P. 1
Serat Sabda Jati by r

Serat Sabda Jati by r

|Views: 14|Likes:
Published by Syam Dhut Taak

More info:

Published by: Syam Dhut Taak on Sep 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/23/2011

pdf

text

original

SERAT SABDA JATI BY R.NG.

RONGGOWARSITO
Selasa, Februari 10, 2009 Raden Ngabehi Ronggowarsito lahir di Surakarta pada tanggal 15 Maret 1802 dan wafat di Surakarta tanggal 24 Desember 1873 adalah pujangga besar budaya Jawa yang hidup di Kasunanan Surakarta. Ia termasuk pujangga besar di tanah Jawa. R.Ng.Ronggowarsito dimakamkan di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Karya sastra terakhir R.Ng.Ronggowarsito adalah Serat Sabda Jati. Serat 1. Hawya MarGAne Dimen Kalising Ingkang pegat luWAR panggawe TAberi Sabda ngudiya suka RONGing kang Jati budyayu; basuki; kinayun; SIsip; prihatos.

(Jangan berhenti selalulah berusaha berbuat kebajikan,agar mendapat kegembiraan serta keselamatan serta tercapai segala citacita,terhindar dari perbuatan yang bukan-bukan, caranya haruslah gemar prihatin). 2. Ulatna Galedahen Talitinen Larasen Tumanggap kang nganti kang awya sajroning dimen bisane kepangguh; sayekti; kleru; ati; tumanggon.

(Dalam hidup keprihatinan itu pandanglah dengan seksama,intropeksi, telitilah jangan sampai salah, endapkan didalam hati,agar mudah menanggapi sesuatu). 3. Pamanggone Angayomi ing Eninging ati Nanging Isine pangesthi tyas kang sejatining cipta aneng rahayu; wening; suwung; isi; sayektos.

(Dapatnya demikian kalau senantiasa mendambakan kebaikan,mengendapkan pikiran, dalam mawas diri sehingga seolaholah hati ini kosong namun sebenarnya akan menemukan cipta yang sejati).

sudah jelas akan menjadi sarang iblis. kethon. (Namun demikian yang melihat. 6. mring alam pakewuh. Parandene kabeh kang samya Ulap kalilipen Akeh ingkang padha Kinira yen Kautus dening Hyang andulu.4. 7. kuping. gundhul. Jabarail. Lamun Dadi Mlebu Ewuh Temah nganti korup mring panggawe dudu.tidak dapat membedakan yang baik dan yang jahat. Nora Hayuning Kinepung Lali Ginuntingan kengguh mring pamardi tyas sipat panggawe pasihaning kaya reh budyayu. kendhi. sujut. rusuh. Kemasukan setan gundul.sebab sudah diliputi perbuatan dan pikiran yang jelek.Sudah melupakan Tuhannya.seolah-olah mabuk kepayang). wuru kabesturon. senantiasa mendapatkan kesulitas-kesulitan. mring pananing ati. Ajaran-Nya sudah musnah berkeping-keping). Bila sudah terlanjur demikian tidak tertarik terhadap perbuatan yang menuju kepada kebajikan. sehingga yang jahat disukai dianggap utusan Tuhan). Gusti. Segalanya itu harus dijalankan dengan penuh kesabaran. Manon.yang menggoda membawa kendi berisi uang banyak). . wedhi. mrenos. niniwasi. kerepotan-kerepotan. tidak dapat berbuat dengan iktikad hati yang baik. Segala yang baik-baik lari dari dirinya. panggonaning iblis. 5.Sebab jika bergeser (dari hidup yang penuh kebajikan)akan menderita kehancuran. Lamun Kasusupan Ambebidung Isine Lakonana klawan obah setan nggawa rupiah sabaraning. Bila terpengaruh akan perbuatan yang bukan-bukan. bagaikan matanya kemasukan pasir.

kaesi-esi. 12. yang menitahkan bumi dan langit. Dewa aparing pitulung. Ambuka warananipun. Sudranira andadi. ati. Aling-aling kang ngalingi. Karena Tuhan itu Maha Pemurah adanya). Saka pengunahing Widi.8. (Namun bagi yang bijaksana. Para jalma sajroning jaman pakewuh.cenderung meningkatnya perbuatan-perbuatan tercela. tinemu. Yeng Kewuhan Yen Uripe Yen kang uning tiniru marang sajroning ora dadi sejatining niruwa dawuh. Hanuhoni kabeh kang duwe panuwun. 11. (Itu artinya tidak percaya kepada Tuhan. asor. anekani. 10. Nora Anggelar Kalamun Kabegjane Kamurahane ngandel marang temen Hyang gaibing Hyang Agung. Rahurune saya ndarung. siapa yang berusaha dengan setekun-tekunnya akan mendapatkan kebahagiaan. . urus. (Manusia-manusia yang hidup didalam jaman kerepotan. Keh tyas mirong murang margi. Yen temen-temen sayekti. Nora kurang sandhang bukti. Ki Pujangga nyambi paraweh pitutur. sebenarnya repot didalam pikiran melihat contoh-contoh tersebut. bila dilakukan dengan setulus hati. Kasekten wus nora katon. sehingga dapat diketahui). Manon. Angilang satemah katon.Tuhan akan selalu memberi pertolongan. sandang pangan tercukupi segala cita-cita dan kehendaknya tercapai). Saciptanira kelakon. (Segala permintaan umatNya akan selalu diberi. Bila diikuti hidupnya akan tercela akhirnya menjadi sengsara). (Sambil memberi petuah Ki Pujangga juga akan membuka selubung yang termasuk rahasia Tuhan.makin menjadi-jadi. 9. sakalir-kalir.

16. gumanti. menghitung banyaknya orang). tudang-tuding. Waluyane Memuji Sabuk Galibedan Anacahken benjang ngesthi tebu lamun lir ana wiku. wong. Katuwane winawas dahat matrenyuh. Ada orang yang berikat pinggang tebu perbuatannya seperti orang gila.banyak pikiran-pikiran yang tidak berjalan diatas ril kebenaran. Sanityasa tyas malatkung. . kabeh (Disitulah baru selesai Jaman Kala Bendu. sawiji. kelakon. 15. (Sayang sekali “penglihatan” Sang Pujangga belum sampai selesai. tinarik. Pandulune Ki Pujangga durung Mulur lir benang Nanging kaseranging Andungkap kasidan Mulih mring jatining kemput. Sulaking jaman prihatos. 13. Itu bertepatan dengan tahun Masehi 1945). Memuji=7. bagaikan menarik benang dari ikalannya. (Lama kelamaan makin menimbulkan perasaan prihatin. majenun. sakehing (Jaman yang repot itu akan selesai kelak bila sudah mencapat tahun 1877(Wiku=7. merasakan ramalan tersebut. 14.Namun karena umur sudah tua sudah merasa hampir datang saatnya meninggalkan dunia yang fana ini). Kongas welase kepati. tidak kekurangan sandang dan makan seluruh kehendak dan cita-citanya tercapai). keagungan jiwa sudah tidak tampak). enggon. jati. Kenyaming sasmita yekti. Dimana diramalkan rakyat kecil bersuka ria. Diganti dengan jaman Kala Suba. Ngesthi=8. senantiasa merenung diri melihat jaman penuh keprihatinan tersebut). bukti. hilir mudik menunjuk kian kemari. Iku Kala Wong Nora Sedyane lagi Suba cilik kurang sirep jaman kang bisa sandhang Kala Bendu. gumuyu. Sawiji=1. ngumur.

Tanggal kaping lima antarane luhur. (Karya ini ditulis di hari Rabu tanggal 28 Sawal tahun Jimakir 1802. (Sembah=2.Amung Tamating Wus Angumpul Amerengi kurang katon ing Sri wolung pati neng ari lokil madya Budha kang kadulu.17. Tepatnya pada hari Rabu Pon). Pujangga=8. Candraning warsa pinetung. Ki Pujangga pamit layon. makpul. . Selaning tahun Jimakir. patitis. Cinitra ri budha kaping wolulikur. Ji=1) bertepatan dengan tahun masehi 1873). Sembah mukswa pujangga ji. Sawal ing tahun Jimakir. 19. 18. Sengara winduning pati. ari. itulah saat yang ditentukan sang Pujangga kembali menghadap Tuhan).Windu Sengara (atau tanggal 24 Desember 1873)kira-kira waktu Lohor. Pon. sudah sampai waktunya. Mukswa=0. Toluhu marjayeng janggur. kembali menghadap Tuhannya. (Yang terlihat hanya kurang 8 hari lagi. (Tanggal 5 bulan Sela(Dulkangidah) tahun Jimakir Wuku Tolu. Netepi ngumpul sak enggon.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->