Struktur Tulang Keras dan Tulang Rawan 1. Tujuan Memahami struktur tulang keras dan tulang rawan.

2. Alat dan Bahan a) Tulang ayam segar b) Larutan HCl c) Gelas Kimia d) Pinset 3. Cara Kerja 1) Siapkan tulang paha ayam yang sudah bersih dari sisa-sisa daging yang melekat. 2) Patahkan atau potonglah paha ayam menjadi bagian yang lebih kecil agar bagian dalam tulang mudah untuk di amati. 3) Amati keadaan tulang paha ayam sebelum perendaman dengan larutan HCl, misalnya kekerasan, kelenturan, warnanya, catatlah hasil pengamatan pada tabel pengamatan. 4) Kemudian rendamlah tulang paha ayam tersebut ke dalam gelas kimia yang berisi larutan HCl selama 1 jam. 5) Setelah satu jam, angkat tulang paha ayam tersebut dari larutan dengan menggunakan pinset secara hati-hati dan catatlah perubahan yang terjadi pada tulang paha ayam tersebut pada tabel pengamatan. 6) Buat perbandingan hasil pengamatan sebelum dan sesudah tulang paha ayam direndam.

3. Kajian Teori A. menguatkan saluran .4. Macam jaringan tulang rawan : 1) Jaringan kartilago hyaline Matriks kartilago hialin bening kebiruan. Fungsinya untuk menyokong rangka pada embrio dan bagian-bagian dari rangka hewan atau orang dewasa. yaitu : a. Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio. Tulang Berdasarkan susuna matriksnya jaringan tulang dapat di bagi menjadi 2. dan pada ujung tulang panjang. Sasaran Pengamatan Sebelum larutan HCl 1. Warna Putih kekuningan direndam Setelah larutan HCl dan Agak kehitaman kuning direndam ada sedikit merah 2. Selain itu kartilago hialin juga membantu pergerakan persendian. Kekerasan Kelenturan Keadaan Bagian Dalam Keras Tidak lentur Sum-sum kemerahan Agak Lembek Agak Lentur berwarna Sum-sum berwarna merah kehitaman 5. Matriksnya banyak dengan komponen utama zat kondrin. ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada. cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok. Tabel Hasil Pengamatan No. Terdapat pada permukaan tulang sendi. Jaringan Tulang Rawan (kartilago) Kartilago fibrosa tipis dan terdiri atas sel-sel pada tulang satu rawan yang terlindung oleh tersimpan rongga dalam matrriks. Jaringan tulang rawan merupakan jaringan yang bersifat fleksibel. 4.

pernapasan. dan pada pertautan antartulang kemaluan kiri dan kanan. Jaringan ini terdapat pada daun telinga. Dimana proses pengerasan tulang disebut penulangan atau asifikasi. 2) Jaringan kartilago fibrosa Matriks berwarna gelap dan keruh. yaitu : . Di sekeliling sel-sel tulang terbentuk protein yang akan mengisi dan membentuk matriks tulang. Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang. Osteoblas membentuk sel tulang dari dalam ke luar (konsentris) sehingga terbentuk system Havers. 3) Jaringan kartilago elastin Matriksnya berwarna keruh kekuningan dan banyak mengandung serabut kolagen. b. Dimana prosesnya adalah pada awalnya setelah tulang rawan terbentuk. mempunyai serabut kolagen yang tersusun sejajar. Jaringan Tulang Keras Terdiri atas sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan dalam matriks. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong. persendian tulang pinggang. dan laring. epiglotis. Makin bertambah usia hewan atau manusia kadar zat perekat kolagen makin rendah sedangkan kadar zat kapurnya meningkat sehingga tulang semakin keras dan kuat. Berdasarkan susunan matriksnya jaringan tulang dapt dibedakan menjadi dua. bagian dalamnya terisi osteoblas. dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernapas. pembuluh. Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago. Matriksnya tersusun atas zat perekat kolagen dan endapan garam mineral terutama garam dapur atau kalsium dan fosfat sehingga bersifat keras. Melalui aliran darah akan ditambahkan kapur (Ca3CO3) dan fosafat (Ca3(PO4)2) sehingga matriks tulang menjadi keras. memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa.

Priestley. Asam klorida harus ditangani dengan wewanti keselamatan yang tepat karena merupakan cairan yang sangat korosif. produksi gelatin. Sekitar 20 juta ton gas HCl diproduksi setiap tahunnya. dan aditif makanan. Sejak Revolusi Industri. dan kemudian digunakan juga oleh ilmuwan Eropa termasuk Glauber. Ia ditemukan oleh alkimiawan Persia Abu Musa Jabir bin Hayyan sekitar tahun 800. senyawa ini menjadi sangat penting dan digunakan untuk berbagai tujuan. Senyawa ini juga digunakan secara luas dalam industri. Asam klorida pernah menjadi zat yang sangat penting dan sering digunakan dalam awal sejarahnya. Larutan HCl Asam klorida adalah larutan akuatik dari gas hidrogen klorida (HCl). 2) Jaringan tulang keras (kompak) Jaringan ini memiliki matriks yang rapat dan memiliki system Havers yang terdiri atas 4-20 lamela.1) Jaringan tulang spons Jaringan ini tersusun atas matriks berongga dan tidak terdapat system Havers tetapi hanya tersusun atas trabekula. Ia adalah asam kuat. dan merupakan komponen utama dalam asam lambung. meliputi produksi massal senyawa kimia organik seperti vinil klorida untuk plastik PVC dan MDI/TDI untuk poliuretana. Asam klorida (HCl) memiliki kecenderungan untuk melarutkan unsur2 seperti Ca dengan mengikuti reaksi: HCl + Ca --> CaCl2 + H2 . and Davy dalam rangka membangun pengetahuan kimia modern. B. komponen utama tulang adalah unsur Ca (kalsium). Seperti yang telah kita ketahui. Kegunaan kecil lainnya meliputi penggunaan dalam pembersih rumah. Senyawa ini digunakan sepanjang abad pertengahan oleh alkimiawan dalam pencariannya mencari batu filsuf.

tulang pipa (tulang paha tulang lengan atas tulang hasta tulang pengupil tulang betis dan tulang kering) . Bahkan jika di rendam lebih lam lagi tulang dapat hancur. Apakah terjadi perubahan kelenturan pada tulang sesudah direndam larutan HCl? Mengapa? 2. tulang akan menjadi lentur/lunak karena komposisi Ca pada tulang sudah menurun drastis. Jawaban Pertanyaan Pertanyaan: 1. tulang keras tersusun atas banyak unit osteon atau system haveis yang terdiri atas banyak unit osteon atau system havies yang terdiri atas satu saluran pusat bernama saluran havies yang dikelilingi oleh lapisan yang bernama lamela sel – sel tulang menempati rongga – rongga bernama lakuna lapisan paling luar tulang berupa membrane tulang rawan tersiri atas sel –sel tulang rawan yang disebut kondrosit yang dikelilingi oleh suatu matriks kondrin permukaan tulang rawan diselubungi oleh selaput perikondrium 3. Tulislah bagian tubuh manusia yang berupa tulang keras! Sebutkan pula bagian tubuh yang berupa tulang rawan! 4. 2. Tulislah perbedaan struktur tulang keras dengan tulang rawan? 3. 6. maka pada kondisi tertentu. Apakah tulang rawan dapat berubah (berkembang) menjadi tulang keras? Jelaskan penyelesaian! 1. Tulang keras: .Jadi kalsium pada tulang semakin sedikit karena larut dalam asam. Terjadi perubahan kelenturan pada tulang sesudah direndam larutan HCl karena matriks tulang yang terdiri atas tulang kompak dan tulang spon rusak setelah direndam dengan hcl sehingga tulang tersebut jadi lebih lentur dari sebelum perendaman.

tulang rawan berfungsi sebagai pendukung rangka tubuh pada lokasi tertentu diseluruh tubuh. Kesimpulan . Di sekeliling sel-sel tulang terbentuk protein yang akan mengisi dan membentuk matriks tulang. 7. bagian dalamnya terisi osteoblas. Osteoblas membentuk sel tulang dari dalam ke luar (konsentris) sehingga terbentuk system Havers. Dimana prosesnya adalah pada awalnya setelah tulang rawan terbentuk.. Melalui aliran darah akan ditambahkan kapur (Ca3CO3) dan fosafat (Ca3(PO4)2) sehingga matriks tulang menjadi keras.tulang rawan fibrosa (pada lutut dan dalam cakram diantara tulang belakang) 4.tulang rawan hialin (tulang dada hidung dan persendian) .tulang sesomoid (tulang patella) .tulang pipih (tulang tengkorak tulang rusuk tulang dada dan tulang belikat) .tulang tidak beraturan (tulang belakang tulang rahang dan wajah) Tulang rawan: . Tulang rawan dapat berubah (berkembang) menjadi tulang keras karena seiring dengan perkembangan tubuh menjadi dewasa tulang rawan akan digantikan oleh tulang keras.tulang pendek (tulang telapak tangan dan tulang telapak kaki) .tulang rawan elastis (pada daun telinga dan epigiotis) .

3 9:-: 2.3 8:/..08.8. .3 90787 .8 -.7:9.3 :.9. /.20..3 9:-: .35:8.3   %:8.3   5. .3 0039:7.9.3 /80:-:3 4080.9.3.3 ..80. 9:.3 .58...2.3 8543 7:8.5.9 743.37.3 -073.:39489043.978 9:.20-..../703/.507-0/. . 8090.3 203.:7    9:.3 9:.9.703.3:8.8 9:.3897:9:79:.7 9:.3   %07...3 9:.3/./ 0- 039:7 /.2.3/.2.9-07:-./507:-. 9:.3.:3.3 503008.3073  . 907.9.2 /03.89./9:. / 703/.3 5:.. 8..30039:7.3 203025. .3 9:. 5. .3 .307.58. -073.978 43/73 5072:. 9:.3 !079.7:9..307.3 7.3 5.2.3 .89:.3907/7.303. 9:. 803.30 9:.3.3 425. 425488 . 202-7.3 .3 907/7 .9.9.898     .3808:/.3503:59:.:88902.:7.  743.307.8-.:39489043.3. -.5:950743/7:2   %:.2 .3907/7.89078:8:3.   %:8..8 $0-:9.8 9:.307.3!079./.9:. 80  80 9:.:7. /703/.:88902.3  .3 808:/.5..08 .8/03.. 9:.2.-.9-073.7 80-0:2 50703/.203:7:3/7.:3.3 07.3 /03 40 .39:.3 7./...9:.9:.37..3  03.3.././ 507:-.3.9:.9.3   5.9.703.3 -07:5.3 /03 40 8:.3-07:5.3-098/.3 7. -0702-..08.3..2.8 80 80 9:.3.355.5. -.9: 2.3 /80-:9 43/7489 .37.9:.3 -07:5.35.3 90780-:9 . /703/.9:..3 .9:8.3 5.35.2 .88.

37:8:9:.3 /.3 203../..2/.8  8904-.3 9:..3/..9 -07:-.30./.3 7...7 /.37.37. 9:. 5.39/. 9:.8 9079039: /80:7: 9:-:  2..9.: .3 -071:38 80-.3 907-039: 574903 .390.9:. .:9:9/..90.3/.8  9:.3  0.39:.3 148.3.390347.3-0. .3    /.3 7.3 07.305498  9:..2 0 :.3 7.3 50702-.39:./:3/.37.078   8003 80 80 9:.3503/0 9:.8 202-039: 80 9:.3 /.978 9:.  9:.3 7..3 9:.. 5748083.9:./. !    803.3  9:.3 .8 ..3. 9:-: 5.3 ./. 9:.:3903.3-0.3 907-039:  -... 4...37. -0702-.3507803/.39.2./. 8073 /03.7 43803978  803./ .9  9:.3 9:-: 203../ /0.898 5.8.3 . 2.3 /.8    0825:../../.3 202-039: 2.3808424/ 9:.3/.3 /9.31-748. .9:7..3/..5.3 07./.37.5.1.3..3 /.3-0. 07.3/./.39:.  %:.703.3    %:.355 9:.35.7.5:7 ..5. 907-039: 88902 .3 9:.7.3 2038 /... 5.390./ 9:.3.3 40 9:.3  203.7.39.3.. 8090.  9:. 9078 48904-.-07.3.23.9 ./.3 /.7. 503/::3 7.3.978 9:.2-.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful