You are on page 1of 14

LAPORAN PRAKTIKUM BIOSISTEMATIK (BI-2104) PEMBUATAN DENDOGRAM DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM MVSP

Tanggal Praktikum Tanggal Pengumpulan

: 13 September 2011 : 27 September 2011

Disusun oleh : Cattleya Adi Putri Virani (10609041) Aditya Mirzapahlevi Saptadjaja (10610001) Wisya Aulia Prayudi (10610011) Nanda Akmalia (10610015) William Theoputra (10610019) Ursula Nungky (10610024) Dyah Nadira Zarra (10610031) Andra Satria (10610065) Kelompok 2

Asisten : Ochi dan Isna

PROGRAM STUDI BIOLOGI SEKOLAH ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2011

setelah data dimasukkan.BAB I PENDAHULUAN 1. Menentukan dendogram berdasarkan analisis bray curtis.2 Tujuan 1.1 Latar Belakang Dewasa ini. akar. Menentukan kekerabatan antarspesies berdasarkan analisis dengan program MVSP. maka akan diketahui pula seberapa dekat kekerabatan antarspesies yang diamati. batang. dapat dibuat hasil dendogram secara otomatis yang dapat menyatakan kekerabatan dari suatu spesies (Anonim 1. tentu perkembangan ilmu pengetahuan di bidang biologi semakin baik. terdapat pula program yang dapat menentukan kekerabatan berbagai spesies dengan menggunakan program MVSP. Kita juga dapat mengetahui kekerabatan antarspesies dilihat dari persamaan ciri morfologis yang terdapat pada suatu tumbuhan. 1. bunga dan buah. 2005). Begitu pula pada penemuan-penemuan spesies baru yang terdapat di bumi ini. Berbagai macam makhluk hidup tentu memiliki kekerabatan satu sama lain yang dapat dilihat dari pengelompokan spesiesnya berdasarkan ciri-ciri tertentu dan dipelajari dalam ilmu taksonomi. 3. Dengan menggunakan MVSP kita dapat mengelompokkan berbagai spesies dengan mencocokkan berbagai ciri-ciri morfologi tumbuhan dilihat dari daun. MVSP (Multivariate Statistical Package) merupakan suatu program pada komputer yang digunakan untuk melakukan koordinasi dan analisis berbagai cluster. . Menentukan dendogram berdasarkan analisis jaccard-coefficient. Dengan mengetahui persamaan ciri-ciri dari bagian tumbuhan tersebut. Seiring dengan perkembangan teknologi komputer. 2. Kita dapat memasukkan berbagai data yang ingin dianalisis dengan menggunakan MVSP.

atau kekurangan air.1 Spesimen-spesimen Yang Diamati 2. Memiliki daun majemuk bipinnatus. Perbungaannya rasemus atau tandan. rizoma. batang mempunyai lentisel putih.. Bunganya berwarna pink. (Anonim 2. atau akar yang membengkak. dingin. Akar leucaena panjang. .1.1. Daunnya sedikit tidak simetris.3 Mimosa sp Tumbuhannya ini memiliki daun majemuk bipinatus. Karpel berkembang diatas bagian bunga yang lain. Bunganya berwarna putih (Anonim 2.1 Caesalpinia sp Tumbuhan genus ini tidak memiliki duri. .Bunga tumbuh dalam jumlah banyak sampai beberapa ratus dalam perbungaan yang lebat.1. . 2011) 2.4 Allium sp Menurut Brewster (2008). agak elips. braktea yang membesar. Daunnya tersusun secara digitatif. 2. para anggota dari genus Allium ini mempunyai beberapa karakteristik dalam pengidentifikasian tumbuhan: . Kulit kayu pada cabangnya halus. Stamen ada sepuluh (Poole et al. umbi lapis.Tempat penyimpanan cadangan makanan dalam tanah. Daunnya menutup bila lingkungan menjadi panas.2 Leucaena sp Leucaena merupakan tumbuhan yang kecil dan memiliki cabang yang banyak. .BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Batang dan rakisnya berduri. dan membulat pada dasarnya. Daun biasanya berwarna kemerahan atau keunguan.Spata. 2.1.Setiap bunga memiliki tangkai yang pendek. yang menutupi perbungaan yang sedang berkembang. tajam diujung. 2011). 2007). Petiololusnya pendek. Memiliki lima kaliks dan lima petal.

2.6 Hedychium sp Tumbuhan ini temasuk dalam herba. Memiliki petiolus yang panjang. 2.1.. 1992).9 Orchidaceae Anggrek memiliki kebiasaan tumbuh sebagai epifit. Bunganya memiliki enam stamen dan satu putik (Chang dan Bardenas.Tepal dan stamen pada setiap bunga ada dalam satu. merah mawar. Buahnya shizokarp (Watson dan Dallwitz.1. Buah biasanya legume (Watson dan Dallwitz.1. Daun ada yang tersusun secara spiral atau distikha. Bunga pada tumbuhan ini merupakan modifikasi dari tunas. Androeciumnya terdiri dari satu stamen fertil. Memiliki enam tepal. Padi memiliki perbungaan majemuk panikula. Saat muda daunnya terlipat. ada yang tunggal dan majemuk.7 Oryza sativa Tumbuhan ini memiliki akar yang berambut. tiga atau dua petal dan terlihat sama dengan sepal. dan bipinatus. . benang sari dan putik berkumpul membentuk columna. Mempunyai perbungaan simosa. Bunga pada padi disebut spikelet. Daun majemuk ada yang bifoliolatus. 2. 2.1. Memiliki tiga sepal.8 Acacia sp Kebanyakan dari tumbuhan ini berkayu. 2011). dua atau tiga buah. Dalam perbungaannya tumbuhan ini termasuk rasemus dan memiliki braktea. atau violet. 2. Tumbuhan ini memiliki perbungaan rasemosa jenis raseme atau spika. 1992). pinnatus. Buahnya berbentuk kapsul (Cullen. 1965). Dalam gynoecium terdiri dari satu kumpulan dari tiga karpel (Carr. Batangnya terlihat membengkak dan kadang disebut umbi lapis semu.5 Heliconia sp Heliconia tumbuh tegak lurus dan termasuk jenis herba. Daunnya tersusun secara spiral. Perbungaannya rasemosa dengan jenis raseme atau panikula. 1992). Daun tersusun secara distikha. Daunnya terdiri dari pembungkus dan helaian. Daunnya berbentuk elips atau lonjong. Daun tersusun secara distikha. Warna bunga biasanya putih. Laminanya memiliki satu urat daun. Macam daun dari familinya beragam.1.

dapat dilakukan analisis data biodiversitas untuk menunjukkan tingkat kekerabatan antara organisme berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya. maupun bersayap. Dalam penggunaan MVSP. Bray Curtis distance.1. Dalam metode Bray Curtis. MVSP merupakan program statistik untuk analisis statistic yang terbaik. Batangnya bisa berbentuk silindris. .2. Skor tertinggi dalam analisis Jaccard adalah 1 yang berarti specimen yang dibandingkan adalah identik dan yang paling rendah adalah 0 yang berarti spesimen tersebut tidak memiliki kesamaan (OECD. Rata-rata daunnya tunggal. jarang ada yang majemuk. bersudut. tetapi juga untuk mempermudah penggunaan untuk menyajikan data dan memeriksa asumsi-asumsi kekerabatan dalam sebuah biodiversitas (Hill. 2005). Buahnya kecil seperti beri berwarna ungu atau hitam dengan satu atau dua biji didalamnya (Kole. bukan hanya dari kemampuan analisisnya. 2008). terdapat berbagai metode analisis data. Dengan menggunakan MVSP. Berlawanan dengan Bray Curtis. dan lingkungan untuk mengukur perbedaan. metode Jaccard digunakan untuk melakukan analisis kekerabatan antar spesies berdasarkan persamaannya. 2011). angka 0 menunjukkan kesamaan yang identik dan angka 1 menunjukkan perbedaan yang sangat mutlak diantara spesies yang dibandingkan (Tsang. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode Bray Curtis. Bunganya memiliki lima petal dan lima sepal. kebiodiversitasan. Penemu metode ini adalah Paul Jaccard.10 Passiflora sp Passiflora merupakan tumbuhan herba dan termasuk tumbuhan yang merambat. 2.2 Multi Variate Statistical Package (MVSP) MVSP (Multi-Variate Statistical Package) adalah pake multivarian analisis populer berupa program yang memungkinkan perhitungan dari berbagai indeks keanekaragaman atau dalam bidang limu hayati. ekologi. atau biasa disebut Sorensen distance adalah suatu metode normalisasi yang banyak digunakan di ilmu botani. 1993).

daun majemuk.com)   Leucaena merupakan tumbuhan yang kecil dan memiliki cabang yang banyak.1. agak elips. Gambar 3. stamen > corolla. tipe tepi daun rata. dan membulat pada dasarnya. Petiololusnya pendek. panjang stamen tidak sama. tajam diujung.com/) 1. Memiliki daun majemuk bipinnatus.    Tumbuhan genus ini tidak memiliki duri.1 Caesalpinia sp (Sumber: http://www. batang mempunyai lentisel putih.1 Hasil Pengamatan No. jumlah anak letak daun bipinatus. stamen>corolla. Stamen ada sepuluh (Poole et al. panjang relatif stamen tetradinamus. perbungaan tipe rasemosa. perbungaan rasemosa simetri corolla simetri bilateral. Kulit kayu pada cabangnya halus. 2011).BAB III HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN 3. 2007). punya 4 petal.2 Leucaena sp (Sumber: http://www.. Memiliki lima kaliks dan lima petal. simetri corolla bilateral. tepi daun rata.flickr. Perbungaannya rasemus atau tandan. panjang stamen tidak sama. posisi relatif pelekatan ovarium terhadap perianthium inferus. atau kekurangan air. . Daun biasanya berwarna kemerahan atau keunguan. mempunyai 5 petal. bentuk daun jorong tulang daun menyirip. posisi relatif terhadap pelekatan ovarium terhadap perianthium superus      Gambar 3. Akar leucaena panjang Daunnya sedikit tidak simetris. letak daun triofilatus filotaksis diktisha. Daunnya menutup bila lingkungan menjadi panas.1. bentuk umum daun bulat telur lonjong.flickr. filotaksis dan letak daun tersebar. Bunganya berwarna putih (Anonim 2.     2. Spesimen Nama Spesies dan Foto Literatur Data Literatur                     Data Pengamatan Mempunyai daun majemuk. dingin. jenis tulang daun menyirip.

Karpel berkembang diatas bagian bunga yang lain. perbungaan simosa. para anggota dari genus Allium ini mempunyai beberapa karakteristik dalam pengidentifikasian tumbuhan: . perbungaan rasemosa tipe amentum. simetri corolla bilateral. atau violet.4 Allium sp (Sumber: www. panjang stamen sama.com) 3. Bunganya berwarna pink (Anonim 2. yang menutupi perbungaan yang sedang berkembang. braktea yang membesar. tulang daun sejajar. Buahnya shizokarp (Watson dan Dallwitz. panjang stamen sama 4.Tempat penyimpanan cadangan makanan dalam tanah. Daun tersusun secara distikha.      Heliconia tumbuh tegak lurus termasuk jenis herba. Mempunyai perbungaan simosa.1. Memiliki enam tepal. stamen<corolla.eu) Menurut Brewster (2008). bentuk jenis daun lonjong. filotaksis bipinatus. atau akar yang membengkak.          5. equitan. . bentuk jenis daun pita. posisi relatif pelekatan ovarium thdp perianthium superus. panjang stamen sama. bentuk daun equitant.1. 2011). punya 6 petal.3 Mimosa sp (Sumber: http://www. merah mawar.com)   daun tunggal. Batang dan rakisnya berduri. Memiliki petiolus yang panjang. tepi daun rata.1. mempunyai braktea.atlasbotani. Daunnya tersusun secara digitatif.        daun tunggal. tipe tepi daun rata. Daunnya berbentuk elips atau lonjong. stamen<corolla.Spata. bentuk daun lanset.Setiap bunga memiliki tangkai yang pendek.Tepal dan stamen pada setiap bunga ada dalam satu.Bunga tumbuh dalam jumlah banyak sampai beberapa ratus dalam perbungaan yang lebat. . tulang daun menyirip. letak daun diktisha. rizoma.        daun majemuk. 1992).    Gambar 3. posisi relatif terhadap pelekatan ovarium terhadap perianthium superus. dua atau tiga buah.  Gambar 3.visual photos. punya 5 petal. Gambar 3.  Tumbuhannya ini memiliki daun majemuk bipinatus. simetri corolla multilateral. . tepi daun rata. simetri corolla multilateral. . umbi lapis. perbungaan tipe rasemosa jenis kapitulum.5 Heliconia sp (Sumber: http://thinkoholic. mempunyai 8 petal. tipe tulang daun menyirip. Warna bunga biasanya putih. .

Kebanyakan dari tumbuhan ini berkayu. Bunga pada tumbuhan ini merupakan modifikasi dari tunas.1. stamen < corolla.nanomed. Macam daun dari familinya beragam. Androeciumnya terdiri dari satu stamen fertil. Tumbuhan ini memiliki akar yang berambut.com)   Tumbuhan ini temasuk dalam herba. Bunganya memiliki enam stamen dan satu putik (Chang dan Bardenas.org)  daun tunggal.8 Acacia sp (Sumber: http://www. Tumbuhan ini memiliki perbungaan rasemosa jenis raseme atau spika.1. Bunga pada padi disebut spikelet. Dalam perbungaannya termasuk rasemus dan memiliki braktea. 1992). tepi daun rata.th)            daun tunggal. Padi memiliki perbungaan majemuk panikula. Daun majemuk ada yang bifoliolatus.6 Hedychium sp (Sumber: www.co. Buah biasanya legume (Watson dan Dallwitz. 1965). Gambar 3. Daun tersusun secara distikha. Laminanya memiliki satu urat daun. Gambar 3. panjang stamen sama. bentuk tulang daun sejajar 8. bentuk daun diktisha. tulang daun menyirip.   6. 2011). tepi daun rata.  tersebar    . ada yang tunggal dan majemuk. bentuk jenis daun lanset. tipe perbungaan rasemosa simetri corolla bilateral. pinnatus. dan bipinatus. Dalam gynoecium terdiri dari satu kumpulan dari tiga karpel (Carr. bentuk daun pita.7 Oryza sativa (Sumber: www. punya 6 petal. jenis equitan.elarish tropicalexotics.prota4u. Daun ada yang tersusun secara spiral atau distikha.1. Daunnya terdiri dari pembungkus dan helaian.         daun tunggal. Gambar 3. posisi relatif pelekatan ovarium thdp perianthium inferus    7.

jenis daun bulat telur. tiga atau dua petal dan terlihat sama dengan sepal.          daun tunggal. seratus. Saat muda daunnya terlipat. maupun bersayap.10 Passiflora sp (Sumber: http://butterflyconservatory. tendril. Bunganya memiliki lima petal dan lima sepal. 2011). jarang ada yang majemuk. . Rata-rata daunnya tunggal. panjang benang sari relatif stamen sama panjang.1. Batangnya bisa berbentuk silindris.     9. Memiliki tiga sepal. tepi daun rata.1.9 Orchidaceae (Sumber: http://picasaweb. Buahnya kecil seperti beri berwarna ungu atau hitam dengan satu atau dua biji didalamnya (Kole. benang sari dan putik berkumpul membentuk columna. letak stamen epipetal     daun tunggal. pinatipiratus. tulang daun menjari. merupakan tumbuhan herba dan termasuk tumbuhan yang merambat. Buahnya berbentuk kapsul (Cullen. Gambar 3.com)     Gambar 3. Perbungaannya rasemosa dengan jenis raseme atau panikula. diktisha. Batangnya terlihat membengkak dan kadang disebut umbi lapis semu.org) 10. 1992). Daunnya tersusun secara spiral. bersudut. posisi terhadap pelekatan ovarium terhadap perianthium inferus. bentuk daun lonjong tulang daun sejajar.google.3 sepal jumlah stamen = jumlah corolla. punya 2 petal.   Anggrek memiliki kebiasaan tumbuh sebagai epifit.

sp 5.61. Berdasarkan koefisien Jaccard. 2011) 3. menurut dendrogram dapat diketahui bahwa sp 4 memiliki perbedaan sebanyak 26.3.79% dengan sp 5 dan sp 6. dan secara berurutan dari kekerabatan terdekat hingga terjauh relatif dengan sp 4 dan sp 7: sp 6 dan 5. sp 4 memiliki kekerabatan paling dekat dengan sp 5 dan sp 6.12%).85. dan sp 8 serta 10 dengan 0. sp 4 dan sp 7 juga kemungkinan merupakan spesies yang sama. sp 9 (46. sp 1 dan 3. sp 4 dan sp 7 kemungkinan merupakan spesies yang sama.2. dan memiliki kekerabatan terdekat dengan sp 5 dan sp 6 yang mempunyai jarak Jaccard 0.1 Dendogram Dari Analisis Bray-Curtis (Sumber: Dokumentasi Pribadi. sp 8 dan sp 10.2 Dendogram Dari Analisis Jaccard’s Coefficient (Sumber: Dokumentasi Pribadi.02%). Dari jarak terpendek (kekerabatan dekat) menuju jarak terjauh (kekerabatan jauh) relatof sp.41.57. . sp 9. 4 dan sp 7 adalah: sp 1 dan sp 3 dengan jarak Jaccard 0.2. Dari seluruh spesimen yang diamati. sp 9 dengan 0. 2011) Gambar 3.11%). sp 8 dan sp 10 (73. dan sp 6. sp 2 (40.3 Pembahasan Berdasarkan ketidaksamaan Bray-Curtis. sp 2 dengan 0. dibandingkan dengan sp 1 dan 3 (perbedaan sebanyak 33.2 Pengolahan Data Gambar 3. sp 2. Dalam pengamatan sp 4.93%).49.

sp 8 dan sp 10. Dendogram berdasarkan hasil analisis Jaccard’s Coefficient: . sp 2. Sp 4 dan sp 7 kemungkinan merupakan spesies yang sama. Dendogram berdasarkan hasil analisis Bray-Curtis: 3.BAB IV KESIMPULAN 1. sp 9. 2. sp 1 dan 3. dan secara berurutan dari kekerabatan terdekat hingga terjauh relatif dengan sp 4 dan sp 7: sp 6 dan 5.

China: Everbest Printing Co.himalayahealthcare. Handbook of biodiversity methods: survey. The Morphology and Varietal Characteristics of the Rice Plant. Anonim 1. evaluation and monitoring. Zingiberaceae. 9-10 novembre 1992. Watson. pada tanggal 25 September 2011 Anonim 2. 1992. Rare Plants of Texas. Singhurst. Méthodes paléohydrogéologiques et leurs applications: compte rendu d'une réunion de travail de l'AEN. 2011.com/mvsp/multivar. OECD Nuclear Energy Agency. Gerard. Carr. Hill. pada tanggal 26 September 2011 Chang. Bardenas. MVSP v3. Tsang. 2007. Kole. Laguna.DAFTAR PUSTAKA Brewster. Cambridge: Cambridge University Press. J.. Maryland: Proquest. 2005. Diakses dari http://www. Paris: OECD Publishing.com/herbfinder/h_mimosa. & Jason R.html. David Arnold. London: Biddles Ltd. William R. L. L. dan M. Te-Tzu dan Eliseo A. The Families of Flowering Plants: descriptions. Cambridge: Cambridge University Press.htm.htm. 2011. Multivariate Statistical Package. Yin-Phang. Cullen.provalisresearch.hawaii. Diakses 26 September 2011 . The Orchid Book : a guide to the identification of cultivated orchid species. Onions And Other Vegetable Alliums 2nd ed.1. Herbal Monograph. Use of macroinvertebrate predictive models to evaluate the stream restoration effect. 1992. identification. Dallwitz. 2005. Poole.botany. King’s Lynn Carr. http://www. 2008. 2008.com/angio/www/Heliconi. Diakses dari http://www. Wild Crop Relatives: Genomic and Breeding Resources Tropical and Subtropical Fruits. dan information retrieval. Price. pada tanggal 26 September 2011. James. 1993. 1965.edu/faculty/carr/zingiber. illustrations. 2011. Dana M. London: Springer. Paris (France).. Diakses dari http://deltaintkey.htm. Chittaranjan. J. Jackie M.

000 0.000 Braktea Menyirip Menjari 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 Lonjong 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Daun Majemuk 1.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.LAMPIRAN (Data Kompilasi Lab.000 0.000 0.000 0.000 1.000 1.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Bunga Tunggal 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Simosa 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 Bulat Telur 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 Spesies Sp 1 Sp 2 Sp 3 Sp 4 Sp 5 Sp 6 Sp 7 Sp 8 Sp 9 Sp 10 Tendril 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 Spesies Pinatipartius Sp 1 Sp 2 Sp 3 Sp 4 Sp 5 Sp 6 Sp 7 Sp 8 Sp 9 Sp 10 0.000 1.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 1.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 Spesies Sp 1 Sp 2 Sp 3 Sp 4 Sp 5 Sp 6 Sp 7 Sp 8 Sp 9 Sp 10 Bipinatus Triofilatus Tersebar Diktisha Equitan 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Pita 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 1.000 1.000 Perbungaan 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 1.000 Seratus 0.000 Sejajar 0.000 0.000 0.000 Jorong 0.000 0.000 .000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 Bulat Telur Lonjong 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Rata 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 Lanset 0.000 1.000 1. Instruk Barat) Daun Tunggal 0.000 1.000 1.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.

000 0.000 4 Petal 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 Sp 6 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 Sp 10 0.000 0.000 0.000 0.000 Tetradinamus Superus 1.000 1.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Sp 7 0.000 Sp 9 0.000 1.000 0.000 0.Spesies Rasemosa Rasemosa Kapitulum Amentum Bilateral Multilateral Sp 1 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Inferus 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Stamen = Corolla 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 Stamen < Corolla 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 Spesies Sp 1 Sp 2 Sp 3 Sp 4 Sp 5 Sp 6 Sp 7 Sp 8 Sp 9 Sp 10 5 Petal 1.000 1.000 1.000 0.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 8 Petal 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 1.000 0.000 1.000 Sp 8 0.000 0.000 Stamen > Corolla 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Sp 5 1.000 Sp 3 1.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 .000 0.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 Sp 2 1.000 0.000 0.000 1.000 Sp 4 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Panjang Stamen Sama 0.000 0.000 1.000 Spesies Sp 1 Sp 2 Sp 3 Sp 4 Sp 5 Sp 6 Sp 7 Sp 8 Sp 9 Sp 10 Panjang Stamen Tidak Sama 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 2 Petal 0.000 0.000 6 Petal 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.

BAB IV KESIMPULAN 1. sp 2. sp 9. Dendogram berdasarkan hasil analisis Bray-Curtis: 3. dan secara berurutan dari kekerabatan terdekat hingga terjauh relatif dengan sp 4 dan sp 7: sp 6 dan 5. sp 8 dan sp 10. Sp 4 dan sp 7 kemungkinan merupakan spesies yang sama. sp 1 dan 3. 2. Dendogram berdasarkan hasil analisis Jaccard’s Coefficient: .

.

Herbal Monograph. Diakses dari http://deltaintkey.botany.. Cullen. The Families of Flowering Plants: descriptions. Bardenas. 2007. David Arnold. Price. 1965. http://www. Rare Plants of Texas. 2008.htm. Handbook of biodiversity methods: survey.himalayahealthcare. Anonim 1. pada tanggal 26 September 2011. 2005. L.. Dallwitz. Méthodes paléohydrogéologiques et leurs applications: compte rendu d'une réunion de travail de l'AEN. James. Multivariate Statistical Package.com/herbfinder/h_mimosa. Chittaranjan.com/mvsp/multivar. identification. Diakses 26 September 2011 . London: Springer.DAFTAR PUSTAKA Brewster.1.edu/faculty/carr/zingiber. Jackie M. 2005. evaluation and monitoring. Onions And Other Vegetable Alliums 2nd ed. Wild Crop Relatives: Genomic and Breeding Resources Tropical and Subtropical Fruits. Maryland: Proquest. Te-Tzu dan Eliseo A.htm.provalisresearch. Carr. William R. Kole. Hill. 1993. dan information retrieval. 1992. London: Biddles Ltd. Gerard.hawaii. Zingiberaceae. Singhurst. Tsang.html. OECD Nuclear Energy Agency. J. Diakses dari http://www. 9-10 novembre 1992. 2008. Cambridge: Cambridge University Press. Paris (France). 2011. Diakses dari http://www. 1992. Paris: OECD Publishing. L. pada tanggal 25 September 2011 Anonim 2. King’s Lynn Carr. 2011. dan M. Watson. Yin-Phang. The Orchid Book : a guide to the identification of cultivated orchid species. MVSP v3. 2011. J. & Jason R. Poole. Dana M.htm. The Morphology and Varietal Characteristics of the Rice Plant. Use of macroinvertebrate predictive models to evaluate the stream restoration effect. illustrations. pada tanggal 26 September 2011 Chang. Cambridge: Cambridge University Press. Laguna. China: Everbest Printing Co.com/angio/www/Heliconi.

000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 1.LAMPIRAN (Data Kompilasi Lab.000 1.000 Rata 0.000 1.000 0.000 Sp 8 1.000 0.000 0.000 0.000 Tunggal Sp 3 0.000 0.000 0.000 0.000 Brakte a 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 1.000 Sp 9 1.000 0.000 0.000 Daun Bipinatu 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Kapitulu m 0.000 Amentu m 0.000 0.000 0.000 0.000 Sp 5 1.000 0.000 0.000 Sejajar 0.000 0.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 Menjar i 0.000 0.000 0.000 Bunga Tunggal 0.000 1.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 Perbungaa n 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 Seratus Jorong Bulat Telur Lonjong 1.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 Simosa 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 1.000 Sp 2 0.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 Sp 3 0.000 0.000 1.000 0.000 1.000 Triofilatus Tersebar Diktisha Majemuk s 0.000 Sp 4 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1. Instruk Barat) Spesies Pinatipartiu s Sp 1 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 .000 0.000 1.000 0.000 0.000 Sp 6 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Sp 7 0.000 0.000 1.000 1.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 Sp 9 0.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 1.000 Sp 7 1.000 0.000 1.000 1.000 Sp 8 0.000 1.000 1.000 Menyiri p 1.000 0.000 Sp 10 1.000 1.000 Sp 4 1.000 0.000 Spesies Sp 1 Sp 2 Sp 3 Sp 4 Sp 5 Sp 6 Rasemos a 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Equitan 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 Rasemos a 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Daun Sp Spesies 2 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 Lonjon Bulat Lanset Pita g Telur 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 Sp 1 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 Multilatera 2 Petal 4 Petal l 0.000 0.000 1.000 0.000 1.000 Sp 10 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 Sp 6 1.000 0.000 0.000 0.000 Bilatera l 1.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 Sp 5 0.000 0.000 0.000 Spesies Sp 1 Sp 2 Sp 3 Sp 4 Sp 5 Sp 6 Sp 7 Sp 8 Sp 9 Sp 10 Tendril 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.

000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.Sp 7 Sp 8 Sp 9 Sp 10 0.000 0.000 8 Petal 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Superu Inferus s 0.000 0.000 1.000 Stamen < Corolla 0.000 0.000 Tetradinamu s 1.000 0.000 0.000 0.000 Panjang Stamen Sama 0.000 0.000 0.000 Spesies Sp 1 Sp 2 Sp 3 Sp 4 Sp 5 Sp 6 Sp 7 Sp 8 Sp 9 Sp 10 5 Petal 1.000 0.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Spesies Sp 1 Sp 2 Sp 3 Sp 4 Sp 5 Sp 6 Sp 7 Sp 8 Sp 9 Sp 10 Panjang Stamen Tidak Sama 1.000 1.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 Stamen = Corolla 0.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 1.000 0.000 .000 0.000 0.000 1.000 6 Petal 0.000 Stamen > Corolla 1.000 0.000 1.000 0.000 1.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.