 2.06 3.89 1.Tabel 8.51 3.64 100.40 15 19 11 1 88.44 4.25 25.588 Y2004 (Mn) SOE Y2002f~J SOE Y2003(%) SOE Y2004(%) Incrom.96 15.99 0.51 0.72 0.roment Y04103 (lO] (91 n 2.2 71.328 1.18.74 9.

8 232.9 1103.1 39.1 2179.3 251.6 29.5 963.4 43.3 2069.5 366.5 306.8 412.4 459 50.3 221.2 5800 . Ni lai Gross Rating Po in t (GRPs) dan Target Preferen ee M app ing (TPM) Berdasarkan Sem U8 Orang (ALL People) untuk Masa Penanyangan Januari ..9 331.2 409.3 291.9 485..1 2357.3.1 32S.Tabel 10.1 35.4 734 2415. 35.1 244.8 2473.6 91B.1 780.9 968.J 5481.DUCATION 19 SERVICES· RETAIL 20 SERVICES· CORPORATE & PUBLIC SERV ADV 21 NON-COMMERCIAL ADVERTISEMENT CODE A alplot: Channel vs Category (Cost· Y2.5 884. 5437.2 746.1 212 72.5 94.3 630.2 2050.1 1037.J 71 .5 281.9 167.8 2286 .5 810.2 804.6 33.9 Grand Tatal 92 93 103 95 108 102 94 88 103 103 104 110 129 129 96 102 92 101 98 100 103 116 109 82 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 Anallsi.7 231.7 374.8 51.1 491. COMPUTER.6 2255.4 55.2 368.5 Grand TalaI 497J.6 817.9 80.8 313.6 33.3 101 118 118 87.1 900.6 929.5 33. COMMUNICATIONS 13 SERVICES· FINANCIAL 14 SERVICES· TRANS'T.2 35.9 817.4 807.8 5775.Maret 2005 di Semua Jenis Program Station Televisi dengan Variable Tingkatan Usia (AGE) AGE AGE 59 AGE 1014 AGE 1519 AGE 2024 AGE 2529 AGE 3034 AGE 3539 I1GE 4044 t4GE 4549 AGE 5054 AGE 5559 AGE 50+ Gross Rallnct Point (GRP'sJ SpeCial Flllar Entertainment Children Informal/on Educarion Religious Sport Series Movie 189.004) B C D E F G H J K L M N P Q R S T U V Gambar 7. TRAVEL.3 391.2 Index Programme FjJler Special Series Movie Entettalnment Children Information Educal/on Religious SpM 109 210 80 73 78 57 74 86 85 161 85 95 121 105 108 97 83 89 74 102 87 91J' 98 108 105 89 92 104 90 87 100 90 74 125 111 96 94 89 93 89 92 17 98 95 100 103 94 101 99 98 9498 112 96 gg 97 107 84106 93 95 105 115 101 105 74 9B 112 113 104 105 97 101 113 109 128 123 124 98 69 9B 114 67 141 125 114 120 119 159 130 . B iplot Antara Channel dengan Kategori Berdasarkan pada Budget Iklan Semua Kategori Tahun 2004 W Tabe I 11.7 300.6 29.1 421 202.2 795 41..4 64.7 892 1871.2 309.4 345.1 31.9 94 93.7 987.! 5342.3 87 85.9 2243.5 361.3 207.4 5322.9 230.5 U8 297.7 38.3 204 60.6 206.9 91.5 293. RECREATION 15 SERVICES· PROPERTY 16 SERVICES· PERSONAL SERVICES 17 SERVICES· MEDIA & PROMOTION 18 SERVICES· E.1 730.5 431.2 2207.• 4351.2 843. 1eO 103 70 131 159 139 109 144 151 106 88 73 B1 6B 100 133 89 88 LL t4GE IAGE 59 ]AGE 1014 ]AGE 1519 t4GE 2024 IAGE2529 t4GE 3034 AGE 3539 fo1GE 4044 ~GE4549 ~GE 5054 f4GE 5559 t4GE 60+ [ALL 84.8 254.1 45.5 255..1 370.1 537 5214.2 382.2 258.9 5425J 4Dl0..5 200 33 802.8 204.1 365.7 986.6 190.8 95.9 353.2 330.7 32.4 221.5 444.7 331.5 352.7 1003.3 2208._1_ 6176. Kade yang Digunakan dalam Melambangkan Semua Kategori yang Beriklan di Semua Media NO CATEGORY 1 FOOD 2 BEVERAGES 3 SMOKING & ACCESSORIES 4 BABY PRODUCTS 5 MEDICINES/PHARMACEUTICALS 6 TOfLETERIES & COSMETICS 7 APPAREUPERSONAL ACCESSORI ES 8 HOUSEHOLD PRODUCTS/SUPPLIES 9 H0USEHOLD EQUIPMENT & APPLIANCES 10 AUTOMOTIVE & ACCESSORIES 11 INDUSTRIAL PRODUCTS 12 OFFICE EQP'T.8 44.8 1595.7 955.s Kalegari Advertising .1 48.8 716 374. (Zifwen et a/.

1 69H 625.9 435.1 IN 103.3 654 6194 1i8S6 700..5 0. 13J .6 6230 6203 5704 61ii5 62B.nd ToIII rJ.3 489. Vol.0 6578 68H 729.4 597.9 633.2 647. 145.5 0 2 H~. 451.1 969.9 9.1 3.9 6~D ! 664.5 692.3 688 0 0.1 0.6 124.2 0 0 03 5.8 105.1: U BAU aT\l VM DGJA TV SeTV TPI TRANS TVl TVSR en TV ETRO m 145.ol: I'rDgr.J 84.6 636. Nilai Gross Rating Point (GRPs) Berdasarkan Semua Orang (ALL People) untuk Masa Penanyangan Januari .4 2.6 634657.9 439.5 0.9 nis 749.Telescope.1 1.5 009.8 J. 2 September 2006 : 55-79 Gambar 9.8 172.3 1017 898. NM R 2005 (Datu dielllh penul is) Blpl.dT(J/tJi 7S 400 69 93- m 89 95 114 104 102 100 80 101 117 106 IDS 105 300 97 \02 - ~2 135 105 109 104 106 96 200 124 103 176 98 144 lIS 174 ' - 100 100 100 100 100 leo leo 100 lD~ 1543' }J 124 lIB 11' 111 1.1 523. 3 No.9 6205 454.1 17 79 79 7S 83 188 lDO 100 100 m 82 Sumher : Program Analysis .Maret 2005 di Semua Station Televisi dengan Variable Tingkatan Usia (AGE) C/.••m.Maret 2005 di Sernua Station Televisi dengan Variable Tingkatan Usia (AGE) hann.amme vs Category (CGS! .3 7f.9 0. 634.6 117:1 140.6 750.4 5.2 615 94.2 442:. 84 105 80 66 sr 9.9 551. 468.4 632.r /(TV AGES! /lGE10N 470.5 S:lll2.2 1206 120.51 Tabel 13.'0'2004) :.200 21S 109 12.3 537.6 5 u 10.7 7.1 57 H 83 471 449.3 669.8 687. 348.400 143 100 - 88 1511 113 IDS 111 104 119 1.9 47H 573 I 683.9 5<125.2 0 0.8 723.6 0 497~8 a a Sumber : Program Ana!V51s .Tabel 12.B 849.1 IfTV AGE 59 108 54 !IS 96 AGE" 1014 BALI OW /VM OGJA TV .8 1V 2.4 751.5 851.08 88 92 77 108 III 85 108 t02 105 100 10~ 1M TV 34 121 - 94 U4 108 104 85 104 116 200 81i lD2 53 91 gg fETRO OTI SCTV TPI TRANS NT TVSR 9.5 Gambar 8. I"d" Channel AGf60+ AGE 4549 AGESCS"4 AI3E'SS59 AGE 15f9 AGE2()24 AGE 2529 AGE JOJ4 AGEJ~9 AGE4D44 ALL 105 911 106 In 99 120 107 92 ss !I~ 80 162 17 77 123 138 21S 92 6.7 451.B IQ2 9.1 1171.! 02 0 0 54817 61711. 525.4 1 1 0.5 58&2 687.1 0. Biplot Antara Programme dengan Kategori Berdasarkan pada Budget [klan Sernua Kategori Tahun 2004 72 Ju rna I MOllojemen dan Agrib isnls.8.7 16S.8 4910.7 646. NMR 200) .2 lOO~ I~U 69.'l 2118 162 569 101 87 113 Illl 60 N 57 127 i!IJ 109 '22 106 99 100 110 84 112 ID4 105 89 96 90 97 109 69 115 115 109 104 101 80 .(Data dlolah penulls) sm.7 5342 585.1 703 503.7 966.2 5800.1 !.3 814.3 JI6A. !IS 200 76 92 91 92 62 lID 111 rn 143· 102 111 98 9B 153 97 9S 84 92 108 103 93 600 9a 98 rVRIl TVR/2 G"".• 673.2 619.8 714.9 2.9.4 674.2 616.9 SIiH 667.8. AGE /lGE2529 AGEJIJ3lI AGE 3539 AGE 4044 AGE 1519 AGEWZ4 4(B2 461.Y2004) B Iplot : Pre 9rammo "s C alegory fTVR .3 134.1 0.4 721.3 TVFII! TVR/2 G".2 0.9 402.1 4549 ""' sm AGE5i154 AGE 5559 AGE 60+ ALL 435.6 94U 1073.5 341.6 55U 585.6 752 10311 766.4 a!.4 iT7.9 47iili 432.3 0 0 0 5214. HiT 169 253 22 I? O.3 771.9 OJ 79.2 1.1 422 437.6 521.1 0.2 Grass R a ling PoIOI lOOP's.2 0 O.5 89 9U l1U a a 0.3 724.3 lOt7 106.2 478 108. 829.2 4~SI ~ 5322.1 02 5.3 M 101 11H 104.5 (1.Telescope.3 5'1"37.2 661. Biplot Antara Programme dengan Kategori Berdasarkan pada Budget Iklan Semua Kategori Tahun 2004 .3 83. Nilai Target Preference Mapping (TPM) Berdasarkan Semua Orang (ALL People) Untuk Masa Penanyangan Januari .

6 589.~ 418.5 2256.3 BJU sna 595.5 38.) 73 .1 90.1 558.2 729.4 714.8 51.dr".8 679.3 460.9 980.3 599.5 973.32 100 147 95 111 134 l1Z 127 83 101 !A1 101 126 84 97 100 96 114 121 103 9B 10B 1A2 103 104 104 101 100 85 105 115 103 B 108 98 102 100 103 C 104 100 110 97 97 102 97 105 106 99 D 92 93 79 7B 93 66 8B 83 92 12.7 296.7 5 512 I m.2 C 22.4 175.4 359.1 653. m.3 21.3 1000A a a21J A2 Grill'" R .9 659.9 149.7 330.5 122.U SJ22. 103 .2 2179.Tabel 14.8 388.2 80.3 31.6 229.9 5192 MALE a 5..1 915.6 272.9 628 629.3 274.6 42.1 303.8 95.7 373.4 98.7 230.1 C.9 8 292. 1. 435.1 46. 73 109 !l7 300 101 104 105 102 134 9S 66 9( 85 III 78 m .5 503. 485.2 0 5366.5 5456.4 OG1A TV IATV ~ETRO SCTV TPI TRANS TVT cn rVBIl TYRII TVIll2 G"'~d ToI.1 4912.3 0 5.1 881.6 .I 0 6.9 6-83.8 95fi. 99. 94 96 100 94 MALE B7 98 129 96 99 FEMALE 97 104 105 113 107 103 100 103 71 101 105 100 100 100 1DD 100 100 1DO 100 100 !ALL 100 100 IA2 Analisis Kalegori Adver11sing.3 128.9 232.2 42.6 230.3 54S6.MALE 92() 2115.2 111 E 97 73 76 64 91 81 96 87 98 96 .6 744.4 115:7 8Ii!.5 2062.9 512.8 lU 91t8 841.5 5366. 117.2 749.2 116..2 1.6 637.1 45.1 4 ~288.1 35.s 645.9 5322.2 183.7 5.March 2005 eli Semua Jenis Program Station Televisi dengan Variable Tingkatan SosiaJ Ekonomi (SES) dan Jenis Kelamin (SEX) Gross Rating Point (GRP's) Special Filler Grand Total Movie Enterlainment Children Informalion Education Religious Sport SES & SEX Series 332.1 934.7 448.8 m.5 2240.March 2005 dl Semua Station Televisi dengan Variable Tingkatan sosial Ekonomi (SES) dan Jenis Kelamin (SEX) C.1 0.2 0 79.lina Pallil GRI". 573.7 0.8 475 374.IA IV WlTV IETRO 81 107 RCn SGTV 94 165 99 105 71 122 105 300 100 '01 81 IOj TP1 TRAr.3 341. 68BA 454.9 60 49.8 E 839.4 627.3 0.7 2122.5 695.4 0 m.6 200..6 118.7 0 0.9 97 146.4 385.9 B52. 677.5 IALL Index Programme Movie Entertainment Children Information Education Religious Sport Special Filler Grand Toll'll SES& SEX Series 106 1.1 591.4 FEMALE 309..9.6 2 0.5 0.9 0.7 GIlO.6 0.5 686.4 346.1 102. 97 43 102 101 9S I1J 100 j07 96 92 104 104 106 97 ss In 99 IDa lOa lOa 100 100 100 127 70 107 101 So '00 9S 92 as 96 100 ' 11 !-DO 111 10J ~ 98 100 87 US :00 99 9lI 100 100 101 65 lOa lOa 100 100 lOS Tabel 15. 115 tOI 10~ 92 Qj lOa 100 JOG.f>annol IITV !BALI ill :194.5 5lfJ.3 386.4 101 450.1 999 2117.rS TV7 TVeR TVRlj TVRI2 G"".8 2.7 5464.3 257.5 Sn.9 252.1 33. 107.!i 645.7 954.6 867.4 293.I 538.9 1998.3 628.8 519 332.5 0.2 659. Nilai Gross Rating Point (GRPs) dan Target Preference Mapping (TPM) Berdasarkan Semua orang (ALL People) untuk Masa Penanyangan January .2 802. .9 0.5 116.8 38.s' sse.4 0.6 55. All 100 'nd•• e/l_! BALI GTV M MIrv CharHIsr 8 IB! 108 91 C 109 a E 86 6!1 85 104 95 62 '5 108 15 160 93 9Il lSi 121 101 0 101 115 99 111 !Ii 105 110 us 96 110 81 III 108 102 ~oo 86 99 104 FEMALE.4 ~.8 859.4 ~l.4 179.9 427. Nilai Gross Rating Point (GRPs) dan Target Preference Mapping (rPM) Berdasarkan Semua Orang (ALL People) untuk Masa Penanyangan January .1 0.8 5356.5 331.1 463 47 FEMALE AlL 415.6 91R7 374.7 348.2 903.9 298.6 289.7 231.3 0 7.B 482A 124.5 a 44i. 91 lOa .2 718.1 89 833..6 797 2267.1 12. 43.4 45.1 01 117. 60604 597.4 32.9 817.6 585.S 600 454.9 5464.1 8!U1.(Zifwen e' 01. !.6 91.7 37 317.7 t3U ItU 0 a a 49t2.4 87.5 98.9 52BB.8 669.1 493.4 108.4 114. E C 0 423.3 98.3 300.9 233.8 f'\1 521 428.1 MALE 411.5 AI 91 A2 HI fA B STV M t4U 563.1 634.

5 • G1V • r. Biplot Antara Channel dengan Semua Status Sosial Ekonomi (SES) Dalarn Mengkonsurnsi Media Televisi di TahlU12005 (Jan-March) Gambar 13. Biplot Antara Channel Dengan Semua Usia (AGE) Dalam Mengkonsurnsi Media Televisi di Tahun 2005 (Jan-March) Gambar 12.-ETl'O JOWA __ Blptot : Programme V& AGE (Y2005) "~A IS ·2 ·1. EI!>U "MIl 0.Slplol: Channel V5 AGE (Y2005) Siple!: Channel vs SEX (YlOOS) Garnbar 10.. Vel.2 September 2006 : 55·79 ..-----.5 Gam bar II. BiplotAntara Channel dengan Jenis Kelam in (SEX) dalam Mengkonsumsi Media Televisi eli Tahun 2005 (JanMarch) Blplot: C hannal V$ SES (Y2005) .ibisnis. BiplotAntara Programme Dengan Semua Usia (AGE) Dalam Mengkousumsi Media Televisi eli Tahun 2005 (Jan-March) 74 J urnol Manojemen don Agr. 3 No.

.1.5 A2 At Oli C.5 Channelv5 Programme (Y200S) -LS DE -.) 75 .B -2 Biplol: -05 -0. Gambar 14.1 • ~rilnJ • "'.~~--------~ Blplol: Magulncs vs AGE (Y2004) • Boba G>dl. Bip!ot Antara Channel dengan Berbagai Program dengao Berlandaskan pada All People di Tahun 2005 (Jan-March) Blplol: Programme vs SEX (Y2005) ------------~.. 1<Ii1!l.Blplol: Programme liS SES (Y2005) 1. Biplot antara Magazine dengan Semua Usia (AGE) dalam Mengkonsumsi Media Cetak di Tahun 2004 Analisis K(lte~ori Adver1ising .erl Gambar 15. Biplot Antara Programme dengan Semua Status Sosial Ekonomi (SES) dalam Mengkonsurnsi Media 'Ielevisi di Tahun 2005 (Jan-March) Garnbar 16. Biplot Antara Channel dengan Jenis Kelarnin (SEX) dalam 'Mengkonsnmsi Media Televisi "'I SoO'I\.r"~I~d) Gambar 17.(Zifwen et 01.s~fl -2 T.

. I~rm A1 Gambar 18. Biplot Antara Tabloid dengan Semua Status SosiaJ Ekonorn i (SES) Dalam Mengkonsumsi Media 76 Iurnal Manoiemen don Agribisnis. Biplot Antara Magazine dengan Semua Mengkonsumsi Media Cetak di Tahun 2004 Garnbar 20. 3 No..:.2 Seplember2006: 55-79 . 6nlx. Vol.J *.. Biplot Antara Magazine dengan Jenis Kelamin (SEX) daIam Mengkonsumsi Media Cetak di Tahun 2004 Gambar 21.:lnes vs SEX (y20D4) • 109_lion.ku llgD • Blplot : Tabloids vs AGE (y2004) Kat1!.ftwal1. i(. Blplot : Tabloids vs SES (Y201l4J Gambar 19.8lplot: Magazines V5 SES (Y2004) Sob. Biplot Antara Tabloid Dengan Semua Usia (AGE) dalarn Mengkonsumsi Media Cerak di Tahun 2004 BI"lot: Mag.

. Biplot Antara Koran Dengan Sernua Status Sosial Ekonomi (SES) dalam Mengkonsumsi Media Cetak di Tahlm 2004 BlplDt : NewSPap~r vs SEX (y2004) Gambar 23. Biplot Antara Koran dengan Semua Usia (AGE) DaLam Mengkonsumsi Media Cerak di Tabun 2004 Gambar 25. Biplot Antara Koran dengan Jenis Kelamin (SEX) dalam Mengkonsumsi Media Cetak di Tahun 2004 Anolisis Kolegori Advertising . Biplot Antara Tabloids dengan Jenis Kelamin (SEX) dalarn Mengkonsumsi Media Cetak di Tahun 2004 .rl""KoID Blplot: Newspaper vs AGE (Y2004) Gambar 24. ng Garnbar 22.. Tabloids vs SEX (Y2004) BlplDI: Newspapers vs SES (Y2004) ·2 P~1!fmb. (Zifwen elol. B".) 77 .... • ·2 !it!mQmndum Po.Blplot:.

