You are on page 1of 51

BERITA ACARA PENJELASAN PEKERJAAN DAN

ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN
Nomor : 01.H.1/PPBJ/DAK/Diknas/2011
Tanggal 21 September 2011
Kegiatan : Peningkatan Sarana dan Prasarana Program Pendidikan Dasar Sembilan
Tahun
Paket Pekerjaan : Pengadaan Buku Pengayaan, Referensi dan Panduan Pendidik SD (DAK
2010)
Sumber Dana : APBD Kabupaten Sijunjung Tahun Anggaran 2011 (DAK 2010)
Lokasi : Pada 24 sekolah Dasar Yang Tersebar di Kabupaten Sijunjung
Pada hari Rabu tanggal Dua Puluh Satu bulan September tahun Dua Ribu Sebelas pada
jam 09.00 WIB s/d 11.59 WIB dengan cara online melalui website www.lpse.sijunjung.go.id
telah diadakan Acara Penjelasan Pekerjaan (Aanwijzing) dengan calon penyedia jasa
pekerjaan tersebut diatas.
Pokok-pokok penjelasan dan perubahan penambahan serta pengurangan terhadap dokumen
pengadaan yang telah disampaikan pada acara penjelasan pekerjaan (Aanwijzing) tersebut
sebagai berikut :
I. PENJELASAN UMUM.
1. Peserta pelelangan dianggap sudah mendownload, membaca dan mengerti isi
Dokumen Pelelangan yang diberikan, Penjelasan yang diuraikan hanya untuk hal
yang pokok saja. Jika ada yang kurang jelas, calon peserta lelang dapat bertanya secara
online dalam acara penjelasan pekerjaan (Aanwijzing) ini.
2. Setiap informasi yang dikeluarkan oleh Panitia Pengadaan, baik berupa undangan
maupun pengumuman akan dikirimkan melalui email kepada peserta lelang yang
terdaftar pada LPSE atau melalui www.lpse.sijunjung.go.id, Oleh karena itu agar peserta
lelang mengikuti setiap tahapan evaluasi yang telah dijadwalkan oleh panitia pada sistem
LPSE serta mencek email yang terdaftar. Alamat email panitia lelang adalah
slp_sijunjung@yahoo.com
II. PENJELASAN ADMINISTRASI
1. Pembuktian Kualifikasi.
Terhadap penyedia jasa yang akan diusulkan sebagai pemenang dan pemenang cadangan
(apabila perlu) akan dilakukan klarifikasi, konfirmasi dan verifikasi terhadap semua data
dan informasi yang ada dalam formulir isian kualifikasi dengan meminta rekaman atau
asli dokumen yang sah dan bila diperlukan dilakukan konfirmasi dengan instansi terkait.
Apabila validitas data-data tersebut tidak bisa dibuktikan oleh penyedia jasa maka
tawarannya digugurkan.
2. Peserta lelang yang diundang untuk Evaluasi Pembuktian Kualifikasi harus menyediakan 1
(satu) set dokumen penawaran asli untuk diserahkan kepada Panitia Pelelangan dan
menyediakan serta memperlihatkan 1 eksemplar untuk setiap judul buku yang
ditawarkan.
3. Tata cara Penamaan dokumen yang akan di upload adalah sebagai berikut :
[Nomor]. [Nama Dokumen] [Nama Perusahaan].[Ekstensi dokumen, terisi otomatis sesuai
jenis file (pdf)/(xls)]
Dengan Contoh Sebagai berikut :
a. Surat Penawaran CV. Langsek Manih.pdf
c. Daftar Kuantitas Dan Harga (RAB) CV. Langsek Manih.xls
4. Khusus untuk Dokumen Daftar Kuantitas Dan Harga (RAB) dan Dokumen Daftar
Identitas Barang (jenis, bidang kajian, pengarang, penerbit, spesifikasi dan harga)
untuk buku yang ditawarkan, untuk mempermudah panitia dalam melakukan evaluasi,
Calon Peserta Lelang mengupload dalam 2 (Dua) format berbeda (excel dan pdf). Jika
terdapat perbedaan isi, maka dokumen yang diakui diterima sebagai bagian dari dokumen
penawaran peserta lelang adalah dokumen dalam format pdf
III. PERUBAHAN DOKUMEN LELANG
Dokumen Lelang
1. Bab 1 Umum................................................................................Cukup jelas
2. Bab 2 Pengumuman Pelelangan Umum Dengan Pascakualifikasi..........Cukup jelas
3. Bab 3 Instruksi Kepada Peserta (Ikp).........................................Ada perubahan
4. Bab 4 Lembar Data Pemilihan........................................................ Cukup jelas
5. Bab 5 Lembar Data Kualifikasi (Ldk) ...............................................Cukup jelas
6. Bab 6 Bentuk Dokumen Penawaran...........................................Ada perubahan
7. Bab 7 Petunjuk Pengisian Formulir Isian Kualifikasi...........................Cukup jelas
8. Bab 8 Tata Cara Evaluasi Kualifikasi................................................Cukup jelas
9. Bab 9 Bentuk Kontrak...................................................................Cukup jelas
10. Bab 10 Syarat-Syarat Umum Kontrak (Ssuk) ...................................Cukup jelas
11. Bab 11 Syarat-Syarat Khusus Kontrak (Sskk) ..................................Cukup jelas
12. Bab 12 Spesifikasi Teknis.............................................................. Diperjelas
13. Bab 13 Daftar Kuantitas Dan Harga................................................ Cukup jelas
14. Bab 14 Bentuk Dokumen Lain........................................................Cukup jelas
IV. PENJELASAN TAMBAHAN
1. Kepada calon Penyedia Jasa dengan Surat Perijinan Perusahaan (SIUP dan SITU) yang
sampai dengan saat lelang telah habis masa berlakunya, masih dapat mengikuti proses
pengadaan, akan tetapi pada saat pembuktian kualifikasi harus telah memiliki Surat
Perijinan Perusahaan (SIUP dan SITU) yang telah diperpanjang masa berlakunya. Bila
Penyedia Jasa yang bersangkutan tidak dapat melengkapinya pada saat pembuktian
kualifikasi, maka rekanan yang bersangkutan digugurkan.
2. Pertanyaan Rekanan dan jawaban panitia dapat dilihat dalam lampiran Addendum
Dokumen lelang ini.
3. Beberapa BAB dari Dokumen Lelang yang mengalami perubahan dilampirkan sebagai
bagian dari Addendum Dokumen lelang ini.
Demikian Berita Acara ini dibuat, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Muaro Sijunjung, 21 September 2011
Ttd
Panitia Pengadaan
Lampiran Addendum Dokumen Pengadaan
Nomor : 01.H.1/PPBJ/DAK/Diknas/2011 Tanggal 21 September 2011
Kegiatan : Peningkatan Sarana dan Prasarana Program Pendidikan Dasar 9 Tahun
Paket Pekerjaan : Pengadaan Buku Pengayaan, Referensi dan Panduan Pendidik SD (DAK
2010)
Sumber Dana : APBD Kabupaten Sijunjung Tahun Anggaran 2011 (DAK 2010)
Lokasi : Pada 24 sekolah Dasar Yang Tersebar di Kabupaten Sijunjung
JAWABAN PERTANYAAN
1. Rekanan dengan kode 31165016 (21 Sept 2011 09:12)
Pertanyaan :
Di daftar Kuantitas dan Harga, jumlah judul buku per set kajian apakah bisa dirobah oleh
Rekanan sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga yang dimiliki oleh rekanan masing-
masing dengan tidak mengurangi standar minimal untuk Buku Pengayaan 840 judul, Buku
Referensi 80 judul dan Buku Panduan Pendidik 50 Judul sesuai dengan RKS yang ada
(Juknis).
Jawab :
Sesuai dengan Daftar Kuantitas dan harga yang ada dalam dokumen pengadaan (Lamp.
Bab XII.a), Jumlah judul minimal untuk setiap bidang kajian tidak dapat dirobah karena
telah ditetapkan sesuai dengan keluasan materi ajar per masing-masing mata pelajaran
dan kebutuhan sekolah.
2. Rekanan dengan kode 31531016 (21 Sept 2011 09:23)
Pertanyaan :
Kepada panitia, apakah ada contoh format surat dukungan dan kepada siapa
ditujukannya?).
Jawab :
Format surat dukungan diserahkan kepada penyedia/penerbit yang memberikan
dukungan, yang penting substansi surat dukungan tersebut (mendukung penyedia/peserta
lelang untuk mengadakan buku sesuai dengan judul buku penerbit yang ditawarkan oleh
penyedia).
3. Rekanan dengan kode 31531016(21 Sept 2011 09:54)
Pertanyaan :
Mohon kepada panitia untuk mengecek kembali spesifikasi teknis karena di sudut kanan
bawah tertutupi oleh gambar sehingga kurang jelas. terima kasih
Jawab :
Bersama ini terlampir kami kirimkan kembali spesifikasi teknis dimaksud.
4. Rekanan dengan kode 31103016 (5 May 2011 10:51)
Pertanyaan :
Yth Panitia, berhubung keterbatasan waktu pembukaan penawaran dan dengan banyaknya
penerbit maka kami minta ke panitia bagaimana masalah dukungan penerbit tsb tidak
harus seluruhnya, tapi minimal 60 Penerbit saja....???
Jawab :
Untuk dukungan penerbit kami rubah dari ”seluruh penerbit” menjadi 50 % total penerbit
yang mendukung penawaran penyedia. Contoh : Bila ada 100 penerbit yang mendukung,
maka jumlah surat dukungan minimal yang dipersyaratkan adalah sebanyak 50 penerbit.
5. Rekanan dengan kode 31450016 (5 May 2011 10:56)
Pertanyaan :
Kepada Yth Bapak Ketua Panitia :
1. Pada Spesifikasi Teknis Kenapa Harus ditentukan Jumlah Buku seperti Pendidikan
Agama 50. Buku PKN 50 Buku Sastra 120 Total Buku Pengayaan 840 Total Buku
Refrensi 50 Total Buku Panduan Pendidik 50 Kenapa Tidak DISESUAIKAN DENGAN
JUKNIS SAJA SEBAB KALAU SEPERTI INI SUDAH MENJURUS KEPADA 1 KONSORSIUM.
2. Kami minta Untuk Surat Dukungan Cukup 80 % dan Dalam Dukungan sudah tercantum
Ketersediaan Buku 100 %, Buku yang ditawarkan Buku Baru, Siap Untuk ditinjau ke
Lokasi
3. Diminta Kepada Bapak untuk dapat memperpanjang Jadwal Pemasukan Dokumen
menjadi Tanggal 3 Oktober 2011 mengingat Jumlah Dukungan yang diminta Terima
Kasih
Jawab :
1. Jumlah buku untuk setiap bidang kajian adalah jumlah minimal, ditentukan
berdasarkan keluasan materi ajar untuk setiap bidang kajian/mata pelajaran dan
kebutuhan sekolah. Bila ini tidak ditentukan akan terdapat variasi-variasi jumlah untuk
setiap penawaran yang kemungkinan nantinya tidak sesuai dengan kebutuhan.
Penentuan total jumlah judul untuk setiap jenis buku (pengayaan, referensi, dan
panduan pendidik) sudah disesuaikan dengan jumlah minimal dalam juknis. Dalam hal
ini yang ditentukan hanya jumlah judul minimal, sementara judul yang ditawarkan
terserah penyedia sepanjang judul tersebut memenuhi persyaratan teknis dan
spesifikasi. (Judul buku dan penerbit tidak ditentukan).
2. Untuk dukungan penerbit dirubah menjadi 50 % total penerbit yang mendukung
penawaran penyedia. Contoh : Bila ada 100 penerbit yang mendukung, maka jumlah
surat dukungan minimal yang dipersyaratkan adalah sebanyak 50 penerbit.
3. Mengingat waktu pelaksanaan yang tersisa, maka batas akhir pemasukan penawaran
tidak dapat kami perpanjang.
6. Rekanan dengan kode 31450016 (5 May 2011 11:11)
Pertanyaan :
Berdasarkan Daftar Kuantitas ditetapkan Jumlah Buku seperti pertanyaan sebelumnya ini
jelas menjurus kepada Monopoli Kami minta kepada Bapak untuk Tidak Memakai Buku
pada satu Konsorsium saja jadi boleh menawarkan Jumlah dengan jumlah Minimal 840
Buku Pengayaan, 80 Buku Refrensi dan 50 Buku Panduan Pendidik dengan tidak
menetapkan angka-angka perjudul buku karena ada jumlah yang berlebih terima kasih
kita Ikuti aja Juknis yang ada supaya jangan adanya Pengkondisian Terima Kasih
Jawab :
Lihat jawaban untuk Rekanan dengan kode 31450016 (5 May 2011 10:56).
7. Rekanan dengan kode 31450016 (5 May 2011 11:15)
Pertanyaan :
Diminta Kepada Bapak untuk Bentuk Surat Dukungan diserahkan saja Bentuknya kepada
yang memberi Dukungan sebab kalau dibuatkan formatnya akan berbeda dengan Konsep
Pemberi Dukungan dan Tujuan Surat Dukungan disamakan dengan Yang Mengadakan
Pelelangan Laporan Pajak Bulan apa saja yang dimasukan Terima Kasih
Jawab
- Untuk format surat dukungan, lihat jawaban pertanyaan no.2 diatas.
- Sesuai dengan dokumen lelang, Laporan pajak bulanan (tiga bulan terakhir) sesuai
dengan persyaratan kualifikasi dalam sistem LPSE.
8. Rekanan dengan kode 31103016 (5 May 2011 11:21)
Pertanyaan :
Yth Panitia, dalam dokumen penawaran ada syarat bahwa ketika pantia melakukan
verifikasi kepada rekanan harus memperlihatkan contoh 1 buku masing-masing judul dan
inspeksi ketersediaan buku ke gudang rekanan, ini sesungguhnya sudah merupakan
jaminan atas ketersediaan buku yang kami tawarkan, jika ini tdk terpenuhi maka rekanan
tersebut GAGAL dalam verifikasi........
Jawab :
Panitia akan melakukan Verifikasi kepada penyedia calon pemenang dengan
memperlihatkan 1 eks buku untuk setiap judul buku yang ditawarkan. Apabila Peserta
tidak dapat memenuhi sesuai dengan batas waktu yang disediakan Panitia, maka secara
teknis hasil klarifikasi ini akan menggugurkan penawaran.
9. kanan dengan kode 31181016 (5 May 2011 11:29)
Pertanyaan :
Yth Bapak PPK yang menyusun dokumen Lelang ini : Apa Dasar Hukumnya Bapak
Menentukan Komposisi Jumlah judul Masing2 mata pelajaran seperti judul agama 50,PKN
50, Sastra 120..... dst, Semua Pihak sudah tau bahwa masing2 konsorsium mempunyai
komposisi jumlah buku/judul berbeda, tapi semua mengacu ke jumlah minimal dalam
juknis, Kami menyarankan agar Bapak PPK yang terhormat mengembalikan jumlah judul
minimal dan komposisinya ke JUKNIS DAK, jangan diberi tambahan yang tidak ada dasar
hukumnya, saya hanya menyarankan saja Kepada Bapak PPK.... Trims
Jawaban dari PPK :
Terima kasih atas sarannya. Jumlah judul minimal untuk setiap bidang disesuaikan
dengan keluasan materi ajar per masing-masing mata pelajaran dan kebutuhan sekolah.
Bila ini tidak ditentukan akan terdapat variasi-variasi jumlah untuk setiap penawaran yang
kemungkinan nantinya tidak sesuai dengan kebutuhan dan/atau menumpuk pada satu
mata pelajaran. Penentuan total jumlah judul untuk setiap jenis buku (pengayaan,
referensi, dan panduan pendidik) sudah disesuaikan dengan jumlah minimal dalam juknis.
10. Rekanan dengan kode 31181016 (5 May 2011 11:45)
Pertanyaan :
Kepada Yth PPK : Proyek buku DAK adalah proyek Nasional, setahu saya setiap lelang
buku pasti Ribut, karna RAB dan komposisi judul, seyogyanya Juknis DAK yang telah
disusun oleh Para Ahli sehingga dikeluarkan lah Juknis DAK khususnya buku yang
spesifikasinya tidak mengarah kepada Kelompok tertentu, Dikabupaten sijunjung
sepertinya ada ahli Buku yang bisa menentukan Jumlah kebutuhan Buku Kabupaten
sijunjung dengan menentukan jumlah Judul per mata pelajaran, dianggap itu sesuai
kebutuhan daerah .., kalau tidak ada ahlinya di Kabupaten sijunjung saya menyarankan
kembalikan ke Juknis DAK jumlah buku dan Spesifikasinya pak PPK yang terhormat...
Jawaban dari PPK :
Terima kasih atas sarannya. Spesifikasi yang disusun tidak mengarah kepada kelompok
tertentu (Sesuai juknis DAK). Jumlah judul minimal untuk setiap bidang kajian disesuaikan
dengan keluasan materi ajar per masing-masing mata pelajaran dan kebutuhan sekolah
serta untuk mencegah tidak menumpuknya judul buku pada satu/beberapa mata
pelajaran. Bila ini tidak ditentukan akan terdapat variasi-variasi jumlah untuk setiap
penawaran yang kemungkinan nantinya tidak sesuai dengan kebutuhan. Judul dan
penerbit yang ditawarkan tidak ditentukan, terserah penyedia sepanjang judul tersebut
memenuhi persyaratan teknis dan spesifikasi. Penentuan total jumlah judul minimal untuk
setiap jenis buku (pengayaan, referensi, dan panduan pendidik) sudah disesuaikan dengan
jumlah minimal dalam juknis, begitu juga dengan jumlah total minimal buku yang
ditawarkan.
Muaro Sijunjung, 21 September 2011
Ttd
Panitia Pengadaan
1
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
BAB III
INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP)
A. UMUM
1. Lingkup
Pekerjaan
1.1 Pokja ULP/Panitia Pengadaan mengumumkan
kepada para peserta untuk menyampaikan
penawaran atas paket pekerjaan pengadaan
barang yang tercantum dalam LDP.
1.2 Nama paket dan lingkup pekerjaan ditentukan
dalam LDP.
1.3 Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk
menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu
yang ditentukan dalam LDP, berdasarkan Syarat-
Syarat Umum dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak
dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga
sesuai kontrak.
2. Sumber Dana Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan yang
tercantum dalam LDP.
3. Peserta
Pemilihan
3.1 Pengadaan Barang ini terbuka dan dapat diikuti
oleh semua peserta pengadaan yang berbentuk
badan usaha, kemitraan atau perorangan yang
memenuhi kualifikasi.
3.2 Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan
kemitraan, baik dengan perusahaan nasional
maupun asing maka peserta harus memiliki
perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang
memuat persentase kemitraan/KSO dan
perusahaan yang mewakili kemitraan/ KSO
tersebut.
3.3 Peserta kemitraan/ KSO dilarang untuk
mengubah perjanjian Kerja Sama
Operasi/kemitraan.
4. Larangan
Korupsi,
Kolusi, dan
Nepotisme
(KKN) serta
Penipuan
4.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan
pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi
etika pengadaan dengan tidak melakukan
tindakan sebagai berikut :
a. berusaha mempengaruhi anggota pokja ULP
dalam bentuk dan cara apapun, untuk
memenuhi keinginan peserta yang
bertentangan dengan Dokumen Pengadaan,
dan/atau peraturan perundang-undangan;
b. melakukan persekongkolan dengan peserta
lain untuk mengatur hasil pelelangan
sehingga
mengurangi/menghambat/memperkecil/me-
niadakan persaingan yang sehat dan/atau
2
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
merugikan pihak lain;
c. membuat dan/atau menyampaikan dokumen
dan/atau keterangan lain yang tidak benar
untuk memenuhi persyaratan dalam
Dokumen Pengadaan ini.
4.2 Peserta yang menurut penilaian Pokja
ULP/Panitia Pengadan terbukti melakukan
tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka
4.1 dikenakan sanksi sebagai berikut :
a. sanksi administratif, seperti digugurkan dari
proses pelelangan atau pembatalan
penetapan pemenang;
b. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam;
c. gugatan secara perdata; dan/atau
d. pelaporan secara pidana kepada pihak
berwenang.
4.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh pokja
ULP/Panitia Pengadaan kepada PA/KPA.
5. Larangan
Pertentangan
Kepentingan
5.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas, fungsi
dan perannya dilarang memiliki/melakukan
peran ganda atau terafiliasi.
5.2 Peran ganda sebagaimana dimaksud pada angka
5.1. antara lain meliputi :
a. seorang anggota Direksi atau Dewan
Komisaris suatu Badan Usaha dilarang
merangkap sebagai anggota Direksi atau
Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya
yang menjadi peserta pada Pelelangan yang
sama.
b. pengurus koperasi pegawai dalam suatu
K/L/D/I atau anak perusahaan pada
BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan
bersaing dengan perusahaan lainnya,
merangkap sebagai anggota Pokja ULP/Panitia
Pengadaan atau pejabat yang berwenang
menetapkan pemenang Pelelangan.
5.3 Afiliasi sebagaimana dimaksud pada angka 5.1.
adalah keterkaitan hubungan, baik antar peserta,
maupun antara peserta dengan PPK dan/atau
anggota Pokja ULP/Panitia Pengadaan yang
antara lain meliputi :
a. hubungan keluarga karena perkawinan dan
keturunan sampai dengan derajat kedua, baik
secara horizontal maupun vertikal;
b. PPK dan/atau anggota Pokja ULP/Panitia
Pengadaan, baik langsung maupun tidak
langsung mengendalikan atau menjalankan
perusahaan peserta;
c. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang
dikendalikan, baik langsung maupun tidak
langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih
3
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang
saham dan/atau salah satu pengurusnya
sama.
5.4 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali
cuti diluar tanggungan K/L/D/I.
6. Pendayaguna
an Produksi
Dalam Negeri
6.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan
penawaran yang mengutamakan barang
produksi dalam negeri.
6.2 Pengadaan Barang yang terdiri atas bagian atau
komponen dalam negeri dan bagian atau
komponen yang masih harus diimpor, dilakukan
dengan ketentuan :
a. pemilahan atau pembagian komponen harus
benar-benar mencerminkan bagian atau
komponen yang telah dapat diproduksi di
dalam negeri dan bagian atau komponen
yang masih harus diimpor;
b. pekerjaan pemasangan, pabrikasi, pengujian
dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di
dalam negeri;
c. peserta diwajibkan membuat daftar Barang
yang diimpor yang dilengkapi dengan
spesifikasi teknis, jumlah dan harga yang
dilampirkan pada Dokumen Penawaran.
d. semaksimal mungkin menggunakan jasa
pelayanan yang ada di dalam negeri, seperti
jasa asuransi, angkutan, ekspedisi perbankan,
dan pemeliharaan;
6.3 Pengadaan barang impor dimungkinkan dalam
hal :
a. Barang tersebut belum dapat diproduksi di
dalam negeri;
b. spesifikasi teknis Barang yang diproduksi di
dalam negeri belum memenuhi persyaratan;
dan/atau
c. volume produksi dalam negeri tidak mampu
memenuhi kebutuhan.
6.4 [Atas penggunaan produksi dalam negeri,
penawaran peserta diberikan preferensi harga
untuk pekerjaan diatas Rp. 5.000.000.000,00
(lima miliar rupiah) dan TKDN diatas 25 %(dua
puluh lima perseratus).]
7. Satu
Penawaran
Tiap Peserta
7.1 Setiap peserta, baik atas nama sendiri maupun
sebagai anggota kemitraan hanya boleh
memasukkan satu penawaran untuk satu paket
pekerjaan.
7.2 Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan
dilarang menjadi peserta baik secara sendiri
maupun sebagai anggota kemitraan yang lain
pada paket pekerjaan yang sama.
4
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
B. DOKUMEN PENGADAAN
8. Isi Dokumen
Pengadaan
8.1 Dokumen pengadaan terdiri atas Dokumen
Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi;
8.2 Dokumen Pemilihan meliputi :
a. Umum
b. Pengumuman Pelelangan;
c. Instruksi Kepada Peserta;
d. Lembar Data Pemilihan;
e. Bentuk Dokumen Penawaran :
1) Surat Penawaran;
2) Bentuk Surat perjanjian Kemitraan/Kerja
Sama Operasi (KSO);
3) Dokumen Penawaran Teknis;
4) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN;
5) Jaminan Penawaran;
f. Bentuk Surat Perjanjian;
g. Syarat-Syarat Umum Kontrak;
h. Syarat-Syarat Khusus Kontrak;
i. Spesifikasi Teknis;
j. [Daftar Kuantitas dan Harga, apabila
dipersyaratkan];
k. Bentuk Dokumen lain :
1) Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ);
2) Surat Pesanan (SP)
3) Jaminan Sanggahan Banding
4) Jaminan Pelaksanaan;
5) Jaminan Uang Muka;
8.3 Dokumen Kualifikasi meliputi :
a. Lembar Data Kualifikasi;
9. Bahasa
Dokumen
Pengadaan
Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi
tertulis dalam proses pengadaan menggunakan Bahasa
Indonesia.
10. Pemberian
Penjelasan
10.1 Pemberian Penjelasan dilakukan secara online
melalui aplikasi SPSE pada waktu yang
ditentukan, oleh Pokja ULP/Panitia Pengadaan
kepada peserta yang terdaftar.
10.2 Ketidak ikutsertaan peserta pada saat Pemberian
Penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk
menolak/menggugurkan penawaran.
10.3 Apabila dipandang perlu, Pokja ULP/Panitia
Pengadaan melalui Aanwijzer atau tim teknis
yang ditunjuk, dapat memberikan penjelasan
lanjutan dengan cara melakukan peninjauan
lapangan. Biaya peninjauan lapangan
ditanggung oleh peserta.
10.4 Catatan tentang Pemberian Penjelasan mengenai
5
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
isi Dokumen Pengadaan, pertanyaan dari
peserta, jawaban dari Pokja ULP/Panitia
Pengadaan dapat dilihat melalui aplikasi SPSE
.Jika dilaksanakan penjelasan lanjutan dapat
dibuat Berita Acara Penjelasan Lanjutan (BAPL)
yang diunggah dalam website LPSE dan dapat
dilihat melalui aplikasi SPSE
10.5 Apabila terdapat hal-hal/ketentuan baru atau
perubahan penting yang perlu ditampung, maka
Pokja ULP/Panitia Pengadaan menuangkan ke
dalam Addendum Dokumen Pengadaan yang
menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen
Pengadaan.
10.6 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting
tersebut tidak dituangkan dalam Adendum
Dokumen Pengadaan, maka ketentuan baru atau
perubahan tersebut dianggap tidak ada dan
ketentuan yang berlaku adalah Dokumen
Pengadaan awal.
10.7 Peserta dapat mengunduh Addendum Dokumen
Pengadaan yang diunggah Pokja ULP pada
website LPSE.
11. Perubahan
Dokumen
Pengadaan
11.1 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum
batas akhir waktu pemasukan penawaran, Pokja
ULP dapat menetapkan Addendum Dokumen
Pengadaan berdasarkan informasi baru yang
mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan.
11.2 Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen
Pengadaan.
11.3 Pengumuman Addendum Dokumen Pengadaan
dapat dilihat pada website LPSE 2 (dua) hari
sebelum batas akhir pemasukan penawaran.
12. Perubahan
Waktu
Pokja ULP/Panitia Pengadaan dapat melakukan
perubahan waktu pada setiap tahapan lelang dengan
menyertakan alasan.
C. PENYIAPAN DOKUMEN PENAWARAN DAN KUALIFIKASI
13. Biaya dalam
Penyiapan
13.1 Peserta menanggung semua biaya dalam
penyiapan dan penyampaian penawaran.
Penawaran
dan
Kualifikasi
13.2 Pokja ULP/Panitia Pengadaan tidak
bertanggungjawab atas kerugian apapun yang
ditanggung oleh peserta.
14. Bahasa
Penawaran
14.1 Semua Dokumen Penawaran dan Dokumen Isian
Kualifikasi harus menggunakan Bahasa
Indonesia.
6
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
14.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan
Dokumen Penawaran dapat menggunakan
Bahasa Indonesia atau bahasa asing.
14.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu
disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia.
Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran, maka
yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa
Indonesia.
15. Dokumen
Penawaran
Dokumen Penawaran, meliputi :
a. Hasil Pemindaian (scanning) Surat penawaran
(format pdf) yang didalamnya mencantumkan ;
1) tanggal;
2) masa berlaku penawaran;
3) harga penawaran;
4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan; dan
b. Hasil pemindaian (scanning) Jaminan Penawaran
(format pdf).
c. Hasil Pemindaian (scanning) Dokumen Daftar
Kuantitas Dan Harga (RAB); (format pdf)
d. Dokumen Daftar Kuantitas Dan Harga (RAB) dalam
bentuk format Excel. Bila terjadi perbedaan dengan
daftar kuantitas dan Harga dalam format pdf, maka
yang akan dianggap benar adalah Daftar Kuantitas
dan Harga dalam format pdf.
e. Hasil pemindaian surat perjanjian kemitraan/kerja
sama operasi (apabila ada) (fomat pdf);
f. Dokumen penawaran teknis :
1) Hasil Pemindaian (scanning) Spesifikasi Teknis
barang yang ditawarkan (format pdf);
2) Hasil Pemindaian (scanning) Jadwal waktu
penyerahan/pengiriman barang (format pdf);
3) Hasil Pemindaian (scanning) Daftar Identitas
Barang (jenis, bidang kajian, pengarang,
penerbit, spesifikasi dan harga) untuk buku yang
ditawarkan. (format pdf)
4) Daftar Identitas Barang (jenis, bidang kajian,
pengarang, penerbit, spesifikasi dan harga) untuk
buku yang ditawarkan dalam format Excel. Bila
terjadi perbedaan dengan Daftar Identitas Barang
dalam format pdf, maka yang dianggap benar
adalah Daftar Identitas Barang dalam format pdf.
5) Hasil pemindaian (scanning) Surat Dukungan
minimal 50% dari seluruh penerbit yang
mendukung penawaran peserta sesuai dengan
buku yang ditawarkan dan ditujukan khusus
untuk pengadaan ini; (format pdf)
6) Hasil Pemindaian (scanning) Surat Pernyataan
kesanggupan menyediakan dan memperlihatkan
1 eksemplar untuk setiap judul buku yang
ditawarkan pada saat diklarifikasi oleh Panitia dan
bersedia menerima kegagalan penawaran akibat
7
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
tidak sanggup menyediakan buku yang
ditawarkan tersebut. (diatas kertas berkop surat
penyedia, bermeterai Rp.6000); (format pdf).
g. Dokumen Tambahan Kelengkapan Data Isian
Kualifikasi :
1) Hasil Pemindaian (scanning) Surat Pernyataan
Tidak Masuk Dalam Daftar Hitam (format pdf);
2) Hasil Pemindaian (scanning) Surat Pernyataan
tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak
bangkrut dan tidak sedang dihentikan kegiatan
usahanya (format pdf);
16. Harga
Penawaran
16.1 Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam
angka dan huruf.
16.2 Untuk kontrak harga satuan serta kontrak
gabungan harga satuan dan lump sum, peserta
mencantumkan harga satuan dan harga total
untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam
Daftar Kuantitas dan Harga. Jika harga satuan
ditulis nol atau tidak dicantumkan maka
pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut
dianggap telah termasuk dalam harga satuan
pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap
harus dilaksanakan.
[untuk kontrak lump sum, peserta
mencantumkan harga satuan untuk tiap mata
pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas
dan Harga, apabila dipersyaratkan].
16.3 Biaya overhead dan keuntungan serta semua
pajak, bea, retribusi, dan pungutan lain serta
biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia
untuk pelaksanaan pengadaan barang ini
diperhitungkan dalam total harga penawaran.
16.4 [untuk Kontrak yang masa pelaksanaannya lebih
dari 12 (dua belas) bulan, ditulis “Penyesuaian
harga dapat diberlakukan sebagaimana diatur
dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak]”.
17. Mata Uang
Penawaran
dan Cara
17.1 Semua harga dalam penawaran harus dalam
bentuk mata uang sesuai yang tercantum dalam
LDP.
Pembayaran 17.2 Pembayaran atas pelaksanaan pengadaan
barang ini dilakukan sesuai dengan cara yang
ditetapkan dalam LDP dan diuraikan dalam
Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.
18. Masa Berlaku
Penawaran
18.1 Masa berlaku penawaran sesuai dengan
ketentuan dalam LDP.
dan Jangka
Waktu
Pelaksanaan
18.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan,
sebelum akhir masa berlakunya penawaran,
Pokja ULP/Panitia Pengadaan dapat meminta
8
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
kepada seluruh peserta secara tertulis untuk
memperpanjang masa berlakunya penawaran
tersebut dalam jangka waktu tertentu.
Konfirmasi perpanjangan dapat dilakukan secara
elektronik, Peserta Pengadaan dapat
menyampaikan konfirmasi secara elektronik
melalui e-mail.
18.3 Peserta dapat :
a. menyetujui permintaan tersebut tanpa
mengubah penawaran;
b. menolak permintaan tersebut dan dapat
mengundurkan diri secara tertulis dengan
tidak dikenakan sanksi.
18.4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang
ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang
ditetapkan dalam LDP.
19. Pengisian
Dokumen
Isian
19.1 Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta
Integritas dan mengisi Isian Data Kualifikasi
dalam aplikasi SPSE.
Kualifikasi 19.2 Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap
telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta
pengadaan.
20. Pakta
Integritas
20.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan
tidak melakukan dan akan melaporkan
terjadinya kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN)
dalam pengadaan barang.
20.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada
suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE,
maka Penyedia barang/jasa dianggap telah
menandatangani Pakta Integritas.
21. Jaminan
Penawaran
21.1 Peserta menyerahkan Jaminan Penawaran dalam
mata uang penawaran sesuai yang tercantum
dalam LDP.
21.2 Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan
sebagai berikut :
a. diterbitkan oleh Bank Umum, perusahaan
penjaminan atau perusahaan asuransi yang
mempunyai program asuransi kerugian
(suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh
Menteri Keuangan;
b. Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal
terakhir pemasukan penawaran dan masa
berlakunya tidak kurang dari waktu yang
ditetapkan dalam LDP;
c. nama peserta sama dengan nama yang
tercantum dalam Jaminan Penawaran;
d. besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang
dari nilai nominal yang ditetapkan dalam LDP;
e. besaran nilai Jaminan Penawaran
9
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
dicantumkan dalam angka dan huruf;
f. nama Pokja ULP/Panitia Pengadaan yang
menerima Jaminan Penawaran sama dengan
nama Pokja ULP/Panitia Pengadaan yang
mengadakan pelelangan;
g. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan
paket pekerjaan yang dilelangkan;
h. Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan
tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai
Jaminan dalam waktu paling lambat 14
(empat belas) hari kerja, setelah surat
pernyataan wanprestasi dari Pokja ULP/Panitia
Pengadaan diterima oleh Penerbit Jaminan;
i. Jaminan Penawaran atas nama perusahaan
kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO) harus
ditulis atas nama perusahaan kemitraan.
21.3 Jaminan Penawaran dari pemenang lelang akan
dikembalikan setelah pemenang lelang
menyerahkan Jaminan Pelaksanaan.
21.4 Jaminan Penawaran dari peserta yang tidak
ditetapkan sebagai pemenang lelang akan
dikembalikan setelah pengumuman pemenang
lelang.
21.5 Jaminan penawaran akan disita apabila :
a. peserta terlibat KKN;
b. calon pemenang dan calon pemenang
cadangan 1 dan 2 tidak bersedia menambah
nilai jaminan pelaksanaan dalam hal harga
penawarannya dibawah 80% HPS;
c. calon pemenang dan calon pemenang 1 dan
2 tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau
verifikasi kualifikasi dengan alasan yang tidak
dapat diterima; atau
d. calon pemenang dan calon pemenang
cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri dengan
alasan yang tidak dapat diterima atau gagal
tanda tangan kontrak.
22. Bentuk
Dokumen
Penawaran
Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk
softcopy berupa file yang telah dienkripsi dianggap
telah ditandatangani oleh peserta pengadaan.
D. PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN
23. Penyampulan
dan
23.1 Penyampulan Dokumen Penawaran dengan
menggunakan metode 1 (satu) file.
Penandaan
Sampul
Penawaran
23.2 Dokumen penawaran terdiri dari :
a. Penawaran administrasi;
b. Penawaran teknis;
c. Penawaran harga; dan
d. Dokumen Isian Kualifikasi.
10
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
23.3 File disandikan dengan Aplikasi Pengaman
Dokumen (APENDO).
23.4 Peserta wajib mengetahui dan mengikuti
ketentuan penggunaan APENDO yang tersedia
pada aplikasi APENDO.
24. Penyampaian
Dokumen
Penawaran
24.1 Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran
kepada Pokja ULP/Panitia Pengadaan :
a. Pertama-tama, mengirimkan data kualifikasi
melalui melalui aplikasi SPSE;
b. Dilanjutkan dengan mengunggah file
penawaran terenskripsi melalui aplikasi SPSE
sesuai jadwal yang ditetapkan.
24.2 Peserta hanya dapat menyampaikan Dokumen
Penawaran kepada Pokja ULP melalui aplikasi
SPSE.
24.3 Peserta dapat mengirim data kualifikasi dan
mengunggah file penawaran secara berulang
sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen
Penawaran. Data kualifikasi dan file penawaran
terakhir akan menggantikan data dan file yang
telah terkirim sebelumnya.
25. Batas Akhir
Waktu
Pemasukan
Penawaran
Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui
aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada
waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP/Panitia
Pengadaan.
26. Penawaran
Terlambat
Setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran,
Aplikasi SPSE akan menolak setiap penawaran yang
akan dikirim. .
E. PEMBUKAAN DAN EVALUASI PENAWARAN
27. Pembukaan
Penawaran
27.1 Pada tahap pembukaan penawaran, Pokja ULP
mengunduh dan melakukan dekripsi file
penawaran dengan menggunakan APENDO
sesuai waktu yang telah ditetapkan.
27.2 Terhadap file penawaran yang tidak dapat
dibuka (dideskripsi), Pokja ULP/Paniitia
pengadaan menyampaikan file penawaran
tersebut kepada LPSE untuk mendapat
keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak
dapat dibuka. Selanjutnya Pokja ULP/Panitia
Pengadaan menetapkan penawaran tidak
memenuhi syarat. Apabila dapat dibuka, maka
Pokja ULP/Panitia Pengadaan akan melanjutkan
proses atas penawaran yang bersangkutan.
27.3 Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3
(tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan
11
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
gagal.
27.4 Penawaran masuk yang dimaksud butir 27.3
adalah dokumen penawaran yang berhasil
dibuka, yang berisi data kualifikasi dan
penawaran administrasi, teknis dan harga.
27.5 Pokja ULP/Panitia Pengadaan tidak boleh
menggugurkan penawaran pada waktu
pembukaan penawaran kecuali untuk file
penawaran yang sudah dipastikan tidak dapat
dibuka berdasarkan keterangan LPSE.
28. Evaluasi
Penawaran
28.1 Evaluasi penawaran dilakukan dengan metode
evaluasi sistem gugur.
28.2 [Untuk kontrak harga satuan atau kontrak
gabungan harga satuan dan lump sum,
dilakukan koreksi aritmatik sebelum dilakukan
evaluasi penawaran dengan ketentuan :
a. volume pekerjaan yang tercantum dalam
daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan
yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan;
b. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian
antara volume dengan harga satuan pekerjaan
maka dilakukan pembetulan, dengan
ketentuan harga satuan pekerjaan yang
ditawarkan tidak boleh diubah; dan
c. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan
dianggap sudah termasuk dalam harga satuan
pekerjaan yang lain dan harga satuan pada
daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan
kosong.]
28.3 [Hasil koreksi aritmatik dapat mengubah nilai
penawaran sehingga urutan peringkat dapat
menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari
urutan peringkat semula.]
[Koreksi aritmatik untuk penawaran kontrak
lump sump yang melampirkan daftar kuantitas
dan harga hanya dilakukan untuk menyesuaikan
volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar
kuantitas dan harga dengan yang tercantum
dalam Dokumen Pengadaan tanpa mengubah
nilai penawaran.]
28.4 [Penawaran setelah koreksi aritmatik yang
melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur.]
28.5 [Berdasarkan hasil koreksi aritmatik, Pokja ULP
menyusun urutan dari penawaran terendah.]
28.6 [Pokja ULP memasukan hasil koreksi aritmatik
pada aplikasi SPSE
28.7 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur
dilakukan oleh Pokja ULP/Panitia Pengadaan
untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang
memenuhi syarat yang dimulai dengan
12
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
penawaran terendah setelah koreksi aritmatik.
28.8 Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang
dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga
kurang dari HPS maka proses lelang tetap
dilanjutkan dengan melakukan evaluasi
penawaran harga.
28.9 Pokja ULP/Panitia pengadaan melakukan evaluasi
penawaran yang meliputi :
a. evaluasi administrasi;
b. evaluasi teknis; dan
c. evaluasi harga;
28.10 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi
sebagai berikut :
a. Pokja ULP/Panitia Pengadaan dilarang
menambah, mengurangi, mengganti, dan/atau
mengubah isi Dokumen Pengadaan ini
b. Pokja ULP/Panitia Pengadaan dan/atau peserta
dilarang menambah, mengurangi, mengganti,
dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran;
c. penawaran yang memenuhi syarat adalah
penawaran yang sesuai dengan ketentuan,
syarat-syarat, dan spesifikasi teknis yang
ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini,
tanpa ada penyimpangan yang bersifat
penting/pokok atau penawaran bersyarat;
d. penyimpangan yang bersifat penting/pokok
atau penawaran bersyarat adalah :
1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan
ini yang mempengaruhi lingkup, kualitas
dan hasil/kinerja pekerjaan; dan/atau
2) penawaran dari peserta dengan
persyaratan tambahan yang akan
menimbulkan persaingan usaha tidak
sehat dan/atau tidak adil diantara peserta
yang memenuhi syarat.
e. para pihak dilarang mempengaruhi atau
melakukan intervensi kepada Pokja
ULP/Panitia Pengadaan selama proses
evaluasi;
f. Pokja ULP/Panitia Pengadaan dilarang
menggugurkan penawaran dengan alasan :
1) Ketidakikutsertaan peserta dalam
pemberian penjelasan; dan/atau
2) kesalahan yang tidak substansial, misalnya
surat penawaran tidak berkop perusahaan;
g. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti
adanya persaingan usaha yang tidak sehat
dan/atau terjadi pengaturan bersama
(kolusi/persekongkolan) antara peserta, Pokja
ULP dan/atau PPK, dengan tujuan untuk
memenangkan salah satu peserta, maka :
1) peserta yang ditunjuk sebagai calon
13
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
pemenang dan peserta lain yang terlibat
dimasukkan ke dalam Daftar Hitam;
2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan
menetapkan peserta lainnya yang tidak
terlibat (apabila ada); dan
3) apabila tidak ada peserta lain
sebagaimana dimaksud pada angka 2),
maka pelelangan dinyatakan gagal.
28.11 Evaluasi Administrasi :
a. evaluasi terhadap data administrasi hanya
dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai
pada saat penilaian kualifikasi;
b. penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan
administrasi, apabila :
1) syarat-syarat substansial yang diminta
berdasarkan Dokumen Pengadaan ini
dipenuhi/dilengkapi, khusus untuk peserta
yang tidak menyampaikan formulir TKDN,
maka penawarannya tidak digugurkan dan
nilai TKDN nya dianggap 0 (nol);
2) Terdapat surat penawaran memenuhi
ketentuan sebagai berikut :
a) jangka waktu berlakunya surat
penawaran tidak kurang dari waktu yang
ditetapkan dalam LDP;
b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan
yang ditawarkan tidak melebihi jangka
waktu yang ditetapkan dalam LDP; dan
c) bertanggal.
3) Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan
sebagai berikut :
a) diterbitkan oleh Bank Umum,
perusahaan penjaminan atau
perusahaan asuransi yang mempunyai
program asuransi kerugian (suretyship)
sebagaimana ditetapkan oleh Menteri
Keuangan;
b) Jaminan Penawaran dimulai sejak
tanggal terakhir pemasukan penawaran
dan masa berlakunya tidak kurang dari
waktu yang ditetapkan dalam LDP;
c) nama peserta sama dengan nama yang
tercantum dalam surat Jaminan
Penawaran;
d) besaran nilai Jaminan Penawaran tidak
kurang dari nilai jaminan yang
ditetapkan dalam LDP;
e) besaran nilai Jaminan Penawaran
dicantumkan dalam angka dan huruf;
f) nama Pokja ULP/Panitia Pengadaan yang
menerima Jaminan Penawaran sama
dengan nama Pokja ULP/Panitia
14
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
Pengadaan yang mengadakan
pelelangan; dan
g) paket pekerjaan yang dijamin sama
dengan paket pekerjaan yang
dilelangkan.
h) Jaminan Penawaran harus dapat
dicairkan tanpa syarat (unconditional)
sebesar nilai Jaminan dalam waktu
paling lambat 14 (empat belas) hari
kerja, setelah surat pernyataan
wanprestasi dari Pokja ULP/Panitia
Pengadaan diterima oleh Penerbit
Jaminan;
i) Jaminan Penawaran atas nama
perusahaan kemitraan/Kerja Sama
Operasi (KSO) harus ditulis atas nama
perusahaan kemitraan.
j) substansi dan keabsahan/keaslian
Jaminan Penawaran kepada penerbit
jaminan telah dikonfirmasi dan
diklarifikasi secara tertulis oleh Pokja
ULP/Panitia Pengadaan kepada penerbit
jaminan. Dalam hal penyedia
barang/jasa hanya mengirimkan
softcopy jaminan penawaran dan tidak
mengirimkan jaminan penawaran asli,
penyedia barang/jasa tersebut tidak
dapat digugurkan pada tahap evaluasi
administrasi jika hasil konfirmasi kepada
penerbit jaminan menyatakan bahwa
jaminan tersebut dapat dicairkan.
c. Pokja ULP/Panitia Pengadaan dapat melakukan
klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas
dan meragukan;
d. peserta yang memenuhi persyaratan
administrasi dilanjutkan dengan evaluasi
teknis;
e. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua)
peserta yang memenuhi persyaratan
administrasi, maka evaluasi tetap dilanjutkan
dengan evaluasi teknis; dan
f. apabila tidak ada peserta yang memenuhi
persyaratan administrasi, maka pelelangan
dinyatakan gagal.
g. Pokja ULP/Panitia Pengadaan memasukan
hasil evaluasi administrasi pada aplikasi SPSE,
termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam
evaluasi administrasi.
28.12 Evaluasi Teknis :
a. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai
dengan yang ditetapkan dan diminta dalam
dokumen penawaran;
15
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
b. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem
gugur, dengan ketentuan :
1) Pokja ULP/Panitia Pengadaan menilai
persyaratan teknis dengan membandingkan
pemenuhan persyaratan teknis
sebagaimana yang ditetapkan dalam LDP.
2) Penilaian syarat teknis minimal dilakukan
terhadap :
a) spesifikasi teknis barang yang
ditawarkan sebagaimana ditetapkan
dalam Dokumen Pengadaan ini;
b) jadwal waktu penyerahan sebagaimana
ditetapkan dalam LDP;
c) Identitas Barang (jenis, bidang kajian,
nama pengarang, penerbit, spesifikasi,
dan harga) yang ditawarkan tercantum
dengan lengkap dan jelas sesuai dengan
data/tabel yang diberikan dalam
dokumen;
d) Surat Dukungan dari seluruh penerbit
yang mendukung penawaran peserta
sesuai dengan buku yang ditawarkan
dan ditujukan khusus untuk pengadaan
ini;
e) jaminan purnajual (apabila
dipersyaratkan);
f) Asuransi (apabila dipersyaratkan);
g) Tenaga teknis (apabila dipersyaratkan);
dan
h) bagian pekerjaan yang akan
disubkontrakan sebagaimana ditetapkan
dalam LDP (apabila dipersyaratkan).
i) Melengkapi seluruh persyaratan teknis
yang diminta dalam dokumen
pengadaan ini
3) [evaluasi teknis dalam sistem gugur dapat
menggunakan sistem ambang batas
terhadap unsur teknis yang dinilai;]
4) [dalam hal evaluasi teknis dengan sistem
gugur yang menggunakan ambang batas
nilai teknis, penawaran dinyatakan lulus
teknis apabila masing-masing unsur
maupun nilai total keseluruhan unsur
memenuhi ambang batas minimal yang
ditetapkan dalam LDP.]
5) Pokja ULP/Panitia Pengadaan dapat
meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk
bahan/alat tertentu sesuai dengan
ketentuan dalam LDP;
c. Dalam evaluasi teknis Pokja ULP/Panitia
Pengadaan akan melakukan klarifikasi dengan
16
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
peserta, yaitu : peserta dengan nilai
penawaran terendah (calon pemenang) harus
dapat menyiapkan dan memperlihatkan
kepada Panitia contoh buku masing-masing 1
eksemplar untuk tiap judul buku yang
ditawarkan. Apabila Peserta tidak dapat
memenuhi sesuai dengan batas waktu yang
disediakan Panitia, maka secara teknis hasil
klarifikasi ini akan menggugurkan penawaran;
d. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis
dilanjutkan dengan evaluasi harga ;
e. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua)
peserta yang lulus evaluasi teknis, maka
evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi
harga;
f. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi
teknis maka pelelangan dinyatakan gagal.
h. Pokja ULP/Panitia Pengadaan memasukan
hasil evaluasi teknis pada aplikasi SPSE,
termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam
evaluasi teknis.
28.13 Evaluasi Harga
a. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-
hal yang pokok atau penting, dengan
ketentuan :
1) total harga penawaran dibandingkan
terhadap nilai total HPS :
a) apabila total harga penawaran atau
penawaran terkoreksi melebihi nilai total
HPS, dinyatakan gugur; dan
b) apabila semua harga penawaran atau
harga penawaran terkoreksi di atas nilai
total HPS, pelelangan dinyatakan gagal.
2) harga satuan yang nilainya lebih besar dari
110% (seratus sepuluh perseratus) dari
harga satuan yang tercantum dalam HPS,
dilakukan klarifikasi. Harga satuan
penawaran tersebut dinyatakan timpang
dan hanya berlaku untuk volume sesuai
dengan Daftar Kuantitas dan Harga;
3) mata pembayaran yang harga satuannya
nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi
dan kegiatan tersebut harus tetap
dilaksanakan. Harganya dianggap
termasuk dalam harga satuan pekerjaan
lainnya;
4) [untuk kontrak lump sum :
a) apabila ada perbedaan antara penulisan
nilai harga penawaran antara angka dan
huruf maka nilai yang diakui adalah nilai
dalam tulisan huruf;
b) apabila penawaran dalam angka tertulis
17
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
dengan jelas sedangkan dalam huruf
tidak jelas, maka nilai yang diakui
adalah nilai dalam tulisan angka; atau
c) apabila penawaran dalam angka dan
huruf tidak jelas, maka penawaran
dinyatakan gugur]
b. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan
ketentuan sebagai berikut :
1) klarifikasi dalam hal penawaran komponen
dalam negeri berbeda dibandingkan dengan
Daftar Inventarisasi Barang/Jasa Produksi
Dalam Negeri;
2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga
penawaran dibawah 80% (delapan puluh
perseratus) HPS dengan ketentuan :
a) apabila peserta tersebut ditunjuk
sebagai pemenang lelang, harus
bersedia untuk menaikkan Jaminan
Pelaksanaan menjadi 5% (lima
perseratus) dari nilai total HPS; dan
b) apabila peserta yang bersangkutan
tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan
Pelaksanaan, maka penawarannya
digugurkan dan Jaminan Penawaran
disita untuk negara serta dimasukkan
dalam Daftar Hitam.
c. Memperhitungkan preferensi harga atas
penggunaan produksi dalam negeri dengan
ketentuan sebagai berikut :
1) rumus penghitungan sebagai berikut :
HP
KP
HEA ×
|

|

'
´
+
=
1
1
HEA = Harga Evaluasi Akhir.
KP = Koefisien Preferensi (Tingkat
Komponen Dalam Negeri (TKDN)
dikali Preferensi tertinggi Barang/
Jasa).
HP = Harga Penawaran (Harga
Penawaran yang memenuhi
persyaratan lelang dan telah
dievaluasi).
2) Dalam hal terdapat 2 (dua) atau lebih
penawaran dengan HEA yang sama,
penawar dengan TKDN terbesar adalah
sebagai pemenang.
3) Pemberian Preferensi Harga tidak
mengubah Harga Penawaran dan hanya
digunakan oleh Pokja ULP untuk keperluan
perhitungan HEA guna menetapkan
peringkat pemenang Pelelangan.
d. Apabila dalam evaluasi penawaran ditemukan
18
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
adanya persaingan usaha yang tidak sehat
dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/
persekongkolan), maka pelelangan dinyatakan
gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan
dalam Daftar Hitam.
e. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang
memiliki harga penawaran yang sama, maka
Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai
kemampuan teknis lebih besar dan hal ini
dicatat dalam Berita Acara.
f. Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga)
penawaran sebagai calon pemenang dan calon
pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada)
28.14 Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya
persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau
terjadi pengaturan bersama (kolusi/
persekongkolan) antara peserta, Pokja ULP
dan/atau PPK, dengan tujuan untuk
memenangkan salah satu peserta, maka :
a. peserta yang ditunjuk sebagai calon
pemenang dan peserta lain yang terlibat
dimasukkan ke dalam Daftar Hitam;
b. anggota Pokja ULP dan/atau PPK yang terlibat
persekongkolan diganti, dikenakan sanksi
administrasi dan/atau pidana;
c. proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan
menetapkan peserta lainnya yang tidak
terlibat (apabila ada); dan
d. apabila tidak ada peserta lain sebagaimana
dimaksud pada angka (3), maka pelelangan
dinyatakan gagal.
29. Evaluasi
Kualifikasi
29.1 Evaluasi kualifikasi dilakukan terhadap calon
pemenang lelang serta pemenang cadangan 1
dan 2 (apabila ada)
29.2 Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan
menggunakan metode penilaian sistem gugur.
29.3 Evaluasi kualifikasi dalam proses pascakualifikasi
sudah merupakan ajang kompetisi, maka data
yang kurang tidak dapat dilengkapi.
29.4 Tatacara evaluasi dilakukan sesuai dengan
ketentuan dalam Dokumen Pengadaan ini.
29.5 Apabila calon pemenang lelang serta pemenang
cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus
evaluasi kualifikasi, maka dilakukan evaluasi
kualifikasi terhadap penawar ranking berikutnya.
30. Pembuktian
Kualifikasi
30.1 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang
memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan
setelah evaluasi kualifikasi.
30.2 Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara
melihat dokumen asli atau dokumen yang sudah
19
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
dilegalisir oleh yang berwenang dan meminta
salinannya.
30.3 Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau
verifikasi kepada penerbit dokumen, apabila
diperlukan.
30.4 Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan
pemalsuan data, maka peserta digugurkan dan
dimasukkan dalam Daftar Hitam.
30.5 Apabila tidak ada penawaran yang lulus
pembuktian kualifikasi, maka lelang dinyatakan
gagal.
F. PENETAPAN PEMENANG PELELANGAN
31. Pengumuman
Pemenang
Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang
cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui aplikasi SPSE
dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat
32. Sanggahan 32.1 Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara
elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan
pemenang kepada Pokja ULP/Panitia Pengadaan
dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah
pengumuman pemenang, disertai bukti
terjadinya penyimpangan, dengan tembusan
disampaikan secara offline kepada PPK, PA/KPA
dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam
LDP.
32.2 Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi
penyimpangan prosedur meliputi :
a. penyimpangan terhadap ketentuan dan
prosedur yang diatur dalam Peraturan
Presiden Nomor 54 Tahun 2010 dan yang
telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan;
b. rekayasa tertentu sehingga menghalangi
terjadinya persaingan usaha yang sehat;
dan/atau
c. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP
dan/atau pejabat yang berwenang lainnya.
32.3 Pokja ULP/Panitia Pengadaan wajib memberikan
jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE
atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima)
hari kerja setelah menerima surat sanggahan.
32.4 Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja
ULP/Panitia Pengadaan menyatakan pelelangan
gagal.
32.5 Sanggahan yang disampaikan secara offline,
bukan kepada Pokja ULP/Panitia Pengadaan atau
disampaikan diluar masa sanggah, dianggap
sebagai pengaduan dan ditindaklanjuti secara
offline di luar aplikasi SPSE oleh pihak-pihak
yang berwenang.
20
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
33. Sanggahan
Banding
33.1 Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban
sanggahan dari Pokja ULP/Panitia Pengadaan,
dapat mengajukan sanggahan banding secara
tertulis kepada Menteri/Pimpinan
Lembaga//Pimpinan Institusi Lainnya atau
Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam
LDP, paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah
menerima jawaban sanggahan, dengan
tembusan kepada PPK, Pokja ULP/Panitia
Pengadaan, dan APIP K/L/D/I sebagaimana
tercantum dalam LDP.
33.2 Menteri/Pimpinan Lembaga/Pimpinan Institusi
Lainnya atau Kepala Daerah sebagaimana
tercantum dalam LDP wajib memberikan
jawaban secara tertulis atas semua sanggahan
banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja
setelah surat sanggahan banding diterima.
33.3 Peserta yang akan melakukan sanggahan
banding harus memberikan Jaminan Sanggahan
Banding yang sebesar ketentuan dalam LDP
dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja
sejak tanggal pengajuan sanggahan banding.
33.4 Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah
Pokja ULP/Panitia Pengadaan.
33.5 Sanggahan banding menghentikan proses
pelelangan.
33.6 Sanggahan banding yang disampaikan bukan
kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/piminan
isntritusi atau Kepala Daerah sebagaimana
tercantum dalam LDP atau disampaikan diluar
masa sanggah banding, dianggap sebagai
pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.
G. PENUNJUKAN PEMENANG
34. Penunjukan
Penyedia/
Jasa
34.1 Pokja ULP/Panitia Pengadaan membuat dan
mengunggah Berita Acara Hasil Pelelangan
(BAHP) ke dalam aplikasi SPSE dan
menginformasikan kepada PPK sebagai dasar
untuk menerbitkan Surat Penunjukan
Penyedia/Jasa (SPPBJ).
34.2 PPK menerbitkan SPPBJ dengan ketentuan :
a. tidak ada sanggahan dari peserta;
b. sanggahan dan/atau sanggahan banding
terbukti tidak benar; atau
c. masa sanggah dan/atau masa sanggah
banding berakhir.
34.3 Penyedia yang ditunjuk wajib menerima
keputusan tersebut, dengan ketentuan :
a. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri
dan masa penawarannya masih berlaku
21
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
dengan alasan yang dapat diterima secara
obyektif oleh Pokja ULP/Panitia Pengadaan,
maka Jaminan Penawaran yang
bersangkutan dicairkan dan disetorkan
sebagaimana ditetapkan dalam LDP;
b. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri
dan masa penawarannya masih berlaku
dengan alasan yang tidak dapat diterima
secara obyektif oleh Pokja ULP/Panitia
Pengadaan, maka Jaminan Penawaran yang
bersangkutan dicairkan dan disetorkan
sebagaimana ditetapkan dalam LDP serta
dimasukkan dalam Daftar Hitam, atau
c. apabila yang tidak bersedia ditunjuk karena
masa penawarannya sudah tidak berlaku,
maka jaminan penawaran yang bersangkutan
tidak boleh dicairkan.
34.4 Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan
diri, maka penunjukan pemenang dapat
dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai
dengan urutan peringkat, selama masa surat
penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang
cadangan masih berlaku atau sudah
diperpanjang masa berlakunya.
34.5 Apabila semua pemenang yang ditunjuk
mengundurkan diri, maka pelelangan dinyatakan
gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari
PPK.
34.6 SPPBJ diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari
kerja setelah pengumuman penetapan
pemenang, apabila tidak ada sanggahan.
34.7 SPPBJ diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari
kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan
banding dijawab.
34.8 Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus
menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum
penandatanganan kontrak.
34.9 Dalam hal PPK tidak bersedia menerbitkan SPPBJ
karena tidak sependapat atas penetapan
pemenang, maka diberitahukan kepada PA/KPA
untuk diputuskan dengan ketentuan :
a. apabila PA/KPA sependapat dengan PPK,
dilakukan evaluasi ulang atau pelelangan
dinyatakan gagal; atau
b. apabila PA/KPA sependapat dengan ULP,
PA/KPA memutuskan penetapan pemenang
oleh ULP bersifat final dan PA/KPA
memerintahkan PPK untuk mengeluarkan
SPPBJ.
34.10 Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat
belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ.
22
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
35. BAHP dan
Kerahasiaan
Proses
35.1 Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam
Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja
ULP/Panitia Pengadaan bersifat rahasia sampai
dengan saat pengumuman pemenang.
35.2 Pokja ULP/Panitia Pengadaan menuangkan ke
dalam BAHP segala hal terkait proses pemilihan
penyedia/barang jasa secara elektronik yang
tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi
SPSE
35.3 Jika diperlukan, file BAHP dapat diunggah secara
berulang, diganti atau ditimpa sampai dengan
kontrak ditandatangani.
H. PELELANGAN GAGAL
36. Pelelangan
Gagal
36.1 Pokja ULP/Panitia Pengadaan menyatakan
Pelelangan gagal, apabila :
a. jumlah peserta yang memasukan Dokumen
Penawaran (file penawaran administrasi teknis
harga yang dapat dibuka) kurang dari 3
(tiga);
b. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi
penawaran;
c. dalam evaluasi penawaran ditemukan
bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat;
d. [harga penawaran terendah terkoreksi untuk
Kontrak Harga Satuan atau Kontrak gabungan
lump sum dan Harga Satuan lebih tinggi dari
HPS;]
[seluruh harga penawaran yang masuk untuk
Kontrak Lump Sum di atas HPS;]
e. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan
pelelangan yang tidak sesuai dengan
ketentuan Peraturan Presiden No. 54 Tahun
2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata
benar;
f. sanggahan dari peserta atas kesalahan
substansi Dokumen Pengadaan ternyata
benar; atau
g. calon pemenang dan calon pemenang
cadangan 1 dan 2, setelah dilakukan evaluasi
dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi
dan/atau pembuktian kualifikasi.
36.2 [KPA pada K/L/I atau PA/KPA pada Daerah]
sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan
pelelangan gagal, apabila :
a. [KPA pada K/L/I atau PA/KPA pada Daerah]
sebagaimana tercantum dalam LDP
sependapat dengan PPK yang tidak bersedia
menandatangani SPPBJ karena proses
Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan
23
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
Presiden No. 54 Tahun 2010;
b. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN
yang melibatkan ULP dan/atau PPK ternyata
benar;
c. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan
sehat dalam pelaksanaan pelelangan
dinyatakan benar oleh pihak berwenang;
d. sanggahan dari Penyedia atas kesalahan
prosedur yang tercantum dalam Dokumen
Pengadaan Penyedia ternyata benar;
e. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan
Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010;
f. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau
menyimpang dari Dokumen Pengadaan;
g. calon pemenang dan calon pemenang
cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri; atau
36.3 [Menteri/ Pimpinan Lembaga/ Pimpinan Institusi
Lainnya sebagaimana tercantum dalam LDP
selaku PA menyatakan pelelangan gagal, apabila
:
a. Sanggahan banding dari peserta atas
terjadinya pelanggaran prosedur dalam
pelaksanaan pelelangan yang melibatkan
KPA, PPK dan/atau Pokja ULP, ternyata benar;
atau
b. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN
yang melibatkan KPA, ternyata benar.]
[Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam
LDP menyatakan pelelangan gagal, apabila :
a. Sanggahan banding dari peserta atas
terjadinya pelanggaran prosedur dalam
pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA,
KPA, PPK dan/atau Pokja ULP, ternyata benar;
atau
b. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN
yang melibatkan PA dan/atau KPA, ternyata
benar.]
36.4 Setelah pelelangan dinyatakan gagal, maka
Pokja ULP memberitahukan secara elektronik
kepada peserta.
36.5 Setelah pemberitahuan adanya pelelangan
gagal, maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya
yang ditugaskan meneliti dan menganalisis
penyebab terjadinya pelelangan gagal,
menentukan langkah selanjutnya, yaitu
melakukan :
a. evaluasi ulang;
b. penyampaian ulang Dokumen Penawaran;
c. pelelangan ulang; atau
d. penghentian proses pelelangan
24
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
I. SURAT JAMINAN PELAKSANAAN
37. Surat
Jaminan
Pelaksanaan
37.1 Peserta berkewajiban untuk menyerahkan Surat
Jaminan Pelaksanaan dalam waktu 14 (empat
belas) hari kerja setelah SPPBJ diterbitkan.
37.2 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan
sebagai berikut :
a. diterbitkan oleh Bank Umum, perusahaan
penjaminan atau perusahaan asuransi yang
mempunyai program asuransi kerugian
(suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh
Menteri Keuangan;
b. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan dimulai
sejak tanggal penandatangan kontrak dan
masa berlakunya tidak kurang dari waktu
yang ditetapkan dalam LDP;
c. nama penyedia sama dengan nama yang
tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan;
d. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak
kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan;
e. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan
dicantumkan dalam angka dan huruf;
f. nama PPK yang menerima Jaminan
Pelaksanaan sama dengan nama PPK yang
mengadakan pelelangan;
g. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan
paket pekerjaan yang tercantum dalam
SPPBJ.
h. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan
tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai
Jaminan dalam waktu paling lambat 14
(empat belas) hari kerja, setelah surat
pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh
Penerbit Jaminan;
i. Jaminan Pelaksanaan atas nama kemitraan
(Kerja Sama Operasi/KSO) harus ditulis atas
nama kemitraan;
j. memuat nama, alamat, dan tanda tangan
pihak penjamin.
37.3 PPK mengkonfirmasi dan mengklarifikasi secara
tertulis substansi dan keabsahan/keaslian
Jaminan Pelaksanaan kepada penerbit jaminan
37.4 Kegagalan Penyedia yang ditunjuk untuk
menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan
dipersamakan dengan penolakan untuk
menandatangani Kontrak.
37.5 Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat
Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat
Umum Kontrak.
J. PENANDATANGANAN KONTRAK
38. Penandatang 38.1 Sebelum penandatangan kontrak PPK wajib
25
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
anan Kontrak memeriksa apakah pernyataan dalam Dokumen
Isian Kualifikasi masih berlaku. Apabila salah
satu pernyataan tersebut sudah tidak dipenuhi,
maka penandatanganan kontrak tidak dapat
dilakukan.
38.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling
lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah
diterbitkan SPPBJ, dan setelah penyedia
menyerahkan Jaminan Pelaksanaan, dengan
ketentuan :
a. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga
penawaran atau penawaran terkoreksi antara
80% (delapan puluh perseratus) nilai total
HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari
nilai penawaran atau penawaran terkoreksi;
atau
b. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga
penawaran atau penawaran terkoreksi
dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai
HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari
nilai total HPS
38.3 PPK dan penyedia tidak diperkenankan
mengubah substansi Dokumen Pengadaan
sampai dengan penandatanganan Kontrak,
kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan
yang melewati batas tahun anggaran.
38.4 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan
dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak
tahun jamak.
38.5 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep
Kontrak meliputi substansi, bahasa, redaksional,
angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada
setiap lembar Dokumen Kontrak.
38.6 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian
Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian,
dengan maksud apabila terjadi pertentangan
ketentuan antara bagian satu dengan bagian
yang lain, maka berlaku urutan sebagai berikut :
a. adendum Surat Perjanjian;
b. pokok perjanjian;
c. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan
harga;
d. syarat-syarat khusus Kontrak;
e. syarat-syarat umum Kontrak;
f. spesifikasi khusus;
g. spesifikasi umum;
h. gambar-gambar; dan
i. dokumen lainnya seperti : jaminan-jaminan,
SPPBJ, BAHP.
38.7 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai
kebutuhan, yaitu :
a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli,
26
Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
terdiri dari :
1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi
materai pada bagian yang ditandatangani
oleh penyedia; dan
2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi
materai pada bagian yang ditandatangani
oleh PPK;
b. rangkap Kontrak lainnya tanpa dibubuhi
materai, apabila diperlukan.
38.8 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak
atas nama Penyedia adalah Direksi yang
disebutkan namanya dalam Akta
Pendirian/Anggaran Dasar, yang telah
didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-
undangan atau penyedia perorangan.
38.9 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang
namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/
Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada
poin 38.8 diatas, dapat menandatangani
Kontrak, sepanjang mendapat kuasa/
pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi
atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/
Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak.
Standar Dokumen Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
BAB VI.
BENTUK DOKUMEN PENAWARAN
A. BENTUK SURAT PENAWARAN
CONTOH
[Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)]
Nomor : ______, ___ ______ 20___
Lampiran :
Kepada Yth. :
Panitia Pengadaan Barang Dan Jasa _____________________________
di
_____
Perihal : Penawaran Pekerjaan _______________________________
Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen
Pengadaan nomor : __________________ tanggal ______________ dan
setelah kami pelajari dengan seksama Dokumen Pengadaan, Berita Acara
Pemberian Penjelasan [dan adendum Dokumen Pengadaan], dengan ini kami
mengajukan penawaran untuk pekerjaan ___________________ sebesar
Rp. ________ (_______________).
Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang
tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan
tersebut di atas.
Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu
pelaksanaan pekerjaan selama ____ (________________) hari kalender
Penawaran ini berlaku selama ____ (_______________) hari kalender sejak
tanggal surat penawaran ini.
Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pengadaan, bersama Surat Penawaran
ini kami lampirkan Dokumen Penawaran, meliputi :
a. Hasil Pemindaian (scanning) Surat penawaran (format pdf) yang
didalamnya mencantumkan ;
1) tanggal;
2) masa berlaku penawaran;
3) harga penawaran;
4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan; dan
b. Hasil pemindaian (scanning) Jaminan Penawaran (format pdf).
c. Hasil Pemindaian (scanning) Dokumen Daftar Kuantitas Dan Harga (RAB);
(format pdf)
d. Dokumen Daftar Kuantitas Dan Harga (RAB); (format Excel)
Standar Dokumen Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
e. Hasil pemindaian surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (apabila
ada) (fomat pdf);
f. Dokumen penawaran teknis :
1) Hasil Pemindaian (scanning) Spesifikasi Teknis barang yang ditawarkan
(format pdf);
2) Hasil Pemindaian (scanning) Jadwal waktu penyerahan/pengiriman
barang (format pdf);
3) Hasil Pemindaian (scanning) Daftar Identitas Barang (jenis, bidang
kajian, pengarang, penerbit, spesifikasi dan harga) untuk buku yang
ditawarkan. (format pdf)
4) Daftar Identitas Barang (jenis, bidang kajian, pengarang, penerbit,
spesifikasi dan harga) untuk buku yang ditawarkan; (format Excel)
5) Hasil pemindaian (scanning) Surat Dukungan minimal 50% dari seluruh
penerbit yang mendukung penawaran peserta sesuai dengan buku
yang ditawarkan dan ditujukan khusus untuk pengadaan ini; (format
pdf)
6) Hasil Pemindaian (scanning) Surat Pernyataan kesanggupan
menyediakan dan memperlihatkan 1 eksemplar untuk setiap judul buku
yang ditawarkan pada saat diklarifikasi oleh Panitia dan bersedia
menerima kegagalan penawaran akibat tidak sanggup menyediakan
buku yang ditawarkan tersebut. (diatas kertas berkop surat penyedia,
bermeterai Rp.6000); (format pdf).
g. Dokumen Tambahan Kelengkapan Data Isian Kualifikasi :
1) Hasil Pemindaian (scanning) Surat Pernyataan Tidak Masuk Dalam
Daftar Hitam (format pdf);
2) Hasil Pemindaian (scanning) Surat Pernyataan tidak dalam pengawasan
pengadilan, tidak bangkrut dan tidak sedang dihentikan kegiatan
usahanya (format pdf);
Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini, maka kami menyatakan
sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam
Dokumen Pengadaan.
PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO)/Peserta Perorangan ________
[pilih yang sesuai dan cantumkan nama]
..........................
Jabatan
Standar Dokumen Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
B. BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN UNTUK KERJASAMA OPERASI
(KSO)
CONTOH
SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/
KERJA SAMA OPERASI (KSO)
Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ______________ yang
pembukaan penawarannya akan dilakukan di _____________ pada tanggal
________ 20__, maka kami:
______________________________ [nama peserta 1]
______________________________ [nama peserta 2]
______________________________ [nama peserta 3]
______________________________ [dan seterusnya]
bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara
bersama-sama dalam bentuk kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO).
Kami menyetujui dan memutuskan bahwa:
1. Secara bersama-sama:
a. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan
adalah__________________
b. Menunjuk _________________ (nama peserta 1) sebagai perusahaan
utama (leading firm) untuk KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan
atas nama KSO.
c. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang, wajib bertanggung
jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua
kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak.
2. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO
adalah:
_______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (_______ persen)
_______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (_______ persen)
_______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (_______ persen)
_________________________________ [dst]
3. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO, akan mengambil bagian
sesuai sharing tersebut pada butir 2. dalam hal pengeluaran, keuntungan,
dan kerugian dari kemitraan/KSO.
4. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik
selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak, kecuali dengan
persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Kelompok Kerja (Pokja) Unit
Layanan Pengadaan (ULP) atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan
persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota
kemitraan/KSO.
5. Terlepas dari sharing yang ditetapkan diatas, masing-masing anggota
kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek
pelaksanaan dari perjanjian ini, termasuk hak untuk memeriksa keuangan,
Standar Dokumen Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
perintah pembelian, tanda terima, daftar peralatan dan tenaga kerja,
perjanjian subkontrak, surat-menyurat, teleks, dan lain-lain.
6. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO
diberikan kepada _______________________ (nama wakil peserta yang
diberi kuasa) dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur
pelaksana ______________ (nama peserta 1) berdasarkan persetujuan
tertulis dari dari seluruh anggota kemitraan/KSO.
7. Perjanjian ini akan berlaku sejak tanggal ditandatangani.
8. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila
pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO.
9. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ___ (________) yang masing-masing
mempunyai kekuatan hukum yang sama.
DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan
tanda tangan di _____ pada hari _____ tanggal ________ bulan __________,
tahun__________________
[Peserta 1] [Peserta 2]
............................ ...........................
(nama dan jabatan) (nama dan jabatan)
[Peserta 3] [dst
............................ ...........................
(nama dan jabatan) (nama dan jabatan)
Catatan:
Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi i ni harus dibuat diatas
kertas segel
Standar Dokumen Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
C. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS
Dokumen Penawaran Teknis
[Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. Jika diperlukan,
keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan]
1. spesifikasi teknis barang;
2. jadwal waktu pelaksanaan /pengiriman barang [tidak melampaui batas
waktu yang ditetapkan dalam LDP];
3. Daftar Identitas Barang (jenis, bidang kajian, pengarang, penerbit,
spesifikasi dan harga) untuk buku yang ditawarkan;
4. jaminan purnajual (apabila dipersyaratkan);
5. asuransi (apabila dipersyaratkan);
6. tenaga teknis (apabila dipersyaratkan);
7. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan
yang ditetapkan dalam LDP]; dan
8. Surat Dukungan dari seluruh penerbit yang mendukung penawaran peserta
sesuai dengan buku yang ditawarkan dan ditujukan khusus untuk
pengadaan ini;
9. Surat Pernyataan kesanggupan menyediakan dan memperlihatkan 1
eksemplar untuk setiap judul buku yang ditawarkan pada saat diklarifikasi
oleh Panitia dan bersedia menerima kegagalan penawaran akibat tidak
sanggup menyediakan buku yang ditawarkan tersebut. (diatas kertas
berkop surat penyedia, bermeterai Rp.6000);
Standar Dokumen Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
D. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT
KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)
FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT
KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)
Nilai Gabungan Barang/Jasa
(Rp)
TKDN
Total Uraian Pekerjaan
DN LN
Ribu
Rp
%
KDN
Barang/
Jasa
Gabu
ngan
(1) (2) (3) (4) (5) (7) (8)
Barang
I. Material Langsung
(Bahan baku) (1A) (1B) (1C) (1D) (1E) (1G)
II. Peralatan (Barang
jadi) (2A) (2B) (2C) (2D) (2E) (2G)
A.Sub Total Barang
(3A) (3B) (3C) (3D) (3E) (3G)
Jasa
III.
Jasa Umum (4A) (4B) (4C) (4D) (4E) (4G)
B. Sub Total Jasa
(5A) (5B) (5C) (5D) (5E) (5G)
C. TOTAL Biaya (A + B)
(6A) (6B) (6C) (6D) (6E) (6G)
Formulasi perhitungan :
% TKDN
(Gabungan
Barang dan Jasa)
=
Nilai Barang Total (3C) - Nilai Barang Luar Negeri
(3B)
Nilai Gabungan Barang dan Jasa (6C)
Nilai Jasa Total(5C) - Nilai Jasa Luar Negeri (5B)
Nilai Gabungan Barang dan Jasa (6C)
__________ [tempat], __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun]
[tanda tangan]
[nama wakil sah badan usaha/pemimpin
kemitraan (KSO)]
Standar Dokumen Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
E. BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI BANK
CONTOH
[Kop Bank Penerbit Jaminan]
GARANSI BANK
sebagai
JAMINAN PENAWARAN
No. ____________________
Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________ dalam
jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak
untuk dan atas nama ____________________ [nama bank] berkedudukan di
_________________________________ [alamat]
untuk selanjutnya disebut :PENJAMIN
Dengan ini menyatakan akan membayar kepada :
Nama : Panitia Pengadaan Barang Dan Jasa ___________________
Alamat : ______________________
selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN
sejumlah uang Rp ______________ (terbilang _______________________)
sebagai Jaminan Penawaran dalam bentuk garansi bank, apabila :
Nama : ______________________ [peserta pelelangan]
Alamat : ______________________
selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN
ternyata sampai batas waktu yang ditentukan, namun tidak melebihi tanggal
batas waktu berlakunya Garansi Bank ini, lalai/tidak memenuhi kewajibannya
kepada Penerima Jaminan yaitu:
a. Yang Dijamin menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya
pelelangan atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang;
b. Yang Dijamin tidak:
1) menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk sebagai pemenang;
2) menandatangani Kontrak; atau
3) hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang
c. Yang Dijamin terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN);
sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pengadaan yang diikuti oleh Yang
Dijamin.
Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Garansi Bank berlaku selama ______ (_________) hari kalender, dari
tanggal ________________ s/d ________________ .
2. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan
melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari penerima jaminan paling
Standar Dokumen Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo
Garansi Bank sebagai Jaminan Penawaran sebagaimana tercantum dalam
butir 1.
3. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai
jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas)
hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari
Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima
Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera
janji/lalai tidak memenuhi kewajibannya.
4. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya
benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual
untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal
1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
5. Garansi Bank sebagai Jaminan Penawaran ini tidak dapat
dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.
6. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank
sebagai Jaminan Penawaran ini, masing-masing pihak memilih domisili
hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________
Dikeluarkan di : ___________
Pada tanggal : ___________
[Bank]
Materai Rp.6000,00
………………………………..
[Nama dan Jabatan]
A.
B.
Untuk keyakinan, pemegang
Garansi Bank disarankan
untuk mengkonfirmasi
Garansi ini ke _____[bank]
9
Standar Dokumen Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
F. BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI ASURANSI/PERUSAHAAN
PENJAMINAN
CONTOH
[Kop Penerbit Jaminan]
JAMINAN PENAWARAN
Nomor Jaminan: _________________ Nilai: ___________________
1. Dengan ini dinyatakan, bahwa kami: _____________________[nama],
____________ [alamat] sebagai Penyedia, selanjutnya disebut TERJAMIN,
dan _____________________ [nama penebit jaminan], _____________
[alamat] , sebagai Penjamin, selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN,
bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada Panitia Pengadaan
Barang Dan Jasa Kegiatan ___________, yang beralamat
_______________________ sebagai Pelaksana Pelelangan,
selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp.
_______________ (terbilang_________________).
2. Maka kami, TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk
melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar
bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditetapkan
dalam Dokumen Pengadaan untuk pelaksanaan pelelangan pekerjaan
___________________ yang diselenggarakan oleh PENERIMA JAMINAN.
3. Surat Jaminan ini berlaku apabila TERJAMIN:
a. menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya pelelangan
atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang.
b. tidak:
1) menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk sebagai
pemenang;
2) menandatangani Kontrak;
3) hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang;
c. terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).
4. Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan
efektif mulai dari tanggal __________ sampai dengan tanggal_________ .
5. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai
jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari
kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan penagihan secara tertulis
dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN
mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji/wanprestasi.
6. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali
bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya
harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi
hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.
10
Standar Dokumen Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
7. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus
sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari
kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.
Dikeluarkan di ____________
pada tanggal ____________
TERJAMIN PENJAMIN
Materai Rp.6000,00
………………………………..
[Nama dan Jabatan]
………………………………..
[Nama dan Jabatan]
Untuk keyakinan, pemegang
Jaminan disarankan untuk
mengkonfirmasi Jaminan ini
ke _____ [Penerbit Jaminan]
1
Standar Dokumen Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi)
Bab XII.
Spesifikasi Teknis
Keterangan
Spesifikasi teknis buku terlampir.
PERSYARATAN TEKNIS :
1. Buku yang dibeli adalah buku baru, tanpa kerusakan atau cacat.
2. Memiliki kualitas isi/substansi dan fisik yang baik.
3. Bukan merupakan buku teks mata pelajaran.
4. Buku yang dapat dibeli adalah buku-buku yang sudah lulus penilaian oleh Pusat
Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional. Khusus untuk beberapa buku bidang
kajian (Bahasa Indonesia dan Sastra, Kamus Bahasa Indonesia, Kamus Bahasa
Indonesia Bergambar) sebagaimana tertera (dalam lampiran Bab. XIII.a Daftar
Kuantitas dan harga), telah lulus penilaian oleh Pusat Perbukuan
Kemendiknas/Pusat Bahasa Kemendiknas. Tanda lulus penilaian dicantumkan pada
sampul buku di bagian belakang.
5. Buku yang materinya terkait dengan Pendidikan Agama telah mendapat keabsahan
dari Departemen Agama.
6. Jumlah buku adalah minimal 970 Judul yang terdiri dari 840 judul untuk Buku
Pengayaan, 80 judul untuk buku Referensi dan 50 Judul untuk buku Panduan
Pendidik. Jumlah buku per bidang kajian harus memenuhi jumlah minimal
sebagaimana tertera dalam Lampiran Bab. XIII.a Daftar Kuantitas dan Harga.
Lampiran Addendum Dokumen Pengadaan
Nomor : 01.H.1/PPBJ/DAK/Diknas/2011 Tanggal 21 September 2011
A Jenis : Buku Pengayaan
B Bentuk : Buku Bacaan, Buku Fiksi, dan Buku Non Fiksi
C Bidang Kajian : Pengetahuan
a Pendidikan Agama
b Pendidikan Kewarganegaraan
c Bahasa Indonesia dan Sastra
d Ilmu Pengetahuan Sosial
e Matematika
f Ilmu Pengetahuan Alam
g Seni Budaya dan Keterampilan
h Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
i Muatan Lokal
j Pengembangan Diri
D Spesifikasi Fisik dan Spesifikasi Isi
STANDAR / STANDAR /
SPESIFIKASI FISIK SPESIFIKASI ISI
1 3 4
1 Menumbuh kembangkan nilai- Bidang Kajian : Pendidikan Agama Materi buku meliputi pengayaan
nilai agama yang diyakininya Ukuran Buku : A5/B5/A4 terhadap pendidikan agama
melalui pemberian pemupukan, Bahan Kover : Minimal Art minamal berisikan tentang :
dan pengembangan, pengeta- Carton/AC 210 gr 1. Penekanan keseimbangan,
huan, penghayatan, pembia- Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr keselarasan, dan keserasian
saan serta pengalaman siswa Jilid : Jahit Kawat, antara hubungan manusia dengan
tentang agamanya sehingga Perfect Binding Tuhan Yang Maha Esa
menjadi manusia yang terus Cetak Isi : minimal 1 (satu) 2. Hubungan manusia dengan sesama
berkembang keimanan dan warna manusia
ketaqwaannya kepada Tuhan Jml halaman : minimal 48 hal 3. Hubungan manusia dengan alam
Yang Maha Esa Cetak Cover : Full Colour sekitarnya
4. Tata cara beribadah
5. Contoh teladan dalam beramal
ibadah
Menumbuh kembangkan Penyajian materi :
manusia Indonesia yang taat - Menghindari hal - hal yang bersifat
beragama dan berbudi pekerti mengadudombakan karena
berakhlak mulia, rajin beriba- perbedaan SARA, Bias Gender, dan
dah, berpengetahuan dan pelanggaran HAM
berwawasan luas, cerdas, - Memotivasi siswa untuk mengimple
produktif, jujur, adil, etis, mentasikan nilai keagamaan dalam
berdisiplin, bertoleransi, dan kehidupan sehari - hari
menjaga keharmonisan dalam
bermasyarakat serta mengem
bangkan budaya agama
dalam komunitas sekolah
2 Meningkatkan wawasan siswa Bidang Kajian : Pendidikan Materi buku pengayaan pendidikan
pada aspek-aspek pengetahuan Kewarganegaraan kewarganegaraan minimal berisikan
tentang : (PKn) tentang cara :
- Pancasila ; Ukuran Buku : A5/B5/A4 1. Memahami, menerapkan dan
- Persatuan dan kesatuan Bahan Kover : Minimal Art membiasakan hidup rukun dan
bangsa ; Carton/AC 210 gr bergotong royong
- Norma, hukum, dan Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr 2. Menerapkan dan membiasakan
peraturan ; Jilid : Jahit Kawat, hidup tertib di berbagai lingkungan
- Hak azazi manusia, kebutuhan Perfect Binding kehidupan
warga negara ; Cetak Isi : minimal 1 (satu) 3. Memahami hak-hak anak dalam
- Konstitusi negara ; warna kehidupan
- Lembaga negara ; kekuasaan Jml halaman : minimal 48 hal 4. Memahami demokrasi dan
dan politik ; Cetak Cover : Full Colour pembiasaan sikap demokratis
- Demokrasi, anti diskriminasi, dalam kehidupan
persamaan hak gender, 5. Memahami nilai - nilai Pancasila
nasionalisme serta globalisasi serta makna nilai-nilai tersebut
dalam kehidupan sehari - hari
6. Memahami nilai - nilai Sumpah
Pemuda dan menerapkannya
dalam kehidupan sehari - hari
7. Memahami norma - norma yang
berlaku di masyarakat serta
membiasakan diri dalam
menerapkannya
STANDAR/SPESIFIKASI TEKNIS BUKU PENGAYAAN
No. FUNGSI
2
STANDAR / STANDAR /
SPESIFIKASI FISIK SPESIFIKASI ISI
1 3 4
8. Memahami kekhasan yang dimiliki
bangsa Indonesia dan menunjuk
kan perilaku bangga sebagai
bangsa Indonesia
9. Memahami lembaga - lembaga
dalam susunan pemerintahan
daerah dan pemerintahan Negara
Republik Indonesia
10. Memahami pengertian negara
Republik Indonesia
11. Memahami sejarah perumusan
Pancasila dan meneladani nilai -
nilai perjuangan dari para tokoh
perumus Pancasila
12. Memahami kerja sama antara
negara di kawasan Asia Tenggara
terutama yang ada dalam wadah
ASEAN
13. Memahami peran Indonesia di
dunia internasional berkaitan
dengan Politik Luar Negeri
Indonesia yang Bebas Aktif
Penyajian materi :
- Menghindari hal - hal yang bersifat
mengadudombakan karena
perbedaan SARA, Bias Gender, dan
pelanggaran HAM
- Membimbing siswa untuk memahami
norma-norma hukum yang berlaku
serta meningkatkan wawasan
berkebangsaan
- Memotivasi siswa untuk cinta tanah
air dan menghargai hak azazi setiap
manusia
3 - Meningkatkan kompetensi Bidang Kajian : Bahasa Indonesia Materi buku pengayaan Bahasa
siswa pada keterampilan & Sastra Indonesia & Sastra minimal menuat
mendengarkan, berbicara, Ukuran Buku : A5/B5/A4 tentang pengetahuan Bahasa dan
membaca dan menulis Bahan Kover : Minimal Art Sastra Indonesia, yang meliputi :
- Mengembangkan kompetensi Carton/AC 210 gr 1. Sastra lama dan modern untuk
ketatabahasaan, dan meng Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr membangkitkan minat baca
apresiasi karya sastra Jilid : Jahit Kawat, 2. Panduan yang dapat mengembang
- Mengembangkan minat Perfect Binding kan kemampuan siswa dalam
siswa untuk belajar Bahasa Cetak Isi : minimal 1 (satu) belajar tentang Sastra Bahasa
dan Sastra Indonesia warna Indonesia
Jml halaman : minimal 48 hal 3. Pengetahuan Bahasa dan Sastra
Cetak Cover : Full Colour Indonesia yang dapat meningkat
kan kemampuan siswa tentang
bahasa dan sastra Indonesia
4. Menulis permulaan dengan cara
menjiplak, menebalkan dan
menulis tegak bersambung
Penyajian materi :
- Menghindari hal - hal yang bersifat
mengadudombakan karena
perbedaan SARA, Bias Gender, dan
pelanggaran HAM
- Menggunakan bahasa komunikatif
dan mudah dipahami
- Menuntun dan mengembangkan
kecakapan membaca, menulis,
berbicara dan mendengarkan
4 - Memperkaya pemahaman Bidang Kajian : Matematika Materi buku pengayaan matematika
siswa terhadap ruang lingkup Ukuran Buku : A5/B5/A4 minimal meliputi tentang :
bilangan dan operasi Bahan Kover : Minimal Art 1. Pembelajaran matematika melalui
penjumlahan, pengurangan, Carton/AC 210 gr permainan matematika, kegiatan
perkalian, pembagian, Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr interaktif dan eksperimen
geometri dan pengukuran, Jilid : Jahit Kawat, 2. Memuat pembahasan berat dan
serta pengolahan data Perfect Binding waktu, mengenal bilangan,
(Statistika) Cetak Isi : minimal 1 (satu) mengukur, mengolah data,
- Meningkatkan wawasan guru warna menentukan titik dan posisi,
& murid dalam pembelajaran Jml halaman : minimal 48 hal pecahan, mengenal serta
untuk bidang studi matematika Cetak Cover : Full Colour menemukan pola
sehingga meningkatkan 3. Memuat pembahasan bangun -
kemampuan berpikir logis, bangun datar, bangun - bangun
analitis, sistematis, kritis dan kreatif ruang, luas dan volume
No. FUNGSI
2
STANDAR / STANDAR /
SPESIFIKASI FISIK SPESIFIKASI ISI
1 3 4
4. Melatih kemampuan anak dalam
menghitung cepat untuk kehidupan
nya sehari - hari
Penyajian materi :
- Menghindari hal - hal yang bersifat
mengadudombakan karena
perbedaan SARA, Bias Gender, dan
pelanggaran HAM
- Membangkitkan gemar matematika
dengan penyajian materi untuk
menambah pengetahuan dan
kecerdasan anak - anak dengan
disertai gambar - gambar yang
menarik
5 Meningkatkan wawasan siswa Bidang Kajian : IPA Materi buku-buku pengayaan IPA
mengenai : Ukuran Buku : A5/B5/A4 minimal berisi tentang :
- Ruang lingkup makhluk hidup Bahan Kover : Minimal Art 1. Penyajian penerapan atau peng-
dan proses kehidupannya Carton/AC 210 gr gunaan pengetahuan bidang IPA
- Sifat - sifat benda / materi Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr dalam kehidupan sehari - hari
dan kegunaannya, tentang Jilid : Jahit Kawat, yang meliputi :
energi dan perubahannya, Perfect Binding - Pengenalan anggota tubuh
serta Cetak Isi : minimal 1 (satu) manusia serta kegunaan & cara
- Bumi dan alam semesta warna perawatannya agar tetap sehat
Jml halaman : minimal 48 hal - Pengenal jenis - jenis lingkungan
Cetak Cover : Full Colour dan cara menjaga kelestariannya
- Pengenalan sifat - sifat berbagai
benda dan kegunaannya
- Pengenalan berbagai bentuk
energi serta sumber dan manfaat
nya bagi kehidupan manusia
- Pengenalan tata surya dan
berbagai benda langit
- Pengenalan cuaca dan musim
serta berbagai gejala alam yang
mempengaruhinya
- Pengenalan berbagai hewan &
tumbuhan, antara lain : bagian -
bagian tubuhnya, ciri-ciri kehidu-
pannya, dan tempat hidupnya
- Pengenalan secara khusus benda
benda di sekitar kita seperti
plastik, kayu, kaca dan kertas
- Pemahaman berbagai organ
tubuh manusia, antara lain alat
indera, otak, serta kerangka &
otot
- Pemahaman kaitan dan hubungan
antara sumber daya alam dengan
lingkungan teknologi, dan
masyarakat
- Pemahaman cara makhluk hidup
menyesuaikan diri dengan
lingkungannya
- Pemahaman kaitan atau hubungan
antara energi, gaya, dan gerak
serta kegunaannya bagi kehidupan
manusia
- Pemahaman struktur bumi serta
peristiwa alam dan kegiatan
manusia yang mempengaruhi
keadaan bumi (lingkungan)
- Pemahaman pra sejarah dan
perkembangan sains & teknologi
- Pemahaman cara kerja alat-alat
teknologi
2. Kegiatan percobaan sederhana
yang menjadikan IPA sebagai ilmu
pengetahuan yang menyenangkan
Penyajian Materi :
- Menghindari hal - hal yang bersifat
mengadudombakan karena
perbedaan SARA, Bias Gender, dan
pelanggaran HAM
- Penyajian didukung dengan gambar
gambar yang menarik
2
No. FUNGSI
STANDAR / STANDAR /
SPESIFIKASI FISIK SPESIFIKASI ISI
1 3 4
- Menambah pengetahuan siswa
terhadap berbagai ilmu
pengetahuan
- Meningkatkan pengetahuan siswa
terhadap informasi yang terkait
dengan sains dan teknologi
- Meningkatkan kemampuan siswa
untuk melakukan penelitian dan
percobaan tentang IPA
6 Meningkatkan wawasan siswa Bidang Kajian : IPS Buku - buku pengayaan IPS minimal
pada aspek-aspek pengetahuan Ukuran Buku : A5/B5/A4 berisi tentang :
tentang : Bahan Kover : Minimal Art 1. Memahami berbagai kehidupan
- Manusia, tempat dan Carton/AC 210 gr sosial siswa di lingkungan rumah
lingkungan Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr dan sekolah
- Waktu, tempat, cuaca dan Jilid : Jahit Kawat, 2. Memahami pengetahuan tentang
perubahan Perfect Binding peta
- Sistem sosial dan budaya Cetak Isi : minimal 1 (satu) 3. Memahami cara untuk mengguna
- Perilaku ekonomi dan warna kan dan mengelola uang sesuai
kesejahteraan Jml halaman : minimal 48 hal dengan kebutuhan
- Pengenalan, penghargaan Cetak Cover : Full Colour 4. Memahami jenis - jenis sumber
kepada pahlawan dan tokoh daya alam dan pemanfaatannya
sejarah dan pelestarian untuk kehidupan manusia
tempat - tempat bersejarah 5. Memahami berbagai aktivitas
- Pelestarian alam dan ekonomi, seperti perdagangan &
lingkungan koperasi berbagai sektor mata
pencaharian (pekerjaan)
6. Memahami berbagai permasalahan
sosial yg ada di lingkungan siswa
7. Memahami peninggalan -
peninggalan sejarah di Indonesia
dan maknanya bagi kehidupan
dewasa ini
8. Memahami keragaman suku
bangsa dan perbedaannya dalam
rangka membangun kebersamaan
di Indonesia
9. Memahami perkembangan sejarah
perjuangan bangsa di berbagai
bidang beserta tokoh - tokoh yg
berperan
10. Memahami keadaan alam dan
keadaan sosial negara - negara
di dunia
11. Memahami kegiatan ekspor
impor dan memanfaatkannya
bagi Indonesia
12. Memahami hubungan kerjasama
antar bangsa
Penyajian Materi :
- Menghindari hal - hal yang bersifat
mengadudombakan karena
perbedaan SARA, Bias Gender, dan
pelanggaran HAM
- Penyajian didukung dengan
gambar yang menarik
- Memuat berbagai informasi dari
disiplin ilmu lain yang relevan
- Memotivasi siswa mencintai budaya
produksi negeri sendiri
7 Meningkatkan wawasan siswa Bidang Kajian : Seni Budaya dan Materi buku - buku pengayaan Seni
pada aspek-aspek pengetahuan Keterampilan Budaya dan Keterampilan minimal
tentang : Ukuran Buku : A5/B5/A4 mencakup :
- seni rupa Bahan Kover : Minimal Art 1. Pemahaman teknik dan cara
- seni musik Carton/AC 210 gr menggambar secara baik dan
- seni tari Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr benar dan mengenal berbagai
- seni teater dan Jilid : Jahit Kawat, jenis pewarnaan
- keterampilan atau kecakapan Perfect Binding 2. Pengenalan dan pemahaman lagu
hidup (life skills) Cetak Isi : minimal 1 (satu) anak - anak Indonesia
warna 3. Pengenalan dan pemahaman
Jml halaman : minimal 48 hal keragaman tari maupun sandiwara
Cetak Cover : Full Colour (drama) yang ada di Indonesia
(Nusantara)
4. Pengenalan berbagai macam alat
musik
No. FUNGSI
2
STANDAR / STANDAR /
SPESIFIKASI FISIK SPESIFIKASI ISI
1 3 4
5. Pengenalan dan menguasai
pembuatan berbagai karya
kerajinan tangan dan mainan
anak - anak
6. Pengenalan berbagai macam
keterampilan atau kecakapan
hidup yg terdapat dlm masyarakat
Penyajian Materi :
- Menghindari hal - hal yang bersifat
mengadudombakan karena
perbedaan SARA, Bias Gender, dan
pelanggaran HAM
- Memuat gambar - gambar yang
menarik untuk membangkitkan
kegemaran dan meningkatkan
pemahaman siswa terhadap karya
seni
- Memperkenalkan jenis - jenis
keterampilan untuk meningkatkan
kemandirian siswa
- Melengkapi berbagai jenis
keterampilan dengan didukung
gambar - gambar atau foto - foto
yang menarik
8 Meningkatkan wawasan siswa Bidang Kajian : Pendidikan Jasmani Materi buku pengayaan Pendidikan
pada aspek-aspek pengetahuan Olahraga dan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
tentang : Kesehatan minimal berisi tentang :
- Permainan dan olahraga Ukuran Buku : A5/B5/A4 1. Pengenalan olahraga secara
- Aktivitas senam dan ritmik Bahan Kover : Minimal Art dan panduan mempraktekkan
- Berkemah dan kegiatan Carton/AC 210 gr olahraga populer di Indonesia,
penunjangnya Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr diantaranya sepak bola, futsal,
- Kesehatan dan manfaat Jilid : Jahit Kawat, basket, volly, atletik, renang dll
pengobatan Perfect Binding 2. Pengenalan aktivitas untuk
Cetak Isi : minimal 1 (satu) pengembangan dan pembentukan
warna tubuh melalui senam
Jml halaman : minimal 48 hal 3. Pengenalan fungsi - fungsi organ
Cetak Cover : Full Colour tubuh bagian dalam dan organ
tubuh luar
4. Pengetahuan tentang kegiatan
jasmani dan rohani secara sehat
misalnya melalui berkemah di
udara terbuka yang bersih, aman
dan menyenangkan
5. Pengetahuan dan panduan
mempraktekkan usaha - usaha
menjaga kesehatan tubuh dan
mencegah timbulnya penyakit,
merawat tubuh yang sakit dan
memelihara lingkungan yg sehat
Penyajian Materi :
- Menghindari hal - hal yang bersifat
mengadudombakan karena
perbedaan SARA, Bias Gender, dan
pelanggaran HAM
- Menuntun praktek olahraga yang
benar
- Meningkatkan wawasan tentang
manfaat pendidikan jasmani, olah
raga & kesehatan dalam kehidupan
9 - Mengenal dan memahami Bidang Kajian : Muatan Lokal Materi buku pengayaan Muatan
keadaan agar menjadi lebih Ukuran Buku : A5/B5/A4 Lokal minimal berisi tentang :
akrab dengan lingkungan Bahan Kover : Minimal Art 1. Pengetahuan, keterampilan dan
alam, sosial dan budaya Carton/AC 210 gr perilaku kepada peserta didik agar
setempat Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr mereka memiliki wawasan yang
- Menambah pengetahuan, Jilid : Jahit Kawat, mantap tentang tentang keadaan
mengenal daerahnya yang Perfect Binding yang mantap tentang keadaan
berguna bagi dirinya maupun Cetak Isi : minimal 1 (satu) lingkungan dan kebutuhan masy.
lingkungan masyarakat pada warna sesuai dengan nilai - nilai/aturan
umumnya sebagai bekal Jml halaman : minimal 48 hal yang berlaku didaerahnya dan
hidup dalam bermasyarakat Cetak Cover : Full Colour mendukung kelangsungan pemba
- Menambah keterampilan ngunan daerah serta pembangunan
hidup (life skill) berdasarkan nasional
kondisi daerahnya sebagai 2. Meningkatkan kompetensi yang
bekal hidupnya disesuaikan dengan ciri khas dan
No. FUNGSI
2
STANDAR / STANDAR /
SPESIFIKASI FISIK SPESIFIKASI ISI
1 3 4
- Memiliki sikap dan perlaku potensi daerah, termasuk
yang selaras dengan nilai - keunggulan daerah
nilai / aturan-aturan yang 3. Mengembangkan kebahasaan
berlaku di daerahnya, serta termasuk bahasa asing
melestarikan dan mengem- 4. Mengetahui hasil kebudayaan
bangkan nilai - nilai luhur daerah asal, daerah setempat
budaya setempat yang didiami dan perbedaannya
5. Mengenal wisata alam dan wisata
budaya di nusantara
Penyajian Materi :
- Menghindari hal - hal yang bersifat
mengadudombakan karena
perbedaan SARA, Bias Gender, dan
pelanggaran HAM
- Bersifat faktual dilengkapi dengan
gambar - gambar menarik
- Menanamkan rasa cinta budaya
daerah dan budaya Indonesia
10 Memberi kesempatan kepada Bidang Kajian : Pengembangan Buku pengayaan Pengembangan
peserta didik untuk mengem- diri diri materinya minimal mencakup :
bangkan & mengekspresikan Ukuran Buku : A5/B5/A4 1. Panduan kegiatan yang terkait
diri sesuai dengan : Bahan Kover : Minimal Art dengan pengembangan diri
- kebutuhan Carton/AC 210 gr melalui kegiatan pelayanan
- bakat, dan Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr konseling berkenaan dengan
- minat setiap peserta didik Jilid : Jahit Kawat, masalah pribadi dan kehidupan
sesuai dengan kondisi Perfect Binding sosial di masyarakat untuk
sekolah Cetak Isi : minimal 1 (satu) pengembangan karir peserta didik
warna 2. Panduan mengembangkan kreasi
Jml halaman : minimal 48 hal anak agar berminat dalam hal-hal
Cetak Cover : Full Colour yang bersifat kesenian, teknologi
informasi dan komunikasi
Penyajian Materi :
- Menghindari hal - hal yang bersifat
mengadudombakan karena
perbedaan SARA, Bias Gender, dan
pelanggaran HAM
- Membimbing siswa untuk
memahami bakat dan cita-citanya
2
No. FUNGSI
A Jenis : Buku Referensi
B Bentuk : Buku Kamus, Ensiklopedi
C Bidang Kajian : Bidang yang mendukung Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sekolagh Dasar
D Spesifikasi Fisik dan Spesifikasi Isi
STANDAR / STANDAR /
SPESIFIKASI FISIK SPESIFIKASI ISI
1 3
1 Referensi Kamus Bahasa Bidang Kajian : Kamus Bahasa Kamus Bahasa Indonesia memuat
Indonesia dapat berguna Indonesia kumpulan kata dan istilah bahasa
meningkatkan wawasan guru Ukuran Buku : A5/B5/A4 Indonesia, beserta penjelasannya
dan siswa : Bahan Kover : Hard Cover No.30
- Sebagai bahan bacaan untuk Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr Penyajian Materi :
lebih memahami dan Jilid : Jahit Benang - Menghindari hal - hal yang bersifat
menambah perbendaharaan Jumlah Hal : Minmal 1000 halaman mengadudombakan karena
kosa kata Cetak Isi : minimal 1 (satu) perbedaan SARA, Bias Gender, dan
- Memahami dan menggunakan warna pelanggaran HAM
Bahasa Indonesia yang baik Hingga 4 warna - Disusun secara sistematis
dan benar Cetak Cover : minimal 1 warna - Menggunakan bahasa Indonesia
- Menambah / memperluas khusus / spot yang baik dan benar
wawasan kebangsaan dan colour higgga Full
kompetensi siswa Colour
- Melengkapi dan mendukung
percepatan anak untuk
berkomunikasi
2 Kamus Bahasa Inggris - Bidang Kajian : Kamus Bahasa Kamus Bahasa Inggris - Indonesia &
Bahasa Indonesia dan / atau Inggris-Indonesia atau Bahasa Indonesia-Inggris :
Bahasa Indonesia - Bahasa dan/atau Bahasa - Menjelaskan tentang kumpulan
Inggris dapat Indonesia-Inggris kata dan/atau istilah dalam bahasa
- Meningkatkan penguasaan Ukuran Buku : A5/B5/A4 Inggris dan bahasa Indonesia yang
kosa kata dalam bahasa Bahan Kover : Soft Cover minimal baik dan yang benar
Inggris bagi para siswa dan dengan Art Carton
guru 210 gram, Hard Penyajian Materi :
- Mendukung kompetensi Cover No, 40 - Menghindari hal - hal yang bersifat
dasar bagi para siswa Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr mengadudombakan karena
terhadap bahasa asing Jilid : Jahit Kawat/Jahit perbedaan SARA, Bias Gender, dan
- Meningkatkan kemampuan Benang, Perfect pelanggaran HAM
berkomunikasi dalam bahasa Binding - Disusun dengan konsep yang
asing Cetak Isi : minimal 1 (satu) menarik secara sistematis
warna
Hingga 4 warna
Jml halaman : minimal 300 hal
Cetak Cover : Full Colour
3 Kamus Bahasa Inggris - Bidang Kajian : Kamus Bahasa Kamus Bahasa Inggris - Indonesia &
Indonesia dan/atau Bahasa Inggris-Indonesia atau Bahasa Indonesia - Bahasa
Indonesia-Bahasa Inggris dan/atau Bahasa Inggris bergambar :
Bergambar dapat : Indonesia-Inggris - Menjelaskan tentang benda-benda
- Meningkatkan penguasaan Ukuran Buku : A5/B5/A4 dalam bahasa Inggris dan bahasa
kosa kata dalam bahasa Bahan Kover : Soft Cover minimal Indonesia yang baik dan benar
Inggris bagi para siswa dan dengan Art Carton - Setiap benda atau bentuk-bentuk
guru 210 gram, Hard lain yang ditampilkan dengan
- Mendukung kompetensi Cover No, 40 gambar yang menarik
dasar bagi para siswa Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr
terhadap bahasa asing Jilid : Jahit Kawat/Jahit Penyajian Materi :
- Meningkatkan kemampuan Benang, Perfect - Menghindari hal - hal yang bersifat
berkomunikasi dalam bahasa Binding mengadudombakan karena
asing Cetak Isi : minimal 1 (satu) perbedaan SARA, Bias Gender, dan
warna pelanggaran HAM
Hingga 4 warna - Disusun dengan konsep yang
Jml halaman : minimal 48 hal menarik secara sistematis
Cetak Cover : Full Colour
STANDAR/SPESIFIKASI TEKNIS BUKU REFERENSI
No. FUNGSI
2
STANDAR / STANDAR /
SPESIFIKASI FISIK SPESIFIKASI ISI
1 3
4 Kamus Bahasa Indonesia Bidang Kajian : Kamus Bahasa Kamus Bahasa Indonesia bergambar
Bergambar dapat : Indonesia - Menjelaskan tentang benda-benda
- Meningkatkan penguasaan bergambar dalam bahasa Indonesia yang baik
kosa kata dalam bahasa Ukuran Buku : A5/B5/A4 dan benar
Inggris bagi para siswa dan Bahan Kover : Soft Cover minimal - Setiap benda atau bentuk-bentuk
guru dengan Art Carton lain yang ditampilkan dengan
- Mendukung kompetensi 210 gram, Hard gambar yang menarik
dasar bagi para siswa Cover No, 40
terhadap bahasa asing Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr Penyajian Materi :
- Meningkatkan kemampuan Jilid : Jahit Kawat/Jahit - Menghindari hal - hal yang bersifat
berkomunikasi dalam bahasa Benang, Perfect mengadudombakan karena
asing Binding perbedaan SARA, Bias Gender, dan
Cetak Isi : minimal 1 (satu) pelanggaran HAM
warna - Disusun dengan konsep yang
Hingga 4 warna menarik secara sistematis
Jml halaman : minimal 48 hal
Cetak Cover : Full Colour
5 Ensiklopedi berfungsi untuk Bidang Kajian : Ensiklopedi Judul Ensiklopedi antara lain :
meningkatkan wawasan siswa Ukuran Buku : A5/B5/A4 1. Ensiklopedi Pendidikan
pada aspek-aspek pengetahuan Bahan Kover : Soft Cover minimal Kewarganegaraan
potensi dan sumber daya dengan Art Carton 2. Ensiklopedi Bahasa Indonesia
lokal dan/atau nasional 210 gram, Hard 3. Ensiklopedi Matematika
Cover No, 40 4. Ensiklopedi Ilmu Pengetahuan
Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr Alam
Jilid : Jahit Kawat/Jahit 5. Ensiklopedi Ilmu Pengetahuan
Benang, Perfect Sosial
Binding 6. Ensiklopedi Seni Budaya dan
Cetak Isi : minimal 1 (satu) Keterampilan
warna 7. Ensiklopedi Pendidikan Jasmani,
Hingga 4 warna Olagraga dan Kesehatan
Jml halaman : minimal 48 hal
Cetak Cover : Full Colour
- Menghindari hal - hal yang bersifat
mengadudombakan karena
perbedaan SARA, Bias Gender, dan
pelanggaran HAM
- Disusun dengan konsep yang
menarik secara sistematis
- Menggunakan bahasa Indonesia
yang baik dan benar
No. FUNGSI
2
A Jenis : Buku Panduan Pendidik
B Spesifikasi Fisik dan Spesifikasi Isi
STANDAR / STANDAR /
SPESIFIKASI FISIK SPESIFIKASI ISI
1 3
1 Panduan Pendidik berfungsi Bidang Kajian : Panduan Pendidik Berbagai jenis buku panduan
untuk para guru dalam : Ukuran Buku : A5/B5/A4 pendidik yang membahas minimal
- Mengembangkan Bahan Kover : Minimal Art Carton salah satu hal berikut ini :
kompetensinya AC 210 gr - Buku panduan pembelajaran dari
- Menunjang & meningkatkan Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr berbagai disiplin ilmu yang memuat
pengetahuan dalam meleng- Jilid : Jahit Kawat dan menjelaskan berbagai penge-
kapi kemampuannya baik di Perfect Binding tahuan tentang acuan pengajaran
dalam maupun di luar kelas Cetak Isi : minimal 1 (satu) guru dan pengembangan teknik
- Meningkatkan keahlian guru warna pembelajaran
untuk pemahaman yang Jml halaman : minimal 48 hal - Buku panduan pendidik berisikan
lebih luas terhadap penge- Cetak Cover : Full Colour pengembangan wawasan yang
tahuan & metode mengajar memuat dan menjelaskan berbagai
pengetahuan tentang pengembangan
teknik pembelajaran, pengembangan
keterampilan mengajar dan
pengembangan kepribadian
- Buku petunjuk guru tentang budi
pekerti dan akhlak mulia memuat
penjelasan tahap-tahap pembelajaran
budi pekerti untuk para siswa di
jenjang pendidikan sekolah dasar
- Buku untuk guru olahraga menjelas
kan pengetahuan berbagai jenis
olahraga, diantaranya sepak bola,
bola voli, basket, dan dasar-dasar
berenang serta juga pengetahuan
dalam melatih dan mengajarkan
olahraga - olahraga tersebut
Penyajian Materi :
- Menghindari hal - hal yang bersifat
mengadudombakan karena
perbedaan SARA, Bias Gender, dan
pelanggaran HAM
- Disusun secara sistematis
- Memperkaya khasanah ilmu
pengetahuan
- Menggunakan bahasa Indonesia
yang baik dan benar
- Mengkaitkan kompetensi dan
pengetahuan pendidik tentang
metode mengajar yang lebih
profesional
…………………..,…………….. 2011
PENAWAR
PT/CV./Firma ...........................
( ....................................)
Jabatan
2
STANDAR/SPESIFIKASI TEKNIS BUKU PANDUAN PENDIDIK
No. FUNGSI