Retinopathy of Prematurity

OLIVIA HARYANTO 07120050025

yaitu penyakit/ gangguan perkembangan pembuluh darah retina pada bayi yang lahir prematur.  Penyebab kebutaan tertinggi pada anak-anak di Amerika Serikat dan salah satu penyebab utama kebutaan anak di seluruh dunia.  Sedangkan beberapa penelitian yang dilakukan di Jakarta mendapatkan ROP pada sekitar 30% bayi prematur .Etiologi  Ditemukan oleh Terry pada tahun 1942 sebagai Retrolental Fibroplasia.

yang disebut retinal detachment atau ablasio retina (lepasnya retina). (gambar 3) yang dapat menyebabkan kebutaan pada satu atau bahkan kedua belah mata.Patofisiologi  Pada bayi prematur. pembuluh darah retina belum terbentuk secara sempurna. paparan oksigen pada bayi. Normal retina Neovaskularisa si Retinal detachment . Proses ini dapat sembuh secara spontan (regresi) atau sebaliknya berkembang menjadi keadaan yang lebih buruk. sehingga timbul stimulus pembentukan pembuluh darah baru yang abnormal (neovaskularisasi. menimbulkan reaksi berupa terbentuknya garis demarkasi antara daerah yang sudah tumbuh pembuluh darah dengan yang belum. gambar 2).

anemia atau kuning juga meningkatkan risiko untuk terjadinya ROP. atau bayi-bayi prematur yang lebih "tua" dan "besar" namun memiliki kondisii klinis yang tidak stabil. Gangguan yang kerap ditemukan pada bayi yang baru lahir seperti sepsis. Bayi laki-laki >>> perempuan Bayi Karibia Afrika >>> Kaukasia . Gangguan pernafasan dan gangguan jantung.Faktor Resiko  Pada bayi prematur dengan usia gestasi (masa     kehamilan) kurang dari 32 minggu dan/atau berat lahir kurang dari 1500 gram.

sehingga keadaan retina bayi dapat dicitrakan secara jelas melalui foto.Diagnosis  Direkomendasikan agar pemeriksaan mata pertama kali dilakukan 4 minggu setelah kelahiran. .  Dokter mata akan melakukan pemeriksaan retina bayi dengan alat funduskopi dan/atau foto fundus digital (contohnya Retcam) untuk memotret retina bayi. atau pada usia 31 minggu bila usia bayi saat lahir 28 minggu atau kurang.

GEJALA  Leukokoria (pupil berwarna putih)  Nistagmus (gerakan bola mata yang abnormal)  Strabismus (juling)  Miopia (rabun dekat) .

 Tahap V : Ada retina total detasemen. . Ada 5 tahap ROP  Tahap I : Ada sedikit pertumbuhan pembuluh darah yang abnormal  Tahap II : pertumbuhan pembuluh darah sedang abnormal  Tahap III : pertumbuhan pembuluh darah sangat abnormal  Tahap IV : pertumbuhan pembuluh darah sangat abnormal dan ada sebagian retina terlepas.

Komplikasi  Retinal detachment  Ambliopia ("mata malas") karena kesalahan bias     tinggi Strabismus/juling Bola mata mengecil (ptisis bulbi) Katarak Glaukoma .

Diferential Diagnosis  Retinoblastoma  Familial exudative vitreoretinopathy (FEVR)  Primary hyperplastic primary vitreous (PHPV)  Norrie disease .

.PENCEGAHAN  Pencegahan yang paling efektif adalah mencegah terjadinya kelahiran prematur.  Jika bayi lahir prematur dan menderita gangguan pernafasan. maka dilakukan pemantauan ketat terhadap pemakaian oksigen untuk mencegah terlalu tingginya kadar oksigen dalam darah.

Tetapi meskipun telah terjadi penyembuhan. penyebaran pembuluh darah abnormal dan gangguan penglihatan.  Pada retinopati yang berat. Terapi laser akan menghentikan pertumbuhan pembuluh darah yang abnormal . juling dan gangguan penglihatan.  Vitrektomi (bila terjadi ablasio retina)  Terapi laser (photocoagulation) dapat digunakan untuk mencegah komplikasi ROP maju.PENGOBATAN  Retinopati yang ringan seringkali mengalami proses penyembuhan yang spontan. krioterapi (pembekuan bagian pinggir retina) bisa mengurangi resiko terjadinya pelepasan retina. bayi memiliki resiko menderita rabun dekat.

Prognosis  ROP ringan bisa kembali normal tanpa pengobatan  ROP berat dapat mengakibatkan masalah penglihatan yang signifikan atau kebutaan .

 . O .80 .9.8942.9704:8 !!' O 4770/80.3488 O #0934-. 572.2.9704709345.0 .75075.9 '# O !72.89.7.107039.0:/.

1. 0.! O !03. 907.3 4803 :39: 203..3 203/079.3 . 907.7.:.5 502.3:.39.7 4803 /.3 09.3 5702. .3 2. . .301091 ..9:7 /./3. ./././.35.: 933. 203...3 502.9 907.0.0. -..:.0..9:7  O .3 5073.2 /.7.8. /.7 5702.

0.3.3 .5 .84 7093.5 .3 537 7093.7.807.3  O !.3 503.3 :39: 203. 907. .3-07.9 /:3.: %07.3:.2 574808 50302-:.5 2085:3 90.3 503.9 74907.3 .9 .:.3 7084 907..4.3 8073..7.943 /.3 %09.-3472.5. 709345. 203. 425.3 -.5 502-0:.-3472. O %07../. -8.8 # !2.3 -. 907. 202 7084 203/079.3  O '970942 -.807 5494./ .3 ..3 502-:: /.373.9  :3 /.3 7093. .9.9 . 7.7. .385439.-.3 5079:2-:.8.! % O #09345.-:3 /0././ 50302-:./3.3 502-:: /.3:.9.3 203039. 5030-. 203:7. 5005.

9.35.3 -8.: 0-:9.. 3472.5. 5034-.9.3 .. 02-.8.3 2.3 .9.-.3 . 503.9 203.!743488 O # !73.9 /.3 O # !-07.3831.9.9.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful