BAB I PENDAHULUAN

A. ALASAN PEMILIHAN JUDUL Kebutuhan akan jasa asuransi kini makin dirasakan,baik oleh perorangan maupun dunia usaha di Indonesia. Asuransi merupakan sarana finansial dalam tata kehidupan rumah tangga, baik dalam menghadapi resiko yang mendasar seperti resiko kematian, atau dalam menghadapi resiko atas harta benda yang dimiliki. Demikian pula dunia usaha dalam menjalankan kegiatannya menghadapi berbagai resiko yang mungkin dapat mengganggu kesinambungan usahanya. Dengan mulai membaiknya iklim dan minat masyarakat dalam bidang asuransi mengakibatkan tingkat persaingan di dunia asuransi menjadi semakin ketat. Strategi pemasaran merupakan salah satu senjata bagi perusahaan untuk menghadapi persaingan pasar. Pada dasarnya strategi pemasaran adalah mencari kecocokan antara kemampuan internal perusahaan dengan peluang eksternal yang ada di pasar. Mencari kecocokan ini merupakan tanggung jawab dari bagian pemasaran untuk menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan produk yang dihasilkan dan sesuai dengan dengan segmen pasar yang ingin dituju oleh produk yang diluncurkan. Mengenali karakteristik pasar dan struktur pasar sangatlah menguntungkan bagi perusahaan untuk dapat tetap bersaing dan survive (kelangsungan hidup perusahaan). Kelemahan dan keunggulan

perusahaan hendaknya dianalisis sehingga menjadi sebuah titik tolak yang kuat buat perusahaan dalam mengambil keputusan yang efektif dan efisien serta untuk memperkuat posisinya dari para pesaing yang ada. Tujuan utama dari sebuah perusahaan ialah pencapaian profit (laba) dan hal ini dapat juga sebagai tolak ukur dalam sukses atau tidaknya sebuah perusahaan dalam pencapaian tujuannya. Selain itu efektifitas dan efisiensi dalam menjalankan operasional perusahaan juga memegang peranan penting. Efesiensi yang dimaksud adalah strategi pemasaran yang dilakukan dengan perhitungan dan pertimbangan yang tepat sehingga tidak ada pemborosan biaya baik itu dalam operaional maupun dalam biaya promosi maupun iklan dan efektifitas yang dimaksud ialah pemilihan stategi pemasaran yang tepat dan sesuai dengan pasar yang dilayani oleh perusahaan sehingga sasaran yang ditetapkan dapat tercapai. PT. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang asuransi jiwa bagi masyarakat juga harus menghadapi persaingan yang cukup ketat dengan perusahaan asuransi lainnya. Agar PT. SLFI dapat bertahan dan berkembang dengan baik maka PT.SLFI harus dapat menciptakan kemampuan bersaing baik dalam hal jenis produk, harga maupun segmen yang dituju sehingga dapat menghasilkan produk yang mampu bersaing dan memenangkan persaingan. Dari uraian di atas, penulis tertarik untuk mengetahui

bagaimanakah strategi pemasaran yang dijalankan oleh PT. SUN LIFE

FINANSIAL

INDONESIA

dalam

menghadapi

persaingan

di dunia

asuransi. Oleh karena itu penulis memilih judul skripsi,”PERANAN STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN

PENJUALAN PRODUK JASA ASURANSI PADA PT. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA”.

B. PERUMUSAN MASALAH Adapun permasalahan yang akan di bahas penulis dalam skripsi ini adalah: a. Apakah strategi pemasaran yang diterapkan oleh PT.SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA sudah efektif sehingga mampu bersaing di pasar. b. Apakah target penjualan pada PT.SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA dapat terealisasi? (data selama dua tahun yaitu 2002-2003).

C. HIPOTESIS Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap suatu masalah yang harus diuji kebenarannya. Hipotesis yang dikemukan oleh penulis ialah strategi pemasaran yang dimiliki oleh PT.SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA masih belum efektif dan masih lemah. Hal ini akan dibuktikan melalui uraian deskriptif dari: pasar, bauran pemasaran dan persaingan yang ada.

D. TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN Tujuan penelitian pada PT. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA ialah 1. Mencari perbandingan antara teori dan praktek khususnya tentang peranan strategi pemasaran dalam usaha meningkatkan penjualan produk jasa asuransi di PT. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA. 2. Untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang ada pada perusahaan khususnya pada strategi pemasaran yang diterapkan pada PT. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA. Sedangkan manfaat penelitian ini ialah: 1. Sebagai bahan masukan bagi perusahaan dalam

melaksanakan kegiatannya yang berhubungan dengan strategi pemasaran. 2. sebagai bahan untuk menambah pengetahuan di bidang

asuransi khususnya tentang peranan strategi pemasaran.

E. METODOLOGI PENELITIAN 1. Data yang Diperlukan Dalam penulisan skripsi ini penulis mengadakan penelitian guna mendapatkan data dan informasi yang akan digunakan sebagai bahan analisis, dalam hal ini yang diperlukan adalah sebagai berikut: a. Data Primer

Penelitian Kepustakaan (Library Research) Untuk menguatkan ide/gagasan dalam menganalisis dan mengevaluasi hasil penelitian lapangan. Struktur organisasi dan Uraian tugas. b. majalah-majalah ilmiah dan sumber-sumber lainnya yang dianggap penting dan ada hubungannya dengan tulisan ini. penulis melakukan dua (2) bentuk penelitian yaitu: a. Hal ini dilakukan untuk memperoleh data yang relevan dengan tujuan penelitian secara nyata. 2. Data sekunder Yakni merupakan data yang diperoleh dari bahan-bahan bacaan. Metode Penelitian untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penyelesaian skripsi ini. Penelitian Lapangan (Field Research) Yaitu suatu metode pengumpulan data dengan peninjauan langsung kepada objek penelitian dilapangan dalam hal ini PT. bahan kuliah. catatan kuliah dan lain-lain yang berhubungan dengan hal tersebut serta sejarah ringkas perusahaan. maka diperlukan landasan seperti teori-teori atau pendapat para ahli yang bersumber dari buku-buku bacaan. . tepat dan akurat. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA. dimana data yang diperoleh hasilnya actual dan dapat dipertanggungjawabkan. b.Yakni merupakan data yang diperoleh dengan cara mendatangi langsung obyek penelitian. yaitu leteratur.

Metode Analisis Dalam menganalisis data-data yang telah ada. b. penulis juga melakukan wawancara dan komunikasi dengan staff. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA guna melihat secara dekat bagaimana peranan strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan produk jasa asuransi. 2. karyawan maupun jajaran pimpinan perusahaan itu sendiri untuk mendapatkan input-input ataupun masukan-masukan yang berhubungan dan berguna dalam bidang yang akan diteliti sebagai bahan penulisan skripsi ini. Wawancara (Interview) Selama observasi dilakukan. Observasi Yaitu mendapatkan data dari objek penelitian dengan cara mendatangi langsung ke objek penelitian dalam hal ini PT.3. Tehnik Pengumpulan Data Dalam hal ini penulis mengumpulkan data dengan menggunakan beberapa cara yaitu: a. 4. menyusun dan mengklasifikasikan serta menganalisis. Metode Analisis Deduktif . Penulis menggunakan dua metode analisis yaitu: 1. Metode Analisis Deskriptif Dengan merumuskan dan menafsirkan data yang diperoleh. dan menginterprestasikannya sehingga memberikan gambaran yang jelas mengenai keadaan perusahaan.

BAB I : PENDAHULUAN Dalam bab pendahuluan ini penulis mengemukakan secara ringkas latar belakang pemilihan judul. strategi pemasaran. permasalahan.Yaitu suatu metode ilmiah dimana fakta-fakta yang diperoleh dianalisis dengan menguraikan teori-teori yang berlaku. metodologi penelitian dan sistematika pembahasan. Selanjutnya dicoba untuk menarik kesimpulan untuk membuktikan hipotesa yang dapat digunakan untuk membuat saran-saran yang berguna bagi masalah-masalah yang dihadapi oleh PT. bauran pemasaran. SISTEMATIKA PEMBAHASAN Secara garis besar skripsi ini akan dibagi dalam lima (5) bab dan setiap bab dibagi atas beberapa sub bab dengan kebutuhan pembahasan dan uraiannya sebagai berikut. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA. tujuan dan manfaat penelitian. . 4. asuransi. SUN LIFE dan pengertian asuransi serta manfaat FINANCIAL INDONESIA. startegi bersaing. BAB II : URAIAN TEORITIS Di dalam bab ini penulis mencoba membuat uraian teoritis yang menunjang mengenai pengertian pasar dan pemasaran. BAB III : GAMBARAN UMUM TENTANG PT. hipotesis.

perkembangan penjualan. struktur organisasi dan uraian tugas. BAB IV : ANALISIS DAN EVALUASI Pada bab ini penulis mencoba memberikan analisis dan evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan perusahaan dengan membandingkannya antara teori dan hasil penelitian dari perusahaan.Pada bab ini penulis mencoba menjelaskan tentang : sejarah ringkas perusahaan. situasi persaingan dan strategi pemasaran. BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN Pada bab ini penulis mencoba menarik kesimpulan atas hasil penelitian dengan memberikan sumbangsih berupa saran-saran yang mungkin bermanfaat bagi perusahaan maupun civitas akademika Universitas Sumatera Utara. jenis-jenis produk yang dipasarkan. .

13) : “Pasar adalah kumpulan pembeli yang aktual dan potensial dari sebuah produk” Para pembeli tersebut mempunyai kebutuhan atau keinginan yang sama yang dapat dipuaskan lewat pertukaran. Jadi ukuran pasar tergantung pada jumlah orang yang menunjukkan kebutuhan. mempunyai sumber daya untuk melakukan pertukaran. Defenisi pasar menurut Kottler (2001. Para pakar ekonomi menggunakan istilah pasar untuk merujuk pada kumpulan pembeli dan penjual yang mentransaksikan kelas produk tertentu. seperti pasar perumahan atau pasar bahan makanan. Semula istilah pasar berarti berarti tempat pembeli dan penjual berkumpul untuk mempertukarkan barang mereka.BAB II URAIAN TEORITIS A. MANAJEMEN PEMASARAN . PENGERTIAN PASAR Konsep pertukaran dan relasional menghasilkan konsep pasar. B. dan bersedia menawarkan sumber daya dalam pertukaran itu untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Pemasaran merupakan suatu proses. menciptakan. oleh karena itu fungsi-fungsi manajemen dapat diterapkan pada manajemen pernasaran tersebut. mengkomunikasikan. 1. Dua sasaran utama pemasaran adalah menarik konsumen baru dengan menjanjikan nilai yang unggul dan mempertahankan konsumen saat ini dengan memberikan kepuasan. Manajemen pemasaran berlangsung bila sekurang-kurangnya satu pihak mempertimbangkan sasaran untuk memperoleh tanggapan yang diharapkan dari pihak lain pada pertukaran yang potensial. Memahami. pasar serta pemasaran dan pemasar.Pemasaran. pertukaran atau transaksi. mengemukakan definisi yang berbeda sesuai dengan sudut Definisi Pemasaran menurut Philip Kotler ( 2004. Hal ini yang menyebabkan definisi pemasaran selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu sesuai dengan perkembangannya. nilai (value) dan kepuasan. . 7 ) "Pemasaran adalah suatu proses sosial dimana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk serta nilai dengan pihak lain. lebih berurusan dengan pelanggan daripada fungsi bisnis lainnya. keinginan.” Berdasarkan defenisi tersebut bertumpu pada konsep pokok sebagai berikut : Kebutuhan. produk. karena ini dapat dikatakan bahwa manajemen pemasaran merupakan manajemen dari proses pemasaran. dan memberikan nilai dan kepuasan pada konsumen adalah inti dari pemikiran dan praktek dari pemasaran modern. dan permintaan. Ada beberapa definisi pemasaran yang dikemukakan oleh para ahli. Masing-masing pandangnya.

" Defenisi ini menegaskan bahwa manajemen pemasaran tidaklah hanya menawarkan barang dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasarnya.” Definisi ini menyadari bahwa manajemen pemasaran adalah proses yang mencakup analisis. dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan. penelitian dan pemeliharaan pasar sasaran. jasa serta gagasan berdasarkan pertukaran dan tujuannya adalah memberikan kepuasan bagi pihak yang terlibat. perencanaan.Dari pengertian pemasaran inilah selanjutnya dibahas tentang pengertian manajemen pemasaran. Definisi Manajemen Pemasaran dirumuskan oleh Persatuan Pemasaran Amerika Tahun 1985 Dalam Philip Kotler ( 2001. pemberian harga. tetapi lebih daripada itu tugas manajemen pemasaran adalah mengatur tingkat transaksi dan tingkat permintaan yang diharapkan dengan cara tertentu dalam mencapai pasar sasaran yang dapat membantu organisasi mencapai tujuannya. perencanaan. membangun dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran demi mencapai tujuan organisasi. jasa-jasa dan gagasan untuk menciptakan pertukaran dengan kelompok sasaran yang memenuhi tujuan pelanggan dan organisasi. pelaksanaan. penulis mengutip pengertian yang dikemukakan oleh para ahli. Menurut Philip Kotler ( 2004. pengembangan strategi pasar. 19 ) : “Manajemen pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan dari perwujudan. Perencanaan taktik pemasaran dan pelaksanaan serta pengendalian upaya pemasaran. Maka dapat disimpulkan proses manajemen pemasaran terdiri dari : analisis peluang-peluang pasar. Untuk jelasnya pengertian manajemen pemasaran ini. dan pengawasan juga mencakup barang. implementasi. dan disrtibusi dari barangbarang. . promosi. 16 ) "Manajemen Pemasaran adalah analisis.

6 ) : “Strategi pemasaran adalah alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang dimasuki dan program pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut. Karena itu. 2. bauran pemasaran dan besarnya pengeluaran pemasaran. harga.” Menurut tjiptono ( 2002. perusahaan harus mengelompokkan pasar yang bersifat heterogen tersebut kedalam satuan-satuan pasar yang bersifat homogen. 81 ) : “Strategi Pemasaran adalah pola pikir pemasaran yang akan digunakan untuk mencapai tujuan pemasarannya. Kedua. pemasaran mencakup setiap usaha untuk mencapai kesesuaian antara perusahaan dengan lingkungannya dalam rangka mencari pemecahan atas masalah penentuan dua penentuan pokok yaitu. bagaimana bisnis yang telah dipilih tersebut dapat dijalankan dengan sukses dalam lingkungan yang kompetitif atas dasar perspektif produk. dan distribusi (bauran pemasaran) untuk melayani pasar sasaran. promosi. Perusahaan tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhan semua pembeli. Market Positioning . Pertama.” Strategi pemasaran didasarkan atas 5 (lima) konsep strategi sebagai berikut : 1.C. Definisi Strategi Pemasaran Menurut Philip Kotler ( 2004. penetapan posisi. bisnis apa yang digeluti perusahaan pada saat ini dan jenis bisnis apa yang dapat dimasuki dimasa yang akan datang. Segmentasi Pasar Tiap pasar terdiri dari bermacam-macam pembeli yang mempunyai kebutuhan dan kebiasaan yang berbeda. PENGERTIAN STRATEGI PEMASARAN Dalam peranan strategisnya. Strategi pemasaran berisi strategi spesifik untuk pasar sasaran.

Segmen pasar semacam ini memiliki 4 (empat) karakteristik. yang mana kebutuhan tersebut dapat dipuaskan oleh perusahaan yang memilih segmen pasar tersebut. b. Dengan kata lain perusahaan harus memilih segmen pasar yang akan menghasilkan penjualan dan laba paling besar. 3. Strategi memasuki suatu segmen pasar dapat dilakukan dengan cara : a. maka prinsip strategi pemasaran yang kedua adalah memilih pola spesifik pasar perusahaan yang akan memberikan kesempatan maksimum kepada perusahaan untuk mendapatkan kedudukan yang kuat. d. c. cara ini ditempuh apabila : 1) Perusahaan pembeli tidak mengetahui tentang seluk beluk industri dari perusahaan yang dibeli 2) Sangat menguntungkan untuk secepat mungkin memasuki segmen pasar yang dikuasai perusahaan yang dibeli. yaitu : a. Market Entry Strategy Market entry Strategy adalah strategi perusahaan untuk memasuki segmen pasar yang dijadikan pasar sasaran penjualan.Perusahaan tidak mungkin dapat menguasai pasar secara keseluruhan. 3) Perusahaan menghadapi macam-macam penghalang untuk . Berukuran cukup besar Mempunyai potensi untuk berkembang terus Tidak memiliki atau dipenuhi oleh perusahaan saingan Mempunyai kebutuhan yang belum terpenuhi. Membeli perusahaan lain Cara ini merupakan cara yang paling mudah dan cepat.

misalnya patent. Meskipun perusahaan melihat adanya kesempatan baik menetapkan objektif dan menyusun strategy pemasaran. Prosess. c. Kerjasama dengan perusahaan lain Keuntungan dengan cara ini ialah bahwa resiko yang dipikul bersama. Internal Development Ada perusahaan-perusahaan yang lebih suka berkembang melalui usaha sendiri yaitu melalui research and development karena berpendirian bahwa hanya dengan cara inilah kepemimpinan dalam industri dapat dicapai. Variabel-variabel yang dapat mempengaruhi pembeli adalah yang disebut 7P (product. biaya iklan yang mahal atau kesulitan bahan mentah.memasuki segmen pasar yang bersangkutan melalui internal development. Price. 5. Promotion. ini tidaklah berarti bahwa perusahaan dapat segera memulai kegiatan pemasaran. Marketing Mix Strategy Marketing Mix strategy adalah kumpulan variabel-variabel yang dapat dipergunakan perusahaan untuk memepengaruhi tanggapan konsumen. Place. Timing Strategy Penentuan saat yang tepat dalam memasarkan barang merupakan hal yang perlu diperhatikan. economies of scale. b. 4. kemudian perusahan juga harus menentukan . Perusahaan harus lebih dahulu melakukan persiapan-persiapan baik dibidang produksi maupun dibidang pemasaran. dan masing-masing perusahaan saling melengkapi skill dan resources. dan People Physical evidence). saluran distribusi yang sulit dimasuki. Participant.

saat yang tepat bagi pelemparan barang dan jasa ke pasar. Sedang (Tenable) Prestasi perusahan cukup memuaskan untuk menjamin kelangsungan usahanya. Baik Perusahaan ini memiliki kekuatan yang bisa dimanfaatkan dalam strategistrategi tertentu serta mempunyai peluang yang lebih diatas rata-rata untuk meningkatkan posisinya. 31-34 ) Strategi pemasaran dapat dinyatakan sebagai dasar tindakan yang mengarah pada kegiatan atau usaha pemasaran. Kuat (Strong) Perusahaa ini mampu bertindak bebas tanpa membahayakan posisi jangka panjangnya walaupun pesaing-pesaing berbuat apa saja yang mereka kehendaki. 1983. Tetapi perusahaan ini sering kalah karena ulah perusahaan yang . Posisi bersaing dalam suatu industri meliputi : 3. 3. dalam kondisi persaingan dan lingkungan yang selalu berubah agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan. 2. 4. Dengan mengetahui keadaan dan situasi serta posisinya di pasar dapat ditentukan kegiatan pemasaran yang harus dilaksanakan. Dominan ( Dominant) Perusahaan ini mampu menegndalikan pesaing-pesaing yang lain serta memiliki banyak pilihan dalam menentukan strategi. dari suatu perusahaan.” ( Radiosunu. Jadi dalam menetapkan strategi pemasaran yang akan dijalankan perusahaan haruslah terlebih dahulu melihat situasi dan kondisi pasar serta menilai posisinya di pasar.

Setiap perusahaan atau unit usaha yang dapat melihat dirinya menempati salah satu dari posisi diatas.dominant serta untuk meningkatkan posisinya ia memiliki peluang yang kurang rata-rata industri. Tidak ada harapan (Non-Viable) Perusahaan ini berprestasi dengan sangat tidak memuaskan serta memiliki peluang-peluang untuk perbaikan. Keunggulan perusahaan ini dari perusahaan lainnya. 6. perusahaan pemimpin ini bisa saja di kagumi atau tidak dikagumi. Strategi Pemimpin Pasar. kalau tidak maka ia akan terpaksa keluar dari industri. akan banyak membantu proses pengambilan keputusan untuk menanm modal. tetapi yang jelas ialah kalangan perusahaan lain mengakui . pengenalan produk baru. Tetapi masih memiliki peluang-peuang perbaikan. 5. menyusut atau bahkan mundur dari kancah industri. Posisi perusahaan dalam persaingan menempati salah satu posisi di atas. dan intensitas promosi. Posisi perusahaan dalam persaingan sepanjang tahap daur hidup produk. Lemah (Weak) Perusahaan ini tampil dengan tidak memuaskan. Adapun klasifikasi posisi persaingan berdsarkan prilaku industri dapat diuraikan sebagai berikut : 1. umumnya mencakup perubahan harga. pencakupan saluran distribusi. Perusahaan yang disebut pemimpin pasar (market leader) adalah perusahaan yang memiliki pangsa pasar terbesar dalam pasar produk yang relevan. bertahan. Perusahaan ini harus mengubah diri.

3. ditiru dan dijauhi. Perusahaan jenis ini bisa memilih salah satu dari dua penampilan. Perusahaan inilah yang dinamakan penantang pasar atau “market challenger”. ia merupakan perusahaan yang di tantang. Strategi Penantang Pasar perusahaan-perusahaan yang menduduki urutan kedua. maka dengan cepatnya pemimpin pasar mungkin lebih memiliki daya tahan. Usaha merebut konsumen milik para pemimpin pasar tidak pernah dianggap enteng oleh mereka ini. dan disebut pengikut pasar (market follower). Bila tindakan perusahaan yang menantang itu berupa penurunan harga. Strategi Pengikut Pasar Tidak semua perusahaan nomor dua berniat menantang yang memimpin pasar.dominasinya. Perusahaan ini menjadi titik pusat orientasi pasar pesaing . Sikap ini mendorongnya untuk menemukan cara mengembangkan jumlah permintaan serta bertahan maupun menyerang yang baik dan berusaha meningkatkan pangsa pasarnya meskipun luar pasar tidak berubah. Perusahaan yang dominant selalu ingin tetap nomor satu. Mereka dapat menyerang market leader dan pesaig-pesaing lainnya dalam suatu usaha yang gencar merebut pangsa pasar. ketiga atau lebih rendah lagi dalam suatu industri. 2. karena persaingan demikian akan membuat keduanya menjadi lebih buruk keadaannya. maka peruashaan yang melawan pemimpin . Atau mereka yang memilih bersikap “menerima” tidak mengguncang pasar. jasa pelayanan yang lebih baik atau tambahan penampilan produk. biasa disebut “runner up” atau “penyusul (trailing team)”.

Usaha mengenali dan mempelajari pesaing merupakan masalah utama yang perlu diselesaikan untuk melakukan perencanaan yang efektif. Dengan cara ini. Perusahaan dapat melancarkan serangan yang lebih . dan promosi mereka dengan yang dilakukan oleh para pesaing dekatnya. saluran distribusi. selalau terdapat perusahaan-perusahaan kecil yang mengkhususkan diri pada sebagian dari pasar dan menghindari bentrok dengan perusahaan-perusahaan besar. Menempati sebagian kecil dari keseluruhan pasar ini tidak hanya diminati oleh perusahaanperusahaan yang lebih besar dan yang belum mampu di industri tertentu. Strategi Penggarap Relung Pasar Dalam hampir setiap industri. Setiap perusahaan yang bersaing dalam suatu industri mempunyai strategi bersaing. perusahaan dapat secara jelas melihat bidang-bidang keunggulan dan kelemahan pesaing potensial. Perusahaan-perusahaan jenis ini mencoba masuk ke satu atau lebih celah-celah pasar yang aman dan menguntungkan. Prusahaan-perusahaan kecil ini menempati “relung-relung” pasar yang mereka layani dengan efektif melalui spesialisasi dan yang cenderung diabaikan perusahaan-perusahaan besar. 4. Strategi pemasaran yang berhasil sangat ditentukan oleh tigkat kepuasaan yang diperoleh konsumen dari kegiatan pemasaran yang dilakukan perusahaan untuk produknya.pasar harus berpikir dua kali dan lebih baik mengikut apa saja perkembangan pasar dari produknya. Strategi yang ditempuh oleh perusahaan ini disebut penggarap relung pasar (market nicher). harga. Perusahaan seharusnya membandingkan terus-menerus produk. Atas dasar ini maka dapatlah dikatakan bahwa tujuan dan sasaran pemasaran suatu produk adalah untuk kepuasaan kepada konsumen.

Porter ( 1992. Tidak semua industri mempunyai potensi yang sama. Kekuatan-kekuatan yang Mempengaruhi Persaingan PENDATANG BARU POTENSIAL Kekuatan tawar menawar pemasok PARA PESAING INDUSTRI Kekuatan tawar menawar pembeli Ancaman masuknya pendatang baru PEMASOK Persaingan diantara Perusahaan yang ada PEMBELI . xvi ) adalah : “Strategi Bersaing adalah kombinasi antara akhir (tujuan) yang diperjuangkan oleh perusahaan dengan alat (kebijaksanaan) dimana perusahaan berusaha sampai kesana.” Keadaan pesaing dalam suatu industri tergantung pada lima kekuatan persaingan pokok yang diperlihatkan pada gambar 1. gambar 1. STRATEGI BERSAING Definisi Strategi Bersaing menurut Michael E.mengena terhadap pesaingnya selain itu juga menyiapkan langkah pertahanan yang lebih kuat terhadap serangan lawan. D. dimana potensi laba diukur dalam bentuk laba atas modal yang ditanamkan jangka panjang. Industri-industri berbeda secara fundamental dalam potensi laba akhirnya karena gabungan dari kelima kekuatan yang ada. gabungan kelima kekuatan ini merupakan potensi laba akhir dalam industri.

Strategi Bersaing. antara lain : a. 27) . b. Mempengaruhi keseimbangan kekuatan melalui gerakan strategi. inroduksi produk. Agus Maulana. Tujuan dari strategi untuk suatu unit usaha dalam sebuah industri adalah menemukan posisi dalam industri tersebut diamna perusahaan dapat melindungi diri sendiri dengan sebaik-baiknya terhadap tekanan (gaya) persaingan atau dapat mempengaruhi tekanan tersebut secara positif. Teknik Menganalisa industri Dan Pesaing. Persaingan terjadi Karena satu atau lebih pesaing merasakan adanya tekanan atau melihat peluang untuk memperbaiki posisi bersaingnya. Porter. Menempatkan perusahaan dalam posisi sedemikian sehingga kemampuan memberikan pertahanan terbaik untuk menghadapi rangkaian kekuatan persaingan yang ada. halaman 4. Mengantisipasi pergeseran pada faktor-faktor yang menjadi penyebab kekuatan persaingan dan menggapainya. c. pemberian hadiah undian. 1992. terjemahan Ir. “Secara luas kelima kekuatan persaingan menckup sejumlah pendekatan yang mungkin. Rivalitas (rivalry) di kalangan yang ada berbentuk perlombaan untuk mendapat posisi dengan menggunakan taktik-taktik seperti persaingan harga. sehingga karenanya memanfaatkan perubahan dengan memilih strategi yang cocok dengan keseimbangan persaingan yang baru sebelum lawan menyadarinya. dan meningkatkan pelayanan atau jaminan kepada pelanggan. promosi. atau. dan karenanya memperbaiki posisi relative perusahaan.” ( Michael E porter.Ancaman produk Atau jasa pengganti PRODUK PENGGANTI Sumber : Michael E.

Hibrida . Keunggulan biaya menyeluruh Strategi keunggulan dalam biaya menyeluruh ditempuh dengan mengndalikan biaya produksi dan operasi. Strategi ini juga cocok pada perusahaan yang mencoba menjual barang dalam volume besar dengan pemasaran yang bersifat mass. 3.Dalam menanggulangi kelima kekuatan persaingan ada 4 (empat) pendekatan strategis generic yang secara potensial akan berhasil untuk mengungguli perusahaan lain dalam industri Keempat pendekatan itu adalah : 1. tetapi sangat diminati oleh konsumen. Strategi ini memungkinkan perusahaan mengenakan harga tinggi Karena differensiasi biayanya itu sulit dibandingkan dengan barang lain yang ada dipasar. dilaksanakan perusahaan terutama bila persaingan sangat sengit dan bermain dalam perang harga. 4. dengan cara mencari segmen pasar tertentu yang relative sempit tetapi potensial dan tidak menjadi perhatian pesaing besar bagi produk atau jasa yang sama. Differensiasi Perusahaan berusaha menciptakan produk yang berciri khas atau tidak sama dengan para pesaing. 2. atau berusaha memusatkan kekuatan untuk memperoleh konsumen banyak. Fokus Strategi focus bisa dipilih perusahaan untuk menghindari persaingan keras.

biaya produksi harus rendah dan roduk ini sangat banyak diminati konsumen. E. serta cara penyampaian hingga sampai pada konsumen dan harga yang diterapkan perusahaan. Stanton ( 1996. berikut defenisi bauran pemasaran dari para ahli. SE ( 1999. struktur harga.Strategi hibrida adalah kombinasi antara differensiasi dan biaya rendah. MARKETING MIX (BAURAN PEMASARAN) Seperti diketahui bahwa pemasaran sangat penting bagi kelangsungan hidup perusahaan untuk tumbuh dan berkembang dimasa yang akan datang. kegaitan promosi dan system distribusi . Angiopora. semua anggota perusahaan harus ikut serta dan aktif dalam mendukung tercapainya tujuan perusahaan. 45 ) menyebutkan : “Marketing Mix (bauran pemasaran) adalah istilah yang dipakai dalam melukiskan kombinasi dari keempat masukan yang merupakan inti Dari system pemasaran perusahaan. Menurut William J. Keempat elemen tersebut adalah penawaran produk. 24 ) menyebutkan : .” Menurut Marius P. Selain itu volume penjualan barang dan jasa banyak tergantung pada beberapa faktor antara lain : kualitas produk dan penampilan produk. Semua faktor yang dikuasai dan dikendalikan oleh perusahaan untuk memepengaruhi permintaan konsumen terhadap barang dan jasa dikenal dengan istilah bauran pemasaran. Untuk memakai strategi ini. Akan tetapi untuk melaksanakan kegiatan pemasaran bukanlah hal mudah. Untuk lebih jelasnya mengenai pengertian dari bauran pemasaran.

Stanton (1996. perusahaan akan tetap gagal. Kebijaksanan Produk (Product) Didalam strategi bauran pemasaran. dan cara penyalurannya. yang mana variabel-variabel tersebut adalah : 1. melalui pemanfaatan kombinasi dari variabel-variabel seperti harga. produk.“Marketing Mix (bauran pemasaran) adalah perangkat variabel-variabel pemasaran terkontrol yang digabungkan perusahaan untuk menghasilkan tanggapan yang diinginkan dalam pasar sasaran (target market). Dibawah ini akan diterangkan secara ringkas variabel-variabel yang tercakup dalam bauran pemasaran (dalam hal ini berkaitan dengan jasa). Karena walaupun harga yang ditetapkan perusahaan relative rendah. strategi ini merupakan unsur yang paling penting sebab dengan produk inilah perusahaan pertama kali akan memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. 223) menyebutkan : .” Jadi dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Marketing Mix merupakan sekumpulan variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan dan dipergunakan oleh perusahaan dalam pencapaian sasaran dari tujuan perusahaannya. Dengan demikian produk yang dihasilkan atau yang akan dipasarakan akan menemukan penetapan harga. tetapi kurang memenuhi keinginan konsumen. dan saluran distribusi agar dapat memuaskan konsumen secara lebih baik lagi di bandingkan dengan apa yang dilakukan oleh pesaingnya. Jika keputusan produk sangat baik. menentukan kegiatan promosi. maka sangat menguntungkan bagi perusahaan dan memudahkan perusahaan dalam menetapkan keputusan tentang variable lainnya. William J. promosi.

. Pengembangan produk dalam hal istialh ini yang terbiasa melipui kegiatankegiatan teknis seperti riset produk dan desain. ciri-ciri model dan sebaginya. Setelah diadakan perencanaan dan pengembangan produk yang baik sampai dengan produk siap untuk dipasarkan terdiri dari keputusan untuk : 1. Produk formal. pembeli. harga. lambang. yang menyertai Produk inti. 3. Perencanaan produk mencakup seluruh kegiatan yang memungkinkan suatu perusahaan menentukan produk apa saja yang akan dipasarkan. Atribut.” Pada umumnya produk dapat dibedakan atas : a. c. wadah atau bungkus. meliputi mutu. Merk/Kemasan. yaitu tambahan bagi produk dengan jasa yang menyertainya seperti : pelayanan pemeliharaan. prestise perusahaan. prestise pengecer dan pelayanan dari pabrik serta pengecer yang mungkin diterima oleh pebeli sebagai sesuatu yang biasa memuaskan keinginan. model dan sebaginya 1. Produk tambahan. meliputi tanda. Menambah produk baru Pemberian merk Kemasan Faktor-faktor mutu.“Product adalah sekumpulan atribut yang nyata (tangible) dan tidak nyata (intangible) di dalamnya sudah tercakup warna. yaitu manfaat ini yang pada hakekatnya dibeli oleh produk tersebut. ciri-ciri. yaitu pengemasan dari produk intinya. b. kemasan. 2. 2.kartu yang ditempelkan pada produk atau tulisan terperinci lainnya. pengangkutan Cuma-Cuma dan sebagainya.

Semakin tinggi permintaan terhadap suatu produk maka semakin tinggi pula tingkat harganya. aspek bantuan sesudah penjualan. 2. Dengan demikian sebelum diambil keputusan untuk menetapkan harga haruslah diketahui dahulu tujuannya. Mendapatkan laba maksimum Harga suatu produk ditentukan oleh permintaan dan penawaran terhadap produk tersebut. karena harga memepengaruhi posisi persaingan dan bagian atau saham pasar dari perusahaan. Ada 4 (empat) tujuan yang umum dalam penetapan harga adalah antara lain : 1. Basu Swasta Dh. dan lain-lain. Kebijakan Harga Harga adalah sejumlah uang untuk mendapatkan suatu barang atau dapat juga diartikan sebagai nilai suatu produk yang dinyatakan dalam satuan moneter.3. Menurut Drs. 147) : “Harga adalah jumlah uang (ditambah beberapa barang kalau mungkin ) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya. MBA (1984. .” Kebijakan dalam penetapan harga terhadap suatu produk tidak boleh bertentangan dengan kebijaksanaan perusahaan secara keseluruhan. Jasa pelayanan. seperti pemasangan. Harga sebuah produk dan jasa merupakan faktor penentu utama permintaan pasar. reperensi. Dalam keadaan demikian perusahaan akan memperoleh keuntungan yang maksimum.

c. Perusahaan itu sendiri Perusahaan dapat menetapkan harga jualnya dengan mempertahankan jumlah produksi. b. karena apabila harga tidak sesuai. 4. Pemerintah . Laba ini bisa diperoleh bilamana harga jual lebih tinggi dari jumlah biayanya. Konsumen Reaksi konsumen terhadap harga yang ditetapkan merupakan salah satu indikator apakah harga yang ditetapkan sudah atau tidak.2. Mencegah atau mengurangi persaingan perusahaan dapat mengurangi persaingan yang ada dipasar dengan cara penetapan harga jual yang rendah sekali. Mempertahankan atau memperbaiki market share Sama halnya dengan tujuan penetapan harga untuk mempertahankan atau memperbaiki market share Factor-faktor yang memepengaruhi harga antara lain : a. laba yang diharapkan berdasarkan biaya-biaya yang telah dikeluarkan tanpa mengabaikan faktor lingkungan. 3. Produk saingan Perusahaan harus memperhatikan harga perusahaan saingan dengan mencari informasi yang tepat agar pelanggan tidak beralih d. Mengharapkan tingkat pengembalian investasi pada waktu tertentu Dana yang harus diinvestasikan terhadap suatu produk dapat kembali apabila perusahaan mendapat laba. ia akan memilih produk lain yang sejenis dengan harganya.

billboard . Promosi menunjuk pada berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mengkonsumsikan perbaikan produknya dan membujuk para pelanggan dan konsumen untuk membeli. Cash Discaount. Seasonal Discount. 6. Adapun beberapa cara yang dapat dipakai untuk promosi : 1. Kebijakan Promosi Mengembangkan keinginan para calon pembeli untuk memiliki barang yang ditawarkan. memberikan potongan harga pada musim- musim tertentu. 4. pemerintah turut menentukan harganya. Functional Discount. 7. yang maksudnya adalah harga yang murah bila dibayar sebelum waktu yang ditentukan (pada penjualan debit). media masa Penjualan tatap muka (personal selling) Promosi penjualan (sales promotion ) misal discount Publisitas (publicity) misal spanduk. adalah harga yang lebih rendah bila membeli barang dalam jumlah yang lebih besar. 2. biasanya produk-produk yang berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat. adalah harga yang lebih murah bila membeli barang dalam jumlah yang lebih besar. 5. nisalnya pada liburan. hal ini dapat dilakukan dengan promosi. Dalam penetapan harga perusahaan juga memberikan alternative lain dari harga dasar. Periklanan (advertising) : misal melalui TV. dengan cara : 4. dan pada akhir tahun.Tidak semua harga produk dapat ditentukan oleh perusahaan secara penuh. 3. Quality Discount. 3.

maka ahrus mengusahakan agar produk yang dihasilkannya mudah diperoleh pada tempat dan waktu yang diinginkan konsumen. Bila produsen mengharapkan konsumen tetap setia pada produk yang dihasilkan. b. Pemilihan Saluran distribusi Menyangkut keputusan-keputusan tentang penggunaan penyalur dan bagaimana menjalin kerjasama yang baik dengan para penyalur tersebut. pengiriman. . Ada 3 (tiga) aspek pokok yang berkaitan dengan kepurtusan-keputusan strategi distribusi. Sistem Penyimpanan Bagian pemasaran harus menentukan letak gedung. penentuan rute yang akan ditempuh. 4. 6. Sistam Transportasi Perusahaan Hal ini menyangkut tentang pemilihan alat transportasi. Word of mouth Direct marketing Kebijaksanaan Saluran distribusi Setelah produk dikembangkan dan harga ditetapkan selanjutnya bagaimana perusahaan melemparkan produknya ke pasar. jenis-jenis peralatan yang diapaki untuk menangani material atau peralatan lainnya. c. penentuan jadwal. yaitu : a. sehingga dengan demikian konsumen dapat mudah memperolehnya.5.

Sun Life Financial Indonesia terus melakukan berbagai perubahan dalam meningkatkan pelayanannya. Sun life Financial Indonesia hadir di Indonesia sejak tahun 1995. menciptakan pertumbuhan. Dengan logo yang mengambil visual “Matahari dan Bumi”. diharapkan dapat membantu masyarakat luas dalam menyusun perencanaan keuangan yang matang. Terwujudnya kemapanan kemapanan finansial memerlukan proses jangka panjang dan untuk mencapainya terdapat tiga aspek penting yaitu perlindungan. Sun Life Financial Indonesia bertekad mewujudkan filosofi dari logo baru tersebut yakni menyinari. Dengan dihadirkannya ragam produk dan layanan yang dilengkapi dengan aspek tersebut. sehingga idaman sebuah masa depan yang cerah dan terencana dengan kemapanan finansial dapat tercapai dengan maksimal. tabungan. menghimpun energi. terencana dan menepati janji. Sun Life Financial Indonesia sebagai perusahaan jasa keuangan profesional hadir dengan misi membantu keluarga mencapai kemapanan finansial. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA CABANG MEDAN A. dan investasi.BAB III GAMBARAN UMUM PT. PT. . SEJARAH RINGKAS PERUSAHAAN PT.

Dengan total asset Under Management CDN$ 369 per juni 2002. Semarang. Pada maret 2002. Sun Life Financial Indonesia telah mencapai Risk Based Capital (RBC) sebesar 138 %. Philipina. Sun Life Financial merupakan yang terbesar di Canada dan menjadi salah satu perusahaan asuransi jiwa yang berada dalam kelompok rating tertinggi di Amerika Utara dan dunia. lebih tinggi dari ketentuan pemerintah yakni sebesar 75 % pada tahun 2002. Sun Life Financial Indonesia merupakan anak perusahaan dari Sun Life Financial Group of Companies yang merupakan penyedia jasa keuangan internasional yang memiliki berbagai macam produk dan servis untuk perlindungan dan akumulasi kekayaan bagi keluarga dan Coorporate. Inggris. Lampung. Tasikmalaya. Kudus. Sun Life Financial Indonesia telah melayani masyarakat di kotakota besar yang tersebar di seluruh Indonesia antara lain: Jakarta. Surabaya. Padang. Medan. Jambi. Sorong.Kini PT. Berdiri sejak 1871. Palembang. Kinerja Sun Life Financial Indonesia dari tahun 2000 hingga 2001 mencatat pertumbuhan yang menggembirakan. predikat AAA untuk kemampuan membayar klaim (Claims Paying Ability) dan predikat A++ untuk kekuatan financial (Financial Strenght). Denpasar. Manado. Pekalongan. Solo. Purwokerto. Magelang. seperti total . Amerika. India. Membuktikan kalau perusahaan ini mempunyai kredibilitas yang cukup baik sebagai perusahaan asuransi besar. Malang. Predikat AA+ untuk kekuatan financial (Financial Strength). Bandung. Sun Life Financial dan partner-partnernya beroperasi di pasar-pasar utama dunia termasuk Canada. Makasar. Wonosobo. Jepang. Cianjur. Bermuda. Cirebon. Batam. Pekanbaru. dan Batam. dan Indonesia. Bogor. Hongkong.

uraian tugas dan tanggung jawab serta kepada siapa mereka bertanggung jawab.asset yang meningkat dari Rp. 165 miliyar. Sun Life Financial Indonesia (gambar 1). mengarahkan. Dari struktur organisasi ini dapat diketahui personil-personil yang terlibat dalam kegiatan perusahaan. maka Sun Life Financial Indonesia mulai dari tahun 2002 memantapkan posisinya dengan semboyan “Plan Your Future” serta akan selalu setia membantu anda menuju kemapanan financial. STRUKTUR ORGANISASI DAN URAIAN TUGAS Organisasi merupakan wadah/alat bagi perusahaan dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sebagai alat pencapaian tujuan. dan melakukan pengawasan terhadap aktifitas perusahaan. 460 miliyar. Dengan kekuatan serta prestasi yang dimiliki. 364 miliyar menjadi Rp. Untuk lebih jelasnya berikut ini akan digambarkan sruktur organisasi dari perusahaan PT. B. organisasi haruslah disusun dengan tepat sehingga dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. . 123 miliyar menjadi Rp. Juga dengan adanya struktur organisasi dan dengan adanya pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas akan mempermudah untuk menentukan. sedangkan pendapatan total premi dari Rp.

DISTRICT MANAGER TRAINING OFFICER BRANCH MANAGER SALES MANAGER ACCOUNT MANAGER AGENT . SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA CABANG MEDAN RAD ADMINISTRATION RAM OFFICE BOY DISTRICT MANAGER ASS.Gambar 1. STRUKTUR ORGANISASI PT.

kita dapat melihat adanya kemajuan yang sangat bagus pada penjualan premi asuransi pada tahun 2002 sampai dengan 2003. 1.800.000.000. 2.000.-.. .000.000.350.-.BAB IV ANALISIS DAN EVALUASI Dalam bab ini penulis ingin membandingkan antara data-data yang diperoleh selama penelitian dengan uraian teoritis sehingga diperoleh sebuah data yang aktual tentang teori dan kenyataan di lapangan.000.-. 1. 150.terjadi kenaikan target sebesar Rp. 450.000. peningkatan terjadi sebesar Rp. Pada tahun 2002 untuk Cabang Medan di bebankan target penjualan sebesar Rp. Realisasi penjualan pada tahun 2003 ternyata target tersebut dapat terpenuhi sebesar Rp.000.000. Perkembangan Target dan Realisasi Penjualan Berdasarkan data dari tabel Rekapitulasi produksi PT.-. Untuk mempermudah menganalisa dan mengevaluasi data penulis akan membaginya menjadi beberapa bagian : 1. Penulis akan mencoba untuk menganalisis dan mengevaluasi data tersebut sebatas kemampuan yang dimiliki oleh penulis.ternyata target tersebut dapat dipenuhi sebesar Rp.000. 1. Sun Life Financial Indonesia cabang Medan.000.000.500. Pada tahun 2003 cabang Medan di bebankan target lebih besar lagi dikarenakan keberhasilan pencapaian target di tahun 2002 menjadi Rp.000.

Strategi tersebut harus dapat meningkatkan penjualan. PT. Strategi Pemasaran Untuk dapat meraih peluang-peluang di pasar dengan tingkat persaingan yang sangat ketat maka dituntut sebuah strategi yang efektif dan efisien. untuk itu penulis menganjurkan agar usaha-usaha pengembangan yang selama ini diterapkan dan dijalankan terhadap para agent agar terus tetap ditingkatkan dan dipertahankan. 2. Sehingga di masa yang akan datang. Untuk menganalisis dan mengevaluasi lebih lanjut penerapan strategi bersaing yang diterapkan oleh PT. Peranan para agent cukup memegang peranan penting didalam meningkatkan jumlah pembelian polis. Sun Life Financial Indonesia cabang Medan sehingga semakin tinggi jumlah pemegang polis semakin tinggi pula jumlah penerimaan premi ke kas perusahaan. ekonomi dan pola tingkah laku dan tren yang beredar di masyarakat sehingga melalui para agent perusahaan dapat lebih tanggap dalam membaca peluang pasar.Meningkatnya jumlah pemegang polis berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah aktivitas produksi penjualan premi di PT. menaikkan kredibibilitas perusahaan dan yang terpenting harus sejalan dengan arah dan tujuan perusahaan. Sun Life Financial Indonesia cabang Medan. Sun Life Financial Indonesia dapat menjadi Market Leader di pasar asuransi jiwa. Hal ini berguna bagi para agent sebagai ujung tombak perusahaan untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi. maka penulis akan mengulas terlebih dahulu hal-hal yang terkait dengan peranan . Peningkatan ke profesionalan para agent harus dapat ditingkatkan lagi melalui pelatihan-pelatihan dan pembekalan-pembekalan.

Sun Life Financial Indonesia sangat baik sekali. Menurut hemat penulis. Secara luas PT. Sun Life Financial Indonesia cabang Medan berusaha meningkatkan mutu produknya dan diversifikasi Produk sesuai dengan keinginan dan kebutuhan para nasabah dan calon nasabahnya. Sun Life Financial Indonesia juga sangat bagus. Ini terlihat dari banyaknya manfaat tambahan yang berbeda dari tiap produk serta kemampuan perusahaan dalam membayarkan klaim pada klien membuktikan bahwa perusahaan memang jujur dan konsisten melaksanakan kewajibannya. proteksi dan investasi pada Brilliance dan lain-lain. Sun Life Financial juga banyak mendapat pengakuan dari dunia Internasional sebagai perusahaan yang kuat dan sehat ini . Mutu produk yang dihasilkan oleh PT. Kebijaksanaan Produk Dalam memasarkan produk-produk asuransi jiwanya PT. Seperti program untuk biaya perlindungan pendidikan anak sampai ke perguruan tinggi pada The Graduate. ini terlihat dari berbagai jenis produk yang melindungi para nasabahnya dari segala aspek umur dan pekerjaan. perlindungan untuk wanita dari ancaman berbagai macam penyakit pada Sun Lady Saver. program untuk tabungan . jenis diversikasi produk yang ditawarkan oleh PT.strategi pemasaran melalui variabel-variabel bauran pemasaran (marketing mix) antara lain: 1. program untuk perencanaan hari tua pada program Retiro.

Dengan memperhatikan segmen-segmen pasar dari masyarakat umum niscaya banyak masyarakat yang sangat antusias untuk membeli polis asuransi yang ditawarkan oleh Sun Life Financial mengingat besarnya manfaat yang akan mereka terima dari produk yang mereka beli. . penetapan harga pada PT. Dengan harga yang cukup bersaing namun manfaat yang diberikan oleh produk itu sendiri sangat besar bagi nasabah. Namun menurut hemat penulis. Sun Life Financial Indonesia. 2. dan kekuatan finansial dengan predikat A++ serta berada dalam kelompok rating tertinggi di Amerika Utara dan dunia. Kebijaksanaan Harga Menurut hemat penulis. Nilai yang diberikan oleh nasabah melalui premi yang di bayarkan tidak sebanding dengan manfaat yang sangat besar yang mereka peroleh dimasa depan sehingga tak salah bila banyak pelanggan yang membeli polis asuransi dari PT. nilai premi asuransi yang diberikan oleh PT. kemampuan membayar klaim dengan predikat AAA. Sun Life Financial Indonesia masih tidak terjangkau oleh masyarakat kelas bawah dan hanya dapat dibeli oleh masyarakat ekonomi kelas menengah keatas.terbukti dengan memperoleh berbagai predikat yang sangat baik mulai dari kekuatan finansial yang memperoleh predikat AA+. Sun Life Financial Indonesia sudah cukup baik.

SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA SKRIPSI Diajukan oleh : ROBERT ALEXANDER P.UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI PROGRAM EKSTENSION MEDAN PERANAN STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK JASA ASURANSI PADA PT. LUBIS NIM : 010521157 MANAJEMEN-PEMASARAN Guna Memenuhi Salah Satu Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi 2004 .

Jilid I. Prinsip Pemasaran. Azas-azas Marketing. Jakarta. Jakarta. Edisi Kedua. Tjiptono. Jakarta. Erlangga. PT. Jakarta. Institut dan Pembinaan Manajemen. 1999 Kotler Philip. Penerbit CV. 1996 Kotler Philip. Jakarta. 1998 Angiopora. Edisi Kedua. cetakan I. Bandung. terjemahan Y. Bumi AKsara. 2001 Lupiyoadi. Strategi Bersaing (Teknik Menganalisa Industri dan Pesaing). Edisi Pertama. Buku Satu. Edisi Pertama. Jakarta. Salemba Empat. Fandy. Alfabets. William. Manajemen Pemasaran (Analisis. Raja GrafIndo Persada. Cetakan Kedua. Jaka Wasana MSM. Edisi Kelima. Edisi I. Erlangga. Jakarta. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Dasar – Dasar Pemasaran. Manajemen Pemasaran Jasa (Te ori dan Praktik). Jilid I. Buchari. J. terjemahan A. dan Pengendalian). Perencanaan. 2000 Swastha. E. 1997 . Manajemen di Indonesia (Analisis. Perencanaan. Salemba Empat. Michael. Herman. Terjemahan Drs. Manjemen Asuransi. 2001 Porter. Darmawi. Basu. 1992 Stanton. Edisi Ketiga. ANDI. Jakarta. Yogyakarta.DAFTAR PUSTAKA Alma. Rambat. Lamarto. 1996. Implementasi dan Pengendalian). terjemahan Agus Maulana. Strategi Pemasaran. Marius. 1996. Cetakan Ketujuh.B Suasnto. Jilid I. Erlangga. Edisi Ketujuh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful