Kamis, 29 sept 2011 Intelligent Agent (kuliah 3) Agent harus aktif, mengambil keputusan, beradaptasi, goal Cara merealisasi

agent (membangun system agent): 1. Metodologi yang sesuai (ada bagian analisis) agent oriented software engineering adalah paradigm develop, multi agent software engineering; contoh: Prometheus, tropos, gaia, messages 2. Tool  software development tool: a. Design (contoh: auml, pdt, prometeus) b. programming language (contoh: jadeaose, jadexbdi, jackbdi), c. specification/analisys (cmsgenerate code) Agent bekerja pada suatu lingkungan, jadi perlu didefinisikan lingkungan saat membuat agent. Multi Agent System Populasi/social networking/organized multiagent: gabungan dari beberapa multiagent. Multi agent system harus memiliki kemampuan: komunikasi, koordinasi, control. Homogeny MAS: jenis(kemampuan, karakteristik) agentnya sama Heterogen MAS: jenis agentnya berbeda (tujuan, OS, lingkungan, kemampuan) Environment: static, dinamis, deterministic, diskrit. Agent dapat berpindah ke lingkungan lain (diberikan kemampuan beradaptasi), atau diberikan kemungkinan lingkungan yang berbeda dari lingkungannya heterogenMAS. Mobileagent, agent yang dapat berpindah dari satu system ke system lainnya, ada fasilitas untuk klonning.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful