You are on page 1of 7

SISTEM PROTEKSI ZONA PROTEKSI

Kelompok 3 : Novi Syafitri BP 0810952023

Novra Kopria Asta BP 0810952024 Sri Wahyuni Sy BP 0810952033

Priyandra Prima P BP 0810952036 Fadjri Kurnia Putra BP 0810952051 Arika Putra BP 0810952061

Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Andalas Padang 2011

Pada umumnya yang menjadi pembatas pengamanan antarderah pengamanan ialah trafo arus yang mencatu ke relai. seluruh komponen harus diamankan dengan tetap menekankan selektivitas kerja peralatan/relai pengaman. DAERAH PENGAMAN Di dalam pengaman sistem tenaga listrik. Setiap daerah pengaman pada umumnya terdiri atas satu atau lebih elemen sistem tenaga listrik. Jika terjadi gangguan pada daerah yang tumpang-tindih maka banyak pemutus beban yang bekerja. saluran udara. maka harus ada daerah yang tumpang-tindih (overlap). Setiap daerah pengaman dijaga oleh relai yang sesuai dengan karakteristik peralatan yang diamankan. . Agar seluruh sistem tenaga listrik dapat diamankan. dan lain-lain. Zone proteksi umumnya berisi satu elemen atau maksimum dua elemen power sistem. sedangkan trafo arus B untuk mengamankan daerah A.ZONA PROTEKSI Daerah Proteksi adalah bagian dari power sistem yang dilindungi oleh sistem proteksi. Misalnya generator. Untuk mencapai hal ini. Hal ini lebih baik dan lebih aman daripada ada daerah kosong yang tidak teramankan. bus bar. Agar daerah pengamanan tumpang-tindih. transformator. system tenaga listrik dibagi menjadi daerah-daerah (zona) pengamanan. Batas-batas jaringan tenaga listrik yang terdiri dari banyak peralatan yang berbeda jenis dan karakteristiknya secara fisik ditandai dengan pemutus tenaga (PMT) A. maka trafo arus A untuk mengamankan daerah B. Artinya ada elemen sistem yang diamankan oleh dua daerah pengamanan.

PENGAMAN UTAMA DAN CADANGAN Untuk mengatasi adanya kegagalan kerja dari sistem pengaman. Kegagalan kerja dari sistem pengaman disebabkan oleh salah satu elemen pengaman tersebut. Hal ini disebabkan baterai lemah karena kurang perawatan. Hal ini dapat disebabkan kerusakan trafo arus atau trafo tegangannya. sedangkan pengaman cadangan akan bekerja jika pengaman utama gagal bekerja. Pengaman utama akan segera bekerja jika terjadi gangguan. dan pemutus tenaga. waktu mulainya terjadinya gangguan sampai selesainya pembukaan pemutus beban maksimum 100 ms. maka pengamanan sistem tenaga listrik dibuat berlapis menjadi dua kelompok. Kegagalan ini dapat disebabkan karena kumparan trip tidak menerima catu. trafo tegangan. Kegagalan pada relainya sendiri. Elemen-elemen pengaman utama terdiri atas relai. kumparan trip. misalnya pengamanan dengan relai arus lebih. waktu kerjanya justru diperlambat untuk mendapatkan selektivitas karena terjadi pengamanan yang tumpang-tindih dengan seksi berikutnya. terjadi kerusakan mekanis. baterai (catu daya).B. Pada pengamanan jenis tertentu. a. c. Relai ini bertugas selain sebagai pengaman utama pada daerahnya dan juga sekaligus merupakan pengaman cadangan pada seksi berikutnya. yaitu pengaman utama dan pengaman cadangan. atau terhubung singkatnya arus searah. yaitu terdiri dari waktu kerja relai 20-40 ms dan waktu pembukaan pemutus beban 40-60 ms. Kegagalan sistem catu arus searah untuk triping pemutus beban. d. Pengaman Utama Daerah pengamanan seperti diuraikan sebelumnya memberikan gambaran tentang tugas dari pengaman utama. Bisa juga rangkaian catu ke relai dari trafo tersebut terbuka atau terhubung singkat. Kegagalan catu arus dan atau catu tegangan ke relai. atau kegagalan . terbuka. Kegagalan kerja pada elemen-elemen pengaman utama dapat dikelompokkan sebagai berikut. Kegagalan pada pemutus tenaga. 1. b. Untuk relai cepat dan pemutus beban cepat.

maupun kumparan trip semuanya ganda. Akan tetapi. baterai.pemutusan arus karena besarnya arus hubung singkat melampaui kemampuan dari pemutus bebannya. maka relai tersebut akan memberikan perintah untuk membuka semua pemutus beban yang ada kaitannya dengan pemutus beban tersebut. Jika pengaman utama gagal. Pengaman cadangan umumnya mempunyai perlambatan waktu untuk memberikan kesempatan pengaman utama bekerja lebih dahulu. Sistem pengaman cadangan setempat umumnya digunakan pada sistem tenaga listrik dengan tegangan ekstra tinggi. Hal tersebut terjadi karena relai pengaman daerah A tidak mendeteksinya. b. Dalam hal ini . yaitu tegangan 150 KV dan 70 KV. maka pengaman cadangan bekerja. jika pengamanannya masih gagal karena pemutus beban gagal bekerja. yaitu pengaman cadangan setempat (local back up) dan pengaman cadangan jauh (remote back up). sehingga masih terdapat daerah mati. tetapi gangguan tersebut belum hilang dari sistem. Pengaman Cadangan Setempat Pengaman cadangan setempat merupakan sistem pengaman yang bekerja jika pengaman utamanya gagal bekerja. Pengaman Cadangan Jauh Pengaman cadangan jauh merupakan pengaman yang digunakan untuk mengantisipasi adanya kegagalan kerja pengaman di daerah tertentu. Di samping kegagalan di atas. pada pengaman tumpang-tindih (Gambar 2. Jenis pengaman cadangan ada dua. Disebut pengaman ganda. Di Indonesia untuk sistem dengan tegangan tinggi. Gangguan Cadangan Kegagalan pada pengaman utama atau adanya daerah mati tersebut diatasi dengan menggunakan pengaman cadangan. Dalam hal ini relai cadangan mempunyai kecepatan sama dengan pengaman utamanya. gangguan itu dapat terjadi antara batas daerah pengaman A dengan pemutus bebannya atau pengaman daerah telah bekerja dan membuka pemutus tenaganya.5) dapat juga terjadi gangguan pada titik x. biasanya pengaman cadangannya hanya berupa relai cadangan. karena sistem ini mempunyai pengaman ganda. 2. sebab trafo arus. a.

Pengaman cadangan jauh yang banyak dipakai adalah pengaman dengan relai arus lebih dan pengaman dengan relai jarak. Transformator daya 3. Bus-bar 4. Untuk mendapatkan sistem proteksi yang cukup baik didalam sistem tenaga listrik. harus mampu bekerja sesuai dengan tujuan dan persyaratan serta fungsinya yang ditentukan terhadap jenis gangguan yang terjadi. akan mengakibatkan kerugian yang besar. Beban Dengan ruang lingkup system proteksi pada Gardu Induk (GI)/Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT)/Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT)/Saluran Tegangan Extra Tinggi (SUTET). Yang dimaksud keterangan diatas adalah : 1. Pengaman cadangan jauh kurang memadai untuk sistem yang besar. dilihat dari segi kerusakan yang lebih luas terhadap peralatan instalasi itu sendiri maupun tidak lancarnya penyaluran tenaga listrik. antara lain karena dapat gagal bekerja dan dapat terjadi triping yang tidak diharapkan. Generator 2. Karena apabila tidak mampu. Peralatan utama :          Pemutus tenaga Pemisah Trafo pengukuran Busbar Lightning Arrester Trafo tenaga Kapasitor Reaktor Panel control . sub-transmisi dan distribusi 5. sistem tenaga tersebut dibagi dalam beberapa daerah proteksi yakni dengan memutuskan sub-sistem seminimum mungkin. Transmisi.suatu gangguan pada daerah tertentu akan dihilangkan atau dipisahkan oleh pengaman dari tempat lain berikutnya (cadangan jauh).

Rele ini akan memerintahkan tripping coil pada pemutus daya untuk membuka. Rele ini bekerja atas dasar nilai impedansi yang dipunyai oleh semua saluran transmisi distribusi. Penahan petir (Lightning arrester) adalah suatu alat listrik yang fungsinya untuk mengamankan jaringan transmisi. Rele jarak (Distance relay) Impedance relay adalah suatu rele yang berfungsi untuk menunjukkan daerah gangguan yang mempunyai jarak tertentu dari lokasinya. OCR) Gunanya untuk mengamankan trafo step down dan step up pada gardu induk dari bahaya arus lebih atau arus terhubung singkat yang dapat merusakkan gulungan atau kumparan trafo. . b. GFR) Eart fault relay berfungsi mendeteksi gangguan saluran antara fasa ke tanah. f. Trafo arus (CT) dan Trafo tegangan (PT) Berfungsi untuk melindungi arus atau tegangan pada peralatan daya dan biasanya diubah oleh trafo arus (CT) dan trafo tegangan (PT) ke tingkat yang lebih rendah untuk mengoperasikan rele. Rele arus lebih (overcurrent relay. apabila terjadi gangguan tanah pada saluran tersebut sesuai besaran arus gangguan yang terdeteksi pada rele itu sendiri. g.   Panel proteksi Sumber AC dan DC Sarana komunikasi a. d. Pemutus rangkaian : Berfungsi untuk menerima perintah dari relay untuk melepas rangkaian listrik apabila terjadi gangguan. c. Rele diferensial (Differential relay) Berfungsi untuk melindungi transformator pada gardu induk dari gangguan arus hubung singkat pada gulungannya. Rele gangguan hubung tanah (Ground fault relay. e. CT dan PT bisa menggunakan CT 3 fasa dan PT 3 fasa untuk masing-masing fasanya. distribusi dan transformator dari gangguan tegangan lebih (over voltage) yang disebabkan oleh terjadinya tegangan kejut/surja dari petir atau saklar.

/MATERI%20PROTEKSI-1.%20Edy%20Supriyadi.doc http://dc353.ac.com/doc/44Si01et/preview.html http://202.4shared.uny.h.id/sites/default/files/pendidikan/Dr. Referensi http://staff.15.ppt .Pd. Kawat tanah (Ground Wire) Kawat pelindung berfungsi untuk melindungi kawat-kawat penghantar atau kawat fasa terhadap sambaran petir.%20M.14/upload/files/4209_Pertemuan_ke_2.91.

:7.3 %3 $%% .3.-0 %0.3 .$.

14903.:7.9...3 907.5. 1:383.7..78007:8.8907.5.3903.3 %0.3:. %3 $&%%  . O !02:9:8903.3..503.. .30-:.14503::7.3 .$.7:8 2.9.703.-.7 /. O !028.73. ../..9.3.3.3 /.43974 . 2.30..3 8079.25: -007.7 O 9337708907 O %7.25:  .3 203.307:. O %7.3 907.897  !07.3 9::.3 /9039:.3 97.8947 O #0.3 O :8-.89:803/72.3389.-.3-08.9. /03.:7./  ./..2.:5:39/. 808:. O . 9/..3.9/.3:9.5 507.947 O !.5 038 .3 5078.

3828  /897-:8 /.-.  #  :3. .5.7 .3!%1.49.3.32025:3.3:.3./.8.  #00. ./3. #  .3 8905 :5 5.203:3.9: 700 . .3.3 .8.: ..7:8 % /.381472.7009:803/7  0  #00.0  .:7.3 .7:8 0- .42:3.9079039:/.:970.7/: 3/: /.8/.8 7.3/5:3.3 /80-.7:8 %  /.070. #00 3 .3.3. 5.83 2.3 897 .3%7.7/: 3/: /. 502:9:8 /. 09./.9.35097 933..3.3.7 3. :39: 2005. 50739.:7.397553 .. :39:2.O !..::3.3 /./.9.::25.791.3 /.3  -  %7.3 -071:38 :39: 203:3:.3 .9 .3:./.3 97.947 5. 89.1.70.3!%-8. :39: 203./..3 -./.38.8. 8:.3.14 8905 /43 /.2..3:..9 ./.3.07.3 8.3.  . 1107039.1490. 8:.30:9.8  .07 .0 70.3 0- 4./.3 071:38 :39: 203072.3 ::3./.39. 507.3.14 . 907..14 90.7.397.9.3 0- 703/.8.  250/.3 1:383.3. 8.3.14.7 70..7.7708907  .2..45./ .3 /. 74:3/1.7:80- 4.3.3.340907. .3828/897-:8  1  #00/107038. 40 97.3:. /:-.7 .. ..-.8.3 .8.:970.9.95.3 907/09085.14  /  #00.3. -071:38 203/0908 .90...3:.3 ./. :39: 202-:.7.3 90.8.8./..5.:7.3.3%1.3 97.7.7:8 907:-:3 83.7.3 O $.250/.9. /.3 97.3 !%  071:38 :39: 203/:3.30574908 O $:2-07/.:7703970.73.83.74.3 9.3.9 207:8.  071:38 :39: 203/:3 97.397.: 90.33. -08. :39:2034507.947 /..  !02:9:87.3 !%  093.3:-:39.7 -.3 5.3 2020739.    !03. :39: 203.7:8 .-.3.3.907.381472..07.3 90780-:9 808:. /. .3:.7:8 :-:383.831.7:8 .5.7.3:.40802:.3:. #003-007.397.3700 %/.9 897 .9: .

7  .9..75097.8:7./.:8.

.: .7. 74:3/70  .99.2-.9 503.39..  .35097     #0107038 995./.9 1.9.7 ..58.907.3..9 503/:3 -071:38 :39: 203/:3 ..9 .8.

.

/..89.11 :3 .

8908.

/01.:9.

108.

503//.3.

/   !/ .7  / $:57.

 995.%# !# %$  /4.

.

42./.70/ . 8.

/4.

$ 09.

570.0 92 995.

.

    .

:54./.

108.

 *!07902:.3*0* 559  .