You are on page 1of 33

Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan

PELINDUNG 1. Bupati Kapuas Ir.MUHAMMAD MAWARDI, MM 2. Wakil Bupati Kapuas SURARIA NAHAN, Dipl.ATP.,ST

Salam R g ki T a n dg u h

Mengapa perubahan ini bisa terjadi ? Jawabannya karena ada beberapa factor penyebab, yaitu 1. Adanya PP No 41 Tahun 2007 sehingga melahirkan Tupoksi baru sesuai Perda Kabupaten Kapuas No 142 Tahun 2008. PEMBINA Sekretaris daerah Kabupaten Kapuas 2. Adanya pengaruh langsung berlakunya Drs. NURUL EDY, M.Si UU No 14 Tahun 2008 tentang PENASEHAT/PENGARAH Keterbukaan Informasi Publik. 1. Asisten Pemerintahan dan KESRA 3. Karena adanya dukungan pimpinan dan 2. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kondisi baik di SKPD Setda 3. Asisten Administrasi Umum Assalamu’alaikum Wr. Wb. 4. Karena kompetensi aparatur internal 4. Kepala Dinas Pekerjaan Umum 5. Kepala Badan Perencanaan Daerah Wahai Pembaca yang Budiman. bagian Humas Protokol yang lebih baik. Kabupaten Kapuas Kami hadir kembali dalam edisi ke tiga, 5. Karena dukungan dan kerjasama dengan 6. Direktur PDAM Kapuas secara prinsip tak ada perubahan para wartawan dan pihak lainnya yang PENANGGUNG JAWAB/ PEMIMPIN REDAKSI design. Perubahan yang ingin kami peduli tentang kehumasan. Kepala Bagian HUMAS dan Protokol gambarkan adalah kehumasan di Melangkah untuk perubahan selalu ada Drs. M. Hafizi Setda Kabupaten Kapuas. Perubahan hambatan tetapi merupakan tugas kita WAKIL PIMPINAN REDAKSI dimaksud adalah dua tahun yang lalu bersama bagaimana hambatan mampu kita Sapto Subagio bagian Humas relative hanya rubah menjadi sebuah peluang/benefit. KOORDINATOR LIPUTAN Pangeran S.Pandiangan,S.Hut melakukan empat hal pokok yaitu ; Syukur Alhamdulillah edisi ketiga ini dapat Rupawansyah, SH Dokumentasi, Pengumpulan Informasi kami hadirkan, semoga bermanfaat, terima kasih. KOORDINATOR DISTRIBUSI Wassalamu’alaikum Wr.Wb dan Pemberitaan/Publikasi serta juru L u n d i, S.Sos bicara. K. Kapuas, 15 Mei 2010 REDAKTUR EKSEKUTIF Sedangkan sekarang tidak hanya itu, Pemimpin Redaksi Hadi Suwandoyo, SE melainkan telah bertambah program Drs. M. HAFIZI REDAKTUR PELAKSANA dan kegiatannya yaitu : Dedy Purnadibrata, SE 1. Pengelolan web site REDAKSI www.kapuaskab.go.id DAFTAR ISI 1. Arthir Menteng, SE 2. M. Akhmad 2. Mereformasi Program siaran dan 2. Salam Redaksi…………….. 3. S u w a n d i 3. Dua Tahun menuju Amanah.. peralatan radio pemkab 4. M. Solikhin 4. Wagub Panen Padi ………..… 3. Mereposisi pemancar siaran TVRI SEKRETARIS REDAKSI : 5. Putra-Putri Pariwisata …….... Kalteng sehingga lebih optimal. 1. Bidang Pemerintahan 6. Bupati sampaikan LPJ………. 4. Pembuatan poster dan almanak Budi Kurniawan,S.Sos.,M.Si 7. Komposisi Pimpinan DPRD.. 5. Menjalankan Tupoksi Keprotokolan 2. Bidang Hukum 10. Proyeksi Penduduk 2017....... Nanang Taufik Adi Pramudya,SH.,M.Hum 6. Melaksanakan kegiatan jumpa pers. 3. Bidang Pembangunan 11. Bupati bantu Pasien Rp.10 juta 7. Pembuatan majalah Amanah Muh Indra Jaya, S.STP 12. Bupati Resmikan Futsal…..…. Pemkab setiap triwulan yang anda 4. Bidang Kemasyarakatan 14. Musrenbang…............................ baca saat ini. Yan Safriansyah,S.STP.,M.Si 15. Lomba Wisata Kuliner............. 8. Pembuatan Boklet Pemkab Kapuas. FOTOGRAFER/KAMERAMEN 16. TP.PKK beri Bantuan.........…. M. Kardin 17. Lomba merangkai Buah......... KEPALA LAYOUT 18. Betang Sei Pasah................... Abdul Rohim, SE 19. Jembatan Timpah diresmikan. WAKIL KEPALA LAYOUT 20. Konser ST-12 ...........………... Iwan Pahruji, SE 22. Desa Teluk Hiri……………….. DESIGN GRAFIS/ILUSTRATOR 23. Masjid Agung Al-Mukarram R a k h m a n, SE direhab Total ....…………….. BAGIAN KEUANGAN 24. Gubernur puji Kapuas sebagai 1. M. Romansyah Lumbung Padi ………... 2. Nerylia Paulina, S.STP 25. Hasil Pemb.2009 diresmikan.. ALAMAT REDAKSI Bagian HUMASPRO Setda Kab. 26. Puskesmas Timpah....…………… Kapuas 28. Bangunan Sekolah............... Jl. Pemuda Km.5,5 No.01 Telp.(0536) 29. Ibu-ibu Kelurahan diberi 21686 Fax (0513)21732) K. Kapuas Ketrampilan ............................ DASAR 30. Kapuas Bersyukur................... Keputusan Bupati Kapuas No. 333/HUMASPRO TAHUN 2009 Edisi PERDANA Edisi KEDUA 31. Website Kapuas aktif lagi.......
Tanggal 2 Mei 2009

2

1. Telah Menerima 2 (dua) kali Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional dan Ketahanan Pangan pada Tahun 2008 dan 2009 dari Presiden Republik Indonesia ; 2. Telah mendapat penobatan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu Peringkat ke 6 Kategori Pelayanan Publik terbaik se Indonesia pada Tahun 2008 dan Peringkat ke 4 terbaik se Indonesia pada Tahun 2009 ; 3. Terealisasinya Pendirian Pabrik Pupuk Organik pertama kali di Kalteng yang telah berproduksi sejak bulan Maret 2009 sampai sekarang dan mampu menunjang peningkatan beraneka ragam hasil usaha Tani. 4. Pada Tahun 2010 mendapat pujian dan pengakuan dari Gubernur Kalimantan Tengah, bahwa Kabupaten Kapuas sebagai lumbung padi Kalimantan Tengah ; 5. Telah mampu merealisasikan Pelayanan Gratis bagi masyarakat Kabupaten Kapuas : - Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) ; - Kartu Keluarga ( KK ) ; - Akta Kelahiran dan Santunan Kematian bagi masyarakat miskin. 6. Telah merealisasikan Pelayanan Dasar Kesehatan Gratis bagi masyarakat miskin tentang : a. Konsultasi Medis dan Penyuluhan Kesehatan serta Pemeriksaan Fisik ; b. Pemeriksaan Laboratorium sederhana di Puskesmas atas dasar indikasi Dokter ; c. Tindakan Medis Sederhana ; d. Pemeriksaan dan pengobatan Gigi, Pemeriksaan ibu hamil/Nifas/Menyusui, Bayi dan Balita ; e. Pemberian obat-obatan sesuai ketentuan; f. Pelayanan KB (tidak termasuk alat Kontrasepsi) danpenanganan efek sampingnya. g. Pelayanan Gawat Darurat; h. Paket Pelayanan Rawat Inap dan Pertolongan Persalinan. 7. Telah Mampu memimpin penyelesaian berbagai pembangunan fisik, jalan, jembatan dan pembangunan sarana/prasarana di wilayah Kabupaten Kapuas. 8. Telah mampu memimpin peningkatan bantuan sosial, lembaga keagamaan dan bantuan Rumah Ibadah untuk semua agama di Kabupaten Kapuas. 9. Telah berhasil menurunkan angka kemiskinan (berdasarkan data dari BPS) dari 170 ribu jiwa lebih pada tahun 2009 menjadi 140 ribu jiwa terjadi penurunan sebanyak 30 ribu jiwa atau 18% . 10. Berhasil meningkatkan penilaian ADIPURA dari peringkat 6 (enam) menjadi peringkat ke 3 (tiga) se Kalimantan Tengah. 11. Mulai beroprasi dan berproduksinya Perusahaan Batu Bara di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah Pujon. 12. Selama kepemimpinan Beliau sampai saat ini kondisi wilayah tetap terjaga dan terpelihara dengan baik, sehingga senantiasa dalam keadaan aman dan kondusif. 13. Membuka Isolasi wilayah Kecamatan Timpah, Pujon dan Sei Hanyo dengan pembuatan jalan darat melalui Kecamatan Mantangai lingkup wilayah Kabupaten Kapuas 14. Menciptakan Terobosan baru dengan membuka Akses Ekonomi untuk Kalteng terutama Kabupaten Kapuas, melalui pembangunan Pelabuhan Batanjung di Kapuas Kuala. 15. Hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) Kabupaten Kapuas memperoleh prestasi kelulusan mencapai 93% jauh

Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Agung Al Mukarram di Jalan Tambun Bungai, Sabtu (20/3) pagi. Setelah wagub peletakan batu juga dilakukan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi Wabup Kapuas Suraria Nahan diikuti seluruh unsur muspida.

Menurut Bupati Kapuas H.M.Mawardi Masjid Al-Mukarram merupakan salah satu masjid terbesar di Kota Kuala Kapuas sebagai pusat kegiatan keagamaan umat Islam yang kondisinya sekarang tidak mampu lagi menampung jamaah khususnya dalam melaksanakan ibadah pada hari-hari besar. “Sesuai rencana biaya dan master plan yang telah dibuat, total kebutuhan dana yang diperlukan mencapai Rp25 miliar dengan luas lahan pembangunan masjid 4 hektare. Kemudian luas bangunan yang ada 40,15 M X 28 M dengan luas bangunan yang akan dibangun 43,75 M X 51,82 M,” jelas Bupati. Dalam rangka penyelesaian pembangunan masjid akan dilaksana kan dalam tiga tahap. Tahap pertama menelan dana Rp.9,5 miliar yang diperuntukan guna pembongkaran masjid, pembuatan pondasi dan kolam. Kemudian Tahap dua meliputi pengerjaan dinding, atap dan kubah. Pembongkaran masjid bagian depan dan pekerjaan jendela serrta kusen keseluruhan. Sedangkan tahap tiga meliputi pemasangan kubah besar, pekerjaan finishing dan interior dan menara setinggi 40 meter. ”Pembangunan atau rehabilitasi rumahrumah ibadah merupakan program reguler pemerintah daerah dalam setiap tahun anggaran untuk semua agama yang dialokasikan secara proposional sesuai dengan kebutuhan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” tukas Bupati. (humaspro)

Kondisi Sekarang

Kondisi masa akan datang

4

Sambutan Wakil Gubernur Kalteng Ir.H. Achmad Diran

Penceramah Habib Akhmad Al Habsy

Sambutan Bupati Kapuas Ir.H. M. Mawardi, MM

5

Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban akhir tahun anggaran 2009 dihadapan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kapuas, Rabu (17/3) pagi. Penyampaian laporan ini bertepatan dengan peringatan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas dan Kota Kuala Kapuas. Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kapuas Robeth L Gerung dan dua wakil ketua serta anggota DPRD Kabupaten Kapuas. Tampak pula Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Sekda Kapuas Nurul Edy dan sejumlah unsur muspida. Dalam laporannya Bupati menjelaskan proses penyusunan TA 2009 berdasarkan RKPD yang merupakan penjabaran tahunan rencanan pembangunan jangka menengah daerah. Dengan berpedoman pada rencana RPJP daerah disertai dengan menguraikan arah kebijakan umum pemerintah daerah. Penyampaian LKPJ TA 2009 bersifat progress report yang menggambarkan situasi dan kondisi penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berada pada saat perkembangan perekonomian nasional/daerah yang selalu mengalami perubahan yang tidak menentu, sesuai dengan dinamika di masyarakat. “Kondisi demikian, sangat berpengaruh terhadap mutu pelayanan pemerintah kepada masyarakat untuk mampu mengemban

dan menyelenggarakan amanat rakyat. Maka sejak tahun pertama Pemerintah Kapuas telah menyampaikan visi dan misi bersama membangun ekonomi kerakyatan berbasis pada agribisnis dan agroindustri menuju Kapuas yang AMANAH,” jelasnya. Pidato setebal 58 halaman ini juga dijelaskan dalam penyelanggaraan dan pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah, secara umum telah berupaya untuk berpedoman pada prinsip tata pemerintahan yang baik dengan berdasarkan pada PP Nomor 58 Tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah dan peraturan Mendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah. (Humaspro)

Bupati dan Wakil Bupati Kapuas beserta jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Kapuas

Bupati Kapuas saat menyerahkan dokumen LPJ Tahun 2009 kepada Ketua DPRD Kab.Kapuas

6

KOMPOSISI PIMPINAN DAN ANGGOTA BADAN ANGGARAN DPRD KAB. KAPUAS
No 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Nama 2 ROBERT L.GERUNG,SE,MM MAHMUD IIP SYAFRUDIN,S.IP H. ASRANIE, SE EDY FAHRIANSYAH,SH TIMOTIUS MAHAR, SE Ir.MUHING L.AGAU IDA LAMPANG,SE.,MAP H. FAJAR YUSUF DARWANDIE.I.DJ Drs.TOMMY,MM KARYA YETSI ZIONAWA, SE Hj.SRI YUNINGSIH,S.Sos H.YUDI ADAM Drs. HANAFI RAHMAT YUSUF, ST H. PAHMI, Bsc MISTIRNA SINGAH,S.Pd Drs.ELIESER TIMBUNG Drs.TATANG LESMANA Fraksi 3 F.PDIP Jabatan dalam Banggar 4 No 1 1

KOMPOSISI PIMPINAN DAN ANGGOTA BADAN MUSYAWARAH DPRD KAB. KAPUAS
Nama 2 ROBERT L.GERUNG,SE,MM Fraksi 3 F.PDIP Jabatan dalam Bamus 4

Ketua merangkap anggota Wakil Ketua F.GOLKAR merangkap anggota Wakil Ketua F.PPP merangkap anggota Anggota F.PDIP Anggota F.PDIP Anggota F.PDIP Anggota F.GOLKAR Anggota F.GOLKAR Anggota F.PPP Anggota F.PPP F.DEMOKRAT Anggota F.DEMOKRAT Anggota Anggota F.PAN F.PDK Anggota F.PDK Anggota F.PDK Anggota Anggota F.PDK Anggota F.PDK F.GGPD Anggota Sekretaris Sekrertaris DPRD bukan anggota

Ketua merangkap anggota Wakil Ketua 2 MAHMUD IIP SYAFRUDIN,S.IP F.GOLKAR merangkap anggota Wakil Ketua F.PPP 3 H. ASRANIE, SE merangkap anggota Anggota F.PDIP 4 IDE BAGUS Anggota F.PDIP 5 DIDI HARTOYO,S.Hut F.GOLKAR Anggota 6 UBAY HASAN Anggota F.GOLKAR 7 ALGRIN GASAN,S.Hut Anggota F.PPP 8 H.M.NOOR,A.Ma F.DEMOKRAT Anggota 9 NORDIN F.DEMOKRAT Anggota 10 WARNO,BBA F.PAN Anggota 11 AHMAD JAHIDI,S.Ag F.PAN Anggota 12 R O N Y Anggota F.PDK 13 PENIANA Anggota F.PDK 14 RAHMAT KARTOLO Anggota F.PDK 15 NATANAEL SISWANTO F.PDK Anggota 16 ZAINAL MAKMUR F.PDK Anggota 17 KANEDI,S.Pi F.GGPD Anggota 18 YULIUS NUO,SE Anggota F.GGPD 19 ZAINAL HAKIM,S.Sos Sekrertaris Sekretaris 20 Drs.TATANG LESMANA DPRD bukan Anggota Sumber data : Setwan DPRD Kab.Kapuas. “ Kep. DPRD Kab. Kapuas No.17/K/DPRD TAHUN 2009 Tgl.26 Oktober2009”

Sumber data : Setwan DPRD Kab.Kapuas. “ Kep. DPRD Kab. Kapuas No.20/K/DPRD TAHUN 2009 Tgl.09 Nopember2009”

Anggota DPRD Kabupaten Kapuas di ruang siding Paripurna

7

KOMPOSISI PIMPINAN DAN ANGGOTA BADAN LEGISLASI DPRD KAB. KAPUAS
No 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Nama 2 Jabatan 3 Fraksi 4

F.PPP DARWANDIE.I.DJ Ketua ALGRIN GASAN,S.Hut Wakil Ketua F.GOLKAR Drs.TATANG LESMANA Sekretaris Sekretaris DPRD F.PPP Anggota H.M.NOOR, A.Ma Anggota F.GOLKAR H. FAJAR YUSUF Anggota F.PDIP Ir.MUHING L.AGAU Anggota F.PDIP IDA BAGUS Anggota F.DEMOKRAT KARYA YETSI Anggota F.DEMOKRAT WARNO, BBA F.PAN Anggota AHMAD JAHIDI,S.Ag F.PDK Anggota H.YUDI ADAM F.PDK Anggota KANEDI,S.Pi F.GPD Anggota ZAINAL HAKIM, S.Sos

Sumber data : Setwan DPRD Kab.Kapuas. “ Kep. DPRD Kab. Kapuas No.24/K/DPRD TAHUN 2009 Tgl.28 Desember2009”

Sidang dalam rangka memperingati hari jadi Kota Kuala Kapuas ke 204 dan HUT Pemkab Kapuas ke 59

KOMPOSISI PIMPINAN DAN ANGGOTA FRAKSI DPRD KABUPATEN KAPUAS
No NAMA JABATAN / UNSUR FRAKSI/UNSUR

1 2 3 4 1 ROBERT L.GERUNG,SE,MM PENASEHAT MERANGKAP ANGGOTA FRAKSI PDI PERJUANGAN 2 TIMOTIUS MAHAR, SE KETUA FRAKSI PDI PERJUANGAN 3 EDY FAHRIANSYAH,SH WAKIL KETUA FRAKSI PDI PERJUANGAN 4 Ir.MUHING L.AGAU SEKRETARIS FRAKSI PDI PERJUANGAN 5 DIDI HARTOYO,S.Hut BENDAHARA FRAKSI PDI PERJUANGAN 6 IDE BAGUS ANGGOTA FRAKSI PDI PERJUANGAN 1 MAHMUD IIP SYAFRUDIN,S.IP PENASEHAT MERANGKAP ANGGOTA FRAKSI PARTAI GOLKAR 2 IDA LAMPANG,SE.,MAP KETUA FRAKSI PARTAI GOLKAR 3 UBAY HASAN WAKIL KETUA FRAKSI PARTAI GOLKAR 4 ALGRIN GASAN,S.Hut SEKRETARIS MERANGKAP ANGGOTA FRAKSI PARTAI GOLKAR 5 H. FAJAR YUSUF BENDAHARA MERANGKAP ANGGOTA FRAKSI PARTAI GOLKAR 1 H. ASRANIE, SE PENASEHAT MERANGKAP ANGGOTA FRAKSI PPP 2 DARWANDIE.I.DJ KETUA FRAKSI PPP 3 Drs.TOMMY,MM SEKRETARIS MERANGKAP ANGGOTA FRAKSI PPP 4 H.M.NOOR, A.Ma ANGGOTA FRAKSI PPP 1 KARYA YETSI KETUA FRAKSI DEMOKRAT 2 WARNO,BBA SEKRETARIS MERANGKAP ANGGOTA FRAKSI DEMOKRAT 3 ZIONAWA, SE BENDAHARA MERANGKAP ANGGOTA FRAKSI DEMOKRAT 4 NORDIN ANGGOTA FRAKSI DEMOKRAT 1 Hj.SRI YUNINGSIH,S.Sos KETUA FRAKSI PAN 2 RONY WAKIL KETUA FRAKSI PAN 3 AHMAD JAHIDI,S.Ag SEKRETARIS MERANGKAP ANGGOTA FRAKSI PAN 1 H.YUDI ADAM KETUA F. PDK/PDK 2 Drs. HANAFI WAKIL KETUA F. PDK/PBB 3 RAHMAT YUSUF, ST SEKRETARIS F. PDK/PBR 4 PENIANA ANGGOTA F. PDK/PDP 5 H. PAHMI, Bsc ANGGOTA F. PDK/PBB 6 ZAINAL MAKMUR ANGGOTA F. PDK/PKB 7 KANEDI,S.Pi ANGGOTA F. PDK/HANURA 8 MISTIRNA SINGAH,S.Pd ANGGOTA F. PDK/PDK 9 NATANAEL SISWANTO ANGGOTA F. PDK/PARTAI PELOPOR 10 RAHMAT KARTOLO ANGGOTA F. PDK/PDK 1 Drs.ELIESER TIMBUNG KETUA MERANGKAP ANGGOTA F. GPD/PPRN 2 ZAINAL HAKIM,S.Sos WAKIL KETUA MERANGKAP ANGGOTA F. GPD/GERINDRA 3 YULIUS NUO,SE SEKRETARIS MERANGKAP ANGGOTA F. GPD/PPD Sumber data : Setwan DPRD Kabupaten Kapuas. “ Kep. DPRD Kab.Kapuas No.16/K/DPRD TAHUN 2009 Tgl.24 Oktober2009”

8

KOMPOSISI PIMPINAN DAN ANGGOTA KOMISI I,II dan III DPRD KABUPATEN KAPUAS 1. K O M I S I I :
No 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 2 Drs.ELIESER TIMBUNG Drs. HANAFI MISTIRNA SINGAH,S.Pd TIMOTIUS MAHAR, SE IDE BAGUS UBAY HASAN H.M.NOOR,A.Ma NORDIN AHMAD JAHIDI,S.Ag H.YUDI ADAM PENIANA BIDANG HUKUM DAN PEMERINTAHAN Jabatan 3 Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Fraksi 4 GGPD Bidang Tugas/ tanggungjawab 5 Nama

1. Hukum, Perundang-undangan 2. Pemerintahan PDK 3. Ketertiban Umum 4. Perlindungan Masyarakat PDK 5. Kependudukan dan Catatan Sipil PDI PERJUANGAN 6. Penerangan dan Komunikasi/Pers PDI PERJUANGAN 7. Kepegawaian dan aparatur 8. Perijinan GOLKAR 9. Sosial Politik 10. Organisasi Masyarakat PPP 11. Kebudayaan 12. Pertanahan DEMOKRAT 13. Kerjasama Internasional PAN 14. Pendidikan 15. Kesehatan PDK 16. Transmigrasi PDK 17. Transmigrasi 18 Aset daerah 19. Agama 20. KB dan Pemberdayaan Wanita 21. Cagar Budaya

2. K O M I S I II :
No 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Nama 2 H. PAHMI, Bsc DARWANDIE.I.DJ

BIDANG EKONOMI DAN KEUANGAN Jabatan 3 Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Fraksi 4 PDK Bidang Tugas/ tanggungjawab 5

RAHMAT YUSUF, ST DIDI HARTOYO,S.Hut ALGRIN GASAN,S.Hut KARYA YETSI RONY YULIUS NUO,SE RAHMAT KARTOLO

1. Perdagangan, Perindustrian 2. Pertanian PPP 3. Perikanan 4. Peternakan PDK 5. Perkebunan, Kehutanan PDI PERJUANGAN 6. Ketahanan Pangan 7. Logistik GOLKAR 8. Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah DEMOKRAT 9. Perpajakan 10. Retribusi PAN 11. Perbankan 12. Badan Usaha Milik Daerah GGPD 13. Penanaman Modal dan Dunia Usaha PDK 14. Perhubungan dan Pariwisata

3. K O M I S I III :
No 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Nama 2

BIDANG PEMBANGUNAN DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Jabatan 3 Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Fraksi 4 Bidang Tugas/ tanggungjawab 5

EDY FAHRIANSYAH,SH IDA LAMPANG,SE.,MAP ZIONAWA, SE Ir.MUHING L.AGAU H. FAJAR YUSUF Drs.TOMMY,MM WARNO,BBA Hj.SRI YUNINGSIH,S.Sos ZAINAL HAKIM,S.Sos ZAINAL MAKMUR KANEDI,S.Pi NATANAEL SISWANTO

PDI PERJUANGAN 1. Pekerjaan Umum 2. Tata Kota GOLKAR 3. Pertamanan, Kebersihan DEMOKRAT PDI PERJUANGAN 4. S o s i a l 5. Pertambangan dan Energi GOLKAR 6. Perumahan Rakyat PPP 7. Lingkungan Hidup DEMOKRAT 8. Kepemudaan dan Olah Raga PAN 9. Penerangan dan Jalan Umum GGPD 10. Sarana Jaringan Utilitas PDK 11. Pemetaan PDK 12. Pengawasan Bangunan PDK

Sumber data : Setwan DPRD Kabupaten Kapuas. “ Kep. DPRD Kab.Kapuas No.19/K/DPRD TAHUN 2009 Tgl.09-10- 2009”

9

Drs. AGUS JAMALUDIN Kadis Duk Capil Kab.Kapuas data penduduk disuatu wilayah sangat dinamis yang dipengaruhi oleh kelahiran, kematian maupun perpin dahan penduduk.

Perkembangan

yang diinginkan seperti menurunnya angka kelahiran, angka kematian, meningkatnya pelayanan pendidikan, Demikian penjelasan tertulis kesehatan dan peluang dunia usaha untuk penyediaan Kepala Dinas Kependudukan bahan kebutuhan hidup. dan Catatan Sipil Kab. Kapuas Proyeksi Penduduk yang dibuat pada tahun 2008 Drs. AGUS JAMALUDIN, adalah hasil kerjasama Dinas Kependudukan dan pihaknya mencoba memberikan Catatan Sipil Kabupaten Kapuas dengan Subdit gambaran perkembangan Proyeksi dan Penyerasian Kebijakan Kependudukan Penduduk Kabupaten Kapuas Direktorat Jenderal Administrasi Kependudukan. dengan membuat Proyeksi Penduduk, hal tersebut Proyeksi Penduduk Menurut Jenis Kelamin diharapkan dapat bermanfaat Jumlah Penduduk Tahun Jenis untuk Perencanaan Kelamin 2000 2007 2012 2017 Pembangunan Daerah 1 2 3 4 5 Kabupaten Kapuas yang berkelanjutan. Proyeksi Laki-laki 121.714 176.656 191.229 206.772 Penduduk sebagai dasar perencanaan pemenuhan Perempuan 176.681 170.839 184.058 199.207 kebutuhan penduduk dan perencanaan untuk merubah Total 298.395 347.495 375.287 405.979 kondisi perkembangan Sumber Data : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Kapuas demografi menuju keadaan

PROYEKSI PENDUDUK WILAYAH : KAPUAS (62-03) TAHUN 2007 – 2017
Kategori Penduduk
2007
1 2

Tahun
2008
3

2009
4

2010
5

2011
6

2012
7

2013
8

2014
9

2015
10

2016
11

2017
12

Usia dibawah 5 Tahun ( BALITA ) Usia Sekolah Dasar (SD)

35.573 47.687

35.694 47.955

35.856 48.229

36.022 48.510

36.193 48.798

33.813 43.248

34.371 43.961

34.938 44.687

35.514 45.424

36.100 46.174

36.829 38.350

Usia SLTP

29.289

29.370

29.454

29.542

29.632

27.332

27.782

28.240

28.706

29.179

21.710

Usia SLTA

27.494

27.607

27.732

27.843

27.966

26.388

26.823

27.265

27.714

28.171

25.489

Usia Kerja

230.561 231.765 232.999 234.264 235.561 267.892 272.309 276.799 281.364 286.003 304.610

Perempuan Usia Subur

97.421

97.926

98.444

98.975

99.519 107.912 109.692 111.501 113.339 115.208 116.395

LANSIA

13.930

14.022

14.117

14.213

14.312

18.077

18.375

18.679

18.987

19.300

24.998

ANAK Usia 0 –14 tahun 116.934 117.531 118.144 118.772 119.416 107.395 109.167 110.968 112.798 114.659 101.369

KELAHIRAN

6.380

6.381

6.382

6.385

6.387

5.901

5.998

6.097

6.197

6.299

6.427

KEMATIAN

1.355

1.362

1.369

1.377

1.384

1.464

1.602

1.629

1.655

1.683

1.705

Sumber Data : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kapuas

10

PROYEKSI PENDUDUK WILAYAH : KAPUAS (62-03) TAHUN 2007 – 2017
Kategori Penduduk
2007
1 2

Tahun
2008
3

2009
4

2010
5

2011
6

2012
7

2013
8

2014
9

2015
10

2016
11

2017
12

Wajib KTP Yang telah memenuhi kewajiban membuat KTP

211.281 212.418 213.584 214.778 216.001 249.434 253.548 257.729 261.979 266.299 286.813

9.171

9.210

9.250

9.291

9.333

8.807

8.952

9.099

9.249

9.402

8.510

Sumber Data : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kapuas

Selanjutnya Drs. Agus Jamaludin juga menambahkan bahwa, Setelah mencermati proyeksi tersebut perlu memperkirakan berbagai kebutuhan hudup manusia, sesuai perkembangan baik per tahun maupun lima tahun seperti : 1. Kebutuhan Pangan, Sandang dan Papan 2. Kebutuhan Pelayanan Kesehatan sejak bayi sampai Jompo. 3. Kebutuhan Lapangan Kerja/usaha bagi warga usia produktif. 4. Kebutuhan pelayanan Pendidikan mulai TK sampai dengan SLTA dan seterusnya

5. Kebutuhan pembinaan Keagamaan, kemasyarakatan dan social lainnya. Sudah barang tentu akan kebutuhan tersebut diatas Pemerintah Daerah selalu meningkatkan pelayanan yang sudah berjalan baik selama ini; Disamping itu akan dapat dijadikan peluang bagi pihak swasta yang bergerak diberbagai lapangan usaha jasa maupun barang dalam meningkatkan pemasarannya. Sebagai tanggungjawab utama berada pada penduduk itu sendiri secara pribadi, kelompok dan masyarakat secara umum. ( Humaspro)

dirasakan Bupati Kapuas Ir. HM Mawardi MM begitu mendengar cerita keluarga pasein Awu dari Desa Buas Sei Muroi yang menderita menyakit malaria tropika . Dia menceritakan keinginan membawa Awu keluarganya untuk berobat rawat inap di RSUD Palangka Raya sesuai dengan surat rujukan dari Puskesmas rawat inap Timpah , namun karena keterbatasan biaya dia tidak bisa membawa ke Palangka Raya. Mendengar cerita itu Bupati HM Mawardi spontan secara pribadi memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp.10 juta kepada keluarga pasien Awu untuk segera di bawa berobat rawat inap ke RSUD Palangka Raya dan untuk biaya keperluan lainnya. Hal itu dilakukan Bupati Kapuas HM Mawardi pada Kunjungan Kerja (Kunker) di Kecamatan Timpah,

Kepedulian dan empati

Bupati Kapuas Menyerahkan bantuan tunai 10 juta rupiah Kepada keluarga pasien di ruang rawat inap Puskesmas Timpah

Senin (26/4) siang. Sebelum mengunjungi Puskesmas Rawat Inap Timpah , HM Mawardi melakukan pertemuan dan berdialog dengan PNS Kecamatan, pegawai UPTD, Kepala Desa , Guru, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat berlangsung di aula Kantor Kecamatan Timpah. Pada kesempatan tersebut Bupati HM Mawardi mengharapkan Pemerintahan Desa bekerja secara profesional . Dia mendorong, pembangunan dari Desa , oleh Desa untuk Desa dan untuk kemajuan Kabupaten, Camat juga bisa mendorong, dengan rajin turun ke Desa-Desa , sehingga bisa menjadikan Kapuas yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh) terang HM Mawardi. Kepada para guru, orang tua dan masyarakat , Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan karena sesuai dengan informasi dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng bahwa Kabupaten Kapuas merupakan terbaik di Kalteng dalam hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SLTA. Pemerintah Kabupaten Kapuas mendorong dalam hal penerimaan guru yang diprioritaskan di tempatkan di Kecamatan Timpah, Kapuas Tengah dan Kecamatan Kapuas Hulu. Untuk Kecamatan Timpah dapat dikembangkan menjadi daerah ekonomi, karena letaknya yang strategis dapat dijadikan tempat persinggahan transportasi darat dari Palangka Raya ke Barito atau sebaliknnya, mari manfaatkan peluang-peluang itu, harap HM Mawardi. Kepada Masyarakat Kecamatan Timpah diingatkan Bupati agar memparhatikan masalah kesehatan, yaitu dengan memanfaatkan sebaik-baiknya program yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kapuas Sebelas Pelayanan Kesehatan Dasar Gratis. Hadir pada kesempatan itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ny.Hj.Aliyah Mawardi , Camat Timpah Vitrianson,S,Sos, Unsur Tripika , Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas Drs.M.Hafizi. ( Humaspro )

11

Bupati Kapuas Ir.H.M.Mawardi,MM didampingi pemilik dan pengelola gedung Futsal H.Hendra Melakukan pengguntingan Pita Menandai dibukanya Lapangan Olah Raga FUTSAL”88” Jl.Patih Rumbih

Bupati Kapuas (berdiri, urut ke 2 dari kiri) photo bersama Unsur MUSPIDA dan Anggota DPRD Kab.Kapuas

12

Bupati Kapuas saat melakukan tendangan perdana sebagai pembuka Turnamen FUTSAL Bupati Cup I dengan jumlah Peserta 64 Club Kalselteng

Pembacaan Do’a oleh Ketua MUI Kab.Kapuas K.H.Abdul Mutallib

Bupati Kapuas Menandatangani Prasasti Peresmian Lapangan Olah Raga FUTSAL

Laporan An.Pemilik Lapangan FUTSAL oleh Kabag.Humas Setda Kab.Kps Drs.M.Hafizi

13

pembangunan yang efisien dan efektif menjadi tolok ukur akuntabilitas, profesionalisme dan bobot pelayan publik dewasa ini. Sebab perencanaan pembangunan yang tidak efesien dan efektif akan yang menimbulkan pencitraan “negative” terhadap kualitas pelayanan aparatur pemerintah. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kapuas di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas, Sabtu (27/3) pagi. ”Disinilah, hakekat dan arti penting dari musrenbang. Musrenbang bukan saja sebagai agenda rutin tahunan untuk mengkalkulasi besar-kecilnya anggaran karena besar-kecilnya anggaran bukan tolok ukur suksesnya perencanaan,” ucap Bupati. Tetapi yang lebih penting adalah seberapa besar efek, nilai dan manfaat dari perencanaan tersebut bagi masyarakat. Di sanalah, cerminan kualitas dan integritas diukur.

Perencanaan

Sementara itu Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas Ir Herson B Aden menjelaskan maksud penyelenggaraan musrenbang kabupaten adalah untuk menyempurnakan rancangan RKPD kabupaten berdasarkan masukan hasil forum gabungan SKPD kabupaten.(humaspro)

Bupati Kapuas pada saat memberi pengarahan pada acara Musrenbang

Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ny. Hj. Aliyah Mawardi, Rabu (14/4) membuka dengan resmi Lomba Wisata Kuliner Kabupaten Kapuas yang berlangsung di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas. Ny. Hj . Aliyah Mawardi percaya Lomba Wisata Kuliner (masakan khas Kalimantan Tengah khususnya Kabupaten Kapuas) akan memberikan manfaat positif khususnya bagi kaum ibu-ibu. Diharapkannya ibu-ibu lebih aktif ikut ambil bagian dalam kegiatan ini pada tahun mendatang. Manfaatnya antara lain untuk membuka pola pemikiran lama menjadi pola pemikiran baru untuk menyikapi arus globalisasi yang semakin berkembang saat ini. Dimana setiap orang diwajibkan untuk terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dan tidak lupa juga untuk pengembangan moralitas keagamaan kearah yang lebih baik. Memberikan motivasi kepada kita untuk dapat diaplikasikan bukan hanya pada kecintaan pada makanan khas daerah saja, tetapi juga dapat memberikan peluang untuk memikirkan kegiatan-kegiatan lainnya yang masih belum dapat dimunculkan kepermukaan saat ini. Manfaat lainnya, untuk mempromo sikan potensi-potensi pariwisata daerah agar dapat diketahui, dikenal dan apabila telah sampai saatnya akan menjadi tujuan pariwisata yang mampu mendatangkan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara, ungkap Hj. Aliyah Mawardi. Tim Penggerak PKK yang diakui sebagai mitra Pemerintah untuk pembangunan diberbagai sektor kehidupan akan senantiasa siap dan akan mampu menjembatani pelaksanaan program Pemerintah dengan kebutuhan masyarakat. Jajaran PKK, tegas Hj. Aliyah Mawardi dapat menjadi pelopor peningkatan partisipasi masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan keluarga. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas Drs. Edy Lukman Hakim, MM menerangkan, lomba tersebut dalam rangka memeriahkan hari Kartini ke-131 dan merupakan acara rutin tahunan digelar pada Tingkat Kabupaten dan Provinsi. Penilaian lomba difokuskan pada pengembangan kreativitas dari segi pengolahan, penampilan penyajian, masakan dan dari segi rasa. Peserta berasal dari SKPD, Dharma Wanita Persatuan, Gabungan Organisasi Wanita,dan TP PKK Kecamatan..(humaspro)

Ketua

15

16

17

Pemkab Kapuas berencana membuat
kawasan Betang Sei Pasah yang terletak di Kecamatan Kapuas Hilir menjadi objek wisata. Sebab, saat itu lokasi yang terletak di tepi ruas jalan Trans Kalimantan terkesan belum dimanfaatkan secara maksimal. Bupati Kapuas HM Mawardi saat meninjau lokasi dimaksud belum lama ini mengatakan akan meminta Dinas PU Kabupaten Kapuas membuat desain kawasan tersebut. Apalagi saat ini pondasi bangunan Rumah Betang telah ada. Ditambah jalan pendukung telah dibuat dari paving. “Saya lihat kawasan ini sangat potensial untuk dikembangkan. Apalagi luasan tanah cukup mendukung ditambah fasilitas lainnya yang telah dibangun. Makanya saya minta Dinas PU untuk segera membuat desain kawasan ini,” kata Bupati yang kala itu didampingi Asisten III Djohansyah serta Kabag Humas dan Protokol M Hafizi. Tak hanya betang yang dibangun tetapi bangunan pendukung sarana dan prasana untuk rekreasi.

Seperti taman wisata water boom, bahkan jika tanahnya memungkinkan akan dibuat wisata air. “Jadi selain melestarikan situs Rumah Bateng, kita juga akan membuat sesuatu hal yang menarik agar dikunjungi warga,” ucapnya mantap. Lebih jauh dijelaskan, lokasi tersebut masih asri, sebab banyak pohon-pohon produktif. Misalnya pohon manggis, durian, papaken, ketapi dan ramania. Pepohonan ini merupakan plasma ulpah yang perlu dilestarikan. Bupati berharap jika kawasan ini sudah selesai dibangun mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Kuala Kapuas. Apalagi letaknya berada di tepi sungai Kapuas yang berdekatan dengan Jembatan Pulau Petak.(humaspro)

18

Gubernur

Kalteng Agustin Teras Narang meresmikan Jembatan Timpah yang terletak di Kabupaten Kapuas, Sabtu (17/4) pagi. Peresmian ditandai dengan pemencetan tombol sirene yang dilakukan Gubernur, Wakil Gubernur Achmad Diran, Ketua DPRD Kalteng serta Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Jembatan yang terletak di Sungai Kapuas ini menghabiskan dana Rp61.352.429.000,- yang merupakan sharing dana APBD Kalteng 83,66 persen dan APBN 16,34 persen. Pembangunan jembatan sepanjang 225 meter ini diperkirakan memiliki umur 50 tahun. Dengan rampungnya jembatan ini berarti telah terdapat tiga jembatan besar yang tersambung yakni Sungai Mangkutup, Sungai Murui dan Sungai Kapuas. “Selesainya tiga jembatan yang terletak di ruas jalan Palangka Raya menuju Buntok dapat memperlancar arus transportasi barang dan jasa khususnya di wilayah Barito,” kata Kepala PU Kalteng, Ben Brahim. Rencananya satu jembatan lagi dengan panjang bentang 620 meter yakni Jembatan Barito Kalahien sesuai rencana akan selesai tahun 2010. Sebelumnya untuk menuju wilayah Barito, warga Kalteng harus menempuh 600 km dengan melewati Provinsi tetangga Kalsel. Tapi sekarang cukup menempuh jarak 197 km. (*) (humaspro)

Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang,SH didampingi Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan,Dipl,ATP,ST saat menuju lokasi Peresmian Jembatan

19

Luar biasa. Itulah gambaran saat
group band papan atas Indonesia ST 12 manggung di Lapangan Pananjung Tarung, Minggu (21/3) malam. Konser dalam rangka malam resepsi Peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 204 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas ke 59 itu mampu menyedot ribuan penonton. Walaupun bedesakan, para penonton terlihat tertib sehingga pertunjukan berjalan lancar dan sukes tanpa hambatan yang berarti. Pertunjukan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB diawali dengan lagu pembuka yang dinyanyiakan oleh Charly Van Houten berjudul Rasa yang Tertinggal. Hentakan musik yang keras didukung dengan soudsistem berkekuatan ribuan watt membuat para penonton bagaikan terhipnotis mengikuti irama musik sambil menghentakan kaki serta mengangkat tangannya. Ditambah lagi penataan panggung oleh EO Jorong tampak begitu atraktif sehingga mampu menghilangkan penat penonton yang sejak sore memadati lapangan. Bahkan sekali-sekali Charly meneriakkan penonton Kapuas dengan ucapan ”Luar Biasa Kapuas.

Damai Kapuas,” ucap Charly yang kala manggung didampingi Ilham Febry alias Pepep (drum) dan Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar). Ada sekitar 12 lagu yang dibawakan Charly mulai dari Jalan Terbaik, Puspa, MemujaMu, KebesaranMU, Biarkan Jatuh Cinta dan Cari Pacar Lagi. Diakhir pertunjukan Charly membawakan lagu Isabella. Lagu ini merupakan pamungkas dari konser yang berlangsung sekitar satu jam. Dipenghujung acara penonton juga dihibur dengan pesta kembang api. Letupan kembang api tampak menghiasi Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung. Pesta kembang api berlangsung hampir setengah jam yang diiringi dengan sorak sorai penonton. Pada konser tersebut juga dihadiri oleh Bupati Kapuas H.M Mawardi, Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan beserta seluruh Unsur Muspida untuk nonton bareng bersama masyarakat Kota Kuala kapuas. Sebelumnya Bupati juga menyempatkan diri memberikan sambutan. Dalam sambutannya Bupati meminta para penonton untuk dapat menjaga ketertiban dan keamanan. Hal ini penting dilakukan agar konser berjalan dengan aman dan lancar. ( humaspro)

20

1. Group Band Letto Tampil di Kapuas ,Agustus 2008 2. Group Band Radja Tampil di Kapuas, Agustus 2009 3. Group Band ST-12 Tampil di Kapuas, Maret 2010

21

DESA TELUK HIRI DI KECAMATAN MANDOMAI Minimnya
sarana dan prasarana jalan menjadi keluhan warga yang bermukim di Desa Teluk Hiri Kecamatan Kapuas Barat Kabupaten Kapuas. Saat ini warga hanya mengandalkan transportasi sungai jika ingin menuju ibokota kecamatan di Mandomai. Desa ini merupakan salah satu desa terisolir yang masuk Kecamatan Kapuas Barat. Untuk melihat langsung kondisi desa dimaksud Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan pada hari Sabtu (13/2) pagi mengagendakan kunjungan kerja ketempat tersebut. Kala itu Wabup didampingi Asisten I Granit, Plt Asisten II Lesmiriadi, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPMD, Kepala Disbunhut serta Camat Kapuas Barat Perry Noah. Selain itu tampak pula sejumlah kepala bidang dari Dinas PU dan Dinas Pendidikan. Rombongan berangkat dari pendopo Rujab Bupati Kapuas menggunakan dua speedbout. Jarak tempuh ke Desa Teluk Hiri sekitar 1 jam perjalanan. Saat tiba di lokasi kunjungan kerja, rombongan wabup disambut dengan acara adat potong pantan. Tradisi ini merupakan penghormatan kepada para pejabat/tokoh masyarakat saat baru tiba di tempat tersebut. Pada pertemuan yang berlangsung di ruang SDN Teluk Hiri, Kades Teluk Hiri, Yuniah S Sawat menjelaskan luas wilayahnya mencapai 4,80 km persegi dengan jumlah penduduk 344 jiwa atau 91 kepala keluarga. Rata-rata penduduk setempat hidup sebagai petani dan nelayan. “Saya mewakili warga disini berharap pemerintah daerah membuat akses jalan menuju Mandomai. Sebab saat ini kami hanya mengandalkan transportasi air,” terang Yuniah. Apalagi sejak desa ini ada, warga setempat belum dapat menikmati aliran listrik, karena tidak adanya jaringan listrik yang masuk ke desa tersebut. Selain itu pihaknya juga mengharapkan perhatian pemda untuk bisa memperbaiki rumah dinas guru yang saat kondisinya sudah rusak berat. Disamping desa tersebut juga belum ada petugas medis serta tempat pelayanan kesehatan seperti poskesdes. “Saat ini jika ada warga yang sakit terpaksa kami menuju desa terdekat yang memiliki tenaga medis/kesehatan,” tambahnya. Menanggapi hal tersebut Wabup Suraria Nahan berjanji akan memprioritaskan pembangunan di desa tersebut, khususnya pembangunan jalan. Apalagi saat ini badan jalan sudah ada. “Dari laporan Dinas PU badan jalan sudah ada tinggal melakukan peningkatan saja,” jelas Wabup. Nantinya semua usulan yang telah disampaikan tersebut akan dikoordinasikan dengan program PM2L dan PNPM Mandiri. Sebab saat ini program tersebut sudah ada, jadi tingga singkronisasi di lapangan.

Saat ini jalan dari Mandomai-Desa Pantai sudah dilakukan peningkatan dengan sirtu. Kemudian jalan dari Desa Saka TamiangDesa Penda Ketapi dan Desa Teluk Hiri masih badan jalan. “Untuk tenaga medis nanti akan diusahakan dalam penerimaan tahun ini. Begitu pula dengan pembangunan poskesdes, akan diusahakan tahun ini pula,” kata Kepala Dinas Kesehatan Ani Hadiningroem yang diminta wabup menyampaikan jawaban atas pertanyaan tenaga medis dan pembangunan sarana kesehatan. Sementar itu Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden mengungkapkan pembangunan tersebut akan menjadi

“Saya berharap semua usulan dapat diusulkan melalui musrenbangdes, untuk disampaikan ke musrenbang kecamatan dan selanjutnya ditindaklanjuti pada musrenbang kabupaten,” kata Herson. Usai pertemuan Wabup beserta rombongan berkenan melihat langsung kondisi jalan desa yang telah dibangun melalui program PNPM Mandiri, selain itu wabup juga melihat kondisi bangunan rumah dinas guru yang saat ini sudah tidak layak lagi digunakan. Kemudian wabup juga melihat pelayanan dan pengobatan gratis yang dipusatkan

22

Pola budidaya usaha tani padi yang
telah dilaksanakan selama ini perlu terus menerus dikembangkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selain Padi sebagai komditas utama, palawija dan hortikultura khususnya sayuran yang mempunyai nilai ekonomi yang dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian keluarga, tidak menutup kemungkinan juga untuk dikembangkan dengan pengelolaan yang sesuai dengan tuntutan teknis. Hal ini dikatakan Bupati Kapuas HM Mawardi usai melakukan Panen Padi Dalam Mendukung Peningkatan Produksi Tahun 2010 di Desa Terusan Mulya Kecamatan Selat, Rabu (17/3) siang. Menariknya panen perdana juga dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur (wagub) Kalteng Achmad Diran bersama unsur muspida Kabupaten Kapuas. “Upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk pertanian di Kabupaten Kapuas ini, harus terus kita pacu. Saya harapkan kepada masyarakat tani disini, optimalkan lah kembali lahan-lahan yang pernah tergarap. Karena kita semua tahu bahwa beberapa tahun yang lalu daerah terusan ini adalah merupakan salah satu daerah sentra produksi padi unggul disamping padi lokal yang sudah eksis,” kata Bupati saat berdialog dengan warga setempat. Diungkapkan hasil ubinan pada beberapa wilayah hamparan luasan panen pertanaman MT OKMAR 2009 /2010 yang sudah dan sedang dilaksanakan terlihat adanya peningkatan hasil yang cukup berarti. Sebagai contoh hasil ubinan swakarsa padi ladang varitas lokal yang dilaksanakan di Desa Palingkau Sejatera SP-3.

Kecamatan Kapuas Murung produktivitas mencapai 3,2 ton GKG sebelumnya produktivitas padi ladang bekisar 1,9 ton GKG hingga 2,2 ton GKG. Sementara itu Wagub Kalteng Achmad Diran menjelaskan hasil pertanian khususnya padi selalu mengalami peningkatan. Kabupaten Kapuas sebagai salah satu penyumbang produksi padi terbesar di Kalteng. “Kami informasikan Kabupaten Kapuas sebagai salah satu kabupaten penyumbang beras terbesar di Kalteng selain Katingan, Pulang Pisau, Lamandau dan Bartim. Ditempat yang sama Kepala Dinas Pertanian dan TPH Kabupaten Kapuas Afiadin Husni menjelaskan luas wilayah Desa Terusan Karya 1.350 Ha dengan lahan eksits padi 1.050 Ha. “Kawasan luas lahan yang di panen saat ini 150 Ha dengan varietas yg dipanen Ciherang. Hasil Ubinan : 4,37 ton/Ha GKP setara 3,75 ton/Ha GKG. Lahan baru 2 tahun dilakukan dua kali tanam bulan Oktober dan Maret,” ungkap Afiadin.

Usai melakukan panen rombongan Wabup dan Bupati menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturohim Desa Terusam Mulya Blok D. Disini ribuan warga, memadati masjid. Meraka terlihat antusias mendengarkan ceramah oleh KH Muchtar Ruslan. Disela kegiatan Wabug menyerahkan bantuan uang senilai Rp7 juta bagi untuk Masjid Baiturohim. (humaspro)

Bupati Kapuas Ir.H.M.Mawardi dan Wakil Gubernur Ir.H.Achmad Diran Bersama beberapa pejabat Daerah Kab.KapuasNaik Gerobak yang ditarik oleh Hand Traktor menuju lokasi Panen

Berurutan dari kiri Camat Selat. Drs.Yusransyah, Kadis Pertanian TPH. Ir.Apiadin Husni, Bupati Kapuas Ir.H.M.Mawardi dan Wakil Gubernur Ir.H.Achmad Diran Saat melakukan Panen Raya di Desa Terusan Mulya

23

Tingginya produksi padi di Kabupaten Kapuas mendapat pujian oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang. Saat memberikan paparan usai membuka Rapat Kerja Revitalisasi dan Sinkronisasi Program KAPET DAS KAKAB Dalam Percepatan Pembangunan di Kalteng, Kamis (25/3) pagi di Hotel Aquarius Palangka Raya, Gubernur Kalteng memuji Kabupaten Kapuas sebagai salah satu penyumbang padi terbesar di Kalteng. “Saya salut dengan Kabupaten Kapuas karena mampu menjadi lumbung padi terbesar di Kalteng. Bahkan mampu memenuhi sekitar 54,97 persen kebutuhan atau 318.136 ton padi pada tahun 2009 lalu,” kata Teras dihadapan para peserta rapat kerja yang dihadiri Bupati/Walikota se Kalteng. Dia berharap produksi ini untuk dapat ditingkatkan ditahun-tahun mendatang, sehingga potensi pertanian di Kabupaten Kapuas terus berkembang. Apalagi terang orang nomor satu di Provinsi Kalteng ini, Kabupaten Kapuas memliki luas wilayah kerja KAPET DAS KAKAB terluas di Kalteng. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 170 Tahun 1998 tercatat 10 kecamatan yang masuk wilayah KAPET DAS KAKAB dengan total luas areal 10.570 hektare atau 38,20 persen. Dari 10 kecamatan tersebut tercatat dua kecamatan yang memiliki wilayah paling luas yakni Timpah 2.016 hektare dan Mantangai 6.128 hektare. Tujuan raker ini kata Teras secara umum untuk meningkatkan peran dan fungsi Badan Pengelola KAPET DAS KAKAB di daerah melalui kegiatan perumusan berbagai strategi dan kebijakan pembangunan melalui perumusan RPJMD 2011-2015 maupun RPJPD 2005-2025 serta RKA sebagai acuan percepatan pembangunan di wilayah KAPET DAS KAKAB. “Hasil yang ingin dicapai dalam raker ini untuk menyamakan persepsi tentang KAPET DAS KAKAB dalam percepatan pembangunan di Kalteng,” kata Teras. Kemudian adanya komitmen dan dukungan nyata dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota melalui optimalisasi dukungan anggaran serta koordinasi lintas sektoral dan wilayah dalam percepatan pembangunan di Kalteng.

Dalam raker tersebut tampak hadir Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan dan Asisten II Setda Kapuas Granit Sugiarto yang didampingi sejumlah intansi teknis. Mereka adalah Kadis Pertanian TPH Afiadin Husni, Kadis Perternakan Yansi Rani, Kadis Perhubungan Oka Ariawan serta pejabat eselon III dari Bappeda, Dinas PU, Dinas Pertambangan dan Energi, Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Rencananya sesuai jadwal hasil rumusan raker tersebut akan disampaikan oleh Bupati Kapuas yang dalam hal ini di wakili Wakil Bupati Mekanisme raker melalui Kapuas. diskusi kelompok yang akan menyusun rumusan strategi kebijakan KAPET, anggaran/pendanaan serta infrastruktur. Ditempat yang sama Kepala Dinas Pertanian dan TPH Kapuas Ir Afiadin Husni mengatakan pembangunan sektor pertanian harus terkoordinasi dan didukung oleh semua sektor. Misalnya pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu urat nadi pereknomian harus terus dibenahi khususnya yang menuju sentra pertanian. Tak hanya itu peran Disperindagkop kabupaten juga sangat diperlukan untuk mendukung pemasaran hasil pertanian di Kabupaten Kapuas khususnya beras. Hal ini penting dilakukan sebagai

salah satu promosi potensi daerah kepada daerah lain. “Jadi sektor pertanian tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian saja tapi harus pula didukung oleh semua instansi/SKPD,” ucap Afiadin. Kedepan Kabupaten Kapuas tidak hanya menjadi lumbung pangan di Kalteng, tapi juga menjadi lumbung energi. Caranya dengan memanfaatkan limbah sekam padi untuk menjadi energi. “Saat ini kami sudah mulai memikirkan untuk memanfaatkan sekam menjadi salah pembangkit energi,” tukas Afiadin. (humaspro)

24

Pemerintah Kabupaten Kapuas
menyadari bahwa tidak semua kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan pembangunan yang kita laksanakan, hal ini karena sematamata karena keterbatasan dana dan luasnya wilayah kabupaten kapuas. Sehingga pembangunan yang dilaksanakan harus berdasarkan skala prioritas yang benar-benar menyentuh kepentingan sebagian besar masyarakat sehingga mempunyai dampak positif pada kegiatan sosial ekonomi masyarakat dan diutamakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “’Keberhasilan pembangunan tidak hanya selesai dalam bentuk fisiknya saja tetapi diutamakan manfaatnya bagi masyarakat setempat dan daerah kabupaten kapuas pada umumnya,” kata Bupati Kapuas HM Mawardi saat Acara Peresmian Hasil-hasil Pembangunan Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2009 di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas, Sabtu (20/3) siang. Pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Kapuas pada Tahun Anggaran 2009 berjalan sebagaimana yang diharapkan, tentunya karena adanya kerjasama yang baik dan dukungan dari masyarakat dan semua pihak dalam rangka bersama-sama membangun Kabupaten Kapuas yang lebih maju. terkait dengan beberapa perkembangan pembangunan yang telah saya kemukakan maka untuk melakukan peningkatan pembangunan di berbagai bidang tersebut sudah barang tentu tidak akan mampu kalau hanya di dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Kapuas saja. Oleh karena itu pada kesempatan yang baik dan berbahagia ini, saya sangat mengharapkan dukungan semua pihak secara khusus melalui pemerintah provinsi kalimantan tengah, dalam hal ini Bapak Gubernur Kalimantan Tengah kiranya dapat membantu kami baik dalam bentuk regulasi dan anggaran sehingga program dan kegiatan strategis tersebut dapat terealisasi secara bertahap guna mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Kapuas yang juga merupakan percepatan pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah, karena mengingat posisi strategis kabupaten kapuas sebagai salah satu pintu gerbang dan hinterland Kota Palangka Raya dan Kota Banjarmasin.

Sementara itu Ketua Bappeda Kabupaten Kapuas Herson B Aden dalam laporannya menyebutkan Kantor PU dibangun secara bertahap sejak tahun 2001 – 2009 dengan total anggaran sebesar Rp. 6.860.000.000,-. ”Pada Kesempatan Ini juga akan dilakukan penyerahan Akta Kelahiran, KTP dan Kartu Keluarga Gratis secara simbolis yang telah dilaksanakan Oleh Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Berdasarkan Peraturan Bupati Kapuas Nomor 36 Tahun 2008,” terang Herson. Kemudian dilakukan pula peluncuran perdana sistem online pengendalian pembangunan daerah serta pameran foto-foto hasil pembangunan. (dedy. p)

25

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Ani Handaningroem menggunting pita peresmian UPT Puskesmas Perawatan Timpah.

Kecamatan Timpah adalah salah
satu Kecamatan di Kabupaten Kapuas 2 dengan luas daerah sekitar 2.016 km , dengan jumlah desa sebanyak 9 desa, penduduk pada tahun 2009 sebanyak 8.104 jiwa. Kecamatan Timpah mempunyai kedudukan yang sangat strategis di Kabupaten Kapuas, karena berada pada jalur trasportasi darat antar kabupaten yang menghubungkan Kota Palangka Raya dan Kabupaten yang berada di Bagian Barat Kalteng di dengan Kabupaten-Kabupaten daerah aliran Sungai Barito, seperti Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Murung Raya. Bahkan beberapa daerah di Kalimantan Selatan akan lebih mudah aksesnya jika melalui jalur lalu lintas ini dibandingkan harus melewati Jalur Trans Kalimantan Poros Selatan melalui Banjarmasin. Peningkatan arus transportasi yang melalui Kecamatan Timpah juga mempunyai dampak terhadap pelayanan kesehatan seperti peningkatan kasuskasus kecelakaan lalulintas yang menuntut kesiapsiagaan sektor kesehatan dalam melakukan pelayanan gawat darurat dan rujukan darurat secara adekuat. demikian pula dengan peningkatan kasus penyakitpenyakit menular juga berpotensi untuk meningkat seiring dengan semakin tingginya mobilitas masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut diatas maka Puskesmas Timpah sebagai unit terdepan dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat di Kecamatan Timpah perlu ditingkatkan baik sarana dan prasarananya dan sumber daya manusianya. Peningkatan ini dimulai dengan meningkatkan status UPT Puskesmas Timpah menjadi UPT Puskesmas Perawatan Timpah. Acara Peresmian UPT Puskesmas Perawatan Timpah diawali dengan laporan PLT Kepala Puskesmas Timpah. Dalam laporannya Bapak Bahrani menyampaikan tentang proses pembangunan UPT Puskesmas Perawatan Timpah dan peran serta masyarakat dalam membantu melengkapi fasilitas yang diperlukan.

Diakhir laporannya Bapak Bahrani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Kardinal Tarung selaku Karo. Humas dan Protokol Setda Prop Kalteng, Bapak Kanedi,S.IP Anggota DPRD Kab. Kapuas Dapil V, segenap Kru Jembatan Lungkoh Layang yang telah menyumbang 1 buah TeleVisi untuk ruangan rawat inap. Sejalan dengan itu yang mewakili Camat Timpah menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan dari Dinas Kesehaptan Propinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas yang hadir dalam Peresmian UPT Puskesmas Timpah. UPT Puskesmas Perawatan Timpah diresmikan oleh yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Tengah, pada tanggal 12 April 2010. Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Tengah mengharapkan agar Puskesmas dapat menjawab tantangan sektor kesehatan kedepan yaitu : 1. Puskesmas harus mampu mengako modasi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas ; 2. Penduduk miskin yang secara ekonomi tidak dapat menjangkau pelayanan kesehatan yang berkualitas, harus dapat dilayani secara gratis karena biayanya sudah ditanggung oleh pemerintah; 3. Puskesmas harus dapat mendorong penurunan angka kematian bayi dan ibu melalui program PONED; 4. Surveilans dan monitoring di berbagai jenjang harus ditingkatkan, termasuk kesiapan dalam menang gulangi masalah kesehatan akibat bencana/ keracunan;

Sofia Wirda, SKM, M.Kes, mewakili Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Tengah membuka selubung papan nama UPT Puskesmas Perawatan Timpah.

26

5. peningkatan upaya kesehatan tersebut harus didukung oleh penyediaan tenaga kesehatan yang terdistribusi secara merata sesuai kebutuhan dan penataan sistem informasi kesehatan yang mantap. Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Tengah juga menyampaikan komitmen yang kuat dari Pemerintah Propinsi Kalimantan Tengah untuk mendukung kegiatan pembangunan kesehatan di Kalimantan Tengah, termasuk di Kabupaten Kapuas. Sementara itu dr. Ani Handaningroem selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menyampaikan arahan kepada para petugas kesehatan yang bertugas di Kecamatan Timpah untuk tetap bersemangat dalam melaksanakan tugas melayani masyarakat di Kecamatan Timpah dan sekitarnya. Serta menyampaikan kepada masyarakat yang hadir bahwa seluruh pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas Perawatan Timpah tidak ditarik biaya atau gratis sesuai program dari Pemerintah Kabupaten Kapuas. Tidak lupa pula Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas memperkenalkan dr. Edward Situmeang sebagai dokter Puskesmas Perawatan Timpah yang baru. Pada kesempatan itu kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas juga menyampaikan sambutan Menteri Kesehatan dalam rangka Hari Kesehatan sedunia tahun 2010, dengan tema URBANIZATION and HEALTH, Menteri Kesehatan menyatakan bahwa Indonesia juga telah mengalami fenomena Multi Burden pelayanan kesehatan dimana penanganan penyakit-penyakit menular masih belum tuntas dilaksanakan.

Sementara itu prevalensi penyakit menular yang dulunya telah turun sekarang meningkat kembali dan ditambah lagi dengan munculnya penyakit-penyakit baru yang terkait dengan gaya hidup seperti AIDS penyakit pembuluh darah serta stroke. Acara peresmian UPT Puskesmas Perawatan Timpah di akhiri dengan pengobatan gratis dan acara hiburan musik. Pengobatan gratis ini diberikan kepada masyarat oleh petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Timpah dibantu rombongan dari Kuala Kapuas dan Puskesmas lain yang turut hadir dalam peresmian tersebut, jumlah pasien yang dilayani pada saat pengobatan gratis sebanyak 196 orang. Sedangkan hiburan dimeriahkan oleh artis lokal Bapak Marion dari Palangka Raya. Dengan telah operasionalnya UPT Puskesmas Perawatan Timpah maka diharapkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan masyarakat di Kecamatan Timpah dan sekitarnya semakin meningkat. Meningkatnya akses masyarakat di Kecamatan Timpah dan sekitarnya terhadap pelayanan kesehatan ini pada akhirnya akan meningkatkan Kesehatan masyarakat. Peningkatan kesehatan masyarakat selanjutnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. UPT Puskesmas Perawatan Timpah mempunyai tempat tidur sebanyak 10 tempat tidur.

Pelayanan didukung oleh 24 orang tenaga dengan perincian 1 orang tenaga dokter umum, 1 orang Sarjana Kesehatan Masyarakat, 4 orang perawat D3, 1 orang bidan D3, 2 orang bidan A, 2 orang Bidan C, 1 orang tenaga kesehatan lingkungan D3, 1 orang tenaga gizi D3, 5 orang perawat SPK, 3 orang perawat SPKU, 2 orang pekarya kesehatan dan 1 orang PCPM. Pelayanan yang diberikan selain pelayanan kesehatan dasar, juga pelayanan Penanganan Obstetri Neonatal Emergency Dasar (PONED). Kegiatan PONED ini dimaksudkan untuk menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi, pelayanan gawat darurat lainnya dan penyakitpenyakit yang memerlukan rawat inap. Sebagai puskesmas perawatan yang masih baru tentu masih vbanyak hal yang harus dibenahi. Aspek yang penting ntuk dibenahi adalah sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan baik melalui pengadaan tenaga khususnya tenaga dokter, dokter gigi, perawat dan tenaga analis kesehatan serta tenaga farmasi. Pelatihan bagi tenaga perawat yang ada. Prasarana jalan menuju UPT Puskesmas Timpah ini kondisinya kurang baik sehingga perlu untuk mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Kapuas. Selamat bekerja kepada para petugas kesehatan yang bertugas di UPT Puskesmas Perawatan Timpah. Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Kapuas Penyusun : Freddy Jaya H.,SKM.,MPH.

Bangunan Perawatan UPT Puskesmas Perawatan Timpah

27

BANGUNAN SEKOLAH
emkab Kapuas akan melakukan pendataan menyeluruh sekolahsekolah yang mengalami kerusakan. Sebab, saat ini masih terdapat sejumlah sekolah yang rusak, apakah rusak berat atau rusak ringan. Hal ini tentu saja dapat menggangu proses belajar para siswa. Demikian diungkapkan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat melakukan kunjungan ke Desa Terusan Karya Kecamatan Selat belum lama ini. Menurut Bupati, dirinya akan meminta Dinas Pendidikan dan Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas untuk melakukan pendataan ulang secara menyeluruh konsidi bangunan sekolah, apakah itu Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). “Yang pasti Pemkab Kapuas akan mendata sekolah, khususnya bangunan-bangunan yang rawan roboh. Nantinya hasil evalusi ini sebagai acuan untuk melakukan rehabilitasi, apakah rehab berat ataupun rehab ringan seperti perbaikan plapon,” kata Bupati. Khusus bagi bangunan yang mengalami kerusakan cukup parah, maka pihaknya akan melakukan prioritas perbaikan dengan menganggarkan dana yang bersumber dari

P

APBD kabupaten atau shering dengan Pemerintah Provinsi Kalteng. “Kita juga khawatir jika bangunan yang mengalami kerusakan cukup parah tersebut dapat membahayakan anak murid kita yang sedang belajar. Ini akan menjadi perhatian serius,” tukasnya. Sekadar diketahui saat meninjau SDN Terusan Karya, Bupati sempat melihat kondisi bangunan sekolah tersebut. Dari pantauan yang ada terdapat kerusakan pada bagian sekolah khususnya bagian plapon. Kondisi ini nantinya akan menjadi salah satu prioritas untuk diperbaiki. (*humaspro)

Kapuas HM Mawardi mengajak seluruh warga untuk dapat memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk bercocok taman. Sebab pertanian khususnya padi saat ini menjadi salah satu andalan dari Kabupaten Kapuas. Apalagi harga gabah ditingkat petani mengalami kenaikan. “Dalam bercocok tanam gunakan varitasvaritas unggul karena varitas ini telah mampu meningkatkan produksi padi sebab hanya dalam tempo tiga bulan telah bisa dipanen,” kata Mawadi saat bersilahturahmi dengan warga di Muara Dadahup Kecamatan Kapuas Murung, Jumat (5/3) siang.

Bupati

Bupati Kapuas. Ir.H.M Mawardi,MM menyerahkan bantuan uang Rp.10 Juta untuk masjid NURUL ISLAM di Muara Dadahup Kec. Kapuas Murung Menurut Bupati bibit-bibit unggul tersebut telah dicoba dibebarapa tempat dan berhasil. Saat ini terang Mawardi, Kabupaten Kapuas telah menjadi salah satu lumbung padi di Provinsi Kalteng. Hal ini telah dibuktikan dengan terus meningkatknya produksi padi dari tahun ke tahun. Pada kesempatan itu Bupati kembali mengajak seluruh umat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan. Kemudian memelihara keadaan yang telah kondusif sehingga Kabupaten Kapuas dapat membangun Kapuas menuju AMANAH (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh). Kegiatan silahturahmi dipusatkan di Masjid Nurul Islam Desa Muara Dadahup. Saat itu Bupati didampingi oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kapuas KH Abdul Muthalib, Asisten III Djohansyah, Kepala Kementrian Agama Kapuas H Mahli, Kasdim 1011 KLK Mayor Cecep, Camat Kapuas Murung, Asy’ari Diakhir pertemuan, Bupati Kapuas menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Nurul Islam. Bantuan yang diserahkan ini merupakan bantuan dari Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran sebesar Rp10 juta. “Saya berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya bagi pembangunan masjid,” tukas Bupati. Usai pertemuan dilanjutkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (humaspro)

28

Sebagai upaya untuk membangun ekonomi kerakyatan menuju Kapuas yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh ), Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Sabtu (10/4) menggadakan Pembinaan Usaha Kecil dan Menengah dengan memberikan keterampilan, berlangsung di Aula Kelurahan Selat Dalam Kecamatan Selat Kepala Bidang Teknologi Tepat Guna dan Sumber Daya Alam Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kapuas Dra Hj. Wiwit Prasetiawati selalu Ketua Tim menjelaskan, tujuan kegiatan tersebutantara lain untuk meningkatkan taraf kehidupan ekonomi keluarga / ibu rumah tangga.Sedangkan bahan-bahan untuk mengolah keterampilan berasal dari sumberdaya alam yang ada dilingkungan sekitar kita seperti singkong dan sayuran Peserta pembinaan keterampilan diikuti ibuibu dari Kelurahan Selat Dalam, Selat Hulu, Selat Tengah dan selat Hilir di wilayah Kecamatan Selat. Teori dan praktek keterampilan yang diberikan yaitu cara pembuatan kripik pisang manis, kripik pisang rasa bumbu, kripik sirih dan pembuatan kripik sayur bayam.Kepada ibu-ibu peserta agar keterampilan yang diperoleh dapat ditularkan kepada ibu-ibu yang lain , harap Wiwit Prasetiawati. Tim juga memberikan pembinaan tentang perkoperasian. Pada kesempatan itu Ketua Tim Dra Hj.Wiwit Pasetiawati menyerahkan secara simbolis buku materi kegiatan usaha meningkatkan ekonomi keluarga kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Selat Ny.Yusransyah. Dalam kesempatan yang sama Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Selat NyYusransyah menyampaikan terima kasih kepada Tim Pembinaan Usaha Kecil dan yang telah memberikan Menengah pengetahuan dan keterampilan.Dengan harapan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dilingkungan keluarga/rumah tangga.Sementara itu Camat Selat Drs.Yusransyah mengharapkan kepada parapeserta keterampilan agar dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya kegiatan ini , dengan mengikuti dan memperhatikan dengan baik semua teori dan praktek yang diberikan oleh instruktur. Tim Pembinaan Usaha Kecil dan Menengah terdiri dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Perindagkop dan UMKM, Kantor Ketahanan Pangandan Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Kapuas. (Humaspro)

29

Setelah

melalui persaingan yang cukup ketat dengan para finalis lainnya , akhirnya Ismail Marzuki dan Linda Rahmah dinobatkan sebagai Putra Putri Pariwisata Kabupaten Kapuas 2010. Terbaik kedua untuk putra Yudio Fernando dan ketiga M.Razib Saputra, dibagian putri terbaik kedua Restia Novitasari dan ketiga Risma Mutia Taat. Penyerahan piala kepada pemenang dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ny.Hj. Aliyah Mawardi, Sabtu (17/4) malam di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas. Bupati Kapuas Ir HM Mawardi,MM dalam sambutan tertulis dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ir Granit Sugiarto mengatakan, sungguh merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Kapuas yang telah mampu melaksanakan program Pemilihan Putra Putri Pariwisata di tingkat daerah setiap tahun, lebihlebih duta-duta wisata kita yang terpilih sering membawa nama baik daerah sampai ke tingkat nasional. Bupati yakin sektor kepariwisataan di

Kabupaten Kapuas memilki potensipotensi wisata yang cukup mejanjikan. Kota Bataguh dikenal dengan sejarahnya yang cukup mengesankan. Potensi wisata seni dan budaya dikalangan masyarakat kita yang menjadi kebaggaan , situssitus budaya seperti Masjid Tua, Gereja Tua dan Huma Hai di Mandomai. Basarang terkenal dengan potensi pertaniannya , pola dan gaya kehidupan masyarakat setempat serta potensi wisata alam lainnya sebenarnya dapat di gali, di lestarikan serta dikelola agar dapat menjadi destinasi pariwisata untuk dikunjungi wisatawan. Melalui ajang Lomba Pemilihan Putra Putri Pariwisata , Bupati HM Mawardi mengharapkan kita mampu memilki duta wisata dari daerah yaitu generasi muda yang cerdas, lugas, memilki mental, kepribadian yang handal, berwawasan luas, mencintai budaya bangsa, bahasa serta daerahnya. Juga diharapkannya dapat terjalin rasa persatuan dan kesatuan diantara para peserta lomba , dimana mereka dapat saling sharing

informasi yang postitf dan menarik. Menurut Ketua Panitia Drs Katanggar, tujuan Lomba Pemilihan Putra Putri Pariwisata adalah memberikan kesempatan kepada daerah untuk mengaktualisasikan diri melalui tampilan generasi muda dibidang modeling, menggali bakat dan potensi para muda untuk mempromosikan kepariwisataan daerah. Peserta lomba 15 orang berasal dari unsur pelajar SLTA dan mahasiswa, mahasiswi, pelaksanaan berlangsung selama dua hari. Penilaian difokuskan pada test tertulis, unjuk bakat, wawancara pada aspek pengetahuan umum, kepariwisataan nasional dan daerah serta bahasa inggris. Busana dan aksesoris , tata rias wajah dan rambut serta menjawab pertanyaan. Lomba Pemilihan Putra Putri Pariwisata tersebut cukup mendapat sambutan hangat khususnya dari kalangan genarsi muda yang memenuhi Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas. (humaspro)

Ibu Hj.Aliyah Mawardi foto bersama dengan para pemenang Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kabupaten Kapuas Tahun 2010

30

Bahwa dengan telah
diaktifkannya kembali website Kabupaten Kapuas pada awal tahun 2010, yang dikelola oleh bagian Humas dan protocol Setda Kabupaten Kapuas, merupakan suatu terobosan baru dari Pemerintah Kabupaten untuklebih meningkatkan pelayanan publik di bidang informasi melalui akses internet. Website ini kedepan akan lebih dikembangkan dan menyajikan data data, informasi dari setiap SKPD serta berita berita daerah yang selalu update setiap hari, sehingga informasinya benar benar bermanfaat bagi masyarakat. Bagi pembaca yang ingin mengakses data, berita dan informasi lainnya tentang Kabupaten Kapuas silahkan mengunjungi URL http//www.kapuaskab.go.id, akses ke website ini bias dilakukan melalui computer/laptop maupun handphone yang mempunyai fitur layanan internet. Dihimbau kepada seluruh SKPD yang ada di Kabupaten Kapuas agar menyiapkan data dan operatornya masing masing untuk melakukan input data/informasi instansinya masing masing, karena di dalam website sudah disiapkan ruangan/blog oleh administrator untuk setiap SKPD, yang nantinya akan dikelola oleh masing masing SKPD tersebut. Semakin cepat pemberian informasi (input data), maka akan semakin menyempurnakan menu yang sudah ada di website kapuaskab.go.id sehingga data yang bias diakses oleh masyarakat akan lebih banyak dan beragam sesuai dengan informasi yang dibutuhkan. WEBSITE RESMI PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS DIAKTIFKAN KEMBALI SEJAK BULAN JANUARI 2010 DIKELOLA OLEH BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KAPUAS
http://www.kapuaskab.go.id

Default url :

atau http://kapuaskab.go.id

Kedepannya untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola dari masing masing SKPD, maka akan diadakan Sosialisasi/Pelatihan/Bintek tentang tata cara registrasi, input data di website kapuaskab.go.id. Sasaran dari pelatihan ini adalah operator TI dari tiap SKPD yang ada di Kabupaten Kapuas, yang rencananya akan diselenggarakan pada tahun anggaran 2010 (ABT) dan pada Tahun Anggaran 2011. (humas dan protokol)

31