BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Batu ginjal merupakan batu saluran kemih (urolithiasis), sudah dikenal sejak zaman Babilonia dan Mesir kuno dengan diketemukannya batu pada kandung kemih mummi. Batu saluran kemih dapat diketemukan sepanjang saluran kemih mulai dari sistem kaliks ginjal, pielum, ureter, buli-buli dan uretra. Batu ini mungkin terbentuk di di ginjal kemudian turun ke saluran kemih bagian bawah atau memang terbentuk di saluran kemih bagian bawah karena adanya stasis urine seperti pada batu buli-buli karena hiperplasia prostat atau batu uretra yang terbentu di dalam divertikel uretra. Penyakit batu saluran kemih menyebar di seluruh dunia dengan perbedaan di negara berkembang banyak ditemukan batu buli-buli sedangkan di negara maju lebih banyak dijumpai batu saluran kemih bagian atas (gunjal dan ureter), perbedaan ini dipengaruhi status gizi dan mobilitas aktivitas sehari-hari. Angka prevalensi rata-rata di seluruh dunia adalah 1-12 % penduduk menderita batu saluran kemih. Penyebab terbentuknya batu saluran kemih diduga berhubungan dengan gangguan aliran urine, gangguan metabolik, infeksi saluran kemih, dehidrasi dan keadaan-keadaan lain yang masih belum terungkap (idiopatik).

B. Permasalahan Adapun permasalahan yang kelompok kami angkat dalam makalah ini adalah:       Apakah yang dimaksud dengan Urinary calculi (Batu Ginjal)? Bagaimanakah etiologi dari Urinary calculi (Batu Ginjal)? Bagaimanakah manifestasi klinis dari Urinary calculi (Batu Ginjal)? Bagaimanakah patofisiologi Urinary calculi (Batu Ginjal)? Bagaimana komplikasi dari Urinary calculi (Batu Ginjal)? Bagaimana Asuhan Keperawatan pada Pasien Urinary calculi (Batu Ginjal)?
1 Kelompok_VI

serta tanda dan gejala yang muncul pada penyakit Urinary calculi (Batu Ginjal). Tujuan    Memahami pengertian. penyebab. Menguraikan prosedur perawatan yang digunakan untuk pasian penderita Urinary calculi (Batu Ginjal).C. Menggunakan proses keperawatan sebagai kerangka kerja untuk perawatan pasien penderita Urinary calculi (Batu Ginjal). 2 Kelompok_VI . jenis.

meliputi:    Herediter. Faktor intrinsik. penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Proses pembentukan batu ini disebut urolitiasis (litiasis renalis. oksalat dan kalsium mempermudah terjadinya batu saluran kemih. jumlah pasien pria 3 kali lebih banyak dibanding pasien wanita. Batu ini bisa terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun di dalam kandung kemih (batu kandung kemih). Asupan air. penyakit ini sering dijumpai pada orang yang pekerjaannya banyak duduk atau kurang aktivitas fisik (sedentary life). Pengertian Urinary Calculy (Batu Ginjal) Batu di dalam saluran kemih (Urinary Calculi) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri. 3 Kelompok_VI . pada beberapa daerah menunjukkan angka kejadian yang lebih tinggi daripada daerah lain sehingga dikenal sebagai daerah stone belt (sabuk batu). nefrolitiasis). Iklim dan temperatur. perdarahan. paling sering didapatkan pada usia 30-50 tahun. Diet. Faktor ekstrinsik. meliputi:      Geografi. diet tinggi purin. 2. Pekerjaan. Jenis kelamin. kurangnya asupan air dan tingginya kadar mineral kalsium dapat meningkatkan insiden batu saluran kemih.BAB II PEMBAHASAN A. Umur. Etiologi Urinary Calculy (Batu Ginjal) Secara epidemiologis terdapat beberapa faktor yang mempermudah terjadinya batu saluran kemih yang dibedakan sebagai faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik yaitu: 1. B. diduga dapat diturunkan dari generasi ke generasi.

xanthyn dan sistin. Pengetahuan tentang komposisi batu yang ditemukan penting dalam usaha pencegahan kemungkinan timbulnya batu residif. asam urat. abses ginjal. Jenis. Teori nukleasi: Batu terbentuk di dalam urine karena adanya inti batu atau sabuk batu (nukleus).jenis Batu Ginjal Batu saluran kemih pada umumnya mengandung unsur: kalsium oksalat. C. Partikel-partikel yang berada dalam larutan kelewat jenuh akan mengendap di dalam nukleus itu sehingga akhirnya membentuk batu. urosepsis dan kerusakan ginjal permanen (gagal ginjal) Infeksi è Pielonefritis è Ureritis è Sintitisè Hidronefrosis è Hidroureter è Pionefrosis è Urosepsis D. Batu yang dibiarkan di dalam saluran kemih dapat menimbulkan infeksi. 2. pionefrosis. Penghambat kristalisasi: Urine orang normal mengandung zat penghambat pembentuk kristal yakni magnesium. Manifestasi obstruksi pada saluran kemih bagian bawah adalah retensi urine atau keluhan miksi yang lain sedangkan pada batu saluran kemih bagian atas dapat menyebabkan hidroureter atau hidrinefrosis. magnesium-amonium-fosfat (MAP). 4 Kelompok_VI . pirofosfat. Teori matriks: Matriks organik terdiri atas serum/protein urine (albumin. sitrat. 3.Ada beberapa teori tentang terbentuknya Batu saluran kemih adalah: 1. Jika kadar salah satu atau beberapa zat ini berkurang akan memudahkan terbentuknya batu dalam saluran kemih. globulin dan mukoprotein) sebagai kerangka tempat mengendapnya kristal-kristal batu. Inti bantu dapat berupa kristal atau benda asing saluran kemih. kalsium fosfat. Patofisiologi Urinary Calculy (Batu Ginjal) Batu saluran kemih dapat menimbulkan penyulit berupa obstruksi dan infeksi saluran kemih. mukoprotein dan beberapa peptida.

sitrat bereaksi dengan kalsium membentuk kalsium sitrat sehingga menghalangi ikatan kalsium dengan oksalat atau fosfat. dapat terjadi karena peningkatan absorbsi kalsium pada usus (hiperkalsiuria absorbtif). Serratia. Klebsiella.  Hiperoksaluria: Ekskresi oksalat urien melebihi 45 gram/24 jam. kakao. Asam urat dalam urine dapat bertindak sebagai inti batu yang mempermudah terbentuknya batu kalsium oksalat. gangguan kemampuan reabsorbsi kalsium pada tubulus ginjal (hiperkalsiuria renal) dan adanya peningkatan resorpsi tulang (hiperkalsiuria resoptif) seperti pada hiperparatiridisme primer atau tumor paratiroid.  Hipositraturia: Dalam urine. kopi instan.  Hipomagnesiuria: Seperti halnya dengan sitrat. Asam urat dalam urine dapat bersumber dari konsumsi makanan kaya purin atau berasal dari metabolisme endogen. 2. magnesium bertindak sebagai penghambat timbulnya batu kalsium karena dalam urine magnesium akan bereaksi dengan oksalat menjadi magnesium oksalat sehingga mencegah ikatan dengan kalsium ddengan oksalat.. Faktor tejadinya batu kalsium adalah:  Hiperkasiuria: Kadar kasium urine lebih dari 250-300 mg/24 jam. Keadaan hipositraturia dapat terjadi pada penyakit asidosis tubuli ginjal. Suasana basa ini 5 Kelompok_VI .1. Batu Struvit Batu struvit disebut juga batu sebagai batu infeksi karena terbentuknya batu ini dipicu oleh adanya infeksi saluran kemih. Kuman penyebab infeksi ini adalah golongan pemecah urea (uera splitter seperti: Proteus spp. arbei. Pseudomonas dan Stafilokokus) yang dapat menghasilkan enzim urease dan mengubah urine menjadi basa melalui hidrolisis urea menjadi amoniak.  Hiperurikosuria: Kadar asam urat urine melebihi 850 mg/24 jam. soft drink. banyak dijumpai pada pasien pasca pembedahan usus dan kadar konsumsi makanan kaya oksalat seperti the. Batu Kalsium Batu kalsium (kalsium oksalat dan atau kalsium fosfat) paling banyak ditemukan yaitu sekitar 75-80% dari seluh batu saluran kemih. sindrom malabsorbsi atau pemakaian diuretik golongan thiazide dalam jangka waktu lama. Enterobakter. jeruk sitrun dan sayuran hijau terutama bayam.

memudahkan garam-garam magnesium. pasein dengan obat sitostatika dan urikosurik (sulfinpirazone. fosfat dan karbonat membentuk batu magnesium amonium fosfat (MAP) dan karbonat apatit. Faktor yang mempengaruhi terbentuknya batu asam urat adalah: urine terlalu asam (pH < 6. Pada pemeriksaan fisik mungkin didapatkan nyeri ketok di daerah kosto-vertebra. oksalat. Pemeriksaan sedimen urine menunjukan adanya lekosit. Batu Urat Batu asam urat meliputi 5-10% dari seluruh batu saluran kemih. volume urine < 2 liter/hari atau dehidrasi dan hiperurikosuria. Batu asam urat bersifat non opak (radio-lusen). retensi urine dan jika disertai infeksi didapatkan demam/menggigil. Selain itu PIV dapat mendeteksi adanya batu semi opak atau batu non opak yang tidak tampak pada foto polos abdomen. teraba ginjal pada sisi yang sakit akibat hidronefrosis. 6 Kelompok_VI . banyak dialami oleh penderita gout. fosfat maupun urat dalam darah dan urine). Perlu juga diperiksa kadar elektrolit yang diduga sebagai penyebab timbulnya batu salran kemih (kadar kalsium. hematuria dan dijumpai kristal-kristal pembentuk batu. penyakit mieloproliferatif. besar batu dan penyulit yang telah terjadi. Pemeriksaan pieolografi intra vena (PIV) bertujuan menilai keadaan anatomi dan fungsi ginjal. alkoholik dan diet tinggi protein mempunyai peluang besar untuk mengalami penyakit ini. amonium. thiazide dan salisilat). 3. Gambaran Klinik dan Diagnosis Keluhan yang disampaikan pasien tergantung pada letak batu. E. Pemeriksaan kultur urine mungkin menunjukkan adanya adanya pertumbuhan kuman pemecah urea. Kegemukan. Pemeriksaan faal ginjal bertujuan mencari kemungkinan terjadinya penurunan fungsi ginjal dan untuk mempersipkan pasien menjalani pemeriksaan foto PIV. ditemukan tanda-tanda gagal ginjal. Pembuatan foto polos abdomen bertujuan melihat kemungkinan adanya batu radio-opak dan paling sering dijumpai di atara jenis batu lain.

F. Penderita mungkin menjadi sering berkemih. G. menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan pada akhirnya bisa terjadi kerusakan ginjal. air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal. perut menggelembung. bisa tidak menimbulkan gejala. Pemeriksaan ini dapat menilai adanya batu di ginjal atau buli-buli (tampak sebagai echoic shadow). Jika batu menyumbat aliran kemih.Ultrasongrafi dikerjakan bila pasien tidak mungkin menjalani pemeriksaan PIV seperti pada keadaan alergi zat kontras. faal ginjal menurun dan pada pregnansi. Jika penyumbatan ini berlangsung lama. Batu di dalam kandung kemih bisa menyebabkan nyeri di perut bagian bawah. hidronefrosis. terutama yang kecil. menggigil dan darah di dalam air kemih. terutama ketika batu melewati ureter. pionefrosis atau pengkerutan ginjal. pelvis renalis maupun tubulus renalis bisa menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis (nyeri kolik yang hebat). Pengkajian Riwayat Keperawatan dan Pengkajian Fisik: berdasarkan klasifikasi Doenges dkk. yang menjalar ke perut. biasanya di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang. bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan. Batu bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Asuhan Keperawatan 1. daerah kemaluan dan paha sebelah dalam. Batu yang menyumbat ureter. Kolik renalis ditandai dengan nyeri hebat yang hilang-timbul. Gejala Urinary Calculy (Batu Ginjal) Batu. sehingga terjadilah infeksi. Gejala lainnya adalah mual dan muntah. (2000) riwayat keperawatan yang perlu dikaji adalah:  Aktivitas/istirahat: 7 Kelompok_VI . demam.

ansietas. perilaku distraksi 8 Kelompok_VI . nyeri tekan abdomen  Riwayat diet tinggi purin. tirah baring lama)  Sirkulasi  Tanda : Peningkatan TD. obstruksi sebelumnya  Penurunan volume urine  Rasa terbakar. kalsium oksalat dan atau fosfat  Hidrasi yang tidak adekuat. lebih banyak duduk  Riwayat bekerja pada lingkungan bersuhu tinggi  Keterbatasan mobilitas fisik akibat penyakit sistemik lainnya (cedera serebrovaskuler. tidak minum air dengan cukup  Tanda : Distensi abdomen. gagal ginjal)  Kulit hangat dan kemerahan atau pucat  Eliminasi  Gejala : Riwayat ISK kronis. dorongan berkemih  Diare  Tanda : Oliguria. hematuria. HR (nyeri. penurunan/tidak ada bising usus  Muntah  Nyeri dan kenyamanan:  Gejala : Nyeri hebat pada fase akut (nyeri kolik). piouria  Perubahan pola berkemih  Makanan dan cairan:  Gejala : Mual/muntah. Gejala : Riwayat pekerjaan monoton. lokasi nyeri tergantung lokasi batu (batu ginjal menimbulkan nyeri dangkal konstan)  Tanda : Perilaku berhati-hati. aktivitas fisik rendah.

kurang akurat/lengkapnya informasi yang ada. ISK kronis  Riwayat penyakit usus halus. obstruksi mekanik dan peradangan. taruma jaringan. hipertensi. diuresis pasca obstruksi. gout. Kekurangan volume cairan (resiko tinggi) b/d mual/muntah (iritasi saraf abdominal dan pelvis ginjal atau kolik ureter. pemasukan berlebihan kalsium atau vitamin. Intervensi Keperawatan Nyeri (akut) b/d peningkatan frekuensi kontraksi ureteral. alopurinul. taruma jaringan. Kurang pengetahuan tentang kondisi. Perubahan eliminasi urine b/d stimulasi kandung kemih oleh batu. bedah abdomen sebelumnya. edema dan iskemia seluler. natrium bikarbonat. tiazid. hiperparatiroidisme Penggunaan antibiotika. iritasi ginjal dan ureter. fosfat. penyakit ginjal. Nyeri tekan pada area ginjal yang sakit  Keamanan:  Gejala : Penggunaan alcohol  Demam/menggigil  Penyuluhan/pembelajaran:  Gejala : Riwayat batu saluran kemih dalam keluarga. 2. antihipertensi. 9 Kelompok_VI . 3. prognosis dan kebutuhan terapi b/d kurang terpajan atau salah interpretasi terhadap informasi. Diagnosa Keperawatan Nyeri (akut) b/d peningkatan frekuensi kontraksi ureteral. edema dan iskemia seluler. keterbatasan kognitif.

gelisah. 3 Lakukan tindakan yang mendukung kenyamanan (seperti masase ringan/kompres hangat pada punggung. 2 Jelaskan penyebab nyeri dan pentingnya Melaporkan nyeri secara dini memberikan melaporkan kepada staf perawatan setiap perubahan karakteristik nyeri yang terjadi. genitalia sehubungan dengan proksimitas pleksus saraf dan pembuluh darah yang menyuplai area lain. lamanya/intensitas nyeri (skala 1-10) dan penyebarannya. lipat paha.No Intervensi 1 Catat lokasi. bimbingan imajinasi dan aktivitas terapeutik Mengalihkan perhatian dan membantu relaksasi otot 5 Batu/dorong peningkatan aktivitas Aktivitas fisik dan hidrasi yang adekuat (ambulasi aktif) sesuai indikasi disertai meningkatkan lewatnya batu. menggelepar. hal ini merupakan kedaruratan bedah akut. kesempatan pemberian analgesi pada waktu yang tepat dan membantu meningkatkan kemampuan koping klien dalam menurunkan ansietas. Rasional Membantu evaluasi tempat obstruksi dan kemajuan gerakan batu. Obstruksi lengkap ureter dapat menyebabkan perforasi dan ekstravasasiurine ke dalam area perrenal. 6 Perhatikan peningkatan/menetapnya keluhan nyeri abdomen. meringis. Nyeri tiba-tiba dan hebat dapat menimbulkan gelisah. 7 Kolaborasi pemberian obat sesuai program terapi: Analgetik (gol. lingkungan yang tenang) Meningkatkan relaksasi dan menurunkan ketegangan otot 4 Bantu/dorong pernapasan dalam. narkotik) biasanya diberikan selama episode akut untuk menurunkan kolik 10 Kelompok_VI . merintih. stasis urine dan mencegah pembentukan batu selanjutnya. mencegah asupan cairan sedikitnya 3-4 liter perhari dalam batas toleransi jantung. Perhatiakn tanda non verbal seperti: peningkatan TD dan DN. Nyeri panggul sering menyebar ke punggung. takut/cemas.

No 1 Intervensi Awasi asupan dan haluaran. dapat menurunkan kolik dan nyeri. debris dan membantu lewatnya batu Akumulasi sisa uremik dan ketidakseimbangan elektrolit dapat menjadi toksik pada SSP 11 Kelompok_VI . 8 Pertahankan patensi kateter urine bila diperlukan Mencegah stasis/retensi urine. karakteristik urine. menurunkan risiko peningkatan tekanan ginjal dan infeksi Perubahan eliminasi urine b/d stimulasi kandung kemih oleh batu. Biasanya frekuensi dan urgensi meningkat bila batu mendekati pertemuan uretrovesikal. catat adanya keluaran batu Rasional Memberikan informasi tentang fungsi ginjal dan adanya komplikasi. Kortikosteroid otot/mental Menurunkan refleks spasme. perilaku atau tingkat Peningkatan hidrasi dapat membilas bakteri. Penemuan batu memungkinkan identifikasi tipe batu dan mempengaruhi pilihan terapi 2 Tentukan pola berkemih normal Batu saluran kemih dapat menyebabkan klien dan perhatikan variasi yang peningkatan eksitabilitas saraf sehingga terjadi menimbulkan sensasi kebutuhan berkemih segera. Mungkin digunakan untuk menurunkan edema jaringan untuk membantu gerakan batu. 3 Dorong peningkatan asupan cairan. 4 Observasi perubahan status mental. darah. Antispasmodik. iritasi ginjal dan ureter.ureter dan meningkatkan relaksasi Analgetik. obstruksi mekanik dan peradangan.

kalium atau natrium fosfat (Sal-Hepatika) Mungkin diperlukan bila ada ISK Agen antigout mis: Alupurinol (Ziloprim) Antibiotika Natrium bikarbonat Mengasamkan urine untuk mencegah Asam askorbat 7 Pertahankan patensi kateter tak menetap (uereteral. BUN. dapat mencegah pemebntukan batu. kreatinin dan elektrolit menjukkan disfungsi ginjal 12 Kelompok_VI . Klortalidon (Higroton) Menurunkan pembentukan batu fosfat Amonium klorida. berulangnay pembentukan batu alkalin Mungkin diperlukan untuk membantu kelancaran aliran urine. Mencegah stasis urine ddan menurunkan pembentukan batu kalsium. Peninggian BUN. Alupurinol (Ziloprim) Hidroklorotiazid (Esidrix. Meningkatkan pH urine (alkalinitas) untuk menurnkan pembentukan batu asam. uretral atau nefrostomi). Hidroiuril). 8 Irigasi dengan larutan asam atau alkali sesuai indikasi Mengubah pH urien dapat membantu pelarutan batu dan mencegah pembentukan batu selanjutnya 9 Siapkan klien dan bantu prosedur Berbagai prosedur endo-urologi dapat dilakukan endoskopi untuk mengeluarkan batu. Mengganti kehilangan yang tidak dapat teratasi selama pembuangan bikarbonat dan atau alkalinisasi urine.kesadaran 5 Pantau hasil pemeriksaan laboratorium (elektrolit. kreatinin) 6 Berikan obat sesuai indikasi: Asetazolamid (Diamox). Menurnkan produksi asam urat.

diuresis pasca obstruksi. 8 Kolaborasi pemberian diet sesuai keadaan klien Mempertahankan volume sirkulasi (bila asupan per oral tidak cukup) Makanan mudah cerna menurunkan aktivitas saluran cerna. 5 Timbang berat badan setiap hari Peningkatan BB yang cepat mungkin berhubungan dengan retensi. diare. juga dimaksudkan sebagai upaya membilas batu keluar. 6 Kolaborasi pemeriksaan HB/Ht dan elektrolit. (antiemetik misalnya Proklorperasin/ menurunkan mual/muntah. 7 Berikan cairan infus sesuai program terapi. Campazin). mengurangi iritasi dan membantu mempertahankan cairan dan keseimbangan nutrisi. 3 Tingkatkan asupan cairan 3-4 liter/hari Mempertahankan keseimbangan cairan untuk homeostasis. Mual/muntah dan diare secara umum berhubungan dengan kolik ginjal karena saraf ganglion seliaka menghubungkan kedua ginjal dengan lambung. No Intervensi 1 Awasi asupan dan haluaran Rasional Mengevaluasi adanya stasis urine/kerusakan ginjal. 4 Awasi tanda vital Indikator hiddrasi/volume sirkulasi dan kebutuhan intervensi. 2 Catat insiden dan karakteristik muntah. 13 Kelompok_VI .Kekurangan volume cairan (resiko tinggi) b/d mual/muntah (iritasi saraf abdominal dan pelvis ginjal atau kolik ureter. 9 Berikan obat sesuai program terapi Antiemetik mungkin diperlukan untuk Mengkaji hidrasi dan efektiviatas intervensi.

14 Kelompok_VI . intervensi harus mengalami perubahan. oliguria) 9 Tunjukkan perawatan yang tepat terhadap luka insisi dan kateter bila ada 4. Evaluasi Keperawatan Evalusi tidakan yang telah diberikan. kurang akurat/lengkapnya informasi yang ada. Jika keadaan pasien mulai membaik. No Intervensi 1 Tekankan pentingnya mempertahankan asupan hidrasi 3-4 liter/hari 2 Kaji ulang program diet sesuai indikasi 3 4 5 6 7 Diet rendah purin Diet rendah kalsium Diet rendah oksalat Diet rendah kalsium/fosfat Diskusikan program obat-obatan. prognosis dan kebutuhan terapi b/d kurang terpajan atau salah interpretasi terhadap informasi. hindari obat yang dijual bebas 8 Jelaskan tentang tanda/gejala yang memerlukan evaluasi medik (nyeri berulang. keterbatasan kognitif. Sebaliknya. Dan catat apa pun yang telah anda lakukan pada pasien Obat-obatan yang diberikan bertujuan untuk mengoreksi asiditas atau alkalinitas urine tergantung penyebab dasar pembentukan batu Meningkatakan kemampuan rawat diri dan kemandirian. Implementasi Keperawatan Lakukan tindakan sesuai dengan apa yang harus anda lakukan pada saat itu. 5. Hentikan tindakan.Kurang pengetahuan tentang kondisi. jika keadaan pasien memburuk. hematuria. Jenis diet yang diberikan disesuaikan dengan tipe batu yang ditemukan Idem Idem Idem Idem Idem. Rasional Pembilasan sistem ginjal menurunkan kesemapatan stasis ginjal dan pembentukan batu.

magnesium-amonium-fosfat (MAP). 4. Patofisiolofi dari batu ginjal di mulai dari Infeksi è Pielonefritis è Ureritis è Sintitisè Hidronefrosis è Hidroureter è Pionefrosis è Urosepsis. Faktor yang mempermudah terjadinya batu saluran kemih yang dibedakan sebagai faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. xanthyn dan sistin. penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Batu saluran kemih pada umumnya mengandung unsur: kalsium oksalat. 5. kalsium fosfat. 2.BAB III PENUTUP A. perdarahan. asam urat. pelvis renalis maupun tubulus renalis bisa menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis (nyeri kolik yang hebat). Batu yang menyumbat ureter. Batu di dalam saluran kemih (Urinary Calculi) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri. Pengetahuan tentang komposisi batu yang ditemukan penting dalam usaha pencegahan kemungkinan timbulnya batu residif. 15 Kelompok_VI . Batu di dalam kandung kemih bisa menyebabkan nyeri di perut bagian bawah. Pemeriksaan faal ginjal bertujuan mencari kemungkinan terjadinya penurunan fungsi ginjal dan untuk mempersipkan pasien menjalani pemeriksaan foto PIV. bisa tidak menimbulkan gejala. Asuhan Keperawatan pada pasien batu ginjal dimulai dari pengkajian sampai tahap evaluasi. Kesimpulan Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari pembahasan sebelumnya adalah: 1. Terutama yang kecil. 3. 7. 6.

Angka kekambuhan batu saluran kemih rata-rata 7%/tahun atau kambuh >50% dalam 10 tahun. Beberapa diet yang dianjurkan untuk untuk mengurangi kekambuhan adalah:      Rendah protein. Saran Setelah batu dikelurkan. Prinsip pencegahan didasarkan pada kandungan unsur penyusun batu yang telah diangkat. Medikamentosa.B. Aktivitas harian yang cukup. karena protein akan memacu ekskresi kalsium urine dan menyebabkan suasana urine menjadi lebih asam. Secara umum. tindakan pencegahan yang perlu dilakukan adalah: Menghindari dehidrasi dengan minum cukup. tindak lanjut yang tidak kalah pentingnya adalahupaya mencegah timbulnya kekambuhan. upayakan produksi urine 2-3 liter per hari. Rendah oksalat Rendah garam karena natiuresis akan memacu timbulnya hiperkalsiuria Rendah purin Rendah kalsium tidak dianjurkan kecuali pada hiperkalsiuria absorbtif type II 16 Kelompok_VI . Diet rendah zat/komponen pembentuk batu.

Jakarta. Vol.com/products/92/0/Batu-Ginjal/ http://asuhankeperawatans.2. Bunner.com/images/batu_ginjal&imgrefurl http://www.DAFTAR PUSTAKA http://www.medicastore.html Smetzer. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. 2001.blogspot. 17 Kelompok_VI . EGC.com/2010/10/asuhan-keperawatan-batu-ginjal. Edisi 8.ahliwasir.

3.70./...!03:3.44  02...3  0.3.2.38.2..3. 0790.35.9  O 0.

3.203  O !03::.

9 . 503.7-43.974/820 !03:3.23    .502-0.348..:.3.9 3.45:73: 1481. 5079038 4:9 $7438  #.9 9.:8 -0/.97:2-.3.:7.20:.302/.  5075..#..9.9-../  502.9:8:8..9. ..8:2.9503.-/420380-0:23.7..395079038 3.7.:9 -..3-070-.3 07 .7.39-49.3  0.0507.9:8.8:.9.

3802. /.3170:0384397.8:730-.80:07  !07:-.3 0/02.9. 9.73./5033.3023.8:70907...7:2.

3.9: 79..3/.3  0:7.7.83./892:./.8.3507.3/:30240-.3.3:70907 4-897:820.3 708493 -. /.3.4:20.

/2:..

8.:4:70907 /:70885.350.-/423.7.88..3907.30-:9:.350309.1 .343/8 5743488/.39039.4-897:8  :7..9.:. 79.2:39.83./.5-.

34391 :7.9./.3 .8.531472.8 0907-.9..3 9075.8907.:8.39075709..9.3./:7.:7.

9.53.8../.0380507.     3907.03.3  07 .3.31472.:9 -.

80:07    04254*' . 9..8:70907./.9./5033.7:2.73.3802.3170:0384397.3  0/02.

8 .3.2.94.9.038  .4 3907.

7.  20738 20739 203005. 039. 9.30-..3-. 02-.3 079-.9/.843.7.3%/.9..94-897:8/.:9. 9-.8508:88.308.3:8073 2030-.3502-::/.9 2032-:.95.705:3:3 5.805079 5033.307.3 02.3203:5../.343..3/.390389..39.70.3574829.1 /. 80:-:3.3 08.33.5.89025.07-.  /.7. ..  !07.35030-.9.3/03.:..8307 8.9: 075.7  #.39:0.:.

3502-07.9: .3.3203/::3 03.3.3 20.:.547.9.8   .1507.-307/...345303/.89./  08025.3907.085.330780..3905.90789307 .3 02.3 ./.9.02.3503933..3./.39:2033..2.7.2203:7:3.305.5507:-.9/.3202-.25:.7.9..3.0./3202-07.8   0.3809.393/.35030-.3 8050792.3 809.80 73.8.3.547.3..8.

39:.5:3:3  3:3.3903.3.95.370.425708.3  033.8/.3203:7:3.3./.3.8.34949  .3 090.9.

/47435073.50:9 03.8.3/.9.3202-.9.3/.8 907.8/.9..2  -2-3.3.39: 70.8.32.3507.9:.3.5.84949  ..

3.35033.818/.0.9.9.3.9: 203.8.9./47435033.38.89407.-.93.9.30.9.7/.9.3.2-.7. 907 507.3.9.2-:..3/.9.3/7. 2033. .380/93.8:5.8/8079.8.39:3   !07.91 808:.8 9./0:..9 .

53.3 -0/.2.7:7.5:70907/.3 80.5.3207:5.8.-47.749 -. 0:. 5747./-07.9808:.0.20309.30/.3307.3:93.3-.-.34  04254*' . .88:730/..0584/0..09 4 3.3.5 3.8502-07.8.9.70. 507703.9: 80.34-..  -897:803.:9:39:203:7:3.3203..:9   4.2.2907.3 507147.8/.92030-.-/4203  89..8:7300/.502-039:.30897.

370.8.9.824/  479489074/ 4949.8 3.32033.09  3985.:70907/.

35.3307  :33/:3.3023.3 0/02.90907:730-. 03:7:3..39:07.3  !07:-.8:730-...34/.9038.3 -.5.820 /. /507:.37010885.73.3:39:203:7:3.9:   !079.3:39:202-.3.9 203:7:3.2039...

/.88.-.3./892:. .9:8.5  %039:.0.8.354.3  4  3907.3.8 !0302:./.89039.8.3.7./.7.3/.:7.92030-.331472. 0:./.3 202503.3 :70907 4-897:820.038 .302/.3-.3  ..9: 79.3/0391.425.7:5.83.89.:.3.3 .3/:30240-./.8950-.9: 202:33.31:383.3907.-07023472.3507.9:/.9.3/.5.7.8:5.3 03.9.9: #.3-.843. 02-07.90789:730 .

802-.907  /.3 . .:702/.7.3./ 2032-:.9202-.9 !033.9: :2:.08.3.-9.93.3   -807.8:5.8507:-.9.9:203/0..-..9.3-0702 8007.9.9.8.9.39:0. /0-78/.3507. 907../9485.8/. 507.3.7.170:038/.:.9.3089./.5.   47435033.88.3 5033.5.9507902:..3 009749/.3:7038 2033.9-.33108 03/.888.38038./.33.8-.9203.389.709038:730 203:7:3.3202-.3 :70974.9:8 2039.$$!  04254*' .-.3/7.8.1803.7.:93.3.3 7845033.7.390.80-:9:.309/.3.

390.3 -. :7097.9:..: 301748942   7.2/ .0.8502078.7:9.8:2  033.9 03.5.5 :070907.9.  $.3.3574/:8.3.3.2  !033.3/.: .: . .7-43.2. .7.3-.9/.4./43 74943  03:7:3. 20309.7.3/81:383.5:703/.$ 03.808:.97:21481.8 809.39/.5.8 03:-.57480/:703/4 :744/.3:39:202-.24  :5:734 4572  /744749.9/.89.34-.3 502-039:.3  !.847-.3-.:2.9.3 -.9:  -07:.8.5.8.3.2.7..88:730//.7-43.9 $.9.39:50.97:2-.0.9 243:247/.3-..303/.3:93..3-.3:730  03..-47./. 8.0.39.8/03.9.9: 80./.9.3:730:39:203.9:.3.9:/.3-.5020-39:..9203.5.3502-039:.394:928:5:734 4572  39-49.35.9:1481..933/.9:.3-.33.933   07.3-.: 3.2:7.0.9  03.7:9.9.3 03/4845 :39:2030:.3.502-:.502-039:.39:57480/:7 07-. 05..2.947:2 009749 &  70.3 :33/507:.  04254*' .3.9808:.9:  03:73.:..39.3-.8.909079.38.8 :39: 203:73.:.3502-039:.8 80.39:0..9202-.2.35:730 .3203./.3.8:730 /.9  !079.3 .5.7.3 .3009749 203:.3& 70.  :33/507:.3203:7:3.08.502-039:./ 8/7  /74:7 479.3/.9.8.9907.9038.3-.

4:20..3.7.3.0:7.3 708493 -.

./2:.

:.-/423.8.843.:4:70907 /:70885./.8. 79.3.:.7.3 #.4-897:8  4 3907.8:5..9. /.3.2:39.83.350. 030.88:730.1.88.3/..038  .8..7.89.

938/03/.   .3. /.70  :.7..07:8.3 3..9.90789 2:39.

3/. /03.7.2:39..34380.3.8..1 .343.8:5..703.30/:.:2:2 -07:-:3.9.203:-:3./.3.7080.3.7..3.7.3/03.3 907.2-:3   %3.

.3/.9:0:.3.3.947//7.380-.8-. 202-.7025079.89.9.. 3/./2..8.30802-.7   .7.3.:5.3:39: 420489...88 :..8:/.

3.5..33907.8502078.4:2087:.-47.3709038   4.3809.9.8/.3 0-:9:.9-./.3.92:33 -07:-:3.05.3/03.3.3-07..038   %2-.7 !033.

9.2907.203:7:3.8502-07.5 3902092:33/507:.83907.379.9/.3:39: 03. 0.3 009749   07.3 50747.9.038  .33:978   07..3.303 025079.!7447507.3.7..9808:.8 8.5747.3.5   4.39020928.3/....073.3.2 907.3.8:5.34-.3 202-.073. 203:7.30109...8 -.9.3.8/.83.39:2025079....4:2087:.:7.-47.5747.7.3/09808:.32:/.3 0802-.::5  .3.331:8808:.3./7.3.3.9/./.8/.

32:. 203:7:3..

3   04254*' .  .25.2:39.

30-:9:.:.3907.:7.39039.343/8 5743488/.5-.350309.

34391 :7.9./.531472..8907.9..8.9./:7.8 0907-.:8.3.39075709.:7.3 9075.3 .

8.03.3./.3 .3.8 907. #.3889023.8:5.3503933.  4 3907. !02-.8.203:7:3.2025079.31472.843.3.3/7.3.53.038  %0.

/.8      09703/.7 0802.9 09703/.9.5:73 09703/..8:2 09703/.389. 3/.9:   .8:2.2/09808:.35747..3-.:.3502-039:.883.5.48...

-0-.74-.35747.1481.39039.39.9.3/.9.9 4-.9 8:8.8.3  3/.8  0.3/:.24-.

..:..35.3.3 $0-.390.3/808:.9 4-.3 02.3/7.0.7:8 203.   2502039.90907-.8:730 907.39:35030-.3.9:..3 .9 -.3 038/09.5:3.3.9..3808:.302.99: .3.3/03..3/902:.9.35. 4:7.  039./.038.../.:...9.80507..390.3.3.5:.30.3 20207:.3-.39.7:8.3.3 /02 /02 /02 /02 /02  907..9.3  .9.:./.:.80507.:.3950 -.9: 033.0.:.3 .393/..9..35.3905.5..3:39: 2034708.3/.9..388/.0. .8032:.:89/.202-...35.3/-07.3/-07.803     ./..8./03..9:7.9.3   04254*' .393/.25:.-/.3/.9/7/.7502-039:.5.8././-07.3507.3 . 02.3 ..2507:-.5.37.820/ 307 -07:.   %:3:..8/9../..8..803202-:7: 3907.3-079::.

503:7:3.:7.2.9://.8:21481.3/902:..3  503:2-...302/.3.503..39039.32025072:/.8:248.3/-0/.9:.-.9:.3:39:20250785.:4703.3/..3502078.3025./.:3108    .30.5.0.9:3..9/.9..947089738    !./.302.302 &73.3203:2-..9418441/..35.73108G!04301798G&70798G$3998G /743017488G/74:70907G!43017488G&7480588    ./. .33075:3:3.2030-.9  ./3.3-.3 907-039:/805..8. 2030-..38.9:8.2:8./2:.3 425488-.702:33..9:8.3/:302-8.../.3.-079::.5:30825:.803-.8      04254*' .947 39738/.   .-.947.9..-.3/:3:38:7.3307 507/.2:7.:2:23.2030-.243:2 1481.2.3-8..3  /.302.7502-.:.:7.203.31.7503.9/.:..: .3203.9 .-.38893 !0309./2:..8 3074 .302:33./.3.9.:7.:7.5.-..30. -8.8..30507.7-..2.907.9:70907 50.2-/.8-8.803203.9:708/1    !02078.393/..7.35.9:3.380-.7.88.5 0. !&%&!     0825:.9:.. .31.9://...3.28.3 92-:3./3..8805079-.3307/507:9-.1.7.9    8:.25.8703.9.2032-:.3907.9 ! .308:2 .380-0:23.9 2./.31494!'    %07:9.07.30-.31:38 3.:5:39:-::8703.38..350393/./.8 2.9.

/.9.. 203.0.3:9.-.3 3.9. 7.9:8..3 93/.  $.9:/0:7.3027.39/.7.503933.2-:.3  $090.:5...2-:.92-:3.3-. .0..:7.0..

.::5 :5..390..0.9.2 9.35.8/03./.:3.3:38:7503:8:3-.3503.2-: /..3.9 $0..9:.:2:2 93/.:.3507:/.3574/:8:730 907 507.0. /..8.3.9.9.3//.7..7/0/7.7 09703/.7.3/:3.3..:3  !7385503../. 033/.:.323:2..

9:7088./09.2-:. O #03/..30.703. O #03/.:08708.3 2030-..703.48.3 .9: 9.7.::5  0/.8:29/.5.30.:730203.-847-91 950          04254*' .203948.5:73 O #03/.3202.574903 .././0-.8.8:7.9.2  O #03/.8.-.3:7.8.7.3:7..507.8:7.5.3.3./.3..2.:.. 0-07..4254303502-039:-.3202.507.3/..:92-:3.3.9 O #03/..3:39::39:203:7.8:2:730/.38:./.574903.

%#!&$%  995.

.

.89470 .42. 20/.

2.08.

-.9:*3. 2701:7 995.

.

42.87 . ..

98.574/:.

.

.

..9: 3.

 995.

.

38 -48549 .42.9.8:.30507...

  .

 .

79. /8 '4   .70507..30/.8:..9: 3..3 0507..0/.9.3 -.     04254*' . 92 $20907 :3307   ::.9.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful