You are on page 1of 8

LAPORAN PIEZO ELECTRIC SEBAGAI SENSOR GETAR

OLEH ADITYA NUGRAHA ARI SASETYO 09518241024 09518241025 09518241027 09518241034

ANGGA NUR DARMAWAN AMELIA FAUZIAH HUSNA

PENDIDIKAN TEKNIK MEKATRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

DASAR TEORI 1. Banyak cara untuk membuat sensor getaran. Karena keluaran tidak sefase sebesar 180°. lapisan membran pada speaker berfungsi sebagai detektor getaran. maka nilai keluaran tersebut secara efektif mengurangi besar masukan. Bergetarnya membran akan mengakibatkan lilitan membran akan bergerak relatif terhadap inti magnet tetap dan menghasilkan sinyal listrik. Sebaliknya pada saat speaker ini digunakan sebagai sensor. Penguat Pembalik Sebuah penguat pembalik menggunakan umpan balik negatif untuk membalik dan menguatkan sebuah tegangan. sehingga agar dapat terbaca multimeter harus dikuatkan hingga 1000 kali penguatan. 2. maka membran ini juga akan ikut bergetar (beresonansi). Ketika ada getaran datang pada membran. Namun sinyal listrik yang dihasilkan oleh speaker sangat kecil. Ini mengurangi output keseluruhan dari penguat dan disebut dengan umpan balik negatif. salah satunya adalah menggunakan speaker. Sensor Getar Sensor getar adalah sensor yang digunakan untuk mendeteksi tiap getaran. Speaker jika terminal-terminalnya mendapatkan sinyal listrik maka akan menghasilkan output berupa getaran pada membran dan menyebabkan terbentuknya bunyi. . Resistor Rf melewatkan sebagian sinyal keluaran kembali ke masukan.A.

yaitu -10 3. Contohnya jika Rf adalah 10.000 Ω. ditempatkan di antara masukan non-pembalik dan ground. 2V dan 6V dihasilkan dari satu supply tegangan battery 9V. output dari penguat ditentukan dari rasio antara Rf dan Rin.000 Ω dan Rin adalah 1. tegangan yang berbeda muncul di setiap resistor menghasilkan sebuah rangkaian yang disebut Rangkaian Pembagi Tegangan. Rangkaian yang ditunjukkan di atas adalah pembagi tegangan sederhana di mana tiga 1V. Hukum tegangan Kirchoff menyatakan bahwa " tegangan dalam rangkaian tertutup sama dengan jumlah semua tegangan (IR) di seluruh rangkaian". Pembagi Tegangan Menghubungkan resistor seri seperti ini pada tegangan DC memiliki satu keuntungan. yaitu: Tanda negatif menunjukkan bahwa keluaran adalah pembalikan dari masukan. maka nilai outputnya adalah -10.000Ω.000Ω / 1.Di mana. • • Sebuah (karena adalah virtual ground) resistor dengan nilai . Rangkaian dasar Resistor Seri sebagai Pembagi Tegangan dapat dilihat pada Gambar .

rangkaian dibawah ini. B. OP AMP2(penguatan 22 kali+4. RANGKAIAN Rangkaian op amp sebagai penguat sensor getar adalah sebagai berikut: 1. OP AMP1 (penguatan 1000kali): To sensor 1M VRS 2.5volt): .

....1 IC LM358.............................. 1 Resistor 150KΩ...................................................5KΩ..1 VR 1MΩ....................2 Kapasitor1nF.................................Dan Komponennya adalah sebagai berikut OP AMP1 Sensor Getar...............................................1 Resistor 10KΩ..... 1 OP AMP2 ...............................1 Kapasitor100nF...................1 Resistor 1.....1 Resistor 1KΩ....................1 Elco1µF/16V.

...........IC LM741.... Setelah terlarut bersihkan pcb dan kemudian cek apakah ada jalur yang terputus 6.......... Buat rangkaian dengan software untuk membuat rangkaian pcb (protel/eagle............ Setrika hasil print out dengan pcb agar terbentuk gambar rangkaian di pcb 4..... Larutkan pcb yang telah tergambar rangkaian dengan larutan feriklorit 5............... 1 Resistor 47K 2......... Pasang komponen dan di solder 8.3 C...... Setelah semua komponen telah terpasang...1 Resistor 22K. LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN 1.1 Elco 10µF.. dll) 2.. Berikan lubang dengan bor untuk memasukkan kaki komponen 7............. Print out dengan kertas transparan hasil lay out pcb yang telah dibuat dengan software 3....................................................1 Resistor 1KΩ.... cek rangkaian apakah sudah terpasang dengan benar .........................1 Elco 100µF....

Penguatan dan adder: Adder digunakan untuk menjumlahkan tegangan agar hasil penguatan dari sensor dapat terbaca oleh VU meter Vout2 =V2+( Vout2= DATA TEORI V Vout op amp1 Vout op amp2 Vin2) Vin2)) .5 volt b.Berikan sumber tegangan pada rangkaian sebesar 9 volt (4. Rangkaian op amp1: Vout1 = Vout1= Vin1 Vin1 2. D.5). V2= V1 V1=9volt V2= 9 V2=4.5 dan -4. Rangkaian op amp2: a. Pembagi tegangan: Pembagi tegangan digunakan untuk membagi tegangan agar dapat tegangan yang diharapkan sebagai adder. DATA 1. cek dengan multimeter outputnya 9.

karena rumus untuk penguat op amp sederhana. Hasil output pada op amp2 tersebut agak menyimpang pada teori yang seharusnya 4. Hal ini terjadi dimungkinkan karena hambatan pada rangkaian. KESIMPULAN • Sensor getar outputnya sangat kecil.2 0.5 (v) 0 -0.9 11.5 volt.4 -0.3 0. sehingga penguatan yang diperlukan agar dapat dibaca oleh volt meter sangat besar.1 0. Penguat op amp inverting sangat mudah untuk memperkirakan penguatan.5 6.7 8.4 0. yaitu 1000 kali atau lebih.3 15.8 volt.5 (v) 4. yaitu vout op amp1 adalah 0 volt dan op amp2 adalah 3. E.2 -0.1 -0. Sehingga sebagai perbandingan data teori dan data hasil rangkaian hanya dapat membandingkan ketika V sensor saat 0 volt.1 13. yaitu • Sehingga untuk memperkirakan penguatan yang kita butuhkan sangat mudah .sensor(mv) 0 0.3 -0.5 DATA HASIL RANGKAIAN Pengambilan data pada rangkaian sulit dilakukan karena hasil output pada sensor sangat kecil. sehingga tidak dapat diukur dengan multimeter biasa.