P. 1
Akad Mudharabah Dalam Konsep Ekonomi Syariah

Akad Mudharabah Dalam Konsep Ekonomi Syariah

|Views: 101|Likes:
Published by Javier Uno Gottardo

More info:

Published by: Javier Uno Gottardo on Sep 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

AKAD MUDHARABAH DALAM KONSEP EKONOMI SYARIAH

Pendahuluan
Secara etimologis perjanjian dalam bahasa arab di istilahkan dengan mu`ahadah ittiIa`
atau akad Dalam bahasa ndonesia dikenal dengan kontrak, atau perjanjian atau
persetujuan yang artinya adalah suatu perbuatan dimana sesorang atau lebih mengikatkan
dirinya terhadap seseorang atau lebih
1

Dalam Al Quran sendiri setidaknya ada 2 (dua) istilah yang berkaitan dengan pejanjian
2

yaitu kata akad (al aqadu) dan kata ahd(al ahdu), Al Quran memakai kata pertama dalam
arti perikatan atau pertama kali dalam arti perikatan atau perjanjian
3
, sedangkan kata-kata
yang kedua dalam Al Quran berarti masa, pesan, penyempurnaan dan janji atau
perjanjian

dengan demikian istilah akad dapat disamakan dengan istilah perikatan atau verbintennis,
sedangkan kata al ahdu dapat dikatakan sama dengan istilah perjanjian atau overenkomst,
yang dapat diartikan sebagai suatu pernyataan dari seseorang untuk mengerjakan atau
tidak mengerjakan sesuatu, dan tidak ada sangkut pautnya dengan kemauan pihak
lain
5
janji hanya mengikat bagi orang yang bersangkutan, sebagaimana yang disyaratkan
dalam Al Quran surat Ali mran ayat 76, yang
artinya.................................

pengertian
A AKAD
Dalam kompilasi hukum ekonomi syariah (KHES) bab , ketentuan umum pasal 20 angka
(1) dalam kompilasi ini yang merupakan rumusan akad adalah ' kesepakatan dalam

1
khalruman Þasarlbu dan Sukrawadlţ k Lublsţ dalam Abdul Chofur Anskorl º petbookoo syotlob Jl loJooesloŦ
unlverslLy Þress Ca[ahmadaŦ?og[akarLaŦ 2009 hal 31
2
Marlam uarusman 8adrulzaman (eLŦal)2001ţ ´kompllosl bokom petlkotoo´ Þ1ŦClLra AdlLya 8akLlŦ 8andung hal 247
3
llhaL Al Curan suraL Al Maldah ayaL 1
4
llhaL Al Curan suraL An nahl ayaL 91 dan Al lsra ayaL 34
3
lbld Abdul Chafur Anshorl op clL hal 32
suatu perjanjian antara dua pihak atau lebih untuk melakukan dan tidak melakukan
perbuatan hukum tertentu
Rumusan akad diatas mengindikasikan bahwa perjanjian harus merupakan perjanjian
kedua belah pihak yang bertujuan untuk saling mengikatkan diri tentang suatu perbuatan
yang akan dilakukan dalam suatu hal yang khusus setelah akad secara eIektiI mulai
diberlakukan
Rumusan akad juga dapat dijumpai dalam peraturan bank ndonesia Nomor
7/6/PB/2005 tentang akad perhimpunan dan penyaluran dana bagi bank yang
melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah dalam ketentuan pasal 1 ayat
(3) dikemukakan bahwa akad adalah perjanjian tertulis yang memuat ijab (penawaran)
dan Kabul (penerimaan) antara bank dengan pihak lain yang berisi hak dan kewajiban
masing-masing pihak sesuai dengan prinsip syariah
Dengan demikian akad merupakan perjanjian yang menimbulkan kewajiban berprestasi
pada salah satu pihak dan hak bagi pihak lain atas prestasi tersebut secara timbal balik
B ASAS AKAD
pelaksanaan akad dalam kompolasi hukum ekonomi syariah (KHES) diatur dalam KHES,
pasal 21, akad dilakukan berdasarkan asas
a iktiyari / sukarela
setiap akad dilakukan atas kehendak para pihak, terhindar dari keterpaksaan
karena tekanan salah satu pihak atau pihak lain
b amanah / menepati janji
setiap akad wajib dilaksanakan oleh para pihak sesuai dengan kesepakatan yang
ditetapkan oleh yang bersangkutan dan pada saat yang sama terhindar dari cidera
janji
c ikhtiyati / kehati- hatian
setiap akad dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan dilaksanakan secara
tepat dan cermat
d luzum / tidak berobah
setiap akad dilakukan dengan tujuan yang jelas dan perhitungan yang cermat,
sehingga terhindar dari praktek spekulasi atau..
e saling menguntungkan
setiap akad dilakukan untuk memenuhi kepentingan para pihak sehingga tercegah
dari praktek manipulasi dan merugikan salah satu pihak
I taswiyah / kesetaraan
para pihak dalam setiap akad memiliki kedudukan yang setara, dan mempunyai
hak dan kewajiban yang seimbang
g transparansi
setiap akad dilakukan dengan pertanggung jawaban para pihak secara terbuka
h kemampuan
setiap akad dilakukan sesuai dengan kemampuan para pihak, sehingga tidak
menjadi beban yang berlebihan bagi yang bersangkutan
i taisir / kemudahan
setiap akad dilakukan dengan cara saling member kemudahan kepada masing-
masing pihak untuk dapat melaksanakannya sesuai dengan kesepakatan
j itikad baik
akad dilakukan dalam rangka menegakan kemaslahatan, tidak mengandung unsur
jebakan dan perbuatan buruk lainnya
k sebab yang halal
tidak bertentangan dengan hukum, tidak dilarang oleh hukum dan tidak haram

Fathurahman Djamil, dalam bukunya hukum perjanjian syariah dalam kompilasi hukum
perikatan, menyebutkan asas-asas akad / asas-asas hukum pejanjian islam, adalah sebagai
berikut:
6

a) Al-Hurriyah (kebebasan).........................
b) Al-Musawah (persamaan atau kesetaraan)..................
c) Al-Adalah (keadilan)..........................
d) Al-Ridha (kerelaan)...........................
e) Ash-Shidq (kebenaran dan kejujuran)...................
I) Al-Kitab (tertulis)...........................
7


6
laLhurahman u[amll (eLŦal) ºbokom petjoojloo syotlob Jolom kompllosl bokom petlkotoo´ Þ1Ŧ ClLra AdlLya 8akLlţ
8andungţ hal 248Ŧ
berdasarkan pada pemaparan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam islam ketika
seseorang subjek hukum hendak membuat perjanjian dengan subjek hukum lainnya, selain harus
didasari dengan adanya kata sepakat ternyata juga dianjurkan untuk dituangkan dalam bentuk
tertulis dan diperlukan kehadiran saksi-saksi
C RUKUN DAN SYARAT AKAD
Dalam ajaran islam untuk sahnya suatau akad harus dipenuhi rukun dan syarat dari suatu akad
Rukun adalah unsur yang mutlak harus dipenuhi dalam suatu hal, peristiwa dan tindakan
Sedangkan syarat adalah unsur yang harus ada untuk suatu hal , peristiwa dan tindakan
8

1 rukun akad yang utama adalah ijab dan Kabul Syarat yang harus ada dalam rukun biasa
menyangkut subjek dan objek dari suatu perjanjian
2 adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi agar kesepakatan para pihak (ijab Kabul)
mempunyai akibat hukum:
a) ijab dan Kabul harus dinyatakan oleh orang yang sekurang-kurangnya telah
mencapai umur tamyiz yang menyadari dan mengetahui perkataan yang
diucapkan hingga ucapannya itu benar-benar menyatakan keinginan hatinya
dengan kata lain dilakukan oleh orang yang cakap melakukan tindakan hukum
b) ijab dan Kabul harus tertuju pada suatuy objek yang merupakan objek perjanjian
c) ijab dan Kabul harus berhubungan langsung dalam suatu majlis apabila dua belah
pihak sama-sama hadir
d) jumhur ulama mengatakan bahwa ijab dan Kabul merupakan salah satu unsur
penting dalam suatu perjanjian / akad disamping unsur lainnya yang juga
termasuk rukun akad
3 Shighat al-aqad ( pernyataan mengikatkan diri)...............
Al-ma`qud alash / mahal al-aqad (objek akad)................
5 Al-muta`aqidair/ Al- aqidain (pihak-pihak yang berakal)............
6 Maudhu` al aqad (tujuan akad)......................

7
Abdul Chafur"petbookoo syotlob´ hal 39Ŵ61
8
laLhurahman u[amll (eLŦal) lbld hal 232
Akad dipandang telah terjadi jika memenuhi rukun dan syaratnya rukun akad adalah ijab dan
Kabul adapun syaratnya ada yang mennyangkut objeknya dan ada pula yang menyangkut
subjeknya
a syarat objek akad
1 .................................
2 ..................................
3 .................................
.................................
5 syarat subjek akad
Dalam kompilasi hukum islam, rukun dan syarat akad diatur dalam pasal 22, rukun dan syarat
akad terdiri dari:
a pihak-pihak yang ber akad
b objek akad
c tujuan pokok akad
d kesepakatan
Dalam pasal 23 KHES diatur :
pihak-pihak yang ber akad adalah orang, persekutuan, atau badan usaha yang memiliki
kecakapan dalam melakukan perbuatan hukum
Dalam pasal 2 KHES, diatur:
objek akad adalah amwal atau jasa yang di halalkan yang dibutuhkan oleh masing-masing
pihak
Dalam pasal 25 KHES diatur:
akad bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pengembangan usaha masing-masing
pihak yang mengadakan akad

B MUDHAHARABAH
Mudharabah dalam lembaga pembiayaan adalah akad kerjasama suatu usaha antara pihak
pertama (malik, sahibul atau bank syariah) yang menyediakan seluruh modal dan pihak
kedua (amil, mudrib atau nasab) yang bertindak selaku pengelola dana yang membagi
keuntungan usaha sesuai dengan kesepakatan yang dituangkan kedalam akad, sedangkan
kerugian ditanggung sepenuhnya oleh bank syariah, kecuali jika pihak kedua melakukan
kesalahan yang disengaja, lalai atau menyalahi perjanjian
9

Akad mudharabah dalam menghimpun dana adalah akad kerjasama antara pihak pertama
(malik, sahibul atau nasabah) sebagai pemilik dana dan pihak kedua (amil, mudharib atau
bank syariah) yang bertindak sebagai pengelola dana dengan membagi keuntungan usaha
sesuai dengan kesepakatan yang dituangkan dalam akad
10
Dalam mudharabah pembiayaan
yang diberikan oleh bank sebesar 100° kepada nasabahy yang akan melaksanakan suatu
usaha produktiI dengan pembagian keuntungan berdasarkan perjanjian
Dalam kompilasi hukum ekonomi syariah (KHES)
Pasal 20 angka () mudharabah adalah kerjasama antara pemilik dana atau penanam modal
dengan pengelolaan modal untuk melakukan usaha tertentu dengan pembagian keuntungan
berdasarkan nisbah
Prinsip akad dalam mudharabah adalah diatur dalam pasal 187 sebagai berikut:
1) pemilik modal wajib menyerahkan dana dan atau barang yang beharga kepada pihak lain
untuk melakukan kerjasama dalam usaha
2) penerima modal menjalankan usaha dalam bidang yang di sepakati
3) kesepakatan bidang usaha yang akan dilakukan ditetapkan dalam akad
dalam lembaga pembiayaan pemilik modal merupakan pihak yang meminjamkan dana (shahibul
maal) sedangkan nasabah sebagai pengelola dana (mudharib) atau sebaliknya bank sebagai
pengelola dana (mudharib) sedangkan nasabah sebagai pemilik dana (shahibul maal) dengan
menabung di bank syariah melalui tabungan mudharabah atau melalui giro mudharabah

9
Abdul Chafur Anshorl ŶopŦclL hal 73
10
lbld
Dalam lembaga pembiayaan skema mudharabah dalam perbankan syariah terdiri dari dua
macam, yaitu skema penghimpun dana dan skema penyaluran dana
Dalam sistem ekonomi syariah, yang diatur dalam KHES ada beberapa prinsip penerapan
mudharabah
a kesepakatan bidang usaha yang akan dilakukan dapat bersiIat mutlak atau bebas dan
muqayat atau terbatas pada bidang usaha tertentu (pasal 189 KHES)
b pihak yang melakukan usaha dalam syirkah al-mudharabah harus memiliki keterampilan
yang diperlukan untuk usaha (pasal 190 KHES)
c modal harus berupa baranguang dan atau barang yang berharga
modal harus diserahkan kepada pihak yang berusaha atau mudharib
jumlah modal dalam suatu akad mudharabah harus dinyatakan dengan pasti (pasal 191
KHES)
d pembagian keuntungan hasil usaha antara sahib al-mal dengan mudharib dinyatakan
dengan jelas dan pasti (pasal 192 KHES)
e akad mudharabah yang tidak memenuhi syarat adalah batal (pasal 193 KHES)

ketentuan mudharabah
Dalam pasal 19 kompilasi hukum ekonomi syariah, menetapkan:
1) status benda yang berada ditangan mudharib yang diterima dari shahib al amal adala
modal
2) mudharib berkedudukan sebagai wakil shahib al-mal dalam menggunakan modal yang
diterimanya
3) keuntungan yang dihasilkan dari mudharabah menjadi milik bersama
pasal 195 kompilasi hukum ekonomi syariah, mengatur
1) mudharib berhak membeli barang-barang dengan maksud untuk menjualnya kembali
untuk memperoleh untung
2) mudharib berhak menjual dengan harga tinggi atau rendah, baik dengan tunai atau cicilan
3) mudharib berhak menerima pembayaran dari harga barang dengan pengalihan piutang
) mudharib tidak boleh menjual barang dalam jangka waktu yang tidak biasa dilakukan
oleh para pedagang

Dalam pasal 196 kompilasi hukum ekonomi syariah, mengatur:
mudharib tidak boleh menghibahkan, menyedekahkan dan atau meminjamkan harta kerjasama,
kecuali mendapat izin dari pemilik modal
Dalam pasal 197 kompilasi hukum ekonomi syariah, mengatur
1) mudharib berhak member kuasa kepada pihak lain untuk bertindak sebagai wakilnya
untuk membeli dan menjual barang jika sudah disepakati dalam akad mudharabah
2) mudharib berhak mendepositokan dan menginvestasikan harta kerjasama dengan sistem
syariah
3) mudharib berhak menghubungi pihak lain untuk melakukan jual-beli barang sesuai
dengan kesepakatan dalam akad
Dalam pasal 198 kompilasi hukum ekonomi syariah, mengatur:
1) mudharib berhak atas keuntungan sebagai imbalan perkerjaan yang disepakati dalam
akad
2) mudharib tidak berhak mendapatkan imbalan jika usaha yang dilakukannya rugi
Dalam pasal 199 kompilasi hukum ekonomi syariah, mengatur
1) pemilik modal berhak atas keuntungan berdasarkan modal yang disepakti dalam akad
3) pemilik modal tidak berhak mendapatkan keuntungan jika usaha yang dilakukan oleh
mudharib rugi
percampuran harta kekayaan dengan harta kerjasama
Dalam pasal 200 kompilasi hukum ekonomi syariah, mengatur:
mudharib tidak boleh mencampurkan kekayaannya sendiri dengan harta kerjasam dalam
melakukan mudharabah, kecuali bila sudah menjadi kebiasaan dikalangan pelaku usaha
Dalam pasal 201 kompilasi hukum ekonomi syariah, mengatur:
mudharib dibolehkan mencampurkan kekayaanya sendiri dengan harta mudharabah jika
mendapat izin dari pemilik modal dalam melakukan usaha-usaha khusus tertentu
Dalam pasal 202 kompilasi hukum ekonomi syariah
keuntungan hasil usaha yang mengunakan modal campuran atau shahib al-mal dan mudharib,
dibagi secara proIessional atau atas dasar kesepakatan semua pihak

SKEMA MUDHARABAH

BANK NASABAH

MODAL100° SKLL


PROYEK

KEUNTUNGAN

f f f  f° °–f  f.f°¾f.f°¾f°-fff f°¾fff     f€°¾½nf .f fff  f.

9:507-:.3::29079039:  #:2:8. 5.3:39:8. .3/79039. 4247 .. /..3 . /-07.5.2 8:.9.2 507..8.3 /.3 .-0.39. /.3 /.3 ./ 80.3 .:./ /.3 3/4308.3..3 -.3. 01091 2:.38:.3 .7.8:.9: ..9.9.7:8 207:5.3  #:2:8.9:7.3 .3 507. 20.9./ :..:.:...9 /:25.3-079::. .7.8 2033/. 507.3 :8:8 8090. /:.5.3 -.:..3203..3 0/:.9: 507.3 507-:.3 /.3.3 9/.: 0- :39: 20. .9.

.

!.

.. -.9:5.3  /.3.3 .8.8.3 202:..3 0..3573858.//.3.  9039.7./03.3 /..-.7./ 50725:3..8.7../.3 .3 .9.8.3.3 20..3 -078 .3 /..3 ..   $$ 50.3 2032-:.5.8.- 503. 507..7.39.3 0.7.3.3 2.7.8.. -07/.8::2043428.3 -.2$  5.835..92-. /.-. /.35.3 .3.3.3 5.3:8.3 507.3.3 /02.  9.7..8 ../ .3 9079:8 .7... -.8 5.-.3573858.3 /03.808:./.  03....3 .83 2..30.3.9 .890780-:980.24254.857089.9.9:7/. .3 -0757089. .8.//.3.3-07/.3 503.8.-.8.7.209039:.:. -./ 207:5..3  .:7.-: 503072. . $ /.9   /02:./.

70.8..9.7 09075.8.  9073/.3... 809.5 .703.3 .3  -  ..:.2..90.8 003/. 5.8:.7 /.3.7.38.3 .:5.. 5.9./ /.9:5.

.  9..7.3:9.7/.9.8./07.- /.9073/. 808:.3/.3.. /03.3 0805../ .9.5 .2.3 /909./. .20305.7.8.3-078.35. 5.3 40 5.5.340.3 809.3 .9.3 .38.9.

:.5.3.072.7.350792-.//.9.3/.9...3.3/.9 .9/.3 809.3/03.9  /  ::2.380.0..32.3.3. 905.8.

: 0  8..757.90850:.9073/.:.3 5079:3.3 0. 809.3 .9  803.3 /03.8 /.3  .3203:39:3.9.8.-074-.7/./ /.072.3 .3 9::.3 .9/.5 .

907. /.809.3:39:20203:050393.:. 1  9.8.8.3207:.902..8/.0.803.9:5.7.757.5.38..5.35:..//.35.

.5 ..385. 5.7.25:./ 202 0/:/:.-.3    9. /03.3:3.  /./ /.3.   02.3 5. /.3 02.87. 5.3 809.3:9..-.3 5. 9/.3.3   97..3 809.30.:./-0-.25:.5.//..7.38 809.3 2025:3.7.3 .7.35.3-070-../..7.0809.7.2 809.:.  803. .5.3-078.907-:.7.3/03.3802-..5 .3 808:. 203.3-.35079.80.

3/03.3 202-07 02:/...3-:7:.9:7.33.8 ::2 507.2  /.33. /..203.-.//..3/.3./ /.    80-..9..2030.8. ::2 507.3 9/./03.8.:./ .3   9.:.3 .3 .3.83 2.2.3 8..3.3/:3:38:7 0-.. 2..835.3 /03./.3507-:.5. .9./.-079039.2   .3  2030-:9.340::2/.7...8 .2 425.3/.8.5 .2 -::3.3 .30805.7.8.3.7.27.3::2 9/./-.9..3..302.8 .920..:39:/... 8. 9/.9.808:.39/.3 05.02:/.7.3 809.

- 9079:8          ff¯f°©f¯%  f%#¯½ ©f°©f°¾ff ff¯¯½f¾¯½ ff°#9@ .3 /   #/...  :8.3 .3.3..3 .3 0  8 $/6 0-03.9. 0-0-. 0.3 8.2  .../.7.8 ::2 50..8.3 1   9.8 . .3/.8..   :77.   /.:0809.7.30::7. 80-.8. -07:9 .2. 5078./. 070.

f f f  f° °– f  .

3.- /.9 .93.8. .3 2:9./.5:3 8.7:8.8:.3.7. :.2 8:. ..3 93/../7 /  :2:7 :./.-0.7 -03..3.. 805.  50789.:39:8:.-: 207:5.7. :...3.393/.3 5. :2:7 9.3.9:2.7:89079::5.38:3/.27::3-..9.3 /./.-/.34-0/.9:.8  /. 80..3. 808047.3 .8.5. 8.2.2:39:8.3 /.3.-.7. 90.3 .8./..-: .:.-07/.9.3 -.:.3::2  .3:9.30.38..2 8:.3:98:-0/.9.7:8-07:-:3.3   7::3.3 80:7. 203..3..33./.2 .3 . ./. .-/. .:.5. :38:7 ./.-:.7:8 //.7. 5..2..38:-0::2.9./. 50789../.3207:5../  #::3 .9: 507.  .38.: 507..8 8.8.3 203.3 20309.3 . 502..3...9/.3.78:.2.  .9: :38:7 50393 /.8  #&&$#% .7.3.3 3.520.9:4-0.9 /9..3 ...3.9 9073.. 203..2 -039: 9079:8/..3/. 9: -03.5. /.3 .2 8.34047.-..9:507.7 /.78:.33.. 5./.3.5.9.3.-:  2025:3.9: .3 .7:8 /503: .-: $.7.38./.9507.3 -.9.7:8/503:7::3/.9../.9:.  /03.5.9./.28:.3 8.7:8.-/.7.3.38:-0::203/.2 09.:38:7..3.3 033.2..7 0825:.7 0805.3  $0/.7:8 /503: /./7./..7:8 /3.- . /.3.2....38.7 /03. 203.-:.8:.7..9::2 .3/03. 8.3 :7.3 .9.8.3:7.34-0507.9 8.9.3   .3 :39: /9:.- /.7 203.5.3 /:.7..9.393/.3./:.3/507:..9.202-:.3 . /.33.3 40 47..3 5.

3203.6. ..3/7    2. 9072..8:7::3. .253 :38:7 .9./    $..9.3 :. 6:/.8.33./ 5073. .9../  /8.

/ 4-0.6/.2. . .7.6./    2:9....

6/.   ..3-07.:/: ..3.6.3 5.. ./              f€#½  f°f°¾ff#f  ff¯f°©f¯%  f%  f . 5./ 9::..

/-079::.25.3:9 4-03.220.3  ..7.83 2.3 /-:9:.3 ..7 .$/. . 5.9 .9.9:7 4-0 .3 ../. .8 ::2 8./ .83 2./.38.98:-0.94-0.3  50780:9:.9.3-07. .  5. 20203:7::3/././ .3544../.3/.3 /:5/.25.-:  .350302-..9:7 .93.5.9:7/.:.3 203.3:39:20203:0-:9:. .7../907/7/..3 / .7.2 5.2 7::3/. .93.2 425../      . ./ /  0805.7. 5:... ./..: -....3/../.7.8../ ...$ /..9 ...8.//5.8.3./ .5:3 8. 2.  9::.3::2  ..  7::3/.9..  . /.3 40 2.9:7 5.3:8.$/..3 .38.8.3 2033. . ./ -  4-0.907.3507-:.3 ..3./           8. 7::3.3 :8..3 202 0. 47. .9./ .7.25...3 -07 ..83 5.2.83 5.: . 5.8././....3:9 8:-03./ .3203.390.//.-/. 8.38.

3 203. 502 /.3 .  80/. 0:39:3.... /.7.2-/..7.9.. ./  .: -.3.3. . .3/.9.38. 8.9.. 8:.07.5.. .  .-07:9   50224/.3.9.2.3 . 2:/..350224/.3.2  2:/7- ..7.7.3 8:.9: :8. /.3.7.3./.507.202-..7.2.7.7.3 0/.3. /03.3/.8.2.3 0805. 50304.:9./.3 0:39:3.502-...//. .32023.:.05..:..3 5.9:7/..39. 5. .3 8. 80-..:203.-: 2..9   0805.-..9./.3/..8.-. 80-.30:39:3./ 2:/.: 80-.3-0./  80/.2 20325:3 /. ....3 :8..  8.3 3..2425. 20.3 :8.3/.20..3..3 :39:20..9.80-..7. .3 8.3.3 /9. 0:39:3.-.307. /.338-..-:3/-.3. 2. 2.3 20.. /.7   05../.. /..9. /03. &# :/..3.502/. /. 0/:.-.3.8.-.3 .. .3 80:7: 24/..7.3 202-.3.3:8.-.3 /9:.207:5. .  .2.3.-.3/803..8.3 24/.   503072. 80.. $  !.8.7.. 0/:.3 /-07./.3 80-.7.3.22:/..7- ....: 50304.3:8.39.9.3.7.8.3 -0793/. 502 /.2 ...:.3.32:/.203.3.3/805. . 5. 3.: 3. 5..5.-: 2. 502-.. -.:-.3 50304..   2:/. .7.  /03.7.3-07/.3.-.-..3-/.2...8::2043428. 5079.. :39: 20. 80/.8.24/./ 07....3 07:./ /. 50304.8./ 07.3 /9:.7..2 24/.3 80-08.9.3.3 8.3:3 80503:3.7.: 3.3..:. 808:. 50304.:.-20307...3 -07/.3..9: :8..-:3.7.3./. /.9.:20..3 5.:503.2  2:/.3 -0793/.-.3507. /. 0/:..574/:91/03.8.:742:/..35.-: .. /03./. 2:/. /03.3 202-.8.7.8.3 ./. 8.3 /. .3/909. 9079039: /03.3 3.2:8.3502-.       f€°¾ ½ nf    . 80-.3 .-: .3.7...8.2 ...3.2.  .  0.8..9.3 ./.7.  80-./. 5079. 808:.3..2 2:/. 40 -.3 :8..3  .3.3 08.2 02-.9.25.2.3 0805.8.2.3 2030/...39.-..  !7385.3 40 -..3 502-.: -.  8. 502-.

3-07:8.3..9:.3 2:/.  24/.9. /9./.9:7 /.7:8/807. 2. .3 .35.3:39::8.3 .7..7- /3././.28:.2 88902 04342 8..3.3.3   89./../. .9.3 802.3 :..3 .3.39. .7.25.5./03.7. 02-.-.3/.-.7- -070/:/:..9.3/. ..9..3 /.25.30.9. /03.. -0-07.3 2.$  0  ..7. :39:20250740:39:3   2:/. 907/7 /.9:802.7.8/..425.  24/.8...  .3.3.3. 2..:907-.3/.:7..3 2:6.:.9.7--07./2:/./2:/.203.503.3 /03.425.7- :2.305./..   2:/.93.8.. $  .8 :8..7 8.-.9 -0781.$   09039:.-.3-07..2 02-.8.3 .2 507-.85.8. 2:/.7.32:/.7. 203.:-.3/.9.9.72:/.2..3 /9072.-.:2:/../..7..203:... .7.9.$  -  5.7.5..  .8.9 2:9.8::2043428.  ..39/. 5.3 80-.. 57385 50307.5.3:8.2.89 5.7./..7.7.3 2:/. 20309.-.. $  /  502-. .. 8./2-078.-.:.8.3802. 2.9.. 24/.8::2043428.. /./.9:7   2:/.  0805.5.: -0-..3 24/.-.3.:703/.7. -.3 -.320.- .7- .3 0:39:3. 202-0 -.7.2 $ ./03. /.- .....3.3 2:/.7- -07.7 /:. 8.:.-/.   0:39:3.3 /.9:8 -03/.50325:3/.8.5.3 /03.3/03. 2:/.3.9079039:  5.3 -07.7:82020907. .3 /. 5.-...7.7.7:8-07:5..7:8/3..7.- .287. . /.9.7...8:/ :39: 203:.  5.9. 502-.20203:8.2 .3:8.39:3..3 -/.3/507:.24/.8.3 8.2 203:3.89 5. .8 /.3 /9072.35.3 :8.9.

 :39:202-0/..79.2.32-.5.3 88902 8.. -.3   2:/.3.3/.9.9:7   2:/..-07.7.9.7.3 808:.. 203.50/.7.2. /03.9.5.3.324/.3 405.425.3-07/.25...8 0:39:3..-.:..7.3/.. /.:. 5.. . 80-.3 50707..203/..-.3 :.79.-07.7- -07.9:7 .: 2023.7. -40 203:. . 07.79.3/..:.9.9 /..8::2043428. 203.8.3 ../2:/.425.8.3/.9:7   2:/.  0.3 /.7.8::2043428..33.7.8.7. 203:-:3 5.3. -07.3 2033. -. 202-07 :.9/.30805.3 /.7.8::2043428.7. 203.7- 9/.502-.. 2-.2..9:7 2:/./  .93/..9: .9..7-7:  507.3.3 ..3   ..7- 9/...7.7.2./   502 24/.  2:/.203/./   2:/.35:9.25.8..:.5. 9/.425.7: .7--07..3 . 203/.80:39:3.07.8. .3 :39: 20.3 /.2.750224/.7. .3 40 2:/..8::2043428.3 .203072.25...7- -07.8. ..3203:.3 :39: -0793/.07.3 /805./.9.9/.8.7- -07.8::2043428.3/03. 203/054894.089. -0 -. .3..2.    2:/.3/805.8..7.7.:8.8.25.3 9/.0.79.. 203.3.2.425.3 ..9:7   50224/. . .-.7./03. 203.3 0:39:3. 05.3/03.25.25:7. -40 203-..8. 425.:.3  2030/0.8.3 80-.2 .   2:/./805.7-9/.3503. :8.2 .8:/.7- -07.8.

25:7.25.  .3802:. 2:/.. .-. /-. 2..3/. 803/7 /03. 803/7 /03.3 203..7. 0:39:3. 203.93/.32:/. 203/.2 20.-.3 0.7.9:7 2:/..7.9.220.:8:89079039:  ..7.- .8::2043428./.: 8.. -40 203.3 203:3.7- 9/.7.8::2043428..::8.3 .8.750224/.80.:..2:/..8/.9.3.3 2:/. 425.79.8.33..203.8 :8... .   $&#                 &%&    !#        $        $ .25:7..8:/.70805.2 /.79.25:7...7- /-40.7..8.3 . 07. /.3 .5./0-.574108843.:..8.25. . 0.8.:..:.3 .3..-. :8..9..9.3 0. 425.3 24/.5.350.3:8.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->