You are on page 1of 5

Lembaga Kedokteran Gigi (LADOKGI) TNI AL R.E.

Martadinata
Pimpinan Alamat Lengkap Kode Pos Telpon Fax Email Website/Homepage Tahun Didirikan I. ORGANISASI Tugas Pokok Berdasarkan organisasi dan prosedur Lembaga Kedokteran Gigi TNI Angkatan Laut. Ladokgi bertugas berkewajiban melaksanakan pembinaan kesehatan gigi dan mulut dalam bidang dukungan dan pelayanan spesialistik berikut pendidikan, penelitian dan pengembangan. Fungsi a. Melaksanakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, dukungan kesehatan gigi dan mulut dan berperan sebagai pusat rujukan kesehatan gigi dan mulut. a. Melaksanakan pendidikan, latihan dan kursus-kursus kesehatan gigi dan mulut bagi paramedis gigi (perawat dan tekniker) dan dokter gigi b. Melaksanakan pembinaan penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan gigi baik klinik maupun laboratorium c. Melaksanakan koordinasi dengan lembaga-lembaga lainnya dari pemerintah maupun swasta yang bergerak dalam bidang kedokteran gigi, khususnya dalam melaksanakan fungsi pendidikan, penelitian dan pengembangan d. Mengawasi, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan programnya secara berhasil guna dan berdaya guna. Visi Memantapkan Ladokgi sebagai pusat rujukan di bidang kesehatan gigi dan mulut dan sebagai lembaga studi serta pusat kajian ilmu kedokteran gigi. Misi a. Memberikan dukungan dan pelayanan kesehatan gigi dan mulut secara komprehensif dan spesialistik bagi anggota TNI/POLRI dan keluarganya serta masyarakat umum. b. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi dokter gigi dan paramedis gigi c. Mengadakan penelitian dan pengembangan kesehatan gigi dan mulut. : : : : : : : : Kolonel Laut (K) Drg. Bas Utaryo Jl. Farmasi No. 2 Bendungan Hilir, Jakarta Pusat 10210 (021) 5733026 (021) 5732701 22 Oktober 1964

Nainggolan sebagai Kepala DKG. dengan Keputusan Men/Pangal No. Tiga tahun kemudian. berfungsi di bawah Djawatan Kesehatan Angkatan Laut (DKAL) berkedudukan di Surabaya. M. dan diresmikan pada tahun 1957. sekolah perawatan gigi diresmikan menjadi Sekolah Kesehatan Gigi Angkatan Laut (Sekesgial). Kemudian diubah menjadi Direktorat Kesehatan Angkatan Laut (Ditkesal) dan Dinas Kedokteran Gigi menjadi Djawatan Kedokteran Gigi Ditkesal. Soewito Martoprajogo. Oral Pathology Profil/Sejarah Singkat Lembaga Dinas Kedokteran Gigi (DKG) secara resmi berdiri pada tahun 1950. DKG resmi pindah ke Jakarta dengan Mayor Laut (K) drg. Mintohardjo di Jalan Bendungan Hilir Jakarta Pusat. dengan Kepala DKG yang pertama Mayor Laut (K) drg. Djawatan Kesehatan Angkatan Laut (DKAL) berubah menjadi Biro Kesehatan AL (BKAL). Periodik c. Struktur Organisasi : ( Terlampir ) . 5030. termasuk gigi yang berada di Jl. Jakarta. P. Tahun 1954 semua DKG-Komando Daerah Maritim (KDM) berada di bawah Dinas Kesehatan (KDM) tidak berdiri sendiri. C11/6/6 menyatakan. Oral Surgery d.Bidang Penelitian a. Pada tanggal 5 September 1953 keputusan KSAL No. Tanggal 18 Februari 1960 dengan Keppres RI No. Sekarang berdiri RS TNI AL Dr. DKAL mulai mengirimkan para perwira dokter AL mengikuti tugas belajar spesialis karena tuntutan kebutuhan akan tenaga spesialis dokter gigi belum ada.27 tanggal 22 Oktober 1964 dibentuk Lembaga Kedokteran Gigi TNI AL (LKG TNI AL) yang lebih dikenal dengan sebutan Ladokgi. 21 Angkatan Laut menjadi sebuah Departemen dan kedudukan KASAL berubah menjadi Menteri/Panglima Angkatan Laut (Men/Pangal). 53/21/Kr/2 untuk mendirikan poliklinik spesialis. Pada tanggal 28 Agustus 1963 keluar Keputusan Men/Pangal No. Angkatan Laut RI memerlukan tenaga spesialis sendiri. Tahun 1964. 5401. termasuk didalamnya Kejuruan Bintara untuk kesehatan umum dan kesehatan gigi. Gunung Sahari 67 Jakarta Pusat pindah ke Jl.23 tentang berlakunya struktur Kejuruan Bintara dan Tamtama Angkatan Laut. Pada tahun 1954 pembangunan Rumah Sakit AL dimulai. Farmasi (Bendungan Hilir) Nomor 1. DKAL mengeluarkan instruksi No. Orthodontik b. Perkembangan selanjutnya. Elang Nomor 3. Pada bulan Mei 1963 Direktorat Kesehatan Angkatan Laut yang berada di Jl.

Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).Pen Blaster Inkubator.II. mikroskop Dispenser Blok Microtom Oral Patologi Membuat & Menganalisa Sediaan .Sand Blaster .Vacum Mixer .Furnace .Acrylic .Hanging Bur . Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan Jenjang Pendidikan Di Bawah D3 D3 S1 S2 Jumlah Jumlah 114 13 32 26 185 b.Micromotor .Steel . Laboratorium Nama Laboratorium Tehnik Gigi Kemampuan (fungsi) Membuat Gigi Tiruan : .Casting Machine . Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional Kelompok Keahlian Asisten Apoteker Dokter Gigi Perawat Gigi Pranata Komputer Pranata Laboratorium Kesehatan Pustakawan Jumlah Jumlah 1 55 45 5 2 1 109 c. FASILITAS YANG DIMILIKI a.Porcelain Nama Peralatan Utama . III.Ultrasonic Cleaner . KETENAGAAN a.

Meminjamkan peralatan instruksional antara lain OHP. . Perbedaan Efek Pemakaian Metronidazole 25% dan Minoksilin 2% terhadap Tingkat Perlekatan Relatif pada Perawatan Poket Periodontal Secara Non Bedah. Meminjamkan materi instruksional antara lain slide. jurnal. Studi Banding Penggunaan Bahan Antiseptik Alkohol 70% dan Khlorheksidin Glukonat 4% sebagai Pembilas setelah Pencucian Tangan Ditinjau dari Jumlah Koloni Kuman. jurnal. 3. Perpustakaan Jenis Layanan yang Diberikan : 1. Perbedaan Penutupan Permukaan Akar pada Perawatan Resesi Gingiva dengan Flep Reposisi Koronal dengan dan Tanpa Guided Tissue Regenaration. dan vidio di tempat. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan masyarakat dalam lima tahun terakhir : 1. thesis. Meminjamkan koleksi buku. slide. thesis untuk intern Ladokgi. 9. Efektifitas Irigasi Larutan Metronidazole 0. PUBLIKASI a. majalah. melihat slide.1 % pada Skaling Subgingiva Perawatan Poket Periodental. Efektifitas Larutan Irigasi Triclosan 0. Pembagian Profil Wajah Jaringan Keras dan Lunak antara Lakilaki dan Perempuan Deutro-Melayu 2. 5. proyektor. Perbandingan Efektifitas Sterilisasi Ulang Sarung Tangan dengan Pemanasan Kering dan Kimiawi Ditinjau dari Aspek Mikrobiologis. Pengunjung perpustakaan (umum) diperkenankan membaca buku. 10. 8. 6.b. 7. vidio cassette untuk intern Ladokgi.12% sebagai Suplemen Skaling dan Root Planning pada Perawatan Poket Priodental. 4. Perbedaan Penutupan Permukaan Akar Flep Reposisi Koronal dengan dan Tanpa Free Rotated Papila Autograft pada Perawatan Resesi Gingiva. Besar dan Arah Tekanan yang Menimbulkan Rasa Sakit pada Pasien Sesaat sebelum Braket Dilepas. 4. 3.5% dan Larutan Chlohexidine 0. Unit Komputasi IV. 2. 5. Pengaruh Pemberian Ibuprofen pada Bedah Flap Modifikasi Widman dalam Perawatan Peridintis khronis. c. dll untuk intern Ladokgi. majalah. Melaksanakan permintaan reproduksi.3% terhadap Chlorhexidine 0.

KERJASAMA PENELITIAN Dalam Negeri : a. Perbandingan Efektifitas Sterilisasi Ulang Sarung Tangan dengan Pemanasan Kering dan Kimiawi Ditinjau dari Aspek Mikrobiologis. Majalah/jurnal yang diterbitkan (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).11. Universitas Gadjah Mada b. V. Studi Banding Penggunaan Bahan Antiseptik Alkohol 70% dan Khlorheksidin Glukonat 4% sebagai Pembilas Setelah Pencucian Tangan Ditinjau dari Jumlah Koloni Kuman 12. Otago University . Universitas Trisakti Luar Negeri : a. Royal New Zealand Dental Corps b. b.