Ujian Tengah Semester

MATA KULIAH : LINGKUNGAN DAUR HIDUP

REFLEKSI DIRI TERHADAP BEBERAPA LINGKUNGAN DAUR HIDUP MANUSIA
Oleh: Ahmad Munir, 0706265150 Diajukan untuk Memenuhi Tugas Ujian Tengah Semester Mata Kuliah Lingkungan Daur Hidup

A. Pendahuluan Lingkungan daur hidup sebagai tahapan-tahapan dalam kehidupan, baik yang sedang dialami manusia, telah dialami manusia, ataupun akan dialami oleh manusia merupakan hal penting untuk dikaji dan dipelajari. Pentingnya mempelajari daur hidup manusia diantaranya adalah untuk mendukung kenyamanan hidup, keamanan dan keselamatan manusia dalam suatu lingkungan yang sedang dihadapi, karena pada dasarnya setiap manusia ingin melahirkan anak untuk melestarikan keturunan dengan standar hidup yang berkualitas. Kualitas hidup manusia sangat ditentukan oleh lingkungan yang membentuk diri seseorang. Lingkungan juga dapat memberikan gambaran keamanan dan kenyamanan hidup melalui serangkaian gejala yang dialami oleh seseorang. Usaha yang dilakukan oleh manusia salah satunya untuk menciptakan lingkungan yang ideal bagi setiap lingkungan dalam kehidupan. Pentingnya kita mengetahui lingkungan hidup kita adalah untuk menciptakan suasana yang bersahabat, dengan jaminan keamanan dan keselamatan. Rasa aman yang merupakan kebutuhan utama manusia hendaknya dapat terjamin sejak awal manusia lahir. Dengan demikian, dapat dikatakan daur hidup seseorang dapat berjalan baik dengan dukungan lingkungan. Syaratnya jika tidak terdapat ancaman maupun gangguan lain di lingkungan tempat tinggal manusia. Klasifikasi yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan klasifikasi pencatatan usia normal dengan lingkungan hidupnya di Indonesia. Lingkungan hidup di Indonesia diasumsikan berdasarkan usia dan lingkungan belajar formalnya. Tulisan ini bermaksud merefleksikan lingkungan hidup yang selama ini kita hadapi, salah satunya, lingkungan kehidupan pribadi maupun lingkungan di sekitar kita terhadap tingkat kondusifitas dalam kehidupan. Refleksi ini juga akan membandingkan dengan kenyataan hidup kita, untuk menjawab pertanyaan apakah lingkungan tersebut sudah ideal

AHMAD MUNIR | 0706265150 DEPARTEMEN GEOGRAFI – FAKULTAS MIPA – UNIVERSITAS INDONESIA

SMP dan SMA. dan upacara lain. tidak berarti menunjukkan perbedaan kedewasaan. Kenyataan menunjukkan bahwa angka kematian Ibu atau janin melahirkan masih tinggi di Indonesia masih tinggi. Pembahasan Penjelasan mengenai lingkungan hidup manusia. selamat dan aman serta bisa mendapatkan anugerah anak yang terbaik. Hal ini berdasarkan kecenderungan manusia untuk berkumpul dengan orang-orang di Lingkungan yang sama. Kanak-kanak/Pra-Sekolah.Ujian Tengah Semester MATA KULIAH : LINGKUNGAN DAUR HIDUP dalam daur hidup manusia? Tulisan ini dibagi dalam beberapa lingkungan daur hidup mulai dari masa Hamil. Balita. yaitu surat Yusuf dan Maryam. Pengalaman saya pribadi. Di samping itu. Melahirkan. Pengalaman orang tua melahirkan dan sering membaca Al-Quran sebenarnya hampir sama dengan pengalaman masyarakat yang pada waktu melahirkan sering mendengarkan music. termasuk di dalamnya kesamaan usia. karena pada dasarnya memang hal itu yang diinginkan oleh setiap ibu hamil. Salah satu data menyebutkan terdapat kematian Ibu atau bayi melahirkan 23 dalam tiap 1000 kelahiran. yang dipercayai benar dapat mempercepat pertumbuhan janin. dalam kehidupan sehari-hari mudah dijelaskan dengan perkiraan usia. 1. karena kedewasaan manusia sangat dipengaruhi berbagai faktor. upacara rebut belut. Taman Kanak-Kanak. Angka kematian yang tinggi tentu menimbulkan AHMAD MUNIR | 0706265150 DEPARTEMEN GEOGRAFI – FAKULTAS MIPA – UNIVERSITAS INDONESIA . selamatan hari ke-40 kehamilan. khususnya music klasik. sering pula lingkungan kehamilan di lingkungan kita dipenuhi dengan berbagai upacar sakral misalnya. sebagaimana keterangan orang tua bahwa waktu melahirkan orang tua rutin membaca surat dalam Al-Quran. Lingkungan Kehamilan Sejauh ini pengalaman melahirkan memperlihatkan perbedaan yang sangat signifikan. jika pada masa hamil sering membaca Al-Quran. SD. Namun perlu dijelaskan disini bahwa perbedaan usia. Dari lingkungan sosial keluarga melahirkan merupakan lingkungan yang sangat. Orang tua saya sangat meyakini bahwa anak yang lahir bisa menjadi sholeh dan cerdas. B. Prosesi seperti ini dalam pandangan saya merupakan usaha dan adanya keinginan kuat untuk melahirkan bayi dalam keadaan mudah. salah satunya lingkungan manusia.

sehingga melahirkan tidak perlu ditakuti. Oleh karena itu. Lingkungan melahirkan diilustrasikan oleh berbagai data dan fakta yang disampaikan oleh beberapa kelompok dalam presentasinya. 2. yakni keselamatan dan kematian. menjamin lingkungan Ibu melahirkan dengan keadaan selamat harus dipenuhi. 1) melahirkan merupakan hal yang alamiah. masingmasing memberikan penjelasan. Oleh karenya. kematian ibu atau bayi. maupun rumah sakit ibu. Pengetahuan tentang proses melahirkan di Indonesia hampir ada di setiap klinik bidan. atau cacat fisik akibat penanganan yang salah. 3) Melahirkan penuh dengan resiko. Angka kematian Ibu melahirkan yang tinggi. Kecemasan timbul akibat lingkungan yang dihadapi manusia tidak menjamin adanya keselamatan. baik buruknya lingkungan melahirkan di suatu negara. Dari ketiga pandangan tersebut. rumah sakit merupakan rujukan yang tepat. dan pada dasarnya memang manusia itu memang memiliki masa melahirkan. juga disertai dengan jangkauan biaya yang murah. 2) Melahirkan harus ditangani secara spesifik oleh tenaga ahli yang professional. Lingkungan Melahirkan Lingkungan kehamilan bagi seseorang menjadi masa pertaruhan. Pada kenyataanya media sosialisasi ini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. dengan demikian tenaga dukun cukup untuk melangsungkan proses kelahiran. bidan persalinan. bidan dan rumah bersalin cukup dan sesui untuk menangani proses persalinan pada saat melahirkan. meminimalkan hal yang tidak diinginkan seperti. menjadi Indikasi masih rendahnya kualitas lingkungan ibu melahirkan di Indonesia. baik bagi sang Ibu maupun sang buah hati. oleh karena itu. Ada dua konsekuensi yang akan terjadi. Ada beberapa kelompok yang menjelaskan mengenai angka kematian bayi maupun Ibu melahirkan di Indonesia. dengan ketersediaan sarana yang memadai. bahwa pada dasarnya setiap ibu melahirkan dan proses persalinan ingin dijalani oleh setiap ibu melahirkan manusia dengan kondisi aman.Ujian Tengah Semester MATA KULIAH : LINGKUNGAN DAUR HIDUP kecemasan setiap ibu melahirkan dalam menghadapi proses kelahiran. maka proses melahirkan hendaknya dijamin keselamatannya. serta tenaga kerja yang cakap dan profesional. Sebagaimana hasil survey yang dilakukan oleh AHMAD MUNIR | 0706265150 DEPARTEMEN GEOGRAFI – FAKULTAS MIPA – UNIVERSITAS INDONESIA . Oleh karena itu. cacatnya yang bayi.. dan aksesibiltas yang mudah dijangkau. Angka kematian bayi yang dianggap sebagai Indikator. Beberapa pandangan yang dikemukakan dalam diskusi mengenai tenaga professional dalam proses kelahiran diantaranya.

Terbatasnya tenaga professional pada bidang kelahiran hendaknya ditangani secara serius. terutama anak laki-laki pada ayahnya. masih banyak ibu melahirkan yang lebih memilih tempat bersalin berdasarkan pengalaman dan saran dari orang terdekat.Ujian Tengah Semester MATA KULIAH : LINGKUNGAN DAUR HIDUP beberapa kelompok dalam mata kuliah ini memperlihatkan adanya lingkungan melahirkan yang berbeda. Perlu juga diperhatikan. Hal ini merupakan bentuk perhatian dan usaha yang nyata yang dilakukan para orang tua di amerika dalam memperhatikan perkembangan fisik dan mental anak. bagaimana masa balita di Amerika. tetapi juga berbagai fasilitas tempat ibu melahirkan. karena ingin menarik perhatian ibu. masyarakat banyak yang menggantungkan dan mempercayakan proses kelahiran kepada tenaga ahli. Lingkungan Balita Masa balita merupakan masa pertumbuhan yang sangat signifikan. berkaitan dengan kemungkinan proses persalinan yang akan dijalani. Demikian. Selama proses kuliah diperlihatkan. AHMAD MUNIR | 0706265150 DEPARTEMEN GEOGRAFI – FAKULTAS MIPA – UNIVERSITAS INDONESIA . Maka untuk menjamin adanya keamanan psikologis. menurut saya. bidan maupun dokter di rumah sakit berdasarkan pengalaman. Idealnya ibu-ibu hamil bisa memprediksi tentang kemungkinan yang akan terjadi pada proses melahirkan/persalinan. Dan anehnya. Pada kenyataanya. bahwa orang tua ingin melihat anaknya. Masyarakat tentu mengharapkan adanya jaminan keselamatan pada proses melahirkan. pada diri seorang anak. Perlu diperhatikan pula bahwa ada perasaan cemburu yang cenderung timbul. Perbedaan lingkungan melahirkan tidak hanya terjadi pada tenaga ahli melahirkan. hendaknya terdapat ruang konsultasi maupun tempat pemerikasaan yang memadai dan terjangkau. Lingkungan yang demikian. banyak alat peraga yang dapat digunakan untuk melatih kedewasaan anak dan kemandiriannya. bukan berdasarkan prediksi tingkat resiko dan tenaga ahli yang professional di bidangnya. 3. Tersedianya ruang konsultasi dan media sosialisasi yang berkualitas. apakah normal atau tidak normal. Pertumbuhan yang paling penting untuk diperhatikan adalah pertumbuhan fisik anak. Tidak semua ibu melahirkan bisa memperkirakan tentang kemungkinan pada proses melahirkan. seperti perjalan hidup dirinya. baik dukun. lebih beresiko. dari pemerintah bisa menjadi alternative untuk menjamin ketenteram secara psikologis. mulai dilatih dengan berbagai alat peraga untuk melatih sangat sesuai untuk lingkungan balita.

4. juga adanya media konsultasi dan sosialisasi yang tepat bagi para ibu menyusui. Dan sesungguhnya penanaman nilai-nilai kehidupan meraka jumpai dalam lingkungan bermainmain. Tentu harus ada bentuk perhatian yang lebih baik dari para orang tua. Disamping itu. yang sebenarnya menghambat perkembangan psikis para anak balita. Beberepa kebiasaan yang sering diperlihatkan oleh para orang tua di Indonesia. Lingkungan ini tentu berbeda dengan lingkungan kanak-kanak pada masa kita. masa kanak-kanak ini juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Para orang tua di Indonesia harus lebih banyak memberikan perhatian dan pendidikan yang tepat. dengan tujuan membentuk kepribadian anak dalam mempertahankan hidup dengan mandiri. Perhatian orang tua juga sampai pada batas penanam nilai-nilai yang telah tertanam pada diri sanga anak. Kebiasaan lain yang sering dilakukan orang tua kita dan yang kita hadapi pada masa balita adalah kebisaan menakut-nakuti deangan berbagai hal yang mistis. Anak-anak di amerika jauh lebih mandiri dari pada anak-anak di Indonesia. Tidak sedikit waktu orang tua benar-benar tercurah untuk anak-anaknya. dari lingkungan Masa kanak-kanak itu jangan terlewatkan. Salah satunya kebiasaan Ibu-ibu di Indonesia menidurkan anaknya bersama mereka hingga mereka dewasa. Tidak segan-segan orang tua melakukan serangkaian ujian untuk AHMAD MUNIR | 0706265150 DEPARTEMEN GEOGRAFI – FAKULTAS MIPA – UNIVERSITAS INDONESIA . Pola perhatian yang berbeda dari para orang tua di Indonesia dengan orang tua di Amerika memberikan hasil yang berbeda. Tentu peran ini akan terjadi apabila kesadaran ibu melahirkan terbangun. Aktivitas menyusui member keuntungan yang sangat besar bagi kehidupan bayi. Fenomena lain yang ditemukan di kehidupan baru kita adalah banyaknya orang tua yang tidak mau menyusui anaknya karena alas an karir. Lingkungan kanak-kanak di luar negeri sebagaimana dijelaskan dalam video pada waktu kuliah memperlihatkan adanya perhatian orang tua yang sangat penuh terhadap perkembangan anak-anak meraka. Hal ini tentu terjadi karena banyak orang tua yang tidak mengetahui manfaat yang yang besar yang didapat ketika menyusui.Ujian Tengah Semester MATA KULIAH : LINGKUNGAN DAUR HIDUP Refleksi yang dapat kita pelajari. apalagi menyusui pada waktu susu pertama kali keluar setelah melahirkan. Lingkungan Kanak-kanak Pra-sekolah Lingkungan anak-anak merupakan lingkungan bermain dan berolah raga. agar anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri. mengingat permainan banyak mengandung nilai-nilai. tapi sebaiknya dilewati dengan baik.

Tidak tersedia taman bermain yang aman dan nyaman untuk anak-anak diperkotaan. Dan yang paling unik. Permainan dalam rungan lebih berkembang dari pada permainan di luar ruangan. diperlukan penentuan untuk membentuk suatu kepribadian anak yang berlatar pada permainan. Maraknya tumbuh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fenomena baru. Masa ini ditandai dengan adanya pertumbuhan anak baik secara nalar maupun intelektual. Di Indonesia masa kanak-kanak mulai ditandai dengan maraknya institusi formal. Sehingga PAUD membantu dalam mendidik anak sekaligus meringankan beban orang tua. masa kanak-kanak banyak dihabiskan untuk bermain di lapangan. Lebinh banyak orang tua yang tidak memperhatikan perkembangan anak. berenang. AHMAD MUNIR | 0706265150 DEPARTEMEN GEOGRAFI – FAKULTAS MIPA – UNIVERSITAS INDONESIA . Ini menjadi keprihatinan. Perbedaan permainan ini membentuk kepribadian dan karakter anak. Melihat anak-anak usia 3-4 tahun. mandi di sungai dan aktivitas sejenis lainya. terdapat dua kelompok bermain. bagi anak-anak diperkotaan yang tidak banyak bisa menjuampai alam yang bebas untuk bermain. paudpaud ini juga memiliki kurikulum dalam melakukan pengajaran. seperti bermain bola. kita dapat membagi realitas lingkungan bermain anak-anak di Indonesia. Namun rendahnya perhatian orang tua menjadi kendala tersendiri. Dengan demikian. memancing. Tentu ini merupakan bentuk perhatian yang tulus dari para orang tua dalam memperhatikan anaknya. pendidikan yang mereka terima adalah pendidikan dalam permainan. Sedangkan banyak dari para orang tua memilih PAUD sebagai media bermain anak bisa karena alasan kesibukan orang tua. membuat lingkungan banyak terjadi dalam ruang tertutup. Masa kanak-kanak disebut juga masa bermain. Rasa kesetiakawanan cenderung terbangun pada permainan yang memanfaatkan medan alam sebagai areanya. tujuannya untuk mempersiapkan anak-anak memasuki taman kanak-kanak. Dalam pertumbuhan yang demikian keras.Ujian Tengah Semester MATA KULIAH : LINGKUNGAN DAUR HIDUP mengetahui tingkat kejujuran sang anak. sedangkan kelompok yang lain berusaha menekankan pada permainan teknologi. Masa kanak-kanak merupakan masa bermain. Kelompok pertama mengandalkan lingkungan alam sebagai lingkungan permainan yang mendominasi mereka. Konsekuensi dari banyak berdirinya PAUD adalah mengurangi intensitas orang tua memberikan perhatian pada anak-anak mereka. Merefleksi pada kehidupan pribadi.

agar masa bermain dan berolah raga anak-anak sekolah dasar bisa terpenuhi. Kenyataan lain yang ditemukan dalam lingkungan sekolah dasar pada masyarakat kita diantaranya adalah banyaknya anak-anak sekolah dasar yang menghabiskan waktunya di lingkungan bimbingan belajar. Danias di pedalaman Irian Jaya. Sehingga model guru mengajar juga hendaknya memperhatikan model interaksi. Interkasi ini tentu berpengaruh pada kepribadian anak dalam berbagai aktivitas yang dijalankan. lapangan bola. Laskar Pelangi merupakan salah satu fenomena yang nyata yang sedang kita hadapi. Dengan seperangkat fasilitas yang cukup memadai. Perhatian kita tentu juga tertuju pada bagaimana masa depan anak-anak yang tidak dapat mengenyam jenjang pendidikan yang lebih tinggi. bahwa menjamin mereka untuk menikmati pendidikan merupakan hal yang harus digalakkan. Refleksi pribadi menggambarkan lingkungan Sekolah Dasar yang cukup memadai. serta banyaknya arena bermain yang bersifat alami. Beberapa film documenter yang yang pernah ditampilkan seperti. seperti sungai. Sekolaha dasar juga merupakan masa awal anak-anak bersosialisasi terhadap temanteman sebaya. agar kebiasaan berinteraksi antar siswa dapat terjalin. walaupun letaknya di perdesaan. Namun perhatian kita juga harus fokus pada lingkungan sekolah dasar di beberapa daerah terpencil di Indonesia. Namun untuk standar SD yang lebih banyak bermain. Lingkungan belajar yang demikian tentu memaksa kita untuk dapat mendidik anak dengan sangat keras.Ujian Tengah Semester MATA KULIAH : LINGKUNGAN DAUR HIDUP 5. Munculnya sekolah alam di Indonesia adalah salah satu upaya untuk membentuk model pembelajaran baru yang mengedepankan interaksi dan kebersamaan antar anggota. sawah dan lainya merupakan kondisi yang masih cukup. masih merupakan lingkungan yang kondusif. Mempererat interaksi itu yang perlu dilakukan. Lingkungan SD diperdesaan masih didominasi oleh alam yang bebas. Namun tentu masih terdapat banyak kekurangan terutama AHMAD MUNIR | 0706265150 DEPARTEMEN GEOGRAFI – FAKULTAS MIPA – UNIVERSITAS INDONESIA . Jadi hampir tidak tersedia waktu yang cukup bagi anak-anak untuk mendapatkan permainan yang tepat. Situasi ini menuntut kita untuk bertindak lebih arif. Lingkungan Sekolah Dasar Lingkungan Sekolah Dasar (SD) di Indonesia memilik karakteristik yang tidak seragam. Lingkungan ini menjamin anak-anak dapat belajar dari alam dengan kondisi yang leluasa. Keterbatas waktu dalam bermaian tentu harus diperhatikan. dimana pengetahuan tentang pentingnya sekolah atau belajar belum dapat dinikmati oleh orang-orang pedalaman. Kesesuaian luasan medan yang dapat digunakan untuk bermain.

menggoda teman-teman lain. memungkinkan anak ahirnya menjadi salah satu hobi sebagai sarana mendapat apresiasi. Lingkungan SMP di Indonesia diwarnai dengan berbagai fenomena. AHMAD MUNIR | 0706265150 DEPARTEMEN GEOGRAFI – FAKULTAS MIPA – UNIVERSITAS INDONESIA . Hal ini merupakan indikasi adanya ketidakkondusifan lingkungan SMP di kita. pada masa ini hendaknya anak bisa mendapatakan media sosialisai dan aktualisasi diri yang benar. kecenderungan seseorang adalah ingin diapresiasi sebagai seorang anak yang memiliki keahlian dan kelebihan dalam beberapa hal. Kehawatiran yang terjadi. maka bentuk perhatian yang demikian tidaklah tepat. adalah fenomena tawuran. seperti berkelahi. Refleksi lingkungan pribadi pada masa SMP memperlihatkan adanya keinginan untuk mendapatkan perhatian dari semua orang adalah benar. maka tidak menjadi masalah dan cenderung positif. 6. Perkembangan lingkungan dan media jauh lebih mendominasi dibanding perhatian orang tua. guru maupun teman. Lingkungan SMP Lingkungan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam daur hidup seseorang merupakan masa yang cukup memberikan pengaruh pada kepribadian dan mental. Lingkungan SMP ditandai dengan dominansi anak-anak bermain games atau permainan baru yang kurang banyak didapat di SD. Dengan berbagai bentuk banyak anak melakukan berbagai aktivitas yang berbeda untuk mendapatkan perhatian. jika banyak anak lebih dominan mengembangkan hobi yang kurang tepat untuk mendapat apresiasi. itu yang dapat menyebabkan banyak anak tidak mendapatkan manfaat yang baik dari lingkungan SMPnya. baik orang tua. Terbatasnya perhatian dari paro orang dewasa inilah yang menyebabkan pertumbuhan kecerdasan mental maupun emosional kurang terbangun. salah satu yang paling mudah kita amati. sebagai media untuk mendapatkan perhatian.Ujian Tengah Semester MATA KULIAH : LINGKUNGAN DAUR HIDUP perhatian dari para orang tua dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan. Keinginan untuk mendapat apresiasi dari teman-teman sebaya. Jika kebetulan anak dapat memanfaatkan media yang tepat yakni mendapat peringkat kelas. Disamping lingkungan ini menuntut anak bersosialisasi dengan teman sebaya. Pada masa ini. Oleh karena itu. Fenomena lain yang juga kita jumpai adalah adanya aktivitas sexual yang melibatkan anak-anak setingkat SMP. dan faslitas bermain anak. lingkungan sosialisasi anak juga berkembang terhadap berbagai macam media. Namun jika bentuk perhatian dicari dengan memperlihatkan cara-cara yang salah.

Kegiatan pramuka. yakni pertama kali mengalami masa menstruasi. Aktivitas di sekolahan seperti ekstrakulikuler bisa menjadi media yang tepat. 7. lingkungan sekolah memiliki andil yang cukup besar. Ada beberapa fakta tentang tawuran di Indonesia dari hasil pemaparan diskusi. Kegiatan ini tentu dilakukan untuk mendapat apresiasi baik dari teman sebaya maupun keluarga. banyak aktivitas ekstra sekolah yang mulai ditekuni. Tradisi ini mengkultur di beberapa sekolah. namun bisa juga masa menstruasi dilalui pada saat SMP. salah satunya Pencak Silat. AHMAD MUNIR | 0706265150 DEPARTEMEN GEOGRAFI – FAKULTAS MIPA – UNIVERSITAS INDONESIA . Diskusi yang berlangsung selama perkuliahan baru mendeskripsikan kondisi sebagian siswa SMA kita. • Fenomena tawuran tidak terjadi di semua sekolah. diantaranya: • Tawuran menjadi tradisi yang sudah turun tumurun dalam sebuah institusi pendidikan setigkat SMA.Ujian Tengah Semester MATA KULIAH : LINGKUNGAN DAUR HIDUP Dalam hal ini. dan kegiatan lain bisa menjadi ajang untuk memberikan apresiasi seluas-seluasnya bagi anakanak. Lingkungan SMA Masa SMA merupakan salah satu siklus yang cukup signifikan. Refleksi pribadi memperlihatkan hal yang sama. PMR. Beberapa point yang disampiakan pada diskusi tersebut antara lain. masa ini bisa menjadi masa pertama anak menuju tahap dewasa. baik pada perkembangan fisik maupun mental. walaupun sebagian besar masih terdapat tawuran. Keinginan untuk mendapat apresiasi dan penghargaan dari orang lain ini. Namun kenyataan tawuran antar sekolah masih sering dijumpai terutama yang terekam oleh media. yang tentu merupakan tradisi negatif. hendaknya dimanfaatkan oleh para orang tua untuk mengarahkan anak pada aktivitas yang banyak membawa dampak positif. tumbuh pula rambut di sekitar alat kelamin dan membesarnya suara menandai kedewaaan anak laki-laki. Kedewasaan anak pada masa ini ditandai pada perkembangan fisik maupun mental anak. Bagi anak perempuan. Bahwa fenomena tawuran di Indonesia masih dianggap sebagai fenomena yang wajar. Sedangkan pada anak laki-laki tumbuh jakun. Diskusi kelas yang bertemakan Tawuran masih sedikit mengungkan fakta lingkungan anak SMA. Lingkungan SMA menjadi masa transisi yang sangat menentukan kepribadian seorang.

Lingkungan SMA yang sangat kritis pada dasarnya membutuhkan pendampingan yang ekstra dari para orang tua. Fenomena yang menarik untuk dikaji dalam Lingkungan Daur Hidup pada masa SMA adalah Konflik sosial. khususnya di perkotaan. Pembangunan berbasis komunitas Beberapa fenomena yang sering muncul. Namun kondisi ini juga membuat pelajar-pelajar SMA kita tidak memiliki daya kretifitas yang lebih tinggi. dapat diamati bahwa pelaku tawuran ternyata merupakan golongan atau kelompok tertentu. atau dikotomi lain. Namun perhatian orang tua juga hendaknya tidak berangkat dari AHMAD MUNIR | 0706265150 DEPARTEMEN GEOGRAFI – FAKULTAS MIPA – UNIVERSITAS INDONESIA . atau tidak terjadi tawuran lebih banyak disebabkan oleh ketaktidaknya peraturan di sebuah sekolah. Pemaksaan untuk bisa mengerjakan Ujian Nasional dengan benar. karena masih banyak media yang bisa dijadikan ajang untuk mendapatkan pengakuan. Tawuran juga terjadi dipelajar SMA di tingkat daerah. Dari beberapa fenomena tersebut. Adanya ancaman dari lingkungan sekitar yang semakin besar. belum terdapat satu fenomena yang cukup membanggakan dari karya anak negeri. dalam publikasi media masa kita antara lain. tawuran menjadi arena untuk mendapat pengakuan dan identitas dari kelompoknya. namun dalam pandangan pribadi media ini tidaklah tepat. Pengalaman pribadi memperlihatkan adanya masa kanak-kanak yang sangat tertekan. terdapat benang merah tentang gambaran lingkungan hidup pelajar SMA di Indonesia. Salah satu yang kita ketahui ditingkat pelajar kita adalah tawuran. Beberapa sekolah yang jarang terjadi tawuran. Dengan demikian. Pada kasus tawuran merupakan tradisi turun-temurun. fenomena tawuran. Fenomena tawuran antar pelajar SMA. menyebabkan banyak orang tua yang memilih menyibukkan anaknya pada tempat-tempat tertentu yang dianggap dapat membawa pengaruh positif. Dapat dikatakan tawuran menjadi media mendapatkan pengakuan.Ujian Tengah Semester MATA KULIAH : LINGKUNGAN DAUR HIDUP • Fenomena tawuran menjadi ajang pengakuan dan rasa kebanggan pada diri pelajar SMA di Indonesia. Akibat lingkungan yang banyak mengekang anak-anak kita dan membuat lingkungan mereka dipaksa untuk mengisi kekokosanga waktu-waktu itu. fenomena pemerkosaan dilaukan oleh remaja dan beberapa fenomena yang lain. Wujud karya remaja kita belum menunjukkan adanya tingkat peradaban yang lebih maju. yang menginternalkan nilai sebuah tawuran sebagai aktivitas untuk mendapat pengakuan. Semua fenomena tawuran ternyata tidak hanya terjadi pada lingkungan desa dan kota. Pada kasus tawuran. terutama di bidang pembelajaran.

Lingkungan yang fatal yang juga mewarnai lingkungan SMA kita adalah pergaulan bebas. merupakan usia yang cukup tepat untuk ditanamkan nilai-nilai positif. Pergaulan bebas menjadi memperihatinkan ketika angka statistic tentang perempuan setingkat pelajar di 10 kota besar pernah melakukan hubungan intim. belum memperlihatkan lingkungan yang kondusif untuk ditekankan pada pelajar kita. Nilai yang diharapkan oleh kita adalah nilai yang menuju pada perkembangan keribadian si anak dengan penuh harapan. Kecenderungan pelajar SMA melakukan aktivitas-aktivitas nagatif menunjukkan adalanya lingkungan yang kurang baik dalam mendukung perkembangan anak. kita dapat menyimak bagaimana lingkungan mempengaruhi masa depan anak. baik secara fisik maupun sosial sangat berpengaruh terhadap perkembangan diri seorang anak. Kondisi yang digambarkan.Ujian Tengah Semester MATA KULIAH : LINGKUNGAN DAUR HIDUP keterpaksaan orang tua. Dengan demikian proses kehidupan dalam lingkungan hendaknya dibiarkan tumbuh dalam lingkungan permainan. Jika dikategorikan berdasarkan usia. Kesimpulan Refleksi Tiap masa dan tahapan dalam kehidupan memiliki lingkungan yang berbeda. Padahal masa-masa ini hendaknya dapat dimanfaatkan oleh para pelajar kita untuk mempersiapkan kehidupan yang lebihb mandiri. Hal ini menunjukkan adanya media sosialisasi yang mulai mengancam secara serius anak-anak setingkat SMA. maka dominan manusia mestinya menyesesuaikan berdasarkan masanya. Tidak terdapat hikmah positif bagi lingkungan. Lingkungan SMA jika dipandang sebagai usia produktif. dapat menerima secara lapang. Fenomena-fenomena yang digambarkan belum mampu membuat lingkungan lain. Adapun jenis perbedaan lingkungan yang ada. Orang tua harus secara sadar memberikan perhatian yang penuh untuk dapat memberikan penjelasan pada sesamanya. Lingkungan tawuran dalam perseptif umum merupakan lingkungan yang buruk. Dari fenomena tawuran. Dalam hal ini. masa balita adalah masa pertumbuhan. C. baik dalam diskusi kelas maupun pada realitas yang saya hadapi. masa kanak-kanak merupakan masa bermain. AHMAD MUNIR | 0706265150 DEPARTEMEN GEOGRAFI – FAKULTAS MIPA – UNIVERSITAS INDONESIA . Penutup 1.

Mempertahankan kehidupan. tentu akan menimbulkan dampak yang tidak baik. Pandangan tentang lingkungan daur hidup mengingatkan pada kita semua. Bagaimana pula kita sampai berfikir. didapat suatu pemahaman untuh tentang bagaimana menciptakan lingkungan. Harapanya tentu. Dalam hal ini. Saran Lingkungan bermain bagi anak-anak sering dilanggar oleh para orang tua.Ujian Tengah Semester MATA KULIAH : LINGKUNGAN DAUR HIDUP Jika lingkungan yang semestinya diubah atau dipaksakan untuk melakukan hal yang tidak sesuai dengan lingkunganya. dengan menyadari dan memahami karakteristik masing-masing lingkungan manusia berdasarkan usianya. tentang pentingnya kepedulian kita pada lingkungan kita. AHMAD MUNIR | 0706265150 DEPARTEMEN GEOGRAFI – FAKULTAS MIPA – UNIVERSITAS INDONESIA . 2. yang mampu membawa kenyamana bagi semua orang yang sedang menjalaninya. Anak yang berpretasi pada masa kecil. bisa kemudian menjadi tidak berharga ketika dewasa. hingga lingkungan bermain anak berubah menjadi lingkungan yang serius. untuk mengatasi berbagai problem yang berkaitan dengan lingkungan sesuai dengan tahap perkembangan seseorang. karena sebenarnya lingkungan-lingkungan tersebut tidak baik untuk dipaksakan. baik lingkungan kelompok yang berbeda atau lingkungan yang lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful