NAMA KELAS

: SYAHIDA NUR.M : XII S 3

Budaya India
Kebudayaan India memang sudah tidak begitu asing bagi bangsa Indonesia. Sejak abad ke 4 dan 5, pengaruh budaya India makin jelas dengan ditemukannya bahasa Sansekerta dalam berbagai prasasti. Perpaduan kebudayaan India memang sudah melebur dan menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia. Di Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre, Kita diajak untuk bertamasya dan lebih mengenal mengenai seni kebudayaan yang ada di India. Bahkan bila tertarik, Anda bisa belajar di bawah mentor professional dari India. Mau tahu apa saja? Yoga Banyak dari kita yang sudah menjadikan yoga sebagai gaya hidup. Karena selain mebuat badan lebih fit dan segar, juga bisa dijadikan ajang berkumpul dengan teman. Menambah relasi baru dan menikmati waktu untuk diri sendiri juga menjadi alasan beberapa orang pergi ke tempat yoga ini. Dengan latihan rutin, Anda dapat menjadi lebih enerjik, aktif, dan bersemangat. Bagi yang sering emosi sampai meledak-ledak, yoga juga bisa menjadi salah satu pilihan cara untuk mengatur stress dan rasa marah Anda.

Pakaian tradisional India

• • •

Pakaian tradisional bagi wanita india ialah sari. Sari diperbuat daripada jenis, corak dan warna kain yang pelbagai. Pemakaian sari memerlukan sebidang kain berukuran 5 - 6 ela panjang dipadankan dengan kain dalam yang berwarna seakan-akan kain sari tersebut.

• •

Untuk memakainya, kain sari ini akan dililit pada badan dengan bahagian hujungnya yang bersulam diletak di atas bahu kiri. Semasa memakai sari, kain dalam dipakai di atas atau di bawah pusat bertujuan menyokong kain sari tersebut dari terlucut.

BAJU PUNJABI

Pakaian salwar kameez atau baju Punjabi yang terdiri daripada blaus panjang yang dipadankan dengan seluar panjang yang longgar, serta tudung kepala yang sesuai warnanya.

KURTA
• •

Kurta pula adalah pakaian tradisional bagi kaum lelaki India di majlis rasmi. Ia merupakan kemeja panjang yang sampai ke lutut dan lazimnya diperbuat daripada kain kapas atau linen.

MAKANAN KHAS INDIA

India bukan hanya terkenal akan filmnya yang menguras air mata atau musiknya yang asik buat bergoyang. Ya, India juga ternyata memiliki kuliner yang cukup unik dan cocok dengan lidah orang Indonesia. Nah, salah satunya adalah martabak India ini. Martabak sendiri sebenarnya berasal dari kata 'murtabak' yaitu suatu makanan khas dari

India yang terbuat dari telur. Berbeda dengan martabak Bangka yang merupakan martabak manis dengan isian berupa coklat, keju, kacang dan sebagainya. Martabak India sendiri merupakan martabak telur yang biasanya berisi kentang. Martabak India atau martabak telur ini kini memiliki banyak variasi. Seperti misalnya martabak India yang dijual di bilangan food court Puit Kencana Sakti ini tak lagi dijual ini tidak menggunakan kulit martabak. Jadi martabak tersaji seperti dadar telur dengan isi kentang, bawang bombay, dan daun bawang cincang. Memang agak mirip dengan omelet Spanyol dengan bumbu kari yang lamat-lamat. Sebagai pendamping sang penjual hanya menyajikan cabe rawit dan acar sebagai pelengkapnya. Sedangkan martabak Har yang termasuk jenis martabak India ini cara pembuatannya sama seperti martabak telur. Sebagai pelengkapnya martabak ini dimakan bersama siraman gulai kentang dan daging diatasnya. Serta tambahan acar dan cabe rawit yang terdapat pada mangkuk terpisah. Untuk martabak Har sendiri dapat ditemui di Jl. Jend Sudirman, Palembang. Sedangkan di Jakarta bisa dijumpai di Jl. Biak.

Set menu thali untuk vegetarian di Rajasthan, India. Makanan pokok sebagian besar penduduk India Utara adalah lentil dan berbagai jenis roti dari tepung gandum. Iklim di utara lebih sejuk dan kering sehingga ideal untuk bertanam gandum. Berbagai jenis acar (achar) seperti murabba dimakan sebagai pelengkap lauk. Kuah kental pada masakan didapat dari produk ternak perah. Cabai, kuma-kuma, dan kacang-kacangan umum dipakai dalam masakan. Di India Utara, orang memanggang roti dan paratha memakai alat masak yang disebut tawa (plat besi). Oven berbentuk silinder yang disebut tandoor dipakai untuk memanggang roti seperti naan dan kulcha, serta ayam tandoori. Jenis roti yang lain seperti puri dan bhatoora digoreng di wajan dengan minyak goreng yang banyak. Daging kambing dan domba sangat disukai orang India Utara. Makanan ringan paling populer dari India Utara adalah samosa. Isi samosa adalah kentang rebus dan sayuran berbumbu kari. Variasi samosa bisa saja diisi paneer, daging cincang, dan khumbi (jamur). Makanan ringan lain khas India Utara, misalnya: mirchi bada, bhujiya, chaat, kachori, imarti. Minuman populer dari India Utara adalah sharbat

dan aam panna. Manisan berupa mangga yang diberi gula disebut aam papad. Kue-kue (disebut (mithai) dan manisan dari India Utara misalnya: gulab jamun, jalebi, peda, petha, rewadi, gajak, bal mithai, singori, kulfi, falooda, khaja, ras malai, gulkand, dan beberapa variasi dari laddu, barfi, dan halwa.

Makanan ringan Pani puri Masakan India Barat terdiri dari masakan Maharashtra, masakan Gujarat, dan masakan Goa. Masakan Maharashtra masih dibagi menjadi dua kelompok, masakan pesisir dan masakan pegunungan. Masakan pesisir bergantung kepada beras, kelapa, dan ikan karena memiliki kondisi geografis seperti di Goa. Masakan pegunungan di dataran tinggi Ghats Barat dan Dataran Tinggi Dekkan memakai kacang tanah sebagai pengganti kelapa, dan makanan pokok berupa jowar (sorgum) dan bajra (milet). Di kawasan pesisir Konkan dikenal masakan Saraswat, sementara mayoritas hidangan dalam masakan Gujarat adalah makanan vegetarian. Sebagian besar makanan Gujarat terasa manis karena ditambah gula atau gula merah. Di masa India Portugis, bermunculan hidangan masakan Goa yang dipengaruhi oleh masakan Portugis.

TARIAN INDIA

TARI INDIA: India mementaskan nomor-nomor tari dalam BIF semalam, antara lain Invocation to Lord Buddha, Kathak, Folk Dance of Bengal, Dandya, dan Buddha Stotram

BULAN purnama menebarkan keindahan sinarnya di atas panggung Borobudur International Festival (BIF), Zona II Candi Borobudur, semalam. Keindahan itu kian lengkap ketika Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Bali menggelar pertunjukan fragmen Ritus Legong. Di panggung yang bertabur sinar merah dan kuning keemasan, para penari menghentak-hentakkan tubuh dan menyuarakan ratapan-ratapan bernuansa mistis. Kali lain, salah seorang penari yang berperan sebagai kupu-kupu raksasa mengibas-ngibaskan sayap, sehingga memancing penonton memberikan tepuk tangan berulang-ulang. ''Nah, ini salah satu keistimewaan BIF. Penonton yang bisa menyaksikan tarian indah tanpa harus ke Bali,'' ungkap Kepala Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jateng. Itu hanya sebagian kecil dari atraksi yang dipertunjukkan oleh para penampil BIF yang semula diragukan keseriusannya oleh berbagai kalangan. Penampilan Garimda Contemporary Dance Company Korea juga mengesankan. Koreografer Son Kawan Jung dan Direktur Artistik Kim Bock Hee telah menjadikan pertunjukan bertajuk The Flower of Existence, The Flower of Vanity itu kaya nuansa. Pertunjukan itu hanya berdurasi 18 menit. Namun desain pencahayaan, notasi bunyi, dan atraksi geraknya mengingatkan kita kepada pengembaraan orang ke alam mimpi, ke dunia waktu yang berlapis-lapis. ''Pada hemat saya, ini pertunjukan yang bagus. Siluetnya sangat indah. Pola lantai dan notasinya sangat diperhitungkan,'' ujar Windar, Ketua Dewan Kesenian Daerah Jepara. Penampil lain yang juga mendapatkan respons antusias adalah kelompok kesenian dari India. Kedekatan emosi penonton (mungkin akibat sering nonton film India) dengan para penari menjadikan tari-tarian tradisional mereka (Invocation to Lord Buddha, Kathak, Folk Dance of Bengal, Dandya, dan Buddha Stotram) seperti pertunjukan ''milik sendiri''. Malah para penonton tak merasa kesulitan menangkap maksud koreografi Buddha Stotram yang menggambarkan perdamaian, cinta, dan persamaan karena disampaikan dalam gerak-gerak universal.

Pertunjukan lain dari Korea juga layak diperhitungkan. Dalam Vestiges-Where is My Moon, penari-penari bergerak secara rancak, meloncat, membelalak, dan mengubah panggung menjadi arena penantian terhadap pencerahan kehidupan. Vietnam yang diwakili oleh Binh Thuan Province Cultural Group menggelar tari-tari tradisional yang bila diindonesiakan bertajuk Mendaki Candi, Mencintai Desa, Kehidupan, Kekuatan dan Kepercayaan serta Paranung. Di samping itu, mereka menyanyikan lagu tradisional berjudul ''Cham Folksong''. Respons publik relatif baik saat menyaksikan pertunjukan tersebut.

ika Anda sedang bosan berolahraga, cobalah belajar menari. Pilih tarian-tarian enerjik yang bisa membuat semua anggota tubuh bergerak. Salah satunya adalah tarian India. Anda akan mendapatkan banyak tantangan saat belajar tari India. Bukan hanya membutuhkan stamina yang tinggi tetapi juga koordinasi gerak yang pas. Berikut beberapa gerakan dasar tari India. 1. Hagreepa Berdirilah dengan posisi kaki saling menekan dengan tangan di atas kepala. Putar pinggul Anda ke kiri dan ke kanan. Putar juga tangan Anda mengikuti gerakan pinggul. Lakukan sebanyak empat hitungan ke arah kanan dan empat hitungan ke arah kiri. 2. Angkat bahu Pegang lengan dengan siku bengkok dan membentuk huruf W. Gerakkan pundak ke atas dan ke bawah seperti saat mengatakan tidak tahu. Lakukan 16 kali hitungan, dikuti dengan gerakan kaki. 3. Dhol beat Bungkukkan tubuh 45 derajat ke arah depan. Angkat kaki kanan dan sentuh dengan tangan kiri, dan sebaliknya. Gerakkan juga bahu Anda sehingga seperti sedang memukul drum. Lakukan dalam 16 kali hitungan.

4.Bhangra Angkat tangan ke atas seperti membentuk huruf W dan gerakkan pundak ke atas dan bawah. Buka lebar-lebar tangan seakan Anda membawa bola besar. Putar pinggul ke arah kiri dan kanan. Langkah tumit kanan dan kiri secara bergantian. Jika gerakan Anda sudah lancar, padukanlah semuanya dengan perhitungan yang pas sehingga menimbulkan tarian yang indah dan tubuh pun menjadi fit. Tarian India ini juga bisa meningkatkan rasa percaya diri karena memancarkan aura seksi penarinya

TARIAN KHAS INDIA

SEPATU KHAS INDIA

Khussa, mengingatkan kita pada adegan di mana Carrie Bradshaw berbelanja sepatu di pasar tradisional di Dubai dalam filmSEX AND THE CITY 2. Sepatu cantik yang tampak ringan dengan ukiran khas itu disebut Mojari atau Khussa. Sepatu ini merupakan hasil kerajinan masyarakat tradisional India dan Pakistan. Bahannya merupakan kombinasi dari serat tanaman dan kulit. Ditambah dengan embroider, manik-manik, atau kulit kerang sebagai hiasan. Pada jaman dahulu, khussa hanya dipakai oleh para bangsawan dan anggota kerajaan saja. Khussa sekaligus menunjukkan perbedaan kasta masyarakat India kuno. Bahkan, khussa milik anggota kerajaan dibuat dari bahan emas atau perak asli, kulit berkualitas tinggi serta bertahtakan berlian atau mutiara laut. Beberapa waktu lalu, khussa sempat kembali menjadi tren dan muncul di pasar fashion. Peminatnya pun ternyata cukup banyak, terutama ia adalah tipe flat shoes yang nyaman dikenakan kaki. Bahkan dalam sebuah adegan SEX AND THE CITY 2, saat Carrie Bradshaw berjalan-jalan ke sebuah pasar tradisional di Dubai, ia sempat membeli sepasang sepatu untuknya, dan beberapa pasang lain untuk teman-temannya karena keindahan sepatu ini.Tertarik dengan kecantikan sepatu dari negeri Kajol Devgan ini? Mari lihat, cocok dikenakan dengan apakah khussa ini

Sepatu langka bertatah batu rubi dan berlian ini dikenakan seorang Pangeran India dari Hyderabad, Sikandar Jah Nizam, pada abad ke-18. Pada Januari 2006, sepatu kuno tersebut sempat dicuri dari lokasi penyimpanannya di Museum Sepatu Bata di Toronto, Kanada. Namun, beberapa hari setelahnya, sepatu ditemukan kembali dalam kondisi prima.

Sepatu pertama yang dirancang India 400 tahun lalu dan disebut jooti atau Nagra. Bahkan saat ini, mereka mempertahankan posisi pertama di dunia ketika datang ke alas kaki kuno terbaik. Sepatu bordir India umumnya terbuat dari kulit bagian atas sepatu polos dan mengambil bentuk kaki pemakai. Silahkan lihat di sandal bermanik-manik buatan tangan kulit Dan bordir samping posting ini yang dipakai oleh perempuan. Hal ini bertatahkan dengan manik-manik dan bagian atas sepatu yang disulam dengan benang sutra dan

dihiasi dengan bordir Khasida. Hal ini umumnya digunakan sebagai pakaian kasual. Anda memiliki varietas lain alas kaki India yang dihiasi dengan appliquà © dan bekerja manikmanik. Mati dalam berbagai warna atau memperbaiki mata ikan kuningan telah cara lain jooties dekorasi. Saya melakukan analisis sandal jepit dan sepatu varietas yang unik dan jika Anda telah menemukan sesuatu yang menarik, biarkan aku tahu melalui form kontak di bawah. Itu akan helpful

Tatto India yang berada di tangan

Tatto yang berada di punggung

Tatto di perut India kuno seni tubuh kembali ke batu pusar-menatap pemuda Guys dan gals mengikuti bintang muda Bollywood dan bintang musik dalam mendapatkan tato dan tindik tubuh. Profil Artikel AFP tato paling populer di salon B'bay (Mumbai) yang telah melakukan cukup baik untuk dirinya sendiri. Gambar di samping menunjukkan sampel dari tato dan tindik yang tersedia di ruang tamu. Sebuah penindikan perut yang sederhana datang pada 1.500 rupee dan harga tato mulai dari 2.000 rupee per inci persegi.Ini adalah peregangan untuk mengatakan bahwa pusar ditindik adalah sebagai bagian dari budaya India sebagai cincin hidung. Tapi itu membuat untuk pemasaran yang baik

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful