BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU

Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut: 1. ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) 2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.
1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis

Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis.

2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya:  William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.  Caraghan delangles dalam bukunya¶¶a guide historical

Method¶¶mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.  Harold H.Titus dalam bukunya µ¶Living Issues in

Philosophy¶¶mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya.
3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian

Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:  I Charles Singer yang pengetahuan .  John Warfield dalam bukunya µ¶ Social Sistem¶¶ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena yang dikutip dalam bukunya µ¶Critical

Thinking¶¶mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian . Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan.

B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda ±beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa ±jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan ± kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan ±kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaita n dengan prosesproses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi obj ek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi

,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya:  Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.  Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul ³The Study of Man³ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia

3. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah -kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. Bercampur untuk waktu yang lama c. .uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. bahkan ahli sosiologi berpendapat bah wa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas -aktivitas sosial. Manusia yang hidup bersama b. a. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi.  Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor. Identifikasi Merupakan kecenderungan -kecenderungan ataupun keinginan -keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain. dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses -proses sosial adalah interaksi sosial. 2.

2. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. PENGERTIAN. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas da n pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku ³ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis. antropologi. C. . politik. psikologi. Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. RUANG LINGKUP. geografi sosial. Simpati Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. ilmu ilmu sosial.4. sedangkan bentuk jamaknya. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. ekonomi. Ilmu ilmu sosial mencakup sosiologi. Sebagai academic interprise memiliki pengertian ³ bagiman mestinya ³. 3. Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetia an pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. baik itu sebatas kerjasama.

suatu penelitian tentang gjala -gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei.untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan ³the World Of Science Encyclopedia´(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada. .sebagai contoh.atauj untuk menangani penelitian.observasi. Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi. Secara etimologi metide dari bahasa Yunani ³meta´yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkah langkah yang diambil menurut urutan tertentu .ekonomi .METODE ILMIAH Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul ³political science´dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran ±ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .mekanis.politik dan sebagainya.maupun menyebarkan angket . Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla -pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin. geografi .Antropologi.D.berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara.

kealaman maupun humaniora.jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah.O leh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu -ilmu sosial . Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya´Mind and Brain´mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka .pemeriksaan kebenara terhadap hasil -hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.Pengumpulan data 4.ilmu pun begitu luas dan kompleka.Lachman diantarnya: 1.Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2.Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.Menurut George Kneller (1978 .Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan ³metode ilmiah´hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh . Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J. Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diant aranya: 1.118) dalam karyanya ³Science as a Human Endeavor ³mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji . Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses -proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan .penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.Perancangan penyelidikan 3.

mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan . Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa -gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang.
E.KEBENARAN ILMIAH

Julie Rord dalam :´Paradigms and Fairy Tales(1975)´mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1,T2,T3,T4. 1. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik,yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi ,1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given, kebenaran iman dan doktrin -doktrin sbsolut agama. 2. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik,yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau´Code of Conduct´ 3. Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik. 4. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik ,yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian . Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia ,knower ,dan observer)dan objek (fakta,realitas,knowen) ,terdapat tiga teori utama kebenaran,yaitu : 1. Teori korespondensi(Correspondence Theory) teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka

fakta,dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff,1998:7)Contoh,Jakarta adalah ibu kota

Indonesia,dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia. 2. Teori Koherensi(Coherence Theori) yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi,dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman ,antara dua atau lebih

logika.Contoh,pernyataan´orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik ³. 3. Teori Pragmatis(Pragmatism Theory),yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff,1996:130 -131)

BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU

A.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU

Menurut Joseph J.Schwab dalam tulisanya ³Structur Of The Disciplines Meaning and Significance´konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian ±bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan .Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture.Subtantive conceptual Struktur adalah konsep -konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu . Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data,cara menguji data, kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data,ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan .
B.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA

Menurut

Oxford

Advanced

Learners

Dictionary

of

Current

English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2. Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta -fakta

yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel.1996:5) Menurut James A.siapa. Konsep konjungtif. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1. C. 2. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.pernyatan.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati.tanggapan dan pengalaman kompleks. Menurut Schwab (1969:12-14)konsep .dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif. Konsep disjungtif.mencerminkan adanya alternatif -alternatif yang beragam. Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal -hal yang benar.1980:58) 2.di mana dan juga dapat berupa benda -benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin .kontruksi logis yang terbentuk dari kesan. Suatu penegasan. .3. Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar -benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi .kapan.erupakan abstraksi. 4.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif. 5. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan .Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data ment ah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial.

adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda. Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsep konsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3. 5. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2. 4. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara in duktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan seca ra eksplisit dengan bilngan tertentu. 7. Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu. Konsep relasional. Kosep deskriptif.3. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu s ecara cermat melalui simbol-simbol. Konaep evaluatif. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: . 2. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk . 6. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia. 3. 5. Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui .cantik atau jelek.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1.tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. 6. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1. 4. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D.salah atau benar. Konsep campuran.yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda tersebut.

hipotesis.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable. 5. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu. Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilah istilah kuncinya 2. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir -butir informasi tertentu. Penjelasan. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1. 2. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman ±pengalama sebelumnya. 3. . 3.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandai nya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1. Deskripsi.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. Generalisasi Kausal . Generalisasi korelatif. Generalisasi kondisional.1.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. Definisi. 4.yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa 3.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal.

Pitirim Sorokin (1928: 760 ± 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala ± gejala sosial. ataupun bermasyarakat. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa a hli: 1. KARAKTERISTIK. 4. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia.BAB 4 SOSIOLOGI A.J.A. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi. Abdulsyani. . berkawan. hukum dengan ekonomi. 2. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur ± struktur dan proses ± proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. 5. 3. 1987: 1). seperti agama. Dengan demikian. J. PENGERTIAN. yaitu organisasi sosial. gejala keluarga d engan moral. Socius yang berarti kawan. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani. 1982: 4. secara harfiah istilah Sosiologi dapat diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. van Doom dan C.A. yakni kata socius dan logos. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. dan sebagainya. Nimkoff (1959: 12 ± 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya. William Ogburn dan Meyer F. Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok ± kelompoknya.

1959: 13. mapun perubahan sosial. Dengan demikian. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. agama. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. bisnis. serta lapisan sosial. dan sebagainya. komunitas pemerintahan. Dengan demikian. 1991: 4). politik. Jika ditelaah lebih lanjut. dan berbagai organisasi sosial. yaitu kaidah ± kaidah sosial (norma ± norma sosial). serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. Selanjutnya. kelompok sosial. budaya. kelompok ± kelompok. David Popenoe (1983: 107 ± 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses ±proses sosial. organisasi sosial. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal ± hal berikut. proses sosial. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. struktur sosial. etnis atau suku bangsa. kehidupan hukum dengan agama. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. termasuk perubahan ± perubahan sosial. . gejala ± gejala sosial. Kelompok tersebut mencakup keluarga. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial.6. menelusuri asal usul pertumbuhannya. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok ± kelompoknya. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yan g dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses ± proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. lembaga ± lembaga sosial. Horton dan Hunt. 7. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur ± unsur sosial yang pokok.

5. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola ± pola interaksi manusia. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). struktur. 4. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. 6. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. Artinya. Artinya. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian ± pengertian dan pola ± pola umum. isi. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. . faktual. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. 2. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. 3. Dengan demikian. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. dan bukan wujudnya tentang masyaraka t yang konkret. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian ± pengertian dan pola ± pola umum (nomotetik). bukan merupakan ilmu terapan (applied science). sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. Sosiologi mencari apa yang men jadi prinsip ± prinsip atau hukum ± hukum umum dari interaksi antarmanusia individu maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. maupun proses dari masyarakat manusia. 1. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris.1. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. dan rasional. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk ± bentuk dan pola ± pola peristiwa dalam masyarakat. Artinya. bentuk. Mungkin satu ± satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial.

meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. Sosiologi Pedesaan ( Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. teknologi informasi. Secara sistematis. serta masyarakat sebagai batasan sehari ± hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. sosiologi medis (medical sociology). sosiologi perkotaan (urban sociology). Jadi. sosiologi medis (medical sociology). tentara dan perang. sosiologi keluarga (family sociology). kehidupan urban dan persoalan ± persoalannya. politik dan institusi politik. kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian . serta kesehatan dan kedokteran ( Bauman. Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. sosiologi pendidikan (educational sociology). yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. perkawinan dan keluarga. seperti sosiologi pedesaan ( rural sociology). dan sosiologi seni (sociology of art). 1. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. sosiologi industri (industrial sociology). agama dan institusi agama. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. pendidikan dan media kultural. sosiologi militer (military sociology).2. industri dan pekerjaan. 2000: 1032). Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pa da penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. sosiologi wanita (woman sociology). ras dan etnis.

Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. Sosiologi Industri ( Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran ± pemikiran Karl Marx. Jika tradisi awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi ± lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk ± bentuk kehidupan sosial perkotaan. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. dan Max Weber. 2000: 942). akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseor ang bekerja. Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. 1980). Sepanjang sejarahnya. 2. 1973). Emile Durkheim. yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970 -an (Grint. Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangk an analisis sistematis tentang produksi pertanian. sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. 2000: 488). . walaupun secara formal. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu ³kontinum pedesaan ± perkotaan´.Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga ± lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower. Namun. dan tidak semata ± mata didasarkan pada kenyataan yang sama ± sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby.

b. yakni feminisme dalam riset. a. Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi ± aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen ± argumen bahwa pola ± pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. Sosiologi Medis ( Medical Sociology ) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. Bidang ini berke mbang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. 1994). 1992: 114). memberikan peluang munculnya lini baru. 3.Dalam perkembangannya. . Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. a. 2000: 643). d. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan ± gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes. sosiologi industri sejak tahun 1980 -an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset ± riset sosiologi industri. adanya globalisasi industri. 1992). telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan ± gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. Berhubungan dengan asumsi ± asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adal ah sebagai bagian integral masalah ± masalah sosial. c. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seus ai perang) menuju post Fordisme. perkembangan ± perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980 -an.

pediatri (kesehatan anak). perdagangan.b. geriatrik (perawatan usia lanjut). 4. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). dan tempat tinggal terpusat. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pa sien. Dalam perspektif medis. Dalam perkembangan selanjutnya. Ha l itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota ± kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. praktik umum (pengobatan keluarga). Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. khususnya tahun 1990 -an. Periode dari 1977 ± 1985. 2000: 643 ± 644). terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor ± faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. dan psikologi sosial. dapat dibagi menjadi tiga tahapan. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek ± aspek sosial dari kondisi sakit (illness). Kajiannya terutama dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. psikologi. ketika sosiologi urban Prancis. perintisannya sejak tahun 1920 an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. . 2000: 644). a. Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. Sosiologi Perkotaan ( Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota ± kota besar. dan pengobatan komunitas (Amstrong.

c. Fungsi ± fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana ± sarananya. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. kekuatan. Sosiologi Militer ( Military Sociology ) Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. di antaranya populasi. 6. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. Sosiologi Wanita ( Woman Sociology ) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. c. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. b. Dari 1992 sampai sekarang. a. Akan tetapi. terutama kota ± kota di Jepang. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. dan lain ± lain. Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. ekonomi. kendati akar ± akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. melukiskan sistem ± sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita.b. Sebenarnya. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). masalah ± masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru . seperti August Comte maupun Herbert Spencer. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. 2000: 664). Kelompok altenatif. Dari 1986 ± 1992. geopolitik. serta kekerasan. Kelompok para teoretisi konflik. 5. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut. menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki ± laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen ± argumen mengenai hak ± hak kaum wanita. 2002).

di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. Namun. terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan so sial dan teknologi. problem pelatihan dan pendidikan tentara. dan evaluasi motivasi pertempuran. Militer dan politik.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. d. bentuk keluarga. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. serta menguraikan cara ± cara subkultur militer dibentuk. Problem organisasi internal yang menganalisis proses ± proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. 7. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa atribut ± atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). kepentingan ekonomi. b. arah perkembangan keluarga pa da masa mendatang. dan administrasi lainnya. bagi negara ± negara berkembang. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. dianalisis tentang aspek ± aspek keamanan nasional dan internasional. fungsi dan struktur keluarga. serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. a. yang menurut Bredow (2000: 665). masalah . kepangkatan. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. c.dimulai selama Perang Dunia II. Sosiologi Keluarga ( Family Sociology ) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. Dalam hal ini. e. Problem organisasional internal dalam pertempuran. se rta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. Dalam hal ini. profil rekrutmen angkatan bersenjata.

pemerintahan. 2002). terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan.dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. Dengan kata lain. dan masalah keluarga berencana. Pendekatan sosiologis dalam melihat ke luarga. pengembangan. latar belakang historis. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. struktur sosial. Dari definisi di atas. interaksi. disorganisasi keluarga. 8. dan positif yang menuju kepada praktik.penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. peranan. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. dalam kaitannya dengan agama ini te rutama tertuju pada studi praktis. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. latar belakang historis. Selanjutnya. seperti sistem pendidikan. tema universal. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. Me ncakup hubungan keluarga dengan sistem sosial lainnya. serta implikasinya terhadap anggota keluarga. struktur sosial. ekonomi. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada p erbedaan pemilikan kesempatan. perkembangan. tema universal. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut . profan. 2002: 37). 9. 1983: 11). yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. Sosiologi Pendidikan ( Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education ) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. 1966: 36).

muncul istila h baru. Pada abad ke -20. hal ini terlihat pada tahun 1914. Sedangkan. Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. 1976: 6). khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya.mengarah kepada monopoli pemilikan sumber ± sumber sosial maupun keadilan. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. Bagi Angell. drama. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. Menurut Brookover. maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik 10. maupun film. yaitu sociology of education. sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur ( sociology of art and literature). sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel . (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan. Implikasinya. sociology of education. 1988: 2). bidang ± bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta.

dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap . TEKNIK. 2.dengan konteks atau politiknya (Wolff. Secara sngkat. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif. sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. tabel. namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif. Dalam pendekatan kuantitatif. sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga geja la ± gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala. tentang siapa. ILMU BANTU. a. 1986: 36). khususnya bagi pendirinya Auguste Comte. PENDEKATAN. B. METODE. Metode Deskriptif Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekanka n pada kajian masa kini. dan kapan. sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna ± makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. dan formula yang menggunakan statistik. metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. di mana. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi. indeks. melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto. Dengan demikian. Namun demikian. 2000: 41). DAN JENIS PENELITIAN 1. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke -19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran ± pemikiran yang bersifat positivistik.

Dalam metode tersebut. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa ± peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip ± prinsip umum. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu ± ilmu sosial. b. kapan. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan ³mengapa´ dan ³bagaimana´. f. 1993: 548). Oleh karena itu. atau institusi untuk menentukan variabel itu. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa. dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. pengu mpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan ± pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey. d. serta sebab ± sebabnya.sosial maupun politik. c. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga ± lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. . dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan. kelompok. e. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu. seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). dan hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen. 1982: 32). yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif. Spencer dan Inkeles. 1982: 110. siapa.

b. arkeologi. seperti sejarah. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka ( face to face) ketika seseorang. 1980). di samping ilmu ± ilmu sosial lainnya. maupun geografi. wawancara. c. yakni pewawancara mengajukan pertanyaan ± pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi. seperti statistik.dan observasi partisipan. dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt. ekonomi. d. 4. psikologi. politik. 2004:159). a. observasi. . dan antropologi. 1991: 235). mengukur. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari. antropologi.3. Dalam hal ini. di antaranya adalah sosiometri. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton. hukum. etnologi. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian.

a. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi ± tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. Penelitian Lengkap b. akurat. yakni pe nelitian lengkap. dan penelitian interpretasi kritis. dan terukur. c. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan ± perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil ± hasil penelitiannya lebih valid. Penelitian Fact Finding . Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan. 1984: 20). d. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. 5. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. 1984: 50 ± 52). penelitian fact finding. b. etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily. a. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. e. baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses ± proses mentl yang diperlukan keterangan ± keterangannya. Jenis Penelitian Sosiologi Dalam penelitian sosiologi (Shadily. Oleh karena itu.

SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. Dari sisi fokus kajian mikro. Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. yait u Herbert Spencer (1820 ± 1830). Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian ± kajian yang penuh kehati ± hatian dan objektif. D. dan mengatasi problema sosial (Soekanto.c. Akan tetapi. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merup akan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. seperti disorganisasi keluarga. Penelitian Interpretasi Kritis C. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang ± bidang keilmuannya. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. Dengan demikian. 1986: 339 ± 340). sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah ± masalah keluarga. Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. E. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. mengidentifikasi. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. tidak jauh berbeda dengan ilmu ± ilmu sosial lainnya. 1983: 5). bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. merupakan tokoh yang pertama ± tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul .

Max Weber. walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. Herbert Spencer (Inggris). Jerman. Untuk perkembangan sosiologi di Inggris. Lester F. Karl Marx. Nama ± nama.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). dan Bierens de Haan (Soemardjan. dan Amerika Serikat (Soekanto. Erving Goffman. Ralf Dahrendorf (Jerman).begitu pun yang mengajar bukan sarjana ± sarjana sosiologi. dan hal ini berbeda dengan di Prancis. Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. Vilfredo Pareto (Italia). Jerman. Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke -20. Georg Simmel. Manheim. ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. Di Indonesia. 1965. walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. Soekanto. Pitirim Sorokin (Rusia). 1986:4). dan Amerika Serikat. namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin ± pemimpin kita yang telah memasukkan unsur ± unsur sosiologi dalam ajaran ± ajarannya (1965). George Herbert Mead. Talcot Parsons.Principles of Sosiology. walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda± beda. Charles Horton Cooley. Lewis Coser. khususnya di Prancis. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku ± buku karya Alfred Vierkandt. beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika.1986: 43 .Ward. Lepold von Wise Steinmezt. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah ± kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. Randall Collins (Amerika Serikat). 1967).

ilmu sejarah melihat kita ke bela kang untuk menggambarkan suatu peristiwa. Hubungan Sosiologi dengan Antropologi . seperti a lasan orang ± orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu ± isu politik. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. Akan tetapi. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu. Pada sisi lain. Di dalam putaran mereka. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. 5. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. 3. 4. begitu pun para ahli sosiologi. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. 1983: 7). Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. psikologi sosial kajiannya dengan cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu ± individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang ± orang dan tempat ± tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua ± duanya. 2. urutan. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka.HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1.

berusaha menjelaskan ciri ± ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarak at sebagai sistem sosial yang pernah tetap. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. 3) Fungsionalisme. Sebagai perbandingan. Dengan semikian. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. 2) Idealisme. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. 1) Materialisme. mengasumsikan bahwa kondisi ± kondisi material dari eksistensi manusia. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep ± konsep dan pendekatan antropologi. F. yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang ± orang did dunia. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. cakupannya dapat dibedakan me njadi dua macam. FOKUS ANALISIS. jelas dalam sosiologi makro tersebut s truktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 ± 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. .Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian ± bagian dari dunia itu. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai ³« the study of the large scale structures of society and how they relate to one another´.

khususnya dalam keluarga. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. Tingkat Individual 3. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikas ikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. Tingkat Struktur Sosial G. 6) Strategi elektisisme. melihat . memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya.4) Strategi konflik. Tingkat Interpersonal 4. Tingkat Budaya 2. Secara sed erhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. 5) Strategi evolusioner. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing ± masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian ± bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. menurut Johnson (1986: 61 ± 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap penyimpangan ± penyimpangan yang mungkin kita lakukan. ³« the study of the individual as social being ´. memusatkan perhatian kepada u paya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. biasanya secara tidak sadar.

karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya me ngatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. KONSEP ± KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. H.fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi. dan tidak tentu. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi ± preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. ambigu. harapan. kedapatan. Sosiologists have spent much energy in developing te chnical definitions. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas ad alah kepentingan pribadi. namun hal tersebut dapat dipelajari. 2). usaha unt uk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. yaitu kritik dari rekan sejawat. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep ± konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar ± samar. Dengan demikian. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. serta mencatat contoh ± contoh penggunaan data. At present there are so many different competing definitions for key sociological notions such as ³status´ and . kepentingan dan nilai ± nilai seseorang. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. 1947. dan penyimpangan. Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. baik secara objektif maupun subjektif. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen.

1984:31. 1993: 446). Adapun konsep ± konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. mencakup masyarakat. globalisasi. peran. dan hierarki. 4. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep ± konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. norma. Sebaliknya. 3. sanksi. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri d ari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. konflik sosial. Soekanto. 1966: 30). 2. permasalahan sosial. 2. perubahan sosial.³social role´ that these terms are no more valuable than their counterparts «. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. interaksi sosial. 1993: 466). . In everyday speech´ (Zetterberg. penyimpangan. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. patriarki. patronase. Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. kelompok. Horton dan Hunt (1991: 48 -49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. 1.

Namun demikian. Akan tetapi. 2000:227 228). 1993: 247). Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. disensor. dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. ofensif. kelompok. kultur. 2000: 995). makna sosiologisnya baru muncul belakangan. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . Dalam pendekatannya.5. Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. tidak adail berbahaya. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme so sial (Pawluch. maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. 8. 1983: 104. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. perlu dibatasi . 6. Soekanto. 9. organisasi. 7. . 1987: 560). istilah penyimpangan tersebut tetap le bih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. kelompok.

dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. 2000: 734). 2000: 433). Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. 2002: 3 -30). peringkat kekuatan. namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki ± laki atas perempuan (Cannel. implisit dianggap mengikat seluruh hidup. 2000:421). prestise. seumur hidup. pemerintahan pendeta. Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah.10. Dalam pengertian yang lebih luas. 1980: 6). Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. 13. 14. regional. maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat. 12. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu ± ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. Ditinjau dari historisnya. Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu ± ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. 11. dan klien adalah kawula. atau prioritas. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. di mana patron adalah gusti atau juragan. . bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. Globalisasi Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional. dan biasanya Gereja Katolik Roma. Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy. tatanan.

Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 3. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons a. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F. Teori Strukturasi Anthony Giddens 6. Ogburn 4. Teori Globalisasi ³of Nothing´ George Ritzer .I. Teori Dramaturgi Erving Goffman 5. Teori Tindakan Sosial b. Teori Sistem Sosial 2. TEORI ± TEORI SOSIOLOGI 1.

dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3. Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. 1. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia 5. Masalah asal dan perkemba ngan manusia secara biologis 2. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4.BAB 5 ANTROPOLOGI A. . Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis.

Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. struktur. Seperti yang telah dikemukakan diatas. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda -benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan -peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. serta sarana -sarana diluar diri manusia. Hanya dengan mempelajari mekanisme. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c.2. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian. Disinilah antropologilinguistik berperan. c. b. yakni alat yang digunakan manusia untuk . Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat. Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : a. Pertimbangan politik b. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol -simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. yaitu : a.

mentransformasikan dirinya sendiri,dapat kita ketahui alasan perbedaa n keyakinan, nilai, prilaku,dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. Secara keseluruhan, yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya,selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : 1. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi,produksi,perdagangan. Konsumsi,serta tinjauan tentang

berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. 2. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini, sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya. 3. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. 4. Antropologi sosial Dalam kajiannya, antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya me lalui berbagai tingkat peradaban.

B. Pendekatan, Metode, Teknik, Ilmu Bantu, dan Jenis Penelitian Antropologi

Menurut Gopala, sarana dalam ilmu antropologi,sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif, yaitu 1. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial 2. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. Penelitian komparatif untik menguji korelasi -korelasi antar unsur, antar pranata, dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasi generalisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi, menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu, yaitu

2. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya, baik lahir maupun sifat bagian dalam. 3. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi, dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata -kata, pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini.

 

. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa -sisa tubuh yang telah membatu, atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat deng an berbagai penggalian.

4. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas -asas manusia , mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang.
C. Tujuan dan Kegunaan Antropologi

Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya, pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya -budaya itu lenyap. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. Ia tidak ha nya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. Selain itu, antropologi bermaksud mempela jari umat manusia secara objektif, paling tidak mendekati objektif dan sistematis. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat.

maupun budayanya. 3. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi seorang ekonom. Sedangkan dalam antropologi. lingkungan keluarga. 4. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal.D. minat. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan di negara -negara. yaitu lingkungan fisik. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara -negara. sistem gotongroyong. dan lain-lain. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses -proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. Dengan demikian. dan lingkungan sosial dalam arti luas. etnis. seperti motifasi. sikap. . misalnya sikap terhadap kerja. konsep diri. 2. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. sikap terhadap kekayaan. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. Hubungan antropologi dengan psikologi Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. 5. Untuk pengumpulan keter angan komparatif tersebut.

boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. yaitu : 1. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. . Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. E. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Mann ers. Objektifitas Dalam Antropologi Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studi studi etnografi yang umumnya menangani komunitas -komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. mengamati lembaga -lembaga. pranata. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. F. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembaga lembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi.6. Jika disimak tentang perkembangan ilmu -ilmu bagian antropologi. dan cara hidup. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antr opologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. Menurut pemikiran evolusionistis.

dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat.2. meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. Kebudayaan 2. yaitu : 1. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi -generalisasi mengenai prilaku manusia. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. 3. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2.unsur kemanusiaan yang universal. Enkulturasi kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses -proses . Culture area 4. Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. 4. 4. Kebudayaan sebagai struktur atau pola -pola kebudayan 6. 1. nilainilai. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7. 5. Kelompok psikologis. Evolusi 3. Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol . G. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etn ografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya. dan kelakuan. menyentuh umat manusia. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita -cita.

melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Tabu 14. Magis 13. Perkawinan H. 2. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur -unsur baru yang akan mendesak unsur -unsur budaya lama ke arah pinggir. Stereotip 11. Akulturasi 7. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4. Etnosentrisme 8. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur -unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. Tradisui 9. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan. . Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. Kekerabatan 12. Difusi 6. Ras dan etnik 10.5. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa.

Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. 12. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks. . 8. 9.7. tabu memilki nilai -nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. 10. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak -pihak yang berkepentingan 13. 14. Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis. Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid. Magis Magis memang kejam. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya.

c. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. Zaman liar tua b. Evolusi paralel. e. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. 3. Teori evolusi sosiokultural a. 2. b. b. d. Evolusi konvergen. d. Teori-Teori Antropologi 1. Zaman liar madya c. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. evolusi konvergen. e. Teori evolusi kebudayaan a. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Zaman barbar tua e. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut. c. dan evolusi divergen. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. Evolusi divergen. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia. Teori orientasi nilai budaya a. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. Zaman barbar muda . namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. Zaman barbar madya f. f.I. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal. Zaman liar muda d.

Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. Upacara religi tersebut. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama.g. Zaman peradaban masa kini 4. d. dimana ayah menjadi kepala keluarga. Magic memiliki 2 prinsip utama. Sistem patriarchate. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. 5. c. Teori evolusi animisme dan magic a. Antara agama dan magic itu berbeda. Tahap promiskuitas b. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. . b. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. Pertama magic simpatetis. b. 6. f. Teori upacara sesaji a. Zaman peradaban purba h. g. e. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selal u dengan akal dan sisitem pengetahuannya. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. Teori evolusi keluarga a. kedua magic senggol. d.

c. dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. terutama darahnya kepada dewa. . kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. Pada prinsipnya. upacara sesaji.

why. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. geografika berarti tulisan tentang bumi.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai ³ pisau´ analisis terhadap fenomena fenomena. melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya. Pengerian bumi dalam geografi. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. 2. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. where. binatang. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. when. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian . maupun gejala proses kehidupannya. dan how. Secara sederhana. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes. baik alamiah maupu insaniah. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh -tumbuhan. dan manusia sebagai penghuni bumi. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. 4. 3. baik itu gejala dan proses alamnya.

b. lingkungan. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri. dan atmosfer yang terdapat di atasnya. Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. dan tempat. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. Id entitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. 2000:408). 3. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks. 1. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. tata ruang. 1988:41). flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. juga didasarkan pada tempat. 2. hidrologi permukaan air di wilayah itu. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja.Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. Tempat merupakan lingkungan . Fokusnya adalah sifat dan saling be rkaitan antara tiga konsep yaitu. yaitu sebagai berikut: a. tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat.

Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. analisis wilayah.pergaulan.fungional. lokasi. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. tata ruang. sosial. Dalam sejaranhya. politik. dan pluralistik. budaya. . demografi. serta lansekap. 4. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. Ia tidak hanya mencakup geogra fi tradisional yang berhubungan dengan tempat. yakni lingkunan. sub disiplin ini telah mengalami empat fase perkembangan utama. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat -tempat yang saling berjauhan. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. kotak kecil dan besar. distribusi. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke -19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. Seperti ekologi. tata ruang. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. pertukaran atau perdagangan. dan lingkugan. sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke -19. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. melainkan juga masalah -masalah modern. Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat -sifat. 3. 2. ekonomi. 2000: 267).

namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980 -an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum. menyimpan. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan i lmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. menganalisis. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960 -an. memanipulasi. 7. 2000: 981). dan ilmu kedokteran dengan ilmu -ilmu sosial lain. dengan karya yang berusaha memahami faktor Faktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. dan personil pelaksanaanya. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulka n. Dengan demikian.5. perangkat keras. biologi manusia. menambah. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. . dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). 6. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yan g terfokus pada penyebaran populasi. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu -ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah.

PENDEKATAN. Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. Dalam metode deskriptif terbagi -bagi lagi menjadi metode studi kasus. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus.B. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi. b. survey. Metode Penelitian Geografi a. c. dan studi pengembangan. seperti yang disyratkan oleh teorinya. Pendekatan Ekologi c. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa sekarang. Pendekan Kompleks Wilayah y Pedekatan keruangan y Pendekatan ekologi ( ecological approach) y Pendekatan historis ataupun kronologi y Pendekatan sistem (sistem approach) 2.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam . Pendekatan Analisis Keruangan b. METODE.

kuesioner. serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia -penelitian geografis. yaitu dokumen pribadi dan . wawancara.1993:112 -113). baik formal maupun informal. Tujuannya hampir sama dengan wawancara. Kuesioner atau Angket Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan -pertanyaan. misalnya observasi lapangan. film. 1988:105). Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. d. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja. Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan -pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. kegiatan organisasi. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. b. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis. 3. tuntutan. a. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. dan studi literatur. studi dokumentasi. (Fraenkel dan Wallen. kepedulian dan lain-lain.baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan -pertanyaan tertulis. c.penelitian ini peneliti tidak perlu mela kuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. kejadian. motivasi. perasa an.

Selain itu. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515 -455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. C. prinsip. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. Oleh karena itu. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. Sejak itu. 1988: 110). sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. (Moleong. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. e. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. 1999: 19). Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi. dan hokum -hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens.dokumen resmi. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek -aspek alamiah dan insaniah. Pada zaman Thales (640-548 SM). . SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data deng an megkaji berbagai teori. 1998: 161). konsep. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi mas ih sangat dipengaruhi oleh mitologi.pada zaman Homeros dan Hesiodos. Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM.

maupun global. Banyak karya mereka menekankan kedu a sisi. dan pertahanan. Pada zaman Yunani kuno. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. peperangan. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. telah menjadi perhatian para ahli geografi. Bagi kepentingan perjalanan. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan. Dengan demikian. D. perdagangan.penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1. 1979:2). baik tingkat lokal. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. nasional. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan sua tu objek telaahan. atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. terdapat beberapa pendapat. E. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. regional. . Dalam analisis geografi. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada. Makin meningkatnya minat pada isu -isu lingkungan.

000- .2. dan dunia bisnis (Taeuber. Unsure -unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. curah hujaan dan penyinaran ma tahari. Biasanya. 2000: 99). Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376 -1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. sektor manufaktur. Laut Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. pertanian industry pertambangan. Pada kedalaman 3. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. 4. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian. perdagangan maupun perindustrian. Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. dibuat klafikasi iklim. untuk menggambarkan keadaan iklim. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. angin. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. 3. pertama -tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. Dari pantai ke laut dalam.

Afrika. Afrika. Secara keseluruhan. 5. hewwan. suhu. 6. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung -punggung dibawah permukaan laut. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. Sedangkan secara geografis. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian . dan sisannya (71%) adalah luas samudera 7. dan Australia. memberikan makna yang oaling spesif ik pada tingkat konseptua. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. cahaya. dan Australia. seperti bah an kimia. Dalam sejarah. yaitu Asia. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah -wilayah pedesaan ke perkotaan. Eropa. dan lain -lain. gravitasi.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. . pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. Pertama. terutama ekonomi. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup. dan manusia. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali. seperti tumbuh-tumbuhan. Kedua. Amerika. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). yakni Erasia. atmosfer.6. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism.

namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. Namun. 2000: 1116). Pada kajian ini. dan sosiologi.geografi. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadata n penduduk yang cukup tinggi. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan ( agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. ekonomi bahkan politik sekalipun. keadaan budaya. 8. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas. Mortalitas Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor rata rata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama. 1984: 2698-2699). tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. 2000:110). Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk. 9. 10. Biasanya. 2000:684). Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan . Jika terdapat aspek -aspek kajian kedua. Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang da tar (Esiklopedia Indonesia.

Brazilia. Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia. Sasak (Sumatera Barat). Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas). Colombia. Zaire. ia mencakup udara di atasnya. Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. Ekuador. angka kelahiran (natalitas) migrasi.mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi. Kongo. hirologi. Tanah Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. untuk kearah utara disebut gris lintang utara. bumi dan geologi yang melandasinya. Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. Bagian Selatan Pulau Halmahera. Kenya. serta pesisir utara Pula u Waigeo di Papua Barat. 12. dan Gabon. 13. tumbuhan. Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. di atas atau di bawah wilayah tersebut. Dengan demikian. masing-masing 180 derajat. dan hewan yang ada . 2000: 219). dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). 11. Di Indonesia. 1984:905). Kalimantan Timur. Dari garis lintang nol derajat tersebut. Uganda. Teluk Gorontalo.

dan Bali) ke daerah -daerah yang jarang penduduknya (Martono. Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. D. 1986: 180). kini dan kelak kemudian hari (Vink. . sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. 15. Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. Madura. 14. Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. 2000: 910).akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. se jauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. menciptakan kawasan -kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulan kumpulan tersebut dan menguraikan cirri -ciri khas berbagai bagian dunia. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian -bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya). juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. Jadi. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI 1. upaya untuk mencapai keseimbangan pe nyebaran penduduk. kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. 1986: 194).

1986: 1). perumahan sector manufaktor. dan lain-lain. 2000:100). Dalam praktiknya. yaitu modal dan tenaga kerja.selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik -ekonomi. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. dunia bisnis. pertanian. 3. . 2. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. Laut Sebagai Negara bahari. 4. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk diday agunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. perindustrian. pertambangan. Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. angkatan kerja prouktif. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja.

ekonomi. industry. pertahanan nasional. perlindungan lingku ngan. Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu pros es perubahan sosial yang tercepat. wisata. (O¶ Riodan. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. (Evers. pada hakikatnya memerlukan peta. Apalagi jika . telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. 2000: 299). maupun intelektual. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. Tranformasi transformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara -negara berkembang tersebut. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. 7. kaum profesional. 6. maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. 1995:49). Peta Para birokrat pemerintah. bisnis. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan -perusahaan pemerintah. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. 8.5. khususnya bagi kegiatan -kegiatan yang dianggap peka lingkungan.

Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. 2000: 111). Demografi Ledakan demografi dunia. . 12. supervisal. menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. 11. 2000: 218). khususnya di Negara -negara berkembang.peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik. Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. 2000: 96). Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan ga ris khatulistiwa. Akan tetapi. Di tahun 1825. dan segmental. kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami pla net bumi. tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. 10. hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. sementara. 9. jelas sangat diperlukan (Monmonier. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz.

1986: 199). walaupun pelaksanaanya bukan semata -mata atas dasar kemanusiaan. industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. . danau. 1995: 28-29). Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistem sistem hidrologi. 13. 1986:xi. setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. Perairan terbuka.menjelang itu. Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia. dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di darata n (Vink. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo).3 miliar (Kennedy. Scholz. pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. program transigrasi bukan sesuatu yang baru. 14. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. 1986: 287). laut. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. sungai. Dalam seratus tahun berikutnya. 1986:9). dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. Sejak pertengahan abad ke -19.

Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau der et ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. baik melalui natalitas. H. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. proyeksi kependudukan. serta kesejahteraan. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. b. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. yakni menurut deret hitung atau deret tambah. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. pada awal abad ke -20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. dengan periode-periodedari udara kering dan basah. kelaparan. b. sekarang kondisi dari daerah -daerah tersebut mengerikan. perang. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. Menurutnya. c. dan bencana alam. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. 2. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. Sesuai dengan hal itu. sedangkan peningkatan sarana -sarana kehidupan berjalan lebih lambat. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. c.15. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban E llsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. . baha ya. Namun. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terus menerus dan progresif. mortalitas. Mengeringnya wilayah itu saat ini.

Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah terte ntu. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: . Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. 6. 1. 3. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. Lahan kedua merupakan daerah hutan.memakan tempat. 7. 4. Hal itu dapat dipahami. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. e. 5. Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. diperlukan sungai yang membelah kota. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak. dan daerah tandus.d. Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. Dengan mengambil satu pu sat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang -barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. 3. ssedangkan daerah -daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. 8. 4. umumnya dari timur ke barat. Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). 2. Lahan keenam merupakan daerah perburuan.

Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. f) Hidup di kota terasa sesak. sulit untuk dikembangakan labih lanjut. b) Berbagai perusahaan dan bisnis. sunyi. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. barang -barang kelontong. dan berjubel. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. pemangkas rambut dan kecantikan. dan murah. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. . Namun sebaliknya. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar -besaran. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. tempat praktik para dokter. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. makanan dan minuman. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. seperti penjahit. seperti took-toko. tukang gigi. penat. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. kecuali dengan biaya yang tinggi. pelabuhan. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. biasanya lebih menyukai lokasi -lokasi ddekat stasiun kereta api. c) Dalam dunia bisnis. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. perhiassan (emas dan perak). Berbeda dengan pinggir atau luar kota. pakaian jadi. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. mainan anak da n sebagainya. segar.tekstil. pengacara. d) Selain itu. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. dan nyaman. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. ter minal bus. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. elektronik. segar.

f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. 5. pendidikan. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. b. kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. di samping menyediakan pekerjaan. c. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian. . Artinya. olahraga.e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. disebut demikian karena perumahan u ntuk orangorang kaya. Zona kelima merup akan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. Zona Keempat. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona -zona baru sebagai perluasannya. luas. Zona ketiga. Dengan demikian.perekonomi an. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. 6. dan kemasyarakatan. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. penghuninya kelas menengah. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. cukup rapi. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. seni budaya. Kondisi alamnya masih asri. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. Pada hakikatnya. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop.

tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka. d. Timur Lang. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber -sumber air untuk jarak yang jauh. BAB 8 ILMU EKONOMI A. f. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. c.Kata "ekonomi" sendiri . dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya. dan Khubilai Kan. b. Permasalahan te rsebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral.a. Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. e. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.

seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. pernikahan. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. dan lainnya. informatic economy. kesehatan. hukum. rumah tangga" (nomos). . keluarga dan lainnya. hukum. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara. Secara umum. penelitian i lmiah. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. kriminal. aturan. merkantilisme. invisble hand.´ mainstream vs heterodox´. Ada sebuah peningkatan trend unt uk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi ² seperti yang telah disebutkan di atas ² adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. misalnya bidang pendidikan. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. dan agama. perang. kesehatan. dan sebagainya. atau "peraturan." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. bisnis." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga.berasal dari kata Yunani dan (oikos) yang berarti "keluarga. briton woods. teori lingkaran ekonomi. pendidikan. politik. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. yang paling terkenal adalah´ mikroekonomi vs makroekonomi´. daya tahan ekonomi . subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. kematian. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. dan pemerintah. Selain itu.

hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya´ invisible hand´ dalam mengatur pembagian sumber daya. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School.M. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Secara garis besar. Edmund Phelps. kadang -kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. J. Sebagai seorang ekonom. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining real world phenomena. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudia n berlanjut dengan menghasilkan tokoh -tokoh seperti Alfred Marshall. perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai´ aliran klasik´. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments.Banyak ahli ekonomi´ mainstream´ merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of analysis. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. konsep. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Karl Marx. On the other hand. walaupun menurut pendapat kritikus. Keynes. Konsep ³invisble . dan metodenya. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa.

dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri.hand´ ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. new keynesian. dan teori ekonomi. North. Di lain pihak. Interest. yang mengkombinasikan matematika. statistik. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. yang menggunakan konsep aliran uang dalam masy arakat. neo klasik. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. C. monetarist. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. metode kualitatif juga sama . Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. Sebagai penanding aliran klasik. METODOLOGI Sering disebut sebagai´ The queen of social sciences´. dan lain sebagainya. Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical.

Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. dan tingkat kemakmuran dapat diukur dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah -ubah. . terkait dengan kemakmuran. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. raja -raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk me ngatur dan memecahkan persoalan ekonomi. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidaks eimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi.

Keynes. Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. Mikro ekonomi. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. konsumen. Edmund Phelps. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. kesempatan kerja. inflasi. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara -negara di Eropa. Dalam perkembangannya. Misalnya: y y Ekonomi Indonesia pada tahun 70 -an. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang . Karl Marx. Dalam hal ini makro ekonomi. dsb. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. rumah tangga produksi. mengkaji tentang pendapatan nasional. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh tokoh seperti Alfred Marshall. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekono mi terapan. ilmu ekonomi kemudian bercabang -cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. J.Melalui karya besarnya Wealth of Nations. pengangguran. dsb. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. Sebagai seorang ekonom. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006.M.

matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: " " (Psych yang berarti jiwa) dan "" (-logia yang artinya ilmu) sehingga secara etimologis.) Tetapi. Dalam teori yang lebih mendalam. Di samp ing itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. dsb. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. ekonomi moneter. Menurut asalnya katanya. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. misalnya: ekonomi perusahaan. ekonomi perbankan.penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. . Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teori teorinya dan untuk menguji kebenaran teori -teori tersebut. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi.

pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belas Leibnits. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi se bagai ilmu. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psiko logi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. C. psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. B. di antaranya sebagai berikut : 1. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Kant. Setelah itu St. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada .Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi. Locke. Hobbes.

kapan akan melakukan penelitian. misa lnya dari cerita ibunya. tingkah laku anak yang sedang bermain. suatu hal pada situasi -situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. pendapatnya dan lain -lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. 2. Angket . perilaku orang dalam bencana alam. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui ³jiwa´ orang yang bersangkutan. 3. 4. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. dan sebagainya. tingkah laku pengendara kendaraan berm otor dijalan raya. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. 5. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri.sesuatu yang akan ditelitinya. pandangan-pandangannya. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. seberapa sering melakukan penelitiannya. dan sebagainya.

arah minat seseorang. transvers al. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. . D. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar -lembar pertanyaan itu. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. struktur kepribadian seeorang. sikap seseorang. 6. lalu menjawabnya secara tertulis pula. yaitu metode umum dan metode khusus. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal -hal yang diselidiki. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat -alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar -benar sudah terlatih. dan lintas budaya.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode.Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis.

dan kedekatan. kontras. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. Laboratorium Wundt . pembayangan melalui subfakultas imaginer. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. 2. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. dimana saa t itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800 -an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. yaitu: 1. dan berkeinginan. merasa. Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. Kita mengingat melalui subfakultas memori. kemampuan psikologi terkotak -kotak dalam beberapa µfakultas¶ yang meliputi berpikir.Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. dan sebagainya. menurut teori ini. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan.

Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. yaitu mampu menjelaskan apa. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. bagaimana. introspeksi. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. dengan berdirinya laboratorium ini pula. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. Hasil prediksi berupa prognosa.Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di´ University of Leipzig´. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif y Memprediksikan. dan gangguan psikis lainnya. serta terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: y Menjelaskan. . Jerman. dan pengamatan klinis. bagaimana. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. ketegangan mental. D. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. prediksi atau estimasi y Pengendalian. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa.

Skinner. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. dan melahirkan banyak sub-aliran. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu -waktu akan menuntut untuk dipuaskan. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. Pendekatan ini dipelopori oleh J. konsep tentang dirinya. menilai.xx Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud.F.R atau suatu kaitan Stimulus . pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. membandingkan. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal -hal yang tidak disadari. impuls. seperti B. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. seperti keinginan. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya.Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar.B. atau dorongan. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya.Respon. Ini berarti .

perilaku meniru dan lain-lain y studi tentang interaksi kelompok. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. sikap sosial. seperti bahasa. motivasi proses belajar. misalnya kepemimpinan. dan persaingan. atribusi (sifat) y studi tentang proses-proses individual bersama. 3. komunikasi hubungan kekuasaan. misalnya : studi tentang persepsi. yaitu : y studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial.melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. E. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. kerjasama dalam kelompok. Psikologi kepribadian . karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2.

dan emosi. 4. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. proses belajar. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah -wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. 1. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. sosialisasi. Psikologi sekolah Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik.Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. kemampuan bahasa dan emosi. walaupun demikian. kemampuan memori. seperti: Persepsi. atau sebaliknya. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. belum terbiasanya orang -orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. atensi. misalnya. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak . F.

PENGERTIAN. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. KARAKTERISTIK. BAB 10 ILMU POLITIK A. DAN RUANG LINGKUP POLITIK . mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan man usia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3.2.

sendiri. dan menghipotesiskan tentang asal usul. yudikatif. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain. tujuan . Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri . 2. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi.tujuan itu . hubungan internasional. Lembaga.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut. dan konsekuensi lembaga politik. 4. lembaga. dan lembaga. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi. dan system pemilihan. mengepaluasi.organisasi pemerintahan yang semu.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam .lembaga politik. partai politik. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik. sejarah politik.tujuan Negara. teori politik. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga. perkembangan. eksekutif. Bagi mereka. birokrasi. 1. Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas. Sejarah Politik . khususnya peranan konstitusi.lembaga politik. 3. administrasi public. politik perbandingan. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara.teori kenegaraan. teori.lembaga yang akan melaksanakan tujuan . ekonomi politik.

jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang . harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka. dan hubungan internasional. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang. 8. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. administrasi politik.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. pemikiran politik. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional. 7. Low politics 5. Hight politics b.di sinilah letak hubungan ilmu po litik dan ekonomi. 6. Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer.Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer. 9. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu.tindih dengan hukum dan ekonomi.

mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. Sejarah b. sampling. dan birokrasi politik. Ilmu Ekonomi g. DAN ILMU tematis seperti politik. serta perang maupun damai. Sosiologi e. ekonomi antropologi politik. rekruitmen politik. participant observer. budaya politik. politik etnik. Antropologi d. politik. direct observation. POLITIK METODE. metode deskriftif b. metode analisis c. Ilmu Geografi C. metode evaluatif d. pa rtai perwakilan politik. Ilmu Hukum h. pluralisme politik. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. metode perbandingan 3. Filsafat c. BANTU 1. schedule.case study. infestigation. dan action research. interview. TEKNIK. metode klasifikasi e. PENDEKATAN. Psikologi Sosial f. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam psikologi politik. opinionnaire. Pendekatan a. questionare. pendekatan kuantitatif b. Metode a. Ilmu Bantu a. B. transaksi ekonomi. Perpektif Intelektual . Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. 4. pendekatan kualitatif 2.

behaviorisme. oposisi. persamaan. E. yakni mazhab institusionalisme. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. GENERALISASI. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi . Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik.generalisasi dalam ilmu . kedaulatan kontrak social. dan developmentalisme. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL F. Hubungan Antropologi dengan Politik 3. plur arisme.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih. kekuasaan. partai politik. HAM dan voting.19. pemilihan umum. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5.KONSEP POLITIK Adapun konsep. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab. Hubungan sejarah dengan Poli tik 4. MAZHAB. legitimasi. dalam paradigma politik waktu itu yang terpe nting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. d esentralisasi. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK Ilmu politik lahir sejak abad ke. Singkatnya. strukturalisme. demonstrasi. H. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1. Perspektip Ilmu Politik D.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab.2. G. pemerintah. demokrasi. system politik. Negara. Perspektip Politik 3.konsep yang dimaksud seperti. KONSEP.

TEORI ILMU POLITIK 1. Teori Politik Empiris 2. Teori Politik Normatif .politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya. TEORI. Teori Politik Formal 3. I.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful