Praktikum Kimia

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA

Mengamati Reaksi Redoks yang Terjadi pada Sel Elektrolisis

KELOMPOK V Maruni Triwana Rita Fauziah Roro Rengganis Tiara Tsalsa Amaranggana Tri Fenia Lesmana

XII IPA 3

SMAN 7 Tangerang

misalnya dalam proses pemurnian logam (emas. pemurnian logam. . mengalirkan arus listrik ke dalam larutan elektrolit dan ternyata dalam larutan tersebut terjadi reaksi kimia. Pada sel elektrolisis. yaitu : • • • Sel dengan elektrolit lelehan Sel dengan elektrolit larutan dan elektrode tidak reaktif ( inert) Sel dengan elektrolit larutan dan elektrode reaktif Dalam sel elektrolisis dengan elektrolit larutan dan elektrode tidak reaktif (inert) ini tidak ada pengaruh elektrode. Ada beberapa aturan dalam menentukan reaksi redoksnya. tetapi karena dalam larutan terdapat air. di antaranya sebagai berikut. dan alumunium). arus listrik menyebebkan terjadinya suatu reaksi kimia. Ilmuwan Inggris . penyetruman aki. Terdapat 3 kelompok sel elektrolisis. Pendahuluan Dalam sel elektrokimia berlangsung proses elektrokimia. sel elektrokimia dibagi dua berdasarkan reaksinya. penentuan kutub positif dan negatif ini didasarkan pada potensial yang diberikan dari luar. b) Sel Elektrolisis Arus listrik menyebebkan berlangsungnya suatu reaksi kimia di mana katode merupakan kutub negatif. dan berbagai peralatan elektronika (baterai dan akumulator atau aki). penyepuhan logam. harus tetap diperhatikan kemungkinan pelarut ( air) mengalami reaksi redoks. sedangkan anode kutub positif. Contoh : penyepuhan. Rangkaian alat yang menunjukkan terjadinya reaksi kimia akibat dialirkannya arus listrik tersebut dinamakan sel elektrolisis. a) Sel Volta Reaksi kimia yang berlangsung bersifat spontan dan menghasilkan arus listrik di mana katode merupakan kutub positif dan anode merupakan kutub negatif. yaitu sel Volta dan sel elektrolisis. perak.I. Michael Faraday. Sel elektrokimia digunkan secara luas dalam kehidupan sehari-hari. Pada praktikum kali ini. Contoh : penggunaan baterai dan aki. atau sebaliknya. yaitu proses reaksi kimia menghasilkan arus listrik. pengamatan yang dilakukan mengenai reaksi redoks yang terjadi pada sel elektrolisis. Berdasarkan uraian tersebut.

Br . Al 3+. NO32H2O 4H+ + 4é + O2 Ion-ion Cl . Pb2+. Ag+ dan Sn2+. yang dipakai sebagai anode adalah pelapis atau logam tidak murni ( bukan Pt dan C). Cu2+.. terjadi reaksi oksidasi anion. Ion-ion IA. sehingga yang akan direduksi adalah H2O.. Ni2+. yaitu anion yang tidak mengandung oksigen (Cl-.+ H2 Ion-ion logam yang lain Mn+ + né M Ion H+ (asam) 2H+ + 2é H2 Jika yang dielektrolisis adalah leburan (cairan) elektrolit (tanpa ada air). Kation golongan utama memiliki nilai potensial reduksi yang lebih kecil (lebih negatif) dibandingkan potensial reduksi H2O. kecenderungannya untuk melakukan reaksi oksidasi lebih kecil sehingga yang akan dioksidasi adalah H2O. IIA. Anion yang tidak mengandung oksigen cenderung lebih mudah mengalami oksidasi dibandingkan air sehingga anion ini akan dioksidasi dulu.No. Mn2+ 2.dan CO32-). . semua kation direduksi : Mn+ + né 1) M Reaksi pada Anode (+) Ion-ion SO4 2-. 2H2O + 2 2OH. 2) Reaksi pada Anode Pada anode. Adapun anion yang mengandung oksigen. Br. Anion merupakan sisa asam yang dibagi menjadi dua jenis. Kation logam transisi antara lain : Zn2+.I 2XX2 + 2é Ion OH (basa) 4OH2H2O + 4é + O2 Pada penyepuhan dan pemurnian logam. NO3. bukan kationnya . 3. 4. Reaksi pada Katode (-) 1. M Mn+ + né Reaksi pada Katode Sebagian besar kation adalah logam dan terbagi atas kation logam golongan utama dan kation logam golongan transisi.I-) dan anion yang mengandung oksigen (SO4 2-.

dan garam. Tujuan Menentukan hasil reaksi elektrolisis dari larutan garam halida.5 M Fenolftalein Amilum/kanji Jumlah 200 mL 200 mL Secukupnya Secukupnya IV. . Memasukkan larutan KI kedalam tabung U sampai permukaan larutan ± 2 cm di bawah mulut tabung. Alat dan Bahan : Alat Gelas Kimia 1 buah Tabung U Pipet Tetes Batang Karbon Accu Jumlah 3 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah Bahan Larutan KI 0.2 M Larutan NaOH 0.II. Langkah kerja • Elektrolisis larutan KI 1. III. garam alkali.

Mencatat bagian elektrode mana yang bertindak sebagai katode dan anode. Kemudian. Gambarkan bagan setiap percobaan elektrolisis dan lengkapi dengan keterangan gambar. Mencatat perubahan-perubahan yang terjadi selama elektrolisis berlangsung. Analisis Data Hasil Diskusi 1. 3. meneteskan 3 tetes larutan fenolftalein pada daerah sekitar elektrode. hubungkan dengan sumber arus (Accu).2. • Elektrolisis larutan NaCl 1. Menulis reaksi yang terjadi pada setiap elektrode. 2. Setelah mengamati sekitar 1 menit. Melanjutkan elektrolisis sampai 5-10 menit. 4. Menulis reaksi yang terjadi pada setiap elektrode. 3. Melakukan elektrolisis NaCl 0. Memasangkan elekrtode karbon hingga tercelup kedalam larutan. 4. 2. V.5 dengan cara yang sama seperti pada prosedur elektrolisis KI 1 sampai 3. Ketika elektrolisis telah berlangsung 1 menit. Apakah fungsi penambahan amilum pada elektrolisis larutan KI ? . Apakah fungsi penambahan larutan fenolftalein pada setiap percobaan tersebut? 3. meneteskan 3 tetes larutan fenolftalein dan 5 tetes amilum.

. zat-zat apa saja yang dihasilkan pada setiap elektroda ? Tuliskan reaksinya. Bila pada percobaan elektrolisis NaCl yang digunakan berbentuk lelehan.4. Jawaban : 1.

Penambahan larutan fenolftalein pada setiap percobaan tersebut berfungsi sebagai indikator 3. Kemudian. kami menguji larutan anode dan katode tersebut dengan menambahkan larutan fenolftalein dan amilum yang dijadikan sebagai indikator. Penambahan amilum pada elektrolisis larutan KI berfungsi sebagai indikator 4. Hasil Praktikum dan Pembahasan 1) Elektrolisis larutan KI Pada elektrolisis larutan KI elektroda yang bertindak sebagai katoda adalah K+ dan elektroda yang bertindak sebagai anoda adalah I. Selama elektrolisis berlangsung terjadi perubahan-perubahan pada larutan tersebut.2. Dari penambahan kedua indikator tersebut terjadi perubahan.. Sebelum di tambahkan masing-masing larutan katoda dan anoda telah dipindahkan ke dalam tabung-tabung reaksi yang berbeda. Pada katode terdapat gelembung-gelembung sedangkan pada daerah elektroda anode warna daerah larutannya berubah menjadi warna kuning kecoklatan. Adanya gelembunggelembung pada katoda menunjukkan bahwa H2O (air) yang dielektrolisis. Reaksi elektrolisis NaCl berbentuk lelehan : NaCl(l) →Na+ + ClKatode (reduksi kation) : Na+ + eAnode (oksidasi anion) : 2Cl2Na+ + 2Cl→ Na → Cl2 + 2e→ 2Na + Cl2 x2 x1 Zat-zat yang dihasilkan pada elektrolisis NaCl berbentuk lelehan adalah Natrium dan Clorida. Elektroda / Indikator Anoda(kuning) Katoda(bening) Fenolftalein (3 tetes) tetap (1 tetes) pink keunguan Amilum (5 tetes) bening keunguan (5 tetes) tetap . VI.

Hal ini menunjukkan bahwa pada katoda dalam suasana basa.→ H2 + 2OHElektrolisis Larutan KI KI → K+ + IKation : 2H2O + 2e.→ I2 + 2e- Sedangkan pada katode yang diberi indikator Fenolftalein. Amilum + I2 → ungu Hal ini sesuai dengan reaksi elektrolisis.→ H2 + I2 + 2OH- . Fenolftalein + 2OH.→ H2 + 2OHAnion : 2I→ I2 + 2e- 2H2O + 2I.Dari data diatas kita dapat mengetahui bahwa larutan anoda yang diberi indikator amilum ternyata memiliki sedikit warna ungu atau bening keunguan. Hal ini menunjukkan adanya iodin (I2) pada larutan tersebut. terjadi perubahan warna menjadi pink keunguan.→ ungu Hal ini sesuai dengan reaksi elektrolisis Katoda : 2H2O + 2e. Anode : 2I.

Akibatnya terjadi perubahan warna. Setelah satu menit pada kedua elektroda terdapat gelembung-gelembung. Selama proses elektrolisis masing-masing daerah elektrode mengalami perluasan daerah. namun terlihat sedikit keruh. Kation : Fenolftalein + 2OH. Hal ini menunjukkan pada larutan elektrode tersebut berada dalam suasana basa. Elektrolisis Larutan NaCl NaCl → Na+ + ClKation Anion : 2H2O + 2e: 2Cl2H2O + 2IReaksi Elektrolisis : 2NaCl + 2H2O → 2Na+ + H2 + Cl2 + 2OH→ H2 + 2OH→ Cl2 + 2e→ H2 + I2 + 2OH- .→ pink keunguan Hal ini sesuai dengan reaksi elektrolisis. elektroda yang bertindak sebagai katoda adalah Na dan elektroda yang bertindak sebagai anoda adalah Cl-. Selama elektrolisis berlangsung terjadi perubahan-perubahan pada larutan tersebut. larutan katode yang diberi indikator fenolftalein ternyata memiliki warna pink keunguan.Reaksi elektrolisis : 2KI+2H2O → 2K+ + H2 + I2 + 2OH- 2) Elektrolisis NaCl Pada elektrolisis larutan NaCl. + Pada katode berwarna pink keunguan dan pada anode warnanya tetap. Kemudian pada larutan NaCl ini pada masing-masing elektrode diberi fenolftalein sebanyak 3 tetes.

Pada larutan KI. Dalam hal ini. penentuan kutub positif (anoda) dan negatifnya (katoda) didasarkan pada potensial yang diberikan dari luar yang sesuai ketentuan-ketentuan reaksi elektrolisis. larutan garamnya mengandung kation golongan utama yang memiliki nilai potensial reduksi yang lebih kecil (lebih negatif) dibandingkan potensial reduksi H2O sehingga yang akan direduksi adalah H2O. Elektrolisis Larutan KI . kami dapat menarik kesimpulan bahwa pada sel elektrolisis dengan elektrolit larutan dan elektroda tidak reaktif (karbon).Kesimpulan Berdasarkan dari hasil praktikum yang kami lakukan . larutan yang digunakan adalah larutan KI dan larutan NaCl. bukan kationnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya gelembung-gelembung pada elektrode katode yang menunjukkan bahwa H2O yang dielektrolisis.

Elektrolisis Larutan NaCl NaCl → Na+ + ClKation Anion : 2H2O + 2e. ini menunjukkan bahwa katoda dalam suasana basa. ini menunjukkan adanya iodin (I2) pada larutan tersebut.→ H2 + 2OH: 2I→ I2 + 2e- 2H2O + 2I. . Pada larutan NaCl .→ H2 + I2 + 2OHReaksi elektrolisis : 2KI+2H2O → 2K+ + H2 + I2 + 2OHKarena di dalam anoda yang diberi indikator amilum ternyata memiliki sedikit warna ungu . Dan warna pada katode yang diberi indikator Fenolftalein berwarna pink keunguan. Hal ini menunjukkan pada larutan tersebut berada dalam suasana basa.→ H2 + I2 + 2OHReaksi Elektrolisis : 2NaCl + 2H2O → 2Na+ + H2 + Cl2 + 2OHlarutan katode yang diberi indikator fenolftalein memiliki warna pink keunguan.KI → K+ + IKation Anion : 2H2O + 2e.→ H2 + 2OH: 2Cl→ Cl2 + 2e- 2H2O + 2I. larutan garamnya juga mengandung kation golongan utama yang memiliki nilai potensial reduksi yang lebih kecil (lebih negatif) dibandingkan potensial reduksi H2O sehingga yang akan direduksi adalah H2O. dan bukan kationnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful