P. 1
Karbohidrat

Karbohidrat

|Views: 43|Likes:
Published by Kaka Ziem Alpacino

More info:

Published by: Kaka Ziem Alpacino on Oct 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2012

pdf

text

original

Karbohidrat

Karbohidrat ('hidrat dari karbon', hidrat arang) atau sakarida (dari bahasa Yunani σάκχαρον, sákcharon, berarti "gula") adalah segolongan besar senyawa organik yang paling melimpah di bumi. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup, terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa), cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan), dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan jamur). Pada proses fotosintesis, tetumbuhan hijau mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat. Secara biokimia, karbohidrat adalah polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton, atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis. Karbohidrat mengandung gugus fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil. Pada awalnya, istilah karbohidrat digunakan untuk golongan senyawa yang mempunyai rumus (CH2O)n, yaitu senyawa-senyawa yang n atom karbonnya tampak terhidrasi oleh n molekul air. Namun demikian, terdapat pula karbohidrat yang tidak memiliki rumus demikian dan ada pula yang mengandung nitrogen, fosforus, atau sulfur. Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana yang disebut monosakarida, misalnya glukosa, galaktosa, dan fruktosa. Banyak karbohidrat merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta dapat pula bercabang-cabang, disebut polisakarida, misalnya pati, kitin, dan selulosa. Selain monosakarida dan polisakarida, terdapat pula disakarida (rangkaian dua monosakarida) dan oligosakarida (rangkaian beberapa monosakarida).

 Peran sebagai bahan bakar dan nutrisi

Kentang merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung banyak karbohidrat. Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh makhluk hidup. Monosakarida, khususnya glukosa, merupakan nutrien utama sel. Misalnya, pada vertebrata, glukosa mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh sel tubuh. Sel-sel tubuh tersebut menyerap glukosa dan mengambil tenaga yang tersimpan di dalam molekul tersebut pada proses respirasi seluler untuk menjalankan sel-sel tubuh. Selain itu, kerangka karbon monosakarida juga berfungsi sebagai bahan baku untuk sintesis jenis molekul organik kecil lainnya, termasuk asam amino dan asam lemak.

karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh. Penguraian glikogen pada sel-sel ini akan melepaskan glukosa ketika kebutuhan gula meningkat. yang nantinya akan dihidrolisis untuk menyediakan gula bagi sel ketika diperlukan. dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak. Seratserat selulosa mengikis dinding saluran pencernaan dan merangsangnya mengeluarkan lendir yang membantu makanan melewati saluran pencernaan dengan lancar sehingga selulosa disebut sebagai bagian penting dalam menu makanan yang sehat. Polisakarida struktural penting lainnya ialah kitin. tumbuhan dapat menimbun kelebihan glukosa. Glukosa merupakan bahan bakar sel yang utama. termasuk kloroplas. Bahan makanan sumber karbohidrat ini misalnya padi-padian atau serealia (gandum dan beras). Namun demikian. Tumbuhan menumpuk pati sebagai granul atau butiran di dalam organel plastid. batang. Pati merupakan suatu polisakarida simpanan pada tumbuhan. Namun demikian. Manusia dan vertebrata lainnya menyimpan glikogen terutama dalam sel hati dan otot. sehingga pati merupakan energi cadangan. singkong. Dengan mensintesis pati. umumnya kandungan karbohidrat cukup tinggi. tidak larut di dalam air. dahan. tetapi akan mengeras ketika dilapisi kalsium karbonat. laba-laba. sayur-sayuran.Sebagai nutrisi untuk manusia. kapas terbuat hampir seluruhnya dari selulosa. Kitin juga ditemukan pada dinding sel berbagai jenis fungi. glikogen tidak dapat diandalkan sebagai sumber energi hewan untuk jangka waktu lama. hewan menyimpan polisakarida yang disebut glikogen. Selain sebagai sumber energi. Manusia tidak dapat mencerna selulosa sehingga serat selulosa yang dikonsumsi manusia hanya lewat melalui saluran pencernaan dan keluar bersama feses. Kayu terutama terbuat dari selulosa dan polisakarida lain. Sementara itu. Dalam menu makanan orang Asia Tenggara termasuk Indonesia. yaitu bervariasi antara 90%–98%. Selulosa bersifat seperti serabut. yaitu antara 70–80%. ubi jalar). . dan gula. daya cerna tubuh manusia terhadap karbohidrat bermacam-macam bergantung pada sumbernya. dan hewan-hewan lain sejenis).  Peran sebagai cadangan energi Beberapa jenis polisakarida berfungsi sebagai materi simpanan atau cadangan. Glikogen simpanan akan terkuras habis hanya dalam waktu sehari kecuali kalau dipulihkan kembali dengan mengonsumsi makanan. selulosa ialah komponen utama dinding sel tumbuhan. Sementara itu. 1 gram karbohidrat memiliki nilai energi 4 Kalori. dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan. liat. umbi-umbian (kentang. crustacea. Serat menurunkan daya cerna karbohidrat menjadi 85%. dan biji-bijian. Kitin murni mirip seperti kulit. berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh. Misalnya.  Peran sebagai materi pembangun Organisme membangun materi-materi kuat dari polisakarida struktural. dan ditemukan terutama pada tangkai. karbohidrat yang menyusun kerangka luar (eksoskeleton) arthropoda (serangga. misalnya hemiselulosa dan pektin. Contoh makanan yang sangat kaya akan serat selulosa ialah buah-buahan segar.

Contoh dari aldosa yaitu glukosa dan galaktosa. Sementara itu. Rumus umum polisakarida yaitu C6(H10O5)n. dan cairan sinovial yang melicinkan sendi otot. Contoh dari disakarida adalah sukrosa. Dinding sel ini membentuk suatu kulit kaku dan berpori membungkus sel yang memberi perlindungan fisik bagi membran sel yang lunak dan sitoplasma di dalam sel. B.  Disakarida dan oligosakarida Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari dua molekul monosakarida yang berikatan melalui gugus -OH dengan melepaskan molekul air. Monosakarida dibedakan menjadi aldosa dan ketosa. Karbohidrat struktural lainnya yang juga merupakan molekul gabungan karbohidrat dengan molekul lain ialah proteoglikan. empat golongan darah manusia pada sistem ABO (A. Klasifikasi karbohidrat  Monosakarida Monosakarida merupakan karbohidrat paling sederhana karena molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom C dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis menjadi karbohidrat lain. dan maltosa. tulang rawan.  Polisakarida Polisakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari banyak sakarida sebagai monomernya. Karbohidrat pada glikoprotein umumnya berupa oligosakarida dan dapat berfungsi sebagai penanda sel. Misalnya. namun proteoglikan terdiri terutama atas karbohidrat. dan amilum. AB. disebut peptidoglikan. . glikoprotein. glikoprotein dan glikolipid (gabungan karbohidrat dan lipid) banyak ditemukan pada permukaan sel hewan. sedangkan glikoprotein terdiri terutama atas protein. Proteoglikan maupun glikoprotein terdiri atas karbohidrat dan protein. dinding sel bakteri terbuat dari struktur gabungan karbohidrat polisakarida dengan peptida. glikogen. Contoh polisakarida adalah selulosa.Sementara itu. Contoh ketosa yaitu fruktosa. dan O) mencerminkan keragaman oligosakarida pada permukaan sel darah merah. Proteoglikan ditemukan misalnya pada perekat antarsel pada jaringan. laktosa. dan glikolipid.

Lemak dalam tubuh mempunyai peranan yang penting. (2). Selain itu juga sebagai penyusun membran yang sangat penting untuk berbagai tugas metabolisme. karena lemak cadangan yang ada yang ada dalam tubuh dapat melindungi berbagai organ yang penting. tidak saja sebagai isolator. Oleh karena itu mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung lemak akan menjamin penyediaan vitamin-vitamin tersebut untukkeperluan tubuh. dansebagainya. E dan K. karena dapat merupakan prekursor pembentukan hormon tertentu seperti prostaglandin. Oleh karena itu sangat penting untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang mengerjakan tugas/pekerjaan fisik yang berat. Dalam pustaka asing. margarin. 1977) mengemukakan bahwa: (1). Penggunaan asam lemak tidak jenuh tunggal untuk menurunkan kadar kholesterol nampaknya dianggap lebih mantap. yang mencakup baik minyak maupun lemak. yaitu vitamin A. Lipid atau lipida lebih merupakan istilah ilmiah. telur. Hal ini disebabkan. karena (Pyke.  Fungsi dan manfaat lemak Sehubungan dengan fungsi lemak Sebagai bahan makanan lemak mempunyai peranan yang penting. Lemak yang tampak misalnya mentega. lipida yang kita makan umumnya disebut ditery fat. Bila pada suhu kamar dalam keadaan cair. yang dapat kitaterjemahkan lemak pangan. Kandungan asam lemak sangat penting. Lemak yang tidak tampak misalnya yang terdapat dalam berbagai bahan makanan seperti daging. yang disebut asam lemak esensial. Istilah minyak atau lemak sebenarnya tergantung apakah pada suhu kamar bahan tersebut dalam keadaan cair atau padat. seperti ginjal. (3). minyak goreng dan sebagainya. D. kacang tanah. (4). susu. Lemak juga dapat melarutkan berbagai vitamin. Selain itu adanya lemak dalam bahan makanan dapat memberikan citarasa kelezatan yang lebihmenarik. hati dan sebagainya.Lemak  Pengertian Lemak Minyak atau lemak merupkan komponen bahan makanan yang penting. sebaliknya bila dalam keadaan padat disebut lemak. Kandungan kalorinya sangat tinggi. Substitusi lemak jenuh (S) dengan lemak tidak jenuh majemuk (P) dan lemak tidak jenuh tunggal (M) atau yang diformulasikan dengan kenaikan nilai (P+M)/S akan dapat menurunkan kadar kholesterol . Dalam bahan makanan lemak dapat terdiri dari dua bentuk. tetapi juga kerusakan fisik yang mungkin terjadi padawaktu kecelakaan. baik jumlah kholesterol maupun kholesterol LDL. karena kadar asam lemak tidak jenuh tunggal yang . yaitu yang tampak (visible) dan yang tidak tampak (invisible). maka disebut minyak. Lemak secara kimiawi tersusun oleh sekelompk senyawa yang berbeda. Peranan asam lemak tidak jenuh tunggal Marsic dan Yodice (1992) mengulas pengaruh asam lemak tidak jenuh tunggal yang ada dalam lemak pangan bersama dengan asam lemak jenuh dan tidak jenuh majemuk terhadap perubahan baik kadar jumlah kholesterol maupun kholesterol LDL dan kholesterol HDL.

MCT diperkenalkan untuk pertama kali pada tahun 1950 untuk menanggulangi kelemahan dalam metabolsime lemak.  Asam lemak trans Dalam proses hidrogenasi secara alami yang terjadi pada hewan ruminansia. Tujuan proses hidrogenasi tersebut ialah untuk menghasilkan lemak yang lebih stabil serta mempunyai sifat fungsional yang dikehendaki. dan minyak kanola yang hanya mengandung asam lemak jenuh berturut-turut 15. Dalam larutan yang netral MCFA merupakan elektrolit yang lemah dan molekulnya terionisasi. Karena banyaknya bukti tentang peran positif asam lemak tidak jenuh tunggal dalam mencegah terjangkitnya penyakit jantung koroner dan pertumbuhan beberapa jenis kanker. Hal ini diperkirakan karena lemak dalam kedua organ tersebut mengandung asam lemak omega-3 dengan kadar yang tinggi.Pengganti lemak Informasi tentang lemak pangan yang muncul di berbagai media baik secara populer maupun ilmiah telah membuat masyarakat menyadari perlunya kehati-hatian mengkonsumsi lemak untuk . dalam mentega. minyak jagung.  Asam lemak omega-3 Asam lemak omega-3 mempunyai pengaruh berbeda dengan asam lemak yang lain seperti yang diuraikan oleh Latta (1990). dan minyak kelapa berturut-turut 50.tinggi dalam makanan yang dikonsumsi tidak mempunyai dampak penurunan kadar kholesterol HDL.  Asam lemak rantai sedang Trigliserida dengan asam lemak yang berantai sedang (Medium Chain Triglyceride atau MCT) merupakan trigiliserida yang mempunyai sifat penting dari segi nutrisi. Perbedaan yang besar ini dimanfaatkan oleh para pedagang dan industri minyak pangan di negara barat untuk meningkatkan daya saing minyak pangan yang dihasilkan di negaranya. dan 92%. Asam lemak trans ini juga terbentuk dalam proses hidrogenasi asam lemak tidak jenus dariminyak nabati untuk pembuatan margarin. Molekul MCFA relatif lebih kecil sehingga mudah larut dalam air. seerti asam eikosapentaenoat (C20:5) dan asam dokosaheksaenoat (C22:6) banyak terdaat dalam lemak ikan. 13 dan 6%. Asam lemak jenis ini. Oleh karena itu asam lemak trans didapati dalam susu hewan ruminansia. Karena memiliki sifat-sifat yang menguntungkan tersebut. 86. juga dalam lemak yang ada dalam daging. 1982. Setelah itu metabolisme MCT dan pemanfaatan klinisnya banyak dipelajari (Bach and Babayan. maupun dalam usaha untuk mengurangi kadar lemak dalam darah. penyerapan. minyak biji kelapa sawit. bila dibandingkan dengan minyak kedelai. asam lemak omega-3 dianggap penting untuk berfungsinya otak dan retina dengan baik.. asam lemak dengan trans dapat terbentuk. Kandungan asam lemak jenuh minyak kelapa sawit. Minyak kanola dan minyak kedelai juga mengandung asam lemak omega-3 dalam bentuk asam linoleat (C18:3) yang dapat diubah menjadi asam eikosapentaenoat. maka MCT dapat mengatasi problema yang ditimbulkan oleh metabolisme lemak seperti dalam pencernakan. pemanfaatan asam oleat untuk formulasi makanan olahan menjadi populer. Asam lemak rantai sedang (Medium Chain Fatty Acid atau MCFA) begitu juga MCT ada dalam bentuk cair pada suhu kamar. transport dari organ satu ke organ lain. Selain peranannya dalam pencegahan penyakit jantung koroner. Sifat-sifat itulah yang menentukan bentuk metabolismenya yang lebih menguntungkan.

getah arab.Pengganti lemak daeri karbohidrat. meskipun bukan pengganti lemak yang sebenarnya. dan karagenan.hidupnya sehari-hari. Bahan-bahan pengganti Lemak : (1).Bahan ini telah diperkenalkan di pasaran sejak awal 1988 oleh Nutra (2). Meskipun demikian. seperti getah guar.Sukrosa poliester Senyawa ini merupakan ester dari sukrosa dengan asam lemak rantai sedang. . tetapi diperlukan dalam formulasi untuk menghasilkan makanan yang berkadar lemak rendah. ( 3). (4). mengurangi kadar lemak pada berbagai roduk makanan atau menghilangkannya sama sekali bukanlah merupakan penyelesaian yang memuaskan.Getah (gum) Berbagai jenis getah.Simplesse. karena keberadaan lemak dalam bahan makanan memang dapat memberikan banyak manfaat.

sistem kendali dalam bentuk hormon. Molekul protein mengandung karbon. seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton.  Struktur Struktur tersier protein. Kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim. yang merupakan penyusun utama makhluk hidup. Protein ditemukan oleh Jöns Jakob Berzelius pada tahun 1838. paling utama") adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomermonomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Protein ini memiliki banyak struktur sekunder beta-sheet dan alpha-helix yang sangat pendek. terbentuklah protein yang memiliki fungsi penuh secara biologi. Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi. protein merupakan salah satu molekul yang paling banyak diteliti dalam biokimia. hanya tersusun dari asam amino proteinogenik. Sebagai salah satu sumber gizi.Protein (asal kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang in. lipid. Kode genetik yang dibawa DNA ditranskripsi menjadi RNA. nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Model dibuat dengan menggunakan koordinat dari Bank Data Protein (nomor 1EDH). Selain itu. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis. . protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof). protein masih "mentah". Melalui mekanisme pascatranslasi. hidrogen. Biosintesis protein alami sama dengan ekspresi genetik. oksigen. Protein merupakan salah satu dari biomolekul raksasa. dan polinukleotida. selain polisakarida. Sampai tahap ini. yang berperan sebagai cetakan bagi translasi yang dilakukan ribosom. sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi hara. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus.

Spektrum CD dari puntiran-alfa menunjukkan dua absorbans negatif pada 208 dan 220 nm dan lempeng-beta menunjukkan satu puncak negatif sekitar 210-216 nm. Pada spektrum FTIR. o beta-sheet (β-sheet. sekunder (tingkat dua). Jadi. Struktur sekunder bisa ditentukan dengan menggunakan spektroskopi circular dichroism (CD) dan Fourier Transform Infra Red (FTIR). tersier (tingkat tiga). berupa pilinan rantai asam-asam amino berbentuk seperti spiral. (γ-turn. Struktur primer protein bisa ditentukan dengan beberapa metode: (1) hidrolisis protein dengan asam kuat (misalnya. atau kuartomer) dan membentuk struktur kuartener. Frederick Sanger merupakan ilmuwan yang berjasa dengan temuan metode penentuan deret asam amino pada protein. (3) kombinasi dari digesti dengan tripsin dan spektrometri massa.    struktur sekunder protein adalah struktur tiga dimensi lokal dari berbagai rangkaian asam amino pada protein yang distabilkan oleh ikatan hidrogen. (2) analisis sekuens dari ujung-N dengan menggunakan degradasi Edman. Struktur tersier biasanya berupa gumpalan. dan o gamma-turn. Vernon Ingram menemukan bahwa translokasi asam amino akan mengubah fungsi protein. yaitu berupa struktur primer (tingkat satu). dan (4) penentuan massa molekular dengan spektrometri massa. "puntiran-alfa"). . Urutan asam amino menentukan fungsi protein. pita amida-I dari puntiran-alfa berbeda dibandingkan dengan pita amida-I dari lempeng-beta. Beberapa molekul protein dapat berinteraksi secara fisik tanpa ikatan kovalen membentuk oligomer yang stabil (misalnya dimer. Berbagai bentuk struktur sekunder misalnya ialah sebagai berikut: o alpha helix (α-helix. contoh struktur kuartener yang terkenal adalah enzim Rubisco dan insulin. dan lebih lanjut memicu mutasi genetik. berupa lembaran-lembaran lebar yang tersusun dari sejumlah rantai asam amino yang saling terikat melalui ikatan hidrogen atau ikatan tiol (S-H). "lempeng-beta"). menjadi fragmen peptida yang lebih pendek untuk dipisahkan lebih lanjut dengan bantuan kertas kromatografik. Estimasi dari komposisi struktur sekunder dari protein bisa dikalkulasi dari spektrum CD. dan kuartener (tingkat empat): struktur primer protein merupakan urutan asam amino penyusun protein yang dihubungkan melalui ikatan peptida (amida). pada tahun 1957. dengan penggunaan beberapa enzim protease yang mengiris ikatan antara asam amino tertentu. 6N HCl) dan kemudian komposisi asam amino ditentukan dengan instrumen amino acid analyzer. trimer. o beta-turn. "lekukan-gamma") struktur tersier yang merupakan gabungan dari aneka ragam dari struktur sekunder. (β-turn.Struktur protein dapat dilihat sebagai hirarki. "lekukan-beta"). komposisi struktur sekunder dari protein juga bisa diestimasi dari spektrum inframerah.

Hubungan rantai polipeptida yang berperan di dalamnya akan menimbulkan sebuah fungsi baru berbeda dengan komponen penyusunnya. Kekurangan Protein bisa berakibat fatal:    Kerontokan rambut (Rambut terdiri dari 97-100% dari Protein -Keratin) Yang paling buruk ada yang disebut dengan Kwasiorkor.Struktur protein lainnya yang juga dikenal adalah domain. Keseluruhan berjumlah 21 asam amino. Artinya kesembilan asam amino ini tidak dapat disintesa sendiri oleh tubuh esensiil. Protein sederhana umumnya hanya memiliki satu domain. Setelah penyerapan di usus maka akan diberikan ke darah. Pada dasarnya protein menunjang keberadaan setiap sel tubuh. proses kekebalan tubuh. Pada struktur kuartener. Kode untuk asam amino tidak esensiil dapat disintesa oleh DNA. Hal ini dilakukan dengan bantuan enzim. Biasanya pada anak-anak kecil yang menderitanya. Kebutuhan akan protein bertambah pada perempuan yang mengandung dan atlet-atlet. Setiap orang dewasa harus sedikitnya mengonsumsi 1 g protein per kg berat tubuhnya. Bila struktur domain pada struktur kompleks ini berpisah. dan produk sejenis Quark Tumbuhan berbji . Tubuh manusia memerlukan 9 asam amino. maka fungsi biologis masing-masing komponen domain penyusunnya tidak hilang. setelah struktur kompleksnya berpisah. sedangkan sebagian asam amino dapat disintesa sendiri atau tidak esensiil oleh tubuh. Inilah yang membedakan struktur domain dengan struktur kuartener.Simptom yang lain dapat dikenali adalah: o hipotonus o gangguan pertumbuhan o hati lemak Kekurangan yang terus menerus menyebabkan marasmus dan berkibat kematian. Kekurangan Protein Protein sendiri mempunyai banyak sekali fungsi di tubuh kita. protein tersebut tidak fungsional. Ini disebut dengan DNAtranskripsi. Di sistem pencernaan protein akan diuraikan menjadi peptid peptid yang strukturnya lebih sederhana terdiri dari asam amino. disebut sebagai translasi. Pada protein yang lebih kompleks. penyakit kekurangan protein. Struktur ini terdiri dari 40-350 asam amino. Sintese protein Dari makanan kita memperoleh Protein. Kemudian karena hasil transkripsi di proses lebih lanjut di ribosom atau retikulum endoplasma. yang disebabkan oleh filtrasi air di dalam pembuluh darah sehingga menimbulkan odem.      Daging Ikan Telur Susu. dapat dilihat dari yang namanya busung lapar. ada beberapa domain yang terlibat di dalamnya. Darah membawa asam amino itu ke setiap sel tubuh.

mengujicobakan protein konsumsi dari daging dan tumbuhan kepada kelinci. Kemudian studi selanjutnya. oleh McCay dari Universitas Berkeley menunjukkan how to get a six pack in a week bahwa kelinci yang memperoleh protein nabati.  Suku polong-polongan Kentang Studi dari Biokimiawan USA Thomas Osborne Lafayete Mendel. Keuntungan Protein     Sumber energi Pembetukan dan perbaikan sel dan jaringan Sebagai sintesis hormon. Profesor untuk biokimia di Yale. Satu grup kelinci-kelinci tersebut diberikan makanan protein hewani. Dari eksperimennya didapati bahwa kelinci yang memperoleh protein hewani lebih cepat bertambah beratnya dari kelinci yang memperoleh protein nabati.enzim. lebih sehat dan hidup dua kali lebih lama. dan antibodi Pengatur keseimbangan kadar asam basa dalam sel . sedangkan grup yang lain diberikan protein nabati. 1914.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->