HIKMAH KISAH TSA’LABAH Sebuah ragam sifat mengapa tetapkan Begitu karuniakan dikabulkan, takabbur.

bersifat perjalanan hidup manusia, selalu diliputi beraneka diri

problematika. hakiki kita

Problematika manusia dengan Padahal yang yang di

yang biasa. suatu kita

terkadang

membuat

manusia itu sendiri mengambil “keputusan cepat”. Memang itulah seorang tidak Namun...yang hal yang menjadi telah pertanyaan yang wajib kita tanya kepada diri sendiri adalah, sabar Allah kepada banyak aku tak Bahkan kita? orang rezeki selalu rezki mengelu-elukan yang banyak, semua bahkan yang ataupun

keimanan kita dalam kebenaran Allah. menginginkan, banyak”, antara tak itu namun jodoh yang cantik dan ketenaran. Kita sering berdoa “ Ya Allah, ketika sesuatu itu hal sedikit mungkin baik kita menjadi lupa

memberikan kepada

substantial,

sesama

manusia

kepada Allah (meskipun Allah tidak memerlukan “pengganti” dari akibat pengabulan doa hambaNya) Dikisahkan, Tsa’labah, salah seorang sahabat yang hidup di masa shalafush shaleh, yaitu masa dimana semua masih berada dalam pemerintahan Baginda Rasulullah saw. Suatu ketika ia mendatangi Rasulullah saw. Nampak di wajah Tsa’labah penuh harap dan menginginkan sesuatu yang berharga. “Ya Rasulullah, doakanlah aku agar aku menjadi seorang yang kaya raya” Rasulullah menjadi lupa saw heran. Dan berkali-kali berjamaah di menolak masjid permohonan dan bahkan tersebut. Rasulullah saw takut jika dengan kekayaan tersebut ia untuk shalat melupakan perintah Allah sama sekali. Namun, tiba-tiba Tsa’labah berkata kepada belia saw, “Ya Rasulullah, aku pasti akan menafkahkan rezeki yang Allah

. 75-77 . Tsa’labah pada suatu hari membeli 2 ekor kambing ucapan tersebut.” Doa tersebut singkat.” Mendengar mendoakannya. doa tersebut akhirnya terkabulkan... akhirnya Rasulullah saw Taubah 103.berikan kepadaku. Namun.Amin.... “Ya Allah berikanlah Tsa’labah rezeki yang banyak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful