BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU

Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut: 1. ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) 2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.
1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis

Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis.

2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya:  William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.  Caraghan delangles dalam bukunya¶¶a guide historical

Method¶¶mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.  Harold H.Titus dalam bukunya µ¶Living Issues in

Philosophy¶¶mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya.
3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian

Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:  I Charles Singer yang pengetahuan .  John Warfield dalam bukunya µ¶ Social Sistem¶¶ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena yang dikutip dalam bukunya µ¶Critical

Thinking¶¶mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian . Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan.

B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda ±beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa ±jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan ± kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan ±kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaita n dengan prosesproses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi obj ek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi

,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya:  Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.  Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul ³The Study of Man³ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia

a. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah -kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. Identifikasi Merupakan kecenderungan -kecenderungan ataupun keinginan -keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain. bahkan ahli sosiologi berpendapat bah wa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas -aktivitas sosial. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur.  Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. . 2. 3. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses -proses sosial adalah interaksi sosial. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. Manusia yang hidup bersama b.uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Bercampur untuk waktu yang lama c.

Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetia an pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. sedangkan bentuk jamaknya. antropologi. Simpati Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. psikologi. politik. ekonomi. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. geografi sosial. Ilmu ilmu sosial mencakup sosiologi. DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku ³ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis. 2. 3. RUANG LINGKUP. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. . maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas da n pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . PENGERTIAN. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. C.4. baik itu sebatas kerjasama. ilmu ilmu sosial. Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. Sebagai academic interprise memiliki pengertian ³ bagiman mestinya ³.

Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla -pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin.politik dan sebagainya. .atauj untuk menangani penelitian.mekanis. Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi.D.observasi.ekonomi .berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara. geografi .sebagai contoh.untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan ³the World Of Science Encyclopedia´(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada. Secara etimologi metide dari bahasa Yunani ³meta´yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkah langkah yang diambil menurut urutan tertentu .Antropologi.METODE ILMIAH Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul ³political science´dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran ±ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .maupun menyebarkan angket .suatu penelitian tentang gjala -gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei.

Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses -proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan . Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diant aranya: 1.Perancangan penyelidikan 3.penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.kealaman maupun humaniora.ilmu pun begitu luas dan kompleka.Pengumpulan data 4.pemeriksaan kebenara terhadap hasil -hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari. Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J. Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya´Mind and Brain´mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka .jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah.Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan ³metode ilmiah´hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh .O leh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu -ilmu sosial .Menurut George Kneller (1978 .Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2.118) dalam karyanya ³Science as a Human Endeavor ³mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji .Lachman diantarnya: 1.Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.

mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan . Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa -gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang.
E.KEBENARAN ILMIAH

Julie Rord dalam :´Paradigms and Fairy Tales(1975)´mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1,T2,T3,T4. 1. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik,yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi ,1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given, kebenaran iman dan doktrin -doktrin sbsolut agama. 2. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik,yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau´Code of Conduct´ 3. Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik. 4. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik ,yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian . Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia ,knower ,dan observer)dan objek (fakta,realitas,knowen) ,terdapat tiga teori utama kebenaran,yaitu : 1. Teori korespondensi(Correspondence Theory) teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka

fakta,dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff,1998:7)Contoh,Jakarta adalah ibu kota

Indonesia,dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia. 2. Teori Koherensi(Coherence Theori) yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi,dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman ,antara dua atau lebih

logika.Contoh,pernyataan´orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik ³. 3. Teori Pragmatis(Pragmatism Theory),yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff,1996:130 -131)

BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU

A.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU

Menurut Joseph J.Schwab dalam tulisanya ³Structur Of The Disciplines Meaning and Significance´konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian ±bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan .Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture.Subtantive conceptual Struktur adalah konsep -konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu . Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data,cara menguji data, kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data,ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan .
B.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA

Menurut

Oxford

Advanced

Learners

Dictionary

of

Current

English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2. Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta -fakta

dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan .3. Konsep disjungtif. . 2.erupakan abstraksi.kapan. C.di mana dan juga dapat berupa benda -benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin . Suatu penegasan. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1.tanggapan dan pengalaman kompleks.kontruksi logis yang terbentuk dari kesan. Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal -hal yang benar.yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris.siapa. Konsep konjungtif. Menurut Schwab (1969:12-14)konsep . Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa.mencerminkan adanya alternatif -alternatif yang beragam.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif.pernyatan. 4. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data ment ah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial. Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar -benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi .1996:5) Menurut James A. 5.1980:58) 2.

PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. 7. 5. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia.tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut.salah atau benar.3.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda. Konaep evaluatif. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2. Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu. 3. 4. 6.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk . Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci. Konsep campuran.yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda tersebut. 2. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1. 6. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: .cantik atau jelek. 4. Konsep relasional. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan seca ra eksplisit dengan bilngan tertentu. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu s ecara cermat melalui simbol-simbol. Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui . 5. Kosep deskriptif. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara in duktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsep konsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3.

High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal.1. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol. 4. Generalisasi kondisional. Definisi.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu. 2. . Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir -butir informasi tertentu.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandai nya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilah istilah kuncinya 2. Deskripsi. 3. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. Generalisasi Kausal . Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1.yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa 3. Generalisasi korelatif. 3. Penjelasan. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman ±pengalama sebelumnya. 5. Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1.hipotesis.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable.

DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani. PENGERTIAN.A. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. yakni kata socius dan logos. Pitirim Sorokin (1928: 760 ± 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala ± gejala sosial. yaitu organisasi sosial. seperti agama.J. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa a hli: 1. 1987: 1). William Ogburn dan Meyer F. 2. secara harfiah istilah Sosiologi dapat diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. ataupun bermasyarakat. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur ± struktur dan proses ± proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok ± kelompoknya. 5. berkawan. hukum dengan ekonomi. dan sebagainya.BAB 4 SOSIOLOGI A. gejala keluarga d engan moral. van Doom dan C. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia.A. 4. 1982: 4. Nimkoff (1959: 12 ± 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya. KARAKTERISTIK. . J. Dengan demikian. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi. Socius yang berarti kawan. Abdulsyani. 3.

menelusuri asal usul pertumbuhannya. bisnis. kehidupan hukum dengan agama. Kelompok tersebut mencakup keluarga. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok ± kelompoknya. Selanjutnya. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. 1991: 4). umpamanya pengaruh timbal balik antara segi kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. dan berbagai organisasi sosial. termasuk perubahan ± perubahan sosial. politik. mapun perubahan sosial. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal ± hal berikut. 1959: 13. gejala ± gejala sosial. komunitas pemerintahan. budaya. . agama.6. struktur sosial. organisasi sosial. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yan g dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses ± proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. kelompok sosial. lembaga ± lembaga sosial. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur ± unsur sosial yang pokok. etnis atau suku bangsa. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses ±proses sosial. dan sebagainya. 7. yaitu kaidah ± kaidah sosial (norma ± norma sosial). kelompok ± kelompok. serta lapisan sosial. proses sosial. David Popenoe (1983: 107 ± 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. Dengan demikian. Horton dan Hunt. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. Jika ditelaah lebih lanjut. Dengan demikian.

Artinya. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. faktual. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian ± pengertian dan pola ± pola umum (nomotetik). dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). maupun proses dari masyarakat manusia. dan rasional. 1. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini.1. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. Sosiologi mencari apa yang men jadi prinsip ± prinsip atau hukum ± hukum umum dari interaksi antarmanusia individu maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian ± pengertian dan pola ± pola umum. 2. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. 6. isi. 5. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola ± pola interaksi manusia. bukan merupakan ilmu terapan (applied science). 4. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. . dan bukan wujudnya tentang masyaraka t yang konkret. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. struktur. Artinya. 3. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. bentuk. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk ± bentuk dan pola ± pola peristiwa dalam masyarakat. Mungkin satu ± satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. Artinya. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. Dengan demikian.

Jadi. seperti sosiologi pedesaan ( rural sociology). sosiologi perkotaan (urban sociology). Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. agama dan institusi agama. ras dan etnis. teknologi informasi. Secara sistematis. pendidikan dan media kultural. Sosiologi Pedesaan ( Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. sosiologi medis (medical sociology). spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pa da penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian . sosiologi medis (medical sociology). kehidupan urban dan persoalan ± persoalannya. sosiologi wanita (woman sociology). sosiologi pendidikan (educational sociology). sosiologi militer (military sociology). 1. serta masyarakat sebagai batasan sehari ± hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. perkawinan dan keluarga. politik dan institusi politik. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. sosiologi industri (industrial sociology). Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. tentara dan perang.2. sosiologi keluarga (family sociology). meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. serta kesehatan dan kedokteran ( Bauman. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. 2000: 1032). dan sosiologi seni (sociology of art). industri dan pekerjaan.

Namun. Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu ³kontinum pedesaan ± perkotaan´. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. Sosiologi Industri ( Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran ± pemikiran Karl Marx. 1973). Sepanjang sejarahnya. Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. dan Max Weber. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. 2. yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). Jika tradisi awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi ± lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk ± bentuk kehidupan sosial perkotaan. dan tidak semata ± mata didasarkan pada kenyataan yang sama ± sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. walaupun secara formal. sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangk an analisis sistematis tentang produksi pertanian. akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseor ang bekerja.Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga ± lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower. . 2000: 488). serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970 -an (Grint. 1980). 2000: 942). Emile Durkheim.

Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen ± argumen bahwa pola ± pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. b. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi ± aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan.Dalam perkembangannya. memberikan peluang munculnya lini baru. . 3. 1994). a. yakni feminisme dalam riset. Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. c. perkembangan ± perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980 -an. 1992). Bidang ini berke mbang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. sosiologi industri sejak tahun 1980 -an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset ± riset sosiologi industri. 1992: 114). adanya globalisasi industri. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. Sosiologi Medis ( Medical Sociology ) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan ± gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes. telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan ± gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. a. Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. d. pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seus ai perang) menuju post Fordisme. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. 2000: 643). Berhubungan dengan asumsi ± asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adal ah sebagai bagian integral masalah ± masalah sosial.

psikologi. 4. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pa sien. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek ± aspek sosial dari kondisi sakit (illness). khususnya tahun 1990 -an. dan pengobatan komunitas (Amstrong. perintisannya sejak tahun 1920 an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. 2000: 644). perdagangan. dapat dibagi menjadi tiga tahapan. geriatrik (perawatan usia lanjut). Dalam perkembangan selanjutnya. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. 2000: 643 ± 644). dan psikologi sosial. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. pediatri (kesehatan anak). terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor ± faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. a. Kajiannya terutama dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. praktik umum (pengobatan keluarga). Dalam perspektif medis. dan tempat tinggal terpusat. ketika sosiologi urban Prancis. .b. Periode dari 1977 ± 1985. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. Sosiologi Perkotaan ( Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota ± kota besar. Ha l itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota ± kota besar di Jepang pada tahun 1970-an.

Kelompok para teoretisi konflik. Dari 1992 sampai sekarang. Sosiologi Wanita ( Woman Sociology ) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru . kendati akar ± akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. b. 2000: 664). a. 5. Dari 1986 ± 1992. menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki ± laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen ± argumen mengenai hak ± hak kaum wanita. ekonomi. Akan tetapi. geopolitik. serta kekerasan. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut. terutama kota ± kota di Jepang. Kelompok altenatif.b. c. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). Sosiologi Militer ( Military Sociology ) Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. di antaranya populasi. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. seperti August Comte maupun Herbert Spencer. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. Fungsi ± fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana ± sarananya. melukiskan sistem ± sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. c. Sebenarnya. 6. masalah ± masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. 2002). kekuatan. dan lain ± lain.

problem pelatihan dan pendidikan tentara. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. dianalisis tentang aspek ± aspek keamanan nasional dan internasional. b. 7. terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. masalah . terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. dan evaluasi motivasi pertempuran. yang menurut Bredow (2000: 665). d. Dalam hal ini. arah perkembangan keluarga pa da masa mendatang. e. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. Namun. a. profil rekrutmen angkatan bersenjata. Militer dan politik. dan administrasi lainnya. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. Sosiologi Keluarga ( Family Sociology ) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. Dalam hal ini. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa atribut ± atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). bentuk keluarga. kepentingan ekonomi.dimulai selama Perang Dunia II.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. serta menguraikan cara ± cara subkultur militer dibentuk. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan so sial dan teknologi. Problem organisasional internal dalam pertempuran. Problem organisasi internal yang menganalisis proses ± proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. c. serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. se rta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. bagi negara ± negara berkembang. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. kepangkatan. fungsi dan struktur keluarga.

danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada p erbedaan pemilikan kesempatan. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut . dalam kaitannya dengan agama ini te rutama tertuju pada studi praktis. latar belakang historis. Pendekatan sosiologis dalam melihat ke luarga. disorganisasi keluarga. 2002). latar belakang historis. 1966: 36). struktur sosial. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan. yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. Dari definisi di atas. serta implikasinya terhadap anggota keluarga. Dengan kata lain. peranan. struktur sosial.penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. 8.dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. Me ncakup hubungan keluarga dengan sistem sosial lainnya. 2002: 37). hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. tema universal. ekonomi. pengembangan. 1983: 11). pemerintahan. seperti sistem pendidikan. tema universal. Selanjutnya. interaksi. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. dan positif yang menuju kepada praktik. 9. dan masalah keluarga berencana. perkembangan. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. profan. Sosiologi Pendidikan ( Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education ) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris.

Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur ( sociology of art and literature). 1988: 2). khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. sociology of education. maupun film. Implikasinya. ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik 10. bidang ± bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. muncul istila h baru. 1976: 6). Bagi Angell. maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. Pada abad ke -20. Menurut Brookover. sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur. hal ini terlihat pada tahun 1914. Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. drama. sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel . muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. Sedangkan. yaitu sociology of education.mengarah kepada monopoli pemilikan sumber ± sumber sosial maupun keadilan. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu.

tentang siapa. Dalam pendekatan kuantitatif. Secara sngkat. TEKNIK. 2. DAN JENIS PENELITIAN 1.dengan konteks atau politiknya (Wolff. 1986: 36). METODE. Namun demikian. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif. namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif. sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga geja la ± gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala. Dengan demikian. di mana. ILMU BANTU. dan formula yang menggunakan statistik. indeks. tabel. melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto. sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna ± makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. dan kapan. B. sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. PENDEKATAN. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke -19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran ± pemikiran yang bersifat positivistik. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. 2000: 41). a. dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap . metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi. khususnya bagi pendirinya Auguste Comte. Metode Deskriptif Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekanka n pada kajian masa kini.

. f. atau institusi untuk menentukan variabel itu. Dalam metode tersebut. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu. 1993: 548). serta sebab ± sebabnya. metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan ³mengapa´ dan ³bagaimana´. dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan.sosial maupun politik. kelompok. kapan. e. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa ± peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip ± prinsip umum. dan hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen. d. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu ± ilmu sosial. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa. siapa. pengu mpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan ± pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey. yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga ± lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. c. Spencer dan Inkeles. 1982: 110. dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. 1982: 32). Oleh karena itu. b.

mengukur. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. . politik. antropologi. wawancara.3. c. arkeologi. 4. maupun geografi. d. yakni pewawancara mengajukan pertanyaan ± pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan. dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton. dan antropologi. Dalam hal ini. 1991: 235). Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi. peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian. etnologi. 2004:159). di antaranya adalah sosiometri. b. seperti statistik. seperti sejarah. psikologi. hukum. 1980). Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. observasi. di samping ilmu ± ilmu sosial lainnya. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari. ekonomi.dan observasi partisipan. a. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka ( face to face) ketika seseorang.

e. 5. Jenis Penelitian Sosiologi Dalam penelitian sosiologi (Shadily. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. a. yakni pe nelitian lengkap.a. Oleh karena itu. penelitian fact finding. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily. Penelitian Fact Finding . Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. b. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. d. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi ± tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. dan penelitian interpretasi kritis. Penelitian Lengkap b. baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses ± proses mentl yang diperlukan keterangan ± keterangannya. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan ± perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil ± hasil penelitiannya lebih valid. dan terukur. 1984: 20). akurat. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan. c. 1984: 50 ± 52).

Dari sisi fokus kajian mikro. Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian ± kajian yang penuh kehati ± hatian dan objektif. 1983: 5). seperti disorganisasi keluarga. 1986: 339 ± 340). mengidentifikasi. Dengan demikian. dan mengatasi problema sosial (Soekanto. Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. Penelitian Interpretasi Kritis C. Akan tetapi. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merup akan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. merupakan tokoh yang pertama ± tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul . D. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. yait u Herbert Spencer (1820 ± 1830). E. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang ± bidang keilmuannya.c. sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah ± masalah keluarga. tidak jauh berbeda dengan ilmu ± ilmu sosial lainnya.

Untuk perkembangan sosiologi di Inggris. Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku ± buku karya Alfred Vierkandt. dan hal ini berbeda dengan di Prancis. Soekanto. Nama ± nama. Talcot Parsons.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). 1965.begitu pun yang mengajar bukan sarjana ± sarjana sosiologi. beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika. George Herbert Mead. dan Bierens de Haan (Soemardjan. 1967). Pitirim Sorokin (Rusia). Ralf Dahrendorf (Jerman). Jerman. Herbert Spencer (Inggris).Principles of Sosiology. Randall Collins (Amerika Serikat). Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke -20. ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. Erving Goffman. Lewis Coser. khususnya di Prancis. Georg Simmel. Karl Marx. 1986:4). walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda± beda. Vilfredo Pareto (Italia). dan Amerika Serikat (Soekanto. Lepold von Wise Steinmezt.1986: 43 . Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah ± kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. Jerman. Lester F. Di Indonesia. Max Weber. Charles Horton Cooley. Manheim. dan Amerika Serikat. namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin ± pemimpin kita yang telah memasukkan unsur ± unsur sosiologi dalam ajaran ± ajarannya (1965). walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan.Ward.

4. ilmu sejarah melihat kita ke bela kang untuk menggambarkan suatu peristiwa. psikologi sosial kajiannya dengan cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu ± individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang ± orang dan tempat ± tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. Di dalam putaran mereka. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. 2. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. 3. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. 5. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. 1983: 7). Akan tetapi. urutan. seperti a lasan orang ± orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu ± isu politik. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka. Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua ± duanya. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. Pada sisi lain. begitu pun para ahli sosiologi. Hubungan Sosiologi dengan Antropologi .HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1.

berusaha menjelaskan ciri ± ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarak at sebagai sistem sosial yang pernah tetap. mengasumsikan bahwa kondisi ± kondisi material dari eksistensi manusia. 1) Materialisme. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi.Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian ± bagian dari dunia itu. F. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. jelas dalam sosiologi makro tersebut s truktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya. Sebagai perbandingan. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai ³« the study of the large scale structures of society and how they relate to one another´. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. Dengan semikian. . FOKUS ANALISIS. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep ± konsep dan pendekatan antropologi. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 ± 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). 3) Fungsionalisme. cakupannya dapat dibedakan me njadi dua macam. 2) Idealisme. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang ± orang did dunia.

melihat . memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. 5) Strategi evolusioner. Tingkat Struktur Sosial G. ³« the study of the individual as social being ´. 6) Strategi elektisisme. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap penyimpangan ± penyimpangan yang mungkin kita lakukan. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). khususnya dalam keluarga. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian ± bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. Secara sed erhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. menurut Johnson (1986: 61 ± 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. Tingkat Interpersonal 4.4) Strategi konflik. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikas ikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. biasanya secara tidak sadar. Tingkat Budaya 2. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. memusatkan perhatian kepada u paya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing ± masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. Tingkat Individual 3.

yaitu kritik dari rekan sejawat.fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. namun hal tersebut dapat dipelajari. H. Dengan demikian. Sosiologists have spent much energy in developing te chnical definitions. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. KONSEP ± KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. kepentingan dan nilai ± nilai seseorang. Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. At present there are so many different competing definitions for key sociological notions such as ³status´ and . Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi ± preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. ambigu. 1947. kedapatan. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya me ngatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas ad alah kepentingan pribadi. serta mencatat contoh ± contoh penggunaan data. dan penyimpangan. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep ± konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar ± samar. harapan. baik secara objektif maupun subjektif. 2). but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. dan tidak tentu. usaha unt uk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi.

1966: 30). Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. Horton dan Hunt (1991: 48 -49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. Sebaliknya. In everyday speech´ (Zetterberg. peran. 1993: 446). dan hierarki. norma. globalisasi. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep ± konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. patronase. penyimpangan. patriarki. Adapun konsep ± konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. . 2. permasalahan sosial.³social role´ that these terms are no more valuable than their counterparts «. 3. konflik sosial. Soekanto. 1993: 466). perubahan sosial. 1. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri d ari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. mencakup masyarakat. 1984:31. 2. sanksi. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. interaksi sosial. kelompok. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. 4. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah.

istilah penyimpangan tersebut tetap le bih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . Soekanto. 2000: 995). tidak adail berbahaya. . 1983: 104. Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. organisasi. dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. 9. kelompok. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme so sial (Pawluch. dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock.5. Akan tetapi. maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. Dalam pendekatannya. Namun demikian. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. perlu dibatasi . 2000:227 228). Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. makna sosiologisnya baru muncul belakangan. kelompok. disensor. 7. 1993: 247). Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. 8. 6. Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. 1987: 560). kultur. ofensif.

Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. dan biasanya Gereja Katolik Roma. bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. 2000:421). dan klien adalah kawula. tatanan. di mana patron adalah gusti atau juragan. 14.10. 1980: 6). Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy. Dalam pengertian yang lebih luas. atau prioritas. Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu ± ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. 2000: 433). 2002: 3 -30). merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. 12. seumur hidup. Ditinjau dari historisnya. . dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. regional. maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat. Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. 11. pemerintahan pendeta. namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki ± laki atas perempuan (Cannel. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. Globalisasi Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional. 13. implisit dianggap mengikat seluruh hidup. 2000: 734). secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu ± ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. peringkat kekuatan. prestise.

Teori Dramaturgi Erving Goffman 5. Ogburn 4. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons a.I. Teori Globalisasi ³of Nothing´ George Ritzer . Teori Sistem Sosial 2. Teori Strukturasi Anthony Giddens 6. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 3. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F. TEORI ± TEORI SOSIOLOGI 1. Teori Tindakan Sosial b.

BAB 5 ANTROPOLOGI A. Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3. Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. . Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. 1. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia 5. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4. dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. Masalah asal dan perkemba ngan manusia secara biologis 2. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu.

Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. Seperti yang telah dikemukakan diatas. Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat. yaitu : a. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c. b. serta sarana -sarana diluar diri manusia. Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : a. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang. Pertimbangan politik b. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol -simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. Hanya dengan mempelajari mekanisme. cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. Disinilah antropologilinguistik berperan. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda -benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan -peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. c.2. struktur. yakni alat yang digunakan manusia untuk . sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia.

mentransformasikan dirinya sendiri,dapat kita ketahui alasan perbedaa n keyakinan, nilai, prilaku,dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. Secara keseluruhan, yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya,selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : 1. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi,produksi,perdagangan. Konsumsi,serta tinjauan tentang

berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. 2. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini, sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya. 3. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. 4. Antropologi sosial Dalam kajiannya, antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya me lalui berbagai tingkat peradaban.

B. Pendekatan, Metode, Teknik, Ilmu Bantu, dan Jenis Penelitian Antropologi

Menurut Gopala, sarana dalam ilmu antropologi,sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif, yaitu 1. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial 2. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. Penelitian komparatif untik menguji korelasi -korelasi antar unsur, antar pranata, dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasi generalisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi, menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu, yaitu

2. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya, baik lahir maupun sifat bagian dalam. 3. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi, dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata -kata, pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini.

 

. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa -sisa tubuh yang telah membatu, atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat deng an berbagai penggalian.

4. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas -asas manusia , mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang.
C. Tujuan dan Kegunaan Antropologi

Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya, pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya -budaya itu lenyap. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. Ia tidak ha nya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. Selain itu, antropologi bermaksud mempela jari umat manusia secara objektif, paling tidak mendekati objektif dan sistematis. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat.

psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal. maupun budayanya. Untuk pengumpulan keter angan komparatif tersebut.D. misalnya sikap terhadap kerja. 2. 5. minat. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses -proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. dan lingkungan sosial dalam arti luas. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara -negara. seperti motifasi. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. sistem gotongroyong. yaitu lingkungan fisik. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi seorang ekonom. dan lain-lain. Sedangkan dalam antropologi. 4. sikap terhadap kekayaan. 3. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan di negara -negara. Dengan demikian. lingkungan keluarga. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. Hubungan antropologi dengan psikologi Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. sikap. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. konsep diri. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. etnis. .

. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembaga lembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi. Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. dan cara hidup. E. Objektifitas Dalam Antropologi Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Mann ers. yaitu : 1. pranata. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. F. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studi studi etnografi yang umumnya menangani komunitas -komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. Jika disimak tentang perkembangan ilmu -ilmu bagian antropologi.6. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. Menurut pemikiran evolusionistis. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antr opologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. mengamati lembaga -lembaga.

yaitu : 1. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7. 4. menyentuh umat manusia.2. Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum. dan kelakuan. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita -cita. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi -generalisasi mengenai prilaku manusia.unsur kemanusiaan yang universal. 1. nilainilai. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya. 5. Evolusi 3. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat. Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol . Culture area 4. Kelompok psikologis. 3. Kebudayaan 2. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etn ografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi. Kebudayaan sebagai struktur atau pola -pola kebudayan 6. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. Enkulturasi kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses -proses . meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. G. 4. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3.

Akulturasi 7. Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan. . Difusi 6. melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Ras dan etnik 10. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur -unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. Perkawinan H. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. Etnosentrisme 8. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4. Stereotip 11.5. Kekerabatan 12. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur -unsur baru yang akan mendesak unsur -unsur budaya lama ke arah pinggir. Tradisui 9. 2. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. Tabu 14. Magis 13. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja.

Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. . Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak -pihak yang berkepentingan 13. tabu memilki nilai -nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. 10. Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid. 14. Magis Magis memang kejam. Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis. 9. 12. Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks. 8.7. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi. Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal.

Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut. Teori evolusi kebudayaan a. Evolusi divergen. c. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. b. Zaman liar madya c. 3. Zaman barbar tua e. d. 2. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. c. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. Zaman barbar madya f. Zaman liar tua b. b. Zaman liar muda d. Teori-Teori Antropologi 1. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia. d. f. Zaman barbar muda . Evolusi konvergen. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. e. e. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. Teori evolusi sosiokultural a. Teori orientasi nilai budaya a. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. dan evolusi divergen. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa.I. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Evolusi paralel. evolusi konvergen.

d. b. c. . biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. e. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama.g. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. Sistem patriarchate. Zaman peradaban purba h. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. Upacara religi tersebut. g. d. f. Tahap promiskuitas b. Teori evolusi keluarga a. b. kedua magic senggol. Magic memiliki 2 prinsip utama. Teori upacara sesaji a. Zaman peradaban masa kini 4. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. dimana ayah menjadi kepala keluarga. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. Antara agama dan magic itu berbeda. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. Teori evolusi animisme dan magic a. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selal u dengan akal dan sisitem pengetahuannya. Pertama magic simpatetis. 5. 6.

. terutama darahnya kepada dewa. upacara sesaji. kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya.c. dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. Pada prinsipnya.

Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai ³ pisau´ analisis terhadap fenomena fenomena.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. 2. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya. where. why. binatang. 3. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. dan how. Pengerian bumi dalam geografi. when. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian . maupun gejala proses kehidupannya. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. 4. geografika berarti tulisan tentang bumi. baik itu gejala dan proses alamnya. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. Secara sederhana. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh -tumbuhan. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. dan manusia sebagai penghuni bumi. baik alamiah maupu insaniah.

Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. juga didasarkan pada tempat. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. tata ruang. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. yaitu sebagai berikut: a. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. dan atmosfer yang terdapat di atasnya. Tempat merupakan lingkungan . Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. dan tempat. b. 2000:408). serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. Id entitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. lingkungan. Fokusnya adalah sifat dan saling be rkaitan antara tiga konsep yaitu. tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks. 1988:41). hidrologi permukaan air di wilayah itu. 2. Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. 3. 1. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri.Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia.

4. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat -sifat. tata ruang. analisis wilayah. 3. politik. 2. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke -19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. budaya. lokasi. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat -tempat yang saling berjauhan. sosial. dan pluralistik. Dalam sejaranhya. dan lingkugan. serta lansekap. pertukaran atau perdagangan. demografi. Ia tidak hanya mencakup geogra fi tradisional yang berhubungan dengan tempat.pergaulan. yakni lingkunan. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. distribusi. ekonomi. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. . Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke -19.fungional. sub disiplin ini telah mengalami empat fase perkembangan utama. 2000: 267). melainkan juga masalah -masalah modern. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. Seperti ekologi. tata ruang. kotak kecil dan besar.

biologi manusia. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yan g terfokus pada penyebaran populasi. 7. perangkat keras. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980 -an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402).5. menambah. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960 -an. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan i lmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. 2000: 981). bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith. menganalisis. 6. dengan karya yang berusaha memahami faktor Faktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu -ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. Dengan demikian. dan personil pelaksanaanya. . memanipulasi. menyimpan. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. dan ilmu kedokteran dengan ilmu -ilmu sosial lain. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulka n. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi.

dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. Pendekatan Ekologi c.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. Metode Penelitian Geografi a. PENDEKATAN. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam . DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1. b. Pendekan Kompleks Wilayah y Pedekatan keruangan y Pendekatan ekologi ( ecological approach) y Pendekatan historis ataupun kronologi y Pendekatan sistem (sistem approach) 2. dan studi pengembangan. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. Dalam metode deskriptif terbagi -bagi lagi menjadi metode studi kasus.B. c. Pendekatan Analisis Keruangan b. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa sekarang. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi. METODE. survey. Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a. seperti yang disyratkan oleh teorinya.

d. c. serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. perasa an. (Fraenkel dan Wallen. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. tuntutan. wawancara. misalnya observasi lapangan.baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan -pertanyaan tertulis. yaitu dokumen pribadi dan . b. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja. Tujuannya hampir sama dengan wawancara. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia -penelitian geografis. Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan -pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. studi dokumentasi. kegiatan organisasi. film. kepedulian dan lain-lain. baik formal maupun informal. a.penelitian ini peneliti tidak perlu mela kuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. kejadian. Kuesioner atau Angket Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan -pertanyaan. 1988:105). motivasi.1993:112 -113). Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis. dan studi literatur. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. kuesioner. 3.

konsep. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. Selain itu. 1998: 161). terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya.pada zaman Homeros dan Hesiodos. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. Oleh karena itu. 1988: 110). Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. 1999: 19). Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. Sejak itu. sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data deng an megkaji berbagai teori. e. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek -aspek alamiah dan insaniah. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. prinsip. sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. (Moleong. Pada zaman Thales (640-548 SM). sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi mas ih sangat dipengaruhi oleh mitologi. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515 -455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi.dokumen resmi. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. C. dan hokum -hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. .

seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. peperangan. E. Pada zaman Yunani kuno. telah menjadi perhatian para ahli geografi. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya.penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. Makin meningkatnya minat pada isu -isu lingkungan. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. dan pertahanan. Dengan demikian. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1. . 1979:2). atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. Banyak karya mereka menekankan kedu a sisi. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan sua tu objek telaahan. baik tingkat lokal.maupun global. D. Bagi kepentingan perjalanan. perdagangan. Dalam analisis geografi. nasional. regional. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. terdapat beberapa pendapat. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan.

4. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). 2000: 99). kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. curah hujaan dan penyinaran ma tahari. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. sektor manufaktur. Dari pantai ke laut dalam. 3. Laut Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. Pada kedalaman 3. Biasanya.2. pertama -tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. perdagangan maupun perindustrian. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376 -1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. untuk menggambarkan keadaan iklim. dan dunia bisnis (Taeuber.000- . Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. Unsure -unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. angin. pertanian industry pertambangan. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. dibuat klafikasi iklim.

5. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. atmosfer. dan lain -lain. suhu. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian .000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. dan sisannya (71%) adalah luas samudera 7. 6. Kedua. dan Australia. dan manusia. yaitu Asia. seperti bah an kimia. Pertama. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). Eropa. Afrika. Sedangkan secara geografis. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. . Afrika. memberikan makna yang oaling spesif ik pada tingkat konseptua. Dalam sejarah. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. cahaya. Secara keseluruhan. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung -punggung dibawah permukaan laut. seperti tumbuh-tumbuhan. terutama ekonomi. dan Australia. yakni Erasia. gravitasi. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. Amerika.6. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah -wilayah pedesaan ke perkotaan. hewwan. Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup.

Biasanya. 2000: 1116). Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang da tar (Esiklopedia Indonesia. 2000:684). hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas. keadaan budaya. 10. 2000:110). Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. Mortalitas Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor rata rata (crude death rate di singkat CDR) penduduk.geografi. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk. Namun. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi. tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama. Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya. 9. ekonomi bahkan politik sekalipun. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. 1984: 2698-2699). urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan ( agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. dan sosiologi. 8. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan . namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. Jika terdapat aspek -aspek kajian kedua. Pada kajian ini. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadata n penduduk yang cukup tinggi.

di atas atau di bawah wilayah tersebut. Uganda. dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. untuk kearah utara disebut gris lintang utara. angka kelahiran (natalitas) migrasi. dan hewan yang ada . dan Gabon. Kongo. Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas). Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia. masing-masing 180 derajat. 1984:905). ia mencakup udara di atasnya. Teluk Gorontalo. Sasak (Sumatera Barat). bumi dan geologi yang melandasinya. Kalimantan Timur. Di Indonesia. Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. 2000: 219). Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. Bagian Selatan Pulau Halmahera. 13. Colombia. 12. Zaire. serta pesisir utara Pula u Waigeo di Papua Barat. Brazilia. Dari garis lintang nol derajat tersebut. hirologi. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. Ekuador. Dengan demikian. Tanah Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. tumbuhan. Kenya. 11.mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi.

kini dan kelak kemudian hari (Vink. menciptakan kawasan -kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulan kumpulan tersebut dan menguraikan cirri -ciri khas berbagai bagian dunia. upaya untuk mencapai keseimbangan pe nyebaran penduduk.akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. se jauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian -bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya). 1986: 180). Madura. dan Bali) ke daerah -daerah yang jarang penduduknya (Martono. Jadi. 14. Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. 1986: 194). Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. . 15. 2000: 910). GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI 1. sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. D. juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah.

perindustrian. pertambangan. dunia bisnis. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. 3. 2000:100). 4. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja. Dalam praktiknya. perumahan sector manufaktor. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk diday agunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. angkatan kerja prouktif. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi.selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik -ekonomi. pertanian. Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. . 2. Laut Sebagai Negara bahari. yaitu modal dan tenaga kerja. 1986: 1). dan lain-lain. mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk.

perlindungan lingku ngan. Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu pros es perubahan sosial yang tercepat. (Evers. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. Peta Para birokrat pemerintah. wisata. pada hakikatnya memerlukan peta. telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. pertahanan nasional. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. industry. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya. bisnis.5. 8. Apalagi jika . 7. 1995:49). kaum profesional. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan -perusahaan pemerintah. 6. maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. maupun intelektual. (O¶ Riodan. 2000: 299). tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya. Tranformasi transformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara -negara berkembang tersebut. khususnya bagi kegiatan -kegiatan yang dianggap peka lingkungan. ekonomi.

2000: 111). hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. 2000: 96). menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. 2000: 218). Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan ga ris khatulistiwa. 12. kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami pla net bumi. tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz. . 9. Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. dan segmental. Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. Demografi Ledakan demografi dunia. sementara. khususnya di Negara -negara berkembang. Di tahun 1825. 10. supervisal. 11. Akan tetapi. jelas sangat diperlukan (Monmonier.peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis.

dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di darata n (Vink.3 miliar (Kennedy. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. Perairan terbuka. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). laut. danau. 13. Sejak pertengahan abad ke -19. . program transigrasi bukan sesuatu yang baru. industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. 1995: 28-29). 14. pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. 1986:xi. dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. Dalam seratus tahun berikutnya. walaupun pelaksanaanya bukan semata -mata atas dasar kemanusiaan. 1986: 287). Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar.menjelang itu. 1986: 199). sungai. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. 1986:9). Scholz. Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistem sistem hidrologi. Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia.

b. sekarang kondisi dari daerah -daerah tersebut mengerikan. kelaparan. perang. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. baha ya. b. Sesuai dengan hal itu. dan bencana alam. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terus menerus dan progresif. . Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. pada awal abad ke -20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. mortalitas. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. 2. baik melalui natalitas. Mengeringnya wilayah itu saat ini. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban E llsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. serta kesejahteraan. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. c. proyeksi kependudukan. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. Namun. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. H. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau der et ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. c.15. sedangkan peningkatan sarana -sarana kehidupan berjalan lebih lambat. Menurutnya. dengan periode-periodedari udara kering dan basah. yakni menurut deret hitung atau deret tambah.

Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. 4.memakan tempat. diperlukan sungai yang membelah kota. 7. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. ssedangkan daerah -daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. 6. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: . Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. 3. Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). 4. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. 2. dan daerah tandus. Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. 1. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. Lahan kedua merupakan daerah hutan. Hal itu dapat dipahami. umumnya dari timur ke barat. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. 5. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah terte ntu. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. e. 3.d. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. Dengan mengambil satu pu sat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang -barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. 8.

b) Berbagai perusahaan dan bisnis. Namun sebaliknya. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. pemangkas rambut dan kecantikan. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. mainan anak da n sebagainya. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar -besaran. tukang gigi. pakaian jadi. . dan nyaman. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. d) Selain itu. makanan dan minuman. barang -barang kelontong. ter minal bus. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. sunyi. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. tempat praktik para dokter. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. f) Hidup di kota terasa sesak. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. biasanya lebih menyukai lokasi -lokasi ddekat stasiun kereta api.tekstil. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. segar. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. seperti penjahit. pelabuhan. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. c) Dalam dunia bisnis. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. elektronik. dan berjubel. segar. penat. sulit untuk dikembangakan labih lanjut. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. seperti took-toko. perhiassan (emas dan perak).a) Terdapat gangguan yang sering berulang. pengacara. kecuali dengan biaya yang tinggi. dan murah. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry.

cukup rapi. c.perekonomi an. . 5. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. Artinya. Zona kelima merup akan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. disebut demikian karena perumahan u ntuk orangorang kaya. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona -zona baru sebagai perluasannya. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. penghuninya kelas menengah. Zona Keempat. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. b.e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. seni budaya. Pada hakikatnya. luas. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). 6. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. Dengan demikian. olahraga. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. Zona ketiga. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. di samping menyediakan pekerjaan. Kondisi alamnya masih asri. dan kemasyarakatan. pendidikan. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian.

Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. d. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. f. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa.Kata "ekonomi" sendiri . e. tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif.a. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. Permasalahan te rsebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). dan Khubilai Kan. c. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber -sumber air untuk jarak yang jauh. dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya. BAB 8 ILMU EKONOMI A. Timur Lang. b. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia.

tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. Ada sebuah peningkatan trend unt uk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. misalnya bidang pendidikan. hukum. dan lainnya. kematian. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. kriminal. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. dan pemerintah. Selain itu. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. atau "peraturan. hukum. kesehatan.berasal dari kata Yunani dan (oikos) yang berarti "keluarga. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. penelitian i lmiah. daya tahan ekonomi . dan agama. yang paling terkenal adalah´ mikroekonomi vs makroekonomi´. merkantilisme. invisble hand. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. pernikahan. kesehatan. teori lingkaran ekonomi. briton woods. perang. dan sebagainya. aturan. bisnis. informatic economy. rumah tangga" (nomos). Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. pendidikan. . keluarga dan lainnya." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga.´ mainstream vs heterodox´. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi ² seperti yang telah disebutkan di atas ² adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. Secara umum. politik.

with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining real world phenomena. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Keynes. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments.Banyak ahli ekonomi´ mainstream´ merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Edmund Phelps. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. dan metodenya. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. konsep. walaupun menurut pendapat kritikus. J. Karl Marx. perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai´ aliran klasik´. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. kadang -kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. On the other hand. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya´ invisible hand´ dalam mengatur pembagian sumber daya. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Konsep ³invisble . Secara garis besar.M. Sebagai seorang ekonom. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudia n berlanjut dengan menghasilkan tokoh -tokoh seperti Alfred Marshall. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of analysis. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School.

monetarist. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. dan teori ekonomi. METODOLOGI Sering disebut sebagai´ The queen of social sciences´. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. new keynesian.hand´ ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. yang mengkombinasikan matematika. Di lain pihak. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. neo klasik. North. dan lain sebagainya. Interest. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). C. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. statistik. Sebagai penanding aliran klasik. yang menggunakan konsep aliran uang dalam masy arakat. metode kualitatif juga sama .

. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan.berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah -ubah. raja -raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk me ngatur dan memecahkan persoalan ekonomi. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. dan tingkat kemakmuran dapat diukur dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidaks eimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. terkait dengan kemakmuran. Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.

Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekono mi terapan. Dalam perkembangannya. Sebagai seorang ekonom. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. dsb. Misalnya: y y Ekonomi Indonesia pada tahun 70 -an. Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. pengangguran. inflasi. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. Dalam hal ini makro ekonomi. Mikro ekonomi. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. Karl Marx. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh tokoh seperti Alfred Marshall.Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang . konsumen. Keynes.M. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. kesempatan kerja. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara -negara di Eropa. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. rumah tangga produksi. Edmund Phelps. dsb. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. ilmu ekonomi kemudian bercabang -cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. mengkaji tentang pendapatan nasional. J.

Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. misalnya: ekonomi perusahaan. ekonomi moneter. Dalam teori yang lebih mendalam.) Tetapi. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. .penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: " " (Psych yang berarti jiwa) dan "" (-logia yang artinya ilmu) sehingga secara etimologis. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teori teorinya dan untuk menguji kebenaran teori -teori tersebut. Menurut asalnya katanya. dsb. ekonomi perbankan. Di samp ing itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya.

Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. Setelah itu St. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belas Leibnits. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Hobbes. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno.Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada . di antaranya sebagai berikut : 1. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. B. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi se bagai ilmu. C. Locke. Kant. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psiko logi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879.

seberapa sering melakukan penelitiannya. perilaku orang dalam bencana alam. 4. pandangan-pandangannya. kapan akan melakukan penelitian. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. dan sebagainya. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain.sesuatu yang akan ditelitinya. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. 5. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. pendapatnya dan lain -lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. tingkah laku pengendara kendaraan berm otor dijalan raya. 3. Angket . Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. tingkah laku anak yang sedang bermain. misa lnya dari cerita ibunya. 2. suatu hal pada situasi -situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. dan sebagainya. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui ³jiwa´ orang yang bersangkutan.

alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. . yaitu metode umum dan metode khusus. dan lintas budaya. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. sikap seseorang.Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. 6. struktur kepribadian seeorang. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. lalu menjawabnya secara tertulis pula. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. transvers al. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal -hal yang diselidiki. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat -alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar -benar sudah terlatih. D. arah minat seseorang. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar -lembar pertanyaan itu. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan.

dan sebagainya. Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan.Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. pembayangan melalui subfakultas imaginer. kemampuan psikologi terkotak -kotak dalam beberapa µfakultas¶ yang meliputi berpikir. 2. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800 -an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. Laboratorium Wundt . merasa. dan kedekatan. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. kontras. dimana saa t itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. dan berkeinginan. Kita mengingat melalui subfakultas memori. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. menurut teori ini. yaitu: 1.

Hasil prediksi berupa prognosa. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: y Menjelaskan. Jerman. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. bagaimana.Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di´ University of Leipzig´. ketegangan mental. prediksi atau estimasi y Pengendalian. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. . Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. dan pengamatan klinis. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. bagaimana. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. dengan berdirinya laboratorium ini pula. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. yaitu mampu menjelaskan apa. D. serta terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif y Memprediksikan. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. dan gangguan psikis lainnya. introspeksi. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini.

F. seperti B.Skinner. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. atau dorongan. Ini berarti .Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. menilai. impuls.Respon.B. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu -waktu akan menuntut untuk dipuaskan.R atau suatu kaitan Stimulus . membandingkan. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya.xx Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal -hal yang tidak disadari. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. Pendekatan ini dipelopori oleh J. seperti keinginan. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. dan melahirkan banyak sub-aliran. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. konsep tentang dirinya.

misalnya : studi tentang persepsi. atribusi (sifat) y studi tentang proses-proses individual bersama. seperti bahasa. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. 3. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. komunikasi hubungan kekuasaan. E. Psikologi kepribadian . Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. kerjasama dalam kelompok.melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. misalnya kepemimpinan. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. perilaku meniru dan lain-lain y studi tentang interaksi kelompok. motivasi proses belajar. yaitu : y studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. dan persaingan. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. sikap sosial. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia.

WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah -wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. F. kemampuan memori. dan emosi. 1. walaupun demikian. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. Psikologi sekolah Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. 4. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. belum terbiasanya orang -orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. seperti: Persepsi. atau sebaliknya.Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. kemampuan bahasa dan emosi. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. atensi. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak . sosialisasi. misalnya. proses belajar.

sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3. Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. PENGERTIAN. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal.2. KARAKTERISTIK. DAN RUANG LINGKUP POLITIK . BAB 10 ILMU POLITIK A. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan man usia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4.

tujuan Negara. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi. birokrasi. 4.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga. 3.teori kenegaraan. Lembaga.lembaga politik.lembaga yang akan melaksanakan tujuan . Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri . Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas. teori. dan lembaga. dan konsekuensi lembaga politik. eksekutif. 2. mengepaluasi. dan menghipotesiskan tentang asal usul. 1. khususnya peranan konstitusi. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. Sejarah Politik . lembaga. teori politik. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor.organisasi pemerintahan yang semu. hubungan internasional.sendiri. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual. administrasi public. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik. yudikatif. partai politik.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut. tujuan . politik perbandingan. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain. sejarah politik. dan system pemilihan.lembaga politik.tujuan itu . ekonomi politik. Bagi mereka.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam . perkembangan.

Hight politics b. administrasi politik. Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a.di sinilah letak hubungan ilmu po litik dan ekonomi.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang . dan hubungan internasional. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu. pemikiran politik. Low politics 5. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi.tindih dengan hukum dan ekonomi. 9. 6. 8. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut.Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer. harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka. 7. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer.

rekruitmen politik. Ilmu Geografi C. Ilmu Ekonomi g.mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. infestigation. pluralisme politik. POLITIK METODE. dan birokrasi politik. dan action research. pendekatan kualitatif 2. politik etnik. politik. pa rtai perwakilan politik.case study. metode klasifikasi e. participant observer. Antropologi d. Psikologi Sosial f. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam psikologi politik. pendekatan kuantitatif b. transaksi ekonomi. Metode a. questionare. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. Sosiologi e. Sejarah b. Pendekatan a. opinionnaire. DAN ILMU tematis seperti politik. serta perang maupun damai. metode evaluatif d. Ilmu Hukum h. PENDEKATAN. Ilmu Bantu a. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. budaya politik. metode analisis c. BANTU 1. Filsafat c. 4. sampling. B. metode deskriftif b. ekonomi antropologi politik. Perpektif Intelektual . TEKNIK. direct observation. interview. metode perbandingan 3. schedule.

19. partai politik.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih.generalisasi dalam ilmu . oposisi. system politik. dalam paradigma politik waktu itu yang terpe nting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. GENERALISASI. Negara. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6. E. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5. MAZHAB. H. Hubungan Antropologi dengan Politik 3. HAM dan voting. demokrasi. Hubungan sejarah dengan Poli tik 4.2.konsep yang dimaksud seperti. kekuasaan. plur arisme.KONSEP POLITIK Adapun konsep. yakni mazhab institusionalisme. demonstrasi. dan developmentalisme. d esentralisasi. persamaan. Singkatnya.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL F.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab. pemerintah. kedaulatan kontrak social. legitimasi. G. KONSEP. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK Ilmu politik lahir sejak abad ke. strukturalisme. Perspektip Ilmu Politik D. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi . HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. behaviorisme. pemilihan umum. Perspektip Politik 3.

politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya. I. Teori Politik Formal 3. Teori Politik Normatif . Teori Politik Empiris 2. TEORI.TEORI ILMU POLITIK 1.