BAB I PSIKOLOGI SEBAGAI SUATU UPAYA ILMIAH DAN MANUSIAWI

HAKIKAT PSIKOLOGI

Pendekatan-Pendekatan Terhadap Psikologi
Pendekatan Neurobiologi Otak manusia dengan 12 milyar sel saraf dan jumlah penghubung yang hampir tidak terbatas, mungkin merupakan struktur yang paling rumit di alam ini. Pada pokoknya, kejadian-kejadian psikologi tergambar dalam kebiasaan yang digerakkan oleh otak dan sistem saraf. Pendekatan ini mencoba mengkhususkan proses neurobiologi yang mendasari perilaku dan kegiatan meproses belajar atau ketertarikan pada hal baru. Contohnya, ahli psikologi mendalami pendekatan neurobiologi terhadap perubahan sistem syaraf karena proses belajar atau proses ketertarikan pada sesuatu. Pendekatan Perilaku Ahli psikologi mempelajari individu dengan cara mengamati perilakunya dan bukan mengamati kegiatan bagian dalam tubuhnya. Seperti makan, jalan, berbicara, tertawa atau menangis. Pendapat ini dikemukakan oleh John B. Watson. Kalau menerut Skinner memperkenalkan stimulus-response atau rangsangan dantanggapan. Pandangan ini sangat sempit karena tidak mempertimbangkan pengalaman sadar dan ingatan. Pendekatan Kognitif Kognisi mengacu pada proses mental dari persepsi, ingatan dan pengolahan informasi yang memungkinkan seseorang memperoleh pengetahuan, memecahkan persoalan, dan merencanakan masa depan. Psikologi kognitif adalah studi ilmiah mengenai kognisi. Tujuannya ialah untuk mengadakan eksperimen dan mewujudkan teori yang menerangkan bagaimana proses mental disusun dan berfungsi. Pendekatan Psikoanalitik(sigmund freud) Konsep psikoanalitik mengenai perilaku manusia dikembangkan oleh sigmund freud. Dasar pemikiran teori freud ialah bahwa sebagian besar perilaku kita berasal dari proses yang tidak disadari (unconscious process). Yang dimaksud Freud 1

dengan proses yang tidak disadari ialah pemikiran, rasa takut, keinginan-keinginan seseorang yang tidak disadari seseorang tetapi membawa pengaruh terhadap perilakunya, dan ia juga percaya impuls pada masa anak-anak. Sub sadar (sub consciousness) Berisi hal-hal yang sewaktu-waktu bisa muncul dalam kesadaran. Kesadaran (consciousness) Segala sesuatu yang kita sadari yang menggerakkan tingkah laku individu yang berisi hal-hal yang disadari. Seperti belajar dan menulis. Pendapat lain yang disampaikan adalah id,ego, dan superego. Pendekatan Fenomenologis Pendekatan fenomenologis memusatkan perhatian pada pengalaman subjektif. Pendekatan ini berhubungan dengan pandangan pribadi mengenai dunia dan penafsiran mengenai berbagai kejadian yang dihadapinya–fenomenologi individu. Pendekatan ini mencoba memahami kejadian atau fenomena yang dialami individu tanpa adanya beban prakonsepsi atau ide teoritis. Para ahli pendekatan ini percaya bahwa kita dapat belajar lebih banyak mengenal kodrat manusia dengan mempelajari bagaimana manusia memandang diri dan dunia mereka daripada mengamati tindak tanduk mereka. Pendekatan Humanistik Kekuatan motivasi yang paling utama dari diri seseorang ialah kecenderungan terhadap pertumbuhan dan aktualisasi diri. Kita semua memiliki kebutuhan dasar untuk mengembangkan potensi diri maju melebihi apa yang didapat sekarang meski dihalangi oleh rintangan. Secara alamiah kita akan cenderung untuk tetap membuktikan dan mewujudkan potensi yang kita miliki. Semua itu dapat berkaitan dengan pengalaman kesadaran serta pengalaman mistik.

Ruang Lingkup Psikologi Kontemporer
Definisi Psikologi Para ahli Psikologi terdahulu, mendifinisikan bidang mereka sebagai “studi kegiatan mental”. Psikologi didefinisikan sebagai Dengan berkembangnya aliran behaviorisme pada awal abad ini dengan penekanan studinya hanya pada fenomena yang dapat diukur cecara obyektif, psikologi di definisikan sebagai “studi mengenai

2

perilaku”. Disini, kita mendefinisikan psikologi sebagai studi ilmiah mengenai proses perilaku dan proses mental. Bidang-Bidang Psikologi 1. Psikologi Eksperimental  Menggunakan metode eksperimen untuk pekerjaannya dan sering untuk Penelitian  Yang sering diteliti adalah tentang sensasi dan persepsi, proses kognitif, learning, motivasi, dan emosi 2. Psikologi Perkembangan  Membicarakan perkembangan psikis manusia dari lahir sampai tua. Psikologi yang khusus membicarakan tentang aktivitas manusia dalam hubungannya dengan situasi sosial. 4. Pikologi Kepribadian  Psikologi yang khusus psikologi khusus yang membicarakan tentang struktur, dinamika dan perkembangan kepribadian. 5. Psikologi Industri  Membicara aktivitas manusia yang berhubungan dengan industri dan organisasi. 6. Psikologi Klinis/Konseling  Mendiagnosa dan mentretment individu yang memiliki problem psikologi   Problem bisa berat bisa ringan Dilakukan oleh psikolog bergelar doktor dengan 3-4 tahun pengalaman kerjadan 1 tahun menekuni kesehatan mental. 7. Psikologi Pendidikan  Psikologi khusus yang menguraikan tentang aktivitas manusia dalam hubungannya dengan situasi pendidikan. 3. Psikologi Sosial 

3

Metode-Metode penelitian
1. Metode Longitudinal 2. Metode Cros-Sectional            Metode Introseksi Metode Ekstropeksi Metode Eksperimen Metode Kuesioner Metode Interview Metode Observasi Metode Biografi Metode Analisis Karya Metode Klinis Metode testing Metode Statistik

Tujuan meneliti Motivasi utama semua penelitian ilmiah yaitu untuk mendapatkan kebenaran ilmiah. Ada dua kategori besar kebenaran ilmiah : 1. Tujuan ilmiah (scientific objective), yaitu untuk memperkaya khasanah-khasanah Ilmu pengetahuan. 2. Tujuan praktikal (practical objective),untuk memecahkan problem-problem Praktikal. Langkah-langkah penelitian 1.Perrmasalahan 2.Telaah pustaka 3. Hipotesis 4. Variabel 5. Instrunen atau metode 6. Rancangan penelitian 7. Sampel 8. Analisis data 9. Hasil 10. Kesimpulan/konklusi

4

Pengukuran dalam Psikologi Setiap metode yang dipakai para ahli psikologi, cepat atau lambat mengharuskan mereka untuk mengrluarkan pertnyataan mengenai jumlah atau kuantitas. Semua variabel harus dinilai dengan cara yang objektif sehingga setiap penyelidikan dapat di ulangi kembali dan dibuktikan kebenarannya melalui penyelidikan lain. Kadang-kadang sebuah variabel dapat dimasukkan kelas (kelompok), atau kategori. Seperti pengelompokkan laki-laki dan wanita. Kadangkadang variabelnya menunjukkan pengukuran fisik biasa. Kadang-kadang setiap variabel harus diukur dengan cara menempatkannya dalam suatu susunan. Rancangan Eksperimental Ungkapan rancangan eksperimental dipakai untuk menggambarkan langkah kerja yang direncanakan sebelum suatu eksperimen dilakukan. Rancangan eksperimental yang paling sederhana adalah rancangan yang memungkinkan peneliti itu mengolah sebuah variabel (variabel bebas) dan mempelajari pengaruhnya terhadap variabel lain (variabel tak bebas). Kadang-kadang suatu eksperimen hanya berfokus pada pengaruh satu kondisi, yang dapat muncul atau tidak muncul. Dalam hal ini rancangan eksperimen mengharuskan adanya kelompok eksperimental dengan adanya kondisi dan kelompok kontrol dengan tidak adanya kondisi itu. Menafsirkan laporan statistik Unsur statistik yang paling umum adalah mean. Mean (merata) semata-mata merupakan istilah teknis untuk perhitungan rata-rata. Jumlah penambahan seperangkat skor di bagi dengan banyaknya skor yang dijumlahkan. Dalam setiap studi yang menyangkut kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, terdapat dua mean yang harus dibandingkan . Mean dari skor yang dicapai subjek kelompok eksperimen dan mean dari skor yang dipakai subjek kelompok kontrol. Korelasi sebagai altenatif terhadap eksperimen Metode yang menyelidiki antara veriabel disebut korelasi. Hasil studi mengenai korelasi dapat dirangkum memakai koefisien korelasi, biasanya dinyatakan dengan simbol huruf r. Koefisien korelasi Ciri koefisien korelasi dapat diperjelas dengan cara mempelajari grafik yag menunjukkan data dari studi yang betul-betul dijalankan. Dalam studi ini subjek dites untuk menguji respon menguji respon mereka terhadap pengaruh hipnose dan 5

6 . skor rendah menunjukkan respon minimal sedangkan skor tinggi menunjukkan bahwa subjek tersebut mudah dihipnotis.diberi skor.

Saraf otonom bergerak ke organ bagian dalam. dan sendi ke sistem saraf pusat sehingga membuat kita sadar akan rasa sakit. otot. Interneuron. dan tekanan. kuliy. Dan untuk menyambungkan antar neuron diperlukan neurotransmiter yang bertanggung jawab untuk mengirimkan sinyal atau impuls dari satu neuron ke neuron yang lain. suhu. dibagi dalam dua macam : a. mencakup semua neuron dalam otak dan sum-sum tulang belakang 2. b. Sistem saraf periferal. Kecepatan degub jantung dan pencernaan. 2. Disebut neuron karena neuron merupakan kunci dari kegiatan belajar dan serta berfungsinya mental. fungsinya menghantarkan informasi mengenai rangsangan luar kulit. Letaknya di otot dan mata. terdiri dari saraf-saraf yang menghubungkan otak dan sum-sum tulang belakang dengan bagian tubuh lain. Reseptor merupakan sel khusus dalam organ pengindraan. 3. Neuron Sensorik. Sistem saraf pusat. yaitu unit dasar sistem saraf. Sistem somatik. Pembagian sistem saraf 1. Neuron dan Saraf Terdapat tiga jenis neuron 1. Sistem saraf ini. Neuron motorik. yang terdapat dalam beratus-ratus dan beribu-ribu neuron. Urat syaraf merupakan kumpulan dari akson yang direntangkan. fungsinya menerima isyarat dari neuron sensorik dan mengirimkan impuls interneuron lain ke neuron motorik.BAB II PROSES BIOLOGIS DAN PROSES PERKEMBANGAN LANDASAN NEUROBIOLOGIS DARI PSIKOLOGI Unit-Unit Dasar dalam Sistem Saraf Otak manusia terdiri dari 12 milyar atau lebih sel khusus yang disebut neuron. fungsinya membawa isyarat dari otak ke sum-sum tulang belakang ke efektor yaitu otoy dan kelenjar. 7 . mengatur setiap proses seperti respirasi. fungsinya mengirim impuls yang diterima reseptor ke pusat saraf. otot. dll.

Sistem saraf periferal dibagi dalam sistem somatik dan sistem otonom. berperan dalam hal emosi dan mempertahankan homeostasis.Bagian visual . Selebrum (cerebrum). Struktur Hirarki Otak Terdapat tiga struktur otak manusia 1. Paul Broca memeriksa otak seorang pasiaen yang menderita kehilangan kemampuan berbicara dan menemukan kerusakan pada suatu bagian di sebelah kiri tepat diatas celah lateral lipatan frontal. yang terlibat dalam produksi suara ucapan. Area asosiasi . Hipotalamus. mengendalikan keadaan organisme dalam keadaan jaga. dan sebagian besar berisi neuron tubuh. Serebrum Bertanggung jawab pada proses mental yang lebih tinggi. berfungsi mengkoordinasikan gerak dan strukturnya pada manusia. adalah : a. Sistem retikular. 2.Bagian motorik . Sentral Core Yang termasuk dalam sentral core. d. Daerah ini dikenal dengan Daerah Bronca.Asosiasi posterior Belahan Otak Sejak tahun 1861.Bagian auditoris b. Talamus. Sistem Limbik Berkembang lambat pada core pada tahap evolusi lanjut.Bagian somatosensorik .Organisasi Sistem Saraf Sistem saraf pusat mencakup semua neuron dalam otak dan sum-sum belakang. ahli antropologi Prancis. Sistem saraf Periferal terdiri dari saraf-saraf yang menghubungkan otak dan sum-sum belakang dengan bagian tubuh lainnya. Serebrum di bagi dalam beberapa belahan serebral. 8 . 3. bertindak sebagai pemancar informasi sensorik yang masuk.Asosiasi frontal (bagian lipatan frontal didepan bagian motorik) . Korteks serebral . yaitu : a. c. b.

termasuk jantung. mempersempit pembuluh darah kulit dan organ setiap pencernaan. dan lapisan perut serta usus. dan memperlambat detak jantung. dan menyebabkan keluarnya keringat. simpatetik dan para simpatetik yang kegiatannya sering saling berlawanan. Sistem Endokrin Kelenjar endokrin mengeluarkan hormon yang di angkut ke seluruh tubuh oleh aliran darah. ukuran energi. Kelenjar ini mengeluarkan kelenjar enpineprine yang dikenal dengan adrenalin. Bagian ini juga mengaktifkan kelenjar endokrin tertentu sampai hormon pengeluaran selanjutnya meningkatkan rangsangan. Sistem simpatetik cenderung bergerak sebagai satu unit. Kelenjar dalam tubuh . informasi dari satu belahan segera dipindahkan ke belahan lain melalui satu pita lebar penyambung benang saraf yang disebut korpuskolosum. belahan ini mempunyai pengindraan spasial dan pola yang berkembang pesat. otak berfungsi sebagai satu kesatuan. pembuluh darah. memperlebar pembuluh darah dari otot skeletal dan otot jantung.Pada individu normal. merangsang keluarnya air liur. sistem para simpatetik mengecilkan upil mata. Sistem otonom mengendalikan kelenjar dan otot halus. selama kena rangsangan emosional.bagian pertumbuhan otak yang menggabungkan diri tepat di bawah hipotalamus. dan beberapa reseptor sensorik. memegang peran penting dalam menentukan mood (keadaan perasaan) individu. Kelenjar ini merupakan kelenjar utama karena mengeluarkan kelenjar endokrin lain seperti thyroid. bagian ini mempercepat detak jantung. Misalnya. Sedangkan belahan otak kanan dapat mengerti sebagian unsur bahasa tetapi tidak dapat berkomunikasi dengan ucapan. otot. 9 . kemampuan menangani stress. Sistem saraf otonom memiliki dua bagian.Kelenjar Pituitrin. Sistem Saraf Otonom Sebelumnya telah dikemukakan bahwa sistem saraf pariferal terdiri dari dua bagian. . Sistem somatik yang mengendalikan otot skeletal dan menerima informasi dari kulit.Kelenjar Adrenal.

kelompok sosial dan keluarga tempat mereka dibesarkan. yang kemudian dikenal dengan kromosom. temperamen. dan mereka cenderung melakukan agresi dan kekerasan. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan Perkembangan manusia ditentukan oleh interaksi berkelanjutan antara lingkungan dan hereditas. Keabnormalan kromosom lain karena kelebihan hormon Y. 10 . Pria memiliki kromosom Y dan wanita memiliki kromosom X. Kromosom manusia terdiri dari 23 pasang kromosom. Pasangan ke 23 ini menentukan jenis kelamin. Kemasakan adalah periode dimana fungsi fisik sudah mulai berfungsi(akhil balig). Perkembangan juga dipengaruhi pada kebudayaan. Gen adalah zat DNA (deoxyridoncleic acid). Mereka banyak ditemukan dipenjara karena keagresifannya.. XXY secara fisik laki-laki memiliki penis dan testis tetapi ciri kewanitaan sangat dominan. Perkembangan dan pertumbuhan dipengaruhi oleh gen dan lingkungan. seperti kemampuan. agresifitas. Setiap kromosom terdiri dari banyak unit hereditas yang disebut gen. emosi. XXY/XYY. Pertumbuhan adalah perubahan fisik. dan perasaan. Keabnormalan Kromosom Keabnormalan kromosom terjadi bila kromosom ke 23 gagal membelah dua sempurna akibatnya terjadi kelebihan kromosom X atau Y. badannya lebih tinggi dan sangat agresif. Kromosom dan Gen Unit Hereditas didapat dari orang tua. buah dada membesar dan tidak mengeluarkan sperma. dan stabilitas emosi diturunkan dari orang tua pada anaknya.Pengaruh Genetika Pada Perilaku Bidang genetik perilaku (disebut juga psikogenetik) menggabungkan setiap metode genetik dengan psikologi untuk mempelajari setiap karakteristik behavior yang diturunkan. Semua karakteristik psikologis tergantung pada interaksi antara hereditas dan lingkungan. PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS Perkembangan adalah adanya perubahan progresif untuk perkembangan yang sifatnya psikologis. Bila kromosom terakir XY maka yang lahir laki-laki dan bila kromosom teakhir adalah XX maka yang lahir adalah wanita. Para ahli genetik behavioral menaruh perhatian pada seberapa jauh karakteristik psikologis.

para ahli lebih senang menafsirkan urutan itu sebagai proses berkesinanbungan. dimana faktor biologis saling berinteraksi dengan proses belajar yang menghasilkan perubahan perilaku yang mulus dan berkesinambungan. masa kanak-kanak. bayi lebih memilih susu ibu (MacFarlane. Tetapi sebagian ahli psikologi tidak sependapat dengan proses yang berkesinambungan tetapu mereka memprkenalkan konsep tahapan. Anak yang berumur dua tahun memiliki masa tahapan negatif (mengatakan ”tidak” pada setiap permintaan) atau anak remaja yang sedang berada dalam masa tahapan ”memberontak” (menantang kekuasaan orangtua). Jika para ahli psikologi menunjuk pada tahapan perkembangan. dan masa dewasa. konsep tahapan menunjukkan bahwa (1) Perilaku pada tahap tertentu diatur sekitar tema dominan. 1977). Bayi yang baru lahir juga menaruh minat pada suara manusia daripada suara lain. Bahkan mereka bisa membedakan tingkatan rasa manis. Beberapa perubahan yang terjadi pada masa akil balig.Maturasi (pematangan) Determinan genetik terungkap melalui proses pematangan. Meskipun pematangan jelas terlihat dalam masa kanak-kanak. Biasanya orang tua mengacu istilah tahapan untuk anak mereka. 11 . Tetapi sedit membingungkan. Jika kita bagi rentang kehiduupan dalam masa yang berurutan dari masa bayi. ketika diberi dua pilihan antara air susu ibu dengan formula susu sapi yang lebih manis. mereka mempunyai konsep yang lebih tepat dalam pemikiran mereka. Bayi juga lebih suka denagan bau-bauan harum daripada bau asam. misalnya) ditentukan oleh jadwal waktu yang ditentukan secara biologis. pahit. Usia Dini Bayi yang baru lahir mempunyai selera rasa manis dibandingkan rasa asin. Pematangan yang mengacu pada urutan pertumbuhan secara alamiah atau perubahan jasmaniah yang secara relatif bebas dari peristiwa pengaruh lingkungan. atau tawar. juga terjadi pada masa menua (tumbuhnya rambut putih. masa remaja. (2) Semua perilaku pada satu tahap secara kualitatif berbeda dengan perilaku yang muncul pada tahap awal atau kemudian dan (3) semua anak melalui tahap yang sama dengan urutan yang sama. proses itu terus berlangsung dalam kehidupan dewasa. Bahkan bayi sanggup menunjukkan perbedaan yang sangat halus pada bau-bauan. Urutan dan Tahap Perkembangan Dalam menjelaskan urutan perkembangan.

berlangsung dengansangat cepat.Dimulai pada masa bayi masih berumur 2 bulan. ini ditandai dengan kemampuan menerka benda berdasarkan bentuk. Pengalaman Awal dan Perkembangan Selanjutnya Pentingnya lingkungan yang memberi stimulasi dalam tahun-tahun pertama bagi perkembangan intelektual digambarkan dengan studi klasik oleh Skeels dan Dye (1939) Perkembangan kognitif Tahapan sensomotorik (sejak lahir sampai usia 2 thn). Sistem saraf. seperti mempelajari jarak yang harus dicapai untuk meraih sebuah benda. mengenai objek dan kejadiaa. Berfikir masih bersifat egosentris (fokus pada diri sendiri) memiliki kesulitan menerima pandangan orang lain. Rata-rata bayi akan tersenyum ketika ia melihat wajah ibunya. mengenal diri sendiri sebagai pelaku kegiatan dan mulai bertindak dengan tujuan tertentu. dengan snyum dan mengeluarkan suara-suara.Pengalaman awal dan perkembangan bayi Perkembangan sejak bayi yang tak berdaya sampai pada usia dua tahun dan dapat berjalan srta berbicara.12 tahun) Karakterisasi Mampu berfikir logis. Kemampuan fisik seperti duduk. Kerja operasional adalah kegiatan mental yang rutin untuk memindahkan informasi dan sebaliknya. Dapat dikatakan ini sebagai dialog antara ibu dan anak. Tahapan operasional (7. merangkak dan berjalan tergantung pada pematangan otot. dan bagian tubuh lain. Karakterisasi Membedakan diri sendiri dengan setiap objek. . Respon yang ditunjukkan oleh bayi ini sangat berperan penting pada hubungan antara si ibu dan anak. Tahapan Praoperasional (2-7 tahun) Karakterisasi Belajar menggunakan bahasa dan menggambarkan objek dengan imajinasi dan kata-kata. 12 .Pada bulan ketiga atau keempat bayi mulai memperlihatkan kalau mereka mulai mengenal dan menyenangi anggota keluarga. ukuran atau warna. Perkembangan Kepribadian dan Perkembangan Sosial Perilaku Sosial Usia dini . meraih benda-benda.

identifikasi dihubungkan dengan proses yang tidak disadari (unconsiousness) dalam meniru karakteristik (sikap. Dalam interaksi ini teman sebaya dapat menjadi model untuk ditiru. Identifikasi Konsep identifikasi berasal dari psikoanalisa yang disampaikan oleh Freud. Dalam teori psikoanalisa.Pada usia mencapai 3 thn sebagian anak sudah merasa cukup aman tanpa kehadiran orang tuanya.Pada usia 8 bulan penerimaan yang tanpa perbedaaan mulai berubah. juga menunjukan keengganan bila ditinggal ditempat atau dengan orang asing.emosi. Anak yang lebih tua akan lebih mampu berfikir abstrak dan menarik kesimpulan logis mengenai hubungan sosial dibanding anak yang lebih muda. Kemampuan anak mempertimbangkan masalah moral berhubungan dengan perkembangan kognitif. Kohlberg (1969 1973). Para ahli memandang proses identifikasi adalah suatu bentuk kegiatan belajar. bayi mulai memperlihatkan kehati-hatian atau lebih khawatir jika didekati oleh orang asing. saling menyenangi tindakan masingmasing serta mengerti perasaan masing-masing. Dalam interaksi ini anak belajar mengenai kemampuan sosial mereka. mereka mulai dapat berinteraksi dengan teman atau orang dewasa lain. dan perilaku) orang lain. Anak mulai berkenalan dengan konsep benar atau salah dan konsep ini akan dan dapat berubah seiring dengan pertambahan usia atau kedewasaan. Sebab identifikasi merupakan proses yang berkelanjutan pada saat respon baru diperoleh sebagai hasil dari pengalaman langsung atau tidak bersama orang tua atau teman. Interaksi dengan sesama anak. Pikiran dan Perilaku Moral. seperti meminta. 13 . Interaksi dengan anak-anak lain memegang peran penting bagi perkembangan emosi anak. membagi pengalaman bersama.Keterikatan kecendrungan anak untuk dekat dengan orang-orang tertentu dan merasa lebih aman dengan kehadiran mereka. Memahami nilai2 yang mengontrol perilaku dalam suatu masyarakat dan mengatur perilaku seseorang secara benar merupakan bagian penting dari perkembangan. dan ini dapat terjadi hingga usia 14-18 bulan. yang dipengaruhi oleh perkembangan kognitif dari Pieget. . pola..

tidak pernah memukul. 14 . anak laki2 yang lambat matang mengalami kesulitan dalam penyesuaian yang disebabkan oleh pentingnya kekuatan dan keunggulan fisik dalam kegiatan sesama teman. banyak bicara. saudara kandung juga memegang peran penting. Perkembangan seksual Pada masa ini mengalami perkembangan jasmani yang sangat pesat. dbandingkan dengan yang memiliki kakak laki-laki. senang menolong ibu. Dan bila anak laki-laki yang memiliki kakak prempuan cenderung kurang agresif. senang membuat sesuatu. homoseksual. Sedangkan penelitian anak tunggal lebih tinggi skor tes intelegensinya dan lebih berhasil dalam pendidikan. Masa Remaja Masa rmaja adalah masa transisi dari masa anak2 kemasa dewasa. terjadi pergeseran yang sangat besar yang terjadi secara global yakni pandangan dan perubahan sikap terhadap kegiatan seksual. Identifikasi dengan saudara kandung. pandangan mengenai hubungan seks sebelum menikah. ketika pertumbuahn jasmani hampir selesai mereka belum diberi hak istimewa orang dewasa. dan beberapa perilaku seks lainya. pada usia 13 sampai akhir belasan tahun.sampai pada masa tertentu. ekonomi. senang membantu ayah. diiringi dengan perkembangan organ2 reproduksi. Dan sekarang menjadi lebih terbuka yang dulu dianggap tabu.Peran menurut jenis kelamin Setiap budaya menjabarkan setiap cara yang harus dilakukan laki-laki dan perempaun tentang perilaku yang harus dilakukan. Anak perempuan lebih cepat matang dari laki2. Seiring dengan perkembangan zaman teradi pergeseran pandangan terutama pada perempuan dengan tuntutan persamaan gender baik dalam lingkungan sosial. Penggolongan tipe seks Penggolongan ini mengacu pada diperolehnya karakteristik dan perilaku yang dianggap wajar bagi perempuan atau laki-laki dalam suatu kebiasaaan. Anak perempuan yang memilki saudara kandung laki-laki cenderung lebih maskulin dan lebih senang bersaing daripada anak perempuan yang memiliki kakak perempuan. Seperti anak laki-laki bermain mobil-mobilan. Standar dan perilaku seksual Dalam 20 thn terahir. Orang tua sebagai tokoh identifikasi utama. atau politik. Sedangkan perempuan bermain dengan boneka.

dan wanita lebih sedikit tanggung jawab karena anak sudah mulai dewasa.Mencari Identitas Mengembangkan identitas adalah bagian penting dalam kehidupan remaja (sense of individual identity) untuk menemukan jawaban “siapa saya” dan “kemana saya akan pergi” memutuskan mana yang penting. Perkembangan sebagai suatu proses seumur hidup Tidak hanya berakhir sampai pada kematangan fisik semata. tidak lagi memandang kehidupan dalam pengertian waktu. yang didalamnya termasuk harga diri dan kompetensi diri. merupakan masa paling produktif. menikah atau membina hubungan yang serius. Laki-laki cenderung lebih cepat jatuh cinta dari pada perempuan dan sudah puas dengan calon pasangan mereka. 15 . Masa pensiun yang memberi waktu luang untuk diisi. Dalam membina hubungan. penyakit melemahkan membuat mereka tidak berdaya. seperti anak muda. Masa awal kedewasaan Seseorang mengikat diri pada pekerjaan. sebaliknya perempuan lebih praktis dan berhati-hati. perilaku individu. Pada usia 50 thun cara pandang mengenai kehidupan mulai berubah. tidak hanya perkembanagn badaniah semata tetapi proses kognitif. jenis masalah yang harus dihadapi yang terus ada sepanjang hidup. tapi berkelanjutan. mengenai membimbing dan persiapan bagi generasi yang akan datang. tetapi memikirkan waktu yang tersisa dan membangun kembali kehidupan dengan memprioritaskan apa yang harus dilakukan dalam waktu yang tersisa. Erikson menyebutkan pada masa ini timbul satu kekhawatiran yang disebut generativity. Masa pertengahan dewasa Berada diusia 40-65. penurunan kekuatan fisik membatasi kegiatan. Masa Tua. bagi pria biasanya dia berada pada puncak karir. Usia diatas 65 thn.

Manusia yang daya penglihatannya menurun dapat menggunakan alat bantu atau menjalani operasi untuk memperbaiki penglihatannya.BAB III PERSEPSI DAN KESADARAN PROSES SENSORIK Ambang 1. Perasaan ini dimediasi oleh sel sensor tespesialisasi pada rongga hidung. Alat tubuh yang digunakan untuk melihat adalah mata. sampai sejauh mana atau seberapa jauh suatu rangsangan dapat diamati oleh alat indra. Penglihatan Pola Kapasitas untuk melihat suatu pola disebut resolusi penglihatan. sampai seberapa jauh jarak perbedaan antara ambang stimlus yang satu dengan objek yang lain. Indera Pendengaran Pendengaran adalah kemampuan untuk mengenali suara manusia dan binatang. dan otak. 2. Ambang mutlak / Absolut bawah. Zat kimia yang mengaktifkan sistem olfaktori. hal ini dilakukan terutama oleh sistem pendengaran yang terdiri dari telinga. syarafsyaraf. Different Treshold (ambang perbedaan). Ambang mutlak maksimum/ atas (maximum Absolut Treshold). Biasanya resolusi ini diukur dengan meminta subjek untuk menetap sebuah bagan dimana pola tersebut makin lama makin mengecil. sampai seberapa sejauh suatu objek tidak dapat diamati lagi oleh individu 2. 16 . Tes semacam ini memudahkan ahli mata untuk menentukan sebuah ambang untuk rincian yang paling kecil yang dapat dideteksi oleh subjek yang dites. Indera Lain Indera Penciuman Penciuman atau olfaksi adalah penangkapan atau perasaan bau. Indera Penglihatan Penglihatan adalah kemampuan untuk mengenali cahaya dan menafsirkannya. disebut dengan bau. salah satu dari indra. (minimal Absolut Treshold). biasanya dalam konsentrasi yang sangat kecil.

Setelah mendapat stimuli. atau hubungan-hubungan antar gejala yang selanjutnya diproses oleh otak. penginterpretasian terhadap stimulus yang diindranya sehingga merupakan sesuatu yang berarti. peristiwa. penginterpretasian terhadap stimulus yang diindranya sehingga merupakan sesuatu yang berarti. yaitu peraba pressure. Indera Kulit (Peraba) Yang kita kenal sebagai indera peraba bukanlah indera tunggal tetapi sekurangkurangnya terdiri dari empat. dan merupakan respon yang integrated dalam diri individu. dan merupakan respon yang diintegrated dalam diri individu.Indera Pengecapan Pengecapan atau gustasi merupakan satu dari lima indra tradisional. indera pengecapan terkait dengan indra penciuman pada persepsi otak terhadap rasa. yang menyatakan bahwa persepsi itu merupakan pengorganisasian. Walgito (1991) yang menyatakan bahwa persepsi itu merupakan pengorganisasian. Proses Persepsual Proses pembentukan persepsi dijelaskan oleh Feigi sebagai pemaknaan hasil pengamatan yang diawali dengan adanya stimuli. Dalam hal ini. Indera ini merujuk pada kemampuan mendeteksi rasa suatu zat seperti makanan atau racun. panas dan dingin. persepsi mencakup penerimaan stimulus (inputs) pengorganisasian stimulus dan penerjemahan atau penafsiran stimulus yang telah diorganisasi dengan cara yang dapat mempengaruhi perilaku dan sikap. Sesuai dengan teori persepsi yang dikemukakan oleh para ahli tersebut dapat disimpulkan 17 . Stimulus didapat dari proses penginderaan terhadap objek. rasa sakit (pain). pada tahap selanjutnya terjadi seleksi yang berinteraksi dengan "interpretation". Pada manusia dan banyak hewan lain. begitu juga berinteraksi dengan "closure". PERSEPSI Persepsi adalah proses pemahaman atau pemberian makna atas suatu informasi terhadap stimulus. sehingga orang dapat cenderung menafsirkan perilaku seseorang dengan keadaannya sendiri. Persepsi adalah suatu proses pengamatan seseorang yang berasal dari suatu kondisi secara terus-menerus yang dipengaruhi oleh arus informasi dari lingkungannya.

yaitu : 1. . situasi. menentukan objek apa yang diamati. 1. sikap. (minimal Absolut Treshold) sampai sejauh mana atau seberapa jauh suatu rangsangan dapat diamati oleh alat indra.Persepsi berkaitan dengan objek dan latar belakang objek. Ambang mutlak / Absolut bawah. Dengan demikian persepsi merupakan proses penilaian terhadap suatu obyek. . Memory dari organisme 3.Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi 1. Terang gelapnya suatu objek 3. menentukan dimana letak suatu objek 2.Batas atau Ambang penerimaan Indra. sedangkan secara psikologis. Melalui kedekatan antara figure dengan reseptor 2. 18 . pembentukan persepsi tersebut sangat dipengaruhi oleh pengamatan. berwujud atau tidak. Keadaan individu dari segi fisiologis dan psikologis. Mengenai stimulus agar dapat dipersepsi. di mana dari segi fisiologis sistem syaraf harus dalam keadaan baik. Pusat perhatian. Lokalisasi. Learning dari pengalaman organism terhadap stimulus 2. peristiwa orang lain berdasarkan pengalaman masa lampau. .Dalam keterkaitan proses persepsi ada 3 komponen yang sangat terkait (Hill G. harapan dan nilai yang ada pada diri individu.bahwa. 2.Persepsi menyangkut dua masalah. Through dari komponen satu dan dua (learning and memory). Different Treshold (ambang perbedaan) Sampai seberapa jauh jarak perbedaan antara ambang stimlus yang satu dengan objek yang lain. . . 2000) diantaranya 1. suatu figur akan dapat ditetapkan dengan : 1. pengindraan terhadap proses berpikir yang dapat mewujudkan suatu kenyataan yang diinginkan oleh seseorang terhadap suatu obyek yang diamati. stimulus harus cukup kuat melampaui ambang batas. Pengenalan objek. Ambang mutlak maksimum/ atas (maximum Absolut Treshold) Sampai seberapa sejauh suatu objek tidak dapat diamati lagi oleh individu 3. 2.

kerangka acuan. perasaan. Faktor Internal Berisi harapan atau kesesuaian mental. Situasi (situation) 3. 19 . saat stimulus baru diterima otak dan belum diorganisasikan dengan stimulus lainnya dan ingatan-ingatan yang berhubungan dengan stimulus tersebut. 2. yang berkaitan dengan bayangan selaput jala dua dimensi. Halusinasi Persepsi Jarak Bagi teoritikus persepsi. Persepsi jarak menjadi sangat rumit karena persepsi ini sangat tergantung pada sejumlah besar faktor. Ilusi Individu memperoleh kesan yang salah mengenaii fakta-fakta yang objektif seperti yang diperoleh panca indera. cahaya akan memberikan gambaran sesuai dengan pantulan tersebut yang tidak sesuai dengan objek pantulan benda tersebut. di mana bila objeknya manusia. Perilaku (behavior) Kesalahan dalam persepsi Sensasi Sensasi hanya berupa kesan sesaat. Sebagian lagi ada di dalam stimuls pada setiap mata (isyarat monokular). Ahhirnya ditemukan bahwa stimulus visual juga mempunyai ciri-ciri yang berkaitan dengan jarak pengamat. kemampuan berpikir dan motivasi akan berpengaruh dalam persepsi seseorang.Persepsi Sosial terdiri dari tiga elemen 1. Hal ini disebut isyarat jarak (distance cues). Penyebab terjadinya ilusi 1. mereka cenderung menganggapnya sebagai apa yang dihayati oleh indera perseorangan yang disebut ”percept”. maka objek dengan lingkungan yang melatar belakanginya merupakan kesatuan yang sulit dipisahkan.pengalaman. Pribadi (person) 2. Faktor Eksternal Pantulan gelombang cahaya. Sebagian faktor ini hanya ada bila suatu penglihatan dipandang dengan kedua mata (isyarat binokular). 3. . Lingkungan atau situasi.

Mereka yang memiliki satu mata dapat melihat warna. kedua mata bekerja sama hingga kita mendapatkan perasaan dalam (depth) dan jarak yang jauh lebih tepat. Gerak yang tampak Gerak mungkin pula dihayati tanpa adanya suatu pola stimulasi yang bergerak.Isyarat Binokular Banyak aspek yang dipelajari dengan membahas fenomena yang ada dengan satu mata saja. Persepsi Gerak Gibson (1968) mengemukakan bahwa isyarat persepsi gerak ada di sekitarnya. tetapi masih banyak lagi hal yang lain. Individu dengan penglihatan satu mata mendapatkan pengalaman visual yang hampir sama dengan individu yang menggunakan dua mata. Akan tetapi. yang kita kenal sebagai dasar 20 . kita sama sekali tidak terbatas pada efek binokular dalam persepsi dan kedalaman jarak. Isyarat Monokular Walaupun kedua mata membantu kita menghayati adanya kedalaman dan jarak. memang akan menyebabkan hilangnya ketepatan gambar. Dengan menutup satu mata. dan mereka mendapatkan manfaat penglihatan stereoskopik. dan hubungan jarak. Keseluruhan medan penglihatan lebih besar (sehingga lebih banyak hal yang dilakukan sekaligus). Alat yang dinamakan stereoskop dapat digunakan untuk mendemonstrasikan bahwa kerjasama kedua mata benar-benar menghasilkan suatu pengalaman dalam jarak. termasuk konfigurasi tiga dimensi. Kita melihat sebuah benda yang bergerak karena ketika benda itu bergerak sebagian menutupi dan sebagian tidak menutupi latar belakangnya yang tidak bergerak. Dalam penglihatan stereokopik. Situasi semacam ini dapat meninggalkan isyarat yang taksa (ambigous) sehingga dapat menyebabkan suatu persepsi yang keliru. bentuk. orang yang mwempunyai dua mata mempunyai kelebihan yang sangat besar dibandingkan mereka yang memiliki satu mata. Kita melihat bagian baru ketika bagian lain hilang dari pandangan. Kita juga melihat benda-benda bergerak ketika berubah jaraknya. Suatu hal yang terjadi bila seluruh medan penglihatan bergerak. Contoh dari gerak yang tampak semacam ini. Para seniman mampu memberikan kedalaman suatu gambar karena mereka memanfaatlan banyak isyarat monukular yang menggambarkan jarak dan objek.

suatu cabang psikologi yang berkembang di Jerman pada awl abad ke-20. menggunakan gerak stroboskopik untuk menggambarkan prinsip ini. Mereka menunjukkan hal ini sebagai contoh organisasi persepsi dan melanjutkan dengan sejumlah hukum untuk menerangkannya. Gerakan Nyata Persepsi gerak nyata lebih kompleks dari gerak tampak. dan ilusi persepsi (perceptual illusion). Tetapi pengalaman itu timbul dari hubungan antara jawaban tersebut. Persepsi Total Signifikan teoritis pengorganisasian stimilus dalam mengahasilkan suatu pengalaman persepsi ditemukan sejak awal oleh para pendukung Ilmu Jiwa Gestalt. salah seorang pemuka psikologi Gestalt. Konstansi persepsi (perceptual constancy). Kebanyakan fenomena ini termasuk dari tiga kelas/tingkat yang ada : organisasi persepsi (perceptual organization). pengalamam itu membentuk dunia benda yang dapat dikenali. Gerak ini tergantung dari hubungan antara setiap objek dalam medan penglihatan dengan tafsiran kita tentang hubungan ini. Pengalaman gerak yang ditimbulkan oleh serangkaian gambar diam yang dilihat dengan kecepatan tinggi tidak terdapat pada gambar tersebut secara terpisah. Organisasi Persepsi Para ahli psikologi Gestalt menemukan sejulah fenomena persepsi yang berhubungan dengan bagaimana suatu bagian dari sebuah stimulus muncul sehubungan dengan stimulus lain. disajikan secara berturut-turut. Kita biasanya menghayati benda yang kita kenal sebagai benda yang permanen dan stabil yang tidak terpengaruh oleh kondisi penerangan. Max Wertheimer. di acu sebagai gerak Stroboskopik. Diantara fenomena organisasi persepsi terdapat dampak gambar dan latar (figure and ground effect) serta pengelompokkan persepsi (perceptual grouping) Konstansi Persepsi Pengalaman persepsi kita tidak berdiri sendiri. penghayatan berkaitan dengan stimulus yang termudah dan termungkin. benda-benda abadi sehingga kita akan menjumpai benda yang sama. Contoh asumsi Gestalt tentang organisasi persepsi adalah hukum kesederhanan (Law of simplicity) . posisi darimana kita melihatnya atau jaraknya dari kita. Bayangan gerak terjadi bila stimulus yang terpisah dan yang tidak bergerak.pembuatan film hidup. Ilusi Persepsi 21 .

dan seperti semua keterampilan lain. Akan kita dapatkan bahwa bidang yang berwarna kadang-kadanng tampak sebagai bidang yang berwarna kadang-kadang tampak sebagai bagian depan kubus dan kadang-kadang sebagai bagian belakang. dan seterusnya. melainkan mata diam untuk suatu saat singkat. Pengamatan ini merupakan dasar kursus membaca cepat yang menyatakan akan meningkatkan membaca cepat dan membaca dengan pemahaman (Reading comprehension). Proses Kognitif dalam Persepsi Sebuah kubus yang salah satu bidangnya diberi wana. kemudian beralih ke posisi lain. kita membuat lebih lebih sedikit fiksasi mata dibandingkan bila kita membaca dengan lebih tekun. Gerakan Mata dan Membaca Fiksasi dan ”Peralihan” Bila kita perhatikan mata seseorang yang sedang melihat gambar atau benda. persepsi kita akan berubah. Saat selama mata tidak bergerak disebut fiksasi(fixation) dan gerakan yang cepat diantara fiksasi tersebut disebut ’peralihan’. terlihat jelas bahwa mata tersebut tidak akan tinggal diam tetapi terlibat dalam proses scanning (meneliti/menamati). kita sendiri akan sulit menentukan mana bagian depan dan belakang di antara dua perspektif tersebut. Gagasan dibalik kursus seperti ini adalah melatih pembaca membuat sedikit mungkin fiksasi mata dan menangkap beberapa kata atau seluruh frasa dalam setiap fiksasi. membaca dapat ditingkatkan ketepatan dan kecepatannya dengan latihan. diam lahi. Begitu kita tahu kubus berubah secara perspektif. Namun scanning bukanlah merupakan gerakan mata yang lurus dan tetap.Beberapa ilusi. Ilusi lain menyangkut persepsi sehingga bayangan tersebut tampak dalam ilusi persepsi kita. Sebaliknya 22 . menyatakan bahwa kita dilahirkan dengan kemampuan menghayati apa-apa yang kita hayati. Membaca Membaca adalah keterampilan yang kimpleks. Membaca cepat (speed reading) Bila kita membaca sepintas suatu teks. bila kita pelajari bentuk itu. seperti patahnya batang yang kita lihat dalam air atau bayangan menyimpang yang kita lihat pada kaca ”fun-house” dapat dihayati secara fisik (physical) : semua bayangan ini disebabkan adanya penyimpangan stimulus yang mencapai reseptor kita. Peran Belajar dalam Persersi Kelompok para nativi (termasuk Descartes dan Kant).

Psikokinesis (PK). Fenomena ini dapat di uraikan sebagai berikut. (Misalnya. 2. Persepsi Ekstra Sensorik Persepsi Ekstra Sensorik (ESP) terdiri dari 3 macam. Masalahnya adalah seberapa jauh kapasitas yang diperoleh sebagai hasil pengalaman terdapat beberapa kawasan penyelidikan yang memberi informasi tentang pesan belajar dalam perseps. ”kehendak” akan munculnya nomer tertentu pada waktu dadu dilempar). 2. Fungsi kesadaran 1. Beberapa Kesadaran Aktif dan pasif 23 . Pengendalian diri. dan ESP sendiri termasuk dalam kelas fenomena yang lebih besar yang disebut fenomena parapsikologi. Pemantau. Persepsi Ekstra Sensorus (ESP) a. ’Chairvoyance’ (kemampuan melihat pikiran seseorang dan apa yang terjadi pada jarak jauh). memanipulasi objek secara mental tanpa menyentuhnya. artinya kesiapan terhadap peristiwa lingkungan dan sensasi tubuh (pengamatan Indra) dan memori ingatan. atau persepsi akan kejadian yang akan datang. dipresentasikan/ ditampilkan dalam kesadaran.para empiris (termasuk Berkeley dan Locke) mempertahankan bahwa kita mempelajari cara menghayati sesuatu melalui pengalaman berngai dengan benda dalam dunia kita. c. 1. yaitu pemantau pada diri sendiri dan lingkungan sehingga persepsi memori dan proses berfikir. Telepati. ’Precognition’. KEADAAN KESADARAN Kesadaran Merupakan tingkatan kesiapan individu pada usia dini terhadap stimulus internal dan eksternal.yaitu mengendalikan diri dan lingkungan sehingga kita mampu memulai dan mengakhiri aktifitas perilaku dan kognitif. b. Tidak seorangpun kini meragukan bahwa praktek dan pengalaman mempengaruhi persepsi. atau pemindahan pikiran dari satu orang ke orang lainnya.

Teori psikoanalisa menanamkan ingatan semacam ini dengan “tidak sadar”. orang mulai tertidur tidur tahap pertama. ditandai dengan gelombang pelan (gelombang delta) dan sulit terjaga akibat rangsang dari luar. terdapat pula ingatan lain yang tidak dapat atau sangat sulit diingat kembali. Keadaaan kesadaran semacam ini dinamakan Melamun (daydreaming).Stadium 3. kaya. mengingat kembali masa lalu atau membiarkan fikiran terbang tanpa arah. ditandai gelombang otak menjadi tidak teratur dan berkurang getaranya.Stadium 2. menciptakan. dan berbagai peristiwa penting lainya. Menurut teori psikoanalisa freud. Tingkat kedalaman tidur seseorang terbagi 5 stadium: .Stadium 1.Kesadaran pasif. Sedangkan menurut Karl Jung ketidaksadaran diwarisi dan dipunyai oleh setiap orang. dll. Meskipun 2 teori ini bertolak belakang.Stadium 4. Salah satu sumbernya adalah kebudayaan yang bermacam-macam tentang dongeng. . sebab dalam kehidupan fikiran manusia bergerak melaui kedua jalur kesadaran ini dan dalam kedua jalur ini pula alur berfiikir sangat dekat dengan kesadaran. seseorang menutup mata dan rileks dengan gelombang otak antara 8–9 getaran (Hz) perdetik (hal ini disebut gelombang otak). menjadi seseorang yang kuat berhasil. Perbedaan keduanya tidaklah terlalu jauh. Tidur Tidur membuat tingkat kesadaran berkurang.yaitu dimana seseorang bersikap menerima apa yang terjadi pada saat itu. kelahiran. sementara kesadaran aktif yaitu menitikberatkan pada inisiatif dan mencari atau merencanakan berbagai kemungkinan dimasa depan. berbagai bukti yang mereka kemukakan merupakan masalah penting bagi penapsiran kejiwaan. Lamunan Membayangkan sesuatu yang menyenangkan. Hal ini dilakukan setiap orang untuk menggunakan waktunya untuk berfikir dan membayangkan. merencanakan. Manusia dewasa tidur rata-rata 8 jam perhari. Freud dan keadaan Tidak sadar Ingatan yang sudah tersimpan dapat dipanggil kembali atau Recall. tidur terlelap . . kepercayaan rakyat yang berhubungan dengan symbol-simbol penciptaan. 24 . Deikman 1971.

. Dalam penelitian pada tahap REM subjek melaporkan mereka telah bermimpi. ide.Stadium 5. . dan jangan tenggelam dalam arus tersebut. bebas terbang seperti burung. Dua teknik yang umum meditasi  meditasi terbuka (opening up meditation). individu yang begitu cepat masuk pada stadium dalam sehingga individu cepat tidur. perasaaan berusaha menembus cakrawala. perhatian. Kesulitan untuk tidur sehingga secara kualitas dan kuantitas individu mengalami kurang tidur.tidur berjalan. bukan merincikan bagian perbagian tetapi melihat pot tersebut sebagai benda yang kenyataan luar.Meditasi tradisional mengikuti praktek yoga. tidak mengadakan usaha apapun. Beberapa gangguan Tidur: . suatu sistem yang berdasarkan agama hindu/zen.Insomnia.Narkolepsi. kata atau ide.. . Mempelajari konsentrasi.Apnea. Dengan berkonsentrasi pada sebuah objek. yang berasal dari budhisme cina dan jepang. masuk kedalam stadium Rapit Eye Movement (REM) gerakan mata dan non REM (Tidur tidak dengan gerakan mata yang cepat). dimana manfaatnya dapat diperoleh melalui mengikuti beberapa benda.Somnabolisme.  meditasi konservatif. 25 .Menurut freud mimpi terjadi karena dorongan ketidaksadaran yang direpres yang kemudian muncul dalam citra bayangan otak. dimana subjek membersihkan pikiranya untuk menerima pengalaman baru. Pendekatan ini dimulai dengan memutuskan untuk tidak berbuat apa-apa. gangguan pernafasan pada saat tidur karena otak tidak mengirim sinyal sinyal ke organ tubuh sehingga otak kekurangan O2 karena selaput pernafasan menutupi alat pernafasan. Mimpi Adalah perubahan kesadaran dimana bayangan yang diingat dan fantasi tercampur dengan Meditasi Meditasi adalah memusatkan pikiran pada suatu objek sehingga rangsangan dari luar tidak bisa dipantau. bersantailah sepenuhnya dan biarkan pikiran serta badan melangkah keluar dari arus ide dan perasaaan yang selalu berubah-ubah memenuhi pikiran kita. Perhatikan laju aliran tersebut.

Alkohol Dalam jumlah sedikit. . Meditasi untuk rileksasi Meditasi modern dan lebih komersil dengan teknik yang lebih sederhana.Amphetamin Stimulan yang ampuh.ada dalam bentuknya sendiri tanpa ada hubungan dengan orang lain. Inti dari semua metode meditasi adalah kedamaian fikiran. Mengatur perasaan. . yaitu obat2tan yang mengurangi sensasi fisik dan kemampuan memberikan respon pada stimulan karena tertekannya sistem saraf pusat.heroin digunakan untuk menghilangakn rasa sakit.03 – 0. meningkatkan percaya diri (self confidence) merupakan motivasi utama orang menggunakan amphetamin. relaksasi dan pelepasan berbagai hambatan. Heroin mengandung zat kimia termasuk morfin dan kodein. alkohol dapat meningkatkan energi dan membuat orang lebih merasa bergairah dan ramah. dan rasa tentram. Dalam bidang medis. Efek dari obat ini adalah peningkatan kewaspadaan (alertness). perasaan atau suara-suara/sensasi-sensasi lain. serta mengurangi rasa lelah dan bosan. Dengan kemampuanya untuk mengatur perasaan dan mengurangi kecemasan.1% fungsi sensorik dan motorik mulai terganggu. dengan menyingkirkan semua pikiran. . Menimbulkan kepeningan. dengan nama meditasi transendental (transcendental meditation).Heroin Dikenal sebagai candu.Stimulan Berlawan dengan depressant. perasaan damai.sedangkan ucapan dan kontrol gerakan pada knsentrasi 2% sudah tidak mampu mengerjakan apa-apa. Obat-obatan Psikoaktif . tidak mengantuk. . dan pada 4% menyebabkan kematian. Dapat meningkatkan energi dan kepercayaan diri serta mengurangi kepenatan dan nafsu makan. Heroin merupakan getah tanaman opium yg telah dikeringkan. dengan konsentrasi 0.Kokain Diperoleh dari dedaunan kering tanaman koka.05 %. stimulan merupakan obat untuk merangsang gairah. membuat obat ini tidak sah. Pada konsentrasi 0. Dimana keduanya 26 .

memberikan pengalaman yang subjektif. hipnotis adalah keadaan regresi sebagian dimana objek kekurangan kendali yang ada dalam keadaan sadar yang nyata dan karenanya bertindak secara impulsif dan terlibat dalam pembuatan fantasi.Halusinogen LSD (Lysergic Acid Diethylamide).Mariyuana atau ganja berasal dari tanaman rami (hemp plant). terjadi perubahan sensor. . Bahan aktif dalam mariyuana adalah THC (Tetrahydracannubinol). pemakai menggunakan ganja untuk mendapatkan keadaan santai. 27 . atau melayang (out of body) Dampak dari zat adiktif ini memberikan efek pada kesadaran. . serta perubahan objektif dan perilaku (berkurangnya rasa penat dan dorongan semangat yang tergantung pada dosisnya) Hypnotis Hypnotis adalah keadaan santai dan responsif dimana perhatian seseorang berada diluar jangkauan tuntutan lingkungan atau dipusatkan pada ahli hipnotis dan sarannya. sehat. Perubahan kesadaran ini menyebabkan si pemakai sangat tidak rasional dan berperilaku membingungkan serta membuat si pemakai menjadi panik dan merasa dirinya tidak dapat mengendalikan apa yang dikerjakan dan dipikirkan. bila digunakan dlm jumlah 5-10 miligram menimbulkan perasaan ringan. 30-70 miligram menghasilkan efek hampir halusinogen. Menurut ahli psikoanalisis. pemakai obat ini sering berhalusinasi.menyebabkan penyakit paranoid yang akut. dan persepsi berupa rasa gembira.

Penkondisian Operan (Operant Conditioning) Operant Conditioning adalah suatu proses perilaku operant ( penguatan positif atau negatif) yang dapat mengakibatkan perilaku tersebut dapat berulang kembali atau menghilang sesuai dengan keinginan. sementara individu tidak menyadari bahwa ia dikendalikan oleh stimulus yang berasal dari luar dirinya. 28 . sebab setiap aktivitas yang dilakukan oleh organisme dapat menguatkan aktivitas lain.BAB IV BELAJAR. MENGINGAT. Pada pengkondisian operan penguatan berarti terjadinya suatu kejadian (makanan atau minuman). perilaku sosial. Menurut Premack penguatan dapat dianggap dan bermanfaat sebagai (aktivitas). Konsep Penguatan Dalam pengkondisian klasik. Belajar dalam psikologi berkaitan dengan masalah fundamental seperti perkembangan emosi. menurutnya makanan bukan sebagai penguatan tetapi aktivitas. motivasi. Pengkondisian Klasikal Eksperimen ini dilakukan oleh Pavlov. walupun pengutan berbeda-beda ada pembatasan penguatan bilakukan untuk melihat adanya kemungkinan meningkatkan respon. Dengan menerapkan strategi Pavlov ternyata individu dapat dikendalikan melalui cara mengganti stimulus alami dengan stimulus yang tepat untuk mendapatkan pengulangan respon yang diinginkan. terdapat istilah penguatan untuk penyajian pasangan stimulus yang dikondisikan dan tidak dikondisikan. Tokohnya Skinner. DAN BERFIKIR BELAJAR Belajar dapat diartikan sebagai sebuah bentuk pemahaman dari perilaku yang tampak. dan kepribadian.

koreksi guru pada pelajaran siswa juga termasuk bentuk hukuman. adalah dengan memberikan imbalan atau hukuman segera setelah terjadinya respon. dan hukuman yang informatif dapat mengarahkan kembali perilaku. Ciri pengajaran komputer adalah pengajaran ini memberikan kesempatan yang tinggi pada individualitas siswa. mengorganisasikan dan mengulangi informasi dalam usaha menguasai topik baru. Belajar Kognitif Proses kognitif adalah bagaimana individu menghayati. Bagi anak hukuman yang paling efektif adalah yang bersifat informatif sehingga anak tahu mana yang boleh dilakukan dan tidak boleh. Hukuman dapat mengingatkan anak untuk menghindari respon negatif untuk menghindari hukuman. Peran Hukuman dalam Belajar Dalam belajar hukuman dapat dengan efektif mengurangi respon yang tidak dikehendaki. Eksperimen insight pernah dilakukan oleh Wolfgang Kohler. dapat belajar dengan kecepatanya sendiri. tetap lebih informatif. terkadang anak mengetes batas hukuman. tetapi dengan menghayati hubungan yang penting untuk memecahkan masalah. Penundaan Penguatan. sampai pada batas2 tertentu.Para psikolog mengemukakan bahwa membentuk struktur kognitif dalam memori yang mempertahankan dan mengorganisasi informasi tentang berbagai macam keadian yang terjadi dalam situasi belajar. Dan 29 . Dan bila tetap dilakukan dapat diberikan disiplin tegas tetpi tidak kaku dengan segera dan ajeg. untuk menentukan kemampuan simpanse dalam memecahkan masalah. Eksperimen Insight. Belajar dengan Komputer Dengan munculnya komputer alat pengajaran lebih fleksibel dan responsif. semakin besar jumlah penguatan semakin cepat laju kecepatan belajar yang terjadi. dan bila salah komputer mengdiaknosa kesalahan yang dibuat dan memberikan perbaikan yang tepat. jika respon alternatif mendapatkan imbalan. dan hukuman dapat bersifat informatif perilaku yang berbahaya. asumsinya adalah untuk melatih binatang atau anak kecil. karena bila tepat komputer beralih kepengajaran lain. Insight yaitu memecahkan masalah tidak dengan percobaan dan kesalahan (trial and error).Jumlah dan Penundaan Penguatan Para psikolog telah menyelidiki secara sistematis ternyata Jumlah penguatan menjkadi penting.

.komputer dapat mengecek hasil evaluasi kemajuan siswa dan menentukan kesulitan siswa. tetapi subjek yang diulang memiliki kemungkinan bertahan lebih lama. Pemasukan Ingatan tidak hanya pemasukan informasi saja.Pengingatan Kembali (Retrieval) Untuk mengingat kembali diperlukan pencarian penggalian ingatan jangka pendek dimana kode atau butir2 itu tersimpan. ini dikarenakan pengulangan mengkin dapat menghindari perkodean baru dalam ingatan. ekseprimen ini dilakukan oleh Stenberg (1966) dengan menggunakan alat yang memiliki ketepatan dalam milidetik (seperseribu detik). kita harus memperhatikan informasi tersebut.Penyimpanan (Storage) Ingatan yang paling depan harus mengalah dengan informasi yang paling baru. tetapi informasi itu masuk dalam ingatan dalam bentuk tertentu atau kode. dan pencarian ini berlangsung sangat cepat sedemikian cepat sehingga kita tidak menyadari. .Pemasukan Pesan Dalam Ingatan/ Penyusuanan Kode (encoding) Informasi jangka panjang meliputi informasi yang telah disimpan dalam ingatan Penyimpanan Pengingatan kembali memperoleh dari ingatan mempertahankan dalam Ingatan 30 . Ingatan Jangka Panjang . INGATAN (MEMORY) Perbedaan-Perbedaan dalam Ingatan Tiga Tahapan Ingatan Penyusunan kode Memasukkan dalam ingatan Dua jenis ingatan Ingatan Jangka Pendek .Pemasukan Pesan Dalam Ingatan (Encoding) Untuk dapat menyimpan informasi dalam ingatan jangka pendek. ingatan jangka pendek hanya berisi apa yang kita pilih.

Motivaed forgeted. disebabkan pengalaman yang membuat orang tersebut tidak nyaman. Ingatan itu hanyalah sulit dicapai dan memerlukan semacam isyarat pengingat kembali. suatu pasang kata dengan kata lain. . karena proses waktu yang lama dan tertumpuk 4. Beberapa teori lupa 1.Membayangkan. bukan karena tidak adanya informasi. Theory failure. jejak-jejak ingatan mulai haus. ini merupakan akibat dari tidak adanya cara mencapai informasi. proses lupa terjadi karena proses informasi yang baru menutup informasi yang lama 3. sekolah. Meningkatkan Ingatan .Memilih Konteks Hubungan Antara Ingatan Jangka Pendek dan Jangka Panjang Agar kode informasi dapat disusun menjadi ingatan jangaka panjang. 2.dll). info tersebut harus di transfer terlebih dahulu dalam ingatan jangaka pendek. Hal ini menjadi penting dalam menghubungkan keduanya. BAHASA DAN PIKIRAN Bahasa adalah bentuk kode yang merupakan gabungan fonem (bunyi) sehingga membentuk kata dan menjadi kalimat yang memiliki arti. . Berfikir adalah proses penarikan kesimpulan dan merupakan salah satu proses penafsiran terhadap stimuli.Penyimpanan dan Pengingatan Kembali (Storage and Retrieval) Banyak kasus mengenai proses lupa dari ingatan jangka panjang. Konsep-Konsep Konsep Klasik dan Konsep Probilistik 31 . individu gagal mengungkapkan kembali informasi yang ada.Penguraiaan dan penyusunan kode . Decoy Theory. individu merepres hal2 yang menimbulkan kecemasan. Theory inter referensi. atau sepanjang hidup (kenangan tentang masa kanak2.dengan rentang waktu beberapa menit.

dan anggota badan tetapi mereka belum tahu namanya. Peniruan (imitation) 2. maksud. Bahasa merupakan bagian penting dari komunikasi Perkembangan Bahasa Kata dan Konsep Pada usia kira-kira 1 tahun. binatang piaraan. dan bagaimana konsep itu berhubungan. komunikasi Diagonal 32 . Pengujian hipotesis (Hypothesis test) Bentuk komunikasi 1. setiap sifat harus dimiliki setiap contoh. Komunikasi Horizontal 3. Pengujian Hipotesis 2. Pengaruh dalam pengujian hipotesis 3. Hirarki Konsep Ketika kita memiliki konsep. maka orang akan mencari jalur yang menghubungkan berbagai konsep. Belajar melalui contoh atau patokan Bahasa dan Komunikasi Bahasa salah satu alat yang sangat dibutuhkan sebagai sebuah bentuk penyampaian gagasan. Anak mulai punya konsep tentang orang tua. Untuk konsep klasik. atau menggolongkan sebuah objek menurut peringkat dari masingmasing objek atau peristiwa. Komunikasi Vertikal 2. Proses Belajar Tiga hal yang paling memungkinkan proses belajar terjadi : 1. dll. Memperoleh Konsep 1. bila subjek mengacu pada hirarki. mainan. Sedangkan konsep probilistik.anak mulai memberi nama benda-benda. makanan.Mendapatkan konsep tentang sesuatu berarti mengetahui sifat-sifatnya. Pengkondisian (conditioning) 3. setiap sifat hanya perlu dimiliki sebagian contoh.

Dorongan ialah suatu keadaan yang timbul sebagai hasil dari beberapa kebutuhan biologis. 1975). Beberapa psikolog merasa bahwa motivasi hanya mempertanggungjawabkan pe4nguatan aspek-aspek perilaku. air. Kadang. yaitu psikolog William McDougall. Penganut terkuat dari teori naluri. Beberapa lainnya bahwa berargumentasi bahwa konsep motivasi itu tidak perlu (Bolles. menyatakan bahwa semua pikiran dan perilaku kita merupakan hasil dari naluri yang diwariskan – pemaksaan sumbersumber perilaku yang dapat dimodifikasi dengan belajar dan pengalaman. seperti kebutuhan akan makanan. Pendekatan Teoritis Terhadap Motivasi Teori motivasi Naluri (insting) Naluri ialah suatu kegiatan biologis bawaan yang mempengaruhi organisme untuk berlaku dengan cara tertentu dalam keadaan yamg tepat.kadang istilah “kebutuhan” dan “dorongan” digunakan secara bergantian. seks. atau menghindari sakit. Teori Homeostasis dan Dorongan 33 . dan bahwa mekanisme lainnya (yaitu belajar dan kognisi) berlaku untuk pengarahan perilaku. namun “kebutuhan” lebih sering mengacu pada keadaan fisiologis dari hilangnya jaringan-jaringan.BAB V MOTIVASI DAN EMOSI DORONGAN DAN MOTIF DASAR Suatu organisme yang dimotivasi akan terjun dalam suatu aktivitas secara lebih giat dan lebih efisien daripada yang tanpa dimotivasi. Kebutuhan dan dorongan Selama tahun 1920-an teori naluri digantikan oleh konsep dorongan. dan “dorongan” mengacu pada akibat psikologis dari suatu kebutuhan.

stimuli eksternal. Sebuah pandangan populer ialah bahwa obesitas bermula dari masalah emosional yang tidak teratasi. Hipostalamus Lateral (HL) menggerakkan makan (yaitu “awal” Obesitas Studi merupakan masalah kasehatan yang utama. Respon terhadap isyarat makan Cara menghidangkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi makan 1. para psikolog mulai meragukan teori reduksi-dorongan dari motivasi sebagai penjelasan tentang semua jenis perilaku. yang disebut insentif. dan kelezatan makanan mempengaruhi banyaknya dan kapan kita makan. Pendekatan yang lebih baru terhadap teori motivasi memfokuskan perhatian pada peran insentif – yaitu memotivasi objek atau dalam keadaan lingkungannya. Dorongan emosional Orang gemuk seringkali mengatakan bahwa mereka cenderung makan lebih banyak apabila mereka tegang atau cemas. Misalnya. aroma. Hipostalamus Ventromedial (HVM) merintangi/menghalangi makan (yaitu ”pemberhentian” atau “pusat kekenyangan”) . Kemudian jelaslah bahwa organisme itu tidak didorong untuk beraktivitas oleh dorongan internal sematamata. dan eksperimen membuktikan 34 atau “pusat makan”). Ada dua hipostalamus yang mempengaruhi penyerapan makanan. pembuluh darah mengerut pada permukaan tubuh untuk mempertahankan kehangatan darah. 2. Studi tentang obesitas dewasa ini mempermasalahkan faktor-faktor situasional yang menyebabkan makan berlebih. Insentif Selama tahun 1950-an. Organisme itu mendekati insentif positif dan menjauhi insentif negatif. yang disebut hipotalamus. dalam menghadapi udara yang dingin. juga memegang peranan penting dalam menggugah perilaku. dan getaran/gigilan menimbulkan panas.Yang mendasar dari konsep dorongan ialah prinsip homeostasis – kecendrungan tubuh untuk mempertahankan/memelihara lingkungan internal yang konstan. Lapar Pusat-pusat pengaturan dalam hipotalamus Sistem pengontrol yang mengatur perilaku makan terletak pada suatu bagian dari otak.

kebenarannya. Perilaku seksual lebih menggunakan energi daripada menyimpannya kembali. yang 35 . Motif-Motif Dasar lainnya 1. serta perasaan-perasaan yang dibangkitkan oleh makanan. Dahaga 2. rasa takut sedikit memainkan peran dalam teorinya. yang mendorong individu kearah kehancuran. Status Mutahir Konsep Motivasional Rangsangan internal dan eksternal yang menghasilkan banyak sekali perubahan dari tingkatan dorongan optimal memotivasi organisme untuk melakukan sesuatu untuk memulihkan keseimbangan. MOTIVASI DAN EMOSI Teori Motivasi 1. 2. Freud yakin seks dan agresi dua motif dasar perilaku manusia. Seks Seks tidak vital terhadap kelangsungan hidup organisme. Pengendalian makan secara sadar Orang gemuk cenderung lebih respontif daripada orang dengan berat badan normal terhadap rasa dan penampilan hidangan. 3. .naluri kematian. Perilaku seksual tergantung pada kombinasi dari faktor internal (mekanisme hormon dan otak) dan faktor eksternal (rangsangan lingkungan yang disadari atau tidak disadari). Teori Belajar Sosial Teori belajar sosial menekankan interaksi antara perilaku dan lingkungan. Teori Psikoanalisis (freud) Dorongan naluriah . yang meningatkan kehidupan dan pertumbuhan seseorang. Rasa ingin tahu dan pencarian rangsangan. tetapi penting bagi kelangsungan hidup spesies. Menghindari rasa sakit 3. bunuh diri. kebutuhan fisiologis. Perilaku keibuan 4.naluri kehidupan.

. emosi tidak bergantung gejala kejasmanian 2. Para pakar psikologi membuat perbedaan antara agresi permusuhan(hostile agression) yang semata-mata dilakukan dengan maksud menyakiti orang lain. 1957) .Berbeda dengan teori James-Lange. Teori Emosi 1. . yang disertai perubahan menyeluruh dalam fisiologis tubuh. sakit.Teori sentral mengenai emosi (Woodworth& Maarquis. dan disertai ekspresi kejasmanian. tersiksa dan sedih. sehingga orang lain dapat mengetahui bahwa seseorang sedang emosi. Teori Cannon-Bard . dan agresi instrumental (instrumental aggression) untuk mendapatkan ganjaran selain penderitaan korbanya. dan secara pribadi sudah mengganggu sehingga tidak dapat menguasai diri.Belajar dari orang lain (vicarious learning). Emosi merupakan keadaan yang ditimbulkan oleh situasi tertentu/khusus. Agresi sebagai suatu respon yang dipelajari Emosi Emosi adalah keadaan perasaan yang sudah terlalu melampaui batas sehingga memungkinkan hubungan dengan sekitarnya terganggu.Dikemukakan oleh Cannon atas dasar penelitian Bard . Agresi sebagai suatu dorongan 2. Faktor Motivasi dalam Agresi Agresi didefinisikan sebagai perilaku yang melukai orang lain (fisik atau verbal). Emosi dapat diklasifikasikan berdasarkan intensitasnya. Teori Schachter-Singer . dan emosi cenderung terjadi dalam kaitannya dengan perilaku yang mengarah (approach) atau menyingkiri (avoidance) terhadap sesuatu.Emosi merupakan interpretasi dari gejala kejasamnian (bodily states) 36 .Emosi bergantung pada aktivitas otak/sentral . duka.memusatkan diri pada pola perilaku yang dikenbangkan individu untuk menguasai lingkungan dan bukan pada dorongan naluriah. menimbulkan reaksi evaluasi diri.perilaku tertentu yang menimbulkan akibat eksternal. seperti rasa tidak senang. 1. belajar dari observasi perilaku orang lain dan akibat yang ditimbulkannya.Pengaturan diri (self Regulation).

37 . traumatis.Reaksi emosionil pada satu orang dengan orang lain berbeda karena berbeda . komentar ilmiah. . Teori kognitif mengenai emosi .Perbedaan penafsiran terhadap stimulus .3.Richard Lazarus : emosi menekankan pada penafsiran atau pengertian mengenai informasi yang datang sari beeberapa sumber.Darwin : ekspresi muka dalam kaiatnnaya dengan emosi. tanpa bunyi. .Eksperimen : film mengenai sunat pada Aborigin yang disertai bunyi.Interpretasi mengandung cognition →teori kognisi mengenai emosi .

dapat berupa uji kecakapan (SAT). tes kemampuan. mengemudi.Tes prestasi (achievement test).BAB VI KEPRIBADIAN DAN INDIVIDUALITAS KEMAMPUAN MENTAL DAN PENGUKURANNYA Jenis Tes Kemampuan 1.kemapuan praktis. Bakat dan Prestasi . yang dirancang untuk memprediksi apa yang dilakukan seseorang bila dilatih.Tes Bakat(amplitude test).Tes khusus yaitu kemampuan yang cukup spesifik. . sebuah tes dikatakan bermanfaat bila skornya sahih (validitas) dan andal (reliabelitas). Syarat-Syarat Tes Yang Baik Tes harus mengukur apa yang hendak diukur. tes intelegensi sebagai tes bakat untuk melihat serangkaiaan kemampuan. Tes Kemampuan Intelektual Orang yang pertama mengembangkan tes kemampuan intelekual atau intelegensi adalah Sir Francis Galton. Umum dan Khusus . Seperti : Musical Aptitude Profile. Intelegensi adalah masalah 38 . matematis. Menurut Galton. Skornya harus mencerminkan pengetahuan dan keterampilan peserta tes secara tepat.Tes umum. soal yg membutuhkan analisis. mengukur perkembangan pendidikan. 2. konsep abstrak pemecahan masalah. . kemampuan mengetik. yang dirancang untuk mengukur ketrampilan yang telah dicapai dan menunjukkan apa yang dapat dilakukan seseorang pada saat ini.

skor tes prestasi. atau faktor. yang menimbulkan hubungan(korelasi) yang tampak diantara respon subjek pada sejumlah tes yang berbeda. Kesahihan Prediktif Tes Skor tes intelegensi cukup tinggi dengan ukuran prestasi akademis (nilai. yang diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya. Analisis faktor merupakan teknis matematis yang digunakan untuk menetapkan jumlah dimensi. Pendekatan Konvensional Pendekatan konvensional digambarkan melalui hasil kerja Sternberg91981. Kita akan segera melihat bahwa salah satu faktor. Usia mental anak yang cerdas berada di atas usia kronologisnya. kelanjutan sekolah). Pengaruh Genetik dan Lingkungan Terhadap Kemampuan Hubungan genetik dan intelegensi Hereditas memainkan peran penting dalam intelegensi.1982). yang berasumsi bahwa peserta tes memiliki serangkaian proses psikologis tang disebut komponen. stimulasi intelektual dan iklim emosional rumah akan mempengaruhi dimana letak IQ seseorang dalam rentang reaksi yang ditentukan oleh hereditas. Penurunan nilai koefisien kesahihan yang terjadi ketika jenjang pendidikan semakin meningkat disebabkan oleh beberapa faktor. Tes intelegensi yang dikembangkan oleh psikolog Perancis Alfred Binet mengemukakan konsep usia mental. Sifat Dasar Intelegensi Pendekatan Faktorial Kemampuan yang menentukan penampilan pada tes intelegensi adalah analisis faktor. Kita akan segera melihat bahwa salaj satu faktor yang paling penting adalah seleksi.perseptual-motorik yang luar biasa. Namun perkiraan hereditas berbeda-beda. Pengaruh lingkungan Faktor lingkungan seperti nutrisi. Tes kemampuan dalam Perspektif 39 .

Kepribadaian sebagai pola perilaku dan cara berfikif yang khas. yang menentukan penyesuaiaan diri seseorang terhadap lingkungan. Jadi kita dapat menilai seseorang berdasarkan skala intelegensi. Perilaku dikendalikan secara internal dan secara eksternal. Pendekatan Trait Teori trait berasumsi bahwa orang yang mempunyai perbedaan beberapa dimensi. yang kita maksudkan adalah kepribadian umum (publik personality) dan kepribadian pribadi (private personality). Tetapi skor tes harus mempertimbangkan bersama informasi lain. karakteristik yang membedakan satu individu dengan individu lain. Bila kita membahas perilaku. Intelegensi dan kemampaun khusus (bakat musik. tes kemampuan masih merupakan metode yang paling objektif untuk menilai kemampuan individu.seni) tergantung pada hereditas (keturunan) 2. KEPRIBADIAN DAN PENILAIANNYA Kepribadian menyangkut perbedaaan individual.Meskipun memiliki keterbatasan. Pengaruh Biologis 2. dan sebagainya. stabilitas. Karekteristik fisik yang ditentukan 2.Perilaku merupakan hasil interaksi antara karakteristik kepribadian dan kondisi lingkungan serta kondisi sosial. atau skala kepribadian. emosi dan agresifitas. Pembentukan dan Kepribadian 1. yang masing-masing menunjukkan suatu trait. Perbedaan reaktivitas emosi tergantung bawaan. Faktor Pembentukan Kepribadian 1. Pengalaman Unik. Pengalaman Umum 3. 40 .

Tabel menentukan trait dasar Dimensi Trait Ekstraversi Pasangan Kata Sifat Deskriptif Banyak cakap – Pendiam Terbuka – Penuh rahasia Keramahan Berani – Hati-hati Baik hati – Lekas marah Lemah lembut – Keras kepala Kecermatan Kooperatif – Negativistik Rapi – Ceroboh Bertanggung jawab – Tidak dapat dipercaya Stabilitas Emosi Tekun – Tidak tekun Tenang – Cemas Tidak Nervous – Nervous Kebudayaan Tidak hipokrondiakal – Hipokondriakal Peka secara artistik – Tidak peka secara artistik Sopan – Tidak sopan Cerdas – Bebal Pendekatan Belajar Sosial Teori belajar sosial menekankan makna penting faktor penentu perilaku yang bersifat situasional atau dari lingkungan. pengurangan kondisi aversi). Dari orang lain (pengamatan terhadap orang yang menerima hukuman karena melakukan suatu perilaku) 41 . dukungan atau celaan sosial. 2. Penguatan dan belajar sosial Penguatan yang mengendalikan ekspresi perilaku yang dipelajari bisa bersifat : 1. Langsung (ganjaran nyata.

ingatan yang tidak terjangkau. adalah gambaran internalisasi nilai dan moral masyarakat yang diajarkan orang tua dan orang lain pada anak. nafsu. Freud membandingkan pikiran manusia dengan gunung es. . Keinginan id merupakan kekuatan yang harus di ekspresikan dengan cara tertentu. Semakin banyak larangan masyarakat terhadap ekspresi impuls. agresi. Nilai-nilai subyektif 5. Kecemasan dan pertahanan kecemasan Freud yakin konflik antara impuls id (terutama naluri seksual dan naluri agresif) dan pengaruh ego serta superego merupakan sumber motivasi sebagian besar perilaku. Bagian yang lebih bersar bi bawah permukaan air menggambarkan ketidaksadaran mempengaruhi pikiran dan perilaku kita.Superego. Bagian kecil yang tampak di atas permukaan air menggambarkan pengalaman sadar. Dugaan 4. Interaksi orang – situasi Tindakan seseorang dalam situasi tertentu tergantung pada karakteristik khusus situasi tersebut. 42 yang merupakan gudang impuls. semakin besar kemungkianan terjadinya konflik diantara ketiga bagian kepribadian tsb. mempertimbangkan tuntutan realita. yang .atau variabel orang.Id. Kompetensi 2. Strategi kognitif 3. yang berinteraksi dengan kondisi situasional untuk mempengaruhi perilaku disajikan di bawah ini. Beberapa perbedaan individual.Ego. Orang belajar untuk membedakan situasi dimana perilaku tertentu dianggap tepat dan situasi dimana perilaku itu dianggap tidak tepat. Rencana dan sistem pengaturan diri Pendekatan Psikoanalisis Teori psikonalisis mengupas kepribadian dari satu pandang yang sangat berbeda dengan kedua teori yang telah dibahas. 1. Melakukan sendir (evaluasi tentang penamplan diri sendiri dengan memuji atau mencela diri).3. . Struktur Kepribadian . Masyarakat mengutuk ekspresi bebas. merupakan bagian kepribadain yg paling primitif. dan perilaku seksual yang dilakukan oleh individu.

Perkembangan self Orang belajar membedakan antara pikiran dan tindakan yg dianggap pantas atau tidak pantas. Misalnya. Meneriam diri sendiri dan orang lain 3. atau dapat mengalihkan impul ini pada kegiatan lain. Inventori Kepribadian Inventori kepribadian pada dasarnya merupakan kuesioner dimana orang menyatakan reaksi atau perasaannya dalam situasi tertentu. dan nilai yg menentukan karakteristik “I” atau “me”. demi menjadi manusia yang beradap. bisa berstruktur atau tak berstruktur. Mampu memandang kehidupan dari sudut pandang objektif. 6. serta mencangkup kesadaran tentang “siapa saya” dan “apa yang dapat saya lakuakan”. persepsi. Spontan dalam pemikiran dan perilaku 4. pengalaman yg tidak pantas akan dikeluarkan dalam konsep diri Aktualisasi diri Karakteristik aktualisasi diri 1. untuk mereduksinya mengekspresikan impuls tersebut dalam bentuk tersamar. Penilaian Kepribadian Metode observasional Pengamatan terhadap subjek dalam keadaan alami. Pendekatan Fenomenologis Pendekatan ini memfokuskan pada bagaimana seseorang mengamati dan menginterpretasikan kejadian. sehingga terhindar dari hukuman masyarakat. atau dengan wawancara. 2. 43 . Karakter.Orang yg melakukan sesuatu yg terlarang akan merasa cemas. Kreatif. Mempersepsikan realitas secara efisien & dpt menghadapi ketidakpastian. Sixteen Personality Factor Questionnaire (16 PF) menghasilkan profil kepribadian (sifat. Cara lain mereduksi kecemasan dgn mekanisme pertahanan (defense mechanism). ciri pembawaan) yang menunjukkan skor individu pada sejumlah trait yang berbeda. dengan menekan impuls-impuls kebebasan. Teori Self Self merupakan gagasan. Berorientasi pada masalah dan bukan pada diri sendiri 5.

. untuk mengukur kepribadian yg lebih normal seperti ( dominasi. gejala fisik dan psikologis dan pengalaman masa lalu). Tes ini menggali imajinasi seseorang melalui hasil imajinatif. 44 . reaksi emosi. terdiri dari 550 pertanyaan (tentang sikap.Tes Roarhach Tes ini dikembangkan oleh psikiater swiss. tanggung jawab. menganggap situasi sebagai pemberi informasi. Menuju Pandangan yang Terpadu Tentang Kepribadian Untuk mengukur makna penting relatif perbedaan individual dan kondisi lingkungan dalam menentukan perilaku. Tes yg didasarkan pada metode konstruksi empiris. Herman Rorschach tahun 1920-an.Tes The matic Apperception Test (TAT) Tes ini dikembangkan oleh Henry Murray tahun 1930-an. disumsikan orang itu mengungkap sesuatu tentang dirinya. terdiri dari 10 kartu. sosibilitas.ini untuk membantu pakar klinis dlm mengdiaknosa gangguan kepribadian California Psychological Inventory CPI. berusaha menelaah kepribadian pribadi dan membuka peluang bagi individu untuk terlibat dalam jawaban.Minnesota multiphasic personality inventori mimpi. mengguanakan beberapa pertanyaan yg sama dengan MMPI. dan sosialisasi) Teknik Proyektif . Konsistensi Kepribadian Asumsi yang menjadi dasar sebagian besar teori kepribadian adalah bahwa orang melakukan perilaku secara konsisten dari situasi yang satu ke situasi yang lain dan disepanjang waktu. terdiri dari 20 gambar orang yang bermakna ambigu. penerimaan diri.Tes proyeksi. .

orang yang mendapatkan pekerjaan tetapi gaji yang diharapkan tidak memuaskan sehingga tidak mampu mencukupi biaya hidup. pada penerjunan pertama mereka menunjukkan bahwa perasaan negatif (takut mati atau cedera). Konflik Konflik terjadi karena adanya dua motif yang saling bertentangan. yang dapat mengganggu usaha seseorang untuk mencapai tujuan. Kepuasan motif yang satu akan menimbulkan frustasi motif yang lain. Hambatan nya bisa karen afaktor eksternal dan faktor internal.konflik menyebabkan tujuan yang menyenagkan dan tidak menyenangkan. Hambatan untuk mencapai tujaan tersebut bisa dari keterbatasan individu sendiri. perasan positif (kegembiraan dan kegairahan untuk terjun) menjadi dominan. Sehingga untuk mengatasi diperlukan gaji yang yang besar. pengungkapan verbal. Frustasi sebagai perilaku menjadi terganggu. pribadi atau konflik. Contoh. DAN KESEHATAN MENTAL KONFLIK DAN STRES Frustasi Frustasi terjadi bila gerak ke arah tujuan yang diinginkan terhambat atau tertunda. Mendekat dan menghindar Penelitian tentang konflik mendekat dan menghindar menunjukkan bahwa kedua motif yang muncul agak berbeda.BAB VII KONFLIK PENYESUAIAN. Keeterbatasan fisik. perasaan yang bertentangan. Sikap ambivalen. Berbagai Reaksi Terhadap Frustasi Frustasi dapat disebabkan oleh hambatan lingkungan. agresif. marah mengganggu konsentrasi. 45 . tetapi sehari sebelum penerjunan. perasaan mencintai sekaligus membenci. Penelitian tentang reaksi para penerjun payung. dengan mengikatkan kem ampuan dan skil individu.

ego. Teori belajar sosial beranggapan bahwa perasan perasan gelisah merupakan respon yang diperoleh terhadap situasi tertentu ketimbang akibat dari konflik internal. ini dapat terjadi untuk pengalihan pada kejadian yang sebenarnya untuk mencari kambing hitam. biasanya anak tampak gelisah dan tidak senang. Agresi yang di alihkan Orang yang mengalami agresi tidak dapat mengekspresikan agresi terhadap sumber frustasi. Atau prasangka pada kaum minoritas. dengan mencari jalan untuk mengurangi perasaan cemas.Agresi Dalam situasi frustasi.Menitikberatkan emosi. Teori Kecemasan Freud membedakan kecemasan kecemasan objektif (takut pada ancaman eksternal) dari kecemasan neurotik (akibat dari konflik internal yang tidak disadari antara impuls id. Mekanisme pertahanan diri : Penolakan (denial) 46 . Mekanisme Pertahanan Freud menggunakan istilah mekanisme pertahanan (defense mechanism) untuk menunjukkan proses tak sadar yang melindungi seseorang dari kecemasan melalui pemutarbalikkan kenyataan. . bisa jadi sumbernya tidak jelas. Apati Apati adalah sikap acuh tak acuh dan menarik diri. Regresi Regresi didefinisikan sebagai tindakan kembali ke bentuk perilaku yang tidak matang perilaku yang khas pada usia yang lebih muda. oleh sebab itu individu akan mencari target yang akan menjadikan tempat atau objek untuk diserang karena ledakan rasa marah. Penanggulangan kecemasan . Kadangkadang agresi diekspresikan secara langsung terhadap orang atau benda yang menjadi sumber frustasi. dengan mengubah atau menghindari situasi yang menciptakan perasaan cemas.Menitikberatkan masalah. Kecemasan Frustasi dan bentuk bebtuk-bentuk lain dari stres menimbulkan kecemasan. dan superego). Perasaan tidak berdaya dan ketiadaan kontrol merupakan hal pokok bagi kebanyakan teori tentang kecemasan.

perasaan mampu dan adanya dukungan masyarakat. dan kemampuan mengikuti hubungan kasih sayang dan produktivitas. harga diri. sakit jantung.Bila seseorang mengabaikan kenyataan dunia luar sehingga hal itu tampak kurang membahayakan. keabnormalan didefinisikan sebagai perilaku yang mencolok. intelektualisasi. .Perilaku maladaptif. pengendalian perilaku. PSIKOLOGI ABNORMAL Perilaku Abnormal Definisi Keabnormalan Definisiisi keabnormalan dapat dilihat beberapa sisi : . dan remaja.Penyimpangan dari norma sosial. tekanan darah tinggi.Penyimpangan dari norma statistik. anak-anak. Gangguan yang terlihat pada masa bayi. Pengelompokkan perilaku abnormal 1. Penekanan (represi) Bila seseorang berusaha agar dorongan dan emosi yang menyakitkan tidak disadari. Stres Stres yang berkepanjangan dapat menimbulkan gangguan jasmani dan rohani. pengetahuan diri. Apakah kenormalan? Ciri-ciri yang menunjukkan kenormalan mencakup persepsi kenyataan yang efisien. kebnormalan didefinisikan sebagai orang yang cerdas atau sangat gembira. Mekanisme bela diri lainnya yang membantu usaha represi adalah rasionalisasi. evaluasi kognitif perseorangan. kekuatan kontrol. Faktor-faktor yang mempengaruhi kerasnya stress Kerasnya stres tergantung pada kemampuan memperkirakan situasi. proyeksi. Ganguan fisiologis Ganggun fisik ini bisa berupa bisul.. pembentukan reaksi. dan pengalihan. . memberi definisi keabnormalan berdasarkan hal-hal yang menyimpang. meliputi 47 .

kepusingan. dll. Fobia dan obsesif-kompulsif Fobia merupakan gangguan yang takut pada benda atau situasi tertentu yang tidak masuk akal. kesulitan orang tua terhadap anak. Gangguan disosiatif. misalnya penggunaan alkohol. 3. dll. untuk melakukan tindakan-tindakan tertentu. Gangguan jiwa organik. hiperaktif. misalnya transeksualisme. tetapi tidak terdapat dasar organik dan faktor-faktor psikologis nampaknya memainkan peran utamanya. Gangguan kecemasan merata dan gangguan panik Seorang yang menderita gangguan kecemasan merata setiap hari hidup dalam keadaan tegang. sehingga pikiran. Gangguan skisofrenik. dimana rasa cemas merupakan gejala utama (kecemasan merata dan gangguan panik) atau kecemasan dialami bilamana individu berupaya mengendalikan perilaku maladaptif tertentunya (gangguan fobia dan gangguan obsesif-kompulsif). Gangguan penggunaan zat-zat. Gangguan kecemasan. Gangguan paranoid 6. atau kompulsi.misal nya al-zheimer. 2. Gangguan afektif. dan rasa muak. 12. Gangguan kepribadian. yaitu gangguan yang ditandai dengan hilangnya konta dengan realitas. 5.keterbelakangan mental. individu secara mendadak akan menjadi sangat takut yang ditandai dengan jantung berdebar-debar. misalnya gangguan kepribadian antosial dan narsistik. seperti masalah perkawinan. Gangguan psikoseksual. 10. gangguan suasana hati (mood) 7. Gangguan somatoform. 4. Dia selalu merasa serba salah atau khawatir dan cenderung memberi reaksi yang berlebihan pada stres yang ringan. Pada saat serangan panik. Gangguan Afektif 48 . kehabisan nafas. 9. Obsesif kompulsif adalah pikiran yang bukan-bukan yang selalu menghantui obsesif yang digabung dengan desakan-desakan. seperti fobia 8. homoseksual. otot-otot bergetar. persepsi. dll. Kondisi yang tidak dicantumkan sebagai gangguan jiwa. 11. gejalanya bersifat fisik. misalnya amnesia. cemas masa anak-anak. Gangguan Kecemasan Gangguan kecemasan merupakan sekelompok gangguan dalam. sifilis. berkeringat. dan perilakunya aneh.

dan ketidakmampuan untuk berfungsi dalam kehidupan sehari-hari. Skisofrenia Skisofrenia merupakan nama yang diberikan pada beberapa gangguan yang ditandai dengan parahnya kekacauan kepribadian. Episode manik Dalam episode manik ringan (hipomania) orang tersebut penuh dengan energi. ketidakmampuan pantang dari minuman keras atau berhenti setelah minum satu atau dua kali menandakan seseorang sebagai pecandu alkohol. antusias atau percaya diri. dan seringkali melanggar hukum. Gangguan Kepribadian Gangguan kepribadian merupakan pola perilaku maladaptif yang sudah kuno. Kepribadian antisosial Orang-orang yang digolongkan kepribadian antisosial bersifat impulsif. Orang yang mengalami episode manik yang parah (mania) berperilaku seperti konsep yang terkenal ”raving maniak”. Orang yang terganggu ini dapat mengalami depresi atau mamik (girang yang tidak wajar) yang parah atau dapat berganti-ganti antara saat-saat depresi atau saat-saat mamik.Merupakan gangguan pada afeksi atau suasana hati (mood). Alkoholisme dan Ketergantungan Pada Obat Penggunakan alkohol dan obat-obatan psiaktif lainnya dapat menyebabkan ketergantungan psikologis (dorongan menggunakan obat guna mengurangi kecemasan) dan ketergantungan fisik (gejala-gejala makin kebal terhadap obat dan mengasingkan diri). kehilangan seseorang yang dicintai. dan kesadaran bahwa penyakitnya menghabiskan uang seseorang. hanya mementingkan dirinya sendiri. Situasi yang paling sering menyebabkan depresi adalah kegagalan di sekolah atau di tempat kerja. 49 . distorsi realita. Depresi Depresi merupakan respon normal terhadap berbagai stres kehidupan. Mereka selalu bersemangat dan harus selalu aktif. tidak begitu menunjukkan rasa bersalah. yang memecahkan masalah. Alkohol Alkohol merupakan obat yang digunakan paling luas.

Dengan menggunakan obat yang terus menerus ketergantungan fisik terbentuk. dan tidak adanya konformitas sosial. pengaruh teman sebaya. 50 . orang tua yang selalu permisif . yang dapat menumbuhkan suatu kebutuhan baru yabg harus di puaskan.Ketergantungan pada obat Sejumlah faktor yang mempengaruhi orang menggunakan obat-obatan yang terlarang adalah kehidupan rumah tangga yang tidak bahagia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful