Al-Baqarah

alif-laam-miim [2:1] Alif laam miin.10

dzaalikalkitaabu laa rayba fiihi hudan lilmuttaqiin [2:2] Kitab11 (Al Quraan) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa,12

alladziina yu/minuuna bilghaybi wayuqiimuuna shshalaata wamimmaa razaqnaahum yunfiquun [2:3] (yaitu) mereka yang beriman13 kepada yang ghaib,14 yang mendirikan shalat,15 dan menafkahkan sebahagian rezki16 yang Kami anugerahkan kepada mereka.

walladziina yu/minuuna bimaa unzila ilayka wamaa unzila min qablika wabil-aakhirati hum yuuqinuun [2:4] dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur'an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu,17 serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.18

ulaa-ika 'alaa hudan min rabbihim waulaa-ika humulmuflihuun [2:5] Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.19

innalladziina kafaruu sawaaun 'alayhim a-andzartahum am lam tundzirhum laa yu/minuun [2:6] Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.

khatamallaahu 'alaa quluubihim wa'alaa sam'ihim wa'alaa abshaarihim ghisyaawatun walahum 'adzaabun 'azhiim [2:7] Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka20, dan penglihatan mereka ditutup21. Dan bagi mereka siksa yang amat berat

wamina nnaasi man yaquulu aamannaabillahi wabil yaumilaakhiri wamahum bimu'miniin [2:8] Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian22," pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.

yukhaadi'uunallaaha walladziina aamanuu wamaa yakhda'uuna illaa anfusahum wamaayasy'uruun [2:9] Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.

fii quluubihim maradhun fazaadahumullaahu maradhan walahum 'adzaabun liimun bimaa kaanuu yakdzibuun [2:10] Dalam hati mereka ada penyakit23, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.

wa-idzaa qiila lahum laa tufsiduu fii l-ardhi qaaluu innamaa nahnu mushlihuun [2:11] Dan bila dikatakan kepada mereka:"Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi24". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan."

alaa innahum humu lmufsiduuna walaakin laa yasy'uruun [2:12] Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.

wa-idzaa qiila lahum aaminuu kamaa aamana nnaasu qaaluu anu/minu kamaa aamana ssufahaau laa innahum humu ssufahaau walaakin laa ya'lamuun [2:13] Apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman." Mereka menjawab: "Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?" Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh; tetapi mereka tidak tahu.

ulaa-ikalladziina isytarawuu dhdhalaalata bilhudaa famaa rabihat tijaaratuhum wamaa kaanuu muhtadiin [2:16] Mereka itulah orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk. matsaluhum kamatsalilladzii istawqada naaran falammaa adhaa-at maa hawlahu dzahaballaahu binuurihim watarakahum fii zhulumaatin laa yubshiruun [2:17] Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api26. mereka mengatakan: "Kami telah beriman". Dan Allah meliputi orang-orang yang kafir29. . mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya. mereka mengatakan: "Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu. bisu dan buta27. shummun bukmun 'umyun fahum laa yarji'uun [2:18] Mereka tuli. Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka25. dan membiarkan mereka dalam kegelapan. guruh dan kilat. tidak dapat melihat. maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar). aw kashayyibin mina ssamaa-i fiihi zhulumaatun wara'dun wabarqun yaj'aluuna ashaabi'ahum fiiaatsaanihim mina shshawaa'iqi hadzara lmawti walaahu muhiithun bilkaafiriin [2:19] atau seperti (orang-orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit disertai gelap gulita." allaahu yastahzi-u bihim wayamudduhum fii thughyaanihim ya'mahuun [2:15] Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.wa-idzaa laquulladziina aamanuu qaaluu aamannaa wa-idzaa khalaw ilaa syayaathiinihim qaaluu innaa ma'akum innamaa nahnu mustahzi-uun [2:14] Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman. maka setelah api itu menerangi sekelilingnya Allah hilangkan cahaya (yang menyinari) mereka. kami hanyalah berolok-olok.sebab takut akan mati28. karena (mendengar suara) petir. maka tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.

niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu. Jikalau Allah menghendaki. alladzii ja'ala lakumu l-ardha firaasyan wassamaa-a binaa-an wa-anzala mina ssamaa-i maa-an fa-akhraja bihi mina tstsamaraati rizqan lakum falaa taj'aluu lillaahi andaadan wa-antum ta'lamuun [2:22] Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah30. mereka berhenti. buatlah31 satu surat (saja) yang semisal Al Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah. fa-in lam taf'aluu walan taf'aluu fattaquu nnaarallatii waquuduhaa nnaasu walhijaaratu u'iddat lilkaafiriin .yakaadu lbarqu yakhthafu abshaarahum kullamaa adhaa-a lahum masyaw fiihi wa-idzaa azhlama 'alayhim qaamuu walaw syaaallaahu ladzahaba bisam'ihim wa-abshaarihim innallaaha 'alaa kulli syay-in qadiir [2:20] Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. agar kamu bertakwa. wa-in kuntum fii raybin mimmaa nazzalnaa 'alaa 'abdinaa fa/tuu bisuuratin min mitslihi wad'uu syuhadaa-akum min duunillaahi in kuntum shaadiqiin [2:23] Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad). mereka berjalan di bawah sinar itu. jika kamu orang-orang yang benar. yaa ayyuhaa nnaasu u'buduu rabbakumulladzii khalaqakum walladziina min qablikum la'allakum tattaquun [2:21] Hai manusia. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu. dan bila gelap menimpa mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka. padahal kamu mengetahui. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit.

" Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah34. tetapi mereka yang kafir mengatakan : "Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?. alladziina yanqudhuuna 'ahdallaahi min ba'di miitsaaqihi wayaqtha'uuna maa amarallaahu bihi an yuushala wayufsiduuna fii l-ardhi ulaa-ika humu lkhaasiruun [2:27] (yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh. kayfa takfuruuna biallaahi wakuntum amwaatan fa-ahyaakum tsumma yumiitukum tsumma yuhyiikum tsumma ilayhi turja'uun . maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka. bahwa bagi mereka disediakan surgasurga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. yang disediakan bagi orang-orang kafir. mereka mengatakan : "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu. peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu. Mereka itulah orang-orang yang rugi." Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya32.dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya) -.[2:24] Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) . innallaaha laa yastahyii an yadhriba matsalan maa ba'uudhatan famaa fawqahaa fa-ammaalladziina aamanuu faya'lamuuna annahu lhaqqu min rabbihim wa-ammaalladziina kafaruu fayaquuluuna maatsaa araadallaahu bihaadzaa matsalan yudhillu bihi katsiiran wayahdii bihi katsiiran wamaa yudhillu bihi illaa lfaasiqiin [2:26] Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu33. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu. Adapun orangorang yang beriman. wabasysyirilladziina aamanuu wa'amiluu shshaalihaati anna lahum jannaatin tajrii min tahtihaa l-anhaaru kullamaa ruziquu minhaa min tsamaratin rizqan qaaluu haadzaalladzii ruziqnaa min qablu wautuu bihi mutasyaabihan walahum fiihaa azwaajun muthahharatun wahum fiihaa khaaliduun [2:25] Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik. dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orangorang yang fasik.

lalu dijadikan-Nya tujuh langit. kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah. padahal kamu tadinya mati." . sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana35. lalu Allah menghidupkan kamu. tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan? huwalladzii khalaqa lakum maa fii l-ardhi jamii'an tsumma istawaa ilaa ssamaa-i fasawwaahunna sab'a samaawaatin wahuwa bikulli syay-in 'aliim [2:29] Dia-lah Allah.[2:28] Mengapa kamu kafir kepada Allah. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." wa'allama aadama l-asmaa-a kullahaa tsumma 'aradhahum 'alaa lmalaa-ikati faqaala anbi-uunii bi-asmaa-i haaulaa-i in kuntum shaadiqiin [2:31] Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya. wa-idz qaala rabbuka lilmalaa-ikati innii jaa'ilun fii l-ardhi khaliifatan qaaluu ataj'alu fiihaa man yufsidu fiihaa wayasfiku ddimaa-a wanahnu nusabbihu bihamdika wanuqaddisu laka qaala innii a'lamu maa laa ta'lamuun [2:30] Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit. kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!" qaaluu subhaanaka laa 'ilma lanaa illaa maa 'allamtanaa innaka anta l'aliimu lhakiim [2:32] Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau.

dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai. bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan ?" wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa abaa wastakbara wakaana mina lkaafiriin [2:34] Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah36kamu kepada Adam. beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini. dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." fatalaqqaa aadamu min rabbihi kalimaatin fataaba 'alayhi innahu huwa ttawwaabu rrahiim [2:37] Kemudian Adam menerima beberapa kalimat40 dari Tuhannya." maka sujudlah mereka kecuali Iblis. diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini. dan janganlah kamu dekati pohon ini37. ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir." Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu. . fa-azallahumaa sysyaythaanu 'anhaa fa-akhrajahumaa mimmaa kaanaa fiihi waqulnaa ihbithuu ba'dhukum liba'dhin 'aduwwun walakum fii l-ardhi mustaqarrun wamataa'un ilaa hiin [2:36] Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu38 dan dikeluarkan dari keadaan semula39 dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain. yang menyebabkan kamu termasuk orangorang yang zalim. maka Allah menerima taubatnya. Allah berfirman: "Bukankah sudah Ku katakan kepadamu.qaala yaa aadamu anbi/hum bi-asmaa-ihim falammaa anba-ahum bi-asmaa-ihim qaala alam aqul lakum innii a'lamu ghayba ssamaawaati wal-ardhi wa-a'lamu maa tubduuna wamaa kuntum taktumuun [2:33] Allah berfirman: "Hai Adam. waqulnaa yaa aadamu uskun anta wazawjuka ljannata wakulaa minhaa raghadan haytsu syi/tumaa walaa taqrabaa haadzihi sysyajarata fatakuunaa mina zhzhaalimiin [2:35] Dan Kami berfirman: "Hai Adam. dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.

niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka. waaaminuu bimaa anzaltu mushaddiqan limaa ma'akum walaa takuunuu awwala kaafirin bihi walaa tasytaruu bi-aayaatii tsamanan qaliilan wa-iyyaaya fattaquun [2:41] Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Qur'an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat). dan tidak (pula) mereka bersedih hati". mereka kekal di dalamnya.qulnaa ihbithuu minhaa jamii'an fa-immaa ya/tiyannakum minnii hudan faman tabi'a hudaaya falaakhawfun 'alayhim walaa hum yahzanuun [2:38] Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu. tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'44 . yaa banii israa-iila udzkuruu ni'matiyallatii an'amtu 'alaykum wa-awfuu bi'ahdii uufi bi'ahdikum wa-iyyaaya farhabuun [2:40] Hai Bani Israil41. maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku. ingatlah akan ni'mat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu. walladziina kafaruu wakadzdzabuu bi-aayaatinaa ulaa-ika ash-haabu nnaari hum fiihaa khaaliduun [2:39] Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami. niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu. dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk). mereka itu penghuni neraka. dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa. dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah. dan penuhilah janjimu kepada-Ku42. sedang kamu mengetahui. dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya. wa-aqiimuu shshalaata waaatuu zzakaata warka'uu ma'a rraaki'iin [2:43] Dan dirikanlah shalat. walaa talbisuu lhaqqa bilbaathili wataktumuu lhaqqa wa-antum ta'lamuun [2:42] Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu43.

walau sedikitpun. mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. lalu Kami selamatkan kamu dan Kami tenggelamkan (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan47. dan tidaklah mereka akan ditolong. ingatlah akan ni'mat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat45. kecuali bagi orangorang yang khusyu'. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu. bahwa mereka akan menemui Tuhannya. yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain.ata/muruuna nnaasa bilbirri watansawna anfusakum wa-antum tatluuna lkitaaba afalaa ta'qiluun [2:44] Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian. dan (begitu pula) tidak diterima syafa'at46 dan tebusan dari padanya. wa-idz faraqnaa bikumu lbahra fa-anjaynaakum wa-aghraqnaa aala fir'awna wa-antum tanzhuruun [2:50] Dan (ingatlah). mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya. alladziina yazhunnuuna annahum mulaaquu rabbihim wa-annahum ilayhi raaji'uun [2:46] (yaitu) orang-orang yang meyakini. wattaquu yawman laa tajzii nafsun 'an nafsin syay-an walaa yuqbalu minhaa syafaa'atun walaayu/khadzu minhaa 'adlun walaa hum yunsharuun [2:48] Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat. dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri. . yaa banii israa-iila udzkuruu ni'matiyallatii an'amtu 'alaykum wa-annii fadhdhaltukum 'alaal'aalamiin [2:47] Hai Bani Israil. ketika Kami belah laut untukmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat. padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidaklah kamu berpikir? wasta'iinuu bishshabri washshalaati wa-innahaa lakabiiratun illaa 'alaa lkhaasyi'iin [2:45] Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. wa-idz najjaynaakum min aali fir'awna yasuumuunakum suu-a l'adzaabi yudzabbihuuna abnaa-akum wayastahyuuna nisaa-akum wafii dzaalikum balaaun min rabbikum 'azhiim [2:49] Dan (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya.

Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu. ketika Kami berjanji kepada Musa (memberikan Taurat. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." wa-idz qultum yaa muusaa lan nu/mina laka hattaa naraallaaha jahratan fa-akhadzatkumushshaa'iqatu wa-antum tanzhuruun [2:55] Dan (ingatlah). tsumma ba'atsnaakum min ba'di mawtikum la'allakum tasykuruun [2:56] Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati52. maka Allah akan menerima taubatmu. sesudah) empat puluh malam. karena itu kamu disambar halilintar. ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku. ketika Kami berikan kepada Musa Al Kitab (Taurat) dan keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang salah. maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu49. tsumma 'afawnaa 'ankum min ba'di dzaalika la'allakum tasykuruun [2:52] Kemudian sesudah itu Kami maafkan kesalahanmu. ketika kamu berkata: "Hai Musa. sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu). wa-idz aataynaa muusaa lkitaaba walfurqaana la'allakum tahtaduun [2:53] Dan (ingatlah).wa-idz waa'adnaa muusaa arba'iina laylatan tsumma ittakhadztumu l'ijla min ba'dihi wa-antumzhaalimuun [2:51] Dan (ingatlah). wazhallalnaa 'alaykumu lghamaama wa-anzalnaa 'alaykumu lmanna wassalwaa kuluu minthayyibaati maa razaqnaakum wamaa zhalamuunaa walaakin kaanuu anfusahum yazhlimuun . sedang kamu menyaksikannya51". agar kamu mendapat petunjuk. wa-idz qaala muusaa liqawmihi yaa qawmi innakum zhalamtum anfusakum bittikhaadzikumu l'ijla fatuubuu ilaa baari-ikum faqtuluu anfusakum dzaalikum khayrun lakum 'inda baari-ikum fataaba 'alaykum innahu huwa ttawwaabu rrahiim [2:54] Dan (ingatlah). supaya kamu bersyukur. kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang50. agar kamu bersyukur. lalu kamu menjadikan anak lembu48 (sembahan) sepeninggalnya dan kamu adalah orang-orang yang zalim.

dan makanlah dari hasil buminya. ketika Kami berfirman: "Masuklah kamu ke negeri ini (Baitul Maqdis).[2:57] Dan Kami naungi kamu dengan awan. Makan dan minumlah rezki (yang diberikan) Allah. wa-idz qulnaa udkhuluu haadzihi lqaryata fakuluu minhaa haytsu syi/tum raghadan wadkhuluu lbaaba sujjadan waquuluu hiththhatun naghfir lakum khathaayaakum wasanaziidu lmuhsiniin [2:58] Dan (ingatlah). dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu dari langit. dan kelak Kami akan menambah (pemberian Kami) kepada orangorang yang berbuat baik". dan masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud54. wa-idzi istasqaa muusaa liqawmihi faqulnaa idhrib bi'ashaaka lhajara fanfajarat minhu itsnataa'asyrata 'aynan qad 'alima kullu unaasin masyrabahum kuluu wasyrabuu min rizqillaahi walaata'tsaw fii l-ardhi mufsidiin [2:60] Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya. niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu. akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. Sungguh tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing)55. lalu Kami berfirman: "Pukullah batu itu dengan tongkatmu". dan tidaklah mereka menganiaya Kami. . dan Kami turunkan kepadamu "manna" dan "salwa"53. yang banyak lagi enak dimana yang kamu sukai. fabaddalalladziina zhalamuu qawlan ghayralladzii qiila lahum fa-anzalnaa 'alaalladziina zhalamuu rijzan mina ssamaa-i bimaa kaanuu yafsuquun [2:59] Lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu. karena mereka berbuat fasik. Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air. dan katakanlah: "Bebaskanlah kami dari dosa".

serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. ketimunnya. hari kemudian dan beramal saleh 58. wa-idz akhadznaa miitsaaqakum warafa'naa fawqakumu ththhuura khudzuu maa aataynaakum biquwwatin wadzkuruu maa fiihi la'allakum tattaquun [2:63] Dan (ingatlah). dan bawang merahnya". Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta".wa-idz qultum yaa muusaa lan nashbira 'alaa tha'aamin waahidin fad'u lanaa rabbaka yukhrij lanaa mimmaa tunbitu l-ardhu min baqlihaa waqitstsaa-ihaa wafuumihaa wa'adasihaawabashalihaa qaala atastabdiluunalladzii huwa adnaa billadzii huwa khayrun ihbithuu mishran fa-inna lakum maa sa-altum wadhuribat 'alayhimu dzdzillatu walmaskanatu wabaauu bighadhabin minallaahi dzaalika bi-annahum kaanuu yakfuruuna bi-aayaatillaahi wayaqtuluuna nnabiyyiina bighayri lhaqqi dzaalika bimaa 'ashaw wakaanuu ya'taduun [2:61] Dan (ingatlah). tidak ada kekhawatiran kepada mereka. orang-orang Yahudi. agar kamu bertakwa". siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah57. kacang adasnya. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu. dan tidak (pula) mereka bersedih hati. mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka. ketika kamu berkata: "Hai Musa. orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin56. yaitu sayurmayurnya. agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi. Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan. innalladziina aamanuu walladziina haaduu wannashaaraa washshaabi-iina man aamana biallaahi walyawmi l-aakhiri wa'amila shaalihan falahum ajruhum 'inda rabbihim walaa khawfun 'alayhim walaa hum yahzanuun [2:62] Sesungguhnya orang-orang mu'min. . bawang putihnya. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas. ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada didalamnya. Musa berkata: "Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik ? Pergilah kamu ke suatu kota.

lalu Kami berfirman kepada mereka: "Jadilah kamu kera60 yang hina". sapi betina apakah itu. wa-idz qaala muusaa liqawmihi innallaaha ya/murukum an tadzbahuu baqaratan qaaluu atattakhidzunaa huzuwan qaala a'uudzu biallaahi an akuuna mina ljaahiliin [2:67] Dan (ingatlah). walaqad 'alimtumulladziina i'tadaw minkum fii ssabti faqulnaa lahum kuunuu qiradatan khaasi-iin [2:65] Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar diantaramu pada hari Sabtu59. serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. maka kalau tidak ada karunia Allah dan rahmatNya atasmu. ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina." Mereka berkata: "Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan62 ?" Musa menjawab: "Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil"." Musa menjawab: "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda. agar Dia menerangkan kepada kami. qaaluu ud'u lanaa rabbaka yubayyin lanaa maa lawnuhaa qaala innahu yaquulu innahaabaqaratun shafraau faaqi'un lawnuhaa tasurru nnaazhiriin . niscaya kamu tergolong orang yang rugi. dan bagi mereka yang datang kemudian. pertengahan antara itu. maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu". qaaluu ud'u lanaa rabbaka yubayyin lanaa maa hiya qaala innahu yaquulu innahaa baqaratun laafaaridhun walaa bikrun 'awaanun bayna dzaalika faf'aluu maa tu/maruun [2:68] Mereka menjawab: " Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami.tsumma tawallaytum min ba'di dzaalika falawlaa fadhlullaahi 'alaykum warahmatuhu lakuntum mina lkhaasiriin [2:64] Kemudian kamu berpaling setelah (adanya perjanjian) itu. faja'alnaahaa nakaalan limaa bayna yadayhaa wamaa khalfahaa wamaw'izhatan lilmuttaqiin [2:66] Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu.

lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya." Mereka berkata: "Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya". Dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan.[2:69] Mereka berkata: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya". Musa menjawab: "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning. tidak bercacat. dam memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaanNya agar kamu mengerti64. faqulnaa idhribuuhu biba'dhihaa kadzaalika yuhyiillaahu lmawtaa wayuriikum aayaatihi la'allakum ta'qiluun [2:73] Lalu Kami berfirman: "Pukullah mayat itu dengan sebahagian anggota sapi betina itu !" Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati. karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu). ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu. . Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu63. yang kuning tua warnanya. wa-idz qataltum nafsan faddaara/tum fiihaa walaahu mukhrijun maa kuntum taktumuun [2:72] Dan (ingatlah)." qaala innahu yaquulu innahaa baqaratun laa dzaluulun tutsiiru l-ardha walaa tasqii lhartsa musallamatun laa syiyata fiihaa qaaluu laana ji/ta bilhaqqi fadzabahuuhaa wamaa kaaduu yaf'aluun [2:71] Musa berkata: "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman." qaaluu ud'u lanaa rabbaka yubayyin lanaa maa hiya inna lbaqara tasyaabaha 'alaynaa wa-innaain syaa-allaahu lamuhtaduun [2:70] Mereka berkata: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu. tidak ada belangnya.

" tetapi apabila mereka berada sesama mereka saja. tidakkah kamu mengerti?"66 awa laa ya'lamuuna annallaaha ya'lamu maa yusirruuna wamaa yu'linuun [2:77] Tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah mengetahui segala yang mereka sembunyikan dan segala yang mereka nyatakan? waminhum ummiyyuuna laa ya'lamuuna lkitaaba illaa amaaniyya wa-in hum illaa yazhunnuun [2:78] Dan diantara mereka ada yang buta huruf. mereka berkata:" Kamipun telah beriman. sedang mereka mengetahui?65 wa-idzaa laquulladziina aamanuu qaaluu aamannaa wa-idzaa khalaa ba'dhuhum ilaa ba'dhin qaaluu atuhadditsuunahum bimaa fatahallaahu 'alaykum liyuhaajjuukum bihi 'inda rabbikum afalaata'qiluun [2:76] Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman. padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah. lalu mereka berkata: "Apakah kamu menceritakan kepada mereka (orang-orang mu'min) apa yang telah diterangkan Allah kepadamu. .tsumma qasat quluubukum min ba'di dzaalika fahiya kalhijaarati aw asyaddu qaswatan wa-inna mina lhijaarati lamaa yatafajjaru minhu l-anhaaru wa-inna minhaa lamaa yasysyaqqaqu fayakhruju minhu lmaau wa-inna minhaa lamaa yahbithu min khasyyatillaahi wamaallaahu bighaafilin 'ammaa ta'maluun [2:74] Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu. afatathma'uuna an yu/minuu lakum waqad kaana fariiqun minhum yasma'uuna kalaamallaahi tsumma yuharrifuunahu min ba'di maa 'aqaluuhu wahum ya'lamuun [2:75] Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu. supaya dengan demikian mereka dapat mengalahkan hujjahmu di hadapan Tuhanmu. bahkan lebih keras lagi. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh. tidak mengetahui Al Kitab (Taurat). kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga67. lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya. karena takut kepada Allah.

fawaylun lilladziina yaktubuuna lkitaaba bi-aydiihim tsumma yaquuluuna haadzaa min 'indillaahi liyasytaruu bihi tsamanan qaliilan fawaylun lahum mimmaa katabat aydiihim wawaylun lahum mimmaa yaksibuun [2:79] Maka kecelakaan yAng besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri. kecuali selama beberapa hari saja. akibat apa yang mereka kerjakan. ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?" balaa man kasaba sayyi-atan wa-ahathat bihi khathii-atuhu faulaa-ika ash-haabu nnaari hum fiihaa khaaliduun [2:81] (Bukan demikian). (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. mereka kekal di dalamnya. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka. lalu dikatakannya. dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka. mereka itulah penghuni neraka. mereka itu penghuni surga. akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri. walladziina aamanuu wa'amiluu shshaalihaati ulaa-ika ash-haabu ljannati hum fiihaa khaaliduun [2:82] Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh. yang benar: barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya. "Ini dari Allah"." Katakanlah: "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya. mereka kekal di dalamnya. . waqaaluu lan tamassanaa nnaaru illaa ayyaaman ma'duudatan qul attakhadztum 'indallaahi 'ahdan falan yukhlifallaahu 'ahdahu am taquuluuna 'alaallaahi maa laa ta'lamuun [2:80] Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka.

kaum kerabat. dan kamu tidak akan mengusir dirimu (saudaramu sebangsa) dari kampung halamanmu. dan kamu selalu berpaling. anak-anak yatim. dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. tetapi jika mereka datang kepadamu sebagai tawanan. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu. tsumma antum haaulaa-i taqtuluuna anfusakum watukhrijuuna fariiqan minkum min diyaarihim tazhaaharuuna 'alayhim bil-itsmi wal'udwaani wa-in ya/tuukum usaaraa tufaaduuhum wahuwa muharramun 'alaykum ikhraajuhum afatu/minuuna biba'dhi lkitaabi watakfuruuna biba'dhin famaajazaau man yaf'alu dzaalika minkum illaa khizyun fii lhayaati ddunyaa wayawma lqiyaamati yuradduuna ilaa asyaddi l'adzaabi wamaallaahu bighaafilin 'ammaa ta'maluun [2:85] Kemudian kamu (Bani Israil) membunuh dirimu (saudaramu sebangsa) dan mengusir segolongan daripada kamu dari kampung halamannya. wa-idz akhadznaa miitsaaqakum laa tasfikuuna dimaa-akum walaa tukhrijuuna anfusakum min diyaarikum tsumma aqrartum waantum tasyhaduun [2:84] Dan (ingatlah). kamu bantu membantu terhadap mereka dengan membuat dosa dan permusuhan. dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa. kecuali sebahagian kecil daripada kamu. ketika Kami mengambil janji dari kamu (yaitu): kamu tidak akan menumpahkan darahmu (membunuh orang).wa-idz akhadznaa miitsaaqa banii israa-iila laa ta'buduuna illaallaaha wabilwaalidayni ihsaanan wadzii lqurbaa walyataamaa walmasaakiini waquuluu linnaasi husnan wa-aqiimuu shshalaata waaatuu zzakaata tsumma tawallaytum illaa qaliilan minkum wa-antum mu'ridhuun [2:83] Dan (ingatlah). Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian . dan orang-orang miskin. kemudian kamu berikrar (akan memenuhinya) sedang kamu mempersaksikannya. padahal mengusir mereka itu (juga) terlarang bagimu. serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia. ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah. kamu tebus mereka.

ulaa-ikalladziina isytarawuu lhayaata ddunyaa bil-aakhirati falaa yukhaffafu 'anhumu l'adzaabu walaa hum yunsharuun [2:86] Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat. dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat.daripadamu. Maka la'nat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu. walaqad aataynaa muusaa lkitaaba waqaffaynaa min ba'dihi birrusuli waaataynaa 'iisaa ibna maryama lbayyinaati wa-ayyadnaahu biruuhi lqudusi afakullamaa jaa-akum rasuulun bimaa laatahwaa anfusukumu istakbartum fafariiqan kadzdzabtum wafariiqan taqtuluun [2:87] Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa. dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mu'jizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus69. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong. dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul. mereka lalu ingkar kepadanya. Tetapi sebenarnya Allah telah mengutuk mereka karena keingkaran mereka. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat68. . maka sedikit sekali mereka yang beriman. padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir. walammaa jaa-ahum kitaabun min 'indillaahi mushaddiqun limaa ma'ahum wakaanuu min qablu yastaftihuuna 'alaalladziina kafaruu falammaa jaa-ahum maa 'arafuu kafaruu bihi fala'natullaahi 'alaa lkaafiriin [2:89] Dan setelah datang kepada mereka Al Qur'an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka70. maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui. maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong. melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia. maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh? waqaaluu quluubunaa ghulfun bal la'anahumullaahu bikufrihim faqaliilan maa yu/minuun [2:88] Dan mereka berkata : "Hati kami tertutup".

kemudian kamu jadikan anak sapi (sebagai sembahan) sesudah (kepergian)nya73." mereka berkata: "Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami". Katakanlah: "Mengapa kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman?" walaqad jaa-akum muusaa bilbayyinaati tsumma ittakhadztumu l'ijla min ba'dihi wa-antumzhaalimuun [2:92] Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu membawa bukti-bukti kebenaran (mu'jizat). wa-idzaa qiila lahum aaminuu bimaa anzalallaahu qaaluu nu/minu bimaa unzila 'alaynaawayakfuruuna bimaa waraa-ahu wahuwa lhaqqu mushaddiqan limaa ma'ahum qul falima taqtuluuna anbiyaa-allaahi min qablu in kuntum mu/miniin [2:91] Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kepada Al Qur'an yang diturunkan Allah. yang membenarkan apa yang ada pada mereka. dan sebenarnya kamu adalah orang-orang yang zalim. ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!" Mereka menjawab: "Kami mendengar tetapi tidak mentaati". . Dan mereka kafir kepada Al Qur'an yang diturunkan sesudahnya. sedang Al Qur'an itu adalah (Kitab) yang hak. wa-idz akhadznaa miitsaaqakum warafa'naa fawqakumu ththhuura khudzuu maa aataynaakum biquwwatin wasma'uu qaaluu sami'naa wa'ashaynaa wausyribuu fii quluubihimu l'ijla bikufrihim qul bi/samaa ya/murukum bihi iimaanukum in kuntum mu/miniin [2:93] Dan (ingatlah).bi/samaa isytaraw bihi anfusahum an yakfuruu bimaa anzalallaahu baghyan an yunazzilallaahu min fadhlihi 'alaa man yasyaau min 'ibaadihi fabaauu bighadhabin 'alaa ghadhabin walilkaafiriina 'adzaabun muhiin [2:90] Alangkah buruknya (hasil perbuatan) mereka yang menjual dirinya sendiri dengan kekafiran kepada apa yang telah diturunkan Allah. Karena itu mereka mendapat murka sesudah (mendapat) kemurkaan72. Katakanlah: "Amat jahat74 perbuatan yang telah diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman (kepada Taurat). karena dengki bahwa Allah menurunkan karunia-Nya71 kepada siapa yang dikehendaki-Nya diantara hambahamba-Nya. Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya. Dan untuk orang-orang kafir siksaan yang menghinakan.

malaikat-malaikat-Nya. maka inginilah75kematian(mu). maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Qur'an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah. maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir. manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia). bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. karena kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri).qul in kaanat lakumu ddaaru l-aakhiratu 'indallaahi khaalishatan min duuni nnaasi fatamannawuu lmawta in kuntum shaadiqiin [2:94] Katakanlah: "Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah. . rasul-rasul-Nya. walan yatamannawhu abadan bimaa qaddamat aydiihim walaahu 'aliimun biazhzhaalimiin [2:95] Dan sekali-kali mereka tidak akan mengingini kematian itu selama-lamanya. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun. dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang aniaya. padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. bukan untuk orang lain. man kaana 'aduwwan lillaahi wamalaa-ikatihi warusulihi wajibriila wamiikaala fa-innallaaha 'aduwwun lilkaafiriin [2:98] Barang siapa yang menjadi musuh Allah. qul man kaana 'aduwwan lijibriila fa-innahu nazzalahu 'alaa qalbika bi-idznillaahi mushaddiqan limaa bayna yadayhi wahudan wabusyraa lilmu/miniin [2:97] Katakanlah: "Barang siapa yang menjadi musuh Jibril. jika kamu memang benar. walatajidannahum ahrasha nnaasi 'alaa hayaatin waminalladziina asyrakuu yawaddu ahaduhum law yu'ammaru lfa sanatin wamaa huwa bimuzahzihihi mina l'adzaabi an yu'ammara walaahu bashiirun bimaa ya'maluun [2:96] Dan sungguh kamu akan mendapati mereka. Jibril dan Mikail. membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

walammaa jaa-ahum rasuulun min 'indillaahi mushaddiqun limaa ma'ahum nabadza fariiqun minalladziina uutuu lkitaaba kitaaballaahi waraa-a zhuhuurihim ka-annahum laa ya'lamuun [2:101] Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu. dan setiap kali mereka mengikat janji. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir). hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). dan tak ada yang ingkar kepadanya.walaqad anzalnaa ilayka aayaatin bayyinaatin wamaa yakfuru bihaa illaa lfaasiquun [2:99] Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat yang jelas. sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang . sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu). mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya79. Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat78 di negeri Babil yaitu Harut dan Marut. kecuali dengan izin Allah. seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah kitab Allah). melainkan orang-orang yang fasik. segolongan mereka melemparkannya? Bahkan sebagian besar dari mereka tidak beriman. sebab itu jangnalah kamu kafir". awa kullamaa 'aahaduu 'ahdan nabadzahu fariiqun minhum bal aktsaruhum laa yu/minuun [2:100] Patutkah (mereka ingkar kepada ayat-ayat Allah). wattaba'uu maa tatluu sysyayaathiinu 'alaa mulki sulaymaana wamaa kafara sulaymaanu walaakinna sysyayaathiina kafaruu yu'allimuuna nnaasa ssihra wamaa unzila 'alaa lmalakayni bibaabila haaruuta wamaaruuta wamaa yu'allimaani min ahadin hattaa yaquulaa innamaa nahnu fitnatun falaa takfur fayata'allamuuna minhumaa maa yufarriquuna bihi bayna lmar-i wazawjihi wamaa hum bidaarriina bihi min ahadin illaa bi-idznillaahi wayata'allamuuna maa yadhurruhum walaa yanfa'uhum walaqad 'alimuu lamani isytaraahu maa lahu fii l-aakhirati min khalaaqin walabi/sa maa [2:102] Dan mereka mengikuti apa76 yang dibaca oleh syaitan-syaitan77 pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir). sebahagian dari orang-orang yang diberi kitab (Taurat) melemparkan kitab Allah ke belakang (punggung)nya. Demi.

maa yawaddulladziina kafaruu min ahli lkitaabi walaa lmusyrikiina an yunazzala 'alaykum min khayrin min rabbikum walaahu yakhtashshu birahmatihi man yasyaau walaahu dzuu lfadhli l'azhiim [2:105] Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu. kalau mereka mengetahui. tetapi katakanlah: "Unzhurna". tiadalah baginya keuntungan di akhirat. yaa ayyuhaalladziina aamanuu laa taquuluu raa'inaa waquuluu unzhurnaa wasma'uu walilkaafiriina 'adzaabun liim [2:104] Hai orang-orang yang beriman. janganlah kamu katakan (kepada Muhammad): "Raa'ina". kalau mereka mengetahui. . atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya. dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir. Dan bagi orang-orang yang kafir siksaan yang pedih80. dan sesungguhnya pahala dari sisi Allah adalah lebih baik. dan Allah mempunyai karunia yang besar. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian). Tidakkah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu? alam ta'lam annallaaha lahu mulku ssamaawaati wal-ardhi wamaa lakum min duunillaahi min waliyyin walaa nashiir [2:107] Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. walaw annahum aamanuu wattaqaw lamatsuubatun min 'indillaahi khayrun law kaanuu ya'lamuun [2:103] Sesungguhnya kalau mereka beriman dan bertakwa. Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. dan "dengarlah". maa nansakh min aayatin aw nunsihaa na/ti bikhayrin minhaa aw mitslihaa alam ta'lam annallaaha 'alaa kulli syay-in qadiir [2:106] Ayat mana saja81 yang Kami nasakhkan.menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu. (niscaya mereka akan mendapat pahala).

.am turiiduuna an tas-aluu rasuulakum kamaa su-ila muusaa min qablu waman yatabaddali lkufra bil-iimaani faqad dhalla sawaa-a ssabiil [2:108] Apakah kamu menghendaki untuk meminta kepada Rasul kamu seperti Bani Israil meminta kepada Musa pada jaman dahulu? Dan barangsiapa yang menukar iman dengan kekafiran. balaa man aslama wajhahu lillaahi wahuwa muhsinun falahu ajruhu 'inda rabbihi walaa khawfun 'alayhim walaa hum yahzanuun [2:112] (Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah. wa-aqiimuu shshalaata waaatuu zzakaata wamaa tuqaddimuu li-anfusikum min khayrin tajiduuhu 'indallaahi innallaaha bimaa ta'maluuna bashiir [2:110] Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu. karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri. wadda katsiirun min ahli lkitaabi law yarudduunakum min ba'di iimaanikum kuffaaran hasadan min 'indi anfusihim min ba'di maa tabayyana lahumu lhaqqu fa'fuu washfahuu hattaaya/tiyallaahu bi-amrihi innallaaha 'alaa kulli syay-in qadiir [2:109] Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman. maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka ma'afkanlah dan biarkanlah mereka. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. sampai Allah mendatangkan perintah-Nya82. tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Katakanlah: "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar". waqaaluu lan yadkhula ljannata illaa man kaana huudan aw nashaaraa tilka amaaniyyuhum qul haatuu burhaanakum in kuntum shaadiqiin [2:111] Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: "Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani". sedang ia berbuat kebajikan. maka sungguh orang itu telah sesat dari jalan yang lurus.

Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui. walillaahi lmasyriqu walmaghribu fa-aynamaa tuwalluu fatsamma wajhullaahi innallaaha waasi'un 'aliim [2:115] Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat. tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya. Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat. Maka Allah akan mengadili diantara mereka pada hari Kiamat. kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). mengatakan seperti ucapan mereka itu. bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah. maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah83. dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah). badii'u ssamaawaati wal-ardhi wa-idzaa qadaa amran fa-innamaa yaquulu lahu kun fayakuun .waqaalati lyahuudu laysati nnashaaraa 'alaa syay-in waqaalati nnashaaraa laysati lyahuudu 'alaasyay-in wahum yatluuna lkitaaba kadzaalika qaalalladziina laa ya'lamuuna mitsla qawlihim falaahu yahkumu baynahum yawma lqiyaamati fiimaa kaanuu fiihi yakhtalifuun [2:113] Dan orang-orang Yahudi berkata: "Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan". waqaaluu itakhadzallaahu waladan subhaanahu bal lahu maa fii ssamaawaati wal-ardhi kullun lahu qaanituun [2:116] Mereka (orang-orang kafir) berkata: "Allah mempunyai anak"." padahal mereka (sama-sama) membaca Al Kitab. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui. semua tunduk kepada-Nya. waman azhlamu mimman mana'a masaajidallaahi an yudzkara fiihaa ismuhu wasa'aa fii kharaabihaa ulaa-ika maa kaana lahum an yadkhuluuhaa illaa khaa-ifiina lahum fii ddunyaa khizyun walahum fii l-aakhirati 'adzaabun 'azhiim [2:114] Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalanghalangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya. dan orang-orang Nasrani berkata: "Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan. Maha Suci Allah.

sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. . innaa arsalnaaka bilhaqqi basyiiran wanadziiran walaa tus-alu 'an ash-haabi ljahiim [2:119] Sesungguhnya Kami telah mengutusmu (Muhammad) dengan kebenaran. walan tardaa 'anka lyahuudu walaa nnashaaraa hattaa tattabi'a millatahum qul inna hudaallaahi huwa lhudaa wala-ini ittaba'ta ahwaa-ahum ba'dalladzii jaa-aka mina l'ilmi maa laka minallaahi min waliyyin walaa nashiir [2:120] Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu. waqaalalladziina laa ya'lamuuna lawlaa yukallimunaallaahu aw ta/tiinaa aayatun kadzaalika qaalalladziina min qablihim mitsla qawlihim tasyaabahat quluubuhum qad bayyannaa l-aayaati liqawmin yuuqinuun [2:118] Dan orang-orang yang tidak mengetahui berkata: "Mengapa Allah tidak (langsung) berbicara dengan kami atau datang tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada kami?" Demikian pula orang-orang yang sebelum mereka telah mengatakan seperti ucapan mereka itu. maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. hati mereka serupa. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu.[2:117] Allah Pencipta langit dan bumi. maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah!" Lalu jadilah ia. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada kaum yang yakin. dan kamu tidak akan diminta (pertanggungan jawab) tentang penghuni-penghuni neraka.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful