Proses batik gentongan

1. Proses Leccak/kattel Proses ini merupakan proses awal batik yaitu dengan cara mencelupkan kain putih (bahan) ke dalam cairan campuran minyak nyamplong dan air abu tomang. Proses ini memakan waktu sekitar 2 bulan. Proses ini berfungsi untuk melembutkan kain, mengharumkan kain, mempermudah proses pembatikan, dan fungsi utamanya yaitu untuk memaksimalkan pengikatan warna oleh kain saat pewarnaan. 2. Proses Rengreng Proses ini yaitu proses menggambar motif batik pada kain yang sudah dileccak baik menggunakan pensil terlebih dahulu ataupun langsung dibatik menggunakan malam. Proses ini membutuhkan waktu sekitar 3-7 hari. 3. Proses Essean/isen Proses ini yaitu mengisi motif yang telah direngreng. Proses ini memakan waktu sekitar 1 bulan tergantung tingkat kehalusan motif batik yang diinginkan. 4. Proses Nembok/nebbeng Proses ini yaitu proses menutup motif batik yang tidak ingin diwarnai warna yang pertama. Proses ini memerlukan waktu sekitar 3-7 hari. 5. Proses Gentongan untuk warna pertama Proses ini yaitu proses pewarnaan kain tersebut diatas(yang telah mengalami proses 1-4) didalam gentong yang berisi cairan pewarna alam. Tata cara proses ini yaitu kain direndam di dalam gentong selama 1 hari penuh (24 jam), kemudian kain diangkat, disikat dan ditiriskan, setelah itu kain di angin-anginkan tapi tidak sampai kering, kemudian kain kembali dimasukkan ke dalam gentong selama 1 hari penuh (24 jam) lagi. Proses ini dilakukan setiap hari selama kurang lebih 3 bulan sampai didapatkan tingkat warna yang diinginkan. 6. Proses Lorot pertama Proses ini yaitu kain yang telah diwarnai di dalam gentong, direbus di dalam air panas yang sudah dicampur tepung kanji sampai malam-nya bersih. 7. Proses pembatikan lagi. Proses ini yaitu proses membatik lagi kain yang telah diwarnai di dalam gentong, baik yang masih berwarna putih (hasil proses tembok sehingga akan didapatkan warna kedua) maupun yang sudah berwarna (sehingga warna yang pertama masih tetap ada) dengan motif yang diinginkan. 8. Proses Gentongan untuk warna kedua. Proses ini sama seperti proses gentongan untuk warna yang pertama. 9. Proses Lorot kedua Proses ini sama seperti pada proses lorot pertama. Proses 7, 8 dan 9 diulangi sebanyak jumlah warna yang diinginkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful