Desain Sistem Informasi Penyewaan Buku Komik

DESAIN SISTEM INFORMASI PENYEWAAN BUKU KOMIK PADA MANGAHOLIC

UNTUK MEMPERMUDAH TRANSAKSI PEMINJAMAN PENGEMBALIAN

Di Susun oleh : Teknik Informatika 2 C Arief Wicaksono ( 709222906) Dudung Agus P. ( 709222888 )

UNIVERSITAS NEGERI MALANG PROGRAM KEAHLIAN BISNIS DAN INDUSTRI PROGRAM 2 TAHUN BIDANG TEKNIK INFORMATIKA

penyewaan video game. Perkembangan jumlah tempat penyewaan atau rental telah berkembang sangat pesat. Sebagai pendukung untuk menyajikan bentuk informasi tersebut. Hal ini yang menjadikan komputer sebagai suatu kebutuhan bagi pendiri tempat penyewaan untuk memudahkan pencarian informasi dan efisiensi kerja. penyewaan kaset. bahkan penyewaan komik/buku serta masih banyak yang lainnya. Dan seiring dengan berkembangnya kemajuan teknologi. khususnya teknologi komputer dan perangkat pendukungnya maka akan maju pula alat bantu sistem informasi yang ada. . Pasa saat ini rental atau penyewaan terdapat banyak jenis seperti penyewaan mobil. di antaranya adalah pendukung informasi dan pengolahan data.Net.Bab I PENDAHULUAN I.Net dengan harapan dapat digunakan untuk membantu meningkatkan pelayanan serta memudahkan transaksi peminjaman. Sehubungan dengan itu perlu dirancangnya sistem informasi penyewaan pada rumah Penyewaan Buku Komik Manga Holic Blitar dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic . akan lebih baik bila memanfaatkan kemajuan teknologi yang berkaitan dengan sistem informasi adalah penggunaan piranti komputer. Sistem informasi merupakan alat pendukung yang sangat penting bagi perkembangan perusahaan atau tempat-tempat usaha yang menggunakan system informasi. 1 Latar Belakang Rental / penyewaan merupakan salah satu fasilitas pelayanan umum yang yang berupa jasa. 2 Rumusan Masalah Beradasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana Mendesain Sistem Informasi Penyewaan untuk memudahkan system transaksi Pada Penyewaan Buku Komik Manga Holic Blitar Dengan Menggunakan Visual Basic . I .

5. 1. Mengetahui contoh program yang digunakan oleh sebuah tempat usaha penyewaan. Menyelesaikan Tugas dan Memperoleh nilai yang diperlukan sebagai prasyarat penilaian mata kuliah “Visual Basic Topic 2”. 3 Tujuan Makalah Dengan latar belakang di atas makalah ini mempunyai tujuan agar. Menerapkan secara langsung teori yang diperoleh dari perkuliahan ke dalam dunia nyata. 5. Mahasiswa dapat mengetahui sejauh mana tingkat efektifitas dan efisiensi sebuah program yang berjalan dalam sebuah tempat usaha penyewaan. Mahasiswa dapat merapkan teori yang sudah diperoleh dalam perkuliahan ke dalam dunia nyata. Melatih kemampuan individu tentang teori yang sudah ada. 3. 2. 4 Manfaat Makalah Dengan tujuan yang dijabarkan di atas ada manfaat yang dapat diperoleh bagi masing-masing pihak. sebagai berikut. 4. Makalah ini dapat berguna sebagai referensi berbagai pihak yang membutuhkan. 1. . Menganalisis tingkat keefektifitasan dan keefisienan sebuah program yang ada dalam sebuah tempat usaha penyewaan. 3. Mahasiswa dapat mengetahui bagaiman suatu program diterapkan dalam sebuah tempat usaha penyewaan. 2.1. Mahasiswa dapat belajar dan melatih kemapuan di bidang Teknologi Informasi. 4. 1.

2 Karateristik Rancangan Sistem Model umum sebuah sistem terdiri dari input. saling tergantung satu sama lain dan terpadu. Hal ini merupakan konsep sebuah sistem yang sangat sederhana mengingat sebuah sistem dapat mempunyai beberapa masukan dan keluaran sekaligus. c. saling berinteraksi. Davis 1996). Dari definisi ini dapat dirinci lebih lanjut pengertian sistem secara umum. Adapun karakteristik yang dimaksud adalah sebagai berikut: . Setiap sistem mempunyai tujuan tertentu. yaitu sebagai berilut: a. 1 Pengertian Perancangan Sistem Secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himbpunan dari unsure. Unsur-unsur di dalam sistem tersebut bekerja sama untuk mencapai tujuan sistem.BAB II PEMBAHASAN II. 1. Setiap sistem terdiri dari berbagai unsur. Suatu sitem merupakan bagian dari sistem yang lain yang lebih besar. 1 Landasan Teori 1. Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa suatu sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain. Sistem terbagi atas beberapa factor atau unsur-unsur ke dalam beberapa subsistem(Gordon B. komponen atau variable-variabel yang terorganisasi. d. proses dan output. yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Unsur-unsur tersebut merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sistem yang bersangkutan. Unsur-unsur suatu sistem terdiri dari subsistem yang lebih kecil yang terdiri pula dari kelompok-kelompok unsur yang membentuk subsistem tersebut. Unsur-unsur sistem berhubungan erat satu sama lain di mana sifat serta kerja sama antar unsur dalam sistem tersebut mempunyai bentuk tertentu. Selain itu sebuah sistem juga memiliki karakteristik atau sifat-sifat tertentu yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem. b.

h. Masukan Sistem Energi yang dimasukkan ke dalam sistem disebut masukan sistem. Lingkungan Luar Sistem Bentuk apapun yang d. . Sasaran Sistem Suatu sistem memiliki tujuan dan sasaran yang pasti dan bersifat system nistic. Batasan Sistem Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem lainnya atau sistem dengan lingkungan luarnya. Kalau suatu sistem tidak memiliki sasaran maka operasi tidak ada gunanya. e. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuan yang telah direncanakan. c.a. Keluaran Sistem Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan. b. Keluaran ini merupakan masukan bagi subsistem yang lain. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Pengolah Sistem Suatu sistem dapat mempunyai suatu proses yang akan mengubah masukan menjadi keluaran. yang bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Penghubung Sistem Sebagai media yang menghubungkan sistem dengan subsistem yang lain disebut dengan penghubung sistem. f. Komponen Sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi. yang dapat berupa pemeliharaan(maintenance input) dan sinyal(signal input). g. ada di luar ruang lingkup atau batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem tersebut disebut dengan lingkungan luar sistem.

Scoot 1986). Data merupakan penggambaran suatu kejadian secara nyata. informasi ini dibutuhkan unutk mengambil keputusan jangka menengah. 1 Definisi Informasi Informasi merupakan proses lebih lanjut dari data yang sudah memiliki nilai tambah.II. 2 Pengertian Desain Sistem Desain Sistem yaitu menentukan bagaimana suatu sistem akan menyelesaikan apa yang mesti diselesaikan. seperti informasi trend penjualan yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun rencana penjualan. Informasi ibarat sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh suatu organisasi. data tersusun. informasi ini dibutuhkan untuk keperluan operasional sehari-hari. Suatu sistem yang kekurangan informasi akan menjadi lemah. Yang mana informasi dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian antara lain: a. 2. c. b. sehingga informasi sangat penting peran dan kedudukannya di dalam suatu organisasi. kapasitas sebuah saluran komunikasi. informasi ini digunakan untuk mengambil keputusan jangka panjang. Tahap ini menyangkut konfigurasi dari komponen-komponen perangkat keras dari suatu sistem sehingga instalasi dari sistem akan benar-benar memuaskan rancang bangun yang ditetapkan pada akhir analisa sistem(George M. maka tanpa adanya data kita tidak akan mengetahui suatu kejadian. dan lain sebagainya. Informasi Teknis. Informasi Strategis. Oleh karena sumber suatu informasi adalah data. . Informasi dapat merujuk ke suatu data mentah. Jadi Desain Sistem adalah langkah awal pembuatan sistem yang merupakan penjelasan hal-hal yang akan dilakukan pada saap pembuatan sistem sampai dengan sistem tersebut siap diaplikasikan. Informasi Taktis. retur penjualan dan laporan khas harian. Istilah informasi sering kali tidak tepat pemakaiannya. seperti informasi persediaan stok. Tanpa adanya data maka kita tidak akan mengetahui suatu kejadian. Sedangkan kejadian adalah sesuatu hal yang terjadi secara nyata pada saat tertentu yang akan menghasilkan suatu informasi bagi yang membutuhkan data tersebut. Sumber suatu informasi adalah data. mencakup informasi eksternal. Dan merupakan penggambaran suatu kejadian secara nyata. rencana peluasan perusahaan dan sebagainya. Sedangkan kejadian adalah sesuatu yang terjadi secara nyata pada saat tertentu.

3. Benar atau Salah. 3 Langkah-Langkah Desain Sistem Informasi Desain sistem adalah suatu fase di mana diperlukan suatu keahlian perencanaan untuk elemen-elemen computer yang akan menggunakan sistem baru. Informasi dapat menjadi suatu koreksi atas infomasi salah atau palsu sebelumnya. Gambar anak panah menunjukkan konektor atau penghubung antar entitas dan aliran data . 2. 3. Jadi nilai suatu informasi berhubungan dengan keputusan. Bila penerima informasi yang salah mempercayainya. Davis 1992). Tambahan. II. akibatnya sama serti yang benar. Ada beberapa alat sistem yang digunakan dalam desain sistem yaitu Diagram Konteks(Context Diagram). ERD(Entity Relationship Diagram).1: Symbol Penjelasan Gambar lingkaran menunjukkan proses dari sistem pada Context Diagram. Dalam lingkup informasi ini ada ciri dari beberapa informasi sebagai berikut: 1. masukan dan keluaran dari sistem. Diagram konteks direpretasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakilli keseluruhan sistem. 1 Diagram Konteks(Context Diagram) Diagram konteks adalah sebuah diagram sederhana yang menggambarkan hubungan antara entity luar. Korektif. Informasi dapat sama sekali baru dan segar bagi penerimanya. Informasi dapat memperbaharui dan memberikan tambahan baru pada informasi yang telah ada. Adapun simbol Context Diagram dapat dilihat pada tabel 2. Baru. jika tidak ada pilihan atau alternatif keputusan. 4. Informasi menjadi tidak diperlukan. Ini dapat berhubung dengan realitas atau tidak.dengan kata lain. DFD(Data Flow Diagram).Definisi informasi yaitu data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi penerima dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusankeputusan yang sekarang atau keputusan yang akan datang(Gordon B.

3 Entity Relational Model(ER-Model) Model Entity-Relationship yang berisi komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang mempresentasikan seluruh fakta dari yang kita tinjau.1 Simbol-simbol Context Diagram 3. Tabel 2. proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut. Adapun simbol data flom diagram dapat dilihat pada tabel 2.Gambar kotak persegi menunjukkan entitas pada Context Diagram. dapat digambarkan dengan lebih sistematis dengan menggunakan Entity Relationship Diagram(ERD). di mana data disimpan. 2 Data Flow Diagram(DFD) DFD adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan ke mana tujuan data yang keluar dari sistem.4 . Tabel 2. Notasinotasi simbolik di dalam ERD yang dapat dilihat pada tabel 2. Merepresentasikan aliran data.2 Symbol Penjelasan Merepresentasikan sumber data(Entity). Merepresentasikan transformasi/proses aliran data(sistem) Merepresentasikan tepat untuk menyimpan data(data store).2 Simbol-Simbol Data Flow Diagram 3.

misalnya Relationship nama tamu.4 Simbol-Simbol ERD BAB III RANCANG SISTEM . Composite Atribute. misalnya kode tamu. kejadian atau konsep yang informasinya direkam. Menggambarkan hubungan antara dua atau lebih entity.Nama Symbol Penjelasan Adalah suatu obyek yang dapat diidentifikasi dalam lingkungan Entity pemakai Entity dapat berupa orang. Sebagai penghubung antara hubungan Penghubung relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan atributnya Tabel 2. Atribut dibagi menjadi dua yaitu: Atribut 1. 2. Adalah data elemen/data item. yang menggambarkan suatu entity. Simple Attribute. data field. tempat.

mereka dapat langsung bertanya ke petugas. 1 Analisa Masalah Penyewaan Buku Komik Langkah awal yang perlu diperhatikan dalam menganalisa permasalahan yang dihadapi oleh tempat penyewaan komik adalah dengan melihat permasalahan yang sering terjadi. b.III. dan bersama dengan KTP tersebut diserahkan kembali ke Penyewa. . Analisis ini bertujuan untuk menentukan data apa saja yang akan mengalir di alur data dari terminator Penyewa ke sistem (proses). 1. 1. I d e n t it a s K a rtu A n g g o ta Proses manual bahwa KTP tersebut dikembalikan ke Penyewa tidak harus digambarkan di dalam arus data. Petugas akan mencatat identitas Penyewa. a. yaitu masalah pencatatan transaksi peminjaman dan pengembalian yang masih secara manual. 3. 1. namun. dan uang sewanya. Dan unsure-unsur yang terlibat di dalamnya adalah sbagai berikut : 3. Prosedur Penyewaan oleh Penyewa Penyewa yang akan menyewa buku komik dipersilakan mencari sendiri. 3. maka si Penyewa harus menyerahkan Kartu Anggotanya. 3 Analisa Masalah 3. Petugas akan mengecek data buku komik yang dicari dan akan dipinjam tersebut ke file di komputer. Pembuatan Kartu Anggota tidak dipungut biaya tetapi si Penyewa harus menunjukkan identitas diri (contoh : KTP). 1. Dalam kasus ini akan dirancang system komputerisasi pada penyewaan buku komik. dan sebaliknya. Hasil pengecekan itu diinformasikan kepada Penyewa. 1. dan data apa saja yang diberikan sistem kepada penyewa ?. Penyewa Data apa saja yang akan diberikan oleh Penyewa kepada sistem. Bila film dicari ada dan mereka mau menyewanya. 1. membuatkan Kartu Anggota. Penyewa Baru Penyewa baru (di kasus ini) harus membuat Kartu Anggota terlebih dulu. bila mereka enggan mencarinya (tidak ketemu).

3. 1. Pada kasus ini. maka Petugas akan mencatat data buku komik yang dipinjam si Penyewa tersebut (transaksi) dan akan menyerahkan kembali Kartu Anggota dan buku komik yang akan disewa tersebut ke Penyewa. L a p o ra n K e u a n g a n . 3. dia melakukan cek keanggotaan ke file komputer. Dan hanya menjalankan system yang sudah ada. dan data apa saja yang diberikan oleh pemilik kepada sistem. 2. sehingga tidak perlu digambarkan. Bila benar anggota. petugas yang tidak yakin akan keanggotaan si Penyewa. P e rta n y a a n I n f o r m a s i F ilm A p lik a s i P e m in ja m a n [ F ilm | I n f o r m a s i P e n o la k a n ] [Buku Komik | Informasi Penolakan] bisa ditulis : Buku Komik. Pemilik Usaha Apa saja data yang dibutuhkan oleh pemilik atas sistem. Petugas / Operator Petugas berada di dalam sistem (yang menjalankan sistem). maka si Petugas akan melakukan penolakan (pembatalan transaksi). 1. perlu di analisis. Analisis ini akan menghasilkan alur data apa saja yang mengalir dari Terminator ke sistem dan sebaliknya. Informasi Penolakan. dicontohkan bahwa Pemilik hanya butuh laporan keuangan harian. Bila ternyata data keanggotaannya tidak ada.Adakalanya. 3.

dan Daftar Buku Komik yang akan Disewa. jumlah terminator dan alur data yang masuk dan keluar dari terminator harus tetap. Penggalan Diagram Nol . 3. Context Diagram Kasus di Atas “Aplikasi Peminjaman” yang tergambar di atas bisa saja ditulis secara detil. Sekali lagi. yang mengalir adalah data yang akan mempegaruhi proses komputerisasi. 2. misalkan Bukti Keanggotaan. Kartu Anggota tersebut dikembalikan.0 P e m b u a ta n K a rtu A n g g o ta Gambar . Penyewa menyerahkan Kartu Anggota dan sewaktu menerima buku komik.Dari analisis di atas. Misalkan. 1 Proses Pembuatan Kartu Anggota PE N Y EW A KA R TU AN G G OTA Penyew a ID E N T IT A S 1 . sewaktu akan meminjam buku komik. Jadi. “Identitas” boleh saja ditulis [KTP|SIM]. sedangkan untuk proses manualnya tidak perlu digambarkan. 3. dapat dirancang Context Diagramnya : [B U K U K O M IK | IN F O R M A S I PEN O LAKAN] A P L IK A S I P E M IN J A M A N KARTU ANGGO TA IN F O R M A S I B U K U K O M IK P enyew a I D E N T IT A S S is te m Penyew aan B u k u K o m ik LAPO RAN KEUANGAN P e m ilik PERTANYAAN Gambar . 2. Pembuatan Data Flow Diagram Nol (Level 1) Diagram Nol adalah pengembangan proses yang lebih mendetil dari proses (sistem) yang ada di konteksnya. Uang Sewa. Hal itu tidak perlu digambarkan.

2 Proses Penyewaan Buku komik Buku K o m ik A P L IK A S I P E M IN J A M A N [ B u k u K o m ik | I n fo r m a s i P e n o la k a n ] Penyew a 2 . Proses Permintaan Informasi Keberadaan Buku Komik BUKU K O M IK PER TANYAAN IN F O R M A S I B U K U K O M IK P enyew a 3 . 3.3. 2. 2.0 P engecekan/ P e n c a ta ta n B u k u K o m ik yang D is e w a Gambar . Penggalan Diagram Nol 3. 4.0 P e n c a r ia n B u k u K o m ik yang D it a n y a k a n Gambar . Penggalan Diagram Nol 3. 2. Gambar DFD Zero (level 1) Lengkapnya .

PENYEW A KARTU ANGGO TA ID E N T IT A S P enyew a [ B U K U K O M IK | IN F O R M A S I PENO LAKAN ] 1 .0 * R e p k a p it u la s i H a r ia n Keuangan PERTANYAAN LAPO R AN KEU AN G AN P e m ilik Gambar .0 (Pembuatan Kartu Anggota).0 P e m b u a ta n K a rtu A n g g o ta BUKU K O M IK IN F O R M A S I B U K U K O M IK A P L IK A S I P E M IN J A M A N 2 . DFD Level 1 Kasus di Atas 3.3 * P e n c e ta k a n K a r tu A n g g o ta ANGG OTA BARU 1 . Pembuatan Diagram Detil (level 2) Diagram detil perlu digambarkan bila masih ada suatu proses yang bisa dirinci lebih lanjut. 5. Diagram 1.0 Level 2 . Di sini dimisalkan penggambaran dari proses 1.2 * P enam bahan A n g g o ta Gambar . PENYEW A I D E N T IT A S 1 .1 * P engecekan Id e n tita s BELUM ADA KAR TU AN G G O TA SUDAH ADA 1 .0 P e n c a ta ta n B u k u K o m ik yang D is e w a 3 .0 * P e n c a r ia n B u k u K o m ik yang D ita n y a k a n 4 . 2.

4 * P e n c a ta t a n P e m b a y a ra n Uang Sew a PEMBAYARAN OK BUKU K O M IK 2 .1 * Pengecekan K e a n g g o ta a n P IN J A M TER DAFTAR BELUM TER DAFTAR IN F O R M A S I PEN O LAKAN 2 . 3.5 * P e n c a ta ta n S to c k B u k u K o m ik BUKU K O M IK Gambar .A P L IK A S I P E M IN J A M A N PENYEW A 2 . Desain Sistem Database 3.2 * P engecekan P enyew aan S e b e lu m n y a M A S IH A D A P IN J A M A N / TUNGGAKAN SUDAH BEBAS DARI P IN J A M A N 2 .3 * P e n y ia p a n B u k ti P e n o la k a n 2 . 3. Tabel Penyewa Nama Field NO_ANG NO_ID NAMA ALMT_ASAL KD_POS Jenis Field Characters Characters Characters Characters Characters Panjang 6 20 15 5 8 Index Y 3. 1. Diagram 2.0 Level 2 3. Tabel Peminjaman . 3. 2.

Nama Field NO_KWIT NO_ANG KD_BUKU TGL_PINJ TGL_KEMB JML_BUKU JML_BYR JML_DEN TGL_BYR TGL_DEN Jenis Field Characters Characters Characters Characters Characters Numeric Numeric Numeric Characters Characters Panjang 6 6 6 10 10 2 6 6 10 10 Index Y 3. 3. 3. Tabel Buku Nama Field KD_BUKU JUD_BUKU STOCK JNS_BUKU HRG_SEWA Jenis Field Characters Characters Numeric Characters Numeric Panjang 6 20 2 15 5 Index Y .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful