Pagi hari terang di langit, tapi gerimis terus saja.

Gerimis adalah legenda, kini legenda itu menghampiri jendela kamarku. Di situ di tanah coklat di bawah jendela, cekungan-cekungan kecil oleh tetes-tetes hujan, menyisakan batu dan kerikil, sepotong rumput bergoyang di genang air. Di cekungan-cekungan itulah dulu kakek nenek kami biasa membuang botol-botol dengan menanamnya terbalik untuk menjaga dan merawat tanah. Kini botol lebih berharga daripada tanah. Urusan perut tentu tak bisa dikalahkan. Pagi ini aku enggan berdoa Rosario lagi, seperti yang selalu dinasihatkan ibuku. Tapi tiba-tiba ibuku berdiri di depan pintu, tersenyum, lalu mengulurkan teh hangat padaku. Ibuku berkata, “Sudah bangun, Ngger ?” Pada senyumnya, pada asihnya aku tak kuasa. Dan itulah mengapa aku berdoa Rosario tiap pagi, meski aku tak begitu menyukainya. Dan tentu satu yang kuminta, kelanggengan kasih itu, yang menyapaku dengan sapaan hangat yang sama tiap kali pagi tiba : “Sudah bangun, Ngger ?” Kota Hujan, CLKP.-1998

1

BUKU SAKU KSATRIA CAHAYA

PAULO COELHO

Diterjemahkan dari bahasa Portugis oleh Margaret Jull Costa

HarperCollins Publishers

2

Catatan Penulis Kecuali bagian prolog dan epilog, bahan-bahan yang terdapat dalam buku ini pertama kali diterbitkan dalam kolom yang diberi tajuk ‘Maktub’ yang muncul di Falha de Sao Paulo antara tahun 1993-1996 dan dalam berbagai surat kabar lain di Brazil dan tempat-tempat lainnya.

Seorang murid tidak berada di atas gurunya, tapi setiap murid yang baik dan sempurna akan menjadi seperti gurunya( Lukas 6:40 ). Ibu Maria yang dikandung tanpa noda, doakanlah mereka yang datang padamu. Amin. Untuk S.I.L, Carlos Eduardo Rangel dan Anne Carriere, guru-guru kekerasan hati dan perasaan haru.

3

kami masih mendengar lonceng kuilnya ketika lautan sedang surut.’ Dan mereka semua tertawa melihat sang anak kecil itu duduk di pantai. semua lonceng dalam kuil yang tenggelam itu berbunyi. Mungkin hanya para nelayan yang bisa mendengarnya. Para nelayan yang memberitahukan keberadaan kuil itu datang dan berbicara padanya. Aku lebih baik tumbuh besar dan menjadi seorang nelayan turun ke pantai setiap pagi.’ Anak itu kembali ke pantai dan berusaha mendengarkan suara lonceng kuil itu. Karena kecewa. Ia tidak percaya perempuan cantik itu telah membohonginya. Dia duduk di pantai dan memandang jauh ke horizon. Bila ia mendengar suara lonceng kuil. Enam bulan setelah percakapan dengan Sang perempuan aneh.’ kata seorang perempuan. Ia yakin ia tidak membuang waktunya dengan sia-sia karena telah belajar merenungkan alam dan menghormatinya. karena ia mendengar suara lautan. lupa dengan keributan-keributan lain. angin yang berhembus di antara pohon kelapa dan suara teman-temannya yang sedang bermain. Ketika malam turun. tapi masih saja belum mendengar suara lonceng dari kuil yang tenggelam. Anak itu bahagia dan ‘seperti yang hanya bisa dilakukan oleh seorang anak.’ Setelah hampir satu tahun.’ Dan ia berpikir pula: ‘Mungkin itu hanya legenda belaka. Tapi anak kecil itu tak pernah bisa mendengarnya. Bertahun-tahun kemudian. Ia tidak lagi bermimpi bisa menemukan harta karun di dasar laut. Ia menghabiskan waktu sepanjang sore di sana. ‘Kau sudah pernah mengunjungi kuil itu ?’ Tanya sang perempuan. Tetapi walaupun ia tidak bisa mendengar suara lonceng dari kuil tua itu. bersikeras bahwa mereka telah mendengar lonceng itu. Kemudian. begitu terbiasa pada suara ombak yang tak lagi mengalihkan perhatiannya. Ia mulai sadar bahwa ia telah tumbuh. perempuan itu tidak kembali dan anak kecil itu benar-benar melupakannya. para nelayan itu mengubah nada perkataan mereka. Berpikir seperti itu. Bila perempuan itu kembali menemuinya. dan angin yang berhembus di antara pohon-pohon kelapa. Dari kejauhan ia mendengar suara temannya bermain dan ia merasa bahagia berpikir bahwa akan segera memulai kembali permainan masa kecilnya. di atasnya berdiri sebuah kuil besar dengan begitu banyak lonceng. Pagi berikutnya. anak itu belajar hal-hal lain. dan angin yang berhembus di antara pohon kelapa. meskipun belum melihat pulau itu. Mereka biasa berkata: ‘ia tidak menyukai kita. Tapi beberapa saat kemudian. anjing laut. lonceng itu telah hancur selama gempa bumi. itu ada bertahun-tahun yang lalu. Sampai pada puncak kesenangannya. ‘Oh. Dia lebih suka duduk memandang lautan karena takut kalah bermain bersama kita. karena aku telah mencintai tempat ini. ia kembali bisa tersenyum pada keindahan nyanyian anjing laut. ia telah mendengar suara lonceng kuil yang dibunyikan oleh gerakan gelombang. orang tua anak itu mencarinya. Ia memandang sekali lagi alam sekitarnya dan karena tidak lagi perduli dengan lonceng itu. ia bisa memberitahukan padanya bahwa.PROLOG ‘Di lepas pantai di sebelah barat desa ada sebuah pulau. ia mendengar pula suara lonceng yang pertama. Anak itu memperhatikan pakaian aneh yang dikenakan oleh sang perempuan dan sebuah kerudung yang menutupi kepalanya. ia kembali ke pantai. ketika kakek buyutku masih hidup. dia berjalan ke perkampungan nelayan terdekat dan bertanya apakah ada orang yang tahu keberadaan sebuah pulau dengan kuil yang ada di atasnya itu. Ia menceburkan diri ke laut untuk mengatakan salam perpisahan.’ Tergoda oleh kecantikan sang perempuan. sekarang ia yakin bahwa ia perlu menemukan kekayaan dan harta karun di dalam kuil bawah laut itu. Bulan demi bulan berlalu. dan bahwa mungkin ia tidak pernah sungguh-sungguh mendengar dentang lonceng dari kuil yang tenggelam itu pada satu sore di masa kecilnya yang hilang. ia merasa bersyukur telah hidup di dunia ini. ‘Pergilah ke sana dan beritahu aku apa yang kau pikirkan setelah melihat kuil itu. mungkin itu adalah hasil imajinasinya. gemuruh lautan. Lupakanlah dan kembalilah bermain dengan teman-temanmu. anak kecil itu pergi ke tempat yang ditunjukkan olehnya. anak itu dapat duduk di tepi pantai. tapi hanya melihat apa yang selalu ia lihat : langit biru dan lautan. anak itu berpikir: ‘Mungkin mereka benar. Ia menjadi sasaran olok-olokan teman-temannya. Dan kemudian suara lonceng yang lain. ketika ia telah tumbuh dewasa. ia 4 . ‘Engkau menghabiskan terlalu banyak waktu memikirkan suara lonceng di bawah laut itu. Ia belum pernah melihat perempuan itu sebelumnya.’ kata seorang nelayan tua.’ Sore itu ia memutuskan pulang ke rumah. tapi yang didengarnya hanyalah gemuruh gelombang dan tangisan anjing laut. dan sejak itu tidak pernah berbunyi lagi. Ia terbiasa dengan tangisan anjing laut. ia kembali ke desa dan ke pantai masa kecilnya. ‘Lalu terjadi sebuah gempa dan pulau itu akhirnya tertelan lautan. Ia kehilangan selera untuk masuk sekolah dan bergaul dengan teman-temannya. Dan yang lain. Tapi walaupun kami tidak lagi melihat pulau itu. ia akan bisa menentukan lokasinya dan membongkar harta karun yang tersembunyi di dalamnya. dengungan lebah.

’ Ia tidak pernah mengira dirinya sebagai seorang Ksatria Cahaya. Bayangkan betapa terkejutnya dia. karena mereka mampu memandang dunia tanpa kepedihan. ‘Tulislah. segala sesuatu tentang seorang Ksatria. Ketika dia ingin mengetahui apakah seseorang yang ada di sampingnya pantas untuk dipercaya atau tidak. ‘Aku menunggumu. mendengarkan gemuruh angin dan nyanyian anjing laut.’ jawabnya dengan tersenyum. ‘Dia adalah orang yang mampu memahami keajaiban hidup. tapi sebenarnya mereka adalah para Ksatria. ‘Apa yang kau lakukan di sini ?’ Tanyanya. Dan walaupun tak ada seorangpun yang mengira diri mereka sebagai seorang Ksatria. ‘Setiap orang mampu menjadi seorang Ksatria. 5 . Perempuan itu nampaknya bisa membaca jalan pikirannya.’ Ia memandang halaman-halaman kosong dalam buku catatan itu. Perempuan itu kembali tersenyum.’ ‘Apakah Ksatria Cahaya itu ?’ ‘Kau sudah tahu. ia akan berusaha memandangnya seperti pandangan anak kecil.’ katanya. perempuan itu tetap sama. Perempuan memberikan padanya itu sebuah buku catatan yang penuh dengan halamanhalaman kosong. ketika di atas pantai ia melihat perempuan yang telah berbicara padanya pertama kali tentang pulau dan kuil yang tenggelam itu. ya. Ia melihat walaupun tahun-tahun berlalu. yang berjuang sampai titik darah penghabisan untuk sesuatu yang ia percayai – dan yang mendengar suara lonceng yang dibawa ombak dari permukaan laut.memutuskan berjalan-jalan sebentar di sepanjang pantai .’ jawab perempuan itu. kerudung yang menyembunyikan rambutnya tidak kisut oleh waktu. ‘Tulislah : seorang Ksatria menghargai mata seorang anak kecil.

Seorang Ksatria tidak perlu diingatkan tentang bantuan yang diberikan orang lain padanya. memberi jalan pada Sang Ksatria untuk menyumbangkan kemampuan terbaiknya. dia menemukan betapa semangat dan latihan tidak cukup menjadi modal kemenangan : yang diperhitungkan adalah pengalaman. bahkan ia menunjukkan penghargaannya pada tipu daya musuh. itu semua adalah bagian dari hidup dan membawa kebahagiaan sesaat pada setiap orang yang terlibat di dalamnya. Dan dia tak butuh membuang-buang waktu memberikan penjelasan. Seorang Ksatria tahu bahwa dia bebas untuk memilih keinginan-keinginannya. Tapi ia tak perduli pada ucapanucapan tersebut karena mereka tidak memahami taktiknya. dialah orang pertama yang mengingat dan memastikan untuk berbagi dengan mereka segala anugerah yang diterimanya. Sahabat-sahabatnya berkata: ‘Lihat. Dia tahu tanpa inspirasi dan pengalaman.Buku Saku Ksatria Cahaya Seorang Ksatria Cahaya tahu bahwa dia memiliki banyak hal yang patut disyukuri.. ini bukan persoalan menang atau kalah dalam suatu pertempuran tunggal. dia kehilangan semangat’. gerakan. Ketika ia terjun ke dalam pertempuran. kekuatan surgawi menempatkan setiap benda pada tempatnya. yang dimilikinya adalah semangat. Ketika dia ingin menyerang sisi sebelah kanan. Dia tahu tak ada gunanya mengumbar nikmatnya mengalahkan orang lain. dan dia membuat keputusan ini dengan penuh keberanian. jangan pernah malu berpura-pura lemah. dia berpura-pura lelah dan bersiap-siap tidur. Hal ni akan menyurutkan semangatnya. Dia berhenti bertempur hanya sekedar untuk berdoa. dia tidak pernah melupakan sahabat-sahabatnya. Seorang Ksatria bisa membedakan yang sekedar lewat dan yang abadi. Seberapapun cemasnya. Kemudian ia membuka hatinya pada Alam Semesta dan memohon pada Tuhan agar diberi inspirasi yang dia perlukan untuk mengubah setiap serangan musuh menjadi sebuah pelajaran tentang mempertahankan diri. Ia memeluk erat kegairahannya dan menikmatinya dengan segenap perasaan. dan -kadang-kadang.dengan suatu sentuhan kegilaan. ____***____ Semua jalan-jalan dunia menuju ke hati para Ksatria. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tidak mengandalkan kekuatan semata. dia menggunakan setiap strategi yang dimilikinya untuk mencapai sasaran. ia menggerakkan prajuritnya ke kiri.’ Seorang Ksatria tidak menangggapi gangguan-gangguan ini. Itulah sebabnya mengapa pada waktu matahati terbenam dia bersimpuh dan menghaturkan syukur atas Rahim Kehidupan yang melingkupinya.’ 6 . ____***____ Seorang China yang arif mempunyai kata-kata bijak tentang strategi seorang Ksatria Cahaya : ‘Yakinkan musuhmu kalau dia hanya akan mendapat sedikit manfaat ketika menyerangmu. atau tentang ikatan kuat yang ditempa terus menerus. Seorang Ksatria tahu apa yang diinginkannya. tetapi ia tahu bagaimana mengacaukan musuh-musuhnya.’ ‘Jangan malu-malu menarik pasukan sementara waktu dari medan pertempuran bila engkau melihat musuhmu lebih kuat darimu. dia membuat musuhnya menduga bahwa dia semata-mata mengulur-ulur waktu. ia menceburkan dirinya tanpa ragu ke dalam sungai-sungai kegairahan yang selalu mengalir melalui hidupnya. Seiring gerak maju pertempuran. namun bagaimana peperangan berakhir.’ ‘Sekalipun engkau sangat kuat. dia menggunakan pula energi musuhnya. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tidak pernah memilih menggunakan tipu daya. tak akan ada porsi latihan yang cukup yang mampu menolongnya. Teman-temannya berkata: ‘Dia orang yang percaya takhayul. Ketika melihat kekuatannya hampir sirna. hal ini akan membuat musuhmu bertindak ceroboh dan tergesa-gesa menyerang. dan pukulan yang dipelajari selama latihan. Dalam perjuangannya dia dibantu oleh para malaikat. Sahabat-sahabatnya berkata: ‘Dia sangat beruntung!’ Dan Sang Ksatria kadang memang mampu meraih sesuatu melampaui kapasitasnya. Namun rasa syukurnya tidak terbatas pada perkara spiritual semata. lantaran darah mereka bercampur dengan darahnya di medan pertempuran. Setiap kali Sang Ksatria bermaksud memulai pertempuran. Tapi dia tidak pernah kehilangan pemahaman tentang hal-hal yang berlangsung sesaat. kebebasan.

Sang Ksatria berpikir: ‘Sebuah perang yang berlangsung lama menghancurkan pula pihak yang menang. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tahu peristiwa-peristiwa tertentu berulang dengan sendirinya. Dan ia telah menderita karena orang-orang yang tidak patut menerima cintanya itu. ____***____ Seorang Ksatria menghormati ajaran utama I Ching: ‘ketekunan selalu berguna. Itulah sebabnya mengapa seorang Ksatria hanya mengorbankan perasaannnya untuk hal-hal yang berguna. Ia bersabar dengan hasratnya. Seorang Ksatria memanfaatkan tiap kesempatan untuk mengajari diriya sendiri. memandang ke dalam mata seseorang yang sungguh asing dan membincangkan cinta pada pandangan pertama. namun secara terusmenerus mengumbar pesan kebajikan. apa yang sebenarnya mereka inginkan adalah berbincang denganku.’ kata Sang Ksatria Cahaya pada dirinya sendiri. lantaran orang lain adalah sebuah cermin yang menakjubkan. Ketika dia sadar tak bisa bertindak lebih jauh lagi. tapi tahu dia harus menunggu saat-saat terbaik untuk menyerang. kau telah melewati ini semua sebelumnya. berpikir bahwa ia tak mampu membuat kemajuan dalam hidupnya. ‘Aku telah melewati semua ini sebelumnya. Sang Ksatria membiarkan hari-harinya bergulir seperti ini .’ jawab Sang Ksatria. kunci kemenangan adalah kemampuan mengejutkan musuhmu’ ____***____ ‘Aneh.’ Lalu Sang Ksatria sadar betapa pengalaman berulang-ulang ini hanya memiliki satu tujuan : mengajarkan padanya apa yang tidak ingin dia pelajari. Bagaimanapun juga. Pada saat-saat seperti itu. atau mempertahankan satu gagasan yang benar-benar ganjil.’ jawab hatinya. ____***____ Sebelum berangkat menuju pertempuran yang penting. ‘Karena dengan menantangku. dan inilah caraku merawat perbicangan agar tetap terbuka. Mereka tidak mempercayai kemampuan mereka sendiri. Orang-orang yang membela temannya tidak pernah tertundukkan oleh badai kehidupan. Lebih dari sekali dia telah membuang waktu dengan bertempur demi sebuah kepalsuan. ‘Kenapa bersusah payah melakukan hal itu. ia cukup kuat untuk untuk melewati kesulitan-kesulitan dan mengatasinya. Dan ia menggunakan kejadian ini untuk mengoreksi kesalahannya. mereka menyisihkan ketakutan akan kesendirian di balik udara kemandirian. Dia tidak takut menangisi segala sesuatu yang telah lalu atau merasa senang pada penemuanpenemuan baru.‘Dalam peperangan. ‘Tapi kau tidak pernah melampauinya. padahal engkau jauh lebih baik daripada mereka?’ tanya seorang pengelana. Dia seringkali menemukan dirinya dihadapkan pada persoalan dan situasi yang sama. Dia tidak pernah melakukan hal ini karena keras kepalanya. dan keselarasan kembali ke tempat mereka semula berjumpa. tapi karena ia telah menyaksikan sebuah perubahan cuaca.’ Dia tahu bahwa ketekunan itu bukan sesuatu yang sama dengan tekanan. Ketika dia merasa saatnya tiba. ia seringkali dihadapkan pada tantangan dari mereka yang dilatihnya bermain pedang.’ Kemudian ia menarik mundur pasukannya dari pertempuran dan membiarkan dirinya mundur. ia menjadi tertekan. ____***____ Seorang Ksatria kadang-kadang bertarung dengan orang-orang yang dicintainya.’ Sang Ksatria membaca pesan ini pada banyak lelaki dan perempuan yang ia temui. Ada saat-saat ketika pertempuran berlangsung lebih lama dari yang semestinya. Dan melihat situasi sulit ini hadir kembali. Dia tidak pernah terkecoh oleh penampilan luar dan membuat suatu titik hening yang mantap ketika orang lain berusaha mengelabuinya.’ dia berkata pada hatinya. ‘Ya. ‘Aku telah bertemu dengan banyak orang yang pada kesempatan pertama berusaha menunjukkan kemampuan terburuknya. Pemenang tak pernah berbuat kesalahan yang sama dua kali. ditinggalkannya segala sesuatu dan berangkatlah ia pada petualangan yang lama diimpikannya. seorang Ksatria Cahaya bertanya pada diri sendiri : ‘Seberapa jauh aku telah mematangkan kemampuanku ?’ Dia tahu ia telah belajar sesuatu dari tiap pertempuran yang telah dijalaninya. menguras kekuatan dan semangatnya. Seorang Ksatria selalu kembali ke dalam pertempuran. ia 7 . tapi banyak dari pertempuran itu menyebabkan dirinya mengalami penderitaan yang tak perlu. Dan seorang Ksatria menunjukkan kemampuannya : hanya dengan sedikit sapuan ia melucuti murid-muridnya. ____****_____ Seorang Ksatria tak pernah bisa diduga. Mereka menyisihkan kekuatan terdalamnya di balik agresi. Dia mungkin turun menari sepanjang jalan ketika berangkat kerja. Murid-muridnya memancing ia agar bertempur dengan mereka.

____***____ Ksatria-Ksatria Cahaya selalu memiliki beberapa duka di mata mereka. ‘Ini adalah tanda-tanda dan bekas-bekas luka terindah yang akan membuka pintu-pintu surga bagiku.’ Seorang Ksatria Cahaya takkan membuang-buang waktu dengan mendengarkan godaangodaan itu. tapi tak pernah menyalahkan diri lantaran telah setia pada beberapa tindakan bodoh yang tidak diharapkan.mengabaikan pertempurannya. Kau hanya akan melelahkan dirimu sendiri dengan sia-sia.yang telah kuperjuangkan dengan begitu dahsyat. Sang Ksatria Cahaya mengenali Jalannya. Dia sadar sedang bertindak sebagai penghubung beberapa kebijaksanaan yang lebih tinggi. meneriakkan selamat datang padanya. Ia berpikir bahwa ia tak memiliki sesuatu untuk dikatakan. dia tidak harus pergi berkeliling dunia untuk menyombongkan kemampuan dan kearifannya. Sang Ksatria tetap bertahan. Bagi Sang Ksatria. Mereka kerapkali menganggap diri mereka tidak layak mendapatkan berkah atau keajaiban. Mereka menderita karena hal-hal yang paling biasa. Tapi sekarang aku hidup karena aku seorang Ksatria dan karena aku berharap suatu hari nanti menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Ia . dia melihat sesuatu dari jiwanya dalam tumbuhan. Kemudian. Mereka seringkali pengecut.’ Dia tahu bahwa ia mampu. mereka takkan meningkatkan kemampuanmu. Karena mereka bertanya pada diri mereka sendiri. dia membiarkan legenda pribadinya menuntunnya menuju tugas-tugas yang telah dipersiapkan oleh hidup bagi dirinya. Pada saat itu. Sang Ksatria mungkin kelihatan gila. Ada saat-saat ketika aku terbiasa mendengar cerita-cerita tentang keberanian. tak ada yang lebih baik atau yang lebih jelek : setiap orang memiliki anugerah yang berguna bagi jalan-jalan pribadinya. ia hanya mengulang-ulang kata yang sama dan tak berarti. mungkin akan kelihatan gila. selalu ada seseorang yang ingin membuktikan dirinya lebih baik dari pada Sang Ksatria. dengan hidupku. Meskipun demikian. Dia mengatakan segala omong kosong. Itulah sebabnya mereka Ksatria-Ksatria Cahaya. Dia mengatakan segala hal yang tidak disetujuinya. 8 . ____***____ Seorang Ksatria Cahaya mengingat satu kutipan dari John Bunyan: ‘Walaupun aku sudah melalui segala apa yang kumiliki. maka ia mengambil kesempatan untuk mencoba berhubungan dengan mereka. ia memperhatikan ada suatu perubahan dalam suaranya. Mereka memprovokasi dan menyerangnya dan melakukan segala sesuatu yang dapat mereka kerjakan untuk mengganggunya. Ada saat-saat ketika aku hidup hanya karena aku butuh untuk hidup. Seorang Ksatria tak menghabiskan hari-harinya untuk mencoba memainkan peran yang telah dipilih orang lain baginya. menerima kasih Tuhan dan Pertanda-pertanda Keilahian. Kubawa serta tanda-tanda dan bekas-bekas luka dari pertempuran-pertempuran –mereka adalah saksi dari apa yang kuderita dan hadiah dari apa yang telah kutundukkan. _____****_____ Seorang Ksatria tidak khawatir bahwa sikap dan tindakannya. Mereka banyak melewatkan malam-malam tanpa tidur. Dia menghabiskan waktu sepanjang hari untuk berbicara dengan hatinya. dia memiliki takdir yang harus dijalani. mereka merencanakan perjalanan tanpa bekal di punggung dan alas kaki. hewan dan burungburung di ladang. Karena mereka melakukan kesalahankesalahan. Dia berbicara keras-keras pada diri ketika sedang sendiri. Suatu hari. Sekarang yang kumiliki hanyalah pedang ini dan aku akan memberikannya pada siapapun yang ingin melanjutkan peziarahan hidupnya. setiap kelokan. Mereka dari dunia ini. Seseorang memberitahu padanya ini adalah cara terbaik untuk berkomunikasi dengan para malaikat. meyakini betapa hidup mereka tak punya arti.’ ____***____ Saat ketika ia mulai melangkah melewatinya. Meskipun demikian. aku tak menyesali banyak kesulitan yang kujumpai. dalam pandangan orang lain. namun ini hanyalah sekedar ketidakberuntungan. Pertama kali ia menemukan betapa ini sangat sulit. mereka bagian dari hidup orang-orang lain. Mereka tak selalu yakin apa yang sedang mereka perbuat di sini. hatinya berkata: ‘Jangan tanggapi ejekan itu. Tapi orang-orang tertentu mendesaknya. Mereka tak selalu membuat keputusan yang tepat. Mereka memiliki pikiran-pikiran yang biasa pula dan terkadang percaya mereka tak mampu tumbuh. ____***____ Menurut sebuah puisi: ‘seorang Ksatria Cahaya memilih musuh-musuhnya. karena merekalah yang membawaku ke tempat yang ingin kucapai. Setiap batu. Karena mereka mencari sesuatu alasan – dan yakin bisa menemukannya. Ia menyamakan dirinya dengan gunung dan sungai.

’ Dalam kata-kata ini terbentanglah kekuatannya. Dia berusaha membangun apa yang sungguh bisa dijadikan sandaran. Dia selalu melakukan yang terbaik. ia menderita insomnia. Ide baru butuh mendapat ruang. dia tidak ragu lagi maju ke depan. ____***____ Mulai saat ini –hingga berabad-abad kemudian. Namun bukan tanggungjawab Sang Ksatria untuk menilai mimpi-mimpi orang lain. dan dia tidak membuang waktu mengkritik keputusan-keputusan orang lain. dan mengharapkan yang terbaik pula dari orang lain.Alam Semesta akan menolong Ksatria Cahaya dan menghindarkan prasangka-prasangka terhadapnya. ‘aku adalah seseorang yang memilih jalan ini. setidaknya sekali. Beberapa temannya mengeluh sepanjang waktu : ‘orang lain memiliki lebih banyak kesempatan daripada kita. selalu ada jalan untuk mengatasi hambatan-hambatannya. merasa bahwa dia bukan seorang Ksatria Cahaya. Sang Ksatria sadar bahwa ada kesulitan-kesulitan yang tidak bisa diperhitungkan. Lewat kemurahan hatinya. Dia tahu bahwa kekuatan rusa betina terletak pada kakinya yang panjang. Setiap Ksatria Cahaya pernah melukai orang yang dicintainya. Segala sesuatu yang utama akan tetap lestari. Beberapa temannya berkata: ‘beberapa orang tidak begitu bersyukur.’ Sang Ksatria tidak kecewa karena hal ini. dia mempertajam pedangnya. Setiap Ksatria Cahaya pernah menderita karena alasan-alasan yang sangat biasa.’ batin Sang Ksatria. ia tidak perlu membuktikan bahwa jalan orang lain adalah salah. tapi seorang Ksatria tidak membiarkan dirinya dilumpuhkan dengan cara seperti ini. seberapapun lamanya pengajaran itu berlangsung. Sang Ksatria menggunakan sentuhan kenekatan. Agar memiliki keyakinan dengan jalan yang telah dipilihnya. Energi bumi butuh diperbaharui. Setiap Ksatria Cahaya pernah. Setiap Ksatria Cahaya pernah gagal dalam kewajiban-kewajiban spiritualnya. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya merasakan ketakutan ketika terjun ke dalam pertempuran. 9 . harapan. dan kasih. dia berusaha memenuhi hatinya dengan kepastian-kepastian yang diperlukan untuk menghadapi tantangan. dan setiap mimpi. Bila tiga hal ini ada. Dan dia selalu memeriksa apakah ia membawa tiga hal dalam dirinya : iman. Setiap Ksatria Cahaya pernah menempuh jalan yang tidak diperuntukkan baginya. Setiap Ksatria Cahaya pernah berkata ‘ya’ ketika dia ingin berkata ‘tidak’. berbohong atau mengkhianati seseorang. akan memiliki kesempatan untuk didengarkan. pada suatu waktu di masa lalu. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya mengetahui kesalahan-kesalahannya. kecuali mimpi yang melibatkan ide-ide yang telah dirancang sebelumnya. Dia telah mempelajari alasan harimau tidak takut dengan hyena adalah karena sang harimau sadar dengan kekuatannya sendiri. Dan dia terus mendorong orang lain karena ini juga jalan baginya untuk mendorong dirinya sendiri. Dia berusaha mencari jalan alternatif. ‘Begitulah seharusnya terjadi. ia berusaha menciptakan sebagian besar dari kelebihannya. Tetapi dia juga tahu kekuatan dalam dirinya. ia tidak pernah berangkat. segala yang tak berguna bakal sirna. Badan dan jiwa perlu tantangan-tantangan baru. Karena baik dalam cinta maupun perang. Seberapapun sulitnya sasaran itu. ia tak punya tempat untuk tidur.’ Mungkin saja mereka benar. Masa depan telah menjadi masa sekarang. Dia telah memilih jalan tempat ia melangkahkan kaki dan ia tidak mengeluh.Pada beberapa malam. Tapi ketika dia maju. ia berusaha memperlihatkan kepada setiap orang betapa banyak mereka mampu mencapai. pada waktu yang lain. tidak mungkin untuk mengamati segala sesuatu. Kekuatan anjing laut terletak dalam keakuratannya dalam menangkap ikan. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tahu bahwa tak ada seorangpun yang bodoh dan bahwa hidup selalu memberi pelajaran pada setiap orang. ia memerlukan sentuhan kenkatan untuk mengambil langkah selanjutnya. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya mempelajari dengan cermat posisi yang ingin dikuasainya. Setiap Ksatria Cahaya pernah. Bila ia menunggu saat yang tepat.

tapi kita tahu bahwa permainan ini selalu fair atau terbuka. Belajar mengenali saat yang tepat untuk mengambil langkah yang perlu.’ 10 . aturan mainnya adalah apa yang kita sebut Hukum Alam. adil. Bila keputusannya benar.Itulah mengapa ia menjadi Ksatria Cahaya. sebagaimana tanggungjawabnya dan kewajibannya sebagai seorang guru. ____***____ Sang filsuf Lao-Tzu berbicara tentang perjalanan seorang Ksatria Cahaya. ____***____ Seorang Ksatria tahu guru terbaiknya adalah orang yang berbagi pertempuran dengannya. sekalipun pertempuran itu berlangsung lebih lama dari harapannya. Setiap orang yang gagal mengenali masalah meninggalkan pintu terbuka bagi masuknya tragedi. bila tidak. Ketika dia lelah atau kesepian. Ketika ia memerlukan bantuan. ‘Menumpuk cinta membawa keberuntungan. dia tidak memimpikan lelaki atau perempuan yang jauh.’ ‘Ketika seorang pemula tahu apa yang dia butuhkan. Dia memperhitungkan hasil yang baik sebelum bertindak.’ ‘pertempuran tidak sama dengan perselisihan. karena ia telah melewati semua ini. menumpuk kebencian membawa bencana. seorang Ksatria akan terus bertahan sampai titik akhir.’ Di atas tanda yang lain ia membaca : ‘Kau kira dirimu siapa hingga membantu orang lain ? Tidakkah engkau lihat kesalahan-kesalahanmu sendiri ?’ Seorang Ksatria tahu ia memiliki kelemahan-kelemahan. ‘Sekalipun engkau sudah meelepaskan panah berkali-kali. ia membaca di bibir sahabat yang ada di sampingnya. Tapi sekali ia memulai.H Huxley di bawah ini: ‘Akibat dari tindakan-tindakan kita adalah luka bagi orang-orang bodoh dan suar pemandu bagi para manusia bijaksana. Di satu kayu tertulis: ‘Pikirkanlah dirimu sendiri. Dia berusaha memberi semangat mereka untuk melakukan hal-hal yang akan dengan senang hati mereka kerjakan. Oleh karena itu ia melempar dua papan itu ke lantai sekalipun ia menganggap mereka memuat sepotong kebenaran. Seorang Ksatria tahu bahwa bintang yang menggantung paling jauh di Alam Raya mengungkapkan dirinya dalam benda-benda di sekelilingnya. dan Sang Ksatria terus memberi semangat orang-orang yang ada di sekitarnya. Papan-papan itu lebur menjadi debu. ia berusaha melihat bagaimana sahabat-sehabatnya mengatasi masalah –atau gagal mengatasi masalah. Sang Ksatria menjalankannya : ia tak memiliki keraguan atas pilihan tindakannya. ia memperhitungkan latihannya. Bila dia sedang mencari inspirasi. Adalah berbahaya meminta nasehat.mereka. ‘Jalan ini melibatkan penghargaan pada segala hal yang kecil dan lembut. Lebih berbahaya lagi memberi nasehat. tidak pula ia membiarkan para penggemarNya beranggapan ia lalai pada aturan main-Nya.’ Sang Ksatria tinggal menerima tantangan belaka. Bagaimanapun juga segera setelah ia membuat keputusan. ____***____ Seorang Ksatria tidak menunda waktu untuk membuat keputusan. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya selalu mendengarkan kata-kata dari para pemikir tertentu. sedangkan bidak-bidaknya adalah sikap dan tindakan kita seharihari. Ia berusaha tetap tenang dan menganalisa setiap langkah seolah-olah itu adalah langkah yang terpenting. seperti katakata T. Pada saat itu musuhnya muncul dengan dua papan petunjuk di tangan.’ ‘Dunia ini adalah papan catur. dan sabar. dan tidak pernah kehilangan harapan untuk menjadi lebih baik dari dirinya sekarang. dia akan memenangkan pertempuran. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya berbagi dunianya dengan orang-orang yang ia cintai. namun mereka kurang memiliki keberanian. Pemain di satu sisi tersembunyi dari kita. Bila keputusannya salah dia akan kalah dan harus memulai lagi semuanya – hanya saja sekarang dengan lebih bijaksana. tidak juga merubah arah bila keadaan berbeda jauh dari apa yang dibayangkannya semula. jagalah semua rahmat untuk dirimu sendiri. dia terbukti lebih cerdas dari seorang bijaksana yang tak punya gagasan. dia akan menengok orang yang ada di sampingnya dan berbagi kedukaan atau kebutuhannya akan perhatian dengan mereka -dengan senang hati dan tanpa rasa bersalah. Ia tahu Tuhan tidak pernah memandang secara berlebihan kesalahan tunggal yang dibuat oleh mereka yang mencintaiNya. katakata yang berusaha diucapkan oleh malaikat penjaganya pada dirinya. teruslah perhatikan bagaimana engkau menempatkan anak panah dan bagaimana engkau menarik busurnya. Tapi ia tahu pula ia tidak akan mampu membuat pertumbuhannya sendiri dan membuat jarak antara dirinya dengan orang lain. kau akan berakhir dengan kehilangan segala sesuatunya.

Untuk meraih impiannya. tapi sangat berbeda pula duduk sepanjang hari dalam keheningan kontemplasi karena takut kelihatan lemah di mata orang lain. supaya mereka bisa menyaksikan tebenamnya matahari bersama-sama. Ketika dia bermeditasi. Malaikat membuat kita bercermin atas sikap kita dan kadangkala memerlukan mulut orang lain untuk mengungkapkan dirinya. bila saya tidak membiarkan anak panah terbang lepas saat itu juga. Ketika ia melakukan hal ini. engkau tidak akan pernah mempelajari seni memanah. ‘Bila aku tidak melakukan sesuatu. Sekalipun dia mempunyai tujuan.____***____ Sang Ksatria Cahaya bermeditasi. ____***____ ‘Ketika saya menarik busur saya. ia tidak berusaha memikirkan segala sesuatu. Sang Ksatria memperhatikan. jalan yang mengantarnya pada tujuan itu tak selalu seperti apa yang ia harapkan terjadi. 11 . ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tahu tidaklah mungkin untuk berada dalam keadaan yang sungguhsungguh santai. dia biasanya berusaha menyepi agar tidak memperlihatkan luka hatinya pada orang lain. Seorang Ksatria Cahaya tahu bahwa dalam keheningan hatinya. Sang Ksatria bukan lagi dirinya sendiri. ia meregangkan otot-ototnya. sama wajarnya dengan makan dan minum bagi sang Ksatria. tetapi sebuah percikan dari Jiwa Buana. Cinta dan perhatian. tetapi dia harus membiarkan ruang bagi Alam Semesta untuk bertindak pula. ____***____ Sang Ksatria Cahaya membutuhkan cinta. Bila dia memiliki kesulitan dalam mendapatkan teman. Seorang Ksatria menyeimbangkan kesendirian dan ketergantungan. Bumbu penuh nuansa bagi Perjuangan Kebenarannya. Ini bisa dan buruk.’ Tidak selalu seperti itu : dia harus bertindak. Tetapi dia tidak pernah bingung membedakan ketegangan dengan kecemasan. Ketika Sang Ksatria menatap matahari terbenam dan tak merasakan kebahagiaan. namun tidak dimanfaatkan oleh kesunyian. Dia telah belajar dari pemanah. dia bertanya sendiri: ‘Apakah aku terlalu takut mendekati seseorang? Apakah aku menerima perhatian dan justru tidak memperhatikannya ?’ Seorang Ksatria Cahaya memanfaatkan kesunyian. untuk melepaskan anak panah pada jarak tertentu dia harus merentangkan busurnya. dan membiarkan anugerah dan kekuatannya menampakkan diri mereka sendiri. berusaha menunjukkan betapa rapuhnya diri kita. hal ini tidak akan terlaksana. Dihadapkan pada suatu masalah. Membiarkan hati seseorang menyembuhkan luka-lukanya perlahan-lahan adalah satu hal. dan suara mereka hampir mirip. ia menutup diri terhadap pencarian kesenangan. ketika seekor kuda akan melompati sebuah pagar. dari tantangan dan pewahyuan. Di dalam tiap-tiap diri kita tinggal malaikat dan iblis. Sekalipun ia tak mengenali mereka. Dia telah belajar dari bintang-bintang.’ ‘Jika engkau terus menerus berusaha mengganggu momen ketika engkau seharusnya melepaskan anak panah. Pada titik ini dia berhenti berjuang dan pergi mencari sahabat-sahabatnya. ____***____ Sang Ksatria Cahaya berusaha selalu mengatur keseimbangan antara Ketegaran dan Kemurahan Hati. iblis mendorong percakapan kesepian itu. ‘Kadangkala keinginan berlebihan dari pemanah itu sendirilah yang meruntuhkan keakuratan dalam memanah sasaran.’ kata gurunya. Inilah saat-saat yang memberinya pemahaman akan tanggungjawabnya dan bagaimana seharusnya dia bertindak tepat sebagaimana dibutuhkan. ‘Ada tiba suatu titik ketika saya merasa seolah-olah tidak bisa bernafas. Dia duduk di tempat yang sunyi dalam tendanya dan menyerahkan diri pada cahaya keilahian.’ kata Herigel pada guru Zennya. ____***____ Ketika seorang Ksatria menjadi korban ketidakadilan.’ Seorang kastria cahaya kadangkala berpikir. hanya suatu ledakan di dalam yang akan membuatnya bersinar. anugerah dan kekuatan ini menjaga hidupnya dan akan mempengaruhi kehidupannya dari hari ke hari. maka ada sesuatu yang salah. ia membutuhkan kemauan kuat dan kemampuan yang sangat besar untuk menerima. ia mendengar sebuah Pesan yang akan membimbingnya.

atau kebaikan untuk dapat melawan tragedi. dia keluar jalur dan membuang suatu banyak waktu hanya untuk sampai kembali di tempat ia memulai. Bila dia memutuskan untuk melawannya. Itulah mengapa seorang Ksatria Cahaya tidak pernah mengabaikan kekuatan kasar.’ Namun Sang Ksatria tidak peduli. inteligensi. ____***____ Seorang ksatria yang terlalu mempercayai kecerdasannya akan memandang rendah kekuatan musuhnya. tetapi kehendakNya tak bisa dimengerti.Itulah mengapa Ksatria menggunakan paduan antara disiplin dan belas kasih. perlahan ia mengumpulkan kekuatan sungai-sungai lain yang dijumpainya. Air sungai menyesuaikan diri dengan jalan apapun yang mungkin dilewatinya. mengamati apa yang sedang terjadi di dunia. Ketika dia di atas tanah yang datar. argumen. ia tahu bahwa semua kemarahan dan keberanian dari seekor burung kecil tak ada gunanya bagi seekor kucing. Kebiasaan tidak pernah berada di awal segala gerakan baru yang penting. Orang-orang dapat membangun rumah-rumah mereka di atasnya. Pedang yang paling kuat di dunia tak mampu melukai permukaannya. Sang Ksatria menggunakan kombinasi antara disiplin dan penerimaan itu untuk menyalakan kegairahannya. ia berpura-pura tidak memahaminya. mengalir mengitari hambatan-hambatan yang dijumpainya. dan karenanya ia menyesuaikan diri dengan batas-batas ini. Sang Ksatria adalah kekuatan penghancur. Bila dia menanggapi provokasinya. Seorang Ksatria Cahaya berpikir tentang perang ataupun damai dan tahu. bagaimana bertindak sesuai kebutuhan. ___***___ Bagi seorang Ksatria Cahaya tidak ada abstraksi. Sang Ksatria tetap bersabar. ___***___ Sang Ksatria kadang bersikap seperti air. Begitu lemah pada mata airnya. tak ada ukuran kecerdasan. Dalam situasi seperti ini. Ketika musuhnya bertindak seperti seorang anak kecil. mengubah pikiran-pikirannya menjadi tindakan. Ketika terbukti terlalu keras. ia mengundurkan diri dari pertempuran sampai musuhnya letih dengan sendirinya. dia menggelincirkan musuh yang sedang mengancam kedamaiannya. Pada saat seperti itu. kekuatannya menjadi mutlak. benda-benda di sekitarnya tak menunjukkan keseimbangan ataupun kekokohan. namun sungai tak pernah melupakan tujuannya : laut. Di saat yang lain. melawan berarti dihancurkan. segala sesuatu di sekitarnya dalam keselarasan dan ia tetap stabil. Dan setelah titik tertentu. 12 . Ketika itu terjadi. Tapi Sang Ksatria tidak membiarkan dirinya terlemahkan. maka dia mengungkapkan kekuatannya. Tapi ketika dia ditempatkan di atas lereng yang terjal. Sebuah pertandingan banteng berlangsung lima belas menit. Tuhan tidak pernah mengabaikan anakNya. ____***____ Seorang Ksatria memiliki kualitas seperti batu. Sahabatnya berkata: ‘Dia seorang pengecut. musuhnya akan segera pergi mencari orang lain yang mau diajaknya bertempur. Ketika musuh menantangnya bertempur. dia menerima setiap tantangan sebagai satu kesempatan untuk memperbaharui dirinya. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tahu ketika musuh lebih kuat dari dirinya. Segala sesuatunya nyata dan segala sesuatunya penuh arti. dia bertindak hal yang sama. Kadang. lalu tahap selanjutnya adalah melawan para petarung banteng. bagaimanapun. Dia menerima tanpa mengeluh betapa batu-batu di sepanjang jalan merintanginya melintasi pegunungan. Maka ia menggunakan diplomasi unntuk mengatasi keadaan sulit yang ia alami. dan Dia membangun jalan dengan langkah-langkah kita sendiri. ia akan dihancurkan segera. Beberapa sahabatnya menghabiskan hidup mereka dengan menyesalkan sedikitnya pilihan. Sangat penting untuk tidak melupakan bahwa kadang-kadang kekuatan lebih efektif daripada strategi. dan badai tidak akan merusaknya. Kadang dia memilih tujuan-tujuan salah dan membayar harga atas kesalahannya tanpa mengeluh. Sang Ksatria. Di situlah terletak kekuatan air : tak bisa dilantakkan palu atau dilukai oleh pisau. ia akan jatuh dalam jebakan. atau melontarkan komentar atas keputusan yang dibuat orang lain. dan banteng dengan cepat belajar kalau dia sedang ditipu. dan tak seorangpun mampu menghentikannya. Dia tidak duduk nyaman di dalam tendanya.

ia memberi kekuatan yang lebih besar kepada penindas dari yang sepatutnya. Kemudian. Setiap orang akan bertanggung jawab atas tindakannya di hadapan Tuhan. Tetapi sekalipun ia bertempur melawan penindasan.’ Sang Ksatria merasa terluka dan bingung ketika mendengar ucapan-ucapan seperti itu karena ia tahu ia belum lagi tiba di tempat yang ingin ia capai. dan sepertinya tak ada seorangpun yang mampu memulihkan gairahnya. Tapi ia tahu. Dia terpaksa menghabiskan banyak petang dan malam. karena ia tahu bahwa jika ia melarikan diri. Ketika ia pergi ke dalam pertempuran. sikap memaafkan tak berarti bahwa ia harus menerima segalanya: Seorang Ksatria tak dapat menundukkan kepalanya. ____***____ Seorang Ksatria tak pernah tergesa-gesa. ketika akhirnya ia tak lagi mengharapkannya. atau pendapatpendapat orang lain. ____***____ Seorang Ksatria memerlukan baik kesabaran maupun kecepatan. Ia percaya tak ada yang bisa mengendalikan emosi yang sedang membuncah dalam dadanya. Kalifah Muawiyah bertanya pada Umar Bin Al Aas rahasia keahlian politiknya yang hebat : ‘Aku tidak pernah terlibat sesuatu tanpa terlebih dahulu menarik diri dalam pemeriksaan batin. tidak untuk menghukum tetangganya. ia belajar menguasai ketidaksabaran dan menghindari bertindak tanpa berpikir. dan keberanian. tidak setitikpun ia berusaha menghakimi sang penindas. Dia menerima bahwa musuhnya ada di sana untuk menguji keberaniannya. aku tak pernah masuk ke dalam sebuah situasi lantas cepat-cepat segera ingin keluar lagi darinya. Melarikan diri mungkin bentuk pertahanan yang sempurna. tapi hal ini tidak bisa digunakan ketika seseorang sangat takut. resep. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya seringkali hancur hatinya. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya selalu menjaga hatinya agar terbebas dari perasaan-perasaan benci. ia menjadi sadar akan kepastian langkahnya.’ Jawabnya. kemampuannya dalam membuat keputusan-keputusan. Pengalaman bertempurlah yang meneguhkan Sang Ksatria Cahaya. merasa bahwa ia salah satu di antara orang yang dikalahkan. dan karena itu. ia tak berkomentar lebih jauh. Teman-temannya berkata: ‘Mungkin pertempurannya telah usai. sebuah pintu terbuka. Tapi ia keras kepala dan menolak melepas citacitanya. Untuk menghindarinya. Ia tahu bahwa semua itu satu dan tiap tindakan tunggal mempengaruhi setiap orang di planet ini.’ Dan ia menaatinya. ____***____ Seorang Ksatria mengingat masa lalu. ia teringat kata-kata Kristus : ‘Kasihilah musuhmusuhmu.____***_____ Seorang Ksatria tidak pernah acuh tak acuh pada ketidakadilan. dan lagi kemudian. ketika dihadapkan pada penderitaan orang lain. Ia tahu ia sedang ambil bagian dalam momen-momen yang sangat menentukan dalam sejarah kemanusiaan dan bahwa ia perlu merubah dirinya sebelum ia mampu merubah dunia. ____***____ Seorang Ksatria tak pernah bertindak pengecut. ketekunannya. Seorang Ksatria Cahaya berada di dunia untuk membantu sahabatnya. Sang Ksatria memperlakukan setiap situasi sebagai sesuatu yang unik dan tak pernah menggantungkan diri pada formula. Saat ragu-ragu. Dua kesalahan strategis terburuk adalah bertindak sebelum waktunya dan membiarkan kesempatan sirna begitu saja. Itulah mengapa ia mengingat kata-kata Lanza del Vasto: ‘Sebuah revolusi perlu waktu untuk menjadi nyata. seorang Ksatria lebih memilih menghadapi kekalahan dan kemudian mengobati luka-lukanya. Dalam masa-masa yang sulit dan menyakitkan. Dengan berjalan perlahan-lahan.’ Seorang Ksatria tidak pernah memetik buah ketika buah itu masih muda. Waktu bekerja sesuai keinginannya. Mereka memaksanya untuk bertempur demi impian-impiannya. sekali seorang Ksatria menyelesaikan tugasnya. Itulah mengapa. karena jika ia melakukannya. ia menggunakan pedangnya untuk memperbaharui tatanan yang ada. 13 . pengunduran diri. Sang Ksatria menghadapi kemungkinankemungkinan yang membanjir dengan kepahlawanan. ia akan kehilangan pandangan pada horizon mimpi-mimpinya.

____***____ Terlibat dalam tiap aktivitas apapun. sekalipun tetap terbenam dalam perjuangan. Sepersekian detik membuka jalan bagi serbuan fatal sang musuh. Tapi dia tidak pernah mencampuradukkan harga dirinya dengan kesombongan. ‘Hanya orang yang dibekali dengan baik tak ingin akan hasil-hasil penaklukan dan. berbicara dengan orang-orang yang tak mengajarinya sesuatu. Ia ingat pada suatu waktu pendahulunya biasa pula melebihlebihkan cerita. Mereka bicara tentang penaklukannya. mengkhotbahkan pelepasan. Sebuah duri. ____***____ Sang Ksatria mendengar seseorang berkata: ‘Aku perlu memahami segala sesuatu sebelum aku bisa membuat sebuah keputusan.’ Sang Ksatria bebas. Dalam masa-masa damai. dapat berkata dengan sungguh-sungguh bahwa dia telah melepaskan buah-buah kemenangan. ia menuturkan bagaimana ia melawan sebuah tantangan atau berbincang tentang penyelesaian yang ia temukan untuk sebuah situasi yang sungguh sangat sulit. Kenangan akan saatsaat ketakutan di masa lalu memungkinkan sifat pengecut untuk terlahir kembali di setiap pagi yang baru. Seseorang dapat mengabaikan buah. Orang berkata: ‘Dia gila. kegelapan. Seorang Ksatria tidak memiliki keraguan. dapat menyebabkan seorang petualang terhenti. 14 . ____***____ Seorang Ksatria Cahaya duduk di sekitar api unggun bersama dengan sahabat-sahabatnya. Ia digunakan demi tujuan-tujuan pribadi dan ide-idenya nampak dimanfaatkan untuk mempertahankan kepentingan-kepentingan yang paling mengerikan. dia menguraikan tanda-tanda yang dikirimkan Tuhan padanya. dan apakah engkau mampu atau tidak . semangat dan romantisme. membuat pengorbananpengorbanan tertentu.mengemban tugastugas yang diusulkan. Namun juga beberapa bab terburuk dari sejarah : bencana. dan dia tidak pernah mempercayai omong kosongnya sendiri. Satu sel yang kecil dan tak terlihat dapat menghancurkan sebuah organisme yang sehat. dia tidak punya waktu untuk berpikir tentang serbuan musuh. ia tahu bahwa Pertanyaaan ini bertanggungjawab untuk beberapa lembar terbaik dari sejarah. ia menyertakan dalam katakatanya. Di tengah-tengah pertempuran. seberapapun tipisnya. Sang Ksatria telah mendengar orang bertanya: ‘Bagaimana aku mengerti jalan yang sedang kulewati ini adalah jalan yang benar ?’ Dan ia telah melihat banyak orang menghentikan pencariannya karena mereka tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.’ Atau: ‘Dia hidup dalam dunia fantasi. dan ia tak pernah salah. Ketika dia bercerita.’ Atau bahkan: ‘Bagaimana ia dapat mempercayai hal-hal tidak logis seperti itu?’ Tapi Sang Ksatria tahu.’ Sang Ksatria memandang kata-kata ini dengan penuh curiga. ia kerapkali harus bangun lebih awal dari yang ia sukai. tapi pengabain itu tak menandakan ketakpedulian pada hasil akhir! Sang Ksatria Cahays mendengarkan dengan penuh hormat pada strategi Gandhi. Tapi dia tahu sebuah oven terbuka tak digunakan untuk memanggang roti. Sahabatnya berkata: ‘Kau tidak bebas.Dia tahu tentang Pertanyaan Spiritual seseorang. pengorbanan. tapi hal itu tidak menghambatnya untuk mengambil sebuah komitmen. sekalipun ia tidak tahu banyak mengapa ia melakukan hal itu. engkau harus tahu apa yang engkau dapat harapkan. maka ia menggunakan instingnya dan menaati malaikat penjaganya. Itulah mengapa ia melakukan hal yang sama. Aku ingin memiliki kebebasan untuk merubah pikiranku. Sang Ksatria berkata dengan penuh semangat tentang jalan hidupnya. Jiwanya sebebas awan-awan di angkasa namun ia setia pada impiannya. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tahu arti penting intuisi. Dia juga bisa menikmati kebebasan. intuisi adalah huruf-huruf Tuhan dan ia terus mendengarkan suara angin dan berbicara pada bintang-bintang. dia mengikuti sebuah perkataan yang tak terbantahkan: ‘Dari buahnya engkau akan mengenal mereka. lantaran tak mampu mencapai hasil apapun. bagaimana memperjuangkan tujuanmu. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya memberi perhatian pada hal-hal yang kecil karena mereka terkadang membahayakannya. Dan ia tetap tak dipercaya oleh mereka yang. Itulah aturan yang ia ikuti. Di jalan yang bebas dipilihnya. dan tiap orang asing yang bergabung dengan kelompok itu disambut dengan hangat karena setiap orang bangga dengan hidupnya dan Pertempuran Agungnya. Sang Ksatria Cahaya membuat keputusan.’ kata Yesus. Kadangkala ia sedikit berlebihan.

orang-orang yang tidak memiliki pengalaman tempur menurunkan tangan mereka dan mengeluh bahwa mereka bosan. Tanpa cinta. Dia tahu bahwa di balik topeng beku yang dipakai seseorang. Sang Ksatria mendengarkan dengan seksama keheningan itu. sesuatu sedang terjadi. bukan sebagai sebuah pelumas. Ia ingat sebuah ayat dari Kitab Wahyu: ‘Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. apapun rencananya. Dan keheningan itu seolah-olah berkata: ‘Benda-benda telah berhenti. Tapi dia tahu bagaimana menghadapi situasi ini dengan lebih baik. ____***____ Seorang Ksatria mengenali keheningan yang mendahului sebuah pertempuran penting. Seorang Ksatria Cahaya berdansa dengan sahabat-sahabatnya. Tapi ia tidak membiarkan orang-orang mencampuradukkan persahabatan dengan ketidakamanan. Seorang Ksatria tidak pernah tenggelam dalam ketakutan ketika dia sedang mencari apa yang ia butuhkan. Mereka adalah dua sisi dari masalah yang sama. ‘Ambillah cawan ini dari padaku. Ia juga kehilangan hati dan semangatnya.’ Pada titik ini. Dan ia bertanya pada hatinya: ‘Apakah semua ikhtiar ini benar-benar berguna?’ Namun hatinya tetap terdiam. Kerapkali dia menghabiskan sepanjang hari tanpa melakukan apapun. di suatu tempat. hingga pada akhirnya. dan pada waktu-waktu santai mempunyai seseorang yang menemaninya duduk di dekat api unggun. Dan Sang Ksatria harus memutuskan bagi dirinya sendiri. Dia tidak tersiksa oleh keheningan. Dia telah 1 Wahyu 3:15-16 15 . Dia tetap mengejar cinta seseorang. ____***____ Pada jeda antara dua pertempuran Sang Ksatria beristirahat. kepercayan kembali. Mengapa? Karena dia menggunakan ketakutannya sebagai sebuah mesin. Ia harus mendiskusikan strateginya. ‘Iblis ada dalam hal-hal kecil. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tak selalu memiliki keyakinan. Sang Ksatria belajar dari musuhnya dan bertindak dengan cara–cara yang sama. ketakutan.Sang Ksatria peduli dengan hal-hal kecil. Sang Ksatria menyebut ini ‘damainya pemakaman’. tapi dia tak berhenti. terkalahkan. Tapi ia selalu waspada. karena itulah yang diminta hatinya.’ tutur peribahasa purba dari Tradsi. atau penolakan. Dia tidak bisa bertarung sendiri. Dia telah mengatasi rintangan yang sama dan mengalami persoalan yang sama. Dia terbuka dalam bertindak dan penuh rahasia dalam rencananya. karena ia tahu akan membawa kemana hal itu –pada rutinitas hangat di Minggu sore ketika waktu berlalu begitu saja. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tahu tak seorangpun mampu menjadi sebuah pulau. Seorang Ksatria Cahaya terus melaju sekalipun kepercayaannya kering. ia tergantung pada orang lain. Itulah mengapa ketika ia menemukan dirinya di bawah seseorang yang menakutkannya. ia tiada. dan tidak dingin atau panas. dan merasa ditolak seluruh jiwa dan raga. Dia tahu bahwa gempa bumi yang hebat datang tanpa peringatan terlebih dahulu. kembali ke rumah.. Kadang dia kesulitan dengan dirinya sendiri. 1 Sang Ksatria beristirahat dan tertawa. sekalipun itu berarti kata ‘tidak’ kerapkali harus didengarnya. … Jadi karena engkau suam-suam kuku. Sang Ksatria mengingatkan dirinya bahwa orang lain juga memiliki kecemasan yang sama seperti dirinya. Itulah mengapa seorang Ksatria mengambil resiko yang lebih besar dari orang lain. meminta bantuan. Ia terus maju. di dalamnya api sedang berkobar. Dia takkan melakukan dosa besar kaum Sloth. seseorang yang dapat dihiburnya dengan cerita-cerita tentang pertempuran. tapi intuisinya tetap waspada. Ketakutan ini umumnya menyatakan dirinya dalam dua cara : lewat penindasan dan penghambaan. Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. namun tak menggantungkan tanggungjawab atas tindakannya pada orang lain.” kata Yesus. ____***____ Bagi seseorang Ksatria tak ada hal-hal seperti cinta yang tak mungkin. namun ia lebih menyukai bertindak seperti ini. ____***____ Seorang Ksatria tahu bahwa setiap orang takut pada orang lain.’ Mengapa tidak melupakan pertempuran dan menikmatinya barang sedikit untuk diri sendiri. Ada saat ketika ia sungguh-sungguh tak percaya pada segala sesuatu.

tapi aku tidak bisa memaksakan maaf itu padamu. Kemudian seorang rahib tiba-tiba membukanya. Kadang-kadang dia terluka. Ketika orng-orang lain bercakap-cakap.’ ‘Kau tidak cukup bagus. Sang Ksatria mengembangkan keindahan sabetan pedangnya. Kadang-kadang dia kecewa. Dan segalanya baik. Setiap gerak dalam pertempuran menyumbangkan gerakan-gerakan yang pada generasi sebelumnya coba diwariskan lewat Tradisi. Kau ku maafkan. Selalu ada sesuatu yang tidak sungguh-sungguh benar. terkadang dia berpikir bahwa ia lebih penting dari dirinya yang sesungguhnya. Dan sebuah suara berkata : ‘Sayangku. padahal aku tiada mampu memikul segala yang kukatakan?’ Hatinya menjawab: ‘Ketika engkau mempertahankan ide-idemu di masyarakat. Dia tahu kata-katanya tersimpan dalam memori alam semesta. hatinya terpuaskan. Sang Ksatria berlatih memainkan pedang dan terus menatapkan matanya ke horizon. ‘Kau selalu berbuat kesalahan-kesalahan.’ ‘Engkau terlalu tua untuk berubah. terus memberkati perjuangan.’ Dia memandang angkasa. dia telah tersesat dari jalan yang benar. tapi dia tidak berdusta. Kemudian seorang Ksatria berhenti sebelum merusak dirinya sendiri. Dia memperhatikan dirinya dengan tegang dan penuh ketakutan. ia meyakinkan bahwa pedangnya tajam. engkau bisa mengambil ribuan tahap dengan aman. ____***_____ Seorang Ksatria Cahaya selalu berusaha memperbaiki. Tak ada alasan memaksakan segala hal. dia mendengar empat komentar. Karena dia yakin bahwa dia akan menemukan cinta. Karena ia yakin pikiranpikirannya dapat mengubah hidupnya. Karena dia mempercayai keajaiban. maka keajaiban mulai tercipta. Dan Sang Ksatria bertanya pada diri sendiri: ‘Mengapa aku berbicara terlalu banyak. dia telah menjelajah kegelapan. Setiap sabetan harus memiliki kekuatan dan keahlian semua Ksatria dari masa lalu. kepercayaannya melebur dalam jiwanya. maka cinta itu muncul di hadapannya. seperti sebuah kesaksian dari apa yang ia pikirkan. dia mendengar hatinya berdetak. Ketika dia membuat keputusan itu. dia telah berdusta. dapat mengakhiri segala sesuatunya. tapi satu langkah saja berlebih. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya dapat dipercaya. baik laki-laki maupun perempuan. Kemudian dia mendengar orang lain berkata: ‘Dia begitu sederhana’ Tapi Sang Ksatria tahu itu berharga.’ Kau tidak cukup layak untuk hal itu. dia berbicara dengan sahabatnya. Sang Ksatria mengambil cadangan hidupnya. Itu pilihanmu ! Sang Ksatria Cahaya sejati menerima maaf itu. yang bahkan sampai sekarang. dia harus memiliki kesabaran dan menunggu dua pihak bertikai kembali. maka hidupnya mulai berubah. Setiap sabetan pedangnya membawa serta di dalamnya berabad-abad kebijaksanaan dan meditasi.’ Itu karena ia percaya bahwa dia berbicara apa adanya. Semua orang yang percaya tahu akan hal ini.menjelajahi belantara pada malam hari dan tahu bahwa tepat ketika binatang membisu bahaya itu dekat. setiap orang berbuat kesalahan. Dia tahu mempertahankan sama pentingnya dengan bertindak. Dalam keheningan medan pertempuran. 16 . Sang Ksatria pada akhirnya benar-benar menjadi seperti itu. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya telah belajar bahwa yang terbaik adalah mengikuti Terang. Dan Sang Ksatria mengambil keuntungan dari momen-momen seperti itu ketika waktu berhenti untuk membekalinya dengan lebih baik. maka kau harus berusaha hidup dengannya. seolah-olah tak ada sesuatu yang telah terjadi. Lantaran dalam tiap kekalahan ia mendapatkan dua kemenangan sebagai imbal baliknya. ____***____ Sang Ksatria tahu ada jeda-jeda tertentu dalam perjuangan. Dia telah bersikap khianat. Dia berbuat beberapa kesalahan. ____***____ Seorang Ksatria tahu iblis dan malaikat bersaing mengendalikan tangannya yang sedang memegang pedang. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya adalah orang yang taat. Ketika orang-orang berkumpul di sekitar api unggun.

sang kejahatan merasa sangat letih dan hampa setelah percakapan ini. berarti ia menggunakannya. Kemudian iblis berkata: ‘Biarkan aku membantumu. Orang-orang kaget. tanpa bereaksi atau merespons. ____***____ Akar kata ‘tanggung jawab’ dalam bahasa Latin mengungkapkan makna sejatinya: ‘kemampuan untuk bertindak dan merespons. Sang Ksatria mendengarkannyanya. semua perilakunya menjadi bagian tak terpisahkan dari pertempuran. dan bahkan membicarakan omong kosong yang tidak ia percayai. Tapi dia tidak pernah lupa bahwa pedangnya melihat setiap gerakannya dengan baik. Dia berkata bahwa dia tahu kegelapan dalam jiwa Sang Ksatria. ____***____ Kapanpun seorang Ksatria menggerakkan pedang. dan ketika itu terjadi dengan tenang ia mengundang masuk kejahatan ke dalam tendanya. Kau tidak akan tahu pasti kapan kau takut. Seorang Ksatria selalu mewaspadai gerakan-gerakan pedangnya. tapi begitulah kenyataannya. Kau takut. tanpa pernah kehilangan horizon misinya. Dan ia memilih tangan malaikat. Baik iblis maupun malaikat mengatakan hal yang sama. Namun bukan bagian dari pertempuran yang mengurangi kekuatan serbuan dengan membicarakannya. Dan dia tetap bersentuhan dengan Tuhan melalui keluguan dan kegembiraannya.’ Sang Ksatria bangga dengan komentar seperti itu.’ Seorang Ksatria yang bertangungjawab adalah orang yang terbukti mampu mengamati dan belajar. Kesunyian menyiksanya. Pedang itu dapat digunakannya untuk membersihkan jalan. Dia dapat menyerang. Tujuannya semula memperjuangkan yang baik. ‘Airnya dalam dan gelap. Dia bertanya pada kejahatan: ‘Apakah engkau ingin menyakitiku atau menggunakan aku untuk menyakiti orang lain?’ Sang kejahatan pura-pura tidak mendengarnya.’ Dan malaikat berkata: ‘Aku akan membantumu. Terperangkap dalam kegelapan. Itulah mengapa seorang Ksatria tidak pernah membuat ancaman.’ Pada saat itu Sang Ksatria memahami perbedaannya. Dia menyebutkan trik-trik tertentu dan racun maha halus yang akan membantunya menghancurkan musuh. Seorang Ksatria yang bertangungjawab bukan orang yang memikul beban dunia ini dibahunya sendiri. mempertahankan diri. dia menghubungi gurunya. mengejutkan: ‘Inikah jalan spiritual? Dia benar-benar tidak dewasa.’ jawab Sang Guru.’ ‘Ingat satu hal. tapi orang yang telah belajar menghadapi tantangan dari waktu-waktu kritis. ____***____ Seorang Ksatria tanpa sadar salah langkah dan terjatuh kedalam jurang yang amat dalam. Hantu menakutinya. 17 . ____***____ Seorang Ksatria Cahaya bertindak seperti seorang anak kecil. Kata-katanya mungkin sama. tapi sebuah pedang adalah benda yang tak terduga-duga dan tidak suka melihat sisi tajamnya dipamerkan untuk alasan-alasan yang tidak baik. Tapi dia selalu belajar: dia mengambil jarak. dia bangun berdiri dan pergi . dan dia tidak pernah membayangkan hal ini akan menimpanya. mendengar nasehat. agak tidak sopan. Kadang ia membiarkan dirinya terbawa oleh sebuah situasi. dan cukup rendah hati menerima bantuan.’ Malaikat berkata: ‘Kau akan lemah. Pedang tidak tercipta untuk digunakan oleh mulut. atau melarikan diri.Iblis berkata: ‘Kau akan lemah. Kau tidak akan tahu pasti kapan. Ketika dia telah mendengar segalanya. tidak memiliki kekuatan apa-apa untuk menjerumuskan Sang Ksatria. ‘Guru. membantu seseorang.’ Sang Ksatria terkejut. menghalau bahaya. ____***____ Kadangkala kejahatan mengejar Sang Ksatria Cahaya. Bila percakapan terasa hambar ia mendorong kejahatan terus berbicara dengan menanyakan segala sesuatu tentang rencana-rencananya. tapi dua seteru ini benar-benar berbeda. Dan bahkan mampu jadi tidak bertangungjawab. dan menanyakan hal-hal aneh. Dia menyentuh luka yang belum terbalut dan mengajaknya melakukan pembalasan dendam.’ Dan Sang Ksatria mendayagunakan semua kekuatannya agar terhindar dari keadan-keadaan sulit. ‘Engkau tenggelam ketika masuk ke dalam air. mereka lupa bahwa seorang anak kecil perlu bersenang-senang dan bermain.’ katanya. engkau tenggelam hanya bila tidak berada di bawah permukaannya. pertanyaan-pertanyaan kekanak-kanakan. aku terjatuh ke jurang yang amat dalam. Dan mereka berkata.

tapi seorang Ksatria Cahaya harus bertahan lama. Dia melihat dirinya sendiri di masa depan. masuk di selokan. Dia bertempur hanya bila benar-benar diperlukan. apa yang membuatnya meninggalkan desa untuk mencari dan mengajaknya berduel. Setiap orang mendapatkan dirinya berada dalam situasi yang tidak layak mereka hadapi. seseorang yang melihat penderitan yang tak perlu dan yang tidak menerimanya. Cepat atau lambat segalanya sekali lagi akan bekerja sesuai keinginannya. dia akan mengatakannya dengan berani. dia menarik diri ke sudut tenda dimana dia biasa duduk bermeditasi dan berdoa. Kadang ia dikejutkan ditengah-tengah pertempuran yang tak dipilhnya. ia tidak pernah bicara tentang kekalahannya. kemudian segera merasa malu atas apa yang didengarnya karena ia tak memiliki kepercayaan sebanyak yang dipandang orang lain. pertempuran-pertempuran tersebut akan mengikutinya. Yang baik adalah menggunakan kekuatannya untuk melawan dan memilki kesabaran. dia berusaha menemukan alasan mengapa orang lain ingin bertempur.____***____ Seorang Ksatria tidak selamanya memilih medan pertempurannya sendiri. Ia memberikan penghargaan terhadap setiap hal sesuai dengan nilainya. seorang Ksatria berbicara dengan seterunya. Pada waktu-waktu seperti itu. Bila dia berkata ‘ya’. orang-orang tua kesepian. tapi akhirnya ia memenangkan pula satu hal. ____***____ ‘Hitler mungkin telah kalah di medan pertempuran. Bahkan tanpa menghunus pedangnya Sang Ksatria meyakinkan musuhnya bahwa itu bukan pertempuran yang diperuntukkan baginya. tapi tak ada alasan untuk melarikan diri. Dan seorang Ksatria tidak pernah menerima apa yang tidak bisa diterima. Sang Ksatria mendengarkan apa yang harus dikatakan musuhnya. orang-orang sipil yang tertimpa bencana. ____***____ Seorang Ksatria merasa ngeri ketika telah sampai padanya untuk mengambil keputusan penting. Maka keraguannya tumbuh. Kerapkali ketika Sang Ksatria sedang memepertimbangkan hal-hal seram. Dia tidak memboroskan energinya dengan berkata-kata. biasanya ketika mereka tidak mampu mempertahankan diri. Tapi mungkin dia tidak benar.’ Pada saat tertentu dia merasa bangga. dan beranilah. Sang Ksatria membiarkan keputusan mengungkapkan dirinya sendiri. ‘teruskanlah. Seorang Ksatria adalah orang yang bijaksana. Kemudian. karena kata-kata tidak berguna.’ kata yang lain. orang-orang gila yang berkuasa. iblis berbisik di telinganya: ‘Jangan takut. malaikatnya berbisik: ‘Engkau hanya sebuah sarana dari cahaya. ‘Terlalu banyak bagimu.’ Dan sekarang Sang Ksatria Cahaya sadar bahwa dia tidak lain hanyalah sebuah sarana sehingga ia merasa lebih tenang dan lebih aman. Ketidakadilan terjadi. Orang itu memberikan apa yang paling diperlukannya: waktu.’ Mungkin dia benar: ada anak-anak terlantar. ____***____ Sebuah pedang mungkin tidak akan bertahan lama. pada suatu titik ketika konflik tampaknya hampir tak terelakkan. orangorang tidak bersalah yang dipenjara. ‘Karena manusia di abad ke dua puluh menciptakan kamp-kamp konsentrasi dan membangkitkan penyiksaan dan pikiran orang-orangnya bahwa tidak mungkin menutup mata terhadap ketidakberuntungan orang lain. Pada suatu saat. Hanya ada alasan untuk merasa bahagia. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tidak pernah lupa kata-kata lama: kambing kecil yang baik tidak mengembik. Itulah mengapa dia tidak pernah membiarkan dirinya ditipu oleh kemampuannya sendiri sehingga terhindar dari keterkejutan. Bila dia berkata ‘tidak’. karena ada juga Ksatria Cahaya. tidak pula ingin menyia-nyiakan jalan yang telah membentang di depannya. ____***____ Seorang Ksatria menerima legenda pribadinya dengan lengkap. Sahabat-sahabatnya berkata: ‘Dia memiliki kepercayaan diri yang hebat.’ kata seorang sahabat. Tanpa memperlihatkan ketakutan atau kepengecutan. Dia melihat orang yang akan tertolong atau terlukai oleh sikapnya. Ia tak ingin membuat penderitaan yang tak berarti. Kekalahan kerap mengetuk pintu Sang Ksatria. dia tetap diam. Setelah merasakan kecemasan selama beberapa hari.’ kata Marek Halter. Tak ada alasan untuk merasa bangga atau merasa bersalah. tahu bahwa seseorang sedang memandang. itu tidak penting. dia akan mengatakannya tanpa jejak kepengecutan.’ 18 .

semuanya dalam topeng ‘solidaritas. ia semata-mata menghalau musuh-musuh kehidupannya. ia bertempur sepanjang nafas dan kehidupan yang dimilikinya. Pada saat seperti itu. maka ia keras kepala dalam tanggapannya. teman keliru ini ingin membuktikan bahwa kelemahanpun mendapatkan imbalan. ____***____ 19 . iblis berkata padanya: ‘Kau harus mengeluarkan segenap kekuatanmu untuk mengatasi situasi ini. kebebasan mudah dipahami: ia adalah lawan kata penghambaan. aku akan bebas. Ia memandang ke belakang dan mengetahui siapa musuh-musuhnya. Bila pembedaan ini benar-benar menjadi bagian jalannya. Seorang Ksatria tidak berusaha menonjolkan diri. Teman sejati seorang Ksatria selalu ada disampingnya.’ Ketika mereka melihatnya terluka.Di lain waktu ketika ia dihadapkan dengan hal-hal yang mudah. Ketika dihadapkan dengan penindasan. kebebasan adalah konsep yang sangat jelas. Ia tegar ketika dikhianati. Sang Ksatria memiliki kekuatan dan keinginan untuk memaafkan orang lain. Tindakan penyerahan seperti itu memaksa Sang Ksatria berhenti melontarkan pertanyaan bodoh dan membantunya mengatasi perasaan bersalah. Tapi bila pemilahan itu diprovokasi oleh tindakan menentang orang lain. Malaikatnya berbisik: ‘Menyerahlah. dan frustasi yang dialami oleh begitu banyak manusia. mereka mencucurkan airmata. Ia memeriksa dirinya sendiri apakah sedang menjalankan sabda Tuhan ataukah sekedar bertindak egois. ____***____ Sang Ksatria Cahaya selalu waspada.’ Sang Ksatria merunduk hikmad dan menawarkan penaklukannya.’ Sang Ksatria tidak perduli dengan apa yang dikatakan iblis padanya. tidak pernah bertempur lebih lama dengan mereka. Ketika orang-orangnya ditekan.’ Setelah beberapa tahun. ini yang kemudian direnungkan Sang Ksatria. ia adalah tuan atas pedangnya sendiri. Ia tidak pula membuang-buang waktu menjelaskan tindakannya. tapi tidak berusaha membalas dendam. dengan menggunakan pedang dan perisai. Mereka selalu berusaha menghancurkan kepercayaan diri Sang Ksatria. orang yang sama itu mengeluh: ‘Kehidupan adalah rutinitas yang membosankan. Ia menghindari orang yang hanya ada disisinya ketika sedang kalah. Tapi kadangkala Sang Ksatria mendengar kata-kata lama: ‘Ketika berhenti bekerja. dan ia tak percaya bahwa dirinya layak menerima apa yang akan diterimanya. Ia memandang ke sisi kanan dan kirinya lalu mengenali teman-temannya. ia sadar bahwa sebenarnya ada kemungkinan mencapai tujuannya. ia tahu akan memperoleh ganjaran atas tindakannya. maka ia menerimanya tanpa keluhan. mereka senang karena Sang Ksatria telah lelah dalam pertempuran. percaya pada keputusan Tuhan. ____***____ Sang Ksatria Cahaya menggenggam pedang yang ada di tangannya. Tidak pula ia bersahabat dengan mereka yang ingin menghiburnya. Mereka tidak memahami bahwa ini adalah bagian dari sebuah pertempuran. Ia bisa menggunakan keduanya dengan kemampuan yang setara. Ialah orang yang memutuskan apa yang aka dilakukan dan apa yang tidak akan pernah ia lakukan. tapi jauh dalam relung hatinya. Ia tahu ketidakbahagiaan orang lain. Seorang Ksatria selalu konsekuen. Dia tidak meminta izin pada orang lain untuk menggerakkan pedangnya.’ Setahun kemudian. ia terpisah dari hal-hal yang ia cintai. Pada saat-saat seperti itulah ia merasa sedih. kesendirian. ia memberi jawaban dalam tindakannya. baik dalam masa-masa sulit maupun mudah. Ia adalah budak mimpinya dan bebas bertindak untuk mewujudkan mimpinya. Sang Ksatria berujar: ‘Aku punya mimpi-mimpi. itulah ia. Ada saat-saat ketika hidup menuntunnya ke dalam krisis. ____***____ Pada awal perjuangannya. ia tinggal memegangnya. ____***____ Seorang Ksatria tidak bersahabat dengan orang-orang yang melukainya.’ Dalam hal ini kebebasan menjadi sulit dipahami: ia benar-benar mengalami ketiadaan makna. ____***____ Sang Ksatria Cahaya tidak pernah jatuh kedalam jebakan kata ‘kebebasan’. Setelah membawa berita-berita buruk.

karena musuh tersembunyi tidak lagi menjadi bagian cerita ini. teman perempuan yang meninggalkannya ketika berusia sebelas tahun. ia tahu harus duduk bersama musuhnya dan menegosiasikan gencatan senjata. Tidak ada seorang Ksatriapun yang duduk didekat api unggun dan memberitahu orang lain: saya selalu melakukan hal yang benar. engkau akan sampai ditempat manapun yang perlu dituju. Itulah mengapa pertama-tama banyak orang yang ragu melewatinya. Ini sikap yang bermartabat. Dan ditempat ini engkau akan menuliskan kata berani. karena memaksa seseorang untuk mengesampingkan hal-hal biasa dan kesempatan persahabatan. kebohongan. Inilah jalan para Ksatria. ia juga mencari persetujuan. ia membayangkan saudaranya ada disana dan mendengarkan apa yang dikatakannya. Luka di hari kemarin adalah kekuatan bagi seorang Ksatria. Oleh karena itu.’ Sahabatnya bertanya: ‘Siapakah mereka itu?’ Jawab Sang Ksatria: ‘Orang yang tidak lagi melukai. Seorang Ksatria menganalisa tipe-tipe tawaran. Mereka tidak perlu membuktikan sesuatu pada orang lain. Sehingga segala sesuatu yang dikatakan seseorang mencapai telinga-telinga musuh orang itu. Ia hanya berpikir meningkatkan kemampuannya sehingga tindakannya akan diketahui dunia dan memasuki telinga orang yang menyakitinya di masa lalu. ____***____ Kitab pegangan Ksatria abad pertengahan berkata: ‘Energi spiritual dari jalan para Ksatria menggunakan keadilan dan kesabaran untuk mempersiapkan jiwamu. Sekali rencana perdamaian telah ditandatangani. ia datang dengan segala macam janji-janji. Jala ini menangkap potongan informasi yang sedang mengapuing di udara dan mengubahnya menjadi intrik. sebuah jalan yang pada satu sisi mudah dan sulit. ____***____ Sang Ksatria sebijaksana ular dan selugu burung dara. Tapi sejalan dengan proses-proses dalam perjalanan hidupnya ia sadar bahwa orang yang tidak bersikap benar selalu menyeberangi kembali jalur kebenarannya. Pada saat itu musuhnya mendekat. Pada awal perjalanan dengan berbekal kata itu dan terus mempercayai Tuhan. diperbesar oleh racun yang dahsyat dan kedengkian yang gelap. Sang Ksatria kembali ke rumah. Ia menganalisa setiap strategi dan bertanya: apa yang akan kulakukan bila harus bertempur sendiri?’ Lantas ia menemukan titik lemahnya. guru yang mengatakan ia bodoh. seorang Ksatria Cahaya dipersiapkan untuk menghadapi segala macam hasil akhir sebuah pertempuran.Seorang satria tidak terus menerus mengulangi pertempuran yang sama. itu tidak karena ia tergoda. Setiap orang yang mengatakan hal ini berdusta dan belum belajar mengenali dirinya sendiri. ia tidak menghakimi sikap orang lain. 20 . tapi tanpa mengorbankan kemuliaanya. Seperti semua laki-laki dan perempuan lain. Ajaran pertama para Ksatria: ‘Engkau akan menghapus segala hal yang telah tertulis dalam buku kehidupan sampai sekarang: kegelisahan. tapi karena ia menganggapnya sebagai strategi terbaik. Ia berkata: ‘Dari musuh yang tersembunyi. dan ia selalu tanpa ragu-ragu lagi mengambil kesempatan itu. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya selalu memiliki kesempatan kedua dalam hidup. mereka memperjuangakan hal-hal baik dan saling menjaga kepercayaan. ia tidak sejak lahir tahu bagaimana menggunakan pedang. bukan sebuah tindakan yang pengecut. lalu perasaan iri hati menempati jiwa manusia.’ Mungkin seorang anak laki-laki yang memukulnya dalam pertengkaran di masa kanak-kanak. Ketika orang berkumpul dan bercakap-cakap. keduanya telah mempraktekan baik seni bermain pedang dan sekarang mereka perlu saling memahami satu sama lain. ia tahu bahwa kegelapan menggunakan jaring-jaring yang tak terlihat untuk menyebarkan kejahatannnya. Sang Ksatria sejati melakukan kesalahan di masa lalunya. ketidakmenentuan. Bila dia menghindari pertempuran. ia berbuat beberapa kesalahan sebelum menemukan legenda pribadinya. khususnya ketika tiada kemajuan atau kemunduran. Bila sebuah perang tidak berkembang. Ia tidak memikirkan balas dendam. ____***____ Ketika saat-saat pertempuran mendekat. Inilah kesempatannya untuk membenarkan kesalahan yang ia lakukan pada mereka. Sang Ksatria mengingatkan dirinya bahwa musuh-musuh ini masih belum melihat semangatnya. Tiap-tiap orang memberi sedikit hal sehingga belajar seni bernegosiasi. Ketika ia lelah. Sebuah keseimbangan kekuatan dan perubahan strategi. Ia telah menggoda dengan tawaran dan alternatif-alternatif mudah. kesepakatan dan negosiasi. ____***____ Sahabat Sang Ksatria Cahaya bertanya darimana ia mendapatkan energinya. ketika Sang Ksatria membicarakan pendapat-pendapat saudaranya.

dari saat-saat seperti di atas dan seterusnya. Seiring dengan bimbingan guru spiritualnya. Strategi: kstaria terbaik adalah orang yang merencanakan pertempurannya. Pikirkan sekalilingmu dan cari cara terbaik untuk mengurung mereka. Karena mereka tetap mencari sebuah arti. Ia menguji hatinya dan bertanya: apakah aku melakukan pertempuran yang baik? Bila jawabannya ‘ya’. Kemudian mata dan hati Ksatria mulai terbiasa dengan cahaya. Dia pikir: ‘Aku tidak tahu bagaimana menghadapi cahaya ini. Sekutu: pilihlah sekutumu dan belajar bertempur bersama-sama. Karena mereka melontarkan pertanyaan. ia memandang jauh ke dalam matanya dan menundukkannya tanpa pernah mengalihkannya menjadi pertempuran fisik. tapi kadangkala ia perlu mempraktekan seni pedangnya sendiri. Dan. 21 . cahaya keyakinan bersinar di matanya dan ia tak perlu membuktikan sesuatu pada orang lain. pada akhirnya. Seorang Ksatria sering bertanya pada diri mereka apa yang sedang mereka lakukan di sini. Sang Ksatria tidak peduli dengan hasil akhir. Pada saat seperti itu. Sang Ksatria berpikir: ‘Perubahan pasti dibuat sehingga aku tidak merasa seperti sedang membuatnya. Ia tidak terganggu oleh argumen menyerang dari musuhnya yang berkata bahwa Tuhan adalah suatu takhayul. ____***____ Saya ulangi: Engkau bisa mengenali seorang Ksatria lewat pandangan matanya. mereka akan menemukannya. Ruang: seseorang tidak bertempur dengan cara yang sama di celah sebuah gunung seperti orang yang bertempur di dataran rendah. sekalipun penuh resiko. tetapi ia tahu bahwa. ____***____ Seorang Ksatria sekarang bangun dari mimpi-mimpinya. Aktifitas pertempuran akan melahirkan sejumlah energi yang luar biasa besar disekitarnya dan selalu ada momen ketika kemenangan dan kekalahan sama-sama mungkin. Dihadapkan dengan musuh yang tidak dipersiapkan sebelumnya. Nasibnya bersama-sama dengan Ksatria lain. Bila jawabannya ‘tidak’ ia mengambil pedangnya dan memulai latihan kembali. karena tidak ada orang yang memenangkan pertempuran tanpa bantuan orang lain. Cahaya itu tetap ada. Waktu: sebuah pertempuran di musim dingin berbeda dengan pertempuran di musim panas. Seorang Ksatria yang baik akan berhati-hati memilih waktu yang tepat untuk memulai pertempuran. Mereka tidak selalu bertindak benar. mereka menyesali sifat biasa mereka. keajaiban hanya tipuan dan percaya kepada malaikat adalah lari dari kenyataan. Mereka kerap kali pengecut. Karena mereka gagal. dia tidak pernah bertempur dengan orang yang tidak layak mendapatkan penghormatan dari sebuah pertempuran. ____***____ Seorang Ksatria jarang mengetahui hasil sebuah pertempuran ketika telah usai. ia tak bisa melakukan lebih dari itu: nasib pertempuran terletak ditangan Tuhan.’ Namun cahaya itu tidak lenyap. ____***____ Dalam diri setiap Ksatria cahaya terkandung percikan cahaya Tuhan. seorang Ksatria Cahaya sadar kekuataannya sendiri yang sangat besar. mereka mempercayai bahwa dirinya tidak bisa tumbuh. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya harus selalu mengingat lima aturan pertempuran yang dibuat oleh SunTzu tiga ribu tahun yang lampau: Keyakinan: sebelum terjun ke dalam pertempuran. Lumrah pula bila ia harus bangun lebih dini.Seorang Ksatria tidak pernah menerima hadiah dari musuhnya. Seperti pejuang. yang membuatku tumbuh. dan dikirimkan ke dunia tanpa tas perbekalan dan alas kaki. Itulah mengapa mereka disebut seorang Ksatria. ____***____ Para pejuang yang berpengalaman tahan terhadap hinaan. Ia tahu kekuatan tinjunya dan kemampuan sapuannya. ia bisa beristirahat. Seorang Ksatria telah tertidur lama. Sering mereka mendapati hidup ini tidak berarti. Itulah mengapa ketika ia berpisah dari teman-temannya. Tidak lagi menakutkan dirinya dan akhirnya menerima legendanya sebndiri. Waktu akan memberitahu siapa yang menang dan siapa yang kalah. Seorang Ksatria kadangkala percaya bahwa mereka tidak layak diberkati keajaiban-keajaiban. engkau harus mempercayai alasan-alasan yang membuatmu bertempur. ia bertingkahlaku seperti sebuah bintang. karena ‘merasa’ adalah sebuah kata yang penuh jebakan. Seorang Ksatria terluka oleh hal-hal yang paling bodoh. Seorang Ksatria adalah bagian dunia. mereka menjadi salah satu bagian dunia.

____***____ Tulis kembali apa yang kukatan: Seorang Ksatria butuh waktu untuk sendiri. Bahkan di tengah-tengah pertempuran ia berusaha bermeditasi. ia mempercayai dirinya sendiri. Dan ia menggunakan waktu ini untuk beristirahat. Tapi Sang Ksatria tidak memperdulikan mereka. Yang diperlukan hanyalah sedikit keberanian dan dua dunianya menjadi satu. Dengan tenang ia menuju ke tempat suci dan menaruh jubah keyakinan yang tidak dapat dimusnahkan. Hampir setiap saat ia selalu berkata pada dirinya sendiri: ‘Hidup ini benar-benar gila.’ kata sahabatnya. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya memandang hidup dengan kelembutan dan kebulatan hati. Seorang Ksatria tidak takut dikecewakan karena ia tahu kekuatan pedang dan cintanya. Mimpi itu membuatnya maju. Mereka selalu sangat percaya diri terhadap kemampuannya membuat keputusan dimana mereka tidak memperhatikan ironi dengan mana nasib menulikan tiap-tiap kehidupan. ‘Gunakan pelindung dada kesunyian. segala yang nampak rumit mulai kelihatan mudah. Sedikit demi sedikit.’ pikirnya. Kadangkala. Kepercayaan mengubah racun menjadi kristalkristal air bening. Dan Sang Ksatria bahagia. sadar bahwa perlengkapan ini masih belum lengkap –dia memerlukan baju pelindung perang atau zirahnya. Perlahan-lahan mimpinya mengambil alih kehidupan sehatri-harinya dan kemudian ia sadar dan siap untuk hal yang selalu ia inginkan. Ia tahu fungsi alam semesta sama dengan jalan alkemis: ‘solve et coagula’ kata sang guru –pusatkan dan sebarkan energimu sesuai situasi. Kadang-kadang Sang Ksatria duduk santai dan membiarkan segala hal yang terjadi di sekitarnya terus terjadi.’ kata seseorang. Tapi dia tidak pernah berbuat kesalahan berpikir bahwa jalan itu luas dan lebar.’ kata yang ketiga. ____***____ ‘Aku selalu percaya segala ucapan orang dan aku selalu kecewa. Sang Ksatria mampu membedakan saatsaat seperi itu. dan mereka selalu mengeluh ketika ketukan-ketukan di pintu tak terhindarkan lagi.’ kata yang lain. Secara bertahap Ksatria-Ksatria lain mendekat dan mereka bergabung bersama membentuk konstelasi tiap-tiap orang dengan symbol dan misterinya sendiri-sendiri. Ketekunan seorang Ksatria akan segera terbalas. Kepercayaan mengelakkan semua serbuan. tidak berusaha menambahi atau mengurangi.’ 22 . Ia mulai mencari zirah ini dan mendengarkan nasehat beraneka macam penjual baju perang. Tidak mampu membuat keputusan dan selalu mencari cara membiarkan orang lain memberitahukan apa yang seharusnya kita lakukan adalah hal lain. Ada saat-saat ketika orang harus bertindak dan harus menerima. dalam bacaan dan dalam pertemuannya dengan orang yang kemudian berbagi ide dengannya. dimana penyelesaiannya akan ditemukan suatu hari nanti. merenung dan berhubungan dengan jiwa buana. Seorang Ksatria mempercayai orang lain karena yang pertama-tama dan yang utama. ‘Zirah terbaik adalah tidak terlibat dalam segala urusan. Tapi ia memiliki batas-batas tertentu: menerima tanda-tanda Tuhan dan tahu bahwa malaikat menggunakan mulut orang lain dalam memberi nasehat adalah satu hal lain. dalam sekali peristiwa. Dia berdiri di bawah suatu misteri. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya waspada terhadap orang yang mengira bahwa mereka tahu jalan kebenaran. Seorang Ksatria membiarkan kedua dunia ini berdekatan. dan di dalamnya ia temukan mimpi-mimpinya. ____***____ dunia. Ia memandang dunia sebagai seorang penonton.Dia menerangi bagian alam semesta yang diberikan padanya dan berusaha menunjuk galaksi dan dunia pada semua orang yang menatap angkasa. Seorang Ksatria memiliki mimpi-mimpi. semata-mata menyerah pasrah dan gerak nadi kehidupan. ‘Ada jembatan yang menghubungkan apa yang kulakukan dan apa yang akan dengan senang hati akan kulakukan. Tapi ada kehidupan lainnya. ‘Gunakan tameng sinisme. seorang Ksatria Cahaya merasa seolah-olah tinggal di dua Di satu dunia ia ditugaskan melakukan segala hal yang tidak ingin ia lakukan karena ia tidak mempercayai ide dasarnya. ‘Mempercayai orang lain adalah hal yang penting. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya suatu kali pernah belajar bagaimana menggunakan pedang.

di medan pertempuran yang tidak ia ketahui atau tidak menarik. dan memperhatikan benda-benda di sekitarnya. mengedipkan mata. ketidakacuhan sahabat-sahabatnya. Seorang Ksatria Cahaya mengetahui rahasia kekuatan kata-kata. ia menggunakan sedikit energi dari mimpi itu untuk melakukan hal yang sama. Tapi segera ia memulai pertempuran kembali demi mimpi-mimpinya. ia tidak akan pernah memiliki keberanian untuk melakukannya kembali. Tapi pada waktu-waktu seperti itu. ia berkata pada diri sendiri: ‘Aku memperjuangkan sesuatu dan gagal. seluruh alam semesta akan membantunya. Seorang Ksatria sejati selalu memilih medan pertempurannya sendiri. Tapi ia tahu ketika ia membicarakan sebuah mimpi. Dan dengan berbicara. Semakin lama ia bertahan. Ia melakukannya ketika sedang bingung. Pada saat-saat seperti itu. Kedengkian tak mampu melukaimu. Ia tahu tak ada seorangpun yang selalu menang dan ia tahu bagaimana memilah keberhasilan dari kegagalannya. tapi ia tak suka melayani tantangan mereka. Ia menerima kekalahan sebagai kekalahan dan tidak berusaha menciptakan kemenangan untuk menutupi kekalahannya. 23 . Sang Ksatria tahu hukum keabadian ini. Aku kalah dalam pertempuran pertamaku. Ia menggunakan tekniknya ketika dihadapkan dengan situasi-situasi tertentu. ia melihat bahwa tak selamanya ia mampu menduga konsekuensi-konsekuensi dari tindakannya. duka cita tertentu yang semula dikiranya tidak pernah tersembuhkan kini hilang secara alamiah. kesendiriannya dalam kekalahan – semuanya meningalkan bekas yang pahit. Seringkali selama pertempuran. ia mengambil resiko menghabiskan semua energi yang ia perlukan untuk mengubah mimpi menjadi kenyataan. Permasalahan tertentu yang muncul dan semula tak terselesaikan menjadi terselesaikan. takut dan tertekan. Ya. Luka yang teramat lara. Kedengkian adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan dan setiap orang harus belajar menghadapinya.’ Ketika Sang Ksatria mendengarnya. Dalam menundukkan keajaiban setiap hari. musuhnya terikat pada kemenangan dalam beberapa pertempuran. orang yang mencintai dan mempercayai kekuatannya dan orang yang memintanya menghalau kecemasan mereka dalam beberapa cara. Ketika itu terjadi ia menumpahkan airmata pahit dan beristirahat untuk memulihkan sedikit energinya. kehidupa ini gila. Meskipun demikian ia bertemu dengan orang-orang yang memintanya bertempur dalam pertempuran yang bukan pertempurannya. ia tertawa. itu tak jadi soal’ atau ‘sejujurnya aku tak benar-benar menginginkannya. bila kamu tidak membiarkannya. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tahu bagaimana mengalahkan musuh.Ia benar. Kadang ia bertindak tanpa tahu mengapa ia berbuat seperti itu. Tapi ia jarang mendiskusikan rencana-rencananya. ia menerima serbuan-serbuan yang tidak diharapkan. seperti bernafas. Mereka ingin melibatkan Sang Ksatria dalam pertempuran yang dianggap penting bagi mereka. ia bahkan menderita tanpa tahu mengapa ia sedih atau menderita. ____***____ Seorang Ksatria memperagakan latihan-latihan kekuatannya untuk pertumbuhan dalam dirinya: ia memperhatikan hal-hal yang ia kerjakan secara otomatis. Ia tak menghadapi kekalahan seolah-olah sebagai persoalan kecil. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tahu apakah sebuah pertempuran berharga ataukah tidak. ia merasa semakin lemah. mengatakan hal-hal seperti ‘Oh. tanpa campur tangan dari ketakutan dan hasrat-hasratnya.’ Kata-kata ini memberinya kekuatan baru. Kerapkali mereka adalah orang-orang yang dekat dengan Sang Ksatria. Dan ia sadar bahwa selama perang. bila dia tak menaikinya kembali. ia menyelamatkan seseorang tanpa tahu ia menyelamatkan mereka. ____***____ Ketika seseorang menginginkan sesuatu. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya mendengar kementar seperti: ‘Ada hal-hal tertentu yang lebih baik tidak dibicarakan karena akan ada kedengkian orang lain. Dan kadang-kadang orang percaya karena ia takut dengan kedengkian. dabn dengan cara ini membebaskannya dari ketegangan dan membiarkan intuisinya tetap bekerja lebih bebas. tapi tidak bagi Sang Ksatria. Tapi kebijaksanaan tertinggi seorang Ksatria terletak dalam memilih kegilaanya dengan bijaksana. Ketika seorang penunggang kuda jatuh dari kudanya. Ia mendasarkan keputusannya pada kepercayaan dan inspirasi. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya mengetahui arti pentingnya ketekunan dan keberanian. ia tersenyum dan menjelaskan pada mereka bahwa ia mencintai mereka.

merayakan kemenangan telah menjadi bagian ritual hidup itu sendiri. bahkan ketika segalanya nampak benar-benar tak bermakna. Ia menggunakan sakit untuk menggarisbawahi berkah kesehatan yang baik. 24 . dengan berbuat demikian. Dia menggunakan kegusaran untuk memperlihatkan pada kita terbatasnya nilai-nilai kedamaian. kesalahan. ia sampai mendapatkan seratus surga yang hampa. perjuangannya hanya akan membuang-buang waktu. Kadangkala ia mengambil komimtmen bodoh pula yang dalam beberapa hal menyakitinya. Ia mengucapkan doa di luar kewajiban atau ketakutan atau apapun juga. tapi meskipun demikian ia tetap menjaga pedangnya dan membayar mahal harga atas keimpulsifannya. Ia mensyukuri rahmat terbaik yang dapat dibawakan oleh kemenangan: kepercayaan diri. ____***____ Seorang Ksatria akan berbagi jalan kebenaran dengan orang lain. perayaan adalah sebuah upacara dari kitab suci. penghancuran diri sendiri. ____***____ Jesus berkata: ‘Katakan ya bila ya dan tidak bila tidak. terletaklah perasaan bahwa tak ada seorangpun yang berani mengakui pada dirinya sendiri: balas dendam. Dia menggunakan kebosanan untuk menggarisbawahi betapa pentingnya petualangan dan spontanitas. Itulah mengapa Sang Ksatria memiliki keberanian untuk memandang ke tempat-tempat yang gelap dari jiwanya dan meyakinkan diri sendiri bahwa ia tak menanyakan hal-hal yang salah. Tuhan menggunakan kebisuan untuk mengajari kita agar menggunakan kata-kata secara bertanggungjawab. Alam semesta tidak menghakiminya: ia membantu apa yang kita inginkan. ia memberi perhatian besar terhadap pikiran-pikirannya. mereka menyimpan lebih banyak energi untuk menyulapnya menjadi kata yang tidak terucapkan daripada tindakantindakan Ksatria demi kehormatan komitmennya. takut akan kemenangan. Ia mungkin merendahkan dirinya dengan kegusaran musuhmusuhnya. Kemenangan ini telah membayar tuntas kecemasannya. ____***____ Sang Ksatria Cahaya merayakan pertempuran yang dimenangkannya. Sang malaikat akan kembali dan mengepakkan sayapsayapnya untuk memperbaharui kebahagiaan Sang Ksatria. ia akan menjaga kata-katanya. Ia tidak mengulangi kesalahan. ia hanya punya satu pilihan: meneruskan perjuangan mulianya. Ia terus melakukan apa yang selalu dilakukannya. tapi ia tidak meninggalkan jalan yang telah ditempuhnya. Pada waktu seperti itu. Ia merayakan kemenangan kemarin untuk memperoleh kekuatan lebih besar sebagai persiapan pertempuran esok hari. hari penantian yang tak berujung. rasa senang yang mengerikan atas tragedi-tragedi yang dialami oleh orang lain. tapi setiap tindakannya serasa tak bermakna.’ Tapi Sang Ksatria tahu mengapa ia harus merayakan kemenangan.Karena alasan ini. Mereka yang tidak menepati janji-janji kehilangan kehormatan dirinya dan merasa malu dengan tindakan mereka. engkau beresiko membagikan penaklukanmu dengan orang lain ?’ Sang Ksatria hanya tersenyum dan tidak berkata apa-apa. Sahabatsahabat Sang Ksatria melihat kebahagiannya dan berpikir: ‘Mengapa ia berbuat seperti itu? Ia mungkin kecewa dalam pertempuran selanjutnya. Itulah mengapa ia duduk di dekat api unggun dan merefleksikan hari-harinya selama di medan pertempuran. Dan ia selalu sangat berhati-hati dengan apa yang ia pikirkan. sang katria cahaya sadar ia tidak merasakan gairah yang sama seperti pertempuran-pertempuran sebelumnya. Dia tahu bahwa jika di akhir perjalanannya. Orang-orang ini menghabiskan hidup dengan seperti biasanya. Ia tahu malaikat Tuhan yang selalu menginspirasinya telah mengamati dari suatu tempat. Seorang sahabat berbisik: ‘Mengapa berbicara begitu terbuka tentang strategimu ? tidakkah engkau sadar bahwa. ____***____ Sang Ksatria telah belajar bahwa Tuhan menggunakan keheningan untuk mengajarkan kita bagaimana kita hidup dengan orang lain. ____***____ Suatu hari.’ Ketika seorang Ksatria membuat komitmen. malam-malam menyiksa dengan keraguan-keraguan. Setiap orang yang memberi bantuan juga akan menerima bantuan dan perlu mengajarkan apa yang telah ia pelajari. Ia menggunakan kelelahan sehingga kita bisa memahami nilai ketangkasan. tanpa alasan yang jelas. Sang Ksatria menjaga perhatiannya agar selalu terpusat pada pertempuran dan ia tekun. Tersembunyi di bawah sekumpulan maksud-makud baik. Sejak zaman purba.

25 . Kemudian ia menerapkan ajaran Rabbi Nachman dari Breslov: ‘Bila engkau tidak mampu bermeditasi. ____***____ Seorang Ksatria bersama sahabat-sahabatnya duduk mengelilingi api unggun. Jangan berkata lain. Tetapi berpikir tentang hal–hal yang kecil tidak sama dengan berpikir kecil. ia tak lagi menganggap dunia atas benar dan salah. Karena ia tidak berbagi sejarah yang sama. lupa dengan semua hinaan yang telah mereka lontarkan. mereka akan memintanya. ____***____ Sang Ksatria Cahaya memberi sebelum diminta. Kecemasan yang berlebihan pada akhirnya melenyapkan setiap jejak kebahagiaan dari kehidupan. dengan memusatkan diri pada hal-hal kecil. Tuhan mengunakan bumi sehingga kita bisa memahami arti penting udara. dia hanya memiliki sebuah jalan yang harus diikuti. engkau hanya harus mengulang satu kata sederhana. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya mendengar kata-kata Lao-Tze ketika dia berkata bahwa kita seharusnya membiarkan ide sehari-hari dan jam-jam untuk memberi perhjatian yang lebih seksama pada saat-saat tertentu. Tuhan menggunakan kematian untuk menunjukkan pada kita pentingnya hidup. Selama pertempuran berlangsung pada musim panas ia tidak menggunakan perlengkapan dan teknik yang sama seperti yang digunakannya pada pertempuran musim dingin. Seorang Ksatria Cahaya yang menghabiskan waktunya untuk berlatih kehilangan spontanitas mereka dalam pertempuran. Itulah mengapa dia tidak bergairah. karena ini baik untuk jiwamu. ia akan keras kepala. Sang Ksatria berusaha menikmati hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. Mereka menghabiskan waktu berjam-jam untuk saling mengkritik. Kadang-kadang anggota baru bergabung. tingallah orang-orang dengan kelemahan hati seperti itu. Melihat ini beberapa sahabatnya bekata: ‘Bila seseorang menginginkan sesuatu. Kuda yang selalu melompati pagar akhirnya membuat kakinya patah. Mereka yang memandang kesengsaraan orang lain dengan ketidakacuhan adalah orang yang paling sengsara. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tidak memiliki ketertentuan. namun mereka mengakhiri malam dengan tidur bersama dalam satu tenda. dimana cinta menjadi kesakitan. dan beberapa memandangnya sebagai orang yang ahli. Tapi ketika datang pengkhianatan. Sang Ksatria tahu bahwa mimpi besarpun tercipta dari banyak hal-hal berbeda seperti halnya cahaya matahari adalah sekumpulan sinar-sinar yang berjumlah milyaran. Ketika dia dipaksa untuk melaksanakan tugas yang sama beberapa kali. Ksatria menggunakan taktiknya dan menjelmakan kerja menjadi doa. ____***____ Ada waktu-waktu ketika jalan Ksatria hanya menjadi rutinitas belaka. Hari berikutnya semua orang merasa lebih baik. jalan dimana ia berusaha menyesuaikan diri tergantung pada musimnya. Sang Ksatria berkumpul bersama orang-orang seperti ini disekitar api unggun. Disepanjang hidupnya. Dengan menjadi fleksibel. Tuhan akan membuka pintu dan engkau akan mendapati dirimu menggunakan kata sederhana itu untuk mengatakan segala hal yang ingin engkau ungkapkan. mereka kekurangan kasih sayang dan masih malu menunjukkannya.Tuhan menggunakan api untuk mengajari kita tentang air. ____***____ Bila dawai sebuah gitar terus meregang. ia berusaha menghindari bencana yang lebih besar. dan minum bersama mereka. ulangi saja kata itu terus menerus. mereka akan kehilangan nadanya. ia hanya memperlihatkan sisi terbaiknya. Hanya dengan cara ini seorang Ksatria bisa mengatasi permasalahan tertentu sebelum terjadi. berbagi makanan. akhirnya akan hilang semua makna tapi memunculkan signifikansi secara keseluruhan. Busur yang direntangkan sepanjang hari tidak lagi melepaskan anak panah dengan kekuatan yang sama. tapi atas dasar ‘sikap yang paling tepat untuk saat-saat khusus itu’ Ia tahu bahwa sahabatnya juga harus meyesuaikan diri dan tidak terkejut ketika mereka berubah sikap. ia bercerita. sampai tak terhitung. Ia memberi tiap-tiap orang waktu yang diperlukan untuk membenarkan tindakannya.’ Tapi Sang Ksatria tahu bahwa ada banyak oprang yang tidak mampu membawa diri hanya untuk sekedar meminta bantuan.

perlahan-lahan mereka menggerogoti jiwa seseorang yang telah melakukan kesalahan dan kadangkala menuntun mereka pada penghancuran diri sendiri. Dan ia tak pernah menghakimi penderitaan orang lain.’ kata Gandhi. Bila kelompok yang terluka meninggal. tidak pula menghabiskan hidupnya dengan memaafkan diri sendiri atas semua kesalahan yang telah ia lakukan –melakukan sesuatu yang tidak akan memundurkannya dari jalan kebenaran. ia tahu itu tidak benar. Sang Ksatria menghormati penderitaan orang lain dan tidak berusaha membandingkannya dengan penderitaannya sendiri. Ia menyambut orang asing itu. ‘Camkan dalam ingatanmu selama sisa hidup. Tapi ia tak pernah melebih-lebihkan kesulitannya dan berusaha tetap tenang. Seorang Ksatria tidak ingin mati seperti itu. Sang Ksatria memproyeksikan pikirannya melintasi batas horizon.’ Walau ia menghormati ibunya.Tapi Sang Ksatria tidak pernah memperbandingkan sahabat baru itu dengan sahabat lama semasa pertempuran.ia tidak pernah malu meminta maaf. bukan akarnya. tak akan ada orang yang melakukannya. Bila mungkin. sekalipun berpikir rahmat Tuhan membiarkanmu terobati. Maka ia memperjuangkan hal-hal baik dan membantu orang lain. Para pengecut akhirnya membuat jeruji besi penjaranya sendiri. ____***____ Seorang Ksatria Cahaya tahu nasehat lama: ‘Menyesal bisa membunuh……. ____***____ Sebelum membuat beberapa keputusan penting –menyatakan perang. sekalipun ia harus membayar biaya yang mahal atas kesalahannya. Ia merendahkan diri sendiri dan tidak melakukan kesalahan yang sama dua kali. Ia menggunakan nalar umum untuk tidak memandang maksud-maksud sebuah tindakan kecuali konsekuensi-konsekuensinya. ia melakukan tindakan yang sama baik pada orang asing dan menawarkan perbuatan itu pada jiwa yang telah ia lukai. tapi tidak akan mempercayainya sampai ia tahu pula kelemahannya. Dunia kelihatan mengancam dan berbahaya bagi seorang pengecut. Beberapa hal-hal kecil yang sedikitnya tidak berpengaruh baginya –dapat membangkitkan badai yang terjadi dalam jiwa saudaranya.’ kata seseorang pada Sang Ksatria. Ia tahu bila ia tak melakukan apapun bagi dunia. ____***____ Sang Ksatria Cahaya memberi perhatian yang besar pada sebuah teks yang di kirimkan jiwa buana kepada Chico Xavier: ‘Ketika engkau berusaha mengatasi persoalan hidup mati dalam persahabatan. Mereka akan bertindak sebagai bukti kemampuanmu dan akan memberimu kepercayaan diri ketika engkau dihadapkan dengan hambatan-hambatan lain. Ketika ia bertindak dengan tekun dan penuh kedengkian –karena ia manusia dengan banyak kesalahan. Ketika engkau muncul dari satu penyembuhan yang lama. jangan membuang waktu dengan mengingat masa-masa sulit. Piala penderitaan tidak sama bagi tiap-tiap orang. ia akan berbuat yang terbaik untuk memperbaiki kesalahan yang telah ia lakukan. bergerak bersama sahabatnya ke medan pertempuran yang lain. 26 . memilih sebuah medan pertempuran untuk menaburkan benih. walaupun ia tidak paham mengapa ia membantu mereka. hal-hal baik yang muncul dari kesulitan-kesulitan tersebut. jangan mengerami penderitaan yang engkau tahan. Ia tidak membuang-buang waktu menyalahkan diri sendiri atas tindakan gegabahnya. Ia bertangggung jawab atas semua yang telah dilakukannya. berkonsentrasi pada kesenangan yang telah melintasi ujian hidup lain. Mereka mencari perlindungan keliru dalam hidup dengan meniadakan tantangan dan mempersenjatai diri dengan gigi untuk mempertahankan apa yang mereka pikir jadi miliknya. Seorang Ksatria tidak terjun ke medan pertempuran tanpa tahu batas-batas sekutunya. Sebagaimana peribahasa Arab lama: ‘Tuhan menilai pohon berdasarkan buah. sejatinya ia adalah orang yang baik. ____***____ Semua Ksatria Cahaya mendengar ibunya berkata: ‘Anakku tidak berpikir langsung ketika melakukan sesuatu. ____***____ ‘Ini hanya sebuah pusaran air dalam gelas teh.Sang Ksatria Cahaya bertanya pada diri sendiri: ‘Bagaimana tindakanku ini akan mempengaruhi generasi kelima dari keturunanaku?’ Sang Ksatria tahu bahwa segala tindakan seseorang memiliki konsekuensi-konsekuensi yang panjang dan ia perlu memahami dunia macam apa saja yang ia tinggalkan utnuk generasi kelima itu. Seorang Ksatria tidak memiliki rasa sesal bisa membunuh. ____***____ ‘Kualitas yang paling penting dari jalan spiritual adalah keberanian.’ Dan ia tahu penyesalan bisa membunuh.

sebenarnya ia berkata ‘tidak’ pada dirinya sendiri. Tuhan. Ini adalah perintah yang tak seorang Ksatriapun dapat menaatinya ____***____ Sekelompok besar orang berdiri di tengah jalan. Ia meminta dijauhkan dari penderitaan. Yang pertama. egois. Mereka adalah kata-kata yang mudah diucapkan dan mengisi ruang kosong yang luas. Keempat: kewajiban kita adalah membuat orang lain bahagia. tapi ia berbuat semampu dirinya untuk mempertahankan keriangan pada saat-saat krisis. Tetap tegang sepanjang waktu.yang sangat sulit dikatakan banyak orang: tidak. Kita harus membahagiakan mereka sekalipun itu berarti membuat pengorbanan besar. ____***____ kecil. Ada saat-saat ketika ia berkata ‘ya’ pada orang lain. Tapi ada satu kata –satu kata kecil lainnya. Cinta. walaupun segala sesuatu yang ada di sekitarnya kelihatan berlawanan. Kemenangan besar. Keenam: kita harus menerima semua hukuman.akan terus mengerjakannya bila Dia berkenan. Sang Ksatria Cahaya memiliki ide dan menomorduakan kemenangan.’ Inilah cara Sang Ksatria memilih cara berdoa yang baik. adalah hasil dari serangkaian kemenangankemenangan kecil yang tak tercatat. dan tidak spiritual. ____***____ Pertama: Tuhan adalah pengorbanan. Kelima: kita harus tidak minum dari cangkir kebahagiaan. orang yang meminta hal-hal tertentu terjadi dan berusaha memberitahu Tuhan apa yang seharusnya ia lakukan. Sang Ksatria tahu kesalahan-kesalahan dan keterbatasannya. bijaksana. Tuhan – yang tahu pasti apa yang terbaik bagi tiap-tiap diri kita. Seorang Ksatria tahu bahwa kata yang paling penting dalam semua bahasa adalah kata-kata Ya. tapi ia membiarkan hidupnya berkembang sesuai dengan rencana Sang Pencipta. Menderitalah dalam hidup dan engkau akan bahagian di masa depan. Jauh dari menyalahkan diri sendiri karena baru sampai setelah begitu lama. menghalangi jalan ke surga. Kedua: orang yang bersenang-senang adalah bukti mereka kekanak-kanakan. ____***____ Kadangkala di tengah pertempuran yang jelas-jelas tak ada akhirnya. tapi ia tidak pernah lupa untuk menambahkan: ‘Engkau pasti akan mengabulkannya. yang muncul begitu mudah. Lebih-lebih dunia ini berbuat yang terbaik untuk membantunya. Ketiga: orang lain tahu apa yang terbaik bagi kita karena mereka memiliki lebih banyak pengalaman. Seorang Ksatria tidak akan jatuh ke dalam jebakan ini. Dan orang yang berdoa diberi kesan bahwa doanya tidak ditanggapi Tuhan. Kita bersalah. Hal ini tidak membiarkan Sang pencipta ruang dan waktu bertindak. karena ‘tidak’ dianggap sebagai buruk. karena dunia adalah sebuah cermin dan memantulkan bayangan wajah sang manusia itu sendiri. Kita tak ingin mengambil resiko lebih besar.____***____ Sang Ksatria Cahaya berkonsentrasi pada keajaiban-keajaiban kecil dalam kehidupan seharihari. ia memohon kesenangan dalam pertempurannya yang baik. Kaum puritan bertanya: ‘Apa yang dilakukan para pendosa itu di sini?” Dan kaum moralis berteriak: ‘Para pelacur ingin bergabung dengan gerombolan srigala!” 27 . ia akhirnya berbahagia karena tahu bahwa ia telah sampai pada tujuannya. Maka Sang Ksatria memahami apa yang terjadi dan ia tidur tenang. orang yang mungkin tidak memahami maksud Yang Mahakuasa. Ia mampu melihat hal-hal indah karena ia membawa keindahan ke dalam dirinya. Yang kedua. Kemudian ia berpikir: ‘Mengapa aku bekerja begitu keras bagi sebuah pertempuran yang dapat kuatasi hanya dengan mengeluarkan separuh energi ?’ Sebenarnya semua masalah nampaknya sangat sederhana dan dapat langsung bisa diatasi. Itulah mengapa ia tak pernah berkata ‘ya’ dengan bibirnya jika dalam hatinya ia berkata ‘tidak’. Ketujuh: ketakutan adalah sebuah peringatan. sopan. Seseorang yang tidak pernah berkata ‘tidak’ menganggap diri mereka murah hati. kita mungkin menyukainya dan kita tidak akan selalu mendapatkannya. ____***____ Ada dua tipe doa.

di luar kepengecutan dan perasaan dendam. Sang Ksatria Cahaya kerapkali menjadi korban trik ini. tapi anak kecil yang terluka karena ayahnya kalah dalam suatu pertempuran akan memiliki bekas luka selama sisa hidupnya. Kemudian. Dia berusaha menemukan apa yang membuat mereka mencampakkan dialog hati diantara mereka. Dalam saat-saat marah. Beberapa kata-kata yang salah sasaran bisa menghancurkan pekerjaan yang telah dilakukan berbulan-bulan. dimana hanya tangan-tangan yang sabar dari seorang tukang kebun yang dapat mengetahui seluk beluknya. ____***____ Seorang Ksatria tahu ‘efek air terjun. Ia tidak tahu darimana serbuan datang dan tak bisa membuktikan kebenaran kabar angin ini. ia tahu tetangganya ada di sana. luka apa yang menumpuk dalam jiwanya. Tak ada seorangpun yang seluruhnya baik atau jahat. Ketika seorang Ksatria Cahaya mulai menanami kebunnya. kebun yang sedang ia garap pasti ide tetangganya. Rekasi pertama Sang Ksatria adalah kebencian. dalam suatu aliran penderitaan yang tak berujung. Tak ada orang yang tahu konsekuensi kejahatannya sendiri. Ketika hal ini terjadi. Dan Sang Ksatria Cahaya masuk. akhirnya ia akan menciptakan sesuatu yang bukan dirinya. Maka ia berusaha memandang hal-hal baik yang dilakukan oleh bekas sekutunya ketika mereka masih hidup bersama. ia bertahan dengan konsekuensi-konsekuensi dan hukuman yang tak layak ia terima. yang akan mengalihkannya pula pada orang lain. Kabar angin tidak memberinya hak untuk mempertahankan diri. Kapanpun ia bisa.Penjaga nilai-nilai sosial berteriak: ‘Bagaimana orang-orang dewasa ini dimaafkan bila mereka berkubang dosa ?’ Orang-orang yang menyesal mengoyak bajunya: ‘Mengapa mengobati orang yang buta bila yang dipikirkannya hanyalah rasa sakit dan bahkan ketika ia tidak mau berterima kasih atas bantuanmu?’ Orang-orang yang suka merenung memprotes: ‘Engkau biarkan perempuan itu mencampurkan minyak yang mahal dirambutmu ! mengapa tidak engkau jual minyak itu sekalian untuk membeli makanan?’ Sembari tersenyum Yesus memegang pintu yang terbuka. Ia tahu bahwa hanya orang bodoh yang memberikan nasehat pada kebun orang lain sedangkan ia sendiri tidak menggarap kebunnnya. karena seperti yang ia tahu. ____***____ Engkau bisa memberikan ribuan pemikir bodoh. dia berusaha memahami apa yang menuntun bekas sekutunya itu pada perubahan sikap yang tiba-tiba. Itulah mengapa Sang Ksatria hati-hati dalam menggunakan pedangnya dan hanya menerima musuh yang cukup berharga baginya. itulah yang dipikirkan oleh Sang Ksatria ketika melihat bahwa ia memiliki musuh baru. Sang Ksatria Cahaya bukanlah seorang pengecut. Tetapi seorang Ksatria sejati tahu bahwa setiap kebun memiliki misterinya sendiri. kata-kata mempunyai pengaruh kuat. kapan memupuk pikiran dan kapan mengairi penaklukan. Bisa saja terjadi sesseorang yang berjuang di sisi Sang Ksatria tiba-tiba menjadi musuhnya. ____***____ ketika perintah bergerak datang. Bila dia mendengar apa yang dikatakan tetanggganya. tahun-tahun yang dihabiskannya untuk menciptakan harmoni. Itulah mengapa ia lebih suka memusatkan diri pada matahari. ____***____ Untuk bertempur engkau harus tetap membuka matamu dan mempercayai sahabat-sahabat yang ada disampingmu. Ia menyerangnya tanpa peringatan. ia mendayagunakan senjata yang paling mudah dan paling efektif baginya: kabar angin. Tangan itu bahkan sobek. orang itu mengalihkan kemarahannya pada orang yang lebih lemah darinya.’ Ia telah sering melihat seseorang salah memperlakukan orang lain yang kurang berani menanggapi.’ demikian kata-kata bijak Arab lama. tapi ia tahu seorang petarung yang buta kalah ditengah-tengah pertempuran. hujan dan musim. Ia mengajarkan beberapa diantara mereka untuk 28 . Sang Ksatria memandang semua teman yang telah mengiringinya sejak ia mengikuti jalannya. Tapi ia menderita dalam kediamannya dan tidak pernah menggunakan senjata yang sama untuk memukul balik musuhnya. meskipun ada teriakan histeris. mengawasinya. tapi satu-satunya yang akan engkau inginkan adalah milikmu. ____***____ Seorang musuh biasanya bijaksana. Tak perlu banyak usaha untuk mendayagunakannya karena orang lain akan melakukan pekerjaan itu untuknya. ia menghantam batu dan mememarkan tangannya. Dengan senang hati ia memberi nasehat kapan menebarkan tindakan.

‘Banyak dari hal-hal yang kamu katakan padaku itu bertentangan satu sama lain.adalah bagian tak terpisahkan dari perjuangan baiknya. Hatinya sedih. Kemudian Sang Ksatria Cahaya mengucapkan banyak terima kasih pada sahabat-sahabat seperjalanannya. kekalahan. mengambil nafas yang dalam dan meneruskan perjalanannya. dan suara kerisik pohon kelapa menjadi bagian yang mengumandangkan lonceng kuil itu.’ katanya. ‘Selamat tinggal. anjing laut. Dan ia akan tahu strategi mana yang akan digunakan ketika ia memerlukannya. Tepat dengan cara yang sama. berjalan diatas gelombang lautan menuju ke bulan yang sedang terbit.’ katanya. penuh dengan kenangan perjalanan yang tak terlupakan. ia telah belajar hidup dengan kontradiksi-kontradiksinya. tapi ia tahu pedangnya keramat dan ia harus taat pada perintah pada siapa ia akan mempersembahkan semua perjuangannya. Seorang Ksatria tidak akan berusaha membuat segala sesuatu menjadi koheren. Perempuan itu bangun.mendengarkan suara lonceng yang terdapat dalam kuil yang tenggelam dalam laut. Keduanya duduk memandang bulan yang sedang terbit. Sang Ksatria Cahaya tahu bahwa segala sesuatu yang ada disekitarnya –kemenangan.’ ‘Siapa kamu ?’ Tapi perempuan itu sudah bergerak. ia memberitahukan cerita-cerita lain di sekitar api unggun. tapi kau hanya bisa mendengarnya ketika menyadari bahwa angin. ____***____ EPILOG Hari telah gelap ketika perempuan itu selesai berbicara. 29 . ‘Kau tahu lonceng di bawah laut itu tidak hanya sebuah legenda. gairah dan kesedihannya.

menyelami kemanusiaan ! 30 . Awal perjuangan yang Buku ini diterjemahkan oleh D (2003). Semoga semakin dalam. jam dan berhasil mendapatkan ini.Yogyakarta. dan diedit ulang oleh L. akhir april 2003 Tamat…………………………. Aku mengetik sekitar lima melelahkan…………………..