You are on page 1of 40

Salam Redaksi

Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh
PELINDUNG 1. Bupati Kapuas Ir.MUHAMMAD MAWARDI, MM 2. Wakil Bupati Kapuas SURARIA NAHAN, Dipl.ATP.,ST PEMBINA Sekretaris daerah Kabupaten Kapuas Drs. NURUL EDY, M.Si PENASEHAT/PENGARAH 1. Asisten Pemerintahan dan KESRA 2. Asisten Ekonomi dan Pembangunan 3. Asisten Administrasi Umum 4. Kepala Dinas Pekerjaan Umum 5. Kepala Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Kapuas 6. Direktur PDAM Kapuas PENANGGUNG JAWAB/ PEMIMPIN REDAKSI Kepala Bagian HUMAS dan Protokol Drs. M. Hafizi WAKIL PIMPINAN REDAKSI Sapto Subagio KOORDINATOR LIPUTAN Pangeran S.Pandiangan,S.Hut Rupawansyah, SH KOORDINATOR DISTRIBUSI L u n d i, S.Sos REDAKTUR EKSEKUTIF Hadi Suwandoyo, SE REDAKTUR PELAKSANA Dedy Purnadibrata, SE REDAKSI 1. Arthir Menteng, SE 2. M. Akhmad 3. S u w a n d i 4. M. Solikhin SEKRETARIS REDAKSI : 1. Bidang Pemerintahan Budi Kurniawan,S.Sos.,M.Si 2. Bidang Hukum Nanang Taufik Adi Pramudya,SH.,M.Hum 3. Bidang Pembangunan Muh Indra Jaya, S.STP 4. Bidang Kemasyarakatan Yan Safriansyah,S.STP.,M.Si FOTOGRAFER/KAMERAMEN M. Kardin KEPALA LAYOUT Abdul Rohim, SE WAKIL KEPALA LAYOUT Iwan Pahruji, SE

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

DAFTAR ISI DAFTAR ISI
Salam redaksi ........................ Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi Kapuas.................... Komisi IV DPR RI dukung Pengembangan 500 Ha ........ Bupati Lepas 324 JCH........... Peringatan hari Pahlawan ..... Bupati Canangkan Go Grasss Bupati berbaur dg ribuan peserta jalan sehat ................ Anak Jainudin Gantikan ........ Kapuas Pertama Masuk Muhammadiyah di Kalteng .... Amal Usaha Muhammadiyah Pawai Ta'ruf Muswil .............. Pemkab & Kajari Teken ......... PT.Agama Tinggi Kalteng...... Ketua PN Jadi Irup ................ Bupati Raker dg Gubernur .... Cita Rasa FC Juara I Futsal.. Ketua Kwarcab Pramuka ....... Bupati buka Jambore Tagana Rombongan Komisi V DPR ... Rakordal Bukan Ajang ........... Pemkab Dukung PUAP ......... Kebersamaan Korpri ............. MUI Dukung Pemkab ............ Kesehatan, Pendidikan, Infrastruktur Prioritas 2011 .... Kua & Ppas 2011 Disyahkan.. Usia 1 Tahun, Bangun Harjo . Bangunan Walet Belum ......... DPD RI Diharapkan Dukung.. Gerakan Tanam Padi ............ Bupati Lepas Pawai Takbiran. Bupati Qurban 10 ekor sapi.... Forum Bappeda Tingkatkan .. Hapsak Pancasila .................. Keterbukaan Informasi Publik Perkembangan Informasi....... Profil RSUD. Kapuas.............. 2 2 2 3 3 3 5 5 5 6 6 6 8 8 8 9 9 9 10 10 10 12 12 12 13 13 13 14 14 14 15 15 15 18 18 18 19 19 19 19 19 19 20 20 20 20 20 20 21 21 21 21 21 21 22 22 22 24 24 24 24 24 24 25 25 25 25 25 25 26 26 26 26 26 26 27 27 27 27 27 27 28 28 28 29 29 29 30 30 30 32 32 32 34 34 34 35 35 35 35 35 35 36 36 36 37 37 37

Edisi ke enam kali ini
merupakan edisi pemungkas pada penghujung tahun 2010. Pada edisi ini kami menyajikan satu liputan khusus tentang kondisi terkini RSUD Kapuas. Disamping itu kami juga menerbitkan dua kegiatan tingkat Provinsi Kalteng sebagai tuan rumah Muswil Muhammadiyah dan Forum Bappeda se Kalteng. Kemudian pada tahun ini Kabupaten Kapuas juga dikunjungi oleh Menteri Lingkungan Hidup, Komisi IV dan Komisi V DPR RI, DPD RI, Kepala Pengadilan Tinggi Agama dan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng. Kami berharap sajian ini mampu membawa manfaat bagi kita semua.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb
K. Kapuas, 07 Desember 2010 Pemimpin Redaksi Majalah AMANAH Drs. M. HAFIZI

Edisi PERDANA

Edisi KEDUA

DESIGN GRAFIS/ILUSTRATOR
R a k h m a n, SE BAGIAN KEUANGAN 1. M. Romansyah 2. Nerylia Paulina, S.STP ALAMAT REDAKSI Bagian HUMASPRO Setda Kab. Kapuas Jl. Pemuda Km.5,5 No.01 Telp.(0536) 21686 Fax (0513)21732) K. Kapuas DASAR Keputusan Bupati Kapuas No. 333/HUMASPRO TAHUN 2009 Tanggal 2 Mei 2009

Edisi KETIGA

Edisi KEEMPAT

Edisi KELIMA

2 2

M

enteri Lingkungan Hidup RI , Prof

DR Gusti Muhammad Hatta , Minggu (17/10), melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Kapuas. Kedatangan Menteri disambut langsung Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM di rumah jabatan Bupati. Turut mendampingi Bupati, Ketua DPRD Kapuas Robert Gerung,SE.MM, Unsur Muspida ,Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST, Sekda Drs H Nurul Edya Msi, Kepala SKPD dan Ketua TP PKK Hj Aliyah Mawardi. Sebelum memasuki rumah jabatan Bupati , Menteri Lingkungan Hidup di sambut dengan tarian dayak oleh sanggar tari Riak Nyalong Kuala Kapuas. Dalam paparannya kepada Menteri , Bupati HM Mawardi menyampaikan profil daerah Kabupaten Kapuas, diantaranya kondisi geografis, kependudukan, struktur ekonomi daerah , pertumbuhan ekonomi tahun 2009 serta Visi dan Misi pembangunan Kabupaten Kapuas. Berkaitan dengan pembangunan lingkungan hidup ,Pemerintah Kabupaten Kapuas telah memasukannya dalam misi pembangunan daerah 2008-2013 , yaitu “ Pengelolaan Lingkungan dan Manajemen Lahan” terang HM Mawardi. Sementara itu, Meteri Lingkungan Hidup , Gusti Muhammad Hatta mengatakan , ia memang secara sepintas mengikuti perkembangan Kabupaten Kapuas, secara kualitatif ada kemajuan. “ Diantarannya, kemajuan dari segi pimpinannya, sebenarnya semangat Bupati HM Mawardi untuk membangun Kabupaten sangat tinggi , walaupun dengan keterbatasan dana” ungkap Menteri Muhammad Hatta. Arah kebijakan pembangunan yang disampaikan Bupati , dinilai Menteri sudah bagus sekali, seperti mendorong sektor jasa. Menteri menyatakan siap membawa bahan-bahan/meteri dari Kabupaten Kapuas ke luar negeri untuk disebar luaskan sebagai bahan promosi.

Di dalam program nasional, lingkungan hidup termasuk yang prioritas nomor sembilan. Sekarang ini Indonesia sedang mencanangkan “ Pembangunan Hijau “ , yaitu pembangunan hijau dilingkungan jalan. Kita sekarang, katanya , betul-betul menerapkan energi yang ramah lingkungan,” seperti Presiden mau membangunan 10.000 megawat listrik, itu 48 persen diinginkan Presiden berasal dari panas bumi “ terangnya. Batubara termasuk yang tidak ramah lingkungan, emisinya banyak sekali, kemudian dalam mengambil batubara , merusak hutan atau lingkungan,

“ makanya 48 pesren diambil dari panas bumi , listrik yang dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) juga termasuk ramah lingkungan , sisanya yang lain, seperti batu bara dan minyak . hal itu sekarang yang betul-betul mau di terapkan “ ucap Menteri. Kalteng termasuk daerah yang menjadi prioritas dalam rangka pencegahan bahaya kebakaran hutan dan lahan sehingga tidak terjadi asap. “ Yang penting bagi kita, kata Menteri, harus menjaga lingkungan, pembangunan tetap dilaksanakan, tetapi yang arahnya ke ramah lingkungan” Pada Kunker itu , Menteri Lingkungan Hidup , Gusti Muhammad Hatta melakukan penanaman pohon penghijauan di pinggir Jalan Maranti Kuala Kapuas, diikuti Bupati HM Mawardi ,Unsur Muspida, Wakil Bupati Suraria Nahan, Ketua TP PKK Hj Aliyah Mawardi daan sejumlah undangan lainnya. (Humaspro)

3 3

4 4

K

omisi IV Dewan Perwakilan Rakyat “ Pemerintah Kabupaten Kapuas harus membuat suatu terobosan-terobosan, Republik Indonesia (DPR RI) sangat sehingga tidak terjebak pada kegiatan mendukung bila Kabupaten Kapuas bisa pembangunan yang sangat rutin, pada satu mengembangkan 500.000 hektar untuk sisi kita memang di gilas oleh nilai lahan pertanian , “ ini yang diinginkan kebutuhan yang begitu besar”, ungkap menjadi terobosan “ , ungkap Herman Khoeron, Wakil ketua Komisi IV DPR RI , Herman. Pertumbuhan penduduk hasil sensus penduduk 2010 mencapai 237 juta selaku Ketua Tim. Dukungan itu ia jiwa , menjadi kewaspadaan kita untuk sampaikan pada saat Kunjungan Kerja (Kunker) 11 anggota Komisi IV DPR RI di mempersiapkan ketahanan pangan, sebagai kedaulatan dan martabat bangsa. Dengan Kabupaten Kapuas, Kamis (28/10), Kunker ini, katanya, untuk mengetahui didampingi mitra kerja nya , pejabat dari lebih jauh tentang hasil pembangunan dan Kementerian Perikanan dan Kelautan, untuk melihat potensi yang bisa di Kementerian Pertanian dan Bulog. kembangkan di Kabupaten Kapuas Komisi IV sangat mendukung program terobosan perluasan lahan pertanian , untuk kedepan , “Komsis IV siap membantu” ungkap Herman Khoeron. kontribusi terhadap swasebada pangan (beras) nasional.

Dibidang pertanian , Komisi IV ingin tetap menjaga swasebada pangan, terutama beras, gula , kedelai dan jagung.Harapan besar untuk mewujudkan itu, tertumpu kepada daerah-daerah yang memili lahan luas, seperti Kalimantan, banyak potensi , namun perlu digali semaksimal mungkin. “ Ketersediaan lahan tetap di pertahankan , untuk menjaga swasembada pangan” , ini sangat penting tegas Herman. Kalimantan, termasuk di dalamnya Kabupaten Kapuas , proyeksinya jelas bahwa peruntukan lainnya untuk lahan hutan itu dialokasikan untuk perluasan lahan tanaman pertanian. Dengan Kunker ini, katanya , untuk mengetahui lebih jauh tentang hasil pembangunan dan untuk melihat potensi yang bisa di kembangkan di Kabupaten Kapuas kedepan , “Komsis IV siap membantu” ungkap Herman Khoeron. Dibidang pertanian , Komisi IV ingin tetap menjaga swasebada pangan, terutama beras, gula , kedelai dan jagung. Harapan besar untuk mewujudkan itu, tertumpu kepada daerah-daerah yang memili lahan luas, seperti Kalimantan, banyak potensi , namun perlu digali semaksimal mungkin. “ Ketersediaan lahan tetap di pertahankan , untuk menjaga swasembada pangan” , ini sangat penting tegas Herman. Kalimantan, termasuk di dalamnya Kabupaten Kapuas , proyeksinya jelas bahwa peruntukan lainnya untuk lahan hutan itu dialokasikan untuk perluasan lahan tanaman pertanian. (Humaspro)

5 5

B

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM ,

Minggu (24/10) pagi melepas dengan resmi 324 orang Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kapuas, berlangsung di halaman rumah jabatan Bupati. Kepada seluruh JCH, HM Mawardi mengingatkan agar luruskan niat dengan ibadah yang menyertainya, hanya karena Allah SWT semata dan peliharalah niat tersebut agar jangan sampai bergeser apalagi mendua. Laksanakanlah semua ibadah sesuai syarat dan rukunnya sebagaimana yang telah dipelajari pada saat bimbingan manasik haji , dan hindarkanlah segala hal-hal yang dilarang oleh syari’at Agama. Jaga kesehatan , agar dapat melakukan semua ibadah dengan baik serta jauhilah kegiatankegiatan yang tidak berguna apalagi sia-sia. Sebagai tamu Allah SWT, tunjukkanlah dalam semua amalan, kegiatan yang berciri akhlaq yang mulia. Jaga kekompakan dan kesetiakawanan dalam kelompok jemaah serta taatilah aturan-aturan

yang di gariskan, baik saat dalam perjalanan maupun ketika di tanah suci. HM Mawardi minta, selipkanlah dalam doa di tanah suci nanti, agar negara dan bangsa kita, khususnya daerah tercinta Kabupaten Kapuas semoga dianugerahi oleh Allah

kedamaian, kesentausaan dan kesejahteraan lahir bathin, serta di jauhkan dari perpecahan dan segala macam bencana yang menimpa. Kepada ketua regu dan rombongan , bimbing dan layanilah jemaah dengan baik serta rasa ikhlas dan dengan pendekatan kepemimpinan yang Islami, agar dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan benar. Koordinasikan dengan pihak terkait dalam menyelesaikan masalah yang timbul dan bantulah pimpinan keloter dalam melaksanakan pelayanan dan bimbingan kepada jemaah, pinta HM Mawardi. Menurut Kepala Kementerian Agama Kab.Kapuas Drs.H.Mahli, JCH Kapuas terdiri dari 154 orang laki-laki dan 170 orang perempuan, tergabung dalam Kelompok Terbang (Keloter) 6 dan 17. Keloter 6 berjumlah 227 orang Insya Allah akan berangkat dari embarkasi Banjarmasin menuju Arab Saudi melalui airport King Abdul Aziz Jenddah pada Tanggal 26 Nopember 2010 pukul 03.30 Wita. Selanjutnya terang Mahli, Keloter 17 berjumlah 98 orang , meninggal dunia 1 orang atas nama Siti Fatimah binti Adam , berangkat dari embarkasi Banjarmasin menuju Arab Saudi pada Tanggal 10 Nopember 2010. Hadir pada pelepasan itu, Wakil Ketua DPRD Kapuas H Aserani,SE, Unsur Muspida, Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Kepala SKPD, Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Ketua TP PKK Hj Aliyah Mawardi, Alim Ulama, para undangan dan sejumlah keluarga dan kerabat JCH Kapuas yang memenuhi halaman dan jalan di sekitar rumah jabatan Bupati Kapuas. ( Humaspro )

6 6

7 7

U

pacara bendera memperingati Hari

Pahlawan, Rabu (10/11) di Stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas berlangsung sederhana namun khidmad, di tandai dengan mengehingkan cipta selama 60 detik dipimpin Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM selaku inspektur upacara. Bupati HM Mawardi pada kesempatan itu membacakan amanat tertulis Menteri Sosial Republik Indonesia DR Salim Segaf Aljufri,MA. Dalam amanatnya Menteri Sosial mengatakan, Hari Pahlawan seperti yang kita peringati pada hari ini dilaksanakan dengan mengedepankan upaya menumbuh kembangkan nilai kepahlawanan dan bagaimana kita dapat mengambil makna yang terkandung didalamnya untuk kemudian diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat dan nilai-nilai luhur pahlawan/ pejuang seperti rela berkorban, pantang menyerah, percaya pada kemampuan diri sendiri , suka menolong dan sebagainya sebagaimana yang tercermin dalam pertempuran 10 November di Surabaya, hendaknya dapat mengugah hati kita untuk berjuang bersama melawan berbagai persoalan dan masalah tersebut. Melalui momentum peringangatan hari Pahlawan , diharapkan rasa kesetia kawanan sosial sebagai anak bangsa dapat tumbuh dan berkembang yang pada akhirnya dapat digunakan sebagai salah satu modal untuk menyelesaikan masalah bangsa. Mensos yakin, apabila seluruh elemen bangsa memilki kesadaran untuk mengamalkan semangat nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari, maka rasa kesetiakawanan sosial dengan sendirinya akan meningkat. Melalui momentum peringatan hari Pahlawan Tahun 2010,

kita rapatkan barisan berjuang membangun negeri untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, sehingga bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa yang bermartabat yang dapat berdiri sejajar dengan negara lain didunia serta keutuhan negara kesatuan republik Indonesia dapat terus terjaga. Hari Pahlawan tahun ini mengangkat tema “ Dengan Semangat Nilai Kepahlawanan Kita Tingkatkan Kesetiakawanan Sosial Nasional” Selain upacara bendara , peringatan hari Pahlawan di Kuala Kapuas diisi dengan ziarah ke taman makam pahlawan Kecana, di pimpin Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST dan pemberian bingkisan kepada anggota veteran. Pada upacara hari pahlawan tersebut , lima orang pelajar SLTP secara bergantian membacakan pesan-pesan pahlawan. Dihadiri Ketua DPRD Kapuas Rober L Gerung SE,MM , Unsur Muspida, Ketua pengadilan Negeri Agustinus Setya Wahyu SH, Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST, Para Veteran, Pepabri, Kepala SKPD , Ormas , dan sejumlah peserta upacara lainnya.

8 8

B

upati Kapuas Ir HM Mawardi, Rabu

(27/10) mencanangkan Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (Go Grasss) di Desa Lamunti B-2 Kecamatan Mantangai, ditandai dengan penyerahan material sambungan baru secara simbolis dan penekanan tombol penyalaan perdana oleh Bupati. Disaksikan Unsur Muspida Kapuas, Kepala SKPD, Manajer Bidang Keuangan PLN Kalselteng Burhanudin, Plt Manajer PLN Cabang Kuala Kapuas Mujiono MT, Camat Mantangai Drs M Nuh, dan sejumlah warga masyarakat setempat. Dalam sambutannya Bupati HM Mawardi menegaskan, konsep PLN hari ini harus sudah berubah , tidak cukup hanya aktif saja tetapi harus pro aktif untuk

menyediakan listrik baik kuantitas maupun kualitasnya. Go Grasss yang dicanangkan PLN telah secara jelas ingin secara transparan membuka diri kepada pelanggan bahwa untuk memperoleh akses listrik PLN tidak pernah mengenakan biaya-biaya tambahan apapun di luar ketentuan , apalagi masyarakat kecil.Cukup sudah polemik seputar biaya pemasangan sambungan PLN “ , HM Mawardi mengajak semua unsur di Kabupaten Kapuas , untuk mendukung upaya PLN yang berusaha menegakkan aturan , membasmi pungutan liar, calo, baik yang dilakukan internal maupun di luar PLN, karena komitmen PLN telah jelas masyarakat harus dilayani dengan baik dan sesuai ketentuan yang telah ada.

Menurut Plt Manajer PLN Cabang Kuala Kapuas Mujiono MT, Kantor PLN Cabang Kuala Kapuas yang berada di wilayah Kabupaten Kapuas memiliki daftar tunggu sebanyak 770 calon pelanggan, sementara yang mendaftar kembali sebanyak 394 calon pelanggan , dan hingga saat ini masih tetap menunggu pendaftaran. Hingga saat ini, akses jaringan listrik Desa Lamunti telah menjangau 8 Desa dari 14 Desa yang ada, dan jumlah pelanggan yang memanfaatkan program Go Grasss 2010 , sebanyak 138 pelanggan. Manajemen PLN Cabang Kuala Kapuas menginstrusikan kepada seluruh jajaran di Kantor Cabang,Ranting hingga unit terkecil untuk melakukan penyambungan listrik kepada pelanggan yang telah membayar BP-UJ di PLN , selama secara tehnis memungkinkan meskipun instalasi rumah belum tersedia, tegas Mujiono. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat memahami bahwa prosudur permohonan penyambungan listrik bukan hal yang sulit dan berbelit-belit, sehingga tidak perlu memakai jasa calo atau oknum yang ingin mengambil keuntungan dari proses tersebut, ungkap Mujiono. Selasai pencanangan, Bupati Kapuas HM Mawardi didampingi unsur Muspida , Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir Amry Baharuddin, Kepala Bappeda Ir Herson B Aden,Msi dan pihak rekanan meninjau pembangunan jalan darat, Kuala Kapuas – Mantangai. ( Humaspro )

Bupati Kapuas HM Mawardi saat menyerahan material sambungan baru secara simbolis

9 9

S

etelah melepas peserta jalan sehat,

Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM ikut berbaur bersama ribuan peserta jalan sehat, Minggu (31/10) pagi. Pelepasan peserta jalan sehat ditandai dengan pengibarkaan bendara start oleh Bupati , bertempat di Lapangan Bukit Ngalanggkang Kuala Kapuas. Jalan sehat itu di gelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kalteng Pos ke-17 dan HUT Bank Pembangunan Kalteng ke-49, berlangsung meriah, diikuti ribuan peserta mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Peserta jalan sehat melewati route , Jalan Letjed Suprapto, RA Kartini, Pdt Sethaji, DI Panjaitan , A.Yani, Jalan Jend Sudirman dan finish di Lapangkan Bukit Ngalangkang. Sebelum Bupati HM Mawardi mengundi kupon hadiah utama berupa tiga buah sepeda motor matic, ia menghimbau kepada masyarakat Kota Kuala Kapuas Khususnya dan Kabupaten Kapuas umumnya,

untuk bersama-sama menjaga kebersihan. “ Menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing dan Kota Kuala Kapuas

sebagai Kota AIR ( Aman, Indah dan Ramah) yang kita cintai” ,ajak HM Mawardi. Ia mengajak kepada peserta jalan sehat menyampaikan terima kasih kepada Kalteng Pos dan Bank Pembangunan Kalteng yang telah melaksanakan kegiatan tersebut. “ Dengan berolah raga jalan sehat , kita akan sehat dan bugar sehingga dapat melaksanakan aktifitas masing-masing dengan baik “, ungkap HM Mawardi. Tampak hadir bersama Bupati , Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra,SH,SIK, ,Kasdim 1011 Kapuas Mayor Inf Cecep, Wakapolres Kompol Didik Sugiarto,SH, SIK, Kepala SKPD, Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas Drs M Hafizi, Jajaran Manajeman Kalteng Pos serta Pimpinan Bank Pembangunan Kalteng Cabang Kuala Kapuas beserta jajarannya. (Humaspro)

10 10

11 11

Sesekali Fiqri Haikal juga melontarkan guyonan-guyonan yang mampu membawa para undangan tertawa. Dalam tausiahnya Fikri mengangkat tentang kondisi bangsa dan negara ini. Menurutnya saat ini bangsa sedang dilanda kesusahan. Hal ini dapat terlihat dari fenomena yang sulit saat ini. Misalnya mencari kerja susah, penganguran meningkat serta susahnya masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bahkan saat ini perekenomian Indonesia juga masih belum stabil karena sering kali harga barang mengalami kenaikan. ”Maka dari itu kita sebagai umat muslim untuk dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

W

alaupun rencana tablig akbar yang

mendatangkan daisejuta umat Zainuddin MZ batal dilakukan, tapi tak menyurutkan ribuanwarga Kapuas untuk datang ke Bukit Ngalangkang, Selasa (26/10) siang. Kedatangan Zainuddin MZ digantikan oleh anaknya Ustad Fiqri Haikal. Menariknya perawakan dan gaya bicara Fiqri Haikal hampir sama dengan ayahnya Zainuddin MZ. Bahkan tutur bicara nyaris sama dengan ayahnya. Hal ini tentu saja cukup mengobati ribuan undangan yang datang di Lapangan Bukit Ngalangkang.

Hal ini penting dilakukan agar kita masuk dalam kumpulan orang-orang yang beriman dan bertaqwa,” ucap Fikri. Disamping itu dirinya juga meminta umat muslim untuk selalu berdoa agar bangsa dan negara ini dihindarkan dari segala mara bahaya. Apalagi diketahui saat ini Bangsa Indonesia sering sekali tertimpa bencana. Sebelumnya Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya mengatakan acara tablig akbar ini merupakan rangkaian dari Rapat Kerja Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini juga sebagai ajang silahturami ulama se Kabupaten Kapuas. Tampak hadir saat tablig akbar berlangsung yakni Kapolres Kapuas, Dandim Kapuas, Kepala Pengadilan Negeri serta Wakil Ketua DPRD. Tak ketinggalan juga sejumlah tokoh agama dan masyarakat seperti Ketua MUI KH Abdul Muthalib serta Ketua FKUB Masyumi Rifai. (Humaspro)

12 12

usyawarah kali ini terasa istimewa, karena di selenggarakan di Kota Kuala Kapuas yang merupakan pertama kalinya Muhammadiyah masuk ke Kalteng, tepatnya di Kelurahan Mambulau Kecamatan Kapuas Hilir, pada Th.1927 M. Hal itu diungkapkan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada Penutupan Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Muhammadiyah dan Aisiyah Kalteng, Minggu (17/10) di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas.

M

Muhammadiyah dan Aisiyah merupakan gerakan Islam modern tersebar diseluruh pelosok Indonesia bahkan di luar negeri, termasuk di Provinsi Kalteng. Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid pembaharuan yang bergerak di bidang dakwah, sosial, pendidikan, kesehatan, yang pada umumnya bisa dirasakan oleh masyarakat Kalteng pada umumnya dan Kabupaten Kapuas pada khususnya, terang HM Mawardi. Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Drs H Syukrianto AR, M,Hum Syukriyanto mengatakan, Muhammadiyah merupakan organisasi dan persyarikatan yang selalu merindukan, bagaimana karakter bangsa kita ini bisa baik , seperti etos kerja dan etos ilmu, termasuk didalamnya tentang keterbukaan , kejujuran, keadilan dan sebagainya.

Ini bagian dari karakter yang harus kita kejar dan laksanakan. Kepada pengurus baru, ia mengingatkan, bagaimana menindak lanjuti programprogram yang sudah diputuskan, dengan sebaik-baiknya, supaya kedepan, Muhammadiyah di Kalteng bisa mendorong tumbuhnya ekonomi dan kecerdasan masyarakat. Pada Muswil itu, terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalteng Drs H Ahmad Syar’i M.Pd dan Sekretaris Drs H Mazrur,M.Pd. Sedangkan Pimpinan Wilayah Aisiyah (PWA) Kalteng terpilih sebagai Ketua Dra.Hj.Noorhayati,MT,MM , Sekretaris Dra.Hj.Raudathul Jannad,M.Pd, periode 2010-2015. Hadir pada penutupan Muswil tersebut, Pimpinan Pusat Aisiyah , Walikota Palangka Raya HM Riban Satia, Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung, Unsur Muspida, Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Kepala SKPD, Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Ketua TP PKK Hj Aliyah Mawardi serta sejumlah peserta dan peninjau Muswil VII Muhammadiyah dan Aisiyah Kalteng. (humaspro)

13 13

Diusia ke 35 tahun Muhammadiyah di
Kalteng telah mengalami banyak perkembangan dan kemajuan. Hal itu terbukti dengan beberapa amal usaha yang dimiliki. Saat ini tercatat Muhammadiyah telah memiliki tiga perguruan tinggi, 10 SMA/SMK, 7 SMP, 4 SD/MI, 25 TK/TPA Bustanul Atfal, 1 rumah sakit, 39 masjid/musholla, 3 panti asuhan, balai pengobatan, koperasi dan 100 hektar lebih tanah untuk pengembangan alam usaha kedepan. “Semua itu dapat terjadi karena kegigihan, keiklasan dan kesabaran para pengurus, simpatisan dan dukungan pemerintah karena kegiatan Muhammadiyah telah terbukti dan bermanfaat untuk masyarakat, bukan hanya untuk orang Islam, tetapi untuk masyarakat luas,” kata Ketua Wilayah Muhammadiyah Kalteng Drs H Muchtar M.Si saat memberikan sambutan pada acara

Musyawarah Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah di Gedung Gandang Garantung, Jumat (15/10) malam.Menurut Muchtar, yang kini dipercaya sebagai Plh Bupati Kobar ini bangsa Indonesia dihadapkan kepada era globalisasi dengan berbagai pengaruh dunia yang dapat berdampak kepada budaya dan karakter bangsa, keimanan dan ketaqwaan bangsa Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan tema Muswil VII adalah Membangun Karakter Bangsa Menuju Peradaban Utama. Program Muhammadiyah memiliki kesamaan tujuan dan sasaran dengan program kerja pemerintah pusat dan daerah, sehingga adalah wajar apabila pemerintah membantu kegiatan-kegiatan Muhammadiyah. Bahkan kini Muhammadiyah juga senantiasa untuk menjadi organisasi yang mandiri.

Sementara itu Gubernur Kalteng Teras Narang dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran menyebutkan Muhammadiyah adalah sebuah organisasi keagamaan yang besar di Indonesia. Selama ini telah berkiprah dengan baik dan menunjukkan eksistensinya sebagai suatu bagian dari mozaik kemasyarakatan. Saya berterima kasih kepada Muhammadiyah atas sumbangan besar bagi pembangunan sumber daya manusia dengan pengembangan perguruan tinggi serta bidang kesehatan dengan pembangunan Sapto.S Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah,” katanya. Pada kesempatan itu Gubernur berharap, Muswil Muhammadiyah merupakan peristiwa penting dan hendaknya dapat dibahas beberapa topik yang melanggeng kan perjalanan Muhammadiyah kedepan, berupa rumusan akan program kerja yang benar-benar dapat dilaksanakan sesuai dengan kondisi yang ada di sekitar kita. Pembukaan Muswil tersebut juga dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Wakil Ketua DPRD kalteng, Pimpinan Pusat Aisyiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah se Kalteng. Selain itu tampak pula unsur muspida, tokoh masyarakat. Selain itu ratusan peserta dan undangan juga hadir, sehingga kafasitas gedung tidak mampu menampung banyaknya peserta dan udangan yang hadir. Namun demikian panitia telah menyedian tenda dan kursi di luar gedung. (humaspro)

14 14

R

atusan pemuda, anak-anak dan orang tua tumpah

ruah di jalan, Jumat (15/10) sore. Mereka tampak atusias mengikuti kegiatan Pawai Taaruf dalam rangka turut memeriahkan Musyawarah Wilayah (Muswil) Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 7 tingkat Provinsi Kalteng. Kegiatan ini dilepas langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi didampingi Pimpinan Pusat Muhammadiyah H Syukrianto dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalteng H Muchtar ditandai dengan pengibaran bendera start. Para peserta terdiri dari perwakilan pengurus Muhammadiyah se Kalteng ditambah para pelajar dan mahasiswa serta penggembira. Bahkan sejumlah anakanak, mulai dari TK sampai sekolah dasar juga turut serta dalam pawai tersebut. Mereka duduk didalam puluhun beca yang dihias sedemikian rupa sehingga menarik perhatian penonton dan undangan yang hadir. Selain itu tampak pula atrakasi seni bela diri karete yang dibawakan oleh perguruan silat Tapak Sakti. Mereka menyempatkan diri mempraktekkan keahlian meraka dalam seni bela diri dihadapan Bupati Kapuas HM Mawardi. Kemudian ada pula atraksi drumband yang dibawakan oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah. Sebelum melepas pawai taaruf, Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan Muswil Muhammadiyah kali ini diselenggarakan bertepatan dengan usia 100 tahun (satu abad) Persyarikatan Muhammadiyah dan memasuki abad-2. Maka dari itu hasil Muswil Muhammadiyah dan Aisyiyah akan mewarnai persyarikatan dimasa yang akan datang. “Tokoh-tokoh Muhammadiyah selalu hadir mempersembahkan yang terbaik bagi umat, bangsa dan negara. Program-program Muhammadiyah dan Aisyiyah ditujukan untuk membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, beradab dan berkeadilan,” kata Mawardi. Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan selamat selamat datang kepada para peserta dan penggembira dan seluruh warga Muhammadiyah di arena Muswil Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kota Kuala Kapuas. Selamat bermusyawarah, semoga sukses dan semoga muswil ini menjadi muswil teladan. ( humaspro )

15 15

16 16

17 17

P

emerintah Kabupaten Kapuas dan

Kejaksanaan Negeri Kapuas kembali mendandatangani piagam kerjasama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Penandatanganan di lakukan antara Bupati Kapuas HM Mawardi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Saifudin Tagamal, Selasa (9/11) pagi. Menariknya penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng Muhammad Yusuf SH MH. Selain itu tampak pula Ketua DPRD Kapuas Robert Gerung, Wakil Bupati Suraria Nahan, Kepala Pengadilan Negeri Wahyu Setia. Menurut Bupati pendatanganan ini sesuai dengan amanat UU Nomor 16 Tahun 2004 pasal 30 ayat 2, dimana bidang perdata dan tata usaha negara kejaksaan dengan kuasa khusus dapat bertindak baik di dalam maupun di luar pengadilan untuk dan atas nama negara/ pemerintah. Selanjutnya pada pasal 33 UU Nomor 16 Tahun 2004, juga disebutkan bahwa kejaksaan dalam melaksanakan tugas dan wewenang, membina hubungan kerjasama dengan badan penegak hukum dan keadilan serta badan negara atau instansi lainnya.

“MoU ini sebagai tindak lanjut amanat Undang-undang. Kerjasama itu telah dituangkan dalam piagam kerjasama antara Kejari dan Pemkab Kapuas yang kebetulan telah berakhir pada tanggal 4 November lalu,” kata Bupati. Kerjasama ini merupakan kerjasama lanjutan dengan jangka waktu satu tahun kedepan. Penandatanganan ini juga dimaksudkan sebagai langkah antisipatif atas semakin maraknya tuntutan dan gugatan, baik dari

masyarakat atau pihak ketiga khususnya dibidang perdata dan tata usaha negara. “Hal itu merupakan konsekwensi logis pesatnya pembangunan dan investasi di daerah yang diiringi dengan meningkatnya kesadaran hukum masyarakat akan hakhaknya sebagai warga negara,” terangnya. Sementara itu Kajari Kapuas Saifudin Tagamal menjelaskan dengan ditandatanganinya penandatanganan ini, maka Pemkab Kapuas dapat meminta bantuan hukum, pertimbangan hukum maupun tindakan hukum lain, baik di luar pengadilan dalam bidang perdata dan tata usaha negara. Berdasarkan data 2009 Kejari Kapuas telah memperoleh Surat Kuasa Khusus (SSK) dari Bupati Kapuas dan 1 SSK dari Kepala Dinas Kehutanan. Kuasa khusus dari Bupati tersebut terdiri atas kuasa khusus untuk mewakil tergugat di PTUN sebanyak 3 SKK dan 2 SKK untuk mewakili di Pengadilan Negeri Kapuas. Sedangkan pada tahun 2010 terdapat 1 gugatan perdata kepada Bupati Kapuas di Pengadilan Negeri Palangka Raya, dimana surat gugatannya telah dikonsultasikan dan masih dilakukan telaahan. Usai penandatanganan dilakukan penyerahan cendaramata yang dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi dan Bupati Kapuas.

18 18

K

etua Pengadilan Tinggi Agama

Kalteng Drs H Samar Condi Nawawi SH mengunjungi Kota Kuala Kapuas, Jumat (15/10) pagi. Kunjungan ini dirangkai dengan pertemuan dengan Bupati Kapuas HM Mawardi yang mengambil tempat di Gedung Wanita Lawang Kameloh. Tak hanya Bupati Kapuas yang hadir, tampak pula Ketua Pengadilan Agama Kapuas Hj Nur Cahya, Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, sejumlah asisten dan Kepala SKPD lingkup Kabupaten Kapuas. Pertemuan tersebut selain bentuk silahturahmi juga dimaksudkan untuk mensosialisasikan Peradilan Agama. Menurut Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kalteng Samar Condi Nawawi Peradilan Agama berada di bawah Mahkamah Agung (MA). Menurutnya Pengadilan Agama merupakan sebuah lembaga peradilan di lingkungan Peradilan Agama yang berkedudukan di ibu kota Kabupaten atau kota. Sebagai Pengadilan Tingkat Pertama, Pengadilan Agama memiliki tugas dan wewenang untuk memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara-perkara antara orang-orang yang beragama Islam di bidang perkawinan, warisan, wasiat, dan hibah, yang dilakukan berdasarkan hukum Islam, wakaf dan shadaqah dan ekonomi syari'ah. ”Pengadilan Agama dibentuk melalui Undang-Undang dengan daerah hukum meliputi wilayah Kota atau Kabupaten. Susunan Pengadilan Agama terdiri dari Pimpinan (Ketua PA dan Wakil Ketua PA), Hakim Anggota, Panitera, Sekretaris, dan Juru Sita,” kata Samar Condi yang telah menjabat selama lima bulan ini.

Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemkab Kapuas dan masyarakat Kapuas, dirinya mengucapkan selamat datang di Kota Kapuas yang berjuluk Kota AIR (Aman, Indah dan Ramah). Daerah Kapuas menurutnya merupakan daerah pinggir sungai dengan kondisi pasang surut. Lebih jauh Bupati juga menjelaskan kondisi Kabupaten Kapuas. Menurutnya Kapuas terdiri dari 12 kecamatan. Dulunya Kapuas merupakan Kabupaten induk dari dua

Kabupaten yang dimekarkan yakni Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Gunung Mas. ”Unggulan di daerah ini adalah padi, untuk diketahui saat ini Kabupaten Kapuas merupakan Kabupaten terbesar produksi padi yang merupakan salah satu lumbung padi di Provinsi Kalteng,” ungkapnya. Usai kegiatan dilakukan penukaran cendaramata yang dilakukan oleh Bupati dan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kalteng. ( Humaspro )

P

eringatan Hari Sumpah Pemuda yang

tepat jatuh pada tanggal 28 Oktober 2010 berlangsung hikmad, Kamis (28/10) pagi. Bertindak sebagai inspektur upacara (irup) yakni Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kapuas Agustinus Wahyu Setya. Ratusan peserta upacara tampak memadati Lapangan Panunjung Tarung. Tampak perwakilan TNI/Polri, PNS, para pelajar, tokoh masyarakat serta sejumlah Kepala SKPD. Selain itu tampak juga sejumlah

unsur muspida seperti Ketua DPRD, Kapolres serta Sekda Kapuas. Pada kesempatan itu juga dibacakan teks Pancasila oleh irup yang diikuti oleh peserta upacara. Kemudian dilanjutkan dengan Pembukaan UUD 1945. Lalu teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928 yang diikuti oleh para pemuda dan pemudi yang mengenakan pakaian daerah dari sejumlah daerah di Indonesia. Dalam sambutan tertulis Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng yang dibacakan oleh Wahyu Setya mengatakan peringatan Sumpah Pemuda ini memberikan kesempatan kepada kita semua untuk mengisi energi dan ide perjuangan dalam memajukan bangsa dan negara. “Kita selalu ingat, 82 tahun silam saat Kongres Pemuda Indonesia kedua

berlangsung dengan diikuti berbagai perkumpulan pemuda yang bersifat kedaerahan, kesukuan, kepanduan maupun keagamaan,” terangnya. Lebih lanjut dikatakan hasil-hasil kritik dan kreasi anak muda generasi demokrasi jelas telah dirasakan. Misalnya untuk bantuan hukum, layanan medis, pengajaran, penegakan HAM, pemberantasan korupsi, laporan jurnalistik dan masih banyak lagi tindakan pengabdian yang dilakukan oleh kaum muda. Disamping itu Kementerian Pemuda dan Olahraga mengajak semua pihak, pemerintah daerah, DPR masyarakat luas serta keluarga untuk menggunakan pendekatan arus utama kepemudaan dalam upaya pembangunan. “Kita berharap cara ini dapat membuka dan mengarahkan sumber-sumber daya kita pada pembangunan serta pemberdayaan pemuda. Target kita sebanyak mungkin pemuda mampu memiliki produktifitas tinggi dan kompetitif,” ungkapnya. (humaspro)

19 19

B

upati Kapuas HM Mawardi

bersama dengan instansi teknis menghadiri Rapat Kerja (Raker) Bersama Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang, Sabtu (23/10) pagi di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng di Palangka Raya. Raker ini sebagai bentuk tindak lanjut dari Raker Gubernur se Indonesia yang dilaksanakan di Makassar tanggal 19 sampai 20 Oktober 2010 dan dibuka langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudohoyo. Pada saat Raker bersama Gubernur Kalteng, Bupati Kapuas didampingi oleh Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden, Kepala Badan Kesbang Pol Linmas Jumrinson, Kepala Satpol PP Kapuas Yanabut serta Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Perry Noah.

Pada kesempatan itu Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang menyampaikan hasil rumusan Raker Gubernur se Indonesia. Hal yang menjadi pokok pembahasan tentang peningkatan ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Tercatat tujuh poin yang disampaikan. Pertama perlu kepekaan, kewaspadaan dan kemampuan mendeteksi secara dini berbagai potensi dan indikasi terjadinya gejolak sosial, baik dalam bentuk konflik horizontal maupun konflik vertikal. Kemudian dilakukan pencermatan dan pendalaman terhadap latar belakang dan akar masalah konflik, baik dibidang politik, ekonomi, maupun sosial lainnya sesuai situasi dan kondisi daerah. Agar tanggap dan sigap, jangan lalai atau under estimate dalam mengatasi konflik agar eskalasinya tidak meluas. Lalu penguatan peran Gubernur sebagai one single command dalam penangan konflik melalui penyempurnaan PP Nomor 19 Tahun 2010. Kemudian Gubernur selaku wakil Pemerintah perlu memantapkan peran Bupati, Walikota, Camat, Kepala Desa, dan Lurah, serta perangkat lainya seperti Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat

dalam penanganan konflik. Selaku wakil Pemerintah perlu meningkatkan peran aktif masyarakat dan lembaga kemasyarakatan yang ada untuk mencegah dan menyelesaikan konflik, seperti Komunitas Intelijen Daerah (Kominda), Forum (FKUB), dan Forum Pembaruan Kebangsaan (FKB). Gubernur selaku wakil Pemerintah perlu meningkatkan sosialisasi bagi warga masyarakat mengenai makna demokrasi dalam kehidupan politik, untuk mencegah terjadinya eforia berlebihan yang dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat. Gubernur selaku wakil Pemerintah perlu memperkuat wawasan kebangsaan melalui pembinaan ideologi Negara Pancasila dan citra tanah air, serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam rangka menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat. Pada kesempatan itu juga disampaikan paparan dari Kapolda Kalteng yang berbicara tentang ketentraman, ketertiban dan keamanan masyarakat di Provinsi Kalteng. Kapolda juga menjelaskan tentang prosedur tetap penanggulangan anarki. Selain itu disampaikan pula paparan dari Kaposwil BIN Kalteng yang berbicara tenteng situasi, kondisi terkini di wilayah Kalteng dari sisi kominda. Pada pertemuan ini juga dilakukan tanya jawab antara Bupati/Walikota se Kalteng. (Humaspro)

S

etelah melalui pertandingan di

babak final yang cukup ketat , akhirnya Cita Rasa FC dari Banjarmasin berhasil keluar sebagai juara I Turnamen Futsal 88. Juara II Thembok FC Banjarmasin, Juara III Sabaq FC Kuala Kapuas dan juara IV Nani Deco Kuala Kapuas. Jalannya pertandingan babak final Turnamen Futsal 88 disaksikan langsung oleh Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, Sabtu (16/10) malam, didampingi Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra SH SIK,

Wakapolres Kompol Didik Sugiarto SH SIK, Ketua Pengcab PSSI Kapuas Edy FahriansyahSH dan pemilik GOR Futsal 88 H Hendra. Kepada para pemanang Bupati HM Mawardi menyampaikan ucapan selamat, dan kepada yang belum berhasil agar terus giat berlatih, sehingga suatu saat nanti akan berhasil menjadi juara. Kepada klub-klub futsal di Kuala Kapuas, agar tehnik-tehnik permainan yang ditampilkan para juara dapat menjadi bahan pelajaran dan menjadi contoh yang baik. Kedepan , diharapkan HM Mawardi , di Kuala Kapuas akan lahir atlit-atlit futsal yang handal, yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kapuas. Diingatkannya, pada bulan Januari mendatang akan dilaksanakan turnamen futsal yang cukup besar,

yaitu “Bupati Cup”, maka ia berharap kepada para pemain futsal agar dapat berlatih dengan tekun dalam sisa waktu beberapa bulan mendatang. Tunjukan prestasi yang terbaik pada even futsal “Bupati Cup” mendatang, tantang HM Mawardi. Kepada H Hendra, pemilik GOR Futsal 88 , Bupati HM Mawardi menyampaikan terima kasih, dengan adanya lapangan futsal , “ Kuala Kapuas menjadi hidup, Kuala Kapuas bisa berkiprah pada turnamen futsal yang dilaksanakan di Banjarmasin maupun Palangka Raya, ujar HM Mawardi. Turnamen Futsal 88 itu diikuti 64 klub peserta , berasal dari Banjarmasin, Banjarbaru , Peleihari , Palangka Raya, Pulang Pisau, Sampit dan Kuala Kapuas sendiri. Penutupan Turnamen Futsal 88, ditandai dengan penyerahan piala kepada para pemenang dan pertandingan persahabatan antara Unsur Muspida dangan PWI Perwakilan Kapuas, yang dimenangkan unsur Muspida dengan skor 3-1.. (Humaspro)

20 20

B

upati Kapuas selaku Ketua Majelis

Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kapuas, melantik Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kapuas masa bakti 2010-2015 , yang di Ketuai Drs H Nurul Edy Msi (Sekda Kapuas). Pelantikan tersebut dirangkai dalam upacara peringatan HUT Pramuka Ke-49 dan HUT Palang Merah Indonesia (PMI) Ke-65, Jum’at (8/10) di Stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas. Melalui gerakan Pramuka , HM Mawardi mengharapkan akan lahir generasi yang

memiliki sikap mencintai alam, menyayangi sesama , peka dan peduli terhadap lingkungan, patuh dan suka bermusyawarah, beretika, berestetika, berjiwa patriotis, suka menolong, dispilin, berani, setia, jernih dalam berpikir dan sopan dalam berbuat. Untuk mewujudkan tujuan mulia tersebut, maka perlu dilakukan upaya dan pembinaan secara sistematis dan berkesinambungan. Pola pembinaan kepramukaan yang dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan sangat bermanfaat bagi upaya untuk membentengi generasi muda dari pengaruh buruk limbah budaya akibat derasnya banjir informasi, mencegah pergaulan bebas serta pengaruh negatif penyalahgunaan narkoba.Pola-pola pembinaan yang bersifat tehnis dan praktispun harus sering dilakukan karena dapat melatih sikap peduli dan responsif terhadap permasalahan yang ada, seperti,

membiasakan seseorang untuk memiliki sifat peduli pada kebersihan dan lingkungan, memiliki semangat gotong royong yang tinggi, memiliki rasa tanggung jawab pribadi dan kelompok. Hal-hal positif inilah, terang HM Mawardi,yang harus kita tanamkan kepeda genersi muda kita. Ia menyampaikan ucapan terima akasih kepada andalan dan pengurus Kwarcab Pramuka Kapuas masa bakti 2008-2010 yang telah dengan giat mendarma baktikan tugasnya bagi kemajuan gerakan Pramuka.Kita sadari bahwa tantangan kedepan yang dihadapi sangatlah berat, HM Mawardi yakin dan percaya bahwa dengan kekuatam kode moral Dasa Dharma dan Janji Tri Satya , yang telah menjadi jiwa dan semangat Gerakan Pramuka akan mampu memicu semangat juang yang tinggi bagi segenap pembina pasukan, pembina satuan, pembina gugus depan dan andalan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi diri sehingga mampu melahirkan kreatifitas, melahirkan ide cemerlang dan melahirkan pola pembinaan yang lebih baik dan menarik. Susunan pengurus Kwarcab gerakan Pramuka Kapuas masa bakti 2010-2015 dilengkapi dengan 6 orang Wakil Ketua, dengan Sekretaris Suwarno Muriyat Sag,M.Pd , bendahara Roxas Yohanes,S.Sos,M.AB, dan beberapa Andalan Cabang. Pelantikan ditandai dengan penyematan tanda jabatan kepada Ketua Kwarcab Drs H Nurul Edy MSi, oleh Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kapuas Ir HM Mawardi MM ( Humaspro )

B

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM

membuka dengan resmi Jambore Kesiapsiagaan dan Bakti Sosial Penanggulangan Bencana , Taruna Siaga Bencana (Tagana) se Kalteng, Sabtu (16/10) di Stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas. Dalam sambutannya HM Mawardi mengatakan, penanggulangan bencana dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi dengan melibatkan seluruh potensi yang ada, yaitu pemerintah, pihak swasta dan masyarakat , pada waktu sebelum terjadi bencana dalam bentuk upaya preventif, refresif dan rehabilitatif. Penanggulangan bencana merupakan salah satu fungsi pemerintah , oleh karena itu pemerintah bersama segenap unsur masyarakat mengerahkan sumber daya, prasarana dan sarana yang tersedia dengan menempatkan pemerintah sebagai fasilitator dan penanggung jawab di dalam penyelenggaraaan kebencanaan. HM Mawardi mengajak, seluruh Dinas/badan, Ormas Kepemudaan dan badan usaha milik pemerintah maupun non pemerintah

untuk bersama-sama meningkatkan perhatian kepada upaya-upaya pencegahan dan mitigasi bencana. Bencana yang cenderung meningkat akhir-akhir ini seperti banjir dan kebakaran , yang paling menonjol di Kabupaten kapuas adalah bencana kebakaran. Oleh kartera itu upaya yang harus dilakukan adalah pencegahan kebakaran, melalui koordinasi terpadu , ungkap HM Mawardi. Sementara itu menurut Ketua panitia pelaksana, Muhammad Rahmaadi, tujuan kegiatan Jambore Tagana untuk meningkatkan kemampuan melaksanakan aneka peranan dibidang penanggulangan bencana. Mengembangkan program dan kegiatan Tagana secara berkelanjutan . Jambore berlangsung Tanggal 15 – 17 Oktober 2010, diikuti 176 peserta dari Kabupaten/Kota se Kalteng.

Kegiatan yang dilaksanakan mengutamakan kerjasama tim , seperti : lomba selter (bongkar pasang tenda) evakuasi, merakit perahu karet, dapur umum, donor darah dan pembersihan saluran air serta olahraga tradisional. Hadir pada kesempatan itu Unsur Forkumpimda, Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl,ATP,ST, Pejabat Dinas Kesejahteraan Sosial Prov.Kalteng, Kepala SKPD Kapuas dan sejumlah undangan lainnya. (Humaspro)

21 21

K

omisi V DPR RI melakukan

khususnya masalah pembebasan lahan serta kondisi alur pelabuhan. “Jangan sampai dikemudian hari menjadi masalah khususnya pembebasan lahan. Kemudian persyaratan teknis pelabuhan juga harus dilengkapi seperti study kelayakan,” kata mantan Gubernur Kalbar ini. Sementara itu Ketua Tim Muhidin M Said juga mengingatkan Pemkab Kapuas untuk mempersiapkan secara matang rencana Pembangunan Pelabuhan tersebut. Hal ini penting dilakukan agar dana yang nantinya akan dikucurkan untuk pembangunan tersebut tidak sia-sia.

kunjungan kerja ke Provinsi Kalteng. Tercatat tiga daerah yang menjadi fokus kunjungan yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas serta bertemu dengan jajaran Pemprov Kalteng. Kunjungan dimulai sejak tanggal 4 hingga 6 November 2010. Dalam kunjungan ke Kabupaten Kapuas, Jumat (5/11) siang rombonga Komisi V disambut langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi beserta unsur muspida. Pertemuan berlangsung di Rujab Bupati Kapuas Jalan Jenderal Sudirman. Bahkan sejumlah Kementerian yang bermitra dengan Komisi V turut mendampingi. Rombongan Komisi V di pimpin oleh Ketua Tim Muhidin M Said (Golkar). Kemudian anggota tercatat Chairul Anwar (PKS), Usman Jafar (PPP), M.Toha (PKB), Arifinto (PKS), Gunadi Ibrahim (Gerindra), Sunartoyo (PAN), Noorhasanah (PPP) dan Lasaros (PDIP). Pada pertemuan tersebut Bupati Kapuas HM Mawardi berkenan menyampaikan paparan tentang kondisi Kabupaten Kapuas. Mulai dari jumlah penduduk, visi misi, pertumbuhan ekonomi serta potensi pembangunan. Tak ketinggalan juga dipaparkan rencana Pembangunan Pelabuhan Batanjung. Khusus masalah pembangunan Pelabuhan Batanjung, Bupati menjelaskan pada tahun anggaran 2010 Pemerintah Kabupaten Kapuas telah mengalokasikan anggaran untuk persiapan lahan, ganti rugi seluas 300 Ha, detail engineering design, master plan, da feasibility study. Kemudian Biaya pembebasan lahan dan sertifikasi Rp.999.900.000,-. Lalu biaya persiapan lahan seluas 300 Ha Rp.111.000.000.000,biaya konstruksi Rp250.687.748.840, dengan total biaya Rp362.687.648.840,“Dari jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas Pelabuhan Batanjung dan dilihat dari kemampuan APBD Provinsi dan Kabupaten tentunya tidak akan mampu untuk membiayai pembangunan terserbut, untuk itu diharapkan dukungan APBN minimal 40 persen,” terang Bupati. Usai paparan, salah satu anggota dewan Usman Jafar menanyakan soal Pembangunan Pelabuhan Batanjung

“Kedatangan kami kesini selain bertatap muka dengan jajaran Pemkab Kapuas juga kami lakukan untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Disamping itu kami juga akan turun ke lapangan untuk melihat secara langsung pembangunan yang akan dan sedang dilakukan khususnya dana yang bersumber dari APBN,” terang Muhidin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi V. Perlu diketahui kata Muhidin, Komisi V bermitra dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perumahan Rakyat, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal.

22 22

Kemudian Badan Meteorologi dan Geofisika, Badan SAR Nasional serta Penanganan Lumpur Sidoarjo. Menanggapi hal tersebut Bupati mengatakan mengatakan masalah pembebasan lahan menjadi perhatian khusus dirinya. Sebab Mawardi mengaku masalah pembebasan lahan sering kali bersentuhan dengan masalah hukum. “Saya tidak ingin jika sudah tidak menjabat sebagai Bupati tersangkut masalah pembebasan lahan seperti yang sering saat ini dialami oleh sejumlah kepala daerah,” kata Mawardi. Usai melakukan pertemuan rombongan Komisi V melakukan kunjungan lapangan. Tercatat empat lokasi yang di kunjungi. Lokasi pertama melihat langsung pengolahan air baku PDAM di Palingkau, lalu peninjauan lokasi perumahan swadaya yang dibiayai oleh Kementerian PU di Handel Bere. Kemudian melihat jalan negara trans Kalimantan poros selatan tepat di tikungan maut Maluen. Lalu mengunjungi rencana pembangunan jalan menuju Pelabuhan Batanjung di Basarang Km 3 tepat di depan Pabrik Pupuk Organik milik Perusahaan Daerah Panunjung Tarung (humaspro)

23 23

R

apat Koordinasi dan Pengendalian

(Rakordal) bukan untuk mencari kelemahan atau kesalahan pengguna anggaran dan pejabat pelaksana teknis kegiatan. Akan tetapi merupakan wadah untuk koordinasi dan konsultasi mencari solusi pemecahan atas masalah yang dihadapi, guna memastikan langkahlangkah tetap pada tracknya sehingga dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan pada tahun 2010 ini. Demikian ditegaskan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan saat membuka Acara Rakordal Triwulan III Tahun Anggaran 2010 di Aula Bappeda, Selasa (12/10) pagi. Menurutnya Rrakordal merupakan salah satu kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan kegiatan pembangunan, yang diselenggarakan dari tahun ke tahun serta dalam manajemen pemerintahan dan pembangunan. Kegiatan seperti ini bukan hanya sebagai sesuatu yang normatif atau rutinitas saja yang berkaitan dengan pelaporan capaian target rencana pembangunan. Koordinasi maupun pengendalian adalah fungsi manajemen yang harus dilaksanakan agar tujuan yang telah ditetapkan tercapai sesuai sasaran. “Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa dalam pelaksanaan pembangunan Pemerintah Kabupaten Kapuas masih sangat tergantung dari sumber pembiayaan dana perimbangan pemerintah pusat disisi lain sebagian besar anggaran digunakan untuk membiayai belanja pegawai sehingga anggaran untuk belanja pembangunan sangat terbatas dibandingkan dengan kebutuhan ideal untuk melaksanakan pembangunan yang merupakan kebutuhan prioritas daerah khususnya dalam rangka mengatasi isu dan masalah strategis pembangunan daerah,” terangnya. Dengan kondisi dana yang sangat terbatas tersebut memerlukan komitmen bersama seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Kapuas untuk mengefektifkan dan mengefisienkan penggunaan anggaran sesuai dengan kebutuhan prioritas daerah. Bahkan pada kesempatan itu Bupati juga meminta kepada semua kepala SKPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya agar

mencermati dan melakukan evaluasi terhadap capaian target program khususnya yang berkaitan dengan target-target program yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Kapuas tahun 2008-2013. Selanjutnya penjabaran dari target-target rpjmd ke dalam rencana strategis SKPD dan rencana kerja SKPD setiap tahunnya. Hal ini penting diperhatikan karena pada saat dilakukan evaluasi terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah maka yang menjadi rujukan resmi adalah dokumen-dokumen yang telah saya kemukakan sebelumnya. “Oleh karena itu saya minta Bappeda agar melakukan evaluasi terhadap pencapaian target program-program SKPD tersebut,” ungkapnya Mengingat sisa waktu pelaksanaan program tahun anggaran 2010 ini kurang lebih 2 bulan efektif maka bagi SKPD yang penyerapan anggaran masih rendah sampai Triwulan III ini, diminta agar mengambil langkah-langkah percepatan dengan penjadwalan yang jelas untuk semua kegiatan tanpa mengabaikan kualitas dan ketentuan yang berlaku. Demikian juga halnya skpd yang mengelola dana tugas pembantuan, dana alokasi khusus, urusan bersama, dan sumber lainnya saya minta proaktif untuk melakukan langkah-langkah percepatan

baik yang menyangkut penyelesaian administrasi di daerah maupun yang bersifat memerlukan koordinasi dengan skpd provinsi dan departemen terkait. Selanjutnya permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan anggaran pada Triwulan III ini, harus menjadi bahan perbaikan pada pelaksanaan triwulan berikutnya. Khusus untuk program/ kegiatan yang dilaksanakan melalui PNPM Mandiri perdesaan maupun infrastruktur perdesaan, diminta Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas untuk secara intensif mengawal sasaran program ini. Sehingga tetap sinkron/ sinergis dengan program prioritas pembangunan daerah dan tetap mengarah serta memprioritaskan usulan program/kegiatan yang merupakan hasil musrenbang desa dan kecamatan yang sudah dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2010 yang lalu. Sementara itu Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas Herson B Aden menjelaskan maksud penyelenggaraan rapat koordinasi pengendalian rencana pembangunan Triwulan III Kabupaten Kapuas tahun anggaran 2010 adalah untuk mengevaluasi kemajuan fisik dan keuangan pelaksanaan program/kegiatan baik yang bersumber dari APBD Kabupaten Kapuas maupun APBN pada posisi Triwulan III tahun anggaran 2010. “Peserta rapat seluruh Kepala SKPD dan Camat se Kabupaten Kapuas,” tukasnya.. (humaspro)

P

emerintah Kabupaten Kapuas

mendukung keberadaan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) dalam rangka menggerakkan ekonomi kerakyatan. Demikian ditegaskan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan saat membuka Pelatihan Penyuluhan Pendamping dan Gapoktan Program PUAP Kabupaten Kapuas, di Aula Bappeda, Senin (18/10) pagi. Bahkan saat ini, kata Bupati, program PUAP juga menjadi salah satu misi Pemerintah Provinsi Kalteng. “Maka dari itu kita semua berkewajiban untuk melaksanakan dan mengelola

program PUAP tersebut dengan sebaikbaiknya,” katanya. Dirinya berharap program PUAP ini dapat mengatasi permasalahan petani berkaitan denga permodalan usaha tani. Dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) program PUAP harus dimanfaatkan dengan sebaikbaiknya. Bantuan permodalan tersebut harus dikelola sebagai modal bersama yang perlu dijaga dan dikembangkan dengan baik agar bermanfaat sebagai sumber pembiayaanyang mudah dan murah untuk diakses oleh para petani. Kepala Dinas Pertanian TPH Kabupaten Kapuas, Ir Afiadin Husni mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman penyuluh dan pengurus Gapoktan mengenai tujuan, konsep dasar dan strategi pelaksanaan PUAP. Disamping itu meningkatkan kemampuan penyuluh pendamping dan pengurus Gapoktan dalam pemanfaatan dan pengelolaan BLM PUAP. “Peserta pelatihan sebanyak 28 orang (12 Kapuas dan 12 dari Pulang Pisau) dan pengurus Gapoktan 28 orang,” kata Afiadin. Rencananya pelatihan akan berlangsung selama lima hari mulai tanggal 17 sampai 22 Oktober 2010. Sementara itu penyelenggaran pelatihan bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP). (humaspro)

24 24

Bupati

Dengan kegiatan

pertandingan olahraga dan lomba lebih meningkatkan kebersamaan dan keakraban sesama anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Tunjukan kebersamaan keluarga besar Korpri, kebersamaan dalam suasana di tempat kerja masing-masing. Demikian disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada pembukaan pertandingan olahraga dan lomba dalam rangka peringatan HUT ke39 Korpri, Senin (8/11) sore di halaman Kantor Bupati Kapuas. Sebagai anggota Korpri yang diberikan kepercayaan oleh negara untuk melaksanakan tugas cita-cita kemerdekaan diharapkan HM Mawardi

memiliki motivasi, semangat untuk melaksanakan tugas, khususnya membangun Kabupaten Kapuas yang lebih maju. Ia yakin dan percaya, anggota Korpri di daerahnya telah mempersembahkan tugas dengan sebaik-baiknya. Kepada Sekretaris Korpri Kabupaten Kapuas, HM.Mawardi menyampaikan terima kasih atas segala pembinaan yang telah dilaksanakan selama ini kepada anggota Korpri. Mari kita tunjukan Korpri Kabupaten Kapuas adalah Korpri yang berkualitas, bertanggung jawab dan selalu tampil didepan dalam menyelesaikan masalah yang ada di Kabupaten Kapuas. “ Tunjukan pada daerah lain bahwa Korpri Kabupaten Kapuas adalah Korpri yang berkualitas dan bermutu “ ungkap HM Mawardi. Selaku dewan pembina Korpri, Bupati HM Mawardi menyambut baik kegiatan pertandingan olahraga dan lomba

yang di gelar dalam rangka memperingati dan memeriahkan HUT Ke-39 Korpri. Diharapkannya kegiatan itu dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya , lancar sampai selesai dan dapat menambah semangat anggota Korpri dalam melaksanakan tugas. Pembukaan pertandingan olahraga dan lomba itu ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati HM Mawardi. Disaksikan Ketua Korpri Kabupaten Kapuas Drs H Nurul Edy Msi, Sekretaris Korpri Drs H Darwis, Kepala SKPD, Ketua Panitia HUT ke-39 Korpri Dra Hj Mariani dan sejumlah peserta pertandingan. Pada tanggal 29 November 2010 dilaksanakan Upacara Bendera HUT. Korpri, HKN dan PGRI di halaman Kantor Bupati Kapuas, dan diumumkan hasil lomba/pertandingan sbb : Pemenang Lomba Pengucapan UUD 1945 : Peringkat N a m a SKPD 1 Sugiarto BPMD 2 Hernik.J,S.Kom,M.MT Sandi Daerah 3 M. Yasin BPMD Pengucapan Panca Prasetya KORPRI : Peringkat N a m a SKPD 1 Hernik.J,S.Kom,M.MT Sandi Daerah 2 Fauzuddin Noor BPMD 3 A. Rifansyah Skrt. Korpri Pemenang Pertandingan Catur : Peringkat N a m a SKPD 1 M. Hamdi, S.Sos Mrng.Krmat 2 M. S a l e h Setda Kapuas 3 M. Yasin Disbunhut

upati Kapuas Ir. HM. Mawardi MM mengharapkan Rapat Kerja (Raker) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas dapat menetapkan program kerja prioritas pada tahun depan juga dapat memberikan inspirasi, sumbangan pemikiran kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas agar dapat menjadi stimulator untuk mempercepart pencapaian dan pejabaran Visi dan Misi Tahun 2008- 2013 Kabupaten Kapuas. Khususnya pada Misi Meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Mendorong terwujudnya masyarakat yang bermoral, beretika dan berbudaya. Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Hal itu disampaikan HM Mawardi pada pembukaan Raker MUI Kabupaten Kapuas dan Silaturrahmi Ulama se Kabupaten Kapuas, Selasa (26/10) pagi di Rumah Jabatan Bupati Kapuas. HM Mawardi yakin, bahwa Raker ini dapat menghasilkan keputusan yang positif bagi kemaslahatan kita semua. Menurut Ketua Panitia ,H Aspiani, Raker diikuti 118 peserta,

B

berlangsung Tanggal 26 -27 Oktober 2010. Raker MUI dan Silaturahhmi Ulama se Kabupaten Kapuas mengangkat tema “ Meningkatkan Peran dan Fungsi Ulama Untuk Mewujudkan Kebersamaan Dalam Membangun Masyarakat Kabupaten Kapuas Yang Amanah “. Hadir pada pembukaan itu , Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip, Syafrudin,S.IP, Unsur Muspida , Ketua Pengadilan Negeri Agustinus Setya Wahyu T,SH, Sekda Drs H Nurul Edy M.Si, Kepala SKPD, dan sejumlah undangan lainnya. (humaspro)

Pemenang Pertandingan Sepak Bola Mini : Peringkat N a m a SKPD 1 Dinas Pekerjaan Umum 2 SAT POL PP 3 PGRI Pemenang Pertandingan Tarik Tambang (Putra) Peringkat N a m a SKPD 1 Dinas Kesehatan 2 BAPPEDA 3 Dinas Pertanian Pemenang Pertandingan Tarik Tambang (Putri) Peringkat N a m a SKPD 1 Dinas Kesehatan 2 BAPPEDA 3 Dinas Pertanian (humaspro)

25 25

B

upati Kapuas HM Mawardi

menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuanga RAPBD 2011 serta Lima Buah Raperda pada Rapat Paripurna III Tahun Sidang 2010, Rabu (10/11) pagi. Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Robert L Gerung beserta dua Wakil Ketua DPRD. Selain itu rapat paripurna juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Kapolres Kapuas, Ketua Pengadilan Negeri serta unsur muspida lainnya. Kemudian tampak pula sejumlah Kepala SKPD Lingkup Pemkab Kapuas. Dalam sambutannya Bupati Kapuas masih menekankan peningkatan bidang kesehatan, pendidikan dan infrastruktur serta pengembangan ekonomi kerakyatan pada tahun 2011. Pada bidang pelayanan kesehatan Pemkab Kapuas masih menganggarkan program Jamkesda untuk membantu masyarakat tidak mampu. Lalu bidang pendidikan juga dialokasikan dana DAK yang mengalami kenaikan yang cukup signifikan guna meningkatkan mutu pendidikan melalui sarana dan prasana yang memadai.Selanjutnya lingkup pengembangan ekonomi kerakyatan di bidang pertanian dalam arti luas juga mendapatkan porsi DAK yang cukup besar pada tahun anggaran 2011. “Untuk lingkup infrastrukutur merupakan tantangan yang paling berat yang memerlukan anggaran yang cukup besar seperti ruas Timpah, Pujon, Sei Hanyo, Anjir Serapat-Palampai yang pada tahun anggaran 2011 memasuki tahun ketiga dengan pekerjaan mutiyear,” kata Bupati. Selanjutnya pembangunan tahap awal Pelabuhan Batanjung akan dianggarkan land clearing dan pengupasan lahan. Hal tersebut merupakan dukungan daerah yang dipersyaratkan untuk mendapatkan anggaran dari APBN. Lebih jauh dikatakan pada hakekatnya pembangunan merupakan upaya terencana, terpadu dan berkelanjutan dalam meningkatkan fungsi sumber daya yang tersedia guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. “Rancangan APBD 2011 yang disusun dengan pendekatan kinerja diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara optimal.

Tentunya dengan memperhatikan keseimbangan antara pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat,” terangnya. Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan garis besar rancangan APBD 2011 dengan komposisi pendapatan ditargetkan Rp796 miliar lebih. Angka ini jika dibandingkan pada tahun 2010 mengalami kenaikan sebesar 10,51 persen. Selanjutnya dana perimbangan tahun 2011 ditargetkan Rp694 miliar lebih, mengalami kenaikan 14,75 persen dari tahun 2010. Kemudian pendapatan daerah yang sah ditargetkan Rp75 miliar lebih mengalami penurunan 16,62 persen dari target 2010.

Disampung itu dijelaskan pula anggaran belanja dalam APBD 2011 dianggarkan 828 miliar lebih mengalami kenaikan 5,73 persen pada tahun 2010. Adapun komposisinya adalah belanja tidak langsung Rp483 miliar lebih, mengalami kenaikan 11,18 persen dari TA 2010. Belanja langsung dianggarkan Rp344 miliar lebih mengalami penurunan 1,07 persen dari 2010. Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan lima buah raperda kepada anggota dewan. Kelima raperda tersebut adalah tentang pajak daerah, retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha dan retribusi perizinan tertentu. Kemudian raperda tentang pencabutan perda yang telah dibatalkan oleh Mendagri karena bertentangan dengan UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah. (humaspro)

K

ebijakan Umum APBD

(KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2011 di sahkan. Pengesahan KUA dan PPAS APBD 2011 itu berlangsung dalam Rapat Paripurna Ke-1 Masa Persidangan III Tahun 2010 DPRD Kabupaten Kapuas, Senin (1/11) di gedung DPRD Kabupaten Kapuas. Di tandai dengan penandatanganan persetujuan bersama Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dengan Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung SE,MM, Wakil Ketua DPRD Mahmud Iip Syafrudin,S.IP, & H Asrani SE Dalam sambutannya Bupati HM Mawardi menyatakan, keterbatasan anggaran tidak berarti kita tidak dapat membangun dengan baik. Yang paling penting tentu saja kita harus tetap fokus pada prioritas yang telah kita tetapkan, diantaranya peningkatan infrastruktur , pengembangan ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kualitas sumberdaya munusia melalui pelayanan dasar yang memadai , baik dari aspek kuantitas maupun kualitasnya. Atas nama Pemerintah Daerah, HM Mawardi menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kapuas yang telah bekerjasama dengan baik dalam membahas dan mencermarti kedua dokumen tersebut. Ia mengharapkan kerjasama yang baik tersebut dapat kita lakukan pada tahap-tahap selanjutnya, yaitu tahap pembahasan

rancangan peraturan daerah Kabupaten kapuas tentang APBD Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2011, sehingga penyelesaianya dapat memenuhi batas waktu sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Kerjasama yang harmonis antara pemerintah dengan legislatif diharapkan HM Mawardi dapat terus dibina dalam pelaksanaan tugas-tugas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan untuk masa-masa yang akan datang, sehingga tujuan mulia kita bersama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas yang merupakan tanggung jawab bersama, karena tanpa kerjasama yang baik antar semua pemangku kepentingan terkait , termasuk DPRD Kabupaten Kapuas, maka sangatlah mustahil tujuan mulia itu dapat terwujud secara bertahap sesuai dengan kemampuan sumber daya, permasalahan , kondisi, potensi dan tantangan pembangunan daerah yang kita hadapi di Kabupaten kapuas ini, ungkap HM Mawardi. Hadir pada kesempatan itu, Unsur Muspida, Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Kepala SKPD, sejumlah anggota DPRD Kapuas dan undangan lainnya. (Humaspro)

26 26

W

alaupun Desa Bagun Harjo baru

berusia satu tahun, namun sudah cukup maju, seperti pada sektor pengembangan pertanian dan peternakan.

“ Di Desa ini sudah mengembangkan sentra daging , juga telah menggunakan sistem mekanisasi pertanian, ini tandatanda Desa ini sudah maju” , ungkap Bupati Kapuas HM Mawardi. HM Mawardi menyampaikan itu pada acara Bersih Desa dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-1 Desa Bagun Harjo, Sabtu (15/11) malam di halaman Balai Desa Bagun Harjo Kecamatan Selat. Makna bersih Desa, terangnya, bagaimana kita mendekatkan diri kepada sang pencipta, kalau selalu ingat kepada Tuhan yang maha kuasa, Inya Allah apa yang menjadi cita-cita kita bisa tercapai.

B

adan

Perijinan Pelayanan Terpadu (BPPT) Kabupaten Kapuas kembali mengingatkan agar pemilik bangunan Andres Nuah, SE, M.Si sarang burung walet untuk segera melengkapi perijinan. Pasalnya hingga kini belum ada bangunan walet yang mengantongi izin usaha pengelolaan rumah sarang burung walet sesuai dengan Perda No 10 Tahun 2010. “Hingga kini masih belum ada bangunan sarang burung walet yang mengantongi izin usaha. Kami mengimbau kepada seluruh pemilik bangunan walet untuk segera melengkapi perijinannya. Hal ini penting untuk mengetahui perkembangan sarang burung walet,” ucap Kepala BPPT Kabupaten Kapuas Andres Nuah, SE, M.Si saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/11) pagi. Menurut Andres, berdasarkan data yang dimiliki BPPT baru 50 bangunan walet yang mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Gangguan (Ho). Sementara itu bangunan walet yang sedang mengajukan IMB/Ho terdata 79 bangunan. “Saat ini BPPT sedang melakukan penelitian atas berkas-berkas yang diajukan,” ungkapnya. Disamping itu terdapat pula rencana pembangunan bangunan walet sebanyak 15 unit yang telah mengajukan permohonan IMB/Ho. Nantinya sebelum mengeluarkan izin pihaknya akan turun ke lapangan untuk kroscek data. Lebih jauh dikatakan pemberian izin usaha pengelolaan rumah

rangka mempermudah pembinaan, pengendalian, pengawasan dan kepastian berusaha. Sedangkan tujuannya guna melindungi kepentingan umum dan menjaga kelestarian lingkungan. Dalam Perda No 10 Tahun 2010 juga disebutkan lokasi rumah sarang burung walet umumnya di daerah perkotaan dan diluar habitat alami misal diluar kawasan yang tidak dibebani hak milik. Bangunan bisa berupa bangunan bertingkat (ruko) atau rumah biasa, gedung atau bangunan tertentu. “Bagi pengusaha sarang burung walet yangmemiliki IMB/Ho ataupun yang belum, sebelum dikeluarkannya perda ini diberikan kesempatan untuk mengajukan izin usaha pengelolaan sarang burung walet selambat-lambatnya awal Januari 2011. Silahkan saja datang ke BPPT, kami siap melayani,” tegasnya. Jika dalam batas waktu yang telah ditetapkan tersebut belum mengajukan izin usaha, maka sesuai Perda 10 Tahun 2010 dapat dilakukan penertiban atas bangunan yang tidak memiliki izin sampai dengan pembongkaran. Kedepan sesuai dengan Peraturan Bupati Kapuas No 79 Tahun 2010 Tanggal 4 Oktober 2010 tentang lokasi rumah sarang burung walet tidak perbolehkan membangun di wilayah Kelurahan Selat Tengah, Selat Dalam, Selat Hulu dan Selat Hilir Kecamatan Selat. “Diimbau kepada masyarakat untuk tidak membangun sarang burung walet di empat lokasi kelurahan tersebut kecuali bagi mereka yang telah mengajukan permohonan perizinan di BPPT sebelum ditetapkan Peraturan Bupati tersebut. Disamping itu Andres mengungkapkan kedepan pajak walet diharapkan mampu menjadi salah satu andalan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebab potensi bangunan walet di Kabupaten Kapuas cukup besar. “Pada prinsifnya Pemkab Kapuas mendukung usaha walet ini asalkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tukasnya.

Pemerintah Kabupaten Kapuas selalu mendorong agar bagaimana bisa panen padi, yang sekarang setahun satu kali menjadi dua kali setahun, bahkan lebih, seperti di pulau Jawa, sehingga produksi padi kita semakin meningkat, ungkap HM Mawardi. Tahun 2011 Pemerintah akan meluncurkan program permodalan pinjaman tanpa bunga, yang di kelola oleh koperasi, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan untuk usaha produktif, juga untuk memerangi pengijon. Selain menyelesaikan infrastruktur jalan, dari Anjir serapat menuju Palampai. “ Mudah-mudahan semua proram ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih maju, sehingga menjadi masyarakat yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh), harap HM Mawardi. Ia mengajak masyarakat untuk lebih mencintai seni budaya daerah, seperti yang dilaksanakan Paguyuban Sasono Karyo Kuala Kapuas, juga sebagai sarana mempererat persatuan dan kesatuan. Dengan persatuan dan kesatuan daerah ini bisa maju. Dalam pagelaran wayang , banyak sekali filosofi yang bisa dipetik untuk menjadi pegangan hidup,seperti bagaimana kita saling menghormati. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, HM Mawardi menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Bagun Harjo, yang selama ini bersama pemerintah memiliki tekad untuk membawa kemajuan Kabupaten Kapuas yang kita cintai. “ Mari bersama-sama kedepan meneruskan cita-cita untuk terus membangun , sehingga daerah ini betul-betul menjadi daerah yang maju, sebagamana diharapan kita bersama”, ajaknya. Pada kesempatan yang sama Ketua Paguyuban Sasono Karyo dr Bowo Budi R menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kapuas yang telah memfasilitasi paguyuban ini. Ia mengajak kepada warga Desa setempat dan sekitarnya bisa datang ke Kuala Kapuas untuk bersama-sama latihan paguyuban , seperti gamelan dan campur sari latihan pada setiap malam minggu. Acara Bersih Desa dan HUT Desa tersebut dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, ditandai dengan penyerahan wayang secara simbolis oleh Bupati HM Mawardi kepada Ki Dalang Hadi Sucipto dari Palangka Raya , mengangkat cerita “Abimanyu Membangun Negara” serta penampilan campur sari. HM Mawardi juga menyerahkan bantuan hewan kurban , dua ekor sapi kepada panitia kurban idul adha Masjid Al Muhajirin Desa Bangun Harjo, di terima ketuanya Kamaruddin, Pada malam itu , pantia berinisiatif mengedarkan kotak sumbangan untuk membantu korban bencana , hasil dana yang terkumpul sebesar Rp. 1.537.100,-. ( Humaspro )

A

nggota Dewan Perwakilan Daerah

Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Kalimantan Tengah di harapkan mendukung peningkatan pembangunan di Kabupaten Kapuas. Harapan itu disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM saat bertemu dengan empat orang anggota DPD RI perwakilan Kalteng , Senin (1/11) siang di aula Bappeda Kapuas. Dikatakan HM Mawardi, prioritas pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Kapuas, diantaranya peningkatan infrastruktur , pengembangan ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kualitas sumberdaya munusia melalui pelayanan dasar yang memadai , baik dari aspek kuantitas maupun kualitasnya. Kabupaten Kapuas merupakan lumbung padi bagi Kalimantan Tengah , yang mencapai 52 persen dan selama 2 tahun berturut-turut, 2008 dan 2009 menerima penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional dan Ketahanan Pangan dari Presiden RI, terang HM Mawardi. Bupati juga menyampaikan profil Daerah Kabupaten Kapuas , diantaranya tentang kependudukan. Sesuai sensus penduduk Tahun 2010, penduduk Kabupaten Kapuas berjumlah 329.198 jiwa, dengan kepadatan penduduk kurang lebih 22 jiwa/KM. Mata pencaharian penduduk pada umumnya bergerak dibidang pertanian dalam arti luas dan masih dilaksanakan dengan cara tradisional. Pemerintah

Kabupaten Kapuas juga telah melaksanakan pogram sebelas pelayanan dasar kesehatan gratis, jelas HM Mawardi. Sedangkan Visi Pembangunan Kabupaten Kapuas “ Bersama Membangun Ekonom Kerakyatan Berbasis pada Agribisnis dan Agroindustri Menuju Kapuas Yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh ). Pada kesempatan yang sama anggota DPD RI H Said Akhmad Fawzi Zain Bahsin ,SHI mengatakan , tujuan kunjungan ke Kabupaten Kapuas untuk sosialisasi lembaga DPD, produk yang telah dihasilkan serta upaya penguatan lembaga dalam kaitan efektifitas otonomi daerah khususnya kepada masyarakat. H Said Akhmad Fawzi Zain Bahsin, anggota DPD Komite I membidangi ivetarisasi materi RUU kepegawaian, administrasi kependudukan, dan hal-hal yang berkaitan dengan otonomi daerah ,

hubungan pusat dan daerah, pembentukan, pemekaran dan pengabungan daerah , masalah tata ruang serta masalah politik dan HAM. Hj.Permana Sari,Ssi,MM,MBA, anggota DPD RI Komite II bidang pengelolaan sumber daya alam, pengelolaan sumber daya ekonomi lainnya, infrastruktur dan produktifitas. Dr.Pdt Ragus Binti,BD, M.Div,D,Min, anggota Komite III bidang pendidikan, agama, kesehatan/ kesejahteraan sosial. Sedangkan H Hamdani SIP, anggota DPD RI Komite IV bidang pengawasan tindak lanjut pemeriksaan BPK RI. Pertemuan itu diisi dengan dialog/tanya jawab, dihadiri Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Syafrudin,S.IP, Unsur Muspida,Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl,ATP,ST, Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Kepala SKPD , Tokoh Maysrakat, Tokoh Agama dan sejumlah undangan lainnya. (Humaspro)

Sapto. S

28 28

G

erakan tanam padi untuk

meningkatkan luas areal tanam memalui pemanfaatan lahan secara maksimal dalam musim tanam Oktober Maret (Okmar) sebagai upaya meningkatkan produksi pangan. Demikian disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM , pada Gerakan Tanam Padi musim tanam Okmar 2010/2011, Sabtu (20/11) di Desa Sei. Kayu Kecamatan Kapuas Barat. Gerakan tanam padi diharapkan HM Mawardi tidak hanya pada wilayah Desa Sei.Kayu, tetapi dapat direalisasikan secara merata pada seluruh wilayah Kecamatan yang potensial. Keberadaan Kabupaten Kapuas sebagai salah satu sentra produksi padi, dituntut untuk dapat berperan dalam upaya yang lebih besar dan berkelanjutan terhadap peningkatan produksi. Mari bersama-sama terus berusaha untuk mencapai keberhasilan yang lebih baik lagi, karena tugas kita masih panjang berkaitaan dengan terget produksi padi sebesar 500.000 ton pada Tahun 2013, harapan ini bukanlah suatu hal yang tidak mungkin, ungkap HM Mawardi. Karena dari dukungan sumberdaya alam, masih tersedia lahan potensial yang cukup luas untuk tanaman padi , dan sangat disayangkan apabila tidak dikembangkan pemanfaatannya. “ Dengan pertanian maju, rakyatnya akan sejahtera “ terang HM Mawardi. Selain komoditas padi, HM Mawardi menginginkan kepada masyarakat setempat,

agar dapat pula mengembangkan pembangunan sektor peikanan, peternakan perkebunan serta palawija dan sayuran, yang mempunyai nilai ekonomi yang dapat memberikan kontribusi perekonomian keluarga. Kepada petugas lapangan ia minta untuk lebih mengintensifkan pembinaan melalui penyuluhan secara rutin dan terjadwal. Dengan penyuluhan kepada petani diharapkan dapat mengantisipasi permasalahan-permasalahan yang timbul seperti hama dan penyakit tanaman.

Memberikan motivasi untuk melaksanakan perubahan, misalnya untuk mengoptimal kan lahan dari satu kali tanam menjadi 2 kali tanam dalam setahun. “ Manfaatkan lahan terlantar menjadi lahan produksi pertanian dalam arti luas”, harap HM Mawardi. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas HM Mawardi dan Asral Maskuri dari Bank Indonesia Palangka Raya menyerahkan secara simbolis bantuan hand tractor kepada kelompok tani dan Fauzan dari Bulog Kapuas menyerahkan power thresser. Gerakan taman padi , ditandai dengan penanaman padi oleh Bupati HM Mawardi , Wakil Ketua DPRD Mahmud Iip Syafrudin,S.IP dan Unsur Muspida , di lahan masyarakat milik Sukah C.Daman. HM Mawardi juga berkesempatan berdialog/tanya jawab dengan para petani, penyuluh pertanian dan masyarakat setempat, yang berlangsung penuh akrab dan kekeluargaan. ( Humaspro )

29 29

B

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM

melepas dengan resmi peserta takbiran keliling menyambut dan memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1431 H, Selasa (16/11) malam di depan rumah jabatan Bupati. Dalam sambutannya HM Mawardi mengungkapkan, dapat diambil suatu hikmah pelajaran dari makna dalam nuansa Idul Adha atau Hari Raya Qurban, dimana dapat direnungkan kembali pengorbanan apa yang telah kita berikan demi kemajuan daerah Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini. Untuk menuju masyarakat Kabupaten Kapuas yang sejahtera dan bermartabat diperlukan pengorbanan dan kerja keras dari seluruh komponen dan elemen masyarakat. HM Mawardi mengajak, mari pelihara persatuan dan kesatuan serta keamanan di wilayah Kabupaten Kapuas agar kegiatan pembangaunan dapat berjalan dengan baik dan lanacar. Selalu waspada dan tidak terpengaruh adanya isu-isus yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan umat. Mari kita laksanakan malam takbiran ini dengan penuh khusu, menyuarakan takbir, tahlil, dan tahmid, dan kita syiarkan kebesaran Ilahi serta syukuri rahmatnya. Jagalah ketertiban, keamanan dan menjauhi diri dari hal-hal yang dapat merugikan kita semua, ajak HM Mawardi.

Galakkan lagi budaya gotong royong dan budaya rumah betang yang merupakan warisan leluhur kita, demi percepatan pembangunan daerah Kabupaten Kapuas. Perbedaaan itu adalah Rahmatan lil alamin, bersatu yang berbeda adalah suatu keindahan yang damai. Mari kita menjadi bangsa yang pandai bersyukur. Menurut Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kapuas H Kasiyan,SE,SH,MM, malam takbiran keliling Idul Adha digelar atas kerjasama PHBI dengan DPD KNPI Kapuas.

Diikuti 63 peserta, terdiri dari Dinas Instansi, Remaja Masjid/Langgar , Ibu-ibu shalawatan, kelompok maulid habsyi, pelajar , mobil hias, kelompok sepada dan sepeda motor serta dimeriahkan penampilan drum band. Hadir pada kesempatan itu Unsur Muspida, Ketua Pengadilan Negeri Agustinus Setya Wahyu SH, Kepala Kementerian Agama Drs H Mahli, Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Ketua TP PKK Hj Aliyah Mawardi dan sejumlah Kepala SKPD serta undangana lainnya. ( Humaspro)

Bupati Kapuas Saat Menyerahkan Hadiah pada peserta

Kapolres Kapuas Saat Menyerahkan Hadiah pada peserta

Ketua MUI Kapuas Menyerahkan Hadiah pada peserta

30 30

31 31

ada Hari Raya Idul Adha 1431 H tahun ini , Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM secara pribadi beserta keluarga melaksanakan ibadah qurban, dengan menyerahkan hewan qurban sapi untuk disembelih sebanyak 10 ekor. Penyerahan hewan qurban secara simbolis oleh HM Mawardi dilaksanakan setelah sholat Idul Adha di Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, Rabu (17/11). Penyerahkan simbolis diserahkan kepada panitia ibadah qurban Masjid Agung Al Mukarram di terima H Abdul Munir, Masjid Nurul Iman di terima KH Abdul Mutahlib, Pondok Pesantren Babussalam Kuala kapuas di terima pimpinannya KH Masdarul Khair, Untuk rumah Tahfidz hotel anggrek Daqu diterima Drs H Muhiddin SH dan untuk komplek pasar baru Kapuas di terima H Hasan, masing-masing satu ekor sapi. 10 ekor hewan qurban sapi itu dibagikan untuk beberapa Kecamatan, di antaranya

P

Kecamatan Selat, Kapuas Murung, Kapuas Timur dan Kecamatan Kapuas Kuala.

Diharapkan HM Mawardi kepada masyarakat Kabupaten Kapuas yang mempunyai kemampuan agar dapat melaksanakan ibadah qurban, untuk ketaqwaan kepada Allah SWT dan kebersamaan kepada saudara-saudara kita yang belum beruntung, kefakiran serta kemiskinan. Sehingga katanya, di hari Idul Adha ini ada kebersamaan dan kebahagiaan diantara kita semua. Mari kita selalu meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, dengan melaksanakan ibadah qurban, menyembelih hewan qurban sapi atau kambing dkemudian dagingnya kita bagikan kepada saudarasaudara kita yang kurang mampu, harap HM Mawardi. “ Kalau kita selalau terus meningkatkan ibadah qurban setiap tahun, memiliki kesadaran yang sama, maka yang namanya pengentasan kemiskinan dapat dikurangi “ himbau Bupati HM Mawardi kepada masyarakat Kabupaten Kapuas. Selain melaksanakan ibadah qurban , HM Mawardi mengajak untuk meningkatkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan diantara kita semua, menuju Kapuas yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh ). (humaspro)

32 32

Bupati Kapuas saat menyerahkan hewan kurban kepada KH Masdarul Khair ( Buya Masdar ) Pimpinan Pompes BABUSSALAM di Jl. Patih Rumbih Kuala Kapuas

33 33

Gubernur Kalteng Agustin Teras
Narang mengatakan forum Bappeda se Kalteng diharapkan dapat menghasilkan berbagai rumusan yang disepakati bersama dalam rangka peningkatan kualitas perencanaan pembangunan daerah. “Saya memandang forum ini cukup strategis sebagau media untuk komunikasi antara Bappeda provinsi dan kabupaten/ kota dapat saling berbagi persoalan perencanaan pembangunan daerah yang dihadapi,” kata Teras Narang saat membuka Acara Forum Bappeda se Kalteng, Selasa (23/11) pagi di Aula Bappeda Kapuas. Dijelaskan bahwa sinergisitas dan harmonisasi dalam pelaksanaan pembangunan yang dimulai dari proses perencanaan sangat diperlukan, baik sinergisitas dan harmonisasi antara sektor, antar ruang, antar tingkat pemerintahan maupun antar sumber dana. Peningkatan kualitas perencanaan pembangunan daerah juga diperlukan melalui perencanaan pembangunan yang lebih komperensif dengan mempertimbang kan dan mengintegritaskan berbagai aspek yang lebih luas. “Pada kesepatan ini ingin saya sampaikan bahwa semangat dan spirit yang ingin ditampilkan dalam pembangunan Kalteng tahun 2011-2015 adalah sinergisitas dan harmonisasi,” ungkap Teras. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi menjelaskan Forum Bappeda ini dimaksudkan sebagai wadah untuk menjalin komunikasi dan koordinasi dalam rangka memantapkan kualitas perencanaan pembangunan daerah sehingga tercipta komitmen bersama untuk melakukan harmonisasi, sinkronisasi dan sinergisitas pembangunan nasional, provinsi dan kabupaten/kota sesuai visi – misi pembangunan. “Oleh karena itu terkait dengan agenda pertemuan pada hari ini, kami menganggap kegiatan pertemuan semacam ini merupakan kegiatan yang sangat penting dan strategis, khususnya dengan semakin diperkuatnya peran dan fungsi bappeda sebagai koordinator perencanaan dan pengendalian pembangunan di daerah,” kata Bupati Kapuas.

Hal ini ditunjukkan dengan telah ditetapkannya beberapa peraturan seperti Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2008 tentang tahapan, tatacara penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah; selanjutnya dijabarkan secara lebih rinci pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 54 Tahun 2010 tentang pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan, tatacara penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah yang pada intinya memberikan acuan untuk semua unsur penyelenggara pemerintahan daerah agar secara konsisten dan berkesinambungan melaksanakan semua tahapan mulai dari proses penyusunan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi terhadap target capaian rencana yang telah ditetapkan. “Dengan diberlakukannya beberapa ketentuan yang telah saya kemukakan diatas, seiring dengan itu juga sudah barang tentu tuntutan beban pekerjaan kepada bappeda selaku koordinator perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah semakin besar dan kompleks. Hal ini menuntut penguatan kapasitas berbagai unsur yang ada di Bappeda,” terangnya.

Kita berharap peran Bappeda semakin jelas, baik dalam mensinergikan pembangunan pusat/daerah dan antar daerah kabupaten/kota dibawah koordinasi provinsi, maupun dalam mengimplementasikan sistem perencanaan untuk mendukung kinerja pemerintah daerah. Sebelumnya Ketua Forum Bappeda se Kalteng, Herson B Aden mengatakan maksud dilaksanakannya pertemuan forum Bappeda adalah sebagai sarana guna meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah dengan mensinergikan prioritas sasaran pembangunan antar pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota. “Hasil yang diharapkan dari pertemuan forum Bappeda se Kalteng adalah :terciptanya komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pengendalian pembangunan serta sinersigisitas dan sinkronisasi program/kegiatan nasional dan provinsi dengan program/kegiatan prioritas kabupaten/kota se Kalteng,” kata Herson yang juga sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas. Tema pertemuan forum Bappeda se Kalteng 2010 adalah mewujudkan perencanaan yang efektif dan efisien guna meneruskan dan menuntaskan pembangunan menuju kalimantan tengah yang bermartabat dan sejahtera. “Pertemuan forum Bappeda se Kalteng ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, terhitung mulai tanggal 22 - 24 november 2010,” tukasnya. (humaspro)

Agustin Teras Narang,SH Gubernur Kalimantan Tengah

Ir. H. M. Mawardi, MM Bupati Kapuas

34 34

U

pacara Hari Peringatan Kesaktian

(Hapsak) Pancasila diperingati di Kuala Kapuas dalam suatu upacara , berlangsung sederhana namun hidmad ,Jum’at (1/10) di Halaman Kantor Bupati Kapuas. Bertindak selaku inspektur upacara Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST dan komandan upacara Rariany,S.STP. Upacara ditandai dengan mengheningkan cipta dan pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur upacara, Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Dido Sulang ,S,STP dan pembacaan Ikrar oleh Riza Aditya Nugraha,SIP. Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2010 mengangkat tema “ Melalui Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Kita Perkokoh Jati Diri dan Karakter Bangsa”. Selesai upacara, Wabup Suraia Nahan, kepada sejumlah wartawan mengajak, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila mari kita semua membulatkan tekad untuk tetap mempertahkan dan mengamankan nilainilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran

dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan republic Indonesia, tegas Suraria Nahan, Upacara dihadiri Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkumpimda), Ketua pengadilan Negeri Kuala Kapuas Agustinus Setya Wahyu, SH,pejabat TNI, Polri, Kepala SKPD serta diikuti sejumlah anggota TNI, PNS dan anggota Satpol Pamong Praja, (humaspro).

Dedy Purnadibrata, SE

K

eterbukaan informasi publik

terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas. Sejumlah terobosan dilakukan untuk menyampaikan berbagai informasi pembangunan yang telah dan akan dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas. Lihat saja sajian yang terus di update oleh Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Salah satu produk hukum Indonesia yang dikeluarkan dalam tahun 2008 dan diundangkan pada tanggal 30 April 2008 dan mulai berlaku dua tahun setelah diundangkan. Undang-undang yang terdiri dari 64 pasal ini pada intinya memberikan kewajiban kepada setiap Badan Publik untuk membuka akses bagi setiap pemohon informasi publik untuk mendapatkan informasi publik, kecuali beberapa informasi tertentu. Sesuai dengan hal tersebut, kami menawarkan dua andalan produk yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat luas. Pertama dengan membuat website khusus Pemerintah Kabupaten Kapuas yang dapat di akses melalui dunia maya (www.kapuaskab.go.id). Tampilan website Pemkab Kapuas ini didesain sedemikian rupa sehingga berbeda dengan situs resmi milik Pemerintah Daerah lainnya. Terdapat sejumlah konten yang dapat di akses, mulai dari profil daerah, visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kapuas hingga sejarah berdirinya Kabupaten Kapuas. Namun yang tak kalah menariknya informasi-informasi yang disajikan selalu terbaru. Artinya setiap ada kegiatan kepala daerah, dapat dipastikan akan muncul di website Pemkab Kapuas yang dipadu dengan foto pendukung yang menarik.

Bahkan rencana kedepan website ini juga akan menampilkan konten seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) termasuk wilayah Kecamatan. Saat ini proses persiapan terus dilakukan melalui koordinasi dengan SKPD. Nantinya SKPD dapat langsung memberikan informasi di konten tersebut. Selanjutnya produk andalan kedua adalah Majalah Amanah. Majalah milik Pemkab Kapuas ini merupakan majalah pertama sejak berdirinya Pemerintah Kabupaten Kapuas 59 tahun lalu. Majalah ini resmi diluncurkan sejak tahun 2009 lalu. Nama Majalah Amanah diambil dari Visi dn Misi Bupati dan Wakil Bupati Kapuas periode 2008-2013. Dalam Visinya pasangan HM Mawardi dan Suraria Nahan ini mengusung visi Bersama Membangun Ekonomi Kerakyatan Berbasis pada Agribisnis dan Agroindustri Menuju Kapuas yang ”AMANAH” (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh). Dalam majalah ini sejumlah berita-berita hasil kegiatan kepala daerah dihimpun oleh tim kreatif Majalah Amanah. Walaupun berita yang disajikan telah terjadi beberapa pekan lalu, namun kami berupaya untuk memberikan tampilan berbeda. Diantaranya dengan memuat sebanyak mungkin foto-foto kegiatan dari berbagai sisi. Hal ini dilakukan agar pembaca tidak jenuh dengan berita yang disajikan. Apalagi diketahui saat ini tidak semua masyarakat khususnya di daerah pedalaman mendapatkan informasi dari koran atau televisi terkait dengan kondisi Kabupaten Kapuas.Kehadiran majalah ini diyakni mampu menjadi salah satu bentuk informasi yang dapat diketahui langsung masyarakat khususnya di pedesaan. Penyebaran majalah ini kami lakukan di 12 kecamatan se Kabupaten Kapuas. Caranya dengan membagikan kepada warga secara gratis ketika ada acara atau kegiatan di suatu wilayah yang di kunjungi kepala daerah. Antusias warga pun terlihat sangat tinggi begitu dibagikan majalah ini. Bahkan sejak edisi ke lima lalu, kami telah memberikan sedikit sentuhan dengan menyajikan sejumlah liputan khusus (lipsus). Berita yang disajikan tersebut belum pernah di ekspos oleh media, baik cetak maupun elektronik. Kehadiran sajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun Kabupaten Kapuas. Bahkan kami bertekad pada tahun 2011 mendatang, Majalah Amanah akan terbit secara teratur dalam setiap tiga bulan, dengan 40 halaman full colour. Namun demikian, kami yakin masih banyak kekurangan dari dua produk unggulan yang kami sajikan ini. Kami berharap kritik dan saran membangun untuk dapat mencari terobosan2 baru. Wasallam Dedy Purnadibrata, SE (Redaktur Pelaksana Majalah Amanah)

35 35

ejak bulan Januari 2010 yang lalu setelah di aktifkannya kembali website pemerintah kabupaten kapuas, http://kapuaskab.go.id yang secara global berisi tentang informasi pembangunan dan kegiatan kegiatan yang dilakukan pemerintah kabupaten kapuas, mengikuti pesatnya kemajuan teknologi teknologi telekomunikasi, media, dan informatika berbasis internet yang di implementasikan dalam pemberian informasi kepada publik secara lebih transparan melalui website. Perkembangan tekhnologi berbasis internet (website) ini juga diharapkan dapat meningkatkan hubungan kerja antar instansi pemerintah daerah serta menjadi pintu gerbang informasi secara online bagi daerah, provinsi atau Negara manapun yang ingin mengetahui lebih jauh tentang perkembangan Kabupaten Kapuas. Menyikapi kebijakan kebijakan pemerintah,terutama: 1. Undang Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, 2. Peraturan Mentri Informasi dan Telekomunikasi No. 28 / PER / M.KOMINFO / 9 / 2006 tentang Penggunaan Nama Domain “go.id” untuk Situs Web Resmi Pemerintah Pusat dan Daerah, 3. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 54 Tahun 2010 Pasal 1 point 37 tentang Pengadaan Barang dan Jasa dengan menggunakan tekhnologi informasi dan transaksi elektronik serta Pasal 8 point b tentang pengumuman pengadaan oleh pengguna anggaran sekurangnya di website. Maka pemeritah Kabupaten Kapuas secara bertahap melakukan strategi pengembangan tekhnogi IT melalui website resmi http://kapuaskab.go.id sebagai upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis (menggunakan) elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien yang mencakup 2 (dua) aktivitas yang berkaitan yaitu : 1. Pengolahan data, pengelolaan informasi, sistem manajemen dan proses kerja secara elektronis; & 2. Pemanfaatan kemajuan teknologi informasi agar pelayanan publik dapat diakses secara mudah dan murah oleh masyarakat terutama di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas.
Terwujudkan ide dan keinginan dalam suatu bentuk realitas untuk kemajuan daerah bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, tapi bila kita lihat daerah lain yang telah lama mengembangkan tekhnologi IT, maka bukan menjadi sesuatu yang tidak mungkin untuk menjadikan Kabupaten Kapuas menjadi Kabupaten yang maju dibidang tekhnologi informasi. Hal inilah yang sedang dan akan terus dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten, salah satu wujudnya adalah dengan akan dibagikannya Website secara gratis untuk setiap SKPD di Kabupaten Kapuas, yang nantinya akan dikelola oleh masing masing SKPD untuk lebih meningkatkan pelayanan informasi kepada publik. Penulis : Syahrin Noor,SE

S

(administrator website http://kapuaskab.go.id)

36 36

ebelumnya rumah sakit ini berdiri/ berlokasi di kampung Barimba Kecamatan Kapuas Hilir dengan nama ” RUMAH SAKIT HANGGULAN SINTA ” yang didirikan oleh Zending Basle. Sejak tahun 1939 sampai dengan 1966. Rumah sakit tersebut dipimpin oleh : 1. dr. CM Vischer (1939), 2. dr. H.Soemarno Sosroatmdjo. (1939), 3. dr. C. Maillola (1939), 4. dr. Hasberg (1947), 5. dr. Druchmyer (1947), 6. dr. Hu Genkam (1952), 7. dr. AH Klokke (1952), 8. dr. JJ Findenik (1957), 9. dr. Med Batke (1957), 10. dr. Med Kahvelt (1958), 11. dr. Ang Tiong Guan (1958), 12. dr. Hery Darsono (1962). Kemudian pada tahun 1966, Zending Basle ingin memakai bangunan miliknya, maka Pemerintah Daerah memindahkan rumah sakit dari Barimba ke Jl. Kapt. Pierre Tendean Kelurahan Selat Hilir Kecamatan Selat menempati tanah seluas 60.000 m2 yang berfungsi sejak Mei 1966 dengan dipimpin oleh Dr. Hery Darsono khusus hanya melayani pasien rawat jalan. Pada tahun 1969 rumah sakit dibawah pimpinan Dr. Irum J Sawong (1969-1972) membuka pelayanan rawat inap dengan kapasitas 20 tempat tidur yang melayani penduduk kota Kuala Kapuas dan sekitarnya disamping pelayanan rawat jalan yang sudah ada sebelumnya.

S

Selanjutnya rumah sakit dipimpin oleh : 1. dr. Benny Sumartono (1972), 2. dr. Yoyo Ambeng (1972-1975), 3. drg.ukik Bundu Tumon,SKM (1975-1976) 4. dr. Mursito Suprapto (1976-1979), 5. dr. Bobby P Simanjuntak (1979), 6. dr. Paulus Ariestanto Suhamzah (1980), 7. dr. Bambang Sugiarto (1981-1983), 8. dr. Duriyanto Oesman (1983-1985), 9. dr. Iskandar Zulkarnaen (September 1985 s/d 31 Oktober 1988), dan 10. dr. Qomaruddin Sukhemi (31 Oktober 1988 s/d 28 Pebruari 1996). Pada masa inilah RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo diresmikan oleh Menteri Kesehatan RI pada tanggal 6 Pebruari 1993 dengan menempati gedung baru yang ada di Jl. Tambun Bungai No.16, Kuala Kapuas.

Setelah Dr. Qomaruddin Sukhemi mutasi menjadi Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Kapuas RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo kemudian dipimpin oleh : - dr. Dody Firmanda (1 Maret 1996), - dr. Ikbal Ibuk Sindi (1997), - dr. Abdul Muin, SpOG (2000-2002), - dr.H.Suherman Arifin MKes (2002-2006), - dr. H. Bawa Budi Raharja Sejak tanggal 9 Juni 2006 menjadi direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo sampai sekarang dengan mengemban misi mewujudkan pelayanan prima dengan motto Bajenta & Pamasi (ramah dan siap menolong).

Visi: Terwujudnya pelayanan rumah sakit yang prima 2014. Misi:
1. Mewujudkan kinerja profesionalisme pelayanan kesehatan yang paripurna, bermutu dan terjangkau oleh masyarakat ; 2. Mewujudkan lingkungan yang kondusif dan kerjasama yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat ; 3. Menjadikan tempat pendidikan dan penelitian tenaga kesehatan 4. Menjadikan tempat rujukan bagi wilayah Kabupaten Kapuas dan sekitarnya Rumah sakit dipimpin oleh seorang direktur (dr. H. Bawa Budi Raharja) dibantu oleh satu orang kepala bagian (Kesekretariatan dan Rekam Medik) dan tiga orang kepala bidang (Bidang Pelayanan Medik, Bidang Keperawatan dan Bidang Keuangan). Masing-masing kepala bagian dan kepala bidang dibantu oleh dua orang kasubbid dan kasie.

Selain itu, pihak manajemen juga dibantu oleh Komite Medis (diketuai oleh dr. Santi Candra Dewi, SpOG) yang terdiri dari para dokter umum, dokter gigi dan dokter spesialis; Komite Keperawatan (diketuai oleh Ns. Mariasi, S.Kep) yang terdiri dari seluruh perawat serta Pengelola Bidan (diketuai oleh Danung Sri Wulandari, MPH) yang terdiri dari seluruh bidan. Pelayanan medis di rumah sakit diselenggarakan oleh empat Unit Pelayanan Fungsional (UPF) yaitu:

1. Bedah yang terdiri dari dokter spesialis dan dokter asisten bedah. 2. Penyakit dalam yang terdiri dari dokter spesialis & dokter asisten penyakit dalam 3. Kebidanan yang terdiri dari dokter spesialis dan dokter asisten kebidanan 4. Ilmu Kesehatan Anak yang terdiri dari dokter spesialis dan asisten anak Saat ini pelayanan medis dilakukan oleh tiga dokter spesialis (Penyakit Dalam, Kebidanan & Anak) serta 14 dokter umum.

37 37

Pelayanan rawat jalan dilakukan pada 11 buah poliklinik yaitu: 1. Poliklinik Bedah (ditunjang oleh ruang bedah minor) 2. Poliklinik Penyakit Dalam (ditunjang oleh Ultrasonografi – USG – dan Elektrokardiografi -EKG) 3. Poliklinik Kebidanan (ditunjang oleh Ultrasonografi) 4. Poliklinik Anak 5. Poliklinik Mata 6. Poliklinik THT 7. Poliklinik Kulit Kelamin 8. Poliklinik Jiwa 9. Poliklinik Jantung (ditunjang oleh Elektrokardiografi – EKG) 10. Poliklinik Gigi 11. Instalasi awat Darurat

Pelayanan medis ditunjang oleh berbagai instalasi yang ada di rumah sakit yaitu: 1. Instalasi Fisioterapi 2. Instalasi Farmasi 3. Instalasi Gizi 4. Instalasi Radiologi 5. Instalasi Perbaikan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) 6. Instalasi Laboratorium

Pelayanan rawat inap dibagi dalam beberapa kelas, mulai dari Kelas III, II, I, Utama dan VIP yang tersebar pada beberapa ruangan yaitu : 1. Ruang Melati (VIP) 2. Ruang Anggrek (RuangKelas I dan II) 3. Ruang Intensive Care Unit 4. Ruang Mawar (Penyakit Dalam Pria) 5. Ruang Teratai (Penyakit Dalam Wanita) 6. Ruang Kenanga (Bedah) 7. Ruang Dahlia (Anak) 8. Ruang Cempaka (Kebidanan) 9. Ruang VK (Tindakan Kebidanan) 10. Ruang Perinatologi

Akreditasi 5 pelayanan Merujuk kepada pasal 40 ayat (1) UndangUndang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, maka rumah sakit harus terakreditasi minimal 5 pelayanan yang diberikan yang meliputi: 1. Manajemen dan Administrasi 2. Pelayanan Medik 3. Pelayanan Keperawatan 4. Pelayanan Rekam Medik 5. Pelayanan Gawat Darurat Sehubungan dengan itu, sejak tahun 2009 sudah dibentuk Tim Akreditasi untuk mempersiapkannya. Saat ini masih banyak standar yang belum terpenuhi, mengingat kendala SDM, ruangan dan perencanaan yang belum terpenuhi. Kendala SDM contohnya adalah tidak adanya tenaga D-3 Rekam Medis. Meskipun sudah sejak tahun lalu formasi tersebut disediakan, tapi tidak ada yang mendaftar. Kendala ruangan adalah tidak adanya ruangan untuk komite medis, hal ini membuat nilai untuk standar tersebut menjadi nol. Kendala dalam perencanaan adalah belum tersedianya master plan dan business plan rumah sakit. Mengingat terbatasnya dana yang dimiliki oleh Pemda pada tahun 2011, pembuatan perencanaan diatas belum dapat dilakukan.

Merujuk pada pasal 7 ayat (3) UndangUndang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, maka rumah sakit umum daerah dapat berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Rumah sakit dengan bentuk seperti ini dapat melakukan pengelolaan keuangan secara mandiri, sehingga tidak perlu lagi melalukan penyetoran uang ke kas daerah. Bila sudah mencapai BLUD penuh, maka rumah sakit dapat melakukan pelelangan dengan penunjukan langsung untuk pagu dibawah 1 milyar. BLUD juga merupakan target dari Kementerian Kesehatan untuk tahun 2011, dimana diharapkan seluruh rumah sakit sudah berbentuk badan tersebut. BLUD juga memudahkan pelayanan rumah sakit, contohnya: dana Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang dikucurkan dari Kementerian Kesehatan, bisa langsung digunakan oleh rumah sakit untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kasus pada tahun 2010 ini, dimana tersedia dana lebih dari dua milyar di rekening

rumah sakit di Bank Rakyat Indonesia (BRI) tapi tidak dapat dimanfaatkan karena alokasinya tidak disetujui oleh dewan dalam mata anggaran kegiatan rumah sakit. Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) Dalam mencapai peningkatan mutu pelayanan kesehatan, Kementerian Kesehatan mengupayakan terwujudnya Goold Clinical Governance. Salah satu program yang dicanangkan adalah pengembangan PONEK. Program ini sekaligus menunjang tercapainya Millenium Development Goals yaitu mengurangi rasio kematian ibu dan tercapainya akses universal terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. Bila dilihat dari kriteria umum untuk pelayanan PONEK, maka rumah sakit kita sudah memenuhi seluruh persyaratan tersebut. Tapi untuk kriteria Pelayanan PONEK yang ideal, masih ada beberapa hal yang harus dipenuhi, misalnya ketersediaan perawat minimal 10 orang dalam Tim PONEK rumah sakit.

38 38

A. Poliklinik 1. Pemeriksaan radiologi 2. Pemeriksaan laboratorium dasar 3. EKG 4. USG 5. GawatDarurat 6. Visum et Repertum 7. Otopsi Jenazah B. Akomodasi 1. Perawatan Kelas III 2. Perawatan Kelas II 3. Perawatan Kelas I 4. Perawatan Kelas utama 5. Perawatan Kelas VIP 6. Perawatan ICU 7. Perawatan Perinatologi 8. Gawat Darurat 9. Pemulasaran Jenazah C. PemeriksaanDokter 1. Dokter Spesialis 2. Gawat Darurat 3. Konsultasi D. Visite/Konsul 1. Perawatan Kelas III 2. Perawatan Kelas II 3. Perawatan Kelas I 4. Perawatan Kelas Utama 5. Perawatan Kelas VIP 6. Perawatan ICU 7. Perawatan Perinatologi

Rp. 33.000,Rp. 39.100,Rp. 26.250,Rp. 87.500,Rp. 5.000,Rp. 25.000,Rp. 75.000,Rp. 22.000,Rp. 30.000,Rp. 40.000,Rp. 60.000,Rp. 80.000,Rp. 40.000,Rp. 22.000,Rp. 10.000,Rp. 30.000,Rp. 6.000,Rp. 7.500,Rp. 7.000,Rp. 10.000,Rp. 15.000,Rp. 25.000,Rp. 40.000,Rp. 60.000,Rp. 48.000,Rp. 15.000,-

( Berdasarkan Perda Nomor 676 Tahun 2002 )

Bagi masyarakat miskin di wilayah Kabupaten Kapuas yang memerlukan pelayanan kesehatan tingkat lanjut di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dapat memanfaatkan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) bagi yang memiliki kartu Jamkesmas, sedangkan bagi masyarakat yang tidak mempunyai kartu Jamkesmas dapat memanfaatkan program Jaminan

Kesehatan Masyarakat Daerah (Jamkesmasda) dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Membawa surat rujukan dari puskesmas setempat 2. Membawa surat keterangan tidak mampu dari RT diketahui oleh Lurah dan Camat setempat Bagi masyarakat miskin yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Kapuas apabila memerlukan pelayanan kesehatan tingkat lanjut di RSUD Kapuas diharapkan melengkapi persyaratan sebagai berikut : 1. Membawa Surat rujukan dari rumah sakit setempat 2. Membawa surat keterangan tidak mampu dari Lurah mengetahui Camat setempat 3. Membawa surat pengantar (jaminan) dari Pemda setempat. Untuk pasien rawat inap apabila tidak melengkapi persyaratan tersebut di atas dalam waktu 2 x 24 jam akan diberlakukan sebagai pasien umum, sedangkan untuk pasien rawat jalan apabila tidak melengkapi persyaratan tersebut di atas pada saat kunjungan akan diberlakukan sebagai pasien umum.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Dr. H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. yang saat ini dibangun dilahan seluas tiga hektare,rencananya akan diperluas lagi untuk menambah bangunan RSUD. hal ini untuk mengantisipasi membludaknya pasien dalam kasus kejadian luar biasa (KLB). "Selama ini banyak pasien pada saat KLB tidak tertampung dalam ruangan,sebab fasilitas ruangan yang sangat terbatas. Untuk itu pihak RSUD kuala kapuas berencana akan menambah lahan untuk gedung rumah sakit seluar tiga hektar lagi "Kata Direktur RSUD Kapuas dr Bawa Budi Raharja. Nantinya pihak RSUD juga berencana akan membangun gedung perawatan pasien pavilum di eks kantor Dinas Kehutanan Cabang Kahayan ,Hal ini juga sudah mendapatkan izin dari Bupati Kapuas. "Gedung favilun nantinya akan dibangun dan tempatnya juga bersebelahan dengan gedung RSUD sekarang. Jadi tinggal membongkar pagar sudah bisa satu halaman,” terangnya. Setiap tahunnya, gedung bangunan RSUD kapuas terus dibenahi, baik instrastruktur maupun perluasan gedung. Seperti tahun ini ruang VIP dari semula hanya 4 kamar menjadi 10 kamar dan terus ditingkatkan agar masyarakat yang berobat maupun pejabat di lingkungan Pemkab Kapuas tidak lagi repot keluar kota untuk mendapatkan pelayanan medis. (dedy. p)

39 39