You are on page 1of 5

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat Nya lah kami dapat menyelesaikan makalah ini. Adapun tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk pemenuhan salah satu mata kuliah di Prodi Kebidanan Pematangsiantar. Kami juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah ikut membantu dalam pembuatan makalah ini, dan juga kepada dosen pembimbing Ibu Sukaisi, S.SiT yang telah memberikan saran sehingga makalah dapat terselesaikan. Dalam pembuatan makalah ini kami tidak luput dari kesalahan, dan makalah ini belum begitu sempurtan, sehingga kami mengharapkan kritik dan saran untuk kesempurnaan makalah ini. Akhir kata kami mengucapkan terima kasih. Hormat Kami,

Penulis

40 WIB. Pada 10 November 2006 sekitar pukul 19. Saat itu Ny Tika dalam kondisi kritis.RS Pluit Luruskan Dugaan Malpraktek Bius Lumpuhkan Tika Shinta Sinaga – DetikNews Jakarta – Tika Maryani (33) harus duduk di kursi roda. Pukul 20. sehingga terdapat kelalaian dari pihak pasien. bukan dokter yang menangani sectio caesaria (SC) pada Ny Tika. Persoalannya. senin (18/6/2007). Kim Young-Joo. oedem. yaitu 22 Mei 2006 (13 minggu) dan 2 Oktober 2006. Selama kehamilannya hanya kontrol sebanyak 2 kali. Jakarta Utara.” kata Direktur Utama RS Pluit Dr Tekky P Jokom MBA dalam keterangan tertulisnya kepada detikcom. sakit kepala. Ny Tika melakukan ante natal care tidak teratur. sangat mungkin yang bersangkutan tidak tertolong. Ini menunjukkan tanda-tanda eklapsi (keracunan kehamilan). pasien kesakitan dan gelisah. diputuskan untuk SC cito atas persetujuan suami. yaitu dokter spesialis kebidanan-kandungan Dr Khie Chen SpPD. Tensinya tinggi (150/100). Berikut keterangan lengkapnya : Dokter yang menangani Ny Tika adalah dokter yag kompeten dibidangnya. keluhan sakit ulu hati. Anjuran dokter untuk kontrol teratur dan periksa darah tidak dilakukan. setelah diberikan penjelasan oleh dokter spesialis kebidanan- .20 WIB. “Kejadiannya tidak benar seperti yang diberitakan. karena dia adalah dokter spesialis penyakit dalam. Namun RS Pluit meluruskan dugaan tersebut. Karena perkembangannya membahayakan jiwa ibu dan anak. Ny Tika datang didorong dengan kursi roda langsung ke kamar bersalin. Kelumpuhan yang dialaminya diduga akibat malpraktek pembiusan di RS Pluit. tensinya naik menjadi 190/100.

Terjadinya kelumpuhan pada Ny Tika merupakan komplikasi atau gejala sisa dari penyakit eklampsi. syaraf.kandungan. tentang penganiayaan. Ayat (2) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. Hal tersebut telah dipahami oleh pihak-pihak yang bersangkutan. yang berbunyi : Ayat (1) Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau denda paling banyak tiga ratus rupiah. Pasal 351 KUHP. Keterangan medis mengenai Ny Tika disampaikan oleh manajemen dan tim dokter RS Pluit secara resmi kepada Ny Tika. Ny Tika ditangani secara intensif oleh tim dokter kebidanan-kandungan. Di dalam setiap profesi termasuk profesi tenaga bidan berlaku norma etika dan norma hukum. Berlakunya norma etika dan norma dalam profesi bidan. yang bersalah dikenakan pidana penjara paling lama lima tahun. maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat ditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencaharian dalam mana kejahatan dilakukan. dan penyakit dalam. keluarga. . Ayat (3) Jika mengakibatkan mati. bukan akibat kelalaian ataupun kesalahan dokter. dikenakan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dan Kedutaan Korea pada 20 Desember dan 14 April 2007. Kesalahan diterangkan dalam pasal 347 dan 348. Di ICU. SC dilakukan oleh Dr Liu Sukirman SpOG. Oleh sebab itu apabila timbul dugaan adanya kesalahan praktek sudah seharusnyalah diukur atau dilihat dari sudut pandang kedua norma tersebut. Ibu dan bayi selamat. tetapi ibu harus dirawat di ICU.

Ayat (5) Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana  Criminal malpractice yang bersifat ceroboh (recklessness) misalnya melakukan tindakan medis tanpa persetujuan pasien informed consent Pasal 347 KUHP menyatakan : Ayat (1) Barangsiapa dengan sengaja menggugurkan dan mematikan kandungan seseorang wanita tanpa persetujuannya. Pasal 359 KUHP. Ayat (2) Jika perbuatan itu menyebabkan matinya wanita tersebut. pasal-pasal lalai menyebabkan mati atau luka-luka berat. karena kelalaian menyebabkan orang mati : . dikenakan pidana penjara paling lama lima belas tahun. ataupun melakukan atau membantu melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 347 dan 348. maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat ditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencaharian dalam mana kejahatan dilakukan. Pasal 349 KUHP menyatakan : Jika seorang dokter. bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan yang tersebut pasal 346.  Criminal malpractice yang bersifat negligence (lalai) misalnya kurang hatihati melakukan proses kelahiran. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. Pasal-pasal 359 sampai dengan 361 KUHP.Ayat (4) Dengan penganiayaan disamakan sengaja merusak kesehatan.

lagi-lagi kondisi luka di wilayah Tumini semakin parah. Indosiar. Namun setelah dilakukan. Jawa Tengah itu semula merasa terganggu dengan jerawat di pipi kanannya sehingga ia berobat ke Rumah Sakit Wirasana Purbalingga. suaranya juga tak jelas lagi. Semua berawal pada 6 tahun silam. dari lubang tersebut bisa terlihat lidah Tumini. Karena bertambah parah. pihak rumah sakit langsung meminta agar jerawat tersebut segera dioperasi. Saking mengenaskannya.com. Bukannya bertambah membaik. ia hanya bisa makan bubur cair secara perlahan dan kerap mengalami kesulitan menelan. Purbalingga – Tumini harus menjalankan hari-harinya dnegna kondisi setengah wajah rusak.Barangsiapa karena kealpaannya menyebabkan matinya orang lain. Setelah pemeriksaan. ibu tiga anak itu harus menjalani operasi. (Nanang Anna Nuraini) . Kini Tumini hanya bisa pasrah menjalani hari-harinya. diancam dengan pidana paling lama lima tahun atau kurungan paling lama satu tahun. Tidak hanya itu. Disana. akhirnya pihak Rumah Sakit Wirasana menganjurkan Tumini untuk berobat ke Rumah Sakit Sarjito Yogyakarta. Karena kondisinya. bahkan lubang di pipinya semakin lebar. bekas jahitan operasi lepas dan pipi Tumini jadi berlubang. warga Kabupaten Purbalingga.