You are on page 1of 44

Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh

PELINDUNG 1. Bupati Kapuas 2. Wakil Bupati Kapuas PEMBINA Sekretaris daerah Kabupaten Kapuas PENASEHAT/PENGARAH 1. Asisten Pemerintahan dan KESRA 2. Asisten Ekonomi dan Pembangunan 3. Asisten Administrasi Umum PENANGGUNG JAWAB/PEMIMPIN REDAKSI Kepala Bagian HUMAS dan Protokol WAKIL PIMPINAN REDAKSI Sapto Subagio KOORDINATOR LIPUTAN Arthir Menteng, SE KOORDINATOR DISTRIBUSI L u n d i, S.Sos REDAKTUR EKSEKUTIF Hadi Suwandoyo, SE Pathurrahman Ruslan, S.Pd REDAKTUR PELAKSANA Dedy Purnadibrata, SE SEKRETARIS REDAKSI Nerylia Paulina, S.STP REDAKSI 1. S u w a n d i 2. M. Solikhin 3. M. Akhmad FOTOGRAFER/KAMERAMEN M. Kardin KEPALA LAYOUT Abdul Rohim, SE BAGIAN KEUANGAN M. Romansyah DASAR Keputusan Bupati Kapuas No. 12/HUMASPRO TAHUN 2011 Tanggal 9 Januari 2011

Salam Redaksi
DAFTAR ISI DAFTAR ISI
Salam redaksi ........................ 3 Tahun Menuju Amanah....... Kh Muhammad Abduh Adalah Seorang Tokoh........... Pembukaan Pelatihan Guru Tanfiz...................................... Camat,Lurah & Kades Agar Sering Ke Lapangan............... Rsud Terima Penghargaan.... Peringatan Maulid.................. PELAYAN PUBLIK................. POL PP.................................. KEBERHASILAN KAPUAS.... Peringatan Maulid.................. Bahaya Kebakaran................. LALUHAN............................... PRA JABATAN....................... BPPT KAB KAPUAS.............. Penerapan Ktp Eletronik........ MEMBINA DESA.................... PROGRAM P4GN ................. SERAH TERIMA Jabatan....... Bimtek.................................... KEBERSIHAN......... .............. GANTI RUGI LAHAN............. Ipho Santoso.......................... PANGDAM XII……………….. HARI PERS NASIONAL......... Dinas Kelautan & Perikanan.. Pelabuhan Batanjung............. WALI BAND........................... 2 2 2 3 3 3 5 5 5 6 6 6 8 8 8 9 9 9 10 10 10 12 12 12 13 13 13 14 14 14 15 15 15 18 18 18 19 19 19 20 20 20 21 21 21 26 26 26 27 27 27 28 28 28 29 29 29 30 30 30 31 31 31 32 32 32 33 33 33 34 34 34 35 35 35 37 37 37 40 40 40 41 41 41

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Edisi ke Tujuh kali ini
merupakan edisi perdana pada tahun 2011. Pada edisi ini kami menyajikan satu liputan khusus tentang kondisi terkini BPPT dan Dinas Perikanan Kelautan Kab. Kapuas. Disamping itu kami juga menerbitkan satu kegiatan tingkat Provinsi Kalteng sebagai tuan rumah HUT PWI dan Hari Pers Nasional se Kalteng serta dimulainya pembangunan Pelabuhan Batanjung. Kami berharap sajian ini mampu membawa manfaat bagi kita semua.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb
K. Kapuas, 17 April 2011 Pemimpin Redaksi Majalah AMANAH Drs. M. HAFIZI

Edisi KELIMA

Edisi KEEMPAT

Edisi KETIGA

Edisi KEDUA

Edisi PERDANA

ALAMAT REDAKSI : Bagian HUMAS dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas . Jl. Pemuda Km.5,5 No.01 Telp.(0536) 21686 Fax (0513)21732) Kuala Kapuas

2 2

1. 2.

3.

4. 5.

6. 7. 8. 9.

10. 11. 12. 13.

14.

15. 16.

17. 18.

Dua kali Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional dan Ketahanan Pangan pada Tahun 2008 dan 2009 dari Presiden Republik Indonesia ; Penobatan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu Peringkat ke 6 Kategori Pelayanan Publik terbaik se Indonesia pada Tahun 2008 dan Peringkat ke 4 terbaik se Indonesia Tahun 2009 ; Pendirian Pabrik Pupuk Organik pertama kali di Kalteng dan telah berproduksi sejak bulan Maret 2009 sampai sekarang yang menunjang peningkatan beraneka ragam hasil usaha Tani. Pada Tahun 2010 mendapat pujian dan pengakuan dari Gubernur Kalimantan Tengah, bahwa Kabupaten Kapuas sebagai lumbung padi Kalimantan Tengah ; Pelayanan Gratis bagi masyarakat Kabupaten Kapuas : - Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) ; - Kartu Keluarga ( KK ) ; - Akta Kelahiran dan Santunan Kematian bagi masyarakat miskin. Pelayanan Dasar Kesehatan Gratis bagi masyarakat miskin : Penyelesaian berbagai pembangunan fisik, jalan, jembatan dan pembangunan sarana/prasarana di wilayah Kabupaten Kapuas. Peningkatan bantuan sosial, lembaga keagamaan dan bantuan Rumah Ibadah untuk semua agama di Kabupaten Kapuas. Menurunnya angka kemiskinan (berdasarkan data dari BPS) dari 170 ribu jiwa lebih pada tahun 2009 menjadi 140 ribu jiwa terjadi penurunan sebanyak 30 ribu jiwa atau 18% . Mulai beroprasi dan berproduksinya Perusahaan Batu Bara di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah. Tetap terjaga dan terpelihara dengan baik, keamanan dan ketertiban dalam keadaan kondusif. Membuka Isolasi wilayah Kecamatan Timpah, Pujon dan Sei Hanyo dengan pembuatan jalan darat melalui Kecamatan Mantangai lingkup wilayah Kab. Kapuas Menciptakan Terobosan baru dengan membuka Akses Ekonomi untuk Kalteng terutama Kabupaten Kapuas, melalui pembangunan Pelabuhan Batanjung di Kapuas Kuala. Hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) Kabupaten Kapuas memperoleh prestasi kelulusan mencapai 93% jauh berada diatas rata-rata tingkat Provinsi Kalteng yang hanya mencapai 60,28% (Kompas,20-04-2010) Menerima Penghargaan Akta Kelahiran Bebas Bea/Gratis dari Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Menerima Penghargaan Citra Pelayanan Prima Tingkat Madya Tahun 2010, diberikan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, EE Mangindaan Kabupaten Kapuas sebagai salah satu percontohan kawasan Minapolitan tahun 2011 di tanah air. Meningkatnya penilaian ADIPURA - Tahun 2009 peringkat 6 meningkat menjadi peringkat ke 3 (tiga) se Kalimantan Tengah. - Tahun 2011 dari Peringkat 3 naik menjadi peringkat 2 se Kalimantan Tengah Penyusun : Drs. M. HAFIZI (Kabag Humas Protokol)

3 3

B

upati Kapuas HM Mawardi mengumpulkan seluruh Kepala SKPD dan Camat di Aula Bappeda Kapuas, Jumat (7/1) pagi. Kegiatan ini merupakan agenda pertama kali pada tahun anggaran 2011 guna mengevaluasi capaian kinerja pelaksanaan program/kegiatan skpd terhadap target-target kinerja yang telah ditetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Kapuas tahun 2008-2013. Tampak hadir saat kegiatan berlangsung Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan dan Sekda Kapuas H Nurul Edy. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi ketika membuka Acara Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program/Kegiatan Tahun Anggaran 2010 dan Persiapan Pelaksanaan Program/ Kegiatan Tahun Anggaran 2011 mengatakan pada triwulan-triwulan sebelumnya agenda rapat pengendalian seperti ini hanya fokus pada capaian realisasi fisik dan keuangan beserta permasalahannya. Akan tetapi pada rapat kali ini akan dievaluasi sejauhmana capaian keluaran dan hasil yang telah direncanakan oleh semua SKPD selama ini. Walaupun hal ini merupakan langkah awal untuk mengevaluasi capaian target kinerja tersebut. Kalau ternyata belum mengarah pada sasaran yang ditetapkan maka perlu dilakukan pengendalian pelaksanaannya. Karena salah satu tahapan penting yang dilaksanakan dalam rangka perencanaan pembangunan adalah pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan. ”Kita akan selalu menemui siklus yang berulang dan berkelanjutan mulai dari penyusunan rencana, penetapan rencana, pengendalian pelaksanaan rencana dan evaluasi pelaksanaan rencana setiap tahun,” terangnya. Pengendalian sebagai bagian dari tahapan perencanaan tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi bahan evaluasi dan menjamin tercapainya sasaran-sasaran yang telah ditetapkan.

Beranjak dari hal tersebut, maka dapat diambil langkahlangkah perbaikan untuk menjamin tercapainya sasaran tahunan hingga lima tahunan. Maka indikator kinerja kunci yang merupakan indikator kinerja utama yang mencerminkan keberhasilan penyelenggaraan suatu urusan pemerintahan yang telah dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah kabupaten kapuas berhasil atau tidaknya pencapaian sasaransasaran kinerja yang telah ditetapkan merupakan tanggungjawab seluruh unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Lebih jauh dikatakan pada tahun anggaran 2011 ini Pemerintah Kabupaten Kapuas

telah mengalokasikan anggaran bantuan dana tanpa bunga kepada koperasi untuk menyalurkan bantuan pupuk bersubsidi kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani. Oleh karena itu semua persiapan oleh instansi terkait agar dilaksanakan sedini mungkin pada awal tahun anggaran, dalam hal ini dinas pertanian, dinas perindustrian, perdagangan, koperasi dan UMKM serta instansi terkait lainnya harus dikoordinasikan dengan baik sehingga program ini dapat berjalan secara optimal pada tahun anggaran 2011 ini juga. Sementara itu Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden menyebutkan pada kesempatan ini juga SKPD akan memaparkan persiapan pelaksanaan program/kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2011 baik yang bersumber dari dana APBN yaitu tugas pembantuan, urusan bersama dan APBD Kabupaten Kapuas termasuk dana alokasi khusus. (Humaspro)

Salah satu tahapan penting yang dilaksanakan dalam rangka perencanaan pembangunan adalah pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan. ”Kita akan selalu menemui siklus yang berulang dan berkelanjutan mulai dari penyusunan rencana, penetapan rencana, pengendalian pelaksanaan rencana dan evaluasi pelaksanaan rencana setiap tahun.” Pengendalian sebagai bagian dari tahapan perencanaan tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi bahan evaluasi dan menjamin tercapainya sasaran-sasaran yang telah ditetapkan.
JADWAL KEGIATAN KOORDINASI, PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN KABUPATEN KAPUAS TAHUN 2011

No
1 1 2

Tanggal
2 31 Desember 2010 7 Januari 2011

Uraian Kegiatan
3 Penyerahan DIPA dan DPA dari Bupati ke Kepala SKPD dan Camat Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan 2010 dan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan/Program Tahun 2011 Musrenbang Desa/Kelurahan Musrenbang Kecamatan Forum Gabungan SKPD Kabupaten Kapuas Musrenbang Kabupaten Kapuas Dalam Penyusunan RKPD Tahun 2012 Rakordal Triwulan I Tahun Anggaran 2011 Rakor dan Evaluasi Program Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan Pertama TA. 2011 Rakordal Triwulan II TA. 2011 Rakor dan Evaluasi Program/Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan Kedua TA. 2011 Rakordal Triwulan III TA. 2011

3 4 5 6

Paling Lambat Minggu ke-3 Bulan Januari 2011 16-22 Februari 2011 7-8 Maret 2011 14-15 Maret 2011

7 8 9 10 11

5 April 2011 6 Juni 2011 5 Juli 2011 5 September 2011 5 Oktober 2011

4 4

“Pengajian-pengajian dan majelis taklim itu adalah tamannya surga di dunia, tempat pada Haul (Memperingati) 8 tahun mendapatkan ilmu pengetahuan dan wafatnya KH Muhammad Abduh bin H pencerahan” , ungkap HM Mawardi. Abdul Khair, Sabtu (8/1) di Masjid “ Kita datang ke majelis taklim tentunya Babussalam komplek Pondok Pensantren dengan niat yang tulus dan ihlas , dengan Babussalam Kuala kapuas. HM Mawardi harapan mendapatkan ketenangan bathin merasa bersyukur , KH Masdarul Khair dalam kehidupan “ , jelasnya. (Buya Masdar) sebagai anak dapat Tugas pemerintahan antara lain , bagaimana meneruskan kegiatan majelis taklim dan mencerdaskan masyarakat , tetapi bukan mengembangkan keberadaan Pondok hanya cerdas namun juga harus beriman , Pesantren Babussalam. Atas nama terang HM Mawardi. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kapuas, HM Kabupaten Kapuas terus dalam suasana Mawardi mengucapkan terima kasih dan aman , sejuk, dan semoga Allah SWT penghargaan. Keberadaan majelis taklim di senantiasa menurunkan berkah dan Pondok Pesantren Babussalam agar dapat rahmatnya, dari langit maupun bumi. terus tegak berdiri , dengan memberikan “ Mari kita selalu bersilaturrahmi, ilmu agama kepada umat untuk menjaga persatuan dan kesatuan, keselamatan hidup didunia dan hidup persatuan antara umat, ulama dan diakhirat, harap HM Mawardi. masyarakat “ ajak HM Mawardi.

lmarhum KH Muhammad Abduh bin H Abdul Khair, ayah dari KH Masdarul Khair (Buya Masdar) pimpinan Pondok Pesantren Babussalam Kuala Kapuas termasuk tokoh masyarakat kita. Beliau telah menyumbangkan keilmuaan, ini adalah merupakan kegiatan yang sangat membantu pemerintahan. Demikian disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, Sementara itu KH Masdarul Khair (Buya Masdar) pimpinan Pondok Pesantren Babussalam dalam ceramah antara lain mengatakan , ilmu bagaikan penglihatan untuk menjalani hidup dan kehidupan agar selamat di dunia dan di akhirat. Pada kesempatan itu, HM Mawardi secara pribadi memberikan bantuan uang sebesar Rp. 50 juta untuk pengembangan Pondok Pensantren Babussalam , diterima langsung pimpinan Pondok KH Masdarul Khair (Buya Masdar). Dihadiri Wakil Ketua DPRD Kapuas H Asrani,SE, Unsur Muspida, Asisten III Drs.Johansyah , Kepala SKPD, Kepala Kemenag Drs H Mahli, Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Alim Ulama, para santri dan santriwati serta sejumlah kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi ruangan dan halaman Masjid Babussalam Kuala Kapuas. (Humaspro)

A

5 5

Guru Tahfidz sangat berperan dalam mendidik santri. Harapan besar dari para guru, ulama, tokoh masyarakat dan orang tua wali santri yang telah menitipkan putra putrinya untuk belajar menghafal Al Qur’an. Pemberdayaan guru tahfidz sangat penting, melalui metode pengajaran, sistem dan menajemen rumah tahfidz. “dengan metode one day one ayat kita dapat mendidik anak untuk menghafal Al Qur’an di rumah.
‘’Kami mendukung sepenuhnya kegiatan seperti ini’’, terang HM Mawardi, yang hadir juga dalam lauching Hotel Anggrek Darul Qur’an (Daqu) Kapuas beberapa waktu lalu bersama Ust Yusuf Mansur. Guru Tahfidz sangat berperan dalam mendidik santri terutama dalam menciptakan metode pembelajaran yang dapat membantu santri dalam menghafal Al Qur’an. Harapan besar dari para guru, ulama, tokoh masyarakat dan orang tua wali santri yang telah menitipkan putra putrinya untuk belajar menghafal Al Qur’an. Pemberdayaan guru tahfidz sangat penting, melalui metode pengajaran, sistem dan menajemen rumah tahfidz. “Karena dengan metode one day one ayat kita dapat mendidik anak untuk menghafal Al Qur’an di rumah “ terang HM Mawardi. General Manager Kampung Qur’an Darul Qur’an Tangerang, Ustadz Darmawan Eko Setiadi mengutarakan, adanya dukungan serta sambutan yang baik dari masyarakat menjadikan PPPA Daarul Qur’an harus bersiap diri untuk lebih aktif lagi dalam program – programnya, termasuk program Rumah Tahfidz. Program Rumah Tahfidz sangat disambut antusias oleh masyarakat Indonesia tidak terkecuali masyakat Kalimantan yang nota benenya jauh dari Jakarta dimana PPPA Daqu berada. Menurut Ketua Panitia Ustadz Ahmad Masrul S Sos.I, kegiatan pelatihan berlangsung 2 hari, diikuti 33 orang peserta. “ Seyogyanya peserta dari Kaltim dan Kalbar akan ikut , karena ada kegiatan juga mereka tidak bisa hadir” , jelasnya. Tujuan Pelatihan Guru Tahfidz ini adalah untuk memberikan serta menjembatani bagi masyarakat yang ingin membuka Rumah Tahfidz, dalam hal proses pendirian, kegiatan belajar serta aktifitas yang dilakukan di Rumah Tahfidz. Sebelumnya di Kalimantan Tengah, baru ada satu Rumah Tahfidz yaitu di Hotel Anggrek Daqu Kapuas , dengan adanya kegiatan pelatihan Guru Tahfidz diharapkan akan semakin banyak rumah – rumah Tahfidz hadir di Kalimantan , sekarang ada 10 rumah Tahfidz hadir di Kalimantan Tengah, lanjut Ustadz Masrul. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi menyerahkan secara simbolis bingkisan untuk anak yatim, dan secara pribadi, HM Mawardi memberikan bantuan uang Rp.10 juta untuk Hotel Anggrek Daqu, diterima Koordinator /Direkturnya Ustadz Ahmad Masrul. Dihadiri Kepala Kementerian Agama Kapuas Drs H Mahli, Ketua MUI KH Abdul Mutahlib, Ketua FKUB Drs H Masyumi Rifai MAP, dan sejumlah undangan lainnya. ( Humaspro )

ari kita bersama membudayakan gemar bersedekah untuk menggerakkan dan membangkitkan ekonomi umat. Jika mau sukses, mau dicukupkan rezeki oleh Allah SWT maka kita harus membantu orang lain dengan bersedekah. Ajakan itu disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM saat membuka Pelatihan Guru Tahfidz se Kalteng dan Kalsel serta Program 100 bingkisan untuk anak yatim Kabupaten Kapuas, di Hotel Anggrek Daqu, Minggu (13/2) pagi. Bupati HM Mawardi merasa senang dengan adanya kegiatan yang mendukung arah perbaikan masyarakat Indonesia utamanya di Kabupaten Kapuas ini.

M

6 6

7 7

Camat , Lurah dan Kepala Desa agar sering turun kelapangan, bertemu langsung dengan masyarakat, melihat pembangunan sudah berjalan dengan baik atau tidak. “ Bila ada permasalahan segera diatasi, jangan menghindar atau lari dari permasalahan “ Kepada seluruh aparat baik tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan sampai Desa agar dapat mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Kapuas, menuju Kabupaten Kapuas yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh),
“ Membangun budaya malu. Kepada seluruh aparat baik tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan sampai Desa upati Kapuas Ir HM Mawardi MM untuk dapat mewujudkan Visi dan Misi mengingatkan kepada para Camat, Lurah Kabupaten Kapuas , yaitu menuju dan Kepala Desa (Kades) agar sering turun Kabupaten Kapuas yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh), kelapangan, bertemu langsung dengan masyarakat, melihat pembangunan sudah ajak HM Mawardi. Untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut,diperlukan berjalan dengan baik atau tidak. koordinasi dan singkronisasi (sinergi), “ Hal itu diingatkan HM Mawardi pada libatkan dan ajak masyarakat dan para Rapat Koordinasi Pengendalian, Evaluasi dan Workshop Pengelolaan Pemerintahan pemangku kepentingan bersama untuk mensukseskannya” ungkap HM Mawardi. Desa/Kelurahan se Kabupaten Kapuas, Sabtu (8/1) di Aula Kantor Bupati Kapuas. Selalu berkreasi, berkreatif dan mencari inovasi Penyelenggaraan pemerintahan Selanjutnya HM Mawardi mengatakan, tugas dan kewajiban pemimpin pemerintah dan pembangunan Desa/Kelurahan ditujukan untuk meningkatkan tarap hidup adalah langsung melaksanakan pembangunan, agar benar-benar beerhasil masyarakat melalui penetapan kebijakan, program dan kegiatan yang sesuai dengan Bila ada permasalahan segera diatasi, esensi masalah & prioritas kebutahan jangan menghindari atau lari dari permasalahan “ , tegas HM Mawardi. . masyarakat setempat yang pada akhirnya merupakan cerminan kesejahteraan masyarakat daerah dalam hal ini Kabupaten Kapuas, terang HM Mawardi. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kapuas Drs Ferly H Sangen, M.Si mengatakan, tujuan kegiatan itu antaralain, meningkatkan pengetahuan, pemahaman,wawasan serta terciptanya harmonisasi dan kesamaan persepsi para pelaku pembanguan di daerah khususnya pedesaan dari aspek pendataan, perencanaan, pelaksanaan, pembiayaan dan pengawasan di Desa/Kelurahan. Nara sumber Bupati Kapuas, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri,Inspektorat dan BPMD Kapuas, terang Ferly. Pada kesempatan itu diserahkan Buku Panduan Perencanaan Desa dari Sluices Project kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas, diterima oleh Bupati HM Mawardi. ( Humaspro )

B

Para Camat, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), panitia lelang dan bendahara pengeluaran lingkup Pemerintah Kabupaten Kapuas, agar tidak satupun tersangkut sanksi pidana korupsi.
Sosialisasi ini, terang HM Mawardi, merupakan tindak lanjut dari piagam kerjasama bidang hukum perdata dan tata usaha negara antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas dengan Kejaksaan Negeri Kuala Kapuas Nomor 130.1/1620/ HUK.2010 dan Nomor B -1353/Q.2.12/ ES.2/11/2010 Tanggal 4 Nopember 2010. HM Mawardi mengharapkan, dengan sosialisasi ini dapat menciptakan kesepahaman dalam hal ketaatan terhadap aturan hukum sehingga dapat menunjang program pembangunan yang kita citacitakan untuk perkembangan Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini. Dalam rangka menciptakan iklim pembangunan yang kondusif dan terkontrol maka perlu kiranya para aparatur yang diberi tanggung jawab, baik itu dari BUMN, BUMD dan Pemerintah Daerah yang ada di Kabupaten Kapuas senantiasa mematuhi dan mentaati segala ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku, agar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan tidak salah dalam pelaksanaannya serta dalam mengambil kebijakan, khususnya untuk para kepala SKPD, pimpinan BUMN dan BUMD. Menurut Kabag Hukum Setda Kapuas Fitrayanto Suriadinata, SH, M. Hum, sosialisasi ini bertujuan untuk menciptakan aparatur BUMN/BUMD dan pemerintah daerah yang mampu memahami fungsi kejaksaan dan juga paham terhadap tindak pidana dalam rangka pengadaan barang/ jasa. Peserta berjumlah 350 orang, terdiri dari pimpinan BUMN/BUMD di Kabupaten Kapuas, pengguna anggaran, pejabat pelaksana teknis kegiatan, panitia lelang, bendahara pengeluaran di lingkungan pemerintah Kabupaten Kapuas. Turut memberikan sambutan pada kesempatan itu Kajati Kalteng M Jusuf SH MH. Pada kesempatan itu dilakukan tukar menukar cinderamata antara Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dengan Kajati Kalteng M Jusuf SH MH Dihadiri unsur Forkompimda, Wabup Suraria nahan Dipl ATP ST, Sekda Drs. H. Nurul Edy, M.Si, Kepala SKPD dan sejumlah undangan lainnya. (Humaspro)

B

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM menginginkan kepada para Camat, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), panitia lelang dan bendahara pengeluaran lingkup Pemerintah Kabupaten Kapuas, agar tidak satupun tersangkut sanksi pidana korupsi. Keinginan HM Mawardi itu disampaikan pada sosialisasi peran, tugas dan wewenang Kejaksaan RI bidang perdata dan tata usaha negara, khususnya terhadap eksistensi Pemerintah Daerah , BUMN, BUMD di Kabupaten Kapuas dan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang/jasa Pemerintah berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2010, di Aula Kantor Bupati Kapuas, Rabu (9/3) pagi.

8 8

P

emerintah Kabupaten Kapuas kembali menerima piagam penghargaan Citra Pelayanan Prima Tingkat Madya Tahun 2010, Rabu (15/12) lalu di Jakarta. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh dr H Bawa Budi Raharja selaku Direktur RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Piagam penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, EE Mangindaan bertempat di Istana Wakil Presiden RI atas prestasi dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di bidang pelayanan jasa rumah sakit.

Direktur RSUD Kapuas dr H Bawa Budi Raharja yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/15) pagi menjelaskan penghargaan serupa juga pernah diterima oleh RSUD Kapuas pada tahun 2006 lalu. “Penghargaan tersebut selalu dievaluasi tiap dua tahun,” kata Bawa. Menurutnya dalam melakukan evaluasi tim penilai dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dibantu pihak Kejaksaan, LSM, Media Massa serta dari akademisi.Tim ini turun ke daerah untuk melakukan pengamatan, baik secara tidak langsung yakni dengan menerima laporan dan masukan dari masyarakat. Kemudian tim juga turun secara langsung dengan mendatangi pusat pelayanan publik seperti Rumah Sakit, Puskesmas, Samsat dan PDAM. Walau telah menerima penghargaan untuk kedua kalinya, namun Bawa mengakui dalam pelayanan di rumah sakit masih ada kekurangnyamanan dan keluhan dari para pasien.

Namun demikian pihaknya terus berusaha untuk terus meningkatkan perbaikan pelayanan sehingga dapat memberikan rasa kepuasan, kenyamanan dan keselamatan pasien. “Kami akan terus berupa meningkatkan kebutuhan sumber daya manusia serta sarana dan prasana rumah sakit agar pelayanan prima sesuai dengan motto BMW dari kepala daerah dapat tercapai,” terangnya. Motto pelayanan prima BMW yang dimaksud adalah Biaya transparan, Mudah proses pelayanan dan Waktu proses pelayanan cepat dan tepat. “Kami juga mengharapkan dukungan masyarakat dan Pemerintah kabupaten Kapuas untuk meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan,” tukasnya. Perlu diketahui bahwa saat ini RSUD Kapuas adalah rumah sakit kelas C dimana rumah sakit ini telah mempunyai kemampuan pelayanan medis spesialistik dasar. Artinya telah memiliki 4 pelayanan seperti penyakit dalam, kandungan, bedah dan anak. ( Humaspro )

9 9

Majelis Ulama Indonesia (MUI), Panitia Hari-Hari Besar Agama Islam (PHBI) serta Pemkab Kapuas.“Tema peringatan Maulid kali ini adalah Dengan Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Silahturahmi Umat Menuju Masyarakat Kapuas Madani,” kata Alianyah yang juga dipercaya sebagai Ketua PERKEBAN Kapuas ini. Bupati Kapuas HM Mawardi saat memberikan sambutan menjelaskan peringatan ini sebagai ungkapan penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai Rasul Allah yang terakhir dan membawa risalah universal bagi umat manusia.

ibuan umat muslim dari berbagai penjuru Kota Kuala Kapuas memadati Lapangan Bukit Ngalangkang, Senin (14/2) malam. Mereka yang mulai berdatangan selepas Salat Isya guna menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 Hijriah. Apalagi panitia pelaksana mendatangkan kiai kondang asal Kalsel KH Bahran Jamil. Kegiatan ini selain dihadiri oleh Bupati Kapuas HM Mawardi juga dihadiri pula oleh tokoh-tokoh agama seperti Ketua MUI KH Abdul Muthalib, sejumlah Unsur Muspida serta Kepala SKPD. Ketua Panitia Pelaksana Aliansyah Noor dalam laporannya menyebutkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan kerjasama dari beberapa organisasi. Organisasi itu adalah Persatuan Keluarga Banjar (PERKEBAN), Paguyuban Sasano Karyo dan Paguyuban Lembur Kuring. Kemudian dari Front Pembela Islam (FPI) serta dukungan dari

R

10 10

Pada kesempatan itu Bupati juga mengajak umat muslim yang mamadati Lapangan Bukit Ngalangkang untuk selalu bersalawat dan menhaturkan salam untuk junjungan Nabi Muhammad SAW, keluarga dan seluruh pengikut Nabi Muhammad. “Semoga kita yang hadir di lapangan ini mampu secara konsisten dan konsekwen, mempunyai tekad serata komitmen yang sama untuk selalu berupaya secara maksimal untuk menjadi ummat Nabi Muhammad SAW yang patuh lagi setia, hingga akhir hanyat,” terang Mawardi.

Sementara itu penceramah KH Bahran Jamil mengungkapkan Nabi Muhammad adalah contoh yang terbaik bagi umat manusia. Makda dari itu dia mengajak kaum muslimin untuk meneladani kehidupan Nabi Muhammad. Bahkan KH Bahran Jamil juga menjelaskan peringatan Maulid Nabi Muhammd SAW merupakan peringatan kelahiran sosok Nabi sekaligus Rasul Terakhir yang membawa rahmat secara universal. Selain itu KH Bahran Jamil juga berpesan kepada umat muslim untuk memperbanyak perbuatan kebajikan. Salah cara dengan memberikan sedekah atau bantuan kepada orang yang memerlukan. (humaspro)

11 11

Musrenbang bukan saja sebagai agenda rutin tahunan untuk mengkalkulasikan besar-kecilnya anggaran karena besar-kecilnya anggaran bukan tolak ukur suksesnya perencanaan akan tetapi yang lebih penting adalah seberapa besar efek, nilai dan manfaat dari perencanaan tersebut bagi masyarakat.
Menurutnya Musrenbang bukan saja sebagai agenda rutin tahunan untuk mengkalkulasikan besarkecilnya anggaran karena besar-kecilnya anggaran bukan tolak ukur suksesnya perencanaan akan tetapi yang lebih penting adalah seberapa besar efek, nilai dan manfaat dari perencanaan tersebut bagi masyarakat. Di sanalah, cerminan kualitas dan integritas diukur. “Dengan memperhatikan dokumen perencanaan jangka menengah baik secara nasional dan provinsi maka prioritas pembangunan pada tahun 2012 masih fokus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan dan memperluas lapangan kerja, mengurangi kemiskinan dan mendukung terciptanya keadaan lingkungan yang lebih baik,” terangnya. Dengan demikian secara substansial prioritas pembangunan tersebut sejalan dengan visi, misi dan prioritas pembangunan jangka menengah daerah dan prioritas pembangunan Kabupaten Kapuas pada tahun 2012. Sementara itu Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kabid Pengendalian dan Statistik Yan Hendri Ale mengatakan tujuan kegiatan ini untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan dengan arak kebijakan pembangunan provinsi. Kemudian untuk mengklarifikasi program yang telah disampaikan masyarakat kepada Pemda Kapuas pada Musrenbang RKPD kabupaten di kecamatan. Selanjutnya mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah Kabupaten Kapuas. Adapun para narasumber dan peserta SKPD Provinsi Kalteng yang terkait. Kemudian dari Kepala SKPD Pemkab Kapuas, para Asisten, Ketua DPRD, Staf Ahli Bupati, Tokoh Masyarakat, LSM dan Ormas serta perguruan tinggi. “Kegiatan juga diisu dengan diskusi dan tanya jawab serta perumusan berita acara Musrenbang RKPD Kabupaten Kapuas Tahun 2012 serta ditutup dengan stressing dari Wakil Bupati Kapuas,” ungkapnya. (Humaspro)

P

erencanaan pembangunan yang

efisien dan efektif menjadi tolak ukur akuntabilitas, profesionalisme dan bobot pelayan publik dewasa ini. Sebab, perencanaan pembangunan yang tidak efesien dan efektif akan menimbulkan pencitraan yang “negatif” terhadap kualitas pelayanan aparatur pemerintah. Disinilah, hakekat dan arti penting dari musrenbang. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan saat membuka Musrenbang Kabupaten Kapuas di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas, Senin (21/3) pagi.

Pameran dan Pasar Rakyat merupakan sarana promosi, informasi bisnis dan dagang. Sekaligus sebagai sarana informasi program-program kemajuan hasil pembangunan daerah di Kabupaten Kapuas.
bahwa penyelenggaraan pameran dan pasar rakyat ini merupakan sarana promosi, informasi bisnis dan dagang. Kemudian sebagai sarana informasi program-program kemajuan hasil pembangunan daerah di Kabupaten Kapuas. “Kami berharap kegiatan ini dapat betul-betul bermanfaat bagi masyarakat dan terjalinnya kerjasama bisnis dan perdagangan bagi pelaku usaha,” terangnya. Melihat kondisi perekonomian yang belum stabil saat ini dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, maka dipandang perlu keseriusan semua pihak. Baik pemerintah maupun pelaku usaha dalam berbagai kegiatan khususnya untuk memacu sektor perekonomian. Tentunya dengan bersamasama membangun ekonomi kerakyatan berbasis pada agribisnis dan agro industri menuju Kapuas yang AMANAH (aman, maju, mandiri, sejahtera dan tangguh). Bahkan pada kesempatan itu Bupati juga mengimbau selama kegiatan pameran dan pasar rakyat agar para peserta tetap menjalin kebersamaan dan kekompakan serta bersama-sama menjaga kebersihan di lokasi kegiatan. Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan Agung Lintar Alfian menjelaskan peserta kegiatan berjumlah 30 SKPD lingkup Pemkab Kapuas. Kemudian dari pedagang otomotif, elektronik, pakaian, kerajinan cenderamata, makanan olahan, tanaman hias dan lain-lain sebanyak 70 peserta. (Humaspro)

P

ameran dan pasar rakyat mewarnai

rangkaian Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 205 dan HUT Pemkab Kapuas ke 60. Acara ini dipusatkan di sekitar Stadion Panujung Tarung. Sesuai jadwal pameran dan pasar rakyat akan berlangsung mulai tanggal 14 hingga 19 Maret 2011. Kegiatan ini dibuka oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy , Senin (14/3) sore. Dalam sambutan tertulis Bupati Kapuas HM Mawardi yang dibacakan Sekda Kapuas

12 12

Sapol PP harus menampilkan wajah yang tegas namun tetap humanis. Wajah tegas bukan berarti arogan atau mau menang sendiri, tetapi harus tampil semakin kuat dan kokoh dalam menjalankan tugasnya. Sedangkan, wajah humanis bersikap melindungi dan melayani serta berorientasi pada prestasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
edepan, Polisi Pamong Praja (Pol PP) dalam melaksanaan tugas pokok dan fungsinya harus mengedepankan “ Penataan “ bukan Penertiban “. Hal ini mengingat apabila melalui “Penataan” terkandung semangat kebersamaan antara masyarakat dengan aparat dalam mewujudkan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, dan di lain pihak apabila melalui “ Penertiban “akan cenderung bertindak represif. Agar harapan tersebut diatas dapat terwujud didalam kehidupan masayarakat, maka sudah seharusnya seluruh jajaran anggota Pol PP dapat menjadi panutan bagi masyarakat Demikian sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri Gumawan Fauzi di bacakan Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi , pada upacara HUT Polisi Pamong Praja ke-61, di Halaman Kantor Bupati Kapuas , Senin (14/3) pagi. Anggota Pol PP, harus mampu menunjukan kinerja yan optimal dalam melaksanakan tugas pokok

K

dan fungsinya sehingga menghapus kesan negatif bahwa Pol PP berlaku tidak profesional dan tidak proporsional. Kesan ini , memberikan citra yang tidak mengutungkan bagi seluruh jajaran Sapol PP, kata Mendagri. Sebagai sebuah institusi penyelenggaraa ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat, Sapol PP harus menampilkan wajah yang tegas namun tetap humanis. Wajah tegas bukan berarti arogan atau mau menang sendiri, tetapi harus tampil semakin kuat dan kokoh dalam menjalankan tugasnya. Selain itu , wajah tegas berarti tidak mengenal kompromi dan tidak terpegaruh oleh berbagai godaan yang melanggar hukum dan sumpahnya, tegas Gumawan Fauzi. Disisi lain , wajah humanis bersikap melindungi dan melayani serta berorientasi pada prestasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kepada seluruh jajaran Sapol PP Mendagri Gumawan Fauzi menegaskan, antara lain, selalu meningkatkan profesionalisme dan disiplin pribadi dalam setiap pelaaksanaan tugas, dengan mengedepankan sikap etis dan humanis namum tegas. Menghindari tindakan kekerasan dalam setiap pelakasanaan tugas serta senantiasa menjunjung tinggi hak azasi manusi. Upacara tersebut dihadiri unsur Muspida, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala SKPD serta diikuti anggota Polri, Sat Pol PP, Anggota Pemadam Kebakaran, Tagana dan sejumlah PNS. (humaspro)

Uji coba penanaman/demplot pengembangan usaha tani jagung yang digagas oleh jajaran Kodim 1011/KLK diharapkan mampu menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan selain padi. Selain itu juga untuk dapat memberikan manfaat dan hasil yang maksimal dalam meningkatkan produksi. yang pada akhirnya mampu meningkatkan taraf hidup petani,” selanjutnya untuk memberikan gambaran tentang produktivitas, produksi, antisipasi terhadap hama dan penyakit serta dapat dijadikan sebagai acuan dalam menilai kelayakan investasi terhadap budidaya jagung.

Penanaman perdana bibit jagung hibrida
mulai dilakukan secara serentak di sejumlah lokasi di Kabupaten Kapuas. Titik penanaman di lakukan di Kecamatan Basarang, Kecamatan Kapaus Murung dan Kecamatan Mantangai. Khusus di Kecamatan Mantangai yang berlokasi di C5 Lamunti dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Jumat (18/3) siang.

Pada penanaman ini Wabup didampingi oleh Istri Ramelie Surarai Nahan , Kasdim 1011/KLK Arm Cecap Wira Mulya, Pimpinan PT Citra Indonesia Indah Andri Salim Wijaya, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Raden Ledi Matias, Kepala Kesbangpol Djumrinson. Kemudian pejabat eselon III dan IV dari sejumlah instansi terkait Dari rencana yang ada luas penanaman di lokasi ini mencapai 15 hektare yang mulai tanam 17 Maret 2011 dan diperkirakan panen pada 24 Juni 2011. Penanaman sendiri akan melibatkan kelompok tani di desa tersebut dengan pola terpadu demplot jagung hibrida. Kegiatan ini selain melibatkan kelompok tani, juga melibatkan investor dari PT Citra Indonesia Indah. Diharapkan budidaya tanaman jagung yang digagas oleh jajaran Kodim 1011/KLK ini mampu menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan selain padi.

.“Kami berharap dengan adanya penamanan perdana jagung hibrida ini dapat memberikan manfaat dan hasil yang maksimal dalam meningkatkan produksi. Kemudian pada akhirnya mampu meningkatkan taraf hidup petani,” kata Suraria Nahan. Kegiatan uji coba penanaman/demplot pengembangan usaha tani jagung ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang produktivitas, produksi, antisipasi terhadap hama dan penyakit serta akan dapat menjadi acuan untuk menilai kelayakan investasi terhadap budidaya jagung. Pada kesempatan itu Wabup juga menyempatkan diri melakukan dialog dan tatap muka dengan para petani setempat. Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan gudang yang nantinya untuk menampung hasil produksi jagung. Kemudian Wabup juga melihat persiapan pasar murah di SP3 Kecamatan Kapuas Murung.. (humaspro)

13 13

Keberhasilan Pemerintah Kabupaten
Kapuas dalam membangun daerah ternyata mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Provisi Kalteng. Buktinya pada saat puncak Upacara Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 205 dan Hari Jadi Pemkab Kapuas ke 60, mendapat pujian dari Pemprov Kalteng. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Kapuas, Kamis (24/3) pagi ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran sebagai inspektur upacara. Disamping itu tampak pula Bupati Kapuas HM Mawardi, Kapolda Kalteng Brigjen Damianus Jakie, para Bupati dan Wakil Bupati se Kalteng. Dalam amanatnya Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran menyebutkan Pemprov Kalteng menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Kabupaten Kapuas sebagai salah satu percontohan kawasan minapolitan tahun 2011 di tanah air. Hal ini menunjukan bahwa Kabupaten Kapuas mampu mengembangkan dan meningkatkan produktifitas ikan. Sampai akhir tahun 2010, produksi perikanan sebanyak 14.287,39 ton dengan kenaikan rata-rata per tahun di atas 10 persen. Sehingga tujuan percontohan kawasan minapolitan budidaya dalam rangka mendorong percepatan pengembangan wilayah dengan kegiatan perikanan sebagai kegiatan utama dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemprov Kalteng menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Kabupaten Kapuas sebagai salah satu percontohan kawasan minapolitan tahun 2011 di tanah air. Karena Kabupaten Kapuas mampu mengembangkan dan meningkatkan produktifitas ikan. Sampai akhir tahun 2010, produksi perikanan sebanyak 14.287,39 ton dengan kenaikan rata-rata per tahun di atas 10% Gubernur juga memuji keberhasilan Kapuas menjadi lumbung padi di Kalteng, bahkan dari data yang ada produksi pertanian khusus padi selalu meningkat & th.2010 mencapai 340.000 ton.

Selain itu Gubernur juga memuji keberhasilan Kapuas menjadi lumbung padi di Kalteng, bahkan dari data yang ada produksi pertanian khusus padi selalu meningkat dan tahun 2010 mencapai 340.000 ton. Disamping itu Kabupaten Kapuas juga menjadi salah satu tempat lokasi pembuatan Pelabuhan Batanjung. “Selanjutnya saya juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah, merupakan dua sisi kegiatan yang saling berhubungan satu sama lainm,” katanya. Performa pembangunan di daerah, sesungguhnya merupakan cerminan atas performa penyelenggaraan pemerintahan, begitu sebaliknya.

Karena itu, kedepan perlu melakukan langkah-langkah konsolidasi terhadap cara berfikir seperti ini dalam menyelenggara kan pemerintahan dan pembangunan di daerah. “Saya berharap peringatan ini, tidak sekedar seremonial yang hampa makna, tapi justru harus dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi dan intropeksi terhadap kinerja pembangunan daerah selama ini,” ungkapnya. Banyak agenda-agenda yang telah berhasil diwujudkan. Jika kita mau berkata jujur disamping adanya berbagai keerhasilan da kemajuan di tahun 2010, sesungguhnya masih terdapat persoalan–persoalan yang belum sepenuhnya dapat dicarikan solusinya.

14 14

Semua kendala dan masalah tersebut menjadi catatan semata, tetapi yang paling penting adalah bagaimana agar peringatan ini dapat menjadi momentum untuk lebih dapat memantapkan konsep pembangunan Kabupaten Kapuas ke depan. Tentunya dengan meletakan sendi-sendi yang kokoh dan kuat serta mengeratkan simpul-simpul persatuan, kebersamaan dan kerukunan diantara seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kapuas. Demikian seluruh elemen yang ada dapat duduk bersama guna mencarikan jalan yang terbaik untuk terus melaksanakan pembangunan daerah secara berkesinambungan. Pada puncak upacara juga diisi dengan atraksi tarian daerah yang dibawakan oleh pelajar dan anak-anak sekolah dasar yang ada di Kota Kuala Kapuas.

Kemudian juga digelar atraksi drumband Bahana Gita Praja yang merupakan binaan TP PKK Kabupaten Kapuas. Usai kegiatan upacara kemudian diisi dengan syukuran bersama Bupati Kapuas yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati. Disini para undangan dijamu makan siang. “Saya mengajak kepada semua komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh),” kata Bupati Kapuas HM Mawardi saat syukuran tersebut. Bahkan Bupati juga meminta momentum hari jadi ini untuk merefleksikan apa yang sudah dan belum dilaksanakan dalam pembangunan. Sebab tanpa keterlibatan semua pihak mustahil apa yang ingin dicapai dapat terwujud, terlebih kehadiran investor juga diharapkan dapat mendorong investasi dalam pembangunan. Acara syukuran ditandai pemotongan tumpeng oleh Bupati Kapuas beserta Ny Hj Aliyah Mawardi, selanjutnya nasi tumpeng diserahkan kepada Wakil Gubernur Kalteng dan beserta Ny Hj Nani Winarni A Diran. (humaspro)

15 15

merupakan peristiwa bersejarah yang harus diperingati dan dikenang sepanjang masa. Sebab peristiwa kelahiran Nabi Muhammad, dunia yang semula kelabu penuh kemaksiatan dan kebiadaban menjadi terang lantaran cahaya agama Islam. Demikian diutarakan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Pondok Pesantren Babussalam, Jum’at (11/2) siang. Bahkan pada kesempatan itu Bupati juga mengajak umat Islam untuk meraih kebahagian yang abadi, baik dunia dan akhirat. Oleh karena itu dalam banyak hal, mulai dari nilai-nilai sosial, kemanusian, kepemimpinan dan semua keteladanan yang telah dicontohkan harus diteladani. Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW untuk mengambil pelajaran dan mencontoh segala suri tauladan yang telah ditunjukkannya. Baik, dalam membangun kepribadian, membangun watak dan moral sendiri maupun dalam tata pergaulan dan membangun masyarakat. “Pada hakikatnya kegiatan bersifat keagamaan merupakan tanggung jawab kita bersama selaku umat yang beragama Islam.

K

elahiran Nabi Muhammad SAW,

Maka persatuan itu wajib adanya baik itu dari kalangan Umara, Ulama, dan Umat sendiri sehingga cita-cita yang selama ini kita harapkan akan terwujud,” terangnya. Sementara itu Habib Nauval bin Shaleh bin Abu Bakar Al Idrus dari Jakarta dalam tausiahnya banyak mengupas perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW dalam membawa ajaran agama Islam. Tampak hadir dalam saat kegiatan Pimpinan Ponpes KH Masdarul Khair (Buya Masdar) sejumlah Kepala SKPD, Kepala Kementerian Agama H Mahli dan Ketua MUI KH Abdul Muthalib. Kegiatan ini juga dihadiri oleh ratusan jamaah, baik laki-laki maupun perempuan yang memenuhi ruangan dan halaman masjid Ponpres Babusalam. ( humaspro )

16 16

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengajak, meningkatkan ukhuwah Islamiyah. Persatuan antara ulama, umara dan umat. Bila ada permasalahan agar dimusyawarahkan dengan sebaik-baiknya, jangan menggunakan kekerasan, sebagaimana yang diajarkan Nabi Besar Muhammad SAW. Harapan itu disampaikan HM Mawardi saat menghadiri undangan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dari pengurus Masjid Jami Al Ikhlas Kelurahan Mandomai, Kecamatan Kapuas Barat, Sabtu (12/2) siang. Setiap tahun umat Islam yang cinta kepada Nabi Besar Muhammad SAW selalu memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW , baik itu di Kota,Kecamatan , Desa, dimana umat Islam berada, karena mencintai seorang manusia yang berakhlak mulia , memberi keteladanan dan kedamaian/ rahamatil alamin. Maka sudah sepantasnya kita merasa bersyukur menjadi pengikut Nabi Besar Muhammad SAW. Untuk itulah dalam merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW mari kita tingkatkan keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT, untuk menjalankan apa-apa yang disampaikan Nabi Muhaammad SAW.

B

Mari meneladani junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW didalam kehidupan , yang menebarkan kasih sayang , mencintai kedamaian , keamanan dan terus menjaliin tali silaturrahmi, ajak HM Mawardi.

“ Kalau kita terus menjalin tali silaturrahmi, Insya Allah Kabupaten Kapuas selalu dalam lindungan dan berkah dari Allah SWT ,ungkap HM Mawardi. Memperbanyak sedakah juga salah satu tauladan dari Nabi Besar Muhammad SAW yang patut ditiru. Dengan kita bersedakah akan membuka pintu rezeki dari Allah SWT, serta dapat mengentaskan kemiskinan diantara kita. “ Ayo kita sama-sama menjalankan ajaran Nabi Besar Muhammad SAW , diantaranya senang bersedakah dan melaksanakan Sholat lima waktu “ ajak HM Mawardi. Sementara itu KH Zainal Ilmi dari Martapura (Kalsel) dalam ceramahnya menyampaaikan sejarah singkat perjalanan kehidupan Nabi Besar Muhammad SAW. Sedangkan Dadi Aran atas nama pengurus serta jemaah Masjid Al Ikhlas menyampaikan terima kasih kepada Bupati HM Mawardi yang telah hadir memenuhi undangan kami, katanya. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi menyerahkan bantuan uang dari Pemerintah Kabupaten Kapuas sebesar Rp.7 juta dan dari pribadi HM Mawardi Rp.5 juta , untuk Masjid Al Ikhlas , diterima ketuanya Dadi Aran. Dihadiri Ketua MUI Kapuas KH Abdul Muthalib , Alim Ulama, Asisten III Drs Johansyah, Kepala SKPD Camat Kapuas Barat Drs Hidayatullah dan sejumlah kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi ruangan Masjid. ( humaspro )

17 17

Pemadan kebakaran diharapkan dapat memamfaatkan peralatan yang dimiliki untuk membantu masyarakat dalam upaya menanggulangi bahaya kebakaran, baik itu kebakaran lingkungan perumahan, lahan maupun kebakaran hutan.
perumahan sudah berjalan dengan baik & maksimal. Namun terhadap kebakaran hutan dan lahan sangat kurang, karena itu melalui koordinasi dan pelatihan ini dapat meningkatkan peran aktif peserta dalam upaya pencegahan dan penangulangan bencana kebakaran hutan dan lahan yang mampu menyebarkannya kepada masyarakat. “Kepada para pengurus dan jajaran anggota pemadam kebakaran agar dapat menjaga, memelihara sarana pemadam kebakaran yang di bantu oleh pemerintah daerah,” kata Mawardi. Disamping itu anggota pemadan kebakaran juga diharapkan dapat memamfaatkan peralatan yang dimiliki untuk membantu masyarakat dalam upaya menanggulangi bahaya kebakaran, baik itu kebakaran lingkungan perumahan, lahan maupun kebakaran hutan. Pada kesempatan yang sama Kepala Badan Kesbang Politik dan Linmas Kabupaten Kapuas Drs Djumrinson M.Pd menjelaskan bahwa maksud dan tujuan diadakannya kegiatan koordinasi dan pelatihan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Kabupaten Kapuas untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kapuas agar dalam menjalankan tugas - tugas di lapangan terampil profesional, loyal, berhasil guna dan berdaya guna. Pelatihan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Kabupaten Kapuas di ikuti oleh 50 orang peserta dari Dinas/ Badan/ Instansi/ Lembaga dan BPK. “Pada pelatihan ini, para pemateri berasal dari Badan Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan dan Kehutanan, TNI/Polri serta dari KesbangPol Linmas,” tukasnya. (Humaspro)

M

emasuki musim kemarau, Bupati Kapuas HM Mawardi mengingatkan akan bahaya kebakaran, baik itu kebakaran hutan, lahan maupun pemukiman. Maka dari itu diperlukan kesadaran semua pihak untuk dapat mengantisifasinya. Penegasan ini disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka Kegiatan Koordinasi dan Pelatihan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Aula Kantor KesbangPol dan Linmas, Rabu (30/3) pagi. Bupati menilai saat ini, perhatian masyarakat selama ini terhadap penanganan kebakaran pada lingkungan strategis (pasar), pertokoan atau

Warga Kapuas Diingatkan Bahaya Cuaca Ekstrim
Bupati Kapuas mengingatkan kepada warganya untuk tetap waspada dari kemungkinan bahaya yang terjadi akibat cuaca yang begitu ekstrim akhir-akhir ini, Diinstruksikan kepada seluruh aparatur kecamatan yang rawan terjadi banjir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya banjir dan angin puting beliung.
HM Mawardi mengingatkan warganya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bahaya cuaca ekstrim yang kerap terjadi didaerah itu agar tidak menimbulkan korban jiwa. "Saya mengingatkan kepada warga Kabupaten Kapuas untuk tetap waspada dari kemungkinan bahaya yang terjadi akibat cuaca yang begitu ekstrim akhir-akhir ini," katanya di Kuala Kapuas, Minggu. Dia mengatakan curah hujan yang begitu tinggi di beberapa tempat pada daerah dengan moto Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung (Berjuang untuk mengangkat harkat dan martabat) tersebut telah mengakibatkan banjir, meskipun sampai sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa. Banjir sempat melanda beberapa desa di Kecamatan Kapuas Hulu diantaranya Desa Sei Hanyu, Jakatan, Sei Pinang, Supang, Ruhung Bungai, Tumbang Sirat, Manyarung dan Puroh. Selain itu, banjir akibat luapan air Sungai Kapuas Murung karena curah hujan yang tinggi ditambah air kiriman dari Sungai Barito menyebabkan 21 desa dan satu dusun di Kecamatan Kapuas Murung terendam banjir. Banjir yang melanda desa dan dusun di Kecamatan Kapuas Murung tersebut merendam ratusan hektar lahan pertanian tanaman padi para petani didaerah itu dengan perkiraan jumlah kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Bupati Kapuas

Sebelumnya, dalam surat prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima Dinas Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kapuas menyebutkan Kabupaten Kapuas mempunyai daerah dengan tingkat potensi banjir menengah dan rendah. Prakiraan potensi banjir dari BMKG tersebut menyebutkan pada Nopember 2010 tingkat potensi banjir menengah dan rendah serta Desember 2010 tingkat potensi banjir menengah. HM Mawardi juga menyebutkan prakiraan banjir juga dapat terjadi di Kecamatan Mantangai antara lain di Desa Lapetan, Tanjung Kalanis, Tumbang Muroi, Muara Mangkutup dan Desa Katunjung serta beberapa desa di Kecamatan Kapuas Barat. Selain musibah banjir akibat curah hujan yang tinggi, warga didaerah itu juga dihimbau terhadap ancaman angin puting beliung yang pernah terjadi didaerah itu mengakibatkan puluhan rumah rusak berat, ringan dan sedang. "Upaya untuk mengingatkan warga Kapuas tersebut guna menghindari adanya korban jiwa akibat banjir maupun angin puting beliung," katanya. Dia juga telah menginstruksikan kepada seluruh aparatur di kecamatan yang rawan terjadi banjir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya banjir dan angin puting beliung. (das/ant) ( Humaspro)

18 18

B

upati Kapuas HM Mawardi

bersama Ketua DPRD Robert L Gerung, Kajari Kapuas Saifudin Tagamal terlibat perang laluhan dengan Kapolres Kapuas Wisnu Putra dan Ketua Pegadilan Negeri Wahyu Setia serta Wakil Ketua DPRD Iif Sarifudin, Jumat (25/3) sore. Perang menggunakan batang suli ini berlangsung seru. Apalagi masyarakat juga ikut terlibat di dalam perang luluhan yang digelar setiap peringatan HUT Kota Kuala Kapuas ke 205 dan Pemkab Kapuas ke 60. Kegiatan sendiri mengambil tempat di Pelabuhan Danau Mare Kota Kuala Kapuas. Aturan perang ini dipandu oleh seorang mantir adat yang menjelaskan aturan permainan. Dalam permainan ini rombongan Kapolres Kapuas, Ketua PN, Wakil Ketua DPRD Mahmud dan Kasrem 1011/Klk Mayor Cepep menaiki kapal fery. Sementara itu Bupati beserta rombongan lainnya menunggu ditepi Pelabuhan Danau Mare. Setelah kapal fery berputar sebanyak 3 kali, perang pun mulai ditabuh. Ratusan batang suli melayang ke udara. Sasarannya tentu dari kedua belah pihak yang salaing berhadapan. Menariknya wisata budaya ini mampu menyedot perhatian ribuan pengunjung yang memadati lokasi kegiatan Perang ini layaknya perang sungguhan, apalagi masing-masing peserta mengenakan baju adat langkap dengan topi laung di kepala.

Perang Lalaluhan, begitulah warga setempat menyebut kegiatan tersebut. Perang lalaluhan memang layaknya perang sungguhan, tetapi senjata yang dipergunakan bukan senjata sungguhan, akan tetapi senjata yang dipergunakan yakni batang suli yang pada bagian ujungnya sudah ditumpulkan dan batang suli itu dijadikan sebagai tombak. Setelah bertempur sekitar 10 menit akhirnya perang dihentikan.

”Berhenti-behenti, perang telah usai,” kata pemandu kegiatan Athir Menteng yang dalam kesehariannya dipercaya sebagai Kasubag Protokol Setda Kapuas ini. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi mengaku puas dengan kegiatan yang digelar ini. Didampingi istri tercinta Ny aHj Aliyah dirinya mengucapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian Hari Jadi Kota Kuala Kapuas dan Pemkab Kapuas berjalan dengan lancar dan aman. ( Humaspro )

Menurut Ketua Panitia Cerdas Cermat, Ny Sri Sujanarti Bawa Budi Raharja kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan generasi penerus yang cerdas, mandiri dan sehat. Para peserta merupakan kader posyandu, petugas kesehatan dan KB.
Kemudian dari Kecamatan Kapuas Kuala, Pujon, Bataguh, Basarang, Mandomai, Dadahup dan Tamban Catur. Menurut Ketua Panitia Cerdas Cermat, Ny Sri Sujanarti Bawa Budi Raharja kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan generasi penerus yang cerdas, mandiri dan sehat. Para peserta merupakan kader posyandu, selain petugas kesehatan dan KB. “Materi yang dilombakan tentang kesehatan ibu dan anak, lalu posyandu, PKK, KB dan psikologi anak,” kata Sri yang juga sebagai Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Kapuas ini. Adapun dewan juri melibatkan pengurus TP PKK, dari Dinas Kesehatan dan BKPPD Kabupaten Kapuas. Nantinya para peserta yang berhasil meraih juara akan diberikan hadiah berupa uang tunai serta piagam penghargaan. Sementara itu tema yang diangkat dalam lomba cerdas cermat adalah “Posyandu Wadah Bersama Menuju Masyarakat Sehat dan Berkeadilan”. Sebelumnya pada hari Selasa (7/8) lalu telah digelar lomba paduan suara. Pada lomba ini keluar sebagai juara pertama dari Kecamatan Selat, juara II Kecamatan Kapuas Hilir dan juara III dari Kecamatan Kapuas Barat. Rencananya pada hari ini, Kamis (10/3) juga akan digelar lomba panginan sukup simpan dan lomba mendongeng. Kegiatan ini juga dipusatkan di Gedung Lawang Kameloh dan Gedung Wanita Lawang Kameloh. (humaspro)

B

erbagai kegiatan dan lomba digelar TP PKK Kabupaten Kapuas dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 205, Ulang Tahun Pemkab Kapuas ke 60 serta Hari Kesatuan Gerak PKK ke 39. Salah satunya dengan menggelar lomba cerdas cermat kader posyandu, Rabu (9/3) pagi. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Lawang Kameloh dengan diikuti peserta dari 13 kecamatan se Kabupaten Kapuas. Meraka adalah peserta dari Kecamatan Kapuas Hilir, Mentangai, Selat, Pasak Talawang dan Pulau Petak.

19 19

CPNS harus dapat menempatkan jati diri sebagai pamong praja, terlebih lagi bagi guru, penyuluh dan tenaga medis yang langsung melayani masyarakat. Harus tanggap dan peka terhadap dinamika perubahan tuntutan masyarakat yang setiap saat selalu meningkat sejalan dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan hak-haknya. “Yang lebih penting diperhatikan bahwa tugas yang saudara emban adalah amanah masyarakat, gaji yang diterima bersumber dari masyarakat yang dikelola pemerintah
sebagai CPNS senantiasa harus dapat menempatkan jati diri sebagai pamong praja, terlebih lagi bagi guru-guru, penyuluh dan tenaga medis yang langsung melayani masyarakat. Dituntut tanggap dan peka terhadap dinamika perubahan tuntutan masyarakat yang setiap saat selalu meningkat sejalan dengan tumbuhnya kesabaran masyarakat akan hak-haknya. “Yang lebih penting diperhatikan bahwa tugas yang saudara emban adalah amanah masyarakat, gaji yang diterima bersumber dari masyarakat yang dikelola pemerintah“ tegas HM Mawardi. Pada hakekatnya Pegawai Negeri Sipil adalah abdi negara dan abdi masyarakat atau denga kata lain pelayan masyarakat bukan dilayani masyarakat. “Saya tidak mau medengar bila ada salah satu Calon Pegawai Negeri Sipil yang sudah ditugaskan sebagaimana ditetapkan dalam surat keputusan penempatan atau penugasan ada yang mencoba - coba untuk bermohon pindah dengan berbagai alasan” ungkap HM Mawardi. Pada kesempatan yang sama ketua panitia yang juga Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kapuas Suhardjono, SH menjelaskan bahwa tujuan Diklat Prajabatan meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk melaksanakan tugas jabatan secara professional dengan dilandasi kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan kebutuhan instansi. Secara khusus membetuk kader staf yang berkarakter professional dan juga membentuk sikap mental yang baik, perilaku yang jujur, disiplin dan penuh pengabdian untuk melaksanakan tugasnya sebagai staf dalam rangka membantu pimpinan atau atasannya. Waktu pelaksanaan untuk CPNS exs honorer selama 18 hari dan pelamar umum 10 hari. Turut memberikan sambutan pada kesempatan itu Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kalteng Ir. Agustina P. Dewel. Dihadiri Kepala SKPD Widyaiswara, pengajar dan sejumlah undangan lainnya. (Humaspro)

S

ebanyak 253 Calon Pegawai

Negeri Sipil (CPNS) golongan I dan II mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) pra jabatan, terdiri dari CPNS eks honorer pengangkatan TMT 1 Januari 2010, 98 orang dan pelamar umum pengangkatan TMT 1 April 2010, 155 orang. Diklat Pra Jabatan dibuka dengan resmi Bupati Kapuas di wakili Sekda Drs H Nurul Edy MSi, ditandai dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis oleh Sekda, di GPU Manggatang Tarung Kuala Kapuas, Rabu (23/3) pagi. Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dalam sambutan terulis dibacakan Sekda Nurul Edy mengingatkan bahwa,

dr Ani Hadaningroem ejak Tahun 2008 sampai 2012 Dinas kesehatan Kabupaten Kapuas melakukan pengobatan massal filariasis (penyakit kaki gajah) ke seluruh wilayah Kabupaten Kapuas. Pengobatan dengan menggunaan kombinasi DEC (Dietthyl carbamazine Citrate) dosis 6 mg/kg BB, Albendazole 400 mg (1 tablet) dan Parasetamol (sesuai takaran) yang diberikan sekali setahun selama 5 tahun.

S

Upaya ini dimaksud untuk membunuh semua microfilaria dalam darah dan cacing dewasa. Dari hasil ditemukan dilapangan jumlah penderita seluruhnya 49 orang, dan sejak tahun 2009 tidak lagi ditemukan penderita baru. Demikian dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dr Ani Hadaningroem, Kamis (13/1) di ruang kerjanya. Selanjutnya di terangkan dr Ani, penyakit kaki gajah (filariasis ) adalah penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filaria yang hidup disaluran dan kelenjar getah bening (limfe) . Dapat menyebabkan gejala klinis akut dan kronis serta ditularkan oleh nyamuk. Penyakit ini masih merupakan maslah kesehatan masyarakat di daerah tropis termasuk Indonesia. Berdasarkan hasil survei cepat, survey darah jari dan survey klinis pada tahun 2003 yang dilakukan Dinas Kesehatan

Kabupaten Kapuas bersama tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng serta Subdit filariasis dan schistosomiasis Departemen Kesehatan RI , dari jumlah sampel 500 orang ditemukan angka mikrofilaria rete (Mf.rate) > 1% dengan unit pelaksana terkecil adalah Kecamatan. Kegiatan lainnya, tambah dr Ani, selain kegiatan pengobatan massal filariasis juga dilaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi hasil pengobatan massal, yaitu dengan melaksanakan survei darah jari dan survei klinis filariasis di wilayah yang ada penderita kronis filariasis. Wilayah tersebut adalah Puskesmas Mandomai, Mantangai, Palingkau, Pujon, Tamban catur, Pulau Kupang. Kegiatan ini dilakukan tiap tahun di daerah terpilih . “Survei darah jari dilakukan pada malam hari karena cacing filariasis akan muncul di darah tepi pada waktu malam hari “, terang dr Ani (Humaspro)

20 20

VISI . TERWUJUDNYA PELAYANAN PERIZINAN YANG PROFESIONAL, DALAM RANGKA MENINGKATKAN PERSAINGAN INVESTASI GLOBAL

Misi . 1. Melayani perizinan secara terpadu dalam rangka peningkatan peluang usaha menjadi investasi riil. 2. Memberikan akses dan proses pelayanan perizinan yang prima dengan menerapkan konsep good government. 3. Memberikan layanan informasi perizinan, peluang investasi kabupaten kapuas bagi investor, masyarakat, dunia usaha dan industri
Andres Nuah, SE, M.Si.

Pimpinan beserta Staf BBPT Kabupaten Kapuas

21 21

Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu
Satu Pintu (PPTSP) sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2008 tentang Unit Pelayanan Perizinan Terpadu, memiliki tujuan dan sasaran guna mewujudkan adanya pelayanan publik yang cepat, murah, mudah, transparan, pasti dan terjangkau, serta mampu memenuhi hak-hak masyarakat dalam pelayanan publik. Penyelenggaraan PPTSP di Kabupaten Kapuas diawali dengan dibentuknya Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Satu Atap (PSA) yang merupakan bagian dari Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kapuas,

sebagai cikal bakalnya. Meskipun memiliki nama PSA, dalam prakteknya UPTD ini tidak lebih sebagai tempat penerimaan berkas permohonan dan penyerahan hasil beberapa jenis perizinan, dimana proses pengeluaran izin masih sepenuhnya dilaksanakan oleh masingmasing SKPD teknis terkait. Lebih lanjut, dalam rangka meningkatkan efisiensi dan propesionalisme bagi Perangkat Daerah sebagaimana yang diamanatkan melalui Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah Kabupaten dan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007, maka dibentuklah Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Kapuas melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kapuas Nomor 6 Tahun 2008

tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Kapuas serta Peraturan Bupati Kapuas nomor 5 Tahun 2008 tentang Pelimpahan sebagian Kewenangan di bidang Perizinan kepada Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Kapuas. ”Hal ini merupakan suatu Perwujudan Pemberian Layanan Prima kepada masyarakat sebagai bentuk kewajiban Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas kepada Masyarakat dengan berdasarkan pada azas transparansi, akuntabilitas, kondisional dan partisipatip melalui program Pelayanan Prima BMW (Biaya Transparan, Mudah Pelayanan dan Proses, Waktu Cepat dan Tepat),” kata Kepala BPPT Kabupaten Kapuas, Andres Nuah, SE, M.Si.

Berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2009 tentang Pelimpahan sebagian Kewenangan di bidang Perizinan kepada Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Kapuas, Jenis pelayanan perijinan dan non perijinan yang dilayani oleh BPPT Kabupaten Kapuas berjumlah 46 izin. Perizinan itu meliputi : A. Bidang Pekerjaan Umum B. Bidang Kesehatan C. Bidang Perhubungan D. Bidang Perdagangan dan Industri E. Bidang Tenaga Kerja dan Sosial F. Bidang Pertanian G. Bidang Perikanan dan Kelautan H. Bidang Kepariwisataan I. Bidang Kesatuan Bangsa J. Bidang Ketertiban IZIN USAHA ANGKUTAN PERSYARATAN
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Surat Permohonan; Foto Copy KTP Foto Copy Akte Perusahaan; Foto Copy Akte Koperasi; Foto Copy NPWP Foto Copy Izin Domisili (Surat Keterangan Domisili) Izin HO/ SITU Foto Copy STNK Foto Copy Pajak Kendaraan. Surat Kepemilikan Lahan untuk garasi armada kendaraan bermotor

IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN ( IMB ) PERUMAHAN : PERSYARATAN :
1. Permohonan IMB bermaterai Rp.6.000,2. Foto Copy KTP yang bersangkutan/Pemohon 3. Foto Copy Sertifikat Tanah / SP / SKT 4. Foto Copy Surat Pernyataan/perjanjian pengguna Tanah bagi permohonan yang menggunakan Tanah bukan miliknya 5. Foto Copy AMDAL/UKL/UPL bagi pengguna yang wajib AMDAL 6. Surat Pernyataan Tidak Keberatan/Persetujuan dari tetangga sekitar bangunan yang diketahui oleh RT dan Kepala Desa / Lurah 7. Gambar Rencana Bangunan ( Lengkap ) 8. Rekomendasi dari Camat setempat 9. Rekomendasi dari Instansi terkait (Rumah Ibadah, bangunan Dermaga, bangunan Kesehatan, Tempat Olah Raga, bangunan Perumnas KPR/BTN. 10. Untuk bangunan bertingkat dilampirkan hasil pemeriksa Daya Dukung Tanah/Sondir

Pengukuran Bangunan oleh Petugas

IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN UNTUK KEGIATAN USAHA
PERSYARATAN 1. Permohonan IMB bermaterai Rp. 6.000,2. Fotocopy KTP yang bersangkutan/pemohon 3. Bukti lunas PBB tahun terakhir 4. Fotocopy Sertifikat Tanah/SP/SKT 5. Fotocopy Surat pernyataan / perjanjian penggunaan tanah bagi permohonan yang menggunakan tanah bukan miliknya 6. Fotocopy AMDAL/UKL/UPL bagi bangunan yang wajib ANDAL 7. Surat Pernyataan tidak keberatan / persetujuan dari tetangga sekitar bangunan yang diketahui oleh ketua RT, Kepala Desa/Lurah setempat. 8. Gambar Rencana Bangunan (Lengkap) 9. Rekomendasi dari Lurah dan Camat setempat 10. Rekomendasi dari Instansi terkait BIAYA : Rp. 50.000 s/d Rp. 250.000,WAKTU : 12 hari setelah berkas dinyatakan lengkap dan benar

Biaya :
KLB KKB KGB Tarif

KLB x KKB x KGB xTarif

: : : :

Biaya : 0 Waktu :

Waktu :

KoefisienLuas Bangunan Koefisinketinggian Bangunan Koefisien Guna Bangunan Rp.50.000, s/d 250.000,Sesuai guna bangunan

12 Hari setelah berkas dinyatakan lengkap dan benar

4 Hari setelah berkas dinyatakan lengkap dan benar

22 22

IZIN USAHA TRAYEK
PERSYARATAN
1. Surat Permohonan; 2. Foto Copy KTP 3. Foto Copy Akte Perusahaan;(apabila berbadan hukum) 4. Foto Copy Akte Koperasi;(apabila bentuk koperasi) 5. Foto Copy NPWP 6. Foto Copy Izin Domosoli (Surat Keterangan Domisili) 7. Izin HO/SITU 8. Foto Copy STNK 9. Foto Copy Pajak Kendaraan. 10. Surat Kepemilikan Lahan untuk garasi armada kendaraan bermotor 11. Foto Copy Buku Uji Kendaraan Bermotor

Biaya :

A. Antar Kota Antar Provinsi Stasion Wagon
s/d 8 orang 9 s/d 15 orang 16 s/d 25 orang 26 s/d 35 orang diatas 36 orang : : : : : Rp. 1.000.000,Rp. 1.500.000,Rp. 1.800.000,Rp. 3.000.000,Rp. 3.500.000,-

B. Antar Kota Dalam Provinsi Stasion Wagon
s/d 8 orang 9 s/d 15 orang 16 s/d 25 orang 26 s/d 35 orang diatas 36 orang s/d 8 orang 9 s/d 15 orang : : : : : Rp. 1.000.000,Rp. 1.500.000,Rp. 2.000.000,Rp. 3.000.000,Rp. 3.500.000,-

IZIN GANGGUAN (HO) PERSYARATAN a. Permohonan yang bersangkutan bermaterai Rp. 6.000,b. Fotocopy KTP yang bersangkutan c. Fotocopy NPWPD d. Bukti setoran pajak reklame e. Bukti lunas pbb tahun terakhir f. Fotocopy Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) yang telah dilegalisir g. Fotocopy akta notaris (khusus berbadan hukum) yang dilegalisir oleh pengadilan dalam negeri Kabupaten Kapuas h. Surat persetujuan lingkungan, yang diketahui oleh ketua RT, Lurah/Kades setempat. i. Surat pernyataan sanggup untuk menjaga, memelihara keamanan, ketertibhan dan kelestarian lingkungan j. Untuk memperpanjang menunjukan SK asli yang berakhir k. Rekomendasi/ijin dari instansi terkait/ pertimbangan teknis BIAYA : Luas bangunan s/d 100 m2 = Rp.500,- / M2 Luas Bangunan diatas 100 m2 = Rp.250,- /m2 WAKTU : 5 hari kerja SURAT IZIN PENDIRIAN KIOS SAPRODI (PUPUK DAN OBAT-OBATAN) PERSYARATAN
a. b. c. d. e. f. g. h. i.

IZIN USAHA RUMAH MAKAN DAN DAFTAR ULANG PERSYARATAN : A. Izin Baru ;
1. Surat Permohonan; 2. Foto Copy Akte Pendirian Badan Usaha ( Foto Copy KTP apabila perorangan ) 3. Rencana Pembangunan dan gambar; 4. Foto Copy Izin Gangguan ( HO );/SITU 5. Foto Copy Izin Mendirikan Bangunan ( IMB ) 6. Foto Copy Persetujuan Prinsip 7. Keterangan Status Tanah / Sertifikat. 8. Gambar Denah/Ruangan Usaha tempat bangunan 9. . Foto Copy Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP )

B. Daftar Ulang ;
1. Surat Permohonan; 2. Foto Copy Izin Usaha Rumah Makan

Biaya : A. Izin Baru
Jumlah duduk 1 s/d 10 : Rp. 2.500,-/tempat duduk Jumlah duduk 11 s/d 20 : Rp. 5.000,-/tempat duduk Jumlah duduk 21 s/d 50 : Rp. 7.500,-/tempat duduk Jumlah duduk 50 keatas : Rp.10.000,-/tempat duduk

B. Daftar Ulang
Jumlah duduk 1 s/d 10 : Rp. 1.000,-/tempat duduk Jumlah duduk 11 s/d 20 : Rp. 2.000,-/tempat duduk Jumlah duduk 21 s/d 50 : Rp. 3.000,-/tempat duduk Jumlah duduk 50 keatas : Rp. 5.000,-/tempat duduk

C. Perkotaan/Pedesaan ( Mikrolet, Taksi Kota ) D. Perbatasan ( Bus, Stasion Wagon )
s/d 8 orang 9 s/d 15 orang 16 s/d 25 orang 26 s/d 35 orang diatas 36 orang : : : : : Rp. 1.000.000,Rp. 1.500.000,Rp. 2.000.000,Rp. 3.000.000,Rp. 3.500.000,: Rp. 1.000.000,: Rp. 1.500.000,-

E. Angkutan Khusus dan Angkutan Sewa ( Bus, Stasion Wagon, Sedan )
s/d 8 orang 9 s/d 15 orang 16 s/d 25 orang 26 s/d 35 orang diatas 36 orang : : : : : Rp. 1.000.000,Rp. 1.500.000,Rp. 2.000.000,Rp. 3.000.000,Rp. 3.500.000,-

Waktu :

Surat Permohonan bermaterai Rp. 6.000,Fotocopy KTP Fotocopy SIUP Fotocopy TDP Fotocopy HO Fotocopy SITU Fotocopy Bukti Setor Pajak Reklame Fotocopy Lunas PBB tahun terakhir Rekomendasi Lurah/Kepala Desa & Camat setempat j. Surat Pernyataan dari penanggung jawab Kios k. Rencana Definifit Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK)

Waktu :
5 Hari setelah berkas dinyatakan lengkap dan benar

IZIN DOMISILI / SURAT IZIN TEMPAT USAHA (SITU) PERSYARATAN a. Permohonan yang bersangkutan bermaterai Rp. 6.000,b. Fotocopy KTP yang bersangkutan c. Bukti setoran pajak reklame d. Bukti lunas pbb tahun terakhir e. Fotocopy Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) yang telah dilegalisir f. Fotocopy akta notaries (khusus berbadan hukum) yang dilegalisir oleh pengadilan dalam negeri Kabupaten Kapuas g. Surat pernyataan sanggup untuk menjaga, memelihara keamanan, ketertibhan dan kelestarian lingkungan h. Rekomendasi dari Lurah dan Camat setempat i. Untuk memperpanjang menunjukan SK asli yang berakhir j. Membayar retribusi dan legas BIAYA : Rp. 0,WAKTU : 5 hari setelah berkas dinyatakan lengkap dan benar

4 Hari setelah berkas dinyatakan lengkap dan benar

BIAYA : Rp. 0,WAKTU : 5 hari setelah berkas dinyatakan
lengkap & benar

SURAT IZIN PENGGILINGAN PADI, HULLER DAN PENYOHOAN BERAS PERSYARATAN
a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. Surat Permohonan bermaterai Rp. 6.000,Surat penunjukan distributor Fotocopy KTP Fotocopy Bukti Setor Pajak Reklame Fotocopy Lunas PBB tahun terakhir Fotocopy IMB Fotocopy TDP Fotocopy HO Fotocopy SITU Rekomendasi Lurah/Kepala Desa dan Camat setempat

IZIN MEMASANG REKLAME
PERSYARATAN a. Permohonan yang bersangkutan b. Fotocopy KTP yang bersangkutan/ pemohon c. Bukti setoran pajak reklame dan leges d. Bukti lunas PBB tahun terakhir e. Fotocopy Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) yang telah dilegalisir f. Fotocopy Ijin Domisili / SITU g. Untuk Perpanjangan melampirkan SK Reklame Asli yang berkahir/akan berakhir BIAYA : Sesuai dengan tarif pajak pada Dipenda WAKTU : 5 hari setelah berkas dinyatakan lengkap dan benar

BIAYA : Rp. 0,WAKTU : 5 hari setelah berkas dinyatakan
lengkap & benar

23 23

Prosedur Operasional Pelayanan Perizinan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Bupati Kapuas No. 7 Tahun 2009 Tentang Standart Operasional Prosedur Pelayanan Umum di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Kapuas, secara garis besar dapat digambarkan sebagai berikut : 1. Pemohon mengambil formulir permohonan ke Petugas Front Office atau dapat mengunduh (download) lewat website BPPT Kapuas : http://bppt.kapuaskab.go.id (Penjelasan dapat ditanyakan kepada Petugas Front Office atau melalui online di masingmasing bidang pelayanan perizinan dan non perijzinan. 2. Pemohon memasukan surat permohonan beserta dengan kelengkapannya kepada Petugas Front Office sesuai dengan bidangnya (apabila permohonan lengkap dan benar, pemohon akan menerima Tanda Terima Berkas Permohonan) 3. Berkas Permohonan oleh Petugas Front Office akan diserahkan kepada Petugas Administrasi sesuai dengan bidang perizinan dan non perizinan untuk diproses, dengan ketentuan sebagai berikut : a. Perizinan dan non perizinan yang memerlukan pemeriksaan lapangan : - Berkas permohonan setelah diberi kelengkapan administrasi diserahkan kepada petugas lapangan - Pelaksanaan pemeriksaan dilapangan dilaksanakan oleh Tim teknis yang dikoordinir oleh Kepala Bidang dengan anggota pejabat dari SKPD teknis terkait. - Rekomendasi diterima, ditunda atau ditolaknya permohonan perizinan dan non perizinan serta

besarnya retribusi dihitung berdasarkan hasil kajian dilapangan sesuai ketentuan perundang-undangan. b. Perizinan & non perizinan yang tidak memerlukan pemeriksaan lapangan : - Berkas permohonan setelah diberi kelengkapan administrasi diserahkan kepada Kepala Bidang selaku Koordinator Tim Teknis - Rekomendasi diterima, ditunda atau ditolaknya permohonan perizinan dan non perizinan serta besarnya retribusi ditetapkan oleh Tim teknis dan unsur BPPT Kapuas berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Tim Teknis (pemeriksaan hanya bersifat adminsitratif)

4. Berdasarkan Berita Acara Pemeriksan Tim teknis, Petugas Administrasi mencetak Surat Ketetapan Retribusi daerah (SKRD), Surat Tanda Setoran Retribusi, Surat/Sertifikat Perizinan dan non perizinan, diajukan kepada Kepala Badan melalui proses paraf hierarki untuk ditanda tangani. 5. Izin selesai, Petugas Adminstrasi akan memberitahukan kepada pemohon lewat SMS Center BPPT Kapuas/ Telpon/Website remi BPPT Kapuas (rencana pengembangan tahun 2011) 6. Pemohon mengambil izin yang sudah selesai pada Petugas Front Office (setelah pemohon memenuhi kewajibannya membayar retribusi sesuai ketetapan di Kasir BPPT Kapuas) Daftar Bagan Alur Prosedur Layanan Perizinan dengan cek/tanpa lapangan terlampir.

1. Output
Output yang dihasil melalui melalui Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Kapuas adalah bentuk SK Perijinan. Pada umumnya proses penyelesaian perijinan tepat pada waktunya sesuai dengan SOP bahkan sebagian besar dapatDari diselasaikan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan. a. Pendapatan

Dari 46 jenis layanan perijinan yang ada di BPPT Kabupaten Kapuas untuk proses perijinan selalu berkoordinasi & kerjasama dengan Dinas Teknis terkait sehingga perijinan yang dihasilkan dapat dipertanggungjawab kan karena prosesnya melalui mengecekan lapangan oleh Tim Teknis terkait, kecuali perijinan tertentu yang dipandang tidak perlu dilakukan pengecekan lapangan. Adapun progress report pelayanan perijinan sejak tahun 2008 s.d tahun 2011 dapat disajikan sebagai berikut :

No
1

Tahun
2

TARGET (Rp)
3

Realisasi PAD (Rp)
4

%
5

Total Penerimaan Retribusi Melalui BPPT 6

Grafik Pendapatan
Tahun 2008 s/d 2011
800000000 600000000 400000000 200000000 0 1st Qtr 2008 2009 2010 2011

1 2 3 4

2008 2009 2010 s/d Maret 2011

98.000.000 453.500.000 890.350.000

243.824.880 331.356.098 668.938.465 244.414.834

100 348 154 28

243.824.880 551.738.598 744,205,465 244.414.834

24 24

2. Outcome
Dengan di Birokrasinya Pelayanan Perijinan melalui Satu Pintu (PTSP) yang dilaksanakan melalui BPPT Kabupaten Kapuas membawa dampak kepada masyarakat antara lain yaitu : a. Efisiensi Waktu, karena pelanggan tidak perlu berulang kali mengurus Hal berbagai macam perijinan. tersebut dikarenakan perijinan dapagt dilayani pada satu tempat dan pada waktu yang sama. b. Mendapatkan pelayanan yang baik, mudah, cepat dan pasti (baik dari segi biaya dan waktu) c. Pengurusan ijin / berbagai dokumen cukup disatu tempat. d. Terbentuknya citra yang baik tentang pelayanan di Pemerintah Kabupaten Kapuas. e. Terbangunnya rasa percaya masyarakat kepada Birokrat. f. Merangsang usaha & investasi baru. g. Mewujudkan iklim usaha yang kondusif.

4. Peningkatan Kualitas Pelayanan
Untuk meningkatkan kulitas pelayanan yang prima kepada masyarakat melalui Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Kapuas dibangun fasilitas : a. Sarana dan Prasana Gedung yang memadai b. Fasiltas peralatan Komputer untuk menunjang jaringan Sistem Aplikasi Pelayanan Perijinan e-Permit, c. Fasilitas Jaringan Internet (Wifi Free) d. Menyediakan 5 Loket terdiri dari 3 Loket Penerimaan Berkas, 1 Loket Penyerahan Berkas dan 1 Loket Penerimaan Pengaduan serta 1 Loket Khusus Penerimaan Biaya Pembayaran Retribusi/ Kasir. e. Kotak Layanan pengaduan f. Sebagai pedoman pelayanan adalah sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 7 Tahun 2009 tentang Standar Operasional Prosedur sehingga Waktu Penyelesian dan Perhitungan Biaya Retribusi yang dilakukan secara transparan. g. Peningkatan Sumber Daya Manusia #. Studi banding #. Pelatihan #. Penampilan #. Manajemen #. Fasilitas # Fasilitas Kenyamanan adalah salah satu faktor dalam memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat, untuk itu BPPT Kapuas berusaha untuk selalu meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat yang mau mengurus izin. Fasilitas yang disediakan oleh BPPT Kabupaten Kapuas : - Ruang pelayanan tunggu yang nyaman dan ber AC - Televisi - Wi Fi Free internet - Tempat Parkir - Bahan bacaan Koran/majalah, brosur dan leaflet serta layar touchscreen Disamping itu Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Kapuas senantiasa melakukan hibauan-himbauan kepada masyarakat baik melalui media elektronik (radio) dan media Cetak agar : 1. Masyarakat dalam mengurus untuk peolehan perijinan tidak menggunakan jasa Pihak ketiga baik itu Pegawai Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Kapuas maupun diluar Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Kapuas. 2. Mengurus serta membayar sendiri ke loket yang telah di sediakan.

3. Pemantaun Kepuasan Pelangan
Untuk mengetahui keberhasilan dalam rangka pemantauan kepuasan pelangan, pada tahun 2009 telah Survey Kepuasan Masyarakat dengan berpedoman kepada SK Menpan Nomor : KEP.25/M.PAN/ II/2004 terhadap pelangan pada Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Kapuas terhadap 100 responden yang diminta tanggapannya, sebanyak 66 responden yang mengembalikan formulir dengan hasil IKM, 73,77 Peringkat Baik. Disamping itu berdasarkan survey Itegritas Pelayanan Publik yang dilakukan oleh KPK terhadap 54 Kabupaten / Kota di Indonesia Kabupaten Kapuas berada pada peringkat ke 6 pada tahun 2008 dan peringkat ke 4 pada tahun 2009.

Loket Pelayanan BPPT Kab. Kapuas

PENGADUAN
Tak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang sempurna, demikian pula dengan pelayanan perizinan dan non perizinan yang dilaksanakan oleh BPPT Kapuas, tentu ada hal hal dan permasalahan didalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga ada masyarakat yang kurang puas dengan pelayanan yang diberikan maupun dampak atas suatu proses perizinan. Sehubungan dengan hal itu BPPT Kapuas telah membentuk bidang yang menangani Pengaduan masyarakat dalam bidang perizinan dan non perizinan, dan menindak lanjuti semua keluhan dan pengaduan masyarakat. Pengaduan dapat dilakukan ke BPPT Kapuas, melalui Surat, Telpon, Faximile atau website di http://bppt.kapuaskab.go.id, pengaduan dengan cara apapun asal sampai ke BPPT Kapuas pasti akan ditindak lanjuti. (dedy. p)

Fasilitas layar sentuh (touchscreen)

25 25

KTP Elektronik merupakan indentitas bagi penduduk dengan menggunakan sidik jari sehingga tidak bisa digandakan maupun dipalsukan. Masyarakat dapat membuat KTP eletronik secara GRATIS , pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Jl. Pemuda KM 6 K. Kapuas. Untuk mempermudah proses pelayanan yang Prima kepada masyarakat., Dinas Dukcapil Kapuas Tahun ini akan menempatkan 2 (dua) orang petugas operator di setiap Kecamatan.
ahun 2011, Pemerintah Kabupaten Kapuas akan menerapkan pengunaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik bagi seluruh anggota masyarakat wajib KTP di wilayah Kabupaten Kapuas. Penerapan itu sesuai hasil perumusan Rakernas Bupati/Walikota seluruh Indonesia di Batam , 29 November 2010 lalu. Demikian di jelaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kapuas Drs H Agus Jamaluddin, Senin (10/1). Saat ini lanjut Agus Jamaluddin, pihaknya tengah mempersiapkan penyelesaian pendataan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan perangkat keras untuk mendukung penerapan KTP elektoronik itu. Untuk mendukung pelaksanaan penerapan KTP elektronik, bulan Pebuari ini , Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) akan melaksanakan sosialisasi NIK dan KTP Elektronik di 12 Kecamatan dan 5 Kecamatan Pemekaran. Tahun 2012, diharapkan Agus Jamaluddin , penerapan penggunaan KTP elektronik tuntas hingga merata keseluruh wilayah Kecamatan di Kabupaten Kapuas . “ Masyarakat dapat membuat KTP eletronik ini secara gratis , pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, jalan Pemuda KM 6 Kuala Kapuas” , jelasnya Tahun ini , Dinas Dukcapil Kapuas menempatkan 2 orang petugas operator di setiap Kecamatan guna mempermudah proses pelayanan yang prima kepada masyarakat. Dengan adanya pemekaran Kecamatan , kata Agus, maka pencetakan NIK mengalami keterlambatan karena perubahan kode wilayah, untuk itu pihaknya akan melaporkan ke Dirjen Adminduk di Jakarta guna memperoleh kode wilayah Kecamatan yang di mekarkan. KTP elektronik merupakan alat indentitas bagi penduduk dengan menggunakan sidik jari sehingga tidak bisa digandakan maupun dipalsukan. Penggunaan KTP elektronik dapat meningkatkan efektifitas pelayanan kepada masyarakat,

T

juga dapat membantu pendataan penduduk secara akurat guna kepentingan pelaksanaan Pemilu Legislatif, Presiden maupun Pemilu Kepala Daerah. Juga membantu meningkatkan keamanan negara dan mencegah tindak terorisme di Indonesia secara umum.

Drs. H. Agus Jamaluddin
Ditambahkan H Agus Jamaluddin, hingga 31 Desember 2010 sudah mencetak secara gratis Kartu Keluarga (KK) 68.272 lembar, KTP gratis 260.654 lembar , Akta Kelahiran (AK) gratis 25.002 lembar dan Akte Nikah/Perkawinan 23.290 lembar. ( Humaspro )

Serah terima Kepala Dinas Pendidikan dari pejabat lama Frederik Timbung SH kepada Drs H. I. Made Sumartha, Senin (10/1)

D

inas Pendidikan (Disdik) Kapuas

diminta untuk menyusun dan memetakan dukungan sumber daya manusia serta sarana dan prasana pendukung pendidikan. Kemudian membuat data base mengenai kualitas dan kuantitas tenaga pengajar, proyeksi kebutuhan guru, standarisasi guru, kualitas dan kuantitas gedung sekolah dan prasana pendkung pendidikan lainnya. Hal ini ditegaskan Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Admistrasi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah saat acara serah terima Kepala Dinas Pendidikan dari pejabat lama Frederik Timbung SH kepada Drs H. I. Made Sumartha, Senin (10/1) siang. “Kembangkan program yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kapuas untuk peserta didik tetapi juga untuk tenaga pengajar,” terang Bupati.

Sementara itu ditempat terpisah saat serah terima jabatan Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Bupati kembali menekankan dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Admistrasi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah menjelaskan bahwa pendapatan dan keuangan daerah merupakan salah satu aspek kunci untuk menyokong penyelenggaraan pemerintahan dalam pelayanan pada masyarakat. Ketersediaan dukungan anggaran dan pendapatan daerah yang memadai jelas akan mampu mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas pembangunan di daerah Kabupaten Kapuas. Untuk diketahui serah terima jabatan Kepala Dinas Pendapatan dihadiri oleh pejabat lama Drs Teras Suhin kepada pejabat baru Ir Afiadin Husni. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala BKPPD Suharjono SH serta pejabat eselon III, IV dan staf di lingkup SKPD bersangkutan. (Humaspro)

26 26

K

Drs H. Nurul Edy, M.Si einginan Bupati Kapuas HM

Program bina desa dimaksudkan untuk membantu/memfasilitasi aparatur dan masyarakat desa untuk mengindektifikasi permasalahan dan potensi pengembangan desa baik dari aspek pembangunan sosial dan ekonominya. Nantinya desa-desa yang akan dibina KAGAMA disinergikan dengan program-program pembangunan Kabupaten Kapuas yang dilaksanakan setiap tahun oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Kapuas.
setiap tahun oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Kapuas. Menurut Ketua Umum KAGAMA Kabupaten Kapuas, Drs H. Nurul Edy, M.Si pihaknya bersama pengurus KAGAMA telah melakukan pertemuan awal tokoh masyarakat, tokoh agama dan ibu-ibu PKK di Desa Basarang Kecamatan Basarang pada tanggal 24 Oktober 2010 yang lalu, sebagai upaya konkrit pelaksanaan program kerja KAGAMA Kabupaten Kapuas. Dalam pertemuan yang dirangkai dengan dialog dan ramah tamah tersebut terungkap beragam masukan dan usulan yang diharapkan oleh warga masyarakat. Misalnya masalah pembangunan infrastruktur desa seperti jalan dan jembatan untuk menunjang aksesilibiltas desa ke jalan utama. Harapan perbaikan ini dimaksudkan agar hasil-hasil produski pertanian dari Desa Basarang dapat terangkut menuju jalan utama,” terang Nurul yang kesehariannya dipercaya sebagai Sekda Kapuas ini, Rabu (15/12) siang. Lebih jauh dikatakan masyarakat di Desa Basarang telah mengembangkan budidaya sapi dan kolam ikan. Namun dalam perjalanannya masih ditemukan sejumlah kendala seperti masih kurangnya pemahaman/ pengetahuan tentang pengembangan sapi dan ikan. Selain itu masyarakat setempat juga mendambakan modal kerja sehingga mampu meningkatkan produksi pertanian dalam arti luas. Kemudian masyarakat juga mengharapkan bantuan untuk pembukaan lahan pertanian. ”Yang jelas semua keinginan masyarakat tersebut akan ditindaklanjuti oleh KAGAMA, sebab saat ini alumni KAGAMA banyak tersebar di SKPD Kabupaten Kapuas. Artinya usulan masyarakat itu akan disalurkan atau dikoordinasikan ke SKPD teknis, misalnya jalan ke Dinas PU,” terang Nurul. Lebih jauh dijelaskan saat ini jumlah alumni KAGAMA yang terdata di Kabupaten Kapuas tercatat 115 orang. Dari jumlah tersebut hampir sebagian besar alumni bekerja di sejumlah SKPD Kabupaten Kapuas. ”Kedepan kami juga akan melakukan pembinaan ke Desa Bakungin Kecamatan Kapuas Hilir,” tukasnya. Sekedar mengingatkan pelantikan KAGAMA Kapuas dilakukan langsung oleh Ketua KAGAMA Pusat yang juga Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada bulan Maret 2010. Untuk komposisi Ketua KAGAMA Kapuas dipercaya kepada Drs H Nurul Edy, M.Si, Sekretaris Wiwiek Suharti S.Si.T.M.Kes dan Bendahara Rariana, S.Sos. M.Si. KAGAMA merupakan organisasi kekeluargaan dan bukan organisasi politik. Keanggotaan diperoleh secara pasif, yaitu seorang alumnus UGM otomatis menjadi anggota KAGAMA. ( Humaspro )

Mawardi agar pengurus Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Kabupaten Kapuas memberikan ide-ide dalam membangun Kapuas mulai dilakukan. Salah satunya dengan membuat program bina desa. Program bina desa ini dimaksudkan untuk membantu/memfasilitasi aparatur dan masyarakat desa untuk mengindektifikasi permasalahan dan potensi pengembangan desa baik dari aspek pembangunan sosial dan ekonominya. Nantinya desa-desa yang akan dibina KAGAMA akan disinergikan dengan program-program pembangunan Kabupaten Kapuas yang dilaksanakan

Badan

Jajaran Kodim 1011/Klk

pada tahun ini akan membuat program ketahanan pangan yang nantinya akan bekerjasama dengan petani serta investor. Untuk memantapkan program ini jajaran Kodim 1011/Klk menggelar ekspose rencana program dihadapan Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Senin (14/2) pagi. Selain pejabat dari Pemkab Kapuas, pihak Kodim 1011/Klk juga mengundang pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kapuas, para petani serta tokoh-tokoh masyarakat. Nantinya dalam menjalankan program ini

pihaknya akan bekerjasama dengan PT Cipta Indonesia Indah. Direktur Cipta Indonesia Indah, Ir Sugiato saat melakukan pemaparan menjelaskan nantinya tanaman pangan yang dibudidayakan adalah jagung. Rencana total lahan yang akan dikembangkan mencapai 127 hektare yang tersebar di dua kabupaten yakni Kapuas dan Pulang Pisau. “Untuk Pulang Pisau rencana dikembangkan di lahan seluas 26 hektare di 3 kecamatan dan Kabupaten Kapuas di 7 kecamatan dengan total luas lahan 101 hektare. Adapun jenis tamanan yang dikembangkan jagung hibrida,” terangnya. ( Humaspro )

27 27

Karekteristik pengguna narkoba biasanya adalah remaja-remaja yang “bermasalah” artinya memiliki beban mental/ kejiwaan yang menurut mereka sangat berat dan sulit untuk ditanggung. Ada tiga langkah penting untuk membangun remaja masa depan yang bebas narkoba. Pertama dalam lingkungan sekolah, kedua dalam lingkungan keluarga dan terakhir dalam lingkungan masyarakat.
dan terakhir dalam lingkungan masyarakat,” terang Suran Lebih lanjut dikatakan Badan Narkotika Kabupaten Kapuas sebagai pengelola dan penyalahgunaan program P4GN meningkatkan kerjasama dengan aparat terkait untuk penanggulangan, pencegahan dan penindakan yang tegas bagi penyalahgunaan narkoba serta para pengedarnya. (Humaspro)

M

embangun remaja bebas yang bebas dari penyalahgunaan narkoba harus didasarkan pada perencanaan terhadap karakteristik pengguna narkoba sekaligus tindakan yang melatarbelakanginya. Menurut sejumlah ahli, penyebab seseorang mengkonsumsi narkoba tidak hanya berasal dari keinginan sendiri tetapi juga berasal dari lingkungan sekitarnya. Demikian disampaikan oleh Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kapuas, Suraria Nahan saat membuka Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Perderan Gelap Narkoba (P4GN) di Kuala Kapuas, Senin (14/2) pagi di Gedung Gandang Garantung. Dikatakan Suran yang kesehariannya menjabat sebagai Wakil Bupati Kapuas bahwa remaja yang menyalahgunakan narkoba sudah menjadi generasi yang rusak dan sulit dibenahi. Tubuhnya tidak lagi fit dan fresh untuk belajar dan bekerja membantu orang tua, sementara mentalnya telah dikotori oleh niat-niat buruk-buruk untuk mencari cara mendapatkan barang yang membuatnya kecanduan. Karekteristik pengguna narkoba biasanya adalah remaja-remaja yang “bermasalah” artinya memiliki beban mental/ kejiwaan yang menurut mereka sangat berat dan sulit untuk ditanggung. Misalnya terlalu sering dimarahi orang tua, tidak disukai lingkungan, merasa bersalah karena orang tuanya bercerai, tidak mendapatkan kasih sayang, prestasi belajar jelek, merasa diremehkan teman yang membuat sakit hati, merasa kurang percaya diri dan sebagainya. Keinginan yang dasar ini sedikit banyak dipengaruhi oleh sedikitnya pengetahuan mereka tentang narkoba membuat mereka rapuh dan terjebak dalam lingkungan yang menghancurkan. “Ada tiga langkah penting untuk membangun remaja masa depan yang bebas narkoba. Pertama dalam lingkungan sekolah, kedua dalam lingkungan keluarga

epada pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) ,agar dalam menjalankan perannya sebagai partner pemerintah, dituntut untuk selalu mengambil sikap arif dan bijaksana. Demikian diingatkan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi,MM dalam sambutan tertulis dibacakan Wakil Bupati Suraria Nahan Dip.ATP,ST pada pengukuhan pengurus FKUB Kabupaten Kapuas periode 2010 -2015 dan Sosialisasi Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, Selasa (14/12) di Aula Kantor Bupati Kapuas. FKUB dalam mengambil keputusan dengan tidak tergesa-gesa,dan mendiskusi kan dengan semua kelompok dan pemerintah, yang akan membantu sesuai dengan kemampuan, baik moril maupun materil sesuai kebutuhan FKUB. HM Mawardi menyampikan terima kasih kepada pengurus FKUB periode 20072010, yang pada saat ini mayoritas masih dipercaya sebagai pengurus, yang telah bekerja semaksimal mungkin pada tahuntahun lalu dalam upaya menciptakan kerukunan umat beragama didaerah ini. Kita punya perhatian yang sama, bahwa perlu mengembalikan Pancasila pada rel yang seharusnya, sehingga melalui sosialisasi ini, HM Mawardi mengharapkan Pancasila menjadi pedoman dalam kehidupan , dalam

K

bermasyarakat dan bernegara di Indonesia ini. Pada kesempatan yang sama , Ketua FKUB Kabupaten Kapuas periode 2010-2015 Drs H Masyumi Rifai,MAP menyatakan , tugas FKUB adalah membantu Bupati dalam merumuskan kebijakan pemeliharaan kerukunan umat beragama dan secara berkala dan sewaktu-waktu bila diperlukan memfasilitasi pertemuan antara FKUB dengan pemerintah daerah dan instansi pemerintah. Peran FKUB tidaklah mudah , terlebih lagi bila kita melihat baik secara langsung maupun melalui media massa tentang situasi dan kondisi saat ini yang sangat memprihatinkan , dimana gejala-gejala ancaman potensi konflik yang harus disikapi dan diantisipasi oleh kita semua khususnya FKUB Kabupaten Kapuas, ungkap Masyumi. Ia mengharapkan program yang dilakukan FKUB kedepan tentunya akan mengarah pada terpeliharanya hidup rukun dan damai yang akan selalu dirasakan dalam kehidupan kita. Pengurus FKUB Kab. Kapuas 2010-2015 sebagai berikut : Wakil-Wakil Ketua Pdt.Drs.Itjurhan Wu’i, Drs LH Tinggam, Drs H Nurani Sarji,M.Pd, Sekretaris I Wayan Arnatha,SH dan Wakil Sekretaris H Kursani,S.Ag , kepengurusan dilengkapi dengan beberapa orang anggota. Hadir pada kesempatan itu Unsur Forum Komuniksi Pimpinan Daerah Kab.Kapuas, Unsur Pengurus FKUB Prov.Kalteng, Kepala SKPD dan sejumlah undangan lainnya. (humaspro)

28 28

Ir Herson B. Aden, M.Si,

S

eluruh

Satuan

Kerja

Perangkat

Daerah ( SKPD ) diharuskan melaporkan perkembangan pelaksanaan program/ kegiatan, baik yang bersumber dari APBD Kabupaten dan APBN tahun anggaran 2011 secara tepat waktu, tertib dan berkualitas setiap tanggal 5 pada setiap bulan kepada Bupati Kapuas melalui Bappeda Kabupaten Kapuas. Demikian diungkapkan Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas, Ir Herson B. Aden, M.Si, Sabtu (8/1) pagi saat menjelaskan rumusan hasil Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program/Kegiatan TA 2010 dan Persiapan Pelaksanaan Program/Kegiatan TA 2011. Bahkan kata Herson semua Kepala SKPD juga wajib membuat surat pemberitahuan kepada seluruh Camat mengenai rencana pelaksanaan program/kegiatan untuk masing-masing kecamatan dengan lokasi Desa/Kelurahan dengan sasaran yang jelas. “Berkaitan dengan itu juga Camat wajib melakukan monitoring dan menyampaikan laporan berkala mengenai realisasi pelaksanaan program/kegiatan SKPD pada masing-masing Kecamatan minimal setiap triwulan,” kata Herson ketika ditemui di ruang kerjanya. Disamping itu seluruh tahapan persiapan pelaksanaan program/kegiatan tahun 2011 khusus untuk APBD Kabupaten Kapuas yang meliputi penetapan PPTK, Kuasa Pengguna Anggaran apabila diperlukan, Panitia Lelang, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran dan Pengelola Barang harus sudah selesai paling lambat pertengahan bulan Januari 2011. Sedangkan yang bersumber dari APBN baik Tugas Pembantuan, Urusan Bersama dan yang lainnya, SKPD Pengelola dalam waktu segera harus melakukan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait. “Bahkan untuk tertibnya pelaksanaan penyusunan perencanaan dan penganggaran pada tahun 2011-2013 agar Tim Anggaran Pemerintah Daerah menyusun Peraturan Bupati mengenai standarisasi perencanaan dan penganggaran,” ucapnya mantap.

Lebih lanjut dikatakan dalam pelaksanaan program/kegiatan Tahun Anggaran 2011 semua Satuan Kerja Perangkat Daerah harus memperhatikan target realisasi fisik dan keuangan untuk semua kegiatan baik yang dananya bersumber dari APBN maupun dari APBD dan yang terpenting laporan capaian kinerja SKPD pada RPJMD sesuai urusan pemerintahan yang menjadi tugas pokok dan fungsinya. Tak hanya itu hasil rakor juga merumuskan bahwa pengendalian sebagai bagian dari tahapan perencanaan memiliki nilai strategis sebagai sarana untuk melakukan evaluasi dan menjamin tercapainya sasaransasaran pembangunan yang ditetapkan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran baik jangka menengah (RPJMD, Renstra SKPD) dan jangka pendek (RKPD, Renja SKPD, KUA,PPAS,

RKA dan DPA SKPD). Semua SKPD dalam pelaksanaan program/kegiatannya agar fokus pada isu strategis pembangunan daerah dan pencapaian Indikator Kinerja Kunci Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas Tahun 2008-2013. Bahkan SKPD teknis segera mengumpulkan data base capaian indikator kinerja kunci Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kapuas Tahun 2008-2013 atau Indikator Kinerja Kunci (IKK) yang dikoordinasikan oleh Bappeda dan akan disampaikan setiap triwulan. Untuk laporan capaian kinerja SKPD triwulan I tahun anggaran 2011 akan disampaikan oleh masing-masing SKPD dalam rapat koordinasi pengendalian pada tanggal 5 April 2011 yang akan datang. (Humaspro)

W

akil Bupati Kapuas Suraria Nahan menghadiri serah terima jabatan dua pejabat eselon II yang baru dilantik Bupati Kapuas HM Mawardi beberapa waktu lalu. Dua pejabat tersebut adalah Kepala Dinas Pertanian dan TPH Kapuas dari pejabat lama Ir Afiadin Husni kepada pejabat baru Ir Ishak Basseri. Kemudian Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kapuas dari pejabat lama Drs H Zahirsyah Rovieq, S. Hut kepada pejabat baru Ir Andareas Lempang. Kegiatan mengambil tempat di Kantor SKPD masing-masing, Senin (10/1) pagi. Kegiatan ini selain dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas juga dihadiri Asisten Adminsitrasi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah, Kepala BKKPD Kapuas Suharjono SH serta pejabat eselon III, eselon IV dan staf di lingkup SKPD bersangkutan. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan saat serah terima jabatan di Dinas Pertanian dan TPH mengatakan pertanian dalam arti luas merupakan priotitas pembangunan Kapuas.

Maka dari itu kepada Kadis yang baru, Bupati berpesanagar menyusun dan merencanakan program kegiatan bidang pertanian tanaman pangan dan holtikultura serta melakukan evaluasi program pencapaian targetnya. ”Kembangkan inovasi dan kreativitas dalam pekerjaan, jangan hanya menunggu perintah pimpinan. Lalu susun estándar operasional prosedur terhadap setiap tugas pokok dan fungsi yang saudara laksanakan,” pintanya. Sementara itu ketika memberikan sambutan di Badan Lingkungan Hidup, Bupati menjelaskan BLH dibentuk untuk melaksanakan kewenangan Pemkab Kapuas dibidang lingkungan hidup sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 1 Tahun 2008 tentang urusan pemerintahan Kabupaten Kapuas. Penyelanggaraan urusan ini kemudian dijabarkan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi BLH sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Kapuas Nomor 161 Tahun 2008 tentang tugas dan fungsi BLH. “Susun, rencanakan, laksanakan program dan kegiatan bidang lingkungan hidup serta evaluasi kinerja pelaksanaan program dan pencapain tergetnya dikaitkan pencapaian visi dan misi Pemkab Kapuas periode 2008-2013,” tukasnya. (humaspro)

29 29

Bimtek bertujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan aparat yang bertugas dalam pelayanan pendaftaran pindah datang penduduk untuk mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat.
Penduduk Dalam Wilayah Indonesia Kabupaten Kapuas, di Aula Bappeda, Kamis (9/12) pagi. Menurutnya kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dari enam kecamatan dan dinas Dukcapil. Narasumber dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Dukcapil Kapuas. “Sepenuhnya kegiatan ini dibiayai oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil,” terangnya. Ditempat yang sama Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka kegiatan mengatakan bimtek ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan aparat yang bertugas dalam pelayanan pendaftaran pindah datang penduduk untuk mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat. Dalam Undangundang RI Nomor 23 Tahun 2006 tentang administrasi kependudukan telah diatur secara tegas tata cara pendaftaran peristiwa kependudukan. Peristiwa ini meliputi perubahan alamat penduduk, pindah datang penduduk dalam wilayah NKRI, pindah datang penduduk antar negara, dan orang asing yang memiliki ijin tinggal terbatas.“Pendaftaran peristiwa kependudukan merupakan hal yang kelihatan secara sepintas mudah, tapi sesungguhnya merupakan hal yang rumit memerlukan keahlian dan ketentuan,” terangnya. Bahkan untuk memperjelas amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang admistrasi kependudukan, Pemkab Kapuas telah menerbitkan Perda Nomor 1 Tahun 2010 tentang kependudukan dan pencatatan sipil dalam rangka penyelenggaraan Sistem Informasi Admistrasi Kependudukan (SIAK). Ada beberapa unsur SIAK yang menjadi satu kesatuan terdiri dari database, perangkat teknologi informasi komunikasi, SDM, pemegang hak akses, lokasi data base, pengelolaan pemeliharaan pengamanan pengawasan database dan data cadangan. ( Humaspro)

S

aat ini jaringan komunikasi server induk Sistem Informasi Admistrasi Kependudukan (SIAK) yang berada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kapuas dengan server nasional yang berada di Direktorat Jendral Administrasi Kementerian Dalam Negeri di Jakarta telah tersambung (online). Sehingga data yang telah terentri pada saat pelayanan dapat langsung terpantau dan tersimpan di server induk tersebut. Makanya pendaftaran pindah datang penduduk sangat mempengaruhi database kependudukan. Pada tahun 2010 sampai bulan November tercatat 665 pindah datang penduduk antar provinsi dan antar kabupaten. Hal ini disampaikan oleh Plh Kepala Dukcapil Kapuas, dra Ruseni saat menyampaikan laporan pada Pembukaan Bimtek Peningkatan Pindah Datang

Semua kegiatan perayaan agar melibatkan seluruh lapisan masyarakat sebanyak banyaknya, seperti kegiatan hiburan rakyat, olahraga, lomba, acara adat, bakti sosial, ekspo dan yang lainnya.
“ Semua kegiatan perayaan agar melibatkan seluruh lapisan masyarakat sebanyak banyaknya, seperti kegiatan hiburan rakyat, olahraga, lomba, acara adat, bakti sosial, ekspo & yang lainnya“, harap Nurul Edy. Masyarakat Kabupaten Kapuas dari tingkat Rukun Tetangga (RT),Rukun Warga (RW), Desa/ Kelurahan, Kecamatan & Ormas dihimbau untuk ikut merayakan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas dan HUT Pemerintah Kabuaten Kapuas, dengan berbagai kegiatan sesuai kemampuan dan keinginan masyarakat. Sesuai rencana panitia, kegiatan perayaan dimulai awal bulan Maret 2011 hingga selesai. Ditambahkan Nurul Edy, pada momen peringatan Hari Jadi Kapuas dan HUT Pemkab Kapuas tersebut, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi akan menyampaikan Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Akhir tahun Anggaran 2010, dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Kapuas. Upacara peringatan Tanggal 21 Maret 2011 , di halaman Kantor Bupati Kapuas Jalan Pemuda KM 5 Kuala Kapuas Kepada pantia pelaksana agar dapat melaksanakan tugas yang telah dipercayakan dengan sebaik-baiknnya, saling berkoordinasi, sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan baik dan sukses, pinta Nurul Edy. Hadir pada kesempatan itu, para Asisten Setda kapuas, Ketua Umum Panitia Ir Amry Baharuddin (Kadis PU), Ketua I Rianova SH (Inspektur Kab.Kapuas), Ketua III Ir M Issak Basseri ( Kadis Pertanian) dan sejumlah panitia lainnya. ( Humaspro)

erayaan peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas Ke- 205 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kabupaten Kapuas Ke-60 tahun 2011, diharapkan bukan hanya milik Pemerintah Daerah saja, akan tetapi milik semua lapisan masyarakat Kabupaten Kapuas. Harapan itu disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM melalui Sekda Drs H Nurul Edy Msi, saat memimpin rapat perdana Panitia Hari Jadi Kota Kuala Kapuas Ke205 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas Ke-60 , di Aula Dinas Pekerjaan Umum Kapuas, Selasa (8/2) siang.

P

30 30

SKPD jajaran Pemkab. Kapuas, agar mengupayakan selama 5 s/d 10 menit setelah apel pagi, sebelum masuk ruangan kerja agar membudayakan memungut sampah dilingkungan kerja masing-masing. Sebagai anggota masyarakat dan keluarga agar kita dapat membudayakan perilaku hidup bersih kepada anak-anak kita, tidak membuang sampah sembarangan

ang namanya kebersihan dan keindahan itu bukan merupakan milik satu atau dua orang saja, tetapi milik semua orang “ , demikian diutarakan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM di depan peserta kegiatan Jum’at Bersih, Jum’at (28/1) di depan pertokoan Sanjaya Kuala Kapuas. Pelaksanaan Jum’at Bersih tidak terasa sudah memasuki tahun ke tiga, untuk itu kita terus berkarya, bagaimana agar Kota Kuala Kapuas tetap terjaga dari kebersihan Sebagai anggota masyarakat dan keluarga agar kita dapat membudayakan perilaku hidup bersih kepada anak-anak kita,

Y

karena kebersihan itu sangat penting. HM Mawardi mengatakan, dari diri kita sendiri untuk memulai, bagaimana yang namanya budaya bersih itu selalu melekat dalam diri. “Paling tidak kita mengetahui kalau membuang sampah di pasar jangan sembarangan, karena di pasar pasti ada tempat-tempat pembuangan sampah yang disediakan Dinas Pekerjaan Umum, begitu juga dirumah, ungkap HM Mawardi. Kita terus menggemakan kegiatan Jum’at Bersih, yang bermakna bahwa untuk terus menggelorakan agar Kota Kuala Kapuas ini menjadi Kota AIR (Aman, Indah dan Ramah) , dengan kebersihannya yang selalu dipertahankan dan ditingkatkan.

Kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Kapuas, HM Mawardi menghimbau agar upayakan selama 5 sampai 10 menit setelah apel pagi , sebelum masuk ruangan kerja agar membudayakan memungut sampah dilingkungan kerja masing-masing , sehingga budaya seperti ini menjadi budaya masyarakat Kabupaten Kapuas. Kegiatan Jumat bersih diikuti PNS, anggota TNI, Karyawan/karyawati BUMN dan BUMD, Ormas serta pelaajar. Lokasi yang dibersihkan antara lain, komplek pasar sanjaya, sari mulia, danau mare, pasar blok R, jalan mawar, anggrek, dan melati. (humaspro)

Sanggar Tari Riak Nyalong berhasil menjadi juara terbaik pertama lomba Tari Kotemporer se Kalimantan dan terbaik penata rias dan busana, di anjang Lanjong Art Festival 2011. Penampilan Sanggar Tari Riak Nyalong yang berjudul "Luntung Batuah" mampu memukau ribuan penonton yang hadir saat itu,
Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas yang juga pembina Sanggar Tari Riak Nyalong Hj Aliyah Mawardi, menyaksikan serta memberikan dukungan langsung saat Sanggar Tari Riak Nyalong tampil di Kaltim. Dikatakan Hj Aliyah Mawardi, Sanggar Tari Riak Nyalong di pimpinan Ragus Rumbang, S. Pd, M. Pd, penata tari Meironi dan Penata Busana Agus Timbang, SE serta serta dikukung 17 orang anggota yang ikut mewakili Kabupaten Kapuas dalam ajang tahunan ini. Menurut Ragus Rumbang , tari yang ditampilkan saat itu berjudul "Luntung Batuah". Luntung dalam bahasa dayak ngaju sama dengan Lanjong. Batuah artinya berejeki. Luntung terbuat dari rotan dianyam sedemikian rupa dan diberi motif Kalteng. Luntung sangat berarti buat masyarakat Kalteng. Penampilan Sanggar Tari Riak Nyalong mampu memukau ribuan penonton yang hadir saat itu, jelas Ragus Rumbang. Tim Juri pada kegiatan Lanjong Art Festival 2011, Rianto (Jakarta), Natsuki Hayashi (Jepang), Nicole Legette (Chicago Amerika Serikat), serta Fitri Setyaningsih (Jogjakarta). Ragus Rumbang atas nama Sanggar Tari Riak Nyalong mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Ketua TP PKK Kapuas Hj Aliyah Mawardi selaku pembina , dan para dunator yang telah bayak membatu. (humaspro)

abupaten Kapuas yang diwakili Sanggar Tari Riak Nyalong berhasil menjadi juara terbaik pertama lomba Tari Kotemporer se Kalimantan dan terbaik penata rias dan busana, di anjang Lanjong Art Festival 2011. Lonjong Art Festival merupakan agenda tahunan , yang telah memasuki tahun kedua, berlangsung Tanggal 5 – 13 Februari 2011 di Gedung Aulia Sport, Kutai Kartanegara Tenggarong, Kalimantan Timur.

K

31 31

Mari kita bergandengan tangan, saling bahu membahu antara Pemerintah, masyarakat dan pihak PT Graha Inti Jaya dalam membangun kebun desa, dalam rangka mendukung program Bapak Gubernur Kalimantan Tengah dalam hal membangun tuntang mahaga lewu untuk Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini,

W

akil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST menyaksikan penyelesaian pembayaran ganti rugi lahan masyarakat untuk dijadikan kebun Desa yang berfungsi sebagai dana abadi kas Pemerintahah Desa di wilayah Kecamatan Mantangai dan Kapuas Barat. Pembayaran ganti rugi itu dilakukan oleh PT Graha Inti jaya , Senin (13/12) di Aula Kantor Bupati Kapuas, dihadiri Camat Mantangai Drs M Nuch, Camat Kapuas Barat Sukiran SIP,MAP, Kepala Desa dan sejumlah undangan lainnya. Dalam sambutannya Wabup Suraria Nahan memberikan apresiasi dan penghargaan serta ucapan terima kasih kepada PT Graha Inti jaya yang telah menunjukan kepeduliannya dalam pemberdayaan masyarakat Desa

melalui pembangunan kebun desa dan kebun plasma masyarakat serta menunjukan keseriusannya dalam berinvestasi di Kabupaten Kapuas. Mari kita bergandengan tangan, saling bahu membahu antara Pemerintah, masyarakat dan pihak PT Graha Inti Jaya dalam membangun kebun desa ini, dalam rangka mendukung program Bapak Gubernur Kalimantan Tengah dalam hal membangun tuntang mahaga lewu untuk Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini, ungkap Wabup. Selanjutnya ia minta , paling lama satu bulan setalah saat ini, PT Graha Inti Jaya bersama Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa bersama

masyarakat untuk mempersiapkan pembangunan kebun desa dan kebun plasma masyarakat , sebagai bukti keseriusan PT Graha Inti Jaya dalam pemberdayaan masyarakat. Kepada masyarakat agar senantiasa menjunjung tinggi norma-norma kehidupan masyarakat sesuai adat istiadat yang dihormati dan dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat, dan mari kita bersama-sama mulai hari ini dan seterusnya menjalin kerjasama melalui prinsip saling menguntungkan, ajak Suraria Nahan. (humaspro)

R

uas jalan yang menghubungkan Lamunti ke Mantangai saat ini kondisinya sudah mantap dengan menggunakan konstruksi base B atau agregat B. Bahkan jalan tersebut sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda empat dengan lancar. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas, Ir Amri Baharuddin saat ditemui disela Rapat Evaluasi Program 2010 dan Persiapan Program 2011 di Aula Bappeda Provinsi Kalteng, Rabu (12/1) siang. Menurutnya memang dulu jalan tersebut sepanjang 12 Km. mengalami kerusakan dari total 24 kilometer. Tapi terhitung 31 Desember 2010 hingga sekarang kondisinya sudah mantap. Perbaikan jalan tersebut menggunakan dana APBN senilai Rp10,24 miliar yang diperoleh dari dana penguatan infrastruktur daerah. Artinya dana tersebut diperoleh dari transfer pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PU ke daerah tanpa membebani APBD kabupaten. “Sekali lagi saya katakan saat ini kondisi jalan Lamunti ke Mantangai sudah mantap,” terangnya. Bahkan pada anggaran tahun 2011, pihaknya kembali kembali mendapatkankan dana

Terhitung 31 Desember 2010 hingga sekarang kondisinya jalan Lamunti ke Mantangai sudah mantap. Perbaikan jalan tersebut menggunakan dana APBN senilai Rp10,24 miliar yang diperoleh dari dana penguatan infrastruktur daerah. Artinya dana tersebut diperoleh dari transfer pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PU ke daerah tanpa membebani APBD kabupaten.
dari pemerintah pusat untuk melakukan pengaspalan jalan sepanjang 2 kilometer dari Mantangai menuju Lamunti. Tak hanya itu pihaknya juga akan melakukan penanganan lanjutan untuk perbaikan badan jalan di Kota Mantangai sepanjang 120 meter dengan konstruksi agregat B. Selain itu juga dilakukan pembangunan jembatan sebanyak 3 buah arah Mantangai ke Lamunti. Disamping itu Amry juga menjelaskan rencana gradiing kiri dan kanan jalan dari Lamunti menuju simpang Penda Ketapi. Kemudian perbaikan ruasruas jalan sepanjang 21 kilometer arah Lamunti ke simpang Penda Ketapi.

Ir Amri Baharuddin

”Untuk seluruh kegiatan diatas Dinas PU Kapuas kembali mendapatkan kucuran dana APBN dengan total anggaran Rp7,5 miliar Dana ini usaha dari Dinas PU Kapuas ke pusat tanpa membebani APBD kabupaten,” tegasnya. Dengan adanya perbaikan jalan dari Lamunti ke arah simpang Penda Ketapi diharapkan pada tahun 2011 sudah fungsional artinya tidak ada hambatan karena sudah dapat dilewati kendaraan roda empat, bahkan mobis jenis sedan sekalipun. Rencananya 2012 akan difokuskan ke pengaspalan dengan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. (humaspro)

32 32

ehadiran motivator Ippho Santosa mampu menghinotis ribuan PNS yang memadati Aula Kantor Bupati Kapuas, Jalan Pemuda km 5,5, Selasa (25/1) siang. Mereka rela meluangkan waktu untuk mendengarkan seminar motivasi diri yang menghadirkan pakar pengembangan otak kanan ini. Ippho Santosa merupakan motivator asal Batam yang dikenal luas melalui buku megabest seller “ 7 keajaiban rejeki “ dan “ 13 wasiat terlarang “, yang telah beredar sampai Hongkong, Australia dan Timur Tengah. Menurut Ippho kehadirannya di Kota Kuala Kapuas merupakan kehadiran pertama atas undangan Pemkab Kapuas. Bahkan saat ini berbagai bentuk usaha/bisnis Ippho telah menggurita di tanah air dan trainer (pelatih) yang telah melatih puluhan ribu orang. Tema seminar adalah “Mine Set (pola pikir) PNS dari Mental Yang Minta Dilayani Menjadi Pamong (Yang Melayani), Professional dan Cerdas Dalam Melaksanakan Tugas Hasil Optimal Baik Untuk Negara maupun Kesejahteraan sebagai PNS ”Otak kanan merupakan otak yang fleksibel, kreativitas, imnajinasi dan intuisi. Artinya segala yang dipikirkan oleh otak kanan merupakan hal-hal positif yang dinyakini mampu mengubah nasib seseorang,” terang Ippho yang mengaku memiliki istri dari Banjarmasin.

K

Dikisahkan Ippho dirinya berasal dari keluarga miskin di Batam. Namun dengan ketekunan dan keuletan, dia mampu mengubah nasibnya menjadi seorang motivator yang dikenal di Indonesia. Bahkan jadwal menjadi pembicara sangat padat karena sering kali diundang ke luar negeri. ”Orang tua saya baru mampu membeli rumah di usia 50 tahun. Itupun rumah dengan tipe 21. Bahkan saya juga sempat berjualan burger untuk menyambung hidup. Hal ini saya lakukan agar saya dapat kuliah dan terus belajar,” terang pria berkacamata ini. Pada kesempatan yang sama Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengatakan, seminar dilaksanakan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dalam rangka meningkatkan SDM Pegawai Negeri Sipil / Birokrat di daerahnya “ Seharusnya didalam membangun ini kita memiliki kepercayaan diri dan memilki semangat yang tinggi, sebagaimana filosofi kita Isen Mulang (Pantang Mundur), tegas HM Mawardi. MH Mawardi ingin Birokrat di Kabupaten Kapuas menjadi handal, cerdas dan profesional untuk menjadi contoh dari Kabupaten/Kota se – Kalimantan Tengah. “ Pemkab Kapuas kedepan akan mengundang pakar-pakar motivator lagi untuk datang ke Kuala Kapuas “ ungkap HM Mawardi. Hadir pada kesempatan itu , Unsur Muspida, Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Kepala SKPD dan sejumlah PNS, TNI, karyawan/i BUMN dan BUMD. ( humaspro )

33 33

Untuk

kali pertama Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII Tanjungpura , Mayjen TNI Geerhan Lantara beserta istri , mengunjungi Bumi Tinggang Menteng Panunjung Tarung ( Berjuang Untuk Mengangkat Harkat dan Martabat), kemarin Minggu (16/1). Kedatangan Pangdam beserta rombongan disambut dengan upacara adat potong pantan , dipandu oleh tokoh adat Kapuas Angie Rohan BA, dan tarian daerah , dipintu masuk Markas Kondim 1011 Kuala Kapuas.

Kemudian Pangdam beserta rombongan mendapat ucapan selamat datang dari Bupati Kapuas diwakili Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Ketua DPRD Robert L Gerung SE MM, Ketua Pengadilan Negeri Agustinus Setya WT,SH,Dandim 1011 Kapuas Letkol Inf Wim M Purba, Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra,SH, SIK, Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama serta jajaran Keluarga Besar TNI. Saat itu Pangdam didampingi Asintel Kolonel Inf Andie Muhammad , Irdam Kolonel Arhannud Kamiso Miran dan Danrem 102 Panjung Kolonel Inf Sukoso Maksum .

Pada upacara adat penyambutan, ketika di tanya tokoh adat, Angie Rohan tentang tujuan pokok kunjungannya, Pangdam XII Tajungpura Mayjen TNI Geerhan Lantara mengakatan, kunjungannya dilakukan dalam rangka melihat masyarakat dan kehidupan masyarakat serta melihat seluruh prajurit yang bertugas di sini. Setelah melewati jalur darat dari Palangka Raya sampai ke Kuala Kapuas, menurut Pangdam , ada keterbukaan di daerah Kabupaten Kapuas , “ sepanjang jalan ia melihat anak-anak Indonesia yang berasal dari Bali “, ungkap Pangdam Mayjen TNI Geerhan Lantara. “ Pontensi wilayah Kabupaten Kapuas yang begitu luas , apabila dibangun dengan tangan-tangan yang murni dan jujur , maka hasilnya akan lebih baik “ , jelas Pangdam. (humaspro)

34 34

ebagai bentuk penghargaan karena dinilai mempunyai andil terhadap perkembangan Pers di Kalimantan Tengah selama ini, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM menerima Pena Emas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Pena emas tersebut disematkan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat H Margiono, pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT Ke-65 PWI, Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala kapuas, Sabtu (19/2). Kabupaten Kapuas merupakan Kabupaten pertama yang menyelenggarakan peringatan HPN dan HUT PWI tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Tema yang peringatan HPN tahun ini “ Kemerdekaan Pers Dari dan Untuk Rakyat “ Pada kesempatan itu Ketua Umum PWI Pusat Margiono mengutarakan, kalau melihat kondisi georafis dan suasananya, Kuala Kapuas sudah cocok menjadi Kota. “ jalanjalannya juga sudah bagus, bersih dan enak, jadi kalau NusaTenggara Timur saja bisa menjadi tuan rumah HPN, Kapuas juga pasti bisa dan lebih bagus dari pada disana, ungkap Margiono. Atas nama pengurus PWI pusat dan pantia HPN, Margiono menyampaikan aprersiasi dan penghargaan yang tinggi kepada pimpinan lembaga Pemprov Kalteng, Pemkab Kapuas serta masyarakatnya yang selama ini telah memberikan dukungan bagi perkembangan pers nasional.

S

Sebagai penghargaan atas andilnya terhadap perkembangan Pers di Kalimantan Tengah, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM menerima Pena Emas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). yang disematkan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat H Margiono,

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM menyatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Kapuas telah berusaha untuk selalu terbuka dengan rekan-rekan pers. Hal ini dapat dilihat dari terbukanya pintu birokrasi bagi rekan-rekan pers dalam mencari atau menggalu informasi tentang pembangunan atau kendala yang dihadapi. Perlu diketahui, kata HM Mawardi, Pemerintah Kabupaten Kapuas telah membuka informasi yang berkaitan dengan kegiatan Pemerintah Daerah. Hal itu dapat terlihat dari adanya Majalah Amanah yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Selain itu Pemerintah kabupaten Kapuas juga telah memiliki website resmi yang dapat diakses melalui situs www.kapuaskab.go.id. Website ini berisi tentang kegiatan –kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Pada peringatan HPN ini , “saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada insan pers atas segala dukungan, kritik, dan saran yang konstruktif , yang telah diberikan kepada saya “ ungkap HM Mawardi. Saya menyimak dengan sungguh-sungguh, kata HM Mawardi, apa yang disajikan oleh pers, terhadap semua langkah kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Semua itu menjadi bahan pertimbangan bagi saya untuk melakukan koreksi, perbaikan, atau meneruskan langkah-langkah yang saya anggap akan membawa manfaat bagi daerah ini, terang HM Mawardi. Hadir pada kesempatan itu Wakil Gubernur Kalteng Ir H Achmad Diran, Kajati Muhammad Jusuf, SH MH, Kapolda Brigjen Damianus Jackie, Unsur Muspda Kapuas, Kepala SKPD , Pengurus PWI Cabang dan Perwakilan se Kalimantan Tengah serta sejumlah insan pers lainnya. ( Humaspro )

35 35

36 36

VISI KABUPATEN KAPUAS Bersama membangun ekonomi kerakyatan berbasis pada agribisnis dan agroindustri menuju Kapuas yang amanah (aman, maju, mandiri, sejahtera dan tangguh).

VISI: Mewujudkan usaha Perikanan Yang Tangguh dan Berkesinambungan Untuk Mendukung Pembangunan Ekonomi Kerakyatan. MISI:
1. Mengembangkan usaha perikanan dan kelautan sesuai dengan potensi wilayah. 2. Membina dan mengembangkan SDM perikanan dan kelautan. 3. Memberdayakan ekonomi masyarakat melalui usaha perikanan dan kelautan. 4. Mengelola kelestarian sumber daya ikan

1. Peningkatan produksi perikanan budidaya, tangkap, pembenihan dan pengolahan. 2. Peningkatan konsumsi ikan. 3. Pengembangan kawasan budidaya.

TUJUAN

4. Peningkatan pendapatan masyarakat yang berusaha di sektor perikanan dan kelautan. 5. Pengelolaan sumber daya ikan dan lingkungannya. 6. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

A. Perairan laut Terletak di Kecamatan Kapuas Kuala dengan panjang garis pantai 37 kilometer meliputi enam desa pesisir yakni Palampai, Cemara Labat, Pematang, Batanjung, Sei Teras dan Lupak Dalam. Jumlah kapal 1.135 unit dan 1.230 nelayan perairan laut. B. Perairan umum - Rawa : 156.362 hektere - Danau : 98 hektare - Sungai Kapuas ( ± 600 Km ) dan Sungai Kapuas Murung ( ± 66,28 Km ) - Terkandung sumber daya ikan yang melimpah - Dikawasan eks PLG tersedia saluran primer, sekunder, tersier ± 3.000 Km secara alami telah berkembang ikan lokal dan lahan budidaya ikan - Sampai tahun 2010 terdapat 148 kelompok pembudidaya ikan dan 2.042 orang nelayan perairan umum.

Ir. H. Moch. Chalinja PERKEMBANGAN PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP & BUDIDAYA No. Tahun 1. 2. 3. 4. 2007 2008 2009 2010 Produksi (ton) Budidaya Penangkapan 391,28 9.865,88 1.418,86 9.671,92 3.061,28 9.701,58 4.264,04 10.023,35 Jumlah (ton) 10.257,16 11.090,78 12.762,86 14.287,39

Transaksi Hasil Tangkapan di Perairan Pesisir Kabupaten Kapuas

37 37

PERKEMBANGAN PRODUKSI BUDIDAYA PERIKANAN 1. Terwujudnya peningkatan produksi perikanan 15% (perikanan budidaya 53% dan perikanan tangkap 5,5%) 2. Tercapainya konsumsi ikan 32,00 kg/kapita/tahun 3. Terwujudnya kawasan budidya air tawar (lele, patin, nila) dan air payau/tambak (udang, bandeng dan kepiting bakau) 4. Terlengkapinya sarana dan prasarana perikanan budidaya dan tangkap 5. Meningkatnya pendapatan pelaku usaha perikanan, terciptanya kesempatan usaha dan kesempatan kerja di bidang perikanan dan kelautan (budidaya, tangkap, pengolahan dan pemasaran) 6. Terbinanya kelestarian sumber daya ikan 7. Terwujudnya peningkatan kualitas SDM perikanan No Tahun 1. 2. 3. 4. 2007 2008 2009 2010 Produksi Budidaya (ton) Sawah/ Karamba/ Kolam Tambak Jaring Apung Beje Sawah 178,33 14,60 3,35 195,00 1.140,90 18,36 3,60 256,00 2.641,41 239,60 22,30 157,93 3.404,12 214,04 485,56 160,32 Jumlah (ton) 391,28 1.418,86 3.061,28 4.264,04

Tambak Ikan di Desa Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala

Selain menjadi salah satu lumbung padi di Provinsi Kalteng, ternyata Kabupaten Kapuas juga menyimpan potensi sumberdaya perikanan yang cukup menjanjikan. Hal ini terlihat dari ditunjuknya Kabupaten Kapuas sebagai salah satu Kabupaten di Indonesia untuk menjadi percontohan kawasan minapolitan budidaya di tahun 2011. Menariknya dari puluhan Kabupaten di Kalimantan dan ratusan Kabupaten se Indonesia, Kabupaten Kapuas menjadi salah satu Kabupaten yang ditunjuk dari total 24 kabupaten percontohan se Indonesia. Bahkan di Kalimantan hanya dua Kabupaten termasuk Kapuas. Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas Ir. H. Moch. Chalinja yang ditemui awak Redaksi Majalah Amanah di ruang kerjanya menyebutkan salah satu komoditi perikanan yang menjadi unggulan Kabupaten Kapuas adalah budidaya ikan patin, nila dan lele.

Diterangkan tujuan percontohan kawasan minapolitan budidaya dalam rangka mendorong percepatan pengembangan wilayah dengan kegiatan perikanan sebagai kegiatan utama dalam meningkatakan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat serta mendorong keterkaitan desa dan kota. “Penetapan ini didasari oleh Keputusan Dirjen Perikanan Budidaya Nomor : 70/DJ-PB/2010 tentang Penetapan Percontohan Kawasan Minapolitan Budidaya yang 01 dikeluarkan pada tanggal November 2010 lalu,” terang Chalinja. Secara khusus penetapan lokasi kawasan minapolitan budidaya ditetapkan melalui Keputusan Bupati Kapuas. Dimana dalam surat keputusan ini menetapkan pusat kawasan minapolitan. Tercatat dua pusat/sentra yang ditunjuk. Pertama Kecamatan Basarang dengan Pusat Kawasan Desa Basarang dan Maluen dan yang kedua Kecamatan Kapuas Kuala dengan pusat kawasan berada di Desa Batanjung.

Perkembangan Usaha Perikanan di Kabupaten Kapuas terus mengalami peningkatan. Dari data yang ada perkembangan produksi perikanan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2008 produksi perikanan hanya 10.666,86 ton, namun pada tahun 2010 mampu digenjot menjadi 14.287,39 ton dengan kenaikan rata-rata per tahun diatas 10%. Sementara itu kenaikan yang cukup signifikan terlihat pada produksi perikanan budidya. Tahun 2006 hanya 231,52 ton, 2007 sebanyak 391,28 ton, tahun 2008 tercatat 1.418,86 ton. Kemudian pada tahun 2009 mampu diproduksi 3.061,28 ton dan tahun 2010 mencapai 4.264,04 ton, meningkat lebih dari ao kali lipat dalam tiga tahun terakhir. Bahkan proyeksi pemanfaatan lahan dan target produksi tahun 2014 untuk pemanfaatan luas lahan diprediksi 4.275 hektare dengan produksi 29.750 ton. “Kawasan budidaya perikanan terdapat di lima Kecamatan yakni Kapuas Barat, Selat, Kapuas Kuala, Basarang dan Kapuas Murung dengan komoditi patin, nila, betok, gurame, lele, udang dan kepiting,” terang HM Chalinja.

38 38

Pemberian bantuan benih dan prasarana perikanan juga telah dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kapuas. Khusus untuk benih yang berasal dari BBI Sei Batang telah didistribusikan sebanyak 400.000 ekor secara gratis/cuma-cuma kepada pembudidaya pemula baik kelompok maupun perorangan pada tahun 2010. Selain memberikan bantuan benih ikan, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan kolam/karamba dan pakan ikan kepada kelompok atau perorangan, dalam rangka memberdayakan masyarakat dan menumbuhkan wirausaha budidaya. Bantuan tersebut tidak hanya bersumber dari dana APBD Kabupaten tapi juga ada yang diperoleh dari APBN melalui Tugas Pembantuan (TP). Total paket bantuan yang telah diserahkan pada tahun 2010 adalah 160 paket untuk 160 pembudidaya, tercatat 75 paket sumber dana APBD II dan 85 paket sumber dana APBN. Sementara itu Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2010 dari sektor perikanan terealisasi Rp. 50.250.000 (100,5%) dari target yang ditetapkan Rp. 50.000.000. Untuk bantuan benih dan sarana prasarana perikanan Tahun 2011 kegiatan budidaya perikanan bagi pembudidaya perikanan diperoleh dari hasil produksi BBI Sei Batang Kuala Kapuas sebanyak 500.000 ekor. Sisa Produksi untuk memenuhi target PAD dan pembesaran calon induk.

Tambak Ikan di Desa Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala

Disain Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala

Beberapa jenis hasil perikanan yang dominan di Kabupaten Kapuas meliputi ikan patin, gabus, lais, baung, tapah dan beberapa ikan laut seperti udang, peda, kembung, sembilang, otek dan selongsongan. Untuk meningkatan nilai hasil perikanan pelaku usaha perikanan melakukan usaha pengolahan yang ada pada umumnya masih dilakukan secara tradisional dalam skala usaha keluarga. Inovasi pengolahan hasil telah dilaksanakan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan dengan memberikan penyuluhan pengolahan hasil seperti pembuatan nugget, sosis, abon, bakso dan memberikan bantuan alat pembuat abon.

Produksi perikanan Kabupaten Kapuas tahun 2010 sebesar 14.287,39 ton, lebih kurang 70 persen hasil perikanan diperdagangkan melalui pasar di Kota Kuala Kapuas. Pasar ini merupakan pusat transisi hasil perikanan di Kabupaten Kapuas. Pasar ikan Kuala Kapuas menerima produksi perikanan dari berbagai sentra produksi baik tangkapan laut maupun budidaya. Dengan jumlah broker 16 orang, pedagang pengumpul 89 orang dan pedagang pengecer 234 orang. Transaksi hasil perikanan di pasar Kuala Kapuas rata-rata 7 samapi 12 ton per hari. Dari pasar ini kemudian disalurkan oleh pedagang pengecer, pengumpul dan broker di dalam daerah Kabupaten Kapuas, luar Kapuas dan keluar Provinsi Kalteng. Untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen perlu pembangunan pasar ikan higenis sehingga ikan yang dipasarkan sehat dan berkwalitas serta dapat bersaing dengan daerah lainnya. (dedy.p).

39 39

Pembangunan pelabuhan Bantanjung sudah masuk dalam program pembangunan infrastruktur Asia 2010 dan telah ditetapkan oleh Presiden RI. Pada tahun 2011, akan segera dilakukan pemancangan tiang pelabuhan sebanyak 120 titik, direncanakan dalam waktu sembilan bulan pemancangan tiang dapat selesai.
“Dalam sembilan bulan kedepan proses pemancangan tiang dapat diselesaikan. Bahkan kami berharap fasilitas pendukung lainnya dapat juga diselesaikan pada tahun 2012,” einginan Pemkab Kapuas untuk terang Aprianus. Namun demikian pihaknya meminta kepada Pemkab Kapuas untuk memiliki sebuah pelabuhan laut akan dapat memberikan hibah tanah kepada segera terwujud. Ini setelah digelar rapat pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian percepatan pembangunan Pelabuhan Laut Perhubungan. Hal ini dilakukan agar ada Batanjung yang dilaksanakan di Aula kejelasan pembangunan lanjutan pelabuhan. Bappeda Kapuas, Senin (4/4) pagi. Rapat ini diikuti oleh instansi teknis seperti Namun untuk luas tanah yang diminta dihibahkan akan dikoordinasikan dengan Adpel Pulang Pisau, Biro Administrasi Kementerian Perhubungan. Sementara itu Ekonomi dan SDA Setda Provinsi Plt Kepala Dinas Perhubungan, Kalteng, Dinas Perhubungan Kalteng, Telekomunikasi dan Informasi Kapuas Badan Pengelolaan DAS Kakab Kalteng. Ahmad Sopian memaparkan saat ini Kemudian dari Dinas Perhubungan pembangunan jalan tembus dari simpang Kapuas, Dinas PU Kapuas, Bappeda Basarang menuju pelabuhan Batanjung Kapuas, Dinas Pertambangan dan Energi sepanjang 54 km mulai dibangun.“Dari Kapuas serta Kantor BPN Kapuas. nilai ekonomis pelabuhan ini lebih strategis Kemudian tampak pula Asisten II Setda dibandingkan dengan Pelabuhan Tri Sakti Kapuas Zahirsyah Ravieq yang mewakili di Banjarmasin, sebab dekat dengan laut Bupati Kapuas. Saat melakukan paparan, Aprianus Hengki dari Adpel Pulang Pisau dan tidak berpengaruh pada pasang surut air,” kata Sopian. Bahkan lokasi pelabuhan menjelaskan secara teknis pihaknya telah Batanjung tidak termasuk dalam lokasi melakukan survey dan studi kelayakan kawasan hutan produksi dalam RTRWP. pelabuhan laut Batanjung. Bahkan pada Selain itu pembangunan pelabuhan tahun 2011, pihaknya bersama kontraktor akan segera melakukan pemancangan tiang Bantanjung sudah masuk dalam program pembangunan infrastruktur Asia 2010 & pelabuhan. Rencananya pemancangan telah ditetapkan oleh Presiden RI. tiang pancang sebanyak 120 titik. Mobilisasi Alat berat dan tiang pancang Pelabuhan sudah mulai tiba di lokasi Pelabuhan Laut Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala Photo ini diambil pada hari kamis (7/4) siang Ditempat yang sama Wakil Ketua Badan Pengelola DAS Kakab Kalteng Tagah Pahoe menilai pembangunan pelabuhan Bantanjung sebagai upaya mendorong percepatan pembangunan ekonomi di Provinsi Kalteng. “Hal ini sebagai penunjang berkembangnya investasi swasta dan mengatasi minimnya infrastruktur Provinsi Kalteng khususnya Kabupaten Kapuas,” kata Tagah yang didampingi Direktur Umum Pengembangan Usaha, DAS Kakab, Titik Sundari. Sementara itu Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden berharap adanya sinergisitas dan koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pusat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pendanaan sehingga target penyelesaian pembangunan pelabuhan ini dapat dilaksanakan sesuai target yang direncanakan. “Kita juga berharap adanya sinergisitas antara pembangunan fisik pelabuhan dengan penyiapan infrastruktur jalan darat dari simpang Basarang menuju pelabuhan dengan mengubah status jalan menjadi jalan strategis nasional,” ungkapnya. (Humaspro)

K

Design Pelabuhan Laut Batanjung

40 40

Tim pendahuluan investor dari negara Cina yang bergerak dalam bidang industri mobil Hyundai telah melakukan peninjauan lapangan di sekitar pembangunan pelabuhan laut Batanjung. Rencana pembangunan industri pabrik mobil di Batanjung sebagai langkah antisipasi paket Asean dari Bejing otomotif.
engan dimulainya pembangunan pelabuhan laut Batanjung di Kecamatan Kapuas Kuala tahun ini, menjadikan daya tarik tersendiri bagi investor asing yang akan mengembangkan usahanya di tempat tersebut. Terbukti tim pendahuluan investor dari negara Cina yang bergerak dalam bidang industri mobil Hyundai telah melakukan peninjauan lapangan di sekitar pembangunan pelabuhan laut Batanjung, Sabtu (9/4). Tim dari Cina itu adalah Mr Wang Xuebing Eksekutif Direktur Ever Rise Internasional Investment Corporaton Limed, Mr Cris Liu dan Mr Liu Yong Wei, mereka didampingi Kepala Bappeda Kalteng Ir Syahrin Daulay M Eng Sc, Kepala Bappeda Kapuas Ir Herson B Aden MSi, Plt Kadishubkominfo Drs Ahmad Sofian, Kadis Pertambangan Ir Krin Prihatin dan sejumlah pejabat tehnis lainnya. Mr Wang Xuebing menjelaskan, rencana pembangunan industri pabrik mobil di Batanjung sebagai langkah antisipasi paket Asean dari Bejing otomotif. Perusahaan mobil Hyundai sebagian sahamnya ada di Cina. Langkah selanjutnya, kata Mr Wang Xuebing, dari Bejing otomotif group akan mempimpin langsung untuk datang ke Kalteng, guna pembicaraan lebih mendalam rencana pembangunan pabrik mobil hyundai di Batanjung dan meninjau lokasi pembangunan.

D

Kawasan pabrik industri mobil hyundai di Batanjung nantinya dapat dijadikan kawasan industri terpadu, disamping itu untuk mengantisipasi pasar industri otomotif di negara Asean sampai ke negara Amerika Latin, karena Desa Batanjung ini letaknya sangat strategis dan menguntungkan, yaitu di tengah-tengah, “ lebih baik kita mengambil untuk mengantisipasi pasar ke negara New Zealand, Australia maupun negara di Asia Pasifik “, ungkap Wang Xuebing.

Dipilihnya Kalteng karena dinilai Wang Xuebing, Bapak Gubernur Kalteng memberikan beberapa kemudahan, “ disisi lain kita ingin membantu warga Kalteng dalam rangka menciptakan tenaga kerja yang terampil, jelasnya. Pada kesempatan yang sama Kepala Bappeda Kalteng Syahrin Daulay menjelaskan, pembangunan pelabuhan laut batanjung sangat strategis dalam rangka mendukung pengembangan wilayah di Provinsi Kalteng, khususnya di daerah wilayah Kalteng bagian timur dan selatan. “ Dan sekitar pertengahan bulan Mei nanti, akan datang lagi ke Kalteng rombongan investor yang lebih besar didampingi pejabat negara Cina ”, jelas Syahrin Daulay.

Sementara itu Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden yang juga Ketua percepatan pembangunan pelabuhan Batanjung mengungkapkan, pembangunan pelabuhan laut Batanjung bukan hanya mimpi lagi, tetapi sudah menjadi kenyataan. “ Pembangunan sudah dimulai , saat ini telah datangnya tiang-tiang pancang di lokasi pembangunan, ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua “, jelas Herson. Pelabuhan Batanjung yang didukung dengan kawasan industri diharapkan mitra-mitra dari negara-negara lain dapat mengembangkan usahanya disini, seperti Cina akan mengembangkan industri otomotif, katanya (Humaspro)

41 41

P

erkembangan perkoperasian, usaha

mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan taraf hidup rakyat. Hal ini ditunjukkan oleh kontribusi dalam produksi, jumlah unit usaha serta penyerapan tenaga kerja. Demikian diungkapkan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Pemberdayaan Koperasi dan UMKM dengan dinas instansi yang membidangi KUMKM kabupaten/kota se Kalteng di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas, Senin (28/3) pagi. Dijelaskan Bupati dalam skala nasional kontribusi koperasi dan UMKM dalam pendapatan domistik bruto mencapai 56,7 persen. Dengan unit usaha mencapai 99,5 persen dari unit usaha keseluruhan serta koperasi KUMKM mampu menyerap tenaga kerja lebih dari 95,5 persen lapangan kerja. Keadaan ini menggambarkan besarnya peran koperasi dan UMKM dalam memberikan kontribusi dalam pembangunan ekonomi. Namun demikian peran koperasi dan UMKM saat ini masih dihadapkan beberapa permasalahan. Diantaranya perkembangan meningkatnya jumlah koperasi dan UMKM belum diimbangi dengan peningkatan kualitas produksi khususnya yang bergerak di usaha mikro termasuk PKL. Kemudian masih terbatasnya akses koperasi dan UMKM terhadap sumber daya yang produktif, terutama di bidang permodalan, teknologi, informasi dan pasar. Hal ini disebabkan produk jasa keuangan masih beroreintasi pada kredit modal kerja sedangkan kredit investasi masih rendah. Masih rendahnya kualitas kelembagaan organisasi koperasi, secara nasional jumlah koperasi 17.500 unit yang aktif mencapai 71 persen. Sedangkan di Kabupaten Kapuas 305 unit dengan 202 koperasi koperasi aktif atau 67 persen dengan jumlah anggota 9.418 orang. “Dengan memperhatikan keadaan tersebut diatas maka perlu adanya sasaran dalam pengembangan dan pemberdayaan koperasi dan UMKM yang perlu dibahas dalam forum ini,” pinta Bupati saat membuka kegiatan.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng Dra Hj Jamilah Yakob menjelaskan rakornis ini baru pertama kali diadakan di daerah, sebab sebelumnya selalu diadalah di ibukota provinsi yakni Kota Palangka Raya. “Saya berharap rakornis ini dapat membawa warna baru bagi perkembangan koperasi dan UMKM di Provinsi Kalteng apalagi kegiatan ini dihadiri langsung ole Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM,” kata Jamilah. Ditempat yang sama Ketua panitia kegiatan, Agung Lintar Alfian mengatakan

tujuan kegiatan agar terjadi sinkronisasi dan harmonisasi program koperasi dan UMKM, baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota. “Peserta kegiatan berasal dari kepala dinas yang membidangi koperasi dan UMKM kabupaten/kota se Kalteng. Kemudian narasumber dari Kementerian Koperasi dan UKM serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng,” terang Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Kapuas ini. Kegiatan pembukaan rakornis ini juga dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung, unsur muspida Kabupaten Kapuas serta sejumlah Kepala SKPD Pemkab Kapuas. (Humaspro)

irektur Utama (Dirut) PT Kalteng Pos Press Zainal Muttaqin memuji kebersihan dan keindahan Kota Kuala Kapuas. “ Tanda Kota modern adalah bersih indah, dan enak di pandang mata “ , ungkap Muttaqin. Ia mengajak kepada warga masyarakat Kabupaten Kapuas untuk terus mendukung progam Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM , diantaranya bersama-sama menjaga kebersihan, keindahan dan kerapian Kota Kuala Kapuas, dan program pembangunan lainnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Zainal Muttaqin menyampaikan hal tersebut pada kegiatan jalan Sehat bersama Bupati Kapuas , di Lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas, Minggu (27/3) pagi. Jalan sehat di gelar PT Kalteng Pos Press , Pemkab Kapuas dan Kadin dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Jadi Ke-205 Kota Kuala Kapuas dan HUT Ke60 Pemerintah Kabupaten Kapuas. Pada kesempatan yang sama Bupati HM Mawardi mengajak warga Kota Kuala Kapuas khususnya dan Kabupaten Kapuas pada umumnya , agar tetap selalu menjaga kebersihan, keindahan dan kerapian.

D

“ Tidak membuang sampah sembarangan , buanglah sampah di tempat yang telah disediakan , selalu memperhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggalnya masing-masing “, pinta HM Mawardi. Pelaksanaan jalan sehat yang di mulai pukul 06.30 WIB berlangsung meriah, dilepas dengan resmi Bupati HM Mawardi di tandai dengan pengibaran bendera. Bupati HM Mawardi berbaur dengan ribuan peserta untuk bersama-sama mengikuti jalan sehat. Peserta jalan sehat melintasi jalan RA Kartini, DI Panjaitan , Jend. A Yani dan jalan Suprapto. Sebelum dilaksanakan jalan sehat , di dahului dengan senam bersama , di Lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas. Jalan sehat bersama Bupati Kapuas HM Mawardi , menyediakan berbagai hadiah seperti 3 buah sepeda motor metic, lemari es, televisi, sepeda dan berbagai hadiah menarik lainnya. Kegiatan tersebut juga diikuti Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Syafrudin SIP, Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra SH SIK, Kasdim 1011 Kapuas Mayor Arm Cecep WM, Kepala SKPD, pimpinan BUMN/BUMD dan jajaran menajemen PT Kalteng Pos Press . (humaspro)

42 42

Kegiatan dimulai dengan Laporan Ketua Panitia Ir Amry Baharuddin. berikutnya Sambutan Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iif Sarifudin, Kemudian sambutan Bupati Kapuas HM Mawardi yang dibacakan oleh Wakil Bupati Suraria Nahan. Menurutnya peringatan ini harus dimaknai sebagai wahana merenungkan kembali eksistensi, peran, tugas dan tanggung jawab dalam proses pembangunan. “Mari kita bersamasama menjadikan Kota Kuala Kapuas dan Kabupaten Kapuas yang maju dan sejahtera sesuai dengan visi menuju Kapuas yang AMANAH,”.

J

anji Pemkab Kapuas untuk

mendatangkan gruop band Wali menjadi kenyataan. Tepat pada Minggu (20/3) malam empat personil Wali yakni Faank (vokal), Apoy (gitar), Tomi (drum), Ovie ((keyboard & synt), dan Nunu (bass) mengijakkan kaki di Lapangan Panunjung Tarung Kota Kuala Kapuas. Kedatangan mereka dalam rangka turut memeriahkan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 205 dan HUT Pemkab Kapuas ke 65. Sebelumnya tampil di panggung, seluruh personil Wali dijamu makan malam di Rujab Bupati Kapuas. Saat itu mereka disambut oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Unsur Muspida serta Sekda Kapuas H Nurul Edy. Artis yang dikenal dengan lagu Orang Bilang dan Bukan Bang Toyib ini mampu memukau ribuan penonton yang memadati lapangan. Tepat pukul 21.00 WIB, vokalis Wali mulai membawakan lagu perdana mereka Kerudung Merah. Dengan penataan cahaya dan sound sistem dari Jorong Enterteiment dan panggung ukuran raksasa, mampu membawa penonton bergoyang sambil mengangkat tangan. Meraka tampil dengan membawakan 11 lagu tanpa berhenti. Ratusan polisi dibantu aparat SatPol PP ikut serta mengamankan kegiatan.

Tidak ada insiden yang berarti selama pertunjukan berlangsung. Seluruh penonton tampak tertib menonton Wali Band. Namun demikian ada sejumlah penonton yang terpaksa ditarik oleh petugas karena nyaris pingsan karena berdesakan. Satu unit mobil pemadam kebakaran disiagakan dilokasi untuk menyiram penonton yang berteriak kepanasan. Aksi pemungkas grup band yang terbentuk 31 Oktober 1999 diakhiri dengan lagu Cari Jodoh. Lagu ini menjadi lagu hits mereka, karena hampir seluruh penonton mampu membawakan lagu ini.

Kegiatan ditutup dengan pesta kembang api yang menghiasi lokasi kegiatan. Sebelum penampilan Wali, digelar sejumlah acara serimonial. Kegiatan dimulai dengan Laporan Ketua Panitia Ir Amry Baharuddin. Menurutnya penampilan artis ibukota ini sudah menjadi agenda dari Pemkab Kapuas, setelah ditahun-tahun sebelumnya mendatangkan gruop band Radja dan ST 12. Sambutan berikutnya dari Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iif Sarifudin yang mengajak seluruh lapisan masyarakat memaknai peringatan ini sebagai semangat baru untuk bekerja keras dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kapuas. Kemudian tiba saatnya sambutan Bupati Kapuas HM Mawardi yang dibacakan oleh Wakil Bupati Suraria Nahan. Menurutnya peringatan ini harus dimaknai sebagai wahana merenungkan kembali eksistensi, peran, tugas dan tanggung jawab dalam proses pembangunan. “Mari kita bersama-sama menjadikan Kota Kuala Kapuas dan Kabupaten Kapuas yang maju dan sejahtera sesuai dengan visi menuju Kapuas yang AMANAH,” terangnya. (Humaspro)

43 43