IV. DINAMIKA PARTIKEL 1. HUKUM-HUKUM GERAK. 1.1 Apa yang membuat benda bergerak ? Aristotle (384-322 B.

C) : gaya, tarik atau dorong, diperlukan untuk menjaga sesuatu bergerak. Galileo Galilei (awal 1600-an) : benda bergerak mempunyai “kuantitas gerak” secara intrinsik. Issac Newton (1665 - 1666) : Hukum Newton mengandung 3 konsep : massa, gaya, momentum massa : mengukur kuantitas bahan dari suatu benda. gaya : tarikan atau dorongan. momentum : kuantitas gerak “Kuantitas gerak” atau momentum diukur dari perkalian massa benda dengan kecepatannya : p=mv Hukum I Hukum II : Benda yang bergerak cenderung untuk bergerak, atau tetap diam jika diam. tetap

: Laju perubahan momentum suatu benda sama dengan gaya total yang bekerja pada benda tersebut. F = dp/dt bila massa m konstan, F = d(mv)/dt m dv/dt karena dv/dt = a (percepatan), maka
19

Gaya gravitasi : massa dan berat. Dengan kata lain kecepatannya tidak akan berubah baik besar maupun arah. Dari hukum kedua Newton bahwa massa mengukur ketahanan benda untuk berubah gerakannya. Tanpa adanya gaya luar. Hukum pertama Newton ekivalen dengan mengatakan sebuah benda mempunyai inersia. Hukum pertama Newton lebih presisi dibanding dengan apa yang diusulkan Galileo. maka gaya sebesar ma bekerja pada benda tersebut.4. Hukum kedua Newton. Berat merupakan gaya yang diperlukan benda untuk melakukan gerak jatuh bebas. Massa adalah sifat intrinsik dari suatu benda. Bila sebuah benda dengan massa m mendapat percepatan a.F = ma Hukum III : Untuk setiap aksi selalu terdapat rekasi yang sama besar dan berlawanan.3. Persamaan F = ma dapat diterjemahkan dalam 2 pernyataan. 20 . Bila sebuah benda bermassa m mendapat gaya F. 1. Untuk gerak jatuh bebas a = g = percepatan gravitasi setempat. Ketahanan sebuah benda untuk merubah gerakan disebut inersia. tidak tergantung ketinggian maupun keadaan yang lain. maka benda tersebut akan dipercepat sebesar F/m 1.2. Hukum pertama Newton dan Inersia. sebuah benda yang bergerak akan tetap terjaga bergerak. 1. yaitu inersianya. F =ma w=mg Berat tergantung pada lokasi terhadap bumi.

5.1. merupakan bagian yang penting di dalam menyelesaikan masalah-masalah mekanika. Fbt dan Ftb. F = m a. Hukum ketiga Newton menyatakan adanya pasangan gaya aksireaksi. 21 . Pasangan gaya aksi-rekasi : ♠ terjadi serentak ♠ bekerja pada benda yang berbeda ♠ sama besar ♠ berlawanan arah Fdt : gaya oleh dinding pada tali Ftd : gaya oleh tali pada dinding wt : gaya tarik bumi pada tali Ftb : gaya oleh tali pada balok Fbt : gaya oleh balok pada tali w : gaya tarik bumi pada balok w’ : gaya tarik balok pada bumi w’ : gaya tarik tali pada bumi Merupakan pasangan gaya aksi . 2. wt dan wt’. a. Ada beberapa langkah yang berguna untuk membantu menyelesaikan masalahmasalah mekanika. Identifikasi obyek/benda yang menjadi pusat perhatian. Fdt dan Ftd.reaksi : w dan w’. Hukum ketiga Newton. PEMAKAIAN HUKUM NEWTON Hukum kedua Newton .

mg = m ay 22 obyek/benda gaya yang tersebut dan bekerja pada x . komponen x Komponen y Fx = m ax F cos θ = m ax Fy = m ay F sin θ + N . N F w c. dan jumlahkan F total yang bekerja pada obyek/benda tersebut secara vektor. Pilih sistem koordinat pada proyeksikan gayasumbu koordinat. Gambar gaya-gaya yang bekerja pada obyek/benda tersebut secara vektor. Tulis hukum keduan Newton dalam F = ma. y N F sin θ F θ F cos θ w = mg d.yang menjadi pusat perhatian : balok m lantai licin θ b.

e. Masukkan nilai tiap-tiap variabel ke dalam persamaan yang sudah diperoleh. a. F dsb). GESEKAN Gaya gesek adalah gaya yang terjadi antara 2 permukaan yang bergerak relatif berlawanan. 3. Dari dua persamaan dalam komponen x dan komponen y tersebut variabel yang ditanyakan dapat dicari. f. permukaan adhesi Tinjau sebuah balok yang terletak pada bidang datar yang kasar. misal m. Selesaikan permasalahannya secara simbolik (dengan notasi simbol. diam F=0 F1 fs F1 diam F=0 fs = F1 F2 fs F1 diam F=0 fs = F2 23 .

sebanding dengan gaya normal. µk = fk = µk N koefisien gesek kinetik 3.F3 fs F1 diam F=0 fs = F3 Gaya gesek yang terjadi selama benda diam disebut gaya gesek statik. Gaya gesek statik maksimum adalah gaya terkecil yang dibutuhkan agar benda mulai bergerak. F1 fk mulai bergerak F = m a F4 fk < F4 Gaya gesek yang terjadi selama benda sedang bergerak disebut gaya gesek kinetik. fs ≤ µs N µs = koefisien gesek statis Bila F3 diperbesar sedikit saja. benda akan bergerak. b. DINAMIKA GERAK MELINGKAR 24 . Gaya normal muncul akibat deformasi elastik benda-benda yang bersinggungan. Gaya gesek statik maksimum : a. Tidak tergantung luas daerah kontak.

pada benda tersebut bekerja gaya yang arahnya juga ke pusat. Contoh : sebuah balok yang diputar vertikal dengan tali.w Bagaimana gaya cintripetalnya bila balok balok berapa pada posisi di samping. Dari hukum ke-2 Newton. Gaya-gaya tersebut disebut gaya centripetal. partikel tersebut mengalami percepatan (centripetal) sebesar a = v2/r yang arahnya menuju ke pusat lingkaran (kelengkungan). 25 . Maka pada kasus benda bergerak melingkar. bahwa apabila sebuah benda bergerak dipercepat maka pada benda tersebut bekerja gaya. pada posisi di A gaya yang menuju ke pusat adalah tegangan tali T dan berat balok w. Jadi Fc = T . jadi Fc = T + w T w T w Pada posisi di bawah.Suatu partikel yang bergerak melingkar dengan besar kecepatan konstan. gaya yang menuju ke pusat adalah tegangan tali T dan berat balok w (arah menjauhi pusat).