. 3 No.1I(3C1. Biplot Antara Media Habit dengan Area Kora (cities) atan Daerab di Tahun 2004 78 Jurnol Monolemen don Agribimis.5. Biplot Antara Media Habit Dengan Jenis Kelamin (SEX) eli Tahun 2004 Blplot: Media Habit vs SES (Y2004) Blplot: Media Habit vs ClUes (Y2004) 0.------------~.aJlinlill S Gambar27.Biplot: Media Habit vs Age (Y2004) . TablCliId MiJQ. BiplotAntara Media Habit dengan Semua Status SosiaJ Ekonomi (SES) Tahun 2004 Gambar 29. Biplot Antara Media Habit Dengan Semua Usia (AGE) di Tahun 2004 Garnbar 28. Vol.2 September 2006 : 55-79 ..~-------~ • M.5 .diPlB's • Tabjoirl~ Blptot : Media Habit VI SEX (Y2004) ·1 • .5 Gambar 26.

Lincolnwood. Feel. 2004.. 1997. Rusli dan Benyamin Malan. 3rr1 Edition. Promotion. S.A.T. 2003. 2004 Nielsen News Indonesia. New Jersey. Edisi ke 10. Illinoss USA and Promotion : An Integrated Marketing Communications Perpective. Boston/Dordrech/London. Barban.) 79 . USA. Contemporary Advertising.P. Jakarta PT Gramedia Pustaka Utarna.J. Arens. and W. Advertising Sissors. Tllinoss USA Surnarwan. July O''Guinn T'C. U. 1998./0 Edition. P. Irwin ~Von Hoffman Press. Prentice Haw to Get Customers 10 Sense.H. A division of NTC Publishing Group. Schmitt. PT Prenhallindo. Inc. and Marketing Communicatios. AnaJisis Pengambilan Keputusan Konsumen dan Perceptual Mampping Kopi di Jakarta. bttp://cakram. 1993. Jakarta Kottler.. 2004. 2000. C. Baack. Buku yang akan Mengantarkan Anda Menjadi Peneliti Sukses dalam 10 Nielsen News Indonesia. (lifwen st 01.geocities. Inc. Manajemen Pemasaran : Edisi Miienium . Jakarta. Jakarta Lee. New York. et al. Russel. PT Prenhallindo. Jakarta. D3m.2. The Free Press.. J nstitut Pertanian Bogor. A. Lane. Kluwer Academic Publishers.The Mcfiraw-Hill Companies.DAFTARPUSTAKA Achjurnan. NTC Business Books. Jakarta Wahyudian. Pearson Education. Bahasa Haris Munandar dan Dudy Priatna . Bovee. Program. Bagusco . New York. Perilaku konsumen : Teori dan Penerapannya Dalam Pemasaran.com/ba gusco41 mybook. M and C. 2002. Advertising Media Planning. Prinsip-Prinsip Pokok Periklanan Dalam Perspektif Global: Alih Tidak dipublikasikan. Nielsen News Indonesia.id Claw. Jam.T. Integreated Advertising. 2003. Juni 2004. 2002. Invansi Pasar dengan Iklan yang Efektif': Strategi. 3. Advanced Media Planning. 2004. Bumba.Z'" Edition. Rusli dan Benyamin Molan. A. B. Critol and F. Kopec. Alih Bahasa Hendra Teguh.. Belch. Durianto D. Act.M.R.1.. 2003. Belch. Essential of Media Planning: A Marketing Viewpoint. Alih Bahasa Hendra Ieguh.B. and D. Kottler. Kleppner s : Advertising Procedure 14'" Edition. Hall International..htm 1. Allen and R. and W. Johnson. Boger. J. 1. Program Pascasarjana. C. Semenik. Think.1 Edition.. A division of NTC Publishing Group.W.L. 1992. Inc.co. G. Perencanaan Media Periklanan (Diktat Kuliah). 2003. and L. 6. Lincolnwood. and P. J.I. April 2004 Analisis Kotegori Advertising . NTC Business Books.Y" Edition. Prenada Media. http://wv. Thomson South-Western. Rossiter.Danaher. Manajemen Pemasaran. 41" Editiion. 2004.E.M. Ghalia Indonesia. 1999. and Relate to Your Company and Brands. Tesis pada Program Studi Magister Manajemen Agribisnis.R. Experiential Marketing: 1999. Ronny A. Advertising and Integrated Brand Promotion.. 2004. dan Teknik Pengukuran. 2004 2004. and M. P. Edisi ke 13. Edisi ke 12. USA Cakram Magazines.A. Ronny A. Inc. 2001. K.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful