HADITS DHA'IF DAN NNAUDHU

'
Jilid1

i
I I I t

HADITS DHA'IF DAN MAUDHU
Jilid I
IIAIHDDAL.ALBA|I lilUlfll'lllADIR|Jl}{ I

SILSILAH

(P

GEMA INSANI PRESS
penerbit buku anda.Lan lal{alrta 1995

canA ll$A1,0 lmit v

PerpustakaanNasional : Katalog Dalam Terbitan (KDT) AL-AIBANY. Muhammad Nashiruddin Sifrif.ft hadistDha'if dan Maudhu'/ penulis,MuhammadNashirudd.in al-Aibany; I HM. -- Cet. l. -- Jakarta : ; $enerjcmah, A.M. Basalamahpenyunting,Imam Sahardjo 1994 GcmaInsaniPress, 2 jil. ;2L cm. adh-Dhaifah wal-Maudhu'ah Tudulasli : Silsilatul-Ahaadiits wa Atsaruhas-Sa1yi' fil-Ummah (no. ISBN 979-561-288-3 jil. lengkap) rsBN 979-s6r-289r (jil. l) ). Hadis doif I. Judul L Basalamah, AM. III. ImamSahardio HM.

297.r3r 3

>rll';r;U)t"l)tC-L
1'"113* tl3;it
Judul Asli adh-Dhaifah wal-Maudhu'ah Silsilatul-Ahaadiits wa Atsaruhas-Sayyi' fi l-Ummah Penulis Muhanmad Nashiruddin al-Albani No. Hadits r-500 (Jilid 1) Penerbit Maktabah al-Ma P.O. Box.328l

cet.rv,rh. r40sf,lrtFtnUfflJf*f,

y
i

Penerjemah A.M. Basalo-ah Penyunting Drs. Imam Sahardjo HM. KhathArab A.mirMa'ruf Ilustrasi & desdinsampul EdoAbdullah
Penerbit

*-""-f

GEMA INSANI PRESS
).2740 ]1. KalibataUtara II No. 84 Jakarra Telp. (02r) 7984391 - 7984392 - 7988593 Fax. (021) 7984388 Anggota IKA?I CctnhenPertame,Shnfnr)46 H - fuli 1995M

PENGANTARPENERBIT
SALAH satu firnah besaryang pernah menimpa umar Islam pada abad pemamahijriah adalahtersebarnya hadits-haditsdha'if dan maudhu' di kalanganumat. Hal itu juga menimpa para ulama, kecualisejumlahpakar dan kritikus hadits yang dikehendakiAllah, sepertiImam Ahmad, Bukhari, Ibnu Muin, Abi Hatim ar-Razi,dan lainnya.Tersebarnya hadits-haditssemacam di seluruh wilayah itu Islam telahmeninggalkan dampaknegadfvang luar biasa, antaradi nya terjadi perusakan padasegi akidah,syariat,dan sebagainya. Di antarabukti nyatabetapasangar buruk pengaruhhaditsdha'if dan maudhu' padaumat Islamadalah tumbuhnyasikapmeremehkan terhadap haditsRasulullah sar'..Kalangan ulama,mubalig,dan pengajaryang kurang cermat dalam menukil periu'ayatan haditsjuga sem_akin mempercepat penyebaran dampakburuk rersebut. Belum lagi bilanganhaditsyang dipalsukan ternvatamemang amat banyak. Hal ini mendorong Syekh Muhammad Nashiruddin al-Albaru untuk menvusun buku yang mernuar riwayat-rirvayat yang dha'if dan maudhu' melalui penyelidikan vang mendetail,cermat,dan selektifdengan tujuan dapat mencegahtergelincirnyaumat dalam menyebarkan kedustaan yang disandarkan kepadaRasulullah saw. Usahamulia Syekhal-Albanisudahseparurnya dukung, dan kita buku Sihilah Had.its Dha'if tlan Maud.hu', Jilid I, ini --terjemahan ciari karya beliau, silsilatul-Ahaadiits adh-Dhaifu h wal-Maudhu' ah wa Atsarubas-Say,ti' -fi\-Urnmah-- merupakan wujud tekad kami. N{udah-mudahan hrdirnya buku ini dapat mempersempitgerak edarhaditsdha'if dan maudhu' di masyarakat. Semogabeimanfaat. Penerbit

,li I

,:l .i

CoLucTltlll Y05A'S

PENGANTAR
CETAKAN PERTAMA

SEGALA puji bagi Allah. Kami panjatkan puji pada-Nya, mohon pertolongan dan mohon ampunandari-Nya. Kami berlindung diri pada-Nyadari segala kekejiandan kejelekan amalan kami. Siapa yang diberi-Nya petunjuk tak ada kesesaran baginyadan siapasajayang disesatkan-Nya maka tidak adapemberipetunjuk baginya. Aku bersaksitiada tuhan selainAllah, tidak adasekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwaNabi Muhammad adalahhamba dan rasulNya. Allah berfirman:

'i. . t..,. ) lX'-4(.1tiit. ,,171 .'t,ii+-!fi dJllyJl !J:,01,..iii21 t:+ I k, q c:;l:)jcr9r)-l-4J-.3\;Y

,\-4 fr..tJ-aar*'

"Hai orang-orang yang beriman, bertahualah kepada Altah dengansebenar-benar talcwakepada-Nya janganlah sekntidan kali knmu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam." (Ali Imran: 102). "Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmuyang telah menciptakanknmu dari diri yang satu, dan darinya Allah menciptakanistrinya, dan dari keduanyaAllah mengembangbiakkan laki-laki serta perempuanyang banyak. Dan bertakwalah kepadaAllahyang dengan mempergunaknn nama-Nya kamu saling mencinta satu sama lain. Petihnralah hubungan silaturrahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan meng" awasikamu. (an-Nisa': I).

t-

{4
'.Eat

'i*
e.e/26-_a-./.26

s
/a/r{>.

a}a--za,tqv/a/.,tc...a

i:€1zaclcz

All"ahdnn kntakanlnh perlintaanyangbena4niscayaAll^ah memp erbaiki amalan-amalanmu dan men gampuni dosa-dosamu. D an barang siapa menaatiA llah dan Ras -Nya, maka sesung ul guhnya ia telah mendapatkemenangan yang besar.,,(al_ Ahzab: 70-71). Amma ba'du. Sesungguhnva sebenar-benar perkataan atauucapanadalahKitabullahdan sebaik-baik perunjukatau bimbinganadalahbimbingan Rasulullah.Sejelek-jelek perkaraadalahyang diada-adakan. Setiap adalahbid'ah. Segala vang diada-adakan bentuk bid'ah adalahsesat, sedangsetiapyang sesat pastilahnerakatempat kembalinya. Sejakbeberapa tahun lalu saya telahmenulisartikelsecara kontinu di majalahAl Tarnad.d.wn Islarnl dengan topik "Hadits-hadits al Dha'if dan Maudhu sertaDampak Negatifnyadi KalanganlJmat". Begitu banyaknya hadits dha'if dan palsuitu hingga artikel-artikel tersebutmasihterus dimuat hingga kini. Bagaimana saya akandapatmeringkas artikel tersebutjika haditshaditsyang dipalsukan sangarbanyak,sampairibuan jumlahnya. itu SeorangZindtq (perusak ajaranIslam.penj.) sajabiasa memalsukan lebih dari empatribu hadits.Bahkandari tiga orang yang dikenalsebagaipemalsuhadis dapatdipastikanrelahkeluarpuluhan ribu hadits palsu. Apa yangdapatpembaca bayangkan denganhadits-hadits yang sengaja dipalsudemi tujuan-rujuanrertenftl ituf Adayang bertendensi politis, adayang demi asbabiya& ataurasialismeadayang demi mem, belamazhabnya dan adapula yang mengakudemi bertaqarrubkepada Allah sepertiyang diakui sekelompokfirqah. Di samping itu, ada pula yang karenakesalahan sengaja tak sebagian kaum sufi, karena kebodohandan kelemahannya dalam mendeteksihadits yang memang bukan bidang yang dikuasainya. Hadits-haditsdha'ifdan maudhu' berserakan dalamkitab, bahkan termasuk dalam kitab-kitab syarahhadits dan tafsir. Namun, Allah SWT telah berkehendak memudahkanhadits Rasulullahsaw.dengan munculnya sekelompokulama yang mampu mengungkap dan menjelaskan kelemahan, kekurangan, sertakecacatan hadits-hadiaitu.

Ibnul Jauziberkata, "Ketika tidak adalagi yangmampumengusik dan mengutak-katik Qur'an, mulailahsekelompok Al orangmengusik hadits-haditsRasulullahsaw.,baik dengan mengada-ada maupun denganmengubah-ubahnya.KemudianAllah pun menganugerah" kan kepadasegenap ulamayang mahir mendeteksidan menempatkan haditspadatempatnvauntuk menjelaskan manayang sahihdan mana pula yang dha'if. Hal sepertiini tak akan berhentisepanjang z^man walaupunkini ulama ataupakardi bidang ini sangatlangka. Kalausepertiitu keadaannya pada zamanIbnul ]auzi, bagaimana dan berapabanyakpakarhaditsdi zamankita kinii Tidak diragukan lagi sangatkurang.Keadaan inilah yang mendorongkita untuk lebih giat lagi mengutarakanhadits-haditsdha'if dan maudhu' sebagai pemberiperingatan dan sebagai penegak kewajiban menjelaskan ilmu serta sebagaiusahamenyelamatkan diri dari dosa akibat menyembunyikannya. Saya tidak merasa ragu bahwaparaulamayang belum terpengaruhi harvanafsupasti akan menghormati usaha-usaha para pakar dalam menyaringsebersih mungkin manayang benar-benar haditsdan mana yang bukan. Bagaimana tidak?Imam Abdur Rahmanbin Mahdi berkata,"Mengetahuiillat (kelemahan) satuhaditsyang adapadadiriku sungguh lebih aku senangidaripadaaku menulishadits yang tidak aku ketahui." perlu mengutarakan Saya merasa bahwadalamusaha menghukumi hadits-haditstersebut sayatidak bertaqlid kepadasiapapun. Saya hanyaberpedoman padakaidah-kaidah pakar ilmiah yangditetapkan ilmu hadits,yakni kaidah-kaidah yang dipakaiparapakardalammenilai dan menghukumi hadis-hadits Rasulullah saw.sebagai haditssahih ataupun dha'if. Dan kaidah-kaidah itulah yang dijadikan landasan parapakarhaditsdi zamankeemasan Islam yang di dalamnya terdapat kejayaan ilmu dan kehidupanIslam. Sayabermohon kepadaAllah agar sayatetap konsistendalam mengikuti kaidah-kaidah yang telah ditetapkan,sekaligus memberi pengertiankepada umat Islam denganharapan semoga kemudian di hari para generasipenerus umat ada yang tetap menegakkannya. Lebih-lebihjika dilihat, dalamlingkup disiplin ilmu-ilmu keislaman, ilmu ini merupakanbidangyang paling banyakmemiliki detail.Hal

ini telah diakui parapakardari berbagaibidang ilmu, termasukkaum orientalis dan para penentangnya. Manfaat mempelajari ilmu ini yang begitu besar telah nyata di mata paraulama.Betapatidakf Ilmu inilah yang menunjukkanpara -penuntut ilmu -- termasukparaulamanya dalammengenalidha'if dan maudhu'nya hadits-haditsyang banyakdisebut dan diriwayatkan dalam berbagaikitab, yang sebelumnyadisangkahaditssahih.Irbihyang informasi dengan segalasarananya lebih pada era meluasnya canggih yang memudahkan penyebaranhadits-haditsdha'if dan maudhu' baik lewat karya tulis (koran, majalahdan kitab) ataupun lewat radio dan televisi.Hal ini hendaknyamakin memacuparaulama yang merasa bertanggungjawab terhadapsunnahNabawiyyahuntuk mendeteki haditskemampuandan perhatiannya lebih meningkatkan lisan maupun tulisan. secara haditsyang tersebar Karenaitu, para ulama yang mulia itu sangatmendorong dan penulisan padasaya untuk melanjutkan semangat usaha memberikan dha'if dan maudhu'ini. dan penyiarantelaahtentang hadits-hadits Bahkanbanyakdi antaramerekamengutarakanfaedahupayaini yang dan telah menghindarkanmereka terjerumus ke dalam kesalahan kedustaandengan menisbatkansesuatukepada Rasulullah.Lebih dari itu mereka menyatakankeinginannya yang kuat agar saya membukukanapayang telah sayarulis di majalahitu dalam bentuk makin dirasakan masyadan buku hingga kemaslahatan kegunaannya bagi kaum muslim dalammerujukinya. rakatluasdan memudahkan berniatmemenuhikeinginanmereka, telahlamasaya Sebenarnya kalau sajasayatidak menghadapibanyakkendala.Setelahkendalakendalaitu hilang berganti dengan kemudahan, barulah sayadapat terimakasihatas tersebutsambilmengucap permintaan mewujudkan husnuzhanmereka. Waktu itu, sayatelah menulis lebih dari empat ratus hadits dalam majalah.Dari sinilah munculnya niat sayauntuk mengumpulkan tulisan sayadalam penerbitau serial. Tiap seratushadits atau lebih kumpulkan menjadi dalamsatubuku, dan dalamsetiaplima buku saya satu jilid. Setelahterkumpul untuk satu buku sayaberi tambahandi sanasini, baik berupaperbaikanredalsional maupun tambahanperincian,

penelitian,dan lain-lainnya. Kadang-kadang vonis yang pernah saya jatuhkansaya ganri.Itu terjadisetelah saya teliti lebihjauh dan rinci ternyata lebih nshabdanlebih rajih (lebih unggul). Misalnya,kata ia dha'if (lemah) diganti dengan dba'if jiddnz (lemah sekali) atau sebaliknya.Kadang-kadangmaudhu' dtganti dengan dha'if atau jarang,padaintinya saya Yangdemikian,sekalipun sebaliknya. ingin mengingatkan dua hal, yaitu : I. Agar para pembacatidak menyangkabahwahal itu adalahsalah cetak. 2. Agar diketahui oleh siapasajayang Allah kehendaki bahwa ilmu itu tidak beku dan tidak pula menerimakebekuan.Ilmu selalu berkembangsecara kontinu dari satukesalahan kepadakebenaran, dari yang benar kepadayang lebih benar. jadi, kita tidak berpedoman padakesalahan. Begitulah yang harusdiketahui umat. Dengan disebarkannya artikel tentang hadits-hadits dha'if di seantero dunia Islam, hingga kini belum adasatu kritik ataupun sanggahan.Sayatidak tahu pasti, apakahitu berarti merekasetuju dengan -apayang sayautarakan-- inilah yang sayamohonkan kepada-Nya atau karenalangkanya yang berpengetahuan detail tentang ilmu ini hingga tak mampu mengutarakansatu kritik ilmiah di segisanaddalam hadits-hadisyangsaya utarakan,yanglazim disebutIlmu Dirayah war Riwayah itu. Akhirnya, tak lupa saya harus mengutarakan rasa terima kasih sayayang sangatbesarkepadasiapasajayang membantu membukukan artikel saya.Secarakhusus sayaucapkan terima kasih kepada al-Ustadz Ahmad Mazhhar al-Adhamah.Beliaulah yang perrama kali menunjukkankeutamaanpemuatanartikel sayadalam majalah hingga diketahuikhalayak ramai rentangkedudukandan marrabarnya. Beliaupula yang menganjurkan penerbitantulisansaya. Pihak pengelolamajalahAl Tarnad.dan nl-Islaml sendiri sangar banyakmendapatkitik tak bermuru dan hambatandari berbagai pihak, juga masyaikh yang jumud yang sangatmenampakkan kebodohan dan ketidakmengertiannya akansyariatIslam dan sunnahN,Iuhammadiyyah. Kendatipun demikian,parapengasuh majalah tersebut tidak menghiraukannya. Dengan penuh kesabaran niat yang murdan ni dan mantap,merekaterus memuat artikel sayasecara kontinu.

SemogaAllah SWT senantiasa memberkatimerekadan memberikan pahalayang setimpalakan apayang merekalakukan. Sayabermohon kepadaAllah, semogaIa berkenanmenjadikan yang saya segala lakukan sebagai amal salehyang murni hanyaunrukNya' Muhammad Nashiruddin al -Albani

, : ,r.x,11;rr-,'
d*, *t*sri

) .q;}#$,,'F

PENDAHULUAN

SALAH satu di anrarasederetanmusibah atau fitnah besaryang pernah menimpa umat Islam sejak abadpertama hijriah adalahtersebarnya hadits-haditsdha'if dan maudhu, di kalanganumar. Hal itu juga menimpa paraulamakecualisederetan pakarhadis dan kritikus yang dikehendakiAllah seperti Imam Ahmad, Bukhari, Ibnu Muin, Abi Hatim ar-Razi,dan lain-lain. Tersebarnva hadits-hadits semacamitu di seluruh wilayah Islam telah meninggalkan dampak negatif yang luar biasa. Di anraranyaadalah terjadinya perusakan segi akidah terhadap hal-hal gaib, segi syariat,dan sebagainya. Telah menjadi kehendak Ilahi Yang Maha Bijaksanauntuk tidak membiarkanhadits-hadits semacam berserakan sana-sini iru di tanpa mengutus atau memberikan keistimewaanpada sekelompok orang berkemampuan tinggi untuk menghentikan dampak negatif serta menyingkaptabirnya,kemudian menjelaskan hakikatnyakepadakhalayak. Mereka itulah para pakar hadits asy syarif, para pengemban panji sunnahnabawiyyah yang telah didoakanRasulullahsaw.dengan sabdanya:

'L565A"GA)#WCi1GS;
( 6V rb ) 4U-r,€se) 6n)rr rrt,;I*i ),'r4
"Allah SWT membaikknn kedudukan seseorangyang mendengar sabdaku, memahaminya,menjaganya,dan kemudian

L&L r666&6;:y:yew

29

menyampaikannyakepada orang lain. Boleh jadi pengemban fiqih akan menyampaiknnnyakepadayang lebih pandai darinya. (HRAbu Daud dan Tirmidzi serta Ibnu Hibban)' Para pakar hadits telah melakukanpenelitian dan menjelaskan keadaanhadits-haditsRasulullahdengan menghukuminyasebagai haditssahih,dha'if, dan maudhu'. Merekapun membuataturandan yang berkenaan denganilmu tersebut.Siapa khususnya kaidah-kaidah, luas pun yang belpengetahuan dalamilmu ini akanmudahmengenali nash'Inilah yangdikenal tanpaadanya derajatsuatuhadits,sekalipun dengannamailmu Mushthalah Hadits. Paraulama mutakhir telah membuat dan menyusunkitab secara Rasulullah saw.denganmenkhususuntuk mengenalihadits-hadits jelaskankedudukannya. Yang paling terkenaldan paling luas pembalrasannyaadalah kitab Al-Maqaashidul-Hnsanab fi Baynni Katsiirin minal-Ahod.itsil-Murytobarnh' alahAkin ah karangan alli Berikutnya kitab Nnshnbur-Rayab AhnodiitsilHafizh as-Sakhawi. keaal-Hafizh az-Zayla'i.Kitab ini menjelaskan Hid.aayahkarangan hadits-haditsyang banyakdiutarakanoleh ulama daan atau derajat manayang benar-benar yang bukan pakarhadits, sertamenjelaskan hadits dan mana yang bukan. 'an Hamlil-Asfuri fi Kitab-kitab lain di antaranya Al-Mughni minol-Ahhbar karanganal-Hafizh al-Iraqi, tahhriji mn fit-Ahyo'i Tnlhhisrt-Hsbir fi Tahhriiji Ah aad.itsir-Raf ib Ka&lrl karanganIbnu af H ajar al-Asq alan, Tnhbrij Ah a dit s aI -K a sysy karanganIbnu Haj ar dan Tahhrij Ah ad'itsary-Sytfa' karanganas-Sayuthi. Para ulama tadi telah memudahkan dan membuka jalan kemuuntuk mengetahuidan mengedahan bagi para generasisesudahnya nali derajat tingkatan hadits-hadits Rasulullahsaw..Namun) sangat mereka(y"ktti generasi kebanyakan disayangkan Penerus'baik ulama membaca maupun para Penuntut ilmu) tidak mau menyempatkan tadi dengan serius. Itulah sebabnyamereka tidak tahu kitab-kitab derajat hadits yang telah mereka hafal di luar kepala,yang mereka bacadan pelajari dalam berbagai kitab yang tidak menyebutkan dengan rinci kedudukan hadits yang bersangkutan.Karena itu, kita sering mendapati hadits dha'if atau maudhu' diutarakan dalam ce atau bahkanditulis dalam kitab-kitab. ramah, artikel di media massa, 30

maupun di ruang kuBegitu juga para guru dan dosendi kelas-kclas dan sayakhawatir jangan-jangan liah. Tentu sajaini sangatberbahaya mereka termasuk orang-orang yang mendapat ancamanseperti dimaksud sabdaRasulullahsaw.:

6+'633:6311\3&.664K6 F
'r;3t
"Barangsiapa dengan sengaja berdusta dnlnm hadits-haditsku dengan scngajo fundaklah ia menempatlun dirinya dalan api nerala. " (HRAshabus Sunan dan Ashabus Shahah). langsung mendustakanhadits-hadis Kalaupun mercka tidak sccara Rasulullahsaw.,merekadikategorikan sebagaipcngikut atau pcngekor delam menyebarluaskanhadits-hadits yang belum jclas sahih dan dha'ifnya. Di sampingitu, mcrekajuga mcngetahui bahwadalam haditshadits Rasulullahsaw.ada yang dha'if dan ada pula yang maudhu'. Dalam hal ini Rasullulahsaw tclah mengisyaratkan dalam sabdanya:

.&56,h94'5V+KzKJ
ottt) "Cuknplah sebagai pendusta bagi seseorangakibat berdusta lcnrena menceritalan semra,yang didengarnya. " (HR Muslim). Kemudien diriwayatkan dari Imam Malik, beliau bersabda: "Ketahuilah bahwa seseorang itu tidak akan terlepas atau selnmntdari pembicaraan semuayangdidengamya.Dan tidak lnyakinmenjadi seorang iman atau pemimpin sednngin sennng mencerital<an semuo yang didengarnya. " Imam Ibnu Hibban dalam sahihnya mengatakan,wajib masuk neraka bagi siapasajavang menisbatkansesuatukepada Rasuhillah padahalia tidak mengetahuisejauh manakebenarannya. saw. Kemudian menycbutkanhadits "mnn qaala 'alayya.... dan seterusnya" seperti yang diriwayatkan oleh fuhhabus Sunan. (rtU

3I

Lebih lanjut Ibnu Hibban berkata,"Telah nyata dari apa yang kami riwayatkantadi bahwa iru adalahsahih," serayamengutarakan hadits dengansanaddari Samurahbin ]indub: /v7 a.z t 2 / -z)z Q .rzt/./ -/) .n/ I / (*trt .t . . 17, . r/-z 1(1t'y

f

--ujt'

. c,/*;'C=Ut

a=

"Barangsiapa mengutarakan hadits dariku dan diketahui bahwa dusta, ia termasukpendusta. " (Iuga di:riwayatkan oleh fmam Muslim dari Samurah dan Mughirah bin Syu'bah). Menjadi jelaslahapayang sayakemukakantadi bahwatidak boleh meriwayatkanatau mengutarakan hadits tanpa mengetahui sejauh Karena itu, siapasajayang melakukannya, mana kesahihannya. ia yang berdustadenganmengatasnamakan termasukorang Rasulullah saw. dan termasuk orang-orang yang diancam oleh beliau dengan diberikannyatempat di dalam neraka,sepertiyang tercanrum dalam haditsmutawatir tadi. Menyadaribahaya sepertiinilah makasaya merasa perlu berperan japemikiran,menjelaskan mendekatkan sertamenyumbangkan dan mengetahuisejauhmanakesahihan yang seringkita lan untuk hadits ataukita bacadalam berbagaikitab ataupunlainnya,yang ticiengar dak kita dapatkandalam sumber aslinyadi kalanganparapakarhadits. jalan untuk ingin menyumbangkan denganmemudahkan Jugasaya mengenali hadits-haditsyang dipalsukanoleh orang-orang Zindtq. Barangkalihal ini dapat dijadikan peringatan bagi orang-orang yang takut akanazab-Nya. mau berpikir atau yang merasa Kemudian, dalam menulis kitab ini saya tidak menggunakan metode abcd sesuaiurutan abjad, tetapi sayamenulis apa adanya sesuai denganapayang sayaanggapperlu. Kitab ini saya mulai dengan dua buah hadits yang sayabaca dari sebuah artikel dalam koran Al Alamal Ghana'edisi 2404, tulisan salahseorangmursyid ketika tengah meneliti masalah yang berkenaan dengan Isra dan Mi'raj Rasulullahsaw..

32

Akhirnya, hanyakepada Allahlah saya berharaptaufik dan hidayahNya, karenahanyaDialah Yang Maha PemberiTaufik. Muhammad Nashiruddin al-Albani

33

HADITS NO. 1

4,j3?gXG:*ffiM(Kll(
"Agama adalah akal. Siapa yang tidak memiliki agama, tidak ada aknl baginya." Hadits tersebut batil. Diriwayatkan oleh Imam an-Nasa,idari Abi Malik Basyirbin Ghalib.Kemudiania berkata,"Hadirs ini adalah batil munkar." Menurut saya, kelemahan haditstersebutterletakpada seorang sanadnyayang bernama Bisyir: D_iaini majhul (asing/ tidak dikenal). Inilah yang dinyatakin-irleFil-Uzdi dan dikuatkan o[dt adz-D zaha dalam V,rta6 i zan uI -I' t i d. I danal-Asqalanidalam bi M a lr,rtab LisanuI -M izan. Satuhal yangperlu digarisbawahi sini ialah bahwasanya di semua iwayat/hadtts yang menyatakan keuramaan akaltidak adayang sahih. Semuaberkisarantaradha'if dan maudhu'. Sayatelah menelusuri semuariwayat tentang masalah keutamaanakal tersebutdari awal. Di antaranya apayang diutarakanoleh Abu Bakar bin Abid Dunya dalamL,rtab al-Aqluwn Fnd.hluhu. siru saya Di dapatiia menyebutkan, "Riwayat ini tidaklah sahih." KemudianIbnu Qayyim dalamY,ttab al-Manarhalaman 25 menyatakan, "Hadits-haditsyang berkenaan denganakalsemuanya dusta belaka."

HADITS NO. 2

?$\tW>1,gAi6'".rt/'A;J6
35

. t1 ts {1, ii-a_rl l1;*u,cE
"Barangsiapa shalatnya tidak dapat mencegahnyadari perbuatan keji dan munknr, maka ia tidak menambahsesuatupun dari Allah SWTkecuali kejauhan." Hadits tersebut batil. Walaupun hadits tersebursangardikenal dan seringmenjadipembicaraan, namun sanadmaupun matannya tidak sahih. Dari segisanad, telahdiriwayatkan oleh ath-Thabrani dalamkitab al-Mu'jaru al-Kabir, al-Qudha'i dalamHtab Musnadasy-SyihabII/ 43, Ibnu Hatim dalam TafsirIbnu Katsir II/414 dan kitab al-Kswahib ad.-Dararil/2/83, dari sanadLaits, dari Thawus,dari Ibnu Abbasr.a..Ringkasnya, hadits tersebutsanadnya tidak sahihsampai kepadaRasulullah sar,v., tapi hanya_maggr(befhgnn) sampaikepada te Ibnu Mas'ud r.a. dan merupakanucapannya dan juga hanyasampai kepadaIbnu Abbas r.a. Karena itu, Syekhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Kit abul -I rnan halaman12, tidak menye but- nyebutnya kecuali riwayatmauqufyang hanyasampai sebagai kepadaIbnu Mas'ud dan Ibnu Abbasr.a. Di sampingitu, matannyapun tidak sahihsebabzhahirnyamencakup siapasajayang mendirikan shalatdengan memenuhi syarat syara'tetap menghukuminya rukunnya.Padahal, yang benar sebagai atau sah, kendatipunpelaku shalattersebutmasih suka melakukan perbuatanyang bersifatmaksiat.ladi, tidaklahbenarbila dengannya (yakni shalatyang benar)justru akanmakin menjauhkanpelakunya dari Allah SWT. Ini sesuatuyang tidak masuk akal dan tidak pula dibenarkandalam syariat.Karenaitu, Ibnu Taimiyah menakwilkan kecualijauh dari Allah" jika yang dikata-kata "tidak menambahnya itu tinggalkannya merupakankewajibanyang lebih agung dari yang Dan ini berarti pelakushalattadi meninggalkan dilakukannya. sesuatu sehinggashalatnyatidak sah, seperti rukun-rukun dan syaratsyaratnya.Kemudian, tampaknya bukanlah shalat yang demikian (yakni yang sah dan benar menurut syara')yang dimaksud dalam hadits mauquf tadi. Dengan demikianjelaslahbahwahaditstersebutdha'if, baik dari segisanadmaupun matannya.Wallhu a'lam bishshawab. 36

HADITS NO. 5

9Y',P*rqV-t

\rzJ?4 '.1: lt/nf(t;d, 4i-b

"Himmah (keteguhan niat) iaki-laki dapat meluluhkan (menyingkirkan) gunung -gunung. " Ini bukan hadits. Syekh al-Ajluni dalam l<ttab Kasyfut-Khafa berkata,"Sayatidak menvatakannya sebagai hadits.Namun, ada sebagianulamayang meriwayatkan dari SyekhAhmad al-Ghazalibahwa ia mengatakan,Rasulullahsaw.telah bersabda,,Himmatur Rijaali taqla'uljibaala."' Sayatelah merujuk dan meneliti seluruhkitab sunnahnamun ridak sayadapati di dalamnya.Adapun apa yang diutarakanSyekh Ahmad al-Ghazalirentang hadits tersebut tidaklah dapat dibukrikan dan tidak pula dibenarkan sebabia tidak termasukpakarhadits. Namun, ia sepertisaudara kandungnya yakniMuhammadal-Ghazali. termasukfuqaha sufi. Dalam Ihya Ulamud.d.in memang banyak ia mengutarakan hadits dan menisbatkannya kepadaRasulullahsaw., tetapi oleh al-Hafidz al-Iraqi dan lainnyadinyatakantidak adasumber (tidak sahih). asalnya

HADITS NO. 4

t*4s

,J8'#\p)4(
" B erb incang -bincang dalam masji d it u mengg erogoti p ahala _ aha_ p la seperti binatang ternnk memaknnrerumputan.,, Hadits di atastidak adasumbernya.Al-Ghazali meriwayatkannya dalam krrab lhyo Ulunud.d.inI/126, tetapi al-Hafidz al-Iraqi me5/

nyatakan,"Sayatidak mendapatkannya sumberaslinya." dari Abdul Wahhab Taqiyuddin as-Subuki dalam L.ttab Tabaqat a.sySyaf iyyabN /145-147 mengatakandenganregas,"Sayatidak mendapatkansanadnya."

HADITS NO. 5

)/i.^$r,g,le:41, .\ r) fy)).ry bg{, tZ.SlC a, 2/tfo< z)- v/).r' )t/?)2,,a
. oYrJ1>d)!'u16PV44
"Tidaklah seoranghambameninggalkan sesuatu untukAllah dan ia t i dak meni nggalknnnya kecual i karena Allah kecunli All ah menggantinya dengan sesuatuyang lebih baik baginya dalam urusan agama serta keduniaannya." Hadits tersebutmaudhu'. Sayasendiri pernah mendengarkatakata tersebut diutarakanoleh seorangtokoh yang tengah mengisi pada bulan Ramadhan. acaradi radio Damaskus Abu Naim telah mengutarakannva dalaml,ttab Huliyyatwl-Awliya II/196, kemudiania berkata, "Itu haditsgharib(asing)." maudhu' (palsu)sebab Menurut saya, sanadnya yang sesudah azsamasekali dalam kitab-kitab hadits selain Zuhri tidak clisebutkannya pendusta.AdAbdullah bin Sa'ad ar-Raqi dan dia dikenal sebagai pendustaseraya menyatakanfri sebagai ilaru Quthni berkata,"Dia adalahpemalsuhadits."

HADITS NO.6
/1
"Hindarilah debu,karenadarinyalah timbulnyapenyakitasma." 38

Saya tidak menge tahui sumberhadits yangdisebutkan oleh Ibnu Atsir dalam kitab an-Nihayahpadamaddahnasa.mf, terse seraya but mengatakannya sebagai hadits.Namun, saya tidak mendapati meia nyebutkan sumber aslinya secaramarfi,r' (sampai sanadnyakepada Rasulullahsaw.penj. ). Ibnu Saaddalam Thabaqatal-KubraWIl/Lg8 meriwavatkan bahwa Abdullah bin Shaleh al-Mashri berkata, dari Harmalah bin Imran apayang diceritakankepadamerekaoleh Ibnu Sindir pengikut (budak) Rasullulahsaw..Ia berkata,'Suaru saardaranglahAmr Ibnul Ash sedangIbnu Sindir telah bersama sekelompok orang. Tiba-tiba orang-orangyang berge rombol bermain-main menebarkan bu ke de udara. Amr kemudian mengulurkan imamah (surban)-nyaseraya menutupi hidungnya dan berkata,'Hati-hatilah kaliantcrhadapdebu karena itu merupakan suatu yang paling gampang masuknyadan paling sulit keluarnya. Bila debu telah masukmenembusparu-paru, makatimbullah penyakitasma.' )adi, di sampingriwayat tersebutmauquf (terhenti sampaikepada sahabat)juga sanadnya tidak sahih. Alasannya: l. Ibnu Saadhanya menyandarkanriwayat terse but tanpa mcnycbutlan kaitan antara dia dengan Abdullah bin Shaleh. 2. Ibnu Shalchitu lemah. Hal ini dinyatakanoleh Ibnu Hibban dan Ibriu Efuzaimah. 3. Kaitan antara Harmalah dengan Ibnu Sindir tidak dijclaskan, karenaitu dikategfiFin iebagi majhul.

HADTTSNO. 7

qAWgAyA$(,tq;s<J46,8
"Dua lnl janganlah Anda delati. MenyekutuknnAllah dan mengganggu (merugiknn) orang lain." Riwayat tersebut tidak ada sumbernya.Memang ia sangatmasyhur dan rnenjadipembicaraan denganlafazhyang demikian.Namun, saya tidak mendapatkannyadalam kitab-kitab sunnah. Barangkali

39

riwayat itu berasaldari kitab Ihyn Ulamud.d.inkau:ar:'gan Imam alII/I85,yang mengatakanbahwa Rasulullahsaw.bersabda: Ghazali

i,i.t4J)SI(

,6355*V

"Dun halyang tidak ada sesuatukejahatanyang melebihinya,yaitu menyekutukan Allah dan memudharatkan (menggangg u) hambahnmbaAllah. Dan dua hnl yang tidnk ada kebailan yang melebihinya, yaitu iman kepadaAllah dan membe manfaat kepadn hambaAllah. " ri Hadits tersebuttidak adadan tidak diketahui sumbernya.Al-Iraqi dalam merinci riwayat tersebut mengatakan,"Riwayat tadi telah dipaparkanoleh penulis kttab al-Fird.ausdat',hadits Ali sedanganaknya tidak menyandarkannya dalam musnadnya. Karenaitu, as-Subuki menyatakanbahwaapayang tercantum dalam Ihya riwayatnyatidak bersanad.

HADITS NO. 8

3#l-,*St3iU4tASi?!Jq^.W
!-,?:-,,/(.'? .t.<i -\i-\..)-o-TJ (aJD
"Beramallah untak duniamu seolah-olah engknu alcnn hidup selamanya dan beram-allahuntuk akhiratmu seolah-olah englcauakan mati esok." Sekalipunriwayat di atassangatmasyhurdan hampir setiaporang tidak adayang marfu'. Bahkan Syekh mengutipnya, tetapi sanadnya Abdul Karim al-Amri tjdak mencantumkannvadalam kitabnya allnd.d.ul-Hotsixfi Bayani ma loysn bi Hod.its. Namun, sayatelah mendapatkansumbernyadengan sanadyurg 40

mauquf (padasahabat)yaitudiriwayatkanoleh Ibnu Qutaibah dalam krtab GharibubHaditsL/46, denganmatan" Ihrits lidanyaohn ........n dan seterusnya. Juga sayadapatkandalam riwayat Ibnu Mubarak pada kttab ozZuhad,II/28 dengansanadlain yang juga mauquf dan munqathi' (tidak bersambung). Ringkasnya,riwayat hadits tersebut dha'ifkarena adanyadua penyakit dalam sanadnya.Pertama, majhulnya (asingnya)ppqu! (budak/pengikut) Umar bin Abdul Aziz sebagai salah satu perarvi sanadnya.Kedua,dha'iftya pencatatbagi Laits yang bernama $$lllah b_inShaleh,yang juga merupakan perawi sanaddalam riwayat ini.

TIADITSNO.9

,2--.7)._)'l/ t(i
z$v--+"Aku adalah knkek bagi setiap orang yang bertahua." Riwayat tersebut tak adasumbernya.Al-Hafidz as-suyrthi ketika ditanya tentang riwayat tersebut menjawab, "Aku tidak mengetahuinya." Pernyataantersebut diungkapkandalam Lttab al-Hawi lib FatawnII/89.

HADITS NO. 10 ,.'
t .)1, q,glC..><{a,llr!! Jflai,_1J;',e.Kei6
-/;-'z'

oi,)n

,

"SesungguhnyaAllah suka melihat l amba-Nya yang lelah dalam h mencari rizki yang h.alaL" Riwayathaditstersebutmaudhu', diriwayatkanoleh Abu Manshur ad Dailami dalammusnadabFirdaas,dari haditsAli r.a.secara marfu'. Al-Hafidz Al-Iraqi mengatakanbahwa dalam sanadnya terdapat Muhammad bin Sahl al-Aththar. Ad-Daru Quthni menyatakania (il-Aththar) adalahpemalsuhadits.

4l

ini satuhaditsmaudhu'yang menodaiImam Menurut saya, salah Suyuthi dalam kitabnya ol-Jarni'ashShagbir karena ia menvalahi janji yang ditulisnyadalammukadimahkitabnyatadi. Semoga Ailah dan mengampunikita semua.Aminl mengampuninya

HADITS NO. 11

vf4l#Cl
"Sesungguhnya aku diutus sebagaip,n{oior." oleh ad-Darimi dalamSunanHadits ini dha'if dan diriwayatkan I/I'II / I 64, Ibnul Muba Wahabdalamlv{usnadnya nya | / 99, Ibnu dengannomor hadits rak dalamoz-Zuhud.lI/220, dan ath-Thayalisi dari 2.25L. Kesemuanya Abdur RahmanbinZiyad bin An'am, dari Abdur Rahman bin Rafi', dari Abdullah bin Amr r.a. Ibnu Hajar dalam Taqrib at-Tabdzib menyatakansanadAbdur Rahman binZiyaddan Ibnu Rafi'adalah lemah.

HADITS NO. 12 .o _?11o, < ((

9O

t*

? . ^> t).' G {<,D I : lzlA,l,2tJ,\ i,rtLi-lJ lci'r4uW\

/

o,J, r.Jt o.,,

,rz.(ilT

'Berkhidmatlah ke"Allnh SWT telah mewahyuknn kepada dunia, pada siapayang berkhidmat kepada-Ku, dan sengsarakanlahsiapa yang berlchidtnatkepadarnu(yakni dunia)."' Hadis tersebut maudhu'. Hal itu diriwayatkan oleh al-Khatib dan juga oleh al-Hakim dalam kitab dalam tarikh BoghdadYIII/4 Mo'rifot Ubmd Hod.itshalaman I 0 I. Al-Khatib mengatakan,"Ini adalah riwayat tunggal yang hanya diriwayatkan oleh Hqsain bin Fudhail, sedangdia pemalsu."

42

TIADITSNO. 15

'i$iigrtfuiJK ,:rg)g.;i1rT(c*vgrtaiJK lute;$affi5$fC^W

'tr_ "{.41$#},\a'L}V6,Dq \{- (t4z:h:lxta'Mlt1 3e>Qb, t6?4utt *tf';"tl; ir:i"J e*ur7Litf3t33-i3;J;.;j

"Pendu.dukSyam adalah cambuk Allah di bumi-Nya. Allah aknn membalas kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya dari hamba' hamba-Nyadenganmereka.Haram bagi kaum munafik untuk mengungguli l<nummukmin dan merekn tidak aknn mati kecuali dengan kesedihnn dan kesengsaraan. " Hadits tersebut dha'if. Telah diriwayatkan oleh ath-Thabrani yaitu al-Walidbin Muslim dalamal-Ma'jam al-Knbirdaidua sanad, dari Muhammad bin Ayyub. Memang sanadnyaterlihat sahih. Barangkalikarenaitulah Syekhul Islam Ibnu Taimiyah dengan berdasarkanriwayat tersebut menjadikan "Keutamaan Negeri Syam" sebagaibab tersendiri dalam bukunya. Namun hakikatnya tidaklah demikian dikarenakandua sebab : 'an fulan L Riwayat 'nn'annb (yakni menggunakanlahzh lan fulan (mencampur aduk ryausengaja mudallas penj.).Al-Walidadalah Inilah yang dinyatakanoleh-adz-Dzahabi membuat kesalahan). dalam kitabnya ol-Mizan. terhenti (mauquf), yaitu telah dinwayatkan dengan sa2. Sanadnya nad yang mauquf oleh Haitsam bin Kharijah.Ia berkata,"Riwayat ini sanadnya terhenti sampaikepada Khuraim."

HADITS NO. 14

6)lftVAt6, # 6"'ll"y;,#Ky
$1z)tJAW\H(fi77,J6
43

"Hati-hatilah (jauhilah) olehmu hijaunya kotoran ternak." Beliau ditanya, 'Apa makna hijaunya kotoran ternak?' Rasul menjawab, 'Yaitu wanita cantik yang tumbuh di lingkungan buruk."' Hadits tersebutlemah sekali.Ia diriwayatkan oleh al-Qidha'i dalam musnad ory Syibnbl/81 dari sanadal-Waqidi.Jugadimuat dalam IhyalI/38. Ad-Daru Quthni mengatakan, "Hadits ini tunggal dari al-Waqidi dan dia adalah dha'if." * -Minurut saya, bahkandia itu rermasuk g.ma;t7uh(ditinggalkan yan riwayatnya), sedangkan Imam Ahmad, Nasa'i, Ibnul Mudayni, dan lainnyamenganggapnya d-usta. Karenairu, janganlahterkecoholeh sekelompokkaum fanatik yang dengansengaja memuat riwayartadi dalam kitab-kitab mereka. Hal itu bertentangan dengan kaidah-kaidahyang lazim di kalangan para pakar hadits, misalnyaal-Jarhul-Mubina Muqqad.d.amun 'nlat-Ta'd.ili (kecaman/kritik yang jelas dan rinci lebih diutamakan daripadapujian atau pengakuanbaik).

HADITS NO. 15 t/.4 2/ ),)- r--

W il^{.- 2o

2) | (- rz<?,--;?:-rlrrt *J( Y^-r-,+.rLArtI(.lr-e12-r 7 rL V

"Negeri Syamadalah tempatbusur panah-Ku. Siapa sajayang ingin berlaku jahat padanya, Aku akan memanahnyadengan anak panah tersebut." Hadits tersebut tidak ada sumbernyadalam kumpulan hadits marfu'. Barangkaliriwayat tersebur rermasukisrailiat. Dalam sanadnya terdapatal-Mas'udiyaitu namaAbdur Rahman bin Abdullah yang dikenal lehah atau dha'if.

HADITS NO. 16
),/.9..l,oa t4 'rgJr, g*,uJ i'&tt16t lt'gE,,rLW

44

)tZi)l,a'1.2

1z

a,^/

)1//-).1,o..

"Adaduasotonsan::,#r',"'-T,"?;::'r:#:,':
maka baiklah semua manusianya. Yaitu umara (penguasa) dan fuqaha (ulama)" Dalam riwayatlain disebut umara'danulama.Hadits terse but maudhu'. Ia telahdiriwayatkan oleh TamamdalamV,ttab al-Fawa'id. I/238 dan Abu Naim dalam h,trabal-Haliyyah N /96, serta Ibnu Abdil Bar dalam krtab/arui'Bayanil-'IlmiI/184, dari sanadMuhammadbinZiyadyang oleh Imam Ahmad dinyatakan sebagai pendustadan pemalsuhadits. Hadits tersebutjuga diutarakan oleh al-Ghazalidalam lhyal/6, seraya menyandarkan kepadaRasulullahsaw.dan telah dinyatakan oleh al-Hafizh al-Iraqi bahwasanadnya dha'if. Perhatian: Tidak adaperbedaan antarapernyataan al-Hafizh tadi (bahu,a hadirs tersebutdha'if) denganvonis sayabahwa hadits tersebutmaudhu' sebabhadits maudhu' termasukkategori hadis-hadits dha'if seperti yang masyhurdalam ilmu MushthalahHadits.

HADftS NO. 17

" Barangsiapaberbuat dosasambil tertawa,pastilah ia masukneraka sambil menangis." Hadits di atasmaudhu'. Ia diriwayatkan oleh Abu Naim. Dalam sanadnya terdapatU-;narbin Aynrb dari Muhammad binZiyad. AdzDzahabi mengatakan bahwa ia (Umar bin Ayyub) telah dikecam oleh Ibnu Hibban.

45

rlADms No. 18

gWt6e,

./z
a
-1./

/r
\J

./2 i z 1 6 z f f r ) ' ,><-t, ,
.25.4=Jt

)-(., rz,

V>Woe

a/

"Jadiknnlahjamban (l<akus) sebagaitempatmembuanghajat knrena yang demikian dapat melalaikan jin dari menggoda anak-anak kalian." Hadits di atas maudhu'. Ia diriwayatkanoleh Ibnu Adi dalam al-KnmillI/288 dan Al Khatib Y /279, yaitu dari sanadMuV,trab hammad binZiyad dari Ibnu Abbas r.a. terdapatJvluhamIbnu Hajar mengatakanbahwadalam sanadnya pendusta. yang te'ah dinyatakan mad bin Ziyad al-Yasykari

HADITS NO. 19

,'l;*!7-.9'e

fii'f( )"{"t / ,. /

l\ a'^().w< \zsatry

"Hiasilah majelis istri-istri knlian dengan alat pemintal (alat untuk membuatkapasmenjadi benang)." Hadits ini maudhu'. Hadits tersebutdiriwayatkanoleh Ibnul Jauzi hadits-haditsmaudhu'dari sanadal-Khatib dan telah dalamsederetan nl-La'alilI/I79. dikuatkanoleh as-SuvuthidalamY,trab

HADITS NO. 20

u.

{-r&),39 K. J;t if$Vr H rt t'iv-ra
' / v/ -/' 1/

i\ry*.-, f

/\\i7.

"Hiasilahhidangan mal<anan lcaliandengansayur-mayurknrena itu pengusir setan sambil rnengucapbismillah." merupal<nn 46

Hadits ini maudhu'. Ia diriwayatkan oleh Abdur Rahman bin dan Abu Naim Nashr ad-Dimasqi dalam Y'ttabal-Fawa'idlI/229 dalam kttab Abhbor ol-'4sbahanII/2L6 dan sebagiandari sanad-\la bin Maslamah. A4"rrrrro, saya,hadits ini maudhu' karena telah dinyatakan oleh pakar hadits, di antaranyaIbnu Hibban dan adz-Dzahabi bahwasanyaAla adalahpemalsudan tukang mencampur-adukhadits. Bahkan Ibnu Hibban frenambahkan bahwa tidaklah dapat dianggap sahih jika riwayat tersebut dijadikan hujjah. Oleh Ibnul /auzi riwayat tersebut ditempatkan dalam deretan hadits-haditsmaudhu'. Beliau mengatakan,"Riwayat ini tidak ada sumbernya dalam hadits sahih dan Ala sendiri termasuk deretan Demalsuhadits."

TIADITSNO. 21

a:aj&>ava&r&
" Cukuplah permohonanku (pada-Nya) dengan p engetahuan-Nya tentang keadaanku." Hadits tersebuttidak mempunyaisumberyang marfu'. Sebagian sebagaiucapan atau doa Nabi Ibrahim ulama telah menyatakannya kisah-kisah Israiliat. Hal itu disebutkanoleh ala.s..Ini termasuk Baghawi dalam tafsirnya tentang surat al-Anbiya, sambil menyatakannya sebagairiwayat yang dha'if. Kemudian saya dapatkan riwayat tadi dalam kttab Tnnzih asySyani' ohM nudha' I/ 250, ah arinh nl-Mnrfuah' anil-AhhbarisySy karanganIbnul Iraqi. Ia mengatakanbahwaIbnu Taimiyah berkata, "Hadits tersebutadalahmaudhu'.'

HADITS NO.22

'6uA:M$ ,:"+:pESg
47

"Bertawasullah dengan kedudukan dan jabatanku, karena kedudul<nnkudi sisiAllah sangat agung." Ibnu Taimiyah dalam kttab al-Qr.'idnh ol-Jolilnh menegaskan bahwa hadits tersebut tidak ada sumbemya dalam hadits marfu'. Ringkasnya,riwayat tentang hadits tawassultersebut adalah maudhu'. Bagi yang berkeinginanmengetahuilebih rinci, silakan merujuk kepadabuku yang sayasusunsecara khususyang berkenaan dengan masalah tawassulbid'ah atau yang dilarang, dan tawassul yang dibenarkan syariatIslam.

HADITS NO. 25

g)crj;r)
; u)/-z

it3brC^,u6y {4+ € ;etti;rg E#: & &, efr/iji
I //7,
-/qJ

"6,r$f_rffis#qV^+t1'
1'
;'-* f,1,/

Yilr,qri76*bl',l#i i|\4t/ wf}rltilw

G'rEg(';L!t49,#U

"Allahyang menghidupkandanmematilun sedangn ino Hidup, tidak alcan mati. Ampunilah ibuku Fatimah binti Asad, bimbinglah hujjahnya, luaskanlah tempat masuknya, atas hak Nabi-Mu dan para Nabi sebelumkuknrena Englcnu-Iah Maha PengasihdanMaha Penyayang." Hadits ini dha'if dan diriwayatkanoleh ath-Thabrani dalam kitab al-Kabir dan Anas dalam al-Aasath. Abu Naim meriwayatkannya dalam lrrtab Haliyyatul-Auliya III/121. Haitsami menyebutkan dalam l<ttabMajmo'az-QawaidIx/2\7 bahwadalam sanadhadits tersebut terdapatRaqllbin!!al4b yang oleh Ibnu Hibban dan alAdanam[n-ddakelemahan dalammeriwayatkan. Hakim dipercaya, adalahsahih. pun selain Rauh bin Shalahsemuarijal sanadn-va Setelahsaya teliti dalam riwayat ath-Thabrani yang diriwayatkan oleh Abu Naim dalamH nliyyatul Au liya lll / I21 terdapatpula sanad deretanrijal sahih.BahbernamaZughbah.Orang ini tidak termasuk 48

kan tidak adayang meriwayatkandarinya kecuali Imam Nasa'i, kendatipun ia (Nasa'i) tsiqah (dapat dipercaya). Kini tinggal Rauh bin Shalah yang oleh Abu Naim dinyatakan merupakansanadtunggal, sedangkanIbnu Hibban menyatakannya kuat. Barangkalihaditstersebuttcrmasuksalahsatudari hadits-hadits israiliat yang mauquf sanadnya.

HADITS NO. 24

6t;, fui J%V &1 f:g9',5L t* 6

(,16"9fi$trQ9. b 6,y ="{1 O# &_6Vt j(Air;(l\B_lAiF"Ct\fr

)

..t.5'tA7%t+;,*tre|'r

" Barangsiapa kelunr dari rwnahnya menuju masjid untuk melakuknn 'Wahni shnlat, kemudian ia berdoa, Tuhanku,aku bermohon padaMu atas hnk orang-orang yang bermohon kepada-Mu; dan aku bermohon kepada-Mu atas hak perjalanan ini, karena aku tidak berjalan unruksuan kekejian dan tidak puln l<nrena sombongan', makaAllah ke aknn menghadapinyadengan wajah-Nya dan seribu malaiknt akan memohonampunan untukny " a. Hadits ini dha'if. Ia diriwayatkan oleh Ibnu Majah dalam Sunannyal/26l,Imam Ahmad III/21, BaghawidalamhaditsAli bin |a'd IX /93, dan Ibnu Sunni (haditsnomor 83), dari sanadFudhail bin Marzuq. Lcmahnya sanadriwayat tersebut dari dua hal: l. Fudhail bin Marzuq dinyatakan kuat oleh sekelompokulama,tetapi sekelompok lain menganggapnyalg,n1ah. Dan tidak benar tuduhan orang bahwayang menyatakan Fudhail lemahhanyaAbu Hatim saja,sebabmasih banyaklagi sederetanpakar hadits yang menganggapnya lemah. Ketika ditanya rentang Fudhail apakah

49

dapat dijadikan hujjah, Nasa'i menjawab, 'Tidak, ia lemah." Al_ Hakim juga mengatakan, "fudha'il tidak meminuhi syarat kesahihan." SelainmerekaadalahIbnu Hibban yang dalam menya_ -banyak takan perawi-perawikuat mengatakan,"Fudhail melakukan kesalahandalam meriwayatkan." Ringkasnya,klcaman terhadapFudhail lebih didahulukan daripadayang menguatkannya. 2. Di samping itu, Fudhail meriwayatkannyadari {thilyah al_Alrfi yangjuga dinyatakan lgmaholeh pakarhadits.Demikianlahyang diungkapkanoleh para hufftzh. Dengan demikian,sepertiyang masyhurdalamilmu Mushthalah Hadtts, j arb (kecaman tebih didahulukan (diutamakan ketim bang ) ) ta'd.il(pengakuan baik).Di samping tentangpenguaran iru, dha'ifnya [bnu Shalahini datang dari banyak ulama tsiqah (dapat dipercaya), seperti Ibnu Adi dan lain-lainnya. Bahkan Ibnu yunus mengatakan, "Banyak d-iriwayatkan darinya hadits-haditsmunkar." Daru euthni mengatakan,"Ia(Ibnu shalah)itu lemahdalammeriwayarkan hadirs.,'

HADMS NO.25

(;t ,ft,fliirA$Abrclgk '6*,15!r,'6:cFi&AWq
50

-ei/oiti jgt,cMlggJi.%rggtni

2"<z . , t s t t - { . l ' ^ 1 / r / n 4 4 1 4 - | t r \3-Q-f' L-aLL4^.-\,a -{.,r"-s- l_olj,(lLl
"Tatknla Adam melakul<nn kesalahan,dia berkata, 'Wahai Tuhanku, aku memohon ampunan-Mu demi Muhammad.'Maka Allah berfir'Wahni man, Adam bagaimanaengkaumengenalMuhammadsedang Aku belum menc iptakanny ?' Adam menj awab,' Wahai Tuhanku. a Tatknla Engkau menciptakankudengan kekuasaan-Mudan Engkau meniupkan ruh padaku, maka aku mengangkat kepalaku, dan aku melihat tiang Arasy bertulis: Tiada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad utusan Allah, makn aku tahu Englau tidak merangkaikan kepadanama-Mu kecuali makhluk yang paling Engknu cintai.'Allah berfirman, 'Engknubenan, wahai Adam. Sesungguhnya (Muhamdia yang paling Aku cintai. Mohonlah demi dia, maka mad) makhluk Aku mengampunimu. Dan kalau bulmnkarenaMuhammad,Aku tidak uknn menciptakanmu."' Telah dinyatakanoleh Ibnu Hibban bahwadalam sanadhadits di atasterdapat nama !.bdullah bin Muslim bin Rasyed.Dia tertuduh sebagai pemalsu haditssebab pernahterbukti memalsuhaditsdari ia Laits, Malik, dan Ibnu Luhay'ah. hadits tersebuttidak bersumberpada hadits-hadits Ringkasnya, marfu' dan sahihdari Rasulullahsaw. Karenaitu, tidaklah berlebihan bila divonis sebagaihadits batil oleh para pakar hadits, seperti adzDzahabidan al-Asqalani.

HADITS NO.26
2-/.)t/l /, t t:21L1 'h

*,j-€/--c+*'
"Sikap tegas(keras) menjadi ciri bagi umatku yang baik-baik." Hadits tersebut dha'if. Ini diriwayatkan oleh ath-Thabrani, III/ I18 dan Ibnu 'Adi l/163, semuanya dari $-al_am ath-Thawil. Al -Mukh allish dalam V,ttab l -Fawa' i d.aI -M u n t nqat mengatakan a bahwa Imam al-Baghawiberkata, "Hadits ini munkar dan Salam ath-Thawil itu lemah sekali."Bahkan.diutarakanal-Manawidalam

5l

Y,ttabol-Faidh bahwa Salamath-Thawil dan Fadhl bin Athiwah ditinggalkan riwayamya. Menurut saya,sekalipunFadhl bin Athiyyah dinyatakan dha'if, tidaklah sepertiyang telah dituduh oleh jumhur pakar hadis bahwa dia pendusta dan pemalsuhadits.

HADITS NO. 27

"a;G,e;$rh;4ci3riiG-Wrr
"Silrnp tegas itu meliputi para pengembanAl-Qur'an knrenn keluhuran Al-Qur'an dalam hati merel<n." Ini adalah hadits maudhu'. Diutarakan oleh as-Suyuthi dalam krrabal-Jami'ash-Shoghirdaririwayat Ibnu Adi. Pensyarahnya yakni al-Manawi menyatakanbahwa dalam sanadnyaterdapat lVahab bin Rahb bin Katsir. Ibnu Mu'in menyarakanbahwa dia itu.pendusta, sedangkan Imam Ahmad menyatakanbahwaWahabpemalsuhadirs.

HADITS NO.28

'6.fW;rsrtHE'yEA,K</61
" Silrap tegas itu tidak akan ada kecuali pada umntku yang saleh dnn yang paling baik, kemudianaknn sin7a." Hadits ini maudhu' dan diriwayatkan oleh Bisyran dalam kitab ol-Amoli dengan sanaddari pisyr bin Husain. Sayakatakan,Bisyr ini pendusta.Bahkan olch ad-Daru Qhuthni dinyatakantertolak riwayatnya.Kemudian Abu Hatim mengatakan bahwa B_isyr telah berdustapada Zubair. ini

52

HADITS NO. 29

()-/-. | 4) . , 4 t(r <'7ti )!yl7 r^1/J,,p_99t

4 o-6t,t 1./1 €U\g

"Umatku yang terbaik ialah merekn yang berwatak keras (tegas) yang bila merekamnrah segera sadar." Ini haditsbatil. Al-Uqaili meriwayatkannya dalamL,trab Kumpalan Hadits-haditsDhn'if, halaman 2IT,kemudian menyatakan,'Sanadnya dari Abdullah bin Qunbur dan dia ini tidak sukameneliti sanad." K6mudianal-Uzdi mengatakan, "RiwayatAbdullah bin Qunbur tersebut tidak diterima jumhur pakar hadits. Bahkan adz-Dzahabi menyatakanbahwariwayatnyabatil dan dibenarkanoleir Ibnu Hajar.

HADITS NO.50
? z t ./^ 17 z,z )( , t- ./j 2. '/ 1. ,yg,yed)#t9:i{_;itt ea/l-'

"Kebailrnn itu ada pada diriku dan umatku sampai hari kiamnt." Hadits tersebut tidak ada sumbernya. Dinyatakan dalam kitab al-Maqoshid bahwaIbnu Hajar mengatakan, "Aku tidak mengetahui sumberaslinya."

HADITS NO.51 . f-t ,.).-Azta). '%yq=Q:Ja>L;{Jt t.zz-L(
"Dunia adalah lnnglah seorang mukmin." Hadits tersebuttidak ada sumberaslinya.Ibnu Taimiyahdalam al-Fntawal/196 juga mengatakan bahwahadits tersebuttidak disalih, ketahui sumbernya,tidak dari Rasulullahsaw, tidak dari salafus juga tidak dari paraimam. Hadis tersebutoleh Imam as-Suyuthi diriwayatkandalamderetan hadits-hadits maudhu' dengannomor I 187.

{

-l

53

TIADITSNO.32

W,?6A,5,a€!,|F, L636ffir
"Dunia itu hnram bagi ahli akhirat dan akhirat itu haram bagi ahli dunia, sedangknndunia dan akhirat adal^ah haram bagi ahlullah."

fi*,'ef,"a#CqA66x,g

Ini salahsatu dari sedereran hadits maudhu'. Dalam sanadnya terdapat Iibillah bin Sulaiman yang oleh adz-Dzahabi dinyatakan dalam deretan perawi tidak tsiqah (tidak terpercaya). Menurut saya,penyebir lixfits ini bukan sajatidak kuat, terapi jelas seorangp-errdusta ulung. Yang pasti, riweyat ini batil. Seorang mukmin tidak akan ragu terhadap pernyaraanini, sebabbagaimana mungkin Rasulullah mengharamkan sesuatuyang dihalalkan bagi orang-orang mukminl Tampaknya pemalsu hadits ini berasaldari kalangan sufi yang dungu, yang berkeinginan menabur benih akidah sufiyah batil. Di antaranya,yaitu mengharamkansesuatuyang telah dihalalkanAllah dengan dalih mendidik jiwa, seolah-olahapayang didatangkanoleh syariat tidak cukup atau kurang sempurna.Sehinggamereka membuat peraturan untuk menyempurnakanketetapanIlahi.

HADITS NO. 53

i+\",ifuq1-,S
"Dunia adalah istri kedua (saingan) akhirat." Hadits ini tidak adasumbernyadari Rasulullah saw..Ini ditegaskan dalam kitab Knsyful Kh"f, dan lainlain. Konon termasuk ucapanucapanyang dinisbatkankepadaNabi Isa a.s.

54

HADITS NO.54 1!ai 1.zz / t) r ( /; o

5Vsr55

? )/241/.4 tl tz?)ll,i ) lbieJv-'l t4=.'L. -u', q,'-r>,!. r=.,

"Berhati-hatilah terhndap dunia, karena dunia lebih memperdaya daripada Harut dan Marut." Al-Iraqi menyatakan Hadits ini munkar dan tidak adasumbernya. dalam V,ttabTahhrijul-IhynIIl/177 bahwa hadits ini diriwayatkan kepadaAbud Darda secara oleh lbnu Abid Dunya yang disandarkan atau tabiin, penj.). kepadasahabat mursal(sanadyang disandarkan "Tidak diketahuisiapallbud Darda." Adz-Dzahabi menyatakan, Bahia haditsitu munkar dan tidak bersumbertelah diGgiskan oleh Ibnu Hajar dalam YitabLisanul MizanYl/375. Bahkansiapayang yang masyhur,berarti salah. menganggapAbud l)arda itu sahabat majhulnya(asingnya)AbudDarda'. Jadi,yang menjadi masalah

HADITS NO.55
a -)1<24( a.z

,#J3rrJ.,
" Siapa yang adzan, dialah yang qamnt- " Lafazh yang demikian tidak ada sumbernya.Namun, ada lafazh (matan) yang lain yaitu "man adz adzrnafahuwa yuqiimu." Hadits tersebutdiriwayatkanoleh Abu Daud, Tirmidzi dan Abu Naim dalam Ahhbnrul Ashbahnnl/256, dan juga oleh Ibnu fuakir, IX/ V,trab 466 dari sanadAbdur Rahman bin Ziyad al-Afriqi. Sanadhaditsitu sangatlemah karenaadanya al-Afriqi tersebut. Hal ini dinyatakan Ibnu Hajar dalam at-Taqrib. |uga dinyatakan ia "Kami dha'if oleh Tirmidzi. Usai meriwayatkannya mengatakan, hanya mengetahui sanadnyadari al-Aftiqi. Ia in oleh pakar hadits dinyatakandha'if hifizh (lemahhafalannya)." Adapun pernyataan Ibnu fuakir bahwa hadits tersebut hadits hasan,mungkin yang dimaksud hasanlafazh maknanya. al-Afriqi ini dinyatakandha'ifoleh mayoritasjumhur Ringkasnya,

55

pakarhadits,termasukImam Nawawi dalamV,ttab ol-Majmu'lIl/3 juga Ibnu Taimiyahdalam kitabnyaArba'una Hadits,halaman24.

HADITS NO.36 , .t/t -l( -< )r,/ . 1.','\12

''Mencintai

)*)ryU-b-a)tr>->
tanah air sebagiandari imnn."

Dinyatakanoleh ash-Shaghani bahwahaditsini maudhu'. Di samping itu, maknanyatidak benar, sebabmencintai tanah air samadengan mencintai jiwa raga dan harta benda. Yang demikian itu hal naluriah bagi setiapinsan dan tidak perlu diagung-agungkan,apalagi dikatakan termasuk sebagianiman. Kita -dapat-rnelihrt !a[w2. rasx cinta tanafu.ak ialtidak-ada-bedanya T_!ar4 orang mukmindengan orang kafir.-

HADITS NO. 57

"4f* ,EGi;32A864SW*
.-\G)JUKlrG2k
"Akan datang suatu mdsa yang waktu itu manusia sepeni srigala. Siapa yang tidak menjadikan dirinya sebagai srigala, dia akan dimakansrigala." Hadits ini sangatlemah. Ibnul Jauzi meriwayatkanhadits ini dalam deretanhadits-hadits maudhu'. Ad-Daru Quthni berkata, "Sanadnyatunggal, yaitu dari Ziyad bin Abi Zivadyang oleh pakar hadits ditinggalkan riwayatnyi."

56

HADITS NO. 58

q'ie;W6#;,)yGEt&7
*qJ6A1g
" Barangsiapaberlaku ikhlas kepadaAllah selamaempatpuluh hnri, akan muncullah sumberkebijal<nn(hikmah) pada lisannya." Ini hadits dha'if. Abu Naim meriwayatkannyadalam V'ttabalMuhammad bin Isma', dari Abu Khalid HnliyyahY/I89 dari sanad Yazid al-Wasithi, dari Hajjaj, dari Makhul. Ibnul lauzi meriwayatkannyadalam deretan hadits maudhu' denganmengatakan,"Ffadits ini tidak sahih.Ygzjdal.Wasidl banyak Hajjaj majruh (tercela) dan Mukesalahan,se_d,angkan ry-glakukan Ismail adalahmajhul (asing).Tidak benarbila adayang hammadbin mengatakan bahwiMikhul telah mendengar dari Abu Ayyub alAnsharir.a." As-Suyuthi dalam ktrab al-La'aliII/ 176 mengutip ucapanalsebagaihadits dha'if. Iraqi yang menyatakannya

}IADITS NO.59 (1,i.z),.' ft )4 3 / /r7? -((,t/\7<r.z /t( a/

6) Ue

)e 4rs-P->|31AasJt

PjY

. n...ar-O,) "Barangsiapa tidur sesudah ashar kemudian aknlnya terganggu, makajangan menyalahkansiapa-siapakecual.idirinya sendiri." Ini hadits dha'if. Hal itu diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dari sanadKhalid bin al-Qasim dari al-Laits bin Sa'd dari Aqil. Ibnul Jiuzi mengatakandalam V,rtabHndits-hnd.itsMnud.ha'ot bahwa itu bukan hadits sahih. Khalid adalahpenipu atau pendusta. keIa mengambil hadits dari Ibnu Luhai'ah yang menisbatkannya sangatlemah. padaLaits. SedangIbnu Luhai'ah hafalannya

57

Ibnu Adi dalam al-KnmilI/21L, mengisahkan bahwaMarwan (perawinya) mengatakan:"Aku tanyahankepada Laits sedangia tengahtidur sehabis fuhar padabulan Ramadhan:'WahaiAbu Harits, mengapaengkautidur sehabis shalatashar? Tidakkah engkau dengar hadits Luhai'ahl' Dengan santaiia menjawab:'Aku tidak akanmeninggalkanamalanyang bermanfaat bagiku karenahadits Luhai'ah dari Aqil."' JawabanLaits ini sungguh menakjubkansekaligusmenunjukkan ketinggian ilmu dan fiqihnya. Tak mengherankansebabLaits adalah imam kaum muslimin dan fuqaha yang sangarterkenal.Dan kini saya banyak menyaksikansyekh-syekh yang meninggalkan tidur setelahashar,sekalipunmereka sangatperlu melakukannya.Bila dinyatakan kepadamerekabahwahaditsrersebutlemah, denganserentakmerekaakanmenjawab,"Kita lebih baik mengamalkan hadits dha'if dalam keutamaanamalan." Karena itu perhatikanlahperbedaanantara fiqihnya salafussaleh dengan ilmunya khalaf.

HADITS NO. 40

" H endaknyakalian mnkan labu karena labu dnpat menambahkecerdasan.Hendaknyalcalian makan adas (sebangsakncang-kacangan, penj.) sebabadas telah disuciknn melalui ucapan tujuh puluh orang nabi." Hadits ini maudhu'. Ath-Thabrani meri*'ayarkannyadari sanad A,qrr bin _Hus4ndan juga as-Suyuthi bahwa Arnr dan gurunya tertolak riwayatnya. Dalam kttab al-Maad.ltu'nt,Ibnul ]auzi menyingkap hadits tersebutdenganbeberapa sanadnya, kemudiansemuanya divonismaudhu'. Ibnu Qayyim dalam Y,tta,b al-Manar halaman 20 juga menyatakannya sebagai hadits maudhu'. Hal itu dikuatkan oleh pernyataan Ali al-Fari dalam deretan hadits-haditsmaudhu'. 58

HADITS NO.4T

3F yxi'63i u>6,erqC4qt 6
t'Barangsiapa mendapat harta dari tempat yang tidak halal, Allah akan menghilangkanharta tersebutpada jalan kebinasaan." Hadits tersebut tidak sahih. Al-Qidha'i meriwayatkannyadalam musnadasy-SyihabII/37 dari sanadAmr bin Husain. Menurut saya, sanadnyagugur sebab Amr adalah pendusta. Bahkanas-Sakhawi dalamkitabnyaal-Maqnshid.dengan nomor hadits 106l menyatakanditolak riwayatnya.

HADITS NO.42

qjr;a',tS;ffai646
" Para nabi adalah pembimbing,fuqaha adalnh pemimpin, sedanglean majelis merekaadalah penambah kebajikan." Ini hadits maudhu'. Ad-Daru Quthni telah meriwayatkandalam Sunanhalaman322 dan al-Qidha'i dalam musnadasy-SyihabI/23, dari sanadAbi Ishaq dari Harits. sangatlemah.Al-Harits adalahIbnu Abdullah Hadits ini sanadnya lemah oleh jumhui ulama. Bahal-Hamdaniyang telah dinyatakan Ibnul Mudaini dinyatakan kan oleh sebagai pendusta.

HADTTSNO. 45

'&Yi"6Gr@i6"k"s(rt,%
.,- iiz(r*$1
/ z.J2

L

" Bulan Ramadhantergantungantara langit dan bumi, tidak diangknt ke hadirat Allah kecuali oleh zaknt fitrah."

59

Ini hadits dha'if. Ibnul /auzi meriwayatkannya dalam dcretan hadits-haditsyang tidak jelas,seraya mengatakan bahwadalamsanadnya terdapatMuhammad bin Ubaid al-Bashri,yang tidak dikenal di kalangan para pakar hadits. Hadits tersebut sangat sering sayadengar rerurarnapada bulan Ramadhanyang digunakansebagaimaterikajiandalammajelistaklim atau pengajian.Inilah salahsatu bentuk kebiasaan menyederhanakan masalahyang sayakhawatirkan. Padahal,mestinya setiap insan terutama para ustadz berhati-hati mengutarakannya. Kalau kita

fir4[. Siapa s4s11s-."eaue$1z8@ f'4ugt{{$!a

g1,4hel laais_t-9rle_Uurq{i!,berartipuasa&f

ggqg.Sayakira tidak saru pun dari ulamaihalihin yang berpendapat demikian.Wallahu a'lam.

IIADITS NO.44 4'* -< j.z1 2,, 1(.,

tP-tif9

-12|{i-,.t-5& 4, 1-,-I t
r--as =F3

t.2cr.'az(-.'17

r :)-:4?

-'t'-23
o.z-

ort/(t r+.//-. /fa,.r.

!pJ+^j
o,.

? sl-l -\> | &

( o4

/

12<,< Z, 1.72

l1z ?---\ ?,2) ,z\, r-Fs, p-Lo?<d cft-'tss

.-ir[a--Yr &i;lite
A . 4,v:z J

d Ls-JLt3 ( =2La?-t-oe
.

9//

2, r'1 -

11<

" Barangsiapa berhsdats dan tidak berwudhu, ia telah berpaling dan menjauhi-Ku. Barangsiapa berwudhu tetapi tidak shalat, ia telnh berpaling dan menjauhi-Ku. Barangsiapa shalat tetapi tidak mendoa'knn aku (seusai shalat), ia telah berpaling dan menjauhi-Ku. Dan barangsiapa yang mendo'akan aku tetapi Aku tidak menjawabnya, berani Aku telah menjauhinya.Dan Aku bukan pengatur yang sukn menjauhi." fuh-Shaghani dan lain-lain menyatakanbahwa ini adalahhadis maudhu?.Yangmenunjukkan bahwahaditsini maudhu'ialah bahwasanyawudhu seusaiberhadats,berwudhu tanpa mengerjakanshalat 60

pekerjaan yangmustahab (disenangi) disunatkan. adalatr Sedangdan kan makna semuahadits di atasitu menunjukkansuatu kewajiban. Dalilnya yaitu "berarti ia telah menyimpangdan menjauhkandariKu." Padahal, dalamsyariat, pernvataan demikiantidak dapatdiutarakandalam masalah yang mustahab.

HADITS NO.45
z -c, | ' . . ru)_'*c-€*yi*i,tJ ( a,/-< t._ 2) 7c/i-.. /^ c.. 1/(, / 4/

-Y,

gU

"Barangsiapa menunaikan ibadah haji tetapi tidak menziarohi kuburku berati ia telah menjauhiku." Ini hadits maudhu'. Hal ini telah ditegaskanoleh adz-Dzahabi dalamkttab al-MizanI\I/237,juga oleh ash-Shaghani dalam kitab al-Ah adits al-M nud.bu'iyvab halaman 46. Yang menunjukan bahwariwayat tersebutmaudhu' adalahbahwa menjauhi dan menyimpang dari ajaranRasulullah saw.adalah dosa besar.Kalau tidak, termasuk kafir. Dengan demikian, berarti makna hadits tersebut siapasajayang dengan sengajameninggalkanatau tidak pergi berziarah makamRasulullahsaw.,berarti telah melake kukan perbuatandosa besar.Dengan demikian, berarti pula ziarah adalah wajib sepertiibadahhaji. Barangkali pun kaum tidak seorang mukmin yang berpendapat demikian. Sekalipun ziarah ke makam Rasulullahsuatu amalanyang baik, hal itu tidak lebih dari amalan yang mustahab. Inilah pendapat jumhur ulama. Lalu bagaimana mungkin orang yang meninggalkannya dinyatakan sebagai orang yang menyimpangdan menjauhi Rasulullah saw.l

HADITS NO.46
((z /t-

F:>srL'e

,

,/

r/2,

O}{;. J9)jb9:5cy

l/2t

trl/1(z=,,/1

a,./
2

/-./.r.zf

.{.!Jl 6l

"Barangsiapa menziarahiku dan menziarahi kakekku lbrahim daIam satu tahun, ia masuksurga." Ini hadits maudhu'. Az-Zarkasyidalam Lrtab nl-La'ali al-Mnntsurahmenyatakan, "Hadits tersebutmaudhu' dan tak seorang pun pakar hadits yang meriwayatkannya." Bahkan oleh Ibnu Taimiyah dan Imam Nawawi dinyatakan maudhu'dan tak adasumbemya.

HADITS NO.47

Xttt&a{5s"J;;i<e-k'E6
o1..22

Y.?
" Barangsiapa menunnilcanibadnh luji lcemudianmenziarahi kuburku sepeninggalku,ia seperti menziarahikuketilcaaku masih hidup." Ini juga hadits maudhu'. Ath-Thabrani telah meriwayatkandalam al -Mu'j nm ul- K nbir lI / 20 3 j uga ad-Daru Quthni dalam Sannn halaman279 dan Imam BuhaqiY/246 dan semuanya dari sanadHafrh bin Sulaiman dari Laits bin Abi Sulaim. Menurut saya,sanadini sangatlemah. Sebabnya: hadits. 2. Hafsh bin Sulaiman yang dinamakan juga al-Gadhri sangat lemah sepertiyang dinyatakanoleh Ibnu Hajar dalam L,rtabnya otTaqrib, bahkan Ibnu Muin menyatakan sebagaipendusta dan pemalsuhadits. Syekhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakanbahwa seluruh hadits yang berkenaandengan ziarah ke makam Rasulullah sangat lemah sehinggatidak dapat dijadikan hujjah. Karenaitu, tidak ada satu pun pakar hadits yang meriwayatkannya.Lebih jauh Ibnu Taimiyah mengatakan bahwakebohonganhaditsini sangatjelas.Sebab,siapa sajayang menziarahi Rasulullah saw.semasa hidupnya dan dia seorang mukmin, berartiia sahabat beliau.Apalagtbila ia termasukorang

62

Maka telah yang hijrah bersamabeliau atau berjihad bersamanya. dinyatakanoleh beliau dalam sebuahhadits yang diriwayattan oleh Bukhari dan Muslim :

6r'{re,r1,#efi,ge}{r (#1 '"4 jJ'#
/-/

='3
/

L_.

t1tKs ;3r J4 l1-'3
t V

l. 1'4)4\: z l D

" Janganlah kalian mencacimaki sahabat-safutbatku. Demi ht yang aku ada di tangan-Nya, seandainya seorang di antara kalian ada yang membelanjakanhartanya berupa emassebesarGunung Uhud, itu tidak aknn mencapai secupakjasa-jasa merekn atau bahkan separonya." sahabat tidaklah dapat ]adi, siapapun orangnyasetelahgenerasi terutama menandingi apalagimelebihi derajat keutamaansahabat, ibadahyang bersifatwajib. dalam menjalankan Peringatan: Banyak orangmenyangka bahwaIbnu Taimiyahdan umumnyakaum berziarah makamRasul.Ini dustadan merupake salafiyah melarang karyaatau kan tuduhan palsu.Orang yang menelusuri dan membaca akan mengetahui dengan pasti bahwa ia kitab-kitab karangannya dan menyetujui ziarahkubur Rasulullah sangatmenganjurkan sarv., rgll1, ti dak di baren gi dengan, -3!n j *41-1_bldlah.

HADITS NO. 48

^ t 1A .*|b-{t\1 1 r r "
"Anak adalah rahasiaayahnya." Hadits tersebut tidak ada sumbernya.Demikianlah pernyataan as Sakhawi,asSuyuthi, az- ZarkasyisertaashShaghawidalamderetan

63

kitabnya al-Ahad.itsal-M aud.hu'ah. Kemudian, dari segi maknanya tidaktah merupakan keharusan. Sebab,di kalanganparanabi sendiri,adayang ayahnya musyrik,seperti Azar ayahNabi Ibrahim. Jugaada,vang anaknya musyrik, seperti Kan'an anakNabi Nuh a.s.

IIADITS NO.49

-tr;tJ3= (" rc*"A? --/ilG )aK {;Jt',ip35 (,? gt;4,r6r ;i 4!3. iG1rJ,
"Barangsiapa menziarahi mnl<nmkedua orang tuanya atau salah seorang dari merekapada setiap hnri Jum'at, terampuni dosanya dan dicatat sebagai orang yang berbakti." Ini hadits maudhu' sebabdalam sanadnyaterdapatMuhammad bin Nu'man dan Yahyabin al-Ala.jumhur ulamahaditssepakat bahwa keduanyaadalahpendustadan pemalsuhadits. Ini pernyataanImam Ahmad, Waqi, Ibnu Adi, dan lain-lain.

t'5aK?iJ$P

HADITS NO. 50

u(WGib15bX#gX'J,5itV3;
\./; \ /\

3;'{45,"{)361"3'A
-4--J /7-* va /

"Barangsiapa menziarahi makam kedua orang tuanya pada setiap Jum'at kemudian pada malcnmnyamembaca surat Yasin,akan diampuni dosanya sesuaijumlah ayat atau huruf yang dibacanya." Ini hadits maudhu'. Telah diriwayatkan oleh Ibnu Adi I/286, juga oleh Abu Na'im dalam krrab Ahhbar al-AshbnhnnIIiS44 dari sanadYazid bin Khalid dari Amr bin Zivad. Kemudian Ibnu Adi mengatakin, "RiwayJying batil dan tidakada sumbernyadengansanad tersebut.' 64

HADITS NO.51
I/rr

I

iGA?6e4_-Att ('
' \r/ CL-t'Jl

" Sesung guhnyaAllah menyulcaihnmba-Nyayang mulonin,fakia tidak suka meminta-minta,dan banyak anaknya." Ini hadits dha'if. Telah diriwayatkan oleh Ibnu Majah Il/529 halaman 361 bahwa dalam sanadnya dan al-Uqaili dalam ash-Shafo terdapat 4-_Qasim bin Mahran al-Uqaili. Ia mengatakan,"Terbukti tidak benar bahwa hadits itu diriwayatkan dari Imran bin Hushain tetapi dari Musa bin Ubaidah, yakni orang yang tidak diterima riwayatnyaatau mitiuk." Menurut saya,hadits tersebutmempunyai empat cacat.Dua di antaranyadinyatakanal-Uqaili yakni tentang terputusnya sanaddan lemahnyaIbnu Ubaidah.Adapun yang ketigayaitu majhulnyaIbnu Mahran seperti dinyatakan oleh Ibnu Hajar dalam at-Taqrib. Dan keempat,I{"g"d bin Isa yaitu al-Wasithijuga lemah, sepertiyang dinyatakanIbnu Hajar.

HADITS NO. 52

|[L'JA;t'&r:{FUi.&cfit,irIr

+i!"eL\t#4*6Kts#6i
/./ :'/v/-J 6

#S

" BiIa di antara kalian ad.ayangmen"dnpati binatang tunggangannya membandel,atau keburulcan akhlak istrinya atau salah seorang dari anggota keluarganya,maka berazanlahpada telinga mereka." Ini hadis dha'if. Telah diriwayatkanoleh Imam al-Ghazalidalam II memastikan menisbatkannya kepada Ihya Ulamud.d.in / 195, seraya Rasulullahsaw.

65

Al-Iraqi berkata, "Hadits tersebut telah diriwayatkan oleh adDailami dalam musnad al-Fird.ausdengan sanadyang lemah.'

TIADITS NO. 55

"Hendaklah knlian berpegangpada agama wanita-wanita tua." Hadits ini tidak ada sumbernya. Demikianlah yang dinyatakan dan juga oleh nsh-Shnghani dalam lrttab al-Mnqoshid. dalamAhadits -M o ud.h nt halaman 7 . nI u'

HADITS NO. 54

rsJJft#ffi1ott)lSb56{t . / -'-.> -Y uz,- YaY /.yt7-,tJv$ 4+1fq36 tq,F
"BiIa di akhir zamannanti terjadi perbedaanhawa nafsu,maka hendaklah kalian berpegangpada agama orang-orang badui dan knum wanita." bahwadalam Ini adalahhadits maudhu'. Ibnu Thahir menyatakan sanadnyaterdapat Ibgu Bilimani seorang yang termasuk deretan perawi hadits yang tertuduh (pendusta). Dari sanadIbnu Hibban, oleh Ibnul ]auzi dimasukkanke dalam deretan hadits-haditsmaudhu'. Tampak di situ adanyaaib lain yaitu orang yang meriwayatkandari al-Bilimani bernamaUpbq{nmad bin H4rits. Orang ini dha'if. Bahkan oleh Ibnu Adi dikatakan bahwa seluruh perawinyasangatlemah.

66

I{ADITS NO.55

. g;\Ai;qJ+:idffi)atJi
" B erj al.ancep at menghil angknn kecemer langan seorang mukrnin." Hadits ini munkar sekali.Sanadnya dari Abu Hurairah, Ibnu IJmar, Anas bin Malik, dan Ibnu Abbas. Adapun sanaddari Abu Hurairah mempunyai tiga kelemahan: l. Ibnul Ashma'i salahseorang perawi majhul. Ini ditegaskan oleh ai-Khatib. 2. Mu_hammad Ya'qub al-Fa4i tidak diketahui biografinyadalam bin deretan perawi hadits. Tidak ada saksiatasjarh (kecaman) dan ta'd.il(pengakuanbaik)-nya.Yangdemikian termasukkriteria kelemahan. 3. Abu Malsyaryang dikenaldengannamaNajih bin Abdur Rahman Sleh parapakarhaditsdivonis lemah (dhatif;. Adapun sanaddari Ibnu Umar di dalamnyaada seorangperawi bernamaUmar bin Shahban yang lemah sekali.Bahkanoleh Imam Bukhari dlnyitakan sebagai hadits munkar. Adapun sanaddari Anas 6in-Malik, dari seluruh perawi tidak ada yang dikenal sebagaiperawi kuat. Bahkan di dalamnya ada perawi yang bernamaAban yang oleh Imam Ahmad riwayatnyadinyatakan matruk (ditinggalkan). BahkanSyu'bahtelah mengecamnya dengan yangpedas sekaliseraya kecaman mengatakan ,"Zinalebih baik daripada meriwayatkanhadits Aban." Allahu Akbar. Menurut saya,rasanyatidak layak menyatakansesuatudengan ucapansemacam kecuali pada orang yang sangatdikenal penipu itu dan pemalsu hadits. Karena Syu'bah mengucapkanpernyataanitu sambil bersumpah, boleh jadi Aban ini sangat dikenal melakukan pemalsuanhadits dengan sengaja. Ihwal sanad dari Ibnu Abbas telah dinyatakan oleh as-Suyuthi ddam kttab nl-Jnmi'bahwa dirinya tidak menemukansanadnya yang bersambung. Dari yang dikemukakan di atas tampaklah dengan jelas bahwa

67

semua sanadhadits tersebut mengambang dan tidak dapat dijadisatusamalain salingmenguatkan' Dengan kan hujjah dengan alasan demikian, vonis dha'if adalah yang terbaik. Ini dari segi sanadnya. Adapun dari segi maknanya,cukup satu alasanyaitu bahwa setelah diteliti hadits tersebut adalahucapan 1z-Zuhri, jadi bukan sabda yang justru menyalahi dan bertentangan dengan Rasulullah sa\M. hadis sahih dari Rasulullahsaw.bahwabeliau senangberjalancepat. Begitu juga Umar bin Khattab r.a.

HADITS NO.56
. Ltl->

t4* -- (2 -- ),q1 ( )'Ut.z?
l_a_>_ {Ut-{_:rJ

\

"t "Kalau saja bulcan knrena wanita, pastilah Allnh akan disembah dengan sungguh-sungguh. " Hadits ini maudhu'. Riwayatnyamempunyai dua sanad. Ibnu Adi menyatakan I. Dari Muhammad bin Imran al-Hamazani. Abdur Rahim bin Zaid al-Ami haditsini munkar. Semuariwayat tidak diterima paraperawi tsiqah.Baffi meninggalkanseluruhriwayamya. takan bahwaahli haditssepakat 2. Dari Bisyir bin Husain. Orang ini pendustadan ditinggalkanriwansy-Syari'nbII/204 yamya. Bahkan oleh Ibnu Iraq dalam V'rrab dinyatakan sebagai pendusta dan pemalsu hadits. Karena itu, semuariwayatnyatidaklah sah untuk dijadikan sebagaiPenguat.

j_,1 J:'J

ft(Jaz1

HADITS NO. 57

v

I

'Gs"d,,Lft;1 f, -"
"Perselisihan di antara umatku adalah rahmnt." Hadits ini tidak ada sumbernya.Parapakar hadits telah berusaha mendapatkansumbernyadenganmeneliti dan menelusurisanadnya, fu-Subuki mengaakan,"Hadits tenebui namuntidak menemukannya. 68

ilssahih, bi U .gg 4 -arau+.iaapl*u t*l itgl3lt zlr b[u. D*gn 13 t'he4 jT9-*4_:sqqtl11 l!glr--S-s!i'e!-yaler3]b!Lik$'l;t' l?'tslglff "
r--r_i<r

kgss_paka_tankerukunaniru merupahin dan liutuld,Ini ridakmungkin akandiucapkan ipaFgi arkini oleh k",im -usli.n yang berpikir tenang dan teliti. Masalahnya, hanyadua alternati{ yrkri bersepakat atauberselisih, yang berartipula rahmat ataukurukan (kemurkaan). Menurut saya,kata-kataini akan berdampaknegatif bagi umat Islam dari masake masa.Perselisihan yang disebabkan perbedaan antar mazhabbenar-benar telah mencapai klimaksnya, bahkanpara pengikut mazhab yang fanatik tidak segan-segannya mengafiikan pengikut mazhablain. Anehnya,jangankanparapengikut mazhab, parapemimpin atauparaulamanyapun yang mengetahuisyariatdan ajaran Islam tak seorangpun yang berusahakembali kepadaAlQur'an dan fu-Sunnah Nabawiyahyang sahih.padahal, itulah yang diperintahkanoleh para imam mazhab yang merekaikuti. Imamimam yang menjadipanutanmerekaitu telah dengantegasberpegang hanyapadaAl-Qur'an dan,fu-Sunnah, ijma, dan qiyas.Kar.n, it,rl"h paraimam dengantegas pula menyatakan secara bersama, "Bi_la hadirs

Bjlase:cslit+qtt-dae!9ll9llglglt]$"n9fFp-*-qt-Lalsar,patglah

tidak dikenal di kalanganpara pakar hadits dan sayapun tidak menjumpai sanadnya yang sahih,dha'i{ ataupunmaudhu'. pernyataan itu ditegaskandan disepakarisyeikh zakana al-Anshari dalam mengomentari tafsiral-Baid.hawiII/92. Di siru ia mengatakan, "Dari segi maknanyarerasa sangataneh dan menyalahiapayang diketahui paraulamapeneliti." Ibnu Hazem dalamL,ttab at-Ahhamfi UshulitAhhnmY/64 menyatakan, "Ini bukanhadirs."Barangkali rermaini suk sederetanucapan yang paling merusakdan membawabencana.

ta akkad41 fr {+{r $u 1 3n danSunnahser camp

_pg"&pa&u*.ku

3n_rrr-erexa. Ulama kita dewasa kendatipunmengetahuidenganpastibahwa ini perselisihandan perbedaantidak mungkin dapat disatukan kecuari dengan mengembalikankepada sumber dalilnya, menolak yang menyalahi dalil dan menerima yang sesuaidengannya,namun tak mereka lakukan. Dengan demikian, mereka telah menyandarkan perselisihandan pertentangan ada dalam syariar.Barangkaliini saja sudahcukup menjadi bukti bahwaitu bukan datang dari Allah, kalau saja mereka itu mau benar-benarmengkaji dan mempelajariAl-

69

firman Allah dalamsuratan-Nisa'ayat82, Qur'an sertamencamkan yang artinya: "... Kal.au sekiranya Al-Qur'an itu buknn dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya." (anNisa':82) dan dengantegasbahwaperselisihan Ayat tersebutmenerangkan mungkin perbedaanbukanlahdari Allah. Kalaudemikian, bagaimana perselisihan merupakanajaranatau syariatyang wajib diikuti apaitu lagi merupakansuatu rahmat yang diturunkan Allahf Ln haula wala quwwata illa billah! Karena adanyaucapanitulah, banyakumat Islam setelahmasa dan berbeda ini para imam -- khususnya dewasa -- terus berselisih pendapatdalambanyakhal yang menyangkutsegiakidahdan amaliah. Kalau sajamerekamau mengenalidan mencaritahu bahwaperselisihanitu buruk dan dikecamAl-Qur'an dan Sunnah,pastilahmereka dan kesatuan. akansegera kembali ke persatuan pertentangan dikecamoleh syariat itu perselisihan dan Ringkasnya, mungkin untuk menisemaksimal dan yang wajib adalahberusaha d;ri umat Islam sebabhal itu menjadi adakandan menjauhkannya umat Islam sepertiyang difirmankan penyebabutama melemahnya Allah: "Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan,yang menyebabkankamu meniadi gentar dan hilang kekuatanmu...." (al-Anfal: a6) dan menamakannya Adapun merasarela terhadap perselisihan rahmatjelassekalimenyalahiayat Qur'an dan hadits-hadits sebagai kecualiucapandi atas ia sahih.Dan nyatanva tidak mempunyaidasar yang tidak bersumberdari Rasulullah. Rasulullahtelah berBarangkalimuncul pertanyaan: parasahabat manusia. merekaadalah seutama-utamanya padahal pendapat, selisih juga termasukyang dikecam Al-Qur'an dan Lalu apakahrnereka itu semacam dijawaboleh Ibnu Hazem: Tidak! SunnahfPertanyaan Samasekali,tidakl Merekatidak termasukyang dikecamN-Qur'an mencari benar-benar dan Sunnah,sebabmereka masing-masing Di demi untuk-Nya semata. antaramerekaadayang mardhatillahdan 70

t-t bersih. (Uhat VsttuUfiWoru,y/ 9:p* hatiyang "t-lmamtr 67-68). IIADmS NO. 58

mendapatsatu pahalakarena niat yang baik dan kehendak demi kebaikan. sungguh telahditiadakandosaatasmerekakarenakesalahan yang telah merekalakukan. Mengapa?Karena mereka tidak sengaja dan tidak bermaksud(berselisih)dan tidak pula meremehkandalam mencari(kebenaran). Bagi merekayang mendapatkebenaran baginya dua pahala.Begirulah umai Islam hingga hari kiamat nanti. Adapun kecamandan ancamanyang ada dalam Al-eur'an dan S^unnah ditujukan bagi merekayang dengan sengajameninggalkan Qur'an dan sunnah setelahkeduanyasampaiai titinga meriia dan adanyadalil-dalil yang nyatadi hadapanmerekasertakepadamereka yang menyandarkan pada si Fulan dan si Fulan, bertaklid dengan se_ npja demi satu ikhtila{ mengajakpada fanatismesempit ala lihiliah trcmi menyuburkan fuq"h. Mereki sengajamenolak Al-eur;an dan sunnah Nabawiyah. Kecamandan ancamantad.ikhusus untuk meyang bila isi Qur'an dan Sunnah sesuaidengan hawa nafsu dan lcka keinginannyalalu mcrekaikuti; tetapi bila tidak sesuai,merekakembali pada ashabiyah jahiliahnya. Karenaitu, berhati-hati dan waspadalah terhadap semuaitu bila Anda.mengharapkeselamatan dan kesuksesan paaa nari yang tiada guna harta dan keturunan kecuali orang-orang yang mcnghaJap Al_

."!3!rfi.t #'&)H.rtlilsAF
" sahabat-sahabatku bagaikan bintang-bintang. yang mana saja knlian jadilrnn panutan, kalian aknn mendapat petunjuk.', Hadits ini maudhu'dan telah diriwayatkan oleh Ibnu Abdil Bar dalamk,t,b Jami'u.l'Ilmirr/9l, dan oreh Ibnu Hazem dalamkitab al-Ahhs.mW/82, dari sanadSalambin Sulaim. Ibnu Abdil Bar berkata, "s;nrdl; tidak dapat dijadikan hujjah. {-Harits bin Ghushain itu majhur." SedangIbnu Fiazem b.rk"t", 'Riwayat ini gugur, sebabAbu sufran r.r,git lemah. Al-Harits bin

7L

Dan Saiambin Suiaim Ghushainitu adalahAbu Wahabats-Tsaqafi. maudhu'. Inilah salahsatun1,a." hadits-hadits telah meriwayatkan Salambin Sulaim atau Ibnu Semuapeneliti hadits menyatakan para itu Sulaimanitu dhai'f. Pernyataan telah menjadi kesepakatan kapakarhadits.Oleh Ibnu Hibban ia dinyatakan pendusta, sebagai rena telah meriwayatkanhadits maudhu'.

HADITS NO.59

"Apa pun yang diperoleh dari Kitabullah, yang utama adalah pengamalannya.Tidak ada alasan bagi l<nlianuntuk meninggalknnnya' Bila tidak ada dalam Kitabullah, sunnahkuberlaku. BiIa dalam sunnohku tidak adn, hendaknyaknlian mengamalknnapa yang dilcataknn sahnbatkuadalah bagaiknn bintang' para sahabatku.Sesungguhnya lcnlian ikuti, pasti kadi langit. Yangmana saia dari merelca bintang perselisihan antara sahabat-sahabatku lian aknn terbimbing. Dan adalah rahmat bagi kalian'" Hadits ini maudhu'. Ia telah diriwayatkan oleh al-Khatib dalam ahKifnyahfi'Itmir-Riwayoh,juga oleh Abul Abbasal-Asham klrrab Sulaimanbin dengannomor hadits I42, jt:,galbnufuakir dari sanad Abi Karimah, dari Zubairlemah sekali.Abi Hatim meMenurut saya, hadits ini sanadnya ZuSulaimanbin Abi Karimah sangatlemah.Sedangkan nyatakan, 72

waibir adalahIbnu said al-uzdi, seorangdi antarapara perawi yang ditinggalkan riwayatnyaoleh para pakar hadits. Kemud.ianohahat< yaitu Ibnu Muzahim al-Hilali belum pernah bertemu denganIbnu Abbasr.a.

HADITS NO.60

#482QF,*6t€;(eAiAL; 3 )+ r*t4zrgM1,'{A[;gS
A>)\Jil,' rp4l-,1 | !r' . .zvtz /-.i

rWYfi''F*{-L;#iF&
t,-1 ? 2 o/.^,)_ld oo/,

V;t*r-ti;tl*s

,6.6Ltgtft

, Ot=

"Aku tanyaknn kepada Tuhankutentangperselisihnn para sahabatku sepeninggalku,maka Ia mewahyukanpadaku, ,WahaiMuhammad, sesungguhnya kedudukanpara sahabatmudi sisikubagaiknn bintangbintang di langit, sebagianlebih terang sinarnya aoi y"ng lain. siapa saja yang mengambil teladnn dari apa yang merekaperserisihkan, makn di sisi-Ku berarti mengikutipetunjuk.,,' Hadits ini maudhu' dan telah diriwayatkan oleh Ibnu Batthah dalam h,ttabal-Ibanah, jugaoleh Khatib Nizamul Mulk dalam kitab al-Arnalirr/r3,Ibnu Asakir r/303, dari sanadNaim bin Hamad dari Abdur Rahim binZidal-Ami. sihad hadits tersebur maudhu'. Naim bin Hamad itu dha'if. Al-Hafizh berkata, "Ia banyak melakrikankesalahan, sedangkan Abdur Rahim al-Ami adalahpendusra." Ibnul /auzi dalam krtab nl-Ilnl berkata, "Riwayat tersebut tidak sahih sebab Naim itu tercela. SedangkanAbdur Rahim oleh Ibnu Muin dinyatakansebagaipendusta. "

73

HADITS NO.61

"fy{i)' '<:a=u,: I

A, (< Z,r2o <,-V, a,r(

y*;:tJ+

z)): ft) r? 2 1.za/. 1.//y

i;'.

1'r+:;.

" Sesungguhnya p ara sahnbatku adalah bagaiknn bintang -bintang. berarti telah Dari yang mana saja knlian mengambiLpendapatnya, mendapatpetunjuk." Hadits ini maudhu'dan telah diriwayatkan oleh Ibnu Abdil Bar dan Ibnu Hazem dari sanadAbi Syihab al-Hanath dari Hamzah alIazri. Kemudian Ibnu Abdil Bar berkata, "Sanid hadits ini tidak sahihdan tidak adasatupun perawinyayang meriwayatkandari Nafi' yang dapat dijadikan hujjah." Hamzah ini adalah Ibnu Abi Hamzah yang oleh Daru Quthni dinyatakan ditinggalkan riwayatnya.Kemudian Ibnul Adi menyatakan bahwasemuariwayatnyaadalahmaudhu'. Ibnu Hibban berkata,"Ia siqah (kuat; dipercaya seolah-olah selalumenyalahiperawi-perawi ) ia sengajameriwayatkan hadits-hadits maudhu'. Karena itu, tidak sah meriwayatkandarinya." Ibnu Hazem dalam ol-Ihham fi Ushulil-Ahham berkata, "Telah nyata bahwa riwayat ini tidak benar,bahkan tidak ragu lagi merupakan riwayat palsu sebabAllah telah menyatakanmengenaisifat nabi-Nya bahwaapayang diucapkannyabukan menurut hawa nafsunya,tetapi firman yang diwahyukan kepadanya( an-Najm : 3 -4)." yang diucapkannyaadalahsyariat Bila telah terbukti bahwasegala tidak akanbertendari Allah. Karenanya, yang hak, berarti semuanya dalamsuratan-Nisa,:82denganapayang difirmankan-Nya tangan Allah SWT telah melarangkerasberselisihseperti dalam firmanNya, "Walaa tanaaza'u." (al-Anfal: 46). Karenaitu, merupakansesuatu yang mustahil bila Rasululahsaw.memerintahkan mengikuti padahaldi setiapyang dilakukan dan diucapkanoleh setiapsahabat, antaranyaadayang menghalalkansesuatusedangyang lain menghaberartimenjualkhamr itu halalkarena Bila itu dibenarkan, ramkannya. yang lain menyasahabat bin lundub, sementara mengikuti Samurah takanhdram. apa yang Lebih lanjut Ibnu Hazem menyatakan,"Sebenarnya wajib bagi kita hanyalahmengikuti apa yang ada dalam Al-Qur'an 74

yang telah disyariatkanbagi kita dan apayang datang dengan sahih dari Rasulullah saw. yangAllah perintahkanuntuk menjelaskan perihal agama atau syariat." Ia mengakhiri pernyataannyadengan berkata bahwa hadits tersebut adalah kabar dusta, maudhu' yang tak ada kesahihannya samasekali.

HADITS NO.62 t) 4 4< e . 2)-., <<? , a .u< zll 16Za-o,,, a-2, ), -D ;C-t {:A a /I tf]j_-li3j - - ^<plp p e-7. o rs}r-r(,rAl v Yz-,
z->)//J,-

"Ahli Baitku adnlah bagaiknn bi ntang -bintang. D a r i yang mana saj a kalian minta bimbingan, kalian aknn mendnpatpetunjuk." Hadits ini maudhu', bahkan dalam lembaran Ahmad bin Nabith dinyatakan dusta. Saya telah mendapatkan bahwa hadia tersebur berasaldari Abu Naim al-Ashbahan,dari Abu F{asanAhmad bin alQasim, dari Ahmad bin Ishaq bin Ibrahim. Adz-Dzahabi menyatakan bahwariwiyatAhmad bin Ishaq tidak dapat dijadikan hujjair karcna ia pendusta.Pernyataan dikuatkan oleh al-Hafizh dalamkitab ini ol-Lisan. Di samping itu, Ahmad bin al-Qasim itu lemah.

HADITS NO.63

, l/11. -t<V. a.1/(il(4 t )AL-s) >lW{/zY,cI{J
"Sesungguhnya hujan es bul<anlahmakanan dan bukan pula minuman." Hadits ini munkar. Telah diriwayatkan oleh ath-Thahawi dalam krtab Maryhilul Atsarll/347, oleh Abu ya'la dalam musnadnyaII/ 191, oleh Ibnu fuakir II/313, sertaoleh as-Salafi dalam h.ttabnthThayurilyat dari sanadAli bin Zadbin Iid'an dari Anas. Riwayat tersebut sanadnya lemah karenaAli bin ZaidbinZid,an memanglemah. Demikian pernyataan al-Hafizh Ibnu Hajar dalam krtab at-Taqrib. Syu'bah bin al-Hajjaj berkata, ',Ali bin Zaid memberitahukan kepada kami dan ia itu melakukan kesalahan.sambil menyambungkansanadhadits ini yang hakikatnyaadalahsanadyang
/J

riwayatini yaknt mauquf (terhenti sampaisahabat)."Inilah kelemahan karena perawi kuat meriwayatkannyahanya sampai pada Anas bin Malik r.a. sajayaitu dalam riwayat Imam Ahmad dalam Musnadnya lIl/279, dan juga Ibnu tuakir Il/313. Adapun sanadmauqufyang diriwayatkanoleh perawi kuat, adalah dari Syu'bah,dari Qatadahdan Humaid, dari Anas bin Malik r.a.,ia berkata: "Suatu ketika padabulan puasaturunlah hujan salju.Kemudian Abu Talhah yang sedang berpuasamengambil butiran salju ke tersebut dan memasukkannya dalam mulutnya. Kami katakan 'Engkau memakansaljupadahalengkautengahberpuasa-' padanya, 'Sesungguhnya adalahberkah."' ini Maka ia pun menjawab: sahiSanadriwayat ini adalahsahih menurut kdteria persyaratan han, dan oleh Ibnu Hazem ditetapkankesahihannya' Menurut Hadits ini mauqufdan tidak adasebutannamaNabi saw.. Alhafizh, sanadnyalemah. As-Suyuthi mencantumkannyadalam maudhu dan berkatakalauhaditsini benar, maka buntut hadits-hadits yang makan butiran salju tidak batal puasanya.Hal ini tidak orang kini. SaidIbnul Musayyab oleh kaum muslimin masa bisadibenarkan tidak menyukai hadits ini.

HADITS NO.64

"Sebagus-bagus binatang kurban adalah dombayang muda-" Hadits ini dha'if. Telah diriwayatkan oleh Tirmidzi II/555, oleh Baihaqi IX/z7L,dan oleh Imam Ahmad 1l/444 dari sanadUsman bin Waqid, dari Kadam bin Abdur Rahman dari Abi Kabasi.Tirmidzi berkata bahwa hadits ini gharib (asing). Maksudnya,'dha'if. Kelemahanhaditstersebutjuga dinyatakanoleh Ibnu Hajar dalam Fathhal Bori x/12 dengan berkata bahwa hadits tersebut lemah sanadnya.Bahkan oleh Ibnu Flazem dalam nl-MahollaY\l/365 dinyatakanbahwaUtsman binWaqid dan KadambinAbdur Rahman adalahmajhul. Imam Bukhari berkatabahwa selainUtsman bin Waqid adayang sampaikepada meriwayatkanhadits senadasecaramauquf sanadnya 76

$#Gdg44r.7&,!iriz;

Abu Harairah r.a. Lafazhnya menyatakan(artinya), 'Telah datang )ibril kepadakupadahari rayaQurban. Maka kutanyakankepadanya, 'Bagaimana engkaulihat peribadatan kamil' |ibril menjaw"6,'Sungguh sangat menggembirakan Ahlus-Sama'(para malaikat,penj.). Dan ketahuilah wahai Muhammad, bahwasanya domba janian itu lebih baik daripadaunta bec.naataupun lembu. Kalau sajadiketahui Allah ada yang lebih baik daripadanya (domba jantan lagi muda) pastilah Ibrahim akan berkurban dengannya."' Kemudian ia menyatakanbahwa dalam sanadnya terdapat Ishaq bin Ibrahim al-Hunlni. Menurut Imam Baihaqi, orang ini mffiayatkan secara tunggal dan dha'if. Bahkanoleh parapakarhadis telah disepakatilemahnya.

I{ADITS NO. 65

'i z=?/t 3ft/:^\(( )n..,, f 7).tlz ,gu-f,rEc \== _*t)9}z)
"Domba berurnur satu tahun boleh dijadikan kurban.,' Hadits ini dha'if. Ini diriwayatkan olch Ibnu Majah II/275,8^rhaqi dan Imam Ahmad dari sanadMuhammad bin Abu yahva. dari ibunya, dari Ummu Bilal binti Hilal, dari ayahnya. Sanad tersebut sangatlemah karena Ummu Muhammad dan Ummu Bilal adalahmajhul (asing). Demikian yang dinyatakanoleh Ibnu Hazem dalam al-MahalloWl/265. PernyataanIbnu Hazem rerseburditanggapi oleh ad-Dumairi denganmenyatakan, "Ibnu Hazem benardalammendha'ifkanUmmu Muhammad. Namun dalam menilai dha'ifterhadap Ummu Bilal ia salah,sebabummu Bilal dikenal di kalangan sahabatseperti disebutkan oleh Ibnu Mundih dan Abu Naim serta Ibnu Abdil Bar." Menurut saya, yang benaradalahIbnu Hazem, se bab Ummu Bilal tidak dikenal kecuali dalam riwayat ini. Di samping itu, tidak ada kejelasan bahwadia relah bergauldengan sahabat.Jadi dalam sanadnya ada kemajhulan. Ringkasnya, hadis riwayardi atastidak sahih.Adapun haditsyang diriwayatkan oleh Nasa'i dan Hakim serta Imam Ahmad dari sanad fuhim, dari ayahnya,dari sanadIabir bin Abdilah r.a. yang diriwa-

77

kita yatkan oleh Imam Muslim, adalahsahih. Karenaitu, hendaknya mengamalkanhadits yang lebih sahih dalam bab ini'

HADITS NO.66

,T&libta*,&g
"Barang, siapa mengenaldirinya, berarti ia telah mengenal Tuhannya." Hadits ini tidak ada sumbernya.Demikian pernyataanImam Nawawi sambil menyatakanbahwa hadits ini tidak ada kepastiansumkepada bernya.Bahkan konon termasukucapanyang disandarkan dalam kttab Dzailul yahya bin Muadz ar-Razi. Imam as-suyuthi Ibnu i,Inudhu'at halaman 203 menyepakati Imam Nawawi' Oleh menyatakan Taimiyah hadits ini dinyatakan maucihu'' Fairuz Badi bahwa itu bukan hadits nabawi' namun kebanyakanorang mengaAnggapanitu tidaklah benar. hadits Rasulullahsaw.. takannyasebagai 'Tv'ahaimanusia, israiliat yang isinya antaralain, i"ng jei"s, ia tJrmasuk kenllilah dirimu, maka engkau akan mengenal Tuhanmu'"

HADITS NO.67

;3(,'{{3/15(a;i{i,

'

v6c
Tz .{4, t z

dan "Barangsiapa pada shalatfaiar membacasurat Al'a'|nNasyrah Alam iara K;ifo, mapn ia tidak akan terkena penyakit opthalmia (radang mata)." Hadits di atastidak ada sumbernya. fu-sakhawi berkata bahwa yang diitu hadits palsu dan tidak ada sumbernyasamasekali,baik sunnah sebelum maksud di sini adalahshalat subuh maupun shalat yang terbukti subuh. Riwayat ini jelas bertentangan dengan sunnah sebelum kesahihanny" b"h*r Rasulullah saw.dalam shalat sunnah dan surat al-Ikhlash. Sedangdalam fajar membacasuratal-Kafirun 78

shalat(fardu) subuh beliaumembacalebih dari enam Duluh avat. Yang berkeinginan lebih luas mengetahuibagaimana shalatRasulullahsaw. hendaknya merujuk buku kami yangsengaja kami susun dari kurnpulan hadits-hadits sahih dengan judd stfat sbalat Rasulullab saw.

HADITS NO.68
a I I /< . f.S:f_>l(j-g (/, -/2) )\.tlraz,/\ LZr/ ('/.{i\y))/ ! , t 6g'6tL1-

,' " Hendaknyasurat Innaa anzalnaahu dibac.q setiap usai berwud.hu. Menurut as-sakhawiriwayat ini tidak ada sumbernya.KemucJ.ian ia berkata,"Sayamelihat kalimat rersebutdalam mukadimah vang dinisbatkankepada Imam Abi Laits. Tampaknyakalimat rersebur dimasukkan oranglain. Dan ini berartitelah menghilangkan sunnah nabawiyah." Menurut saya,maksudnyaadalah menghilangkan doa yang disunnahkan untuk dibaca setiap usai berwudhu, yutu: Aryhad.ann laa ilaaha ilallah wa aryhadu anna Muharnmad.an'abd.uhuws. ra.saulahu. WahaiAllah, jadikanlah diriku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlahdiriku termasukgolongan orang-orangyang suci (HR Muslim, dan lain-lainnya.)

HADITS NO.69

j+JUr{rCrvr.titr
"Mengusap leher waktu berwudhu dapat menyelamntknn dari belenggupada hari kiamat kelak." Ini hadits maudhu'. Imam Nawawi dalam kttab al-Majrua'Syarh nl-Mu.hadzd.zab 465, berkata,"Ini adalahhadits maudhu' dan buI/ kan dari sabdaRasulullahsaw. Ibnu Hajar dalam Y,ttabTalhhishal-Habirl/433, berkata, "Abu Muhammad al-]uwaini menyatakan bahwa para pakar hadits tidak meridhai dan tidak menerima sanadnya."

79

membasuhleher semuahadits tentang keharusan Menurut saya, berwudhu adalahmunkar. Di samping lemahnyasanaddan kesaat majhulan perawinya,juga sangatjelas hal itu bertentangan dengan Rasulullah hadits-hadis sahihyang mengisahkantentang bagaimana menyebutkanbahwa saw.berwudhu, yang tidak satuPun di antaranya beliau mengusaplehernya tatkala berwudhu.

HADMS NO. 70

3il5i-

)3..), -L;' -< ),t,/ ti). )y / \47t )-l /1 a<t1( 3,/ ua, Jt'o 3/r>C\>;jhr'?t'
\1*i)'gV>

L1i;,

,7.2c)

( GtU;'*es!
. rt;+ z-

? t/<

zz.z 14((4),1.U(<,/^r or\+

O-s4!'rr " /

24j)'/4'/

2/.

1{r )t4 j3lt1"*o4-tn

)-./2

'{s-i-:>;a-t

4 t/

"Siapa saja yang memberi mnl<ansaudaranya dengan roti hingga kenyang dan memberinya minum hingga cukup, Allah al<anmenjauhkannya dari nerakn sejauh tuiuhk'handaq. Jarak antara duak'han' daqadalah perialanan lima ratus tahun-" Ini hadits maudhu'yang telah diriwayatkanoleh al-Hakim,I/ 95, juga oleh Ibnu Asakir II/115, dari sanadIdris bin YahyaalKhaulani, dari \4ja bin Abi Atha. Ada kemusykilandalamriwayatini. Padasatusisial-Hakim berkata oleh adz-Dzthabi,namun pada sahihsepertijuga disepakati sanadnya sisi lain ia berkata bahwa Raja ini tidak ada yang mempercayainya, bahkan termasuk orang yang tertuduh' Kemudian, dengarkan apa yang dikatakanoleh adz-Dzahabidalam Y'ttabal-Mizaz, "Shuwailih seorangperawi hadits mautelah dikatakanoleh al-Hakim sebagai itu juga diungkapkanoleh Ibnu Hibban. seperti dhu'." Pernyataan fadi, di satupihak Ibnu Hibban memvonishaditstersebutsebagai hadits maudhu', sedangkandi pihak lain al-Hakim memvonis sebagairiwayat yang sahih sanadnya.Kini, sayabenar-benarmerasa menyatukandua vonis peneliti sekaligus tidak mengetahui,bagaimana perawi hadits itu. menyatukanpernyataan Sayajuga tidak mengetahuibagaimana akanpernyataan adz-Dzahabitentang shuwailih dengankesepakatan 80

al-Hakim. Menurut saya, hadis terscbut telah dikecam oleh al-Haitsami . . dalam kttab al-Maj mu' il/ r 30 .Ath-Thabrani daram ratabar-Kabir juga berkata,'Dalam sanadnya terdapatRaja bin Abi Ath.. oi, o.rg". lemah." Sungguh pernyataan ai-Hakim itu merupakan kekaburan yang mengkhawatirkan.Inilah y.angmendorong sayaunruk meng.rmpul_ kan riwayat-riwayat maudhu' dan dha'if Jengan penyelidik=an yang mendetail, agar dapat mencegah tergelincirnya umar al"m menyebarkankedustaanyang disandarkaln kepada Rasulullah saw.. Semoga_kita terjagadari keterjerumusan dingan keutamaan itu dan taufik-Nva.

HADITS NO. 71

I
"Takbir (Allahu Akbar) itu diperpanjang.,' Ibnu Hajar dan as-sakhawimenyatakanbahwa riwayat ini tidak adasumbemya. As-Suyut! juga berplndapat demiki"r, ,.rry" b..k",. bahwaitu addah ucapanIbrahim an-Nakha,i. Di sampingitu, hadis tersebuttidak mempunyaisumber _ marfu,. Dilihat dari segi maknanyapun, yang dimaksud adarahtakbir dalam shalat,seperti yang dapat dipahami Jari keteranganas_Sayuthi yang pernah ia ungkapkan dalam kitab khusus yanglberk.rr".r, a.ngr' m-audhu'ini, yang diberinya judul at-Hiwi lil FatawaIIT"ZL. !"$,: Iadi, bukanlah termasuk takbir diam azan seperti yang dipairami oleh sekelompokfirqah.

HADITS NO. 72

9::

,o-".:l<

"Rabbi telah mendidil<ku dan membaikkanadabku.,,

(1 ,rz,../ (/z b c,lr..>Ls.g_,4 t < G-:.'

8l

Hadits ini dha'if. Demikian pernyataan Ibnu Taimiyah dalam kitabnya M aj mu' ah or -Ra so' ilul -Kubr n II / 336. Maknanyamemang sahih,tetapi tidak dikenal adanyasanadyang pasti. Pernyataanyang demikian dikuatkan dan disepakati oleh asSakhawidan as-Suyuthi.

HADITS NO. 75

"Barangsiapa mengusapkedua mata dengan ujung bagian dalam kedua teluniuk ketika muazin mengucapkan" asyhaduanna Muhnm' syafaat ia madanRasulullah..." dan seterusnya, berhnkmendapatkan Rasulullahsaw." Telah diriwayatkan oleh ad-Dailami bahwa hadits ini tidak sahih. 'Tidak benar." Bahkanasy-Syaukani telah meriIbnu Thahir berkata. dalam deretan hadits-haditsmaudhu'. wavatkannva

HADTTS NO. 74

!.-.,'"

'Kr%;Lt'tLI,,k\i36"5Cu*(#6
./* ./ /Y 'z

"Besarkanlah kurban kalian, karena sesungguhnyaitu merupaknn tungganganknlian pada shitathal mustaqim'" Hadits ini tidak ada sumbernya.Ibnu shalah berkata,"Fladits ini tidak dikenal di kalanganpakar hadits, dan tidak pula terbukti kebenarannya." Menurut saya,kitab al-Firdaus mengeluarkannyadengan lafazh ista.frihau sebagaipengganti lafazh azb-zhirnuu. Di samping itu, lemah sekali. sanadnya

82

HADITS NO. 75

"Segerakanlah shalat sebelum terlambat dan segerakanlah tobat sebelumwafat." Ini hadits maudhu'. Ash-Saghani meriwayatkannya dalamdereran hadits-hadits maudhu'. halaman4-5.

I{ADfrS NO. 76

., ,_.

"fig6g1i;,Glai1fi;4k&sr 'EtWW'6fut<J15,6!bLai96,
2+6qKtrU6.GA3\G,(SI")A|
"Semuaorang ibarat mayat, kecuali orang-orang alim. Dan orangorang alim semuanyabinasa, kecuali orang-orang yang mengamalknn. Dan orang-orang yang mengamalkan semuanya tenggelam, kecuali orang-orang yang mukhlish.Dan orang-orang yang mukhlis semwnya dalam bahayayangsangatbesar." Ini hadits maudhu'. Ash-Saghani meriwayatkannya dalamderetan hadits-hadismaudhu'halaman Ia berkata. 5. "Hadis ini benar-benar buatanorang-orangbodoh yang mengada-ada. Sebab, dari susunan bahasannya saja sudah dapat dilihat. Mestinya yang benar secara i'rabnya (uraian kalimatnya)adalahal-alimin, al- aruilin, d.analrnuhhlisin." Menurut saya, riwayatini persisucapankaum sufi. Lihatlah apa yang diucapkanSahl bin Abdullah at-Tastari: "Semuamanusiamabuk, kecualipara ulama.Dan ulamasemuanya dalamkeraguan, kecuali merekayang menganralkan ilmunya."

83

HADITS NO. 77

tYg$;U'6<l
"Tidak ad,aal-Mahdi kecuali Isa a.s." Hadits ini munkar. Ia telah diriwayatkan oleh Ibnu Majah II/ 495, juga oleh al-Hakim'I!.{/44l,Ibnu Abdil Bar dalam kitabnya tqtn"rysad bin Kh"tid bt" fowi' nl-ItmiI/155, dari sanadlvluh"rr.t!0ad Khalid al-Iot , farni'al-ItmiI/I55, dari sanad

dari dari Ibnu abag-bllshdah, dari al-Hasan, Aqqs.

"t-Ita

saya, sanad ini sangaiGittin. f.t..ttthannya terletak padatiga hal, yaitu: l. 'An 'anah (maksudnyayang sanadnyadengan menggunakan 'an Fulan dan seterusnya). HasanBasri,terbukti kata 'an Fulan, riwayat. pernahmencampur-aduk telah dengansengaja 2. Kemajhulan perawi J4gblqltgd-blrt Xbalist seperti yang dinyatakanoleh Ibnu Hajar dalam kitabnya at-Taqrib3. Perselisihandan perbedaansanadnya.Al-Baihaqi berkata, "AlHafizh Abu Abdullah menyatakanbahwaMuhammad bin Khalid adalahmajhul, tidak dikenal di kalanganpakar hadits." Adz-Dzahabi berkata,"Riwayat ini munkar sambil mengutarakan hadits serupadengan sanaddari IP"g4-bj4ryalyi dari Hasan secara penJ.)-" sampaikepadatabiin atausahabat; mursal(terhenti sanadnya Ringkasnya,hadis-hadits yang menyatakanakan munculnya alMahdi di akhir zamannanti adalahsahih.Diriwayatkan oleh seluruh ashabussunan dan sahihain' Hadits dha'if yang oleh ash-shaghanidan Asy Syaukanibahkan dinyatakanmaudhu'ini adalahriwayat yang dijadikan landasandalil menguatkananggapanmebagi firqah Ahmadiyah dalam usahanya (para pengikutnya) bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalahnabi' reka Kemudian ia mendakwasebagaiIsa) atasdasarhadits tersebut tadi' DakwaanMirza ini telah banyakmenggoyahkaniman kaum dhusangatminim. Dan seperti biasa' agamanya afa'yang pengetahuan yangbatil selaluhanyadiikuti oleh orang-orang parapenyeruajakan yang lemah imannya dan sangat minim pengetahuanagamanya. Wnllnhal muttn'an 8,1

HADITS NO. 78

€,/.^t , ?trTz) . tt' ^ Cy_gJt7\b i.
"Bekns minuman orang mukmin adalah obat." Riwayat ini tidak ada sumbernya. Bahkan dengan tegas Syekh Ahmad al-Ghazimenyatakannya sebagaibukan hadits. pernyataan tersebut disepakatioleh Syekh al-Ajluni. Adapun pernyataanSyekh Ali al-Qari dalam Y,ttabal-Maud.hdat halaman 45 bahwa hadits tersebut sahih dari segi maknanyakarenaada riwayat lain seperti dari Daru Quthni dalamol-Afrol, adalahtidak benarsamasekali. sebab, hadits yang dijadikan penguat makna hadits nomor 78, juga tidak sahih. Mari kita lihat hadits yang dijadikan sebagaipenguat itu.

HADITS NO. 79

grla st'J<gi€,4#surC :16, iit .{gU6Ai{::#trTr%Sr.}
*G4t{.5K4%,4{eBs5?:Al

#:"694#S
"Adalah termasuk sil<np tawadhu' seseorangyang mau minum dengan gelasbekassaudaranya. Barangsinpayangmeminumbeknssaudaranya hanya sematamengharapkeridha^an-Nya, makaAllah aknn mengangkat baginya tujuh puluh derajat, menghapustujuh putuh kesalahannyadan mencatatbaginya tujuh puluh derajat kebaikan.,, Hadits ini maudhu'. Ibnul Jauzimeriwayatkannya dalamderetan hadits-hadits maudhu', denganperawiDaru euthni dan sanaddari Nuh bin Abi Marvam,dari Ibnu Juraij,dari Atha, dari Ibqu Abbas. Ib;iuflruZitErkata, \uh bii-Abi Maiyam ffiiwavatkan haditsini se caratun ggal, sedangkin itdikenal ditilarigan p akarh aditsse gai ba

B5

orang yang ditinggalkan riwayatnya." Irulah riwayat yang dijadikan sebagaiPenguathadits nomgr J.8' yang dinyatakan oleh Ali al-Qari, padahal hadits ini (yakni hadits nomor 79) iaga dha'if. berkatabahwahaditsriwayatIbnu seraya fu suyuthi menyanggah, sanaddi antaranya ]uraij mempunyai penguat, yaitu riwayat dengan adalah perarvi -fffi[t, H-oan Padahal, terbukti bahwa &qi-gt3it Abui munkar.bemikianlah yang di-Fman Ibnu Abi Hatim dalam LttabJarh wnt-Th'd.il,setelahdinyatakanoleh ayahnyabahwa ia majhul. penuntut Kemudian,Nuh bin Abi Maryam dahulu dikenaisebagai mengumpulkan fiqih Abu ilmu dan dinyatakan cekatan dalam Hanifah. Namun, ia termasuk orang yang tertuduh atau diragukan dalamriwayat. Bahkanoleh Abu Ali an-Naisaburidinyatakansebagai orang yang memalsuriwaYat. VIng feUitr pasti sebagaibukti akan kelemahan hadits tersebut ""p" y.ng dinyatakan sccararinci oleh Daru Qlrthni sendiri adalah dln dalamkitab'ot-iah d.zib,"Hindarilahpencampuradukan pemalsuan ia karenasesungguhnya sangat riwayat yang dilakukan oleh Ibnu ]uraij yang didengarnya kecualiapa lahai diammemalsu. Ia tidak memalsu sepertiIbrahim bin A-biYahJa'.Mglg-?t-tl tercela, iari perawi-perawi AUi i-lbaiaair, d"r,lain-lain." Kemilfii[, bila hadits ini selamatdan
ridelr eken terbebas dari aib Ibnu Jurarr. luraii. tidak akan terbebasdan

dan depas?il-aiU IEru Abi Maryam A-ltgr

ta 9i1lqy5L maka

HADITS NO.80

'Al-Mahdi adatah anak dari keturunan al-Abbas pamanku"'

Wqrg6ss'elzf(

Hadits ini maudhu'. Telah diriwayatkanoleh Daru Quthni dalam kitrb ol-Afrod. Ia berkata, "Riwayat ini dengan sanadtunggal.l$U: hammad bin al-Walid. Karena itu, merupakan riwayat yang gharib

ffi '
86

perawiyangtertuduh' sederetan ia Ivi.rrrrto,saya, itu termasuk

BahkanIbnu Adi menyatakannya sebagai pemalsu(hadits).Sebagai bukti kepalsuannya, hadits tersebut telah menyalahi makna hadits sahih,di manaRasulullah saw.bersabda, "Al-Mahdi adalahketurunan dari anak Fatimah." (HR Abu Daud, ll/207r Ibnu Majah, II/ 519, al-HakimrlV/ii7, dari sanad Ziyad bin Bayan, dan seterusnya yang semuanya tsiqah).

HADITS NO.8I

')44*i6e z - z ,, -?.z

5E,3,rrtKgKt&B_3,65b2fu
\ oY -zt 'S>?ft€)l-tbgo a ("ty/) z

) /-z t r'-tAtJ|'dJr|6J&, .ge1b 9?a

a ' a / s l 7 l / , . ) -z , - < z l i " ,

"Wahai Abbas, sesungguhnya Allah telah membukaperkara ini dengankeberadaanku,kelnk akan disudahi oleh seoranganak lakilaki dari keturunanmu,yang bakal menyebarkeadilan sebagaimana tersebarnyakezaliman.Dialah yang aknn menjadi imam knla shnlat bersamaNabi Isa a.s." Hadits ini maudhu'dan telah diriwavattan oleh al-Khatib dalam kttab Tnrihh Boghd.ad.IV/177, dengan sanad dari Ahmad bin al4ajaj bin Shalt, dari Said bin S"latmeg dari Khalaf bin

I@lffi"-"ri

Ibrahinidillii$m-fi

v*-.". d"ri affi]F6io n-io

Meiirrut say4ilemua sanachlffiasyhur dan tsiqah dari deretan perawi-perawi yang digunakan Imam Muslim, kecuali Ahmad bin al-Hajjaj.Ia telah tercela,sepertiyang dinyatakanoleh adoD""hrbi. IGnrf,d-an hadits tersebut telah dirangkum oleh Ibnul Jauzi dalam keterangan hadits-hadits maudhu'. Adapun bahwa Imam Mahdi shalat dan menjadi imam bagi Nabi Isa ketika turun kelak adalah benar adanyaseperti yang terr€ra dalam banyakhadits sahih, dalam Kutubus Sunan.

87

HADITS NO. 82

^.3|
('E

//!-?,4././rJ

<rr.\1 gs'{4xtJt
.r\'/

(,

t r 4 I (3/zrz zi-r "!/l<f/ (+-;l-JlUlt 'ljhtrl)\

/re1k6S_::?<Ji"rL

"Maukah aku beri kabar gembira wahaiAbul Fazl (ul-Abbas)?SeAllah Azzawa Jalla telah membuknbagikuperkara ini sungguhnya dan Ia al<nnmengakhirinya dari keturunanmu." Ini hadits maudhu' dan telah diriwayatkanoleh Abu Naim dalam L,rrab al-HnliyyahI/35 dari sanad Lahii bin Ta'farat-Taimi,dari A! dul Azis bin Abdus Samadal-Ami, dari Ali bin Zaid bin lad'an, dari irah r.E-Ibnu Adi berkatabahwaia Menurut saya,I.ah!!.iprJdfu tercela. yang majhul yang telah meriwayatkan adalahperawi dariiBa-ghdad denganmencampur-aduk dari perawitsiqah(kuat; dapat dipercaya) munkar.Bahkanadz-Dzahabiberkata,"Demi denganriwayat-riwayat Allah, riwayatini merupakanhadis-hadis maudhu'yang sangatbesar yangtidak menyusaja Allah mengutuk siapa Dan semoga dustanya. kai Ali. Satu hal yang perlu dipernatikanoleh para penuntut ilmu, jika hadits-hadiaini dan yang dan kepalsuan telah mengetahuikelemahan tidak perlu bersusahpayah menentukan hadits sahih sebelumnya, sebutkantadi bahwaal-Mahdi adalahanakketurunan yang baru saya Fatimah. Wallahu Wnliyyut Tnafi.q.

HADITS NO.85

"rA6,1Jip;
"Sebaik-baikpengingat (untuk berzikir) adalah tasbih." Hadits ini maudhu'. Telah diriwayatkan oleh ad-Dailami dalam kitabnya Mumnd. ol-Firdsus. Menurut saya,sanadhadits tersebut dari awal hingga akhir se88

muanyagelap,sebagian majhul dan sebagiannya tercela.Kemulagi dian Ummu al-Hasanbinti Ja'far tidak ada biografinya,sedangkan -_-Abdu Samadbin Musa telah disebutkanoleh adz-Dzahabidalam rutaUif-l,fizan ierayam?ngutip pernyataan al-Kharibyang berkata bahwapara ulamatelah menyatakannya sebagai perawiyang lemah. Kemudian lebih jauh adz-Dzahabiberkata, "Abdus Samadjuga terbukti telah meriwayatkr.n hadits-haditsmunkar dari kakeknya, Muhammad lin Ibfabim.' -Menurut saya, barangkali itulah kelemahan haditsini dari segisanadnya.Adapun maknanya adalahbatil. Alasannya sebagai berikut: L Tasbih (rosario: alat yang digunakanuntuk bertasbih,tahmid, atau takbir; penj.) itu tidak dikenal di zaman Rasulullahsaw.. yang baru dan hal yang sangatmustahil Jadi,merupakansesuatu jika Rasulullahmemerintahkan(menganjurkan)sesuatu pekerjaan denganmenggunakan yang beliaudan parasahabatnya alat tidak mengetahuinya. Lagi pula kata itu asingdalam bahasa Arab. 2. Riwayattersebutsangatbertentangan denganhadits sahihyang mengisahkanbahwa Rasulullah bertasbih dengan tangan kanannya,dan dalam riwayat lain disebutkandengan menggunakan jari-jemarinya. Ada sebuah polemik tentangpenggunaan tasbihini. Dikemukakan oleh asy-Syaukani bahwa terbukti ada hadits yang menerangkan bahwapenggunaanbatu kecil untuk menghitung dalam bertasbih telahdiriwayatkan oleh parasahabat dan dibenarkan oleh Rasulullah saw.]adi, berarti tidak adaperbedaan bertasbihdenganmengguna(batu kecil),tanganataujari-jemari. kan tasbih,bebatuan Menurut saya, kita akansegera membenarkannya denganmenerima pernyataan itu, bila terbukti hadits-hadits yang dijadikanlandasan sahih. itu Singkatnya, keduahaditsyang dijadikanlandasan oleh asy-Syaukani itu diriwayatkan oleh as-Suyuthi dalamrisalahnya. L Dikisahkan dari Saadbin Abi Waqashbahwa suatu ketika ia bersamaRasulullahsaw.menjumpai seorangwanita tengah menghitung-hitung batu-batu kecil di tangannya, kemudian Rasulullah saw.bertanya,"Maukah aku tunjukkan yang lebih mudah bagimu dari ini atauyang lebih afdalf" Lalu beliau bersabda, "Ucapkanlah

89

sebanyakmungkin.....danseterusnya."(HR Abu Subhanallah Daud, Tirmidzi, al-Hakim, dari sanad (Jmar bin Harits dari Said bin Hilal dari Huzaimah). Tirmidzi berkata,"Hadits ini hasan."Sedangal-Hakim berkata,"Hadits ini sahihsanadnya." keduarawi' namun pernyataan menyepakati Mulanya adz-Dzahabi ternyatasalah.Sebabdalam kttab al-Mizan, adz-DzahabimenyatakanbahwaKhuzaimahitu majhul. Kami tidak mengetahui tunggaldari Saidbin Hilal' secara ia sebab meriwayatkan tepatnya pernyaraan juga diutarakanIbnu Hajar dalamkitabnva demikian at-Taqrib. Bahkanoleh Imam Ahmad telah dinyatakan(bahrva Kalaubegitu, aduk riwayat. tukangcamPur sebagai Khuzaimah) haditstersebut? ataupunkehasanan manakesahihan dari shafiyah.Dikisahkanbahrvasuatu yang dirirvayatkan 2. Hadits ketika Rasulullahsaw. masuk ke rumah menjumpai Shafiyah' adaempat ribu batu kecil. Kemudian istrinyayang di tangannya beliau bertanya, "Apa geranganyang ada di tanganmu wahai menjawab'"Aku gunakanuntuk berkekasihkuf Aku (Shafiyah) " "Sungguh aku bertasbihlebih dari tasbih." Beliau bersabda, jumlah yang ada padamuitu." Aku katakanpada beliau, "Kalau Beliaubersabda, "Ucapaku wahaiRasulullah'" begitu,ajarilah Allah makhlukyangtelahdiciptakan sebanyak kanlahsubhanallah peni.)" (HR Tirmidzi, almungkin; (maksudnya sebanyak llakim, dan lain-tain). KemudianTirmidzi berkata,"Hadits ini gharib (asing). Kami tidak mengetahuinyakecuali hanya satu sanad." Al-Hafizh Ibnu Hajar dalamkitabnyaat-Taqrib berkata,"Hadits majhul (tidak dikenal) ini dha'if, dan Kunanah (seorangsanadnya) kecualiIbnu Hibban (yang disertatidak adayang menguatkannya orangyang ringan dalammepakarhaditssebagai kenaldi kalangan hadits.peni.)" nguatkan keduahaditstadi adabukti akankelemahan sebagai Selanjutnya, sahihyang warid dalam lah karenaia bertentangandengan hadits sahih Muslim, 83-84, Tirmidzi IY/274, dengan mensahihkamya, Imam Ahmad,6,325,429"Di dan Ibnu Majahl/2S,sertamusnad Ashhadits yang ada dalam h'stab itu, terbukti kesahitran samping kisah adalahJuwairiyah,bukannyaShafiyah. Shiiah bahwa sahitrul Kedua,sebutanbatu-batukecil tidak ada,aliasmunkar' 90

Khulashahpolemik ini ialah bahwa unsur bid'ah ingin dikuatkan dan'lebih ditonjolkan kemoderanannya,dengan maksud meninggalkan sunnah. Padaprinsipnya, satu alasansajauntuk menyanggah mereka telah lebih dari cukup, yakni, bukankah apa yang diajarkan jauh lebih afclhal oleh Rasulullahsaw. ketimbang ajaranbuaranmanusia biasa,siapapun orangnyafSubhaanallaah.

HADITS NO. 84 -4:, )<?jil7),u2 l-:.31 ^+\F L.
"Kalian semuanyalebih utama darinya." Hadits ini dha'if. Saya tidak mendapatkan dalam semua kitab hadits. Namun, saya dapatkan riwayat dari Ibnu eutaibah dalam kttab Uyan al-Ahhbarl/26, dengansanadyang sangarlemah yaitu dari Mgrwiy.ahbin UnsaqdariAbi lihaq, {"ti SlryaEU!4d, dariJ(halid.al.Hj$za, dariAb!*Q"alabah, Mf$g diri _;;-Drkrsahkandalam riwayat itu bahwasanya iirombongan orang tengah bepergian. Ketika bertemu dengan Rasulullah saw. mereka berkata, "wahai Rasulullah, sesunggguhnyakami tidak melihat manusia yanglebih uramasetelah engkaudaripada Fulan. Ia selalu si berpuasa tengah harinya, di tengah malam selalu menjalankan di shalat, sampai kami beranjak pergi. "Beliau kemud.ian bertanva."sia,, pakah dari kalian yang bekerja unruknya (melayaninya)f Mereka menjawab,"Kami semua)wahai Rasulullah.,'Rasul kemud.ianbersabda,"Sungguh kalian lebih utama darinya." Riwayat ini sanadnya sangarlemah. iGndatipun kebanvakan perawinya tsiqah,namun haditsini mursal.Abi ealabah sendiri ,aa"r, orang yang sukamencampur-aduk perawi antarayang dijumpainya denganyang tidak dijumpainya,sekalipunia merupit"" r.or""g aqft, tabi'in yang baik. Karenaitu, ia pun dimasukkanolehBurhariuddin al-Halabi dalamkitabnya ot -Tabi' i n Ii Asrnaa' i l -M wd. Ili sin halaman a 21. Ibnu Hajar dalam kitabnya Tltabaqat at-Mudnltisin berkara. "Telah dinyatakanlemah oleh adz-Dzahabidan al-Ala'i."

9l

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful