P. 1
PEMULIAAN PENYERBUK SILANG

PEMULIAAN PENYERBUK SILANG

|Views: 494|Likes:
Published by Indarwati Indarto

More info:

Published by: Indarwati Indarto on Oct 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2013

pdf

text

original

BAB III: PEMULIAAN TANAMAN MENYERBUK SILANG

A. PENGERTIAN-2 PADA TAN.MENYERBUK SILANG B. STRUKTUR GENETIK POP. TAN. MENEYRBUK SILANG A. MACAM VARIETAS TANAMAN MENYERBUK SILANG A. PERBAIKAN POPULASI MELALUI SELEKSI B. PEMBENTUKAN VARIETAS BERSARI BEBAS (SINETETIK DAN KOMPOSIT) C. PEMBENTUKAN VARIETAS HIBRIDA
PT-MENYERBUK SILANG 1

klengkeng  Populasi TM-Silang mengalami KAWIN ACAK: tiap individu mempunyai kesempatan sama untuk kawin dg individu lain. salak. PENGERTIAN-PENGERTIAN PADA TANAMAN MENYERBUK SILANG  PENYERBUKAN SILANG vs SENDIRI – PENYERBUKAN SILANG: pertemuan sel kelamin betina dan jantan dari tanaman berbeda. PT-MENYERBUK SILANG 2 . mangga. pala. mlinjo.A.  Contoh TM-Silang: jagung. – PENYERBUKAN SENDIRI: pertemuan sel kelamin betina dan jantan dari satu tanaman yg sama.  TANAMAN MENYERBUK SILANG (TM-SILANG): sebagian besar penyerbukan yg terjadi mrpk penyerbukan silang. pepaya.

 Berdasar model diploid. • H: heterosigot. struktur genetik PTMS dapat dinyatakan sbb: DAA + HAa + Raa. PT-MENYERBUK SILANG 3 .B. dua alel per lokus (misal: A & a). dengan • D: homosigot dominan. STRUKTUR GENETIK POPULASI POPULASI TANAMAN MENYERBUK SILANG (PTMS)  KAWIN ACAK menyebabkan PTMS bersifat heterosigot dan heterogenus (beragam). dan • R: homosigot resesif.

5.4.FREKUENSI GEN & GENOTIPE DALAM POPULASI  Suatu Pop.70 = (D+1/2H) – frekuensi alel a = {(1x40)+(2x10)} / (2x100) = 0.30 = (1/2H+R) PT-MENYERBUK SILANG 4 . Berapakah frekuensi masing-2 genotipe dan masing-2 gen? FREKUENSI GENOTIPE: – frekuensi genotipe AA (D) = 50/100 = 0. – Frekuensi alel/gan: proporsi suatu alel/gen dlm populasi – Frekuensi genotipe: proporsi suatu genotipe terhadap genotipe total dlm populasi. dengan struktur genotipe: 50 AA + 40 Aa + 10 aa.1. dicirikan oleh FREKUENSI ALEL/GEN dan FREKUENSI GENOTIPE penyusun populasi.  – frekuensi genotipe Aa (H) = 40/100 = 0.  Contoh: Suatu populasi terdiri atas 100 individu tan. dan – frekuensi genotipe aa (R) = 10/100 = 0. FREKUENSI GEN/ALEL: – frekuensi alel A = {(2x50)+(1x40)} / (2x100) = 0.

f(a) = q. maka setelah sekali kawin acak terbentuk populasi p2 AA + 2pq Aa + q2 aa = (pA +qa)2 PT-MENYERBUK SILANG 5 .KAWIN ACAK (RANDOM MATING) pada POPULASI MENYERBUK BEBAS (D AA + H Aa + R aa): Jika f(A) = p.

 Untuk mencapai Equilibrium (keseimbangan populasi).7A+0.3.3a)2 = 0.7 dan alel a = 0. tsb.  Misal suatu populasi (0.50AA + 0. PT-MENYERBUK SILANG 6 .Hardyweinberg)  Hukum Hardy-weinberg: Populasi kawin acak yg mencapai Equilibrium (keseimbangan populasi).42Aa + 0. diperlukan SEKALI KAWIN ACAK.09aa. frekuensi alel A = 0. BARU: (0. FREKUENSI GEN & GENOTIPE akan konstan (tidak berubah) dari generasi ke generasi bila tidak ada faktor luar (SELEKSI.49AA + 0.40Aa + 0. Kawin acak pop.FREKUENSI GEN & GENOTIPE TETAP DARI GENERASI KE GENERASI (HK.10aa). MIGRASI & MUTASI) yang berpengaruh. menghasilkan POP.

MACAM VARIETAS TANAMAN MENYERBUK SILANG Varietas tanaman menyerbuk silang merupakan suatu populasi dengan struktur genetik (dengan frekuensi gen/ frekuensi genotipe) tertentu. Varietas tanaman menyerbuk silang dibedakan atas: 1) Varietas berasari bebas (struktur genetik populasi heterogen/tidak seragam) a) Varietas sintetik b) Varietas komposit 2) Varietas Hibrida (struktur genetik populasi seragam) PT-MENYERBUK SILANG 7 .C.

PERBAIKAN POPULASI MELALUI SELEKSI  Varietas tanaman menyerbuk silang merupakan suatu populasi dengan struktur genetik (frekuensi gen/genotipe) tertentu.D. PT-MENYERBUK SILANG 8 .  Perbaikan populasi mrpk kegiatan untuk meningkatkan frekuensi gen yang baik sehingga rata-rata sifat yang diatur/dikendalikan gen tersebut meningkat.  Pemuliaan pada tanaman menyerbuk silang berkaitan dengan Perbaikan populasi.  Perbaikan populasi dilakukan melalui SELEKSI.

PT-MENYERBUK SILANG 9 .  DASAR PEMILIHAN dalam seleksi:  Keragaan Individu Tanaman  Keragaan Famili Tanaman  Keragaan Keturunan Tan/Fam.SELEKSI SELEKSI: mememilih tanaman (genotipe) yg mempunyai sifat-2 baik untuk digunakan sbg bahan perbanyakan generasi selanjutnya  PROSEDUR (satu siklus) SELEKSI:  Memilih Tananaman Tetua  Reproduksi/perbanyakan Tananaman Terpilih.

Seleks Berulang Timbal Balik (Reciprocal) PT-MENYERBUK SILANG 10 . Seleksi Full-Sib 4. Seleksi setongkol-sebaris (Ear-To-Row) 3. Seleksi S1/S2 5. Seleks Berulang Daya Gabung 6. Seleksi Massa 2.METODE SELEKSI PERBAIKAN POPULASI Perbaikan populasi dilakukan melalui seleksi yg dilakukan dalam beberapa siklus (beberapa kali) seleksi secara berulang atau dikenal sebagai METODE SELEKSI BERULANG  Beberapa macam metode seleksi: 1.

dan murah  Cepat (satu musim per siklus)  SILANG DALAM kecil  KELEMAHAN :  kurang efektif unt. benih POPULASI BARU  KELEBIHAN :  mudah.. Tan. Biji Tanaman2  Terpilih dipanen campur (BULK) unt. mempunyai HERITABILITAS RENDAH PT-MENYERBUK SILANG 11 .SELEKSI MASSA  Dasar seleksi/pemilihan: Fenotipe individu tanaman  PROSEDUR:  Memilih sejuml. memperbaiki SIFAT2 KUANTITATIF yg.

Fam. Langsung mempunyai HUB. Full-Sib.Baru FAMILI: sekelompok Tan. Berulangan 3) Biji Famili2 terpilih (sisa Perc. BENIH Pop. perbaikan Seleksi Massa dg MENGEVALUASI famili terpilih (Famili Saudara Tiri/Half-Sib)  DASAR SELEKSI: Keragaan Famili melalui Pengujian  PROSEDUR: 1) Pilih sejuml. Tan. yg scr.) dicampur sbg.SELEKSI SETONGKOL-SEBARIS  Metode ini mrp. biji dipanen terpisah (sbg. Halfsib) 2) Evaluasi Famili2 dlm. Perc. S1/S2 ) PT-MENYERBUK SILANG 12 . KEKERABATAN (Half-Sib.

VARIETAS KOMPOSIT: varietas yang dibentuk melalui persilangan bebas antara beberapa galur/famili yang belum diketahui nilai daya gabungnya. KOMPOSIT) Tiga tahap pembentukan varietas bersari bebas: 1. Pemilihan galur/famili untuk membentuk varietas baru (melalui rekombinasi/kawin acak 8-10 galur/famili terpilih) VARIETAS SINTETIK: varietas yang dibentuk melalui persilangan bebas antara beberapa galur/famili yang mempunyai daya gabung umum baik. Seleksi perbaikan populasi 3. Pemilihan populasi dasar 2. DAYA GABUNG: nilai genotipe yg dasarkan atas nilai keturunan hasil persilangannya dg genotipe lain PT-MENYERBUK SILANG 13 .E. SINTETIK & VAR. PEMBENTUKAN VARIETAS BERSARI BEBAS (VAR.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->