Batang femur dikelilingi oleh otot-otot besar.

Hal ini mempunyai keuntungan dan kerugian, antara lain akan mempersulit reduksi karena kontraksi dari otot – otot tersebut menyebabkan fragmen tulang bergeser (displaces), namun potensi penyembuhan meningkat karena terdapat vaskularisasi yang baik dan juga pada fraktur terbuka biasanya hanya butuh STSG untuk menutupi permukaan luka dengan hasil yang memuaskan. MEKANISME Biasanya dialami oleh dewasa muda dan diakibatkan oleh trauma dengan energi yang besar. Dapat juga terjadi pada orang tua, hal ini harus dipertimbangkan sebagai fraktur patologis sampai dibuktikan sebaliknya. TIPE FRAKTUR Tipe fraktur dapat mencirikan pola trauma yang menyebabkan fraktur. • Fraktur spiral dapat disebabkan karena terjatuh dengan kaki menapak sambil terputar pada bagian femur. • Fraktur transversal dan oblik biasanya karena angulasi atau trauma langsung dan sering disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas. • Fraktur kominutif dan segmental disebabkan karena trauma hebat (biasanya kombinasi dari trauma langsung dan trauma tidak langsung) PATOLOGI ANATOMI Sebagian besar fraktur batang femur mempunyai derajat kominutif, walaupun tidak terlihat pada foto X-ray. Klasifikasi Winquist menggambarkan observasi derajat kerusakan jaringan lunak dan ketidakstabilan fraktur yang meningkat bersamaan dengan meningkatnya derajat kominutif. • Tipe 1 : hanya terdapat pecahan fragmen kortikal kecil • Tipe 2 : terdapat ‘butterfly fragment’ yang lebih besar tetapi setidaknya 50% fragmen masih kontak dengan fragmen utama • Tipe 3 : terdapat ‘butterfly fragment’ yang meliputi lebih dari 50% lebar tulang • Tipe 4 : terdapat fraktur segmental esensial

GEJALA KLINIS Terdapat pembengkakan dan deformitas pada tungkai dan nyeri gerak. Untuk

Periksa ABCDE dan terapi keadaan yang mengancam nyawa terlebih dahulu. Bidai ekstremitas pada posisi yang ditemukan jika pulsasi distal ada. 8. biasanya sekitar . Ingat cegah terjadinya hipotermia. Traksi dapat diganti dengan plaster spica (bila fraktur terdapat pada 1/3 bawah) atau functional bracing saat fraktur masih ‘melengket’. 3. traction splint didorok ke pangkal paha melalui ring yang menekan bokong. kalung. PENATALAKSANAAN Emergency Pertolongan pertama pada fraktur femur adalah traksi dengan splint. Traction splint ini menarik bagian distal tungkai diatas kulit pergelangan kaki. 5. 7. Periksa pulsasi perdarahan eksternal yang harus dihentikan. mengurangi perdarahan dan memudahkan perpindahan. Segera menangani syok dan mengembalikan serta mempertahankan volume darah. 12. Di proximal. Bidai harus mencangkup sendi diatas dan dibawah ekstremitas yang trauma. jika belum lurus coba luruskan. Traksi secara hati – hati dan pertahankan sampai bidai terpasang. Imobilisasi sementara ini dapat mengontrol nyeri. Konsulkan ke ahli ortopedik 11. Traksi ini dipertahankan selama 10-14 minggu untu menjaga alignment dan pembentukan kalus. dan periksa sensorik dan motorik dari ekstremitas. jika mengalami kesulitan. pasang bidai pada posisi yang ditemukan. Jangan meluruskan secara paksa. Pasang bantalan diatas tonjolan tulang. Terapi Definitif Traksi dapat mereduksi dan menahan fraktur dengan pergeseran alignment. Pemeriksaan X-ray harus meliputi bagian panggul dan juga lutut. Bidai dipasang pada ekstremitas yang telah lurus. Catat status neurovascular sebelum dan sesudah pemasangan bidai atau manipulasi. 10. perineum dan pangkal paha. Lepaskan cincin. Tutup luka dengan balut steril. kecuali pada bagian 1/3 atas. 9. Buka semua pakaian sseluruhnya termasuk ekstremitas. oleh karena itu biasanya pada fraktur femur juga ditemukan adanya cedera disekitarnya atau jauh. Jika pulsasi distal tidak ada. Periksan keadaan neurovascular sebelum memasang bidai. Prinsip imobilisasi ekstremitas 1. Berikan profilaksis tetanus.mematahkan tulang femur dibutuhkan kekuatan yang besar. Pemeriksaan yang teliti diperlukan untuk meyingkirkan gangguan neurovascular dan fraktur tungkai lain atau pelvis. dan semua yang dapat menjepit. Imobilisasi bertujuan untuk meluruskan ekstremitas yang cedera dalam posisi seanatomis mungkin dan mencegah gerak berlebihan pada daerah fraktur. 4. 6. 2. Pilih jenis dan ukuran bidai yang sesuai dengan ekstremitas yang trauma. coba luruskan ekstremitas.

tidak lagi di periosteum. dilakukan reduksi tertutup. dan biasanya dipasang di ujung – ujung plate. teknik ini dapat mengontrol rotasi dan panjang serta mempertahankan stabilitas. Terkadang malunion (lebih . namun sudah mulai ditinggalkan karena angka komplikasi yang tinggi. Indikasi utama pemasangan traksi adalah : • Fraktur pada anak – anak • Terdapat kontraindikasi pemakaian obat anesthesia • Kekurangan tenaga medis atau fasilitas untuk fiksasi internal Fiksasi plate and screw Menghasilkan reduksi yang akurat dan fiksasi yang kuat. Penyembuhan fraktur biasanya dalam 20 minggu dan komplikasi rendah. Indikasi pemasangan plate adalah: • Fraktur pada bagian ujung batang femur. Teknik ini. Stabilitas meningkat dengan menggunakan interlocking srews. plate dimasukkan melalui insisi kecil dan menempatkannya di lapisan submuskular. minimally invasive plate osteosynthesis (MIPO) menghasilkan penyatuan yang lebih baik. terutama yang meluas ke area suprakondilar atau peritrochanteric • Fraktur batang femur pada anak dalam masa pertumbuhan • Fraktur dengan cedera vascular intramedullary nailing intramedullary nailing adalah terapi pilihan pada fraktur batang femur. Scew yang digunakan jumlahnya lebih sedikit. Dengan menggunakan nail intramedula (berbagai ukuran) yang mempunyai lubang pada ujung – ujungnya untuk memasukkan screw pengunci secara transversal pada ujung proksimal dan distal. Kini.6-8 minggu. Komplikasi ini terjadi ketika plates dipasang pada fraktur terbuka yang lebar.

. fiksasi eksterna indikasi fiksasi interna adalah : 1. Tatalaksana untuk cedera terbuka hebat 2. Bersama dengan peningkatan volume dan kualitas kalus. Terdapat severe bone loss yang memerlukan teknik bone transport 4.tepatnya malrotation) atau delayed union dapat terjadi. fiksasi eksterna juga mempunyai keuntungan tidak mengekspos bagian fraktur. Fraktur femur pada remaja Seperti intamedulary nailing. fiksator dapat disesuaikan untuk meningkatkan tekanan pada area fraktur dengan tujuan mempercepat konsolidasi. Pasien dengan multiple injuries yang memerlukan waktu operasi yang cepat untuk menghindari cedera lainnya 3.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.