BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Teh merupakan salah satu minuman non alkohol yang berasal dari daratan Asia dan dapat tumbuh di daerah beriklim tropis. Indonesia merupakan Negara yang memiliki iklim tropis dan hasil dari perkebunan tehnya memiliki kualitas yang baik. Teh

memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, diantaranya memperkuat daya tahan tubuh, mengurangi resiko keracunan makanan, mencegah tekanan darah tinggi, mencegah pertumbuhan kanker serta dapat menyegarkan tubuh. (Anon, 1993). Pesatnya perkembangan sektor industri pangan, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknologi dalam pengolahan hasil-hasil perkebunan, seperti teh yang sangat digemari masyarakat serta banyak manfaatnnya bagi kesehatan. Belakangan ini banyak bermunculan perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan minuman ringan yang menggunakan teh sebagai bahan utamanya. Salah satunya yaitu PT. Sinar Sosro yang memproduksi berbagai macam minuman ringan berbahan baku teh. Perkembangan industri dan persaingan yang semakin ketat sebagai akibat banyaknya muncul produsen minuman ringan membawa perusahaan untuk menentukan langkahlangkah dan target untuk dapat menghasilkan minuman yang berkualitas dan dapat diterima konsumen, serta tentunya untuk mencapai tujuan perusahaan yaitu mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin. Perusahaan harus dapat menciptakan dan

mendistribusikan produk yang dihasilkan secara efektif dan efisien untuk kebutuhan konsumen. Salah satu fungsi perusahaan yang erat kaitannya dengan penciptaan produk adalah fungsi produksi. Fungsi produksi merupakan fungsi perusahaan dalam usaha memanfaatkan faktor-faktor produksi dalam perusahaan, mengingat fungsi produksi dalam perusahaan adalah mengolah bahan baku menjadi barang jadi, maka faktor produksi yang perlu mendapat perhatian adalah bahan baku yang digunakan dalam pembuatan produk, proses produksi, perawatan mesin produksi dan yang lainnya yang menjadi point dalam penciptaan produk, sehingga produk yang akan diproduksi sesuai dengan yang diinginkan oleh produsen maupun konsumen.

1

I.2. Tujuan Tujuan yang ingin dicapai dalam praktek kerja di PT. Sinar Sosro Pabrik Bali adalah : 1. Untuk mengetahui dan mempelajari secara langsung proses pembuatan Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol di PT. Sinar Sosro Pabrik Bali. 2. Dapat memahami serta menganalisa permasalahan yang dihadapi sehingga nantinya diharapkan dapat menemukan alternatif pemecahannya sesuai dengan bidang studi yang didapatkan di bangku kuliah. 3. Mengetahui sejauh mana hubungan antara teori dengan praktek yang ada. 4. Melihat kenyataan yang terjadi sebenarnya di lapangan dalam upaya untuk menambah pengalaman dan wawasan keilmuan. I.3. Manfaat Adapun manfaat dari pelaksanaan kerja praktek ini adalah : 1. Dapat mengetahui dan mempelajari secara langsung proses pengolahan Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol serta mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. 2. Mengetahui cara maintenance suatu peralatan di pabrik itu sendiri.

1.4 Metode Pengambilan Data Dalam penyusunan laporan ini, ada beberapa metode yang telah dilaksanakan, antara lain : a) Teknik Interview Interview dilakukan dengan pembimbing Kerja Praktek di PT. Sinar Sosro, serta melakukan bersangkutan. b) Teknik Observasi Metode dengan cara datang dan meneliti secara langsung cara kerja dari remanufacturing pada setiap stand-stand pada perusahaan tersebut. c) Studi Kepustakaan Metode pengumpulan dan penganalisaan data dengan cara mencari dari literatur yang berhubungan dengan yang diamati. Tanya jawab dengan mekanik-mekanik perusahaan yang

2

BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

2.1. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan PT. Sinar Sosro merupakan perusahaan yang didirikan oleh generasi pertama pendiri grup Sosro, Bapak Sosrodjojo (alm) pada tahun 1940 di Slawi, Jawa Tengah. Teh wangi Cap Botol adalah salah satu merek yang dihasilkan saat itu. Teh wangi Cap Botol mulai diperkenalkan di Jakarta pada tahun 1965 dengan strategi promosi “cicip rasa” yang dilakukan dalam tiga tahap dibawah koordinator Bapak Soetjipto Sosrodjojo, putra ke-empat dari Bapak Sosrodjojo. Tahap pertama yaitu dengan menyeduh langsung teh wangi Cap Botol di lokasi promosi yang dilakukan oleh beberapa karyawan PT. Gunung Slamat untuk dibagikan secara cuma-cuma kepada calon konsumen. Tetapi cara ini dinilai kurang efektif karena memakan waktu yang cukup lama. Tahap kedua adalah dengan menyeduh teh wangi Cap Botol di kantor PT. Gunung Slamat kemudian dibawa dengan menggunakan wadah panci ke tempat promosi. Cara ini juga dinilai kurang efektif karena sebagian teh yang sudah diseduh tumpah dijalan akibat kondisi jalan yang kurang baik. Sedangkan tahap ketiga dari strategi “cicip rasa” adalah dengan menyeduh teh wangi Cap Botol di kantor PT. Gunung Slamat, kemudian ditempatkan di botol-botol bekas limun/kecap yang sudah dibersihkan. Botol-botol berisi minuman teh tersebut ditutup dengan tutup botol kemudian dibawa ke tempat promosi. Cara inilah yang akhirnya memunculkan ide untuk menjual air teh siap minum dalam kemasan botol pada tahun 1969. Tahun 1970 dikeluarkan air teh siap minum dalam kemasan botol pertama dengan merek Teh Cap Botol. Tahun 1972, desain botol diubah dengan merek Teh Botol dan didesain lagi untuk ketiga kalinya pada tahun 1974. Desain botol yang ketiga ini tetap bertahan sampai sekarang. Pada tahun 1974 di kawasan Ujung Menteng, Cakung-Jakarta didirikan PT. Sinar Sosro dengan predikat sebagai pabrik air teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan di dunia dengan berpedoman pada filosofi keluarga Sosrodjojo yaitu “niat baik”. Filosofi ini mempunyai arti bahwa setiap produk yang dihasilkan adalah produk yang tidak membahayakan kesehatan dengan proses produksi yang ramah lingkungan. Tidak membahayakan kesehatan dapat dijabarkan bahwa produk Sosro yang dihasilkan tidak menggunakan zat pewarna, tanpa bahan pengawet dan tanpa pemanis buatan 3

melainkan menggunakan air yang telah diolah sesuai standar SNI, gula pasir, dan daun teh pilihan. Sedangkan keawetannya disebabkan oleh proses termal pada proses pengolahannya. Untuk memperoleh bahan baku terbaik dengan kualitas unggul didapatkan dari tiga daerah perkebunan milik PT. Sinar Sosro yaitu di Cianjur seluas 400 hektar, di Garut seluas 455 hektar dan di Tasikmalaya dengan lahan seluas 732 hektar. Dalam usaha memenuhi kebutuhan konsumen dan memudahkan dalam distribusi, maka PT. Sinar Sosro mendirikan pabrik di beberapa daerah yaitu : 1. Medan (Sumatera Utara), memproduksi Teh Botol Sosro dan Fruit Tea kemasan botol dan tetra wedge. 2. Pandeglang (Banten), memproduksi Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol. 3. Cakung (Jakarta), memproduksi Teh Botol Sosro, Fruit Tea Botol, S-tee dan TEBS kemasan PET. 4. Tambun (Bekasi-Jawa Barat), memproduksi Teh Botol Sosro kemasan tetra pack, Fruit Tea kemasan tetra wedge dan kaleng. 5. Ungaran (Semarang-Jawa Tengah), memproduksi Teh Botol Sosro, Fruit Tea Botol dan S-Tee. 6. Gresik (Jawa Timur), memproduksi Fruit Tea kemasan tetra wedge. 7. Gianyar (Bali), memproduksi Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol. 8. Cibitung (Bekasi-Jawa Barat), memproduksi Teh Botol Sosro. 9. Palembang, memproduksi Teh Botol Sosro dan Fruti Tea Botol. 10. Mojokerto, memproduksi Teh Botol Sosro, Fruti Tea Botol, TEBS dan Joy Tea. Tersebarnya pabrik-pabrik PT. Sinar Sosro mulai dari Indonesia bagian barat sampai bagian timur menyebabkan meluasnya peta distribusi produk PT. Sinar Sosro di hampir seluruh Indonesia. 2.2 Hasil Produksi dan Sistem manajemen Mutu Adapun jenis-jenis produk teh yang telah dipasarkan oleh PT. Sinar Sosro dapat dilihat pada tabel 2.1.

4

Tabel 2.1. Jenis produk yang dipasarkan PT. Sinar Sosro
No. Produk Tipe kemasan 1. 2. 3. 4. Teh Botol Sosro Teh Botol Sosro Fruit Tea Sosro Fruit Tea Sosro botol tetra pack botol tetra wedge Volume (netto) 220 ml 220, 250 ml 235 ml 200 ml Masa edar 1 thn 1 thn 1 thn 1 thn Teh wangi Teh wangi Apel, blackcurrant Apel, strawberi, orange, lemon, blackcurant 5. Fruit Tea Sosro kaleng 330 ml 1 thn Apel, orange, blackcurant, x-treme, blast, fussion 6. Teh Celup Sosro dus kertas @ 1 gr 1 thn Teh hitam, teh hijau, teh wangi 7. 8. 9. Tebs S-tee Joy Tea botol botol botol 230 ml 318 ml 234 ml 1 thn 1 thn 1 thn Teh berkarbonasi Teh wangi Teh wangi Jenis produk

Pada tahun 1992, PT. Sinar Sosro mendapat penghargaan “Best Brand Award” untuk kategori minuman ringan tak bersoda. “Best Brand Award” merupakan perhelatan akbar untuk merek-merek terbaik dan terkuat di Indonesia dan merupakan hasil keputusan langsung para konsumen dengan survei yang ditujukan pada lebih dari tiga ribu konsumen terhadap tujuh puluh kategori produk. PT. Sinar Sosro Pabrik Bali menetapkan beberapa sistem manajemen dan telah mendapat sertifikat. Sistem manajemen tersebut meliputi : Sistem manajemen mutu, ISO 9001 : 2008 dalam proses produksi Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol Sistem keamanan pangan ISO 22000 : 2005 (Food Safety Management System / SMKP). Sistem manajemen lingkungan ISO 14001 : 2004. Sertifikat SNI 01-3143-1992, minuman teh dalam kemasan. Sertifikat halal. Piagam Bintang 2 Keamanan Pangan Dari Badan POM.

5

Sinar Sosro Pabrik Bali berlokasi di Jalan Raya Kemenuh.2. Sinar Sosro Pabrik Bali dapat dibedakan secara umum menjadi area untuk pabrik. Pemilihan lokasi dilakukan berdasarkan lokasi sumber air. kantor. kantor. Lokasi dan Tata Letak Perusahaan PT. klinik dan kantin. tangki solar. Pada bagian barat bangunan utama terdapat ruang parkir karyawan. Area pabrik berada di lantai dasar terdiri dari ruang QC (Quality Control). Lantai II terdiri dari ruang General Manager. Kecamatan Sukawati. Sedangkan sisanya 4 hektar masih berupa lahan kosong dan kebun. kantin. penampung air (reservoir) dan kawasan “utility” berisi kompresor. Ruang kantor terdiri dari dua lantai. dan sarana toilet. ruang tamu serta toilet. koperasi. ruang pembelian. Pada bagian utara terdapat kantor dan gudang logistik. ruang fotokopy. locker. sarana dan prasarana lain. gudang botol. ruang pertemuan. Latar belakang pendidikan para karyawan PT. Sinar Sosro Pabrik Bali sebagian besar berasal dari warga sekitar lokasi pabrik. 6 .4 Ketenagakerjaan 2. bengkel. 2. ruang personalia. klinik. Pada bagian selatan bangunan utama terdapat pintu masuk sekaligus pintu keluar serta pos satpam.4. koperasi. letak yang berdekatan dengan kota dan sarana transportasi yang tersedia. gudang serta sarana dan prasarana lain seperti tempat ibadah. genzet dan boiler. Sedangkan instalasi pengolahan limbah terletak di sebelah timur. Jumlah tenaga kerjanya adalah 129 orang yang terdiri dari 9 orang karyawan wanita dan 120 orang karyawan pria. Propinsi Bali. tempat istirahat. ruang produksi dan maintenance.3. Luas area keseluruhan adalah 6 hektar dengan kondisi 2 hektar telah terpakai untuk bangunan pabrik. Sinar Sosro dapat dilihat pada Tabel 2. Area PT. Kabupaten Gianyar. ruang spare part. ruang keuangan dan akuntansi.2. ruang sekretaris. ruang tamu. pos satpam.1 Jumlah dan Jabatan Tenaga Kerja Tenaga kerja PT. gudang produk jadi serta ruang PIPB (Peti Isi Peti Botol) terletak di sebelah timur ruang produksi. dan lain-lain.

4. Manager Quality Control. Quality Control (bagian Analis dan Field Inspector). Jenjang Pendidikan SD SMP SMA Diploma D3/Akademi Sarjana(S1) Total Karyawan (orang) 2 103 3 4 17 129 Setiap jabatan disesuaikan pada jenjang pendidikan para karyawan. Calon tenaga kerja yang lolos dalam proses seleksi diwajibkan untuk menandatangani perjanjian oleh pihak perusahaan mengenai hak dan kewajiban. kemudian diberikan pelatihan dengan tujuan agar tenaga kerja tersebut dapat bekerja secara profesional nantinya untuk keefektifan jalannya perusahaan. Manager Produksi & Maintenance. 2. Proses seleksi dilakukan berdasarkan beberapa faktor antara lain kemampuan.3 Jadwal Kerja Sistem shift diberlakukan pada karyawan bagian produksi (operator). minat. Calon tenaga kerja akan dipanggil dan diseleksi oleh pihak perusahaan. bakat. Sinar Sosro Pabrik Bali adalah melalui informasi dari tenaga kerja perusahaan ini. dan Supervisor masing-masing departemen diduduki oleh para lulusan S1 (sarjana). Sedangkan karyawan lainnya bekerja dari jam 08. 2.Tabel 2. Sinar Sosro berdasarkan jenjang pendidikan. operator dan satpam. karyawan Accounting & Finance. Untuk jabatan General Manager. Jumlah karyawan PT. ketrampilan. karakter. Manager. Proses ini ditangani oleh bagian Personalia dan Umum.00 – 16.2 Sistem Penerimaan Tenaga Kerja Sistem penerimaan tenaga kerja di PT. kepribadian serta faktor-faktor lain yang disesuaikan oleh bidang pekerjaan yang akan ditekuni.2. Accounting and Finance. karyawan Quality Control.00. Pembagian jam kerja sistem shift sebagai berikut: 7 .4.

istirahat jam 16. istirahat jam 12. Karyawan bagian Produksi dan Maintenance dibagi menjadi 2 formasi.00 – 13.00.00 : jam 14.00 – 13.00 Karena proses produksi di PT.· 5 hari kerja (Senin sampai Jumat) Senin sampai kamis Shift I : jam 08.00 – 13.00 – 20.00. maka pada minggu kedua akan berkerja pada shift II begitu pula sebaliknya. istirahat jam 12. Pergantian shift kerja dilakukan setiap satu minggu.00 – 14.00. istirahat jam 16.4.00 – 13.00 – 17. istirahat jam 16.4 Sistem Upah Sistem upah yang diterapkan PT.00.00 Shift II : jam 14. Perhitungan basis lembur adalah sebagai berikut : 8 . Sistem lembur dilakukan untuk memenuhi kebutuhan stock produk dan jika permintaan produk dari distributor meningkat.00 Shift II : jam 14.00 Jumat Shift I : jam 08. istirahat jam 12.00.00.00 – 16. istirahat jam 19.00 – 24.00 – 17. jika karyawan Formasi A pada minggu pertama bekerja pada shift I.00 – 20.00 – 14.00. Sinar Sosro berlangsung secara kontinyu maka untuk jadwal istirahat operator Produksi dan Maintenance dilakukan secara bergiliran.00 – 20.00 Shift II : jam 17.00 – 24. Sinar Sosro berdasarkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Gianyar.00.00 · 6 hari kerja (Senin sampai Sabtu) Senin sampai jumat Shift I : jam 08.00 Sabtu Shift I Shift II : jam 08.00 – 17. 2.00 – 17. yaitu Formasi A dan Formasi B. istirahat jam 12. Komponen upah terdiri dari : GPS IH : Gaji Pokok Standar : Imbalan Hadir UPMK : Upah Penghargaan Masa Kerja Untuk para karyawan yang bekerja diluar jam kerjanya diberi upah lembur.

14 tahun 1993.5 ´ upah per jam Jam II = 2 ´ upah per jam.5 Jaminan Sosial dan Kesejahteraan Tenaga Kerja PT. Tahunan : · · · · · · pakaian kerja (3 pasang) safety shoes khusus untuk pegawai pria (1 pasang) topi kerja (3 buah) b. cuti selama 2 hari untuk acara tertentu (kelahiran. 9 . 3) Cuti Cuti yang diberikan kepada karyawan yaitu cuti tahunan selama 12 hari (untuk karyawan yang telah bekerja lebih dari satu tahun).4. · Lembur hari raya / libur resmi Tujuh jam pertama atau lima jam pertama dibayar 2 ´ upah per jam Satu jam berikutnya dibayar 3 ´ upah per jam Dua jam berikutnya dibayar 4 ´ upah per jam. dan seterusnya. Jaminan kematian c. Jaminan kesehatan 2) Pakaian dan perlengkapan kerja Tenaga kerja yang bertugas akan dibekali dengan pakaian serta perlengkapan kerja sebagai berikut : a. Sinar Sosro Pabrik Bali mengikutsertakan seluruh tenaga kerja dan keluarganya sebagai anggota Jamsostek menurut UU. kematian atau hajatan lain). Jaminan hari tua d. Sinar Sosro Pabrik Bali menyediakan berbagai fasilitas untuk seluruh tenaga kerja yang diantaranya meliputi fasilitas : 1) Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) PT. Harian masker sarung tangan ear plug dibagikan setiap kali rusak. 2. 3 tahun 1992 serta peraturan pemerintah No. Jaminan kecelakaan kerja b.· Lembur biasa : Jam I = 1. dan seterusnya. No. Program dalam Jamsostek antara lain meliputi : a.

5 Struktur Organisasi Perusahaan Struktur organisasi di PT. Sinar Sosro Pabrik Bali adalah sebagai berikut : 1. Produksi dan Maintenance 10 . Hal ini akan mempermudah kerjasama dan pengawasan terhadap tiap bagian agar tujuan perusahaan dapat tercapai.4) Tunjangan Hari raya (THR) Tunjangan hari raya dan bonus akhir tahun untuk karyawan yang telah bekerja sekurang-kurangnya satu tahun sebesar satu bulan gaji. Sinar Sosro Pabrik Bali dengan biaya ditanggung oleh pihak perusahaan. Penjelasan masing-masing tugas dan tanggung jawab struktur organisasi PT. untuk THR ditambah tunjangan tetap. Sinar Sosro Pabrik Bali dapat dilihat pada pada gambar 2. Sinar Sosro Pabrik Bali adalah Pura. namun tidak mendapat bonus akhir tahun. 5) Klinik Kesehatan Klinik kesehatan diperuntukkan bagi karyawan PT. General Manager juga bertanggung jawab terhadap Pimpinan Pusat (Head Office). 2. dan Gudang PIPB. 2. Sinar Sosro Pabrik Bali disediakan bagi karyawan sebagai sarana pembantu kesejahteraan karyawan. dimana setiap departemen saling berhubungan dan menyatakan tingkat kedudukan. Personalia dan Umum. Accounting and Finance. Untuk karyawan yang telah melewati masa percobaan dan masa kerjanya kurang dari satu tahun mendapat THR sebesar masa kerjanya dibagi 12 bulan dikali gaji pokok dan tunjangan tetap. General Manager General Manager bertanggung jawab atas seluruh operasi produksi di PT. 8) Tempat ibadah Tempat ibadah yang digunakan oleh karyawan PT. Quality Control. Koperasi ini menyediakan keperluan rumah tangga dengan harga yang terjangkau dan sistem pembayaran yang dapat dicicil. 7) Kantin Kantin menyediakan makan sebanyak 1 kali untuk karyawan selama jam kerja dengan biaya yang ditanggung pihak perusahaan. 6) Koperasi Koperasi di PT.1. Sinar Sosro Pabrik Bali dan membawahi Departemen Produksi dan Maintenance (Gudang Logistik dan Spare Part).

Personalia dan Umum Personalia dan Umum bertanggung jawab menangani tenaga kerja baik mengenai penerimaan tenaga kerja serta training atau pelatihan tenaga kerja. 8. bahan pembantu. kemasan. 5. proses produksi dan produk secara periodik agar mutu produk yang dihasilkan tetap terjamin. bahan pembantu. menangani pemeliharaan gedung atau bangunan. PIPB (Peti Isi/Peti Botol) PIPB (Peti Isi/Peti Botol) bertanggung jawab dalam menangani persediaan botol isi dan botol kosong.Produksi dan Maintenance mempunyai tugas untuk memastikan bahwa operasi produksi dan perbaikan mutu berlangsung secara lancar dan efisien dalam memenuhi target produksi yang telah ditetapkan serta memastikan terselenggaranya pemeliharaan. Quality Control juga menangani produk di bawah standar dan limbah. 3. 11 . Pembelian Pembelian bertanggung jawab menangani pembelian bahan baku. kemasan serta bertanggung jawab terhadap kelancaran persediaan bahan baku. 7. 6. bahan pembantu dan permintaan dari masing-masing bagian. penggudangan dan pengangkutan. Logistik Logistik bertanggung jawab dalam memastikan kegiatan penggudangan yang terkendali dari bahan baku. Accounting and Finance Accounting and Finance bertanggung jawab terhadap pembukuan dan administrasi perusahaan serta bertanggung jawab dalam membuat rencana pengeluaran kas dan melaksanakan pengkajian sesuai dengan ketentuan perusahaan serta bertanggung jawab terhadap keuangan perusahaan. menangani hubungan dengan masyarakat. Quality Control Quality Control bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengadakan pengujian terhadap mutu bahan baku. perawatan dan perbaikan mutu alat-alat mesin pabrik serta suplai listrik secara cepat dan efisien dalam rangka mendukung pengoperasian pabrik secara lancar. 4.

General Manager Manager Produksi & Maintenance Manager Quality Control Manager Personalia & Umum Manager Accounting & Finance Supervisor Produksi & Maintenance Supervisor Quality Control Supervisor Personalia & Umum Supervisor Accounting & Finance Asisten Supervisor & Logistik Asisten Supervisor PIPB Asisten Supervisor Pembelian Analis Field Inspector KARYAWAN Gambar 2.1 Struktur Organisasi PT. Sinar Sosro Pabrik Bali 12 .

1. Bahan Baku Bahan baku Teh Botol Sosro adalah teh wangi melati kering. Bahan baku teh wangi melati didatangkan dari PT. asam sitrat. 13 . Teh hijau adalah teh yang berasal dari daun teh muda yang dipetik dari pucuk peco (pucuk daun yang masih keriting dan berbentuk seperti tombak) sampai dua daun dibawah pucuk peco. yang selanjutnya dilayukan (dicelupkan kedalam air bersuhu 80-90˚C selama 5 menit) untuk mencegah terjadinya reaksi browning enzimatis oleh enzim fenolase. Sinar Sosro Pabrik Bali dilakukan dengan sistem FIFO (First In First Out). Slawi. gula pasir. Sedangkan teh kering yang tidak memenuhi standar akan diberi label merah dengan tulisan “reject” dan dikembalikan lagi ke supplyer.BAB III KAJIAN PUSTAKA 3. Teh Kering a. bahan-bahan tambahan seperti flavor buah alami. konsentrat buah alami. dan vitamin C.1. sodium sitrat. Adapun sistem pengeluaran bahan baku dan bahan pembantu di PT. Teh Kering untuk Teh Botol Sosro Teh kering yang digunakan untuk pembuatan Teh Botol Sosro ialah teh wangi melati kering (Jasmine Tea) yang diperoleh dari pencampuran teh hijau dengan bunga melati gambir (melati hutan) untuk mendapat rasa dan aroma yang khas. 1 karung terdiri dari 2 bal dimana berat masing-masing bal adalah 12. air olahan yang sesuai standar.5 kg. Teh kering yang telah dianalisa oleh Departemen Quality Control dan memenuhi standar yang telah ditentukan oleh PT Sinar Sosro Pabrik Bali yaitu memiliki kadar air > 7 % dan kadar tannin > 950 ppm akan diberi label hijau yang bertuliskan “released”. Gunung Slamat. Selanjutnya teh dikeringkan pada suhu 90-100˚C selama 6-7 menit lalu ditambahkan bunga melati gambir. Sedangkan bahan baku untuk Fruit Tea Botol adalah teh hitam. Jawa Tengah setiap 1 bulan sekali sebanyak 210 karung. gula pasir dan air olahan yang sesuai standar yang telah ditentukan.

Jawa Tengah setiap satu bulan sekali sebanyak 20-40 karung.0 ˚brix (23. Teh hitam yang digunakan adalah jenis peco dengan kadar air kurang dari 7% dan kadar tannin 350 ppm. serta kesadahannya yang lebih rendah dibandingkan gula lain. Teh kering harus terbebas dari kemungkinan terkena percikan air. Sugar Labinta. berwarna putih bersih dan kotorannya seminimal mungkin. Daun teh tersebut dilayukan pada suhu sekitar 35˚C selama 18-20 jam agar kadar airnya berkurang dan menghilangkan bau tidak sedap dari daun kemudian daun tersebut digulung dan disortasi basah lalu difermentasi dan akhirnya dikeringkan. Sinar Sosro Pabrik Bali ialah sebagai berikut : § § § § § Teh kering harus selalu disimpan dalam keadaan tertutup rapat. Standar gula yang diterima oleh PT. Gula pasir ini memiliki ukuran kristal yang sedang sampai kecil. Lama penyimpanan teh kering tidak melebihi tanggal kadaluarsa. Sinar Sosro Pabrik Bali adalah sebesar 9. Gunung Slamat. Teh tersebut didatangkan dari PT. Penyimpanan teh kering harus terpisah dari material/benda lain yang beraroma. Teh Kering untuk Fruit Tea Botol Teh kering yang digunakan untuk pembuatan Fruit Tea Botol ialah teh hitam (Black Tea). Teh hitam merupakan hasil olahan pucuk daun teh yang mengalami proses fermentasi secara penuh. 14 . Gula pasir dikemas dalam karung dengan berat 50 kg setiap kemasan dan disusun dalam satu pallet yang berisi 24 karung. mememarkan atau dipotong-potong. Tiap karung teh hitam terdiri dari 2 bal dan masing-masing sebesar 19 kg. Lampung. Kondisi penyimpanan teh kering di PT. Teh hitam lebih dipilih sebagai bahan baku Fruit Tea Botol dibandingkan teh hijau karena kadar tannin-nya lebih rendah dan aroma daunnya tidak terasa dibandingkan teh hijau sehingga tidak menutupi flavor buah yang ditambahkan. Gula Pasir Gula pasir yang digunakan sebagai pemanis pada pembuatan Teh Botol Sosro ialah gula pasir industri yang didatangkan dari PT. 2. merobek. Proses penggulungan dilakukan untuk mengeluarkan cairan sel yang terdapat pada daun teh layu dengan cara meremas. Tempat penyimpanan mempunyai sirkulasi udara yang baik dan kering (suhu dan kelembaban ruangan penyimpanan harus dikendalikan). Cairan sel dioksidasikan dengan udara sehingga warnanya menjadi hitam. Slawi.b.33 gr/250 ml). Untuk menjaga kualitas teh kering yang akan digunakan maka penyimpanan teh kering perlu diperhatikan.

Jakarta. Jakarta. Konsentrat dikemas dalam drum yang dilapisi plastik dengan berat 275 kg. nitrit.13 ± 0. x-treme. Penambahan natrium sitrat berfungsi untuk memperkuat rasa pada Fruit Tea. strawberi. Konsentrat citrus digunakan untuk Fruit Tea Botol rasa lemon. total hardness. Flavor buah alami PT. sulfat. Air Air yang digunakan berasal dari 2 sumur bor (deep well) yang terdapat di PT. black currant. Sinar Sosro Head Office. mangan. klorida. Kadar keasaman asam sitrat yang distandarkan sebesar 0. Flavor dikemas dengan kemasan jerigen dengan berat 25 kg dan tahan selama 9 bulan sampai 1 tahun. Konsentrat apel digunakan untuk bahan baku Fruit Tea Botol rasa apel. Air ini kemudian diproses pada unit pengolahan air (water treatment) sehingga menjadi air baku standar. 3. fussion. klorin. Asam sitrat didatangkan dari PT. 4. amonia. dan jeruk. dan xtreme.2 Bahan-Bahan Tambahan 1. sianida. Asam sitrat Asam sitrat digunakan untuk memberikan rasa asam pada produk. 2. Konsentrat Buah Alami Konsentrat buah alami merupakan pemekatan sari buah alami. Sinar Sosro Pabrik Bali saat ini memproduksi Fruit Tea Botol rasa apel. blast. 15 . fussion. Konsentrat buah yang dipakai adalah konsentrat buah apel dan citrus. black currant. lemon dan jeruk. Jakarta.01%. Konsentrat didatangkan dari PT. pH. Sinar Sosro Pabrik Bali dengan kedalaman masing-masing > 150 m di bawah permukaan tanah. Lautan Luas. phospat. Analisa yang dilakukan oleh Quality Control pada unit pengolahan air meliputi : alkalinitas. Natrium sitrat Natrium sitrat dikemas dalam plastik berlapis karung dengan berat 25 kg dan didatangkan dari PT. conductivity serta turbidity sehingga didapat air baku standar yang dimaksud. strawberi. 3. Sinar Sosro Head Office. blast. Lautan Luas dan dikemas dalam bentuk karung sak dengan berat 25 kg. kadar besi. maka flavor buah tersebut saja yang didatangkan dari PT.3.

07 mm 26. yaitu major defect.07 mm 26. AQL terdiri dari 3 jenis.07 – 17. dan critical defect.5. mahal dan tidak dapat didegradasi secara alami.3 – 222.80 – 207.00 – 254.40 – 236. Botol Botol yang digunakan untuk mengemas Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol terbuat dari gelas/kaca. Diameter mulut botol (dalam) 3. mudah pecah.1 dan Tabel 3. Namun kelemahannya. melindungi produk dari pengaruh cahaya dan udara luar.2.36 – 26. kaca termasuk bahan yang berbobot (berat).1. Standar Mutu Botol Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol Dimensi botol 1. minor defect. Adapun bahan pembantu yang digunakan dalam pembuatan Teh Botol Sosro dan fruit Tea Botol ialah sebagai berikut : 1. seperti dapat dipanaskan.07 – 17.3 Bahan Pembantu dan Standar Mutunya Bahan pembantu adalah bahan yang digunakan dalam proses produksi sebagai sarana kelancaran kelangsungan produksi.99 mm 240.10 mm 16.60 ml Fruit Tea Botol 204.36 – 26. Sinar Sosro Pabrik Bali dapat dilihat pada Tabel 3.00 ml Sumber : SOP Incoming Material QC. 2005. Volume botol Teh Botol Sosro 219. Adapun tujuan dari AQL ini adalah agar setiap bahan baku/tambahan yang diterima atau dipasok selalu berada dalam batasan standar mutu yang telah disepakati. 16 . Enseval.99 mm 227. Pada beberapa pembelian bahan pembantu ini terdapat standar mutu yang disepakati antara pihak pembeli dan penjual yang disebut dengan AQL (Acceptable Quality Level). Asam askorbat (Vitamin C) Asam askorbat berfungsi untuk memberi kandungan vitamin C pada produk. Asam askorbat didatangkan dari PT. Jakarta yang dikemas dengan kardus dan plastik sebagai pengemas primer dengan berat 25 kg. transparan. Diameter mulut botol (luar) 4. Standar mutu dan standar penerimaan botol yang digunakan oleh PT. Botol dapat dipakai beberapa kali (multitrip) sehingga botol yang datang dari konsumen dapat digunakan lagi jika kondisinya memenuhi standar. Tinggi botol 2. Kaca memiliki beberapa keunggulan. 3.20 mm 16. Tabel 3.

printing yang buram/bloboran. retak-retak pada ring dan badan. dasar yang seluruhnya menebal. 2005.065% terima 10. 17 .50% terima 21 21 21 21 tolak 22 22 22 22 Sumber : SOP Incoming Material QC. Standar Mutu Penerimaan dan Pengambilan Sampel Botol Baru di PT. sebentuk gelas yang melintang di dalam botol. ring miring atau bengkok.000 150.2. merupakan cacat yang meliputi : dimensi botol (tinggi botol. diameter mulut botol dalam dan luar.00% terima 7 10 14 21 tolak 8 11 15 22 Minor deffect 6. berat botol kosong. yaitu cacat yang meliputi : tonjolan runcing di antara ring dan leher. · Critical defect.001 – 35. sambungan mould yang kasar. ring yang retak pada bibir atau sisinya. botol yang miring pada dasarnya. sebentuk gelas (paku gelas) yang menonjol keluar di bagian dalam atas botol. · Major defect. kelebihan gelas yang runcing yang menonjol keluar pada sambungan mould. Batch size Sample size Critical Deffect AQL 0. serta volume botol). Mulia Glas. Botol ini didatangkan sesuai kebutuhan oleh PT. ring yang bibirnya bergelombang atau tidak rata.Tabel 3.000 500. merupakan cacat yang meliputi : kelebihan gelas tajam yang menonjol ke atas. diameter dasar botol. lapisan gelas tipis di sekeliling dinding dekat botol yang merupakan dasar semu. badan yang tidak bulat.001 – keatas 315 500 800 1250 1 1 2 Tolak 1 2 2 3 Major deffect AQL 1. Jakarta. warna botol yang tidak jernih.001 – 150.001– 500. botol dan printing asing. Sedangkan untuk botol-botol bekas yang tidak terpakai lagi akan dikumpulkan dan selanjutnya dibeli oleh pemasok botol bekas untuk diolah kembali. serta cressent stippling yang tidak merata. Iglas dan PT. Sinar Sosro Pabrik Bali. · Minor defect.000 35.

20 – 2. berat crown compound diluar standar. thickness. 2005.3. crown cork asing.80 mm 31. Berat logam 6. Diluar toleransi.2. Ketebalan logam Ukuran standar 6. merupakan cacat yang meliputi : off centre yang melebihi 0. Ancol Terang Jakarta yang dikemas dengan kantong plastik sebagai kemasan primer dan kardus sebagai kemasan sekunder. scratch pada outside sampai ke metal. PVC tidak sempurna.22 mm Sumber : SOP Incoming Material QC. outside diameter. Tabel 3. · Major defect (AQL 2. crown cork bengkok dan cacat.5 mm. inside tidak ada key lacquer. Diameter bagian dalam 4. crown cork melalui pemeriksaan oleh Departemen Quality Control yang meliputi pemeriksaan sebagai berikut : · Critical defect (AQL 1. warna menyimpang. scratch pada outside tidak sampai ke metal dengan ukuran scratch lebih dari 2 mm. merupakan cacat yang meliputi : inside kedapatan karat. inside diameter. Crown cork ini didatangkan dari PT. dimensi (overhall height.0). PVC kena oil. Setiap dus berisi 10. film weight (PVC)). weight of crown cork (metal). inside stratch sampai ke metal. jumlah corrugation tidak 21. Sebelum digunakan.30 mm 26. selain itu terdapat PVC pada diameter tutup bagian dalam. Standar Mutu Crown Cork untuk Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol Subyek 1. Berat PVC 5. Surabaya dan PT.17 – 2. 18 . PVC bintik-bintik noda dan kotor. overfillet melebihi 1 mm.90 mm 275 – 350 mg 2. Tinggi 2.5).60 – 26. weight of crown with linning compound (metal & PVC). IMCP (Indonesia Multi Colour Printing).20 g 0.95 – 32. misprint terlihat sepanjang tangan. Tutup botol (Crown Cork) Crown cork untuk Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol terbuat dari logam berbentuk bundar pipih yang memiliki corrugation (lekukan) sebanyak 21 pada bagian tepinya. Diameter bagian luar 3.3.000 buah crown cork. Standar mutu crown cork dapat dilihat pada tabel 3.50 – 6.

Jatimas Karya Madani dan melalui pemeriksaan seperti pemeriksaan ukuran panjang.4 28.4. 3. Standar penerimaan krat dapat dilihat pada Tabel 3. Untuk krat baru didatangkan dari PT. 19 .tinggi b.5 ± 0. Krat (Crate) Krat digunakan sebagai wadah botol untuk memudahkan dalam pengangkutan dimana 1 krat berisi 24 botol. Pallet ini berasal dari PT. merupakan cacat yang .5).4 24. Sisi luar .6 ± 0.38 ± 0.lebar .6 ± 0.panjang .· Minor defect (AQL 6.4 25.0 ± 0. krat yang didatangkan dari konsumen dapat digunakan kembali bila memenuhi standar. Sama halnya seperti botol.4 1.meliputi : cacat printing yang terlihat sepanjang tangan. 4. Standar Mutu Pemeriksaan Krat di PT.4. Sisi dalam . Surya Gemilang. 2005. tebal kayu serta pemeriksaan lain oleh departemen Quality Control.panjang .0 ± 0. Krat yang berisi botol kosong disebut peti botol (PB) dan krat yang berisi botol yang telah diisi teh cair manis Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol disebut peti isi (PI).2 ± 0.lebar . Sinar Sosro Pabrik Bali Subyek Dimensi (cm) : a.4 25.tinggi Berat (kg) Dasar bergelombang/miring Printing gambar/tulisan Sambungan mould 38.4 Tidak ada Jelas dan tidak lumeran Rata 41. Tabel 3. Pallet Pallet merupakan wadah yang terbuat dari kayu meranti.4 Syarat Sumber : SOP Incoming Material QC.

bentuk butiran. Ecolab dengan kemasan drum berisi 200 l/drum. 7.5. Garam ini didatangkan dari home industry di Klungkung. Bahan ini didatangkan dari PT. Bahan ini didatangkan dari PT. Aneka Kami Raya dengan standar mutu massa jenis 0. Diverboat additives Diverboat additives adalah bahan yang berfungsi sebagai pemberi efek kilap pada botol yang ditambahkan pada mesin bottle washer di bagian lye I. 8. Sodium Hipoklorit/Kaporit Kaporit adalah bahan yang digunakan sebagai desinfektan pada air di bak reservoir. 6. 9. Aneka Kimia Inti dalam kemasan tangki dengan berat isi sebesar 8790 kg. Kaustik soda cair/NaOH Larutan kaustik soda didatangkan dari PT. Garam diperiksa secara organoleptik (kemasan. Standar mutu kadarnya yaitu 84 – 86 %. Solar Solar digunakan sebagai bahan bakar peralatan produksi seperti boiler. warna. Standar mutu kadar kaustik yang dikehendaki PT.85 g/ml. Beta Pramesti dengan berat 350 kg tiap jerigen dan standar mutu untuk kadarnya adalah 10 – 12 %. kotoran. Solar tersebut didatangkan dari PT. Vosen Pratita Kemindo.83 – 0. 10. Sinar Sosro Pabrik Bali adalah 48 %. Kaustik soda berfungsi sebagai cairan pencuci atau pembersih botol pada bottle washer serta sebagai pembersih pipa dan tangki. 20 . kejernihan larutan) dan secara kimia. Kaporit didatangkan dari PT. Garam NaCl Garam NaCl digunakan sebagai bahan regenerasi resin pada tangki softener di unit pengolahan air. Chain Lubriklenz Chain lubriklenz adalah cairan detergen yang dipergunakan sebagai pelicin pada conveyor. genzet dan forklift. Bali dan dikemas dalam kemasan karung yang masing-masing berisi 50 kg.

3. Resin Resin adalah bahan yang digunakan sebagai pelunak atau penurun kesadahan air pada tangki softener di unit pengolahan air. 1 buah buffer syrup yang masing-masing berkapasitas 6. Pasir Silika Pasir silika berfungsi sebagai penyaring lumpur/partikel kecil pada tangki sand filter di unit pengolahan air. dan buffer mixed yang masing-masing berkapasitas 5. Bahan ini didatangkan dari PT. 3 buah tangki buffer yaitu buffer softener. 4 buah extract tank. 1 buah sedimentation tank. Lautan Luas dengan kemasan sak masing-masing berisi 22. Peralatan produksi yang ada di PT. unit pembotolan (bottling unit). unit dapur (kitchen). 12.000 liter. Sinar Sosro Pabrik Bali. Tanah Diatome (kieselguhr/hyplosupersel) Tanah diatome (kieselguhr) adalah bahan yang berbentuk tepung dan berwarna putih yang berasal dari sisa-sisa rangka diatome. 21 .7kg. buffer carbon. Air yang telah diolah pada proses ini akan menjadi air baku standar yang layak digunakan untuk proses produksi pada PT. serta unit penunjang.4 Mesin dan Peralatan Peralatan produksi merupakan keseluruhan alat yang terkait dengan proses produksi. 1.500 liter. Mesin dan peralatan unit pengolahan air (water treatment) Mesin dan peralatan yang terdapat pada unit pengolahan air meliputi 2 buah tangki sand filter. Mesin dan peralatan unit pemasakan (kitchen) Mesin dan peralatan pada unit pemasakan antara lain sebuah PHE (Plate Heat Exchanger) yang digunakan sebagai pemanas. Sinar Sosro Pabrik Bali mencakup : unit pengolahan air (water treatment). 13. 1 buah tangki carbon filter yang masing-masing berkapasitas 5000 liter. PHE cooler yang digunakan untuk menurunkan suhu air. sejenis alga mikroskopik. Tanah diatome ini berfungsi sebagi penyaring kotoran pada filtrox di unit pemasakan.200 liter serta terdapat 1 buah tangki kondensator. 2 buah tangki softener. 1 buah hooper syrup.11. Pada unit ini akan dihasilkan TCM (Teh Cair Manis) yang siap dibotolkan.000 liter. 2 buah filtrox yang masing-masing berkapasitas 880 liter dan 2 buah mix tank dengan kapasitas 11. Sebuah dissolver sugar tank dengan kapasitas 6. 2.

4. 1 buah mesin pencuci botol (bottle washer). Selain itu genzet juga digunakan sebagai sumber listrik jika terjadi putus listrik dari PLN. kecuali conveyor miring pada mesin pencuci krat ditambah lapisan karet agar krat tidak tergelincir kebawah. 1 buah mesin pencuci krat (crate washer). 1 buah mesin penyeleksi botol kosong (opticscan). Mesin dan peralatan unit pembotolan (bottling unit) Unit pembotolan terdiri dari berbagai mesin yang bekerja secara otomatis maupun manual (dengan bantuan operator). Alat yang digunakan ialah forklift sebanyak 4 unit.3. 1 buah mesin pengisi teh cair manis (filler). dan 1 buah mesin pengisi krat (crater). serta untuk mengangkut bahan baku dan bahan tambahan yang akan digunakan untuk proses produksi. Sinar Sosro Pabrik Bali adalah : 1. 1 buah mesin pencetak kode (video jet). Forklift tersebut berkapasitas 2 ton dengan merk Komatsu dan berbahan bakar solar.00 WITA untuk mengurangi biaya listrik karena pada saat itu beban listrik mencapai puncak. mengangkut peti isi (PI) dari produksi ke gudang PIPB. Untuk sarana perpindahan botol-botol dan krat-krat digunakan conveyor datar yang dilumasi oleh chain lubriklenz. Sinar Sosro Pabrik Bali didapatkan dari PLN dengan kapasitas 400 KVA dan dari 1 buah genzet berkapasitas 400 KVA. 2 buah light inspector. 22 .00 – 22. Genzet digunakan sebagai energi pembantu yang baru akan diaktifkan pada pukul 18.5 Sumber Energi Sumber energi yang digunakan sebagai tenaga pada proses produksi di PT. mengangkut peti isi dari gudang PIPB ke truk pengangkut dan sebaliknya. 3. dimana 2 unit digunakan untuk bagian produksi dan sisanya 2 unit digunakan untuk bagian PIPB. Mesin dan peralatan unit penunjang Unit penunjang yang dimaksud yaitu alat pengangkut yang berguna untuk mengangkut peti botol (PB) dari gudang PIPB (Peti Isi Peti Botol) ke bagian produksi. Sumber Listrik Energi listrik yang dibutuhkan PT. selektor botol kosong. Mesin-mesin tersebut antara lain 1 buah mesin pemisah botol dari krat (decrater). 1 buah mesin penampung crown cork. 1 buah mesin penutup botol (crowner).

3. Boiler ini dilengkapi dengan economizer sehingga dapat mengefisiensikan bahan bakar (solar). Sumber Uap Energi uap yang dibutuhkan dalam proses produksi di PT. dan tahunan. bulanan. ganti kalau ada yang bocor 4. Adapun beberapa pengertian maintenance yang dilakukan pada setiap mesin atau alat yang digunakan pada proses produksinya sebagai berikut : 3. Sumber Angin Angin digunakan sebagai energi bantuan pada decrater.Sinar Sosro Pabrik Bali yaitu sebagai pemanas air yang akan digunakan untuk ekstraksi teh. Sinar Sosro Pabrik Bali. filler. Uap ini dihasilkan oleh boiler yang ada di kawasan utility PT.6 Perawatan Mesin-Mesin Produksi ( Maintenance ) Maintenance merupakan suatu perbaikan atau perawatan yang dilakukan pada mesin produksi yang tujuannya untuk memperpanjang usia mesin. Periksa dan bersihkan sensor-sensor (Photocell) 6. video jet. opticscan. Pemanasan dengan media uap ini dilakukan dengan mengalirkan air dan uap secara bersamaan pada PHE (Plat Heat Exchanger). Bersihkan kawasan mesin 23 . dengan suhu sebesar 120˚C dan tekanan 12 bar.1 Perawatan Decrater Ø Perawatan Harian 1. pencucian botol serta proses pasteurisasi. Air umpan boiler berasal dari air dari tangki kondensat dan air softener sebagai makeup. crowner. kemudian air tersebut akan menyerap panas dari uap dengan media plat tipis yang ada pada PHE sebagai perantara. Di PT. Periksa permukaan oli pada tabung angin 2. seduhan gula. 3. Periksa kebocoran pada selang-selang angin 5. Terdapat 2 unit boiler dengan kapasitas masingmasing 3200 kg/jam. Periksa kebocoran rubber sleve packing tulip. maintenance dibagi menjadi 4 yaitu ada maintenance harian. buang bila ada air 3. Sinar Sosro Pabrik Bali. Sinar Sosro Pabrik Bali memiliki 2 buah kompresor yang masing-masing akan menghasilkan angin yang ditampung di tangki distribusi untuk kemudian didinginkan pada air dryer dan akhirnya siap untuk digunakan.6. Periksa air dalam filter tabung angin. PT. mingguan. Angin ini dihasilkan oleh kompresor.2.

ganti bila perlu 2. Bersihkan kawasan mesin dan sekitarnya Ø Perawatan Bulanan 1. beling dan sampah lainnya 2. Periksa sprocket. Periksa kekencangan baut-baut mesin 4.2 Perawatan Bottle Washer Ø Perawatan Harian 1. Bersihkan badan mesin dan kawasan mesin dari sedotan. Periksa ketegangan rantai-rantai dan bila perlu stel : - Unit transfer crat Unit transfer packing head 3. Bersihkan lantai dan kawasan mesin supaya tetap bersih dan kering 3. setelah bersih isi air kembali 5. Periksa kebocoran selang pada unit packing head 2. Bersihkan kawasan dan bodi mesin. Periksa dan bersihkan sensor-sensor (limit switch. Photocell) 5. Periksa kabel bila ada yang terkelupas 9.Ø Perawatan Mingguan 1. lakukan pengecetan bila perlu 6. Buang air presoking dan bersihkan bak presoking. Periksa kekencangan baut pada spoket rantai konveyor 8. Periksa keausan guide rantai konveyor pengaruh krat (bila perlu diganti) 8. Periksa kekencangan baut sprocket 10. Periksa kekencangan baut-baut mesin 4.6. Periksa oli pada gear box main driver. Periksa bila ada kelainan pada gear box motor 7. Periksa terminal box motor 6. spring (ganti bila perlu) 5. Periksa apakah ada kebocoran oli pada gear motor 7. Lakukan pelumasan pada semua bearing 3. Periksa pompa-pompa apakah bekerja dengan baik atau tidak 24 . Periksa keausan bearing-bearing. Lakukan pelumasan pada semua bearing 9. ganti bila terjadi keausan 3. Bersihkan Infeed Washer dari kotoran atau sampah 4.

Periksa dan ganti pocket yang rusak 3. Periksa oli Main Drive. Periksa fungsi dan kondisi pompa. Bersihkan nozzel dan pipa nozzel dari kotoran. Kosongkan bak lye I dan II. Lakukan pelumasan sesuai jadwal pelumasan Ø Perawatan Bulanan 1. Jika tidak. Jika kurang tambahkan 6. Periksa kondisinya dan segera ganti bila ada yang rusak 7. Periksa seal dan pipa dari kebocoran 2. III dan IV. II dan III. Periksa fungsi nozzel. apakah menyemprot dengan baik atau tidak. kemudian bersihkan dari kotoran dan lumpur. Periksa kekencangan Timing Belt Tabe Infeed dan lakukan penyetelan 11. fungsi sensor serta Spring Regulation 13. Jika ada segera ganti 25 . keamanan dan kebocoran pompa supaya terhindar dari kerusakan yang mendadak 8. Periksa selang pada pipa nozzel Fresh Water. Periksa air Reducter (Crown dan Worm Axle ) I. II. Periksa oli gear box (Conical Gear) I. apakah berfungsi normal dan dalam kondisi baik. Periksa ketetapan guidenace. Periksa fungsi dan kondisi semua sensor. pastikan tidak ada yang oblang atau sesak. segera bersihkan sehingga dapat berfungsi dengan baik 9. Bersihkan kotoran yang ada pada small tank warm water 8. Periksa lengan bushing penggerak nozzel Fresh Water. Pada saat pengisian. tidak karat. posisi sensor benar dan sebagainya 7. apakah berfungsi normal dan dalam kondisi baik dilihat dari kebersihan. Jika kurang tambahkan 5. Periksa semua bearing. apakah terjadi kebocoran Ø Perawatan mingguan 1. Jika sudah oblag atau rusak segera perbaiki atau ganti bila perlu 3. Periksa kekencangan rantai Main Drive dan lakukan penyetelan 9. Setelan bersih isi kembali bak lye I dan II. kontrol terus supaya tidak sampai luber atau kurang penuh 10.6. jika ada yang tidak normal segera perbaiki 2. Periksa fungsi semua valve. Periksa kekencangan baut pusher 12. jika kurang tambahkan 4. Bersihkan semua strainer.

Bersihkan bagian dalam pompa vakum dengan alcohol 6. Bersihkan secara berkala plat-plat PHE dan periksa jika ada yang retak dan sobek 8. Bersihkan dan atur tekanan dari Scanner Belt. Bersihkan mesin dan karat. Bersihkan inlet dan outlet filter pada pompa vakum Ø Perawatan Mingguan 1. Ukur ampere masing-masing pompa. Berikan beberapa tetes Lubricant pada scanner Gaering di tiap tempat oli 2. Periksa kondisi badan mesin.4.3 Perawatan Optiscan Ø Perawatan Harian 1. Bersihkan Optic Assembly dengan menggunakan kertas lensa dan larutan pembersih lensa 4. Periksa secara berkala Mechanical Seal semua pompa 6. Lakukan pengujian sentivikasi Source Lamp Ø Perawatan bulanan 1. Bersihkan Light Difuser (penyebar cahaya) dan Dome Glass 2. Periksa sambungan kabel-kabel. Belt tidak dapat digunakan lagi jika belt tersebut merenggang sepanjang 12 mm dari semula 3. jika menyimpang segera cek bearing atau komponen lainnya 7.6. jika perlu lakukan pengecekan 3. Bila gerakannya masih belum lancar maka buka katup lalu beri pelumas yang sesuai 2. Lubrikasi Starwheel Shaft Bearings 4. segera kencangkan atau ganti 5. Periksa kondisi Reject Solenoid Dust Cover 3. Bersihkan Lens Cover Glass 5. Bersihkan permukaan bagian luar Lens Cover Glass dengan kain yang halus 4. Bersihkan bagian luar mesin dengan air sabun 3. Periksa secara manual gerakan tiap Spool Valves agar operasi dapat berjalan dengan lancar. Beri pelumas yang sesuai pada Multi Guide Pulleys Arms 5. pastikan tidak ada yang longgar atau lepas. Jika ada. Periksa kondisi pompa vakum 26 .

Periksa kondisi Belt Elevator 7. karet packing hingga bersih dan bebas dari kerak 2. Centering Cup.6. Periksa kondisi transmisi Main Drive dan Motor pompa vakum 4. Periksa control Crown Elevator apakah berfungsi dengan baik atau tidak 9. Periksa dan bersihkan Filler Bowl dan perlengkapannya seperti karet seal. baut pengunci tidak boleh longgar 4. pipa-pipa elbow. Clamping Ring dan lain-lain 3. Periksa dan stel posisi Spiral Infeed. Spiral Dischage. spacer. untuk kelancaran filling valve tidak boleh lengket dan tidak bengkok (center) 3. jika perlu tambahkan Grease 2. dan guide dengan memasukkan botol hingga keluar dalam keadaan mulus dan tidak pecah 5. Bersihkan box Crown Elevator dengan alcohol 6.4 Perawatan Filler dan Crowner Ø Perawatan Harian 1. Periksa kondisi valve otomatis apakah bekerja dengan baik atau tidak 27 . box untuk Autolube dan tambahkan jika kurang Ø Perawatan Mingguan 1. Starhweel Infeed dan Starwheel Discharge filler. Periksa dan bersihkan filling valve. Lakukan pemeriksaaan terhadap level oil : Main Gear Box. Periksa ketinggian Sealer Crowner dengan alat pengukur 6. Periksa kerataan Table Plate hingga Table Plate tidak ada yang miring atau longgar 7. pecahan botol dan lumuran teh 9. Periksa dan bersihkan bagian-bagian Filling valve seperti nozzel. Ring. Periksa lift silinder (Filling Table) yang meliputi pemeriksaan kekencangan Disc Lift Silinder (Bottle Table) dan Lifting Shaft tidak sesak. Periksa unit Crown Elevator 5. Periksa dan teliti Clamping Ring. Starwheel Infeed dan Discharge Crowner. Pastikan mesin dan kawasan mesin selalu bersih dari genangan air. Periksa dan bersihkan Hopper dan Kanal Hopper hingga bebas debu 10. Periksa level oli motor Elevator 8. Periksa fungsi-fungsi semu sensor 8.3.

11. Periksa kondisi Sproket dan Shaft motor konveyor. jangan sampai kosong 4. Periksa. Periksa rantai konveyor. Jika air filter dilengkapi dengan system pembuangan air dan oil secara otomatis periksa apakah system ini bekerja (dengan cara melihat tabung air dan oil apakah terdapat cairan atau 28 . Bersihkan flller bowl dan small tank (dipasteurisasi) bekerja sama dengan bagian kitchen dan QC sehingga bebas kerak Ø Perawatan Bulanan 1. Hal ini akan mencegah tercampurnya system tinta dan cairan pembersih yang berlebihan. jika Sproket pecah atau rusak segera ganti dengan yang baru 3. potong beberapa mata sehingga pada saat rantai berputar tidak ada yang molor 2. Buang air dan oli dari unit air filter (Mist Separator). Periksa selalu level ink dan Make Up dalam botol. Lakukan pelumasan dengan memberikan Grease Nipple pada bagian Sealer Column. Periksa dan bersihkan Photocell 14. motor crown elevator dengan cara : - Ukur ampere masing-masing motor Periksa kipas pendingin. jika rantai sudah molor. matikan printer (tekan tombol off) dan tunggu sampai selesai dengan standar shutdown 4 menit. bearing baut dudukan motor dan lain-lain 4. Starwheel Shaft dan Screw 15. Periksa semua sambungan kabel dan pastikan tidak ada sambungan kabel yang lepas atau longgar 3. motor pompa vakum. Jangan bersihkan printhead pada shutdown ini 3.6.5 Perawatan Video Jet Ø Perawatan Harian 1. Bersihkan talang-talang konveyor 13. Bersihkan kawasan mesin dan kawasan sekitarnya 2. Periksa dan bersihkan rantai konveyor. bersihkan dan keringkan Printhead (pergunakan tekanan angin sebesar 20 psi untuk mengeringkan) Perhatikan : Sebelum membersihkan printhead. Periksa kondisi motor Main Driver. sambungan rantai konveyor dan kondisi Sproket 12.

Buka dan bersihkan filter tabung air preringsing dan rinsing 3. lakukan penggantian setiap 3 bulan 2. Buang air dan oil dari input air Filter jika filter tersebut bocor atau berminyak 6. Bersihkan Mullfer dan ganti jika diperlukan 3. Buang air pada bak penampungan.tidak). system tidak bekerja sehingga perlu segera diperbaiki 5.6 Perawatan Crate Washer Ø Perawatan Harian 1.6. Periksa dan bersihkan rantai dan rel konveyor Transfer Crate hingga rantai bersih dari lumpur dan kotoran lainnya 2. Bersihkan bagian atas mesin dari sampah dan kotoran lainnya Ø Perawatan Mingguan 1. fitting stainless steel untuk ink dan Make Up) 7. dan genangan air 2. Jika kondisi Vacum Filter masih terlihat bersih. Buang cairan dari Ink Trap Ø Perawatan Bulanan 1. Filter yang berubah warna adalah normal. bersihkan bak dan setelah bersih isi kembali bak penampungan 4. Ganti Make Up dan Ink Replenishment Filter (setiap 3 bulan) 3. Bersihkan konveyor input dan output mesin Crate Washer dari sampah dan kotoran lainnya 6. Periksa dan bersihkan dinding mesin bagian luar dalam 3. Periksa dang anti Vacum Filter jika terlihat cairan di dalamnya atau kevakuman sukar dipertahankan. beling. Lakukan pembersihan (Flushing) dan kalibrasi (setiap 12 bulan) atau jika ada gangguan 5. Apabila terdapat cairan. jika ada yang tersumbat segera buka dan bersihkan hingga nozzel berfungsi normal kembali 29 . Periksa dan bersihkan dinding bagian dalam mesin 4. Bersihkan strainer bak air prerinsing dan rinsing 5. Bersihkan kawasan mesin dari sampah. Periksa dan bersihkan nozzel-nozzel. Ganti final ink Filter (setiap 12 bulan) 4. Periksa apakah terjadi kebocoran (Fitting Kuningan untuk angin dan kevakuman.

jika terjadi kelainan. Tambahkan jika kurang Ø Perawatan Bulanan 1. Periksa komponen listrik dalam panel dan bersihkan 7. Periksa dan bersihkan sensor-sensor (Photocell) 4. jika ada segera diperbaiki 6. dan kebersihan 8. Periksa semua rantai yaitu terhadap kekencangan rantai. pelumasan rantai dan kondisi rantai 4. Periksa air dalam tabung filter angin. Periksa dan bersihkan Sproket Conveyor Infeed 7. Lakukan pelumasan sesuai jadwal pelumasan Ø Perawatan Mingguan 1. Lakukan pemeriksaan pada selang-selang 6. Periksa kekencangan baut-baut mesin. jika ada yang longgar dikencangkan 3. Periksa dan kencangkan baut-baut pada instrument dalam panel 30 . baik suara. Periksa termal box motor 8.5. Lakukan pembersihan terhadap badan mesin serta kawasan mesin 2. kebocoran. Periksa rantai dan pin rantai konveyor serta guide konveyor jika sudah aus segera diganti 2. Periksa kondisi motor pompa preringsing dan rinsing.7 Perawatan Crater Ø Perawatan Harian 1. periksa bearing dan komponen lainnya 3. Periksa dan cek gerakan packing head frame pada setiap langkah (tahap). buang bila ada air 2.6. Periksa dan bersihkan rantai konveyor dari lumpur dan kotoran lain yang melekat 6. Periksa level oil gear box motor konveyor infeed dan transfer serta discharge. Pembersihan sensor pada mesin apakah semua berfungsi normal 3. Periksa dan bersihkan Limit Switch dan Fhoto Cells 5. Periksa kondisi badan mesin dan pastikan selalu dalam keadaan bersih 3. Periksa gear motor dari kebocoran. Analisis secara seksama apakah ada kelainan 5. Secara berkala ukuran Ampere Motor.

Periksa kondisi rantai Mekanisme Switch. Bersihkan nozzel lubriklenz dan pastikan arah penyemprotan sudah tepat pada posisi rantai konveyor 31 . suara dam kelainan lainnya 7. Periksa setelan guide dan baut pengencangnya 6.9. Periksa dan stel Break Gap (0. pecah beling dan sampah lainnya 2. jika kurang lakukan penambahan Ø Perawatan Bulanan 1.8 Perawatan Conveyor Ø Perawatan Harian 1.6. Pastikan bahan pembersih yang digunakan tidak menimbulkan efek terhadap kondisi dan umur konveyor 3. Lakukan pelumasan sesuai jadwal pelumasan 3. Periksa fungsi system pelumasan (selang nozzel dan lain-lain) Ø Perawatan Mingguan 1. misalnya kecerobohan. Periksa keausan rantai-rantai 8. Periksa dan teliti sambungan kabel apakah ada yang longgar atau lepas serta kabel yang terkelupas atau putus 10. Periksa dan teliti bagian dalam mekanisme Switch dan periksa semua sambungan diterminal agar tidak menjadi kerusakan mendadak 6. Bersihkan kawasan konveyor dari genangan air.3 – 0. Periksa oli pada gear motor. Periksa fungsi motor 4. kurang teliti dan sebagainya 5. Periksa kemulusan rantai penggerak rantai 5. lakukan pelumasan dengan oli 4. Stel kekencangan rantai Main Drive 3.5 mm) pada Brake Motor 7. Periksa motor dari kelainan-kelainan penampakan fisik. Bersihkan konveyor dan kawasan konveyor dengan air 2. Periksa semua bearing baik secara fisik maupun kondisinya seperti oblag dan sebagainya 9. Bersihkan talang-talang konveyor 3. Stel kekencangan rantai lengan Gripper 2. Periksa dan lindungi mesin dari kerusakan yang disebabkan oleh faktor diluar mesin.

Periksa fungsi flame detector. Bersihkan tangki. Periksa Valve Blow Down. Periksa indicator tekanan bahan bakar 3. Burner Operating Hours dan Burner Starting Pulse Count 3. Buka rantai dan bersihkan rantai. Bersihkan unit pembakaran. Periksa kondisi sprocket 3. Periksa bearing dan shaft konveyor 8.9 Perawatan Boiler Ø Perawatan Harian 1. Check Valve Pompa Feed Water. Bersihkan kawasan sekitar mesin Ø Perawatan Mingguan 1. jika telah aus dan mengganggu perpindahan botol segera diganti 5. tambahkan jika kurang 5. Periksa total pembacaan Operating Hours. pipa.4. jika ada yang sudah aus segera diganti 6. Periksa Pressure switch boiler 5. Periksa semua wear strips konveyor.6. Bersihkan badan motor 6. rel badan konveyor dan talang konveyor dari kotoran yang menempel 2. dan filter bahan bakar 2. fungsi burner regulation 6. Bersihkan flame detector 32 . Solenoid Valve bahan bakar 5. Pastikan sambungan kabel tidak ada yang kendor dan kabel tidak ada yang terlepas 3. Periksa dan bersihkan gelas penduga 2. filter feed water 4. Periksa plat sambungan antara konveyor. Periksa level oli gear box motor. Periksa gear box dan Elektro motor 9. Periksa level oli gear box 7. Cek semua kekencangan baut Sprocket rantai konveyor Ø Perawatan Bulanan 1. Periksa panjang rantai jika sudah molor segera dikurangi 4. Periksa tekanan bahan bakar 7. Periksa Boiler dan Pematik 4.

fungsi burner limit switch 5. Periksa kondisi mortar (semen api) 4. Periksa level oli. kencangkan bila kendor 3. Periksa kekencangan V-belt. Perhatikan strum accu apakah masih kuat atau tidak 4. Periksa peralatan pematik dan pressure gauge pompa bahan bakar Ø Perawatan Tahunan 1. hidrolik tes 2. tes kelayakan operasi 3. debu. Ganti gasket mainhole dan handhole 7. lorong flue gas dan jalur pipa api 4. Periksa dan bersihkan bagian dalam boiler 6.10 Perawatan Genset Ø Perawatan Harian 1. Periksa keamanan sambungan dan semua valve 3. jangan ada sampai yang kendor atau lepas. jika kurang tambahkan Ø Perawatan Mingguan 1. Bersihkan badan mesin dan kawasan mesin dari sampah. Periksa air dan kondisi radiator. jika rusak atau robek segera diganti 2. Periksa dan tes safety valve. Bersihkan tangki dan pipa bahan bakar 2.6. dan kotoran lainnya 2. baik volume air. Periksa accu dan kabel sambungan. Periksa pintu dan ruang pembakaran 5.6. perhatikan sambungan. Periksa kekencangan dan kondisi V-belt. karat dan adanya kebocoran Ø Perawatan Bulanan 1. Periksa safety valve dan ruang pembakaran 3. Bersihkan ruang pembakaran. Ganti oli ( setiap 250 jam operasi) 33 . Bersihkan air filter bersihkan dengan menggunakan angin (compressor) 2. limit switch flue gas dumper. Uji kwalitas pembakaran. Periksa fungsi dan kelancaran kran sampel air boiler Ø Perawatan Bulanan 1. Periksa peralatan air umpan dan siklusnya termasuk air condensate 7. Bersihkan air filter 3. Ganti filter oli (setiap 500 jam operasi) 4. Periksa water level limiter.

Bersihkan filter elemen atau fuel filter (ganti setiap 1500 jam operasi) 7.5. Periksa filter udara yang keluar dari air dryer Ø Perawatan Bulanan 1. Lakukan penggantian apabila diperlukan 3. baik kebocoran oli maupun kebocoran angin. Bersihkan badan mesin dan kawasan sekitarnya dari debu. Periksa kebutuhan karet mesin (Rubber Engine Mounting) 8. Bersihkan radiator dari kerak. Jika ada segera diperbaiki 6. lakukan pelumasan setelah 3 menit mesin dimatikan 5. Periksa filter udara dan lakukan penggantian apabila diperlukan 3. Periksa temperature kompresi akhir (set antara 70 – 100oC) 3. Beri gemuk pada roda gila (fly wheel) 6.6. Periksa automatisasi drain valve air dryer Ø Perawatan Mingguan 1. dan kotoran lainnya 2. sampah. Ganti air radiator (setiap 2 tahun) 9. Periksa fungsi tombol 2. Bersihkan body dalam mesin air dryer 34 . debu dan lainnya 4.11 Perawatan Compressor Boge dan Air Dryer Ø Perawatan Harian 1. Ganti air filter (setiap 2 tahun) 3. Bersihkan filter udara (suction filter) dari debu dan kotoran lainnya dengan menyemprotkan angin bertekanan maksimum 5 bar 2. Periksa kebocoran pada kompresor. Periksa level oli. Periksa filter udara masuk (supply air filter mat) dan bersihkan dengan menggunakan sikat halus dan angin kompresor bertekanan maksimal 5 bar.

Untuk mendapatkan produk dengan mutu yang baik.1. yang prosesnya dapat dilihat pada Gambar 4. agar air layak untuk digunakan dalam proses produksi. Mg. dan Fe. PT. dan proses pembotolan. Air yang akan digunakan sebagai bahan olahan tentunya harus terjamin keamanan dan mutunya. Sinar Sosro berasal dari sumur (deep well).1 Proses Produksi dan Kapasitas Produksi 4. air permukaan dan air sumur biasanya mengandung bahan-bahan metal terlarut seperti Na. Sinar Sosro Pabrik Bali. kemudian bahanbahan tersebut diolah melalui suatu alur proses yang diawasi secara ketat. tidak terkecuali Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol. Ca. Air juga merupakan medium pembawa mikroorganisme patogenik yang berbahaya bagi kesehatan. maka digunakan bahan-bahan sesuai standar mutu yang ditetapkan oleh pemerintah atau perusahaan. Oleh karena itu. a) Pengolahan Air (Water Treatment) Sebagai bahan olah air banyak digunakan dalam produksi minuman. yaitu proses pengolahan air. Secara umum proses pengolahan Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol terdiri dari tiga tahapan utama. Air sebagai bahan baku produksi dan proses lainnya di PT. yang dihasilkan oleh PT. Menurut Fardiaz (1992).1. proses pemasakan.BAB IV PEMBAHASAN 4. 35 . Sinar Sosro Pabrik Bali melakukan pengolahan air (Water Treatment).1 Proses Produksi Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol merupakan produk minuman ringan berbahan dasar teh yang dikemas dalam botol kaca.

Diagram alir proses pengolahan air di PT. Dari reservoir air akan menuju ke sand filter untuk proses penyaringan yang pertama dengan menggunakan pasir silika. Pasir silika dapat mengikat lumpur dan senyawa-senyawa kimia yang terbawa dan tidak sempat mengendap di reservoir.Gambar 4. Pasir silika dapat mengalami kejenuhan jika terjadi penumpukan kotoran dan partikel-partikel 36 .1. Sinar Sosro Pabrik Bali Air yang diperoleh dari sumur ditampung di reservoir yang berkapasitas 56000 liter. Di reservoir ini air akan mengalami proses klorinasi. yaitu dengan penambahan kaporit cair yang berfungsi sebagai desinfektan.

dan warna akibat proses klorinasi di reservoir. Proses ini akan menurunkan kesadahan air. Untuk mengaktifkan kembali dilakukan pemanasan dengan cara mengalirkan air dan uap 90-100oC dari bawah. Kapasitas maksimal sand filter sebesar 25 m3 per jam. air masuk ke tangki softener. Dari tangki-tangki ini air akan didistribusikan ke proses berikutnya sesuai dengan kebutuhan jumlah dan jenis airnya. Selanjutnya. Di dalam softener terdapat resin penukar ion (ion exchanger) berupa zeolit. Hal ini diatasi dengan cara scouring (mengalirkan air dan udara dari bawah tangki). Didistribusikan ke kitchen untuk pembuatan sirup gula. air yang mempunyai tingkat kesadahan terlalu tinggi sangat merugikan karena beberapa hal di antaranya dapat menimbulkan karatan/korosi pada alat-alat yang terbuat dari besi. Terdapat tiga buah tangki buffer. Sedangkan menurut Rohdiana (2006) komponen kimia teh lebih cepat larut dalam air lunak dibandingkan air yang bersifat sadah. direndam selama 4-8 jam kemudian dibilas hingga bersih. sabun kurang membusa sehingga meningkatkan konsumsi sabun. Penyaringan air tahap kedua berlangsung di carbon filter dengan media penyaring berupa karbon aktif. Ø Tangki buffer mix (air baku) 37 . menimbulkan endapan atau kerak dalam wadah pengolahan. dan turbidity lebih besar dari 2 NTU. Air hasil pengolahan kemudian ditampung di tangki buffer yang berkapasitas masing-masing 4500 liter. Karbon aktif berfungsi menghilangkan bau. Karbon juga dapat mengalami kejenuhan. Menurut Fardiaz (1992). dan rinsing (pembilasan). ditandai dengan masih ada bau dan rasa kaporit. yaitu: Ø Tangki buffer carbon Menampung air yang berasal dari keluaran tangki carbon filter. rasa. dan untuk air asupan boiler. ke bottle washer untuk proses fresh water. air berwarna keruh. Kapasitas maksimal carbon filter 40 m3 per jam. kadar klorin lebih besar dari 0 ppm.kecil di atas permukaan pasir silika. Ø Tangki buffer softener Menampung air keluaran dari tangki softener. back wash (mengalirkan air dari bawah tangki). Dalam proses pengolahan teh kesadahan air akan sangat berpengaruh terhadap mutu seduhan teh.

Menurut Rohdiana (2006). b) Proses Pemasakan Ø Proses Pemasakan Teh Botol Sosro Proses pemasakan Teh Botol Sosro. digunakan untuk penyeduhan teh di kitchen. menuju ke buffer sirup untuk ditampung sebelum masuk ke tangki pencampuran. Sirup gula dialirkan melalui bag filter untuk disaring. Kemudian dilakukan sirkulasi agar gula larut dengan sempurna dan tidak ada yang mengendap di dasar tangki.3 g teh kering untuk 1 liter TCP (teh cair pahit). Bertambahnya lama penyeduhan kesempatan kontak antara air penyeduh dengan teh semakin lama. Proses ekstraksi menjadi lebih sempurna.2. Teh cair manis dialirkan melalui bag filter menuju ke unit pasteurisasi sebelum masuk ke proses pembotolan. dilakukan sirkulasi agar larutan homogen. Penyeduhan selama 40-60 menit. Pembuatan sirup gula dimulai dari tangki pelarutan gula (dissolver sugar tank). dan proses pencampuran. 38 . Teh wangi kering dimasukkan melalui sebuah pintu di bagian belakang tangki. Diagram alir proses pemasakan Teh Botol Sosro dapat dilihat pada Gambar 4. menggunakan air baku yang telah dipanaskan melalui PHE sehingga suhunya menjadi 950-1000C. sehingga air teh yang dihasilkan lebih jernih. Dalam proses penyaringan dengan filtrox ditambahkan kieselguhr yang berfungsi sebagai penyaring kotoran yang terbawa oleh air teh.Menampung air campuran dari air softener dan air carbon dengan perbandingan 3 : 1. kemampuan air dalam mengekstrak kandungan kimia yang terdapat dalam teh akan semakin tinggi. Sirup gula dan air teh kemudian dicampur dalam tangki pencampuran (mix tank) sehingga menghasilkan TCM (teh cair manis). Penyeduhan teh berlangsung di tangki ekstraksi. dengan standar 6. Air campuran inilah yang disebut dengan air baku. Demikian juga halnya dengan lama penyeduhan. Tangki ini dihubungkan dengan hopper gula sebagai tempat melarutkan gula yang akan dimasukkan ke tangki pelarutan gula. kemudian disirkulasi selama 5-15 menit. proses penyeduhan teh. dialirkan ke tangki pelarutan gula. Jika sudah tercapai volume yang diinginkan. semakin tinggi suhu air. Untuk melarutkan gula digunakan air softener yang dipanaskan melalui PHE (Plate Heath Exchanger) sehingga suhu air menjadi 90-950C. Setelah proses penyeduhan air teh kemudian disaring di filtrox TCP. meliputi proses pembuatan sirup gula.

Gambar 4.2. Diagram Alir Proses Pembuatan Teh Botol Sosro 39 .

kemudian disirkulasi selama 30-40 menit. 40 . dimasukkan ke dalam tangki ekstraksi.Ø Proses pemasakan Fruit Tea Botol Proses pemasakan Fruit Tea Botol tidak jauh berbeda dengan proses pemasakan Teh Botol Sosro. Penyeduhan dengan air baku yang telah dipanaskan melalui PHE. Diagram alir proses pemasakan Fruit Tea Botol dapat dilihat pada Gambar 4. langsung menuju ke tangki pencampuran. Di tangki ini terjadi pencampuran antara air teh. Air teh dialirkan secara perlahan dan kontinyu sehingga kotoran dapat tersaring dengan baik. teh cair manis dialirkan ke unit pasteurisasi. sirup gula. Perbedaan terletak pada pembuatan TCP (teh cair pahit).3. Di tangki pengendapan ditambahkan asam sitrat untuk memberikan rasa asam pada produk dan memudakan warna air teh. air teh disaring melalui filtrox TCP. yaitu dibuat TCP konsentrat untuk Fruit Tea yang tidak dilakukan dalam pemasakan Teh Botol Sosro. kemudian dialirkan menuju tangki pengendapan. Dari tangki pengendapan. teh dialirkan melalui PHE cooler untuk menurunkan suhunya hingga 30o-35oC. Teh hitam kering (black tea) yang digunakan sesuai standar 24 g teh hitam untuk satu liter TCP konsentrat. Setelah dilakukan sirkulasi selama 10-20 menit. konsentrat buah alami. dan bahan-bahan tambahan yang telah ditentukan sesuai rasa Fruit Tea Botol. Setelah penyeduhan.

kadar tannin. rasa. ukuran crown crimp. Diagram Alir Proses Pembuatan Fruit Tea Botol C ) Pengecekan Kualitas Pemasakan Teh Cair Manis ( TCM ) Pengecekan kualitas yang dilakukan pada pemasakan Teh Botol Sosro meliputi : warna. kadar gula. klorida. kesadahan. sedangkan untuk pemasakan Teh Cair Pahit (TCP) dan sirup gula dilakukan pengendalian 41 . dan volume. dan mould. Selain itu juga dilakukan analisa mikrobiologi yang meliputi total bakteri. yeast. terhadap Teh Botol Sosro dan Fruit Tea botol.3. pH. aroma. t-alkalinitas.Gambar 4.

1 dan tabel 4.2 Standar Mutu Pemasakan TCP dan Sirup Gula Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol Parameter Kadar tannin TCP Teh Botol Sosro Kadar tannin TCP Fruit Tea Botol Kadar sirup gula Sumber : SOP Analisis Satuan ppm ppm o Standar 950 – 1.5 8.5 – 28.5 250 3.9 6.0 – 4.5 – 7.150 300 – 400 42 .2 Tabel 4. Standar mutu pada pemasakan TCM. TCP dan sirup gula dapat dilihat pada tabel 4.3 Hasil Pengecekan Teh Botol Sosro Parameter pH Kadar Gula p-alkalinitas Kesadahan Klorida o Satuan Brix Standar 6.4 – 8.1 Standar Mutu Teh Botol Sosro Parameter Warna Aroma Rasa Ukuran crown crimp pH Kadar gula p-alkalinitas Kesadahan Klorida Kadar tannin Volume Sumber : SOP analis o Satuan Mm Brix Standar Merah kekuningan Khas Sosro Khas Sosro 28.1 55 42 ppm o dH ppm .6 200 – 400 2.43 Brix Tabel 4.0 < 75 900 – 1200 218 – 222 ppm o dH ppm ppm ml Tabel 4.mutu terhadap tannin dan kadar sirup gula.8 8.

klorida.242 Ppm Ppm Ml 4.5 – 28.2. rasa.4 Standar Mutu Fruit Tea Botol Parameter Warna Aroma Rasa Ukuran crown crimp pH Kadar gula lemon Kadar gula selain lemon Acidity lemon Acidity selain lemon t-alkalinitas Kesadahan Klorida Kadar tannin Volume Sumber : SOP Analis o o o Satuan Mm Brix Brix % % Ppm dH Standar Kekuningan Khas Fruit Tea Khas Fruit Tea 28.9 – 11. Standar mutu pemasakan Fruit Tea Botol dapat dilihat pada tabel 4.1 11.0 < 75 300 – 400 228 . Sehingga dapat dihitung kapasitas produksinya sebagai berikut: Rata-rata produksi per jam = 30000 botol Volume teh per botol untuk TBS = 220 mL Volume teh per botol untuk FTB = 230 mL 43 .0 – 4.6 0. kadar tannin dan volume. pH.16 0. kadar gula.9 3–4 10.14 – 0. kesadahan.1. Kapasitas Produksi Kapasitas produksi Teh Botol Sosro (TBS) dan juga Fruit Tea Botol (FTB) tergantung dari permintaan distributor.Kadar tannin Volume ppm ml 950 220 Pengecekan kualitas untuk Fruit Tea Botol meliputi : warna. ukuran crown crimp. aroma.4 Tabel 4.14 200 – 400 2. t-alkalinitas.4 – 11. Rata-rata perjam bisa memproduksi sebanyak 30000 botol/jam.12 – 0. acidity.

dimana krat tersebut dicuci dalam keadaan terbalik lalu disemprot oleh air yang berasal dari air mesin pencuci botol.· Kapasitas Teh Botol Sosro : Jadi kapasitas produksi teh botol sosro sebesar 6600 liter/jam.2 Sistem Pembotolan (bottling system) Unit pembotolan terdiri dari : 1. Selektor botol kotor Botol-botol yang telah disortir akan diseleksi oleh operator dengan melewatkannya pada suatu layar datar yang berisi lampu neon. Hal ini bertujuan agar terlihat dengan jelas botol-botol yang retak. 44 . 4. Mesin ini terdiri dari 5 buah gripper head yang masing-masing terdiri atas 24 buah packing tulip dan mempunyai kecepatan 38. 2. Decrater Mesin decrater adalah mesin pemisah botol kosong dengan krat. Kemudian dilanjutkan dengan pemisahan botol kosong dari krat dengan mesin decrater.000 botol/jam. sedangkan krat diletakkan pada conveyor menuju crate washer. somplak. Selanjutnya krat-krat yang sudah dicuci tersebut dibawa ke mesin crater. 4. · 30000 Ȣ0 0 × 220 Ǵ4 = 6600000 Ǵ4/„3Ǵ „3Ǵ 30000 Ȣ0 0 × 230 Ǵ4 = 6900000 Ǵ4/„3Ǵ „3Ǵ Kapasitas Fruit Tea Botol : Jadi kapasitas produksi fruit tea botol sebesar 6900 liter/jam. yaitu pemisahan peti botol dari pallet. Depalletizer Proses pembotolan dimulai dari proses depalletizer. ataupun berisi benda asing yang lolos seleksi sebelumnya. botol diperiksa kembali secara manual. Botol kosong tersebut diletakkan diatas ban berjalan (conveyor) menuju mesin bottle washer. Selama perjalanan. 3. Crate washer Mesin ini terdiri dari nozzle yang berfungsi untuk membersihkan krat dengan sistem semprot.

dimana botol direndam dalam keadaan terbalik agar kotoran terbuang keluar dari botol. Jika sel tidak menangkap sinar yang telah melewati dasar botol maka sel akan mengirim sinyal kepada 45 . Botol tersebut kemudian dibawa ke bagian hot water 1 dan dilanjutkan dengan hot water 2 untuk disemprot dengan air yang berasal dari tangki softener yang telah melalui PHE sehingga suhunya menjadi 75-80˚C. sinar datang dari bawah botol lalu sinar ditangkap oleh sel yang dapat mendeteksi kotoran yang terdapat di pinggir. yang pertama botol dimasukkan ke dalam 1 baris pocket yang dapat memuat 30 botol kosong. Pada bak lye 2. Waktu yang diperlukan untuk pencucian per 30 botol yaitu ± 15 menit. membersihkan kotoran sekunder (karat. serta untuk mendapatkan botol yang bersih dan bersinar. Mesin opticscan bertugas untuk memisahkan botol yang tidak memenuhi standar. Proses pencucian pada bottle washer diakhiri dengan penyemprotan fresh water (suhu 92. Kemudian botol disemprot dengan air (suhu 70-75˚C) melalui beberapa nozzle yang bertekanan 1. Tekanan yang digunakan untuk penyemprotan adalah sebesar 2 bar. Proses pencucian botol meliputi beberapa tahap. tengah dan pusat dasar botol.13 ±0. Pocket tersebut membawa botol masuk ke bagian-bagian mesin washer yang dimulai dari bak presoaking 1. Selanjutnya botol dibawa ke bak presoaking 2 (suhu 45-50˚C). 6.5˚C) dengan tekanan 0. Proses pencucian dilanjutkan dengan membawa botol ke bak lye 1 yang berisi air dan kaustik cair sebagai detergen untuk menghilangkan kotoran kerak pada botol serta diverboat additive sebagai pemberi efek kilap pada botol. botol mengalami penyemprotan dengan air dengan suhu dan tekanan yang sama pada bak lye 1. dan sebagainya. botol kotor. larva. Pada mesin ini.5.5-97. Opticscan Botol-botol yang keluar dari bottle washer dilepas dari pocket botol lalu dijalankan kembali pada conveyor menuju opticscan. retak.005 bar. debu dan residu lain dari luar). seperti botol gumpil. Bottle washer Mesin bottle washer berfungsi untuk membersihkan sisa minuman. Setelah itu botol direndam pada bak precaustic 1 dan 2 (suhu 55-60˚C).5 bar. jamur. Pada bak presoaking 1 (suhu 40-42˚C) botol direndam dalam keadaan tegak agar kotoran-kotoran yang mudah lepas dapat dihilangkan.

000 botol/jam dan terdiri dari 50 buah filling valve dan table plate. Botol datang dari star wheel infeed lalu ke table plate yang memiliki pegas. 9. Suhu teh manis pada botol ± 82˚C. Ketika mulut botol tergencet katup pengisi air teh. Pegas pada table plate akan menaikkan botol saat pengisian agar mulut botol tergencet katup pengisi air teh. Pada saat dipasteurisasi teh manis dilewatkan ke PHE lalu dipanaskan agar suhunya menjadi 90-94˚C lalu dilewatkan ke dalam pipa holding five sehingga mengalami penurunan suhu untuk selanjutnya dibawa menuju filler. Jika hal ini terjadi maka penampakan teh manis menjadi lebih gelap sehingga dilakukan proses ulang. Pasteurisasi Botol-botol yang telah lolos seleksi light inspector segera menuju ke mesin filler untuk diisi teh cair manis yang sebelumnya telah dipasteurisasi selama 15 menit sehingga suhu teh cair manis menjadi 92 ± 2˚C. Selektor botol kosong bersih (light inspector) Proses seleksi botol kosong bersih dilakukan dengan menggunakan light inspector.succer cup agar menarik botol tersebut. 8. Alat ini berupa layar putih yang terbuat dari plastik yang didalamnya terdapat lampu neon sebanyak 4 buah dengan daya masing- masing lampu adalah 20 watt. Selain itu botol dengan suhu jauh lebih rendah dari 80˚C lalu diisi teh manis yang suhunya ≥90˚C akan mengakibatkan perbedaan pengembangan dan tekanan 46 . Jika sebelum pengisian teh cair manis ke dalam botol terjadi break down selama lebih dari 5 menit maka suhu botol menjadi kurang dari 80˚C dan akhirnya udara dari luar botol masuk ke dalam botol sehingga mengoksidasi teh manis yang masuk ke dalam botol. Setelah botol terisi teh cair manis maka pegas pada table plate akan turun agar mulut botol terlepas dari katup pengisi air teh. nozzle akan memvakumkan volume udara pada botol kemudian air teh manis akan keluar dari nozzle lain. Filler Filler adalah mesin pengisi botol yang berbentuk lingkaran dengan kecepatan 30. Pemeriksaan botol tersebut dilakukan oleh dua orang operator secara bergiliran yang bertugas untuk memisahkan botol yang tidak memenuhi standar. 7. Opticscan diawasi oleh 1 orang operator untuk mencegah terjadinya break down akibat kemacetan alat.

lalu crown cork melalui belt elevator yang dilapisi magnet dan menuju ke piston crowner. karena bahan tersebut cepat kering sehingga tulisan tidak luntur. 11. 13. Pada mesin ini terdapat packing tulip yang berjumlah 4 ´ 6 buah. alat ini menggencet mulut botol isi yang telah ditutup crown cork lalu meletakkannya pada krat. Sebelumnya crown cork disterilkan oleh sinar ultra violet. botol ditutup dengan crown cork pada mesin crowner. Mesin ini mempunyai kecepatan yang sama dengan mesin filler yaitu 30. Tinta yang digunakan sebagai pengkodean dalam video jet adalah tinta ink video jet ditambah dengan make-up fluid. Pada piston crowner terdapat bushing yang mengelilingi magnet di dalamnya. Video jet Proses pemberian kode dilakukan dengan menggunakan mesin video jet yang bekerja secara otomatis dengan sensor logam yang ada pada video jet. Crater Crater merupakan mesin pengemas produk jadi di dalam krat. 10. Palletizer Pengemasan dengan pallet dilakukan secara manual oleh operator yang bertugas.000 botol/jam agar tidak terjadi kontaminasi mikroba pada teh manis dalam botol. Selektor botol isi Proses seleksi botol isi dilakukan oleh dua orang operator secara bergantian untuk memisahkan produk yang tidak standar dengan menggunakan light inspector. Crown cork akan ditarik oleh magnet lalu ditempatkan pada mulut botol. Tiap pallet berisi 60 peti isi dengan susunan panjang 4 krat. Crowner Setelah diisi. 47 . cork shae akan bergerak turun agar crown cork dapat menutup rapat mulut botol. 12.internal di dalam dinding gelas sehingga akan menyebabkan botol menjadi pecah. 14. lebar 3 krat dan tinggi 5 krat.

Depalletizer Decrater Krat Botol kotor Selektor botol kotor Bottle Washer Crate washer Opticscan Light inspector Filler Crown cork Crowner Video jet Selector botol isi Crater Palletizer Penyimpanan Gambar 4.4. Diagram alir Proses Pembotolan Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol 48 .

4. Setelah disaring di carbon filter air masuk ke tangki softener. rasa.3. ng Selanjutnya. Pada sand filter ini air mengalami proses penyaringan yang pertama dengan menggunakan pasir silika. Tujuannya untuk mengikat lumpur dan senyawa senyawa-senyawa kimia yang masih terkandung dalam air. terdapat resin penukar ion (ion exchanger) berupa zeolit. dan warna akibat proses klorinasi di reservoir. air menuju ke carbon filter untuk disaring dengan media penyaring berupa karbon aktif. Sistem Perpipaan Di PT. Sistem Perpipaan Di PT. Sinar Sosro Pabrik Bali Gambar 4. Sedangkan air yang berasal dari PDAM langsung menuju sand filter.5. Sinar Sosro Pabrik Bali Seperti yang telah dijelaskan di atas. Di dalam softener . Karbon aktif berfungsi menghilangkan bau. air yang berasal dari sumur terlebih dahulu ditampung di reservoir untuk ditambahkan kaporit cair yang berfungsi sebagai desinfektan dan untuk kemudian dialirkan ke sand filter dan ke kitchen untuk media pendingin di PHE cooler. Proses ini akan menurunkan ion exchanger) kesadahan air. 49 .

Ø Tangki buffer softener Menampung air keluaran dari tangki softener. Disini ada dua tangki penyeduhan teh yaitu tangki penyeduhan teh untuk TBS dan tangki penyeduhan teh untuk Fruit Tea Sosro. Didistribusikan ke kitchen untuk pembuatan sirup gula. Sebelum menuju tangki sirup. ke bottle washer untuk proses fresh water. Air campuran inilah yang disebut dengan air baku. dan ke boiler untuk air asupan boiler. Setelah penyeduhan. ke lubriklenz untuk conveyor dan pembilasan botol. Air dari buffer mix menuju ke PHE untuk dipanaskan dan kemudian menuju tangki penyeduhan. 4. air dipanaskan dulu di PHE (Plat Heat Exchanger). air sirup langsung menuju mix tank. Sinar Sosro Pabrik Bali diantaranya : § § § Submersible pump Centrifugal pump Land pump Lokasi pamasangan pompa : Ø Sumur Di pabrik ini terdapat dua sumur bor dengan kedalaman 150 meter. Terdapat tiga buah tangki buffer. selanjutnya menuju mix tank. Ø Tangki buffer mix (air baku) Menampung air campuran dari air softener dan air carbon dengan perbandingan 3 : 1. Pompa yang di gunakan adalah submersible pump yang berjumlah 1 pompa disetiap sumur dan 1 50 .Selanjutnya. Dari tangki-tangki ini air akan didistribusikan ke proses berikutnya sesuai dengan kebutuhan jumlah dan jenis airnya. yaitu: Ø Tangki buffer carbon Menampung air yang berasal dari keluaran tangki carbon filter. digunakan untuk penyeduhan teh di kitchen. Air teh dari tangki TBS di alirkan ke filtrox untuk disaring sebelum menuju mix tank dan air teh dari tangki Fruit Tea Sosro menuju ke PHE cooler terlebih dulu untuk di turunkan suhunya dan kemudian menuju filtrox. air dari semua hasil olahan akan ditampung di tangki buffer yang berkapasitas masing-masing 4500 liter.4. Pompa Ada beberapa jenis pompa yang digunakan di PT.

Pompa ini bekerja secara otomatis sesuai penggunaannya. Jenis pompa yang digunakan adalah pompa sentrifugal (Centifugal pump). Fungsi pompa cadangan di sini adalah apabila kebutuhan air meningkat dan 1 pompa tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka pompa cadangan ini akan beroperasi. jadi total pompa berjumlah 3 buah.pompa untuk cadangan.6. Kapasitas (Q) pompa bisa diatur melalui panel control yaitu dengan mengatur kecepatan putaran motor. 51 . Gambar 4. submersible pump Ø Reservoir Pada reservoir terdapat 4 buah pompa diantaranya yaitu 2 pompa untuk memompa air ke ruang water treatmen dengan 1 pompa cadangan dan 2 pompa untuk memompa air ke kitchen dengan 1 pompa cadangan. Kapasitas (Q) pompa adalah 17 m3 / jam.

Centrifugal pump Ø Ruang Boiler Pada ruang boiler terdapat 2 buah boiler. Untuk pengisian air masing – masing bioler menggunakan 2 buah pompa.5 m3 / jam. Land pump Ø Ruang Water Treatment Di ruang water treatment terdapat 7 buah pompa. dengan kapasitas (Q) 4. Gambar 4.7. yaitu pada : Unit Pengolahan air dari Reservoir · Buffer Softener menggunakan 3 buah pompa : 52 .Gambar 4. yaitui boiler I dan boiler II sebagai cadangan. 1 pompa untuk operasi dan 1 pompa sebagai cadangan.8. Jenis pompa yang digunakan adalah Land pump.

Tangki Carbon Filter dan Tangki Buffer II · Tangki Buffer II (air standard untuk Fresh Water di Botle Washer) menggunakan 1 pompa. dengan kapasitas (Q) 0.9. untuk memompa air ke ke botle washer Jenis pompa yang digunakan adalah pompa sentrifugal (Centifugal pump).1 pompa untuk memompa air ke buffer mix (air baku) · · Buffer Carbon menggunakan 1 buah pompa untuk memompa air ke buffer mix (air baku) Buffer mix (air baku) menggunakan 1 buah pompa. untuk memompa air ke kitchen (penyeduhan teh) Unit Pengolahan Hot Water dari Bolte Washer · Tangki Buffer I (air dari botol washer) menggunakan 1 pompa.2 m3 / jam. Studi Kasus Selama kerja praktek yang saya lakukan di PT. Kasus atau masalah yang sering terjadi adalah tidak tepatnya posisi mulut botol dengan packing tulip yang biasanya disebabkan karena adanya pengganjal seperti tutup botol. Sinar Sosro Pabrik Bali ada beberapa kasus yang terjadi salah satunya adalah pada mesin decrater. Gambar 4. untuk memompa air ke Tangki Sand filter.1 pompa untuk memompa air ke kitchen (pembuatan sirup) ..1 pompa untuk memompa air ke bottle washer .5. Tangki Kation. plastik dan sampah lainnya pada krat botol ataupun karena dudukan botol pada krat mengalami 53 . Centifugal pump 4.

krat yang menuju mesin decrater posisinya tidak tepat dengan dudukan konveyor sehingga terjadi kemacetan pada mesin.kerusakan. 54 . Selain itu.

Proses pengolahan Teh Botol Sosro dan Fruit Tea Botol terdiri dari tiga tahapan utama. Kapasitas produksi Teh Botol Sosro sebesar 6600 liter/jam. dan sebagainya. lalu akan disimpan pada gudang untuk didinginkan. dan proses pembotolan (bottling). somplak. proses pemasakan (kitchen). Sistem perpipaan di PT.BAB V PENUTUP 5. sedangkan botol kotor akan menuju Selector Botol Kotor yang bertujuan memisahkan botol retak. Teh yang sudah terkemas dalam botol kemudian menuju mesin Video Jet untuk pemberian kode. kotor pada dasar botol. Proses pembotolan (bottling) dimulai dari Depalletizer yaitu pemisahan peti botol dari palet. Sinar Sosro Pabrik Bali memproduksi dua jenis produk minuman yaitu Teh Botol Sosro yang berbahan dasar teh wangi melati dan Fruit Tea Botol yang berbahan dasar teh hitam. dan berisi benda asing. sedangkan kapasitas untuk Fruit Tea Botol sebesar 6900 liter/jam. Krat yang sudah kosong akan menuju ke mesin Crate Washer yaitu mesin pencucian krat. Botol kotor yang lolos seleksi kemudian menutu Bottle Washer yaitu mesin pencucian botol.1 Kesimpulan Adapun kesimpulan yang bisa diperoleh dari kerja praktek ini adalah sebagai berikut : 1. Setelah meninggalkan opticscan. Sinar Sosro Pabrik Bali dimulai dari sumur menuju reservoir selanjutnya menuju sand filter dan air yang berasal dari PDAM 55 . 4. 3. botol akan menuju Light Inspector yang bertujuan memisahkan botol tidak standar yang lolos dari mesin opticscan. Botol yang sudah lolos seleksi kemudian menuju mesin Filler untuk pengisian teh dilanjutkan ke mesin Crowner untuk di isi penutup botol. Setelah proses-proses tadi barulah botol dimasukkan ke dalam kratnya dengan menggunakan mesin Creater. 5. 2. flavour buah dan konsentrat. PT. botol berisi benda asing. Botol yang sudah selesai dicuci akan menuju mesin Opticscan yaitu mesin otomatis yang bertujuan memisahkan botol yang tidak standar seperti botol gumpil. Kemudian dilanjutkan ke mesin Decrater yaitu pemisahan botol kotor dari krat. yaitu proses pengolahan air (water treatment). kemudian dilanjutkan dengan Selektor Botol Isi yang bertujuan untuk memisahkan volume teh yang kurang atau masih ada kotoran di dalamnya.

dan ke boiler untuk air asupan boiler.2 Saran Ø Adapun saran yang mungkin bisa saya berikan kepada perusahaan adalah setiap karyawan hendaknya meningkatkan kedisiplinan dan ketelitian pada waktu menjalankan mesin produksi sehingga tidak terjadi kemacetan saat proses produksi berlangsung. pengawasan mutu selama proses pengolahan dan pengawasan mutu produk akhir. dimulai dari pengawasan mutu bahan produksi (bahan baku dan bahan pembantu).langsung menuju sand filter. Air yang ditampung pada buffer softener didistribusikan ke kitchen untuk pembuatan sirup gula. ke bottle washer untuk proses fresh water. 6. Ø untuk rekan-rekan yang akan melakukan kerja praktek yaitu pada saat melakukan kerja praktek usahakan datang pada saat maintanance. kemudian dilanjutkan ke carbón filter. sehingga kita bisa melihat secara langsung apa saja bagian-bagian dari mesin-mesin yang digunakan pada pabrik dan bagaimana cara perbaikannya. tangki buffer carbon menampung air yang berasal dari keluaran tangki carbon filter. Dan air pada tangki buffer mix (air baku) digunakan untuk penyeduhan teh di kitchen. Pengawasan mutu dilaksanakan di setiap tingkat produksi. diantaranya. ke lubriklenz untuk conveyor dan pembilasan botol. softener dan selanjutnya ditampung pada tangki buffer sesuai dengan kebutuhannya. tangki buffer softener menampung air keluaran dari tangki softener dan tangki buffer mix (air baku) menampung air campuran dari air softener dan air carbon. 56 . 5. Setelah proses penyaringan pada sand filter.