You are on page 1of 4

Nama : Stephani Tanius

Nim : 070600091

1. Perbedaan hyperemi pulpa dan iritasio pulpa
Iritasio pulpa
Adalah terbukanya tubulus dentin oleh karena karies, Iraktur atau oleh karena toksin bakteri dan
jamur
Toksin bakteri masuk 1 atau 2 minggu ~ menghacurkan pembuluh darah dilatasi pembuluh
darah dan peningkatan permeabilitas pembuluh darah pasien merasa sakit saat minum
panas/dingin hypermeia pulpa dilakukan perawatan pulp capping indirect menormalkan
kembali dentin jika 1 minggu sdh tdk sakit lagi lakukan penambalan.

Hyperemi pulpa
Adalah penumpukan darah secara berlebihan pada pulpa, yang disebabkan oleh kongesti
vaskular.
Ada 2 tipe hiperemi pulpa :
1. Arteri (aktiI), jika terjadi peningkatan peredaran darah arteri
2. Vena (pasiI), jika terjadi pengurangan peredaran darah
Jadi, hypermi pulpa merupakan penanda bahwa pulpa tidak dapat dibebani iritasi lagi untuk
dapat bertahan sebagai suatu pulpa yang tetap sehat.
Hyperemia pula dapat disebabkan oleh :
1. Trauma, seperti oklusi traumatic, syok termal sewaktu preparasi kavitas, dehidrasi akibat
penggunaan akohol atau chloroIorm, syok galvanic, iritasi terhadap dentin yang terbuka
atau disekitar leher gigi.
2. Kimiawi, seperti makanan yang asam atau manis,iritasi terhadap bahan tumpatan silikat
atau akrilik, bahan sterile dentin (Ienol, H2), alcohol dan kloroIorm)
3. Bakteri yang dapt menyebar melalui lesi karies atau tubulus dentin ke pulpa, jadi dalam
hal ini sebelum bakteri masuk ke jaringan pulpa tetapi baru toksin bakteri.
ejala
Hiperemi pulpa bukanlah penyakit, tetapi merupakan tanda bahwa ketahanan pulpa yang normal
telah di tekan sampai kritis. Hiperemi pulpa ditandai dengan rasa sakit yang tajam, dan pendek.
&mumnya rasa sakit timbul karena rangsangan air, makanan yang manis atau dingin, rasa sakit
ini tidak spontan dan tidak beranjut jika rangsang dihilangkan.

. Perbedaan inlay dan overlay


Inlay dan overlay umumnya digunakan pada gigi dengan karies besar sehingga struktur mahkota
yang tersisa tidak mencukupi restorasi langsung seperti amalgam atau komposi, dimana bila
digunakan restorasi langsung dikhawatirkan akan pecah ketika gigi diberikan tekanan oklusal.
Perbedaan inlay dan overlay dapat dilihat adalah berdasarkan jumlah cusp yang terlibat. Inlay
digunakan pada karies Oklusal yang besar, sedangkan overlay umumnya digunakan pada gigi
dengan karies Mesio-Oklusal-Distal.

.Tehnik preparasi saluran akar :
1. Preparasi standar : merupakan teknik klasik yang awalnya digambarkan sebagai metode yang
paling baik guna membersihkan dan membentuk saluran akar.
Hasil akhir yang diinginkan adalah terciptanya preparasi yang memiliki ukuran, bentuk dan
ketirusan yang sama dengan instrument standar. Preparasi standar diindikasikan bagi obturasi
dengan kon perak namun juga dapat digunakan untuk guta perca walaupun harus berhati-hati
terutama dengan akar yang bengkok. Preparasi dengan instrument yang lebih besar pada akar
yang melengkung akan cenderung membentuk ketidakteraturan (birai dan zip) dan masalah lain
di masa datang.


2. Preparasi step back : nama lain dari preparasi stepback adalah preparasi telecospik atau
preparasi serial. Preparasi step back menjaga agar bagian apical tetap dalam ukuran kecil dan
membentuk saluran akar corong yang membesar ke arah koronal. Dengan tehnik step back,
saluran akar diinstrumentasi dengan Iile kecil di daerah apeksnya, dan digunakan Iile yang makin
lama makin besar dengan panjang yang makin berkurang. Hasilnya adalah pelebaran pada daerah
apeks kecil dan membesar dari apeks ke korona. Step yang kecil biasanya masih tetap ada di
daerah apeks.




3. Preparasi tehnik balancing Iorce
4. Preparasi tehnik crown down
Tehnik crown down presureless dan tehnik step down adalah modiIikasi dari tehnik step back.
Ketiga tehnik ini bermanIaat terutama bagi saluran akar kecil yang bengkok di molar mandibula
dan maksila. Tehnik ini kerap dianjurkan sebagai pendekatan dasar dengan menggunakan
instrument nikel titanium walaupun belum terbukti tehnik ini lebih unggul secara kinis dari
tehnik step back.

5. Preparasi tehnik step back pasiI
Tehnik ini menggunakan kombinasi Iile dan instrument rotatiI (Gates gliden bur dan rimeer
Peeso) dalam upaya memperolej bentuk corong yang memadai sebelum preparasi saluran
akarnya. Dengan tehnik ini pelebaran saluran akar dapat dilakukan dan tidak dipaksakan dalam
arah apeks ke korona. Tehnik ini dapat diaplikasikan juga pada setiap tipe saluran akar mudah
dikuasaii dan nyaman bagi operator.

 .7.9:5705../.9 503:3.  805079 2..9  50702.9.35070/.9.2 .909..:/809..9 909.950507025:5.8.9.5:..8.9.9 ./.:.9../.3 /.3./.503.3 5.389070/0393 1034  .. .3503.:.35070/.09.39.3 507.9  203472.. 849072.44.907.:.907..8907.-:.3/.7907   '03. 80.3 .34741472    . /.   7907 .35:5.4741472 84. /.7.9-079./  5072 5:5.91 .2-.380-0:2-.:2.3 8.2.  /..3.8907.8 .5207:5.9.35:5.:08.:.2 /.3..5-.44/..9/80-. 5:5. ..9.9072.592030-.8 /0/7.:9:-::8/039305:5. 5:5.7 -. 5.720. -./503:7. 79.-.38. . -070-.8.33472./5033.5.39:25.7.3/.23:8/9/8.907. :39: /.7  /.73.3./0393 .. 503:25:.380-.3/.340   %7.5.9..80.3 /80-.. 507025:5..907  0.8..9 /-0-.3..7007    2..3 5:5 .3/.5 -.:2./90.38 79. 9/.3.8:.-./03.3 503.7..7:9483-./33  50720.7.7.37.//.-.9..5. 207:5.8..708.8:0.3/.3   507025:5. 90. 5:5.3/...9.798 507025:5.3503/0  .39.553 3/70.81 ..: 2.9:5:5. 8050794:897.580.5/0393 ...3./9.3 40 43089 .3 02-.-.3909.9.9.25.3 79.7.8:..3907-:.

708  :8.3 .7.3-.3 8.3 .9 .07.5.9 39/..8.8./.8 .9 .07.897:9:72.5.35 /. /:3.3.3 3.3 0- -08.9.-07.03/07:3202-039:09/./.8 /03.3   ..7..  /-07.9 /.3 /33.2./03.8 /03.38..3.. /.7.32003:3.7  !705.59..3 :2.3..992-:.3 -034  !705. /.3  -039: /..33.38.8. /. 5705.7.202-078.2094/0..2.38.9 907:9.  !07-0/.3./:3..:3.34. /03.8. /03.07.3 /2.3. -07/..:7.380-.3/.7  80/.:85 .3.:7.9.85439...3.3 3897:2039 ..3 4.3 -7. :2:23./.7 .3.907.7 /3/..   3.3 5.32. .3 .708084 :8.49.7  .:5:3 . 203.8 . 4-9:7.9 /:3. 3.3 50.708-08.703.7.2 .. 09.3/.7.3/.3..88.:/33 7./.7 5. -.3 43 507.  /03.9  3.7.3 3897:2039 89.38:3 /.3 5. 89.3:9.&2:23./.3 708947.3.7.39/. .8 .3/.7:8 -07.3 .3 90...8 89. /:3. .3./. 9/.3. 507.32.3 -08.3 4.3.7 2.3202-039:8.8.3..35.7.::5 708947.3 4:8.38:3 805079 .3 202 ::7.7  !705.3.    %035705.: 42548  /2.2-.97./. .3/.3 097:8..889.3903. 907.7207:5. .7.8 ..3 -.8.7 ...9.8.07.3 5.34.3/./.8.2:3 :.:2:23.3 :39: :9../.3    !07-0/.2.9:7.3 90788.3 907-..7 .8. /:3.3./.7803. ./.

3.32...310.743/435708:70088/.32.:7.8 8905 -..3 /.3.8903-.-.8 8905 -.508 0 4743..7 . /..3 0..9907:9.7.2.7 .3 202-08.3 0.... 5705.7.:7.8.   !705.3 903 8905 -./.3.3100./.31./.3-07:7.  03.9..07.5083.2.  $905 .2.  09..485 .  3.3 .3 202-08.500-.8 900.3147./.3.35. .3 .//.8 8905-..3/:3.7.7 /.8/03. 24/1.2. -.: 5705.4743 .72.7.07.2 ::7. 203...:7.8 909.3 .3 .5..5 /.7./.7903 8905-. 2. .9033-072.39038905 /43. /.. 909.7.7/3897:2039. .7. .3.508 0. /.  8.7 0 .5 .7.3/-:.8.8 /. 4743. .3..8 807.3 202-039: 8.3-08...743/43 %03.0  !705..7 -.3-034/24.07. / /.7 5705..  !705.35.70..7.8903.508       !705..7/03.83./.

9.9/.3 203:3.7 2:/.3/.5 /.3 3897:2039 30 99.8 10 /.5..3./5./.    !705.33.3/.908 /03 -:7 /..39033500-.3:7.8./.3 72007 !0084  /../.50804743.7.8 8.3 42-3.5.3 80-..5950 8..:...7.:5:3 -0:2 907-:9 903 3 0- :3: 80..7.7 9038905-.2 :5.73.3 /.5. 20250740 -039: .:7.  %03 3 07. 38 /.4743 ./.. 80-0:2 5705.91 .89038905-.4507.3 .. 03.809. . 503/0.3.3:2 .947  ..7.5.3 2.8.9/.. /:.:7.5.39/.7/.. %03 3/.2 .3 202.2.3-.8.38..8.3 3897:2039 749.7 /03.3 :.8.:7.7.81 %03 3 203:3.