· Dewi Ganawat i

· Sudarmana
. Wiwik Radyuni
Pembelaj aran
I LMU PENGETAHUAN ALAM
Un t u k SMP d an MTs
Terpadu dan Kont ekst ual
I X
Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional
i i
I LMU PENGETAHUAN ALAM
Terpadu dan Kont ekst ual
Unt uk SMP/ MTs Kel as I X
Pembelaj aran
Penulis:
Dewi Ganawati Dewi Ganawati Dewi Ganawati Dewi Ganawati Dewi Ganawati
Sudar mana Sudar mana Sudar mana Sudar mana Sudar mana
Wi wi k Radyuni Wi wi k Radyuni Wi wi k Radyuni Wi wi k Radyuni Wi wi k Radyuni
Editor:
Li nda Perwi rawati Li nda Perwi rawati Li nda Perwi rawati Li nda Perwi rawati Li nda Perwi rawati
Ri ri n Safi tri Ri ri n Safi tri Ri ri n Safi tri Ri ri n Safi tri Ri ri n Safi tri
Penata Letak Isi:
Fi tri Wahab Fi tri Wahab Fi tri Wahab Fi tri Wahab Fi tri Wahab
Desainer Sampul:
Dyan Purnamawati Dyan Purnamawati Dyan Purnamawati Dyan Purnamawati Dyan Purnamawati
Ilustrator:
Susant o Susant o Susant o Susant o Susant o
Ukuran Buku
17,6 × 25 cm 17,6 × 25 cm 17,6 × 25 cm 17,6 × 25 cm 17,6 × 25 cm
Hak Ci pt a pada Depar t emen Pendi di k an Nasi onal
Di l i ndungi Undang- undang
500.7
GAN GANAWATI, Dewi
p Pembelajaran ilmu pengetahuan alam: terpadu dan kontekstual IX : untuk SMP/MTs /
Dewi Ganawati, Sudarmana, Wiwik Radyuni; editor Linda Perwirawati, Ririn Safitri —
Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.
x, 364 hlm.; ilus : 25 cm
Biliografi : hlm. 355
Indeks
ISBN 979-462-907-3
1. Sains-Studi dan Pengajaran. I. Judul
II. Sudarmana III. Radyuni, Wiwik IV. Perwirawati, Linda V. Safitri, Ririn
Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemn Pendidikan
Nasional dari Penerbit PT. Karya Mandiri Nusantara
Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2008
Diperbanyak oleh ...
i i i
Kat a Sambut an
Puj i syukur kami panj at kan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan
karunia- Nya, Pemerint ah, dalam hal ini, Depart emen Pendidikan Nasional,
pada t ahun 2008, t elah membeli hak cipt a buku t eks pelaj aran ini dari
penulis/ penerbit unt uk disebarluaskan kepada masyarakat melalui sit us
int ernet ( websit e) Jaringan Pendidikan Nasional.
Buku t eks pel aj ar an i ni t el ah di ni l ai ol eh Badan St andar Nasi onal
Pendidikan dan t elah dit et apkan sebagai buku t eks pelaj aran yang memenuhi
syarat kelayakan unt uk digunakan dalam proses pembelaj aran melalui
Perat uran Ment eri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2008.
Kami menyampaikan penghargaan yang set inggi- t ingginya kepada para
penulis/ penerbit yang t elah berkenan mengalihkan hak cipt a karyanya kepada
Depart emen Pendidikan Nasional unt uk digunakan secara luas oleh para
siswa dan guru di seluruh I ndonesia.
Buku- buku t eks pelaj aran yang t elah dialihkan hak cipt anya kepada
Depart emen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load) , digandakan,
dicet ak, dialihmediakan, at au difot okopi oleh masyarakat . Namun, unt uk
penggandaan yang bersifat komersial harga penj ualannya harus memenuhi
ket ent uan yang dit et apkan oleh Pemerint ah. Diharapkan bahwa buku t eks
pelaj aran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh
I ndonesia maupun sekolah I ndonesia yang berada di luar negeri dapat
memanfaat kan sumber belaj ar ini.
Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebij akan ini. Kepada
para siswa kami ucapkan selamat belaj ar dan manfaat kanlah buku ini sebaik-
baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu dit ingkat kan mut unya.
Oleh karena it u, saran dan krit ik sangat kami harapkan.
Jakart a, Juli 2008
Kepal a Pusat Per buk uan
i v
Sebagai siswa kalian adalah pusat bagi kemaj uan pendidikan. Tanpa
semangat dan kemauan kalian, maka pendidikan nasional akan t erhambat ke
arah t uj uannya. Oleh karena it u, bekali diri kalian dengan ilmu yang akan
menggali segala pot ensi sedalam- dalamnya.
Buku berj udul Pembelaj aran “ I PA Ter padu dan Kont ekst ual ” ini disusun
berdasarkan Kurikulum yang berlaku dan dirancang agar kalian set elah
mengal ami pr oses pembel aj ar an akan mendapat kan pengal aman dan
k ompet ensi y ang ber mak na bagi k ehi dupan sek ar ang dan y ang
akan dat ang.
Pengalaman dan kompet ensi yang bermakna bagi masa depan kalian
t idak dapat dimiliki begit u saj a t anpa melalui pergumulan yang int ensif,
menant ang, dan menyenangkan dalam sebuah proses pembelaj aran yang
profesional di sekolah. Oleh karena it u, mint alah mot ivasi dan arahan kepala
sekolah, guru, dan j uga orang t ua kalian secara bersamaan agar t ercipt a
suasana dan kondisi belaj ar yang nyaman bagi kalian.
Buku ini t erdiri at as 16 bab yang disert ai pembahasan- pembahasan
yang disaj ikan secara lengkap, menarik, dan berdasarkan t inj auan ilmiah dari
bidang- bidang I lmu Penget ahuan Alam Biologi, Kimia, dan Fisika, sehingga
diharapkan buku ini sangat bermanfaat bagi kalian.
Mudah- mudahan dengan membaca buku ini, kalian dapat memahami
bahan aj ar sert a mampu mencapai “ kompet ensi” yang t elah dit et apkan.
Jakart a, Juli 2008
Ti m Penyusun
Kat a Pengant ar
v
Buku Pembel aj ar an I PA ( I l mu Penget ahuan Al am) Ter padu dan
Kont ekst ual unt uk SMP dan MTs. ini disusun unt uk memenuhi undangan dari
Pusat Perbukuan Depart emen Pendidikan Nasional yang melaksanakan
Penilaian St andar Buku Teks Pelaj aran SD/ MI , SMP/ MTs, SMA/ MA dan SMK
2008 ( periode 1) .
Buku ini t erdiri at as 16 bab yang t ersusun sist emat is. Berdasarkan
kemampuan konfigurasi 16 bab t ersebut mencakup:
Bab 1 Sist em Ekskresi pada Manusia
Bab 2 Sist em Reproduksi pada Manusia
Bab 3 Sist em Koordinasi dan Alat I ndra pada Manusia
Bab 4 Kelangsungan Hidup Organisme
Bab 5 Pewarisan Sifat
Bab 6 Biot eknologi
Bab 7 List rik St at is
Bab 8 List rik Dinamis
Bab 9 Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
Bab 10 Sumber Arus List rik
Bab 11 Energi dan Daya List rik
Bab 12 Kemagnet an
Bab 13 I nduksi Elekt romagnet ik
Bab 14 Tat a Surya
Bab 15 Mat ahari dan Bumi
Bab 16 Lapisan Lit osfer
Buku ini mudah digunakan, pet a konsep dan kat a kunci disert akan sebagai
pet unj uk awal mempelaj ari isi bab. Cara belaj ar yang efisien disert akan j uga
dalam buku ini. Siswa dapat memahami kompetensi yang disaj ikan berdasarkan
uraian cont oh, sert a lat ihan soal- soal yang ada.
Dal am pembel aj aran I PA Ter padu t er pent i ng adal ah met ode dan
pendekat an yang digunakan dalam pembelaj aran.
Beberapa pendekat an yang bisa digunakan guru sebagai berikut :
1. Pendek at an Konsep
Yait u siswa dibimbing memahami suat u bahasan yang memahami konsep-
konsep yang t erkandung di dalamnya.
2. Pendekat an Li ngkungan
Yait u mengait kan lingkungan dalam suat u proses belaj ar mengaj ar.
Pendahul uan
vi
3. 3. 3. 3. 3. Pendek at an I nk ui r i
Yait u membelaj arkan siswa unt uk mengendalikan sit uasi yang dihadapi
ket ika berhubungan dengan dunia fisik, yait u dengan menggunakan t eknik
yang digunakan oleh para ahli penelit ian.
4. Pendek at an Pr oses
Yait u mengembangkan kemampuan siswa dalam ket erampilan proses at au
langkah-langkah ilmiah sepert i melakukan pengamat an, menafsirkan dat a,
dan mengkomunikasikan hasil pengamat an.
5. Pendekat an I nt er akt i f
Yait u memberi kesempat an pada siswa unt uk mengaj ukan pert anyaan
unt uk kemudi an mel akukan penyel i di kan yang ber kai t an dengan
pert anyaan yang mereka aj ukan.
6. Pendek at an Pemecahan Masal ah
Yait u berhubungan dengan masalah yang harus dipecahkan melalui
prakt ikum at au pengamat an.
7. Pendek at an Sai ns Tek nol ogi dan Masyar ak at
Yait u siswa t idak hanya mempelaj ari konsep- konsep sains, t et api j uga
diperkenalkan pada aspek t eknologi, dan bagaimana t eknologi it u berperan
di masyarakat .
8. Pendek at an Ter padu
Yai t u memadukan dua unsur at au l ebi h dal am suat u kegi at an
pembelaj aran.
Adapun beberapa met ode yang bisa digunakan guru sebagai berikut :
1. Met ode Cer amah
Yait u met ode penyampaian bahan pelaj aran secara lisan.
2. Met ode Tanya Jaw ab
Yait u met ode bert anya j awab, dengan pert anyaan- pert anyaan yang
akan diaj ukan sudah direncanakan sebelumnya.
3. Met ode Di skusi
Yait u cara pembelaj aran dengan memunculkan masalah, sehingga t erj adi
t ukar- menukar gagasan at au pendapat unt uk memperoleh kesamaan
deraj at .
4. Met ode Kooper at i f
Yait u siswa berada dalam kelompok kecil dengan anggot a sebanyak 4
sampai 5 orang.
5. Met ode Demonst r asi
Yait u cara penyaj ian pelaj aran dengan memeragakan suat u pr oses
kej adian, misalnya dalam pembelaj ar an t ent ang t r anspor t asi pada
t umbuhan.
vi i
6. Met ode Kar yaw i sat a at au Wi dyaw i sat a
Yait u cara penyaj ian dengan membawa siswa mempelaj ari mat eri
pelaj aran di luar kelas.
7. Met ode Penugasan
Yait u guru memberi t ugas t ert ent u agar siswa melakukan kegiat an
belaj ar.
8. Met ode Ek sper i men
Yait u cara penyaj ian pelaj aran dengan menggunakan percobaan.
9. Met ode Ber mai n Per an
Yait u pembelaj aran dengan cara seolah- olah berada dalam suat u sit uasi
unt uk memperoleh suat u pemahaman t ent ang suat u konsep.
vi i i
Kat a Sambut an i i i
Kat a Pengant ar i v
Pendahul uan v
Daf t ar I si vi i i
Bab 1 Si st em Ek sk r esi pada Manusi a 1
A. Pendahuluan 2
B. Ginj al 2
C. Kulit 6
D. Paru- paru 9
E. Hat i 10
F. Kelainan dan Penyakit pada Sist em Ekskresi 11
Uj i Kompet ensi 14
Bab 2 Si st em Repr oduk si pada Manusi a_________19
A. Pendahuluan 20
B. Organ- organ Penyusun Sist em Reproduksi Manusia 20
C. Penyakit pada Sist em Reproduksi Manusia 24
D. Beberapa Upaya Pencegahan yang Dapat Dilakukan 26
Uj i Kompet ensi 27
Bab 3 Si st em Koor di nasi dan Al at I ndr a pada
Manusi a____________________________________31
A. Pendahuluan 32
B. Sist em Saraf 33
C. Sist em I ndra 46
D. Kelainan dan Penyakit pada Sist em I ndra 61
Uj i Kompet ensi 63
Bab 4 Kel angsungan Hi dup Or gani sme 67
A. Pendahuluan 68
B. Adapt asi 68
C. Seleksi Alam 78
D. Perkembangbiakan 83
Uj i Kompet ensi 93
Bab 5 Pew ar i san Si f at 97
A. Pendahuluan 98
B. Kromosom dan Gen 100
C. I st ilah- ist ilah dalam Genet ika 102
D. Hukum Penurunan Sifat Mendel 104
Daf t ar I si
i x
E. Cara Mencari Jumlah dan Macam Gamet 112
F. Penurunan Sifat pada Manusia 113
Uj i Kompet ensi 117
Bab 6 Bi ot ek nol ogi __________________________119
A. Pendahuluan 120
B. Penerapan Biot eknologi Sederhana 121
C. Dampak Negat if Penggunaan Biot eknologi 135
D. Usaha Mengat asi Dampak Penerapan Biot eknologi 137
Uj i Kompet ensi 139
Bab 7 Li st r i k St at i s 143
A. Muat an List rik 146
B. Hukum Coulomb 149
Uj i Kompet ensi 152
Bab 8 Li st r i k Di nami s________________________155
A. Arus List rik dan Beda Pot ensial List rik 157
B. Mengukur Besar Arus List rik dan Beda Pot ensial List rik 160
Uj i Kompet ensi 168
Bab 9 Hukum Ohm dan Hukum I Ki r chhof f 171
A. Hukum Ohm 172
B. Hambat an, Kondukt or, Semikondukt or, dan I solat or 178
C. Hukum I Kirchhoff 188
D. Rangkaian Hambat an 195
E. Penerapan Hukum Ohm I Kirchhoff 203
Uj i Kompet ensi 208
Bab 10 Sumber Ar us Li st r i k ___________________213
A. Sumber Tegangan 214
B. Macam- macam Sumber Tegangan 216
C. Gaya Gerak List rik dan Tegangan Jepit 220
Uj i Kompet ensi 223
Bab 11 Ener gi dan Daya Li st r i k 227
A. Energi List rik 230
B. Daya List rik 233
Uj i Kompet ensi 241
Lat i han Semest er Gasal 245
Bab 12 Kemagnet an_________________________249
A. Sifat Kut ub Magnet 250
B. Sifat Magnet Bahan 254
C. Cara Membuat Magnet 255
x
D. Teori Kemagnet an Bumi 262
E. Medan magnet di Sekit ar Kawat Berarus List rik 264
F. Peralat an yang Menggunakan Prinsip Elekt romagnet ik 270
G. Gaya Lorent z dan Penggunaannya 275
Uj i Kompet ensi 280
Bab 13 I nduksi El ekt r omagnet i k_______________ 283
A. Hubungan ant ara Pergerakan Garis Medan magnet dengan Terj adinya
Gaya Gerak List rik I nduksi 284
B. Prinsip Kerj a Dinamo dan Generat or 288
C. Prinsip Kerj a Transformat or ( Trafo) 290
D. Karakt erist ik Transformat or dan Penerapannya 294
Uj i Kompet ensi 296
Bab 14 Tat a Sur ya__________________________ 299
A. Peredaran Bumi dan Bulan 300
B. Gravit asi 301
C. Orbit Planet 302
D. Planet 304
E. Komet 307
F. Ast eroid 308
G. Met eor dan Met eorit 309
Uj i Kompet ensi 311
Bab 15 Mat ahar i dan Bumi 313
A. St rukt ur Mat ahari 314
B. Sumber Energi Mat ahari 319
C. Bumi 319
D. Rot asi Bulan 327
E. Gerhana Bulan dan Gerhana Mat ahari 329
F. Pasang dan Surut Air Laut 331
G. Manfaat Sat elit Orbit Bumi bagi Kehidupan 332
Uj i Kompet ensi 337
Bab 16 Lapi san Li t osf er ______________________339
A. Permukaan Bumi 340
B. Pelapukan 340
C. Pemanasan Global 342
D. Lingkungan dan Manusia 343
Uj i Kompet ensi 346
Lat i han Semest er Genap 348
Gl osar i um 351
Daf t ar Pust ak a 355
I ndek s 356
Kunci 360
Sist em Ekskr esi pada Manusia
1
Unt uk memper mudah memahami mat er i ini, per hat ikan pet a konsep ber ikut ini.
Pet a Konsep
Al at Ek sk r esi
pada Manusi a
Gi n j a l
Hat i Ku l i t Par u - par u
Ur i n e Ur ea Ker i n g at
Kar bon Di ok si da
dan Uap Ai r
mel i put i
mengekskresikan
mengekskresikan mengekskresikan mengekskresikan
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i i ni .
• Ek sk r esi
• Sek r esi
• Def ek asi
• Nef r on
• Fi l t r asi
• Reabsor bsi
• Augment asi
• Epi der mi s
• Der mi s
Ekskr esi mer upakan sal ah sat u pr oses pengel uar an zat dar i t ubuh. Sel ai n
ekskr esi ada j uga pr oses sekr esi dan def ekasi . Apa per bedaan ant ar a ket i ganya?
Ekskr esi adal ah pr oses pengel uar an si sa met abol i sme. Zat t er sebut di ser ap
dan di angkut ol eh dar ah dan di kel uar kan ber sama ur i ne, ker i ngat dan per napasan.
Def ekasi adal ah pr oses pengel uar an si sa- si sa pencer naan at au zat yang t i dak
mengal ami pencer naan. Zat t er sebut ber upa f eses yang di kel uar kan mel al ui anus.
Sekr esi mer upakan pr oses pengel uar an zat ol eh kel enj ar yang masi h di gunakan
ol eh t ubuh. Zat yang di hasi l kan ber upa enzi m dan hor mon.
Ber i kut akan ki t a bahas sat u per sat u al at - al at ekskr esi pada manusi a,
sehi ngga kal i an dapat mendeskr i psi kan si st em ekskr esi pada manusi a dan
hubungannya dengan kesehat an.
Bab 1
Si st em Ek sk r esi
pada Manusi a
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
2
B. Gi n j al
Gambar 1 . 1 Let ak gi nj al di dal am r ongga per ut bagi an
bel akang di sebel ah kanan ki r i t ul ang pi nggang
A. Pen d ah u l u an
Sist em ekskresi pada manusia melibat kan alat -
alat ekskresi yait u ginj al, kulit , paru- paru, dan hat i.
Zat - zat sisa yang dikeluarkan dari alat - alat t ersebut
berasal dari proses met abolisme.
Ginj al mengeluarkan urine, kulit mengeluarkan
keringat , paru- paru mengeluarkan karbondioksida,
dan hat i mengeluarkan zat warna empedu.
Ginj al manusia bent uknya seper t i bij i kacang
mer ah. Ter l et ak di dal am r ongga per ut bagi an
belakang, di sebelah kanan kir i t ulang pinggang,
sehi ngga ser i ng di sebut buah pi nggang. Gi nj al
sebelah kanan sedikit lebih rendah karena t erdesak
oleh hat i. Set iap ginj al panj angnya 6 – 7½ sent imet er
dan t ebal 1½ - 2½ sent imet er. Pada orang dewasa
berat nya kira- kira 140 gram. Perhat ikan Gambar 1.1
yang memperlihat kan let ak ginj al di rongga perut !
gi nj al k i r i
gi nj al k anan
Sist em Ekskr esi pada Manusia
3
Apabila sebuah ginj al dipot ong
secar a mel i nt ang mak a ak an
t ampak t iga lapisan. Bagian luar
disebut kort eks at au kulit ginj al,
di bawahnya ada medul a at au
sumsum ginj al dan di bagian dalam
berupa rongga yang disebut pelvis
r enal i s at au r ongga ginj al ( lihat
Gambar 1.2) .
Gam b ar 1 . 3 Nef r on adal ah sat uan
st r ukt ur al dan f ungsi onal gi nj al
Sumber : www. t ut or. com. my
t u b u l u s
k on t or t u s
p r o k si m al
Ar t er i r enal i s
t u b u l u s
k on t or t u s
d i st al
t u b u l u s
k ol ek t i v as
si mpai
bowman
v e n a
r en al i s
l en g k u n g
h e n i e
k ap i l er
g l om er u l u s
k ul i t gi nj al
su msu m gi n j al
r ongga gi nj al
ar t er i
v e n a
u r et er
Gam b ar 1 . 2 Pot ongan mel i nt ang gi nj al
Su mber : www. muis. gov. sg
Pada bagian kort eks at au kulit
gi nj al t er dapat gl omer ul us dan
simpai Bowman. Glomerulus dan
si mpai Bowman memben t u k
k esat uan y ang di sebut Badan
Malpighi. Pada bagian inilah proses
penyaringan darah dimulai. Badan
mal pi ghi mer upakan awal dar i
nef r on. Nef r on adal ah sat uan
st r ukt ur al dan f ungsi onal gi nj al
( l i hat Gambar 1. 3) . Ti ap gi nj al
t er susun ol eh k i r a- k i r a 1 j ut a
n ef r on . Dar i badan Mal pi gh i
t er bent uk sal ur an yang menuj u
bagian medula ( sumsum ginj al) .
Medu l a ( su msu m gi n j al )
t er susun at as sal ur an- sal ur an
yang merupakan kelanj ut an badan
malphigi dan saluran yang ada di bagian kort eks.
Pelvis renalis at au rongga ginj al berupa rongga
yang berfungsi sebagai penampung urine sement ara
sebelum dikeluarkan melalui uret er.
Unt uk menget ahui bagian- bagian ginj al lakukan
Kegiat an 1. 1 berikut .
I PA Terpadu I X
4
Kegi at an 1. 1
St r uk t ur Gi nj al
A. Tuj uan
Menget ahui bagian- bagian ginj al.
B. Al at dan Bahan
1. Ginj al sapi at au ginj al hewan Mamalia lain
2. Pisau bedah at au cut t er
3. Bak parafin
4. Lup
5. Pensil warna
6. Kert as manila
C. Car a Ker j a
1. Belahlah ginj al yang t elah disediakan.
2. Amat ilah ginj al yang sudah t er belah t er sebut , kemudian
gambarlah pada kert as manila.
3. Warnailah gambar kalian unt uk membedakan bagian- bagian
ginj al t ersebut .
4. Berilah ket erangan bagian- bagian ginj al t ersebut .
D. Hasi l Pengamat an
Ga m b a r Ke t e r a n g a n
1. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
2. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
3. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
4. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
E. Per t anyaan
1. Bagaimanakah bent uk ginj al yang kalian amat i?
2. Apakah warna ginj al yang kalian amat i?
3. Tersusun at as bagian apa saj a ginj al t ersebut ?
4. Bagaimanakah warna bagian- bagian ginj al t ersebut ?
Fungsi ginj al adalah menyaring darah sehingga
dihasilkan urine, melalui t iga t ahapan. Tiga t ahap
pembent ukan urine t ersebut adalah:
Sist em Ekskr esi pada Manusia
5
1 . Fi l t r asi ( Peny ar i ngan)
Pr oses ini t er j adi di glomer ulus. Cair an yang
t ersaring dit ampung oleh simpai Bowman. Cairan
t ersebut t ersusun oleh urea, glukosa, air, ion- ion
anorganik sepert i nat rium kalium, kalsium, dan klor.
Dar ah dan pr ot ein t et ap t inggal di dalam kapiler
dar ah kar ena t i dak dapat menembus por i –por i
gl omer ul us. Cai r an yang t er t ampung di si mpai
Bowman disebut urine primer. Selama 24 j am darah
yang t ersaring dapat mencapai 170 lit er.
2 . Reabsor bsi ( Peny er apan Kembal i )
Proses ini t erj adi di t ubulus kont ort us proksimal.
Proses yang t erj adi adalah penyerapan kembali zat -
zat yang masih dapat diperlukan oleh t ubuh. Zat
yang diserap kembali adalah glukosa, air, asam amino
dan ion- ion anorganik. Sedangkan urea hanya sedikit
diserap kembali. Cairan yang dihasilkan dari proses
reabsorbsi disebut urine sekunder.
3 . Augment asi ( Pengumpul an)
Proses ini t erj adi di t ubulus kont ort us dist al dan
j uga di saluran pengumpul. Pada bagian ini t erj adi
pengumpul an cai r an dar i pr oses sebel umnya. Di
bagian ini j uga masih t erj adi penyerapan ion nat rium,
klor sert a urea. Cairan yang dihasilkan sudah berupa
urine sesungguhnya, yang kemudian disalurkan ke
rongga ginj al.
Urine yang sudah t erbent uk dan t erkumpul di
rongga ginj al dibuang keluar t ubuh melalui uret er,
kandung kemih dan uret ra.
Proses pengeluaran urine disebabkan oleh adanya
t ekanan di dalam kandung kemih. Tekanan pada
kandung kemih selain disebabkan oleh pengar uh
saraf j uga adanya kont raksi ot ot perut dan organ-
organ yang menekan kandung kemih.
I PA Terpadu I X
6
I nfo MEDI A
Jumlah urine yang dikeluarkan dalam sehari rat a-
rat a 1- 2 lit er, t et api dapat berubah t ergant ung dari
j umlah cairan yang masuk. Urine yang normal berwarna
bening orange pucat t anpa endapan, baunya t aj am
( pesing) , sedikit asam t erhadap lakmus ( pH 6) .
Mengapa Anak - anak Ngompol ?
Pengel uar an ur i ne dar i kandung
kemih diat ur oleh ot ot - ot ot sphinct er .
Ada dua ot ot sphinct er, yait u sphinct er
dalam dan sphinct er luar . Kedua ot ot
i ni di koor di nasi ol eh dua sar af yang
ber beda. Ot ot sphi nct er dal am di at ur
oleh saraf t ak sadar. Ot ot sphinct er luar
diat ur oleh saraf sadar. Rerat a volume
kandung kemih kit a adalah ant ara 700–
800 ml. Bila j umlah urine dalam kandung
kemih mendekat i 200–400 ml, resept or
dal am di ndi ng kandung kemi h akan
memberi t anda pada sumsum t ulang belakang bagian bawah. I mpuls ini
akan memicu refleks kencing. I mpuls para- simpat ik dari sumsum t ulang
belakang yang mencapai dinding kandung kemih, mengakibat kan ot ot
sphinct er dalam mengendor/ relaksasi. Kemudian ot ak mengirim sinyal
pada sphinct er luar unt uk relaksasi, maka mengalirlah urine keluar.
Kit a dapat menahan kencing kar ena ot ak kit a secar a sadar dapat
mengat ur kont raksi dan relaksasi ot ot sphinct er luar. Meskipun refleks
r el aksasi sphi nct er dal am t el ah t er j adi , bi l a sphi nct er l uar t et ap
kont r aksi maka ur ine t idak dapat keluar . Pada anak- anak usia 2 t ahun
ke bawah, neuron/ sel- sel saraf yang mengat ur kont raksi ot ot sphinct er
l uar bel um ber kembang sempur na. I t ul ah mengapa mer eka bel um
dapat mengont r ol pengeluar an ur ine mer eka alias ngompol.
Ngompol yang t er j adi pada or ang dewasa bi asanya di sebabkan
ol eh gangguan sar af spi nal yang mengat ur kandung kemi h, sar af
kont r aksi ur et r a, i r i t asi at au abnor mal i t as kandungan ur i ne, saki t
pada kandung kencing at au kar ena st r es/ t ekanan emosi.
C. Ku l i t
Kulit merupakan j aringan yang t erdapat pada
bagian luar t ubuh. Kulit memiliki banyak fungsi karena
di dalamnya t erdapat berbagai j aringan.
Sist em Ekskr esi pada Manusia
7
Kulit t er dir i at as t iga lapisan yait u epider mis,
dermis dan j aringan ikat bawah kulit .
1 . Epi der mi s ( Kul i t Ar i )
Epider mis t er susun oleh sej umlah lapisan sel
yang pada dasarnya t erdiri at as dua lapisan yait u:
a. Lapi san t anduk
Merupakan lapisan epidermis paling luar. Pada
l api san i ni t i dak t er dapat pembul uh dar ah dan
serabut saraf, karena merupakan sel- sel mat i dan
selalu mengelupas. Lapisan ini j elas sekali t erlihat
pada t elapak t angan dan t elapak kaki.
b. Lapi san mal pi ghi
Lapisan ini t erdapat di bawah lapisan t anduk.
Sel- selnya t erdapat pigmen yang menent ukan warna
kulit .
2. Der mi s ( Kul i t Jangat )
Merupakan lapisan kulit di bawah epidermis, di
dalam lapisan ini t erdapat beberapa j aringan yait u:
a. Kel enj ar k er i ngat , y ang ber f ungsi unt uk
menghasi l k an k er i ngat . Ker i ngat t er sebut
bermuara pada pori- pori kulit .
b. Kel en j ar mi n y ak , y an g ber f u n gsi u n t u k
menghasilkan minyak guna menj aga rambut t idak
kering. Kelenj ar ini let aknya dekat akar rambut .
c. Pembu l u h dar ah , y an g ber f u n gsi u n t u k
mengedarkan darah ke semua sel at au j aringan
t ermasuk akar rambut .
d. Uj ung- uj ung saraf. Uj ung saraf yang t erdapat
pada lapisan ini adalah uj ung saraf perasa dan
peraba.
3. Jar i ngan I k at Baw ah Kul i t
Di bagian ini t erdapat j aringan lemak ( adiposa) .
Fungsinya ant ara lain unt uk penahan suhu t ubuh
dan cadangan makanan.
I PA Terpadu I X
8
Dengan adanya berbagai j aringan yang t erdapat
di dalamnya, maka kulit dapat berfungsi sebagai:
1. indra peraba dan perasa,
2. pelindung t ubuh t erhadap luka dan kuman,
3. t empat pembent ukan vit amin D dari provit amin
D dengan bant uan si nar ul t r avi ol et cahaya
mat ahari,
4. penyimpan kelebihan lemak,
5. pengat ur suhu t ubuh.
Dar i ber bagai f ungsi t er sebut yang ber kait an
dengan sist em ekskr esi adalah kemampuan kulit
sebagai pengat ur suhu t ubuh. Suhu t ubuh diat ur
oleh pusat pengat ur panas di sumsum lanj ut an agar
konst an 36
o
– 37, 5
o
C. Bila suhu badan meningkat ,
maka kapiler darah melebar, kulit menj adi panas dan
kelebihan panas dipancarkan ke kelenj ar keringat .
Sehingga t erj adi penguapan cairan dalam bent uk
ker ingat pada per mukaan t ubuh. Sebaliknya bila
t u bu h mer asa k edi n gi n an , pembu l u h dar ah
mengkerut , kulit menj adi pucat dan dingin, keringat
dibat asi pengeluarannya.
Keringat yang dikeluarkan oleh kelenj ar keringat
berisi larut an garam, urea dan air. Banyaknya keringat
yang dikeluarkan t ergant ung dari beberapa fakt or
ant ar a l ai n akt i vi t as t ubuh, suhu l i ngkungan,
makanan, kesehat an dan emosi.
Gambar 1 . 4 St r ukt ur anat omi kul i t
Kel enj ar k er i ngat
Per mu k aan k u l i t
Or gan Mei ssner
Jar i ngan i k at
Kul i t l uar ( epi der mi s)
Kul i t j angat ( der mi s)
Jar i n gan l emak
Or gan Paci n i
Pembul uh dar ah
Sa r a f
Kor pus Ruf f i ni
Sist em Ekskr esi pada Manusia
9
Kegi at an 1 . 2
Sebagai penut up bahasan kulit , coba analisalah
kasus berikut .
Di berbagai kot a di I ndonesia banyak dit emukan
penduduk yang mengalami kelainan pada kulit yait u
kul i t ber si si k seper t i i kan sehi ngga ser i ngkal i
di i st i l ahkan dengan manusi a ber si si k. Jel askan
pendapat kalian t ent ang kasus ini!
D. Par u- par u
Pembahasan t ent ang organ paru-
par u sudah banyak di bahas pada
pokok bahasan sist em pernapasan.
Sel ai n ber f ungsi sebagai al at
pernapasan, paru- paru j uga berfungsi
sebagai alat ekskresi.
Zat sisa yang dikeluar kan oleh
paru- paru adalah karbondioksida dan
uap air. Unt uk menget ahui bahwa zat
yang di kel uar kan dar i par u- par u
adalah kar bondioksida dan uap air
lakukan kegiat an berikut ini!
Uj i Kar bon Di ok si da
A. Tuj uan
Menget ahui adanya karbondioksida dikeluarkan dari paru- paru.
B. Al at dan Bahan
Air kapur j ernih, Sedot an bengkok, Gelas
C. Car a Ker j a
1. I silah gelas dengan air kapur j ernih sampai set engahnya.
2. Hembuskan udara pernapasan ke dalam air kapur melalui
pipa ( sedot an) selama set engah menit .
3. Amat ilah bagaimanakah keadaan air kapur set elah dihembus
dengan udara pernapasan.
Gam b ar 1 . 5 Sebagai or gan ekskr esi
par u- par u ber f ungsi unt uk
mengel uar kan kar bondi oksi da
Sumber : www.oup.co.uk
I PA Terpadu I X
10
Kegi at an 1. 3
D. Per t anyaan
1. Per ubahan apa y ang t er j adi pada ai r k apur set el ah
dihembuskan udara pernapasan?
2. Jelaskan mengapa dalam air kapur yang sudah dihembus
udara pernapasan dapat t erbent uk endapan put ih!
3. Apakah kesimpulan kalian dari percobaan ini?
Menguj i Uap Ai r
A. Tuj uan
Menget ahui adanya uap air dikeluarkan dari proses pernapasan.
B. Al at dan Bahan
1. Cermin
2. Kert as t isu at au kert as buram
C. Car a Ker j a
1. Hembuskan udara pernapasan melalui mulut
sebanyak lima kali ke permukaan cermin.
2. Diamkan sesaat kira- kira 10 det ik, amat ilah
permukaan cermin t ersebut . Apa yang t erj adi?
3. Tempel kan sobekan ker t as bur am at au
ker t as t i su ki r a- ki r a 2 cm di per mukaan
cermin t ersebut . Amat ilah apa yang t erj adi
dengan kert as t isu t ersebut .
D. Per t anyaan
1. Apakah yang t er j adi dengan per mukaan cer mi n set el ah
dihembus dengan udara pernapasan?
2. Bagaimanakah kalian dapat membukt ikan kalau udara yang
dikeluarkan dari sisa pernapasan adalah uap air?
3. Apakah kesimpulan kalian dengan percobaan ini?
E. Hat i
Or gan hat i sudah ki t a si nggung pada pokok
bahasan sist em pencernaan. Kalian t ent u masih ingat
beberapa fungsi hat i bukan? Dari beberapa fungsi
hat i, yang t erkait dengan fungsi ekskresi adalah:
Sist em Ekskr esi pada Manusia
11
1 . Menghasi l k an Get ah Empedu
Get ah empedu dihasilkan dari
hasil perombakan sel darah merah.
Get ah i ni di t ampung di dal am
k ant ung empedu k emudi an
disalurkan ke usus 12 j ari.
Get ah empedu pada dasarnya
t erdiri at as dua komponen yait u
gar am empedu dan zat war na
empedu. Garam empedu berfungsi
dal am pr oses pen cer n aan
makanan yait u unt uk mengemulsi
l emak . Sedangk an zat war na
empedu t idak berfungsi sehingga
har us di ekskr esi kan. Zat war na
empedu yang di ekskr esi kan ke
usus 12 j ari, sebagian menj adi st erkobilin, yait u zat
yang mewarnai feses dan beberapa diserap kembali
oleh darah dibuang melalui ginj al sehingga membuat
warna pada urine yang disebut urobilin. Kedua zat
ini mengakibat kan war na feses dan ur ine kuning
kecoklat an.
2 . Menghasi l k an Ur ea
Ur ea adalah salah sat u zat hasil per ombakan
prot ein. Karena zat ini beracun bagi t ubuh maka
harus dibuang keluar t ubuh. Dari hat i urea diangkut
ke ginj al unt uk dikeluarkan bersama urine.
F. Kel ai nan dan Penyak i t pada Si st em
Ek sk r esi
1 . Gagal Gi nj al
Gagal ginj al adalah kelainan ginj al yang t idak berfungsi sebagaimana
mest inya (sebagai alat penyaring darah). Ada dua macam gagal ginj al yait u
gagal ginj al yang bersifat sement ara dan gagal ginj al t et ap.
Gam b ar 1 . 6 Sebagai or gan ekskr esi
hat i menghasi l kan get ah empedu
dan ur ea
Sumber : Kamus visual
I PA Terpadu I X
12
Kel enj ar adr enal
Gi n j al can gk ok an
Sal u r an k emi h
Ge l e m b u n g
Ar t er i usus k i r i
Vena usus k i r i
a o r t a
Gam b ar 1 . 8 Car a cangkok gi nj al
Su mber : Biologi Jilid 2 ( 2003) : 578
Penderit a gagal ginj al sement ara
dapat di t ol ong dengan cuci dar ah
secar a ber k al a. Dengan meng-
gunakan alat yang disebut dialisat or
darah dari penderit a dikeluarkan dari
ar t er i ( t abung at as) , mel ewat i
perangkap gelembung, dan masuk ke
dal am gi nj al t i r uan. Dar ah yang
sudah dimurnikan keluar dari ginj al
buat an ( bawah) , dan dikembalikan ke
urat dalam lengan ( t abung bawah) .
Perhat ikan Gambar 1. 7 yang mem-
perlihat kan alat dialisat or t ersebut .
Penderit a gagal ginj al t et ap dapat dit olong dengan
mencangkok ginj al ( Gambar 1. 8) . Ginj al sakit yang
dimiliki penderit a biasanya diambil. Art eri dan urat nya
diikat ( agar put us hubungan) , kecuali cabang yang
ber hubungan dengan kelenj ar adr enal. Kemudian
ginj al yang sakit t ersebut digant i ginj al yang sehat
dari donor yang sesuai.
Gam b ar 1 . 7 Pender i t a gagal gi nj al
dapat di t ol ong dengan cuci dar ah,
menggunakan di al i sat or
Sumber : www. burungmanyar. nl
2 . Bat u Gi nj al
Bat u ginj al t erbent uk karena adanya endapan
garam kalsium yang makin lama makin mengeras
dan membesar. Endapan ini pada mulanya t erdapat
Sist em Ekskr esi pada Manusia
13
di rongga ginj al, kemudian t erbawa arus urine, j uga
t erdapat di uret er dan kant ong kemih.
Bat u ginj al dapat dihilangkan dengan beberapa
car a an t ar a l ai n den gan pen gobat an , y ai t u
mengkonsumsi obat yang dapat menghancur kan
bat u ginj al. Namun bila dengan pengobat an sulit
hancur dapat dilakukan dengan pembedahan unt uk
mengambil bat u ginj al t ersebut .
3 . Di abet es I nsi pi dus
Diabet es insipidus adalah suat u penyakit yang
pender it anya mengeluar kan ur ine t er lalu banyak.
Penyebab penyakit ini adalah kekurangan hormon
ADH ( Ant i Diuret ic Hormone) , yait u hormon yang
mempengaruhi proses reabsorbsi cairan pada ginj al.
Bila kekurangan hormon ADH, j umlah urine dapat
meningkat sampai 30 kali lipat .
4 . Nef r i t i s
Nefrit is adalah peradangan pada nefron t erut ama
gl omer ul us. Penyebabnya adal ah i nf eksi bakt er i
St r ept ococcus.
Ran gk u man
1. Proses pengeluaran zat dari t ubuh meliput i:
a. Ekskresi: proses pengeluaran met abolisme.
b. Sekresi: proses pengeluaran zat oleh kelenj ar yang masih
digunakan oleh t ubuh.
c. Defekasi: proses pengeluaran sisa- sisa pencernaan at au zat
yang mengalami pencernaaan.
2. Alat - alat ekskresi pada manusia:
a. Ginj al, mengekskresikan urine.
b. Kulit , mengekskresikan keringat .
c. Paru- paru, mengekskresikan CO
2
.
d. Hat i, mengekskresikan zat warna empedu.
3. Kelainan dan penyakit pada sist em ekskresi, ant ara lain:
a. Gagal ginj al: kelainan ginj al yang t idak berfungsi sebagaimana
mest inya ( sebagai alat penyaring darah) .
I PA Terpadu I X
14
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( x ) pada hur uf a, b, c, at au d!
Gambar berikut ini unt uk menj awab soal nomor 1- 3.
1. Badan malpighi dit unj ukkan oleh nomor . . . .
a. 1 c. 1 dan 2
b. 2 d. 1, 2, 3, dan 4
Uj i Kompet en si
Ref l ek si
b. Bat u ginj al: adanya endapan garam kalsium yang makin lama
makin mengeras.
c. Di abet es i nsi pi dus: suat u penyaki t yang pender i t anya
mengeluarkan urine t erlalu banyak.
d. Nefrit is: peradangan pada nefron t erut ama glomerulus.
Alat - alat ekskresi pada manusia t erdiri at as ginj al, kulit , paru-
paru dan hat i. Sebagai bahan refleksi, coba buat lah rangkuman singkat
t ent ang alat -alat yang meliput i st rukt ur/ bagian-bagiannya, mekanisme
ekskresi, dan fungsinya.
Set elah kalian paham benar kalian bisa melanj ut kan belaj ar ke
bab berikut nya, t et api j ika belum paham pelaj arilah lagi bab ini.
Sist em Ekskr esi pada Manusia
15
2. Tubulus kont ort us proksimal dit unj ukkan oleh nomor . . . .
a. 2
b. 3
c. 4
d. 5
3. Proses augment asi berlangsung pada bagian nomor . . . .
a. 2
b. 3
c. 4
d. 5
4. Urut an proses pembent ukan urine adalah . . . .
a. filt rasi- reabsorbsi- augment asi
b. reabsorbsi- filt rasi- augment asi
c. filt rasi- augment asi- reabsorbsi
d. reabsorbsi- augment asi- filt rasi
5. Reabsorbsi at au penyerapan kembali zat - zat yang masih berfungsi
berlangsung di bagian . . . .
a. glomerulus
b. t ubulus kont ort us dist al
c. t ubulus kont ort us proksimal
d. simpai Bowman
6. Urut an j alannya urine adalah . . . .
a. rongga ginj al- uret ra- kant ong kemih- uret er
b. rongga ginj al- uret er- uret ra- kant ong kemih
c. rongga ginj al- uret er- kant ong kemih- uret ra
d. rongga ginj al- kant ong kemih- uret er- uret ra
7. Zat yang t idak t erdapat di dalam urine sehat adalah . . . .
a. garam
b. urea
c. zat warna empedu
d. glukosa
I PA Terpadu I X
16
Unt uk nomor 8 – 10 perhat ikan gambar penampang kulit berikut !
8. Kelenj ar keringat dit unj ukkan oleh nomor . . . .
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
9. Lapisan malpighi dit unj ukkan oleh nomor . . . .
a. 3
b. 4
c. 5
d. 6
10. Lapisan t anduk dit unj ukkan oleh nomor . . . .
a. 3
b. 4
c. 5
d. 6
11. Bagian t erpent ing dari kulit kit a yang mendukung proses ekskresi
adalah . . . .
a. kelenj ar keringat
b. kelenj ar minyak
c. lapisan t anduk
d. saraf
Sist em Ekskr esi pada Manusia
17
12. Selain sebagai alat ekskr esi, hat i memiliki f ungsi yang lain, di
ant aranya adalah sebagai berikut , k ecual i . . . .
a. t empat pembent ukan t rombin
b. t empat pembent ukan glikogen
c. t empat pembongkaran sel darah merah
d. t empat pengubahan provit amin D menj adi vit amin D
13. Gangguan penyaki t nef r i t i s akut di sebabkan kar ena adanya
kerusakan ginj al dalam bagian t ert ent u. Bagian yang dimaksud
adalah . . . .
a. uret er c. rongga ginj al
b. nef r on d. kort eks ginj al
14. Lapisan kulit yang selalu mengalami pengelupasan adalah . . . .
a. lapisan t anduk c. epidermis
b. dermis d. lapisan malpighi
15. Lapisan kulit yang dapat melindungi j aringan di bawahnya dari sinar
mat ahari yang panas adalah lapisan . . . .
a. lemak c. malpighi
b. t anduk d. dermis
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Lengkapilah gambar berikut ini dengan ket erangan nama- nama
bagiannya!
2
1
4
3
5
6
I PA Terpadu I X
18
P r o y e k
2. Sebut kan lapisan- lapisan kulit besert a fungsinya!
3. Sebut kan t iga t ahap t erbent uknya urine!
4. Jelaskan fungsi kulit sebagai pengat ur suhu t ubuh!
5. Sebut kan 3 kelainan at au penyakit pada sist em ekskresi!
Carilah informasi dari berbagai sumber ( buku, maj alah, t elevisi,
radio, int ernet , dan sumber lainnya) unt uk mengungkap gangguan/
kelainan yang dikenal dengan ist ilah “ kencing manis” at au “ diabet es
melit us” ! Carilah informasi mengenai penyebabnya, alat t ubuh yang
t erganggu apa, dan cara unt uk mengat asinya bagaimana! Tulislah
informasi yang kalian dapat kan dalam bent uk karangan yang dapat
kalian t empel dalam maj alah dinding kelas at au maj alah dinding
sekolah!
Sist em Repr oduksi pada Manusia
19
Unt uk memper mudah memahami mat er i ini, per hat ikan pet a konsep ber ikut ini.
Pet a Konsep
Si st em Repr oduk si
pada Manusi a
Or gan Peny usun
Rep r od u k si
Fungsi Or gan
Si st em Repr odu k si
Peny ak i t y ang Ber hubungan
den gan Si st em Repr odu k si
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i i ni .
• Si st em r epr oduksi pada pr i a
• Si st em r epr oduksi pada wani t a
• Oogenesi s
• Penyaki t pada si st em r epr oduksi
• Sper mat ogenesi s
• Fer t i l i sasi
dij elaskan
Repr oduksi berar t i “ membuat kembal i ”, j adi “ membuat r epr oduksi pada
manusi a ber ar t i kemampuan manusi a unt uk memper ol eh ket ur unan ( ber anak) ,
sehi ngga si st em r epr oduksi adal ah or gan- or gan yang ber hubungan dengan masal ah
seksual i t as.
Dal am bab i ni kal i an akan di aj ak unt uk mendeskr i psi kan si st em r epr oduksi dan
penyaki t yang ber hubungan dengan si st em r epr oduksi manusi a.
Bab 2
Si st em Repr oduk si
pada Manusi a
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
20
A. Pen d ah u l u an
Si st em r epr oduksi pada manusi a akan mul ai
berfungsi ket ika seseorang mencapai kedewasaan
( pubert as) at au masa akil balik. Pada seorang pria
t est isnya t elah mampu menghasilkan sel kelamin
j ant an ( sperma) dan hormon t est ost eron. Hormon
t est ost er on ber f ungsi mempengar uhi t i mbul nya
t anda- t anda k el ami n sek under pada pr i a, di
ant ar anya suar a ber ubah menj adi l ebi h besar,
t umbuhnya r ambut di t empat t er t ent u mi sal nya
j ambang, kumis, j enggot , dan dada t umbuh menj adi
bidang, j akun membesar. Sedangkan seorang wanit a
ovar iumnya t elah mampu menghasilkan sel t elur
( ovum) dan hormon wanit a yait u est rogen. Hormon
est rogen berfungsi mempengaruhi t imbulnya t anda-
t anda kelamin sekunder pada wanit a, yait u kulit
menj adi semakin halus, suara menj adi lebih t inggi,
t umbuhnya payudara dan pinggul membesar.
B. Or g a n - o r g a n Pe n y u s u n Si s t e m
Rep r od u k si Man u si a
Reproduksi manusia secara vivipar ( melahirkan
anak) dan fert ilisasinya secara int ernal ( di dalam
t ubuh) oleh karena it u memiliki alat - alat reproduksi
yang mendukung fungsi t ersebut , adapun alat - alat
t ersebut ant ara lain:
1 . Si st em Repr oduk si Pr i a
Organ- organ yang menyusun sist em reproduksi
pada pria t erdiri at as:
a. Test i s ( buah zak ar )
Juml ah 1 pasang, t er dapat dal am kant ong
pelindung yang disebut skrot um dan t erlet ak di luar
dan di bawah r ongga pel vi s. Test i s ber f ungsi
Sist em Repr oduksi pada Manusia
21
menghasilkan hormon t est ost eron dan sel kelamin
j an t an ( sper mat ozoa) . Hor mon t est ost er on
berfungsi unt uk menimbulkan t anda- t anda kelamin
sekunder pada pria, di ant aranya: t umbuhnya kumis,
suara membesar, dada t umbuh bidang dan lain- lain.
b. Sal ur an r epr oduk si
Saluran reproduksi pada pria t erdiri at as:
1) Epi di di mi s, mer upakan t empat pendewasaan
( pemat angan) dan peny i mpanan sper ma.
Epididimis berupa saluran yang berkelok- kelok
yang t erdapat di dalam skrot um.
2) Vas def er ens ( sal ur an sper ma) , mer upakan
kel anj ut an dar i sal ur an epi di di mi s, ber f ungsi
menyalurkan sperma ke uret ra.
3) Uret ra, kelanj ut an dari vas deferens, berfungsi
u n t u k men y al u r k an sper ma k el u ar dan
merupakan saluran urine dari kandung kemih
menuj u ke luar.
c. Peni s
Merupakan alat kelamin luar, berfungsi unt uk alat
kopulasi, yait u unt uk memasukkan sperma ke dalam
saluran reproduksi pada wanit a.
Gam b ar 2 . 1 Si st em r epr oduksi pada pr i a
Sumber : sant hat hi.com
v as def er ens
k an d u n g k emi h
k el enj ar pr ost at
v esi cu l a semi n al i s
k el enj ar cowper
t est i s
ur et r a ber muar a pada sal ur an sempi t
sk r o t u m
gl and peni s adal ah bagi an cor pus
u r et r a
cor pus spongi osum
cor pus cav er nosum
ep i d i d i m i s
I PA Terpadu I X
22
d . Kel enj ar y ang t er dapat pada pr i a
1) Vesika seminalis
Kel enj ar i ni menghasi l kan cai r an yang pekat
ber war na kuni ng, mengandung makanan yang
mer upak an sumber ener gi unt uk per ger ak an
sperma.
2) Kelenj ar prost at
Merupakan kelenj ar penghasil semen t erbesar,
bersifat encer dan berwarna put ih, berisi makanan
unt uk sperma.
3) Kelenj ar bulbouret hralis
Kel enj ar i ni t er dapat di sepanj ang ur et r a,
ber f ungsi mensekr esi cai r an l endi r beni ng yang
menet ralkan cairan urine yang bersifat asam yang
t ert inggal pada uret ra.
2 . Si st em Repr oduk si Wani t a
Organ yang menyusun sist em reproduksi pada
wanit a t erdiri at as:
a. Ov ar i um ( i ndung t el ur )
Jumlahnya 1 pasang, t erlet ak di dalam rongga
perut , berfungsi unt uk pembent ukan sel t elur dan
menghasilkan hor mon est r ogen dan pr ogest er on.
Pembent ukan sel t elur t erj adi melalui pembent ukan
f ol i k el . Hor mon est r ogen ber f ungsi unt uk
menimbulkan t anda- t anda kelamin sekunder pada
wanit a, di ant aranya: payudara membesar, suara
semak i n t i nggi , k ul i t semak i n hal us, panggul
membesar dan lain- lain.
b. Sal ur an r epr oduk si , t er di r i at as:
1) 1 pasang corong infundibulum, berfungsi unt uk
menangkap sel t elur dari ovarium.
2) 1 pasang t uba falopii at au oviduk, merupakan
saluran t elur, berfungsi sebagai t empat t erj adinya
fert ilisasi ( pembuahan) .
3) Ut erus ( rahim) , berfungsi sebagai t empat perkem
bangan dan pert umbuhan j anin.
Sist em Repr oduksi pada Manusia
23
Gam b ar 2 . 2 Si st em r epr oduksi pada wani t a
Su mber : Tubuh Manusia Time Lif e
rahim
telur yang berkembang
indung telur
tuba fallopi
vagina
4) Vagina, organ unt uk kopulasi dan melahirkan.
5) Alat kelamin luar, umumnya dinamakan vulva,
t erdiri at as labia mayora, labia minora dan klit oris.
Jika sel t elur pada ovarium t elah masak, akan
dilepaskan dari ovarium. Pelepasan t elur dari ovarium
disebut ovulasi. Set elah ovulasi sel t elur dit angkap
oleh infundibulum dan segera menuj u ke saluran
fallopi, di saluran inilah t erj adi pembuahan. Bila sel
t el ur t el ah di buahi menj adi zi got dan zi got
ber k embang menj adi embr i o y ang k emudi an
menempel pada dinding rahim melalui plasent a dan
berkembang di dalam rahim.
Plasent a dan t ali pusat merupakan penghubung
ant ar a embr i o dengan i bu, f ungsi ny a unt uk
menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu ke embrio
dan menyalurkan zat sisa dari embrio ke darah ibu.
Di dalam rahim, embrio berada di dalam amnion.
Amni on adal ah kant ong yang ber f ungsi unt uk
melindungi embrio dari bent uran. Amnion berisi cairan
yang disebut cairan amnion at au air ket uban. Bila
bayi sudah ber umur ki r a- ki r a 9 bul an dan si ap
dilahirkan maka ot ot - ot ot pada rahim berkont raksi
secara t erat ur dan mendorong bayi keluar dari rahim
melalui vagina.
infundibulum/fimbria
I PA Terpadu I X
24
C. Pe n y a k i t p ad a Si s t e m Re p r o d u k s i
Man u si a
1 . AI DS
AI DS ( Acquired I mmuno Deficiency Syndrome) ,
Acqui r ed ber ar t i di per ol eh, I mmuno Def i ci ency
berart i kekebalan yang rapuh dan Syndrom berart i
penyakit , sehingga pengidap AI DS mudah sekali
t erserang penyakit yang berbahaya.
Gam b ar 2 . 3 Penyaki t yang di sebabkan vi r us HI V
a. Peny ebab AI DS
AI DS disebabkan oleh virus, yang
di ber i nama HI V ( Human I mmuno
Deficiency Virus) , virus ini menyerang
sel dar ah put i h t er t ent u, di mana sel
dar ah put ih ber f ungsi sebagai sist em
kekebalan t ubuh yait u menangkal infeksi
at au serangan penyakit t erhadap t ubuh.
Apabila virus HI V bersarang dalam sel
darah put ih dan merusak sel darah put ih
maka t ubuh akan menj adi lemah dan
mudah t erserang penyakit .
Gam b ar 2 . 4 Vi r us HI V
Sumber : www.rkm.com.au
Sumber : www.rkm.com.au
Sist em Repr oduksi pada Manusia
25
b. Penul ar an AI DS
Vi r us HI V dapat ber pi ndah dar i
seseorang ke orang lain at au dengan kat a
lain penyakit AI DS dapat menular. Penularan
AI DS t idak menyebar melalui udara, at au
karena berj abat t angan dengan penderit a
AI DS j uga t idak menular melalui peralat an
makan penderit a AI DS. Tet api virus HI V
dapat menular masuk ke t ubuh orang lain
mel al ui t r ansf usi dar ah ( donor dar ah
seseorang yang t erinfeksi HI V) at au melalui
alat - alat yang menyebabkan luka, sepert i
j ar um sunt i k, j ar um i nf us, dapat j uga
melalui kont ak seksual.
c. Pencegahannya
Sampai sek ar ang bel um di t emuk an car a
pengobat an yang efekt if pada penderit a AI DS, oleh
kar ena i t u akan l ebi h bai k bi l a ki t a ber usaha
menghindar i penyakit ini dengan car a mencegah
penularan virus HI V, ant ara lain:
1) Menggunakan j arum sunt ik yang st eril dan j arum
yang sekali pakai lalu dibuang.
2) Memer i ksa dar ah sebel um t r ansf usi dar ah,
sehingga darah dapat dipast ikan t idak t erinfeksi
virus HI V.
3) Hany a mel ak uk an k ont ak sek sual dengan
pasangannya yang sah.
2 . Gonor ea
Penyakit ini disebabkan oleh bakt eri Neisseria
gonor r hoeae. Bakt er i ini dapat dit ular kan melalui
kont ak seksual. Penderit a gonorea akan merasakan
saki t pada saat ur i nasi , kadang- kadang ur i ne
mengeluarkan nanah, j ika penderit a gonorea t idak
di obat i dapat mer usak sal ur an r epr oduksi yai t u
saluran sperma pada pria dan saluran t uba falopii
pada wani t a sehi ngga dapat mengak i bat k an
kemandulan.
Gambar 2 . 5 Jar um sunt i k bi sa
menj adi per ant ar a penyebab
penul ar an AI DS
Su mber : www. syr inges. cn
I PA Terpadu I X
26
3. Si f i l i s
Sifilis disebabkan oleh sej enis bakt eri Treponema
pallidium, bakt eri ini biasa dit ularkan melalui kont ak
seksual , namun demi ki an bakt er i i ni j uga dapat
dit ular kan melalui j alan lain, misalnya bayi yang
dilahirkan dari ibu penderit a sifilis. Penyakit ini akan
dit andai dengan adanya luka pada alat kelamin dan
j ika t idak segera diobat i bakt eri dapat merusak sel
ot ak, melumpuhkan t ulang at au merusak j ant ung
dan pembuluh darah.
Gam b ar 2 . 6 Luka yang di aki bat kan ol eh si f i l i s
D. Beber apa Upaya Pencegahan yang Dapat
Di l ak u k an
Karena penyakit t ersebut merupakan penyakit
yang berbahaya maka lebih baik mencegah daripada
mengobat i. Cara pencegahannya ant ara lain:
1. Member i kan pener angan mengenai bahaya-
bahaya penyakit kelamin dan bagaimana cara
pencegahannya.
2. Men gh i n dar i h u bu n gan sek su al di l u ar
perkawinan.
3. Menj aga kesehat an sist em reproduksi ant ara lain:
a. Sering menggant i pembalut pada wanit a yang
sedang menst ruasi.
b. Set elah buang air kecil selalu membasuh alat
kelamin bagi wanit a.
Sist em Repr oduksi pada Manusia
27
Ref l ek si
Ran gk u man
1. Organ- organ penyusun sist em reproduksi manusia.
a. Sist em reproduksi pria, t ersusun at as organ.
1) Test is ( buah zakar)
2) Saluran reproduksi ( epididimis, vas deferens, uret ra)
3) Penis
4) Kel enj ar yang t er dapat pada pr i a ( vesi ka semi nal i s,
kelenj ar prost at , kelenj ar bulbouret hralis)
b. Sist em reproduksi wanit a
1) Ovarium ( indung t elur)
2) Saluran reproduksi ( infundibulum, oviduk, ut erus, alat
kelamin luar/ vulva ( labia mayora, labia minora, klit oris) .
2. Penyakit yang berhubungan dengan sist em reproduksi manusia:
a. AI DS
b. Gonorea
c. Sifilis
Sebagai bahan r ef l eksi , coba kal i an pel aj ar i ul ang t ent ang
gamet ogenesi s dan f er t i l i sasi , cat at l ah poi nt - poi nt dar i mat er i
t ersebut , j ika belum j elas t anyakan kepada guru kalian, j ika sudah
paham lanj ut kan ke bab berikut nya.
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( x ) pada hur uf a, b, c at au d!
1. Berikut ini adalah saluran reproduksi pada pria secara urut . . . .
a. t est is, vas deferens, epididimis, uret ra, penis
b. t est is, epididimis, vas deferens, uret ra, penis
c. t est is, uret ra, vas deferens, epididimis, penis
d. t est is, epididimis, uret ra, vas deferens, penis
Uj i Kompet en si
I PA Terpadu I X
28
1
2 3
4
5
2. Fungsi t est is adalah . . . .
a. penghasil sperma
b. penghasil ovum
c. saluran sperma
d. alat kopulasi
3. Fungsi ovarium adalah . . . .
a. penghasil sperma
b. t empat t erj adinya fert ilisasi
c. penghasil ovum
d. t empat pert umbuhan zigot
4. Perist iwa pelepasan ovum dari ovarium disebut . . . .
a. menst r uasi
b. fert ilisasi
c. ovipar
d. ovulasi
5. Berikut adalah penyakit yang dapat mengakibat kan menurunnya
sist em kekebalan t ubuh seseorang . . . .
a. AI DS
b. her pes
c. gonor e
d. sifilis
Unt uk soal nomor 6 sampai nomor 8 perhat ikan gambar saluran
reproduksi pada wanit a di bawah ini.
6. Oviduk dan ut erus bert urut - t urut dit unj ukkan oleh gambar nomor
. . . .
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 3
d. 2 dan 4
Sist em Repr oduksi pada Manusia
29
7. Tempat t erj adinya fert ilisasi dit unj ukkan oleh gambar nomor . . . .
a. 1
b. 3
c. 2
d. 4
8. Set elah t erj adi fert ilisasi, kemudian zigot t umbuh menj adi embrio,
embrio kemudian akan menempel dan t umbuh pada nomor . . . .
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
9. Bakt eri berikut dapat menyebabkan penyakit sifilis adalah . . . .
a. Neisseria gonorrhoeae
b. Trypanosoma gambiense
c. Tr eponema pallidium
d. Escher icia coli
10. Pernyat aan berikut adalah usaha unt uk mencegah penularan virus
HI V, k ecual i . . . .
a. menggunakan j arum sunt ik yang st eril dan sekali pakai
b. peralat an operasi harus st eril
c. t idak perlu melakukan donor darah
d. memeriksa darah sebelum melakukan t ransfusi darah
11. Di dalam penis t erdapat saluran yang disebut uret ra. Saluran ini
berfungsi unt uk . . . .
a. saluran sperma dan urine
b. penghasil sperma dan hormon
c. penghasil sperma dan urine
d. saluran sperma dari t est is ke kant ong sperma
12. Masa pubert as dit andai dengan dihasilkan dan dikeluarkannya . . . .
a. sperma oelh individu j ant an at au sel t elur oleh individu bet ina
b. t est ost eron oleh t est is dan est rogen oleh ovarium
c. t est ost eron dan FSH
d. FSH dan LH
13. Selaput pembungkus embrio salah sat unya adalah amnion yang
mempunyai fungsi . . . .
a. melindungi ibu dan j anin
b. pert ukaran zat ant ara ibu dan j anin
c. melindungi embrio dari bent uran
d. memberi makanan dan O
2
pada embrio
I PA Terpadu I X
30
14. Penghubung ant ara ibu dan embrio adalah . . . .
a. plasent a
b. amnion
c. khorion
d. yolk
15. Yang dimaksud ovulasi adalah . . . .
a. pembuahan sel t elur oleh sperma
b. pembent ukan sel t elur oleh folikel
c. pelepasan sel t elur dari ovarium
d. pembent ukan folikel awal
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Sebut kan urut an saluran reproduksi pada pria!
2. Sebut kan urut an saluran reproduksi pada wanit a!
3. Apakah fert ilisasi it u dan di mana t empat t erj adinya?
4. Sebut kan fungsi ovarium dan t est is!
5. Jelaskan t ent ang penyakit AI DS dan bagaimana cara pencegahannya!
P r o y e k
Buat lah makalah t ent ang bayi t abung! Referensi bisa dari
ber bagai sumber. Ker j ak an secar a ber k el ompok ! Wak t u
mengerj akan sat u minggu. Kemudian hasilnya didiskusikan di kelas!
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
31
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i i ni .
• Si st em sar af • Neur on • Ger ak r ef l eks
• Hor mon • Sar af si mpat i k
• I ndr a • Sar af par asi mpat i k
Apakah yang akan kalian lakukan bila t iba- t iba ada cahaya mat ahar i yang memant ul
melalui kaca spion dan mengenai mat a kalian? Tent u kalian akan member ikan r eaksi, ada yang
memalingkan muka, ada yang menyempit kan kelopak mat a, ada yang ber usaha menghalangi
cahaya dengan t elapak t angan.
Reaksi yang kalian lakukan t er sebut mer upakan suat u kegiat an yang dikendalikan oleh
suat u pengendali at au pengont r ol di dalam t ubuh, yang disebut sist em koor dinasi. Kalian akan
dikenalkan dengan sist em koor dinasi sehingga nant inya kalian akan dapat mendeskr ipsikan
sist em koor dinasi, alat indra pada manusia dan hubungannya dengan kesehat an. Tugas
koor dinasi t er sebut dilakukan oleh hor mon, sar af dan indr a. Dalam sist em koor dinasi diper lukan
t iga komponen agar fungsi koor dinasi t er sebut dapat ber langsung yait u r esept or, kondukt or, dan
ef ekt or.
Unt uk memper mudah memahami mat er i ini, per hat ikan pet a konsep ber ikut ini.
Pet a Konsep
Si st em Koor di nasi dan Al at I ndr a pada Manusi a
Si st em Koor di n asi
I n d r a
menj elaskan
Si st em Sar af Ho r m o n Ku l i t Tel i n g a Hi d u n g Ma t a
mel i put i mel i put i
Bab 3
Si st em Koor di nasi
dan Al at I ndr a
pada Manusi a
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
32
1. Resept or
Resept or adalah bagian t ubuh yang berfungsi
sebagai penerima rangsangan. Bagian yang berfungsi
sebagai penerima rangsangan t ersebut adalah indra.
2. Konduk t or
Kondukt or adalah bagian t ubuh yang berfungsi
sebagai penghant ar r angsangan. Bagian t er sebut
adalah sel- sel saraf ( neuron) yang membent uk sist em
saraf. Sel- sel saraf ini ada yang berfungsi membawa
rangsangan ke pusat saraf ada j uga yang membawa
pesan dari pusat saraf.
3. Ef ek t or
Efekt or adalah bagian t ubuh yang menanggapi
rangsangan, yait u ot ot dan kelenj ar ( baik kelenj ar
endokrin dan kelenj ar eksokrin) .
Ket erkait an ket iga komponen t ersebut dapat kit a
buat skema sederhana sepert i berikut .
Nah, dar i skema di at as t ampak j elas bahwa
ant ara sist em saraf dan indra sangat erat kait annya
dalam sist em koordinasi.
Berikut ini akan kit a bahas mengenai sist em saraf
dan indra t ersebut .
r an gsan gan r esep t or n eu r on pusat sar af n eu r on ef ek t or t an g g ap an
A. Pen dah u l u an
Dal am si st em k oor di nasi di per l uk an t i ga
k ompon en agar f u n gsi k oor di n asi dapat
berlangsung, yait u resept or, kondukt or, dan efekt or.
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
33
B. Si st em Sar af
Sebagai si st em k oor di nasi , si st em sar af
mempunyai fungsi:
1. Pengendalian kerj a alat - alat t ubuh agar bekerj a
serasi.
2. Alat komunikasi ant ara t ubuh dengan lingkungan
di luar t ubuh, yang dilakukan oleh uj ung saraf
pada indra, dan lingkungan dalam t ubuh.
3. Pusat kesadaran, kemauan, dan pikiran.
Unt uk mel aksanakan f ungsi t er sebut maka
sist em saraf t ersusun oleh berbagai organ, j aringan
dan j uga komponen t erkecil yait u sel.
1. Sel Sar af
Sist em saraf t ersusun oleh komponen- komponen
t erkecil yait u sel- sel saraf at au neuron. Neuron inilah
y ang ber per an dal am menghant ar k an i mpul s
( rangsangan) . Sebuah sel saraf t erdiri t iga bagian
ut ama yait u badan sel, dendrit dan neurit ( akson) .
Lihat Gambar 3. 1
badan sel
a k s o n
sel u dan g my el i n
nodus r anv i er
Gam b ar 3 . 1 St r ukt ur sel sar af
Sumber : Encyclopedia
a. Badan sel
Badan sel sar af mengandung i nt i sel dan
si t opl asma. Di dal am si t opl asma t er dapat
mit okondria yang berfungsi sebagai penyedia energi
unt uk membawa rangsangan.
I PA Terpadu I X
34
b. Dendr i t
Dendrit adalah serabut - serabut yang merupakan
penj ul ur an si t opl asma. Pada umumnya sebuah
neur on mempunyai banyak dendr i t dan ukur an
dendr i t pendek . Dendr i t ber f ungsi membawa
rangsangan ke badan sel.
c. Neur i t ( ak son)
Neurit at au akson adalah serabut - serabut yang
mer upakan penj ulur an sit oplasma yang panj ang.
Sebuah neuron memiliki sat u akson. Neurit berfungsi
unt uk membawa rangsangan dari badan sel ke sel
saraf lain. Neurit dibungkus oleh selubung lemak
yang di sebut myel i n yang t er di r i at as per l uasan
membran sel Schwann. Selubung ini berfungsi unt uk
isolat or dan pemberi makan sel saraf.
Ant ara neuron sat u dengan neuron sat u dengan
neur on ber i kut nya t i dak ber sambungan secar a
l angsung t et api membent uk cel ah yang sangat
sempi t . Cel ah ant ar a uj ung neur i t suat u neur on
dengan dendr i t neur on l ai n t er sebut di namakan
sinapsis ( lihat Gambar 3.2) . Pada bagian sinaps inilah
suat u zat ki mi a yang di sebut neur ot r ansmi t er
( misalnya aset ilkolin) menyeberang unt uk membawa
impuls dari uj ung neurit suat u neuron ke dendrit
neuron berikut nya.
Gam b ar 3 . 2 Si napsi s
Sumber : www. lat ercera. cl
Si napsi s neur al
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
35
Ber dasar kan bent uk dan f ungsi nya neur on
dibedakan menj adi t iga macam yait u:
a. Neur on sensor i k
Neu r on sen sor i k adal ah
neur on yang membawa impuls
dar i r esept or ( i ndr a) ke pusat
su su n an sar af ( ot ak dan
sumsum t ulang belakang) .
b. Neur on mot or i k
Neu r on mot or i k adal ah
neur on yang membawa impuls
dar i pusat susunan sar af k e
efekt or ( ot ot dan kelenj ar) .
c. Neur on k onek t or
Neur on k onek t or adal ah
neur on yang membawa impuls
dari neuron sensorik ke neuron
mot orik.
2. Jal an yang Di l al ui I mpul s
Pada umumnya kit a menggerakkan bagian badan
karena kemauan kit a at au at as perint ah ot ak. Menulis,
membuka payung, mengambil makanan at au berj alan
merupakan cont oh gerak yang kit a sadari, sehingga
gerak semacam ini disebut gerak sadar.
Pada gerak sadar ini, gerakan t ubuh dikoordinasi
oleh ot ak. Rangsangan yang dit erima oleh resept or
( indra) disampaikan ke ot ak melalui neuron sensorik.
Di ot ak rangsangan t adi diart ikan dan diput uskan apa
yang akan dilakukan. Kemudian ot ak mengirimkan
perint ah ke efekt or melalui neuron mot orik. Ot ot
( ef ekt or ) ber ger ak mel aksanakan per i nt ah ot ak.
Secara ringkas lint asan/ j alan gerak sadar t ersebut
dapat kit a buat skema sebagai berikut .
Rangsangan neuron sensorik ot ak neuron mot orik gerak
( 1) Neur on sensor i k
Uj ung
sensor i k
Badan sel
( 2) Neur on asosi asi
My el i n
( 4) Ef ekt or
( 3) Neur on mot or i k
Gam b ar 3 . 3 Neur on sensor i k, neur on
mot or i k, dan neur on konekt or
Sumber : Biology Life on Eart h
I PA Terpadu I X
36
Kadan g- k adan g bagi an t u bu h k i t a j u ga
melakukan suat u gerakan yang t erj adinya secara
t i ba- t i ba t anpa di sadar i . Mi sal nya saat l ut ut ki t a
diket uk/ dipukul pada bagian t endon ( lihat Gambar
3. 4) . Akibat nya secara t idak sadar, kaki kit a akan
menyent ak. Ger akan yang di l akukan ol eh kaki
t ersebut t erj adi secara t iba- t iba dan t idak diperint ah
oleh ot ak. Gerak semacam ini disebut gerak refleks.
Secara ringkas lint asan gerak refleks dapat kit a buat
skema sebagai berikut .
Rangsangan neur on sensor i k sumsum t ul ang bel akang
neur on mot or i k ger ak
Gambar 3 . 4 Jal an yang di l al ui i mpul s ger ak r ef l eks spi nal i s
Su mber : Biologi Jilid 3 ( 2004) : 203
Badan sel neur on sensor i s dal am
gangl i on akar dor sal
Neur on mot or i s memf asi l i t asi
kuadr i sep
Neur on sensor i s
Resepsor sensor i s ( r egangan)
Ot ot kuadr i sep ( ekst endor )
Sumsum t ul ang bel akang
( sayat an mel i nt ang)
Neur on mot or i s
memf asi l i t asi ot ot
f l ek sor
I nt er neur on
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
37
Kegi at an 3 . 1
Tapi kalian harus t ahu bahwa j alannya impuls
gerak refleks ada dua macam yait u lint asan refleks
spinalis dan lint asan refleks cranialis. Lint asan refleks
spinalis yait u lint asan ger ak r efleks yang melalui
sumsum t ul ang bel akang. Cont ohnya ger akan
mengangkat kaki secar a t iba- t iba saat lut ut kit a
dipukul. Sedangkan lint asan cranialis yait u bila lint asan
gerak refleks melalui ot ak, t et api ot ak memberikan
t anggapan secar a l angsung t anpa k esadar an
manusia. Cont oh gerak refleks yang melalui lint asan
cranialis adalah gerak mengecilnya pupil mat a apabila
mat a menerima cahaya yang t erang.
Unt uk menget ahui gerak refleks lakukan kegiat an
berikut .
Ger ak Ref l ek s
A. Tuj uan
Unt uk menget ahui gerak refleks pada pupil mat a.
B. Al at dan Bahan
Lampu sent er kecil
C. Car a Ker j a
1. Perhat ikan pupil mat a t eman kalian.
2. Tanpa memberit ahukan kepadanya, arahkan nyala lampu
sent er ke mat a t eman kalian t ersebut .
3. Amat ilah perubahan yang t erj adi pada pupil mat a t eman
kalian.
4. Tanyakan kepada t eman kal i an t er sebut , apakah di a
menyadari perubahan yang t erj adi pada pupil mat anya.
5. Gambarkan pada kert as manila keadaan pupil t eman kalian
sebelum dan sesudah disinari.
6. Jelaskan hasil pengamat an kalian kepada t eman di kelas kalian.
I PA Terpadu I X
38
3. Susunan Sar af Manusi a
Jut aan sel- sel saraf bergabung membent uk suat u
sist em yang dinamakan sist em saraf. Sist em saraf
manusi a t er di r i dar i susunan sar af pusat dan
susunan saraf t epi. Susunan saraf pusat t erdiri at as
ot ak dan sumsum t ul ang bel akang sedangkan
susunan saraf t epi t ersusun at as serabut - serabut
saraf yang menuj u ke susunan saraf pusat dan dari
susunan saraf pusat ke seluruh t ubuh. Perhat ikan
skema sist em saraf manusia berikut .
4 . Si st em Sar af Pusat
Sel ur uh kegi at an t ubuh manusi a
diat ur oleh pusat susunan saraf yait u
ot ak dan sumsum t ulang belakang.
Gam b ar 3 . 5 Si st em sar af manusi a
Su mber : Biologi Jilid 3 ( 2004) : 218
o t a k
sumsum t ul ang bel ak ang
sar af k r ani al
gangl i a di l uar si st em sar af pusat
sar af spi nal
Sk em a. Si st em sar af manusi a
sar af sadar
o t a k
ot ak besar
ot ak k eci l
su msu m l an j u t an
sar af pusat
sar af si mpat i k
sar af par a si mpat i k
sar af t ak
sa d a r
31 pasang sar af sumsum t ul ang
b el a k a n g
12 pasang sar af ot ak
sumsum t ul ang bel ak ang
sar af t epi
si st em sar af
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
39
Gam b ar 3 . 6 Ot ak manusi a
Sumber : Biologi Jilid 3 ( 2004)
ot ak besar
ot ak k eci l
s u m s u m
l an j u t an
su msu m t u l an g
b el a k a n g
a. Ot ak
Ot ak t er l et ak di r ongga t engkor ak dan
dibungkus oleh t iga lapis selaput kuat yang
di sebut meni nges. Sel aput pal i ng l uar
disebut duramat er, paling dalam adalah
pi amat er dan y ang t engah di sebut
ar achnoi d. Di ant ar a ket i ga sel aput
t er sebut t er dapat cair an ser ebr ospinal
y ang ber f ungsi unt uk mengur angi
bent uran at au goncangan. Peradangan
yang t erj adi pada selaput ini dinamakan
meningit is. Penyebabnya bisa kar ena
infeksi virus.
Ot ak manusia t erbagi menj adi t iga
bagi an yai t u ot ak besar ( cer ebr um) , ot ak keci l
( cerebellum) dan bat ang ot ak.
1) Ot ak besar ( cerebrum)
Ot ak besar manusia t er let ak di dalam t ulang
t engkor ak. Ot ak besar memiliki per mukaan yang
berlipat - lipat dan t erbagi at as dua belahan. Belahan
ot ak kiri melayani t ubuh sebelah kanan dan belahan
ot ak kanan melayani t ubuh sebelah kiri.
Ot ak besar t erdiri at as dua lapisan. Lapisan luar
berwarna kelabu disebut kort eks, berisi badan- badan
sel sar af. Lapi san dal am ber war na put i h ber i si
serabut - serabut saraf.
Ot ak besar berfungsi sebagai pusat kegiat an-
kegiat an yang disadari sepert i berpikir, mengingat ,
berbicara, melihat , mendengar, dan bergerak.
2) Ot ak kecil ( cerebellum)
Ot ak kecil t erlet ak di bawah ot ak besar bagian
belakang. Susunan ot ak kecil seper t i ot ak besar.
Ter dir i at as belahan kanan dan kir i ser t a t er bagi
menj adi dua lapis. Lapisan luar berwarna kelabu dan
bagian dalam berwarna put ih. Belahan kanan dan
kiri ot ak kecil dihubungkan oleh j embat an Varol.
Ot ak k eci l ber f u n gsi u n t u k men gat u r
keseimbangan t ubuh dan mengkoordinasi kerj a ot ot -
ot ot ket ika kit a bergerak.
I PA Terpadu I X
40
3) Sumsum lanj ut an
Sumsum l anj ut an membent uk bagi an bawah
bat ang ot ak ser t a menghubungkan pons Var ol i
dengan sumsum t ulang belakang. Sumsum t ulang
belakang berfungsi sebagai:
a) pusat pengendali pernapasan,
b) menyempit kan pembuluh darah,
c) mengat ur denyut j ant ung,
d) mengat ur suhu t ubuh.
b. Sumsum t ul ang bel ak ang ( medul l a spi nal i s)
Sumsum t ul ang bel akang
t erdapat memanj ang di dalam
rongga t ulang belakang, mulai
dar i r uas- r uas t ul ang l eher
sampai ruas t ulang pinggang ke
dua. Sumsum t ulang belakang
j uga di bungkus ol eh sel aput
meninges.
Bi l a di amat i secar a
mel i nt ang, sumsum t ul ang
bel akang bagi an l uar t ampak
berwarna put ih ( subst ansi alba)
dan bagi an dal am y an g
ber bent uk seper t i kupu- kupu,
ber war na k el abu ( subst ansi
gr i ssea) . Pada bagi an y ang
ber war n a pu t i h ban y ak
mengandung akson ( neur i t )
y an g di sel i mu t i my el i n . Bagi an i n i u n t u k
menghant arkan impuls menuj u ot ak dan dari ot ak
menuj u ef ekt or. Bagi an yang ber war na kel abu
mengandung serabut saraf yang t idak ada myelinnya.
Bagian ini dibedakan dua yait u akar dorsal at au akar
post erior dan akar vent ral at au akar ant erior. Akar
dorsal mengandung neuron sensorik dan akar vent ral
mengandung neuron mot orik.
Sumsum t ulang belakang berfungsi unt uk:
a) menghant arkan impuls dari dan ke ot ak,
b) member i kemungkinan j alan t er pendek ger ak
refleks.
Gam b ar 3 . 7 Di agr am penampang
mel i nt ang sumsum t ul ang bel akang
Subst ansi
al ba
Akar dor sal ( Ser abut sensor i k)
Gangl i on dor sal
Subst ansi
k el abu
Akar vent r al ( Ser abut mot or i k)
Dor sal
Sumsum t ul ang
bel akang
Ser abut sar af
Cak r am
ant ar r uas
t ul ang bel akang
Ruas t ul ang
bel akang
Vent r al
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
41
5 . Susunan Sar af Tepi
Susunan sar af t epi t er susun at as ser abut -
ser abut saraf dar i dan ke pusat susunan sar af.
Susunan saraf t epi berupa 12 pasang serabut saraf
dari ot ak dan 31 pasang serabut saraf dari sumsum
t ulang belakang.
a. Sar af ot ak ( sar af cr ani al )
Saraf ot ak t erdapat pada bagian kepala yang
keluar dari ot ak dan melewat i lubang yang t erdapat
pada t ulang t engkorak. Urat saraf ini berj umlah 12
pasang, ber hubungan er at dengan ot ot mat a,
t elinga, hidung, lidah dan kulit . Kedua belas pasang
urat saraf ot ak t ersebut secara ringkas t ercant um
dalam Tabel 3. 1 berikut .
Ur ut an Sar af dan Fungsi Nama Sar af Si f at Sar af
Sar af
I Ner vus olfact or ius Sensor i k Hidung, sebagai alat penciuman
I I Ner vus opt ikus Sensor i k Bolamat a, unt uk penglihat an
I I I Ner vus okulomot or is Mot or ik Pengger ak bola mat a dan
mengangkat kelopak mat a
I V Ner vus t r oklear is Mot or ik Mat a, memut ar mat a dan
pengger ak bola mat a
V Ner vus t r igeminus Mot or ik -
dan sensor ik
- N. Oft almikus Mot or ik Kulit kepala dan kelopak
dan sensor ik mat a at as
- N. Maksilar is Sensor i k Rahang at as, palat um dan
hidung
N. Mandibularis Mot orik Rahang bawah dan lidah
dan sensor ik
VI Ner vus abdusen Mot or ik Mat a, penggoyang sisi mat a
VI I Ner vus fasialis Mot or ik Ot ot lidah, mengger akkan lidah
dan sensor ik dan selaput lendir r ongga mulut
VI I I Ner vus audit or ius Sensor i k Telinga, rangsangan
pendengar an
I X Ner vus gloso- far ingeis Sensor i k Far ing, t onsil dan lidah,
dan mot or ik r angsangan cit a r asa
X Ner vus vagus Sensor i k Jant ung, lambung, usus halus,
dan mot or ik laring
XI Ner vus asesor ius Mot or ik Leher, ot ot leher
XI I Ner vus hipoglosus Mot or ik Lidah, cit a r asa, dan ot ot lidah
Tabel 3. 1 Si f at dan Fungsi Sar af Ot ak
Sumber : Anat omi Fisiologi unt uk Siswa Per awat
I PA Terpadu I X
42
Dar i kedua bel as sar af ot ak t er sebut dapat
dikelompokkan menj adi 3 macam yait u:
1) saraf sensorik : saraf nomor I , I I , VI I I
2) saraf mot orik : saraf nomor I I I , I V, VI , XI , XI I
3) sar af gabungan sensor ik dan mot or ik : sar af
nomor V, VI I , I X, dan X
Ada saraf yang memiliki j angkauan fungsi sangat
luas yait u saraf nomor X ( saraf vagus) . Sehingga
disebut saraf pengembara. Sifat kerj a saraf vagus
sepert i saraf parasimpat ik.
b. Sar af sumsum t ul ang bel akang ( sar af spi nal )
Sar af sumsum t ulang belakang ber j umlah 31
pasang yang keluar dari:
1) Ruas- ruas t ulang leher : 8 pasang
2) Ruas- ruas t ulang punggung : 12 pasang
3) Ruas- ruas t ulang pinggang : 5 pasang
4) Ruas- ruas t ulang kelangkang : 5 pasang
5) Ruas- ruas t ulang ekor : 1 pasang
Semua saraf sumsum t ulang belakang bersifat
campuran art inya saraf ini unt uk meneruskan impuls
dari resept or ke sist em saraf pusat j uga meneruskan
impuls dari sist em saraf pusat ke semua ot ot rangka
t ubuh. Semua neuron sensorik masuk ke sumsum
t ul ang bel akang mel al ui akar dor sal dan neur on
mot orik keluar dari sumsum t ulang belakang melalui
akar vent ral.
6. Si st em Sar af Tak Sadar ( Sar af Aut onom)
Sist em saraf aut onom merupakan bagian dari
susunan sar af t epi yang beker j anya t i dak dapat
disadari dan bekerj a secara ot omat is. Sist em saraf
aut onom mengendalikan kegiat an organ- organ dalam
seper t i ot ot per ut , pembuluh dar ah, j ant ung dan
alat - alat reproduksi.
Menurut fungsinya, saraf aut onom t erdiri at as
dua macam yait u:
a. Sist em saraf simpat ik
b. Sist em saraf parasimpat ik
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
43
Si st em sar af si mpat i k t er di r i at as 25 pasang
ganglion yang berasal dari:
1) Ruas t ulang belakang : 3 pasang
2) Ruas t ulang punggung : 11 pasang
3) Ruas t ulang pinggang : 4 pasang
4) Ruas t ulang kelangkang : 4 pasang
5) Ruas t ulang ekor : 3 pasang
Dari ganglion- ganglion t ersebut keluar serabut
sar af yang mengendal i kan ker j a or gan seper t i
j ant ung, pembul uh dar ah, kel enj ar ker i ngat dan
semua alat dalam. Serabut saraf dari sist em saraf
par asi mpat i k j uga menuj u or gan- or gan y ang
dikendalikan oleh saraf simpat ik.
Si st em sar af si mpat i k dan si st em sar af
parasimpat ik bekerj a secara ant agonis ( berlawanan)
dalam mengendalikan kerj a suat u organ. Organ at au
kelenj ar yang dikendalikan oleh sist em saraf simpat ik
dan si st em sar af par asi mpat i k di sebut si st em
pengendalian ganda. Apabila suat u organ menj adi
akt if karena rangsangan saraf simpat ik, maka di lain
pihak akan dilambat kan at au dihent ikan oleh saraf
parasimpat ik.
I nfo MEDI A
Dalam keadaan t idak t er angsang, suat u ser abut sar af ber muat an
l i st r i k posi t i f di bagi an l uar , dan negat i f di bagi an dal am. Ji ka ada
suat u r angsang, r angsangan t er sebut akan membangki t kan suat u
impuls yang dit er uskan sepanj ang ser abut sar af. Selama per j alanan
melalui ser abut sar af , impuls sar af akan menyebabkan depolar isasi
ser abut yang dilaluinya.
Set el ah i mpul s mel al ui suat u t empat , t empat t er sebut seger a
akan t erpolarisasi kembali sepert i semula. Serabut yang dilapisi mielin
dapat mener uskan i mpul s dengan kecepat an 100 met er per det i k,
sedangkan serabut yang t idak dilapisi mielin hanya meneruskan impuls
dengan kecepat an 25 met er per det ik.
I PA Terpadu I X
44
Perhat ikan perbandingan pengaruh kerj a saraf
simpat ik dan saraf parasimpat ik pada Gambar 3. 9.
Unt uk memahami lebih banyak pengaruh kerj a
saraf simpat ik dan saraf parasimpat ik, isilah t abel
pada Kegiat an 3. 2 berikut ini dengan pengaruh yang
dit imbulkan kerj a kedua saraf t ersebut .
Gam b ar 3 . 8 Si st em sar af si mpat i k dan par asi mpat i k
Su mber : Biologi Jilid 3 ( 2004) : 220
Menyempi t kan
pupi l mat a
Mer angsang
kel enj ar l udah
Memper l ambat
denyut j ant ung
Menyempi t kan br onki
par u- par u
Mer angsang akt i vi t as
l ambung dan usus
Mer angsang akt i vi t as
pank r eas
Mer angsang kant ung
empedu
Meni ngkat kan
pengosongan
kant ung kemi h
Meni ngkat kan
er eksi geni t al i a
Mel ebur kan pupi l
mat a
Menghambat sekr esi
kel enj ar l udah
Mer el aksasi kan br onki
di par u- par u
Memper cepat denyut
j ant ung
Menghambat akt i vi t as
l ambung dan usus
Menghambat akt i vi t as
pank r eas
Mer angsang pel epasan
gl ukosa dan hat i
menghambat kant ung
empedu
Mer angsang medul a
adr enal
Menghambat pengosongan
kant ung kemi h
Meni ngkat kan ej akul asi dan
kont r aksi vagi na
Si m p a t i k Pa r a s i m p a t i k
Gangl i a
si mpat i k
Ser v i k s
Tor ak s
Lumbar
Sak r al
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
45
Kegi at an 3 . 2
Si st em Sar af Si mpat i k dan Par asi mpat i k
Tabel 3.2 Pengar uh Sar af Si mpat i k dan Par asi mpat i k
t er hadap Ak t i vi t as Or gan
No. Akt ivit as Or gan Pengar uh yang Dit imbulkan oleh:
at au Kel enj ar Sar af Simpat ik Sar af Par asi mpat i k
1. Deny ut j ant ung
2. Pembul uh dar ah
3. Pupi l mat a
4. Tek an an dar ah
5. Kel enj ar l udah
6. Per i st al t i k l ambu n g
7. Kandung k emi h
8. Br on k u s
9. Al at r epr odu k si
10. Per n ap asan
Per t anyaan
1. Sebut kan akt ivit as organ t ubuh at au kelenj ar yang dihambat
oleh kerj a saraf simpat ik!
2. Sebut kan j uga akt ivit as organ t ubuh at au kelenj ar yang dipacu
oleh kerj a saraf simpat ik!
3. Sebut kan akt ivit as organ t ubuh yang dihambat oleh kerj a saraf
parasimpat ik!
4. Sebut kan j uga akt ivit as organ yang dipacu/ digiat kan oleh saraf
parasimpat ik!
5. Apakah kesimpulan kalian t ent ang ker j a sar af simpat ik dan
parasimpat ik?
I PA Terpadu I X
46
I nfo MEDI A
Apak ah Peny ak i t Par k i nson I t u?
Ker usakan yang t er j adi pada kumpul an sel - sel sar af di bagi an
bawah ot ak besar akan menyebabkan ger akan- ger akan yang t i dak
per l u pada bagi an- bagi an anggot a t ubuh. Mi sal nya, ot ot - ot ot pada
lengan yang kadang- kadang kont raksi dan relaksasi sehingga t angan
menj adi ber get ar at au t r emor .
Ker u sak an i t u j u ga dapat
menyebabkan kont r aksi yang
berkelanj ut an pada ot ot bagian
t ubuh yang lain, misalnya pada
ot ot waj ah, yang menyebab-
k an waj ah men j adi k ak u ,
sehi ngga k el i hat an seper t i
t openg. Keadaan sepert i inilah
y ang di sebut peny ak i t Par -
k i nson. Peny ak i t Par k i nson
t idak menyer ang bat ang ot ak,
sehi ngga pengl i hat an, pen-
dengar an, dan k ecer dasan
pender i t a t i dak t er ganggu.
Lat er al vent r i cl es
Ni gr o- st r i at al
neur ons
S
t
r
i
a
t
u
m
Caudat e
nucl eus
Pulamen
Substantia
ni gr a
^
C. Si st em I ndr a
Di bagi an awal pok ok bahasan i ni sudah
disinggung bahwa indra berperan sebagai resept or,
yait u bagian t ubuh yang berfungsi sebagai penerima
rangsangan. Ada lima macam indra yang berfungsi
sebagai penerima rangsangan yait u:
1. Mat a, sebagai pener i ma r angsang cahay a
( fot oresept or) .
2. Tel i nga, sebagai pener i ma r angsang get aran
bunyi ( f onor esept or ) dan t empat ber adanya
indra keseimbangan ( st at oresept or) .
3. Hidung, sebagai penerima rangsang bau berupa
gas ( kemoresept or) .
4. Li dah, sebagai pener i ma r angsang zat yang
t erlarut ( kemoresept or) .
5. Kul i t , sebagai pener i ma r angsang sent uhan
( t angoresept or) dan suhu ( t emperat ur) .
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
47
Gam b ar 3 . 9 Bagi an- bagi an mat a
Ret i na
Ar t er i dan vena r et i na
Kor oi d
Fovea
Sar af opt i k
Bi nt i k but a
Skler a
Vi t r eus humor
Kor nea
I r i s
Lensa
Pupi l
Aqueous
humor
Li gamen
penggant ung
Ot ot
Tiap indra akan berfungsi dengan sempurna apabila:
1. I ndra t ersebut secara anat omi t idak ada kelainan.
2. Bagian unt uk penerima rangsang bekerj a dengan
baik.
3. Saraf- saraf yang membawa rangsang dari dan
ke ot ak bekerj a baik.
4. Pusat pengolahan rangsang di ot ak bekerj a baik.
Bila salah sat u dari bagian t ersebut rusak at au
t erganggu, maka hubungan dengan dunia luar akan
t erganggu j uga.
1 . Mat a
Mat a berfungsi unt uk menerima rangsang berupa
cahaya, kar ena di dal amnya t er dapat r esept or
penerima cahaya yang disebut fot oresept or.
Mat a t er l et ak di dal am r ongga mat a yang
dilindungi oleh t ulang- t ulang t engkorak.
Selain it u mat a j uga dilindungi oleh:
a. Kelopak mat a, berupa kulit t ipis yang berfungsi
unt uk melindungi mat a dari debu at au sent uhan
benda.
b. Bulu mat a, unt uk melindungi mat a dari cahaya
yang t erlalu menyilaukan.
c. Alis, unt uk melindungi mat a dari aliran keringat
dan air huj an.
d. Air mat a yang dihasilkan oleh kelenj ar air mat a,
u n t u k men j aga k el embapan mat a dan
membersihkan mat a dari debu dan bakt eri.
I PA Terpadu I X
48
Mat a manusia berbent uk agak bulat dengan garis
t engah kurang lebih 2, 5 sent imet er. Mat a t ersebut
t erdiri at as t iga lapisan j aringan yait u:
a. Lapi san sk l er a at au sel aput put i h
Mer upakan l api san pal i ng l uar, sangat kuat .
Lapisan ini berwarna put ih sehingga sering disebut
l api san put i h mat a. Di bagi an depan l api san i ni
membent uk kornea yang bening, unt uk menerima
cahaya masuk ke dalam mat a. Kornea ini selalu basah
oleh air mat a yang dihasilkan oleh kelenj ar air mat a.
b. Lapi san k or oi d at au sel aput hi t am
Merupakan lapisan di bawah sklera dan lapisan
t engah bola mat a. Bagian ini banyak mengandung
mel ani n dan pembul uh dar ah. Ber f ungsi unt uk
menghent ikan refleksi cahaya yang menyimpang di
dalam mat a.
Di bagian depan mat a, koroid membent uk iris. I ris
ini mengandung pigmen hit am, biru, hij au at au coklat ,
sehingga dapat sebagai penent u warna mat a. Di bagian
t engah ir is t er dapat pupil yang mer upakan celah
( bukaan) , unt uk mengat ur int ensit as cahaya yang
masuk mat a.
Di belakang iris t erdapat lensa mat a berbent uk
cembung di kedua si si yang di i kat ol eh l i gamen
suspensor i. Mencembung at au memipihnya lensa
menyebabkan mat a ber akomodasi. Lihat Gambar
3. 10 yang memperlihat kan perubahan lensa mat a.
Ligamen
penggantung
Ot ot relaksasi
Benda j auh
Ligamen
penggantung
Benda dekat
Ot ot kont raksi
a. Mat a melihat benda dekat b. Mat a melihat benda j auh
Gambar 3 . 1 0 Bent uk l ensa mat a saat mel i hat benda dekat dan j auh
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
49
Gambar 3 . 1 1 Skema sel ker ucut dan sel bat ang
Badan sel
Ter mi nal si napt i k Segmen bagi an l uar
Sel bat ang
Sel Ker ucut
Cakr am ber membr an yang
mengandung pi gmen vi sual
c. Ret i na at au sel aput pel angi
Ret ina adalah lapisan mat a paling dalam. Pada
lapisan ini t erdapat bagian yang paling peka t erhadap
cahaya yait u bint ik kuning ( fovea) . Selain it u pada
r et i na j uga t er dapat bi nt i k but a, yai t u t empat
keluarnya saraf mat a.
Pada ret ina t ersusun kurang lebih 125 j ut a sel-
sel bat ang ( sel basi l us) yang mampu mener i ma
rangsang cahaya t idak berwarna dan unt uk melihat
pada keadaan cahaya redup. Selain sel bat ang, pada
ret ina j uga t erdapat kurang lebih 7 j ut a sel kerucut
( sel konus) yang ber f ungsi mener i ma r angsang
cahaya kuat dan berwarna. Sel kerucut lebih banyak
t erdapat pada bagian bint ik kuning ( fovea cent ralis) .
Jadi bila ingin melihat suat u benda dengan j elas,
maka bayangan harus j at uh di bagian ini.
Gambar 3 . 1 2 Kedudukan sel ker ucut dan sel bat ang pada r et i na
Sel ber pi gmen
Sel hor i zont al
Sel amakr i n
Si nar masuk
Sel ker ucut
Sel bat ang
Sel bi pol ar
Lapi san
gangl i on
Sar af mat a
Ret i na
Si nar
masuk
Sar af mat a
I PA Terpadu I X
50
Kegi at an 3. 3
Di ret ina j uga dij umpai daerah yang sama sekali
t idak mengandung sel bat ang at aupun sel kerucut .
Bagian ini disebut bint ik but a. Bila cahaya j at uh di
daerah ini, kit a t idak bisa melihat apa- apa
Unt uk memahami fungsi bagian- bagian mat a,
coba kalian isi Tabel 3. 3 kegiat an berikut .
Tabel 3. 3 Fungsi Bagi an- bagi an Mat a
No. Bagi an Mat a Fungsi
1. Kornea
2. I ris dan pupil
3. Lensa
4. Ret ina
5. Bint ik but a
6. Selaput hit am
7. Kelopak mat a
8. Bulu mat a
9. Air mat a
10. Aqueous humor
Suat u benda dapat dilihat oleh mat a, bila benda
t er sebut memant ul k an cahay a. Cahay a y ang
dipant ulkan oleh benda masuk ke mat a melalui kornea
dan dit eruskan ke lensa melalui pupil. Oleh lensa,
cahaya t ersebut dibiaskan dan difokuskan di ret ina
sehingga membent uk bayangan kecil dan t erbalik
pada r et ina. Tet api oleh ot ak bayangan t er sebut
diart ikan sepert i gambar yang kit a lihat .
Pr oses mel i hat dapat di j el ask an sebagai ber i k ut .
Cahay a di pant ul k an ol eh benda o di t angk ap ol eh k or nea o
mel ew at i pupi l ol ensa oaqueos humor or et i na obay angan
oot ak ok esan mel i hat
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
51
Kegi at an 3 . 4
Bayangan benda yang j at uh pada bint ik but a
t idak akan t erlihat . Unt uk menget ahui adanya bint ik
but a t ersebut , lakukan kegiat an berikut .
Nama
Jarak Uj ung Bolpoint Merah
Mulai Tidak Tampak ( cm)
Jarak Uj ung Bolpoint Hit am
Mulai Tidak Tampak ( cm)
I II III
Rat a-
rat a
I II III
Rat a-
rat a
Menent uk an Bi nt i k But a
A. Tuj uan
Menget ahui adanya bint ik but a pada mat a
B. Al at dan Bahan
Mej a, Bolpoint warna hit am dan merah ( dapat digant i warna
lain) , Mist ar.
C. Car a Ker j a
1. Bekerj alah secara berkelompok beranggot akan t iga siswa.
2. Suruh t eman kalian menempat kan bolpoint warna merah dan
hit am berimpit pada t epi mej a dengan uj ung di at as. Warna
merah di t angan kanan dan hit am di t angan kiri.
3. Tut up mat a kanan kalian dengan t elapak t angan. Arahkan
pandangan mat a kiri kalian pada uj ung bolpoint warna hit am.
Jangan melirik balpoin warna merah.
4. Suruh t eman kalian menggeser bolpoint warna merah ke
arah kanan secara perlahan- lahan. Apa yang t erj adi?
Saat uj ung bolpoint warna merah di t angan kanan t eman kalian
t idak t ampak, kalian t elah menemukan bint ik but a mat a kiri.
5. Lakukan kegiat an yang sama pada mat a kanan.
6. Ukurlah j arak uj ung bolpoint t ersebut mulai t idak t ampak
dari t empat semula.
7. Ulangi masing- masing mat a sebanyak t iga kali.
8. Cat at lah dalam t abel.
9. Lakukan j uga t erhadap t eman yang lain.
D. Tabel Pengamat an
I PA Terpadu I X
52
E. Per t anyaan
1. Bagai manakah j ar ak bol poi nt mer ah dan hi t am mul ai t i dak
t ampak?
2. Samakah j arak bolpoint mulai t idak t ampak ant ara siswa sat u
dengan yang lain?
3. Apakah kesimpulan kalian t ent ang bint ik but a dari percobaan ini?
2. Tel i n ga
Tel i nga mer upakan t empat ber adanya i ndr a
pendengaran dan keseimbangan. Telinga manusia
t er dir i at as t iga bagian yait u t elinga luar, t elinga
t engah dan t elinga dalam.
a. Tel i nga l uar
Telinga luar t erdiri at as:
1) Daun t elinga, berfungsi unt uk menampung at au
mengumpulkan gelombang bunyi.
2) Liang t elinga ( saluran audit ori) , berfungsi unt uk
meny al ur k an gel ombang buny i k e sel aput
gendang t elinga. Liang t elinga panj angnya kurang
lebih 2, 5 sent imet er. Di sepanj ang dinding liang
t elinga t erdapat rambut halus, kelenj ar minyak
dan k el en j ar k er i n gat , y an g ber f u n gsi
menghalangi debu dan air yang masuk.
3) Selaput gendang t elinga ( membran t ymphani) ,
yang membat asi t elinga luar dan t elinga t engah.
Berfungsi unt uk menangkap get aran.
b. Tel i nga t engah
Telinga bagian t engah t erdiri at as:
1) Tulang- t ulang pendengaran ( osikel) , yait u berupa
t iga t ulang kecil yang bersambung dari selaput
gendang t elinga menuj u t elinga dalam. Ket iga
t ulang t ersebut adalah t ulang mart il ( malleus) ,
yang let aknya paling luar berhubungan dengan
sel aput gendang t el i nga. Ber i kut nya adal ah
t ulang landasan ( inkus) yang menghubungkan
mart il dan sanggurdi. Tulang paling dalam adalah
t ulang sanggurdi ( st apes) , yang melekat dengan
saluran rumah siput pada t ingkap j orong.
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
53
2) Saluran Eust achius, yait u saluran sempit yang
menghubungkan t elinga t engah dengan bagian
belakang t enggorokan. Saluran ini t erbuka saat
kit a mengunyah, menguap, bersin at au membuka
mu l u t . Fu n gsi sal u r an i n i adal ah u n t u k
memasukkan udara ke rongga t elinga t engah
sehingga t ekanan udara di kedua gendang t elinga
sama dengan udara di luar t ubuh.
c. Tel i nga dal am
Telinga bagian dalam t erdiri at as:
1) Tingkap j orong dan t ingkap bulat , merupakan
membran yang t erdapat pada pangkal saluran
r u mah si pu t ( k ok h l ea) . Ti n gk ap j or on g
mer upakan membr an ber bent uk oval yang
ber h u bu n gan den gan t u l an g san ggu r di .
Sedangkan t ingkap bundar merupakan membran
ber bent uk bundar / bul at . Ti ngkap ber f ungsi
unt uk menyalurkan get aran ke t elinga dalam dan
t ingkap bulat sebagai penyeimbang get aran.
2) Salur an r umah siput ( kokhlea) , yait u salur an
ber bent uk spir al menyer upai r umah siput . Di
dalam kokhlea ( di bagian t engah) t erdapat organ
cort i, yang berisi ribuan " sel rambut " yang peka
t erhadap get aran. I mpuls yang t imbul di dalam
sel rambut t ersebut dit eruskan oleh saraf audit ori
ke ot ak ( lihat Gambar 3. 13) .
Gam b ar 3 . 1 3 Bagi an- bagi an t el i nga manusi a
Sumber : Biologi 2
Osi k el
Sal ur an
pendengar an
Jendel a
ov al
Jendel a
bul at
Membr an t ekt or i al
Li mf a
Sar af audi t or i
Kok l ea
Sel - sel
r ambut
Membr an
basi l ar
Li mf a
Or gan cor t i
Ke sar af audi t or i
Tabung
Bust achi us
Jendel a
bul at
Membr an t i mpani
( Gendang t el i nga)
Sal ur an audi t or i T
e
l
i
n
g
a

t
e
n
g
a
h
Kokl ea yang di l ur uskan ( skema)
I r i san mel i nt ang mel al ui kokl ea
I PA Terpadu I X
54
3) Tiga saluran set engah lingkaran ( kanalis semi
si r kul ar i s) , yai t u t i ga buah sal ur an set engah
lingkaran yang sat u dengan yang lain membent uk
sudut 90°. Pada uj ung set iap saluran t erdapat
penebalan (menggelembung) yang disebut ampulla
dan bergabung dengan ut rikulus dan sakulus.
Bagaimanakah kit a dapat mendengar suat u bunyi?
Kit a dapat mendengar suat u bunyi pada dasarnya
dengan urut an sebagai berikut ( lihat Gambar 3.15) .
1) Gelombang bunyi dit erima daun t elinga.
2) Gelombang bunyi disalurkan masuk oleh liang
t elinga.
3) Gelombang bunyi mengget arkan gendang t elinga.
4) Get aran t ersebut dit eruskan oleh t ulang- t ulang.
pendengaran ( osikel) .
5) Get ar an di t er usk an k e t i ngk at j or ong dan
mengget arkan cairan limfe di dalam kokhlea.
6) Get ar an cai r an l i mf e di dal am k ok h l ea
mengger akkan sel r esept or or gan kor t i, yang
menghasi l kan i mpul s unt uk di hant ar kan ol eh
saraf pendengar ke ot ak unt uk diart ikan.
7) Get aran cairan limfe j uga menggerakkan t ingkap
bulat bergerak keluar masuk unt uk mengat ur
t ekanan udara di dalam agar seimbang dengan
t ekanan di luar.
Bunyi yang didengar manusia adalan bila bunyi
t ersebut mempunyai frekuensi 20 - 20 000 get aran/
det ik ( Hz) .
Gam b ar 3 . 1 4 Jal an gel ombang bunyi dal am t el i nga
Sumber : Memahami dunia t er sembunyi; Panca I ndr a
1
2
3
4
5
6
7
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
55
Selain sebagai indra pendengaran, t elinga j uga
sebagai indra keseimbangan. Fungsi keseimbangan
ini t erdapat pada t elinga dalam yang dilaksanakan
oleh t iga saluran set engah lingkaran ut rikulus dan
sakulus. Dengan adanya t iga organ t ersebut maka
t elinga bagian dalam dapat mendet eksi:
1) Posisi t ubuh yang berhubungan dengan gravit asi
( kesei mbangan st at i s) yang di l akukan ol eh
ut rikulus dan sakulus.
2) Ger akan t ubuh ( keseimbangan dinamis) yang
dilakukan oleh t iga saluran set engah lingkaran.
Pada uj ung set iap saluran set engah lingkaran
t erdapat st rukt ur yang disebut ampulla. Di dalamnya
t er dapat r esept or meny er upai r ambut y ang
berhubungan dengan serabut saraf ot ak. Sel- sel yang
menyerupai rambut t ersebut menghadap ke bagian
yang berbent uk j eli ( lihat Gambar 3. 15) . Dengan
adanya gerakan t ubuh ( kepala) , maka cairan yang
ada di dalam saluran set engah lingkaran bergerak
dan mer angsang sel r esept or seper t i r ambut
t ersebut . Oleh sel resept or gerakan t ersebut diubah
menj adi impuls dan dit er uskan ke ot ak dan ot ak
memerint ah ot ot menj aga keseimbangan t ubuh.
Sedangkan di ut rikulus dan sakulus t erdapat bat u
kecil yang disebut ot olit h. Bat u t ersebut merangsang
dengan cara menekan sel resept or sert a bereaksi
t erhadap gravit asi. Ot ak akan dapat menent ukan
posisi kepala dari gerakannya.
Gam b ar 3 . 1 5 Resept or - r esept or pada sal ur an set engah
l i ngkar an, sakul us dan ut r i kul us.
Su mber : Biologi Jilid 3 ( 2004) : 247
Al i r an endol i mf a
Kepala
Rambut
Sel
r ambut
Ser abut
sar af
Ar ah per ger akan t ubuh
Kepal a
Ampul a
Al i r an endol i mf a
Sal ur an
semi si r k ul er
Sar af vest i bul er
Vest i bul a
Ut r i k el
Sakul
I PA Terpadu I X
56
Bul bus
ol f akt or i s
Tul ang
Sel epi t el i um
Sel
kemor esept or
Si l l a
Pot ensi al ak si
Muk us
Ot ak
Rongga
hi dung
Gam b ar 3 . 1 6 Skema sel - sel pener i ma r angsang bau
Su mber : Biologi Jilid 3 ( 2004) : 251
3. Hi dung
Hi dung manusi a mer upakan or gan t empat
beradanya resept or pembau ( khemoresept or) . Maka
dengan organ ini kit a dapat menget ahui berbagai
macam bau. Bahkan hanya dengan mambau saj a
kit a dapat menget ahui nama benda t anpa har us
melihat nya.
Sel- sel resept or yang berfungsi unt uk menerima
rangsangan zat kimia berupa uap t erlet ak di rongga
hidung bagian at as ( lihat Gambar 3.16) . Daerah ini
memiliki ukuran sekit ar 250 mm
2
. Sel- sel resept or ini
mempunyai rambut - rambut halus ( silia) di uj ungnya
dan diliput i selaput lendir yang berfungsi sebagai
pelembap. Dari sel- sel resept or ini rangsang dibawa
oleh serabut saraf menuj u pusat pembau di ot ak.
Kit a dapat membau suat u zat karena zat yang
berupa uap t ersebut masuk ke rongga hidung sewakt u
kit a menarik napas. Zat t ersebut akan dilarut kan pada
sel aput l endi r dan mer angsang sel - sel r esept or,
kemudian dibawa oleh saraf pembau ke ot ak sehingga
kit a dapat menget ahui bau t ersebut .
Pr oses membau dapat di j el ask an sebagai ber i k ut .
Bau di udara pernapasan o masuk rongga hidung o larut dalam
selaput lendir o dit erima saraf pembau o menuj u ot ak o t erj adi
kesan bau.
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
57
4. Li dah
Lidah merupakan tempat beradanya indra pengecap
(khemoresept or). Zat yang dapat dikecap adalah zat -
zat kimia berupa larut an. Pada saat kit a mengecap
makanan, r asa yang t i mbul sebenar nya adal ah
perpaduan ant ara rasa dan bau. Oleh karena it u indra
pengecap erat kait annya dengan indra pembau.
Lidah t erbent uk oleh j aringan ot ot yang dit ut upi
oleh selaput lendir yang selalu basah dan berwarna
merah j ambu. Di dalam mulut , permukaan lidah t erasa
halus dan licin. Coba kalian perhat ikan lidah kalian di
cermin, maka akan t ampak t onj olan- t onj olan kecil di
permukaan lidah. Tonj olan kecil it u disebut papila. Ada
t iga j enis papila yang ada di permukaan lidah yait u:
a. Papila sirkumvalat a, yang berbent uk cincin. Papila
ini t erdapat di pangkal lidah, berj aj ar membent uk
huruf V.
b. Papila fungiformis, yang berbent uk sepert i j amur.
Papila ini menyebar di permukaan uj ung dan sisi
lidah.
c. Papila filiformis, yang berbent uk sepert i rambut .
Papila ini merupakan papila t erbanyak. Papila ini
lebih banyak berfungsi sebagai perasa sent uhan
daripada pengecap.
Pada papi l a- papi l a i ni l ah t er dapat k uncup
pengecap yang merupakan kumpulan uj ung- uj ung
sar af pengecap dan ol eh ser abut - ser abut sar af
dihubungkan dengan ot ak.
Suat u zat dapat dir asakan oleh lidah bila zat
t ersebut berupa larut an. Larut an t ersebut kemudian
memenuhi parit - parit di sekit ar papila- papila. Karena
pada papi l a t er sebut t er dapat kuncup- kuncup
pengecap, maka zat yang mengisi par it t er sebut
mer angsang kuncup pengecap. Rangsangan i ni
dit eruskan oleh serabut saraf menuj u ke ot ak unt uk
diart ikan.
Kuncup- kuncup pengecap dapat membedakan
empat rasa pokok yait u asam, pahit , manis dan asin.
Namun t erkadang kit a j uga dapat merasakan lebih
dar i empat r asa t er sebut . Hal i ni t er j adi kar ena
melibat kan fakt or- fakt or lain yait u:
I PA Terpadu I X
58
a. Kombi nasi k eempat r asa ut ama t er sebut
menghasilkan rasa baru.
b. Peranan resept or- resept or pencium, suhu dan
sent uhan.
Keempat rasa t ersebut di at as, dirasakan oleh
kuncup- kuncup pengecap yang berbeda dan kuncup-
kuncup t ersebut berkumpul pada bagian t ert ent u di
permukaan lidah ( lihat Gambar 3. 17) . Namun t iap
or an g mempu n y ai v ar i asi k el u asan daer ah
penyebaran rasa t ersebut .
Unt uk menget ahui bagian- bagian mana dari lidah
yang peka t erhadap rasa manis, asin, pahit dan asam,
lakukan kegiat an berikut .
Gam b ar 3 . 1 7 Penyebar an daer ah r asa pada per mukaan l i dah
Sumber : Biologi 2
Kegi at an 3 . 5
Daer ah Kepek aan Li dah
A. Tuj uan
Mengenal daerah- daerah pada lidah yang paling peka t erhadap
rasa manis, asam, pahit dan asam.
manis asam
asin
pahit
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
59
B. Al at dan Bahan
1. 4 gelas
2. Larut an gula
3. Larut an asam cuka encer
4. Larut an garam dapur
5. Larut an pil kina ( dapat digant i larut an pahit yang lain)
6. Cot t on bud at au kapas bert angkai
7. Kert as hisap at au t isu
8. Saput angan besar
9. Air masak secukupnya unt uk berkumur
C. Car a Ker j a
1. Siapkan larut an gula, larut an asam cuka encer, larut an garam
dan larut an pil kina dalam gelas dan beri label A, B, C dan D.
A B C D
Larut an gula Larut an cuka Larut an garam Larut an Pil Kina
2. Tut upl ah kedua mat a t eman kal i an dengan menggunakan
saput angan besar. Mi nt al ah di a ber kumur dan menj ul ur kan
lidahnya unt uk dikeringkan.
3. Celupkan cot t on bud ke dalam larut an gelas A dan usapkan
pada salah sat u bagian permukaan lidah, misalkan bagian pangkal
lidah ( bagian1) .
4. Tanyakan kepada t eman kalian t adi apakah merasakan cairan
t er sebut . Jawaban cukup mengangguk, bila mer asakan dan
menggelengkan kepala bila t idak merasakan. Cat at dalam t abel
pengamat an dengan memberi t anda + bila merasakan dan t anda-
bila t idak merasakan.
5. Lakukan j uga cara yang sama unt uk bagian 2, 3 dan 4 pada
lidah t eman kalian t ersebut .
Set iap gant i larut an gunakan cot t on bud yang baru dan selalu
berkumur dulu lalu dikeringkan.
6. Lakukan cara sepert i di at as, unt uk larut an B kepada t eman
kedua, larut an C unt uk t eman ket iga dan larut an D unt uk kalian
sendiri.
I PA Terpadu I X
60
D. Tabel Pengamat an
Lar u t an Pangk al Li dah Tepi Li dah Tengah Li dah Uj ung Li dah
( Bagi an 1) ( Bagi an 2) ( Bagi an 3) ( Bagi an 4)
Gula
Cuka encer
Garam
Pil kina
E. Per t anyaan
1. Berdasarkan hasil penguj ian di at as, sebut kan bagian permukaan
lidah yang peka t erhadap rasa:
a. Manis
b. Asam
c. Asin
d. Pahit
2. Apakah kesimpulan kalian dari percobaan ini?
5 . Ku l i t
Selain sebagai alat ekskresi, kulit j uga berfungsi
sebagai indra perasa dan peraba. Resept or- resept or
yang t erdapat pada kulit adalah:
a. Ko r p u s m ei ssn er , yang t er l et ak di dekat
per mukaan kul i t . Ber f ungsi unt uk mener i ma
r angsang sent uhan/ r abaan. Resept or i ni
t ersebar t idak merat a di permukaan kulit . Uj ung
j ari memiliki paling banyak resept or peraba.
b. Ko r p u s p a ci n i , yang ber f ungsi mener i ma
rangsang t ekanan. Let aknya di bawah lapisan
dermis.
c. Ko r p u s r u f f i n i , ber f ungsi unt uk mener i ma
rangsang panas. Let aknya di lapisan dermis.
d. Ko r p u s k r au se, bef ungsi unt uk mener i ma
rangsang dingin. Let aknya di lapisan dermis.
e. Uj ung sar af t anpa sel aput , yang peka t erhadap
rasa sakit / nyeri. Let aknya di lapisan epidermis.
Sar af i ni sangat pent i ng unt uk kesel amat an
t u bu h . Ji k a t er j adi sesu at u y an g t i dak
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
61
mengunt ungkan, saraf ini cepat bereaksi, ant ara
lain dengan adanya gerak refleks.
D. Kel ai nan dan Peny ak i t pada Si st em
I ndr a
Beberapa kelainan at au penyakit pada alat indra
yang biasa kit a j umpai dalam kehidupan sehari- hari
ant ara lain:
1 . Mi opi ( Rabun Jauh)
Yait u kelainan pada mat a dimana bayangan yang
dibent uk oleh lensa j at uh di depan ret ina. Kelainan
ini t erj adi karena lensa mat a t erlalu cembung at au
gar i s t engah mat a panj ang. Kel ai nan i ni dapat
dit olong dengan menggunakan lensa negat if.
2 . Hy per met r opi ( Rabun Dek at )
Yai t u kel ai nan mat a di mana bayangan yang
dibent uk oleh lensa j at uh di belakang ret ina. Kelainan
ini t erj adi karena lensa mat a t erlalu pipih at au garis
t engah mat a pendek. Kelainan ini dapat dit olong
dengan menggunakan lensa posit if.
3 . Pr esbi opi
Yait u kelainan pada mat a karena t idak elast isnya
lensa mat a unt uk berakomodasi. Penderit a kelainan
ini biasanya menggunakan lensa ganda yait u lensa
posit if dan lensa negat if.
4 . Rabun Senj a
Kelainan pada mat a karena defisiensi vit amin A.
Akibat nya penderit a kesulit an melihat benda saat
t erj adi perubahan dari t erang ke gelap at au saat senj a.
5 . Kat ar ak
Yai t u menger uhnya l ensa mat a, yang dapat
disebabkan oleh kekurangan vit amin B at au j uga
fakt or usia.
I PA Terpadu I X
62
Ref l ek si
Ran gk u man
1. Tiga komponen dalam fungsi koordinasi:
a. Resept or : bagian t ubuh yang berfungsi sebagai penerima
r angsangan.
b. Konduk t or : bagi an t ubuh y ang ber f ungsi sebagai
penghant ar rangsangan.
c. Efekt or : bagian t ubuh yang menanggapi rangsangan.
2. Sel saraf t erdiri at as:
a. Badan sel
b. Dendrit
c. Neurit ( akson)
3. Berdasarkan bent uk dan fungsinya neuron dibedakan:
a. Neuron sensorik
b. Neuron mot orik
c. Neuron konekt or
4. Sist em saraf dibagi menj adi sist em saraf sadar dan saraf t ak
sadar.
5. Sist em saraf sadar dibagi menj adi saraf pusat dan saraf t epi.
6. Sist em saraf t ak sadar dibagi menj adi saraf simpat ik dan saraf
parasimpat ik.
7. Saraf pusat dibagi menj adi ot ak dan sumsum t ulang belakang
8. Saraf t epi dibagi menj adi 12 pasang saraf ot ak dan 31 pasang
saraf sumsum t ulang belakang.
9. I ndra manusia t erdiri at as mat a, t elinga, hidung, lidah, kulit .
10. Kelainan dan penyakit pada indra, misalnya miopi, hipermet ropi,
presbiopi, rabun senj a, kat arak.
Sebagai bahan r ef l eksi , coba buat l ah skema dasar dar i si st em
koordinasi manusia. Jelaskan masing- masing! Jika merasa kesulit an
t anyakan pada t eman/ guru kalian. Jika sudah paham kalian bisa
melanj ut kan pembelaj aran ke bab berikut nya.
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
63
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( x ) pada hur uf a, b, c at au d!
1. Bagian t ubuh yang berfungsi sebagai penerima rangsangan disebut
. . . .
a. kelenj ar c. r esept or
b. efekt or d. hor mon
2. Sist em saraf manusia dibedakan menj adi . . . .
a. sist em saraf pusat dan sist em saraf sadar
b. ot ak dan sumsum t ulang belakang
c. susunan saraf pusat dan susunan saraf t epi
d. sist em saraf sadar dan sist em saraf t ak sadar
Unt uk soal nomor 3 sampai 5 perhat ikan gambar neuron berikut .
Bagian yang dinamakan dendrit adalah nomor . . . .
a. 1 c. 3
b. 2 d. 4
3. Bagian yang berfungsi membawa rangsangan dari badan sel adalah
nomor . . . .
a. 1 c. 3
b. 2 d. 4
4. Selubung myelin dit unj ukkan nomor . . . .
a. 1 c. 3
b. 2 d. 4
5. Bagian neuron yang berfungsi unt uk mempercepat j alan impuls adalah
. . . .
a. akson c. nodus ranvier
b. selubung myelin d. dendrit
Uj i Kompet ensi
Nuk l eus
Si t opl asma
1
2
3
4
I PA Terpadu I X
64
6. Ant ara neuron sat u dengan neuron lain t erdapat celah sempit yang
disebut . . . .
a. gangglion c. meninges
b. neurofibril d. sinaps
7. Neuron yang berfungsi membawa impuls dari pusat susunan saraf
ke ot ot disebut neuron . . . .
a. sensor ik c. konekt or
b. mot orik d. asosiasi
8. Saraf yang membawa rangsangan dari indra ke pusat saraf disebut
. . . .
a. saraf sensorik c. saraf asosiasi
b. saraf mot orik d. saraf t epi
9. Selaput pembungkus ot ak disebut . . . .
a. pleura c. meninges
b. perikardium d. membran plasma
10. Perhat ikan nama- nama berikut .
1. Ot ak 4. Neur on mot or ik
2. Gerak 5. Rangsang
3. Neuron sensorik 6. Sumsum t ulang belakang
Urut an gerak sadar yang benar adalah . . . .
a. 1- 3- 4- 5- 6- 2 c. 5- 3- 4- 6- 1- 2
b. 5- 4- 3- 6- 1- 2 d. 5- 4- 1- 3- 2
Unt uk soal nomor 11- 13 perhat ikan gambar ot ak berikut ini!
11. Pusat keseimbangan adalah nomor . . . .
a. 1 c. 3
b. 2 d. 4
12. Pengat ur denyut j ant ung dan pernapasan adalah nomor . . . .
a. 1 c. 3
b. 2 d. 4
1
2
3
4
Sist em Koor dinasi dan Alat I ndr a pada Manusia
65
13. Jembat an varol t erkait dengan bagian nomor . . . .
a. 1 c. 3
b. 2 d. 4
14. Yang disebut saraf pengembara adalah saraf ot ak nomor . . . .
a. I c. VI I I
b. V d. X
15. Berikut ini akt ivit as organ yang dipengaruhi saraf parasimpat ik adalah
. . . .
a. meningkat nya denyut j ant ung
b. meningkat nya perist alt ik lambung
c. meningkat nya laj u pernapasan
d. melebarnya pupil
16. Kemampuan lensa mat a unt uk mencembung dan memipih disebut
. . . .
a. akomodasi c. kont raksi
b. relaksasi d. adapt asi
17. Berikut ini pernyat aan yang benar t ent ang sel kerucut pada ret ina
mat a, k ecual i . . . .
a. j umlahnya lebih sedikit dibandingkan sel bat ang
b. peka t erhadap cahaya t erang
c. paling banyak di daerah fovea
d. unt uk melihat benda t ak berwarna
18. Warna mat a seseorang dit ent ukan oleh . . . .
a. sklera c. kelopak
b. koroid d. iris
19. Berikut ini t ulang- t ulang pendengar pada t elinga, k ecual i . . . .
a. t onsil c. sanggurdi
b. mart il d. landasan
20. Tingkap j orong berhubungan langsung dengan t ulang pendengar yait u
. . . .
a. landasan c. sanggur di
b. mart il d. t onsil
21. Tonj olan- t onj olan kecil yang t erdapat pada permukaan lidah disebut
. . . .
a. epit el c. kuncup pengecap
b. papila d. t onsil
22. Bagian lidah yang peka t erhadap rasa asin adalah . . . .
a. pangkal c. uj ung
b. samping d. t engah
I PA Terpadu I X
66
P r o y e k
Car i l ah i n f or masi t en t an g pen y ak i t - pen y ak i t y an g
ber hubungan dengan si st em koor di nasi dan al at i ndr a pada
manusia dari sumber. Cat at lah dalam buku cat at an kalian t ent ang
nama, penyebab, ser t a pencegahan dar i penyaki t - penyaki t
t ersebut . Kumpulkan kepada guru kalian.
23. Tango resept or adalah nama resept or yang t erdapat pada . . . .
a. lidah
b. kulit
c. mat a
d. t elinga
24. Nama resept or unt uk menerima rangsang panas pada kulit adalah
. . . .
a. krause
b. ruffini
c. pacini
d. meisner
25. Gangguan mat a kar ena bayangan j at uh dibelakang r et ina disebut
. . . .
a. miopi
b. emet ropi
c. presbiopi
d. hypermet ropi
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Gambarlah sebuah sel saraf dan beri ket erangan bagian- bagiannya!
2. Tuliskan j alan impuls yang dilalui gerak sadar dan gerak refleks!
3. Tul i skan per bedaan 5 pengar uh ker j a saraf si mpat i k dan saraf
parasimpat ik!
4. Sebut kan minimum 5 bagian mat a sert a fungsinya!
5. Gambarkan skema daerah kepekaan lidah t erhadap rasa manis,
asin, asam dan pahit !
Kelangsungan Hidup Or ganisme
67
Bi l a kal i an i ngi n mencar i caci ng t anah, di mana kal i an akan mencar i nya? Tent u
saj a kal i an akan mencar i di t empat yang l embab, mi sal nya di t epi sungai .
Set i ap or gani sme mempunyai l i ngkungan hi dup yang ber beda- beda.
Li ngkungan hi dup yang sesuai , sehi ngga or gani sme dapat hi dup dan
ber kembangbi ak di sebut habi t at . Jadi habi t at caci ng t anah adal ah di dal am t anah
yang l embap. Coba kal i an car i cont oh- cont oh habi t at or gani sme yang l ai n.
Li ngkungan hi dup dapat mengal ami per ubahan, per ubahan t er sebut
di sebabkan kar ena per i st i wa al am, mi sal nya gempa bumi , keker i ngan, banj i r at au
kar ena per buat an manusi a mi sal nya penebangan hut an unt uk per sawahan dan
per umahan, pencemar an udar a, ai r at au t anah dan l ai n- l ai n. Per ubahan l i ngkungan
menyebabkan per ubahan pul a pada or gani sme yang hi dup di dal amnya. Or gani sme
har us dapat menyesuai kan di r i t er hadap per ubahan t er sebut , sebab bi l a t i dak i a
akan mengal ami kesul i t an at au bahkan mengaki bat kan kemat i an.
Unt uk dapat mengi dent i f i kasi kel angsungan hi dup makhl uk hi dup mel al ui
adapt asi , sel eksi al am, dan per kembangbi akan, pel aj ar i l ah bab ber i kut dengan
cer mat !
Unt uk memper mudah memahami mat er i ini, per hat ikan pet a konsep ber ikut ini.
Pet a Konsep
Kel angsungan Hi dup Or gani sme
Ad ap t asi
Sel ek si Al am Per k emb an g b i ak an
dij elaskan dengan
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i i ni .
• Makhl uk hi dup
• Adapt asi
• Sel eksi al am
• Per k embangbi ak an
Bab 4
Kel angsungan Hi dup
Or gani sme
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
68
B. Adapt asi
Adapt asi adal ah kemampuan makhl uk hi dup
unt uk menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Macam- macam Adapt asi
Ada banyak bent uk adapt if t ubuh makhluk hidup
supaya dapat ber t ahan hidup, bent uk adapt if ini
dapat berupa st rukt ur t ubuh, warna t ubuh, fungsi
alat t ubuh dan lain- lain, yang semuanya bert uj uan
unt uk membant u ber t ahan hidup. Walaupun ada
banyak cara makhluk hidup unt uk beradapt asi t et api
secara garis besar adapt asi dibedakan menj adi 3
yai t u: adapt asi mor f ol ogi , adapt asi f i si ol ogi dan
adapt asi t ingkah laku.
1. Adapt asi Mor f ol ogi
Adalah penyesuaian diri bent uk t ubuh at au alat -
alat t ubuh sehingga sesuai dengan lingkungannya.
Adapt asi morfologi ini mudah kit a amat i pada
hewan at aupun pada t umbuhan.Coba kalian lakukan
kegiat an berikut .
A. Pen d ah u l u an
Kelangsungan hidup organisme didukung at au
dipengaruhi oleh 3 perist iwa yait u adapt asi, seleksi
alam, dan perkembangbiakan. Adapt asi merupakan
penyesuaian makhluk hidup t erhadap lingkungan.
Seleksi alam merupakan kemampuan alam unt uk
menyeleksi organisme yang ada di dalamnya. Dengan
beradapt asi makhluk hidup yang mampu bert ahan
akan berlangsung hidupnya, sedangkan yang t idak
mampu bert ahan akan punah, dalam perist iwa inilah
alam akan berperan sebagai penyeleksi. Sedangkan
per kembangbi akan unt uk mel est ar i kan j eni snya
sehi ngga k el angsungan hi dupny a ak an t et ap
ber langsung.
Kelangsungan Hidup Or ganisme
69
Kegi at an 4 . 1
Nama
Tumbuhan
Tempat
Hi dup
Daer ah
Panas, Ai r ,
Lembap
Bat ang,
Ber ongga/
Ti dak
Si st em
Perakarannya
Ser abut /
Tunggang
Daun,
Sempi t ,
Luas, Tebal ,
Ti pi s, Al at
Lai n
A. Tuj uan
Unt uk menget ahui macam- macam adapt asi mor f ol ogi pada
t umbuhan.
B. Car a Ker j a
Amat ilah macam- macam t umbuhan sepert i yang t erdapat dalam
Tabel 4.1, kemudian masukkan hasil pengamat an kalian ke dalam
t abel pengamat an t ersebut .
C. Hasi l Pengamat an
Tab el 4 . 1 Hasi l Pen g am at an Macam - m acam Ad ap t asi
Mor f ol ogi pada Tumbuhan
Kakt us
Terat ai
Keladi
Hydr illa
Kangkung
Lidah buaya
D. Per t anyaan
1. Mengapa t umbuhan t ersebut mempunyai akar, bat ang, daun
yang berbeda- beda?
2. Adakah hubungannya per bedaan t er sebut dengan t empat
hidupnya?
3. Buat lah kesimpulan dari kegiat an t ersebut dihubungkan dengan
cara adapt asi t umbuhan dengan t empat hidupnya!
I PA Terpadu I X
70
Macam- macam adapt asi mor f ol ogi pada
t umbuhan:
Tumbuhan ada yang hidup di darat , di air, di daerah
kering dan daerah lembap, karena t empat hidup yang
berbeda- beda inilah maka t umbuhan mempunyai ciri-
ciri t ert ent u dalam rangka menyesuaikan diri t erhadap
lingkungan hidupnya. Berikut macam- macam cara
adapt asi t umbuhan:
a. Adapt asi t umbuhan y ang hi dup di daer ah
k er i ng ( x er of i t )
1) Daunnya t ebal, sempit , kadang- kadang
ber ubah bent uk menj adi bent uk dur i ,
sisik at au bahkan t idak mempunyai daun,
dengan demikian maka penguapan melalui
daun menj adi sangat sedikit .
2) Seluruh permukaan t ubuhnya t ermasuk
bagi an daun t er t ut up ol eh l api san
kut ikula at au lapisan lilin yang berfungsi
unt uk mencegah t erj adinya penguapan
air yang t erlalu besar.
3) Bat angnya t ebal mempunyai j ar i ngan
spons unt uk menyimpan air.
4) Ak ar panj ang sehi ngga mempuny ai
j angkauan yang luas.
Cont oh t umbuhan kakt us ( Gambar 4. 1) .
Coba cari cont oh t umbuhan xerofit yang
lain.
b. Adapt asi t umbuhan y ang hi dup di daer ah
l embap ( hi gr of i t )
1) Mempunyai daun yang t ipis
dan lebar.
2) Per muk aan daun mem-
punyai banyak mulut daun
at au st omat a sehi ngga
dapat mempercepat proses
penguapan.
Cont oh t umbuhan higrofit :
Coba car i cont oh t umbuhan
higrofit yang lain!
Gambar 4 . 1 Pohon kakt us
t er masuk cont oh t umbuhan
xer of i t
Sumber : www.j ust simplycact us.com
Gam b ar 4 . 2 Tumbuhan
kel adi mer upakan sal ah sat u
cont oh t umbuhan hi gr of i t
Sumber : www. pr n2. usm. my
Kelangsungan Hidup Or ganisme
71
c. Ad a p t a s i t u m b u h a n y a n g h i d u p d i a i r
( hi dr of i t )
Tumbuhan ai r y ang t er apung di at as ai r
mempunyai rongga ant ar sel yang berisi udara unt uk
memudahkan mengapung di ai r, daun l ebar dan
t angkai daun menggembung berisi udara.
Cont oh: enceng gondok, kiambang
Coba cari cont oh yang lain yang ada di sekit ar
t empat t inggal kalian!
Tumbuhan ai r yang t er endam di dal am ai r,
mempunyai dinding sel yang kuat dan t ebal unt uk
mengurangi osmosis ke dalam sel.
Cont oh : Hydrilla, Vallisneria
Gam b ar 4 . 3 Tumbuhan enceng gondok t er masuk
t umbuhan hi dr of i t
Sumber : www. geocit ies. com
Gam b ar 4 . 4 Eger i a densa, Hydr i l l a ver t i ci l l at a,
El odea canadensi s
Sumber : www. flor idaplant s. com
Egeria densa Hydrilla vert icillat a Elodea canadensis
Coba car i cont oh yang lain di sekit ar t empat
t inggal kalian.
I PA Terpadu I X
72
Tumbuhan yang sebagi an t ubuhnya di at as
permukaan air dan akarnya t ert anam di dasar air,
mempunyai rongga udara dalam bat ang at au t angkai
daun sehingga t idak t enggelam dalam air dan daun
muncul ke permukaan air.
Cont oh: t erat ai, kangkung.
Coba car i cont oh yang lain di sekit ar t empat
t inggal kalian!
Tumbuhan yang hidup di daerah pasang surut ,
mempunyai perakaran yang lebat dan kuat sehingga
t idak roboh bila t erkena ombak.
Cont oh: t umbuhan bakau.
Gam b ar 4 . 6 Tumbuhan bakau
Su m b er : www. pbt pasi r gudang. gov.
Gam b ar 4 . 5 Tumbuhan t er at ai
Sumber : www.kianj aya.com
Kelangsungan Hidup Or ganisme
73
Macam- macam adapt asi morfologi pada hewan:
a. Adapt asi mor f ol ogi pada bent uk par uh dan
k ak i pada bur ung
Bent uk paruh dan kaki pada burung beraneka-
ragam disesuaikan dengan j enis makanan dan cara
memperoleh makanan t ersebut .
Burung pemakan bij i mempunyai bent uk paruh
ber beda dengan bur ung pemakan dagi ng at au
burung pemakan serangga demikian pula kaki burung
el ang ber beda dengan kaki bebek kar ena car a
memperoleh makanannya j uga berbeda. Unt uk lebih
j elasnya coba kalian perhat ikan Gambar 4.7 berikut .
Ket erangan gambar:
1) Paruh burung elang, bent uknya runcing, agak
panj ang dengan uj ung agak membengkok sesuai
dengan j enis makanannya yang berupa daging.
Kaki pada bur ung el ang, ukur annya pendek,
cakar sangat kuat unt uk mencengkeram mangsa
at au daging.
2) Paruh bebek, pada pangkalnya t erdapat bent uk
sepert i sisir, berguna unt uk menyaring makanan
dar i ai r dan l umpur dan k ak i pada bebek
berselaput di ant ara ruas j arinya unt uk berenang
dan berj alan di t anah berlumpur.
Gam b ar 4 . 7 Gambar par uh dan kaki pada bur ung
Sumber : Biologi Jilid 3 ( 2004) : 105
El a n g Be b e k Bu r u n g Pi p i t Bu r u n g Pel at u k
I PA Terpadu I X
74
3) Paruh burung pipit , bent uknya pendek t ebal dan
runcing sesuai dengan j enis makanannya yait u
unt uk memecah bij i- bij ian dan t iga kaki ke depan
sat u ke belakang unt uk berj alan dan hinggap.
4) Par uh bur ung pel at uk, r unci ng agak panj ang
unt uk memahat kayu pohon unt uk menangkap
dan memakan ser angga di dal amnya. Kaki
burung pelat uk mempunyai dua j ari ke depan
dan dua j ari ke belakang unt uk memanj at .
b. Adapt asi mor f ol ogi pada mul ut ser angga
Bent uk mul ut ser angga ber macam- macam
disesuaikan dengan cara mengambil makanannya.
Perhat ikan Gambar 4. 8 berikut .
Be l a l a n g Le b a h
N y a m u k
Ku p u
Gam b ar 4 . 8 Bent uk mul ut : j engker i k, l ebah madu, nyamuk, kupu- kupu
Su mber : Biologi Jilid 3 ( 2004)
Ket erangan:
1) Tipe mulut penggigit , mempunyai rahang at as
dan rahang bawah yang kuat unt uk menggigit ,
misalnya: lipas, j engkerik, dan belalang.
2) Tipe mulut penghisap dan penj ilat , memiliki bibir
unt uk menj ilat , misalnya: lebah madu dan lalat .
3) Tipe mulut penusuk dan penghisap, mempunyai
r ahang y ang r unci ng dan panj ang unt uk
menusuk dan menghisap, misalnya: nyamuk.
4) Tipe mulut penghisap, mempunyai alat penghisap
sepert i belalai yang panj ang dan dapat digulung
sehingga dapat menghisap madu yang t erdapat
j auh di dasar bunga, misalnya kupu- kupu.
Kelangsungan Hidup Or ganisme
75
2 . Adapt asi Fi si ol ogi
Adal ah car a penyesuai an di r i f ungsi al at - al at
t u bu h at au k er j a al at - al at t u bu h t er h adap
lingkungannya.
Adapt asi ini t idak mudah diamat i sepert i pada
adapt asi morfologi, karena menyangkut fungsi alat -
alat t ubuh dan proses kimia yang t erj adi di dalam
t ubuh.
Macam- macam adapt asi fisiologi:
a. Hew an r umi nant i a, misalnya sapi, kambing,
kerbau. Makanan hewan t ersebut adalah rumput -
r umput an, di dal am sal ur an pencer naannya
t erdapat enzim selulase, enzim ini berfungsi unt uk
mencerna selulose yang menyusun dinding sel
t umbuhan, dengan enzim selulase maka makanan
menj adi lebih mudah dicerna.
b. Ter edo nav al i s, adalah mollusca yang biasa
hidup pada kayu galangan kapal, kayu t iang- t iang
pel abuhan. Mol l usca i ni dapat mer usak kayu
kar ena makanannya ber upa kayu. Di dal am
sal ur an pencer naan Ter edo t er dapat enzi m
selulase unt uk membant u menguraikan selulose
yang ada pada kayu yang menj adi makanannya.
c. Manusi a yang bi asa hi dup di dat ar an r endah
Daerah pant ai dan dat aran rendah mempunyai
kadar oksigen lebih t inggi dari pada dat aran t inggi.
Bila manusia harus berpindah ke dat aran t inggi
y ang mempuny ai k adar ok si gen r endah.
Bagaimana cara beradapt asi agar t et ap bert ahan?
Ok si gen di per l uk an t ubuh unt uk ok si dasi
makanan, di dalam t ubuh oksigen diikat oleh
hemoglobin yang ada di dalam sel darah merah
( er i t r osi t ) , maka or ang yang ber pi ndah dar i
dat aran rendah ke dat aran t inggi harus mampu
meny esuai k an di r i dengan mempr oduk si
hemoglobin at au erit rosit yang j umlahnya lebih
banyak agar t et ap dapat bert ahan hidup.
d. I k an y ang hi dup di ai r l aut , yang mempunyai
t ekanan osmosi s l ebi h r endah dar i t ekanan
osmosis air laut . Agar ikan t idak mat i kekeringan
I PA Terpadu I X
76
karena air di dalam sel t ubuh ikan akan t ert arik
oleh air laut maka ikan yang hidup di air laut
banyak minum dan sedikit mengeluarkan urine,
dan u r i n e y an g di k el u ar k an pu n pek at .
Sedangk an k el ebi han gar am y ang t ur ut
t erminum akan dikeluarkan lagi ke dalam air laut
melalui insang secara akt if.
e. I k an y ang hi dup di ai r t aw ar , mempunyai
t ekanan osmosi s l ebi h t i nggi dar i t ekanan
osmosi s ai r t awar, k eadaan demi k i an
menyebabkan air akan masuk secara osmosis
ke dalam t ubuh ikan. Supaya ikan t idak kelebihan
air at au kembung maka cara adapt asi dengan
sedikit minum air dan banyak mengeluar kan
urine dan menggunakan insangnya secara akt if
unt uk mengikat garam yang t erlarut dalam air.
3 . Adapt asi Ti ngk ah Lak u
Adalah car a penyesuaian dir i makhluk hidup
t erhadap lingkungannya dalam bent uk t ingkah laku.
Unt uk lebih j elasnya coba kalian lakukan Kegiat an
4. 2 berikut .
Carilah informasi t ent ang bagaimana perubahan kulit pada bunglon
bila berada di t anah dan bila berada di rumput hij au. Carilah informasi
j uga bagaimana cara cicak menghindari musuhnya.
Macam- macam adapt asi t ingkah laku pada hewan:
a. Cicak melakukan ot ot omi yait u memut uskan
ekornya unt uk mengelabuhi musuhnya.
b. Mamalia yang hidup di air laut , misalnya lumba-
lumba dan paus sering muncul ke permukaan
air unt uk mengambil oksigen di udara, karena
alat pernapasannya berupa paru- paru yang t idak
dapat mengikat oksigen yang t erlarut dalam air.
Kegi at an 4 . 2
Kelangsungan Hidup Or ganisme
77
c. Pada musim dingin banyak hewan berdarah panas
membut uhkan energi t ambahan unt uk menj aga
suhu t ubuhnya, t et api makanan sangat langka
unt uk dapat ber t ahan hi dup maka beber apa
hewan misalnya t ikus, landak, beruang hit am dan
lain- lain melakukan hibernasi , yait u t idur panj ang
pada musim dingin.
Demikian pula unt uk hewan yang hidup di daerah
gurun yang sangat panas pada musim kemarau
mempunyai perilaku t ert ent u yait u melakukan
est ivasi yait u t idur panj ang pada musim kemarau
supaya dapat bert ahan hidup di daerah gurun.
Misalnya: kadal, kat ak, keong, dan lain- lain.
d. Rayap merupakan hewan yang menghancurkan
kayu. Bagaimana caranya rayap menghancurkan
kayu? Di dalam usus rayap t erdapat
hewan Pr ot ozoa, yait u Flagellat a
yang menghasilkan enzim selulase
y ang dapat membant u r ay ap
mencerna kayu. Secara periodik kulit
rayap akan mengelupas, pada saat
mengelupas, usus bagian belakang
yang ada Fl agel l at anya i kut t er -
k el upas. Unt uk mendapat k an
Flagellat anya kembali maka rayap
memakan kembali kulit nya yang
mengelupas.
Gam b ar 4 . 9 Lumba- l umba muncul ke per mukaan ai r unt uk
mengambi l oksi gen mer upakan cont oh adapt asi t i ngkah l aku
Gam b ar 4 . 1 0 Rayap memakan kembal i
kul i t nya yang mengel upas unt uk
mendapat kan Fl agel l at anya kembal i
Sumber : ht t p: / / i56. phot obucket . com
Sumber : www. abbot t house. co. nz
I PA Terpadu I X
78
C. Sel ek si Al am
Di depan t elah dit erangkan bahwa habit at suat u
or gani sme dapat mengal ami per ubahan dan
perubahan t ersebut mempengaruhi organisme yang
hidup di dalamnya, dimana organisme yang hidup di
dalamnya harus dapat menyesuaikan diri dengan
per ubahan l i ngkungan. Pada umumnya unt uk
menyesuaikan diri t erhadap lingkungan yang baru
it u memer lukan per j uangan, dan hanya makhluk
hidup yang paling sesuai dengan lingkungannya yang
dapat bert ahan hidup dan berkembangbiak unt uk
meneruskan ket urunannya.
Jadi di sini alam akan menyeleksi t erhadap semua
makhluk hidup di dalamnya melalui berbagai fakt or,
misalnya dengan ket er bat asan unsur - unsur yang
diperlukan dalam kehidupan, ant ara lain: makanan,
cahaya, air, t empat hidup dan sebagainya. Unt uk
mendapat kan kebut uhan hidup t ersebut umumnya
individu- individu harus melalui persaingan, dan hanya
i ndi vi du yang mempunyai si f at sesuai dengan
lingkungannya akan lolos dari seleksi dan selanj ut nya
dapat meneruskan ket urunannya ( berkembangbiak) ,
sedangkan individu yang t idak mampu menyesuaikan
di r i t er hadap l i ngk unganny a ak an mengal ami
kesulit an dan mat i at au harus berpindah mencari
t empat yang baru yang lebih sesuai.
Seleksi alam adalah kemampuan alam unt uk
menyaring t erhadap semua organisme yang hidup
di dalamnya, dimana hanya organisme yang mampu
menyesuaikan diri t erhadap lingkungannya yang akan
sel amat , sedangkan yang t i dak mampu menye-
suaikan diri akan mat i at au punah.
Unt uk j elasnya coba kalian lakukan Kegiat an 4. 3
sebagai model perist iwa seleksi alam.
Kelangsungan Hidup Or ganisme
79
A. Tuj uan
Unt uk menget ahui pengaruh seleksi alam t erhadap kelangsungan
hidup makhluk hidup.
B. Al at dan Bahan
1. Bij i- bij ian yang berwarna- warni bij i: kacang hij au, kadelai hit am,
kedelai put ih, j agung.
2. Tali rafia.
3. Lapangan at au sebidang t anah yang dit umbuhi rumput pendek.
C. Car a Ker j a
1. Siapkan bij i- bij ian masing- masing dengan j umlah 100 buah.
2. Buat lah plot at au pet ak dengan t ali rafia dengan bat as 1 X 1
met er pada sebidang t anah yang dit umbuhi rumput .
3. Taburkanlah semua bij i secara merat a pada plot .
4. Kalian berperan sebagai predat or sedangkan bij i- bij ian berfungsi
sebagai model makhluk hidup dengan ciri- ciri t ert ent u yang
diwakili oleh masing- masing bij i. Ambilah bij i- bij i t ersebut selama
kurang lebih 1 menit .
5. Set elah selesai pengambilan lakukan perhit ungan t erhadap bij i-
bij ian yang dapat t erambil dan buat lah prosent ase bij i yang
t erambil.
6. Masukkan dat a kalian ke Tabel 4. 2.
Kegi at an 4 . 3
Tabel 4. 2 Hasi l Per cobaan Tent ang Pengar uh Sel ek si Al am
Biji
Jumlah Sebelum
Terambil
Jumlah
yang Dapat
Terambil
Prosent ase
yang Terambil
Kacang hij au
Kedelai hit am
Kedelai put ih
Jagung
I PA Terpadu I X
80
D. Per t anyaan
1. Bij i apakah yang paling banyak t erambil? Mengapa demikian?
Jelaskan!
2. Bij i apakah yang paling sedikit t erambil? Mengapa demikian?
Jelaskan!
3. Buat l ah kesi mpul an dar i per cobaan t er sebut hubungannya
dengan seleksi alam!
4. Bila bij i- bij ian t ersebut disebar pada t anah berpasir, kira- kira bij i
apa yang t erambil paling sedikit dan mengapa demikian? Jelaskan!
1 . Punahnya Spesi es Ter t ent u
Karena adanya seleksi alam maka individu yang
t idak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan
akan mat i dan akhirnya punah. Berikut beberapa
cont oh organisme yang hampir punah at au punah
karena t erseleksi oleh alam, yait u:
a. Bur ung puy uh l i ar semak i n punah
Hal i ni di sebabkan l i ngkungan hi dup bur ung
puyuh di daerah bebat uan dan bidang t anah yang
bergumpal- gumpal semakin langka. Pada lingkungan
sepert i it ulah burung puyuh liar akan lebih sesuai,
sehi ngga sul i t di t angkap pemangsanya. Kar ena
lingkungan yang demikian sudah kian langka maka
j umlah burung puyuh pun menj adi langka j uga.
b. Punahny a Di nosaur us k ur ang l ebi h 65 j ut a
t ahun y ang l al u secar a ber samaan
Menur ut pendapat par a ahl i , k epunahan
Dinosaur us disebabkan kar ena j at uhnya met eor it
raksasa ke bumi, yang menghamburkan awan debu
sehingga menghalangi masuknya sinar mat ahar i.
Tanpa adanya sinar mat ahari maka t umbuhan akan
mat i, demikian pula Dinosaurus pemakan t umbuhan
yang kemudian diikut i Dinosaurus pemakan daging.
2 . Ter bent uk nya Spesi es Bar u
Set i ap spesi es sel al u ber usaha ber adapt asi
den gan l i n gk u n gan h i du pn y a. Adapt asi i n i
berlangsung sedikit demi sedikit menuj u ke arah yang
Kelangsungan Hidup Or ganisme
81
semakin sesuai dengan lingkungan hidupnya dan
perubahan yang sedikit demi sedikit ini berlangsung
dalam wakt u yang sangat lama dan dit urunkan dari
generasi ke generasi, sehingga t idak must ahil kalau
akhirnya dij umpai spesies yang menyimpang dari
spesies nenek moyangnya.
Dengan demi ki an adanya sel eksi al am dan
adapt asi menyebabkan t erj adinya perubahan j enis
makhluk hidup dari generasi ke generasi. Jika proses
t ersebut berlangsung dalam wakt u yang lama, maka
per ubahan t er sebut dapat mengar ah k epada
t er bent uknya spesi es bar u. Per i st i wa i ni di sebut
evol usi . Evol usi adal ah suat u pr oses per ubahan
makhluk hidup yang t erj adi secara perlahan- lahan
dalam j angka wakt u yang sangat lama sehingga
menimbulkan spesies baru.
Tokoh evol usi yang sangat t er kenal adal ah
Charles Robert Darwin, I a berpendapat bahwa:
1. Spesi es yang hi dup sekar ang, ber asal dar i
species yang hidup dimasa silam.
2. Evolusi t erj adi karena seleksi alam.
Pendapat ini didukung pengamat annya macam-
macam bur ung Fi nch yang hi dup di kepul auan
Galapagos.
Gam b ar 4 . 1 1 Macam- macam r ept i l i a r aksasa
Sumber : www. images. google. co. id
I PA Terpadu I X
82
Dar wi n menemukan kur ang l ebi h 13 spesi es
burung Finch yang hubungan kekerabat annya sangat
dekat , perbedaan yang paling menyolok di ant ara
spesi es- spesi es i t u adal ah pada par uhnya, yang
diadapt asi unt uk j enis makanan t ert ent u. Burung-
bur ung i ni mempunyai par uh yang bent uk dan
uk ur anny a ber beda- beda, t ampak ny a bur ung-
bur ung i ni ada hubungannya dengan bur ung di
Amerika Selat an.
Menurut Darwin, bahwa nenek moyang burung
Finch di kepulauan Galapagos berasal dari Amerika
Selat an. Oleh karena suat u hal burung- burung Finch
har us ber pi ndah k e k epul auan Gal apagos. Di
k epul auan Gal apagos bur ung Fi nch t er sebut
berpencar dalam berbagai lingkungan yang berbeda-
beda aki bat nya bur ung- bur ung t er sebut har us
menyesuaikan diri t erhadap lingkungannya masing-
masi ng, adapt asi i ni t er j adi t ur un t emur un dan
akhirnya dihasilkan variasi burung Finch yang banyak.
Perhat ikan Gambar 4. 12.
(a) Burung finch darat besar ( Geospiza magnirost ris)
memiliki paruh besar yang diadapt asikan unt uk
memecah bij i- bij ian.
( b) Bur ung f i nch pohon y ang ber uk ur an k eci l
( Camarhynus parvulus) menggunakan paruhnya
unt uk memakan serangga.
Gam b ar 4 . 1 2 macam- macam bur ung f i nch
Sumber : CD I mage
( a) Pemakan bij i- bij ian ( b) Pemakan ser angga ( c) Pemakan r ayap dan
ser angga
Kelangsungan Hidup Or ganisme
83
(c) Bur ung Fi nch pel at uk ( Camar hynus pal l i dus)
menggunakan daun kakt us/ rant ing kecil sebagai
al at unt uk menyel i di ki kehadi r an r ayap dan
serangga pelubang kayu lainnya.
D. Per k emban gbi ak an
Organisme yang mampu beradapt asi t erhadap
l i ngk ungan hi dupny a ak an t umbuh dan ber -
kembangbiak. Jadi sebelum organisme t ersebut mat i,
ia akan berusaha menghasilkan ket urunan sehingga
dapat mel est ar i kan j eni s or gani sme t er sebut .
Kemampuan ber kembangbi ak set i ap or gani sme
t i dak l ah sama, ada or gani sme y ang dapat
berkembangbiak dengan cepat ada pula yang lambat .
Unt uk lebih j elasnya coba lakukan Kegiat an 4.4 berikut .
A. Tuj uan
1. Unt uk menget ahui macam- macam cara perkembangbiakan pada
makhluk hidup.
2. Unt uk menget ahui per anan per kembangbi akan t er hadap
kelangsungan hidup organisme.
B. Al at dan Bahan
1. Buku- buku referensi yang relevan.
2. Berbagai organisme yang ada di lingkungan sekit ar.
C. Car a Ker j a
1. Carilah organisme yang ada di sekit ar t empat t inggal kalian at au
di lingkungan sekolah, misalnya kucing, anj ing, t umbuhan mawar
dan sebagainya.
2. Tuliskan dalam Tabel 4. 3.
3. Lengkapi t abel t ersebut dengan cara berkembangbiaknya dan
j umlah anak yang dihasilkan.
4. Diskusikan pert anyaan- pert anyannya.
Kegi at an 4 . 4
I PA Terpadu I X
84
D. Hasi l Pengamat an
Tabel 4. 3 Tabel Car a Per k embangbi ak an Hew an
No. Nama Car a Juml ah Anak
Or gani sme Ber k embangbi ak Bi l a Bi sa Di hi t ung
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
E. Per t anyaan
1. Ada berapa cara perkembangbiakan pada makhluk hidup yang
kalian amat i? Sebut kan!
2. Bagaimana j umlah anak yang dihasilkan oleh set iap makhluk
hidup?
3. Sebut k an or gani sme y ang pal i ng bany ak menghasi l k an
ket ur unan!
4. Sebut kan organisme yang paling sedikit menghasilkan ket urunan!
5. Ber dasar kan j uml ah anak yang di hasi l kan, or gani sme yang
bagaimanakah menurut kalian yang kemungkinan t et ap lest ari?
6. Bagaimana kelest arian organisme yang mempunyai j umlah anak
hanya sat u dan memerlukan wakt u yang lama?
7. Sebut kan beberapa cont oh t umbuhan at au hewan yang hampir
punah!
8. Mengapa t umbuhan at au hewan t ersebut hampir punah?
9. Bagaimana usaha pemerint ah unt uk melindungi t umbuhan at au
hewan yang hampir punah t ersebut ?
10. Dar i di sk u si di at as mak a dapat di si mpu l k an t u j u an
perkembangbiakan adalah . . . .
Kelangsungan Hidup Or ganisme
85
Macam- macam Car a Per k embangbi ak an
Perkembangbiakan dibedakan menj adi dua yait u
perkembangbiakan generat if dan perkembangbiakan
vegat at i f. Unt uk menget ahui per bedaan kedua
perkembangbiakan perhat ikan bagan di bawah ini.
Bagan per bedaan per k embangbi ak an gener at i f dan v eget at i f
Dar i bagan t er sebut t er l i hat bahwa ci r i - ci r i
per k embangbi ak an gener at i f ber beda dengan
veget at if.
Per k embangbi ak an gener at i f Per k embangbi ak an veget at i f
Organisme A Organisme B
Sel t elur Sel sperma
Fert ilisasi
Zigot
Organisme
Sifat anak bervariasi, gabungan
dari kedua induknya
Organisme A
Organisme A’
Sifat anak sama dengan
induknya
I PA Terpadu I X
86
1 . Per k embangbi ak an Gener at i f
Dari bagan di at as maka ciri perkembangbiakan
gener at i f adal ah di dahul ui ol eh per i st i wa, yai t u
peleburan sel kelamin j ant an ( sperma) dengan sel
kelamin bet ina ( sel t elur) . Sifat anak yang dihasilkan
bervariasi yait u gabungan dari kedua induknya.
Beber apa macam car a per k embangbi ak an
generat if ant ara lain:
a. Perkembangbiakan dengan bij i pada t umbuhan
b. Perkembangbiakan dengan bert elur at au ovipar,
cont ohnya pada ayam.
Gam b ar 4 . 1 3 Per kembangbi akan dengan bi j i pada
t umbuhan
Sumber : Biologi Jilid 3( 2004)
Gam b ar 4 . 1 4 Ayam ber kembangbi ak secar a ovi par
Kelangsungan Hidup Or ganisme
87
c. Perkembangbiakan dengan beranak at au vivipar
d. Perkembangbiakan dengan menghasilkan t elur
y ang sudah ber k embang di dal am t ubuh
induknya ( ovovivipar) .
2 . Per k embangbi ak an Veget at i f
Per kembangbi akan veget at i f mempunyai ci r i
sebagai berikut .
a. Memerlukan sat u induk.
b. Tidak perlu sel kelamin.
c. Tidak didahului fert ilisasi.
d. Anak berasal dari bagian t ubuh induknya.
e. Menghasi l kan or gani sme yang si f at nya sama
dengan induknya.
Gamb ar 4 . 1 5 Paus mer upakan cont oh makhkuk hi dup yang
ber kembang bi ak secar a vi vi par
Sumber : www. orcaskillerbeaut ies. com
Gam b ar 4 . 1 6 Kadal ber kembang bi ak dengan ovovi vi par
Sumber : Jendela I pt ek
I PA Terpadu I X
88
Beber apa macam car a per k embangbi ak an
veget at if adalah:
a. Membel ah di r i
b. Membent uk t unas
c. Umbi bat ang, umbi l api s
Gam b ar 4 . 1 7 Amoeba membel ah di r i
Su mber : Biologi Jilid 3 ( 2004) : 105
Gam b ar 4 . 1 9 Kent ang ber kemang bi ak dengan umbi bat ang,
dan bawang mer ah ber kembang bi ak dengan umbi l api s
Sumber : Flor a I ndonesia
Gam b ar 4 . 1 8 Tanaman pi sang yang ber t unas
Sumber : Flora I ndonesia
Kelangsungan Hidup Or ganisme
89
d. Rhi zoma, dan l ai n- l ai n
Pada beberapa organisme dapat berkembangbiak
baik secara generat if maupun veget at if sekaligus,
mi sal nya: Par amaeci um dan beber apa hewan
Coelent erat a yait u Hydr a, ubur- ubur dan lain- lain.
Gam b ar 4 . 2 0 Rhi zoma
Sumber : Flora I ndonesia
Gam b ar 4 . 2 0 Ubur - ubur
Sumber : www. rat emyscreensaver. com
Ti ngk at Repr oduk si
Adalah kemampuan organisme untuk menghasilkan
ket urunan. Tingkat reproduksi dikat akan t inggi bila
organisme t ersebut dapat menghasilkan ket urunan
I PA Terpadu I X
90
yang j umlahnya banyak dalam wakt u singkat . Cont oh:
hewan Prot ozoa, serangga, bakt eri, dan lain- lain.
Sedangkan organisme yang t ingkat reproduksinya
rendah bila ket urunan yang dihasilkan dalam j umlah
sedikit dan dalam waktu yang lama. Contohnya: badak,
gaj ah, bant eng, orang ut an, bunga Raflesia arnoldi,
dan lain-lain.
Penyebab punahnya suat u organisme ant ara lain:
a. Tingkat reproduksinya yang rendah
b. Ulah manusia yang t idak bert anggung j awab,
misalnya membakar dan menebang hut an unt uk
lahan pert anian at au perumahan. Banyak j enis
t umbuhan dan hewan kehilangan habit at nya dan
kini banyak yang spesiesnya makin langka.
c. Per bur uan l i ar, hampi r semua t umbuhan dan
hewan menj adi langka karena perburuan unt uk
diambil bulu, kulit , t anduk dan lain- lain.
Usaha- usaha pemer i nt ah unt uk mel i ndungi
hewan langka dari kepunahan ant ara lain:
a. Mendirikan cagar alam dan suaka margasat wa
unt uk membant u pel est ar i an t umbuhan dan
hewan langka di habit at alaminya.
b. Penangkar an hewan- hewan l angka, par a ahl i
menangkap hewan dari alam bebas, merawat nya
dan mengupayakan agar hewan- hewan t ersebut
dapat berkembangbiak dalam kandang, kemudian
anak- anak mereka dilepas at au dit empat kan di
habit at yang lebih cocok.
c. Membuat undang- undang y ang mengat ur
per bur uan.
Cont oh hewan yang langka di I ndonesia, yait u:
har i mau Jawa ( Pant er a t i gr i s sondai cus) , macan
kumbang ( Pant era pardus) , t apir ( Tapirus indicus) ,
k omodo ( Var an u s k omodoen si s) , mal eo
( Macrocephalon maleo) , bant eng ( Bos sondaicus) ,
mandril ( Nasalis larvat us) , cendrawasih ( Paradisea
mi nor ) , kangur u pohon ( Dendr ol agus ur si nus) ,
kakat ua raj a ( Probociger at errimus) , buaya muara
( Cr ocody l us por osus) . dan ul ar sanca hi j au
( Chondrophyt on vindis) .
Kelangsungan Hidup Or ganisme
91
Beberapa cont oh hewan yang langka di I ndonesia.
Gambar 4 . 2 1 Beber apa cont oh hewan yang di l i ndungi di I ndonesi a
Sumber : wikipedia- indonesia. co. id
Ba d a k
Jal ak Bal i Ko m o d o
El an g Jaw a
I PA Terpadu I X
92
Ref l ek si
Ran gk u man
1. Adapt asi adalah kemampuan makhluk hidup unt uk menyesuaikan
diri dengan lingkungannya yang bersifat menurun.
2. Secara garis besar adapt asi dibagi menj adi 3:
a. Adapt asi morfologi: penyesuaian diri bent uk t ubuh/ alat - alat
t ubuh sehingga sesuai dengan lingkungannya.
b. Adapt asi f i si ol ogi : car a penyesuai an di r i f ungsi al at - al at
t ubuh/ kerj a alat - alat t ubuh t erhadap lingkungannya.
c. Adapt asi t ingkah laku: cara penyesuaian diri makhluk hidup
t erhadap lingkungannya dalam bent uk t ingkah laku.
3. Seleksi alam: kemampuan alam unt uk menyaring t erhadap semua
organisme yang hidup di dalamnya, dimana hanya organisme
yang mampu menyesuaikan diri t erhadap lingkungannya yang
akan selamat , sedangkan yang t idak mampu menyesuaikan diri
akan mat i/ punah.
4. Perkembangbiakan dibedakan menj adi dua yait u generat if dan
veget at if.
Coba j elaskan perbedaan perkembangan generat if dan veget at if!
Bagaimana kelangsungan makhluk hidup bisa t erj adi? Jelaskan
sebagai bahan r ef l eksi kal i an. Ji ka sudah paham, l anj ut kan
pembelaj aran kalian ke bab berikut nya.
Kelangsungan Hidup Or ganisme
93
Uj i Kompet ensi
4
1 2
3
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( x ) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Perhat ikan bent uk paruh burung berikut !
Bent uk paruh yang sesuai unt uk mencari makan di dalam air at au
lumpur adalah . . . .
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
2. Perhat ikan gambar kaki burung berikut .
Bent uk kaki t ersebut sesuai unt uk . . . .
a. berenang di air
b. ber t engger
c. memanj at
d. mencengkeram mangsa
3. Tipe mulut pada kupu- kupu adalah . . . .
a. penusuk
b. penghisap
c. penggigit
d. penusuk dan penghisap
I PA Terpadu I X
94
4. Duri pada t umbuhan kakt us berfungsi unt uk . . . .
a. mempercepat penguapan
b. mengurangi penguapan
c. mempercepat pengangkut an
d. memperlancar pengangkut an
5. Tumbuhan hidrofit mempunyai ciri sebagai berikut , k ecual i . . . .
a. bat ang berongga
b. dinding sel kuat dan t ebal
c. daun sempit dan t ebal
d. daun lebar dan t ipis
6. Tuj uan rayap memakan kembali kelupasan kulit nya adalah . . . .
a. unt uk mendapat kan makanannya
b. unt uk mendapat kan enzim
c. unt uk pembuat an kulit luarnya
d. unt uk mendapat kan hewan Flagellat a
7. Berikut yang merupakan adapt asi t ingkah laku adalah . . . .
a. t ulang pada burung t erbang berongga
b. hewan cumi- cumi mengeluarkan t int a
c. daun kakt us berupa duri
d. t umbuhan j at i berdaun lebar
8. Tuj uan t umbuhan j at i menggugurkan daunnya adalah . . . .
a. mempercepat penguapan
b. mengurangi penguapan
c. karena akan berbuah
d. karena memang sudah t ua
9. Berikut ini fakt or yang mempengaruhi adapt asi makhluk hidup di
lingkungan air, k ecual i . . . .
a. int ensit as cahaya
b. kelembapan
c. kadar oksigen
d. kedalaman
10. Berikut ini beberapa cara adapt asi hewan di lingkungan air, k ecual i
. . . .
a. memiliki sisik
b. bent uk t ubuh ramping
c. memiliki sirip
d. sering muncul ke permukaan air
Kelangsungan Hidup Or ganisme
95
11. Tipe mulut pada nyamuk adalah . . . .
a. penusuk
b. penghisap
c. penggigit
d. penusuk dan penghisap
12. Tumbuhan bakau memiliki akar khusus unt uk beradapt asi yang
disebut . . . .
a. akar gant ung
b. akar t unj ang
c. akar napas
d. vivipar
13. Di bawah ini cara- cara perkembangbiakan veget at if, k ecual i . . . .
a. membelah diri
b. membent uk t unas
c. umbi bat ang
d. vivipar
14. Organisme yang dapat berkembangbiak secara generat if maupun
veget at if adalah . . . .
a. Par amaeci um
b. ayam
c. Amoeba
d. serangga
15. Ciri adapt asi morfologi pada burung elang adalah . . . .
a. berkuku t aj am
b. kaki berselaput
c. kaki panj ang
d. kaki pendek, kecil
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Sebut kan 3 hal yang mempengaruhi kelangsungan hidup organisme!
2. Apakah yang dimaksud adapt asi?
3. Bagaimana ciri- ciri t umbuhan xerofit ?
4. Apakah yang dimaksud seleksi alam?
5. Sebut kan beberapa cont oh hewan at au t umbuhan yang dilindungi!
I PA Terpadu I X
96
P r o y e k
Per gilah ke kebun binat ang at au pasar bur ung yang t er dekat , kemudian
amat i l ah macam- macam bent uk kaki dan bent uk par uh bur ung ser t a j eni s
makanannya! Kemudian buat lah lapor an hasil pengamat an kalian secar a lengkap
dan kumpulkan kepada gur u!
Pewar isan Sifat
97
Unt uk memper mudah memahami mat er i ini, per hat ikan pet a konsep ber ikut ini.
Pet a Konsep
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i i ni .
• Kr omosom • Genet i ka
• Gen • Par ent al
• Genot i pe • Gamet
• Fenot i pe • Het er ozi got
• Homozi got • I nt er medi et
• Domi nan • Resesi f
Pewar i san Si f at
dengan Sat u Si f at
Be d a
Pewar i san Si f at
dengan Dua Si f at
Be d a
Pewar i san Si f at
mel i put i
Banyak si f at yang di mi l i ki makhl uk hi dup yang menur un dar i i nduk kepada
ket ur unannya, sehi ngga si f at or ang t ua dapat muncul pada anaknya at au bahkan
si f at - si f at t er sebut muncul pada cucunya. Dahul u kal a, ada anggapan bahwa
penur unan si f at pada manusi a penur unannya mel al ui dar ah. Namun anggapan i t u
kel i r u, t er bukt i wal aupun seseor ang mener i ma dar ah dar i or ang l ai n, si f at dar i or ang
yang member i dar ah t er sebut t i dak menur un kepada or ang yang mener i ma dar ah
t er sebut . Lal u di manakah t er si mpan f akt or pembawa ket ur unan t er sebut ? Konsep
pewar i san si f at pada makhl uk hi dup akan dapat kal i an deskr i psi kan set el ah kal i an
mempel aj ar i bab ber i kut .
Bab 5
Pew ar i san Si f at
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
98
A. Pen d ah u l u an
Ti ap spesi es memi l i ki ci r i - ci r i t er t ent u yang
spesifik yang hampir sama dari generasi ke generasi,
bahkan ciri ini ada sej ak dulu kala. Misalnya hewan
gaj ah mempunyai t elinga yang lebar, mempunyai
gading, t ubuhnya besar, dan mempunyai belalai. Ciri
gaj ah t ersebut sudah ada sej ak gaj ah purba.
Jadi ada ciri- ciri at au sifat - sifat makhluk hidup
yang di t ur unkan dar i gener asi ke gener asi at au
dit urunkan dari induk kepada anaknya. Unt uk lebih
j elasnya lakukan Kegiat an 5. 1 berikut .
A. Tuj uan : Menget ahui keanekaragaman genet is pada manusia.
B. Car a Ker j a:
1. Bent uklah kelompok yang t erdiri at as 5 siswa.
2. Amat ilah ciri- ciri kalian yang meliput i:
Uj ung daun t elinga yang bebas dan yang melekat , ibu j ari dapat
dibengkokkan dan yang t idak, bulu mat a yang panj ang dan yang
pendek, rambut yang lurus dan t idak lurus, adanya rambut pada
ruas t engah j ari- j ari t angan dan t idak ada rambut , golongan
darah A, B, AB dan O.
Kegi at an 5 . 1
3. Gunakan cakram genet ika dimulai dari bagian t engah dengan ciri
pert ama, dan t ent ukan apakah kalian ada di sisi kanan at au kiri
garis vert ikal.
4. Lanj ut kan pada garis lingkaran kedua cakram t ersebut ! Tent ukan
di bagian mana sifat kalian berada! Demikian set erusnya sampai
lingkaran t erluar yait u golongan darah! Baca angka yang t ert ulis,
unt uk kombinasi dari ciri- ciri khusus kalian.
Gam b ar 5 . 1 Ber bagai keanekar agaman genet i s pada manusi a
Pewar isan Sifat
99
5. Tulis angka yang kalian peroleh pada t abel.
6. Carilah angka unt uk t eman kalian. Cat at pada t abel.
C. Hasi l Pengamat an
Tabel Hasi l Pengamat an
No. Nama Si sw a Nomor
1. ... ...
2. ... ...
3. ... ...
4. ... ...
5. ... ...
D. Per t anyaan
1. Apakah ada seseorang di kelas kalian yang mempunyai angka
sama? Jika ada, apa art inya?
2. Jika ada t eman kalian yang mempunyai angka sama, carilah ciri
ket uj uh yang dapat unt uk membedakan!
3. Bagai mana ci r i seseor ang dengan angka 73 dapat ber beda
dengan orang lain yang mempunyai angka 56?
Ki t a k et ahui bahwa t ubuh mak hl uk hi dup
t ersusun dari st rukt ur fungsional t erkecil, yait u sel.
Gam b ar 5 . 2 Cakr am genet i ka
I PA Terpadu I X
100
Sel ini memiliki int i sel at au nukleus, pada int i sel
t erdapat j alinan sepert i benang halus yang disebut
kr omosom. Kr omosom i ni l ah yang mer upakan
pembawa sifat ket urunan. Di sepanj ang kromosom
t er dapat gen y ang mer upak an penent u si f at
ket urunan suat u makhluk hidup. Jadi baik kromosom
maupun gen sama pent ingnya dalam penurunan sifat .
Ber dasar kan f ungsinya, kr omosom dibedakan
menj adi dua t ipe, yait u:
1. Kr omosom Tubuh ( Aut osom)
Yait u kromosom yang menent ukan ciri- ciri t ubuh.
2. Kr omosom Kel ami n ( Gonosom)
Yait u kromosom yang menent ukan j enis kelamin
pada individu j antan atau betina atau pada manusia
pria at au wanit a. Misalnya: pada kromosom lalat
buah (Drosophila melanogast er) memiliki 4 pasang
kromosom, t erdiri at as 3 pasang aut osom dan 1
pasang gonosom.
Gam b ar 5 . 3 kr omosom
Sumber : dreamcorner.net
sent romer
kr omat i d
B. Kr omosom dan Gen
Pewar isan Sifat
101
Jumlah dan bent uk kromosom pada set iap sel
t ubuh spesi es makhl uk hi dup adal ah t er t ent u.
Misalnya pada manusia pada set iap sel t ubuhnya
t er dapat 46 buah k r omosom at au 23 pasang
kromosom. 46 kromosom t ersebut berasal dari ayah
23 buah dan berasal dari ibu 23 buah. Jadi walaupun
seorang anak mirip ayahnya t et ap saj a set engah
dari j umlah kromosom t ubuhnya berasal dari ayah
dan set engah dari ibu. Perhat ikan bagan berikut .
Gambar 5 . 4 Kr omosom pada l al at buah j ant an dan bet i na
Su mber : John W. Kimbal dalam H. Sit i Soet ar mi Tj it r osomo, Biologi Jilid 1
X X
Y X
ayah ( 46 kr omosom) I bu ( 46 kr omosom)
sel sper ma ( 23 buah) sel t elur ( 23 buah)
Zigot ( 46 buah/ 23 pasang)
I ndividu bar u ( 46 buah/ 23 pasang)
Fer t i l i sasi
I PA Terpadu I X
102
C. I st i l ah- i st i l ah dal am Genet i k a
1 . Sel Di pl oi d dan Sel Hapl oi d
Yait u sel yang memiliki kromosom dalam keadaan
berpasangan at au sel yang memiliki dua set at au
dua per angkat kr omosom. Mi sal nya sel t ubuh
manusia memiliki 46 buah kromosom yang selalu
dal am keadaan ber pasangan sehi ngga di sebut
di pl oi d ( 2n) ( di ber ar t i dua, pl oi d ber ar t i set /
perangkat ) . Sedangkan sel kelamin manusia memiliki
kromosom t idak berpasangan . Hal ini t erj adi karena
pada saat pembent ukan sel kelamin, sel induk yang
bersifat diploid membelah secara meiosis, sehingga
sel kelamin anaknya hanya mewarisi set engah dari
kr omosom i nduknya. Maka dal am sel kel ami n
( gamet ) manusia t erdapat 23 kromosom yang t idak
berpasangan at au hanya memiliki seperangkat at au
sat u set kromosom saj a, disebut haploid ( n) .
2 . Genot i p
Genotip adalah susunan gen yang menentukan sifat
dasar suat u makhluk hidup dan bersifat t et ap. Dalam
genet ika genot ip dit ulis dengan menggunakan simbol
huruf dari huruf paling depan dari sifat yang dimiliki
oleh individu. Set iap karakt er sifat yang dimiliki oleh
suat u individu dikendalikan oleh sepasang gen yang
membent uk alela. Sehingga dalam genet ika simbol
genot ip dit ulis dengan dua huruf. Jika sifat t ersebut
dominan, maka penulisannya menggunakan huruf kapital
dan j ika sifat nya resesif dit ulis dengan huruf kecil.
Genot ip yang memiliki pasangan alela sama,
misalnya BB at au bb, merupakan pasangan alela yang
homozi got . I ndi vi du dengan genot i p BB di sebut
homozigot dominan, sedangkan individu dengan
genot ip bb disebut homozigot resesif .Unt uk genot ip
yang memiliki pasangan alela ber beda misal Bb,
merupakan pasangan alela yang het erozigot .
Pewar isan Sifat
103
3 . Fenot i p
Fenot ip adalah sifat yang t ampak pada suat u
i ndi vi du dan dapat di amat i dengan panca i ndr a,
misalnya warna bunga merah, rambut kerit ing, t ubuh
besar, buah rasa manis, dan sebagainya. Fenot ip
mer upakan per paduan dar i genot i p dan f akt or
lingkungan. Sehingga suat u individu dengan fenot ipe
sama belum t ent u mempunyai genot ip sama.
4 . Domi n an
Gen dikat akan dominan apabila gen t er sebut
bersama dengan gen lain ( gen pasangannya) , akan
menut up per an/ si f at gen pasangannya t er sebut .
Dalam persilangan gen, dominan dit ulis dengan huruf
besar.
5 . Resesi f
Gen di kat akan r esesi f apabi l a ber pasangan
dengan gen l ai n yang domi nan i a akan t er t ut up
sifat nya ( t idak muncul) t et api j ika ia bersama gen
resesif lainnya (alelanya) sifat nya akan muncul. Dalam
genet ika gen resesif dit ulis dengan huruf kecil.
6. I nt er medi et
Adal ah si f at suat u i ndi vi du yang mer upakan
gabungan dari sifat kedua induknya. Hal ini dapat
t erj adi karena sifat kedua induk yang muncul sama
kuat ( kodominan) . Misalnya bunga war na mer ah
disilangkan dengan bunga warna put ih, menghasilkan
ket urunan berwarna merah muda.
7 . Hi br i d
Adalah hasil perkawinan ant ara dua individu yang
memiliki sifat beda. Bila individu t ersebut memiliki
sat u sifat beda disebut monohibrid, dua sifat beda
di sebut di hi br i d, t i ga si f at beda t r i hi br i d, dan
sebagainya.
I PA Terpadu I X
104
Gam b ar 5 . 5
Gr egor J. Mendel
Sumber : Oxford
Ensiklopedi Pelajar
D. Huk um Penur unan Si f at Mendel
I lmu yang mempelaj ari t ent ang sifat - sifat yang
diwariskan, cara sifat diwariskan, dan variasinya yang
t erj adi pada ket urunannya disebut ilmu ket urunan
at au genet ika. Seorang t okoh yang berj asa dalam
mempelaj ari sifat - sifat yang diwariskan dari induk
pada ket urunannya ialah Gregor J. Mendel ( 1822 -
1884) sehingga ia dikenal sebagai bapak genet ika.
Dal am per cobaannya, Mendel menggunakan
t anaman kacang er cis at au kacang kapr i ( Pisum
sat i vum) . Adapun al asan Mendel menggunakan
t anaman kacang ercis dalam percobaannya adalah:
1. Memiliki pasangan sifat yang kont ras.
2. Dapat melakukan penyerbukan sendiri.
3. Mudah dilakukan penyerbukan silang.
4. Mempunyai daur hidup yang relat if pendek.
5. Menghasilkan ket urunan dalam j umlah banyak.
Berikut ini ada 7 sifat beda yang mencolok pada
t anaman kacang ercis.
Langkah awal yang di l akukan
Mendel adal ah menent ukan gal ur
m u r n i , y ai t u t an am an y an g
apabi l a mel akukan penyer bukan
sendi r i senant i asa menghasi l kan
ket ur unan yang si f at nya sama
per si s dengan si f at i nduk ny a,
wal aupun penyer bukan t er sebut
di l akukan ber ul ang- ul ang hasi l -
nya akan t et ap sama. Selanj ut nya
Mendel menyilangkan dua individu
gal ur mur ni y ang sama- sama
memi l i k i pasangan si f at y ang
kont r as. Mi sal nya kapr i ber bunga
mer ah di si l angkan dengan kapr i
ber bunga put i h, yang keduanya
gal ur mur ni . Dar i per si l angan
Gambar 5 . 6 Si f at - si f at beda yang
kont r as pada beber apa var i et as
kacang er ci s
Sumber : id. wikipedia. org
Pewar isan Sifat
105
Kegi at an 5 . 2
t er sebu t , Men del men gemu k ak an beber apa
kesimpulan yang kemudian disebut Hukum Mendel:
1. Set iap individu hasil persilangan mengandung
gamet dari kedua induknya ( bersifat diploid =
2n) , misalnya induk j ant an berwarna merah ( MM)
dan bet ina ( mm) maka ket urunannya memiliki
gen Mm.
2. Pada proses pembent ukan gamet , gen berpisah
secara acak (Hukum Segregasi secara bebas) at au
dikenal sebagai Hukum Mendel I . Jadi Mm akan
berpisah menj adi dua gamet , yait u M dan m.
3. Pada proses pembuahan ( fert ilisasi) gamet akan
bert emu secara acak pula ( asort asi) at au dikenal
sebagai Hukum Mendel I I . Dalam kasus di at as
gamet M dapat membuahi gamet l ai nnya,
misalnya M at au dapat j uga m.
Unt uk lebih j elasnya mengenai percobaan Mendel
coba kalian lakukan Kegiat an 5. 2 berikut .
A. Tuj uan
Menyelidiki perbandingan genot ipe dan fenot ipe pada ket urunan
kedua dengan sat u sifat beda.
B. Al at dan Bahan
1. Kant ong plast ik hit am kecil 2 buah
2. Kancing genet ika warna merah 100 buah
3. Kancing genet ika warna put ih 100 buah
C. Car a Ker j a
1. Bekerj alah dalam suat u kelompok yang t erdiri at as 4 siswa.
2. Masukkan ke dalam sebuah kant ong plast ik 50 buah kancing
warna merah dan 50 buah kancing warna put ih. Sisanya
masukkan dalam kant ong plast ik yang lainnya.
3. Tanpa melihat ke dalam kant ong plast ik, ambillah sat u kancing
dari masing- masing kant ong secara serempak. Kemudian
cat at hasilnya ke dalam t abel. Kancing yang sudah diambil
I PA Terpadu I X
106
t idak dimasukkan ke dalam kant ong lagi! Jika warna merah
dilambangkan M dan warna put ih dilambangkan dengan m,
maka bila pada pengambilan pert ama keluar kombinasi warna
merah dan put ih maka beri t anda 1 pada kolom ij iran Mm.
4. Lakukan kegiat an t ersebut sampai kancing dalam kant ong
habis.
Tabel 5. 1 Hasi l Pengambi l an Kanci ng Baj u
Kombi nasi I j i r an Juml ah
MM( Merah- Merah) . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Mm( Merah- Put ih) . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Mm( Put ih- Put ih) . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Jumlah t ot al . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
D. Per t anyaan
1. Bagaimana perbandingan MM : Mm : mm?
2. Jika sifat warna merah dominan t erhadap warna put ih, apakah
warna yang t ampak pada genot ipe MM, Mm, dan mm?
3. Bagaimana perbandingan fenot ip pada persilangan t ersebut ?
4. Jika warna merah dan put ih t idak dominan at au t idak resesif,
warna apa yang muncul pada genot ip MM, Mm, dan mm?
5. Bagaimana perbandingan fenot ip pada persilangan t ersebut
j ika warna merah dan put ih t idak dominan dan t idak resesif ?
1 . Per si l angan dengan Sat u Si f at Beda ( Monohi br i d)
Mendel menyi l angkan t anaman kacang er ci s
berbunga merah galur murni ( MM) dengan kacang
ercis berbunga put ih galur murni ( mm) , dihasilkan
ket urunan pert ama ( Filial) F
1
yang semua berwarna
mer ah dengan genot i pe Mm. Bi l a sesama F
1
i ni
disilangkan akan menghasilkan ket urunan I I at au F
2
.
Bagaimana sifat ket urunan kedua t ersebut ? Unt uk
it u perhat ikan diagram berikut .
Pewar isan Sifat
107
P ( Parent al = induk) Genot ipe : MM X mm
Fenot ipe : Merah Put ih
Gamet : M dan M m dan m
F
1
( ket urunan 1) Genot ipe : Mm
Fenot ipe : Merah
F
2
( F
1
disilangkan sesamanya) Genot ipe : Mm X Mm
Fenot ipe : Merah Merah
Gamet : M dan m M dan m
F
2
:
Penj el asan:
• Pada F
1
dihasilkan individu yang seluruhnya berbunga merah
dan bergenot ipe Mm karena adanya dominasi penuh dari sifat
warna merah t erhadap put ih.
• Pada F
2
dihasilkan individu- individu yang t erdiri at as 3 macam
genot ip, yait u MM, Mm, dan mm dengan perbandingan 25% :
50% : 25% at au 1 : 2 : 1 dan dihasilkan dua macam fenot ip, yait u
merah dan put ih dengan perbandingan 75% : 25% at au 3 : 1.
Gamet M m
M MM Mm
Mm
Mer ah
mm
Put i h
m
2 . Per si l angan Monohi br i d I nt er medi et
Pada kesempat an lain, Mendel j uga menyilangkan
t anaman Ant irrinum maj us berbunga merah galur
murni ( MM) dengan bunga put ih galur murni ( mm) .
Ternyat a seluruh ket urunan pert ama berbunga merah
muda ( Mm) . Warna merah muda ini t erj adi karena
pengar uh gen domi nan y ang t i dak sempur na
( kodominan) . Unt uk memperoleh F
2
maka Mendel
menyilangkan sesama F
1
.
I PA Terpadu I X
108
Penj el asan:
• Pada F
1
dihasilkan individu yang seluruhnya merah muda ( Mm) .
Warna merah muda ini disebut int ermediet at au sifat ant ara
kedua induk.
• Pada F
2
dihasilkan 3 macam genot ipe, yait u MM, Mm, dan mm
dengan perbandingan 1 : 2 : 1 dan j uga 3 macam fenot ipe, yait u
merah : merah muda : put ih dengan perbandingan 1 : 2 : 1.
3 . Per si l angan dengan Dua Si f at Beda ( Di hi br i d)
Unt uk mempelaj ari persilangan dua sifat beda
coba kalian lakukan Kegiat an 5. 3 berikut .
P
1
: Genotipe
Fenotipe
Gamet
M M
Merah
M dan M
m m
putih
m dan m
X XX XX
M M
Merah Muda
F
1
: Genotipe
Fenotipe
P
2
: Genotipe
Fenotipe
Gamet
M m
merah muda
M dan m
M m
merah muda
M dan m
Gamet M m
M MM
Mer ah
Mm
Mer ah muda
Mm
Mer ah muda
mm
Put i h
m
F
2
:
Pewar isan Sifat
109
A. Tuj uan
Menget ahui perbandingan fenot ipe ket urunan dengan dua sifat
beda.
B. Al at dan Bahan
Baling- baling genet ika
Cara membuat baling- baling genet ika: Buat lah dua buah baling-
baling dari bahan kardus at au t ripleks t ipis, yang masing- masing
memiliki 4 buah lengan. Set iap lengan menggambarkan gamet .
Sat u baling- baling diberi nama baling- baling j ant an dan yang
sat u baling- baling bet ina. Kemudian bagian t engah baling- baling
diberi poros.
Ket er angan
B = simbol gen dominan pembawa sifat bulat
b = simbol gen resesif unt uk pembawa sifat bent uk keriput
K = simbol gen dominan unt uk pembawa sifat warna kuning
k = simbol gen resesif unt uk pembawa sifat warna hij au
C. Car a Ker j a
1. Unt uk mel i hat per bandi ngan f enot i p k et ur unan dar i
per si l angan er ci s bul at kuni ng het er ozi got dengan bul at
kuning het erozigot , put arlah kedua baling- baling bersama-
sama.
2. Hent ikan secara acak dan amat ilah lengan baling- baling yang
bert emu/ berdekat an. Kemudian cat at lah dalam t abel ( lengan
baling- baling yang berdekat an menunj ukkan 2 gamet yang
bert emu) .
3. Lakukan t erus sampai diperoleh 80 kombinasi.
Kegi at an 5 . 3
Gam b ar 5 . 7 Bal i ng- bal i ng genet i ka
I PA Terpadu I X
110
Tabel 5.2 Hasi l Pengamat an dengan Bal i ng- bal i ng Genet i k a
No. Genot i pe Fenot i pe I j i r an Juml ah
1. BBKK . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ................... ..........................
2. BBKk . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ................... ..........................
3. BbKK . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ................... ..........................
4. BbKk . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ................... ..........................
5. BBkk . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ................... ..........................
6. Bbkk . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ................... ..........................
7. bbKK . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ................... ..........................
8. bbKk . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ................... ..........................
9. bbkk .................... ................... ..........................
Cat at an
Pasangan gen yang mempengaruhi fenot ipe kacang ercis adalah:
B–K– : bij i bulat warna kuning
B- kk : bij i bulat warna hij au
bbK– : bij i keriput warna kuning
bbkk : bij i keriput warna hij au
t anda– : dapat diisi oleh gen dominan dan gen resesif
D. Per t anyaan
1. Ada berapa macam fenot ipe yang muncul dari persilangan
t ersebut di at as?
2. Fenot ipe mana yang paling banyak muncul? Berapa persen?
3. Fenot ipe mana yang paling sedikit muncul? Berapa persen?
4. Bagaimanakah per bandingan fenot ipe yang muncul pada
persilangan t ersebut ?
Pewar isan Sifat
111
Persilangan dihibrid adalah persilangan dengan
memperhat ikan dua sifat yang berbeda. Misalnya,
er ci s ber bi j i bul at ber war na k uni ng ( BBKK)
disilangkan dengan ercis berbij i keriput berwarna
hij au ( bbkk) . Karena sifat bulat dan kuning dominan
t er hadap si f at ker i put dan hi j au, maka t ur unan
pert ama semuanya berbij i bulat kuning het erozigot
( BbKk) . Jika sesama F
1
ini disilangkan, akan diperoleh
16 kombinasi genot ipe dan 4 macam fenot ipe. Unt uk
lebih j elasnya perhat ikan diagram berikut ini.
fenot ipe
genot ipe
gamet
geot ipe
fenot ipe
genot ipe
gamet
BK
BBKK
Bulat , kuning
BBKk
Bulat , kuning
BbKK
Bulat , kuning
BbKk
Bulat , kuning
bulat ,
kuning
BBKK
Bdan K
F
1
BbKk
BK,Bk,bK,bk
Bk
BBKk
Bulat ,
kuning
BBkk
Bulat , hij au
BbKk
Bulat ,
kuning
Bbkk
Bulat , hij au
X
BbKk
bulat , kuning
X
bK
BbKK
Bulat , kuning
BbKk
Bulat , kuning
bbKK
Keriput , kuning
bbKk
Keriput , kuning
Keriput , hij au
bbkk
b dan k
F
1
BbKk
BK,Bk,bK,bk
bk
BbKk
Bulat , kuning
Bbkk
Bulat , hij au
bbKk
Keriput , kuning
bbkk
Keriput , hij au
P
1
F
1
F
2
F
2
:
Gamet
BK
Bk
bK
bk
I PA Terpadu I X
112
Dari diagram t ersebut dapat dilihat bahwa ada 4
macam fenot ipe pada F
2
yait u:
Genot i pe Fenot i pe Fr ek uensi
B- K- Bulat , kuning 9/ 16
B- kk Bulat , hij au 3/ 16
bbk- Keriput , kuning 3/ 16
bbkk Keriput , hij au 1/ 16
Dengan demikian perbandingan fenot ipe F
2
pada
persilangan dihibrid adalah bulat kuning : bulat hij au:
keriput kuning : keriput hij au = 9 : 3 : 3 : 1.
Jika dari persilangan t ersebut dihasilkan 1600
ket urunan, maka kemungkinan diperoleh ercis berbij i
bulat warna kuning ialah:
9
16
× 1600 = 90 pohon.
Bagaimana dengan perbandingan genot ipenya?
Coba kalian cari bagaimanakah macam genot ipenya
dan bagaimana pula perbandingannya?
E. Ca r a Me n c a r i Ju m l a h d a n Ma c a m
Gamet
Dalam persilangan monohibrid diket ahui bahwa
gamet yang t er bent uk pada P
2
ada 2 macam,
sement ar a i t u pada per si l angan di hi br i d yang
t erbent uk pada P
2
ada 4 macam, unt uk persilangan
t rihibrid ada 8 macam, bila persilangan dengan n
sifat beda akan diperoleh 2
n
macam gamet .
Un t u k men en t u k an macam gamet y an g
t erbent uk dapat digunakan diagram garpu, misalnya:
AaBb, macam gamet nya adalah:
Pewar isan Sifat
113
F. Penur unan Si f at pada Manusi a
Manusia mempunyai 23 pasang kromosom yang
t erdiri dari aut osom ( kromosom t ubuh dan gonosom
( kromosom kelamin) . Maka rumus kromosom pada
pria adalah 22AAXY dan pada wanit a 22AAXX. Rumus
t er sebut ar t i nya manusi a memi l i ki 22 pasang
aut osom dan sepasang kromosom yang menent ukan
j eni s kel ami n ( gonosom/ kr omosom seks) . Jadi
kromosom seks ada dua j enis, yait u XY unt uk pria
dan XX unt uk wanit a.
1 . Pew ar i san Si f at yang Ter paut dal am Kr omosom Sek s
Gen yang ber t empat pada kr omosom seks
disebut gen t erpaut seks. Sifat gen yang t erpaut
dalam seks sifat nya bergabung dengan j enis kelamin
t ert ent u dan diwariskan bersama kromosom seks.
Umu mn y a gen t er pau t sek s t er dapat pada
kr omosom X, t et api ada j uga yang t er paut pada
kromosom Y.
a. But a w ar na
Orang yang menderit a but a warna t idak dapat
membedakan war na- war na t er t ent u, but a war na
mer ah hi j au, t i dak mampu membedakan war na
merah dan hij au. But a warna ini dikendalikan oleh
gen r esesif. Gen ini t er paut dalam kr omosom X.
Terdapat 5 kemungkinan genot ipe, yait u:
1) X
C
X
C
: wanit a normal
2) X
c
X
c
: wanit a but a warna
3) X
C
X
c
: wanit a pembawa but a warna/ karier
4) X
C
Y : pria normal
5) X
c
Y : pria but a warna
Wanit a karier at au pembawa art inya wanit a yang
secara fenot ipe normal t et api secara genot ipe dia
membawa alel sifat resesif unt uk but a warna.
Coba kal i an buat di agr am penur unan si f at ,
kepada siapa gen but a warna seorang ibu diwariskan.
( I bu but a warna menikah dengan ayah normal) .
I PA Terpadu I X
114
P = I bu but a warna × Ayah normal
Genot ip = ............................. ............................
Gamet = ............................. ............................
............................. ............................
............................. ............................
F = genot ip Fenot ip
............................. ............................
............................. ............................
............................. ............................
............................. ............................
b. Hemof i l i a
Hemofilia merupakan kelainan dimana seseorang
darahnya t idak dapat / sulit membeku bila luka. Luka
kecil pun dapat menyebabkan penderit a meninggal
karena t erj adi pendarahan yang t erus- menerus. Gen
yang mengendalikan sifat ini adalah gen resesif dan
t er paut dal am k r omosom X. Dal am k eadaan
homozigot resesif gen ini bersifat let al ( menimbulkan
kemat ian) .
Beber apa k emungk i nan susunan genot i pe
adalah:
1) X
H
X
H
: wanit a normal
2) X
h
X
h
: wanit a hemofilia bersifat let al
3) X
H
X
h
: wanit a pembawa/ karier
4) X
H
Y : pria normal
5) X
h
Y : pria hemofilia
2 . Penur unan Si f at Gol ongan Dar ah Si st em A, B, O
Unt uk menget ahui k emungk i nan susunan
genot i pe dar i gol ongan dar ah si st em A, B, O,
perhat ikan Tabel berikut ini.
Pewar isan Sifat
115
Tabel 5.3 Hubungan ant ar a Fenot i pe Gol ongan Dar ah,
Genot i pe, dan Macam Gamet
Fenot i pe Gol ongan Dar ah Genot i pe Macam Gamet
A I
A
I
A
, I
A
I
O
, I
A
, I
O
B I
B
I
B
,I
B
I
O
I
B
, I
O
AB I
A
I
B
I
A
, I
B
O I
O
I
O
I
O
Sekarang coba kalian t anyakan golongan darah
or ang t ua, k emudi an car i l ah bagai manak ah
kemungkinan golongan darah anak- anaknya.
3 . Manf aat Per si l angan bagi Manusi a
Per silangan t umbuhan at au hewan ini sangat
bermanfaat karena dapat memilih sifat - sifat yang
baik dan menghilangkan sifat - sifat yang kurang baik,
dengan demikian persilangan dapat digunakan unt uk
memper ol eh bi bi t unggul at au menghasi l k an
ket urunan dengan sifat - sifat yang unggul at au yang
baik, dengan demikian manfaat persilangan ant ara
lain:
a. Menghasilkan ket urunan dengan sifat - sifat yang
baik.
b. Menghasilkan bibit unggul baik pada t umbuhan
maupun hewan, misalnya variet as t anaman j enis
unggul hasil persilangan PB5, PB8, I R22, I R24,
j uga pada t ernak, misalnya sapi Sant a gert rudis,
hasi l per si l angan sapi br ahman dengan sapi
shor t hor n.
Banyak l agi manf aat per si l angan yang dapat
dirasakan manusia. Coba kalian cari manfaat - manfaat
lain adanya persilangan bagi manusia.
I PA Terpadu I X
116
Ran gk u man
Ref l ek si
1. Di sepanj ang kromosom t erdapat gen yang merupakan penent u
sifat ket urunan suat u makhluk hidup.
2. Berdasarkan let ak, kromosom dibedakan menj adi:
a. Kromosom t ubuh ( aut osom)
b. Kromosom kelamin ( gonosom)
3. Alasan Mendel menggunakan kacang ercis dalam percobaannya,
adalah:
a. Memiliki pasangan sifat yang kont ras.
b. Dapat melakukan penyerbukan sendiri.
c. Mudah dilakukan penyerbukan silang.
d. Mempunyai daur hidup yang relat if pendek.
e. Menghasilkan ket urunan dalam j umlah banyak.
4. Pewar naan si f at yang t er dapat dal am kr omosom seks di
ant aranya but a warna, hemofilia.
5. Manfaat persilangan bagi manusia:
a. Menghasilkan ket urunan dengan sifat - sifat yang baik.
b. Menghasilkan bibit unggul baik pada t umbuhan maupun
hewan.
Sebagai bahan r ef l eksi , coba car i l ah kel ai nan/ penyaki t yang
berhubungan dengan pewarisan sifat , analisalah kasus t ersebut
dan kumpulkan sebagai t ugas akhir bab, set elah selesai kalian bisa
melanj ut kan pembelaj aran ke bab berikut nya.
Pewar isan Sifat
117
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( x ) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Pembawa sifat ket urunan suat u makhluk hidup adalah . . . .
a. plasma sel c. kromosom
b. int i sel d. gen
2. Sel diploid pada manusia berj umlah . . . .
a. 46 pasang c. 32 pasang
b. 26 pasang d. 23 pasang
3. Ruang khusus t empat kedudukan gen disebut . . . .
a. alela c. kr omosom
b. lokus d. rongga sel
4. Hasil perkawinan ant ara dua individu yang mempunyai sifat beda
disebut . . . .
a. filius c. hibrid
b. parent al d. gamet
5. Yang merupakan galur murni adalah . . . .
a. BB dan Bb c. bb dan BB
b. Bb dan Bb d. Bb dan bb
6. Persilangan ant ara bunga warna merah dominan ( MM) dengan bunga
warna put ih ( mm) menghasilkan perbandingan pada F
2
- nya adalah
. . . .
a. 75% MM : 25% mm
b. 50% MM : 50% mm
c. 25% MM : 50% Mm : 25% mm
d. 25% Mm : 50% MM : 25% mm
7. Agar diperoleh ket urunan dengan perbandingan fenot ipe 50% merah
dan 50% put ih, maka genot ipe kedua induknya adalah . . . .
a. MM x mm c. Mm X mm
b. Mm X Mm d. MM x Mm
8. I ndividu yang bergenot ipe MMKk akan menghasilkan gamet . . . .
a. MKk dan MkK c. Kk dan MM
b. MK dan Mk d. Mk dan mk
Uj i Kompet ensi
I PA Terpadu I X
118
9. Penyakit menurun yang t erpaut dalam kromosom X adalah . . . .
a. but a warna dan albino
b. hemofilia dan anemia
c. but a warna dan t halasemia
d. hemofilia dan but a warna
10. Seorang wanit a bergolongan darah B het erozigot menikah dengan
pria bergolongan darah A het erozigot , maka kemungkinan golongan
darah pada anak- anaknya adalah . . . .
a. A dan B
b. AB
c. A, B, AB, dan O
d. AB dan O
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Sebut kan 4 al asan Mendel menggunakan kacang er ci s dal am
percobaannya!
2. Ti kus j ant an ber ambut hi t am di si l angkan dengan t i kus bet i na
berambut put ih, menghasilkan ket urunan semua berwarna abu-
abu, bi l a t i kus abu- abu di si l angkan sesamanya bagai mana
perbandingan genot ipe dan fenot ipe pada F
2
- nya?
3. Bila j eruk berbuah manis kecil ( MMbb) disilangkan dengan j eruk
berbuah masam besar ( mmBB) .
a. Tent ukan genot ipe dan fenot ipe t urunan pert amanya!
b. Ji ka sesama F
1
sal i ng menyer buki , t ent ukan per bandi ngan
fenot ipe dan genot ipe pada ket urunan keduanya ( F
2
) !
c. Dari hasil F
2
manakah yang merupakan bibit unggul ( genot ipe
dan fenot ipenya) ?
4. Pasangan suami ist ri, suami but a warna, sedangkan ist rinya normal,
bagaimanakah perbandingan fenot ipe pada anak- anaknya?
5. Jelaskan manfaat persilangan dalam kehidupan sehari- hari!
Biot eknologi
119
Unt uk memper mudah memahami mat er i ini, per hat ikan pet a konsep ber ikut ini.
Pet a Konsep
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i i ni .
• Bi ot eknol ogi
• Kul t ur Jar i ngan
• Hi dr oponi k
Pen er ap an
Bi o t ek n o l o g i
Sed er h an a
D a m p a k
Pen g g u n aan
Bi o t ek n o l o g i
Bi o t ek n o l o g i
menj elaskan
Usah a Men gat asi
Damp ak Pen er ap an
Bi o t ek n o l o g i
Kal i an t ent u mengenal makanan seper t i r empeyek kedel ai , t ahu, kecap, t auge,
dan susu kedel ai . Dar i bahan dasar apa makanan t er sebut di buat ? Samakah pr oses
pembuat annya? Adakah bahan l ai n yang di per l ukan unt uk membuat pr oduk
makanan t er sebut ?
Kacang kedel ai adal ah bahan dasar unt uk pembuat an pr oduk- pr oduk
makanan di at as. Dengan car a pengol ahan yang ber beda, but i r an- but i r an kacang
kedel ai di ubah menj adi pr oduk dengan nama at au sebut an ber macam- macam.
Unt uk mengubah suat u bahan makanan menj adi pr oduk makanan yang l ai n
t ent u har us memi l i ki penget ahuan car a pengol ahan makanan. Bi ol ogi yang t er us
ber kembang t ur ut member i sumbangan dal am meni ngkat kan kesej aht er aan
manusi a t er ut ama dal am pemenuhan kebut uhan makanan. Bi ot eknol ogi mer upakan
sal ah sat u cont oh bent uk nyat a sumbangan dar i bi ol ogi .
Cont oh di at as adal ah sal ah sat u pener apan bi ot eknol ogi dal am i ndust r i
makanan at au mi numan. Pada bahasan i ni kal i an akan di aj ak unt uk dapat
mendeskr i psi kan pener apan bi ot eknol ogi dal am mendukung kel angsungan hi dup
manusi a mel al ui pr oduksi pangan.
Bab 6
Bi ot ek nol ogi
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
120
Ke g i a t a n 6 . 1
A. Pen d ah u l u an
Biot eknologi adalah penggunaan makhluk hidup
dan proses di dalamnya unt uk menghasilkan produk
t ert ent u. Biot eknologi memanfaat kan bakt eri, ragi,
kapang, alga, sel t umbuhan, at au j aringan hewan.
Penerapan biot eknologi memadukan berbagai disiplin
ilmu, sepert i mikrobiologi, biokimia, genet ika, biologi
molekuler, kimia, rekayasa proses, dan t eknik kimia.
Saat ini t elah dikembangkan berbagai penerapan
biot eknologi, cont ohnya t eknik rekombinasi gen, kult ur
j aringan, hidroponik, radiasi, dan inseminasi buat an.
Unt uk mengenal pr oduk- pr oduk makanan hasi l pener apan
biot eknologi sert a peranan organismenya, diskusikan dengan t eman-
t eman dan guru kalian. Kemudian lengkapilah t abel berikut ini.
Ta b e l 6 . 1 Pr o d u k - p r o d u k Ma k a n a n Ha s i l Bi o t e k n o l o g i
dan Or gani sme y ang Di gunak an
No. Pr oduk Bahan Mak anan Mi k r oor gani sme
1. Tempe ................................. ......................................
2. Kecap ................................. ......................................
3. Keju ................................. ......................................
4. Yoghurt ................................. ......................................
5. Roti ................................. ......................................
6. Oncom ................................. ......................................
7. Tape ................................. ......................................
8. Nat a de coco ................................. ......................................
9. Bir ................................. ......................................
10. Brem bali ................................. ......................................
Biot eknologi
121
Berdasarkan dat a dalam t abel di at as, j awablah pert anyaan berikut ini.
1. Adakah bahan makanan yang dapat dibuat menj adi lebih dari
sat u produk makanan? Sebut kan!
2. Produk makanan apa saj a yang dalam pembuat annya memerlukan
bant uan j amur?
3. Produk makanan apa saj a yang dalam pembuat annya memerlukan
bant uan bakt eri?
B. Pener apan Bi ot ek nol ogi Seder hana
Pr oduk bi ot eknol ogi sudah di kenal bai k ol eh
masyarakat sepert i t ape, t empe, brem bali, bir, anggur,
cuka, kej u, yoghurt , dan rot i. Proses ini sudah dikenal
orang sej ak lama. Seiring dengan perkembangan
t eknol ogi pendukungnya, pr oses pengol ahannya
sudah dikembangkan lebih modern di pabrik- pabrik
dalam produksi yang besar. Namun secara sederhana
kit a dapat menerapkan proses t ersebut .
1 . Pembuat an Tempe Kedel ai
Tempe kedelai adalah bahan makanan
hasil ferment asi bij i kedelai oleh kapang
( j amur ) . Jeni s j amur yang di gunakan
bi asany a j eni s Rhi zopus ol i gospor us,
karena memiliki akt ivit as enzim prot eolit ik
( pengur ai pr ot ei n) t i nggi . Di bandi ngkan
t empe dari bahan lain, sepert i dari kecipir,
lamt oro, ampas t ahu, benguk, maka t empe
kedelai lebih dikenal oleh masyarakat . Telah
diakui dunia bahwa t empe adalah makanan
asl i I ndonesi a y ang k andungan gi zi ny a pat ut
diperhit ungkan. Cara pemanfaat an t empe ant ara lain
di gor eng, di sayur l odeh, oseng- oseng, ker i ng
t empe, t empe burger, rolade t empe, dan sebagainya.
Tempe digemari orang bukan hanya rasanya yang
gurih dan lezat , t et api j uga karena kaya gizi. Dengan
kadar pr ot ei n 18, 3 per 100 gr am, mer upakan
alt ernat if sumber prot ein nabat i. Selain it u, t empe
Gam b ar 6 . 1 Tempe
mer upakan cont oh pr oduk
bi ot eknol ogi seder hana
Sumber : www.rakut en.co.j p
I PA Terpadu I X
122
Su m b er : Pembuat an Tempe dan Tahu Kedel ai ( 2003)
kedelai j uga mengandung beber apa asam amino
yang diperlukan t ubuh manusia. Unt uk menget ahui
kandungan gi zi t empe kedel ai di bandi ng dengan
bahan bakunya ( kedelai kuning dan kedelai hit am)
dapat dilihat pada Tabel 6. 2 berikut .
Tabel 6. 2 Komposi si Zat Gi zi Tempe Kedel ai dal am 100 gr am
No. Zat Gi zi Tempe Kedel ai Kedel ai Kuni ng Kedel ai Hi t am
1. Energi 149,0 kal 400,0 kal 385,0 kal
2. Air 64,0 gram 10,2 gram 12,3 gram
3. Prot ein 18,3 gram 35,1 gram 33,3 gram
4. Lemak 4,0 gram 17,7 gram 15,0 gram
5. Karbohidrat 12,7 gram 32,0 gram 35,4 gram
6. Serat - 4,2 gram 4,3 gram
7. Abu 1,0 gram 4, 0 gram 4, 0 gram
8. Kalsium 129,0 mg 226,0 mg 213,0 mg
9. Besi 10,0 mg 8,5 mg 9,5 mg
10. Vit amin B1 0,17 mg 0,66 mg 0,65 mg
11. Vit amin B2 - 0,22 mg 0,23 mg
Dengan melihat kandungan gizi t ersebut , yang
dul unya t empe hanya di j adi kan konsumsi kel as
r akyat , namun sekar ang sudah di ni kmat i segal a
lapisan. Bahkan rest oran elit dan hot el berbint ang
pun menyaj ikan t empe dalam ragam penyaj ian yang
l ebi h canggi h. Bahkan par a ahl i di Jepang dan
Amerika Serikat t ert arik melakukan penelit ian t empe,
t erut ama berkait an dengan t eknologi ferment asi.
Secara t radisional t empe dibuat dengan langkah-
langkah sebagai berikut .
a. Penyor t i r an
Tuj uannya unt uk memisahkan
benda yang t idak diinginkan, dan
memilih bij i yang baik. Caranya, bij i
kedel ai di l et akkan pada t ampah/
nyiru kemudian dit ampi.
Gam b ar 6 . 2 Car a menyor t i r bi j i kedel ai
Biot eknologi
123
b. Pencuci an I
Bij i kedelai dimasukkan ke dalam
ember berisi air, dan lebih baik dicuci
pada ai r yang mengal i r. Tuj uan
pencucian ini adalah menghilangkan
k ot or an y an g mel ek at at au
bercampur dengan bij i kedelai.
c. Per ebusan I
Perebusan pert ama berlangsung
sekit ar 30 menit sehingga diperoleh
bij i kedelai set engah mat ang.
d. Per endam an
Per en daman ber l an gsu n g
semalam at au kurang lebih 8 j am
hingga menghasilkan kondisi asam.
Tu j u an per en daman i n i sel ai n
mel unakkan kedel ai j uga unt uk
mencegah per t umbuhan bakt er i
pembusuk selama ferment asi.
e. Pengupasan k ul i t
Keesok an har i ny a di l ak uk an
pengupasan kulit . Caranya, kedelai
di r emas- r emas dal am ai r sampai
kul i t nya t er kel upas. Tuj uan pe-
ngupasan kulit ini adalah agar ragi
t umbuh dengan baik.
Gam b ar 6 . 3 Car a mencuci bi j i kedel ai
Gam b ar 6 . 4 Mer ebus kedel ai
Gam b ar 6 . 5 Per endaman kedel ai
Gam b ar 6 . 6 Car a pengupasan kul i t
k edel ai
I PA Terpadu I X
124
f . Pencuci an I I
Sekali lagi kedelai yang sudah
dikupas kulit nya dicuci. Caranya,
mir ip mencuci ber as yang akan
di masak . Tu j u an n y a u n t u k
menghi l angk an k ot or an y ang
masih ada dan kulit kedelai yang
t erkelupas.
g. Per ebusan I I
Set el ah k edel ai di k u pas
kulit nya dan dicuci lagi, kemudian
di r ebus hi ngga kedel ai menj adi
mat ang. Tuj uannya adalah agar
kedelai lebih lunak, menghilangkan
bau , men ambah r asa, dan
membunuh bakt eri yang mungkin
t umbuh selama perendaman.
h. Peni r i san dan pendi ngi nan
Set elah kedelai masak, t uang
di t ampah/ nyi r u dan di r at akan
t ipis- t ipis. Biarkan dingin sampai
per mukaan kedel ai ker i ng agar
t er h i n dar dar i per t u mbu h an
mi k r oor gan i sme y an g t i dak
dikehendaki. Tampah yang dipakai
unt uk penirisan dan pendinginan
pi l i h yang benar - benar ber si h
bebas dari kot oran dan zat yang
menghambat pert umbuhan ragi,
misalnya garam.
i. Per agi an
Tahap i ni mer upakan kunci
keberhasilan dalam membuat tempe
kedelai. Taburkan ragi pada kedelai
dan aduk sampai rat a. Set elah it u,
diangin-anginkan sebent ar. Fungsi
ragi selain unt uk ferment er, j uga
sebagai pengikat keping- keping
kedelai oleh miselium.
Gam b ar 6 . 7 Pencuci an t ahap I I
Gam b ar 6 . 8 Per ebusan t ahap I I
Gambar 6 . 9 Di t i r i skan dan di di ngi nkan
Gam b ar 6 . 1 0 Kedel ai di campur
dengan r agi
Biot eknologi
125
j . Pem bungk usan
Campur an k edel ai dan r agi di bungk us
dengan menggunakan daun pisang yang bagian
l u ar n y a di l api si k er t as at au di bu n gk u s
menggunakan plast ik dengan ukuran t ert ent u.
Tu j u an pembu n gk u san adal ah u n t u k
mencipt akan keadaan anaerob, karena j amur
Rhi zopus akan beker j a dal am mengur ai kan
kedelai dalam keadaan anaerob.
k. Pem er am an
Bila pembungkusnya daun, maka pemeraman
di l akukan dal am bakul bambu yang di t ut up
karung goni dengan suhu kurang lebih 30°C.
Tet api bi l a pembu n gk u sny a pl ast i k ,
pemeramannya dilet akkan di rak- rak bambu.
Set elah diperam semalam, j ika pembungkusnya
pl ast i k, maka pl ast i k pembungkus t er sebut
dit usuk- t usuk dengan lidi. Tuj uannya agar udara
segar dapat masuk dalam bahan t empe, set elah
it u diperam sat u malam lagi.
Gam b ar 6 . 1 1
Membungkus t empe
Gam b ar 6 . 1 2
Car a memer am
t empe
Tempe
Kar ung goni
Tempe
Pl ast i k
Lar u Daun
Pada pr oses pembuat an t empe, past i kit a
mel ak u k an per agi an . Ragi y an g
digunakan dapat berasal dari laru daun
yang t er dapat pada daun war u, daun
j at i at au daun pisang bekas pembungkus
t empe. Kar ena t idak semua per mukaan
daun t er sebut mengandung lar u, maka
bagi an daun y ang mengandung l ar u
di pi sahkan sedang si sa daun yang l ai n
dibuang. Set elah it u laru daun diremas-
r emas l al u di campur kan ke dal am bi j i
kedelai yang hendak dilakukan peragian.
Unt uk 1 kg kedelai diperlukan 2- 3 helai
daun yang mengandung laru.
I nfo MEDI A
di buang
daun war u
di r emas- r emas
l ar u
I PA Terpadu I X
126
2 . Pembuat an Tape Si ngk ong
Yang dimaksud t ape adalah suat u hasil yang
dibuat dari bahan- bahan sumber pat i, sepert i ubi,
singkong, dan beras ket an, dengan diberi ragi dalam
proses pembuat annya.
Singkong adalah salah sat u j enis umbi- umbian
yang cukup banyak dikenal masyarakat I ndonesia.
Umbi t anaman singkong selain dapat dikonsumsi
langsung j uga dapat dibuat t apioka, gaplek, kerupuk,
t ape, dan sebagainya.
Tape singkong dapat diolah lebih lanj ut menj adi
minuman alkohol, sir up glukosa, sar i t ape, asam
cuka, dan sebagainya.
Unt uk lebih j elasnya, perhat ikan langkah- langkah
pembuat an t ape singkong berikut ini.
a. Pengupasan k ul i t
Kulit singkong dikupas dengan cara menyayat
kulit secara memanj ang lalu menarik bagian kulit nya.
Set elah it u dikerik sampai lendirnya hilang, yait u
sampai singkong t erasa kesat .
Gam b ar 6 . 1 3 Mengupas si ngkong
Gam b ar 6 . 1 4 Mencuci si ngkong
b. Pencuci an
Si ngk ong di cuci hi ngga ber si h, k emudi an
dipot ong kecil- kecil at au dibiarkan ut uh.
Biot eknologi
127
c. Penguk usan
Dengan menggunakan dandang,
si ngkong di kukus sampai mat ang
at au set engah mat ang, t ergant ung
selera kit a mau t ape yang agak keras
at au yang lembek.
d. Pendi ngi nan
Si ngkong di pi ndahkan di at as
nyiru, kemudian dibiarkan dingin.
e. Per agi an
Set elah dingin, ragi dit aburkan
secara merat a. Bila t ape dibuat dalam
j u ml ah ban y ak sebai k n y a r agi
t ersebut dibungkus dengan kant ong
kai n, kemudi an di t epuk- t epukkan
secara merat a pada singkong yang
t elah didinginkan t ersebut .
f . Pem er am an
Singkong yang t elah beragi it u
di at ur ke dal am ker anj ang yang
di al asi daun pi sang yang ber si h,
di ker udungi dan di t ut upi dengan
daun rapat - rapat . Kemudian diperam
selama 2- 3 hari pada suhu kamar.
Selama masa pemeraman t idak boleh
di buk a dan t i dak bol eh t er k ena
t angan agar t ape yang di hasi l kan
t idak kecut ( masam) .
Gam b ar 6 . 1 5 Mengukus si ngkong
ubi
ai r
Gam b ar 6 . 1 6 Car a menabur r agi
r agi
Gam b ar 6 . 1 7 Car a pemer aman t ape
daun
pi sang
I PA Terpadu I X
128
Tugas 6. 1
Membuat Tape Si ngk ong
Buat lah t ape singkong dengan bahan baku singkong ( ket ela
pohon) 1 kg unt uk t iap kelompok.
Ti ap k el ompok kel ompok t er di r i at as 5 si swa. Tempat
pelaksanaan di labor at or ium sekolah dan wakt unya di luar j am
pelaj aran. Set elah j adi, t ape hasil kegiat an dit ampilkan di depan
kelas. Diskusikan hasilnya.
3 . Hi dr opon i k
Dalam bidang pert anian, biot eknologi memberi
andil dalam usaha pemenuhan kebut uhan makanan.
Beberapa hasil biot eknologi dalam bidang pert anian
ant ara lain kult ur j aringan, hidroponik, pembuat an
t umbuhan kebal hama, dan t umbuhan yang mampu
mengikat nit rogen sendiri.
Pada bagian ini kit a akan mempelaj ari t eknik
t anam dengan sist em hidroponik, karena di ant ara
hasil biot eknologi bidang pert anian, t eknik ini paling
memungkinkan unt uk kit a lakukan.
Hidroponik ( hydroponics) adalah cara bercocok
t anam t anpa menggunakan t anah sebagai media
t anamnya. Di kalangan umum, ist ilah ini dikenal
sebagai " bercocok t anam t anpa t anah" . Termasuk
j uga bercocok t anam di dalam pot at au wadah lainnya
yang menggunakan air at au bahan yang ber sifat
porus, sepert i pecahan gent ing, pasir kali, kerikil,
spons, sabut kelapa, arang kayu, dan sebagainya.
pasi r bat u bat a pecahan gent i ng ar ang kayu
Biot eknologi
129
I st i l ah hi dr oponi k l ahi r t ahun 1936, unt uk
memberi hasil percobaan DR. WF. Gericke, seorang
agr onomis dar i Univer sit as Calif or nia, USA. Hasil
percobaannya berupa t omat set inggi 3 met er yang
penuh buah dan dit anam dalam bak berisi mineral
hasil uj i cobanya. Maka sej ak it u hidroponik berart i
hydr os adal ah ai r dan poni cs unt uk menyebut
pen ger j aan at au ber cocok t an am. Dal am
perkembangannya hidroponik t idak lagi sebat as di
l abor at or i um saj a, t et api dengan t ekni k yang
sederhana dapat dit erapkan siapa saj a, t ermasuk
ibu rumah t angga.
a. Keunggul an hi dr oponi k
Kelebihan sist em t anam hidroponik ant ara lain
sebagai berikut .
1) Perawat an lebih prakt is dan gangguan hama lebih
t er kont r ol.
2) Pemakaian pupuk lebih hemat .
3) Tanaman hidroponik dapat t umbuh lebih pesat
dengan keadaan t idak kot or dan t idak rusak.
4) Beberapa j enis t anaman bisa dibudidayakan di
luar musim.
5) Tanaman hidroponik dilakukan pada lahan at au
ruang yang t erbat as, misalnya: di at ap, dapur,
at au garasi.
Gambar 6 . 1 8 Medi a t anam yang dapat di gunakan dal am hi dr oponi k
Sumber : Aneka Jenis Media Tanam dan Penggunaannya
sabut kel apa
bat ang paki s haj i
I PA Terpadu I X
130
b. Met ode hi dr oponi k
Pada dasarnya met ode hidroponik dibagi menj adi
2 bagian, yait u:
1) Hidroponik subst rat
Met ode ini t idak menggunakan air sebagai media,
t et api menggunakan media padat ( bukan t anah) yang
dapat menyerap at au menyediakan nut risi, air, dan
oksi gen ser t a mendukung akar t anaman seper t i
halnya fungsi t anah. Media yang dapat digunakan
dalam hidroponik subst rat ant ara lain bat u apung,
pasir, serbuk gergaj i, at au gambut .
Media t anam sebelum digunakan harus dilakukan
st erilisasi dahulu. Cara paling umum dilakukan adalah
dengan penguapan at au dengan bahan kimia.
Larut an nut risi at au pupuk diberikan dengan cara
disiramkan at au dialirkan melalui sist em irigasi, set iap
pemberian larut an nut risi, harus dapat melembapkan
bar i san t anaman secar a ser agam. Banyaknya
penyiraman t ergant ung dari pert umbuhan t anaman,
j enis subst rat , dan iklim. Permukaan subst rat yang
kasar dan t idak t erat ur harus lebih sering disiram.
Gambar 6 . 1 9 Tanaman t omat hi dr oponi k dengan medi a pasi r
Sumber : Hidroponik ( 2002)
Biot eknologi
131
2) Hidroponik NFT ( Nut rient Film Technique)
Met ode ini dilakukan dengan cara melet akkan akar
t anaman pada lapisan air yang dangkal. Air t ersebut
dialirkan dan mengandung nut risi sesuai kebut uhan
t anaman. Perakaran berkembang di dalam larut an
nut rien.
c. Lar ut an nut r i en
Larut an nut rien at au zat hara, adalah makanan
bagi t anaman yang berupa campuran garam- garam
pupuk yang dilarut kan dan diberikan secara t erat ur.
Karena pada sist em hidroponik, media t anam hanya
sebagai penopang akar, sehi ngga garam- gar am
pupuk har us mengandung semua unsur yang
diperlukan t anaman.
Zat - zat hara unt uk keperluan hidroponik dapat
diper oleh di pasar an dalam bent uk for mula yang
sudah j adi, sepert i Hyponex at au Margaflor.
d. Mer ak i t hi dr oponi k
Jeni s t anaman yang dapat di t anam secar a
hidroponik, baik di kebun maupun di rumah ant ara
lain, cabai, paprika, t omat , asparagus, bunga kol,
sel edr i , sel ada, semangka, l abu, j agung mani s,
t erung, dan t anaman hias.
Gamb ar 6 . 2 0 Hi dr oponi k dengan met ode NFT
Sumber : Hidroponik ( 2002)
I PA Terpadu I X
132
Berikut ini cara merakit hidroponik unt uk menanam
t anaman sepert i t omat , paprika, dan melon.
1) Persiapan lahan
Unt uk menghi ndar i t anaman dar i pengar uh
l i ngkungan, sebai knya di bangun r umah pl ast i k.
Ukurannya disesuaikan dengan luas lahan. Bagian
alas/ lant ai dibuat bedengan dengan lebar sekit ar 70
cm dan panj angnya sesuai l ahan yang t er sedi a.
Ti nggi bedengan seki t ar 20- 30 cm. Kemudi an
bedengan dit ut up dengan plast ik hit am yang agak
t ebal unt uk mencegah penul ar an penyaki t yang
berasal dari t anah.
2) Persiapan wadah
Sebagai wadah unt uk menanam hidroponik dapat
digunakan polibag at au kant ong plast ik hit am ukuran
t inggi 50 cm dan diamet er 30 cm. Dipilih warna hit am
agar sinar mat ahari t idak mampu menembus akar,
j adi t idak ada kemungkinan ganggang t umbuh dan
merusak akar. Pada dasar polibag dilubangi unt uk
keluar air dan samping polibag j uga dilubangi 4 t empat .
3) Memasukkan media t anam
Lapi san per t ama masukkan i j uk at au sabut
kelapa yang sudah dist erilkan/ dit umbuk sebagai filt er,
lalu di at asnya diberi pasir set inggi 30 cm. Media ini
harus dalam keadaan st eril.
4) Penanaman bibit
Set iap polibag hanya dit anam sat u bibit saj a.
Polibag yang sudah dit anami bibit diat ur di at as
bedengan.
5) Penyiraman larut an nut rien
Penyi r aman pal i ng mudah di l akukan dengan
menggunakan gembor at au hand sprayer. Lar ut an
nut rien dapat diperoleh di t oko obat pert anian yang
khusus unt uk hidroponik, at au dapat digunakan NPK,
ur ea, dan TSP sebagai pupuk makr o, sedangkan
pupuk mikro pilih pupuk yang mengandung Mn, Fe,
Zn, dan Cu. Penggunaan pupuk makro sesuaikan
fase pert umbuhan.
Biot eknologi
133
6) Perawat an lain
Beberapa j enis perawat an yang perlu dilakukan
adalah:
a) Pengikat an at au pengaj iran, agar t anaman dapat
berdiri t egak, set elah umur 1 minggu. Aj ir dapat
t erbuat dari kayu at au bilah bambu.
b) Pemangkasan, daun- daun yang sudah t ua
sebaiknya dipangkas. Unt uk beberapa t anaman
sepert i paprika cabang yang t idak dipilih sebagai
cabang unt uk berproduksi, dipangkas menggu-
nakan gunt ing yang t aj am.
c) Pember ant asan hama, di sempr ot dengan
insekt isida sesuai dosis yang dibut uhkan.
Menanam Tomat dengan Si st em Hi dr oponi k
A. Tuj uan
Menget ahui cara menanam t omat dengan sist em hidroponik.
B. Al at dan Bahan
1. Pasir
2. Polibag ukuran t inggi 50 cm dan diamet er 30 cm
3. Kot ak kayu
4. Bij i t omat
5. Sekop at au cet ok
6. Alat penyiram
7. Gelas plast ik
8. Garpu
9. Hand sprayer
C. Car a Ker j a
1. Membuat Per semai an
a. Buat kot ak kayu unt uk per semai an dengan ukur an
50 cm × 100 cm dan t i nggi 6- 10 cm, bagi an sampi ng
di ber i l ubang unt uk pembuangan ai r.
Kegi at an 6 . 2
I PA Terpadu I X
134
b. Masukkan media pasir sampai 3 cm dari permukaan kot ak,
dan uj i dengan air apakah drainase berj alan lancar ( lihat
Gambar 6. 21) .
c. Taburkan benih di at as media, t et api j angan t erlalu rapat .
Kemudi an t ut up dengan pasi r kur ang l ebi h dengan
ket ebalan 1 cm.
d. Let akkan persemaian di t empat yang t erlindung dari huj an
dan cahaya mat ahari secara langsung.
2. Mer aw at Bi bi t
Bij i t omat yang sudah t umbuh diberi larut an mineral dengan
dosi s y ang t epat . Peny i r aman di l ak uk an pagi dan sor e
menggunakan hand sprayer.
3. Penyapi han Bi bi t
Set elah muncul dua sampai empat daun yang sudah mekar,
t anaman dipisahkan dan dipindahkan ke gelas plast ik/ pot kecil
dengan media pasir dan disir am nut r isi pagi dan sor e. Car a
pemindahan bibit dicabut hat i- hat i menggunakan garpu ( lihat
Gambar 6. 22) !
Gam b ar 6 . 2 1 Tempat per semai an yang di buat dar i kayu
Sumber : Hidroponik 2002
Gambar 6 . 2 2 Car a pemindahan bibit
Sumber : Hidroponik ( 2002)
Lubang dr ai nase
Bak dar i kayu
I sol asi
Biot eknologi
135
4. Penanaman
Set elah bibit berumur 3 minggu pindahkan ke polibag
penanaman! Unt uk memudahk an pencabut an, dapat
menggunakan garpu.
5. Per aw at an Tanaman
Lakukan perawat an t anaman dengan menyiram t iap hari
dan member ant as hama yang mengganggu! Pupuk/ zat
nut r i en yang di gunakan adal ah Mar gaf l or, Lewat i t at au
Past rogen, yang dapat diperoleh di t oko- t oko pert anian. Bila
t i dak ada zat - zat t er sebut dapat di gunakan pupuk yang
dilarut kan air. At urannya menurut pet unj uk penggunaan.
6. Mencat at Per t umbuhan Tanaman
Hal- hal yang perlu dicat at adalah:
a. Umur t anaman pada wakt u berbunga.
b. Jumlah bunga yang dapat menj adi buah.
c. Umur t anaman pada saat dapat dipanen.
d. Keadaan buah hasil panen.
e. Tinggi t anaman saat berbuah.
Set elah kegiat an t er sebut dilaksanakan buat lapor an dan
kumpulkan kepada guru.
C. Dampak Negat i f Penggunaan
Bi ot ek n ol ogi
1 . Dampak t er hadap Li ngk ungan
Sel ai n membawa keunt ungan bagi manusi a,
aplikasi biot eknologi t ernyat a menimbulkan akibat
bu r u k ol eh pen er apan t ek n ol ogi t er sebu t .
Cont ohnya, pembuat an t empe at au kecap dalam
skal a besar dapat mengaki bat kan pencemar an
lingkungan. Air limbah dan kulit kedelai dari proses
pembuat an t empe, apabila dibiarkan t ergenang dalam
wakt u cukup l ama, l i mbah t er sebut mengubah
lingkungan menj adi t idak sehat . Jika air limbah it u
dibiarkan mengalir ke dalam kolam- kolam ikan at au
I PA Terpadu I X
136
ke lahan- lahan persawahan, kehidupan ikan at au
t anaman akan t erganggu, bahkan bisa mat i. Selain
meracuni organisme yang hidup di dalam air, limbah
ini j uga menimbulkan bau yang t idak enak. Unt uk
i t u maka per l u di t angani secar a bai k agar t i dak
mencemari lingkungan.
2 . Dampak Sosi al
Produk minuman beralkohol sepert i bir, anggur,
wiski, dan air t ape t er kadang j uga menimbulkan
dampak yang bur uk bagi l i ngkungan. Dampak
t er sebut ber upa kebi asaan memi num mi numan
ber al kohol t er sebut sehi ngga mabuk. Mi numan
beralkohol bila diminum dalam j umlah banyak bersifat
memabukkan dan menyebabkan kant uk kar ena
menekan akt ivit as ot ak.
Alkohol j uga bersifat candu. Orang yang sering
minum alkohol dapat menj adi ket agihan dan sulit
unt uk meni nggal kan kebi asaan mi num mi numan
beralkohol. Walaupun t idak beracun, alkohol dapat
menimbulkan angka kemat ian yang t inggi, misalnya
pengemudi kendaraan yang dalam keadaan mabuk
menimbulkan kecelakaan lalu lint as.
Alkohol yang t erdapat dalam minuman beralkohol
kadarnya bermacam- macam. Secara alami alkohol
hasil f er ment asi kadar nya 12- 15 % kar ena pada
larut an yang berkadar sebesar ini ragi akan mat i.
Tet api melalui proses penyulingan dapat diperoleh
alkohol sampai 95, 5%.
Gam b ar 6 . 2 3 Ber bagai dampak sosi al aki bat mi num mi numan ker as
Su mber : Essent ial of Biology ( 2004)
Biot eknologi
137
D. Usaha Mengat asi Dampak Pener apan
Bi ot ek n ol ogi
Beber apa usaha yang dapat di l akukan unt uk
mengur angi/ mengat asi akibat bur uk penggunaan
biot eknologi ant ara lain:
1. Penanganan l i mbah t empe, y ang secar a
sederhana dapat dilakukan dengan cara:
a. Menampung dan menyaring limbah/ air limbah
t empe ke dalam sebuah bak. Kemudian bak
dit ut up agar t idak menimbulkan bau.
b. Kemudi an, mengal i r kan ai r l i mbah yang
sudah disaring ke bak pengumpul. Pada bak
ini, air limbah yang berasal dari beberapa kali
proses pembuat an t empe akan bercampur
secara merat a dan seragam.
c. Terakhir, mengalirkan air limbah yang berasal
dari bak penampung, ke bak kedap udara dan
selanj ut nya diendapkan selama 20 hari. Di
dal am bak k edap udar a, benda- benda
( polut an) berat yang dapat membahayakan
lingkungan diuraikan oleh mikroorganisme
secara alami sehingga menj adi tidak berbahaya.
2. Untuk minuman beralkohol dikenai cukai atau paj ak
yang t inggi sehingga harganya mahal. Akibat nya
t i dak sembar ang or ang dapat mengonsumsi .
Selain it u j uga secara rut in diadakan penyit aan dan
pemusnahan minum- minuman keras t erut ama
yang berkadar alkohol t inggi.
3. Di beber apa n egar a u n t u k men gu r an gi
kecelakaan, pengemudi mobil di t es kadar alkohol
dalam darahnya sepert i Gambar 6. 23.
Coba kal i an sebut kan usaha- usaha yang l ai n
unt uk mengat asi dampak penerapan biot eknologi,
car i l ah dar i ber bagai r ef er ensi bai k medi a cet ak
maupun elekt ronik.
I PA Terpadu I X
138
Ref l ek si
Gambar 6 . 2 4 Pol i si l al u l i nt as sedang menget es kadar
al kohol pengemudi kendar aan
Su mber : Essent ial of Biology ( 2004)
Tu gas 6 . 2
Ran gk u man
Buat lah kliping t ent ang dampak penerapan biot eknologi dalam berbagai
bidang dan cara- cara penanggulangannya! Kliping minimal lima j udul!
1. Biot eknologi: penggunaan makhluk hidup dan proses di dalamnya
unt uk menghasilkan produk t ert ent u.
2. Bi ot eknol ogi di bedakan menj adi bi ot eknol ogi konvensi onal
( sederhana) dan biot eknologi modern.
3. Dampak penggunaan biot eknologi
a. Dampak t erhadap lingkungan
b. Dampak sosial
Sebagai bahan refleksi coba sebut kanlah cont oh- cont oh penerapan
biot eknologi baik konvensional maupun modern dalam mendukung
kelangsungan hidup manusia melalui produksi pangan.
Biot eknologi
139
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( x ) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Berikut ini ilmu- ilmu yang mendukung dalam penerapan biot eknologi,
k ecual i . . . .
a. biokimia
b. genet ika
c. fisika
d. kimia
2. Perhat ikan produk- produk makanan dan minuman berikut .
1. Tempe
2. Tahu
3. Tape
4. Bi r
5. Sirup
6. Kecap
Produk makanan dan minuman yang memanfaat kan mikroorganisme
adalah . . . .
a. 1, 2, dan 3
b. 1, 2, dan 5
c. 2, 3, dan 5
d. 3, 4, dan 6
3. Di bawah ini produk biot eknologi asli I ndonesia, k ecual i . . . .
a. t ahu
b. t empe
c. kecap
d. rot i
4. Mikroorganisme yang digunakan unt uk membant u membuat t empe
adalah . . . .
a. Sacharomyces cereviceae c. Neurospora crassa
b. Acet obact er xylinum d. Rhizopus oligosporus
5. Keunggulan t empe kedelai dibanding bahan bakunya yang berupa
kedelai adalah . . . .
a. menghasilkan energi lebih t inggi
b. mudah dicerna
c. kadar prot ein lebih t inggi
d. lebih murah
Uj i Kompet ensi
I PA Terpadu I X
140
6. Perhat ikan beberapa t ahap pembuat an t empe kedelai berikut .
1. Pencucian
2. Perebusan
3. Penirisan
4. Peragian
5. Pemer aman
Urut an yang benar dalam proses pembuat an t empe adalah . . . .
a. 1- 2- 3- 4- 5
b. 1- 3- 2- 4- 5
c. 2- 1- 3- 4- 5
d. 5- 4- 3- 1- 2
7. Dalam proses pembuat an t empe, agar kulit kedelai mudah lepas,
dilakukan . . . .
a. perebusan
b. perendaman
c. penj emuran
d. peragian
8. Dalam pr oses pemer aman t empe, suhu yang sesuai kur ang lebih
. . . .
a. 30° C
b. 32° C
c. 34° C
d. 35° C
9. Mikroorganisme yang digunakan unt uk membuat t ape adalah . . . .
a. Sacharomyces cereviceae
b. Rhizopus oryzae
c. Neurospora crassa
d. Acet obact er xylinum
10. Kadar alkohol yang dihasilkan dar i pr oses f er ment asi t ape adalah
. . . .
a. 5 - 10 %
b. 12 - 15 %
c. 30 - 50 %
d. lebih dari 75 %
11. Bahan unt uk membuat brem padat adalah . . . .
a. t ape singkong
b. t ape ket an
c. anggur
d. bir hit am
Biot eknologi
141
12. Jenis t anaman yang biasa dit anam secara hidroponik adalah . . . .
a. j agung, kacang t anah, cabe
b. beringin, t erung, semangka
c. bougenvil, mangga, kangkung
d. cabe, selada, semangka
13. Yang dianggap t anaman hidroponik pert ama adalah . . . .
a. cabe
b. t omat
c. selada
d. paprika
14. Berikut ini keunggulan sist em t anaman hidroponik, k ecual i . . . .
a. dapat dibudidayakan di luar musim
b. pemakaian pupuk hemat
c. harganya murah
d. perawat an lebih prakt is
15. Kant ong plast ik yang digunakan unt uk wadah dalam hidroponik
dipilih yang berwarna hit am karena . . . .
a. lebih awet dan t ahan panas
b. t ampak lebih bersih
c. agar sinar mat ahari t idak menembus akar
d. mudah menyerap panas dari lingkungan
16. Ber i kut i ni adal ah unsur - unsur mi kr o yang di per l ukan unt uk
pert umbuhan t anaman, k ecual i . . . .
a. nit rogen
b. ferrum
c. t embaga
d. zeng
17. Perbedaan ant ara hidroponik met ode subst rat dengan met ode NFT
adalah . . . .
a. j enis t anamannya
b. j enis medianya
c. j enis pupuknya
d. asal bibit nya
18. Banyak sedikit nya penyiraman t anaman hidroponik met ode subst rat ,
t ergant ung dari fakt or berikut ini, k ecual i . . . .
a. umur t anaman
b. iklim
c. j enis subst rat
d. j enis pupuk
I PA Terpadu I X
142
P r o y e k
19. Subst rat yang paling banyak menahan air adalah . . . .
a. arang kayu
b. bat u apung
c. serabut kelapa
d. pasir
20. Meminum alkohol ber lebihan dapat menyebabkan kant uk, kar ena
. . . .
a. banyak menghasilkan energi
b. menekan akt ivit as ot ak
c. mengenyangkan perut
d. merangsang saraf mat a
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Apakah yang dimaksud biot eknologi?
2. Jelaskan perbedaan biot eknologi t radisional dengan biot eknologi
modern!
3. Mengapa dalam pembuat an t ape dapat dihasilkan t ape yang rasanya
kecut at au masam?
4. Jel askan per bedaan hi dr oponi k met ode NFT dengan met ode
subst r at !
5. Jelaskan cara menangani limbah dari proses pembuat an t empe!
Membuat Tempe Kedel ai
Buat lah t empe kedelai dengan bahan baku kedelai ½ kg unt uk
t iap kelompok.
Tiap kelompok t erdiri at as 5 siswa dan salah sat u sebagai ket ua.
Tempat pelaksanaan di laborat orium sekolah. Set elah selesai, t empe
hasil kegiat an dit ampilkan di depan kelas. Diskusikan hasilnya.
List r ik St at is
143
Unt uk memper mudah memahami mat er i ini, per hat ikan pet a konsep ber ikut ini.
Pet a Konsep
Li st r i k St at i s
Muat an Li st r i k
Alirannya Jeni snya
Muat an
Posi t i f
Muat an
Negat i f
El ekt r o-
st at i ka
El ekt r o-
di nami ka
Teor i At om
Dal t on, Thomson,
Rut her f or d, dan Bohr
Konsep At om
Si f at Kel i st r i kan
Hukum Coul omb

1 2
2
Q Q
F k
r
dimunculkan di bedakan di bedakan
di t i nj au menur ut
membahas
dit ulis ke dalam
per samaan
memuat t ent ang
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i i ni .
• Muat an l i st r i k • Der et t r i bol i st i k • Hukum Coul omb
Pada mi nggu yang cer ah, I cha menyet r i ka baj u ser agamnya. Sambi l
menunggu panasnya set r i ka, i a menggosok- gosokkan set r i ka pada baj unya yang
t i pi s. Ter nyat a I cha mel i hat dan merasakan seakan- akan baj u i t u t er t ar i k ol eh
set r i ka dan t er dengar ol ehnya bunyi gemer ci k. Mengapa semua i t u bi sa t er j adi ?
Bagai mana hubungannya dengan konsep f i si ka? Unt uk menj awab per t anyaan i ni
per l u di per hat i kan beber apa konsep, yai t u menggosok, panas, dan baj u t i pi s. Saat
I cha menggosok baj u dengan set r i ka ada per pi ndahan ener gi ger ak yang di ber i kan
ke baj u. Set r i ka yang panas akan memudahkan per pi ndahan muat an, sedangkan
si f at at au j eni s baj u sangat menent ukan mudah t i daknya t er j adi per pi ndahan
muat an. Ol eh kar ena i t u, baj u yang ker i ng aki bat di set r i ka, akan mudah
meni mbul kan si f at kel i st r i kan begi t u j uga pada r ambut ker i ng bi l a di gosok dengan
si si r, maka si si r i t u akan ber muat an l i st r i k. Mengapa har us yang ker i ng? Tent u
kar ena ai r mempunyai si f at kondukt or yang kur ang bai k dan ener gi yang
di t i mbul kan aki bat gosokan ant ar a r ambut basah dan si si r pl ast i k akan di ser ap ol eh
ai r t er sebut , sehi ngga t i dak muncul gej al a kel i st r i kannya. Gej al a l ai n dar i si f at
kel i st r i kan secar a al ami adal ah pet i r. Unt uk memahami konsep l i st r i k st at i s dan
pener apannya l ebi h l anj ut akan di j el askan pada bab i ni .
Bab 7
Li st r i k St at i s
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
144
Sifat kelist rikan suat u benda dit unj ukkan adanya muat an list rik yang
t erdapat pada benda t ersebut . Ada dua j enis muat an list rik yait u muat an
posi t i f dan negat i f. Suat u benda di kat akan ber muat an posi t i f j i ka
kelebihan prot on at au kekurangan elekt ron, dan sebaliknya benda akan
bermuat an negat if j ika kelebihan elekt ron at au kekurangan prot on.
Muat an list rik yang dit imbulkan oleh sisir at au mist ar masih sulit unt uk
di t unj ukkan bahwa muat annya ber si f at posi t i f at au negat i f. Unt uk
menget ahuinya kit a dapat melakukan kegiat an berikut !
Lakukan kegiat an ini secara kelompok ( ikut i pet unj uk guru) .
A. Tuj uan
Unt uk menget ahui si f at kel i st r i kan yang di t i mbul kan ol eh
penggaris plast ik.
B. Al at dan Bahan
1. Dua buah penggaris plast ik yang masih baru.
2. Benang
3. Tiang st at if
4. Dua bat ang kaca
5. Kapas
C. Car a Ker j a
1. Ambil dua buah mist ar plast ik.
2. Gant ungkan sal ah sat u mi st ar i t u dengan benang pada
sebuah st at if sepert i gambar berikut .
Keg i at an
List r ik St at is
145
3. Gosok- gosokkan salah sat u uj ung mist ar it u pada rambut
yang kering.
4. Ambil mist ar yang lain, dan gosokkan uj ung mist ar it u pada
rambut yang kering.
5. Dekat kan kedua uj ung mist ar yang t elah digosok seper t i
gambar. Amat ilah apa yang t erj adi.
6. Diskusikan hasil pengamat an ini dengan t eman sat u kelompok
kalian.
7. Ambillah dua bat ang kaca.
8. Gant ungkan salah sat u bat ang kaca dengan seut as benang
pada sebuah st at if sepert i gambar di bawah ini.
9. Gosok- gosokkan salah sat u uj ung kaca it u dengan kapas
yang kering.
10. Ambil kaca yang lain dan gosokkan uj ung kaca dengan kapas
yang kering.
I PA Terpadu I X
146
11. Dekat kan kedua uj ung kaca yang t elah digosok. Amat ilah
apa yang t erj adi.
12. Diskusikan hasil pengamat an ini dengan t eman sat u kelompok
kalian.
13. Dekat kan uj ung mist ar yang t elah digosok rambut kering
dengan uj ung kaca yang t elah digosok kapas kering. Amat ilah
apa yang t erj adi.
14. Diskusikan hasil pengamat an ini dengan t eman sat u kelompok.
15. Buat l ah suat u kesi mpul an yang di ser t ai al asan yang
menunj ukkan adanya sifat kelist rikan dari dua benda yang
berbeda at au sama yait u ant ara mist ar dan kaca, mist ar dan
mist ar, dan kaca dan kaca.
16. Present asikan hasil pengamat an kegiat an ini.
A. Muat an Li st r i k
Di dalam kehidupan kit a sehari- hari kat a list rik
bukan mer upakan hal yang asi ng l agi . Banyak
peralat an rumah t angga yang menggunakan list rik,
misalnya set r ika, r adio, t elevisi, lemar i es, kipas
angin, mesin j ahit list rik, magic j ar, dan mesin cuci.
Hal ini menunj ukkan bahwa di dalam kehidupan kit a
energi list rik sudah menj adi kebut uhan pokok. Oleh
karena it u pent ing bagi kit a unt uk mempelaj ari list rik.
Dalam ilmu fisika, list rik dibedakan menj adi dua
macam, yait u list rik st at is dan list rik dinamis. List rik
st at is mempelaj ari sifat kelist rikan suat u benda t anpa
memperhat ikan gerakan at au aliran muat an list rik.
Dalam ilmu fisika disebut el ek t r ost at i k a. Sebaliknya,
j i ka memper hat i kan adanya muat an l i st r i k yang
bergerak at au mengalir, maka disebut list rik dinamis
at au el ek t r odi nami k a. Thal es dari Milet e ( 540 –
546 SM) adalah ahli pikir Yunani purba, yang menurut
sej arahnya bahwa gej ala list rik st at is t erj adi pada
bat u ambar yang digosok dengan bulu. Ternyat a bat u
ambar t ersebut dapat menarik benda- benda ringan
yang lain misalnya bulu ayam. Dalam bahasa Yunani
bat u ambar sering disebut elekt ron.
List r ik St at is
147
Sesuai dengan pengamat an pada kegiat an di at as
t ernyat a benda- benda t ert ent u yang t elah digosok
dapat menar i k benda- benda keci l yang ada di
sekit ar nya. Benda- benda yang t elah digosok dan
dapat menarik benda kecil yang ada di sekit arnya ini
disebut benda yang t elah bermuat an list rik.
Dari kegiat an di at as yang t elah kalian
lakukan dapat disimpulkan bahwa:
1. Pl ast i k yang t el ah di gosokkan pada
r ambut ker ing akan ber muat an list r ik
negat if.
2. Kaca yang t elah digosok dengan bulu
akan bermuat an list rik posit if.
3. Dua buah benda yang bermuat an list rik
sej eni s akan t ol ak- menol ak dan j i ka
muat an list r iknya ber beda akan t ar ik-
menarik.
Unt uk menerangkan pengert ian adanya
sifat kelist rikan pada suat u benda, perlu
di pahami adany a k onsep at om y ang
dimunculkan oleh para ahli di ant aranya, t eori
at om Dalt on, Thompson, Rut herford dan
Bohr. Secara umum dapat dij elaskan bahwa:
1. Benda t erdiri at as at om- at om sej enis.
2. Set iap at om t erdiri at as sebuah int i yang dikelilingi
oleh sat u at au lebih elekt ron.
3. I nt i at om bermuat an posit if, elekt ron bermuat an
negat if.
4. I nt i at om t erdiri at as prot on yang bermuat an
posit if dan net ron yang t idak bermuat an list rik.
El ek t r on I nt i at om
e

e

e

El ek t r on Pr o t o n
Bol a pej al
Gam b ar 7 . 1 Per cobaan l i st r i k
st at i s
Gambar 7 . 2 a) Model at om Thomson, b) at om Rut her f or d, c) int i at om
Sumber : www. brit annica. com
a b
c
I PA Terpadu I X
148
Benda at au mat eri pada umumnya
mempunyai j umlah prot on sama dengan
j umlah elekt r on benda disebut dalam
keadaan net ral. Jika keseimbangan ant ara
j umlah prot on dan j umlah elekt ron t erusik
y ai t u adany a pengur angan at au
penambahan muatan elektron, maka benda
tersebut dikatakan bermuatan listrik. Benda
ak an ber muat an l i st r i k posi t i f bi l a
kekurangan elektron dan benda bermuatan
negat if apabila kelebihan elekt ron.
Cara t radisional unt uk memperoleh
benda bermuat an list rik bisa dilakukan
dengan gosokan. Jika dua benda saling
digosokkan, maka elekt ron dari benda
yang sat u akan pindah ke benda yang
lain, sehingga benda yang kehilangan
el ekt r on akan ber muat an posi t i f dan
benda yang menerima pindahan elekt ron
ak an ber muat an negat i f . Menur ut
Be n j a m i n Fr a n k l i n ( 1706–1790) ,
adanya perpindahan muat an dari benda
sat u ke benda yang l ai n mer upakan
implikasi dari hukum kekekalan muat an,
art inya pada saat t erj adi gosokan ant ara dua benda,
t i dak menci pt akan muat an l i st r i k bar u namun
prosesnya merupakan perpindahan muat an dari sat u
benda ke benda yang lain.
Sebenarnya unt uk perpindahan elekt ron ant ara
dua benda keduanya t idak perlu digosok- gosokkan,
cukup dikont akkan at au dit empelkan saj a, t et api
dengan sal i ng di gosokkan, maka per pi ndahan
elekt ron akan lebih mudah. Mengapa?
Jika ingin memperoleh logam bermuat an dengan
cara gosokan, maka logam it u harus diisolasi dari
t anah agar muat annya t idak dinet r alkan, kar ena
adanya al i r an el ekt r on ke t anah bi l a bendanya
ber muat an negat if, at au sebaliknya elekt r on dar i
t anah bila benda t ersebut bermuat an posit if. At au
j i ka pemegang t i dak pakai sepat u yang ber si f at
isolat or maka muat an list rik bisa mengalir melalui
t angan, badan, dan kaki si pembuat eksperimen.
Benj ami n Fr ank l i n
I nfo MEDI A
Benj amin Franklin (1706-1790)
adal ah seor ang negar awan
t er kemuka dan membant u
dal am penyusunan undang-
undang Amerika Serikat . Dia
j uga seor ang pengar ang,
penerbit , filsuf, dan ilmuwan.
Sel ai n penangkal pet i r, di a
menci pt akan kur si goyang,
kompor berbahan bakar kayu,
dan kacamat a dua fokus. Pada
t ahun 1770, dia menemukan
ar us hangat di Samudr a
At lant ik yang diberi nama Gulf
St ream ( Arus Teluk) .
List r ik St at is
149
1. Gelas dan mika akan mendapat muatan negatif bila digosok dengan
bulu kelinci. Apakah muatan negatif tersebut mempunyai intensitas
yang sama? Jelaskan!
2. Apakah bulu kelinci juga bermuatan, bagaimana jumlah muatan pada
gelas dan bulu kelinci? Jelaskan dengan teori kekekalan muatan!
B. Huk um Coul omb
Pada mat eri t erdahulu t elah kit a pelaj ari bahwa
ada dua j enis muat an list rik, yait u muat an posit if
dan muat an negat if. Char l es August i n Coul omb
( 1736 – 1806) seorang ahli bangsa Perancis t elah
mengukur t arikan dan t olakan list rik secara kuant it at if
dengan suat u percobaan menggunakan alat yang
biasa disebut neraca punt ir Coulomb.
Hasil pengamat an yang dilakukan oleh Coulomb
menunj ukkan bahwa besar gaya t arik- menarik at au
t olak- menolak ant ara dua benda yang bermuat an
Tu g as
Tabel 7. 1 Der et Tr i bol i st r i k
No. Nama Benda No. Nama Benda
1. Bulu kelinci 8. Kayu
2. Gel as 9. Bat u Ambar
3. Mika 10. Damar
4. Wol 11. Logam ( Cu, Ni, Ag)
5. Bulu kucing 12. Bel er ang
6. Sut r a 13. Logam ( Pt , Au)
7. Kapas 14. Sel ul oi d
Seorang ahli t elah menyusun deret benda- benda,
lihat Tabel 7. 1! Deret benda t ersebut menunj ukkan
bahwa benda akan memperoleh muat an negat if bila
digosok dengan sembarang benda di at asnya, dan
akan memperoleh muat an posit if bila digosok dengan
benda di bawahnya. Deret semacam ini dinamakan
deret t ribolist rik.
I PA Terpadu I X
150
l i st r i k sebandi ng dengan muat an masi ng- masi ng
benda dan berbanding t erbalik dengan kuadrat j arak
ant ara kedua benda it u.
Jika muat an benda pert ama dinyat akan dengan
Q
1
dan benda kedua Q
2
, j arak ant ara dua muat an
adalah r , maka besarnya gaya t olak- menolak at au
t arik- menarik ant ara dua muat an sej enis maupun
t ak sej enis, F, dapat dit ulis sebagai berikut :
1 2
2
Q Q
F = k
r
Dengan k adalah konst ant a perbandingan dan
j ika di ruang hampa udara besarnya 9 × 10
9
Nm
2
/ C
2
.
Dalam sat uan MKS besarnya F dinyat akan dalam
sat uan newt on, dan j ar ak ant ar a dua muat an
dinyat akan dalam met er, sedang Q dinyat akan dalam
coulomb.
Cont oh soal :
Dua buah muat an yang besar nya sama, masing-
masing Q
A
dan Q
B
didekat kan sehingga kedua muat an
t ersebut saling menolak dengan gaya F. Jika masing-
masing muat an diperbesar dua kali, maka berapakah
gaya t olak ant ara keduanya?
Penyel esai an:
Diket ahui : Q
A
' = 2Q
A
Q
B
' = 2Q
B
Q
A
= Q
B
;
A B
2
Q Q
F = k
r
Q
1
Q
2
r
F
Gam b ar 7 . 3 Ner aca Punt i r Coul omb
Sumber : www. geocit ies. com
Gam b ar 7 . 4 Pr i nsi p hukum Coul omb
List r ik St at is
151
Ref l ek si
Ran gk u man
1. List rik st at is adalah muat an list rik yang berada dalam keadaan
diam.
2. Konsep at om secara umum:
a. Benda t erdiri at as at om- at om sej enis.
b. Set iap at om t erdiri at as sebuah int i yang dikelilingi oleh sat u
at au lebih elekt ron.
c. I nt i at om bermuat an posit if, elekt ron bermuat an negat if.
d. I nt i at om t erdiri at as prot on yang bermuat an posit if dan
net ron yang t idak bermuat an list rik.
3. Unt uk memperoleh muat an dapat dilakukan dengan:
a. gosokan
b. induksi
4. Hukum Coul omb: Besar nya gaya t ar i k- menar i k at au t ol ak-
menolak ant ara dua benda yang bermuat an list rik sebanding
dengan besar muat an benda masing- masing dan berbanding
t erbalik dengan kuadrat j arak ant ara kedua benda it u.
1 2
2
Q Q
F = k
r
Set elah kalian pelaj ari mat eri t ent ang list rik st at is, coba kalian pecahkan
masalah berikut sebagai bahan refleksi.
Ket ika kalian menyent uh logam pada pegangan pint u at au layar t elevisi,
t erkadang kalian merasakan adanya sengat an dan disert ai rasa sakit .
Nah, j elaskan berdasarkan konsep list rik st at is yang t elah kalian
pelaj ari pada perist iwa di at as!
Dit anya : F’ = . . . ?
Jaw ab : F’ =
A B
2
Q Q
k
r
=
A B
2
2Q 2Q
k
r
=
4k
Q Q
r
A B
2
= 4F
I PA Terpadu I X
152
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( X) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Menurut deret t ribolist rik, j ika emas ( Au) digosok dengan kain wol,
maka emas akan . . . .
a. bermuat an posit if
b. bermuat an negat if
c. net ral
d. mungkin posit if, mungkin negat if
2. Sebuah benda akan bermuat an posit if bila . . . .
a. kelebihan elekt ron
b. kekurangan elekt ron
c. kekurangan prot on
d. j umlah prot on sama dengan j umlah elekt ron
3. Sebuah benda akan bermuat an negat if bila . . . .
a. kelebihan elekt ron
b. kekurangan elekt ron
c. kekurangan prot on
d. j umlah prot on sama dengan j umlah elekt ron
4. Jika di dalam suat u benda t erdapat keseimbangan ant ara j umlah
prot on dengan j umlah elekt ron, maka benda t ersebut . . . .
a. bermuat an posit if
b. bermuat an negat if
c. net ral
d. kadang- kadang bermuat an posit if
5. Jika dua muat an list rik sej enis didekat kan akan t olak- menolak dan
bila t idak sej enis didekat kan akan t arik- menarik. Pernyat aan t ersebut
sesuai dengan . . . .
a. hukum Ohm
b. hukum Kirchoff
c. hukum Newt on
d. hukum Coulomb
Uj i Kompet ensi
List r ik St at is
153
6. Pada hukum Coulomb besar gaya t arik at au gaya t olak ant ara dua
muat an berbanding t erbalik dengan . . . .
a. besar muat an masing- masing
b. kuadrat muat an masing- masing
c. j arak ant ara dua muat an
d. kuadrat j arak ant ara dua muat an
7. Sat uan sist em int ernasional gaya Coulomb adalah . . . .
a. met er c. coulomb
b. newt on d. Nm
2
/ C
2
8. Sat uan sist em int ernasional muat an list rik adalah . . . .
a. coulomb c. ampere
b. farad d. mikrocoulomb
9. Dua buah muat an yang sej enis dan besarnya sama didekat kan pada
j arak d t ernyat a kedua muat an saling menolak dengan gaya F. Agar
gaya t olak menj adi
1
16
kali semula, maka j arak kedua muat an harus
diubah menj adi . . . .
a.
1
4
d
b.
1
2
d
d. 4d
c. 2d
10. Dua buah muat an A dan B yang besar dan sej enis didekat kan pada
j arak r sehingga mengalami gaya t olak F. Jika j arak keduanya diubah
menj adi set engah dari j arak semula, maka gaya t olak ant ara dua
muat an t ersebut menj adi . . . .
a.
1
4
F
b.
1
2
F
c. 2F
d. 4F
I PA Terpadu I X
154
P r o y e k
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Jelaskan pengert ian list rik st at is!
2. Kapan suat u benda dikat akan:
a. bermuat an posit if,
b. bermuat an negat if,
c. net ral?
3. Jelaskan t erj adinya arus list rik di dalam suat u penghant ar!
4. Bagaimanakah bunyi hukum Coulomb?
5. Dua buah muat an list rik yang t idak sej enis didekat kan akan t arik-
menarik dan apabila semakin didekat kan gaya t arik akan semakin
besar, mengapa demikian?
Bahan: Gelas, mika, bulu kucing, kapas, sutra, kayu, wool.
Urutkan data tersebut pada tabel sesuai dengan deret tribolistrik,
sehingga akan diperoleh muatan negatif bila salah satu benda digosok
dengan sembarang benda di atasnya.
Tabel Hasil Pengamatan
No. Nama Zat
1. ...............................................................................................
2. ...............................................................................................
3. ...............................................................................................
4. ...............................................................................................
5. ...............................................................................................
6. ...............................................................................................
7. ...............................................................................................
List r ik Dinamis
155
Unt uk memper mudah memahami mat er i ini, per hat ikan pet a konsep ber ikut ini.
Pet a Konsep
Li st r i k Di nami s
Vol t met er
membahas
Beda Pot ensi al
Amper emet er
Ar us Li st r i k
Pengukur an
Beda Pot ensi al
Ar us Li st r i k
ant ar a lain
diukur dengan diukur dengan
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i i ni .
• Amper met er
• Ar us l i st r i k
• Beda pot ensi al
• Vol t met er
Tut i yang bar u ber usi a l i ma t ahun, pada suat u pagi ber mai n- mai n l ampu sent er.
I a menekan t ombol mer ah, t er nyat a l ampu sent er menyal a. Sambi l mel i hat i bunya
yang sedang menyapu, t angan Tut i memut ar - mut ar t ut up sent er sampai akhi r nya
t ut up sent er i t u l epas. Tut i menekan t ombol merah. I a sangat heran kar ena l ampu
sent er t i dak menyal a. Dar i kej adi an yang di l akukan ol eh Tut i memuncul kan suat u
per t anyaan yai t u:
1. Apa yang menyebabkan l ampu sent er menyal a?
2. Mengapa j i ka t ut up l ampu sent er di l epas at au di kendor kan, l ampu t er sebut
t i dak dapat menyal a?
Per t anyaan- per t anyaan di at as ber hubungan dengan l i st r i k di nami s.
Unt uk menj awabnya mar i l ah ki t a pel aj ar i mat er i ber i kut .
Bab 8
Li st r i k Di nami s
Kat a Ku n ci
I =
Q
t
I PA Terpadu I X
156
A. Tuj uan
Mengamat i cara kerj a suat u rangkaian list rik.
B. Al at dan Bahan
1. Sebuah bat erai dan t empat nya
2. Sebuah lampu pij ar
3. Sakelar lengkap dengan kabel penghubung
C. Car a Ker j a
1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2. Rangkailah bat erai, lampu, dan sakelar menggunakan kabel
penghubung sepert i pada gambar di bawah ini.
3. Tekan sakelar, sehingga posisi sakelar sepert i pada gambar
a.
4. Amat i lampu pij ar. Apa yang t erj adi?
5. Tekan sakelar, sehingga posisi sakelar sepert i pada gambar
b ( sakelar t erbuka.
6. Amat i keadaan lampu pij ar. Apa yang t erj adi?
7. Diskusikan dengan t eman sekelompok kalian mengapa semua
it u t erj adi?
8. Gunakan hasil diskusi dan hasil pengamat an unt uk menj awab
pert anyaan berikut ini:
a. Rangkaian list rik pada Kegiat an 8. 1, pada saat sakelar
dalam keadaan t ert ut up disebut rangkaian list rik t ert ut up
sedangkan pada saat sakelar dalam keadaan t erbuka
disebut . . . .
Kegi at an 8 . 1
(b)
Sakelar terbuka
(a)
Sakelar tertutup
List r ik Dinamis
157
b. Pada saat sakelar t er t ut up, t er dapat per bedaan . . .
sehingga t erj adi aliran . . . .
c. Pada saat sakelar t erbuka, t idak t erdapat perbedaan . . .
sehingga t idak t erj adi aliran . . . .
D. Hasi l Pengamat an:
Buat lah kesimpulan disert ai suat u alasan!
A. Ar us Li st r i k dan Beda Pot ensi al Li st r i k
1 . Ar us Li st r i k
Analisis dari lampu sent er dan kegiat an 8.1 dapat
dit er angkan secar a f isika. Dengan adanya beda
pot ensial yang dit unj ukkan oleh sumber t egangan
menyebabkan adanya aliran muat an. Banyaknya aliran
muat an, Q, per sat uan wakt u, t , disebut arus muat an,
I . Jika aliran muat an posit if disebut arus list rik at au
kuat arus. Secara mat emat ika dapat dit ulis,
I =
Q
t
Dengan Q dinyat akan dalam sat uan coulomb ( C) ,
t dalam sat uan sekon, dan kuat ar us dinyat akan
dalam sat uan ampere ( A) . Oleh karena it u, ampere
dapat dinyat akan sebagai coulomb per sekon dan 1
ampere adalah 1 coloumb muat an yang mengalir
dalam wakt u 1 sekon. Sepert i pada sat uan panj ang
at au massa, sat uan kuat ar us dapat di nyat akan
dalam sat uan yang lebih kecil yait u miliampere ( mA)
dan mikroampere ( PA) .
Hubungan sat uan- sat uan t ersebut sebagai berikut :
1 PA =
1
1.000
A at au 1 mA = 10
–3
A
1 PA =
1
1.000.000
A at au 1 mA = 10
–6
A
I PA Terpadu I X
158
Setelah kalian mempelajari tentang arus listrik, apakah perbedaan antara
arus listrik dengan kuat arus listrik?
Tu gas
Apabi l a dal am suat u penghant ar mengal i r
elekt ron sebanyak N dan masing- masing elekt ron
ber muat an e coul omb, dengan e = 1, 6 × 10
–19
coulomb, maka kuat arus I adalah:
I =
Ne
t
Arus list rik memiliki arah yait u dari pot ensial t inggi
ke pot ensial r endah. Oleh kar ena it u, ar us list r ik
t er masuk besaran vekt or. Sedangkan kuat ar us
list rik t idak memiliki arah, maka kuat arus list rik
t ermasuk besaran skalar.
Amper emet er adalah alat unt uk mengukur kuat
arus list rik. Unt uk mengukur kuat arus list rik, diukur
dengan amperemet er, yang disusun secara seri at au
berurut an dengan komponen yang akan diukur kuat
arusnya. Mengapa harus dipasang seri? Penyusunan
amperemet er unt uk mengukur kuat arus yang lewat
pada lampu dalam sebuah rangkaian dit unj ukkan
oleh Gambar 8. 1.
Gam b ar 8 . 1 Mengukur kuat ar us
A
X
List r ik Dinamis
159
2 . Beda Pot ensi al
Al i r an muat an di pengar uhi besar k eci l ny a
pot ensial dari sat u t it ik ke t it ik yang lain. Dengan
k at a l ai n , besar n y a beda pot en si al ak an
mempengaruhi banyak muat an yang mengalir dalam
suat u penghant ar. Oleh karena it u, ada hubungan
ant ar a beda pot ensi al dengan muat an l i st r i k.
Perpindahan muat an dari sat u t it ik ke t it ik yang lain
diperlukan energi. Jika muat annya adalah muat an
el ek t r on, mak a dapat di t ul i s k embal i dal am
persamaan,
W = e V
Dengan sat uan unt uk ener gi adal ah j oul e,
sehi ngga ber dasar kan per samaan di at as, j oul e
dapat dinyat akan dengan sat uan coulombvolt at au
elekt ronvolt ( eV) .
Cont oh soal 8. 1:
Di dal am suat u penghant ar di al i r i muat an l i st r i k
sebesar 360 coul omb dal am wakt u sat u meni t .
Ber apa besar ar us l i st r i k yang mengal i r dal am
penghant ar t ersebut ?
Penyel esai an:
Diket ahui : Q = 360 coulomb
t = 1 menit = 60 sekon
Dit anya : I = . . . ?
Jaw ab : I =
Q
t
=
360C
60s
= 6 ampere
I PA Terpadu I X
160
Lampu
2, 5 V
L
A
1,5 V
+

B. Menguk ur Besar Ar us Li st r i k dan
Beda Pot ensi al Li st r i k
1 . Menguk ur Ar us Li st r i k
A. Tuj uan
Mengukur besarnya kuat arus dalam suat u rangkaian
B. Al at dan Bahan
1. Dua buah bat erai
2. Sebuah lampu bohlam
3. Kabel penghubung
4. Papan rangkaian
5. Sebuah AVOmet er
C. Car a Ker j a
1. Hubungk an sebuah bol a l ampu dan sebuah bat er ai
menggunakan kabel penghubung pada papan r angkaian,
sepert i gambar di bawah ini.
2. Siapkan AVOmet er unt uk mengukur kuat arus list rik yang
mengalir dalam suat u rangkaian DC dengan langkah- langkah
sebagai berikut :
a. Masukkan colok merah ke t erminal posit if ( + ) dan colok
hit am ke t erminal negat if ( –) .
b. Put arlah sakelar pilih ke daerah pengukuran DC – A.
Kegi at an 8 . 2
List r ik Dinamis
161
c. Bi l a j ar um penunj uk t i dak t epat pada angka nol
at urlah pengeset j arum.
d. Bila j arum penunj uk sudah t epat pada angka nol, maka
AVO met er t elah siap digunakan unt uk mengukur arus
yang mengalir pada rangkaian DC.
3. Gunakan AVO met er yang berfungsi sebagai amperemet er,
dengan skala bat as ukur sampai 1 A.
4. Amat i apa yang t erj adi pada lampu bohlam t ersebut .
5. Apabi l a l ampu meny al a, cat at l ah hasi l penunj uk
amper emet er. Berapa angka yang di t unj ukkan pada
amperemet er?
6. Lepaslah salah sat u kabel penghubung pada lampu. Apa
yang t erj adi?
7. Pada saat lampu mat i, berapa besar kuat arusnya?
8. Bagaimana pendapat kalian t ent ang hubungan ant ar a
amperemet er dengan nyala at au mat inya lampu dalam
suat u rangkaian list rik?
9. Lakukan dengan cara yang sama, namun gunakan 2 bat erai
dalam r angkaian t er sebut . Dengan menggunakan dua
bat erai, berapa besar sumber t egangan yang digunakan?
10. Apabila dibandingkan dengan menggunakan sat u bat erai,
bagaimana keadaan nyala lampu ini?
11. Bagaimana hubungan besar kuat arus t erhadap sumber
t egangan?
D. Hasi l Pengamat an
Buat lah kesimpulan yang disert ai alasan unt uk menganalisis
pernyat aan- pert anyaan berikut :
1. Hubungan kuat arus dengan beda pot ensial,
2. Nyala lampu dengan sumber t egangan,
3. Apa art inya j ika angka amperemet er menunj ukan angka
nol, dan
4. Apakah angka yang dit unj ukkan oleh amperemet er sama
dengan kuat arus yang lewat pada lampu at au kuat arus
yang dihasilkan oleh sumber t egangan?
I PA Terpadu I X
162
2 . Penguk ur an Sumber Tegangan at au Beda Pot ensi al
Secara kualit at if kit a bisa menent ukan besar suat u
t egangan dar i sumber t egangan yang digunakan
dalam suat u rangkaian list rik. Misalkan, suat u bat erai
yang kalian gunakan dalam rangkaian pada Kegiat an
8.2, t ert era 1,5 V at au mungkin 3 V. Angka ini adalah
angka yang dit unj ukkan oleh suat u indust ri di mana
bat er ai it u dibuat . Bagaimana car a membukt ikan
bahwa angka- angka t ersebut adalah benar adanya?
Oleh karena it u, kit a perlu mengadakan pengukuran
yait u dengan suat u alat yang disebut volt met er.
A. Tuj uan
Menent ukan besar sumber t egangan dari suat u rangkaian.
B. Al at dan Bahan
1. 4 buah bat erai
2. Basicmet er ( volt met er)
3. Kabel secukupnya
4. Kot ak t empat bat erai
C. Car a Ker j a
1. Beri t ulisan pada masing- masing bat erai E
1
, E
2
, E
3
, dan E
4
.
2. Cara menggunakan Basicmet er:
Sebelum kit a menggunakan Basicmet er, marilah kit a pelaj ari
dahulu mikroamperemet er. Bagian-bagian mikroamperemet er:
a. Jarum penunj uk
b. Terminal ( + ) mikroampere
c. Terminal ( –) mikroampere
d. Skala penunj uk
e. Sekrup pengat ur nol
Cat at an:
a. Apabila dalam mikroamperemet er dipasang hambat an
depan ( R – depan) at au hambat an Shunt (R – Shunt )
maka mikr oamper emet er it u disebut Basicmet er Unit
(BMU). Basic Met er Unit ini sering hanya disebut Basicmet er.
b. Kalau Basicmet er digunakan unt uk mengukur kuat arus
searah ( DC) maka padanya harus dipasang R – Shunt .
Kegi at an 8 . 3
List r ik Dinamis
163
R – Shunt t ampak samping
R – depan t ampak samping
Ter mi nal +
dar i depan
Ter mi nal –
dar i R depan
( com)
Ter mi nal +
dar i R Shunt ( com)
Ter mi nal –
dar i R Shunt
Bat as ukur R
depan
Rangkai an
hambat an
R – Shunt t ampak at as
R – depan t er minal at as
Bat as ukur
R–shunt
Rangkai an
hambat an
Col ok +
Col ok –
com
Col ok –
Col ok +
com
c. Sedangkan unt uk mengukur beda pot ensial at au beda
t egangan maka pada mikroamperemet er harus dipasang
R – depan. Lihat gambar di bawah ini.
Terminal posit if (+ ) dan negat if (–) dari mikroamperemet er
berfungsi sebagai penghubung at au soket unt uk colok-
colok dari R – Shunt at au R – depan.
Bat as ukur dari BMU sudah berubah sesuai dengan
bat as ukur yang t ert era dalam R – depan at au R – Shunt
yang kit a pilih.
d. Cara membaca skala pengukuran Basic Met er Unit ( BMU)
sebagai berikut :
Skalayangdit unj uk
Skala maksimum
bat asukur
3. At urlah bat as ukur Basicmet er pada posisi 10 volt .
4. Ukur l ah t egangan t i ap bat er ai ( sel ) menggunakan Basi c
met er. Cat at hasil pengukuran kalian.
5. Ambil 2 buah bat erai E
1
dan E
2
kemudian rangkailah secara
seri, sepert i gambar berikut ini.
I PA Terpadu I X
164
6. Ukur dan cat at lah hasil penunj ukan volt met er.
7. Ambillah bat erai E
3
kemudian ket iga bat erai E
1
, E
2
, dan E
3
di r angkai secar a ser i . Ukur dan cat at hasi l penunj ukan
volt met er.
8. Ambillah bat erai E
4
kemudian keempat bat erai, E
1
, E
2
, E
3
, dan
E
4
dirangkai secara seri! Ukur dan cat at hasil penunj ukan
volt met er.
9. Hit unglah t egangan t erminal E
T
masing- masing unt uk,
E
T
= E
1
+ E
2
+ E
3
+ . . . . + E
n
,
D. Hasi l Pengamat an
Buat lah kesimpulan yang disert ai alasan dari dat a yang kalian
per oleh! Ber ilah per nyat aan yang ber kait an dengan hasil
penguk ur an secar a ser i dengan penj uml ahan secar a
mat emat ika, apakah ada perbedaan dan mengapa!
I nfo MEDI A
Basi cmet er mer upakan al at ukur l i st r i k y ang ber f ungsi ganda.
Basicmet er bisa digunakan unt uk mengukur kuat arus list rik dan j uga
beda pot ensial.
List r ik Dinamis
165
Kegi at an 8 . 4
1. Lakukan dengan cara yang sama sepert i pada Kegiat an 8. 3,
namun bat er ai t er sebut kalian susun secar a par alel, seper t i
gambar di bawah ini. Cat at lah hasil pengukuran kalian.
Buat lah kesimpulan yang disert ai alasan dari dat a yang sudah
di per ol eh! Ber i l ah per nyat aan yang ber kai t an dengan hasi l
pengukuran secara paralel j ika nilai E
T
sama dengan nilai E dari
masing- masing bat erai. Apakah ada perbedaan dan mengapa?
Set el ah kal i an mel akukan kegi at an sendi r i / kel ompok unt uk
r angkaian par alel, apa yang bisa kalian kemukakan t ent ang
perbedaan sumber t egangan yang disusun secara seri dan paralel.
Pada susunan seri, t erminal posit if dihubungkan dengan t erminal
negat i f dan set er usnya, sebal i knya unt uk susunan par al el ,
t erminal posit if semua dihubungkan bersama begit u pula unt uk
semua t erminal negat if.
Dari hasil kegiat an 8. 3 dan 8. 4, menunj ukkan bahwa besarnya
t egangan t erminal E
T
, unt uk sumber t egangan, E, yang disusun
secara seri merupakan j umlah dari set iap sumber t egangan.
Secara mat emat ika dapat dit ulis,
E
T
= E
1
+ E
2
+ E
3
+ . . . E
n
Sebaliknya unt uk sumber t egangan yang sama disusun secara
paralel maka t egangan t erminal yang didapat kan adalah sama
dengan sumber t egangan unt uk sat u sumber t egangan ( sat u
bat erai) ,
E
T
= E
1
= E
2
= E
3
= . . . E
n
I PA Terpadu I X
166
Sist em penggunaan bat erai secara paralel biasa digunakan oleh
seseor ang yang akan menghidupkan salah sat u mobil yang
kebet ulan akinya dalam posisi lemah arus sehingga t idak kuat unt uk
menghidupkan mesin saat dist at er. Prinsip yang digunakan adalah
di mana bat erai yang lemah (R- nya t inggi) dihubungkan secara
paralel dengan bat erai yang sehat ( R- nya rendah) yang akan
mengalirkan arus sehingga mobil dapat dist at er. Jika set iap sumber
t egangan ber beda di susun secar a par al el t ent unya akan
mendapat kan sit uasi yang lebih kompleks.
Dar i hasil pengukur an pada Kegiat an 8. 3 dan 8. 4 mengapa
t egangan yang t erukur sebelum dan sesudah dirangkai dengan
lampu, menghasilkan t egangan t erminal yang berbeda baik secara
seri maupun paralel j ika dibandingkan dengan angka yang t ert era
pada masing- masing bat erai. Unt uk menget ahui j awabannya
kalian bisa melakukan kegiat an secara kelompok unt uk mengukur
kuat arus maupun t egangan yang melewat i lampu. Lihat volt ase
dan arus maksimumnya yang t ert era pada lampu pij ar sebelum
dirangkai, misalkan t ert era 2, 4 V, 0, 5 A, apa art inya?
2. Perhat ikan gambar di bawah ini. Lakukan pengukuran t egangan
yang lewat lampu dengan menggunakan volt met er. Cat at lah hasil
pengukuran yang sudah kalian peroleh.
Hasi l Pengamat an
Berdasarkan dat a yang kalian peroleh, bandingkan t egangan pada
cat u daya dengan t egangan pada bola lampu! Kesimpulan apa yang
kalian dapat ?
Cont oh soal 8. 2
Tiga buah bat erai yang masing- masing memiliki GGL
sebesar E, dirangkai secara seri maka berapakah GGL
t ot al at au GGL t erminalnya?
L
V
List r ik Dinamis
167
Ref l ek si
Ran gk u man
Penyel esai an:
Diket ahui : n = 3 buah
GGL = E Ser i
Dit anya : E
T
= . . . ?
Jaw ab : E
T
= E + E + E
= n E
= 3 E
1. Arus list rik: aliran muat an list rik karena adanya beda pot ensial
pada sumber t egangan.
2. Arus list rik dinyat akan dalam besaran kuat arus list rik
I =
Q
t
3. Amperemet er: alat unt uk mengukur kuat arus list rik.
4. Beda pot ensial mempengaruhi besar kecilnya aliran muat an.
5. Unt uk memindahkan muat an dari sat u t it ik ke t it ik yang lain
dibut uhkan energi sebesar:
W = e V
6. Volt met er: alat unt uk mengukur beda pot ensial.
Sebagai bahan refleksi unt uk menguj i kemampuan kalian t ent ang
l i st r i k di nami s, j el ask an t er j adi ny a ar us l i st r i k dan car a
mengukur nya, ser t a sebut kan pener apan l i st r i k di nami s di
lingkungan sekit ar kalian! Jika kalian mampu menj awab pert anyaan
di at as, silakan melanj ut kan pembelaj aran ke bab berikut nya.
I PA Terpadu I X
168
A. Pi l i h l a h sa t u j a w a b a n y a n g p a l i n g b en a r d en g a n ca r a
member i t anda si l ang ( X) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Banyaknya muat an list rik yang mengalir t iap det ik melalui suat u
penghant ar dinamakan . . . .
a. arus elekt ron
b. kuat arus
c. arus list rik
d. kapasit as
2. Arus list rik dapat mengalir dalam suat u rangkaian t ert ut up, j ika . . . .
a. t erdapat hambat an
b. t erdapat beda pot ensial di ant ara dua t it ik
c. dipasang sumber t egangan sehingga pot ensialnya menj adi sama
d. dipasang sakelar
3. Perbedaan ant ara arus list rik dan kuat arus list rik, yait u . . . .
a. arus list rik memiliki arah sedangkan kuat arus list rik t idak
b. arus list rik besaran skalar sedangkan kuat arus list rik besaran
vekt or
c. keduanya memiliki arah yang berlawanan
d. arus list rik t erj adi dari muat an sedangkan kuat arus list rik t erj adi
dari elekt ron
4. Ani mengukur besar ar us yang l ewat pada suat u penghant ar.
Ternyat a ia dapat kan hasil 36 miliampere. Dat a yang diperoleh Ani
ini set ara dengan . . . .
a. 3, 6 x 10
–3
ampere
b. 3, 6 x 10
–2
ampere
c. 3, 6 ampere
d. 36 ampere
5. Muat an list rik sebesar sat u coulomb yang mengalir selama sat u
det ik disebut . . . .
a. sat u farad
b. sat u coulomb det ik
c. sat u ohm
d. sat u ampere
Uj i Kompet ensi
List r ik Dinamis
169
6. Ali melakukan percobaan, ia mendapat kan hasil pengukuran besar
arus list rik yait u 4, 2 mikroampere. Hasil ini set ara dengan . . . .
a. 4, 2 × 10
–6
A
b. 4, 2 × 10
–5
A
c. 4, 2 A
d. 42 A
7. Seorang anak hendak mengukur besar arus yang mengalir melalui
bola lampu pij ar menggunakan amperemet er. Maka amperemet er
dan lampu pij ar harus disusun secara . . . .
a. campuran
b. seri
c. paralel
d. seri dan dapat pula paralel
8. Perhat ikan pernyat aan- pernyat aan berikut !
1) Aliran arus list rik dari pot ensial t inggi ke rendah.
2) Aliran arus list rik selalu melawan arah aliran elekt ron.
3) Besarnya arus list rik t idak dapat diukur.
4) Arus list rik mengalir memerlukan penghant ar.
Pernyat aan di at as yang benar adalah . . . .
a. 1, 2
b. 1, 2, dan 3
c. 1, 2, dan 4
d. 1, 2, 3, dan 4
9. Selama sepuluh det ik banyaknya muat an list rik yang mengalir dalam
penghant ar sebesar 20 coulomb, maka kuat arus list riknya . . . .
a. 200 amper e
b. 20 ampere
c. 10 ampere
d. 2 ampere
10. 240 coulomb muat an list rik mengalir melalui penghant ar selama t
det ik. Apabila besar arus yang t imbul 2 ampere. Maka t adalah . . . .
a. 2 menit
b. 4 menit
c. 12 menit
d. 120 menit
I PA Terpadu I X
170
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Empat buah bat erai masing- masing memiliki GGL 1, 5 volt dan
hambat an dalam 0, 1 ohm, dirangkai seri. Kemudian rangkaian seri
bat erai ini dihubungkan dengan hambat an 5,6 ohm sehingga t erj adi
aliran list rik. Hit unglah besar arus yang keluar dari sumber t egangan
t er sebut !
2. Empat buah bat erai masing- masing memiliki GGL dan hambat an
dalam 1, 5 volt dan 0, 1 ohm. Keempat bat erai dirangkai paralel.
Kemudian rangkaian ini dihubungkan dengan hambat an sebesar
5,975 ohm sehingga t erj adi aliran list rik. Hit unglah besar arus yang
t imbul pada rangkaian ini!
3. Sebuah penghant ar dilalui arus list rik sebesar 150 miliampere.
Berapakah muat an list rik yang dapat dipindahkan selama 10 menit ?
4. Sebuah sumber t egangan mengeluarkan energi sebesar 2.500 j oule
unt uk memindahkan 100 coloumb muat an list rik dan sat u t it ik ke
t it ik lain. Berapakah beda pot ensial sumber t egangan t ersebut ?
5. Sebuah sumber t egangan mengeluarkan energi 15. 000 j oule. Jika
beda pot ensial sumber adalah 150 volt , t ent ukan besar muat an
yang dipindahkan!
P r o y e k
Buat lah lampu kelap- kelip ber sama kelompok kalian dengan
rangkaian paralel dan seri. Kemudian bandingkan hasil pengamat an
kalian.
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
171
Unt uk memper mudah memahami mat er i i ni , per hat ikan pet a konsep ber i kut ini.
Pet a Konsep
V
I =
R
Hambatan Kondukt ivit as
Hambat an,
Konduk t or,
Semi kondukt or, dan
I sol at or
Hukum
Oh m
Hukum Ohm dan Hukum I Ki rchhof f
Hukum I
Ki r chhof f
Rangk ai an
Hambat an
Pener apan Hukum Ohm
dan Hukum I Kir chhof f
1. Hambat an Seri
2. Hambat an Paralel
mempel aj ar i
dir umuskan
dir umuskan
membahas
di bedakan
µ
"
R=
A
1
ı
Ǐ
=
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i ini .
• Hukum Ohm • Kondukt i v i t as
• Hukum I Ki r chhof f • Rangkai an l i st r i k
Pada suat u mal am Ani belaj ar f isika, t iba- t i ba ia mel ihat nyala lampu pi j ar di
depannya mer edup. Sambil berpi kir Ani ber j alan ke r uang t amu l al u menyal akan
l ampu neon. Ter nyat a lampu neon i t u t i dak mau menyala. Dengan banyak
per t anyaan di dal am pi ki ran Ani, ia mendekat i magi c j ar, l ampu magi c j ar pun t i dak
menyal a t er ang seper t i bi asanya.
Dar i bacaan t er sebut , coba r enungkan per t anyaan i ni !
1. Apa yang menyebabkan lampu neon, l ampu pi j ar, dan l ampu pada magi c j ar
dapat meny al a?
2. Mengapa l ampu pi j ar dapat meredup?
Per t anyaan- pert anyaan di at as ber kai t an dengan hukum Ohm dan hukum I
Ki r chhof f. Unt uk menj awabnya per hat i kan urai an mat er i ber i kut .
Bab 9
Huk um Ohm
dan Huk um I Ki r chhof f
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
172
A. Hu k um Oh m
A. Tu j u an
Menent ukan hubungan ant ara kuat arus t erhadap beda pot ensial.
B. Al at dan Bahan
1. 4 buah bat erai
2. 5 j enis hambat an/ r esi st ansi ( 5 ohm, 10 ohm, 15 ohm, 20
ohm, dan 25 ohm)
3. Kabel secukupnya
4. Amperemet er
C. Car a Ker j a
1. Ambil sat u bat er ai dan hambat an 5 ohm rangkailah seper t i
pada gambar ber i kut .
2. Baca dan cat at lah j arum penunj uk pada amperemet er.
3. Ambil sat u bat erai lagi dan susunlah secara seri, baca, dan
cat at lah j ar um penunj uk amperemet er.
4. Ambil sat u lagi bat er ai dan susun t iga bat er ai secara seri,
dan amat i berapa angka yang dit unj ukkan oleh amper emet er.
5. Dengan cara yang sama susunlah 4 bat erai secara seri, dan
amat i ber apa angka yang dit unj uk oleh amperemet er.
Kegi at an 9 . 1
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
173
6. Dengan cara yang sama, gant ilah nilai R yang ber beda dalam
r angkaian t er sebut , dan amat i penunj ukan amperemet er
unt uk t i ap- t iap hambat an yang ber beda.
7. Cat at lah hasi l pengukur an kal ian.
8. Bagaimana hubungan ant ar a besarnya beda pot ensial dan
kuat arus unt uk hambat an yang t et ap? Buat grafik dari dua
besaran t er sebut .
9. Bagai mana hubungan ant ara kuat arus dan hambat an? Buat
grafik dar i dua besaran t ersebut .
10. Bagaimana hubungan ant ara beda pot ensial dan hambat an?
Buat grafik dar i dua besar an t ersebut .
D. Hasi l pengamat an
Buat lah suat u kesimpulan yang di ser t ai alasan unt uk mencar i
hubungan ant ar a kuat arus, beda pot ensial, dan hambat an.
Kunci pokok dalam Kegiat an 9. 1 adalah mencari
hubungan ant ar a kuat ar us, beda pot ensi al dan
hambat an. Hambat an at au disebut j uga t ahanan at au
resist ansi adalah sesuat u yang sering dibicarakan
dal am bi dang fi si ka el ekt r oni ka. Apa sebenar nya
fungsi dari hambat an t ersebut ? Dari dat a pengamat an
kalian menunj ukkan ada hubungan yang menar ik
ant ar a kuat arus dan hambat an. Jika nilai hambat an
diper besar maka kuat ar us akan menurun unt uk beda
pot ensial yang t et ap, sehingga bisa dit ulis,
1
I
R
·
Per saman di at as menunj ukkan bahwa hambat an
ber banding t er bali k dengan kuat ar us. Dar i Tabel
9. 1 dit unj ukkan bahwa j ika nilai hambat an konst an
maka hubungan ant ara kuat ar us dan beda pot esial
adalah berbanding lur us, dengan kat a lain semakin
besar beda pot ensial makin besar kuat ar usnya, lihat
Gambar 9. 1. Secara mat emat ika dapat dit ul is,
I V ·
I PA Terpadu I X
174
Penggabungan ke dua per samaan dapat dit ul is,
V
I =
R
, V = I R
Per samaan di at as disebut hukum Ohm, dengan
R adalah hambat an yang dinyat akan dal am sat uan
ohm dit uli s dalam simbol O ( omega) . Ber dasar kan
hukum Ohm, 1 ohm didefinisikan sebagai hambat an
yang digunakan dalam suat u rangkaian yang dilewat i
kuat ar us sebesar 1 ampere dengan beda pot ensial
1 volt . Oleh karena it u, kit a dapat mendefinisi kan
penger t ian hambat an yai t u per bandi ngan ant ar a
beda pot ensial dan kuat ar us.
Lakukan secara kel ompok!
A. Tu j u an
Menget ahui pengar uh hambat an t er hadap suat u r angkai an.
B. Al at dan Bahan
1. 1 basicmet er ( yang ber fungsi sebagai amper emet er )
2. 1 cat u daya
3. 1 AVOmet er
4. 1 lampu pi j ar
V( volt )
I ( ampere)
R
Gam b ar 9 . 1 Gr af i k V t erhadap I
Kegi at an 9 . 2
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
175
5. 3 j enis hambat an : R
1
= 220O; R
2
= 330O; R
3
= 470O
6. Papan rangkaian
7. Sakelar
8. Kabel
C. Car a Ker j a
1. Lakukan 3 kali unt uk set iap pengukuran dan ambil harga
r at a- r at anya.
2. Uk ur l ah t i ga hambat an R
1
, R
2
, dan R
3
menggunak an
AVOmet er. Buat lah t abel unt uk mencat at hasil pengukuran.
3. Rangkail ah resist or R
1
, sakelar, lampu pi j ar, dan Basicmet er
yang ber f ungsi sebagai amper emet er. Sakel ar, S, dalam
keadaan t er buka, lihat gambar di bawah i ni.
4. Hubungkan r angkaian i t u dengan cat u daya.
5. At ur lah bat as ukur amper emet er sebesar 50 mA.
6. Cat u daya pilih pada kedudukan 6 V.
7. Tut upl ah sakel ar. Baca penunj uk j ar um amper emet er,
A.Cat at lah hasilnya dan amat i nyala lampu.
8. Gant i ni l ai hambat an 330O dan 470O, baca dan cat at
penunj uk j ar um amper emet er.
9. Ber dasar kan dat a yang kal ian perol eh gambar lah gr af i k
hubungan ant ar a R dan I .
10. Ber dasar kan gr afik hubungan ant ar a R dan I yang kal ian
buat , apa koment ar kalian mengenai hubungan ant ar a ar us
list rik yang mengali r dalam suat u r angkaian dan hambat an.
11. Bagaimanakah hubungan ant ar a nyal a l ampu dan besar
kecilnya nilai hambat an?
12. Bagaimanakah hubungan ant ar a nyala lampu dan kuat ar us?
A X
R Lampu
V
s
S
I PA Terpadu I X
176
D. Hasi l Pengamat an
Buat lah suat u kesimpulan yang mengait kan dengan per samaan
V
I =
R
! Apakah per samaan
V
I =
R
sesuai dengan hasil percobaan
yang kalian lakukan.
Amper e
Def i ni si sat u amper e adal ah sat u coul omb
muat an yang ber gerak melal ui sebuah t i t ik dalam
sat u sekon.
Arus list r ik dapat t er j adi apabila di dalam sebuah
r angkaian t erdapat beda pot ensial. Hubungan ant ar a
kuat ar us list r ik dan beda pot ensial list rik secar a
gr afik dapat dilihat pada Gambar 9. 1. Hubungan linier
ant ar a kuat ar us dan beda pot ensial menunj ukkan
maki n besar beda pot ensi al maki n besar kuat
ar usnya. Hubungan kesebandi ngan ant ar a beda
pot ensi al dan k uat ar us per l u adany a f ak t or
pembanding yang disebut hambat an.
Cont oh soal 9 . 1:
Pada sebuah percobaan hukum Ohm, diperoleh grafik
seper t i pada gambar di bawah i ni!
Dar i gr af ik t er sebut , t ent ukan besar hambat an
yang digunakan!
9
6
3
0
0, 2 0, 4 0, 6
V

(
v
o
l
t
)
I (ampere)
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
177
Penyel esai an:
Ber dasarkan hukum Ohm
V
I =
R
,
ƩV
R=
ƩI
O R
9 V- 0
= = 15
0, 6 A- 0
2. Per hat ikan t abel di bawah i ni!
( Vol t ) ( Amper e) ( Ohm)
3 0, 2 . . .. . . .. . . .. . . . .. . . .. . .
6 0, 4 . .. . . .. . . .. . . .. . . .. . . .. .
9 0, 6 . .. . . .. . . .. . . .. . . .. . . .. .
12 0, 8 . .. . . .. . . .. . . .. . . .. . . .. .
Ber dasarkan t abel di at as, ber apa besar hambat an
yang digunakan unt uk percobaan!
Penyel esai an:
1. R
1
=
V
I
=
3volt
0, 2 A
= 15 ohm
2. R
2
=
V
I
=
6 volt
0, 4 A
= 15 ohm
3. R
3
=
V
I
=
9volt
0, 6 A
= 15 ohm
4. R
4
=
V
I
=
12volt
0, 8A
= 15 ohm
I PA Terpadu I X
178
B. Hambat an, Kondukt or , Semi kondukt or ,
dan I sol at or
A. Tu j u an
Mencari hubungan j eni s bahan t er hadap nilai hambat an.
B. Al at dan Bahan
1. Kawat baj a dengan diamet er 0,35 mm dan panj ang 1 m, 2 m,
dan 3 m
2. Kawat nikr om dengan diamet er 0, 35 mm dan 0, 25 mm dan
panj ang 1 m, 2 m, dan 3 m
3. Dua buah penj epit buaya
4. 1 mult imet er
C. Car a k er j a
1. Ambil l ah kawat baj a dengan panj ang 1 m dan di amet er
0, 35 mm.
2. Ukur lah hambat an kawat t ersebut dengan cara uj ung- uj ung
kawat dihubungkan dengan mult imet er seper t i gambar di
bawah ini . Cat at lah hasil penunj ukan pada mult imet er.
3. Ulangi unt uk kawat baj a yang panj angnya 2 met er kemudian
3 met er. Cat at pula nilai hambat an yang di t unj ukkan oleh
mult imet er.
4. Cat at hasil pengukur an kalian t ersebut .
Kegi at an 9 . 3
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
179
D. Hasi l Pengamat an
Buat lah kesimpulan diser t ai suat u alasan mengenai hubungan
ant ara panj ang kawat dengan nilai hambat an.
Kaw at Ni k r om
Analogi dengan A lakukan hal yang sama dengan menggant i
kawat baj a dengan kawat nikrom! Cat at hasil pengukuran kalian.
1. Bandingkan dat a pengukur an per t ama dengan yang kedua.
Apa koment ar kal ian?
2. Bagaimana nilai hambat an keduanya?
3. Adakah kesamaan nilai hambat an kedua j enis kawat t ersebut ?
4. Kawat manakah yang memiliki nilai hambat an lebih besar ?
5. Lakukan hal yang sama unt uk diamet er kawat 0, 25 mm.
6. Bandingkan ant ara dat a pengukur an sebelumnya!
7. Bagai mana pengar uh di amet er kawat t er hadap ni l ai
hambat annya?
8. Bagaimana perbedaan nilai hambat an kedua kawat ?
9. Apabila nilai hambat annya ber beda, manakah yang memiliki
nilai hambat an t erbesar?
10. Bagaimana hubungan ant ara panj ang kawat dengan ni lai
hambat an?
11. Apakah kesi mpulan kalian t ent ang hubungan ant ar a l uas
penampang dengan nilai hambat an?
Dar i kegiat an kawat baj a dan kawat ni kr om,
bu at l ah su at u k esi mpul an y an g meny el ur uh
mengenai hubungan ant ar a hambat an kawat , j enis
kawat , panj ang kawat dan di amet er kawat . Buat lah
suat u per samaan yang menghubungkan keempat
vari abel t er sebut sebagai suat u kesimpul an!
I PA Terpadu I X
180
A. Tu j u an
Membedakan bahan yang ber si fat kondukt or dan isolat or.
B. Al at dan Bahan
1. Tembaga 4. Timbal 7. Ker t as
2. Seng 5. Kayu 8. t iga buah bat erai
3. Besi 6. Plast ik 9. Lampu pi j ar
C. Car a Ker j a
1. Su su n l ah du a bu ah
bat er ai dan l ampu pij ar
seper t i gambar di
samping.
2. Agar menj adi r angkaian
t er t ut up hubungkan t it ik
A dan t i t i k B menggu-
nakan salah sat u bahan di
at as, misalnya t embaga.
3. Amat i k eadaan l ampu
dan cat at l ah hasil pengamat an kali an.
4. Lepaskan t embaga dan gant i lah dengan seng. Amat i lah
dan cat at keadaannya.
5. Lanj ut kan kegi at an i ni dengan menggant i seng dengan
besi, t imbal, kayu, plast ik, dan kert as. Amat i keadaan
lampunya dan cat at hasil pengamat an kali an.
6. Cat at dat a dari hasi l pengamat an kali an dal am t abel.
Cat at an : pada kolom isol at or at au kondukt or cukup kalian beri
t anda ( \) bi la sesuai.
Kegi at an 9 . 4
A
B
+ –
No. Nama Bahan Bat er ai ( Menyal a/ t i dak) I sol at or Kondukt or
1. Tembaga . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
2. Seng . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
3. Besi . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
4. Timbal . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
5. Kayu . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
6. Plast ik . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
7. Kert as . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Tabel 9.1 Dat a Pengamat an
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
181
No. Nama Bah an Juml ah Keadaan Lampu I sol at or Konduk t or
Bat er ai ( Meny al a/ Ti dak )
1. Tembaga .............. .......................... ............ .................
2. Seng .............. .......................... ............ .................
3. Besi .............. .......................... ............ .................
4. Timbal .............. .......................... ............ .................
5. Kayu .............. .......................... ............ .................
6. Pl ast i k .............. .......................... ............ .................
7. Ker t as .............. .......................... ............ .................
Tabel 9.2 Dat a Pengamat an
7. Ulangi kegiat an t er sebut dengan langkah- langkah yang sama
unt uk t iga bat er ai.
8. Tul iskan hasil pengamat an dalam Tabel 9. 2.
Hambat an
Aliran list rik di dalam sebuah penghant ar t er nyat a
t idak sama besarnya, hal ini dit unj ukkan oleh nyala
lampu pij ar maupun angka yang dit unj ukkan oleh
amperemet er. Ket idaksamaan i ni di sebabkan oleh
penghant ar yang selalu memiliki hambat an. Hambat an
dari suat u penghant ar mempengaruhi besar kecilnya
arus list rik yang melewat inya. Ber dasar kan Kegiat an
9.3, besar hambat an suat u bahan at au penghant ar
nilainya ber beda- beda t er gant ung pada hambat an
j enis, µ , panj ang, , dan luas penampang, A.
Sebuah alat yang dapat digunakan secara langsung
unt uk mengukur besar kecilnya nilai hambat an sebuah
penghant ar disebut ohmmet er. Sedang mult imet er
adalah alat yang dapat digunakan untuk mengukur
kuat arus, beda pot ensial, dan hambat an pada suat u
penghant ar at au rangkaian list rik. Apabila mult imet er
akan digunakan unt uk mengukur besar hambatan at au
digunakan sebagai ohmmet er, maka sakelar harus
diput ar sehingga menunj uk ke arah yang bert anda R.
Penghant ar yang hendak di ukur hambat annya
dipasang di ant ara uj ung kabel penghubung alat it u.
Jarum akan bergerak ke suat u kedudukan t ert ent u
sehingga besar hambat an dapat dibaca pada skala
yang bert andakan OHM at au O.
"
I PA Terpadu I X
182
Hambat an suat u penghant ar j uga dapat diukur
secara t idak langsung, yait u dengan cara mengukur
besar arus yang lewat pada penghant ar dan mengukur
beda pot ensial uj ung- uj ung penghant ar it u. Oleh
karena it u, kit a menggunakan dua alat yang berfungsi
sebagai amperemet er dan sat u alat lagi yang berfungsi
sebagai volt met er. Cara menyusun alat t ersebut adalah
sebagaimana t erdapat pada Gambar 9.2. Pada Gambar
9. 2 adalah sebuah rangkaian unt uk mengukur besar
hambat an dari lampu pij ar.
Dengan menggunakan r angkai an pada Gambar
9. 3, maka besar arus list r ik yang mengali r melalui
lampu pij ar dan beda pot ensial ant ar a uj ung- uj ung
l ampu pi j ar dapat di ket ahui sehi ngga besar nya
hambat an dari lampu t er sebut dapat dihit ung.
Sat uan hambat an dapat di t ur unkan sesuai
persamaan ber ikut , yait u:
V
R R
I
sat uan volt
sat uan = , sat uan = = ohm
sat uan ampere
Kat a ohm ser ing dit uli s O ( omega) yang ber asal
dar i huruf Yunani. Ohm at au O merupakan sat uan
sist em int er nasional unt uk hambat an l ist ri k. Sel ain
menggunakan sat uan O, hambat an ser ing dinyat akan
dalam sat uan kO ( kiloohm) dengan 1 kO = 1000 O
dan MO ( megaohm) di mana 1MO = 10
6
O.
Ga m b a r 9 . 2 Rangkai an unt uk meng ukur hambat an sebuah
l ampu pi j ar
A
V
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
183
Air
Air Raksa
Air Suling
Alkohol
Aluminium
Asam Sulfat
Bakelit
Besi
Ebonit
Emas
Kaca
Karbon
Hambat an Jeni s
( Om)
10
14
– 10
19
0,50
0,43
10
19
10
20
10
20
0,016
10
18
– 10
20
0,017
0,21
0,056
-
Karet
Konst ant an
Mangan
Mika
Minyak t anah
Parafin
Perak
Porselin
Tembaga
Timbal
Wolfram
-
Hambat an Jeni s
( Om)
10
8
0,958
10
9
– 10
11
5 × 10
10
0,029
25 × 10
3
10
11
– 10
16
0,086
10
19
– 10
22
0,023
10
17
– 10
20
60
Bahan Zat Bahan Zat
R R R
Gam b ar 9 . 3 Ber bagai si mbol hambat an
Hambat an ser i ng di gambar kan seper t i pada
Gambar 9. 3.
Dar i hasi l Kegi at an 9. 4, hubungan ant ar a
hambat an, j enis bahan, panj ang, luas penampang
dan suhu dar i suat u penghant ar dapat dirumuskan
secar a mat emat ika,
R =
A
"
µ
dan R = R
0
( 1 + o T) at au µ = µ
0
( 1 + o AT)
Dengan
"
adalah panj ang penghant ar dengan
sat uan met er, A adalah l uas penampang penghant ar
dengan sat uan m
2
, dan µ ( dibaca "Rho" ) adal ah
hambat an j enis yang dinyat akan dalam ohmmet er
( Om) . Dar i penyel i di kan dan per cobaan t el ah
diper oleh nilai hambat an j enis dari ber bagai bahan
sepert i t erlihat pada Tabel 9. 3!
Tabel 9. 3 Hambat an Jeni s Suat u Bahan
I PA Terpadu I X
184
Tugas 9.1
Per t any aan ber hi pot esi s:
Dar i Tabel 9. 3, t unj ukkan bahan apa yang mempunyai:
1. Nil ai hambat an j enis paling besar dan pali ng kecil?
2. Jelaskan mengapa bahan t ersebut mempunyai nilai hambat an j enis
besar dan bahan yang lain mempunyai nilai hambat an j enis kecil?
Per samaan 9. 5, menunj ukkan bahwa hambat an
t ergant ung pada suhu dar i penghant ar, semaki n
besar suhu, semakin besar nilai hambat annya. R
o
adalah hambat an awal at au hambat an mula- mula, R
adalah hambat an akhir dikar enakan fakt or suhu, AT
= T
1
– T
2
adal ah per ubahan suhu dinyat akan dalam
deraj at Celsi us ( °C) dengan T
1
adal ah suhu awal
penghant ar dan T
2
adalah suhu akhir penghant ar,
dan o adalah koefisien suhu penghant ar dinyat akan
dal am sat uan per °C .
Koefisien suhu ( o dibaca "alpha") unt uk beberapa
bahan memil iki har ga yang berbeda t ergant ung dar i
j eni s bahan masi n g- masi n g. Hampi r semu a
kondukt or (t ermasuk nikrom) memiliki nilai koefisien
suhu posi t i f. Ol eh kar ena i t u hambat an sebuah
kondukt or akan ber t ambah j ika suhu bahan t ersebut
bert ambah. Nilai koefisien suhu dari beberapa bahan
kondukt or dapat kal ian li hat pada Tabel 9. 4.
Tabel 9. 4 Koef i si en Suhu Logam
Bahan
Koef i si en Suhu
( o) , ( 1/ °C)
Aluminium 0,00420
Brass 0,00208
Tembaga 0,00426
Emas 0,00365
Besi 0,00618
Timah put ih 0,00466
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
185
Air raksa 0,00062
Nikrom 0,00044
Nikel 0,00600
Plat ina 0,00370
Perak 0,00411
Baj a lunak 0,00458
Tin 0,00458
Tungst en 0,00490
Seng 0,00400
Per t any aan ber hi pot esi s:
Dar i Tabel 9. 4,
1. Tunj ukkan bahan apa yang mempunyai nilai o paling besar
dan paling kecil!
2. Jelaskan mengapa bahan t ersebut mempunyai nilai o besar
dan bahan yang lain mempunyai nilai o kecil!
Konduk t i v i t as
Sif at dar i bahan kondukt or adal ah t idak adanya
medan li st r ik di dal am kondukt or. Per nyat aan i ni
benar j ika kondukt or dalam keadaan keseimbangan
st at i s. Tuj uan dar i pembi car aan i ni adal ah i ngi n
menggambar kan apa yang t er j adi j i ka muat an
bergerak dalam kondukt or.
Muat an yang ber gerak dalam sebuah kondukt or,
akan menghasilkan ar us di bawah pengaruh medan
l i st r i k. Medan li st r i k ini muncul kar ena
adany a per ger akan muat an sehi ngga
sit uasinya non- elekt r ost at is. Keadaan ini
sedikit berlawanan dengan sit uasi unt uk
k esei mbangan el ek t r ost at i s di mana
muat an dalam keadaan di am sehingga
t idak ada medan list rik di dal am.
Tugas 9.2
I nfo MEDI A
Sel ai n menggunakan proses
dopi ng, daya hant ar l i st r i k
semi kondukt or j uga dapat
di t i ngk at k an dengan car a
memai nk an suhu, medan
magnet , dan t ekanan.
I PA Terpadu I X
186
Muat an l ist r ik yang dapat ber pi ndah
dar i suat u t empat ke t empat lain adalah
muat an el ekt r on. Elekt r on- elekt r on yang
mudah ber pi ndah di sebu t e l e k t r o n
b eb as. El ekt r on- el ekt r on bebas dal am
logam merupakan gas elekt ron yang pada
suhu sangat t i nggi 70. 000°C ber si f at
sebagai gas sempurna. Elekt r on- elekt ron
bebas ini ber ger ak bebas di dal am sebuah
bahan kondukt or. Sehi ngga pada saat
t er t en t u el ek t r on - el ek t r on i n i ak an
ber bent uran dengan elekt r on bebas yang
lai n. Dengan j umlah elekt r on bebas yang
besar maka bahan k ondukt or mudah
mengal i r k an mu at an l i st r i k . Bah an
kondukt or yang baik dan sempur na j ika
mempunyai nilai kondukt ivit as yang besar
yai t u o ~ · ( mendekat i t ak t er hi ngga
besar nya) . Sebal i knya unt uk hambat an
at au hambat an j enisnya mempunyai nilai mendekat i
nol at au sangat kecil.
Bagai mana unt uk i sol at or ? Unt uk i sol at or
kondukt ivit as, hambat an, hambat an j enis, dan sifat
elekt ron adalah berharga sebaliknya dengan kondukt or.
Kondukt or dan isolat or adalah suat u bahan yang
mempunyai sifat kebalikan misalnya I I I unt uk bahan
kondukt or mempunyai kondukt ivit as sangat besar
sedang isolat or sangat kecil. Kondukt or mempunyai
hambat an at au hambat an j enisnya kecil sedang unt uk
isolat or hambat an at au hambat an j enisnya besar.
Bagaimana untuk mat erial atau bahan semikonduktor?
Semi kondukt or adalah suat u bahan at au benda
yang mempunyai sifat sebagai kondukt or dan isolat or.
Dengan kat a lai n bahan semikondukt or mempunyai
kemampuan mengal i r kan muat an di bawah sif at
k on du k t or dan di at as si f at i sol at or. Un t u k
mendapat kan sif at kondukt or dar i bahan semikon-
dukt or bi asanya dilakukan penambahan j enis at om
l ai n dengan konsent r asi t er t ent u at au di sebut
pendopingan. Cont oh bahan ini adalah germani um,
Ge dan si l i kon, Si . Bahan semi kondukt or dapat
di j u mpai dal am penggu n aan bah an - bah an
elekt ronika.
Gam b ar 9 . 4 Ger mani um
berbent uk serbuk dan padat
Su mber : commons.wiki medi a. org
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
187
Tu gas 9 . 3
Per t any aan ber hi pot esi s:
Dengan melihat ket iga j enis bahan yait u: kondukt or, semikondukt or,
dan isolat or,
1. Bagaimanakah bi la besar hambat an ket i ganya diur ut kan dar i
paling kecil?
2. Bagaimanakah urut an dar i mudah-t idaknya ket iga bahan t er sebut
dalam mengalirkan muat an list rik?
3. Jawaban 1 dan 2, kalian bisa menj elaskan bagaimana hubungan
hambat an dengan alir an muat an dal am suat u bahan?
Tabel 9 . 5 Hubungan an t ar a Bahan Kon duk t or ,
Semi k ondut or , I sol at or , dan Ni l ai Konduk t i vi t asny a
Mat er i al Kondukt i vi t as
Perak
Tembaga 10
8
Aluminium
Besi
Raksa 10
7
Karbon
Germanium 10
3
Silikon
Kayu
Gelas 10
-9
Karet
Tabel 9. 5 menunj ukkan bahwa nilai kondukt ivit as
unt uk bahan isol at or dan kondukt or mempunyai
r ent ang yang sangat besar. Misalkan, berapa r ent ang
nil ai ant ar a kar et dan per ak?
Cont oh soal 9. 2
1. Sebuah kawat t embaga memiliki luas penampang
2 mm
2
. Ji ka panj ang penghant ar 2000 dan
hambat an j enisnya 0, 02 O met er. Berapa nilai
hambat an kawat nya?
I PA Terpadu I X
188
A. Tu j u an
Menent ukan j uml ah kuat ar us yang mengal i r sebel um dan
sesudah melalui suat u rangkaian list r ik.
C. Huk um I Ki r chhof f
Kegi at an 9 . 5
Penyel esai an:
Diket ahui : A = 2 × 10
–6
m
2
"
= 2000 m
µ = 0, 02 O m
Dit anya : R . . . . ?
Jaw ab : R
A
=
"
µ
- 6 2
2000 m
R= 0, 02 ƻm
2 10 m
×
×
= 2 × 10
7
O
2. Sebuah kawat memiliki hambat an 2 ohm. Apabila
panj ang kawat 2 met er dan l uas penampang
0, 35 mm
2
. Ber apa besar hambat an j enis kawat
t er sebut ?
Penyel esai an:
Diket ahui: R = 2 O
"
= 2 m
A = 0, 35 × 10
–6
m
2
Dit anya : . . . . ?
Jaw ab :
"
R A
Ǐ= =
- 6 2
2 ohm× 0, 35×10 m
2m
= 0, 35 × 10
–6
Om
= 3, 5 × 10
- 7
Om
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
189
A
1
L
1
A
2
A
3
L
2
+ –
Besar Ar us Li st r i k Penunj uk an Jar um Amper emet er ( A)
I
1
. . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . .
I
2
. . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . .
I
3
. . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . .
Tabel 9.6 Dat a Pengamat an
B. Al at dan Bahan
1. 2 buah lampu pi j ar
2. 2 buah bat erai 1, 5 volt
3. 4 buah amperemet er
4. Kabel secukupnya
C. Car a Ker j a
1. Susunlah/ r angkailah seper t i pada gambar ber ikut .
2. Amat i dan baca penunj ukan j ar um amper emet er pada A
1
.
Cat at lah sebagai I
1
.
3. Amat i dan baca penunj ukan j ar um amper emet er pada A
2
.
Cat at lah sebagai I
2
.
4. Amat i dan baca penunj ukan j arum amperemet er A
3
. Cat at lah
sebagai I
3
.
5. Masukkan dat a dari hasil pengamat an kalian ke dalam t abel!
6. Berdasarkan Tabel 9.6, bagaimana koment ar kalian t erhadap
nilai I
1
, I
2
, dan I
3
?
7. Dar i Tabel 9. 6, apa kesimpul an kal ian ber kai t an dengan
besarnya ar us sebelum dan sesudah melewat i lampu yait u
A
1
dan A
3
.
8. Dengan cara yang sama susunlah alat yang sudah kal ian
sediakan di at as sepert i gambar ber ikut .
I PA Terpadu I X
190
9. Amat i dan baca penunj ukan j ar um amper emet er A dan
cat at lah sebagai I .
10. Amat i dan baca penuj ukan j ar um amper emet er pada A
1
dan
cat at lah sebagai I
1
.
11. Amat i dan baca penunj ukan j ar um amper emet er pada A
2
dan cat at lah sebagai I
2
.
12. Amat i dan baca penunj ukan j arum amper emet er pada A
3
dan cat at lah sebagai I ’.
13. Hit unglah j umlah nil ai dar i I
1
dan I
2
dan cat at lah.
14. Bandi ngkan ant ar a ni l ai I dan j uml ah dar i I
1
dan I
2
!
Bagaimana besar nilai I dan j uml ah dar i I
1
dan I
2
?
15. Bandingkan ant ar a j uml ah I
1
dan I
2
dengan I ’! Bagaimana
besar I ’ dengan j umlah I
1
dan I
2
?
16. Apabi l a t i t i k P di sebut t i t i k per cabangan bagai mana
kesi mpul an kal i an t ent ang besar ar us yang masuk t i t i k
per cabangan dengan besar ar us yang kel uar dar i t i t i k
per cabangan ( t it ik Q) ?
D. Hasi l Pengamat an
Set elah kalian melakukan kegiat an di at as, buat lah kesimpulan
t ent ang besar arus l ist r i k pada r angkaian t idak ber cabang dan
besar arus list rik pada r angkaian bercabang!
1. Rangk ai an Li st r i k
Rangkaian list rik ada dua macam yait u r angk ai an
l i st r i k t er buk a dan r angk ai an l i st r i k t er t ut up.
Rangkaian list rik t erbuka adalah r angkaian list rik yang
memiliki uj ung- uj ung rangkaian. Cont oh rangkaian
t er buka dapat kalian lihat pada Gambar 9. 5.
A A
2
A
3
A
1
+
I I’
Q
I
1
l
1
L
2
µ
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
191
Sedangkan r angkai an l i st r i k t er t ut up adal ah
r angkaian list r ik yang t i dak memili ki uj ung- uj ung
r angkaian. Di dalam rangkaian list r ik t ert ut up ini arus
list rik dapat mengalir mengikut i j enis suat u rangkaian.
Cont oh r angkai an list r ik t er t ut up secar a seder hana
dapat dil ihat pada Gambar 9. 6.
Rangkaian list r ik j uga di bedakan menj adi dua
macam lagi yait u r an gk ai an t i dak ber caban g dan
r angk ai an ber cabang. Rangkaian t idak ber cabang
di sebut r an g k ai an ser i . Sedangkan r angkai an
bercabang disebut r an gk ai an par al el .
2. Rangk ai an Ser i
Misal t iga buah hambat an yang masi ng- masing
R
1
, R
2
, dan R
3
di rangkai ser i . Susunan seri ket iga
hambat an i t u k emudi an di hubungk an dengan
sumber t egangan, lihat pada Gambar 9. 7!
A B
Gam b ar 9 . 5 Rangkai an l i st r i k t er buka
Gam b ar 9 . 6 Rangkai an l i st r i k t er t ut up
+ –
I PA Terpadu I X
192
Dari Kegiat an 9.5, kalian t elah menget ahui bahwa
pada r angkai an ser i besar nya ar us l i st r i k yang
mengalir di set iap t it ik besar nya sama. Apabila kuat
ar us yang lewat hambat an R
1
adal ah I
1
, kuat ar us
yang lewat hambat an R
2
adal ah I
2
, dan kuat ar us
yang lewat hambat an R
3
adal ah I
3
. Sedangkan kuat
ar us yang keluar dar i sumber I ’, maka berlaku:
I
1
= I
2
= I
3
= I
Jika beda pot ensial di t i t ik A dan B adalah V
1
,
beda pot ensial di t i t ik B dan C adalah V
2
dan beda
pot ensial di t i t ik C dan D adalah V
3
, maka berl aku,
V
1

=
V
2

=
V
3
Kedua persamaan di at as menunj ukkan suat u
persamaan yang berlaku unt uk susunan seri. Dengan
menget ahui def inisi dar i arus l ist r ik adal ah muat an
yang ber ger ak per sat uan wakt u, sehi ngga ar us
list r ik sebanding dengan muat an list r ik. Oleh kar ena
it u dapat dit ul is,
Q
1
= Q
2
= Q
3
= Q
Dengan memper hat ikan per samaan t er sebut ,
sel ama t i dak ada penambahan at au pengur angan
muat an dalam suat u rangkaian maka berlaku hukum
kekekalan muat an list rik. Bagaimanakah bunyi hukum
kekekalan muat an list rik?
R
1
R
2
R
3
V
1
V
2
V
3
I
A B C
D
Gam b ar 9 . 7 Ti ga hambat an di susun ser i
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
193
Ga m b a r 9 . 8 Ti g a h am b at an d i su su n
par al el
A B
R
1
R
2
R
3
I
1
I
2
I
3
V
3
– +
I
3. Rangk ai an Par al el
Misal t iga buah hambat an yang
masi ng- masi ng R
1
, R
2
, dan R
3
di rangkai secara paral el. Susunan
paralel ket iga hambatan it u kemudian
di hubungk an dengan sumber
t egangan, lihat Gambar 9. 8!
Pada rangkaian paralel t er dapat
dua t it ik, yai t u A dan t i t ik B. Tit i k A
dan t it ik B disebut t it ik percabangan.
Kal ian t elah menget ahui dari hasil
Kegiat an 9. 5, bahwa j umlah kuat
ar u s l i st r i k y an g masu k t i t i k
per cabangan, t i t i k A, sama besar
dengan j umlah kuat arus list r ik yang keluar dar i t it ik
per cabangan, t it ik B. Ol eh kar ena i t u,
a. Pada t i t i k p er cabangan A
I = I
1
+ I
2
+ I
3
Dengan I adalah j umlah kuat arus yang masuk
ke per cabangan.
Ber kait an dengan muat an dan ar us list r ik, maka
per samaan di at as dapat dit uli s bahwa,
Q = Q
1
+ Q
2
+ Q
3
b. Pada t i t i k p er cabangan B
I
1
+ I
2
+ I
3
= I ’ at au Q
1
+ Q
2
+ Q
3
= Q’
Dengan I ’adalah j umlah kuat arus yang kel uar
dari percabangan, dan Q’ adalah muat an yang keluar
dar i percabangan.
c. I = I ’
Dari a - b dapat disimpulkan bahwa dalam sat uan
wakt u yang sama, j umlah kuat ar us at au muat an
yang masuk per cabangan sama dengan j umlah kuat
arus at au muat an yang keluar dari per cabangan.
Per nyat aan ini disebut huk um I Ki r chhof f .
I PA Terpadu I X
194
Selama t idak ada penambahan muat an at au arus
dar i luar maka besar nya muat an t ot al dan ar us t ot al
adal ah t et ap, di sebut hukum kekekal an muat an
list rik. Sat u hal yang pent i ng adalah, bahwa pada
r angkaian par alel beda pot ensial t iap- t iap cabang
besar nya sama.
V
1
= V
2
= V
3
= V
AB
Cont oh soal 9 . 3:
1. Per hat ikan gambar di bawah i ni!
I
1
= 2 A I
3
= 0, 5 A
I
2
= 1 A I
4
Hit ung besar arus I
4
!
Penyel esai an:
Diket ahui : I
1
= 2 A
I
2
= 1 A
I
3
= 0, 5 A
Dit anya : I
4
= . . . ?
Jaw ab :
Jumlah kuat arus yang masuk = j umlah kuat ar us
yang keluar
I
1
+ I
2
= I
3
+ I
4
( 2 + 1) A = 0, 5A + I
4
( 2 + 1 – 0, 5) A = I
4
I
4
= 2, 5 A
2. Per hat ikan gambar di bawah i ni!
I
1
= 3 A
I
3
= 5 A
I
2
Ber apa besarnya I
2
?
Q
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
195
D. Ran g k ai an Hamb at an
A. Tu j u an
Menent ukan pengar uh susunan seri suat u hambat an dalam
suat u r angkai an.
B. Al at dan Bahan
1. Mult imet er/ ohmmet er
2. Dua buah hambat an ( r esist or ) yang ber beda nilai nya
3. Kabel
C. Car a Ker j a
1. Rangkailah alat - alat t er sebut seper t i gambar.
R
1
R
2
2. Ukur lah besar hambat an R
1
seper t i pada gambar dan
cat at lah hasilnya.
3. Ukur lah hambat an R
2
sepert i pada gambar dan cat at pula
hasilnya.
4. Ukur lah hambat an ser i R
1
dan R
2
seper t i pada gambar
dan cat at lah hasilnya.
Kegi at an 9 . 6
Penyel esai an:
Jumlah arus masuk = Juml ah ar us kel uar
I
1
+ I
2
= I
3
3 A + I
2
= 5 A
I
2
= ( 5 – 3) A
= 2 A
I PA Terpadu I X
196
A. Tu j u an
Menent ukan hubungan ant ara beda pot ensial yang melalui sumber
E dan beda pot ensial dari dua hambat an yang disusun seri.
B. Al at dan Bahan
1. 3 buah bat erai
2. Volt met er DC/ mult imet er
Kegi at an 9 . 7
( a) ( b) (c)
5. Masukkan hasil pengukur an ke dal am t abel.
6. Ber dasar kan Tabel 9. 7, bandi ngkan ni lai - ni l ai hambat an
menurut t abel dengan hasil pengukur an.
D. Hasi l Pengamat an
Berilah suat u kesimpulan dari pengamat an dan dat a yang kalian
per ol eh unt uk menj awab per t anyaan bagai mana pengar uh
hambat an j ika disusun secara ser i!
O
O
O
Tabel 9.7 Hasi l Pengukur an
No.
Ni l ai Hambat an Menur ut Ni l ai Hambat an yang
Label ( O) Di ukur ( O)
1. R
1
= ..... .... ..... ..... .... ... R
1
= ..... ..... ..... ..... ...
2. R
1
= ..... .... ..... ..... .... ... R
1
= ..... ..... ..... ..... ...
3. R
1
= ..... .... ..... ..... .... ... R
1
= ..... ..... ..... ..... ...
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
197
3. 2 buah hambat an yang berbeda nilai nya
4. Kabel
C. Car a Ker j a
1. Rangkailah alat - alat t er sebut seper t i pada gambar di bawah
ini.
R
1
E
R
2
2. Ukurlah menggunakan volt met er besar beda pot ensial , V
1
pada R
1
seper t i gambar a dan cat at lah hasilnya.
3. Ukurlah beda pot ensial V
2
pada R
2
seper t i gambar b dan
cat at pula hasil nya.
4. Hit unglah j umlah V
1
dan V
2
.
5. Masukkan hasil pengukur an ke dal am t abel.
6. Berilah koment ar unt uk membandingkan nilai E dengan nilai
V
1
+ V
2
.
D. Hasi l Pengamat an
Ber ilah kesimpulan di ser t ai suat u alasan!
R
1
R
2
a
R
1
R
2
b
V
1
V
2
Tabel 9.8 Hasi l Pengukur an
E V
1
( Vol t ) V
2
( Vol t ) V
1
+ V
2
( Di hi t ung)
. . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . .. . . .. . . . .. . . . .. . . .. . .
I PA Terpadu I X
198
Kegi at an 9 . 8
A. Tu j u an
Mengukur besar nya ni l ai hambat an saat t er susun secar a
paralel.
B. Al at dan Bahan
1. Tiga buah bat erai
2. Mult imet er
3. Dua buah hambat an yang ber beda nilai nya
4. Kabel
C. Car a Ker j a
1. Ukurlah hambat an R
1
sepert i gambar a dan cat at lah hasilnya.
2. Ukurl ah hambat an R
2
sepert i gambar b dan cat at pula
hasilnya.
3. Rangkailah dua hambat an R
1
dan R
2
sepert i pada gambar c.
4. Ukurlah besar hambat an par alelnya dan cat at lah hasilnya.
( a) (b) ( c)
5. Masukkan hasil pengukur an ke dal am t abel!
6. Ber dasarkan dat a pada t abel , bandingkan nilai hambat an
menur ut Tabel dengan hasi l pengukur an. Bagai mana
koment ar kalian?
R
1
R
2
R
1
O
O
R
2
O
O
O
Tabel 9.9 Dat a Hasi l Penguk ur an
No.
Ni l ai Hambat an Menur ut Ni l ai Hambat an yang
Label ( O) Di ukur ( O)
1. R
1
= ..... .... ..... ..... .... ... R
1
= ..... ..... ..... ..... ...
2. R
1
= ..... .... ..... ..... .... ... R
1
= ..... ..... ..... ..... ...
3. R
1
+ R
2
= . ..... ...... ..... ... R
1
= ..... ..... ..... ..... ...
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
199
7. Berdasar kan koment ar kalian pada hasil No. 6, apa yang bisa
kal ian si mpulkan t ent ang hubungan ant ar a besar nya ni lai
hambat an dar i masing- masing hambat an dan saat disusun
paralel?
D. Hasi l Pengamat an
Buat lah analisis dan kesimpulannya!
A. Tu j u an
Menent ukan nilai beda pot ensial dari suat u hambat an secar a
paralel.
B. Al at dan Bahan
1. 3 buah bat erai
2. Mult imet er – volt met er
3. 2 buah hambat an yang berbeda nilai nya
4. Kabel
C. Car a Ker j a
1. Hubungkan rangkai an hambat an seper t i pada gambar di
bawah i ni!
2. Ubahlah mult imet er pada DC volt .
3. Ukurlah dengan menggunakan volt met er besar beda pot ensial
di ant ar a R
1
dan cat at lah hasilnya.
4. Ukurlah beda pot ensial R
2
dan cat at hasil nya.
5. Ukur lah beda pot ensi al sumber ( bat erai ) dan cat at pul a
hasilnya.
Kegi at an 9 . 9
R
2
R
1
R
2
R
1
O
O
O
I PA Terpadu I X
200
6. Masukkan semua dat a pengukuran pada t abel.
7. Ber dasar kan dat a pada Tabel 9. 10, bagaimana pengar uh nilai
beda pot ensial yang melalui hambat an dengan beda pot ensial
sumber ?
D. Hasi l Pengamat an
Tuliskan suat u kesimpulan yang menghubungkan pengaruh beda
pot ensial sumber dengan yang melalui hambat an baik secara
par alel maupun masing- masing hambat an!
Tabel 9.10 Dat a Hasi l Pengukur an
V
1
( Vol t ) V
2
( Vol t ) V
S
( Vol t )
. . . . . . .. . . . . . . . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . . . . . .. . . . . .. . . . . .. . . .
Rangk ai an hambat an
Kal i an sudah menget ahui bahwa ada dua
r angk ai an dasar pada suat u hambat an y ai t u
r angk ai an ser i dan r angk ai an par al el .
1. Rangk ai an Ser i
Misal t iga buah hambat an yang masi ng- masing
R
1
, R
2
, dan R
3
dir angkai ser i, lihat Gambar 9. 9!
Ket iga hambat an t ersebut dapat digant i dengan
sat u hambat an dan di sebut hambat an penggant i.
Kar ena r angkai an hambat an t er sebut ser i maka
hambat an penggant i ini sering disebut hambat an
R
1
A
B C D
+
Ͳ
Gam bar 9. 9 Rangkai an seri t i ga hambat an R
1
, R
2
, dan R
3
R
2
R
3
V
1
V
2
V
3
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
201
seri , R
S
. Besar R
S
merupakan j uml ah dar i masi ng-
masi ng hambat an.
R
s
= R
1
+ R
2
+ R
3
Dari persamaan di at as t ampak bahwa hambat an
penggant i unt uk susunan ser i mer upakan j uml ah
dari masing- masing hambat an. Sedang besarnya nilai
beda pot ensial ant ar a uj ung- uj ung hambat an t i dak
sama, kar ena unt uk ser i yang mempunyai ni l ai
konst an adalah arus dan muat an list r ik yang melalui
hambat an. Sehingga j i ka besar dar i masi ng- masing
hambat an berbeda, maka nilai beda pot ensialnya dari
masing- masing hambat an j uga ber beda.
2. Rangk ai an Par al el ( Rangk ai an Ber cabang)
Mi sal t i ga bu ah hambat an y an g masi ng-
masingnya R
1
, R
2
, dan R
3
di r angkai par al el , l i hat
Gambar 9. 10!
Ket iga hambat an t ersebut dapat digant i dengan
sat u hambat an yang disebut hambat an penggant i.
Kar ena rangkaian hambat an t er sebut par alel maka
R
1
R
2
R
3
V
1
V
2
A
B
I
1
I
2
I
3
E
V
3
+
Ͳ
Gam bar 9 . 1 0 Rangkai an par alel t i ga hambat an R
1
, R
2
, dan R
3
I PA Terpadu I X
202
R
2
= 3
B R
1
= 2 D
R
3
= 6
hambat an penggant inya disebut hambat an par alel
( R
P
) . Besar hambat an par alel ( R
P
) dapat dit ent ukan
menggunakan per samaan,

R R R R
p 1 2 3
1 1 1 1
= + +
Pada r angkaian par al el, beda pot ensial masi ng-
masing cabang besar nya sama.
Cont oh soal 9 . 4:
Perhat ikan gambar di bawah i ni.
Hit ung besar hambat an BD!
Penyel esai an:
Diket ahui : R
1
= 2 O
R
2
= 3 O
R
3
= 6 O
Dit anya: R
BD
= . . . ?
Jaw ab:
a.
R R R R
p 1 2 3
1 1 1 1
= + +
=
O O
1 1
+
3 6
=
O
(2+1)
6
R
p
=
O
O
6
= 2
3
b. R
BD
= R
1
+ R
P
= ( 2 + 2) O
= 4 O
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
203
E. Pener apan Huk um Ohm dan Huk um
I Ki r chhof f
Sumber t egangan adal ah al at y ang dapat
menimbulkan beda pot ensial list rik. Sebuah sumber
t egangan memiliki energi yang dapat digunakan unt uk
mengalir kan ar us list r ik disebut GGL, E. Sumber-
sumber t egangan pada umumnya memiliki hambat an
yang disebut hambat an dalam r .
Secar a umum, sebuah rangkaian list r ik sel alu
ber laku hukum Ohm dan hukum I Ki r chhof f. Misal,
sebuah r angkaian list rik sederhana yang t er dir i at as
sebuah hambat an luar, R, sumber t egangan, E, dan
hambat an dalam r, li hat pada Gambar 9. 11!
Apabila hambat annya lebih dar i sat u, maka R i ni
mer upakan hambat an penggant i dar i beber apa
hambat an t ersebut . Kuat ar us yang mengalir dalam
r angkaian adalah sebagai beri kut :
E
I =
R+ r
Jika dalam suat u r angkaian t erdiri at as beberapa
bat er ai baik t er susun secara ser i maupun par al el,
maka Persamaan di at as dapat dit ulis kembali, unt uk
seri,
Ga m b a r 9 . 1 1 Rangkai an seder hana
R
E, r
I PA Terpadu I X
204
s
E
I =
R+ r
nE
I =
R+ nr
Dengan E
s
= nE, r
s
= nR, dan n adalah banyaknya
bat er ai yang digunakan unt uk r angkaian seri, sedang
unt uk rangkaian par alel:

p
p
E
I =
R+ r
Karena E
P
= E dan r
p
= ( r/ n) maka per samaan di
at as, dapat di t ulis kembali,
E
I =
r
R+
n
Cont oh soal 9 . 5:
1. Per hat ikan gambar di bawah i ni!
Apabila hambat an R
1
= 4 O, R
2
= 6 O, dan R
3
= 3 O
E = 28 volt ser t a hambat an r = 1. Berapakah ar us
( I ) yang melewat i rangkaian t er sebut ?
E = 28 volt r = 1 O
R
1
= 4 O
R
2
= 6 O
R
3
= 3 O
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
205
Penyel esai an:
Diket ahui : R
1
= 4 O
R
2
= 6 O
R
3
= 3 O
E = 28 V
r = 1 O
Dit anya : I = . . . ?
Jaw ab :
a. Rangkaian disederhanakan:
R
p
1
=
R R
2 3
1 1
+
=
O O
1 1
+
6 3
=
1+2

=
O 6
3
= 2O
b. R
t
= R
1
+
+ R
p
= ( 4 + 2)
= 6 O
c. I =
E
R+ r
=
O
28 volt
( 6 + 1)
=
O
28 volt
7
= 4 A
I PA Terpadu I X
206
2. Per hat ikan gambar di bawah i ni!
Empat buah bat erai yang masi ng- masi ng ber
GGL 1, 5 volt dan hambat an dalamnya adalah
0 , 1 ? di r angk ai ser i . Ran gk ai an t er sebu t
dihubungkan dengan hambat an luar R = 1, 6.
Berapa besar arus yang mengalir?
Penyel esai an:
Diket ahui : n = 4 buah
E = 1, 5 volt
r = 0, 1 O
R = 1, 6 O
Dit anya : I = . . . ?
Jaw ab :
I =
nE
R+ nr
=
( )
( ) { }
O
4 × 1, 5 volt
1, 6 + 4 × 0, 1
=
( ) O
6 volt
1, 6 + 0, 4
=
O
6 volt
2
= 3 A
I
R = 1, 6 O
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
207
Rangk uman
1. Hukum Ohm menyat akan bahwa kuat ar us yang mengalir pada
suat u penghant ar ber banding lurus dengan beda pot ensial dan
ber banding t er balik dengan hambat an pada penghant ar t ersebut .
=
V
I
R
2. Sat u amper e adalah sat u coulomb muat an yang bergerak melalui
sebuah t i t ik dalam sat u sekon.
3. Hubungan ant ar a hambat an, j eni s bahan, panj ang, dan luas
penampang dan suhu dari suat u penghant ar:
( ) ( ) µ o µ µ o = = + A = + A
"
o o
R R R T T
A
1 1
4. Ber dasarkan mudah t idaknya dilalui ar us list r ik, suat u bahan
dibedakan:
a. kondukt or
b. semi kondukt or
c. isolat or
5. Hukum I Kir chhoff
Besarnya kuat ar us yang masuk pada t i t ik percabangan sama
dengan kuat ar us yang keluar dar i t it i k per cabangan it u. I = I '
6. Rangkaian hambat an
Rangkaian ser i : R
s
= R
1
+ R
2
+ R
3
+ R . . . .
Rangkaian Par alel:
R R R R
p 1 2 3
1 1 1 1
= + + + . . . .
7. Kuat arus yang mengalir pada r angkai an t er t ut up:
=
+
E
I
R r
8. Unt uk r angkaian yang t er dir i at as beberapa elemen:
a. Disusun seri =
+
nE
I
R nr
b. Disusun paralel =
+
E
I
r
R
n
I PA Terpadu I X
208
Ref l ek si
A. Pi l i h l ah sat u j aw ab an y an g p al i n g b en a r d en g an car a
member i t anda si l ang ( X) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Dal am sebuah penghant ar yang mempunyai hambat an 400 ohm,
mengalir ar us l ist r ik sebesar 250 miliampere. Besar beda pot ensial
pada kedua uj ungnya adalah . . . .
a. 100 V
b. 200 V
c. 400 V
d. 100. 000 V
2. Apabi la V = beda pot ensial, I = ar us list r ik dan R = hambat an
suat u penghant ar, maka hubungan yang benar ant ara ket i ga
besaran t er sebut adalah . . . .
a. I = V R
b. I =
V
R
c. I = V + R
d. I = V – R
3. Sebuah penghant ar memiliki beda pot ensial ant ar a uj ung-uj ungnya
sebesar 200 volt . Apabila hambat an penghant ar t er sebut 40 ohm,
maka besar ar us yang melalui penghant ar adalah . . . .
a. 0, 5 ampere
b. 5 ampere
c. 10 amper e
d. 15 amper e
Uj i Kompet ensi
Sebagai bahan r efleksi, j awablah pert anyaan berikut . Mengapa pada
umumnya rangkaian list rik di rumah- rumah menggunakan rangkaian
par alel. Apa keunt ungannya?
Silakan melanj ut kan ke mat eri ber ikut nya j ika sudah bisa menj awab
per t anyaan di at as, j ika belum, pahami lagi mat er i bab i ni.
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
209
4. Hambat an sebuah penghant ar memiliki beda pot ensial 100 volt dan
mengalir arus list r i k 500 miliamper e adalah . . . .
a. 50 ohm
b. 100 ohm
c. 200 ohm
d. 50. 000 ohm
5. Bahan at au zat yang mudah menghant arkan ar us list rik disebut . . . .
a. isolat or
b. semi kondukt or
c. kondukt or
d. st at or
6. Tersedia bahan sebagai berikut .
1) Perak
2) Emas
3) Mika
4) Plast ik
5) Tembaga
Di ant ara bahan yang t ermasuk isolat or adalah . . . .
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 3 dan 4
d. 2 dan 5
7. Sebuah kawat penghant ar memil i ki hambat an 4 ohm. Apabi l a
panj ang kawat 1 met er dan luas penampang 0, 35 mm
2
, maka
hambat an j enis kawat t er sebut adalah . . . . ( dalam O m)
a. 0, 10 × 10
–6
b. 0, 20 × 10
–6
c. 0, 35 × 10
–6
d. 1, 40 × 10
–6
8. Sebuah kawat penghant ar memiliki luas penampang 0, 25 mm
2
.
Apabila hambat an dan hambat an j enisnya masing- masi ng adalah
10 ohm dan 0, 5 × 10
–6
O m, maka panj ang kawat t er sebut adalah
. . . .
a. 5 mm
b. 10 mm
c. 5 m
d. 10 m
I PA Terpadu I X
210
I
3
I
4
= 0,5 A
I
2
I = 10 A
I'
+ –
I
1
= 2 A
I
I
1
I
2
I
3
I
4
I
5
I
6
I'
+ –
9. Sebuah kawat memili ki panj ang 8 m dan ber diamet er 2 mm
2
. Jika
hambat an j enis kawat adalah 0,314 × 10
–6
O m. Maka nilai hambat an
kawat adal ah . . . .
a. 0, 2 ohm
b. 0, 4 ohm
c. 0, 8 ohm
d. 1, 2 ohm
10. Kawat penghant ar memiliki panj ang 10 met er dan ber j ari-j ari 0,5 mm.
Jika hambat an j enis kawat adalah 0, 628 × 10
–6
O m, maka nilai
hambat an kawat adalah . . . .
a. 2 ohm
b. 4 ohm
c. 6 ohm
d. 8 ohm
11. Perhat ikan gambar di bawah i ni!
Besar I
2
, I
3
, I ’ adalah . . . .
a. 1, 5 A, 8 A, 10 A
b. 2 A, 8 A, 10 A
c. 8 A, 1, 5 A, 10 A
d. 8 A, 10 A, 12 A
12. Perhat ikan gambar di bawah i ni!
Jika besar ar us I = 8 A, I
1
= I
2
= 2 A, I
5
= 3 A, maka besar arus I
3
dan I
6
adalah . . . .
a. 2 A, 3 A
b. 3 A, 2 A
c. 5 A, 4 A
d. 4 A, 5 A
Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff
211
13. Besar ar us list rik di set i ap t it ik pada rangkaian seri adalah . . . .
a. sama
b. t idak sama
c. bel um t ent u sama
d. ber ubah- ubah
14. Jumlah kuat arus yang masuk t it ik per cabangan sama besar dengan
j umlah kuat arus yang keluar dar i t it ik per cabangan. Pernyat aan
t er sebut sesuai dengan hukum . . . .
a. Newt on
b. Kirchhoff
c. Faraday
d. Boyle
15. Per hat ikan gambar di bawah i ni!
Maka besar hambat an penggant i rangkaian adalah . . . .
a. 4 O
b. 6 O
c. 8 O
d. 10 O
B. Jaw abl ah per t any aan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Jel ask an t ent ang k onduk t i v i t as dan bagai mana hubungan
kondukt ivit as dengan hambat an suat u benda!
2. Luas penampang sebuah kawat penghant ar adalah 0,25 mm
2
. Apabila
hambat an dan hambat an j enis kawat masing- masing adalah 4 ohm
dan 0, 5 × 10
-6
ohm- met er, maka berapakah panj ang kawat t er sebut ?
3. Sebuah kawat memiliki luas penampang 2 mm
2
. Jika panj ang kawat
1000 met er dan hambat an j enisnya 0, 02 × 10
- 6
ohm- met er, maka
ber apakah besar hambat an kawat ?
4. Sebuah kawat penghant ar memiliki panj ang 1. 000 met er. Apabila
hambat an j enis kawat 0, 03 × 10
- 6
ohm- met er dan nilai hambat an
kawat 5 ohm, maka ber apakah luas penampang kawat ?
A
R
1
= 2O
R
2
= 1O
R
3
= 6O
R
4
= 4O
R
5
= 8O
R
6
= 8O
B
I PA Terpadu I X
212
P r o y e k
Car i lah inf or masi dari berbagai sumber ( buku, maj alah, t elevisi,
r adio, int ernet , dan sumber lainnya) t ent ang apl ikasi hukum Ohm
dan hukum I Kir chhoff dalam kehidupan sehari- hari. Kumpul kan
dalam bent uk kli ping!
5. Perhat ikan gambar di bawah i ni!
Ber apa besar hambat an penggant i rangkaian t er sebut ?
A
R
1
= 10 O
R
2
= 5 O R
3
= 5 O R
4
= 5 O
R
5
= 5 O R
6
= 5 O
R
7
= 7 O
R
8
= 6 O
R
9
= 2 O
B
Sumber Ar us List r ik
213
Unt uk memper mudah memahami mat er i ini, per hat ikan pet a konsep ber ikut ini.
Pet a Konsep
Gaya Ger ak Li st r i k
menj el askan
1. Elemen Volt a
2. El emen Ker i ng ( Bat er ai )
3. Aki ( Accumul at or )
Ener gi
Sumber Tegangan
Macam- macam Sumber
Tegangan
Gaya Ger ak Li st r i k dan
Tegangan Jepi t
Sumber Ar us Li st r i k
ant ar a lain
menghasi l kan
di namakan
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i i ni .
• Sumber t egangan
• El emen ker i ng
• El emen Vol t a
• Ak i
Andi seor ang pel aj ar kel as t i ga SMP yang bar u nai k dar i kel as dua. Pada suat u
har i Andi ber sama t eman sekel asnya di bi mbi ng ol eh gur u pengaj ar Fi si ka
mel akukan pr akt i kum di l abor at or i um yang ber kai t an dengan sumber t egangan.
Andi duduk ber empat dal am sat u kel ompok sambi l mendengar kan penj el asan gur u.
Set el ah pengar ahan dar i gur u, Andi dan ket i ga t emannya mul ai mel akukan kegi at an
unt uk mengamat i per al at an yang t er sedi a di mej a pr akt i kum yai t u dua buah t abung
yang ber i si l ar ut an, bat ang t embaga, seng, l ampu dan kawat yang t el ah
di r angkai kan sesuai pet unj uk buku dan pengar ahan gur u mer eka, mendapat i l ampu
yang t er pasang yang menyal a. Andi ber t anya dal am hat i , apa yang t er j adi pada
r angkai an t er sebut kai t annya dengan l ar ut an yang menyebabkan l ampu dapat
meny al a.
Agar dapat menj awab per t anyaan t er sebut , i kut i l ah penj el asan dal am bab i ni .
Bab 10
Sumber Ar us Li st r i k
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
214
A. Sumber Tegangan
Pada bab 7 t elah kit a pelaj ari, bahwa muat an
sej enis bila didekat kan akan t olak- menolak begit upun
sebal i knya. Hal i ni t er j adi bi l a benda ber muat an
di dekat kan pada benda yang l ai n maka benda
t er sebut akan t er pol ar i sasi , yai t u muat an yang
sej enis akan menj auh sedang muat an t ak sej enis
akan t arik- menarik.
Pada Gambar 10. 1 j ika sebuah cakram logam
net ral didekat kan ke permukaan dalam kondukt or
berongga yang bermuat an list rik, t idak menyebabkan
daun elekt roskop mekar. I ni menunj ukkan bahwa
cakr am l ogam t i dak ber muat an l i st r i k. Dan j i ka
cakram logam t ersebut didekat kan pada permukaan
luar kondukt or, maka daun elekt roskop mekar. Hal
ini menunj ukkan bahwa cakram logam bermuat an
list rik. Jadi pada prinsipnya muat an- muat an t ersebut
berada pada sekit ar permukaan sebuah kondukt or.
Muat an yang bergerak akibat kehadiran muat an
yang lain, akan mengingat kan pada konsep gaya.
Mengapa? Jelaskan!
Gaya yang bekerj a pada sebuah muat an Q dan
menyebabkan pergeseran sepanj ang s disebut energi
at au kerj a, W.
Gambar 1 0 . 1 Dist r ibusi muat an list r ik pada kondukt or ber ongga
cakr am logam menj adi
ber muat an list r ik
kondukt or ber ongga
ber muat an list r ik
i sol asi
cakr am logam t et ap
t idak ber muat an list r ik
Sumber Ar us List r ik
215
Jadi, kerj a yang dilakukan oleh sebuah muat an
sama dengan perkalian gaya dengan pergeseran,
dirumuskan,
W = F S
Menurut persamaan di at as bahwa gaya sebanding
dengan muat an, maka kerj a yang dilakukan j uga
sebanding dengan muat an yang berpindah, dan beda
pot ensial yang menyebabkan muat an bergerak. Oleh
karena it u persamaan t ersebut dapat dit ulis
W = Q 'V
Dengan 'V
AB
adalah beda pot ensial di t it ik A dan
B dengan sat uan volt , lihat Gambar 10.2! Persamaan
di at as menunj ukkan bahwa usaha at au kerj a dapat
dinyat akan dalam sat uan coulomb volt dan disebut
sebagai energi pot ensial. Beda pot ensial list rik sering
disebut sebagai pot ensial dan dalam bahasa sehari-
hari lebih dikenal sebagai t egangan list rik.
Perhat ikan Gambar 10.2, misalkan ada dua buah
benda berbent uk bola yang sama besarnya, masing-
masing bermuat an posit if. Benda A bermuat an posit if
lebih banyak dar ipada benda B. Oleh kar ena it u,
benda A mempunyai pot ensial list r ik lebih besar
dar i pada di B. Sebal i knya benda A kekur angan
elekt ron sehingga j ika benda A dan B dihubungkan
dengan kawat penghant ar, maka t er j adi al i r an
elekt ron dari B ke A dan aliran muat an posit if dari A
ke B, sampai t erj adi keseimbangan, yait u pot ensial
A sama dengan pot ensial B. Arah aliran muat an-
muat an posit if disebut arah arus list rik, I , dan arah
sebaliknya adalah arah elekt ron, hal ini menunj ukkan
bahwa arah arus list rik selalu berlawanan dengan
arah aliran elekt ron.
Gam b ar 1 0 . 2 Beda pot ensi al
A B
I PA Terpadu I X
216
B. Macam- macam Sumber Tegangan
Telah dipelaj ari bersama bahwa arus list rik dapat
mengalir dalam kawat penghant ar j ika ant ara kedua
uj ung- uj ung penghant ar it u t erdapat beda pot ensial.
Unt uk dapat menimbulkan beda pot ensial diperlukan
Pada saat t erj adi keseimbangan ant ara pot ensial
di A dan di B, maka t idak akan t erj adi aliran muat an
at au t i dak ada ar u s y an g men gal i r. Un t u k
memper t ahankan t er j adinya alir an muat an, per lu
adanya alat sumber t egangan at au sumber arus yang
dapat member i kan beda pot ensi al dal am suat u
penghant ar. Cont oh sumber t egangan di ant aranya
bat erai, dinamo, dan aki.
Unt uk mengalirkan muat an list rik dari t it ik sat u
ke t it ik yang lain dalam suat u penghant ar, diperlukan
ener gi . Banyaknya ener gi yang di kel uar kan di
ant aranya t ergant ung pada besar kecilnya sebuah
muat an yang dipindahkan, makin besar muat an yang
dipindahkan, makin besar pula energi yang harus
dikeluar kan, per samaan Ener gi ini disebut Ener gi
Penggerak List rik ( EPL) . EPL sering disebut Gaya
Gerak List rik, ( GGL) . Dengan kat a lain bahwa GGL
adalah energi yang dikeluarkan oleh sumber t egangan
yang diperlukan unt uk menggerakkan muat an list rik
di dalam suat u rangkaian.
Diskusikan dengan t eman sebangku kalian.
1. Jelaskan secara fisika t erj adinya kilat di angkasa, dan cerit akan
menurut bahasa kalian!
2. Bagaimana bila t erdapat dua gumpalan awan di angkasa? Tuliskan
apa yang akan t erj adi berdasarkan fenomena di at as!
3. Mengapa bangunan yang t inggi selalu diberi penangkal pet ir?
Tu gas
Sumber Ar us List r ik
217
su mber t egan gan . Su mber t egan gan y an g
mengel uar kan ener gi l i st r i k ber dasar kan pr i nsi p
pasangan logam disebut sel at au el emen . Elemen
ada dua j enis, yait u elemen kering dan elemen basah.
Cont oh elemen kering adalah bat u bat erai ( bat erai) ,
sedangk an cont oh el emen basah adal ah ak i
( accumulat or) .
Elemen ker ing disebut j uga el emen pr i mer ,
kar ena set el ah t i dak dapat member i kan beda
pot ensial sudah t idak bisa dipakai lagi. Sedangkan
aki set elah t idak memberikan beda pot ensial at au
dalam bahasa sehari- hari disebut kosong dapat diisi
lagi maka aki disebut el emen sek under .
1 . El emen Vol t a
Al essandr o Vol t a ( 1745 – 1827) menemukan
bah wa pasan gan l ogam t er t en t u dapat
membangk i t k an GGL, gay a ger ak l i st r i k i ni
menyebabkan ar us l i st r i k mengal i r dal am suat u
r angkai an. Pasangan l ogam t er sebut adal ah Cu
( t embaga) dan Zn ( seng) . Sumber t egangan
pert ama yang dapat mengalirkan arus list rik cukup
besar adal ah el emen Vol t a. H
2
SO
4
yang di pakai
sebagai elekt rolit akan t erdisosiasi menj adi H
+
dan
SO
4
- 2
. Energi yang diperlukan unt uk menggerakkan
elekt ron- elekt ron dari elekt roda Zn ke elekt roda Cu
dan j umlah energi per sat uan muat an yang t ersedia
dari elemen Volt a dinyat akan dalam sat uan volt at au
j oule per coulomb.
Adanya gelembung- gelembung ini dikarenakan
gas hidrogen t idak dapat bersenyawa dengan Cu,
akibat nya menghalangi j alannya aliran list rik sehingga
lampu t idak menyala. Sebagai kut ub posit if ( anoda)
dalam elemen Volt a adalah Cu sedangkan Zn sebagai
kut ub negat if ( kat oda) dan H
2
SO
4
encer sebagai
larut an elekt rolit yang berakibat t erdisosiasi menj adi
ion 2H
+
dan SO
4
2-
.
I PA Terpadu I X
218
2 . El emen Ker i ng ( Bat er ai )
El emen ker i ng at au bat er ai adal ah sumber
t egangan yang dapat lebih lama mengalirkan arus
list rik daripada elemen Volt a. Elemen kering dibuat
pert ama kali pada t ahun 1866, kimiawan Perancis
oleh Geor ge Lecl anche.
Elemen kering ini t erdiri at as Zn yang berbent uk
bej ana dan logam dalam Zn ini dilapisi karbon (bat ang
arang) . Karena bat ang arang memiliki pot ensial lebih
t i nggi dar i pada Zn, maka bat ang ar ang sebagai
anoda, sedangkan Zn sebagai kat oda.
Di bagi an dal am el emen ker i ng i ni t er dapat
campur an ant ar a sal mi ak at au amoni um kl or i da
( NH
4
Cl) serbuk arang dan bat u kawi at au mangan
dioksida ( MnO
2
) . Campuran ini berbent uk past a yang
ker i ng. Kar ena el emen i ni menggunakan l ar ut an
elekt rolit berbent uk past a yang kering maka disebut
elemen kering.
Pada elemen kering, NH
4
Cl sebagai larutan elektrolit
dan MnO
2
sebagai depol ar i sat or. Kegunaan
dispolar isat or yait u dapat meniadakan polar isasi.
Sehi ngga ar us l i st r i k pada el emen ker i ng dapat
mengalir lebih lama sebab t idak ada gelembung-
gelembung gas.
Arus list rik pada bat erai mengalir searah dan
t erj adi bila kut ub posit if dihubungkan dengan kut ub
negat if. Oleh sebab it u aliran bat erai dinamakan Direct
Cur r ent ( DC) . Unt uk menambah t egangan l i st r i k
bat er ai dapat di susun secar a ser i , yai t u di susun
ber ur ut an dengan kut ub posi t i f - negat i f dengan
berselang- seling. Misalnya 3 buah bat erai mempunyai
t egangan 1,5 volt yang disusun seri akan mempunyai
t egangan 4, 5 volt . Susunan sepert i ini sering kit a
j umpai pada alat - alat list rik sederhana sepert i sent er
dan walkman. Adapun pasangan paralel adalah j ika
masi ng- masi ng kut ub bat er ai yang sama sal i ng
di hubungk an, t egangan l i st r i k y ang di dapat
bert ambah, t et api arus yang mengalir akan menj adi
lebih besar.
Sumber Ar us List r ik
219
Bat er ai i si ul ang
Saat ini, pemakaian bat erai isi ulang semakin
meluas, seiring semakin banyaknya alat komunikasi
dan alat elekt ronik lainnya yang bersifat port able
( mudah dibawa dan dipindah- pindahkan) , misalnya
komput er lapt op, t elepon genggam, Personal Digit al
Assi st ant ( PDA) , k amer a di gi t al , dan k amer a
genggam. Umumnya j enis bat erai yang digunakan
adalah nikel- kadmium ( Ni- Cd) , yang memakai bahan
nikel hidroksida sert a kadmium sebagai elekt rodanya,
dan kalium hidroksida sebagai elekt rolit . Akan t et api,
bat erai isi ulang j uga ada yang menggunakan bahan
lit ium sebagai elekt rodanya, sehingga mempunyai
daya t ahan yang lama.
3 . Ak i ( Accumul at or )
Aki merupakan sumber t egangan yang berasal
dari reaksi kimia, sebagaimana elemen Volt a dan
elemen kering. Aki t erdiri at as karet keras at au kaca
yang berbent uk bak dan berisi larut an asam sulfat
pekat H
2
SO
4
yang berfungsi sebagai larut an elekt rolit .
Di dalam larut an ini t erdapat dua kerangka t imbul,
yait u t imbal peroksida ( PbO
2
) sebagai anoda dan
t imbal murni ( Pb) sebagai kat oda.
a. Pemak ai an ak i
Pada pemakaian aki terj adi proses perubahan energi
kimia menj adi energi listrik. Pemakaian aki di antaranya
unt uk menyalakan t ape recorder, radio, TV. Pada saat
aki digunakan maka t erj adi proses kimia sehingga aki
dapat mengalirkan arus listrik, proses kimia yang terj adi
adalah lapisan pada kat oda dan anoda sedikit demi
sedikit berubah menj adi t imbal oksida (PbO). Sehingga
pot ensial kedua kut ub menj adi sama, dan arus list rik
t idak dapat mengalir, dalam hal ini aki dikat akan
kosong.
Kemampuan aki unt uk mengalirkan arus list rik
dapat dipulihkan kembali dengan j alan mengalirkan
arus list rik searah dari sumber arus yang lain melalui
kedua kut ubnya.
I PA Terpadu I X
220
b. Pengi si an ak i
Pada proses pengisian aki ini t erj adi perubahan
ener gi list r ik menj adi ener gi kimia. Gambar 10. 3
menunj ukkan cara at au proses pengisian aki.
Karena ada aliran arus list rik dari luar, maka
kedua kut ub anoda dan kat oda dari PbO berubah
menj adi PbO
2
dan Pb. Perist iwa mengalirkan arus
list rik ke dalam aki ini disebut mengisi at au dalam
bahasa sehari- hari disebut menyet erum aki.
Gam b ar 1 0 . 3 Mengi si aki
C. Gaya Ger ak Li st r i k dan Tegangan Jepi t
A. Tuj uan
Menget ahui beda pot ensial yang dihasilkan oleh bat erai.
B. Al at dan Bahan
1. Bat erai
2. Bola lampu kecil ( 2, 5 volt )
3. Volt met er/ basicmet er at au mult imet er
4. Kabel secukupnya
C. Car a Ker j a
1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2. Rangkaikan alat sepert i pada gambar a.
3. Amat ilah penunj ukkan volt met er! Cat at lah angka yang
dit unj ukkan oleh volt met er.
Keg i at an
Sumber Ar us List r ik
221
Vol t met er dan basi cmet er adal ah al at unt uk
mengukur beda pot ensial. Mult imet er alat yang bisa
difungsikan sebagai volt met er, amper emet er, dan
ohmmet er t er gant ung t uj uan dar i pengukur an.
Pengukuran besarnya pot ensial t idak bisa dit ent ukan
pada sat u t it ik. Misalnya pot ensial di t it ik A dan
pot ensial di t it ik B kit a t idak bisa mengukur nilainya
namun hanya bisa unt uk mengukur beda pot ensial
ant ara di t it ik A dan di t it ik B.
Unt uk mengukur beda pot ensial ant ara dua t it ik
mi sal nya di t i t i k A dan B maka vol t met er har us
dipasang di ant ara t it ik A dan t it ik B secara paralel.
Pengukuran beda pot ensial pada Gambar ( a) yait u
beda pot ensial ant ara kut ub posit if dan negat if dari
suat u sumber t egangan E, yang diukur langsung
t anpa adanya aliran arus list rik ke suat u penghant ar.
Hasil pengukuran ini menunj ukkan besarnya nilai GGL.
4. Rangkaikan alat sepert i pada gambar b.
5. Amat i l ah j ar um yang di t unj ukkan ol eh vol t met er dan
cat at lah.
D. Hasi l Pengamat an
Berilah suat u kesimpulan disert ai alasan yang j elas!
Volt met er
( 0- 5 V)

+
Volt met er
( 0- 5 V)

+
A
B
( a) ( b )
I PA Terpadu I X
222
Sedangkan pengukuran beda pot ensial pada Gambar
( b) yait u beda pot ensial ant ara dua t it ik yait u A dan
B selama arus mengalir disebut t egangan j epit , V
J
.
Unt uk V
C- D
, adalah t egangan j epit ant ara t it ik C dan
D. Oleh karena it u besarnya nilai GGL lebih besar dari
pada V
J
. Mengapa? Sebab sebagian t egangan selama
arus list rik mengalir digunakan unt uk menyalakan
lampu yang mempunyai hambat an t ert ent u. Sat uan
yang digunakan baik GGL maupun V
J
dalam sat uan
Sist em I nt ernasional adalah volt , V.
Ran gk u man
1. Sumber t egangan: alat yang dapat menghasilkan beda pot ensial
pada penghant ar.
2. Beda pot ensial pada suat u t it ik sebanding dengan kerj a unt uk
memindahkan muat an sebesar:
W = Q V
3. Gaya gerak list rik: energi yang dikeluarkan oleh sumber t egangan
yang diperlukan unt uk menggerakkan muat an list rik dalam suat u
rangkaian.
4. Sumber t egangan dibedakan menj adi:
a. elemen primer
b. elemen sekunder
5. Elemen primer cont ohnya: elemen Volt a dan elemen Leclanche
6. Elemen sekunder cont ohnya aki.
a. Pemakaian aki, t erj adi perubahan energi kimia menj adi list rik.
b. Pengisian aki, t erj adi perubahan energi list rik menj adi kimia
7. Tegangan j epit : t egangan pada saat arus mengalir.
Sumber Ar us List r ik
223
Ref l ek si
Uj i Kompet ensi
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( X) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Perhat ikan gambar di bawah ini!
Berikut ini yang benar adalah . . . .
a. arah elekt ron dari A ke B, arah arus list rik dari B ke A
b. arah arus list rik dari A ke B, arah elekt ron dari B ke A
c. arah arus list rik dan arah elekt ron dari B ke A
d. arah arus list rik dan arah elekt ron dari A ke B
2. Arah arus list rik dan arah elekt ron adalah . . . .
a. selalu berlawanan
b. selalu sama
c. kadang- kadang berlawanan
d. t idak dapat dit ent ukan
Pada barang elekt ronik sepert i radio, selain menggunakan list rik
sebagai sumber t egangan, j uga menggunakan el emen seper t i
bat erai. Pada umumnya bat erai- bat erai t ersebut disusun secara seri,
mengapa demikian?
Jawablah per t anyaan di at as sebagai bahan r ef leksi unt uk bisa
melanj ut kan ke mat eri berikut nya.
A
B
I PA Terpadu I X
224
B
C
3. Berikut ini adalah gambar penghant ar yang berbent uk bola berikut
ini!
Dari gambar di at as, pernyat aan yang benar adalah . . . .
a. pot ensial B sama dengan pot ensial C
b. pot ensial B lebih besar dari pot ensial C
c. pot ensial B lebih kecil dari pot ensial C
d. pot ensial B mungkin lebih besar at au lebih kecil dari pot ensial C
4. Sebuah alat yang dapat menimbulkan beda pot ensial ant ara uj ung-
uj ung penghant ar disebut . . . .
a. GGL
b. EPL
c. sumber kalor
d. sumber t egangan
5. Sat uan Sist em I nt ernasional GGL sumber t egangan adalah . . . .
a. ampere
b. volt
c. volt ampere
d. ohm
6. Pada elemen Volt a yang digunakan sebagai pembangkit GGL adalah
. . . .
a. Zn dan bat ang arang
b. Zn dan Cu
c. Zn dan PbO
2
d. H
2
SO
4
dan PbO
2
7. Penemu elemen kering adalah . . . .
a. Alessandro Volt a
b. Gast on Plant e
c. Benj amin Franklin
d. George Leclanche
Sumber Ar us List r ik
225
8. Alat yang menggunakan aki sebagai sumber energi list rik adalah . . . .
a. komput er
b. walkman
c. kamera digit al
d. t elevisi
9. Pada aki ( accumulat or) yang berfungsi sebagai anoda adalah . . . .
a. Pb
c. H
2
SO
4
c. PbO
2
d. Zn
10. Pemasangan volt met er yang benar pada saat pengukuran t egangan
adalah . . . .
a. paralel
b. seri
c. bebas
d. semua j awaban benar
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Jelaskan yang dimaksud dengan Energi Penggerak List rik ( EPL) !
2. Sebut kan macam- macam sumber t egangan!
3. Jelaskan dengan singkat pemakaian aki, sehingga aki dapat dikat akan
kosong!
4. Jelaskan prinsip kerj a pada elemen kering ( bat erai) !
5. Jelaskan yang dimaksud dengan t egangan j epit !
I PA Terpadu I X
226
P r o y e k
1. Sediakan:
a. Empat buah bat erai,
b. Sebuah mikroampere ( basic met er unit ) ,
c. R depan yang sesuai unt uk mengukur beda t egangan!
2. Ambil sebuah bat erai.
3. Ukur l ah dan baca penunj ukan beda t egangannya dan
cat at lah.
4. Ulangi unt uk j umlah bat erai 2, 3, dan 4.
5. Tuliskan hasil pengamat an kalian pada t abel di bawah ini.
Tabel Dat a Pengamat an
No. Juml ah Sk al a yang Sk al a Mak si mum Bat as Uk ur
Bat er ai di t unj uk yang Di pi l i h
1.
2.
3.
4.
6. Hit unglah beda t egangan masing- masing percobaan.
Ener gi dan Daya List r ik
227
Unt uk memper mudah memahami mat er i ini, per hat ikan pet a konsep ber ikut ini.
Pet a Konsep
Ener gi Li st r i k
Ener gi dan Daya Li st r i k
W = Q V at au
W = I
2
R t at au
W = V I t
Al at - al at Pemanas
Menggunakan
Ener gi Li st r i k
1. Set r i ka Li st r i k
2. Kompor Li st r i k
3. Sol der Li st r i k,
dan l ai n- l ai n
Daya Li st r i k
W
P=
t
mempel aj ar i
dir umuskan dir umuskan
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i i ni .
• Ener gi l i st r i k
• Daya l i st r i k
Pada si ang har i , set el ah pul ang sekol ah Ar i duduk- duduk di t er as depan
r umahnya. Sesekal i i a mel i hat ke ar ah j al an, seol ah- ol ah ada yang i a t unggu.
Ter nyat a t i dak l ama l agi Andi adi knya yang t engah ber j al an ber sama i bunya menuj u
r umah, set el ah sampai di depan kakaknya, Andi memencet t ombol mobi l - mobi l an
yang bar u saj a i a bel i di t oko. Mobi l - mobi l an i t u dapat ber j al an. Andi ber pi ki r kenapa
mobi l - mobi l an i t u dapat ber j al an sendi r i . Kar ena r asa i ngi n t ahu Andi mengambi l
mobi l - mobi l an i t u dan i a buka bagi an bawahnya. Andi mendapat dua bat er ai keci l di
dalam mobil- mobilan it u. Kemudian Andi ber t anya kepada Ar i, Kak . . . . Kenapa
mobi l - mobi l an i ni dapat ber j al an?
Ar i t i dak menj awab, hanya senyum saj a yang i a l ont ar kan. Maka Andi mencoba
l agi dengan mel epas kedua bat er ai , t er nyat a mobi l t er sebut t i dak mau ber j al an.
Ol eh kar ena i t u, Andi hanya ber pi ki r bahwa kedua bat er ai i t u yang menyebabkan
mobi l bi sa ber j al an. Mengapa mobi l - mobi l an yang di dal amnya di ber i bat er ai i t u
dapat ber j al an?
Unt uk menj awab per t anyaan di at as mar i ki t a pel aj ar i bab ber i kut .
Bab 11
Ener gi dan Daya
Li st r i k
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
228
A. Tuj uan
Menget ahui fungsi bat erai sebagai sumber energi.
B. Al at dan Bahan
1. Dua buah bat erai
2. Sebuah lampu pij ar
3. Kabel
C. Car a Ker j a
1. Rangkailah lampu pij ar dengan kabel, lihat gambar di
bawah ini.
2. Amat i apa yang t erj adi pada lampu pij ar.
3. Rangkaian t ersebut hubungkan dengan dua buah bat erai
sepert i t erlihat pada gambar.
4. Amat i keadaan lampu.
5. Ada dua kemungkinan yang t erj adi yait u lampu menyala
at au t idak menyala. Jika lampu menyala, apa yang bisa
kalian j elaskan mengenai hubungan ant ara bat erai dan
nyala lampu.
6. Apabi l a bat er ai kal i an l epas t ent u l ampu t i dak akan
menyala, ini menunj ukkan bahwa ada yang t ersimpan
dalam bat erai yait u energi. Energi apakah yang t ersimpan
di dalam bat erai?
7. Set elah digunakan dalam rangkaian list rik maka lampu
pij ar akan menyala, ini menunj ukkan bahwa di dalam
bat erai t erj adi proses pengubahan bent uk energi sat u ke
bent uk energi yang lain. Energi apa yang dimaksud?
Kegi at an 1 1 . 1
+

Ener gi dan Daya List r ik
229
Amat i gambar di bawah ini.
1. Di ant ara benda at au alat list rik t ersebut apabila digunakan,
manakah yang menunj ukkan adanya perubahan energi list rik
menj adi energi kalor? Sebut kan!
2. Peralat an mana yang menunj ukkan adanya perubahan energi
list rik menj adi energi cahaya?
3. Peralat an mana yang menunj ukkan adanya perubahan energi
list rik menj adi energi gerak?
4. Menurut kalian, apakah energi list rik yang digunakan mempunyai
j umlah yang sama dari masing- masing alat yang ada dalam
gambar?
5. Menurut pendapat kalian, fakt or apakah yang sangat menent ukan
besar kecilnya energi list rik yang digunakan?
6. Dari gambar di at as, alat yang mana merupakan sumber energi
kimia?
7. Salah sat u keunggulan dar i fungsi aki dibandingkan dengan
bat er ai adal ah dapat di gunakan kembal i set el ah aki di i si .
Perubahan energi apa saat aki diisi dan saat aki digunakan?
Jelaskan!
8. Buat lah suat u rangkuman mengenai peralat an list rik yang ada pada
gambar di at as didasarkan pada j awaban dari pert anyaan 1 - 7.
Tugas 11. 1
D. Hasi l Pengamat an
Berilah suat u kesimpulan yang disert ai alasan unt uk menj awab
pert anyaan bagaimana hubungan ant ara bat erai dan nyala
lampu pij ar dan apa fungsi dari bat erai sebagai sumber energi!
I PA Terpadu I X
230
1. Cermat ilah bermacam- macam alat list rik di bawah ini!
a. Magic j ar e. Kompor list rik i. TV ( Televisi)
b. Blender f. Set rika list rik j . Hair Dryer
c. Mixer g. Solder list rik k. Tape Recorder
d. Kipas angin h. Lampu pij ar l. Radio List rik
2. Dari masing- masing alat , sebut kan fungsi dari masing- masing
alat t ersebut saat digunakan berkait an dengan perubahan energi
yang t erj adi!
3. Sebut kan dan j elaskan alat yang mana yang dapat digunakan
t anpa menggunakan energi list rik!
4. Apakah yang har us kal i an l akukan agar dapat menget ahui
besarnya energi yang digunakan pada peralat an list rik!
5. Sebut kan langkah- langkah apa yang harus kalian lakukan unt uk
menghemat penggunaan energi list rik di rumah!
6. Dengan mengamat i j enis peralat an yang t elah disebut kan pada
No.1, sebut kan peralat an lain yang sist em kerj anya menggunakan
energi list rik!
7. Selain energi list rik yang lebih dominan dalam penggunaan alat
yang ada pada No. 1, sebut kan bent uk energi lain yang kalian
ket ahui!
8. Berilah suat u rangkuman t ent ang bent uk- bent uk energi yang
ada dan fungsinya berkait an dengan peralat an yang digunakan!
Tugas 11. 2
A. Ener gi Li st r i k
1 . Penger t i an Ener gi Li st r i k
Energi at au t enaga adalah kemampuan suat u
benda unt uk melakukan usaha at au kerj a. Menurut
hukum kekekalan energi, energi t idak dapat dicipt akan
dan t idak dapat dimusnahkan. I ni berart i bahwa energi
hanya dapat diubah dari sat u bent uk energi ke bent uk
energi yang lain. Cont oh energi list rik berubah ke
energi panas, cahaya, gerak, dan bunyi. Tent u t idak
ada hal yang ideal dari perubahan sat u bent uk energi
Ener gi dan Daya List r ik
231
ke bent uk energi yang lain, hal ini disebabkan dalam
sat u perubahan t idak hanya sat u wuj ud perubahan
namun diikut i oleh perubahan yang lain, misal saat
energi list rik berubah ke energi cahaya, j uga akan
diikut i oleh perubahan energi panas.
Kalian t elah mempelaj ari bahwa arus list rik t erj adi
karena aliran elekt ron di dalam suat u penghant ar.
Elekt ron bergerak dari pot ensial rendah ke pot ensial
yang t inggi. Pada saat t erj adinya pergerakan elekt ron-
elektron, tidak menutup kemungkinan terj adinya saling
bert umbukan. Akibat t umbukan ini bisa menimbulkan
energi panas, bukan? Hal ini dapat dit erangkan j ika
energi yang dialirkan dari sumber t egangan pada
penghant ar diperbesar, maka j umlah elekt ron yang
bergerak makin besar dan cepat sehingga t umbukan
ant ara elekt ron yang sat u dengan yang lain dalam
at om- at om mempunyai probabilit as yang bert ambah
besar. Oleh karena it u, bahan suat u penghant ar yang
digunakan selain mempunyai sifat konduktor yang baik
j uga diperhat ikan t it ik leburnya. I ngat kondukt or yang
baik merupakan penghant ar panas yang baik pula,
sehingga penghant ar t ersebut akan menyebarkan
panas ke seluruh bagian penghant ar secara merat a
dan cepat .
Apabila di dalam sebuah rangkaian diberi beda
pot ensial V sehingga mengalir kan muat an list r ik
sej umlah Q dan arus list rik sebesar I , maka energi
list rik yang diperlukan,
W = Q V dengan Q = I t
W adalah energi dalam sat uan j oule, di mana 1
j oule adalah energi diperlukan unt uk memindahkan
sat u muat an sebesar 1 coul omb dengan beda
pot ensial 1 volt . Sehingga 1 j oule = coulomb × volt .
Sedangkan muat an per sat uan wakt u adalah kuat arus
yang mengalir maka energi list rik dapat dit ulis,
W = V I t
Berkait an dengan yait u hukum Ohm, maka dapat
dit ulis kembali,
I PA Terpadu I X
232
W = I R I t at au W = I
2
R t
at au
V
W= t
R
2
Dari persamaan- persamaan menunj ukkan bahwa
besarnya energi list rik t ergant ung pada muat an, beda
pot ensial, arus list rik, hambat an, dan wakt u. Semakin
besar muat an, kuat arus, beda pot ensial dan wakt u,
semaki n besar pul a ener gi nya. Sedang unt uk
hambat an, semakin besar hambat an, energi semakin
kecil.
Pert anyaan berhipot esis
1. Bagaimana hubungan ant ar a luas penampang, panj ang dan
hambat an j enis dari suat u penghant ar j ika dikait kan dengan
energi list rik?
2. Sebut kan beberapa sat uan energi selain j oule!
Tugas 11. 3
Cont oh soal 11. 1:
1. Sebuah alat pemanas list rik bert egangan 220 volt
dan padanya mengalir arus list rik 2 ampere. Jika
alat pemanas t ersebut dipakai selama 2 j am,
ber apa ener gi y ang di t i mbul k an ol eh al at
t er sebut ?
Penyel esai an:
Diket ahui: V = 220 volt
I = 2 A
t = 2 j am
= 2 × 3600 sekon
= 7200 sekon
Dit anya: W = . . . . j oule?
Ener gi dan Daya List r ik
233
B. Day a Li st r i k
Sebelum kit a membahas lebih lanj ut t ent ang
daya list rik, lakukanlah Kegiat an 11. 2 berikut ini!
A. Tuj uan
Mencari hubungan pot ensial dan kuat arus yang disebut daya
list rik.
B. Al at dan Bahan
1. Sebuah resist or 220:
2. Dua buah basicmet er, 1 sebagai amperemet er dan yang
sat unya lagi sebagai empat buah volt met er
3. Empat buah bat erai
4. Sebuah ohmmet er
Jaw ab : W= V I t
= 220 volt x 2 A x 7200 s
= 3168000 j oule = 3168 × 10
3
j oule
= 3, 168 × 10
6
j oule
2. Pada sebuah penghant ar 25 ohm, mengalir arus
0, 2A. Bila aliran arus list rik ini berj alan selama
90 menit . Berapakah energi yang dit imbulkan?
Penyel esai an:
Diket ahui: R = 25 ohm
I = 0, 2 A
t = 90 menit
= 90 × 60 sekon
= 5400 sekon
Dit anya : W = . . . . j oule?
Jaw ab : W = I
2
R t
= ( 0, 2 A)
2
× 25 ohm × 5400 s
= 0, 04 A
2
× 25 ohm x 5400 s
= 5400 j oule = 5, 4 × 10
3
j oule
Kegi at an 1 1 . 2
I PA Terpadu I X
234
V
s
V
A
R
C. Car a Ker j a
1. Ukurlah hambat an resist or R menggunakan ohmmet er dan
cat at lah hasilnya!
2. Rangkailah resist or ( R) , volt met er ( V) , dan amperemet er
( A) dan hubungkan dengan dua buah bat er ai , seper t i
gambar di bawah ini.
3. Amat i penunj uk j arum pada ampermet er dan volt met er, dan
cat at angka yang dit unj ukkan pada masing- masing kedua
alat t ersebut !
4. Berdasarkan nilai hambat an, R, kuat arus I , dan t egangan
V
s
, hit unglah besarnya daya list rik, P, yang digunakan dengan
menggunakan definisi daya
P = V
s
I
Persamaan daya list rik j uga dapat dit ulis:
P = I
2
R at au P =
V
R
2

Cat at lah hasil penghit ungan t ersebut !
P = V
s
I = . . . . . . . ?
P = I
2
R = . . . . . . . ?
P =
V
R
2
= . . . . . . . ?
5. Berdasarkan dat a yang kalian peroleh, bagaimana perbedaan
an t ar a besar day a y an g t er u k u r dan ber dasar k an
per hit ungan?
6. Berdasarkan no. 5, mengapa terj adi perbedaan atau kesamaan?
Jelaskan!
Ener gi dan Daya List r ik
235
D. Hasi l Pengamat an
Buat l ah suat u k esi mpul an y ang di ser t ai al asan y ang
menghubungkan besarnya nilai daya dari sumber, Persamaan
dan daya dalam suat u rangkaian!
Daya Li st r i k
Sebuah penghant ar yang diberi beda pot ensial V,
kuat arus I , dalam wakt u t , berdasarkan persamaan
ket iga variabel t ersebut merupakan bagian dari konsep
usaha at au energi list rik. Usaha yang dilakukan dalam
sat uan wakt u di sebut daya, P. Ol eh kar ena i t u,
persamaan daya list rik dapat dit ulis sebagai,

W
P= = V I
t
Daya list rik merupakan bagian dari besarnya beda
pot ensial, kuat arus, hambat an dan wakt u. Sat uan
daya adalah j oule/ sekon at au volt × ampere at au
lebih umum disebut w at t , karena wat t merupakan
sat uan Sist em I nt ernasional.
Joule merupakan sat uan Sist em I nt ernasional
ener gi list r ik, t et api dalam kehidupan sehar i- har i
energi list rik biasa dinyat akan dalam sat uan kWh
( kilowat t - hour) at au kilowat t - j am, dan dapat dit ulis
W = P t
Per samaan di at as adalah ener gi list r ik yang
dinyat akan dalam sat uan wat t sekon. Bagaimana
kalau dinyat akan kilowat t - j am, maka yang per lu
diperhat ikan adalah, 1 kilowat t = 1000 wat t dengan
t selama 1 j am = 3600 sekon. 1 j oule = wat t sekon,
sehingga,
1 j oule = 10
–3
kilowat t
1 j am
3600
I PA Terpadu I X
236
1 j oule =
-3
2
10
36×10
=
-5
10
36
kWh = 0, 028 × 10
–5
kWh
at au
1 kWh = 3, 6 × 10
6
j oule
Harga langganan list rik didasarkan pada banyak
energi list rik yang digunakan oleh pelanggan list rik
t er sebut . Banyaknya ener gi di nyat akan dal am
sat uan kilowat t j am. Alat ukur unt uk menent ukan
besarnya energi list rik yang digunakan disebut kWh-
met er. Alat ini biasanya dipasang di rumah- rumah
at au bangunan yang memanfaat kan energi list rik.
Misalnya:
Sebuah rumah menggunakan lampu pij ar list rik
yang ber t uliskan 220 V, 40 W. I ni berar t i lampu
menyala dengan baik pada t egangan 220 V dan daya
yang digunakan adalah 40 W.
Art inya set iap det ik lampu t ersebut menggunakan
ener gi l i st r i k sebesar 40 j oul e. Apabi l a l ampu
dinyalakan selama 24 j am dan 1 kWh harganya Rp
100,00, maka unt uk menent ukan pembayaran list rik
selama 24 j am t ersebut sebagai berkut :
Daya lampu 40 W at au 0,040 kW, j ika dinyalakan
selama 24 j am, maka energi list rik yang dipakai adalah
0, 040 kW × 24 j am = 0, 960 kWh. Jadi, harga yang
harus dibayar adalah 0, 960 kWh × Rp 100, 00/ kWh
= Rp 96, 00
Cont oh soal 11. 2:
1. Pada sebuah l ampu pi j ar ber t ul i skan 220 V/
100 W. Ji k a l ampu di pasang pada beda
t egangan 220 vol t sel ama sepul uh sekon.
Tent ukan ener gi l i st r i k yang di gunakan ol eh
lampu!
Penyel esai an:
Diket ahui : V = 220 V sesuai dengan yang
t ert ulis pada lampu
P = 100 W
t = 10 sekon
Ener gi dan Daya List r ik
237
Dit anya : W = . . . . ?
Jaw ab : W = P t
= 100 W × 10 s
= 1000 j oule
2. Pada lampu pij ar t er t ulis label 220 V/ 100 W.
Seandainya lampu dihubungkan dengan beda
pot ensial 110 volt . Hit ung daya lampu!
Penyel esai an:
Diket ahui : V = 220 V ( yang t ert ulis pada
lampu)
V'
= 110 V ( yang dihubungkan
dengan lampu)
P = 100 W ( yang t ert ulis pada
lampu)
Dit anya :
P'
= ( daya lampu set elah
dihubungkan dengan
beda t egangan V' )
Jaw ab :
½
°
° § ·
¾
¨ ¸
© ¹
°
°
¿
2
2
2
( V' )
P' =
V'
R
P' = × P
V
( V)
R=
P
§ ·
¨ ¸
© ¹
P
2
110
' = × 100 ƻ
220
§ ·
¨ ¸
© ¹
P
2
1
' = × 100 ƻ
2
= 25 :
Al at - al at Pemanas yang Menggunak an Ener gi Li st r i k
Li st r i k dapat meni mbul kan panas at au kal or.
Misalnya bola lampu list rik set elah beberapa lama
menyala maka akan t erasa panas. Set rika list rik,
kompor list rik, solder list rik dan magic j ar, semuanya
akan menj adi t er asa panas kar ena adanya alir an
list rik. Berapa besar kalor yang dihasilkan oleh arus
list rik dan fakt or apa yang menimbulkannya?
I PA Terpadu I X
238
Unt uk menj awab per t anyaan ini, mar ilah kit a
pelaj ari keset araan energi list rik dengan kalor. Sebuah
kondukt or memiliki hambat an R ( :) dan dialiri arus
list r ik I ( A) selama t ( sekon) akan menimbulkan
energi list rik W ( j oule) . Apabila energi list rik dalam
kondukt or i t u sel ur uhnya di ubah menj adi ener gi
kalor, Q, maka energi kalor yang dit imbulkan oleh
penghant ar t ersebut sej umlah,
W = I
2
R t
Q = 0, 24 I
2
R t j oule
Dengan angka 0, 24 pada per samaan di at as
adalah angka keset araan dari j oule ke kalori.
Di kelas VI I I , kalian sudah mempelaj ari t ent ang
energi kalor yang pada umumnya j ika benda diberi
energi kalor akan mengalami kenaikan suhu pada
benda t ersebut . Misalkan air yang dipanaskan akan
meningkat suhunya dan dapat berubah menj adi uap.
Energi kalor yang diperlukan unt uk kenaikan suhu
t ert ent u dirumuskan sebagai berikut ;
Q = m c ( T
2
– T
1
)
Dengan m adalah massa benda yang dinyat akan
dalam kg, c adalah kalor j enis yang dinyat akan dalam
J/ kg
o
C, T
2
adalah suhu akhir dan T
1
adalah suhu
awal yang dinyat akan dalam
o
C.
Menur ut hukum Joul e, kawat yang memi l i ki
hambat an besar akan menghasilkan energi panas
dalam j umlah yang besar pula. Jenis logam- logam
t ert ent u j ika dialiri list rik dapat menghasilkan energi
kalor yang besar, misalnya nikel, krom, dan nikrom
sert a campuran ant ara nikel dan krom. Logam- logam
ini apabila dialiri arus list rik suhunya cepat meningkat
hingga t ampak membara, oleh karena it u j enis logam-
logam ini banyak dipakai sebagai elemen pemanas
pada set rika list rik, kompor list rik, dan solder. I ngat ,
pada umumnya kondukt or yang baik mer upakan
penghant ar panas yang baik pula.
Ener gi dan Daya List r ik
239
Pada las list rik dan sekering j uga menggunakan
prinsip perubahan energi list rik menj adi energi kalor.
Dal am pr oses l as l i st r i k, kondukt or mel ebur dan
menyat u dengan bahan l ai n. Sedangkan pada
pengaman at au seker i ng t er dapat kawat yang
mampu membawa sej umlah besar arus list rik. Jika
arus melebihi bat as sekering, maka kawat t ersebut
akan melebur dan menyebabkan rangkaian put us.
Cont oh alat - alat pemanas list rik dan elemennya
dit unj ukkan oleh Gambar 11. 1 berikut ini.
Cont oh soal 11. 3:
1. Sebuah alat pemanas berhambat an 160 ohm dan
padanya mengalir arus list rik 2 ampere. Jika alat
digunakan selama 15 menit . Hit ung kalor yang
dihasilkan plat pemanas!
Penyel esai an:
Diket ahui : R = 160 ohm
I = 2 A
t = 15 menit
= 15 × 60 sekon
= 900 sekon
Dit anya : Q = . . . . kalor?
Jaw ab : Q = W = 0, 24 I
2
R t
= ( 0, 24 × 4 × 160 × 900)
= 138240 kalori
= 1, 38 × 10
5
kalori
Gam b ar 1 1 . 1 Al at - al at pemanas l i st r i k
I PA Terpadu I X
240
Ran gk u man
Ref l ek si
1. Energi list rik yang diperlukan unt uk mengalirkan muat an list rik
pada suat u rangkaian:
W = Q V
= V I t
= I t
=
V
t
R
2
2. Daya list rik = usaha yang dilakukan t iap sat uan wakt u

W
P V I
t
3. KWh met er: alat ukur unt uk menent ukan besarnya energi list rik
yang digunakan.
4. 1 kWh = 3, 6 × 106 j oule
5. Daya pada alat list rik set elah dihubungkan dengan beda pot ensial:
§ ·

¨ ¸
© ¹
V
P P
V
'
'
Sekarang ini pemerint ah sedang giat - giat nya mensosialisasikan
gerakan hemat energi. Memang pada saat ini negara kit a sedang
mengalami krisis energi. Dalam hubungannya dengan penggunaan
energi, coba sebut kan alat - alat list rik sepert i apakah yang cenderung
banyak menggunakan energi list rik! Jelaskan!
Jika kalian sudah memahami mat eri bab ini, t ent u mudah unt uk
menj awab pert anyaan di at as, bukan? Nah, silakan melanj ut kan
pembelaj aran ke bab berikut nya.
Ener gi dan Daya List r ik
241
A. Pi l i h l a h sa t u j a w a b a n y a n g p a l i n g b en a r d en g a n ca r a
member i t anda si l ang ( X) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Di ant ara energi di bawah ini, yang paling mudah diubah menj adi
energi bent uk lain adalah . . . .
a. energi cahaya c. energi bunyi
b. energi kalor d. energi list rik
2. Besar energi list rik yang t imbul selain sebanding dengan t egangan
dan kuat arus j uga sebanding dengan . . . .
a. pot ensial list rik c. muat an list rik
b. wakt u d. kapasit as list rik
3. Beda pot ensial sebuah penghant ar V, kuat arus list rik I , mengalir
selama t det ik di dalam penghant ar t ersebut . Maka besar energi
yang dihasilkan sebesar . . . .
a. W =
V
R
2
I c. W = V I t
b. W =
Vt
I
d. W =
V I
t
4. Apabila V adalah beda pot ensial sebuah penghant ar, I adalah kuat
ar us l i st r i k, R adal ah hambat an penghant ar, P adal ah daya
penghant ar, dan t adalah wakt u at au lamanya arus mengalir, maka
energi list rik yang t imbul t idak dinyat akan dalam . . . .
a. W = V I t c. W =
V
R
2
t
b. W = I
2
R t d. W = P/ t
5. Berikut ini yang buk an merupakan sat uan energi adalah . . . .
a. j oule c. wat t j am
b. kWh d. volt ampere
6. Sat uan yang t i dak set ara dengan j oule adalah . . . .
a. wat t sekon c. volt ampere sekon
b. kWh d.

2
volt sekon
ohm
Uj i Kompet ensi
I PA Terpadu I X
242
7. 1 kWh set ara dengan . . . .
a. 3, 6 j oule c. 3, 6 × 10
6
j oule
b. 3, 6 × 10
4
j oule d. 3, 6× 10
8
j oule
8. Alat - alat berikut ini yang t i dak mengubah energi list rik menj adi
kalor adalah . . . .
a set rika list rik c. kipas angin
b. magic j ar d. solder list rik
9. 1 j oule set ara dengan . . . .
a. 0, 24 kalori c. 24 kalori
b. 4, 2 kalori d. 42 kalori
10. Kal or j eni s ai r adal ah 1 kal / g °C. Ji ka 1 kal or i set ar a dengan
4, 2 Joule, maka kalor j enis air t ersebut set ara dengan . . . j oule/ kg
°C
a. 0, 24 c. 4200
b. 4, 2 d. 8400
11. Di dal am sebuah kondukt or, besar ener gi kal or yang t i mbul
sebanding dengan kuadrat kuat arus. Jika kuat arus list rik diperbesar
menj adi 2 kali, maka besar energi kalor menj adi . . . energi kalor
mula- mula.
a. 2 kali c. 8 kali
b. 4 kali d. 16 kali
12. Sebuah pesawat radio menggunakan dua buah bat erai yang disusun
secar a ser i . Apabi l a GGL masi ng- masi ng bat er ai 1, 5 vol t dan
hambat an bat erai diabaikan sert a arus list rik yang mengalir 0, 04
ampere, maka besar energi selama 15 menit adalah . . . .
a. 0, 9 j oule c. 10, 8 j oule
b. 1, 8 j oule d. 108 j oule
13. Banyaknya energi yang digunakan dalam wakt u sat u det ik disebut
. . . .
a. t enaga c. kerj a
b. usaha d. daya
14. Sebuah lampu pij ar bert uliskan 25 wat t , maka dalam wakt u sat u
det ik lampu t ersebut menggunakan energi sebesar . . . .
a. 25 erg c. 25 kalori
b. 25 wat t d. 25 j oule
Ener gi dan Daya List r ik
243
15. Berikut ini yang menunj ukkan hubungan ant ara daya list rik dengan
energi list rik adalah . . . .
a. P =
W
t
c. W =
P
t
b. P = W t d. W =
t
P
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan t epat !
1. Sebuah lampu pij ar bert uliskan 200 V/ 25 W. Berapa besar hambat an
lampu j ika lampu dipasang pada t egangan sumber sebesar:
a. 200 volt
b. 100 volt
c. Samakah besar hambat an pada j awaban ( a) dan ( b) ?
2. Pada sebuah lampu bert uliskan 200 V/ 40 W. Berapa besar daya
lampu j ika lampu t ersebut dihubungkan dengan sumber t egangan:
a. 200 volt
b. 100 volt
c. samakah besar daya keduanya?
3. Sebuah alat pemanas t ert ulis 220 V/ 100 W. Alat pemanas t ersebut
digunakan selama 10 sekon. Ber apa besar ener ginya, bila alat
pemanas dihubungkan dengan sumber t egangan:
a. 220 V
b. 110 V
4. Sebuah alat list rik bert uliskan 220 V/ 40 W. Berapa besar energinya
bila alat digunakan selama 2 j am pada beda pot ensial 220 V,
a. dalam sat uan kWh,
b. dalam sat uan j oule?
5. Sebuah r umah t angga menggunakan 4 buah l ampu masi ng-
masi ng 40 wat t . Sebuah TV 80 wat t dan sebuah set r i ka 300
wat t . Apabi l a r at a- r at a t i ap har i al at - al at l i st r i k t er sebut di pakai
6 j am.
Hi t ungl ah:
a. Energi yang dipakai dalam sehari ( kWh) !
b. Energi yang dipakai dalam sat u bulan ( 30 hari) dinyat akan dalam
sat uan kWh!
c. Apabila t arif list rik Rp 100, 00 t iap kWh, berapa biaya dalam 1
bulan?
P r o y e k
Tuj uan
Menyelidiki perubahan energi list rik.
Al at dan Bahan
1. Sebuah lampu pij ar
2. Dua buah bat erai
3. Sebuah lilin
4. Kabel
Car a Ker j a
1. Hubungkan lampu dengan kabel.
2. Amat i lampu, menyala at au t idak lampu t ersebut ?
3. Hubungkan lampu dengan bat erai.
4. Bagaimana keadaan lampu, menyala at au t idak?
5. Lepaskan lampu it u dari kabel dan lepas pula bat erainya.
6. Hubungkan kembali kabel dan bat erai.
7. Uj ung- uj ung kabel yang t adi di hubungkan dengan l ampu
hubungkan dengan lilin. Tunggu beberapa saat .
8. Amat i lilin, apa yang t erj adi pada lilin.
9. Apa kesimpulan kalian, set elah melakukan kegiat an ini?
I PA Terpadu I X
244
A. Pi l i h l a h sa t u j a w a b a n y a n g p a l i n g b en a r d en g a n ca r a
member i t anda si l ang pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Di bawah ini adalah komposisi yang menyusun urine pada manusia,
k ecual i . . . .
a. urea dan garam
b. prot ein
c. zat warna empedu
d. amoniak
2. Fungsi kulit adalah sepert i t ersebut di bawah ini, k ecual i . . . .
a. t empat pembuat an vit amin A
b. t empat penyimpanan kelebihan makanan
c. sebagai pengat ur suhu t ubuh
d. sebagai pelindung t ubuh
3. Perist iwa ovulasi adalah . . . .
a. t erj adinya peleburan sel sperma dan sel t elur
b. lepasnya sel t elur dari ovarium
c. masa perkembangan embrio dalam rahim
d. t erbent uknya sel t elur di ovarium
4. Berikut ini merupakan alat perkembangbiakan j ant an, k ecual i . . . .
a. vas deferens
b. saluran fallopi
c. penis
d. edidimis
5. Bagian sar af t empat per t emuan ant ar a dendr it dan neur it disebut
. . . .
a. sinapsis
b. akson
c. badan sel
d. neur on
6. Perhat ikan dat a di bawah ini:
1. r angsang
2. saraf sensorik
3. saraf mot orik
4. ot ak
5. neuron perant ara
6. gerakan
Lat i han Semest er Gasal
Lat ihan Semest er Gasal
245
Urut an j alannya rangsang pada gerak refleks adalah . . . .
a. 1 - 3 - 5 - 2 - 6
b. 1 - 3 - 4 - 2 - 6
c. 1 - 2 - 5 - 3 - 6
d. 1 - 2 - 4 - 3 - 6
7. Fakt or ut ama yang memengaruhi adapt asi di darat adalah . . . .
a. kelebihan air
b. kekurangan air
c. t ekanan udara
d. suhu udara
8. Penyesuaian fungsi alat t ubuh disebut adapt asi . . . .
a. morfologi
b. t ingkah laku
c. fisiologi
d. seleksi alam
9. Jika kacang bulat ( Bb) int ermediet disilangkan dengan kacang bulat
( BB) dominan, maka yang dihasilkan . . . .
a. 75% bulat , 25% kisut
b. 25% bulat , 50% bulat int ermediet , 25% kisut
c. 50% bulat , 50% kisut
d. 50% bulat , 50% bulat int ermediet
10. Cara bercocok t anam t anpa menggunakan t anah sebagai media
t anamnya disebut . . . .
a. t anam paksa
b. hidr oponik
c. t umpang sari
d. pert anian
11. Pernyat aan- pernyat aan di bawah ini benar, k ecual i . . . .
a. induksi list rik yait u pemisahan muat an list rik di dalam suat u
penghant ar
b. elekt roskop adalah alat unt uk menget ahui muat an list rik
c. prot on dapat berpindah dari suat u t empat ke t empat lain
d. pot ensial list rik adalah energi pot ensial list rik persat uan muat an
12. Bat ang ebonit yang net ral dapat diubah menj adi bermuat an negat if
j ika . . . .
a. dipanaskan
b. didinginkan
c. digosok dengan amplas
d. digosok dengan kain wol
I PA Terpadu I X
246
13. Jika suat u penghant ar didekat i benda bermuat an, maka dalam
penghant ar i t u t er j adi pemi sahan muat an posi t i f dan negat i f.
Perist iwa ini disebut . . . .
a. semikondukt or
b. imbas
c. medan list rik
d. pot ensial list rik
14. Penyebab t erj adinya arus list rik adalah . . . .
a. beda t emperat ur pada uj ung- uj ung penghant ar
b. beda pot ensial pada kedua uj ungnya
c. muat an list rik pada uj ung- uj ungnya
d. aliran energi
15. Sebuah elemen dengan ggl 3 volt memiliki hambat an dalamnya
0, 1 ohm di per l ukan unt uk menyat akan l ampu keci l dengan
hambat an 1, 4 ohm. Besarnya t egangan j epit adalah . . . .
a. 0, 028 V
b. 0, 28 V
c. 2, 8 V
d. 28 V
16. Hambat an suat u kawat penghant ar akan berkurang besarnya j ika
. . . .
a. lebih panj ang
b. lebih besar penampangnya
c. lebih panas
d. t erbuat dari t embaga
17. Besarnya energi list rik t ergant ung dari:
(1) kuat arus lsit rik
(2) hambat an list rik
(3) wakt u
Pernyat aan yang benar adalah . . . .
a. 1
b. 1 dan 3
c. 1 dan 2
d. 1, 2, dan 3
18. Energi yang t imbul pada alat list rik 2 ohm dan dialiri 0, 5 ampere
selama 1 menit adalah . . . .
a. 0, 6 j oule
b. 6 j oule
c. 60 j oule
d. 600 j oule
Lat ihan Semest er Gasal
247
I PA Terpadu I X
248
19. Filamen sebuah lampu pij ar list rik yang put us set elah disambung,
nyalanya lebih t erang. Hal ini disebabkan . . . .
a. kuat arusnya berkurang
b. t egangannya bert ambah
c. kuat arusnya bert ambah
d. hambat annya bert ambah
20. Sebuah alat list rik menimbulkan energi 10. 000 j oule. Jika arusnya
10 ampere selama 10 det ik, maka besar hambat annya . . . .
a. 10 ohm
b. 20 ohm
c. 100 ohm
d. 200 ohm
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Sebut kan 3 fungsi, sist em saraf sebagai sist em koordinasi!
2. Persilangan AaBb dengan AaBb menghasilkan ket urunan F2
a. Berapakah yang bergenot if AABB?
b. Berapakah yang bergenot if aabb?
c. Berapakah yang bergenot if AaBb?
3. Apakah yang dimaksud biot eknologi?
4. Jika ingin membuat sebuah elemen pemanas 500 wat t dengan
sebuah kawat yang nilai hambat annya 5 ohm t iap met er, sedangkan
t egangan sumber 250 volt . Berapa met er kawat yang diperlukan?
5. Kawat t embaga yang hambat j enisnya 0, 017 ohm mm
2
panj angnya
2 met er. Ji ka l uas penampangnya 434 mm
2
, berapakah besar
hambat annya?
Kemagnet an
249
Pet a Konsep
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan cara memahami mat eri i ni .
• Magnet • Par amagnet i k • I nduk si • Gaya Lor ent z
• Fer r omagnet i k • Di amagnet i k • Medan Magnet
1. Fer r omagnet i k
2. Par amagnet i k
3 . Di amagnet i k
1. Tar i k- menar i k
2. Tol ak- menol ak
Car a Meng hi l angk an
Si f at Magnet
Gaya Lor ent z dan
Pen gg un a an ny a
Si f at Kut ub
Ma g n et
Si f at Magnet
Ba h a n
Car a membuat Magnet :
1. Menggosok
2. Al i r an Ar us Li st r i k
3. I nduksi
Medan Magnet Teo r i
Kem a gn et a n
Bu m i
Al at dengan
Pr i n si p
El ek t r omagnet i k
Kem a gn et a n
dibedakan
dibedakan
membahas
apl i k asi
Unt uk memper mudah memahami mat er i i ni , per hat ikan pet a konsep ber i kut ini.
Pada suat u har i Ani mendekat i i bunya yang sedang menj ahit . I a
memper hat i kan gerakan j ar um di at as kai n. Tanpa sengaj a Ani mengambi l gunt i ng
yang ada di depannya. Kemudi an ia menempelkan uj ung gunt ing pada kancing baj u
yang t er buat dari pl ast ik.
Ani t i dak mel i hat kej adi an yang mengher ankan bagi nya. Ani t erher an- her an
pada saat uj ung gunt i ng i a t empel kan pada j ar um. Ter nyat a j ar um menempel pada
uj ung gunt i ng yang sedang ia pegang. Sambi l meloncat - l oncat kegi r angan Ani
ber t anya kepada i bunya. Bu, kenapa j ar um bi sa menempel pada uj ung gunt i ng?
Sambil mel ont ar kan senyum I bu Ani menol eh ke arah Ani, dan berusaha unt uk
menj awab bahwa gunt ing dan j ar um t er buat dar i bahan besi. Diskusi Ani dan i bunya
hanya ber muara pada bahan yang digunakan unt uk gunt ing dan j arum. Tent u t i dak
semua besi bi sa menar ik benda l ai n, unt uk menget ahui penyebabnya, mari l ah kit a
i kut i penj el asan dal am mat eri pokok ber ikut .
Kemagnet an
Bab 12
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
250
A. Si f at Ku t u b Magn et
A. Tu j u an
Menget ahui sif at kemagnet an suat u benda.
B. Al at dan Bahan
1. Paku besi, paku baj a, kawat aluminium, kawat t embaga, t imah
( zeng) , gabus, kert as, kaca, kayu, dan bat u.
2. Magnet bat ang.
C. Car a Ker j a
1. Peganglah uj ung magnet bat ang dan uj ung lainnya dekat kan
pada paku besi.
2. Apa yang dialami oleh paku besi? Jelaskan.
3. Ulangi kegiat an yang sama unt uk paku baj a. Apa yang t er j adi
pada paku baj a? Mengapa demiki an?
4. Ulangi kegiat an yang sama unt uk masing- masing benda yang
t el ah t er sedia di at as, ant ar a l ain: kawat alumini um, kawat
t embaga, t imah, gabus, ker t as, kaca, kayu, dan bat u.
5. Amat ilah apa yang dialami oleh masing- masing benda ket ika
uj ung magnet bat ang di dekat kan.
6. Cat at dal am t abel pengamat an yang kalian perol eh.
7. Mengapa benda- benda t er sebut ada yang menempel dan
ada yang t idak menempel ket ika uj ung magnet di dekat kan?
Tabel 12. 1 Dat a Pengamat an
Kegi at an 1 2 . 1
Nama Bend a yang
Yan g Di al ami ol eh Bend a
Di dek at k an Magnet
Paku besi . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . .
Paku baj a . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . .
Aluminium . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . .
Tembaga . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . .
Timah . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . .. . . .
Kemagnet an
251
A. Tu j u an
Menent ukan j enis benda yang mempunyai sif at kemagnet an.
B. Al at dan Bahan
1. Raki t an st at if
2. Sebuah magnet bat ang
3. Mur, pelat seng, pel at besi at au baj a, pel at t embaga dan
pel at t imbal, ker t as, plast ik, alumi nium foil, dan kayu
C. Car a Ker j a
1. Jepit lah magnet bat ang pada st at if dal am posisi horizont al.
2. Dekat kan mur pada permukaan magnet yang menghadap
ke bawah. Maka mur akan menempel pada magnet .
D. Hasi l Pengamat an
Dar i hasi l pengamat an, t er nyat a apabil a masi ng- masing benda
diselipkan di ant ar a mur dan magnet , ada dua kemungki nan
kej adi an yai t u mur t et ap menempel at au mur j at uh. Apa
kesimpulan kalian dari kej adian ini?
Kegi at an 1 2 . 2
8. Coba kelompokkan kedua j enis benda didasar kan pada bisa
t idaknya benda menempel pada magnet . Amat i j enis kedua
kelompok it u didasarkan pada j enis logam dan bukan logam.
9. Apakah semua benda j enis logam bisa dit ar i k oleh magnet ?
10. Apakah semua j enis benda bukan logam dapat dit ar ik oleh
magnet ?
11. Apa koment ar kalian t ent ang kedua j enis benda t er sebut ?
D. Hasi l Pengamat an
Ber ilah suat u kesimpulan unt uk menj awab j enis benda mana
yang mudah dit ar ik oleh magnet dan berilah alasan!
I PA Terpadu I X
252
A. Tu j u an
Menget ahui kekuat an magnet bat ang.
B. Al at dan Bahan
1. Sehelai kert as
2. Paku- paku kecil at au serbuk besi
3. Sebuah magnet bat ang
C. Car a Ker j a
1. Tempat kan paku- paku kecil at au serbuk besi pada ker t as
dan let akkan di at as mej a.
2. Gul unglah sebuah magnet bat ang t er sebut pada paku- paku
kecil at au ser buk kecil.
3. Angkat magnet bat ang t adi, dan amat i bagian mana yang
banyak di t empeli ol eh paku- paku keci l at au ser buk besi?
4. Apakah pada semua bagian magnet memil iki kekuat an yang
sama unt uk menarik benda- benda kecil di sekit ar nya?
D. Hasi l Pengamat an
Berilah suat u kesimpulan unt uk menj awab! Apa koment ar kalian
mengenai kekuat an magnet bat ang dan apa art i i t u semua?
Kegi at an 1 2 . 3
I nfo MEDI A
Ji ka sebuah magnet di gant ung di t engahnya, magnet t ersebut mencoba
unt uk menunj uk ke arah ut ara dan sel at an. Hal i ni kar ena kut ub- kut ubnya
di t ari k ol eh kut ub- kut ub megnet i s bumi . Dal am sebuah magnet , “ kut ub
ut ara” sebenarnya berar t i “ kut ub pencari arah ut ara”. I ni l ah uj ung yang
mencoba menunj uk ke ut ara.
A. Tu j u an
Menget ahui sifat ant ar kut ub magnet .
Kegi at an 1 2 . 4
Kemagnet an
253
B. Al at dan Bahan
1. Sebuah balok at au bat ang kayu
2. Dua buah magnet bat ang
3. Sebuah baskom at au sej eni snya yang sudah di i si ai r
secukupnya
C. Car a Ker j a
1. Ambil baskom yang sudah ber isi air t adi.
2. Masukkan bat ang kayu ke dalam baskom.
3. Let akkan pel an- pel an sebuah magnet di at as kayu dan
lepaskan.
4. Mengarah ke manakah magnet i t u?
5. Put arlah magnet it u sediki t dan lepaskan.
Mengarah ke manakah magnet i t u?
6. Sal ah sat u kut ub magnet it u selalu ber usaha menghadap
ut ar a maka kut ub magnet t er sebut disebut kut ub apa?
7. Kut ub magnet yang sat u lagi selalu ber usaha menghadap
sel at an maka kut ub magnet disebut kut ub apa?
8. Menurut pendapat kali an sebuah magnet memili ki ber apa
kut ub? Sebut kan kut ub- kut ub magnet t ersebut .
9. Ber ilah t anda masing- masi ng unt uk kut ub ut ar a dan kut ub
sel at an magnet bat ang yang t erapung di dalam air.
10. Ambillah sebuah magnet bat ang yang lain.
11. Dekat kan kut ub selat an magnet ini pada kut ub ut ar a magnet
yang t er apung.
12. Amat ilah, apa yang kalian lihat pada magnet yang t er apung
di air ?
13. Dekat kan kut ub selat an magnet yang kalian pegang dengan
kut ub sel at an magnet yang t er apung.
14. Amat ilah, apa yang t erj adi pada magnet yang t erapung di air?
15. Apa koment ar kalian saat kedua uj ung magnet yang berbeda
kalian dekat kan dan begit u sebaliknya uj ung magnet yang sama
j enis.
D. Hasi l Pengamat an
Berilah suat u kesimpulan unt uk menj awab pert anyaan, mengapa
kedua uj ung yang ber beda akan t ar ik- menar ik dan sebaliknya
akan t olak- menolak!
I PA Terpadu I X
254
Di dalam kehidupan sehari- hari
kat a “ magnet ” sudah sering kit a
dengar. Namun sering j uga ber pikir
bahwa j ika mendengar kat a magnet
selalu berkonot asi menar ik benda.
Kit a bisa mengambil suat u barang
hanya dengan sebuah magnet ,
misalkan pada peralat an perbeng-
kelan biasanya dilengkapi dengan
sifat magnet sehingga memudah-
kan unt uk mengambil benda yang
j at uh di t empat yang sulit dij angkau
ol eh t angan secar a l angsung.
Bahkan banyak peralat an yang sering kit a gunakan,
ant ara lain bel list rik, t elepon, dinamo, alat - alat ukur
list rik, kompas yang semuanya menggunakan magnet .
Asal kat a magnet diduga dari kat a magnesia yait u
nama suat u daer ah di Asia kecil. Menurut cerit a di
daerah it u + 4. 000 t ahun yang lalu t elah dit emukan
sej enis bat u yang memiliki sifat dapat menarik besi
at au baj a at au campuran logam lainnya. Benda yang
dapat menar ik besi at au baj a inilah yang disebut
magnet .
I nfo MEDI A
Penelit i an t ent ang kemagnet an
per t ama kal i di l akukan ol eh
Pierre de Maricourt pada 1269.
Dar i peneli t ian ini disi mpul kan
bahwa magnet memi l i ki dua
k ut ub y ang sear ah dengan
kut ub ut ara dan sel at an bumi.
Pada 1600, Wi l l i am Gi l ber t
menyi mpulkan bumi mer upa-
kan magnet raksasa.
B. Si f at Magn et Bah an
Berdasarkan kegiat an 12.1 - 12.4, sifat kemagnet an
suatu benda digolongkan menj adi dua golongan yait u:
benda magnet ik dan benda nonmagnet ik.
Benda magnet ik yait u benda- benda yang dapat
dit arik oleh magnet sedangkan benda nonmagnet ik
yai t u benda- benda yang t idak dapat di t ar i k oleh
magnet .
Di dalam percobaan yang lebih t elit i diper oleh
penggolongan benda yang t erdiri at as fer romagnet ik,
par amagnet i k, dan di amagnet i k. Fer r omagnet i k
adalah benda yang di t ar ik kuat ol eh magnet dan
paramagnet ik adalah benda yang dit arik l emah oleh
magnet sedangkan diamagnet ik adalah benda yang
Kemagnet an
255
C. Car a Membuat Mag net
Kegi at an 1 2 . 5
dit olak oleh magnet , cont oh benda ferr omagnet ik
ant ar a l ain besi, baj a, nikel, kobal t dan ber bagai
logam campuran yang lain. Sedangkan cont oh benda
diamagnet is adalah bi smut dan t i mah, alumini um,
ser t a st ainless.
Telah kalian ket ahui bahwa magnet adalah benda
yang dapat menarik suat u benda t ert ent u misalnya
besi at au baj a yang ada di dekat nya. Set iap magnet
terdiri atas dua bagian yang mempunyai daya t ariknya
t er besar. Pada magnet bat ang, daya t arik t er besar
t er dapat pada uj ung- uj ung magnet t ersebut . Bagian
magnet yang daya t ariknya t er besar disebut kut ub
magnet . Oleh kar ena it u set iap magnet mempunyai
dua buah kut ub yait u kut ub ut ar a, U, dan kut ub
selat an, S.
Apabi l a k ut ub ut ar a dengan k ut ub sel at an
didekat kan akan t arik- menarik, ( U- S) , sedangkan
kut ub ut ar a apabila di dekat kan dengan kut ub ut ar a
akan t olak- menolak, ( U- U) .
Kut ub sel at an apabil a didekat kan dengan kut ub
sel at an akan t er j adi t ol ak- menol ak, ( S- S) . At au
dengan kat a lain kut ub senama t olak- menolak, t idak
senama t ar ik- menar ik.
A. Tu j u an
Menget ahui suat u gej ala kemagnet an dar i magnet buat an.
B. Al at dan Bahan
1. Sebuah magnet t et ap yang cukup kuat
2. Bat ang besi at au baj a
3. Benda- benda kecil, misal: paku dan j ar um
I PA Terpadu I X
256
C. Car a Ker j a
1. Ambi l magnet dan gosokkan sal ah sat u uj ungnya ke
bat ang besi sepanj ang bat ang dalam sat u ar ah secar a
ber ulang- ulang sepert i dit unj ukkan oleh gambar.
2. Dekat kan bat ang besi yang t elah digosok dengan paku-
paku kecil. Amat i, apa yang t erj adi pada paku-paku t ersebut .
3. Apakah paku t er sebut dit ar ik ol eh bat ang besi? Jelaskan.
4. Gant ilah paku besi dengan j ar um.
5. Amat i apa yang t er j adi pada j ar um? Jelaskan.
D. Hasi l Pengamat an
Ber i lah suat u kesimpulan diser t ai al asan unt uk menj awab
mengapa besi set elah digosok mempunyai sif at kemagnet an!
mag net
besi
U
S
Kemagnet an
257
A. Tu j u an
Membuat j eni s magnet buat an dengan paku yang di l i l i t i
kumparan dan dialir i arus list r ik.
B. Al at dan Bahan
1. 1 paku besar at au besi bet on
2. Beber apa paku kecil
3. Kawat t r ansformat or at au kawat ber isol asi
4. 1 bat erai
C. Car a Ker j a
1. Ambil paku besar dan dekat kan pada paku- paku kecil.
2. Bagaimana int er aksi paku kecil?
3. Apakah paku- paku kecil t er sebut dit ar ik ol eh paku besar?
4. Mengapa demikian?
5. Lil it kan kawat t ransformat or pada paku besar sear ah dar i
pangkal sampai uj ung.
6. Hubungkan kedua uj ung kawat dengan kut ub- kut ub
sebuah bat er ai dan dekat kan pada paku- paku kecil, seper t i
gambar di bawah ini.
7. Amat i apa yang t erj adi pada paku- paku kecil.
8. Apakah paku- paku kecil dit arik oleh paku besar ? Mengapa
demikian?
Kegi at an 1 2 . 6
I PA Terpadu I X
258
9. Lepaskan bat erai, amat i apa yang t er j adi pada paku- paku
kecil.
10. Apakah paku- paku kecil t et ap menempel at au berj at uhan?
Mengapa demikian?
D. Hasi l Pengamat an
Bagai manakah kesi mpul an kal ian, set el ah mel akukan
Kegi at an 12. 6?
A. Tu j u an
Membuat magnet buat an dengan cara menggosok.
B. Al at dan Bahan
1. Sebuah magnet bat ang yang cukup kuat
2. Sebuah st at if
3. Paku besi at au paku baj a yang besar
4. Paku- paku kecil
C. Car a Ker j a
1. Tar iklah magnet pada st at if seper t i pada gambar.
Kegi at an 1 2 . 7
U
S
Kemagnet an
259
2. Ambil paku besar dan dekat kan pada magnet .
3. Apa yang t er j adi pada paku besar ?
4. Apakah paku besar menempel pada magnet ? Mengapa
demikian?
5. Jika paku besar menempel pada magnet , kemudian dekat kan
paku- paku kecil pada paku besar.
6. Apakah paku- paku kecil menempel pada paku besar? Mengapa?
D. Hasi l Pengamat an
Bagaimanakah kesimpulan kalian setelah melakukan Kegiat an 12.7?
1. Car a Membuat Magnet
Magnet ada dua j enis yait u magnet alam dan
magnet buat an. Ada berbagai car a unt uk membuat
magnet , ant ar a lain:
a. dengan cara menggosokkan magnet t et ap,
b. dengan ali r an ar us list rik,
c. dengan i nduksi ( inf luensi at au imbas) .
a. Deng an car a meng gosok k an mag net t et ap
Benda- benda kecil, misalnya j arum at au paku
apabil a kit a dekat kan dengan sebat ang besi at au
sebat ang baj a t ernyat a benda- benda kecil t er sebut
t idak dapat dit ar ik oleh bat ang besi at au baj a. Hal ini
menunj ukkan bahwa besi at au baj a t i dak ber sifat
sebagai magnet . Besi at au baj a dapat dibuat magnet
ant ar a lain dengan cara menggosokkan salah sat u
uj ung magnet t et ap di sepanj ang bat ang besi, at au
baj a ke sat u arah secara berulang- ulang. Secara fisika
bahwa benda- benda yang bisa dibuat magnet adalah
benda at au mat erial yang sudah mempunyai sifat
kemagnet an yang t er diri dar i domain- domain at au
magnet- magnet kecil yang disebut magnet element er.
Saat t er j adi penggosokan dengan arah yang
t er at ur mengaki bat kan adanya pengar uh medan
magnet dari magnet permanen yang dapat digunakan
unt uk menyearahkan posisi domain. Dengan posisi
yang searah t ent u mengakibat kan adanya gaya yang
di t i mbu l k an ol eh domai n t er sebu t seh i ngga
menj adikan benda ber magnet .
I PA Terpadu I X
260
b. Dengan al i r an ar us l i st r i k
Pada Kegi at an 12. 6 di t un-
j ukkan bahwa paku besar yang
di l i l i t i ol eh sebuah k umpar an
set el ah di hu bu ngk an dengan
bat erai kemudian dekat kan dengan
paku- paku keci l , t er nyat a paku
kecil akan menempel pada paku
besar t er sebut . Apabi l a bat er ai
at au sumber ar us l ist r i k sear ah
( DC) digant i dengan sumber ar us
l i st r i k bol ak- bal i k ( AC) ber -
t egangan r endah maka paku besar
t et ap bersifat sebagai magnet . Jika
ar us l i st r i k diput us maka paku-
paku keci l yang menempel pada
paku besar dalam hit ungan det ik
akan ber j at uhan at au lepas. Berart i
paku besar sudah hilang kemag-
net annya. Jadi, sifat kemagnet an
paku besar hanya t er j adi sel ama
ada alir an list rik. Dikat akan bahwa
pak u besi men j adi magn et
sement ar a. Seandainya paku besi
digant i dengan l ogam baj a, maka
set elah arus li st rik diput us, logam
t et ap ber sifat sebagai magnet . Karena baj a dapat
dibuat magnet yang bersif at per manen ( t et ap) .
Secara fisika dapat dij elaskan bahwa medan list rik
yang dit imbulkan oleh arus list rik akan mempengaruhi
posisi domain yang mengakibat kan posisi yang t idak
t erat ur berubah menj adi t er at ur at au sear ah. Dengan
posi si sear ah akan mempunyai kekuat an yang
ber sifat magnet .
Bagaimana car a menent ukan kut ub ut ara at au
selat an dari magnet buat an ini, kit a bisa melakukan
dengan cara, misalkan sebat ang besi at au baj a yang
t el ah di l i l i t i kawat ber i sol asi / kumpar an ( kawat
t ransformat or) dan dihubungkan dengan bat erai t elah
menj adi magnet . Maka unt uk menent ukan kut ub-
kut ub magnet nya dapat dilihat pada Gambar 12. 1!
Gam b ar 1 2 . 1 Ar ah kut ub- kut ub magnet
Gam b ar 1 2 . 2 Ar ah kut ub- kut ub magnet
set el ah ar us li st r ik di bal i k
U S
U S
kut ub magnet
Kemagnet an
261
Ga m b a r 1 2 . 3
Be r b a g ai b en t u k
mag net
Unt uk menent ukan ar ah kut ub- kut ub magnet
digunakan at ur an t angan kanan menggenggam. Jari-
j ar i yang menggenggam menunj ukkan ar ah ar us
list rik. Sedangkan ibu j ar i menunj uk kut ub ut ar a.
Jika arah arus list rik dibalik maka ar ah kut ub j uga
akan sebal iknya, seper t i Gambar 12. 2.
c. Deng an i ndu k si ( i nf l uensi at au i m bas)
Sebuah paku besar didekat kan
dengan sebu ah magnet y ang
dit aruh pada st at if maka paku akan
menempel pada magnet . Paku
besar yang t elah menempel pada
magnet j i ka di dekat i paku- paku
keci l , t er nyat a paku- paku keci l
menempel pada paku besar. Hal ini
disebabkan oleh paku besar yang
ber ada di dalam medan magnet
t er kena i nduksi sehingga ber si fat
sebagai magnet . Secar a konsep sama dengan
pembuat an magnet car a di gosok at au di l i l i t i
kumpar an yang dialir i list r ik. Akibat dari pengar uh
medan magnet sehingga paku yang menempel pada
magnet per manen memungkinkan posisi domain-
domai nnya menj adi t er at ur dan ber si f at sebagai
benda magnet .
Magnet buat an memil i ki beber apa bent uk, di
ant ar anya: ber bent uk bat ang per segi ( magnet
bat ang) , berbent uk j arum ( magnet j arum) ber bent uk
si l i nder ( magnet si l i nder ) dan ber bent uk U dan
ber bent uk t apak kuda, lihat Gambar 12. 3!
2. Car a Menghi l angk an Si f at Kemagnet an
Sifat kemagnet an suat u benda dapat dihilangkan
dengan car a di pukul at au di panaskan. Dengan
di pukul at au di panaskan maka domai n- domai n
ber gerak secara random dan t ak t erat ur, sehingga
sifat magnet yang di miliki j adi hil ang.
I PA Terpadu I X
262
D. Teor i Kemagn et an Bu mi
A. Tu j u an
Menget ahui arah j arum kompas dikait kan dengan arah magnet
bumi.
B. Al at dan Bahan
1. Selembar ker t as
2. Sebuah mist ar
3. Sebuah pensil
4. Sebuah kompas
C. Car a Ker j a
1. Let akkan kert as di at as mej a.
2. Tunj ukkan dengan t anda mana ut ara dan mana selat an.
3. Hubungkan kedua t anda t er sebut menggunakan gar is.
4. Let akkan kompas pada garis t ersebut .
5. Amat i j ar um kompas; menunj uk ar ah manakah j arum
kompas t ersebut ?
6. Penunj ukan j ar um kompas apakah berhimpit dengan gar is
yang kali an buat ?
7. Ji ka t i dak ber hi mpi t , gambar kan penunj ukkan j ar um
kompas pada garis yang kal ian buat t adi.
8. Berilah t anda pada sudut yang dibent uk oleh penunj ukan
j ar um kompas dengan ar ah ut ar a yang sebenar nya.
9. Ber i lah pul a sudut ant ara penunj ukan j ar um kompas
dengan ar ah sel at an yang sebenarnya.
10. Ulangi kegiat an ini menggunakan kert as yang lain.
D. Hasi l Pengamat an
Apakah kesimpulan kalian, set elah melakukan Kegiat an 12. 8,
j ika dikait kan dengan ar ah medan magnet bumi?
Kegi at an 1 2 . 8
Kemagnet an
263
Sebuah magnet yang bebas bergerak t er nyat a
sel alu menempat kan di r inya menur ut ar ah ut ar a –
sel at an. Hal ini menunj ukkan bahwa di per mukaan
bumi t er dapat medan magnet dan gaya yang
mempengar uhi kut ub- kut ub magnet t er sebut .
Kut ub ut ar a magnet sel alu menghadap ke arah
ut ar a. Hal ini dapat dij elaskan dengan ber anggapan
bahwa:
a. Di kut ub ut ara bumi t erdapat suat u kut ub selat an
magnet
b. Di kut ub selat an bumi t er dapat suat u kut ub ut ar a
magnet
c. Bumi sebagai sebuah magnet besar dengan
kut ub sel at an t erlet ak di dekat kut ub ut ar a dan
kut ub ut ara t erlet ak di dekat kut ub
selat an bumi ( lihat Gambar (12. 4) !
Magnet di dalam kompas pada
umumnya t i dak dapat menun-
j ukkan ut ar a–sel at an t et api agak
menyimpang. Sebab let ak kut ub-
kut ub magnet bumi t i dak t epat
pada kut ub- k ut ub bumi . Ol eh
kar ena it u garis- garis gaya magnet
bumi t i dak ber i mpi t ar ah ny a
den gan ar ah u t ar a- sel at an .
Penyimpangan dar i ar ah ut ar a–
sel at an y an g seben ar n y a i n i
disebut deklinasi, lihat Gambar 12. 5!
Besar nya deklinasi i ni dinyat akan dengan sudut
ant ara arah ut ar a sebenar nya dengan ar ah ut ar a
yang dit unj ukkan oleh magnet .
Sudut yang di bent uk oleh magnet dengan gari s
mendat ar di sebut i nkl i nasi . Adanya i nkl i nasi i ni
di sebabkan garis- gar i s gaya magnet bumi , t er nyat a
t i dak sej aj ar dengan per mukaan bumi. Ol eh kar ena
it u sebuah magnet j ar um yang dapat ber put ar pada
sumbu mendat ar bi asanya t idak menempat kan dir i
pada kedudukan mendat ar, t et api mi r i ng.
Gam b ar 1 2 . 4 Bumi sebagai magnet
Dek l i nasi
Ut ar a
S
Ga m b ar 1 2 . 5 Dekl i nasi
U
I PA Terpadu I X
264
E. Me d a n Ma g n e t d i Se k i t a r Ka w a t
Ber ar us Li st r i k
Kegi at an 1 2 . 9
A. Tu j u an
Menget ahui pengar uh medan magnet t er hadap kawat
berar us.
B. Al at dan Bahan
1. Sebuah magnet j arum
2. Kawat penghant ar
3. Dua buah bat erai
C. Car a Ker j a
1. Ambi l l ah sat u bat er ai , magnet j ar u m dan k awat
penghant ar.
2. Rangkailah alat t ersebut seper t i gambar di bawah i ni.
3. Amat ilah apa yang t erj adi.
4. Bagaimana arah ger ak magnet j ar um?
5. Jika ar ah ar us kalian balik, bagaimana perbedaan arah
magnet j arumnya?
6. Dengan car a yang sama, j auhkan j arak kawat berarus
dengan magnet j ar um. Apa yang t er j adi? Jelaskan!
7. Ambi l bat er ai yang l ai n, t ambahkan pada r angkai an
t er sebut sehingga menj adi dua bat er ai.
Medan Magnet di Sek i t ar Kaw at Penghant ar Lur us
U
S
A B
+

U
Kemagnet an
265
8. Lakukan dengan cara yang sama seper t i di at as, amat i
apa yang t erj adi?
9. Jauhkan sedikit let ak magnet j arum dengan kawat berarus.
Bagaimana besar simpangannya di bandingkan dengan
sebelumnya?
D. Hasi l Pengamat an
Bagaimana kesimpulan kalian set elah melakukan Kegiat an 12.7
j i ka di kai t kan besar nya ar us yang mengal i r pada kawat
penghant ar t er hadap penyimpangan j ar um magnet ?
Keg i at an 1 2 . 1 0
Medan Magnet Sebuah Kumpar an
A. Tu j u an
Menunj ukkan pengar uh medan magnet t er hadap sebuah
kumparan.
B. Al at dan Bahan
1. Sebuah kumpar an
2. Dua buah magnet j arum
3. Bat erai
C. Car a Ker j a
1. Susunlah alat - al at t er sebut sepert i gambar.
2. Per hat ikan dengan cer mat kedua magnet j ar um.
3. Apakah kut ub- kut ub magnet dit arik oleh kumpar an?
4. Bal i kl ah kut ub yang dekat dengan kumpar an unt uk
masi ng- masing magnet j arum i t u.
U S U S
+ –
I PA Terpadu I X
266
5. Amat ilah kedua magnet j ar um.
6. Apakah kut ub- kut ub magnet dit arik oleh kumpar an?
D. Hasi l Pengamat an
Susunl ah kesi mpul an k al i an dar i Kegi at an 12. 10 yang
mengident if i kasikan hubungan ant ar a medan magnet dan
sebuah kumpar an!
Medan Magnet
Medan magn et adalah suat u daerah di seki t ar
magnet di mana masih ada pengar uh gaya magnet .
Adanya medan magnet i ni dapat ki t a t unj ukkan
dengan menggunakan serbuk besi dan dapat pula
menggunakan kompas.
1. Let akkan sebuah magnet bat ang.
2. Di at as magnet t er sebut , let akkan sehelai kert as
put ih ( mi sal kert as kar t on) .
3. Taburkan serbuk besi merat a di at as kert as i t u.
4. Kemudian ket uk- ket uk kert as it u beber apa kali.
Per hat i kan dengan cer mat bagai mana l et ak
ser bu k besi . Ter n y at a ser bu k besi ak an
membent uk pola seper t i Gambar 12.6.
Gam b ar 1 2 . 6 Pola serbuk besi di seki t ar magnet bat ang
Kemagnet an
267
Apabil a kit a per hat ikan Gambar 12. 6 di at as.
Ser buk besi t er l i hat mengi kut i suat u pol a yang
ber bent uk seper t i Gambar 12. 7.
Gar i s- gar i s yang t er let ak pada Gambar 12. 7
disebut gar is- gar is gaya magnet . Beberapa cont oh
gari s- gar i s gaya magnet dapat dili hat pada gambar
12. 8!
Ber dasar kan pengamat an Gambar 12. 8, maka
dapat diambil kesimpulan t ent ang garis gaya magnet .
1. Gar is gaya magnet adalah ar ah medan magnet
yang ber upa gar is- gar is yang menghubungkan
kut ub- kut ub magnet .
2. Gar is gaya magnet memiliki ar ah meninggal kan
kut ub ut ar a dan menuj u kut ub selat an.
3. Gar i s gaya magnet selalu t idak ber pot ongan.
4. Tempat di mana gar i s gayanya r apat maka
menunj ukkan bahwa medan magnet nya j uga
kuat begi t u pula sebaliknya.
U S
Gam b ar 1 2 . 7 Gar i s- gar i s gaya magnet
S
S
U
U
U U
Gam b ar 1 2 . 8 Beber apa cont oh gar i s- gar i s gaya magnet
I PA Terpadu I X
268
1. Medan Magnet di Sek i t ar Kaw at Lur us Ber ar us Li st r i k
Seorang ahli I lmu Penget ahuan Alam yang j uga
gur u besar pada Uni ver si t as Kopenhagen yang
bernama Han s Chr i st i an Oer st ed ( 1777 – 1851)
dal am penyelidi kannya t elah menemukan bahwa di
seki t ar ar us list r ik t er dapat medan magnet .
Dar i per cobaan yang di l akukannya Oer st ed
menyimpulkan bahwa:
a. Di sekit ar ar us list rik t erdapat medan magnet .
I ni dapat didet eksi dengan menggunakan ser buk
besi yang memer l ukan kuat ar us yang t inggi,
j adi t idak bisa dengan bat erai yang kecil.
b. Arah medan magnet ( gar is- gar is gaya magnet )
ber gant ung pada ar ah ar us list r ik. Ji ka ar ah ar us
diubah, maka arah medan magnet ber ubah.
c. Besar medan magnet dipengar uhi oleh kuat ar us
dan j ar ak t er hadap kawat .
Unt uk menent ukan ar ah garis-
gar i s gay a magnet di sek i t ar
penghant ar lur us yang dialir i ar us
list r ik agar lebih mudah digunakan
kaidah t angan kanan, lihat Gambar
12. 9! Jika i bu j ari menunj ukkan
ar ah ar us, maka ar ah gar is gaya
magnet dinyat akan oleh j ar i - j ar i
yang menggenggam.
Cara ini dapat digunakan unt uk
menent ukan arah gar is- garis gaya
di sek i t ar pen gh an t ar y an g
bent uknya lain sepert i t erlihat pada
Gambar 12. 10!
I nfo MEDI A
Dal am kul iahnya di Uni ver si t as
Kopenhagen pada t ahun 1820,
Oerst ed menghubungkan bat erai
den gan sebu ah k awat y an g
ber gerak dekat j ar um kompas.
Jar um magnet i k ber put ar dan
Oer st ed seger a t ahu apa ar t i
ger akan i ni . Kawat yang mem-
bawa ar us ber t i ndak sebagai
magnet , membukt ikan hubungan
magnet i sme dan l ist r ik.
Kemagnet an
269
2. Medan Magnet Sebuah Kumpar an
Pengaruh medan magnet yang dihasi lkan oleh
sebuah penghant ar ar us t er hadap benda yang ada
di seki t ar nya sangat kecil. Hal ini disebabkan medan
magnet yang dihasilkan sangat kecil at au lemah.
Agar mendapat kan pengar uh medan yang kuat ,
penghant ar i t u har us di gul ung menj adi sebuah
kumpar an. Pada kumpar an, medan magnet yang
dit imbulkan oleh lilit an yang sat u diperkuat oleh lilit an
yang l ai n. Apabil a kumpar an it u panj ang disebut
sol enoi da.
Apabila di dalam kumparan diberi int i besi lunak
maka pengar uh kemagnet annya menj adi j auh lebih
besar. Karena kumparan yang dililit kan pada int i besi
lunak akan menimbulkan sebuah magnet yang kuat .
Pengar uh hubungan ant ara kuat ar us dan medan
magnet disebut el ekt r omagnet at au magnet l i st r i k .
Magnet li st r ik banyak digunakan dal am bidang
t eknik, misalnya pembuat an bel list r i k, kunci pi nt u
list rik, indikat or unt uk bahan bakar pada mobil ( fuel
level) , ker et a cepat t anpa r oda, t elepon dengan uang
logam dan det ekt or logam.
Gambar 1 2. 9 Kaidah t angan kanan unt uk
penghant ar lur us berar us l i st r i k
Gam b ar 1 2 . 1 0 Ar ah gar i s gaya magnet
pada penghant ar mel i ngkar
I
B
I
I PA Terpadu I X
270
F. Per al at an y ang Menggunak an Pr i nsi p
El ek t r om ag n et i k
Car i l ah l i t er at ur di per pust akaan t ent ang penggunaan pr i nsi p
elekt r omagnet , misal nya bel list r ik dan kunci pint u at au yang lain!
Tugas 12 .1
Keunt ungan magnet l ist r ik adal ah:
a. Sifat kemagnet annya sangat kuat .
b. Kekuat an magnet it u dapat diubah- ubah dengan
mengubah kuat ar us.
c. Kemagnet anny a dapat di hi l angk an dengan
memut uskan arus list rik.
Magnet l i st r ik di buat dal am ber bagai bent uk,
ant ar a lai n: ber bent uk hur uf U, ber bent uk bat ang,
ber bent uk silinder, dan li ngkaran. Di ant ara bent uk-
bent uk magnet list r ik t er sebut yang paling kuat daya
t ar ik magnet nya adal ah yang ber bent uk U.
1. Cer mat ilah bermacam- macam alat di bawah ini.
a. Bel list r ik g. Volt met er
b. Kompor list rik h. Galvanomet er
c. Telepon i. Set r ika list rik
d. Telegraf j . Solder list rik
e. Relai k. Radio l ist r ik
f. Amper emet er l. Mixer
2. Alat manakah yang beker j anya at as dasar kemagnet an list r ik/
elekt romagnet ik dan yang bukan at as dasar kemagnet an list r ik?
Tugas 12 .2
Kemagnet an
271
Banyak alat-alat list rik yang bekerj anya at as dasar
kemagnet an l i st r i k. Mi salnya bel l i st r i k, t el epon,
t elegraf, alat penyambung at au relai, kunci pint u listrik,
det ekt or logam dan loudspeaker. Alat-alat ukur sepert i
amperemet er, volt met er dan gal vanomet er dapat
dij elaskan dengan pr insip kemagnet an list r ik.
1. Bel Li st r i k
Bagi an- bagian ut ama bel list r ik:
a. Sebuah magnet list r ik ( A dan B) , ber upa magnet
list r ik berbent uk U
b. Pemut usan ar us at au int er upt or : C
c. Sebuah pel at besi lunak: D yang di hubungkan
dengan pegas E dan pemukul bel; F (lihat Gambar
12. 11) !
Car a Ker j a Bel Li st r i k
Apabi l a ar us li st r ik dial ir kan
dengan j al an menekan sakel ar,
SK, maka ar us l i st r i k mengal i r
mel al ui k u mpar an. A dan B
menj adi magnet , dan menar ik D.
Oleh kar ena it u ar us yang mel alui
t i t i k C t er put us, sehi ngga si f at
kemagnet annya hilang. D t er lepas
dar i t ar i k an AB. Kon t ak C
t er sambu n g l agi , dan ar u s
mengali r lagi . A dan B menj adi
Gam b ar 1 2 . 1 1 Pr i nsi p bel l i st r i k
I nfo MEDI A
Al exander Gr aham Bel l ( 1847-
1922) adal ah i l muan dan gur u
t unarungu asal Scot l andi a yang
t erkenal dengan penemuannya
seper t i t el egr af ganda ( 1874) ,
t el epon ( 1876) , fot ofon ( 1880) ,
dan pi r i ngan hi t am ( 1886) . Pada
umumnya hasi l penemuan Bel l
mer upakan bent uk pengabdi an
t er hadap pender i t a t unarungu.
SK
E
C
D
A B G
F
I PA Terpadu I X
272
Kot ak kar bon
Di af r agma
Kot ak kar bon
(B)
D
S
A
A
U
M
( a) Mikr opon ( b) Tel epon
But i r - but i r
kar bon ( C)
Gam b ar 1 2 . 1 2 Pesawat t el epon dan dasar ker j anya
magnet l agi , menar i k D demi k i an set er usny a
berulang- ulang. Selama SK dit ekan. Tiap kali D dit ar ik
oleh AB, maka pemukul F memukul bel G, maka bel
ber bunyi.
2. Pesaw at Tel epon
Sebuah pesawat t elepon pada dasar nya t er dir i
at as dua bagian ut ama yai t u:
a. pesawat pengir im, yang bi asa di sebut mikr ofon
b. pesawat pener ima, biasanya disebut t elepon.
Lihat Gambar 12. 12a! Per hat ikan prinsip- pr insip
yang mendasar pada sebuah mikr ofon. Sebuah pelat
t ipis yang disebut diafr agma D, selalu bersent uhan
dengan but ir -but ir kar bon, C, yang t erdapat di dalam
kot ak k ar bon, B, j i ka get ar an suar a j at uh ke
per mukaan diafr agma maka di afragma it u ber get ar.
Get ar an ini menyebabkan but ir- but ir karbon t ert ekan
at au t idak t er t ekan. Pada wakt u t ert ekan, hambat an
but ir - but ir kar bon i t u kecil, begit u sebali knya j ika
t idak t er t ekan, hambat annya besar. Kar ena get aran
di af ragma dan hambat an C ber ubah- ubah sesuai
dengan get ar an suar a. Ar us yang mengal i r pun
ber ubah- ubah sampai k e t el epon. Ar us y ang
ber ubah- ubah menj adi suara.
Gambar 12. 12b memper l i hat kan dasar ker j a
pesawat t el epon. Tel epon t er di r i at as sebuah
diafragma, M, sebuah magnet list rik, A–A, dan magnet
Kemagnet an
273
t et ap US. Magnet t et ap sel al u memagnet kan int i
magnet list rik. Karena it u diafragma yang t erbuat dari
bahan, dit ar ik oleh magnet , selalu t er t arik ke arah
AA dan dalam bent uk agak cekung ke ar ah AA. Jika
arus yang dat ang melalui kumpar an magnet list rik
it u ber ubah- ubah besarnya. Maka kekuat an magnet
list rik berubah- ubah j uga. Perubahan gaya t arik sesuai
dengan get ar an suara yang dikir im oleh mikr ofon.
Per ubahan gaya t ar i k menyebabkan di af r agma
berget ar sesuai dengan get ar an suara pengir im.
3. Rel ai
Rel ai adal ah sebu ah al at y an g d ap at
menghubungkan at au memut uskan ar us yang besar
meskipun dengan ener gi kecil. Bagian ut ama sebuah
r elai yait u:
a. Magnet list r ik ( M)
b. Sauh ( S)
c. Kont ak ( K)
d. Pegas ( P)
Car a Ker j a Rel ai
Apabila arus mengalir melalui kumparan, M, maka
sauh dit arik oleh M, sehingga kont ak K bersent uhan.
Ar us yang mengalir melalui kumpar an disebut ar us
primer. Ar us yang dial irkan ol eh kont ak disebut ar us
sekunder. Jika ar us pr imer t idak mengalir, maka sauh
t ert ar ik oleh pegas, kont ak t erput us. Skema r elai
dit unj ukkan pada Gambar 12. 13b.
S
P
K
D
M
Gam b ar 1 2 . 1 3 Rel ai dan skemanya
Kumparan
relai
Kontak
(a)
(b)
I PA Terpadu I X
274
Rel ai banyak digunakan dal am bi dang t ekni k
unt uk mengat ur suat u alat dar i j ar ak j auh, misalnya
pada mot or list r ik.
Mot or list rik dihubungkan dan diput uskan dengan
car a menut up dan membuka sakel ar S. Ket ika S
dit ut up, ar us list rik kecil mengalir melalui elekt ro-
magnet, uj ung kiri elekt romagnet menarik j angkar besi
lunak yang berbent uk L. Pergerakan ini menyebabkan
j angkar besi lunak menekan kont ak C yang berada di
bawah sehingga naik ke at as dan t erhubung. Dengan
t erhubungnya kont ak C, maka bat erai t erhubung ke
mot or list rik, dan arus list rik mengalir ke dalam mot or
list rik. Ket ika sakelar S dibuka, arus list rik yang melalui
elekt romagnet t erput us, kont ak C t erbuka dan mot or
berhent i ber put ar.
Per hat ikan Gambar 12. 14. Ada dua r angkaian
t er pi sah dan k ont ak r el ai C t er buk a. Dengan
menut up sakelar S di r angkaian sebelah kir i, kont ak
C akan menut up dan menghubungkan r angkaian di
sebel ah kanan. Sat u keunt ungan dar i si st em i ni
adalah sakelar- sakelar dan kabel- kabel pener angan
yang hanya sesuai unt uk ar us keci l dapat dipakai
unt uk mengat ur mesin- mesin list r ik yang berarus
besar, mi salnya pada dinamo st ar t er mobil.
Sakelar pengatur
isolator
Baterai
Gam b ar 1 2 . 1 4 Rel ai magnet i k pada mot or l i st r i k
4. Kunci Pi nt u Li st r i k
Kunci pi nt u l i st r i k beker j a di dasar kan pada
elekt r omagnet ik. Kunci ini mempunyai kumparan dari
j enis solenoida yang dihubungkan ke saklar di dalam
r umah. Ji ka seseor ang menekan sakel ar, ar us
relai
kontak C
jangkar besi
lunak
elektromagnet
Kemagnet an
275
mengal i r k e sol enoi da. El ekt r omagnet i k y ang
dihasilkan akan menarik kunci besi ke dalam solenoida
sehingga seorang di luar bisa membuka pint u.
5. Met al Det ect or
Sebuah det ekt or logam yang digunakan unt uk
mengecek senj at a logam, t erdir i at as kumparan besar
yang dapat dialiri/ membawa arus list rik. Seseorang
yang berj alan lewat di bawah pint u det ekt or yang
membawa senj at a logam dapat diket ahui. Senj at a
l ogam dapat mengubah el ekt r omagnet i k y ang
di hasi l kan ol eh kumpar an. Per ubahan i ni akan
t er det eksi dan alarm akan berbunyi.
6. Loudspeak er
Loudspeaker adalah alat penger as suara yang
menggunakan pr insip elekt romagnet ik. Sinyal arus
list rik diubah menj adi gelombang bunyi. Sinyal yang
mel alui kumpar an dal am bent uk sol enoi da yang
dilet akkan di belakang speaker. Kumparan ini berlaku
sebagai elekt romagnet ik dan ada magnet per manen
yang dit empakan didekat nya. Arus yang lewat hanya
satu arah, gaya magnet akan menekan elekt romagnet ik
dan keluar ke speaker. Arus yang lewat berlawanan
akan menari k speaker sehi ngga t er j adi get ar an.
Get aran dari speaker menghasilkan gelombang bunyi.
G. Gay a Lor ent z dan Pengg unaanny a
1. Gay a Lor ent z
Gaya Lor ent z adal ah gaya yang t er j adi pada
sebuah penghant ar ber ar us l ist r ik di dalam medan
magnet . Unt uk menent ukan arah gaya Lor ent z dapat
digunakan kaidah t angan kanan sebagaimana t erlihat
pada Gambar 12. 15!
I PA Terpadu I X
276
Dengan ket ent uan sebagai berikut :
a. I bu j ar i menunj ukkan arah ar us
list rik, I .
b. Tel u n j u k men u n j u k k an ar ah
medan magnet , B.
c. Jar i t engah menunj ukkan ar ah
gaya Lor ent z, F.
Besar gaya Lor ent z sebandi ng
dengan kuat medan magnet , ar us
l i st r i k , dan panj an g k awat . Ji k a
kedudukan gaya, kuat medan magnet
dan arus list r ik sal ing t egak lur us, maka besar nya
gaya Lor ent z dapat di r umuskan:
F = B I "
Dengan F adalah gaya Lorent z dinyat akan dalam
newt on, medan magnet dinyat akan dalam sat uan ( N/
Am), (weber/ m
2
) at au tesla ( T) , dan " adalah panj ang
kawat penghant ar dinyat akan dalam met er (m).
2. Penggunaan Konsep Gay a Lor ent z ( Gay a Magnet )
Adanya gaya magnet pada penghant ar berarus
l i st r i k di dal am medan magnet memungki nkan
ber put arnya kumpar an penghant ar ber ar us list rik di
dalam medan magnet . Beberapa cont oh pener apan
konsep ini ant ara lain mot or list rik dan alat ukur list rik.
a. Mot or l i st r i k
Mot or list r ik adalah alat unt uk mengubah ener gi
list rik menj adi energi kinet ik. Dasar kerj a mot or list r ik
i ni hampi r sama dengan dasar k er j a sebuah
gal vanomet er. Apabil a ar us list r ik di alir kan melalui
kumpar an, per mukaan kumpar an yang ber si f at
sebagai kut ub ut ara ber ger ak menghadap selat an
magnet . Per mukaan yang ber sif at sebagai kut ub
selat an ber gerak menghadap ke kut ub ut ar a magnet .
Set elah i t u maka kumparan ber hent i berput ar.
Unt uk melanj ut kan put ar an, t epat pada saat
kut ub kumparan berhadapan dengan kut ub magnet ,
ar ah ar u s dal am k u mpar an di bal i k . Den gan
I
F
B
Gam b ar 12 . 15 Kaidah t angan kanan
pada gaya Lor ent z
Kemagnet an
277
t er baliknya arah ar us maka kut ub ut ar a kumparan
ber ubah menj adi kut ub selat an, kut ub selat annya
menj adi k ut u b ut ar a. Sek ar ang k u t u b u t ar a
kumpar an berhadapan dengan kut ub ut ar a magnet .
Kut ub sel at an kumpar an ber hadapan dengan kut ub
selat an magnet . Kut ub- kut ub it u menolak kumparan
ber put ar set engah put aran sampai
kut ub ut ar a kumparan berhadapan
dengan kut ub sel at an magnet dan
k u t u b sel at an k u mpar an ber -
h adapan den gan k u t ub u t ar a
magnet , pada saat it u ar us dalam
k umpar an di bal i k l agi . Ak i bat
kumpar an i t u ber put ar set engah
put ar an l agi, demiki an set erusnya,
kumpar an ber put ar t er us, l i hat
Gambar 12. 16!
b. Al at penguk ur l i st r i k
Jenis alat pengukur list r ik yang banyak digunakan
adalah pengukur j eni s kumpar an ber put ar. Pada
dasarnya alat pengukur ini t er diri at as:
1) Sebuah magnet t et ap berbent uk U
2) Ruang di ant ar a kut ub- kut ubnya ber bent uk
silinder.
Di ant ar a kut ub- kut ub i t u
t erdapat sebuah int i besi lunak
ber bent uk sili nder. I nt i besi ini
t er pasang t et ap pada t empat -
nya, t i dak dapat ber put ar. Di
ant ar a int i besi dan kut ub- kut ub
magn et t er dapat sebu ah
kumpar an, K, yang dapat ber-
pu t ar ber sama du a bat an g
por os. Pada t i ap por os i t u
dipasang sebuah pegas spir al.
Gam b ar 1 2 . 1 6 Car a ker j a mot or l i st r i k
J
int i besi
K
P
Por os
Gam bar 1 2 . 1 7 Pengukur j eni s kumparan
ber put ar
I PA Terpadu I X
278
B
Per hat ikan gambar di at as, j ika besar arus 2 A dan
panj ang kawat 4 met er ser t a kuat medan magnet
25 t esla, hit ung besar gaya Lor ent z!
Penyel esai an:
Diket ahui : I = 2 A
"
= 4 m
B = 25 t esla
Dit anya : F = . . . ?
Jaw ab : F = B I "
= 250 t esla × 2 A × 4 m
= 2000N = 2 × 10
3
N
Pegas spi r al , P, i ni mengat u r agar j ar um
penunj uk, J menunj ukkan angka nol, kalau t idak ada
ar us mel alui K.
Apabila kumparan dialirkan arus, maka kumparan
it u ber put ar sebab salah sat u per mukaan kumpar an
ber si f at sebagai kut ub ut ar a dan sebagai kut ub
selat an. Kumparan t idak dapat berput ar t erus karena
di t ahan ol eh pegas spi r al . Besar put ar anny a
t ergant ung pada besarnya arus, di mana makin besar
ar us makin besar sudut put ar nya.
Pr i nsip kerj a sepert i ini banyak digunakan pada
peralat an seper t i: amper emet er, galvanomet er, dan
volt met er.
Con t oh soal :
I
Kemagnet an
279
Ref l ek si
Rangk uman
1. Sifat - sifat magnet ant ara lain:
a. dapat menarik besi
b. menimbulkan gaya sat u sama lain ( t ol ak- menolak dan t arik
menarik).
2. Penggolongan benda berdasar kan sifat magnet ik:
a. paramagnet ik,
b. diamagnet ik,
c. fer romagnet ik.
3. Cara membuat magnet :
a. menggosokkan magnet t et ap,
b. alir an ar us list r ik,
c. induksi.
4. Car a menghilangkan sif at kemagnet an:
a. dipukul,
b. dipanaskan.
5. Dek l i nasi : peny i mpangan dar i ar ah ut ar a sel at an y ang
sebenarnya.
6. I nkl i nasi : sudut yang di bent uk ol eh magnet dengan gar i s
mendat ar.
7. Medan magnet : suat u daerah di sekit ar magnet dimana masih
ada pengar uh gaya magnet .
8. Keunt ungan magnet list rik:
a. sifat kemagnet annya sangat kuat ,
b. kekuat an magnet dapat diubah dengan mengubah ar us,
c. kemagnet an dapat dihilangkan dengan memut uskan ar us
list rik.
9. Per alat an yang menggunakan pr insip elekt romagnet ik: bel list r ik,
t elepon, relai, kunci pint u list r ik.
10. Penggunaan gaya Lor ent z pada: mot or l ist r ik, amper emet er,
galvanomet er dan vol t met er.
Mengapa ar ah j ar um pada kompas selalu menunj uk ke arah ut ara
dan selat an dengan sediki t penyimpangan? Jelaskan unt uk bahan
r ef leksi kalian menuj u bab ber ikut nya!
I PA Terpadu I X
280
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( X) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Menur ut sif at kemagnet annya benda di gol ongkan menj adi dua
macam yai t u benda bukan magnet ik dan benda . . . .
a. nonmagnet ik
b. magnet ik
c. ferromagnet ik
d. at let ik
2. Ber ikut i ni yang t ermasuk benda magnet ik adalah . . . .
a. aluminium, karet
b. besi, kobalt
c. besi, ker t as
d. kert as, kar et
3. Ar ah gar i s gaya pada gambar di bawah ini yang benar adalah . . . .
a. c.
b. d.
4. Magnet t er susun oleh magnet - magnet kecil yang bi asanya disebut
. . . .
a. magnet par t ikel
b. magnet element er
c. magnet per manen
d. magnet bagian
Uj i Kompet ensi
Kemagnet an
281
U
S
5. Beri kut ini buk an car a unt uk membuat magnet adalah . . . .
a. paku dililit i kawat berisolasi dan dialiri list rik
b. besi lunak dil et akkan di sekit ar magnet
c. besi digosok dengan magnet ke sat u ar ah
d. baj a digosok- gosok dengan magnet ke segala arah
6. Bumi dianggap sebagai magnet bat ang yang sangat besar. Kut ub
ut ara magnet t erlet ak di daerah . . . .
a. kut ub ut ar a
b. kut ub selat an
c. khat ulist iwa
d. per mukaan bumi
7. Jika sebuah magnet bat ang dipot ong menj adi dua, maka pot ongan-
pot ongan magnet t ersebut yang t idak benar adalah . . . .
a. ber sifat magnet
b. memiliki dua kut ub
c. memi liki kut ub ut ar a dan sel at an
d. hanya memi liki kut ub ut ara saj a
8. Per hat ikan gambar di bawah i ni!
Sudut yang t er bent uk oleh penyimpangan j ar um kompas di sebut
. . . .
a. inklinasi
b. deklinasi
c. aklin
d. isoklin
I PA Terpadu I X
282
i
i
i
i
B
B
B
B
9. Ar ah medan magnet yang benar di t unj ukkan oleh gambar di bawah
adal ah . . . .
a. c.
b. d.
10. Alat yang menggunakan pr insip elekt romagnet ik adalah . . . .
a. bel list r ik, pesawat t elepon, dan t elegr af
b. bel list ri k, TV, dan r elai
c. pesawat t elepon, dan t elegr ap
d. TV, radio list r ik, dan t elepon
B. Jaw abl ah per t any aan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Sebut kan sifat - sifat magnet !
2. Sebut kan cara membuat magnet !
3. Apakah yang dinamakan:
a. gaya Lor ent z
b. gar is gaya magnet ?
4. Sebut kan alat l ist r i k yang menggunakan prinsip elekt romagnet ik!
5. Apakah yang dimaksud:
a. benda Fer romagnet ik,
b. benda Paramagnet ik,
c. benda Diamagnet ik?
P r o y e k
Bu at l ah al at / bah an seder hana y ang men ggu nak an si f at
kemagnet an bersama kelompok kalian. Sebagai sumber r efer ensi
carilah infor masinya dari int er net .
I nduksi Elekt romagnet ik
283
Pet a Konsep
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan cara memahami mat eri i ni .
• I nduksi El ekt r omagnet i k • GGL I nduksi
• Gari s Medan Magnet • Gener at or
• Di namo
• Tr ansf or mat or
Hubungan ant ar a Gar i s
Medan Magnet dengan
GGL I n duksi
1. Di namo DC
2. Di namo AC
3. Gener at or
Ef i si ensi Tr af o:
= × 100% K
s
p
P
P
1. Tr af o St ep- up
2. Tr af o St ep- down
Kar ak t er i st i k Tr af o
dan Pener apanny a
Pr i nsi p Ker j a
Tr ansf o r mat or
Pr i nsi p Ker j a
I n du k si
El ekt r omagnet i k
ant ara lain di dapat k an j enisnya
menj el ask an
Unt uk memper mudah memahami mat er i i ni , per hat ikan pet a konsep ber i kut ini.
Pada suat u mal am, ket i ka Ani sedang belaj ar I PA. Ti ba- t i ba ayah Ani
mendekat sambi l ber t anya kepada Ani . Apa bedanya arus li st r i k yang dit i mbul kan
oleh sebuah bat er ai dengan ar us li st r ik dar i PLN? Dan menggunakan al at apakah
arus l i st ri k dari pembangki t li st r i k yang bert egangan besar dapat digunakan di
r umah- rumah dengan t egangan keci l ? Ani di am sej enak, t er l ihat dar i waj ahnya
bahwa i a sedang ber pi ki r sambil menyat akan t egangan yang di t i mbul kan ol eh
bat er ai i t u keci l sehi ngga j i ka keset r um t i dak menyebabkan kecel akaan yang f at al
sedang unt uk PLN sebali knya bi sa t er bakar dan meninggal. Ol eh karena it u, unt uk
PLN mest inya ada al at yang bi sa menur unkan t egangan. Bagai mana pr i nsi p kerj a
al at t er sebut , unt uk lebi h j elasnya bi sa kal ian pelaj ar i pada Bab 13 ini.
I nduk si
El ek t r omagnet i k
Bab 13
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
284
A. Hu bu n g an an t ar a Per ger ak an Gar i s
Med a n Ma g n e t d en g a n Ter j a d i n y a
Gay a Ger ak Li st r i k I nduk si
A. Tu j u an
Menget ahui medan magnet dapat menghasilkan ar us list r ik.
B. Al at dan Bahan
1. Dua buah magnet bat ang
2. Galvanomet er
3. Dua buah solenoi da yang berbeda j umlah l ilit annya
C. Car a Ker j a
1. Susunlah alat sepert i pada gambar.
2. Ger akkan kut ub ut ar a magnet bat ang masuk ke dal am
kumparan. Amat ilah j ar um galvanomet er, lihat gambar ( a) ,
apa yang t erj adi?
3. Di amk an magnet bat ang di dal am k umpar an, amat i
galvanomet er, apa yang t er j adi?
4. Gerakkan kut ub ut ar a magnet bat ang keluar dar i kumpar an.
Amat i apa yang t er j adi pada j ar um gal vanomet er, l i hat
gambar ( b) .
5. Ulangi dengan menggerakkan magnet bat ang masuk- keluar
t erus menerus. Amat i j arum galvanomet er, apa yang t er j adi.
6. Ulangi langkah- langkah t ersebut dengan menggant i magnet
bat ang yang lebih kuat . Amat i t er us j ar um galvanomet er,
apa yang t er j adi.
Keg i at an
(b) (a)
I nduksi Elekt romagnet ik
285
7. Ulangi langkah- langkah t ersebut dengan menggant i solenoida
yang lebi h banyak j umlah li lit annya. Amat i apa yang t er j adi
pada j arum galvanomet er.
8. Apabil a yang digerakkan masuk- keluar adalah kut ub selat an
magnet bat ang. Bagai mana ar ah penyi mpangan j ar um
galvanomet er.
D. Hasi l Pengamat an
Bagaimana kesimpulan kalian dari kegiat an di at as j ika dikait kan
pengaruh medan dengan pergerakan galvanomet er ?
Kal ian t elah menget ahui bahwa ada beber apa
bent uk ener gi ant ara lain: energi kalor, energi kimia,
energi cahaya, energi bunyi, dan energi listrik. Di ant ara
bent uk- bent uk energi t er sebut , energi list riklah yang
paling mudah diubah menj adi bent uk energi lain. Oleh
karena it u, energi list rik banyak digunakan unt uk
kepent ingan manusia. Energi list rik diper oleh dari
mesin pembangkit list r ik yait u generat or.
Gener at or menghasil kan energi li st r ik dengan
beda t egangan yang sangat t i nggi yait u dalam orde
megavolt , oleh sebab it u sebelum sampai ke r umah-
r umah per lu ada alat penurun t egangan. Alat yang
digunakan adalah t raf o at au t ransfor mat or. Dasar
k er j a t r af o dan gen er at or adal ah i n du k si
elekt r omagnet ik.
Ter j adi ny a GGL I nduk si
Seor ang il muwan dar i Jer man yang bernama
Mi chael Far ad ay ( 1991 – 1867) memiliki gagasan
dapat kah medan magnet menghasilkan arus list r ik?
Gagasan i ni didasar kan oleh adanya penemuan dari
Oer st ed bahwa ar us l i st r i k dapat menghasi l kan
medan magnet .
Kar ena t er mot i vasi ol eh gagasan t er sebut
k emudi an pada t ahun 1822, Far aday memul ai
mel akukan percobaan- per cobaan. Pada t ahun 1831
Faraday ber hasil membangkit kan ar us list rik dengan
menggunakan medan magnet .
I PA Terpadu I X
286
Al at - al at yang di gun ak an Far aday dal am
percobaannya adalah gulungan kawat at au kumparan
y ang u j u ng- u j u ngny a di hu bu ngk an dengan
galvanomet er. Jarum galvanomet er mula- mula pada
posisi nol. Kalian past i sudah menget ahui, bahwa
galvanomet er adalah sebuah alat unt uk menunj ukkan
ada at au t idaknya arus list rik di dalam r angkaian.
Percobaan Faraday untuk menent ukan arus list r ik
dengan menggunakan medan magnet, dilakukan antara
lain sepert i kegiat an di at as. Pada kegiat an t ersebut
diket ahui bahwa ket ika kut ub ut ara magnet berger ak
ke dal am kumpar an maka j ar um gal vanomet er,
menyimpang ke kanan. Ket ika magnet ditarik dari dalam
kumparan maka j arum galvanomet er menyimpang ke
kiri. Pada saat kut ub selat an bergerak masuk ke dalam
kumparan, j arum galvanomet er akan menyimpang ke
kiri, sedangkan ket ika kut ub selat an dit arik dar i dalam
kumparan, j arum galvanometer menyimpang ke kanan.
Dar i hasi l percobaan di at as maka dapat diambil
kesimpulan bahwa arus induksi yang t imbul dalam
k umpar an ar ah ny a bol ak- bal i k seper t i yan g
dit unj ukkan oleh penyimpangan j ar um galvanomet er
yai t u ke kanan dan ke ki r i.
Kar ena ar us i nduksi sel al u bolak- bali k, maka
disebut ar us bol ak- bal ik ( AC = Alt er nat ing Cur r ent ) .
Faraday menggunakan konsep gar is gaya magnet
unt uk menj elaskan per ist iwa di at as.
Perhat ikan Gambar 13. 1!
1. Magnet di dekat kan pada kumpar an maka gaya
yang meli ngkupi kumparan menj adi bert ambah
banyak, sehingga pada kedua uj ung kumpar an
t imbul gaya gerak list r ik ( GGL) .
2. Magnet dij auhkan t erhadap kumparan maka garis
gay a y ang mel i ngkupi kumpar an menj adi
berkurang, kedua uj ung kumparan j uga timbul GGL.
3. Magnet diam t er hadap kumpar an, j umlah garis
gaya magnet yang melingkupi kumpar an t et ap,
sehingga t idak ada GGL.
Kesimpulan per cobaan di at as adal ah:
Timbulnya gaya list rik (GGL) pada kumparan hanya
apabila t er j adi per ubahan j umlah gar is- garis gaya
magnet .
I nduksi Elekt romagnet ik
287
S U
Gaya ger ak l ist r i k yang t imbul aki bat adanya
per ubahan j umlah gari s- gari s gaya magnet disebut
GGL i nduk si , sedangk an ar us y ang mengal i r
dinamakan arus induksi dan perist iwanya disebut
induksi elekt romagnet ik.
Ada beberapa fakt or yang mempengar uhi besar
GGL induksi yai t u:
1. Kecepat an per ubahan medan magnet .
Semakin cepat per ubahan medan magnet , maka
GGL induksi yang t i mbul semaki n besar.
2. Banyaknya lilit an
Semakin banyak l ilit annya, maka GGL induksi
yang t imbul j uga semakin besar.
3. Kekuat an magnet
Semakin kuat gelaj a kemagnet annya, maka GGL
induksi yang t imbul j uga semakin besar.
Unt uk memper kuat gej al a kemagnet an pada
kumparan dapat dengan j alan memasukkan int i besi
lunak.
GGL i nduksi dapat di t i mbul kan dengan car a lai n
yait u:
1. Memut ar magnet di dek at kumpar an at au
memut ar kumparan di dekat magnet . Maka kedua
uj ung kumparan akan t imbul GGL induksi.
2. Memut us- mut us at au mengubah- ubah arah ar us
searah pada kumparan pr imer yang di dekat nya
t er l et ak kumpar an sekunder maka kedua uj ung
kumparan sekunder dapat t imbul GGL induksi.
Gamb ar 13 . 1 Gaya gerak li st r ik t imbul akibat perubahan gari s
gay a magnet
I PA Terpadu I X
288
3. Mengali r kan arus AC pada kumparan pr i mer,
maka kumpar an sekunder di dekat kan dapat
t imbul GGL induksi. Ar us induksi yang t imbul
adalah ar us AC dan gaya gerak l ist ri k induksi
adal ah GGL AC.
B. Pr i nsi p Ker j a Di namo dan Gener at or
Kali an sudah menget ahui bahwa t erj adinya ar us
induksi dan GGL induksi ant ar a l ain dengan car a
kut ub magnet di ger akkan di dekat kumpar an at au
kumparan diger akkan di dekat kut ub magnet . Karena
kit a mengger akkan kut ub magnet ber art i t erdapat
ener gi gerak at au energi kinet ik.
Jadi , dal am pr oses t er j adi nya ar us i nduksi
t er dapat per ubahan energi gerak menj adi energi
l i st r i k. Aki bat ger akan magnet di dal am suat u
kumparan menimbulkan ar us induksi yang secar a
langsung adanya energi lisrik yang dit imbulkan.
Beber apa cont oh per al at an yang di gunakan
dalam kehidupan sehar i-hari sebagai penerapan GGL
induksi di ant ar anya adalah generat or dan dinamo.
1. Di namo
Bagian ut ama dinamo, lihat Gambar 13. 2, adalah
a. Sebuah kumparan ( C)
b. Sebuah ci ncin geser ( A)
c. Sikat ( B)
d. Magnet
Gam b ar 1 3 . 3 Di namo dengan pr i nsi p kumpar an ber put ar
I nduksi Elekt romagnet ik
289
Sedangkan langkah-langkah kerj a dinamo adalah
sebagai ber ikut :
a. Sebuah k umpar an ber put ar dal am medan
magnet .
b. Tiap- t iap uj ung kawat kumpar an di hubungkan
dengan sebuah “ cinci n geser ”.
c. Cincin geser t er sebut menempel sebuah sikat .
d. Bila kumpar an diput ar maka dalam kumparan it u
t imbul GGL AC. GGL AC ini menimbulkan ar us
AC di dal am r angkaian dinamo.
2. Di namo Ar us Sear ah
Dinamo ar us bolak- balik dapat diubah menj adi
di namo ar us searah dengan menggunakan cincin
belah at au komut at or seper t i pada mot or list r ik, lihat
gambar 13. 3!
Di namo ar us sear ah pada pr i nsi pnya sama
dengan mot or ar us sear ah. Jadi dinamo ar us searah
dapat dipakai sebagai mot or arus searah. Demikian
pula sebaliknya.
3. Gener at or
Bagian ut ama generat or, lihat Gambar 13. 4, adalah:
a. Magnet
Unt uk gener at or pembangkit t enaga list r ik yang
besar biasanya menggunakan lebih dar i sat u magnet
yang ber put ar. Magnet yang digunakan bi asanya
magnet l ist rik.
U
Sikat
Ci nci n bel ah
( komut at or )
Kumparan
Gam b ar 1 3 . 3 Di namo ar us sear ah
I PA Terpadu I X
290
b. Rot or
Rot or adalah bagian generat or yang berput ar.
c. St at or
St at or adal ah bagi an gener at or yang t i dak
berput ar.
Arus yang di t imbulkan oleh gener at or j uga ar us
bol ak- bal ik. Seper t i yang kalian ket ahui ber sama
bahwa arus yang digunakan di rumah- r umah at au
di pabr ik- pabr ik ber sifat arus bolak- bali k, bukan?
C. Pr i nsi p Ker j a Tr ansf or mat or ( Tr af o)
Tr an sf or mat or adal ah sebu ah al at u nt u k
menaikkan at au menur unkan t egangan ar us bol ak-
bali k. Transfor mat or sering disebut t r af o. Sebuah
t r ansfor mat or t er diri at as sebuah int i besi. Pada i nt i
besi digulung dua lilit an, yait u kumpar an primer dan
kumparan sekunder, lihat Gambar 13. 5!
+

U
U
S
S
Gam b ar 1 3 . 4 Gener at or ar us bol ak- bal i k y ang menggunakan
lebi h dari sat u magnet
I nduksi Elekt romagnet ik
291
Kumpar an sekunder Kumpar an pr i mer
Sumber
t egangan
bol ak-
bal i k
Pr i nsi p ker j a t r anf or mat or
adal ah sebagai ber i kut .
1. Kumparan primer dihubung-
kan kepada sumber t egangan
yang hendak diubah besar-
nya. Karena t egangan primer
it u tegangan bolak- balik, maka
besar dan arah t egangan it u
berubah- ubah.
2. Dalam int i besi timbul medan
magnet y ang besar dan
ar ahnya berubah- ubah pula.
Perubahan medan magnet ini
menginduksi t egangan bolak-
balik pada kumparan sekunder.
Dar i sebuah per cobaan dapat dit unj ukkan, bahwa:
1. Per bandi ngan ant ar a t egangan pr i mer, V
p
,
dengan t egangan sekunder, V
s
sama dengan
perbandingan ant ara j umlah lilit an primer, N
p
, dan
lilit an sekunder, N
s
.
2. Per bandingan ant ara kuat arus primer, I
p
, dengan
k u at ar u s sek u n der, I
s
, sama den gan
per bandi ngan j uml ah l i li t an sekunder dengan
lilit an primer.
Ga m b ar 1 3 . 5 Tr ansf or mat or
I nfo MEDI A
Pada t ah u n 18 3 1 , Far ad ay
menemukan bahwa penghent i an
at au pengal i ran arus dal am sal ah
sat u kawat pada ci nci n besi i ni
menyebabkan dorongan si ngkat
dari arus di kawat l ai nnya. Ci nci n
yang sekarang j adi t erkenal i ni
sebenar nya sama dengan t rans-
f or mat or moder n yang t er ci pt a
160 t ahun kemudi an.
I PA Terpadu I X
292
Dari kedua per nyat aan t er sebut dapat dit ul iskan
secara si ngkat dengan per samaan sebagai ber ikut :
V
p
: V
s
= N
p
: N
s
I
p
: I
s
= V
s
: V
p
I
p
: I
s
= N
s
: N
p
At au dapat dit ul is:
s s
V N
=
V N
p p p
s
s p
V
I
V I
=
p
s
s p
N
I
N I
=
Ada dua hal per lu dipahami unt uk t r ansformat or
ini, yait u:
1. Transformat or hanya digunakan unt uk menaikkan
at au menurunkan t egangan arus bolak- balik ( AC)
dan t idak unt uk arus sear ah ( DC) .
2. Transformat or t idak dapat memper besar daya
list rik yait u t idak dapat memper besar banyaknya
daya yang masuk ke dal am t r ansf or mat or
t er sebut .
Ef i si ensi Tr anf or mat or
Kalian sudah menget ahui persamaan- persamaan
yang berlaku pada t ransformat or. Persamaan di at as
dan didasarkan at as efisiensi t ransformat or dianggap
serat us persen. Tet api kenyat aan sehari- hari efisiensi
t r ansf or mat or selalu kur ang dari ser at us per sen.
Mengapa demi ki an? Sel ama penggunaan t r ans-
f or mat or, besar nya daya yang di kel uar kan ol eh
kumparan sekunder selalu lebih kecil daripada daya
yang dit erima oleh kumparan primer.
Hal i ni di sebabk an sel ama t r ansf or mat or
digunakan ada sebagi an energi list ri k yang ber ubah
menj adi kalor. Dengan kat a lain energi list r ik yang
kel uar dari t ransformat or selalu lebih kecil dar ipada
ener gi yang masuk ke dalam t ransformat or.
Agar diper oleh efisiensi mendekat i 100% pada
penggunaan t ransformat or, biasanya dilakukan cara-
car a sebagai berikut :
1. Diber i bahan pendingin.
2. Unt uk mengurangi panas, membuat inti besi unt uk
t ransformat or berbent uk pelat at au lempengan.
I nduksi Elekt romagnet ik
293
3. Mengal i r kan udar a di ngi n, mi sal dengan ai r
condit ioni ng at au kipas angin.
Selama 1 sekon, kumparan pr imer t ranfor mat or
mener i ma energi dar i sumber yang akan di ubah
sebesar W
p
= V
p
I
p
t j oul e. Sel ama t sek on
t r ansfor mat or t er sebut j uga melepas ener gi melalui
kumpar an sekunder sebesar W
s
= V
s
I
s
t j oule.
Ef i si ensi t r anf or mat or, K, adal ah per sent ase
harga per bandingan ant ara besar energi yang dilepas
t r ansfor mat or t iap sekon pada kumparan sekunder
dengan energi yang di t erima t r ansfor mat or set iap
sekon pada kumparan pr i mer. Ener gi t i ap sekon
di sebut daya. Ol eh kar ena i t u, ef i si ensi dapat
dinyat akan dalam per bandingan daya sekunder, P
s
dan daya pr imer, P
p
, kali 100 % dan dapat dit ulis
Efisiensi =
daya sekunder
daya primer
× 100%
K =
s
p
P
P
× 100 %
Karena P = V I maka:
K =
s s
p p
V I
V I
× 100 %
Con t oh soal :
Sebu ah t r an sf or mat or di hu bu n gk an den gan
t egangan 200 V dapat menghasilkan t egangan 40
V. Ji ka kumpar an i nput ber j uml ah 1100 l i l i t an.
Ber apakah kumpar an out put nya?
Penyel esai an:
Diket ahui: V
p
= 200 V
V
s
= 40 V
N
p
= 1100 lilit an
Dit anya: N
s
= . . . ?
Jaw ab :
s s
V N
=
V N
p p
I PA Terpadu I X
294
D. Ka r a k t e r i s t i k Tr a n s f o r m a t o r d a n
Pen er ap an n y a
Ada dua t ransformat or, yai t u:
1. Tr ansf or mat or st ep- up ( t ransf or mat or penai k
t egangan)
2. Tr an sf or mat or st ep- down ( t r ansf or mat or
penurun t egangan)
Cir i- ciri kedua j eni s t r af o adal ah:
1. Trafo st ep- up
a. Juml ah lil it an kumparan pr imer sel alu lebih
kecil dar i j umlah l ilit an kumparan sekunder,
( N
p
< N
s
)
b. Tegangan pr i mer sel al u l ebi h keci l dar i
t egangan sekunder, ( V
p
< V
s
)
c. Kuat ar us pr imer sel alu l ebih besar dari kuat
ar us sekunder, ( I
p
> I
s
)
2. Traf o st ep- down
a. Juml ah lil it an kumparan pr imer sel alu lebih
besar dari j umlah lilit an kumparan sekunder,
( I
p
> N
s
)
b. Tegangan pr i mer sel al u l ebi h besar dar i
t egangan sekunder ( V
p
> V
s
)
c. Kuat ar us primer sel alu l ebih kecil dari kuat
ar us sekunder, ( I
p
< I
s
)
Sal ah sat u cont oh penggunaan t r ans-
f or mat or adal ah pada pesawat pener i ma
radio j enis “ t abung”.
200 V
40V
=
s
1100 lilit an
N
200
s
N = ( 40 x 1100) lili t an

s
N = 220 lilit an
I nduksi Elekt romagnet ik
295
Ref l ek si
Rangk uman
1. Beberapa fakt or yang mempengar uhi gaya ger ak list r ik ( GGL)
induksi:
a. kecepat an perubahan medan magnet
b. banyaknya lilit an
c. kekuat an magnet .
2. GGL induksi dapat dit imbulkan dengan car a:
a. memut ar magnet di dek at kumpar an at au memut ar
kumpar an di dekat magnet .
b. mengubah arah arus searah pada kumparan pr imer.
c. mengalirkan ar us AC pada kumpar an pr i mer
3. Pener apan ggl i nduksi pada generat or dan dinamo.
4. Bagian- bagian dinamo: sebuah kumparan, sebuah cincin geser,
sikat , dan magnet .
5. Bagian- bagian generat or: magnet , rot or, dan st at or.
6. Transformat or: alat unt uk menaikkan at au menurunkan t egangan
arus bolak- balik.
7. Per samaan- per samaan pada t ransformat or:
p p
s
s p s

V N
I
V I N
8. Efi siensi t ransformat or
s
p
s s
p p
100%
100%
u
u
K
K
P
P
V I
V I
Sekarang ini umumnya orang lebih suka membawa kart u kr edit at au
kar t u ATM daripada membawa uang t unai dengan alasan lebih prakt is
dan lebih aman. Kar t u kredit dan kar t u ATM mer upakan cont oh
penerapan prinsip induksi elekt romagnet ik. Sebagai bahan refleksi,
j elaskan cara ker j a kart u kredit at au ATM ber dasarkan pr insip induksi
elekt r omagnet ik!
I PA Terpadu I X
296
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( X) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Ar us induksi adalah berupa . . . .
a. arus searah
b. arus bol ak- balik
c. arus DC
d. arus DC dan AC
2. Timbulnya gaya ger ak list rik pada kedua uj ung kumparan disebabkan
t erj adi perubahan . . . .
a. t egangan
b. j umlah gar is gaya magnet
c. j umlah lilit an
d. arus list rik
3. Ber ikut ini yang bukan mer upakan fakt or yang mempengaruhi besar
GGL induksi yait u . . . .
a. banyaknya lilit an
b. kecepat an perubahan medan magnet
c. kekuat an magnet
d. masalah lilit an kumparan
4. Apabi la V
p
= t egangan pr imer, V
s
= t egangan sekunder, I
p
= kuat
ar us primer dan I
s
= kuat ar us sekunder, maka hubungan yang
benar adal ah . . . .
a.
p s
s p
V
I
=
V I
b.
p p
s s
V I
V I
=
c. V
p
=
p s
s
V I
I
d. V
s
=
p s
s
V I
I
Uj i Kompet ensi
I nduksi Elekt romagnet ik
297
5. Pada t r af o st ep- up yang t i dak benar adal ah . . . .
a. j umlah lilit an primer lebih kecil dar i j umlah lilit an sekunder
b. t egangan primer lebi h kecil dari t egangan sekunder
c. kuat ar us pr imer lebih kecil dar i kuat ar us sekunder
d. kuat ar us pr imer lebih besar dar i pada kuat ar us sekunder
6. Ber ikut i ni adalah r umus efisiensi t r ansfor mat or adalah . . . .
a.
p
s
100% u K
E
E
b.
s
p
100% u K
E
E
c.
p p
s s
100% u K
V I
V I
d.
s s
p p
100% u K
V I
V I
7. Fungsi t r afo st ep- down adal ah . . . .
a. menurunkan t egangan
b. menaikkan t egangan
c. menet apkan t egangan
d. mengubah- ubah t egangan
8. Yang mer upakan ciri t raf o st ep- up adal ah . . . .
a. N
p
< N
s
b. I
p
< I
s
c. V
p
< V
s
d. I
p
> I
s
9. Cir i t raf o st ep- up adalah . . . .
a. N
p
> N
s
b. I
p
> I
s
c. I
p
< I
s
d. V
p
> V
s
10. Tr ansf or mat or adalah al at unt uk menai kkan at au menur unkan
t egangan . . . .
a. bolak- balik
b. bol ak- balik dan searah
c. searah saj a
d. sekunder saj a
I PA Terpadu I X
298
B. Jaw abl ah per t any aan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Sebuah t r afo dihubungkan dengan t egangan 220 volt sehi ngga
mengalir ar us list r i k 0, 25 A. Jika kuat ar us yang kel uar dari t r afo
adalah 2 A, maka t ent ukan besar t egangan keluar an t r afo t ersebut !
2. Sebuah t r ansf or mat or di hubungkan dengan t egangan 200 V
menghasilkan t egangan 20 V. Jika kumparan input 1000 lilit an, maka
hit unglah j umlah lili t an kumparan out put !
3. Sebuah t rafo menggunakan kumpar an dengan per bandingan j umlah
lilit an pr imer dan sekunder 1: 5. Trafo t er sebut dihubungkan dengan
t egangan 30 vol t . Jika daya keluaran t r afo 50 wat t , maka t ent ukan
besar ar us sekunder nya!
4. Energi masukan dan keluar an dari sebuah t r afo adalah 10. 000 j oule
dan 9000 j oule. Tent ukan efisiensi t rafo!
5. Sebuah t r afo di hubungkan dengan sumber 200 volt dan mengalir
ar us list rik sebesar 0, 2 amper e. Bila t egangan ( GGL) kel uar an dan
efisiensinya masing- masing 100 volt dan 80 %. Tent ukan kuat ar us
keluaran!
P r o y e k
Car ilah i nfor masi t ent ang prinsip induksi elekt r omagnet ik pada
kar t u ATM at au kart u kr edi t di ser t ai gambar yang mendukung
infor masi t ersebut . Kumpulkan dalam bent uk kliping dan mult imedia
unt uk dipr esent asikan di depan kel as!
Tat a Sur ya
299
Planet bumi mer upakan salah sat u anggot a dar i 8 planet dalam si st em t at a
sur ya yang dihuni oleh kehidupan manusi a. Dal am si st em t at a sur ya mat ahar i
sebagai pusat peredar an t at a surya dan menj adi sal ah sat u sumber energi dalam
kehi dupan manusia. Namun per l u kali an ket ahui bahwa i nt ui si yang di dasar kan
pada f enomena sehar i - hari dan pengamat an yang di dasar kan pada hasi l
per hit ungan dat a akan memuncul kan suat u per t anyaan yang sangat mendasar
yai t u, apakah mat ahar i dan bul an yang mengel il i ngi bumi , sehi ngga bumi di anggap
sebagai pusat per edar an dal am sist em t at a surya? At au apakah sebali knya bahwa
mat ahar i sebagai pusat nya? Per t ent angan ini muncul di benak kit a semua dan unt uk
menj awabnya pada bab i ni akan dibahas dengan j elas.
Unt uk memper mudah memahami mat er i i ni , per hat ikan pet a konsep ber i kut ini.
Pet a Konsep
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan cara memahami mat eri i ni .
• Tat a sur ya • Bul an
• Mat ahar i • Pl anet
• Bumi
• Gr avi t asi
Massa, Jar i - j ar i ,
Jar ak Rat a- r at a
k e Mat ahar i
Kom et , Ast er o i d,
Met eor, dan
Met eor i t
Model Tat a
Su r y a
Gr av i t asi
Per edar an Bumi
dan Bul an
Haya Tar i k Ant ar a
Mat ahar i dan Bul an
Or b i t
Pl an et
Per b an di ng an
Ant ar a Pl anet
Per i l ak u Benda
La ng i t
Tat a Sur ya
mempel aj ar i
didasar kan disebut dit i nj au ant ara lain
Tat a Sur ya
Bab 14
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
300
A. Per edar an Bumi dan Bul an
Cl au d i u s Pt o l o m e u s ( 100-
1 7 8 M) d i Al ex a n d r i a m e m -
per k enal k an geocent r i s sy st em
y an g men y at ak an bahwa bumi
seb agai pu sat per edar an t at a
sur ya.
Pada Gambar 14.1 menunj ukkan
geocent r is syst em dar i Pt olomeus di
mana set iap planet berger ak dalam
lingkaran kecil at au episiklik dan pusat
peredar annya adalah bumi. Beberapa
abad sebel umnya t eor i i ni sudah
di k emuk akan namun Pt ol omeus
mampu menunj ukkan suat u per -
bai kan. Bel i au mampu memper -
hat ikan pergerakan planet - planet di
langit dengan j elas dan variasi j arak
planet dari bumi.
Ni col au s Coper ni cu s ( 1473-
1543) , mempert anyakan asumsi dari
Pt olomeus, Copernicus menyat akan
bahwa bumi dan anggot a t at a sur ya
y an g l ai n ber edar men gel i l i ngi
mat ahar i, dan bumi ber put ar pada
porosnya. Teori atau asumsi Nicolaus
Co per n i cu s d i t u an g k an dal am
sebuah bukunya yang berj udul De
Revolut ionibus Or bium Coelest ium
( " Mengenai r evol usi or bi t langit " )
pada t ah u n 1 54 3 . Teor i y an g
ber an ggapan bah wa mat ah ar i
sebagai pusat t at a sur ya di sebut
hel i osent r i s. Hel i os ber asal dar i
bahasa Yunani yang berart i mat ahari.
Or bi t
Pl anet
Episikli k
Mat ahari
Bumi
Ga m b a r 1 4 . 1 Teor i Geosent r i s, t i ap
pl anet ber ger ak dal am l i ngkar an keci l
at au epi si kl i k, pusat per edar an adal ah
bumi
I nfo MEDI A
Ast ronom I nggri s James Brodl ey
( 1693- 1762) mencat at bahwa
t ampaknya banyak bi nt ang
mempunyai ket i dakt erat uran
dal am gari s edar nya. I a
menyi mpul kan bahwa hal
t ersebut di sebabkan ol eh
pengamat an dari bumi yang
ber goyang pada sumbunya
kar ena gaya t ari k gr avi t asi
bulan.
Tat a Sur ya
301
Bul an Mengel i l i ngi Bumi
Bul an mer upakan sat elit bumi, oleh karena it u
bul an ber edar mengeli lingi bumi. Per edar an bulan
mengelil ingi bumi disebabkan gaya t ar ik- menar ik
ant ar a bumi dan bulan yang disebut gaya gravit asi.
Sel ai n ber edar mengel i l i ngi bumi , bul an j uga
mengalami r ot asi dan revol usi.
Sebuah benda apapun j ika dilempar ke at as akan
j at uh kembali ke bumi. Hal ini disebabkan oleh gaya
gravi t asi . Seor ang ahli f isika Si r I saac New t on
menyelidikinya dan menyimpulkan bahwa besarnya
gaya gravit asi berbanding lurus dengan hasil kali kedua
massa benda dan berbanding t erbalik dengan kuadrat
j arak ant ar a pusat massa dua benda t ersebut . Gaya
gravit asi ( F) dinyat akan dengan per samaan:
1 2
g
2
m m
F = G
r
Dengan m
1
dan m
2
adalah massa masing- masing
benda dinyat akan dalam sat uan kg dan r adalah j ar ak
ant ar a pusat massa dua benda dinyat akan dalam
sat uan met er, dan G adal ah konst ant a gravi t asi
dinyat akan dalam sat uan
2
2
Nm
( kg)
. Tunj ukkan bahwa a
g
F dinyat akan dalam sat uan newt on!
Dar i persamaan di at as dapat di anali sis bahwa
gaya t ari k bumi l ebi h besar dar i pada gaya t ar i k
benda. Benda j at uh di samping adanya gaya t ar ik
menar ik dengan bumi t et api j uga dikar enakan gaya
ber at benda it u sendi r i yang besar nya sama. Oleh
kar ena it u, persamaan gravit asi dapat dit ulis kembali
dengan per samaan:
1
2 2
g
2 1
2
m m
m
F = G = m g g = G
r
r
Ј
B. Gr av i t asi
I PA Terpadu I X
302
Dengan m
1
adalah massa buah apel dan m
2
adal ah massa bumi ( M
†
) , maka persamaan di at as
dapat dit ulis:
2
M
g G
r
†
†

Per samaan t er sebut di at as menunj ukkan bahwa
suat u benda yang j at uh di per mukaan bumi t i dak
t er gant ung pada massa benda t et api t er gant ung
pada massa bumi at au massa planet di mana benda
dij at uhkan.
Dar i
2
M
g G
r
†
†

, kalian bisa membayangkan dalam sist em t at a surya
kit a.
1. Planet mana yang mempunyai gr avit asi yang pali ng besar ?
2. Dengan menget ahui massa bumi dan bulan, bukt i kan bahwa
percepat an gravi t asi di bulan
1
6
kal i per cepat an di bumi?
3. Benda yang bermassa m, j ika di t imbang di suat u planet , planet
yang mana yang mempunyai gaya berat pali ng besar?
4. Apakah mat ahari j uga mempunyai percepat an gravit asi?
5. Apakah sat el i t buat an yang di l uncur kan ke angkasa j uga
mempunyai gaya- t ar ik menarik dengan bumi?
Massa suat u benda t i dak di pengar uhi ol eh
gr avit asi sehingga dimanapun let aknya besar nya
t et ap. Sedangkan ber at benda ber beda sesuai
dengan let aknya.
Gaya gravit asi berpengaruh j uga pada mat ahar i
dan planet . Massa dan gr avit asi mat ahari yang besar
sel al u ber usaha menar i k pl anet - pl anet ke ar ah
mat ahar i. Meski pun demiki an, planet - pl anet j uga
ber u sah a memper t ahan k an ger ak ny a y an g
Tu g as
C. Or bi t Pl an et
Tat a Sur ya
303
cenderung lurus. Kombinasi gaya gravit asi dan gerak
planet yang cenderung berger ak lurus menyebabkan
planet senant iasa beredar mengelilingi mat ahari.
Per ger akan pl anet - pl anet dal am mengel i l i ngi
mat ahari ber ada pada orbit al at au lint asan t er t ent u.
Pada t ah u n 16 0 9 Jo h a n n e s Ke p l e r y an g
mendukung dan t erinspir asi oleh t eor i hel iosent r is
dar i Cop er ni cu s ( 1473- 1543) mengemukakan t iga
hukum ger ak planet t er hadap mat ahar i:
1. Pergerakan planet mengedar i mat ahar i dengan
lint asan elips.
2. Gar i s yang menghubungkan pl anet dengan
mat ahar i melewat i bidang yang sama luasnya
dengan j angka wakt u yang sama.
3. Pangkat t i ga j ar ak r at a- r at a dar i mat ahar i
ber banding lur us dengan kuadrat kala revol usi
sebuah planet , R
3
~ T
2
.
Misalnya planet bumi yang mengelilingi mat ahari
sel ama r evol usi nya, bumi kadang dekat kadang
menj auh. Di mana posisi bumi ber ada pada t it ik
t er dekat dengan mat ahar i di sebut per i hel i um,
sedangkan t it ik t er j auhnya aphelium. Di mana bumi
ber ada pada aphelium yait u pada t anggal 1 Juli dan
ber ada pada per i hel ium t anggal 1 Januar i . Jarak
aphel i um adal ah 152 j ut a ki l omet er dan j ar ak
perihelium adalah 147 j ut a kilomet er.
Sesuai hukum kedua Kepler :
Pl anet X
Mat ahar i ( M)
A
B
per i hel i um
C
D
F
E
aphel i um
Gam b ar 1 4 . 3 Hukum kedua Kepl er
I PA Terpadu I X
304
1. Luas AMB = CMD = EMF, dengan M adal ah
mat ahari.
2. Wakt u unt uk menempuh AB = CD = EF
3. Kecepat an yang dit empuh AB lebih besar daripada
kecepat an EF dan CD. Kenapa? Diskusikan!
Jadi, planet ber ger ak cepat bila dekat mat ahar i
dan berger ak l ambat bila j auh dar i mat ahari.
Sedangkan j ika dit inj au dari hukum ket iga Kepler
yang menyat akan kuadr at kala revolusi sebuah planet
berbanding lur us dengan pangkat t iga j ar ak r at a-
rat anya dari mat ahari, maka revolusi planet pert ama
dan planet kedua dapat dinyatakan dengan persamaan:
2 3
1 1
2 3
2 2
T R
=
T R
DenganT
1
dan T
2
adal ah kal a at au per i ode
r evolusi planet pert ama dan planet kedua, R
1
dan R
2
adalah j ar ak r at a- rat a mat ahari dari planet pert ama
dan j ar ak rat a- r at a mat ahari dar i planet kedua.
D. Pl a n et
Planet merupakan obj ek langit
yang mengi t ar i mat ahar i yang
memiliki bidang orbit yang eksklusif,
ber sih dari obj ek lain di sekit arnya
sert a memiliki massa yang cukup
unt uk gaya gr av i t asi sehi ngga
mampu mempert ahankan bent uk-
nya. Ber dasar kan definisi di at as
pl anet hanya ada del apan yai t u
Mer kur i us, Venus, Bumi , Mar s,
Jupi t er, Sat ur nus, Ur anus, dan
Nept unus . Jika dilihat dari sabuk
ast eroid, planet Merkurius, Venus,
Bumi , dan Mar s di sebut pl anet
dal am, sedangkan Jupi t er, Sat ur nus, Uranus, dan
Nept unus disebut planet luar.
I nfo MEDI A
Menur ut par a i l muwan, bumi
ber usi a seki t ar 4, 6 mi l i ar t ahun.
Beber apa cont oh met eor i t yang
j at uh ke bumi j uga memi l i ki usi a
yang sama dengan bumi . Ol eh
k ar en a i t u , p ar a i l muwan
menyi mpul kan bahwa t at a sur ya
ki t a t erbent uk dari awan gas dan
debu secara ber samaan.
Tat a Sur ya
305
Set i ap pl anet yang ber -
ger ak pada or bi t al memi l i ki
gar is edar. Bidang edar planet
bumi disebut ek l i pt i k a. Semua
planet mengal ami si ang dan
malam karena planet berput ar
pada sumbunya. Kebanyakan
pl anet - pl anet ber put ar pada
sumbunya searah dengan arah
put ar an Bumi , hanya Venus
yang mempunyai ar ah per -
put aran yang berlawanan. Di mana
ar ah per edar an pl anet - pl anet
ber l awanan ar ah j ar um j am. Per edar an pl anet
mengelilingi mat ahari disebut r ev ol usi pl anet .
Planet yang t er dekat dengan mat ahari adalah
Merkur ius kemudian Venus. Temperat ur kedua planet
pada si ang har i sangat t i nggi . Kar ena i t u pl anet
Mer kur i us hampi r t i dak mempunyai at mosf er.
Sebaliknya Venus t er selubung at mosfer yang t ebal
sehingga merint angi pandangan kit a ke permukaannya.
Karena t erselubung awan put ih yang t ebal maka
pl anet Venus ser i ng di sebut b i n t ang p ag i at au
b i n t an g sen j a. At mosf er di Venus kebanyakan
t er dir i at as gas kar bondioksida. Suhu di Venus pada
siang hari mencapai 500° C.
Gam b ar 1 4 . 3 Mat ahar i beser t a pl anet
Su mb er : blogs. answersingenesis. org
Perhat ikan t abel beri kut !
Planet Di amat er Jar ak Rat a-r at a Periode Per iode Juml ah Susunan
Rat a- r at a dar i Mat ahar i Revol usi Rot asi Bul an At mosf er
dal am km dal am km
Mer kur i us 4. 862 58. 000. 000 88 har i 59 har i 0 He
Venus 12. 190 108. 000. 000 225 har i - 243 har i * 0 CO
2
Bumi 12. 725 149. 600. 000 365 har i 23, 9 har i 1 N
2
, O
Mar s 6. 780 228. 000. 000 1, 9 t ahun 24, 6 j am 2 CO
2
Jupi t er 142. 860 779. 000. 000 11, 9 t ahun 9, 8 j am 16 NH
3
, CH
4
Sat ur nus 120. 000 1. 428. 000. 000 29, 5 t ahun 10, 6 j am 17* * NH
3
, CH
4
Ur anus 50. 100 2. 875. 000. 000 84 t ahun 24 j am 5 CH
4
, H
2
Nept unus 48. 600 4. 500. 000. 000 164, 8 t ahun 22 j am 2 NH
3
, CH
4
* Tanda mi nus menunj ukkan r ot asi ber l awanan dengan pl anet - pl anet l ai n
* * Dit emukan 21 t et api t i dak disahkan
I PA Terpadu I X
306
Sampai sekarang planet yang
t er us di t el i t i dan di per k i r ak an
mu ngk i n t er dapat k eh i dupan
adal ah planet Mar s. Di ant ar anya
pada t ahun 1976. Ekspedisi l uar
angkasa " Vi ki ng" di dar at kan di
Mars unt uk menel i t i keadaan di
planet Mars.
Di seber ang Mar s t er dapat
pl anet berukur an besar / raksasa,
yai t u Jupit er, Sat ur nus, Uranus,
dan Nept u n u s. Pl anet y an g
t er besar adal ah pl anet Jupi t er
dengan ukur an at au volumenya
2300 kali volume Bumi.
Sedangkan pl anet Sat ur nus
adal ah pl anet t er besar k edua
dengan j ari- j ari 60. 000 kilomet er.
Angkasanya hanya mengandung
gas hidrogen dengan sabuk- sabuk
awan yang memant ul kan si nar
mat ahar i dengan bai k. Ter l i hat
seper t i ci nci n yang mel i ngkar i
planet .
Ur anus dan Nept unus disebut
pl an et k em bar . Gar is t engahnya
kir a- kira empat kal i gari s t engah
Bumi.
Pl anet - pl anet j uga mempunyai sat el i t yang
mengedari nya. Arah peredaran sat elit sama dengan
arah peredar an planet nya. Bidang edar nya hampir
beri mpit an dengan bidang edar planet .
Di dal am t at a sur ya ada 32 sat el i t . Ber i kut
penj abaran planet beser t a sat elit nya:
1. Bumi o 1 sat eli t ( bul an)
2. Jupit er o 12 sat elit
3. Ur anus o 5 sat elit
4. Mar s dan Nept unus o 2 sat elit
5. Sat ur nus o 10 sat elit
Gam b ar 1 4 . 4 Pl anet venus
Su m ber : www. adler planet arium. org
Gam b ar 1 4 . 5 Pl anet sat ur nus
Su m ber : www. adler planet arium. org
Tat a Sur ya
307
E. Ko m et
Ukuran sat elit yang dimiliki Jupi t er adalah sama
at au lebi h besar dar i pada bulan. Belum diket ahui
planet yang lain mempunyai sat elit at au t idak. Tet api
sat urnus mempunyai sat elit yang ber angkasa yait u
Ti t an begit u j uga sat elit yang dimiliki Jupi t er yait u
Gan y med a j uga ber angkasa.
Ganymeda ini adalah sat eli t yang t er besar yang
dimiliki oleh Jupit er. Selain sat elit - sat elit t adi ada j uga
sat elit yang dibuat oleh manusia dengan t uj uan yang
ber macam- macam, sebagian besar digunakan unt uk
langkah ilmiah dan sebagian lagi unt uk menelit i cuaca
dan lain- lain.
Komet mer upakan r angkai an
cahaya yang ber ger ak dar i sat u
konst elasi ke konst elasi lain di ant ara
bint ang- bint ang. Rangkaian cahaya
k omet memper l i hat k an seper t i
unt aian rambut panj ang, oleh kar ena
i t u komet ser i ng di sebut bi nt ang
berekor.
Ket ika mendekat i mat ahar i, ekor
k omet sel al u ber ada di depan,
menj auhi mat ahar i . Hal i n i di -
sebabkan kar ena adanya t ekanan
sor ot pada cahaya mat ahar i y ang mendor ong
par t i k el - par t i k el t er k eci l sel al u k e ar ah yang
berlawanan dengan mat ahari.
Komet t er dir i at as ber bagai gas t er masuk di
dal amnya adalah Sianogen ( S/ CN) , kar bondioksida
( CO
2
) , kar bon monoksi da ( CO) , ni t r ogen ( N
2
) ,
hidr oksil ( OH) , dan nit r ogen hidr id ( NH) .
Per gerakan komet t ampak dalam pemandangan
sebagai lambaian yang indah yang kemudian lenyap
begit u saj a selama bert ahun- t ahun. Komet ber gerak
menj elaj ahi wilayah langit pada ber bagai sudut pada
bidang t at a surya.
Gam b ar 1 4 . 6 Komet Hal l ey
Su mber : cent ral- of - msv. bl ogspot . com
I PA Terpadu I X
308
Pada t ahun 1705 ahli at mosfer
Ed m u n d Ha l l e y mener apk an
hukum gravit asi pada pengamat an-
pengamat an mengenai sej uml ah
komet . I a menget ahui bahwa komet
beredar menj elaj ahi wilayah sesuai
hukum gravit asi. Sebagai cont oh
komet Halley yang muncul set iap
76 t ahun sekali.
F. Ast er oi d
I nfo MEDI A
Ket ika komet Halley kembali pada
t ahun 1986, pesawat penj elaj ah
ant ar i ksa Gi ot t o di ki r i m unt uk
mencegat dan mempelaj ar i nya.
Pesawat t er bang dal am j ar ak
960 km dari komet , mengambil
cont oh uap dan ekor ny a dan
menemukan bahwa nukl eusnya
adalah campuran kot oran dan es
berukuran 16 × 8 km (10 × 5 mil).
Ast eroid adalah benda- benda langit kecil yang
mengelilingi mat ahari.
Lint asan pergerakan ast eroid dalam mengelilingi
mat ahari ber bent uk li ngkaran, t et api kadang j uga
beberapa ast er oid mempunyai lint asan per ger akan
yang lonj ong. Let ak lint asan/ or bit ast er oid dekat
dengan ekl i pt i ka. Pada dasar nya ast er oi d t i dak
mempunyai angkasa. Ast er oi d t er besar adal ah
Cer es dengan di amet er 750 kilomet er.
Ast er oi d ber ger ak men gel i l i ngi mat ah ar i
mempunyai kala revolusi rat a-r at a 4 sampai 6 bulan.
Ada sebuah ast er oi d yang ber or bi t l onj ong dan
per nah mendekat ke l aut bumi , yai t u ast er oi d
I car us. Sebagian besar ast eroi d t er kumpul at au
ber ker umun di or bit Mar s dan Jupi t er. Sekumpulan
ast er oid ini disebut sabu k ast er oi d. Sebanyak 23
ast eroid mempunyai orbi t yang memot ong bumi
y ang di sebut a s t e r o i d Ap o l l o , 75 ast er oi d
memot ong orbit Mar s dan 16 ast eroid dinamakan
Tr oj an kar ena mengikut i Jupit er dalam or bit nya.
Tat a Sur ya
309
( a) ( b) ( c)
G. Met eor dan Met eor i t
Komet yang t er pecah- pecah membent uk met eor,
pecahannya bisa mencapai j ut aan. Kelompok met eor
dari pecahan komet ini beredar mengikut i or bit yang
t et ap di angkasa. Pada umumnya met eor berukuran
sangat kecil. Massa part ikel- par t ikel met eor kur ang
dar i 1 gram. Tet api ada j uga met eor dengan berat
beberapa t on.
Sebel um mencapai per mukaan bumi met eor
ber gesekan dengan angkasa bumi at au at mosf er
sehingga menghasilkan panas yang akan membakar
habis benda it u. Per i st iwa it u yang sering kit a kenal
bi n t ang ber al i h, bi nt ang j at uh at au met eor .
Gamb ar 14 . 8 Met eor ( a) , met eor it ( b) , kawah met eor it dekat
Wi nslow, Ar i zona ( c)
Pada umumnya met eor hancur kar ena suhu
panas pada saat mencapai at mosfer bumi. Meskipun
j ar ang t er j adi t et api ada pula met eor yang mencapai
per mukaan bumi . Jika ada met eor yang mencapai
per mukaan bumi past il ah ukurannya besar. Met eor
y ang mencapai per mukaan bumi i t ul ah y ang
di namakan met eor i t . Cont ohnya seper t i kawah
Ar izona yang diakibat kan j at uhnya met eor, t epat nya
di Wi nsl ow, Ar i zona dan Kawah Deep Bay di
Saskat chewan, Kanada yang ber di amet er ± 12 km.
Su mber : poli t ri cks. myni nj apl ease. com, www. uniovi
I PA Terpadu I X
310
Ref l ek si
Rangk uman
Met eor it t er di r i at as dua j eni s yai t u:
1. Met eor it logam ( met alik)
Met eorit i ni t er dir i at as ni kel.
2. Met eorit bat u- bat uan
Met eorit ini t erdir i at as miner al dan menyer upai
bat uan beku.
1. Teor i geosent ri s: t eori yang beranggapan bahwa bumi sebagai
pusat peredaran t at a sur ya.
2. Teori hel iosent ri s: t eor i yang ber anggapan bahwa mat ahar i
sebagai pusat t at a sur ya.
3. Tat a sur ya: susunan benda- benda l angi t yang t er di r i at as
mat ahar i, planet , ast er oid, met eor, met eor it dengan mat ahar i
sebagai pusat nya.
4. Gaya gr avit asi

g
m m
F G
r
1 2
2
5. Hukum ger ak planet t er hadap mat ahari yang dikemukakan oleh
Johannes Kepl er :
a. Per ger akan planet mengedari mat ahar i dengan lint asan el ips.
b. Gar is yang menghubungkan planet dengan mat ahari melewat i
bidang yang sama luasnya dengan j angka wakt u yang sama.
c. Pangkat t iga j ar ak r at a- rat a dar i mat ahar i ber banding lurus
dengan kuadrat kala revolusi sebuah planet .
R T
3 2
6. Planet : obj ek langit yang mengit ari mat ahari yang memiliki bidang
orbit eksklusif, ber sih dar i obj ek lain di sekit ar nya.
7. Komet : r angkai an cahaya yang ber ger ak dar i sat u konst elasi ke
konst elasi lain di ant ar a bint ang- bint ang.
8. Ast er oid: benda- benda langit kecil yang mengel ilingi mat ahar i.
Set elah kalian pelaj ari mat ari t ent ang t at a surya, unt uk bahan r efleksi,
sebut kan beber apa alasan mengapa Plut o dikeluar kan dari anggot a
t at a sur ya!
Bacalah kembali mat er i bab ini, j ika kalian mer asa kur ang paham,
pel aj ar i lagi at au bert anyalah kepada gur u kalian dan lanj ut kan ke
bab ber ikut nya j ika kalian sudah menguasai mat eri i ni.
Tat a Sur ya
311
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( X) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Teor i yang menyebut kan bahwa bumi beredar mengelilingi mat ahar i
adal ah . . . .
a. geosent ri s c. geosinkr on
b. heliosent r is d. perihelium
2. Di bawah i ni yang buk an mer upakan gerakan bulan adalah . . . .
a. r ot asi c. mengelilingi mat ahari
b. revolusi d. mengelilingi bumi
3. Ber ikut i ni r umus yang benar dar i gaya gravit asi adalah . . . .
a.
1 2
2
m m
F = G
r
c.
2
1 2
r
G= F
m m
b.
2
1 2
r
F = G
m m
d.
1 2
2
m m
G= F
r
4. Per ist iwa di bawah i ni yang buk an mer upakan per ist iwa gr avit asi
bumi adalah . . . .
a. penerj un payung
b. buah kelapa j at uh
c. bola menggelinding
d. pelur u yang dit embakkan ke at as
5. Di bawah ini sat uan yang benar dari gaya ber at suat u benda adalah
. . . .
a. m/ s
2
c. N
b. N m d. kg m/ s
6. Tit ik t erj auh planet t erhadap mat ahari dalam hukum Kepler I I disebut
. . . .
a. perihelium c. orbit al
b. aphelium d. elips
7. Yang benar dari hukum Kepl er I I I adalah . . . .
a.
2 3
1 1
2 3
2 2
T R
=
T R
c.
2 3
1 2
2 3
2 1
T R
=
T R
b.
2 3
2 1
2 3
1 2
T R
=
T R
d.
2 3
1 2
3 3
2 1
T T
=
R R
Uj i Kompet ensi
I PA Terpadu I X
312
8. Yang buk an mer upakan planet dalam adalah . . . .
a. Bumi c. Venus
b. Merkurius d. Jupit er
9. Sat elit yang di miliki oleh planet Mar s dan Nept unus adalah . . . .
a. 1 sat elit c. 5 sat elit
b. 2 sat elit d. 6 sat elit
10. Benda- benda di langi t yang j uml ahnya rat usan r i bu dan ber edar
mengelilingi mat ahari disebut . . . .
a. komet c. met eor
b. ast eroid d. met eorit
B. Jaw abl ah per t any aan ber i k ut dengan si ngk at dan t epat !
1. Apakah t at a sur ya it u? Jelaskan dan sebut kan anggot anya!
2. Jelaskan kat a- kat a di bawah ini:
a. Teor i Geosent r is!
b. Teori Heliosent r is!
3. Apakah ast eroid it u?
4. Jelaskan per ger akan komet dan sebut kan ber bagai gas yang berada
di dalamnya!
5. Sebut kan macam- macam met eorit !
P r o y e k
Car il ah informasi t ent ang planet - planet yang t er golong dwar f
planet dari maj alah, koran. t el evisi at au int er net , kemudian buat lah
r ingkasan dalam bent uk mult imedia unt uk dipresent asikan di depan
kelas.
Mat ahar i dan Bumi
313
Mat ahar i dan Bumi
Pet a Konsep
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i i ni .
• Mat ahar i • Bul an
• Bumi • Sat el i t
• Revol usi
• Rot asi
St r u k t u r
Mat ah ar i
Su mber En er gi
Mat ah ar i
Bu m i Rot asi Bu l an Man f aat Sat el i t
Or bi t Bu mi
I nt i Mat ahar i , Fot osf er,
Kr omosf er, Kor ona, dan
Pr ot u b er an s
Ger h an a Bu l an , Ger h an a
Mat ahar i , Pasang dan
Sur ut Ai r Laut
Mat ahar i dan Bumi
menj elaskan
t er di r i at as
menyebabkan
Unt uk memper mudah memahami mat er i ini, per hat ikan pet a konsep ber ikut ini.
Ki t a hi dup di bumi t ak l epas dar i per anan mat ahar i . Mat ahar i mer upakan
sumber ener gi t er besar di bumi . Tanpa mat ahar i mungki n t i dak per nah ada
kehi dupan di muka bumi i ni . Yang menj adi per t anyaan adal ah apa mat ahar i i t u
sebenar nya sehi ngga menj adi sumber ener gi dal am kehi dupan di bumi ser t a
bagai mana per edar an bumi , bul an dan sat el i t t er hadap mat ahar i dan pengar uh
i nt er aksi nya t er hadap kehi dupan di bumi ? Unt uk menj awab per t anyaan i ni per l u ki t a
bi car akan dan di skusi kan ber sama dal am bab sel anj ut nya.
Bab 15
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
314
A. St r uk t ur Mat ahar i
Mat ahari adalah pusat t at a surya kit a. Mat ahari
merupakan sebuah bint ang yang ukurannya t idak
t er l al u besar j i ka di bandi ngkan dengan bi nt ang-
bi nt ang yang l ai n mi sal nya bi nt ang net r on, dan
baj ang put i h ( whi t e dwar f ) . Mengapa mat ahar i
kelihat an lebih besar dan lebih t erang dibandingkan
dengan bint ang- bint ang yang lain yang ada di langit ?
Tent u saj a karena let aknya dekat dengan bumi.
Let ak mat ahari dari bumi kira- kira 149.600.000
km at au 1,49 x 10
8
km, ini disebut sat uan ast r onomi
( AU) . Bint ang yang t erdekat berikut nya adalah Al pha
Cen t au r i , j auhnya l ebi h dar i 4 x 10
13
km. Ahl i
ast ronomi modern t elah paham bahwa mat ahari kit a
hanya salah sat u bint ang dari kira- kira 100 milyar
bint ang yang ada dalam galaksi Bimasakt i.
Secara fisis matahari mempunyai sifat seperti dalam
tabel. Pada tabel, menunj ukkan bahwa massa matahari
sebesar 333.000 M
†
. Sedangkan j ari- j arinya 6,96 x
10
8
m at au sekit ar 109 R
†
dan mempunyai t emperat ur
efektif di permukaan sekitar 5770 K. Namun temperatur
dan t ekanan di pusat ( int i) t ent unya sangat besar
unt uk mendukung berat nya, mengapa? Temperat ur
pusat mat ahari 1,6 x 107 K dengan luminosit asnya
( energi yang diradiasikan) sekit ar 3,86 x 10
26
wat t .
Tabel Si f at Mat ahar i
Massa 1, 99 x 1030 kg
Jari- j ari 6, 96 x 108 m
Kerapat an rat a- rat a 1410 kg/ m
3
Gravit asi di permukaan 2, 74 x 102 m/ s
2
Temperat ur 5770 K
Luminosit as 3, 86 x 1026 W
Medan magnet :
Bint ik hit am 0, 3 T
Global 0, 0001 T
Periode rot asi 26- 35 hari
Mat ahar i dan Bumi
315
Dengan j arak mat ahari- bumi 1
AU dan berdasarkan hukum ber-
banding terbalik kuadrat j arak, kalian
bisa memperkirakan berapa wat t
energi yang j at uh di permukaan
bumi? Dengan perhit ungan secara
t eor i t i s t ent unya akan ber beda
dengan empiris. Perbedaan ini dapat
di gunak an unt uk menaf si r k an
unsur - unsur y ang ada pada
at mosfer bumi. Kerapat an rat a-rat a
mat ahari adalah 1410 kg/ m
3
, nilai
i ni konsi st en dengan komposi si
mat ahar i yang sebagi an besar
merupakan gas hidrogen 71% dan
helium 27,1%. Namun kalian bisa
membayangkan keber adaan gas
hi dr ogen dan hel i um pada
t emperat ur yang t inggi, sehingga
meni mbul kan suat u per t anyaan
yait u, apakah bent uk gas hidrogen
dan helium sama sepert i yang ada
di per mukaan bumi at au yang
per nah k al i an j umpai ? Unt uk
menj awab ini t ent u kalian berfikir
bahwa suat u zat bila dipanaskan
akan mengubah wuj ud, dalam hal
ini gas hidrogen dan helium dalam bent uk t erionisasi
yang disebut plasma.
Oleh karena massa bumi yang sangat besar maka
mat ahari mempunyai suat u t arikan gravit asi 2, 74 x
102 m/ s
2
at au sebesar 28 kali lebih kuat daripada
t ar i kan gr avi t asi bumi , l i hat per samaan gaya
gr avi t asi . Besar nya medan magnet pada saat
t erj adinya bint ik hit am at au sunspot akan lebih besar
yai t u 0, 03 T dan t emper at ur per mukaan t ur un
sekit ar 4000° K daripada keadaan normal. Periode
rot asi rat a- rat a 25, 4 hari dan bervariasi dari 34, 4
hari di kut ub dan 25,1 hari equat or mat ahari. Periode
rot asi yang t idak sama ini menunj ukkan st rukt ur
mat ahar i t i dak dal am bent uk benda t egar padat
t et api dalam bent uk fluida.
I nfo MEDI A
Bimasakt i at au Milky Way
adalah galaksi t empat sist em
t at a sur ya kit a ber ada. Galaksi
ini memiliki sekit ar 100 miliar
bi nt ang, t er masuk mat ahar i .
Selain bint ang, Bimasakt i j uga
t er susun at as awan gas dan
debu, baik yang berwarna gelap
maupun ber war na cemer l ang.
Para ahli ast ronomi
memper ki r akan massa t ot al
Bimasakt i sekit ar 200 miliar kali
dar i massa mat ahar i .
Gam b ar 1 5 . 1 Mat ahar i
Sumber : www. bnsc. gov. uk
I PA Terpadu I X
316
Mat ahari dengan massa dan volume yang sangat
besar t erdiri at as beberapa lapisan:
1 . I nt i Mat ahar i
I nt i mat ahari adalah bagian paling t engah dari
mat ahar i dengan j ar i - j ar i nya seki t ar
1
4
j ar i - j ar i
mat ahar i dan suhunya 1, 6 x 10
7
K. Pada bagian
inilah t erj adinya reaksi int i yang merupakan sumber
energi pancaran mat ahari. Reaksi int i yang t erj adi
adal ah r eaksi f usi . Reak si f u si adal ah r eaksi
penggabungan int i at om hidrogen menj adi int i at om
helium yang menghasilkan energi.
2 . Fot osf er
Lapisan fot osfer menyelubungi mat ahari dengan
ket ebalan lapisan 330 km dan suhu rat a- rat a 5. 700
K. Lapi san f ot osf er i ni t ampak ol eh mat a ki t a
berwarna kuning. Pada lapisan ini t erdapat but iran-
but iran gelap t erang yang formasinya t idak merat a.
3 . Kr omosf er
Kromosfer disebut j uga bola warna. Lapisan ini
menj ul ang sej auh 2000 km di at as per mukaan
mat ah ar i . Su h u r at a- r at a pada l api san i n i
diperkirakan 4. 273 K.
4 . Kor on a
Kor on a di sebu t j u ga
" m a h k o t a " mat ahar i , k ar ena
berbent uk lingkaran cahaya put ih
y ang i ndah y ang panj angny a
ber j ut a- j ut a ki l omet er ke ar ah
r uang angk asa. Suhu k or ona
dapat mencapai 2 x 10
6
K dengan
gas pada daer ah kor ona sangat
t ipis. Tebal lapisan korona mat ahari
mencapai 2, 5 x 10
6
km. Unt uk
men gamat i k or on a dapat
menggunakan t el eskop khusus
yang disebut k or onagr af .
I nfo MEDI A
Walaupun mat ahari berada 149
j ut a km dari bumi, sinarnya
masih cukup t erang unt uk
mer usak mat a secar a
permanen. Mat ahari t idak boleh
dilihat secara langsung dan
t ent unya t idak melalui t eleskop
at au t eropong. Galileo menj adi
but a karena memandang
mat ahar i.
Mat ahar i dan Bumi
317
5. Pr ot uber ans
Prot uberans merupakan pit a- pit a yang sangat
besar dan panj ang dar i gas yang menyal a dan
kadang- kadang mencapai ket inggian berat us- rat us
kilomet er memasuki daerah korona.
Di samping bagian- bagian mat ahari yang t elah
dij elaskan di at as, pada mat ahari t erdapat j uga noda-
noda at au gangguan- gangguan pada mat ahar i .
Adapun noda- noda mat ahari ant ara lain:
a. Gumpal an pada at mosf er
Lapisan fot osfer t ampak t idak licin t api berupa
gumpalan-gumpalan. Hal ini disebabkan adanya aliran
gas panas yang mengumpul dari dalam.
b. Bi nt i k - bi nt i k hi t am mat ahar i
Gej al a bi nt i k- bi nt i k mat ahar i dapat di amat i
dengan j elas j ika menggunakan t eropong. Bint ik-
bint ik mat ahari ada yang berumur beberapa menit
dan ada yang berumur berpuluh- puluh hari.
Gam b ar 1 5 . 2 Pr ot uber ans
Sumber : www. bweems. comb
Gam b ar 1 5 . 3 Bi nt i k mat ahar i
Sumber : Kamus Visual
Bint ik mat ahar i
Gr anul asi
I PA Terpadu I X
318
Bintik-bintik hitam matahari berwarna sangat gelap
disebut umbr a yang dikelilingi oleh bagian yang agak
t er ang di sebut p en u m b r a. Bi nt i k- bi nt i k hi t am
menyebabkan temperatur permukaan turun sekitar 4.000
K. Hal ini disebabkan karena terhalangnya aliran gas dari
dalam inti matahari, gangguan magnetik pada matahari.
Diameter bintik matahari mencapai 8 x 10
5
km.
c. Li dah api
Lidah api adalah fenomena pada mat ahari yang
kel uar dar i per mukaan f ot osf er. Ti nggi nya dapat
mencapai ribuan kilomet er dan memancar ke segala
arah lihat Gambar 15.1!
Diskusikan dengan t eman kalian!
1. Mengapa bisa t erj adi j uluran lidah api?
2. Mengapa pada saat t er j adi nya bi nt i k- bi nt i k hi t am dapat
mengganggu saluran komunikasi yang ada di bumi?
Tugas 15. 1
d. Pr omi nensa
Prominensa t erj adi pada permukaan kromosfer
bagian t epi. Prominensa merupakan gas panas yang
t erlepas dengan dahsyat dari permukaan mat ahari
yang menyer upai lidah api besar dan bent uknya
melengkung. Lengkungan ini dapat mencapai ribuan
kilomet er.
Gam b ar 1 5 . 4 Pr omi nensa
Sumber : www.leoniko.or.id
Mat ahar i dan Bumi
319
B. Sumber Ener gi Mat ahar i
Pada t ahun 1850- an ahli fisika
Jerman, Her man Von Hel mhol t z
mengusulkan bahwa energi cahaya
dan panas mat ahari it u dat ang dari
kont raksi at au penciut an mat ahari.
Menur ut t eor i i ni , ener gi yang
dilepaskan sebagai akibat adanya
perbedaan gaya gravit asi mat ahari
dan t ek anan gas mat ahar i k e
dalam suat u volume yang semakin
l ama semaki n keci l . Hel mhol t z
memper hi t ungkan bahwa suat u
pengurangan pada diamet er mat ahari yang hanya
85 m per t ahun akan memper t ahankan t i ngkat
keluaran energi mat ahari selama 25 x 10
6
t ahun mulai
dari wakt u asal mula mat ahari.
Teori pencipt aan Helmholt z t idak bahwa bert ahan
lama. Kemudian muncul suat u gagasan baru yait u
sumber energi mat ahari adalah hasil reaksi fusi baik
fusi prot on- prot on at au fusi helium dan reaksi siklus
karbon berdasarkan umur bint ang.
Reak si i n i mer u pak an r eak si i n t i y an g
menghasilkan bahan bakar mat ahar i dan bint ang
yang lain dengan t emperat ur ini mencapai 15 j ut a K
dan menghasilkan energi sekit ar 25 MeV.
C. Bu mi
prot on-
prot on
helium
fusion
siklus
karbon
Gam b ar 1 5 . 5 Reaksi f usi
Bumi merupakan salah sat u dari planet dalam
sist em t at a surya yang merupakan t empat kit a hidup
dan bisa unt uk cerminan ilmiah di dalam mempelaj ari
j agad raya.
I PA Terpadu I X
320
1 . Bent uk Bumi
Bent uk bumi kit a adalah bulat
pepat . I ni disebabkan rot asi planet
bumi yang dapat mengubah bent uk
bumi dan mengi dent i f i k asi k an
komposisi bumi bukan merupakan
bent uk benda t egar mel ai nkan
bent uk f l ui da yang agak pl ast i s.
Sehi ngga menj adi k an sebuah
bent uk yang sei mbang dengan
kekuat an rot asi dan gravit asi.
Diamet er bumi dar i kut ub ke
k ut ub adal ah 12. 700 k m dan
di amet er di sepanj ang ekuat or
1 2 . 7 5 0 k m, seh i n gga ada
per bedaan sekit ar 50 km. Unt uk
menent ukan t ingkat kepipihan ( oblat e) , e, dapat
dit ent ukan dengan persamaan:
e =
r - r
r
e p
e
Dengan r
e
adalah j ari- j ari di equat or dan r
p
adalah
j ari- j ari di kut ub.
2 . Di mensi Bumi
Bumi mempunyai massa dan volume. Menurut
t aksiran para ahli, massa bumi adalah 5,98 x 10
24
kg
at au 5, 98 x 10
27
gram. Kerapat an rat a- rat a bumi
dit ent ukan dengan membandingkan ant ara massa
bumi dan volume. Sedangkan bumi sendiri memiliki
volume 1,083 x 10
27
cm
3
.
Jadi, kerapat an bumi:
U =
5, 8 10 gram
1, 083 10 cm
27
27
3
= 5, 5 gram/ cm
3
Angka 5, 5 adalah sebagai angka kerapat an rat a-
rat a bumi.
Gam b ar 1 5 . 6 Bumi
Sumber : Ensiklopedi Geografi
Mat ahar i dan Bumi
321
Bumi kit a adalah yang t erpadat di ant ara planet yang lain.
Jelaskan pendapat kalian! Diskusikan dengan t eman kalian!
Di samping massa dan kerapat an bumi, bumi
memiliki gaya gravit asi dan gaya magnet . Pada abad
XVI I Si r I saac New t on memper j elas penger t ian
t ent ang gravit asi pada saat ia merumuskan hukum
gr avi t asi nya yang t er kenal , l i hat Bab 14. I st i l ah
gravit asi, t epat nya gravit asi bumi dit erapkan pada
kekuat an gravit asi yang dilakukan oleh bumi. Masalah
gr avi t asi akan di j el askan l ebi h j auh pada bab
berikut nya.
Gaya magnet ( magnet i sme) adalah kekuat an
suat u benda unt uk menarik benda lain. Hukum magnet
menyat akan bahwa kut ub-kut ub yang sama akan t olak
menolak dan kut ub- kut ub yang berbeda akan t arik
menarik. Sebuah magnet mempunyai dua kut ub yait u
kut ub ut ar a dan kut ub sel at an. Mengapa bumi
mempunyai gaya magnet? Pada tahun 1600, Si r Wi l l i am
Gi l ber t , seorang ahli fisika I nggris, mengaj ukan gagasan
bahwa bumi itu bertingkah laku seperti magnet raksasa,
yang berkut ub ut ara dan berkut ub selat an. Gagasan
ini sekarang dit erima secara luas.
Bila kalian menggunakan sebuah kompas, j arum
akan menunj ukkan sepanj ang garis kekuat an yang
melingkar dari kut ub magnet yang sat u ke kut ub yang
lain yang disebut gar i s gaya. Di mana kut ub- kut ub
magnet t idak bersesuaian secara t epat dengan kut ub-
kut ub geografi yait u membent uk penyimpangan.
3 . Bagi an Bumi
Bumi t erdiri at as t iga bagian yait u udara, air, dan
bagian padat yang berlapis yang t erdiri at as at mosfer,
hidrosfer, dan lit osfer.
Keg i at an
I PA Terpadu I X
322
a. At mosf er
Kit a bernapas membut uhkan oksigen, oksigen
yang kit a ambil berasal dari at mosfer bumi. Udara
yang mengelilingi bumi t erdiri at as 78 % nit rogen,
21 % oksi gen, dan 1 % gas l ai n t er masuk di
dalamnya uap air dan karbon dioksida.
Bagian- bagian at mosfer:
1) Tr oposf er
Lapisan ini berkait an dengan
cuaca, kar ena pada t r oposf er
t erj adi perubahan suhu, t ekanan,
dan kadar uap air. Pada bat as luar
t roposfer t erdapat zona pemisah
ant ara t roposfer dengan st rat osfer
sel anj ut ny a y ang di sebut
t r o p o p au se. Semaki n ke at as
t emper at ur dal am t r oposf er
menurun secara t et ap sampai pada
ket inggian t ropopause yait u 15 km.
2) St r at osfer
Panj ang l api san st r at osf er
adalah 15 km sampai 40 km di at as
permukaan bumi. I nilah zona di mana aliran udara
kuat dan ber ger ak cepat , yang dapat mencapai
kecepat an 400 km per j am. Temperat ur di lapisan
st r at osf er nai k dar i t i ngkat bawah –60° C pada
ket inggian 15 km sampai ke t ingkat at as 0° C pada
ket inggian 40 km. Pada lapisan st rat osfer t erdapat
lapisan ozon ( O
3
) .
I nfo MEDI A
Sej ak t erbent uknya bumi,
kandungan kimiawi at mosfer
t elah berevolusi. Karbon
dioksida menurun secara
signifikan ant ar a 4. 500 dan
3. 000 j ut a t ahun yang lalu.
Kenaikan nit rogen mengalami
hal yang serupa. Tingkat
oksigen mulai naik pada saat
yang bersamaan karena
fot osint esis t umbuhan pr imit if
yang menggunakan CO
2
dan
mengeluarkan oksigen.
Tugas 15. 2
1. Pernahkah kalian mendengar adanya lubang pada lapisan ozon?
2. Apa fungsi lapisan ozon t erhadap kehidupan kit a?
3. Apa penyebab t er j adi nya l ubang ozon dan apa aki bat nya
t erhadap kehidupan manusia di bumi?
Mat ahar i dan Bumi
323
3) Mesosfer
Tebal lapisan ini adalah 40 km sampai sekit ar 70
km di at as permukaan planet kit a. Suhu pada lapisan
mesosfer dari 0° C pada ket inggian 40 km sampai
t ingkat bawah –90° C pada ket inggian sekit ar 75
sampai 80 km ke at as.
4) Ter mosf er
Termosfer adalah lapisan dengan daerah yang
meluas dari 70 km sampai 400 km di at as bumi. Pada
daerah ini udaranya sudah menipis. Lapisan t ermosfer
ini sering disebut l api san i onosf er , karena t erbuka
ol eh r adi asi dar i r uang angkasa dan mat ahar i .
Temperatur di lapisan ini naik seiring dengan ketinggian
sampai pada level 1500 K – 2000 K. Banyak molekul
dan at om- at om yang t erionisasi. Namun demikian
selalu t erj adinya suat u keseimbangan dikarenakan
adanya el ekt r on bebas yang dengan cepat nya
merekombinasi kembali dengan ion- ion t ersebut .
Jelaskan, mengapa pada lapisan t ermosfer banyak molekul- molekul
yang t erionisasi! Diskusikan dengan t eman kalian!
5) Eksosfer
Lapisan eksosfer ini berada pada ket inggian 400
km at au lebih. Lapisan ini adalah lapisan luar dari
at mosfer.
b. Hi dr osf er
Bumi diperkirakan adalah sat u- sat unya planet
yang mengandung ai r. Seki t ar t i ga per empat
permukaan bumi t erdiri dari perairan. Hampir 96%
berat air bumi t ersusun dari hidrogen dan oksigen.
Di samping it u nat rium, klorin dan banyak unsur
lain j uga dit emukan di perairan samudra.
Tumbuh- t umbuhan dan ber bagai hewan yang
dit emukan di laut merupakan sumber yang sangat
besar nilainya, yang memberi orang makanan, pupuk,
Tugas 15. 3
I PA Terpadu I X
324
dan bahan- bahan l ai nnya. Laut an at au samudr a
mengandung banyak sekali miner al yang ber nilai
t inggi sepert i garam dapur ( NaCl) , magnesium, emas,
uranium, t embaga, dan sebagainya.
c. Li t osf er
Lapisan lit osfer merupakan lapisan paling at as
dari bumi, t erdiri at as berbagai j enis bat uan ant ara
lain bat uan gunung ber api, bat uan endapan dan
bat uan met amorfik, sert a t anah. Lapisan lit osfer ini
akan dij elaskan lebih j auh pada Bab 16.
4 . Ger ak Bumi
a. Rot asi bumi
Bumi dalam mengit ari mat ahari mengalami rot asi
dan revolusi. Periode rot asi sekit ar 23 j am 56 menit
4, 09 det ik at au sekit ar 24 j am.
Ak i bat dar i pada r ot asi bumi , mak a bumi
mengalami gerak semu t erhadap mat ahari. Sekali
bumi berot asi ( sat u periode rot asi) , semua t empat
di bumi t el ah menj al ani per put aran 360° buj ur,
dengan r ot asi di t empuh 24 j am. Ber ar t i set i ap
deraj at buj ur dit empuh dalam wakt u 24 x 60 menit :
360 = 4 menit . Dengan demikian perbedaan wakt u
ant ara dua t empat yang berbeda buj urnya 15° adalah
15 x 4 menit = 60 menit = 1 j am. Oleh karena it u,
per bedaan wakt u ant ar a dua daer ah wakt u yang
berdampingan t ersebut adalah 1 j am.
Bumi dibagi dalam wilayah mer i di an yait u garis
lingkar yang melewati kutub utara dan selatan. Tempat-
t empat yang t erlet ak pada garis meridian yang sama
mempunyai wakt u yang sama. Sebagai wakt u pangkal
dit et apkan wakt u yang berlaku unt uk meridian yang
melewat i Greenwich ( I nggris) dan dit et apkan sebagai
buj ur 0°. Wakt u pangkal i ni di namakan w ak t u
Gr eenw i ch at au Gr eenw i ch Mean Ti me ( GMT) .
Set i ap gar i s buj ur 15° at au kel i pat an 15° di
sebelah t imur at au sebelah barat buj ur 0° dit et apkan
sebagai buj ur st andar. Wakt u pada buj ur st andar
disebut w ak t u st andar at au w ak t u l ok al . I ndonesia
Mat ahar i dan Bumi
325
mempunyai t iga buj ur st andar yait u 105°, 120°, dan
135° BT. Jika let ak buj ur st andar di sebelah barat
buj ur 0°, wakt unya dikurangi. Jika let aknya di sebelah
t imur 0° wakt unya dit ambah. Berart i, wakt u lokal
105° BT adalah GMT +
105
15
x 1 j am = GMT + 7 j am.
Wakt u lokal 120° BT adalah GMT +
120
15
x 1 j am =
GMT + 8 j am. Wakt u lokal 135° BT adalah GMT +
135
15
x 1 j am = GMT + 9 j am. Set iap daerah wakt u
kira- kira meliput i wilayah 7,5° di sebelah barat dan di
sebelah t imur suat u buj ur st andar.
Rot asi bumi mengakibat kan wilayah I ndonesia
t erbagi menj adi 3 daerah wakt u:
1) Wakt u I ndonesi a Bagi an Barat dengan buj ur
st andar 105° BT yang meliput i Sumat era, Jawa,
Madura, Kalimant an Barat , dan Kalimant an Tengah.
2) Wakt u I ndonesia Bagian Tengah dengan buj ur
st andar 120° BT yang meliput i Sulawesi, Bali,
Kal i mant an Ti mur, Kal i mant an Sel at an, Nusa
Tenggara Barat , dan Nusa Tenggara Timur.
3) Wakt u I ndonesi a Bagi an Ti mur dengan buj ur
st andar 135° BT yang meliput i kepulauan Maluku
dan Papua.
Buj ur 180° t el ah di t et apkan sebagai bat as
Penanggalan I nt ernasional (I nt ernat ional Dat e Line) .
Art inya, t anggal di belahan bumi t imur (dari 0° sampai
180° BT) lebih dahulu 1 hari daripada tanggal di belahan
bumi Barat ( dari 0° sampai 180° BB) . Let ak bat as
Penanggalan I nt ernasional berada di Samudra Pasifik.
Rot asi bumi j uga mengakibat kan perist iwa lain
sepert i penggembungan bumi pada khat ulist iwa dan
pemepat an bumi pada k ut ub- k ut ubny a ser t a
mengakibat kan angin pasat dan angin barat .
b. Rev ol usi bumi
Di samping berot asi bumi mengalami revolusi.
Selama berevolusi sumbu miring 23, 5° dari garis
t egak lurus pada eklipt ika. Revolusi yang demikian
I PA Terpadu I X
326
mengakibat kan pergant ian musim dan perubahan
lamanya siang dan malam. Kedudukan mat ahari yang
paling ut ara dicapai pada t anggal 21 Juni, yait u pada
garis 23, 5° lint ang ut ara. Garis 23, 5° lint ang ut ara
disebut gar i s bal i k ut ar a karena set elah t iba di garis
ini mat ahari t erlihat balik ke selat an.
Pada t anggal 23 Sept ember kut ub ut ara dan
kut ub sel at an bumi ber ada sama j auhnya dar i
mat ahari yang berada pada khat ulist iwa. Kedudukan
mat ahari yang paling selat an dicapai pada t anggal
22 Desember, yait u pada garis 23, 5° lint ang selat an,
garis ini disebut gar i s bal i k sel at an, karena set elah
t iba di garis ini mat ahari balik ke ut ara. Pada t anggal
21 Maret mat ahari berada di khat ulist iwa lagi, hanya
l et ak bumi ber seber angan or bi t ny a dengan
kedudukan pada 23 Sept ember.
Dari gambar di at as dapat disimpulkan:
1) Tanggal 21 Maret sampai 21 Juni
Bel ahan bumi ut ar a mengal ami musi m semi
sedangkan belahan bumi selat an mengalami musim
gugur. Di belahan bumi ut ara siang hari lebih panj ang
daripada malam hari, sedangkan di belahan bumi
selat an siang hari lebih pendek daripada malam hari.
2) Tanggal 23 Sept ember sampai 22 Desember
Belahan bumi ut ara mengalami musim gugur,
sedangkan belahan bumi selat an mengalami musim
semi. Belahan bumi ut ara mengalami siang yang
sol t i si musi m
panas
sol t i si musi m
di ngi n
Mat ahar i
t i t i k musi m
gugur
musi m gugur
musi m
di ngi n
t i t i k musi m
semi
musi m semi
musi m
panas
Gam b ar 1 5 . 7 Musi m- musi m dal am set ahun
Sumber : Kamus Visual
Mat ahar i dan Bumi
327
D. Rot asi Bul an
maki n pendek dar i pada mal am har i , sedangkan
belahan bumi selat an mengalami siang yang makin
panj ang daripada malam hari.
3) Tanggal 22 Desember sampai 21 Maret
Belahan bumi ut ara mengalami musim dingin
sedangkan belahan bumi selat an mengalami musim
panas. Belahan bumi ut ara menj alani siang yang
makin panj ang, walaupun masih t et ap lebih pendek
dar i pada mal am har i . Bel ahan bumi sel at an
mengalami siang yang makin pendek, t et api masih
lebih panj ang daripada malam hari.
Cat at an
Bagian bumi yang t erlet ak ant ara 23,5° lint ang ut ara
dan 2 3 , 5 ° l i nt ang sel at an t i dak mengal ami
pergant ian empat musim t ersebut .
Akibat lain dar i adanya r evolusi bumi adalah
t erlihat nya rasi bint ang yang berbeda dari bulan ke
bulan.
Rot asi bul an adal ah per put ar an bul an pada
porosnya. Periode rot asi bulan sama dengan periode
revolusi bumi. Sekali put aran bulan menempuh wakt u
24 j am sedangkan unt uk mengedar i bumi, bulan
membut uhkan wakt u 27, 3 hari.
Fase Bul an
Mengapa bent uk bulan selalu berubah j ika dilihat
dari bumi? Perubahan fase bulan dikarenakan selama
bulan bergerak mengelilingi bumi dalam wakt u sat u
bulan akan mempunyai sudut ant ara mat ahari, bulan,
dan bumi yang selalu berubah.
Pada saat bul an ber ada di ant ar a bumi dan
mat ahari, sisi bulan yang menghadap bumi akan
gelap karena bulan lebih dekat ke mat ahari. Fase it u
disebut bul an bar u. Bagaimana j ika bulan disebut
k uar t i r aw al ?
I PA Terpadu I X
328
Bul an di kuar t i r awal t ampak seper t i set engah
cak r am k ar en a separ u h bagi an bu l an y an g
menghadap bumi mendapat cahaya mat ahari. Mula-
mula bulan t ampak sabit t et api lama kelamaan makin
besar sampai set engah cakram yang sebenarnya
1
4
dari seluruh bola bulan.
Dari kuart ir awal bulan menuj u ke kuart ir kedua
yang sering kit a sebut bul an pur nama. Pada fase ini
bulan bersinar paling terang karena seluruh bagian bulan
yang menghadap bumi mendapat cahaya mat ahari.
Set elah bulan purnama at au fase bulan kuart ir kedua,
menuj u ke kuar t i r ket i ga. Di mana pada fase ini bentuk
bulan sama dengan bent uknya pada kuart ir pert ama,
t et api yang kelihat an set engah cakram bagian bulan
yang sebelahnya menghadap ke bumi.
Dari kuart ir ket iga bulan kembali baru. Pada fase
ini bulan mengecil at au mat i sehingga sering dikenal
dengan bulan mat i. Set elah bulan baru t erbent uk,
fase bulan akan kembali berulang.
aspek cakr am bul an
seper t i t ampak dar i
bumi
bul an
pur nama
or bi t bul an per empat
t er akhi r
bul an
bar u
Fase- Fase Bul an
cahay a
mat ahar i
per empat per t ama
Gam b ar 1 5 . 8 Fase- f ase bul an
Sumber : MoonPhasesrukyat ulhilal. or
Mat ahar i dan Bumi
329
E. Ger hana Bul an dan Ger hana Mat ahar i
Gerhana bulan t erj adi pada saat bumi t erlet ak
ant ara bulan dan mat ahari. Di mana mat ahari - bumi-
bulan t erlet ak pada sat u garis lurus. Pada saat it u
bul an t i dak mendapat cahaya mat ahar i kar ena
t erhalang oleh bumi. Sedangkan gerhana mat ahari
t erj adi apabila mat ahari - bulan - bumi t erlet ak pada
sat u gar i s l ur us. Bul an akan menut upi mat ahar i
selama gerhana mat ahari berlangsung.
Pada saat gerhana bulan dan gerhana mat ahari
akan membent uk dua bayangan.
1 . Umbr a
Umbra adalah bayangan yang dibent uk oleh bumi
dan at au bu l an ber ben t u k k er u cu t . Umbr a
merupakan ruang gelap yang t idak t erkena cahaya
sama sekali.
2 . Penumbr a
Penumbr a adalah bayang- bayang kabur yang
ber ada di seki t ar umbr a. Penumbr a mer upakan
daer ah agak kabur kar ena masih t er kena sedikit
cahaya.
Pada gerhana bulan at au syarat t erj adi gerhana
apabila bulan berada pada bulan purnama di dekat
salah sat u simpul orbit nya. Ket ika bulan masuk ke
dalam kerucut bayang- bayang gelap umbra, bulan
Ada dua j enis bulan yang diakui oleh para ahli
ast r onomi:
1. Bulan Sinodis
Fase bul an bar u 2 9 , 5 har i bul an bar u
( berikut nya)
2. Bulan Sideris
Periode orbit bulan sideris 27, 5 hari. Di mana
per i ode bul an si der i s hampi r dua har i l ebi h
pendek daripada bulan sinodis.
I PA Terpadu I X
330
berada j auh lebih dekat ke dasar
k er ucut dar i pada k e uj ung
kerucut . Gerhana bulan dimulai
ketika bulan memasuki penumbra
dan ber ak hi r k et i k a bul an
meninggalkan penumbra.
Ger hana bulan t idak akan
t erj adi j ika bidang edar bulan
ber i mpi t dengan bi dang edar
bumi. Akan t et api bidang edar
bul an membent uk sudut 5°
t er hadap bi dang edar bumi
sehingga dalam peredarannya
mengelilingi bumi, bulan me-
mot ong gar i s edar bumi se-
banyak 2 kali. Pada saat demikian
bulan dan bumi berada dalam sat u bidang. Ket ika bulan
purnama masuk ke dalam bayang- bayang bumi maka
t erj adilah gerhana bulan.
I nfo MEDI A
Melihat secara langsung ke fot osfer
mat ahari ( bagian cincin t erang dari
mat ahar i ) wal aupun hanya dal am
beberapa det ik dapat mengakibat kan
ker usakan per manen r et i na mat a
karena radiasi t inggi yang t idak t er-
lihat yang dipancarkan dari fot osfer.
Ker usakan yang dit imbulkan dapat
mengakibat kan kebut aan. Mengamat i
ger hana mat ahar i membut uhkan
pelindung mat a khusus at au dengan
menggunakan met ode melihat secara
t i dak l angsung. Kaca mat a sun-
glasses t idak aman unt uk digunakan
k ar ena t i dak meny ar i ng r adi asi
i nf r amer ah y ang dapat mer usak
ret ina mat a.
Gam b ar 1 5 . 9 Ger hana mat ahar i dan ger hana bul an
Sumber : adiwidagdo. blogsome. com
Mat ahar i dan Bumi
331
pasang perbani pasang purnama
Gam b ar 1 5 . 1 0 a) Pasang pur nama, b) Pasang per bani
Su mber : t ides_neapt idef 4iqun. wor dpr ess. com
( a) ( b)
F. Pasang dan Sur ut Ai r Laut
Pasangnya air laut dipengaruhi
ol eh gay a gr av i t asi bul an dan
mat ahar i t er hadap bumi . Tet api
pasang t erut ama disebabkan oleh
gaya gravit asi bulan karena j arak
ant ar a bumi dengan bul an j auh
lebih dekat daripada j arak ant ara
bumi dengan mat ahari. Jika ant ara gravit asi bulan
dan gravit asi mat ahari bekerj a dalam arah yang sama
akan t erj adi pasang yang sangat besar.
Unt uk set iap kali bulan melint asi meridian, akan
t erj adi dua pasang yang ut ama karena pengaruh
gr avi t asi bul an. Dal am sat u bul an t er dapat dua
pasang purnama, Gambar 15. 11a dan dua pasang
per bani , l i hat Gambar 15. 11b. Di mana pasang
pur nama di t andai dengan pasang t er besar dan
pasang perbani dit andai dengan pasang t erkecil.
Suat u gerhana mat ahari dapat t erj adi hanya, ( 1)
ket ika bulan berada pada bulan baru dan ( 2) ket ika
bulan berada di dekat salah sat u simpul orbit nya.
Terdapat t iga j enis gerhana mat ahari.
1. Gerhana mat ahari t ot al
2. Gerhana mat ahari cincin
3. Gerhana mat ahari sebagian
I nfo MEDI A
Pasang surut dapat dimanfaat kan
unt uk pengai r an sawah ( sawah
pasang sur ut ) , mengger akkan
pembangkit list rik dan pembuat an
gar am oleh nelayan.
or bi t bul an
or bi t bul an
ar ah mat ahar i
ar ah mat ahar i
I PA Terpadu I X
332
Pasang purnama t erj adi pasang yang t erbesar
kar ena gaya gr avi t asi bul an dan gaya gr avi t asi
mat ahar i beker j a pada ar ah yang sama. Pasang
purnama t erj adi pada bulan purnama dan bulan baru.
Pasang perbani t erj adi karena gaya gravit asi mat ahari
dan gravit asi bulan membent uk sudut 90°. Pasang
perbani t erj adi pada bulan seperempat .
Ant ara dua pasang t ersebut t erj adi surut . Pada
keadaan sur ut , ai r l aut mundur ke t engah l aut
sehingga pant ai t erlihat kering. Di selat yang sempit
dan muara sungai perbedaan t ingginya permukaan
air laut pada saat pasang dan pada saat surut bisa
men capai 1 6 met er. Tet api di l au t t er bu k a
perbedaannya hanya sekit ar 3 met er.
G. Ma n f a a t Sa t e l i t Or b i t Bu m i b a g i
Keh i d u p an
Suat u benda yang dibawa ke luar angkasa oleh
sebuah roket disebut muat an. Sat elit dalam roket
it u dapat berupa sebuah pesawat t ak berawak t et api
di dalamnya penuh dengan peralat an- peralat an ilmiah
dan canggi h at aupun sebuah k apsul dengan
awaknya. Awak dalam kapsul it u biasanya seorang
ast ronaut at au beberapa ast ronaut .
Kapsul berawak at aupun t anpa awak it u bukanlah
r oket meskipun pesawat ber awak at aupun t anpa
awak it u dilengkapi dengan roket kecil unt uk t uj uan
gerak penerbangan. Apapun yang menj adi asal sat elit
dal am r ok et i t u bi asany a di ny at ak an sebagai
pesaw at r uang angk asa at au k endar aan r uang
angk asa. Apabila pesawat t ersebut masuk dalam
orbit bumi baik yang berawak maupun t idak maka
pesawat at au kendaraan it u disebut sat el i t buat an.
Tet api j i ka pesawat i t u di t uj ukan unt uk t er bang
masuk ke l uar angkasa guna mencar i i nf or masi
t ent ang benda- benda l angi t anggot a t at a sur ya
disebut al at peny el i di k r uang angk asa.
Mat ahar i dan Bumi
333
Perj alanan yang akan dit empuh oleh suat u sat elit
harus benar- benar dipet akan secara hat i- hat i.
Adapun pemet aan unt uk sebuah sat elit ant ara
lain:
1. Memet akan perj alanan sebuah sat elit .
2. Memet akan perj alanan ke sebuah planet .
3. Pengendalian di luar angkasa.
4. Akhir penerbangan.
Hampi r semua pesawat r uang angkasa t ak
berawak di bangun unt uk memindahkan informasi
ke bumi melalui sist em t elemet ri. Melalui sist em ini
dat a yang t erkumpul oleh alat - alat ilmiah di dalam
pesawat diubah menj adi sinyal- sinyal radio. Sinyal-
sinyal radio ini kemudian di t ransmisikan ke st asiun-
st asiun di bumi.
1 . I nf or masi Tent ang Keadaan di Ruang Angk asa
Ant ara lain unt uk mempelaj ari keadaan di ruang
angkasa sepert i radiasi, magnet isme, debu, met eorit ,
dan sebagainya di ant aranya adalah:
a. Ser i Sat el i t Pegasus, Amer i k a Ser i k at
Di buat unt uk mel apor k an k ebocor an y ang
disebabkan oleh bent uran met eorit . Manfaat dari hasil
ekspedisi rancangan dinding pesawat ruang angkasa.
b. Ser i Ex pl or er , Amer i k a Ser i k at
Tuj uan dan hasi l ekspedi si : l aporan t ent ang
r adiasi, medan magnet , dan gelombang r adio di
angkasa.
c. Tanggal 25 Januar i 1983, Sat el i t Ast r onomi
I n f r a Me r a h ( SAI M) Am e r i k a Se r i k a t -
I nggr i s- Bel anda. 1
Tuj uan dan hasil ekspedisi:
1) mencet ak panas suam- suam dar i bi nt ang-
bint ang yang baru lahir
2) debu ant arbint ang
3) t at a surya j auh
4) menemukan sebuah komet ( SAI M Araki - Alcock)
yang mendekati sampai j arak 4,7 j uta km dari bumi.
I PA Terpadu I X
334
2 . Obser vasi Bumi
a. Vanguar d 1 dan 2 ( 1958 - 1959)
Tuj uan dan hasil ekspedisi:
1) Menunj ukkan bahwa bumi ber bent uk agak
l onj ong dar i kut ub dan ber bent uk el i ps di
sekeliling khat ulist iwa.
2) I nformasi t ent ang pengaruh mat ahari pada bumi
dan ruang angkasa ( seri OGO = Observat orium
Orbit al Geologis) .
3) Zona radiasi yang luas mengelilingi bumi di at as
daerah ekuat or.
b. Ser i Ex pl or er 1, 2, 12
Hasi l ek spedi si : mel en gk api dat a y an g
membu k ak an j al an bagi pen emu an dan
penganalisisan sabuk radiasi bumi.
c. Lan dsat 1 ( 2 3 Ju l i 1 9 7 2 ) dan 3 Lan dsat
ber i k ut ny a ( 1983)
Tuj uan dan hasil ekspedisi:
1) Membant u menemukan lokasi sumber- sumber
mineral bumi t ermasuk minyak bumi.
2) Memet akan geol ogi dengan har apan dapat
mengembangkan si st em di ni bahaya gempa
bumi.
d. Magsat , 1979
Diluncurkan unt uk mengawasi medan magnet
bumi.
3 . Obser vasi Mat ahar i
Ber t uj uan unt uk menel i t i par t i k el - par t i k el
mat ahar i , j i l at an api mat ahar i , si nar ul t r avi ol et ,
korona mat ahari, dan angin mat ahari.
a. Explorer
b. Pioneer
c. Helios 1 dan 2, Jerman Barat 1974 dan 1976
d. Solar Max, 1980 mengorbit bumi 575 km.
Mat ahar i dan Bumi
335
4 . Sat el i t Cuaca
Pada sat elit ini memberikan keunt ungan dengan
menunj ukkan formasi awan yang t erlepas di daerah
l uas pada per mukaan bumi yang pengambi l an
gambarnya dilakukan dengan menggunakan kamera
t elevisi dan disiar kan ke bumi melalui t elemet er.
Misalkan Nimbus 6 yang diluncurkan t anggal 12 Juni
1975 unt uk mengukur radiasi di at mosfer bumi.
5 . Sat el i t Komuni k asi
a. Amerika Serikat ( Telst ar, Sinkom, dan Early Bird) .
b. Sat elit I nt ernasional I nt elsat
c. Anik, Canada.
d. Molniya, Uni Soviet .
6 . Sat el i t Navi gasi
Sat elit - sat elit Transit diorbit kan oleh angkat an
laut Amerika Serikat sebagai navigat or.
7 . Sat el i t Bi ol ogi
Tahun 1966 Amerika Serikat memulai peluncuran
seri Bio Sat elit .
Direncanakan unt uk:
a. Menguj i coba reaksi berbagai macam organisme
dalam perj alanan ruang angkasa.
b. Mempelaj ari pengaruh hampa daya berat , radiasi,
dan t i dak adanya daur per gant i an si ang dan
malam.
8 . Sat el i t Mi l i t er
Sat elit semacam ini dit uj ukan unt uk keperluan milit er.
a. Midas, Amerika Serikat
Dapat melihat peluncuran peluru kendali melalui
penggunaan alat sensor inframerah.
b. Cosmos, Uni Soviet
Dapat mengambi l gambar l apangan udar a
Amerika Serikat , pabrik amunisi, t empat peluncur
peluru kendali.
c. 1968, seri Sat elit Terpadu, 1968
Dapat mendet eksi radiasi inframerah.
I PA Terpadu I X
336
Ref l ek si
Ran gk u man
1. Lapisan- lapisan mat ahari t erdiri at as:
a. int i mat ahari
b. f ot osf er
c. kromosfer
d. kor ona
e. pr ot uber ans
2. Noda- noda pada mat ahari:
a. gumpalan pada at mosfer
b. bint ik- bint ik hit am mat ahari
c. lidah api
d. prominensa
3. Bagian- bagian bumi meliput i: at mosfer, hidrosfer, dan lit osfer.
4. Bagi an- bagi an at mosf er : t r oposf er, st r at osf er, mesof er,
t er mosfer
5. Gerak bumi meliput i:
a. rot asi bumi
b. revolusi bumi
6. Gerhana bulan t erj adi ket ika posisi mat ahari, bumi, dan bulan
t erlet ak pada sat u garis lurus.
7. Gerhana mat ahari t erj adi ket ika posisi mat ahari, bulan, dan bumi
t erlet ak pada sat u garis lurus.
8. Manfaat sat elit orbit bumi bagi kehidupan:
a. mendapat kan informasi t ent ang keadaan di ruang angkasa
b. observasi bumi
c. observasi mat ahari
d. menyelidiki cuaca
e. unt uk keperluan komunikasi
f. unt uk keperluan milit er
Sepert i yang kalian ket ahai negara maj u sepert i Amerika Serikat
berlomba- lomba unt uk meluncurkan pesawat luar angkasa, baik
unt uk keperluan penelit ian, komunikasi, maupun milit er. Sebut kan
hasi l - hasi l yang di per ol eh dal am mi si - mi si t er sebut ! Bagai mana
dengan I ndonesia?
Mat ahar i dan Bumi
337
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( X) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Di bawah ini yang buk an merupakan bagian- bagian dari mat ahari
adalah . . . .
a. int i c. f ot osf er
b. kor ona d. lit osfer
2. Bagian at as dari at mosfer mat ahari yang sering disebut sebagai
mahkot a mat ahari adalah . . . .
a. kor ona c. f ot osf er
b. pr ot uber ans d. kromosfer
3. Berikut ini yang buk an bagian dari noda- noda pada mat ahari adalah
. . . .
a. gumpalan mat ahari c. lidah api
b. bint ik- bint ik mat ahari d. prominensa
4. Besarnya kepadat an bumi adalah . . . .
a. 3, 5 gram/ cm
3
c. 5, 5 gram/ cm
3
b. 4, 5 gram/ cm
3
d. 6, 5 gram/ cm
3
5. Di bawah ini adalah lapisan at mosfer yang berada pada 10 km sampai
40 km di at as permukaan bumi adalah . . . .
a. t r oposf er c. mesosfer
b. st r at osf er d. t er mosfer
6. Berikut ini yang buk an merupakan bagian- bagian daripada lapisan
bumi adalah . . . .
a. at mosfer c. hidrosfer
b. ionosfer d. lit osfer
7. Gerakan bumi yang mempunyai kala edar 23 j am 56 menit 4, 09
det ik adalah . . . .
a. rot asi c. put aran
b. revolusi d. keliling
8. Berikut ini wakt u di mana belahan bumi ut ara mengalami musim
gugur sedangkan belahan bumi selat an mengalami musim semi
adalah . . . .
a. 21 Juni – 23 Sept ember
b. 23 Sept ember – 22 Desember
c. 22 Desember – 21 Maret
d. 21 Maret – 21 Juni
Uj i Kompet ensi
I PA Terpadu I X
338
9. Bulan yang mempunyai orbit bulan 27, 5 hari adalah bulan . . . .
a. sinodis c. kuart ir awal
b. baru d. sideris
10. Bayangan int i yang berbent uk kerucut pada saat gerhana bulan
disebut . . . .
a. umbra c. lengkap
b. penumbra d. t ak lengkap
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan t epat !
1. Jelaskan t ent ang lapisan- lapisan mat ahari!
2. Jelaskan t ent ang lapisan- lapisan bumi!
3. Sebut kan perbedaan gerhana bulan dan gerhana mat ahari!
4. Gerhana mat ahari ada 3, sebut kan dan j elaskan!
5. Jelaskan perbedaan pasang purnama dan pasang perbani!
P r o y e k
Kumpulkan informasi t ent ang akt ivit as mat ahari dan pengaruhnya
t erhadap bumi, lengkapi dengan gambar yang mendukung informasi
t ersebut dan buat lah dalam bent uk kliping!
Lapisan Lit osfer
339
Lapi san Li t osf er
Unt uk memper mudah memahami mat er i ini, per hat ikan pet a konsep ber ikut ini.
Pet a Konsep
Set el ah kal i an memahami pet a konsep di at as, per hat i kan kat a- kat a kunci ber i kut
yang mer upakan kunci dan car a memahami mat er i i ni .
• Li t osf er
• Manusi a
• Pel apukan
• Pemanasan Gl obal
• Li ngkungan
Gas- gas Pen cemar
y ai t u CO
2
dan Fr eon
( CFC)
Te n a g a
En d og en
Te n a g a
Ek so g en
1. Mek ani k
2. Ki mi a
3. Or gani k
Pe r m u k a a n
Bu m i
Pel ap u k an Pe m a n a sa n
Gl o b a l
Li n gk u n gan
dan Manusi a
Lap i san
Li t osf er
menj elaskan
penyebab
di bedakan di sebabkan
Tahukah kal i an bahwa bumi ki t a t er di r i at as ber bagai l api san? Coba r enungkan,
kal i an ber pi j ak di l api san bumi pal i ng l uar, l api san apakah menur ut kal i an?
Renungkan j uga l uas bumi yang t er di r i at as bat u- bat uan seper t i di sekel i l i ng kal i an,
bagai mana l api san- l api san bumi yang ber ada di bawah- bawahnya. Kal i an akan
menemukan dan memahami l api san- l api san bumi , khususnya l api san pal i ng at as
bumi at au l api san l i t osf er dengan mempel aj ar i bab i ni . Sel ai n i t u kal i an j uga bi sa
menemukan pr oses- pr oses yang t er j adi pada l api san l i t osf er dan pengar uhnya pada
l i ngkungan seki t ar ki t a.
Bab 16
Kat a Ku n ci
I PA Terpadu I X
340
A. Per muk aan Bumi
Mengapa bent uk per mukaan
bumi t idak rat a? Tahukah kalian
penyebabnya? Bent uk permukaan
bumi t idak rat a disebabkan oleh
dua fakt or ut ama yait u fakt or dari
dalam yait u berupa suat u t enaga
yang sangat besar sehingga dapat
membent uk per muk aan bumi
ber aneka r agam. Tenaga yang
demi k i an di sebu t t e n a g a
e n d o g e n . Coba sebu t k an
per muk aan bumi / r el i ef y ang
diakibat kan oleh t enaga endogen!
Fakt or dari luar yait u t enaga
ek sogen yang bersifat merusak
per mu k aan bu mi di man a
per mukaan bumi akan ber ubah
karena t enaga dari luar t adi. Coba
sebut kan cont oh t enaga eksogen!
Gam b ar 1 6 . 1 Lapi san bumi
Sumber : Kamus Visual
kul i t bumi
kul i t l aut
kul i t benua
l i t osf er
astenosfer
mant el
l uar
mant el
dal am
i nt i l uar
i nt i dal am
ketidaksinambungan
gut enber g
ketidaksinambungan
mohor ovi c
B. Pel ap u k an
Pelapukan adalah proses perubahan at au dengan
kat a lain rusaknya bat u- bat uan ( at aupun benda yang
lain pada t empat di mana bat uan t ersebut berada)
akibat t enaga oksigen. Macam- macam pelapukan
dij elaskan sebagai berikut .
1 . Pel apuk an Mek ani k
Pel apukan mekani k t er j adi per bedaan suhu
karena proses wakt u dan fakt or- fakt or lain sepert i
air yang mengalir, angin yang bert iup, ombak yang
menghant am kar ang. pr oses pel apukan secar a
mekanik berpengaruh pada lingkungan, di ant aranya
pasir dan bongkahan bat u yang berguna sebagai
bahan bangunan.
Lapisan Lit osfer
341
2 . Pel apuk an Ki mi a
Pelapukan kimia adalah pelapukan yang t erj adi
pada bat u- bat uan di permukaan bumi akibat adanya
reaksi kimia yang disebabkan oleh perist iwa- perist iwa
alam. Cont ohnya air huj an yang mengandung CO
2
dapat melarut kan bat uan gamping.
Bat u kapur at au gamping dengan rumus kimia
CaCo
2
bi l a ber campur ai r huj an ( H
2
O) y ang
mengandung CO
2
, mak a ak an l ar ut menj adi
Ca( HCO
3
)
2
.
Reaksi- reaksi kimia t adi menghasilkan larut an
asam ( Accu Zuur) yang mengakibat kan bat u- bat uan
dapat hancur.
3 . Pel apuk an Or gani k
Pelapukan organik didefinisikan sebagai pelapukan
pada bat u- bat uan di permukaan bumi sebagai akibat
akt ivit as makhluk hidup. Akt ivit as makhluk hidup ada
yang bersifat kimiawi dan ada j uga yang bersifat
mekanik. Akibat akt ivit as mekanik akan menimbulkan
pelapukan biomekanik, cont ohnya manusia memecah
bat u, mengolah lahan pert anian at au perladangan,
pert ambangan, sehingga mengakibat kan perubahan
pada lapisan t anah.
Sedangkan unt uk akt ivit as kimiawi akan
menimbulkan pelapukan biokimia, cont oh-
nya sepert i akar t anaman sert a hewan-
hewan dan j uga bakt er i - bakt er i me-
ngeluarkan cairan- cairan ( excreet ) yang
bersifat asam. Akibat dari cairan-cairan yang
bersifat asam t adi akan mengakibat kan
bat u- bat uan menj adi l unak, sehi ngga
dengan mudah dapat di t embus. Dar i
perist iwa t ersebut merupakan akibat negat if
dari akt ivit as kimiawi. Sedangkan salah sat u
contoh positif akibat aktivitas kimiawi adalah
si sa t umbuh- t umbuhan ( humus) dapat meng-
gemburkan t anah yang keras sehingga menj adi t anah
gembur dan sangat baik unt uk pert anian at aupun
perladangan.
Gamb ar 1 6 . 2 Sal ah sat u
pel apukan or gani k
Sumber : ht t p: / / cc. kangwon. ac. kr
I PA Terpadu I X
342
C. Pemanasan Gl obal
Pemanasan global yang t er j adi di per mukaan
bumi pada dasar nya di aki bat kan ol eh gas- gas
pencemar seper t i kar bondi oksi da ( CO
2
) dan gas
freon at au kloro fluoro karbon ( CFC) yang dihasilkan
akibat kemaj uan t eknologi. Karbondioksida berasal
dari asap pabrik, asap kendaraan bermot or dan hasil
k ebak ar an hut an dan pembak ar an sampah.
Pemanasan global sering disebut dengan efek rumah
kaca ( green house effect ) . Proses efek rumah kaca
t er j adi ber awal ket i ka gas- gas pencemar seper t i
k ar bondi ok si da dan CFC menahan pancar an
gelombang panas di permukaan bumi. Di mana panas
akan memant ul kembali ke bumi, sehingga akan
t erj adi kenaikan t emperat ur di permukaan bumi.
Adany a pemanasan gl obal y ang t er j adi di
permukaan bumi akan berdampak negat if t erhadap
l i ngkungan di per mukaan bumi . Bayangkan j i ka
volume gas pencemar sepert i karbondioksida ( CO
2
)
meningkat dari wakt u ke wakt u maka semakin t inggi
t emper at ur yang akan menyebabkan pemanasan
global. Mengapa bisa t erj adi?
Gunung api
S
i
n
a
r

m
a
t
a
h
a
r
i
I
n
f
r
a
m
e
r
a
h
I
n
f
r
a
m
e
r
a
h
CO
2
berlebihan
Atmosfer
Gam b ar 1 6 . 3 Pemanasan gl obal
Su mber : Ensiklopedi Sains dan Kehidupan
Lapisan Lit osfer
343
D. Li ngk ungan dan Manusi a
Ji ka t emper at ur semaki n t i nggi , maka bi sa
mengakibat kan kemungkinan- kemungkinan negat if
t er hadap makhluk hidup maupun lingkungannya,
sepert i berpengaruh t erhadap iklim dan cuaca di bumi,
suhu t ubuh manusi a, dan l ahan- l ahan per t ani an
menj adi kering.
Apa ar t i l i ngkungan i t u? Li ngkungan adal ah
sesuat u yang mut l ak di but uhkan manusi a unt uk
t erus mempert ahankan proses hidupnya.
Adanya int eraksi ant ara manusia dan lingkungan
seki t ar i t ul ah yang akan mempengar uhi pr oses-
proses yang t erj adi di lingkungan.
1 . Li n gk u n gan Dar at dan Pen gar u h n y a t er h adap Keh i du pan
dan Kesehat an Manusi a
Lingkungan dar at yang mencakup at as bat u-
bat uan, t anah dan sebagainya secara alamiah akan
mengalami proses- proses menurut spesifikasinya.
Meskipun secara alamiah lingkungan darat mengalami
pr oses seper t i pecahnya bat u- bat uan, er osi yang
t erj adi pada t anah, at aupun proses yang lain, t et api
manusia berperan sama pent ingnya
t er hadap pr oses y ang t er j adi
t erhadap lingkungan darat .
Ber i k ut i ni cont oh- cont oh
akt ivit as negat if manusia t erhadap
lingkungan darat .
a. Menebang hut an secara liar.
b. Pen amban gan pasi r at au
bahan t ambang secara liar.
c. Pembuangan sampah sem-
barangan dan sebagainya.
Cont oh yang ket i ga sampai
saat ini yang masih menj adi bahan
perhat ian secara serius meskipun
cont oh yang pert ama dan kedua
I nfo MEDI A
Banyak i l muwan ber t anya- t anya
apakah manusi a, seper t i hal nya
dinosaurus dapat punah. Dinosaurus
t ampaknya merupakan karbon pasif
dari bumi yang berubah, sedangkan
manusia memainkan peran pent ing
dalam pengrusakan lingkungannya.
Pada t ahun 2000 ini hampir 6 milyar
manusia di bumi, semuanya meng-
hasilkan limbah dan polusi. Selain
pemanasan gl obal y ang dapat
t erj adi karena efek rumah kaca, zat
kimia yang dikeluarkan menipiskan
l api san ozon, y ai t u l api san di
at mosfer yang menj aga radiasi ul-
t ra ungu yang berbahaya.
I PA Terpadu I X
344
sama pent ingnya. Pembuangan sampah anorganik,
seper t i pl ast i k, kal eng- kal eng bekas, at aupun
sampah anorganik lainnya yang t idak dapat diuraikan
oleh t anah. Pembuangan sampah- sampah t ersebut
berdampak negat if bagi kehidupan manusia. Adapun
dampak negat if t ersebut ant ara lain t anah menj adi
t i dak su bu r dan sampah y an g men u mpu k
menyebabkan penyakit .
2. Li n gk u n gan Udar a dan Pen gar u h n y a t er h adap Keh i du pan
dan Kesehat an Manusi a
Li ngkungan udar a adal ah f akt or
pent i ng unt uk k ehi dupan manusi a.
Manusia hidup perlu bernapas, bernapas
mengambil oksigen dari udara, j adi kit a
bernapas memerlukan oksigen. Bagaimana
j ika oksigen di udara t ercemari oleh zat -
zat lain? Mungkin kit a akan sakit bahkan
mungkin mat i.
Pencemaran udara terj adi akibat adanya
zat - zat l ai n yang t er pr oses ber sama
oksigen di udara. Zat-zat pencemar disebut
j uga pol ut an. Polut an udara berasal dari asap-asap
pabrik, asap kendaraan bermot or, asap pembakaran
sampah at au penyebab-penyebab yang lain.
3 . Li n g k u n g an Ai r d an Pen g ar u h n y a t er h ad ap Keh i d u p an
dan Kesehat an Manusi a
Lingkungan air adalah lingkungan di
sekit ar manusia yang mencakup perairan,
sepert i sungai, danau, laut , rawa, dan
sebagainya. Air merupakan kebut uhan
pokok yang mut lak harus t erpenuhi.
Di sampi ng ai r yang ki t a ambi l ,
kehi dupan ai r pun sangat ber manf aat
bagi kehidupan kit a. Sungai at au danau
men y edi ak an zat mak an an y an g
mengandung pr ot ei n y ang sangat
ber manf aat bagi k esehat an t ubuh,
misalnya rumput laut sert a ikan- ikan.
Ga m b a r 1 6 . 4 Pol usi udar a dar i
asap pabr i k
Sumber : www. pest aola. gr
Ga m b a r 1 6 . 5 Ai r mer u pak an
kebut uhan pokok makhl uk hi dup
Sumber : www. t hai- t our. com
Lapisan Lit osfer
345
Ref l ek si
Ran gk u man
1. Bagaimana cara penanggulangan t erhadap pencemaran yang
t erj adi di darat ? Jelaskan menurut pendapat kalian!
2. Apa peny ebab pencemar an udar a dan bagai mana car a
menanggulanginya?
3. Salah sat u akibat pencemaran udara ( khususnya dari karbon
dioksida) adalah efek rumah kaca. Bagaimana proses t erj adinya?
4. Coba kalian sebut kan dampak- dampak negat if dari membuang
sampah dan kot oran ke dalam sungai at au danau!
Tu gas
1. Tenaga endogen: t enaga yang sangat besar dari dalam bumi
yang membent uk permukaan bumi.
2. Tenaga eksogen : t enaga dari luas bumi yang bersifat merusak
permukaan bumi.
3. Pelapukan: proses perubahan at au rusaknya bat u- bat uan at au
benda lain akibat t enaga eksogen.
4. Macam- macam pelapukan:
a. mekanik b. kimia c. organik
5. Pemanasan global: naiknya t emperat ur di permukaan bumi akibat
kenaikan volume gas CO
2
dan gas freon yang menahan pancaran
gelombang panas sehingga memant ulkan kembali panas ke bumi.
6. Lingkungan darat , udara, dan air sangat berpengaruh dalam
kehidupan manusia, diant aranya:
a. penebangan hut an secara liar akan mengakibat kan banj ir
b. pembuangan sampah sembarangan akan menimbulkan penyakit
c. pencemar an udar a dapat menyebabkan penyakit salur an
per nafasan
d. pencemaran air akan menyebabkan ikan- ikan mat i sehingga
mengurangi t ersedianya prot ein.
Set elah kalian pelaj ari mat eri t ent ang lapisan lit osfer, coba cerit akan
kembali sebagai bahan r efleksi bagaimana pr oses pembent ukan
l i t osf er ser t a pengar uh per i l ak u manusi a sehar i - har i pada
pembent ukan lingkungan!
I PA Terpadu I X
346
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( X) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Planet di t at a surya yang mempunyai kehidupan adalah . . . .
a. Mars
b. Bumi
c. Venus
d. Plut o
2. Bumi t erdiri at as beberapa lapisan. Lapisan yang berada paling at as
adalah . . . .
a. ionosfer
b. mesosfer
c. lit osfer
d. st r at osf er
3. Pel apukan yang di sebabkan ol eh pr oses ki mi a ol eh per i st i wa-
perist iwa alam adalah . . . .
a. pelapukan alami
b. pelapukan kimia
c. pelapukan organik
d. pelapukan mekanik
4. Berikut ini adalah polut an yang menyebabkan t erj adinya pemanasan
global adalah . . . .
a. karbon dioksida
b. oksigen
c. merkuri
d. asam sulfat
5. Proses memperkaya perairan disebut j uga proses . . . .
a. ekst ensifikasi
b. nit rifikasi
c. eut rofikasi
d. int ensifikasi
6. Salah sat u cara mengurangi pemanasan global . . . .
a. penghij auan di daerah perkot aan
b. penggunaan bensin unt uk bahan bahan kendaraan
c. ladang berpindah
d. pembukaan hut an
Uj i Kompet ensi
Lapisan Lit osfer
347
7. Gej ala- gej ala lit osf er yang t er masuk oleh t enaga endogen, adalah
. . . .
a. vulkanisme
b. angin
c. air
d. glet ser
8. Berikut ini adalah penyebab pembent ukan lit osfer dari luar bumi,
k ecual i . . . .
a. angin, air, dan glet ser
b. pelapukan, erosi, dan sediment asi
c. sinar mat ahari, angin, dan luncuran es
d. diat ropisme dan vulkanisme
9. Tenaga yang berasal dari luar bumi bersifat . . . .
a. merusak bent uk muka bumi
b. membent uk muka bumi
c. menambah kekuat an muka bumi
d. menambah variasi bent uk muka bumi
10. Dat angnya musim huj an yang t idak t erat ur merupakan salah sat u
efek . . . .
a. pemanasan global
b. suhu
c. cuaca
d. angin
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan t epat !
1. Sebut kan lapisan- lapisan di bumi!
2. Sebut kan j enis- j enis pelapukan!
3. Apakah pemanasan global it u? Bagaimana proses t erj adinya?
4. Jelaskan t ent ang pengaruh lingkungan air, darat , dan udara t erhadap
kehidupan dan kesehat an manusia!
5. Sebut kan akibat pencemaran air dan cara menanggulanginya!
P r o y e k
Car ilah lit er at ur yang menj elaskan mekanisme huj an asam,
kemudian buat lah ringkasannya dilengkapi gambar- gambar yang
mendukung informasi t ersebut . Lakukan bersama kelompok kalian!
I PA Terpadu I X
348
A. Pi l i hl ah sat u j aw aban y ang benar dengan member i t anda
si l ang ( X) pada hur uf a, b, c, at au d!
1. Elekt romagnet banyak dipakai pada alat - alat list rik, karena . . . .
a. sifat kemagnet annya yang t et ap
b. sifat kemagnet annya yang lemah sehingga mudah diubah- ubah
c. sifat kemagnet annya t idak dapat dihilangkan
d. dapat dibent uk dengan berbagai bent uk sesuai keperluan dan
sifat kemagnet annya dapat diubah- ubah
2. Alat list rik di dalam ini yang t idak memakai magnet adalah . . . .
a. bel list rik c. pesawat penerima
b. mikrofon d. relai
3. Paku berada dalam medan magnet dan dapat menarik paku lain di
dekat nya. Kej adian it u disebut . . . .
a. deklinasi c. induksi
b. inklinasi d. konduksi
4. Gaya t arik- menarik at au gaya t olak- menolak yang t erkuat dalam
magnet t erdapat pada bagian . . . .
a. kut ub ut ara magnet c. t engah magnet
b. kut ub selat an magnet d. kedua kut ub magnet
5. Bila sebat ang baj a dij adikan magnet , bat ang it u menj adi . . . .
a. magnet t et ap c. elekt romagnet ik
b. magnet sement ara d. kut ub magnet
6. Yang menj adi dasar ut ama t imbulnya perbedaan pot ensial dalam
dinamo adalah . . . .
a. pergerakan magnet di sekit ar kumparan
b. pergerakan kumparan di sekit ar magnet
c. perubahan j umlah garis gaya dalam kumparan
d. perubahan kut ub- kut ub magnet dalam kumparan
7. Arus list rik dapat dit imbulkan oleh medan magnet . Arus list rik macam
ini dinamakan . . . .
a. arus kuat c. arus induksi
b. arus lemah d. arus t egangan rendah
8. Pernyat aan yang benar t ent ang t rafo adalah . . . .
a. t rafo dapat memperbesar daya list rik
b. t rafo dapat digunakan pada arus DC
Lat i han Semest er Genap
Lapisan Lit osfer
349
c. j ika t egangan primer > t egangan sekunder, maka arus primer
< arus sekunder
d. j ika arus primer > arus sekunder maka t rafonya merupakan
j enis st ep- down
9. Efisiensi sebuah t rafo adalah 80%. Jika daya primernya 500 W,
daya sekundernya adalah . . . .
a. 500 W c. 400 W
b. 425 W d. 625 W
10. Arus primer sebuah t rafo adalah 3, 5 A. Jika j umlah lilit an primer
120 dan lilit an sekundernya 42, maka besarnya arus sekunder adalah
. . . .
a. 12, 25 A c. 3, 5 A
b. 1 A d. 122, 5 A
11. Bumi dalam peredarannya mengelilingi mat ahari t erlet ak pada sat u
bidang yang disebut . . . .
a. meridian c. cakrawala
b. bidang buj ur d. eklipt ika
12. Teori yang t idak menj elaskan asal- usul t at a surya adalah . . . .
a. t eori Nebula c. t eori Dent uman besar
b. t eori Planet esimal d. t eori Bint ang kembar
13. Komet sebagian besar mengandung . . . .
a. hidrogen c. besi
b. oksigen d. es dan gas- gas beku
14. Pesawat angkasa di bawah ini milik negara USA, k ecual i . . . .
a. Mariner c. Apollo
b. Viking d. Venera
15. Planet yang periode revolusinya paling pendek adalah . . . .
a. Merkurius c. Bumi
b. Mars d. Jupit er
16. Lapisan at mosfer yang t er j adi pr oses ionisasi sehingga mampu
memant ulkan gelombang radio adalah . . . .
a. t er mosfer c. st r at osf er
b. mesosfer d. t r oposf er
17. Energi yang dipancarkan mat ahari berasal dari reaksi fusi unsur . . . .
a. hidrogen dan selenium c. hidrogen dan helium
b. hidrogen dan oksigen d. helium dan neon
18. Terbent uknya lapisan t anah akibat akt ivit as hewan kecil dalam t anah
merupakan pelapukan . . . .
a. organik
b. kimia
c. fisika
d. mekanik
19. Ber ikut ini akt ivit as negat if manusia t er hadap lingkungan dar at
adalah . . . .
a. pembuangan sampah pada t empat pembuangan akhir
b. pembalakan hut an
c. sist em pert anian t erasering
d. memisahkan sampah organik dan anorganik
20. Proses yang t erj adi pada lingkungan dipengaruhi oleh . . . .
a. int eraksi ant ara manusia sat u dengan yang lain
b. int eraksi ant ara manusia dan lingkungan
c. int eraksi ant ar lingkungan
d. int eraksi ant ara ekosist em
B. Jaw abl ah per t anyaan ber i k ut dengan si ngk at dan j el as!
1. Mengapa bent uk permukaan bulan selalu sama ket ika menghadap
bumi?
2. Sebut kan pembent uk lit osfer dan beri cont ohnya!
3. Bagaimana kalian bisa membukt ikan bahwa bumi bulat ?
4. Sebut kan akt ivit as yang t erj adi di mat ahari!
5. Apa dampak t erj adinya t abrakan kapal t anker pengangkut minyak
bagi lingkungan air?
I PA Terpadu I X
350
G l osar i um
Adapt asi
Kemampuan mak hl uk hi dup
u n t u k men y esu ai k an di r i dar i
l i ngkungannya.
Adapt asi f i si ol ogi
Penyesuaian dir i fungsi alat - alat
t ubuh at au ker j a al at - al at t ubuh
t er hadap l i ngkungannya.
Adapt asi mor f ol ogi
Penyesuai an di r i bent uk t ubuh
at au al at - al at t ubuh sehi ngga
sesuai dengan l i ngkungannya.
Adapt asi t i ngk ah l ak u.
Pen y esu ai an di r i t er h adap
l i n gk u n gan n y a dal am ben t u k
t ingkah laku.
Anoda
Kut ub y ang mempuny ai
pot ensi al l ebi h t i nggi dan di ber i
t anda posit if ( + ) .
Aquous humor
Cai r an ber f u n gsi u n t u k
member i makan kor nea, t er l et ak
ant ar a kor nea dan lensa mat a.
Ar us l i st r i k DC
Ar us list r ik sear ah.
Augment asi
Pr oses pengumpul an ur i ne di
dalam salur an pengumpul.
Aut osom
Kr omosom t ubuh.
AVomet er
Alat ukur yang dapat digunakan
unt uk mengukur kuat ar us list r ik,
beda pot ensi al , dan hambat an.
Kat a l ai n AVOmet er adal ah
mult imet er.
Basi cmet er
Al at u k u r k u at ar u s l i st r i k
den gan bat as u k u r 0 , 1
miliamper e.
Bi ok i mi a
I lmu yang mempelaj ar i t ent ang
per ubahan ki mi a di dal am t ubuh
makhluk hidup.
Bi ot ek nol ogi
Penggunaan mak hl uk hi dup
dan pr oses di dal amnya unt uk
menghasi l kan pr oduk makanan.
Day a l i st r i k
Besar usaha yang di l akukan
ol eh su mber t egan gan t i ap
sat uan wakt u.
Day a
Ener gi at au usaha t iap sat uan
wakt u.
Def ek asi
Pr oses pengel uar an zat - zat
si sa pencer naan dan zat yang
t idak t er cer na.
Dek l i nasi
Penyimpangan j ar um kompas
dar i ar ah ut ar a- sel at an y ang
sebenar nya.
Der et t r i bol i st r i k
Benda apabi l a memper ol eh
mu at an n egat i f bi l a di gosok
den gan sembar an g ben da di
at asnya, dan akan memper ol eh
mu at an posi t i f , bi l a di gosok
dengan benda di bawahnya.
Di hi br i d
Per si l angan dengan dua si f at
beda.
Domi nan
Si f at yang muncul bi l a ber -
sama- sama sifat yang lain.
Ef ek t or
Pember i t anggapan/ j awaban
impuls sar af ( ot ot / kelenj ar ) .
Ef i si ensi t r ansf or mat or
Per sen t ase h ar ga per -
bandi ngan ant ar a besar ener gi
yang di l epas t r ansf or mat or t i ap
sekon pada kumpar an sekunder
dengan ener gi y ang di t er i ma
t r ansfor mat or set iap sekon pada
kumparan pr imer.
Ek sk r esi
Pr oses pengel uar an zat - zat
si sa met abol i sme.
Glosar ium
351
El ek t r odi nami k a
List r ik dinamis.
El ek t r ol i t
Lar ut an y ang dapat meng-
hant ar kan list r ik.
El ek t r on
Pembawa mu at an - mu at an
list r ik negat if.
El ek t r ost at i s
List r ik st at is.
El emen k er i ng
I st ilah lain dar i bat er ai.
El emen sek under
El emen y an g dapat
menyi mpan muat an l i st r i k dan
set el ah t i dak habi s dapat di i si
kembal i .
Ener gi
Kemampuan unt uk melakukan
usaha ( ker j a) .
Est i vasi
Ti dur panj ang pada musi m
k emar au unt uk bi sa ber t ahan
hi dup.
Evol usi
Per u bah an sedi k i t demi
sedi ki t dal am wakt u yang l ama
sehi ngga meni mbul kan spesi es
bar u.
Fenot i p
Si f at y an g t ampak pada
i ndi vi du
Fer ment asi
Pr oses pen gu r ai an zat
makanan ol eh mi kr oor gani sme
y an g ber l an gsu n g secar a
anaer ob dengan bant uan enzim.
Fi l i al
Ket ur unan hasi l per si l angan
Fi l t r asi
Pr oses pen y ar i n gan dar ah
oleh ginj al.
Fot or esept or
Pener i ma r angsang cahaya.
Fov ea cent r al i s
Bi nt i k k uni ng. Bagi an dar i
r et ina yang paling peka t er hadap
cahaya.
Gay a Lor ent z
Gay a y an g di h asi l k an dar i
sebuah penghant ar ber ar us list r ik
di dalam medan magnet .
Gen
Penent u si f at ket ur unan, gen
t er dapat di sepanj ang kr omosom.
Gener at or dan di namo
Al at y ang mengubah ener gi
ger ak menj adi ener gi list r ik.
Genet i k a
I lmu yang mempelaj ar i t ent ang
penur unan sifat makhluk hidup.
Genot i p
Susunan gen yang menent ukan
sifat dasar makhluk hidup
Gonosom
Kr omosom penent u sel kelamin.
Hambat an depan ( R – depan)
Al at ukur beda pot ensi al j i ka
dipasang pada mikr oamper emet er.
Hambat an Shunt ( R – Shunt )
Al at ukur kuat ar us l i st r i k j i ka
dipasang pada mikr oamper emet er.
Hi ber nasi
Ti du r pan j an g pada mu si m
di ngi n.
Hi dr of i t
Tumbuhan yang hidup di air.
Hi gr of i t
Tumbuhan yang hi dup di daerah
l embap.
I mpul s sar af
Pesan/ r angsang yang di bawa
ol eh serabut saraf.
I ndr a
Al at t u bu h y an g ber f u n gsi
sebagai r esept or.
I nk l i nasi
Su du t y an g di ben t u k ol eh
magnet dengan gar i s mendat ar.
I nt er medi et
Si f at y an g mer u pak an
gabungan dar i dua individu.
I sol at or
Zat yang sukar dialir i elekt r on,
misalnya kar et , plast ik, ker t as.
I PA Terpadu I X
352
Jembat an v ar ol
Penghubung pada ot ak keci l ,
ant ar a bel ahan k anan dengan
bel ahan sebel ah ki r i .
Kat oda
Kut ub y ang mempuny ai
pot ensial lebih r endah dan diber i
t anda negat if ( –) .
Konduk t or
Zat yang mudah dialiri elekt ron,
mi sal ny a t embaga, al umi ni um,
dan besi .
Konst el asi
Bangunan, susunan, gugusan
bi nt ang.
Kr omosom
Pembawa si f at ket ur unan.
Kuar t i r
Par uh.
k Wh met er
Al at uk ur bany ak ny a ener gi
list r ik dalam sat uan kWh.
Lar u daun
Jamur Rhizopus yang t er dapat
pada bagi an t er t ent u daun.
Li t osf er
Lapisan paling at as bumi.
Magnet el ement er
Magnet - magnet kecil penyusun
sebuah magnet .
Magnet
Benda y ang dapat menar i k
besi at au baj a y an g ada di
dekat nya.
Met eor
Pecahan komet .
Met eor i t
Met eor yang ber hasi l sampai
ke bumi.
Mi k r obi ol ogi
I l mu y an g mempel aj ar i
mi kr oor gani sme.
Mi sel i um
Kumpulan dar i hifa j amur.
Monohi br i d
Per si l angan dengan sat u si f at
beda.
Nef r on
Sat u an st r u k t u r al dan
fungsional t er kecil ginj al.
Neur on k onek t or
Sel sar af y an g ber t u gas
menghubungkan ant ar a neur on
sat u den gan n eu r on y an g
l ai nnya.
Neur on mot or i k
Sel sar af y an g ber t u gas
men er i ma dan membawa
r an gsan g dar i pu sat sar af
menuj u ef ekt or.
Neur on sensor i k
Sel sar af y an g ber t u gas
men er i ma dan membawa
r angsang dar i r esept or menuj u
pusat saraf.
Nodus r anv i er
Lek u k an pada sel u bu n g
my el i n , ber f u n gsi u n t u k
memper cepat j alannya impuls.
Nut r i en
Zat y ang di per l uk an unt uk
pr oses kehi dupan.
Or bi t al
Li nt asan edar.
Papi l a
Ton j ol an - t on j ol an k eci l di
per mu k aan l i dah , ber f u n gsi
sebagai sar af pengecap.
Pasang
Naik.
Pel apuk an
Pr oses per usakan.
Pembul uh eust achi us
Sal ur an penghubung r ongga
mul ut dengan t el i nga t engah.
Pl ast i s
Lent ur.
Pol usi
Pencemar an.
Pol ut an
Zat pencemar.
Pupi l
Bagi an mat a y an g pek a
t er hadap r angsang cahaya.
Glosar ium
353
I PA Terpadu I X
354
Reabsor bsi
Pr oses peny er apan k embal i
zat - zat yang masi h di gunakan
t ubuh.
Ref l ek s
Ger ak y ang t i dak di sadar i ,
t er j adi secar a t iba- t iba.
Resept or
Pen er i ma r an gsan g/ i mpu l s
( alat indr a) .
Resesi f
Si f at yang t i dak muncul bi l a
ber sama sifat yang lain.
Sek r esi
Pr oses pengel uar an zat ol eh
kel enj ar yang masi h di gunakan
ol eh t ubuh.
Sel basi l us
Bagi an r et i n a y an g pek a
t er hadap cahaya l emah.
Sel k onus
Bagi an r et i n a y an g pek a
t er hadap cahaya kuat .
Sel ek si al am
Kemampu an al am u n t u k
men y el ek si semu a or gan i sme
yang hidup di dalamnya, di mana
hanya or gani sme yang mampu
men y esu ai k an di r i t er h adap
l i n gk u n gan n y a y an g ak an
sel amat , sedangkan yang t i dak
mampu menyesuai kan di r i akan
mat i.
Sel ubung myel i n
Lapi san pembungkus ser abut
sel sar af.
Semi k onduk t or
Zat yang hanya pada keadaan
t er t ent u dapat dengan mudah
dialir i elekt r on, misalnya: ger ma-
nium, silikon, dan kar bon.
St er k obi l i n
Zat war n a empedu y an g
mewar nai f eses.
Subst r at
Bah an t empat t u mbu h an
melekat at au hidup.
Sur ut
Tur un.
Tegangan t er mi nal ( ET)
Tegangan ant ar a uj ung- uj ung
r angkai an ( t egangan t ot al ) .
Tr ansf or mat or st ep- dow n
Al at u n t u k men u r u n k an
t egangan ar us bol ak- bal i k.
Tr ansf or mat or st ep- up
Al at u n t u k men ai k k an
t egangan ar us bol ak- bal i k.
Tr ansf or mat or
Al at unt uk menai k k an at au
men u r u n k an t egan gan ar u s
bol ak- bal i k.
Ur obi l i n
Zat war n a empedu y an g
mewar nai ur ine.
Vi t r eus
Bah an seper t i j el l y y an g
ber fungsi unt uk memper t ahankan
ben t u k bol a mat a agar t i dak
kempes.
Xer of i t
Tu mbu h an yan g h i du p di
daer ah ker i ng.
Daft ar Pust aka
355
Da f t ar Pust ak a
Corbeil, JC, Archambuit Ariane. 2004. Kamus Visual. I ndonesia–I nggris.
QA–I nt ernasional.
Kimball.2003. Biologi Jilid 1,2,3. Jakart a: Erlangga.
Darmodj o & Kaligis. 2004. I lmu Alamiah Dasar. Jakart a: Pusat Penerbit an
Universit as Terbuka.
Lukman Cecilia. 2005. Oxford Ensiklopedi Pelaj ar. Grolier I nt ernat ional,
I nc.
Marieb, E. N. 2004. Human Anat omy and Physycology. Sixt hed. San
Fransisco: Pearsin Benj amin Lummings.
Mart in. 2005. Biology. Sout hbank: Thompson & Brokes/ Cole.
Nader, S. S. 2004. Biology. Bost on: Mc. Graw–Hill, I nc.
Pinus Lingga. 2003. Hidroponik. Depok: Penebar Swadaya.
Purves, W.K, and Helier. 2004. Life: The Science of Biology. Sunderland:
Sinaver Assosiat es, I nc.
Raves, P. H. 2005. Biology, Sevent h ed. Bost on: Mc. Graw–Hill, I nc.
Sudiana, Yayan. 2004. Ensiklopedi Populer Anak. Jakart a: I cht iar Baru
van Hoeve.
Suroso AY, dkk. 2003. Ensiklopedi Sains dan Kehidupan. Jakart a: Tarit y
Samudra Berlian.
Susiloningt yas, Dwi, dkk ( Penj ) . 2006. Ensiklopedi Geografi. Jakart a:
Lent era Abadi.
Syukur, Abdul. 2005. Ensiklopedi Umum unt uk Pelaj ar. Jakart a: I cht iar
Baru van Hoeve.
Teresa Audesirk & Gerald Audesirk. Biology Life on Eart h. USA: Prent ice
Hall I nt ernat ional, I nc.
Woodford. Chris. 2006. Jej ak Sej arah Sains List rik ( Terj ) . Bandung:
Pakar Raya.
I ndek s
Bohr 155
Bulan 311
bulan purnama 338
Bulan Sideris 339
Bulan Sinodis 339
bumi 310, 311, 313, 314,
315, 323, 329, 330 340,
341, 345
C
cer ebellum 45
cer ebr um 45
Cer es 318
Char l es August i n Cou-
lomb 157
Claudius Pt olomeus 310
coloumb 165
Coper ni cus 313
cuaca 332
D
Dalt on 155
daya 303
daya list rik 243
DC 302
defisiensi 69
deklinasi 273
dendrit 39, 40
depolar isat or 228
det ekt or logam 285
diafragma 282, 283
dialisat or 11
diamagnet ik 264
dihibrid 116, 120
dinamo 225, 298, 299
diploid 110
Dir ect Cur r ent 228
domain 269, 271
dominan 115, 118
Dr osophi l a mel anogast er
108
dur amat er 45
E
Edmund Halley 318
efekt or 37, 41, 42
efisiensi 303
eklipt ika 315, 318
A
AC 270, 302
accumulat or 227
adapt asi 75, 76, 77, 81,
83, 84, 88, 90, 100
aki 225, 227, 229, 230
akson 39, 40, 46
alat ukur 246
aliran muat an 165
Alpha Cent aur i 324
amonium klor ida 228
amper e 182
amper emet er 166, 189,
190, 281
anaer ob 133
angin pasat 335
anoda 230
ant agonis 49
aphelium 313
arus 300
ar us bolak- balik 296,
299, 300, 302
arus induksi 297, 298
arus list rik 165, 190,
201, 230, 242, 271, 278,
281, 293, 295, 296
arus muat an 165
arus searah 302
ar us sekunder 284
asort asi 113
ast eroid 314, 318
ast eroid Apollo 318
at mosfer 332
aut osom 108
B
Basicmet er 231
bat erai 225
beda pot ensial 165, 167,
181, 182, 189, 190, 203,
210, 225, 227, 231, 232,
242
beda pot ensial list r ik
184, 225
Benj amin Fr anklin 156
besar an skalar 166
besar an vekt or 166
bint ang pagi 315
bint ang senj a 315
bint ik hit am 325
biot eknologi 128, 145,
146
ekskresi 8, 10, 68
eksokr in 38
eksosf er 333
ekspedisi 343
elekt r oda 229
el ekt r odi nami ka 154
elekt rolit 229
elekt r omagnet 279
el ekt r omagnet i k 284,
285, 295
elekt ron 154, 155, 156,
166, 225, 241
elekt r on bebas 195
elekt r onika 181
elekt r ost at ika 154
elekt r ost at is 193
elemen 227
elemen basah 227
elemen Volt a 228, 229
endokrin 38
endomet rium 25, 26, 29
energi 224, 226, 227,
240, 303, 325, 326, 329
energi bunyi 295
ener gi cahaya 295
energi kalor 248
energi kimia 230, 295
energi list rik 229, 230,
240, 245, 246, 249, 295
ener gi mat ahar i 329
ener gi pengger ak l i st r i k
226
ensorik 48
epididimis 21
EPL 226
erit rosit 83
Ernest St arling 52
est ivasi 85
est rogen 20, 27
eust achius 61
evolusi 89
F
fase bulan 337, 338
fenot ipe 111, 114, 116,
117, 118, 119, 121
fer ment asi 131
fer r omagnet ik 264, 265
fert ilisasi 29, 94, 95, 113
filial 114
fisiologi 76, 83, 100
f onor esept or 54
fot or esept or 54
fot osfer 326, 327, 328
I PA Terpadu I X
356
fovea 56
fusi helium 329
G
Galvanomet er 281, 296
gamet 120
ganglion 49
Ganymeda 317
garis balik selat an 336
garis balik ut ara 336
garis gaya 331
garis gaya magnet 278,
296
gaya 224, 273
Gaya Ger ak List r ik 226
gaya gravit asi 311, 312,
313, 314, 329, 341, 342
gaya Lorent z 285, 286
gaya magnet 285, 286,
331
gelembung 227
gelombang bunyi 285
generat if 94, 100
generat or 295, 298
genet ika 111, 117
genot ip 111
genot ipe 114, 116, 119,
121, 122
Geor ge Leclanche 228
gerhana bulan 339, 340
ger hana mat ahar i 339,
341
ger manium 195
get aran 282, 285
GGL 226, 227
glomerulus 3, 4
gonosom 108
gravit asi 330
green house effect 352
H
hambat an 181, 189, 190,
211, 242, 282
hambat an j enis 194, 195
Hans Chr i st i an Oer st ed
278
haploid 110
heliosent r is 310
helium 325, 326
hemofilia 122
hemoglobin 83
Her man Von Helmholt z
329
het erozigot 110, 117,
119
hibernasi 85
hidrofit 79
hidrogen 325
hidroponik 128, 137,
138, 139, 140
Hidrosfer 333
higrofit 78
hipofise 27, 28
hipofisis 53
hipot alamus 53
homozigot 122
hukum gravit asi 318
hukum Joule 248
hukum kekekal an ener gi
240
hukum Ohm 182, 194
I
induksi 269, 271, 295
i nduksi el ekt r omagnet i k
297
inklinasi 273
inkus 60
int ermediet 116
int i at om 155
isolat or 156, 195
irit asi 279
J
j embat an Varol 45
Johannes Kepler 313
j oule 245
Jupit er 314, 316, 317,
318
K
kala revolusi 318
kalium hidr oksida 229
karus 318
kat oda 230
kemor esept or 54
ker apat an 325
ker apat an ar us 194
kerj a 224, 225
khat ulist iwa 336
khemor esept or 64, 65
kodominan 115
kokhlea 61
komet 317, 318, 319
komet Halley 318
kompas 273, 276, 331
komut at or 299
kondukt ivit as 194, 195
kondukt or 37, 38, 151,
192, 193, 194, 195, 241,
248, 249
konekt or 41
koordinasi 38, 41, 45
kornea 55
koroid 56
korona 326, 327, 344
kor onagr af 326
Kor pus kr ause 68
Kor pus meissner 68
Korpus pacini 68
Korpus ruffini 68
Kr omosf er 326
kuat arus 165, 181, 189,
203
kuat arus list rik 166,
184, 202
kuat arus primer 304
kumparan 270, 279, 285,
286, 287, 288, 296, 301,
302, 303,
kut ub magnet 287
kut ub posit if 228
kut ub selat an 265
kut ub selat an 296
kut ub ut ara 270
kut ub ut ara magnet 273
L
lapisan ionosfer 333
lapisan lit osfer 349
larut an elekt rolit 229
lidah api 328
lingkungan 353
lingkungan air 354
lingkungan udara 354
list rik 279
lit osfer 334
loudspeaker 281, 285
M
magnet 264, 265, 269,
270, 271, 273
magnet element er 269
magnet list rik 279, 283,
299
magnet t et ap 283
magnet ik 264
malleus 60
Mars 314
massa 311, 312, 314,
319, 324, 325, 326, 330
I ndeks 357
mat ahari 312, 317, 323,
341
medan 279
medan list rik 193
medan magnet 273, 276,
295, 296, 301, 325
meiosis 23, 110
melebur 249
Mendel 112
meninges 45
menopause 26
menst r uasi 25
meridian 334
Mer kur ius 314
mesin 174
mesosf er 333
met eor 319
met eorit 343
Michael Faraday 295
mikrofon 282, 283
mit osis 24
monohibr id 111
morfologi 76, 77, 81, 82,
83, 100
mot or list rik 286
mot orik 41, 42, 46, 47,
48
muat an 152, 193, 194,
203, 226, 242, 342
muat an list rik 154, 167,
195, 201, 226
muat an posit if 165, 224
mult imet er 189, 231
N
Nefron 3
Nept unus 314, 316
ner aca punt i r Coul omb
157
net ron 155
neurit 39, 40, 46
neuron 38, 39, 40, 41,
46
neur ot r ansmit er 40
newt on 158
Nicolaus Coper nicus 310
nukleus 108
O
Ohmmet er 189, 231
oogenesis 23, 24
orbit 314, 319
osikel 60, 62
osmosis 79, 83, 84
ot olit h 63
ot ot omi 84
ovarium 23, 27, 28
oviduk 22
ovipar 94
ovovivipar 95
ovulasi 25, 28, 30
P
pallas 318
papila filiformis 65
papila fungiformis 65
papila sir kumvalat a 65
paralel 174
par amagnet ik 264
parasimpat ik 49, 50
pasang per bani 341
pelapukan 350
pelapukan kimia 351
pel apukan mekani k 350
pelapukan or ganik 351
pelvis renalis 2, 3
pembangkit list rik 293
penghant ar 167, 192
penumbra 328, 339
penyelidikan 278
perihelium 313
periode 325
piamat er 45
planet 309, 312, 313,
314, 316
planet kembar 316
polar isasi 224
polut an 145, 354
pot ensial 225, 228, 231
pot ensial rendah 166,
241
pot ensial t inggi 166,
194
predat or 87
pr ogest er on 25
Pr ominensa 328
prot eolit ik 129
prot on 155
Pr ot uber ans 327
pupil 58
R
radiasi 343
Raflesia ar noldi 98
r angkaian list r ik 170,
189
r angkaian par alel 200,
203, 210
r angkaian ser i 200,
210
rapat arus 194
reaksi fusi 326, 329
relai 283
r epr oduksi 97
resept or 37, 38, 41,
54, 62, 63, 64, 66
resesif 118, 121, 122
revolusi 311
revolusi bumi 335, 337
revolusi planet 315
Robert Darwin 89
rot asi 311, 325, 330
rot asi bulan 337
rot asi bumi 334, 335
rot asi planet 330
rot or 300
Rut her for d 155
S
sabuk ast eroid 318
saraf 44, 49, 50
sat elit 345
sat elit buat an 342
Sat urnus 314, 316
Schwann 40
seker ing 249
sel 227
seleksi alam 75, 86,
87, 88, 100
semi kondukt or 195
sensor ik 47
sensorik 41, 46, 48
sifat kelist rikan 151,
152, 154, 155
sifat kemagnet an 271
silikon 195
simpat ik 48, 49, 50
Sir I saac Newt on 311,
331
Sir William Gilbert 331
sit oplasma 39
sklera 55
solenoida 279, 284
sper ma- t ogenesi s 27
sper mat ogenesi s 24
sper mat ogonium 23,
24
st at or 300
st at or esept or 54
st erilisasi 138
st erkobilin 10
st rat osfer 332
suhu 192
I PA Terpadu I X
358
Thompson 155
Tit an 317
t olak- menolak 224,
265
t rafo 295, 300
t rafo st ep- down 304
t rafo st ep- up 304
t r anf or mat or 301
t r ansf or mat or 295,
300, 302, 303
Tr ansf or mat or st ep-
down 304
Tr ansf or mat or st ep- up
304
t ransfusi 31
Troj an 318
t r opopause 332
t r oposfer 332
U
umbra 328, 339
Uranus 314, 316
urobilin 10
usaha 225
ut rikulus 63
I ndeks
359
sumber energi 309,
323
sumber t egangan 170,
202, 223, 225, 226,
227, 241
sunspot 325
T
t angor esept or 54
t ar ik- menar ik 265
t at a surya 309, 310,
324
t egangan 174, 293,
301
t egangan list rik 225,
229
t egangan primer 304
t elemet er 345
t emper at ur 353
t enaga eksogen 350
t enaga endogen 350
t er disosiasi 228
t er mosf er 333
t eropong 327
t est ost eron 20, 27
Thales 154
V
Vas deferens 21
veget at if 93, 95, 96,
97, 100
Venus 314, 315
Vest a 318
vivipar 95
volt met er 170, 190,
231, 281
volt met er. 174
W
William Baylis 52
wuj ud 325
X
xerofit 77, 78
Bab 1. Si st em Ek sk r esi pada Manusi a
A. Pi l i han Ganda
1. c 5. c 9. b 13. d
3. c 7. d 11. a 15. b
B. Ur ai an
1. 1. Sumsum ginj al
2. Kulit ginj al
3. Art eri
4. Rongga ginj al
5. Vena
6. Ur et er
3. a. Filt r asi ( penyar ingan)
b. Reabsor bsi ( penyer apan kembali)
c. Augment asi ( pengumpulan)
5. Bat u ginj al, diabet es insipidus, nefrit is.
Bab 2. Si st em Repr oduk si pada Manusi a.
A. Pi l i han Ganda
1. b 7. d 13. c
3. c 9. c 15. c
5. d 11. a
B. Ur ai an
1. Test is, epididimis, vas deferens, uret ra, penis.
3. Proses bert emunya sel t elur dan sel sperma.
Terj adi di oviduk.
5. Penyaki t menur unnya kekebal an seseor ang.
Car a pencegahan:
a. Menggunakan j arum sunt ik yang st eril dan j arum yang sekali pakai lalu
di buang.
b. Memer i k sa dar ah sebel um t r ansf usi dar ah, sehi ngga dar ah dapat
dipast ikan t erinfeksi virus HI V.
c. Hanya melakukan kont ak seksual dengan pasangan yang sah.
Bab 3. Si st em Koor di nasi dan Al at I ndr a pada Manusi a
A. Pi l i han Ganda
1. c 7. b 13. b 19. a 25. d
3. c 9. c 15. b 21. b
5. d 11. b 17. d 23. b
B. Ur ai an
1. Kr eat i vi t as si swa.
3. Sar af Si mpat i k Sar af Par asi mpat i k
a. Menyempit kan pupil mat a. Melebarkan pupil mat a.
b. Mer angsang kelenj ar ludah. Menghambat sekr esi kelenj ar ludah.
c. Memper lambat denyut j ant ung. Memper cepat denyut j ant ung.
d. Mer angsang akt i vi t as Menghambat akt ivit as lambung
lambung, dan usus. dan usus.
e. Mer angsang kant ung empedu. Menghambat kant ung empedu.
5. Kr eat i vi t as si swa.
I PA Terpadu I X
360
Kunci
Bab 4. Kel angsungan Hi dup Or gani sme
A. Pi l i han Ganda
1. b 7. b 13. d
3. b 9. b 15. a
5. c 11. d
B. Ur ai an
1. Adapt asi, seleksi alam, dan per kembangbiakan.
3. a. Daunnya t ebal, sempit , kadang- kadang berubah bent uk menj adi bent uk
duri, sisik, at au bahkan t idak mempunyai daun.
b. Seluruh permukaan t ubuhnya t ermasuk bagian daun t ert ut up oleh lapisan
kut ikula/ lapisan lilin.
c. Bat angnya t ebal mempunyai j aringan spons unt uk menyimpan air.
d. Akar panj ang sehingga mempunyai j angkauan yang luas.
5. Badak, j alak bali, komodo, elang j awa, Raflesia arnoldi.
Bab 5. Pew ar i san Si f at
A. Pi l i han Ganda
1. d 7. c
3. b 9. d
5. c
B. Ur ai an
1. a. Memiliki pasangan sifat yang kont ras.
b. Dapat melakukan penyer bukan sendir i.
c. Mudah dilakukan penyer bukan silang.
d. Mempunyai daur hidup yang relat if pendek.
3. a. Genot i pe : MmBb
Fenot i pe : Mani s besar
b. Genot i pe :
MMBB: MMBb: MmBB: MmBb: MMbb: Mmbb: mmBB: mmBb: mmbb
1 : 2 : 2 : 4 : 1 : 2 : 1 : 2 : 1
Fenot ipe: manis besar : manis kecil: masam besar: masam kecil
9 : 3 : 3 : 1
c. Pria normal, wanit a but a warna.
5. a. Menghasilkan ket ur unan dengan sifat - sifat yang baik.
b. Menghasilkan bibit unggul baik pada t umbuhan maupun hewan.
Bab 6. Bi ot ek nol ogi
A. Pi l i han Ganda
1. c 7. b 13. b 19. c
3. d 9. a 15. d
5. c 11. a 17. b
B. Ur ai an
1. Bi ot eknol ogi : penggunaan makhl uk hi dup dan pr oses di dal amnya unt uk
menghasilkan pr oduk t er t ent u.
3. Karena selama masa pemeraman dibuka / t erkena t angan.
5. a. Menampung dan menyaring limbah / air limbah t empat ke dalam
sebuah bak, kemudian bak dit ut up agar t idak menimbulkan bau.
b. Mengalirkan air limbah yang sudah disaring ke bak pengumpul.
c. Mengalirkan air limbah yang sudah dari bak penampung, ke bak
kedap udara dan selanj ut nya diendapkan selama 20 hari.
Kunci
361
Bab 7. Li st r i k St at i s
A. Pi l i han Ganda
1. b 7. b
3. a 9. d
5. d
B. Ur ai an
1. Sifat kelist rikan suat u benda yang diam ( t idak ada aliran muat an list rik) .
3. Arus list rik t erj adi j ika ada beda pot ensial ant ara uj ung- uj ung penghant ar.
5. Karena gaya t ariknya berbanding t erbalik dengan kuadrat j arak kedua benda.
Bab 8. Li st r i k Di nami s
A. Pi l i han Ganda
1. b 7. b
3. a 9. d
5. d
B. Ur ai an
1. 1A
3. 90 C
5. 100 C
Bab 9. Huk um Ohm dan Huk um I Ki r chof f
A. Pi l i han Ganda
1. a 7. d 13. a 19. b
3. b 9. c 15. d
5. c 11. c 17. a
B. Ur ai an
1. a. Bahan yang mudah menghant arkan arus list rik.
Cont oh: besi, alumunium, baj a.
b. Bahan yang mampu menghant arkan arus list rik di bawah
kondukt or.
Cont oh: germanium, silikon.
c. Bahan yang t idak mampu menghant arkan list rik.
Cont oh: plast ik, kayu, karet .
3. 2 m
5. 4 A, 5 A, 3 A
7. 3 A, 9 A, 7 A
9. a. 5 c. 10 A
b. 20 A d. 10 A
Bab 10. Sumber Ar us Li st r i k
A. Pi l i han Ganda
1. b 7. d
3. c 9. c
5. b
B. Ur ai an
1. Ener gi yang di kel uar kan ol eh sumber t egangan yang di per l ukan unt uk
menggerakkan muat an list rik di dalam suat u rangkaian.
3. Pada saat aki digunakan t erj adi proses kimia. Pada lapisan kat oda dan lapisan
anoda berubah menj adi t imbal oksida ( PbO) , sehingga pot ensial kut ub sama
dan arus t idak dapat mengalir.
5. Tegangan pada saat ar us mengalir.
I PA Terpadu I X
362
Bab 11. Ener gi dan Day a Li st r i k
A. Pi l i han Ganda
1. d 7. c 13. d
3. c 9. a 15. a
5. d 11. b
B. Ur ai an
1. a. 1600 :
b. 800 :
3. a. 1000J
b. 500J
5. a. 3,24 kWh
b. 97, 2 kWh
c. Rp9720, 00
Lat i han Semest er Gasal
A. Pi l i han Ganda
1. b 7. d 13. b 19. c
3. b 9. d 15. c
5. a 11. c 17. d
B. Ur ai an
1. a. Pengendalian ker j a alat - alat t ubuh agar beker j a ser asi.
b. Alat komunikasi ant ara t ubuh dengan lingkungan di luar t ubuh.
c. Pusat kesadaran, kemauan, dan pikiran.
3. Penggunaan makhl uk hi dup dan pr oses di dal amnya unt uk menghasi l kan
pr oduk t er t ent u.
5. 0, 1 ohm.
Bab 12. Kemagnet an
A. Pi l i han Ganda
1. b 7. d
3. d 9. c
5. d
B. Ur ai an
1. Dapat menarik besi, menimbulkan gaya sat u sama lain ( t arik- menarik, dan
t olak- menolak) .
3. a. Gaya pada penghant ar berarus list rik dalam suat u medan magnet .
b. Arah medan magnet yang berupa garis- garis yang menghubungkan kut ub-
kut ub magnet .
5. a. Benda yang dapat dit arik magnet dengan kuat .
b. Benda yang dit arik lemah oleh magnet .
c. Benda yang dit olak oleh magnet .
Bab 13. I nduk si El ek t r omagnet
A. Pi l i han Ganda
1. b 7. a
3. d 9. b
5. c
B. Ur ai an
1. 55 V
3. 0, 33 A
5. 0, 32 A
Kunci
363
I PA Terpadu I X
364
Bab 14. Tat a Sur y a
A. Pi l i han Ganda
1. b 3. a 5. c 7. a 9. b
B. Ur ai an
1. Sist em yang t erdiri at as mat ahari sebagai pusat yang dikelilingi oleh planet -
planet dan benda- benda lain sepert i komet , ast eroid dan met eorit .
3. Benda- benda langit kecil yang mengelilingi mat ahari.
5. Met eorit logam dan met eorit bat u- bat uan.
Bab 15. Mat ahar i dan Bumi
A. Pi l han Ganda
1. d 3. a 5. b 7. a 9. d
B. Ur ai an
1. I nt i mat ahari, fot osfer, kromosfer, korona.
3. Pada gerhana bulan, bumi t erlet ak ant ara bulan dan mat ahari, sehingga bulan
t idak mendapat cahaya mat ahari karena t erhalang oleh bumi.
Pada ger hana mat ahar i, bulan t er let ak pada di ant ar a bumi dan mat ahar i,
sehingga bumi t idak mendapat cahaya mat ahar karena t erhalang oleh bulan.
5. Pasang pur nama mer upakan pasang t er besar, gaya gr avi t asi bul an dan
mat ahari bekerj a pada arah yang sama.
Pasang perbani merupakan pasang t erkecil, gaya gravit asi mat ahari dan bulan
membent uk sudut 90 deraj at .
Bab 16. Lapi san Li t osf er
A. PI l i han Ganda
1. b 3. b 5. c 7. a 9. a
B. Ur ai an
1. Mant el t erluar, mant el dalam, int i luar, int i dalam.
3. Nai knya t emper at ur di per mukaan bumi kar ena gas CO
2
, CFC, menahan
pancaran gelombang panas sehingga panas memant ul kembali ke bumi.
5. a. Meni mbul k an bau y ang t i dak sedap sehi ngga dapat mengganggu
per napasan.
b. Banyak ikan- ikan at au organisme dalam ar yang mat i.
c. Ber kur angnya cadangan pr ot ein.
Car a menanggul angi :
a. Mengur angi penggunaan pest i si da.
b. Tidak membuang sampah di sungai.
c. Tidak menggunakan bom peledak unt uk mencari ikan.
Lat i han Semest er Genap
A. Pi l i han Ganda
1. d 7. c 13. d 19. b
3. c 9. c 19. a
5. a 11. d 17. c
B. Ur ai an
1. Karena kala revolusi bulan sama dengan kala rot asi bulan.
3. Kapal yang berlayar di laut maka badan akan hilang lebih dulu, baru layarnya.
Tet api ket ika kembali layar lebih dulu kelihat an, kemudian baru badan kapal.
5. Terj adi pencemaran air yang akan menggangu habit at ikan dan bahkan akan
mengakibat kan kemat ian hewan dan t umbuhan air di dalamnya.

· Dewi Ganawati · Sudarmana . Wiwik Radyuni

Pembelajaran

ILMU PENGETAHUAN ALAM
Terpadu dan Kontekstual

Untuk SMP dan MTs

IX
Pusat Perbukuan

Departemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang

Pembelajaran

ILMU PENGETAHUAN ALAM
Terpadu dan Kontekstual
Untuk SMP/MTs Kelas IX
Penulis: Dewi Ganawati Sudarmana Wiwik Radyuni Editor: Linda Perwirawati Ririn Safitri Penata Letak Isi: Fitri Wahab Desainer Sampul: Dyan Purnamawati Ilustrator: Susanto Ukuran Buku 17,6 × 25 cm
500.7 GAN p GANAWATI, Dewi Pembelajaran ilmu pengetahuan alam: terpadu dan kontekstual IX : untuk SMP/MTs / Dewi Ganawati, Sudarmana, Wiwik Radyuni; editor Linda Perwirawati, Ririn Safitri — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. x, 364 hlm.; ilus : 25 cm Biliografi : hlm. 355 Indeks ISBN 979-462-907-3 1. Sains-Studi dan Pengajaran. I. Judul II. Sudarmana III. Radyuni, Wiwik IV. Perwirawati, Linda V. Safitri, Ririn

Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemn Pendidikan Nasional dari Penerbit PT. Karya Mandiri Nusantara Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2008 Diperbanyak oleh ...

ii

Kata Sambutan
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2008, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2008. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaikbaiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, Juli 2008 Kepala Pusat Perbukuan

iii

Kata Pengantar
Sebagai siswa kalian adalah pusat bagi kemajuan pendidikan. Tanpa semangat dan kemauan kalian, maka pendidikan nasional akan terhambat ke arah tujuannya. Oleh karena itu, bekali diri kalian dengan ilmu yang akan menggali segala potensi sedalam-dalamnya. Buku berjudul Pembelajaran “IPA Terpadu dan Kontekstual” ini disusun berdasarkan Kurikulum yang berlaku dan dirancang agar kalian setelah mengalami proses pembelajaran akan mendapatkan pengalaman dan kompetensi yang bermakna bagi kehidupan sekarang dan yang akan datang. Pengalaman dan kompetensi yang bermakna bagi masa depan kalian tidak dapat dimiliki begitu saja tanpa melalui pergumulan yang intensif, menantang, dan menyenangkan dalam sebuah proses pembelajaran yang profesional di sekolah. Oleh karena itu, mintalah motivasi dan arahan kepala sekolah, guru, dan juga orang tua kalian secara bersamaan agar tercipta suasana dan kondisi belajar yang nyaman bagi kalian. Buku ini terdiri atas 16 bab yang disertai pembahasan-pembahasan yang disajikan secara lengkap, menarik, dan berdasarkan tinjauan ilmiah dari bidang-bidang Ilmu Pengetahuan Alam Biologi, Kimia, dan Fisika, sehingga diharapkan buku ini sangat bermanfaat bagi kalian. Mudah-mudahan dengan membaca buku ini, kalian dapat memahami bahan ajar serta mampu mencapai “kompetensi” yang telah ditetapkan.

Jakarta, Juli 2008 Tim Penyusun

iv

Pendahuluan
Buku Pembelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Terpadu dan Kontekstual untuk SMP dan MTs. ini disusun untuk memenuhi undangan dari Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional yang melaksanakan Penilaian Standar Buku Teks Pelajaran SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK 2008 (periode 1). Buku ini terdiri atas 16 bab yang tersusun sistematis. Berdasarkan kemampuan konfigurasi 16 bab tersebut mencakup: Bab 1 Sistem Ekskresi pada Manusia Bab 2 Sistem Reproduksi pada Manusia Bab 3 Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia Bab 4 Kelangsungan Hidup Organisme Bab 5 Pewarisan Sifat Bab 6 Bioteknologi Bab 7 Listrik Statis Bab 8 Listrik Dinamis Bab 9 Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff Bab 10 Sumber Arus Listrik Bab 11 Energi dan Daya Listrik Bab 12 Kemagnetan Bab 13 Induksi Elektromagnetik Bab 14 Tata Surya Bab 15 Matahari dan Bumi Bab 16 Lapisan Litosfer Buku ini mudah digunakan, peta konsep dan kata kunci disertakan sebagai petunjuk awal mempelajari isi bab. Cara belajar yang efisien disertakan juga dalam buku ini. Siswa dapat memahami kompetensi yang disajikan berdasarkan uraian contoh, serta latihan soal-soal yang ada. Dalam pembelajaran IPA Terpadu terpenting adalah metode dan pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran. Beberapa pendekatan yang bisa digunakan guru sebagai berikut: 1. Pendekatan Konsep Yaitu siswa dibimbing memahami suatu bahasan yang memahami konsepkonsep yang terkandung di dalamnya. 2. Pendekatan Lingkungan Yaitu mengaitkan lingkungan dalam suatu proses belajar mengajar.

v

3. Pendekatan Inkuiri

Yaitu membelajarkan siswa untuk mengendalikan situasi yang dihadapi ketika berhubungan dengan dunia fisik, yaitu dengan menggunakan teknik yang digunakan oleh para ahli penelitian. 4. Pendekatan Proses Yaitu mengembangkan kemampuan siswa dalam keterampilan proses atau langkah-langkah ilmiah seperti melakukan pengamatan, menafsirkan data, dan mengkomunikasikan hasil pengamatan. 5. Pendekatan Interaktif Yaitu memberi kesempatan pada siswa untuk mengajukan pertanyaan untuk kemudian melakukan penyelidikan yang berkaitan dengan pertanyaan yang mereka ajukan. 6. Pendekatan Pemecahan Masalah Yaitu berhubungan dengan masalah yang harus dipecahkan melalui praktikum atau pengamatan. 7. Pendekatan Sains Teknologi dan Masyarakat Yaitu siswa tidak hanya mempelajari konsep-konsep sains, tetapi juga diperkenalkan pada aspek teknologi, dan bagaimana teknologi itu berperan di masyarakat. 8. Pendekatan Terpadu Yaitu memadukan dua unsur atau lebih dalam suatu kegiatan pembelajaran. Adapun beberapa metode yang bisa digunakan guru sebagai berikut: 1. Metode Ceramah Yaitu metode penyampaian bahan pelajaran secara lisan. 2. Metode Tanya Jawab Yaitu metode bertanya jawab, dengan pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan sudah direncanakan sebelumnya. 3. Metode Diskusi Yaitu cara pembelajaran dengan memunculkan masalah, sehingga terjadi tukar-menukar gagasan atau pendapat untuk memperoleh kesamaan derajat. 4. Metode Kooperatif Yaitu siswa berada dalam kelompok kecil dengan anggota sebanyak 4 sampai 5 orang. 5. Metode Demonstrasi Yaitu cara penyajian pelajaran dengan memeragakan suatu proses kejadian, misalnya dalam pembelajaran tentang transportasi pada tumbuhan.

vi

Metode Penugasan Yaitu guru memberi tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar. Metode Bermain Peran Yaitu pembelajaran dengan cara seolah-olah berada dalam suatu situasi untuk memperoleh suatu pemahaman tentang suatu konsep. Metode Eksperimen Yaitu cara penyajian pelajaran dengan menggunakan percobaan.6. vii . Metode Karyawisata atau Widyawisata Yaitu cara penyajian dengan membawa siswa mempelajari materi pelajaran di luar kelas. 9. 7. 8.

Organ-organ Penyusun Sistem Reproduksi Manusia 20 C. Pendahuluan 32 B. Seleksi Alam 78 D.Daftar Isi Kata Sambutan iii Kata Pengantar iv Pendahuluan v Daftar Isi viii Bab 1 Sistem Ekskresi pada Manusia A. Sistem Saraf 33 C. Penyakit pada Sistem Reproduksi Manusia 24 D. Kelainan dan Penyakit pada Sistem Ekskresi Uji Kompetensi 14 1 11 Bab 2 Sistem Reproduksi pada Manusia_________19 A. Kulit 6 D. Pendahuluan 68 B. Beberapa Upaya Pencegahan yang Dapat Dilakukan 26 Uji Kompetensi 27 Bab 3 Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia____________________________________31 A. Pendahuluan 20 B. D. Perkembangbiakan Uji Kompetensi 93 83 Bab 5 Pewarisan Sifat A. Pendahuluan 98 Kromosom dan Gen 100 Istilah-istilah dalam Genetika 102 Hukum Penurunan Sifat Mendel 104 97 viii . Ginjal 2 C. Adaptasi 68 C. Pendahuluan 2 B. Hati 10 F. B. Sistem Indra 46 D. Kelainan dan Penyakit pada Sistem Indra Uji Kompetensi 63 61 Bab 4 Kelangsungan Hidup Organisme 67 A. C. Paru-paru 9 E.

Hukum Ohm 172 B. Cara Mencari Jumlah dan Macam Gamet F. Konduktor. Pendahuluan 120 B.E. Penurunan Sifat pada Manusia 113 Uji Kompetensi 117 112 Bab 6 Bioteknologi__________________________119 A. Cara Membuat Magnet 255 245 Bab 12 Kemagnetan_________________________249 ix . Sifat Magnet Bahan 254 C. Semikonduktor. Penerapan Bioteknologi Sederhana 121 C. Energi Listrik 230 B. Gaya Gerak Listrik dan Tegangan Jepit 220 Uji Kompetensi 223 Bab 11 Energi dan Daya Listrik A. Dampak Negatif Penggunaan Bioteknologi 135 D. dan Isolator C. Hambatan. Penerapan Hukum Ohm I Kirchhoff 203 Uji Kompetensi 208 178 171 Bab 10 Sumber Arus Listrik___________________213 A. Rangkaian Hambatan 195 E. Sifat Kutub Magnet 250 B. Mengukur Besar Arus Listrik dan Beda Potensial Listrik Uji Kompetensi 168 160 Bab 9 Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff A. Usaha Mengatasi Dampak Penerapan Bioteknologi Uji Kompetensi 139 137 Bab 7 Listrik Statis A. Sumber Tegangan 214 B. Hukum I Kirchhoff 188 D. Muatan Listrik 146 B. Macam-macam Sumber Tegangan 216 C. Daya Listrik 233 Uji Kompetensi 241 227 Latihan Semester Gasal A. Hukum Coulomb 149 Uji Kompetensi 152 143 Bab 8 Listrik Dinamis________________________155 A. Arus Listrik dan Beda Potensial Listrik 157 B.

Gaya Lorentz dan Penggunaannya 275 Uji Kompetensi 280 270 Bab 13 Induksi Elektromagnetik_______________ 283 A. Orbit Planet 302 D. Medan magnet di Sekitar Kawat Berarus Listrik 264 F. Karakteristik Transformator dan Penerapannya 294 Uji Kompetensi 296 Bab 14 Tata Surya__________________________ 299 A. Rotasi Bulan 327 E.D. Lingkungan dan Manusia Uji Kompetensi 346 343 Latihan Semester Genap Glosarium 351 Daftar Pustaka 355 Indeks 356 Kunci 360 348 x . Bumi 319 D. Peralatan yang Menggunakan Prinsip Elektromagnetik G. Planet 304 E. Prinsip Kerja Transformator (Trafo) 290 D. Permukaan Bumi 340 B. Prinsip Kerja Dinamo dan Generator 288 C. Komet 307 F. Asteroid 308 G. Meteor dan Meteorit 309 Uji Kompetensi 311 Bab 15 Matahari dan Bumi A. Gravitasi 301 C. Peredaran Bumi dan Bulan 300 B. Struktur Matahari 314 B. Pemanasan Global 342 D. Pasang dan Surut Air Laut 331 G. Pelapukan 340 C. Teori Kemagnetan Bumi 262 E. Hubungan antara Pergerakan Garis Medan magnet dengan Terjadinya Gaya Gerak Listrik Induksi 284 B. Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari 329 F. Sumber Energi Matahari 319 C. Manfaat Satelit Orbit Bumi bagi Kehidupan 332 Uji Kompetensi 337 313 Bab 16 Lapisan Litosfer______________________339 A.

Zat tersebut berupa feses yang dikeluarkan melalui anus. Berikut akan kita bahas satu per satu alat-alat ekskresi pada manusia. Defekasi adalah proses pengeluaran sisa-sisa pencernaan atau zat yang tidak mengalami pencernaan. Alat Ekskresi pada Manusia meliputi Ginjal mengekskresikan Hati mengekskresikan Kulit mengekskresikan Paru-paru mengekskresikan Urine Urea Keringat Karbon Dioksida dan Uap Air Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. Zat yang dihasilkan berupa enzim dan hormon. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini.Bab 1 Sistem Ekskresi pada Manusia Ekskresi merupakan salah satu proses pengeluaran zat dari tubuh. keringat dan pernapasan. • • • Ekskresi Sekresi Defekasi • • • Nefron Filtrasi Reabsorbsi • • • Augmentasi Epidermis Dermis Sistem Ekskresi pada Manusia 1 . Selain ekskresi ada juga proses sekresi dan defekasi. Apa perbedaan antara ketiganya? Ekskresi adalah proses pengeluaran sisa metabolisme. sehingga kalian dapat mendeskripsikan sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan. Zat tersebut diserap dan diangkut oleh darah dan dikeluarkan bersama urine. Sekresi merupakan proses pengeluaran zat oleh kelenjar yang masih digunakan oleh tubuh. perhatikan peta konsep berikut ini. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini.

2½ sentimeter. Pada orang dewasa beratnya kira-kira 140 gram. kulit. Perhatikan Gambar 1. Pendahuluan Sistem ekskresi pada manusia melibatkan alatalat ekskresi yaitu ginjal. B. dan hati. sehingga sering disebut buah pinggang. Setiap ginjal panjangnya 6 – 7½ sentimeter dan tebal 1½ . paru-paru mengeluarkan karbondioksida. Ginjal mengeluarkan urine. di sebelah kanan kiri tulang pinggang. Terletak di dalam rongga perut bagian belakang. Ginjal Ginjal manusia bentuknya seperti biji kacang merah. Zat-zat sisa yang dikeluarkan dari alat-alat tersebut berasal dari proses metabolisme. kulit mengeluarkan keringat. Ginjal sebelah kanan sedikit lebih rendah karena terdesak oleh hati.A. dan hati mengeluarkan zat warna empedu. paru-paru.1 Letak ginjal di dalam rongga perut bagian belakang di sebelah kanan kiri tulang pinggang 2 IPA Terpadu IX .1 yang memperlihatkan letak ginjal di rongga perut! ginjal kanan ginjal kiri Gambar 1.

Sistem Ekskresi pada Manusia 3 .2 Potongan melintang ginjal Sumber: www.kulit ginjal sumsum ginjal rongga ginjal vena arteri Apabila sebuah ginjal dipotong secara melintang maka akan tampak tiga lapisan.muis. Glomerulus dan simpai Bowman membentuk kesatuan yang disebut Badan Malpighi.2). Bagian luar disebut korteks atau kulit ginjal.gov. ureter Gambar 1.3 Nefron adalah satuan struktural dan fungsional ginjal Pada bagian korteks atau kulit ginjal terdapat glomerulus dan simpai Bowman.1 berikut.sg tubulus tubulus tubulus kontortus kontortus kolektivas proksimal distal Arteri renalis glomerulus simpai bowman kapiler lengkung vena henie renalis Gambar 1. Pada bagian inilah proses penyaringan darah dimulai.3). Badan malpighi merupakan awal dari nefron. Untuk mengetahui bagian-bagian ginjal lakukan Kegiatan 1. Dari badan Malpighi terbentuk saluran yang menuju bagian medula (sumsum ginjal). di bawahnya ada medula atau sumsum ginjal dan di bagian dalam berupa rongga yang disebut pelvis renalis atau rongga ginjal (lihat Gambar 1.com. Tiap ginjal tersusun oleh kira-kira 1 juta nefron.tutor. Pelvis renalis atau rongga ginjal berupa rongga yang berfungsi sebagai penampung urine sementara sebelum dikeluarkan melalui ureter. Medula (sumsum ginjal) Sumber: www.my tersusun atas saluran-saluran yang merupakan kelanjutan badan malphigi dan saluran yang ada di bagian korteks. Nefron adalah satuan struktural dan fungsional ginjal (lihat Gambar 1.

B...... Tiga tahap pembentukan urine tersebut adalah: 4 IPA Terpadu IX .... Ginjal sapi atau ginjal hewan Mamalia lain 2.... D.... Keterangan ........... 2. melalui tiga tahapan.......... .1 Struktur Ginjal A........ Kertas manila C...... Pensil warna 6.... Tersusun atas bagian apa saja ginjal tersebut? 4............ Bagaimanakah bentuk ginjal yang kalian amati? 2............. Bak parafin 4... E...... 4........... Hasil Pengamatan Gambar 1..... Warnailah gambar kalian untuk membedakan bagian-bagian ginjal tersebut... Cara Kerja 1.... Tujuan Mengetahui bagian-bagian ginjal............ 3. Pertanyaan 1....... Apakah warna ginjal yang kalian amati? 3... . Alat dan Bahan 1.. .... kemudian gambarlah pada kertas manila.... 4...... Pisau bedah atau cutter 3......Kegiatan 1................... Lup 5.. 2........ Belahlah ginjal yang telah disediakan.. Berilah keterangan bagian-bagian ginjal tersebut. 3......... Bagaimanakah warna bagian-bagian ginjal tersebut? Fungsi ginjal adalah menyaring darah sehingga dihasilkan urine.. Amatilah ginjal yang sudah terbelah tersebut........

Di bagian ini juga masih terjadi penyerapan ion natrium. 2. Tekanan pada kandung kemih selain disebabkan oleh pengaruh saraf juga adanya kontraksi otot perut dan organorgan yang menekan kandung kemih. Darah dan protein tetap tinggal di dalam kapiler darah karena tidak dapat menembus pori–pori glomerulus. Filtrasi (Penyaringan) Proses ini terjadi di glomerulus. air. kandung kemih dan uretra. Sistem Ekskresi pada Manusia 5 . Cairan tersebut tersusun oleh urea. Selama 24 jam darah yang tersaring dapat mencapai 170 liter. klor serta urea. Proses pengeluaran urine disebabkan oleh adanya tekanan di dalam kandung kemih. Sedangkan urea hanya sedikit diserap kembali. asam amino dan ion-ion anorganik. ion-ion anorganik seperti natrium kalium. Augmentasi (Pengumpulan) Proses ini terjadi di tubulus kontortus distal dan juga di saluran pengumpul. Proses yang terjadi adalah penyerapan kembali zatzat yang masih dapat diperlukan oleh tubuh. Zat yang diserap kembali adalah glukosa. Reabsorbsi (Penyerapan Kembali) Proses ini terjadi di tubulus kontortus proksimal. 3. kalsium. yang kemudian disalurkan ke rongga ginjal. Pada bagian ini terjadi pengumpulan cairan dari proses sebelumnya. Urine yang sudah terbentuk dan terkumpul di rongga ginjal dibuang keluar tubuh melalui ureter.1. glukosa. Cairan yang dihasilkan sudah berupa urine sesungguhnya. Cairan yang dihasilkan dari proses reabsorbsi disebut urine sekunder. dan klor.Cairan yang tertampung di simpai Bowman disebut urine primer. air. Cairan yang tersaring ditampung oleh simpai Bowman.

Impuls ini akan memicu refleks kencing. Bila jumlah urine dalam kandung kemih mendekati 200–400 ml. Urine yang normal berwarna bening orange pucat tanpa endapan. Otot sphincter dalam diatur oleh saraf tak sadar. Otot sphincter luar diatur oleh saraf sadar. yaitu sphincter dalam dan sphincter luar. C. neuron/sel-sel saraf yang mengatur kontraksi otot sphincter luar belum berkembang sempurna. Kulit memiliki banyak fungsi karena di dalamnya terdapat berbagai jaringan. Itulah mengapa mereka belum dapat mengontrol pengeluaran urine mereka alias ngompol.Jumlah urine yang dikeluarkan dalam sehari ratarata 1-2 liter. Impuls para-simpatik dari sumsum tulang belakang yang mencapai dinding kandung kemih. Kulit Kulit merupakan jaringan yang terdapat pada bagian luar tubuh. Rerata volume kandung kemih kita adalah antara 700– 800 ml. iritasi atau abnormalitas kandungan urine. 6 IPA Terpadu IX . Kita dapat menahan kencing karena otak kita secara sadar dapat mengatur kontraksi dan relaksasi otot sphincter luar. bila sphincter luar tetap kontraksi maka urine tidak dapat keluar. Info MEDIA Mengapa Anak-anak Ngompol? Pengeluaran urine dari kandung kemih diatur oleh otot-otot sphincter. saraf kontraksi uretra. baunya tajam (pesing). tetapi dapat berubah tergantung dari jumlah cairan yang masuk. mengakibatkan otot sphincter dalam mengendor/relaksasi. Kedua otot ini dikoordinasi oleh dua saraf yang berbeda. sakit pada kandung kencing atau karena stres/tekanan emosi. Meskipun refleks relaksasi sphincter dalam telah terjadi. reseptor dalam dinding kandung kemih akan memberi tanda pada sumsum tulang belakang bagian bawah. Ngompol yang terjadi pada orang dewasa biasanya disebabkan oleh gangguan saraf spinal yang mengatur kandung kemih. maka mengalirlah urine keluar. Ada dua otot sphincter. sedikit asam terhadap lakmus (pH 6). Pada anak-anak usia 2 tahun ke bawah. Kemudian otak mengirim sinyal pada sphincter luar untuk relaksasi.

yang berfungsi untuk menghasilkan keringat. Jaringan Ikat Bawah Kulit Di bagian ini terdapat jaringan lemak (adiposa). Ujung-ujung saraf. Sel-selnya terdapat pigmen yang menentukan warna kulit. di dalam lapisan ini terdapat beberapa jaringan yaitu: a. d. Lapisan malpighi Lapisan ini terdapat di bawah lapisan tanduk. Ujung saraf yang terdapat pada lapisan ini adalah ujung saraf perasa dan peraba. c. b. Epidermis (Kulit Ari) Epidermis tersusun oleh sejumlah lapisan sel yang pada dasarnya terdiri atas dua lapisan yaitu: a. dermis dan jaringan ikat bawah kulit. Kelenjar minyak. Pembuluh darah. Pada lapisan ini tidak terdapat pembuluh darah dan serabut saraf. Sistem Ekskresi pada Manusia 7 .Kulit terdiri atas tiga lapisan yaitu epidermis. karena merupakan sel-sel mati dan selalu mengelupas. yang berfungsi untuk menghasilkan minyak guna menjaga rambut tidak kering. Lapisan ini jelas sekali terlihat pada telapak tangan dan telapak kaki. Lapisan tanduk Merupakan lapisan epidermis paling luar. Kelenjar ini letaknya dekat akar rambut. Keringat tersebut bermuara pada pori-pori kulit. 3. b. 2. Fungsinya antara lain untuk penahan suhu tubuh dan cadangan makanan. Dermis (Kulit Jangat) Merupakan lapisan kulit di bawah epidermis. Kelenjar keringat. yang berfungsi untuk mengedarkan darah ke semua sel atau jaringan termasuk akar rambut. 1.

pengatur suhu tubuh. kulit menjadi panas dan kelebihan panas dipancarkan ke kelenjar keringat.Permukaan kulit Organ Meissner Kulit luar (epidermis) Jaringan ikat Kulit jangat (dermis) Jaringan lemak Korpus Ruffini Organ Pacini Saraf Pembuluh darah Kelenjar keringat Gambar 1. 2. maka kapiler darah melebar.4 Struktur anatomi kulit Dengan adanya berbagai jaringan yang terdapat di dalamnya. pembuluh darah mengkerut. 4. kulit menjadi pucat dan dingin. penyimpan kelebihan lemak. Suhu tubuh diatur oleh pusat pengatur panas di sumsum lanjutan agar o o konstan 36 – 37. suhu lingkungan. keringat dibatasi pengeluarannya.5 C. Sebaliknya bila tubuh merasa kedinginan. Bila suhu badan meningkat. Dari berbagai fungsi tersebut yang berkaitan dengan sistem ekskresi adalah kemampuan kulit sebagai pengatur suhu tubuh. Banyaknya keringat yang dikeluarkan tergantung dari beberapa faktor antara lain aktivitas tubuh. 3. kesehatan dan emosi. pelindung tubuh terhadap luka dan kuman. maka kulit dapat berfungsi sebagai: 1. makanan. 5. urea dan air. Keringat yang dikeluarkan oleh kelenjar keringat berisi larutan garam. 8 IPA Terpadu IX . tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D dengan bantuan sinar ultraviolet cahaya matahari. Sehingga terjadi penguapan cairan dalam bentuk keringat pada permukaan tubuh. indra peraba dan perasa.

Zat sisa yang dikeluarkan oleh paru-paru adalah karbondioksida dan uap air.oup. Untuk mengetahui bahwa zat yang dikeluarkan dari paru-paru adalah karbondioksida dan uap air lakukan kegiatan berikut ini! Gambar 1.5 Sebagai organ ekskresi paru-paru berfungsi untuk mengeluarkan karbondioksida Sumber: www.uk Kegiatan 1. paru-paru juga berfungsi sebagai alat ekskresi. B. Sistem Ekskresi pada Manusia 9 . 2. Selain berfungsi sebagai alat pernapasan. Cara Kerja 1. Isilah gelas dengan air kapur jernih sampai setengahnya. coba analisalah kasus berikut. Hembuskan udara pernapasan ke dalam air kapur melalui pipa (sedotan) selama setengah menit.2 Uji Karbon Dioksida A. Jelaskan pendapat kalian tentang kasus ini! D. Alat dan Bahan Air kapur jernih. Tujuan Mengetahui adanya karbondioksida dikeluarkan dari paru-paru.co. 3. Di berbagai kota di Indonesia banyak ditemukan penduduk yang mengalami kelainan pada kulit yaitu kulit bersisik seperti ikan sehingga seringkali diistilahkan dengan manusia bersisik. Paru-paru Pembahasan tentang organ paruparu sudah banyak dibahas pada pokok bahasan sistem pernapasan. Sedotan bengkok. Amatilah bagaimanakah keadaan air kapur setelah dihembus dengan udara pernapasan. Gelas C.Sebagai penutup bahasan kulit.

Diamkan sesaat kira-kira 10 detik. Kalian tentu masih ingat beberapa fungsi hati bukan? Dari beberapa fungsi hati. Apakah yang terjadi dengan permukaan cermin setelah dihembus dengan udara pernapasan? 2. Tujuan Mengetahui adanya uap air dikeluarkan dari proses pernapasan. Cara Kerja 1. Tempelkan sobekan kertas buram atau kertas tisu kira-kira 2 cm di permukaan cermin tersebut. Pertanyaan 1. Kertas tisu atau kertas buram C. Hati Organ hati sudah kita singgung pada pokok bahasan sistem pencernaan. Jelaskan mengapa dalam air kapur yang sudah dihembus udara pernapasan dapat terbentuk endapan putih! 3. B. Hembuskan udara pernapasan melalui mulut sebanyak lima kali ke permukaan cermin.D.3 Menguji Uap Air A. Perubahan apa yang terjadi pada air kapur setelah dihembuskan udara pernapasan? 2. Apakah kesimpulan kalian dengan percobaan ini? E. amatilah permukaan cermin tersebut. Bagaimanakah kalian dapat membuktikan kalau udara yang dikeluarkan dari sisa pernapasan adalah uap air? 3. Apakah kesimpulan kalian dari percobaan ini? Kegiatan 1. D. 2. Cermin 2. Alat dan Bahan 1. Pertanyaan 1. Amatilah apa yang terjadi dengan kertas tisu tersebut. yang terkait dengan fungsi ekskresi adalah: 10 IPA Terpadu IX . Apa yang terjadi? 3.

1. Menghasilkan Urea Urea adalah salah satu zat hasil perombakan protein. Zat warna empedu yang diekskresikan ke usus 12 jari. Kedua zat ini mengakibatkan warna feses dan urine kuning kecoklatan. Sistem Ekskresi pada Manusia 11 . Ada dua macam gagal ginjal yaitu gagal ginjal yang bersifat sementara dan gagal ginjal tetap. Getah ini ditampung di dalam kantung empedu kemudian disalurkan ke usus 12 jari. F.6 Sebagai organ ekskresi makanan yaitu untuk mengemulsi hati menghasilkan getah empedu lemak. Dari hati urea diangkut ke ginjal untuk dikeluarkan bersama urine. Getah empedu pada dasarnya terdiri atas dua komponen yaitu garam empedu dan zat warna empedu. sebagian menjadi sterkobilin. Gagal Ginjal Gagal ginjal adalah kelainan ginjal yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya (sebagai alat penyaring darah). Garam empedu berfungsi dalam proses pencernaan Gambar 1. 2. yaitu zat yang mewarnai feses dan beberapa diserap kembali oleh darah dibuang melalui ginjal sehingga membuat warna pada urine yang disebut urobilin. Menghasilkan Getah Empedu Getah empedu dihasilkan dari hasil perombakan sel darah merah. Kelainan dan Penyakit pada Sistem Ekskresi 1. Sedangkan zat warna dan urea empedu tidak berfungsi sehingga Sumber: Kamus visual harus diekskresikan. Karena zat ini beracun bagi tubuh maka harus dibuang keluar tubuh.

Penderita gagal ginjal tetap dapat ditolong dengan mencangkok ginjal (Gambar 1.burungmanyar. Perhatikan Gambar 1.7 yang memperlihatkan alat dialisator tersebut. Kemudian ginjal yang sakit tersebut diganti ginjal yang sehat dari donor yang sesuai. melewati perangkap gelembung. dan dikembalikan ke urat dalam lengan (tabung bawah). menggunakan dialisator Sumber: www. Darah yang sudah dimurnikan keluar dari ginjal buatan (bawah). Ginjal sakit yang dimiliki penderita biasanya diambil. kecuali cabang yang berhubungan dengan kelenjar adrenal.8 Cara cangkok ginjal Sumber: Biologi Jilid 2 (2003): 578 2. Batu Ginjal Batu ginjal terbentuk karena adanya endapan garam kalsium yang makin lama makin mengeras dan membesar.7 Penderita gagal ginjal dapat ditolong dengan cuci darah. dan masuk ke dalam ginjal tiruan.8). Endapan ini pada mulanya terdapat 12 IPA Terpadu IX . Dengan menggunakan alat yang disebut dialisator darah dari penderita dikeluarkan dari arteri (tabung atas). Kelenjar adrenal aorta Ginjal cangkokan Saluran kemih Vena usus kiri Gelembung Arteri usus kiri Gambar 1. Arteri dan uratnya diikat (agar putus hubungan).Gambar 1.nl Penderita gagal ginjal sementara dapat ditolong dengan cuci darah secara berkala.

4. Ekskresi: proses pengeluaran metabolisme. 3. Alat-alat ekskresi pada manusia: a. b. b. juga terdapat di ureter dan kantong kemih. Sekresi: proses pengeluaran zat oleh kelenjar yang masih digunakan oleh tubuh. Diabetes Insipidus Diabetes insipidus adalah suatu penyakit yang penderitanya mengeluarkan urine terlalu banyak. Kulit. jumlah urine dapat meningkat sampai 30 kali lipat. 2. Namun bila dengan pengobatan sulit hancur dapat dilakukan dengan pembedahan untuk mengambil batu ginjal tersebut.di rongga ginjal. mengekskresikan urine. Bila kekurangan hormon ADH. c. c. Kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi. yaitu mengkonsumsi obat yang dapat menghancurkan batu ginjal. d. Ginjal. Hati. 3. Penyebabnya adalah infeksi bakteri Streptococcus. mengekskresikan keringat. Proses pengeluaran zat dari tubuh meliputi: a. Defekasi: proses pengeluaran sisa-sisa pencernaan atau zat yang mengalami pencernaaan. Nefritis Nefritis adalah peradangan pada nefron terutama glomerulus. Paru-paru. Sistem Ekskresi pada Manusia 13 . mengekskresikan CO2. Batu ginjal dapat dihilangkan dengan beberapa cara antara lain dengan pengobatan. mengekskresikan zat warna empedu. kemudian terbawa arus urine. Penyebab penyakit ini adalah kekurangan hormon ADH (Anti Diuretic Hormone). Gagal ginjal: kelainan ginjal yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya (sebagai alat penyaring darah). Rangkuman 1. antara lain: a. yaitu hormon yang mempengaruhi proses reabsorbsi cairan pada ginjal.

atau d! Gambar berikut ini untuk menjawab soal nomor 1-3. . 1. 1. Nefritis: peradangan pada nefron terutama glomerulus. coba buatlah rangkuman singkat tentang alat-alat yang meliputi struktur/bagian-bagiannya. dan fungsinya. Diabetes insipidus: suatu penyakit yang penderitanya mengeluarkan urine terlalu banyak. kulit. c. Batu ginjal: adanya endapan garam kalsium yang makin lama makin mengeras. Sebagai bahan refleksi. . Uji Kompetensi A.3. . Setelah kalian paham benar kalian bisa melanjutkan belajar ke bab berikutnya. paruparu dan hati. Refleksi Alat-alat ekskresi pada manusia terdiri atas ginjal.2. a. d. dan 4 14 IPA Terpadu IX . mekanisme ekskresi. tetapi jika belum paham pelajarilah lagi bab ini.b. 2 c. c. b. Badan malpighi ditunjukkan oleh nomor . 1 dan 2 d. 1 b. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a.

. . 3 c. simpai Bowman 6. . urea c. reabsorbsi-augmentasi-filtrasi 5. . . tubulus kontortus proksimal d. rongga ginjal-uretra-kantong kemih-ureter b. glomerulus b. filtrasi-reabsorbsi-augmentasi b. 4 d. a. a. . . rongga ginjal-ureter-uretra-kantong kemih c. 5 3. . 2 b. a. . 5 4. rongga ginjal-kantong kemih-ureter-uretra 7. . a. . . Urutan jalannya urine adalah . zat warna empedu d. Tubulus kontortus proksimal ditunjukkan oleh nomor . a. 3 c. Zat yang tidak terdapat di dalam urine sehat adalah . . . Reabsorbsi atau penyerapan kembali zat-zat yang masih berfungsi berlangsung di bagian . 2 b. tubulus kontortus distal c. rongga ginjal-ureter-kantong kemih-uretra d. . . garam b. glukosa Sistem Ekskresi pada Manusia 15 . . Proses augmentasi berlangsung pada bagian nomor . . 4 d. Urutan proses pembentukan urine adalah .2. reabsorbsi-filtrasi-augmentasi c. a. filtrasi-augmentasi-reabsorbsi d.

kelenjar minyak c. a. 4 c. 4 9. . . . 3 d. 4 c. a. . 3 b. 5 d. . 5 d. kelenjar keringat b. a. .Untuk nomor 8 – 10 perhatikan gambar penampang kulit berikut! 8. Lapisan tanduk ditunjukkan oleh nomor . 6 10. saraf 16 IPA Terpadu IX . . . a. 3 b. 6 11. . Bagian terpenting dari kulit kita yang mendukung proses ekskresi adalah . . Lapisan malpighi ditunjukkan oleh nomor . lapisan tanduk d. 1 b. . 2 c. Kelenjar keringat ditunjukkan oleh nomor . .

lapisan tanduk b. Lapisan kulit yang selalu mengalami pengelupasan adalah . d. korteks ginjal c. Selain sebagai alat ekskresi.12. dermis B. . Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1. tempat pembentukan trombin b. malpighi d. tempat pembongkaran sel darah merah d. . . hati memiliki fungsi yang lain. . a. tempat pembentukan glikogen c. Lapisan kulit yang dapat melindungi jaringan di bawahnya dari sinar matahari yang panas adalah lapisan . Lengkapilah gambar berikut ini dengan keterangan nama-nama bagiannya! 2 1 4 3 5 6 Sistem Ekskresi pada Manusia 17 . nefron a. . a. a. dermis c. . lapisan malpighi 15. . . epidermis 14. di antaranya adalah sebagai berikut. tempat pengubahan provitamin D menjadi vitamin D 13. Bagian yang dimaksud adalah . . tanduk c. . . rongga ginjal d. kecuali . . Gangguan penyakit nefritis akut disebabkan karena adanya kerusakan ginjal dalam bagian tertentu. lemak b. ureter b.

radio. dan cara untuk mengatasinya bagaimana! Tulislah informasi yang kalian dapatkan dalam bentuk karangan yang dapat kalian tempel dalam majalah dinding kelas atau majalah dinding sekolah! 18 IPA Terpadu IX . majalah. televisi. alat tubuh yang terganggu apa. Sebutkan tiga tahap terbentuknya urine! 4. dan sumber lainnya) untuk mengungkap gangguan/ kelainan yang dikenal dengan istilah “kencing manis” atau “diabetes melitus”! Carilah informasi mengenai penyebabnya. Sebutkan lapisan-lapisan kulit beserta fungsinya! 3. Sebutkan 3 kelainan atau penyakit pada sistem ekskresi! Proyek Carilah informasi dari berbagai sumber (buku.2. Jelaskan fungsi kulit sebagai pengatur suhu tubuh! 5. internet.

jadi “membuat reproduksi pada manusia berarti kemampuan manusia untuk memperoleh keturunan (beranak). Sistem Reproduksi pada Manusia dijelaskan Organ Penyusun Reproduksi Fungsi Organ Sistem Reproduksi Penyakit yang Berhubungan dengan Sistem Reproduksi Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini. Dalam bab ini kalian akan diajak untuk mendeskripsikan sistem reproduksi dan penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi manusia. perhatikan peta konsep berikut ini. • • • • • • Sistem reproduksi pada pria Sistem reproduksi pada wanita Oogenesis Penyakit pada sistem reproduksi Spermatogenesis Fertilisasi Sistem Reproduksi pada Manusia 19 .Bab 2 Sistem Reproduksi pada Manusia Reproduksi berarti “membuat kembali”. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini. sehingga sistem reproduksi adalah organ-organ yang berhubungan dengan masalah seksualitas.

Testis berfungsi 20 IPA Terpadu IX . Pendahuluan Sistem reproduksi pada manusia akan mulai berfungsi ketika seseorang mencapai kedewasaan (pubertas) atau masa akil balik.A. jenggot. kumis. Testis (buah zakar) Jumlah 1 pasang. B. Sedangkan seorang wanita ovariumnya telah mampu menghasilkan sel telur (ovum) dan hormon wanita yaitu estrogen. adapun alat-alat tersebut antara lain: 1. Sistem Reproduksi Pria Organ-organ yang menyusun sistem reproduksi pada pria terdiri atas: a. yaitu kulit menjadi semakin halus. tumbuhnya rambut di tempat tertentu misalnya jambang. Hormon testosteron berfungsi mempengaruhi timbulnya tanda-tanda kelamin sekunder pada pria. di antaranya suara berubah menjadi lebih besar. Hormon estrogen berfungsi mempengaruhi timbulnya tandatanda kelamin sekunder pada wanita. jakun membesar. tumbuhnya payudara dan pinggul membesar. suara menjadi lebih tinggi. Pada seorang pria testisnya telah mampu menghasilkan sel kelamin jantan (sperma) dan hormon testosteron. Organ-organ Penyusun Reproduksi Manusia Sistem Reproduksi manusia secara vivipar (melahirkan anak) dan fertilisasinya secara internal (di dalam tubuh) oleh karena itu memiliki alat-alat reproduksi yang mendukung fungsi tersebut. terdapat dalam kantong pelindung yang disebut skrotum dan terletak di luar dan di bawah rongga pelvis. dan dada tumbuh menjadi bidang.

c. berfungsi untuk menyalurkan sperma keluar dan merupakan saluran urine dari kandung kemih menuju ke luar. Penis Merupakan alat kelamin luar. dada tumbuh bidang dan lain-lain. Saluran reproduksi Saluran reproduksi pada pria terdiri atas: 1) Epididimis. merupakan kelanjutan dari saluran epididimis. berfungsi untuk alat kopulasi. kelanjutan dari vas deferens. berfungsi menyalurkan sperma ke uretra. Hormon testosteron berfungsi untuk menimbulkan tanda-tanda kelamin sekunder pada pria.1 Sistem reproduksi pada pria Sumber: santhathi. b. vas deferens kandung kemih vesicula seminalis kelenjar prostat kelenjar cowper corpus spongiosum corpus cavernosum uretra epididimis gland penis adalah bagian corpus skrotum testis uretra bermuara pada saluran sempit Gambar 2. merupakan tempat pendewasaan (pematangan) dan penyimpanan sperma.com Sistem Reproduksi pada Manusia 21 . di antaranya: tumbuhnya kumis. Epididimis berupa saluran yang berkelok-kelok yang terdapat di dalam skrotum. 2) Vas deferens (saluran sperma).menghasilkan hormon testosteron dan sel kelamin jantan (spermatozoa). suara membesar. 3) Uretra. yaitu untuk memasukkan sperma ke dalam saluran reproduksi pada wanita.

di antaranya: payudara membesar. panggul membesar dan lain-lain. 22 IPA Terpadu IX . berfungsi mensekresi cairan lendir bening yang menetralkan cairan urine yang bersifat asam yang tertinggal pada uretra. Kelenjar yang terdapat pada pria 1) Vesika seminalis Kelenjar ini menghasilkan cairan yang pekat berwarna kuning. mengandung makanan yang merupakan sumber energi untuk pergerakan sperma. b. Sistem Reproduksi Wanita Organ yang menyusun sistem reproduksi pada wanita terdiri atas: a. 2) Kelenjar prostat Merupakan kelenjar penghasil semen terbesar. 2. berfungsi sebagai tempat terjadinya fertilisasi (pembuahan). bersifat encer dan berwarna putih. Ovarium (indung telur) Jumlahnya 1 pasang. berfungsi sebagai tempat perkem bangan dan pertumbuhan janin. Hormon estrogen berfungsi untuk menimbulkan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. merupakan saluran telur. terletak di dalam rongga perut. berfungsi untuk menangkap sel telur dari ovarium. 3) Kelenjar bulbourethralis Kelenjar ini terdapat di sepanjang uretra.d. berfungsi untuk pembentukan sel telur dan menghasilkan hormon estrogen dan progesteron. 2) 1 pasang tuba falopii atau oviduk. Saluran reproduksi. suara semakin tinggi. terdiri atas: 1) 1 pasang corong infundibulum. berisi makanan untuk sperma. Pembentukan sel telur terjadi melalui pembentukan folikel. kulit semakin halus. 3) Uterus (rahim).

fungsinya untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu ke embrio dan menyalurkan zat sisa dari embrio ke darah ibu. Amnion berisi cairan yang disebut cairan amnion atau air ketuban. tuba fallopi telur yang berkembang infundibulum/fimbria indung telur rahim vagina Gambar 2. terdiri atas labia mayora. Pelepasan telur dari ovarium disebut ovulasi. umumnya dinamakan vulva. Di dalam rahim. Setelah ovulasi sel telur ditangkap oleh infundibulum dan segera menuju ke saluran fallopi. Amnion adalah kantong yang berfungsi untuk melindungi embrio dari benturan. akan dilepaskan dari ovarium.4) Vagina. Sistem Reproduksi pada Manusia 23 .2 Sistem reproduksi pada wanita Sumber: Tubuh Manusia Time Life Jika sel telur pada ovarium telah masak. Plasenta dan tali pusat merupakan penghubung antara embrio dengan ibu. 5) Alat kelamin luar. embrio berada di dalam amnion. organ untuk kopulasi dan melahirkan. di saluran inilah terjadi pembuahan. Bila bayi sudah berumur kira-kira 9 bulan dan siap dilahirkan maka otot-otot pada rahim berkontraksi secara teratur dan mendorong bayi keluar dari rahim melalui vagina. labia minora dan klitoris. Bila sel telur telah dibuahi menjadi zigot dan zigot berkembang menjadi embrio yang kemudian menempel pada dinding rahim melalui plasenta dan berkembang di dalam rahim.

Gambar 2.au 24 IPA Terpadu IX .C.com.com. AIDS AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome). dimana sel darah putih berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh yaitu menangkal infeksi atau serangan penyakit terhadap tubuh.au a. Immuno Deficiency berarti kekebalan yang rapuh dan Syndrom berarti penyakit. Gambar 2.rkm. yang diberi nama HIV (Human Immuno Deficiency Virus). Apabila virus HIV bersarang dalam sel darah putih dan merusak sel darah putih maka tubuh akan menjadi lemah dan mudah terserang penyakit.3 Penyakit yang disebabkan virus HIV Sumber: www. Penyebab AIDS AIDS disebabkan oleh virus. sehingga pengidap AIDS mudah sekali terserang penyakit yang berbahaya. Acquired berarti diperoleh. Penyakit pada Sistem Reproduksi Manusia 1.4 Virus HIV Sumber: www.rkm. virus ini menyerang sel darah putih tertentu.

jika penderita gonorea tidak diobati dapat merusak saluran reproduksi yaitu saluran sperma pada pria dan saluran tuba falopii pada wanita sehingga dapat mengakibatkan kemandulan. kadang-kadang urine mengeluarkan nanah. dapat juga melalui kontak seksual. sehingga darah dapat dipastikan tidak terinfeksi virus HIV. 3) Hanya melakukan kontak seksual dengan pasangannya yang sah. 2) Memeriksa darah sebelum transfusi darah. oleh karena itu akan lebih baik bila kita berusaha menghindari penyakit ini dengan cara mencegah penularan virus HIV. antara lain: 1) Menggunakan jarum suntik yang steril dan jarum yang sekali pakai lalu dibuang. Penularan AIDS tidak menyebar melalui udara. Gonorea Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penderita gonorea akan merasakan sakit pada saat urinasi. Pencegahannya Sampai sekarang belum ditemukan cara pengobatan yang efektif pada penderita AIDS.syringes. Gambar 2. jarum infus.5 Jarum suntik bisa menjadi perantara penyebab penularan AIDS Sumber: www. Sistem Reproduksi pada Manusia 25 . Tetapi virus HIV dapat menular masuk ke tubuh orang lain melalui transfusi darah (donor darah seseorang yang terinfeksi HIV) atau melalui alat-alat yang menyebabkan luka. seperti jarum suntik.b. 2.cn c. atau karena berjabat tangan dengan penderita AIDS juga tidak menular melalui peralatan makan penderita AIDS. Bakteri ini dapat ditularkan melalui kontak seksual. Penularan AIDS Virus HIV dapat berpindah dari seseorang ke orang lain atau dengan kata lain penyakit AIDS dapat menular.

Memberikan penerangan mengenai bahayabahaya penyakit kelamin dan bagaimana cara pencegahannya. b. bakteri ini biasa ditularkan melalui kontak seksual. Setelah buang air kecil selalu membasuh alat kelamin bagi wanita. Penyakit ini akan ditandai dengan adanya luka pada alat kelamin dan jika tidak segera diobati bakteri dapat merusak sel otak. melumpuhkan tulang atau merusak jantung dan pembuluh darah. Sifilis Sifilis disebabkan oleh sejenis bakteri Treponema pallidium.3.6 Luka yang diakibatkan oleh sifilis D. Beberapa Upaya Pencegahan yang Dapat Dilakukan Karena penyakit tersebut merupakan penyakit yang berbahaya maka lebih baik mencegah daripada mengobati. 26 IPA Terpadu IX . Menjaga kesehatan sistem reproduksi antara lain: a. misalnya bayi yang dilahirkan dari ibu penderita sifilis. Sering mengganti pembalut pada wanita yang sedang menstruasi. 2. namun demikian bakteri ini juga dapat ditularkan melalui jalan lain. Menghindari hubungan seksual di luar perkawinan. Gambar 2. 3. Cara pencegahannya antara lain: 1.

AIDS b. Uji Kompetensi A. coba kalian pelajari ulang tentang gametogenesis dan fertilisasi. klitoris).Rangkuman 1. Organ-organ penyusun sistem reproduksi manusia. uretra. vas deferens. uretra. testis. jika belum jelas tanyakan kepada guru kalian. Penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi manusia: a. penis Sistem Reproduksi pada Manusia 27 . kelenjar prostat. alat kelamin luar/vulva (labia mayora. epididimis. vas deferens. uretra. Sifilis Refleksi Sebagai bahan refleksi. jika sudah paham lanjutkan ke bab berikutnya. 2. b. kelenjar bulbourethralis) b. penis b. vas deferens. epididimis. c atau d! 1. uretra. labia minora. penis d. Sistem reproduksi pria. a. penis c. epididimis. Sistem reproduksi wanita 1) Ovarium (indung telur) 2) Saluran reproduksi (infundibulum. Gonorea c. testis. Berikut ini adalah saluran reproduksi pada pria secara urut . . 1) Testis (buah zakar) 2) Saluran reproduksi (epididimis. tersusun atas organ. catatlah point-point dari materi tersebut. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a. vas deferens. . uterus. testis. uretra) 3) Penis 4) Kelenjar yang terdapat pada pria (vesika seminalis. . epididimis. testis. vas deferens. a. oviduk.

fertilisasi c. 2 dan 4 28 IPA Terpadu IX . . penghasil sperma b. 2 3 1 4 5 6. . AIDS b. sifilis Untuk soal nomor 6 sampai nomor 8 perhatikan gambar saluran reproduksi pada wanita di bawah ini. Oviduk dan uterus berturut-turut ditunjukkan oleh gambar nomor . a. tempat terjadinya fertilisasi c. . penghasil ovum c. . penghasil ovum d. Fungsi ovarium adalah . .. 2 dan 3 d. . . menstruasi b. gonore d.. . alat kopulasi 3. 1 dan 3 c. . a. a. . penghasil sperma b. Fungsi testis adalah . ovulasi 5.. herpes c. a. saluran sperma d.2. tempat pertumbuhan zigot 4. . . 1 dan 2 b. a. Peristiwa pelepasan ovum dari ovarium disebut . Berikut adalah penyakit yang dapat mengakibatkan menurunnya sistem kekebalan tubuh seseorang . ovipar d.

. Treponema pallidium d. sperma oelh individu jantan atau sel telur oleh individu betina b. . embrio kemudian akan menempel dan tumbuh pada nomor . saluran sperma dari testis ke kantong sperma 12. . . peralatan operasi harus steril c. . memberi makanan dan O2 pada embrio Sistem Reproduksi pada Manusia 29 . . Tempat terjadinya fertilisasi ditunjukkan oleh gambar nomor . 2 c. a. a. 2 d. testosteron oleh testis dan estrogen oleh ovarium c. . . penghasil sperma dan urine d. pertukaran zat antara ibu dan janin c. Eschericia coli 10. 1 b. tidak perlu melakukan donor darah d. . . . a. 4 8. penghasil sperma dan hormon c. Saluran ini berfungsi untuk . 3 c. Neisseria gonorrhoeae b. kecuali . Masa pubertas ditandai dengan dihasilkan dan dikeluarkannya . a. .7. menggunakan jarum suntik yang steril dan sekali pakai b. 4 9. Setelah terjadi fertilisasi. 1 b. Bakteri berikut dapat menyebabkan penyakit sifilis adalah . Trypanosoma gambiense c. testosteron dan FSH d. Selaput pembungkus embrio salah satunya adalah amnion yang mempunyai fungsi . . kemudian zigot tumbuh menjadi embrio. melindungi embrio dari benturan d. . a. a. 3 d. FSH dan LH 13. . . melindungi ibu dan janin b. . . . Pernyataan berikut adalah usaha untuk mencegah penularan virus HIV. a. memeriksa darah sebelum melakukan transfusi darah 11. . . Di dalam penis terdapat saluran yang disebut uretra. saluran sperma dan urine b.

Yang dimaksud ovulasi adalah . . Kemudian hasilnya didiskusikan di kelas! 30 IPA Terpadu IX . Apakah fertilisasi itu dan di mana tempat terjadinya? 4. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1. . pembentukan folikel awal B.14. pembuahan sel telur oleh sperma b. Penghubung antara ibu dan embrio adalah . . Sebutkan urutan saluran reproduksi pada pria! 2. a. Sebutkan fungsi ovarium dan testis! 5. Sebutkan urutan saluran reproduksi pada wanita! 3. . yolk 15. plasenta b. Jelaskan tentang penyakit AIDS dan bagaimana cara pencegahannya! Proyek Buatlah makalah tentang bayi tabung! Referensi bisa dari berbagai sumber. . khorion d. pelepasan sel telur dari ovarium d. a. Kerjakan secara berkelompok! Waktu mengerjakan satu minggu. . amnion c. pembentukan sel telur oleh folikel c.

konduktor. Dalam sistem koordinasi diperlukan tiga komponen agar fungsi koordinasi tersebut dapat berlangsung yaitu reseptor. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini. yang disebut sistem koordinasi.Bab 3 Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia Apakah yang akan kalian lakukan bila tiba-tiba ada cahaya matahari yang memantul melalui kaca spion dan mengenai mata kalian? Tentu kalian akan memberikan reaksi. perhatikan peta konsep berikut ini. ada yang berusaha menghalangi cahaya dengan telapak tangan. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini. Reaksi yang kalian lakukan tersebut merupakan suatu kegiatan yang dikendalikan oleh suatu pengendali atau pengontrol di dalam tubuh. • • • Sistem saraf Hormon Indra • • • Neuron Saraf simpatik Saraf parasimpatik • Gerak refleks Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 31 . alat indra pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan. ada yang menyempitkan kelopak mata. dan efektor. saraf dan indra. ada yang memalingkan muka. Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia menjelaskan Sistem Koordinasi meliputi Indra meliputi Sistem Saraf Hormon M at a Hidung Telinga Kulit Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. Kalian akan dikenalkan dengan sistem koordinasi sehingga nantinya kalian akan dapat mendeskripsikan sistem koordinasi. Tugas koordinasi tersebut dilakukan oleh hormon.

Bagian tersebut adalah sel-sel saraf (neuron) yang membentuk sistem saraf. Efektor Efektor adalah bagian tubuh yang menanggapi rangsangan. Bagian yang berfungsi sebagai penerima rangsangan tersebut adalah indra. 3. konduktor. dan efektor. Keterkaitan ketiga komponen tersebut dapat kita buat skema sederhana seperti berikut. Sel-sel saraf ini ada yang berfungsi membawa rangsangan ke pusat saraf ada juga yang membawa pesan dari pusat saraf. Konduktor Konduktor adalah bagian tubuh yang berfungsi sebagai penghantar rangsangan.A. 2. yaitu otot dan kelenjar (baik kelenjar endokrin dan kelenjar eksokrin). rangsangan reseptor neuron pusat saraf neuron efektor tanggapan Nah. dari skema di atas tampak jelas bahwa antara sistem saraf dan indra sangat erat kaitannya dalam sistem koordinasi. 32 IPA Terpadu IX . yaitu reseptor. Pendahuluan Dalam sistem koordinasi diperlukan tiga komponen agar fungsi koordinasi dapat berlangsung. Reseptor Reseptor adalah bagian tubuh yang berfungsi sebagai penerima rangsangan. Berikut ini akan kita bahas mengenai sistem saraf dan indra tersebut. 1.

Di dalam sitoplasma terdapat mitokondria yang berfungsi sebagai penyedia energi untuk membawa rangsangan.B. 2. 1.1 badan sel akson seludang myelin nodus ranvier Gambar 3. Untuk melaksanakan fungsi tersebut maka sistem saraf tersusun oleh berbagai organ. dan pikiran. Sel Saraf Sistem saraf tersusun oleh komponen-komponen terkecil yaitu sel-sel saraf atau neuron.1 Struktur sel saraf Sumber: Encyclopedia a. jaringan dan juga komponen terkecil yaitu sel. dendrit dan neurit (akson). yang dilakukan oleh ujung saraf pada indra. kemauan. 3. Sistem Saraf Sebagai sistem koordinasi. Pusat kesadaran. Lihat Gambar 3. Pengendalian kerja alat-alat tubuh agar bekerja serasi. Alat komunikasi antara tubuh dengan lingkungan di luar tubuh. dan lingkungan dalam tubuh. Neuron inilah yang berperan dalam menghantarkan impuls (rangsangan). Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 33 . Sebuah sel saraf terdiri tiga bagian utama yaitu badan sel. sistem saraf mempunyai fungsi: 1. Badan sel Badan sel saraf mengandung inti sel dan sitoplasma.

latercera. Pada bagian sinaps inilah suatu zat kimia yang disebut neurotransmiter (misalnya asetilkolin) menyeberang untuk membawa impuls dari ujung neurit suatu neuron ke dendrit neuron berikutnya. Neurit (akson) Neurit atau akson adalah serabut-serabut yang merupakan penjuluran sitoplasma yang panjang. Antara neuron satu dengan neuron satu dengan neuron berikutnya tidak bersambungan secara langsung tetapi membentuk celah yang sangat sempit. Neurit berfungsi untuk membawa rangsangan dari badan sel ke sel saraf lain.2 Sinapsis Sumber: www. Sebuah neuron memiliki satu akson. c.b.2). Selubung ini berfungsi untuk isolator dan pemberi makan sel saraf.cl 34 IPA Terpadu IX . Celah antara ujung neurit suatu neuron dengan dendrit neuron lain tersebut dinamakan sinapsis (lihat Gambar 3. Neurit dibungkus oleh selubung lemak yang disebut myelin yang terdiri atas perluasan membran sel Schwann. Dendrit Dendrit adalah serabut-serabut yang merupakan penjuluran sitoplasma. Sinapsis neural Gambar 3. Pada umumnya sebuah neuron mempunyai banyak dendrit dan ukuran dendrit pendek. Dendrit berfungsi membawa rangsangan ke badan sel.

Kemudian otak mengirimkan perintah ke efektor melalui neuron motorik.3 Neuron sensorik. Myelin (4) Efektor (3) Neuron motorik Gambar 3. gerakan tubuh dikoordinasi oleh otak. Neuron motorik Neuron motorik adalah neuron yang membawa impuls dari pusat susunan saraf ke efektor (otot dan kelenjar). c. Menulis. Pada gerak sadar ini. Rangsangan neuron sensorik otak neuron motorik gerak Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 35 . mengambil makanan atau berjalan merupakan contoh gerak yang kita sadari.Berdasarkan bentuk dan fungsinya neuron dibedakan menjadi tiga macam yaitu: a. dan neuron konektor Sumber: Biology Life on Earth 2. Otot (efektor) bergerak melaksanakan perintah otak. neuron motorik. Secara ringkas lintasan/jalan gerak sadar tersebut dapat kita buat skema sebagai berikut. Rangsangan yang diterima oleh reseptor (indra) disampaikan ke otak melalui neuron sensorik. membuka payung. Neuron konektor Neuron konektor adalah neuron yang membawa impuls dari neuron sensorik ke neuron motorik. Di otak rangsangan tadi diartikan dan diputuskan apa yang akan dilakukan. Jalan yang Dilalui Impuls Pada umumnya kita menggerakkan bagian badan karena kemauan kita atau atas perintah otak. b. sehingga gerak semacam ini disebut gerak sadar. Neuron sensorik Ujung sensorik (1) Neuron sensorik Badan sel (2) Neuron asosiasi Neuron sensorik adalah neuron yang membawa impuls dari reseptor (indra) ke pusat susunan saraf (otak dan sumsum tulang belakang).

Rangsangan neuron motorik neuron sensorik gerak sumsum tulang belakang Interneuron Badan sel neuron sensoris dalam ganglion akar dorsal Neuron motoris memfasilitasi kuadrisep Neuron sensoris Sumsum tulang belakang (sayatan melintang) Neuron motoris memfasilitasi otot fleksor Resepsor sensoris (regangan) Otot kuadrisep (ekstendor) Gambar 3. Misalnya saat lutut kita diketuk/ dipukul pada bagian tendon (lihat Gambar 3. Akibatnya secara tidak sadar.4).Kadang-kadang bagian tubuh kita juga melakukan suatu gerakan yang terjadinya secara tiba-tiba tanpa disadari. Gerakan yang dilakukan oleh kaki tersebut terjadi secara tiba-tiba dan tidak diperintah oleh otak. Secara ringkas lintasan gerak refleks dapat kita buat skema sebagai berikut. kaki kita akan menyentak. Gerak semacam ini disebut gerak refleks.4 Jalan yang dilalui impuls gerak refleks spinalis Sumber: Biologi Jilid 3 (2004): 203 36 IPA Terpadu IX .

Tujuan Untuk mengetahui gerak refleks pada pupil mata.1 Gerak Refleks A. 6. 2. 4.Tapi kalian harus tahu bahwa jalannya impuls gerak refleks ada dua macam yaitu lintasan refleks spinalis dan lintasan refleks cranialis. Contoh gerak refleks yang melalui lintasan cranialis adalah gerak mengecilnya pupil mata apabila mata menerima cahaya yang terang. Kegiatan 3. Gambarkan pada kertas manila keadaan pupil teman kalian sebelum dan sesudah disinari. Tanpa memberitahukan kepadanya. Cara Kerja 1. Alat dan Bahan Lampu senter kecil C. Untuk mengetahui gerak refleks lakukan kegiatan berikut. Lintasan refleks spinalis yaitu lintasan gerak refleks yang melalui sumsum tulang belakang. Tanyakan kepada teman kalian tersebut. Sedangkan lintasan cranialis yaitu bila lintasan gerak refleks melalui otak. Jelaskan hasil pengamatan kalian kepada teman di kelas kalian. Amatilah perubahan yang terjadi pada pupil mata teman kalian. apakah dia menyadari perubahan yang terjadi pada pupil matanya. 3. tetapi otak memberikan tanggapan secara langsung tanpa kesadaran manusia. B. Contohnya gerakan mengangkat kaki secara tiba-tiba saat lutut kita dipukul. Perhatikan pupil mata teman kalian. arahkan nyala lampu senter ke mata teman kalian tersebut. Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 37 . 5.

Perhatikan skema sistem saraf manusia berikut. Susunan saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang sedangkan susunan saraf tepi tersusun atas serabut-serabut saraf yang menuju ke susunan saraf pusat dan dari susunan saraf pusat ke seluruh tubuh.5 Sistem saraf manusia Sumber: Biologi Jilid 3 (2004): 218 38 IPA Terpadu IX . Sistem saraf manusia terdiri dari susunan saraf pusat dan susunan saraf tepi. Susunan Saraf Manusia Jutaan sel-sel saraf bergabung membentuk suatu sistem yang dinamakan sistem saraf.3. Gambar 3. Sistem saraf manusia 4. otak besar otak saraf pusat saraf sadar sistem saraf saraf tepi otak kecil sumsum lanjutan sumsum tulang belakang 12 pasang saraf otak 31 pasang saraf sumsum tulang belakang saraf tak sadar saraf simpatik saraf para simpatik Skema. Sistem Saraf Pusat otak saraf kranial sumsum tulang belakang ganglia di luar sistem saraf pusat saraf spinal Seluruh kegiatan tubuh manusia diatur oleh pusat susunan saraf yaitu otak dan sumsum tulang belakang.

Otak Otak terletak di rongga tengkorak dan dibungkus oleh tiga lapis selaput kuat yang disebut meninges. Lapisan luar berwarna kelabu disebut korteks. paling dalam adalah piamater dan yang tengah disebut otak kecil arachnoid. mendengar. berbicara. Belahan otak kiri melayani tubuh sebelah kanan dan belahan otak kanan melayani tubuh sebelah kiri. Peradangan belakang yang terjadi pada selaput ini dinamakan meningitis. 1) Otak besar (cerebrum) Otak besar manusia terletak di dalam tulang tengkorak. Otak manusia terbagi menjadi tiga bagian yaitu otak besar (cerebrum). Otak besar terdiri atas dua lapisan. dan bergerak. mengingat. Otak kecil berfungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh dan mengkoordinasi kerja otototot ketika kita bergerak. Selaput paling luar otak besar disebut duramater. Lapisan luar berwarna kelabu dan bagian dalam berwarna putih. 2) Otak kecil (cerebellum) Otak kecil terletak di bawah otak besar bagian belakang. Penyebabnya bisa karena Otak manusia infeksi virus. Belahan kanan dan kiri otak kecil dihubungkan oleh jembatan Varol. berisi badan-badan sel saraf. Terdiri atas belahan kanan dan kiri serta terbagi menjadi dua lapis. Di antara ketiga selaput sumsum lanjutan tersebut terdapat cairan serebrospinal yang berfungsi untuk mengurangi sumsum tulang benturan atau goncangan. otak kecil (cerebellum) dan batang otak.6 Sumber: Biologi Jilid 3 (2004) 39 . Susunan otak kecil seperti otak besar. Otak besar berfungsi sebagai pusat kegiatankegiatan yang disadari seperti berpikir.a. Otak besar memiliki permukaan yang berlipat-lipat dan terbagi atas dua belahan. Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia Gambar 3. melihat. Lapisan dalam berwarna putih berisi serabut-serabut saraf.

Bagian yang berwarna kelabu mengandung serabut saraf yang tidak ada myelinnya. Ruas tulang berwarna kelabu (substansi belakang grissea). Bila diamati secara melintang. b) menyempitkan pembuluh darah.3) Sumsum lanjutan Sumsum lanjutan membentuk bagian bawah batang otak serta menghubungkan pons Varoli dengan sumsum tulang belakang. c) mengatur denyut jantung.7 Diagram penampang berwarna putih banyak melintang sumsum tulang belakang mengandung akson (neurit) yang diselimuti myelin. d) mengatur suhu tubuh. Sumsum tulang belakang berfungsi sebagai: a) pusat pengendali pernapasan. Sumsum tulang belakang berfungsi untuk: a) menghantarkan impuls dari dan ke otak. Dorsal Sumsum tulang 40 IPA Terpadu IX . mulai dari ruas-ruas tulang leher sampai ruas tulang pinggang ke dua. Sumsum tulang belakang juga dibungkus oleh selaput meninges. Bagian ini dibedakan dua yaitu akar dorsal atau akar posterior dan akar ventral atau akar anterior. sumsum tulang belakang belakang bagian luar tampak Serabut saraf berwarna putih (substansi alba) Ventral Cakram dan bagian dalam yang antarruas tulang belakang berbentuk seperti kupu-kupu. b) memberi kemungkinan jalan terpendek gerak refleks. Akar dorsal mengandung neuron sensorik dan akar ventral mengandung neuron motorik. b. Bagian ini untuk menghantarkan impuls menuju otak dan dari otak menuju efektor. Pada bagian yang Gambar 3. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Substansi alba Akar dorsal (Serabut sensorik) Ganglion dorsal Substansi kelabu Akar ventral (Serabut motorik) Sumsum tulang belakang terdapat memanjang di dalam rongga tulang belakang.

berhubungan erat dengan otot mata. Maksilaris N. Susunan saraf tepi berupa 12 pasang serabut saraf dari otak dan 31 pasang serabut saraf dari sumsum tulang belakang.N. telinga.N. palatum dan hidung Rahang bawah dan lidah Mata. Susunan Saraf Tepi Susunan saraf tepi tersusun atas serabutserabut saraf dari dan ke pusat susunan saraf. menggerakkan lidah dan selaput lendir rongga mulut Telinga.5. penggoyang sisi mata Otot lidah. sebagai alat penciuman Bolamata. Urat saraf ini berjumlah 12 pasang. dan otot lidah VI VII VIII IX X XI XII Nervus abdusen Nervus fasialis Nervus auditorius Nervus gloso-faringeis Sensorik dan motorik Nervus vagus Sensorik dan motorik Nervus asesorius Motorik Nervus hipoglosus Motorik Sumber: Anatomi Fisiologi untuk Siswa Perawat Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 41 . Saraf otak (saraf cranial) Saraf otak terdapat pada bagian kepala yang keluar dari otak dan melewati lubang yang terdapat pada tulang tengkorak. Mandibularis Nama Saraf Sensorik Sensorik Motorik Motorik Motorik dan sensorik Motorik dan sensorik Sensorik Motorik dan sensorik Motorik Motorik dan sensorik Sensorik Sifat Saraf Hidung. a. untuk penglihatan Penggerak bola mata dan mengangkat kelopak mata Mata. rangsangan cita rasa Jantung. tonsil dan lidah. cita rasa. lambung. Oftalmikus . hidung. memutar mata dan penggerak bola mata Kulit kepala dan kelopak mata atas Rahang atas.1 Sifat dan Fungsi Saraf Otak Urutan Saraf I II III IV V Saraf dan Fungsi Nervus olfactorius Nervus optikus Nervus okulomotoris Nervus troklearis Nervus trigeminus . lidah dan kulit. Tabel 3. rangsangan pendengaran Faring.1 berikut. otot leher Lidah. usus halus. laring Leher. Kedua belas pasang urat saraf otak tersebut secara ringkas tercantum dalam Tabel 3.

saraf autonom terdiri atas dua macam yaitu: a. b. VI. Sistem Saraf Tak Sadar (Saraf Autonom) Sistem saraf autonom merupakan bagian dari susunan saraf tepi yang bekerjanya tidak dapat disadari dan bekerja secara otomatis. IX. Sistem saraf simpatik b.Dari kedua belas saraf otak tersebut dapat dikelompokkan menjadi 3 macam yaitu: 1) saraf sensorik : saraf nomor I. II. VII. jantung dan alat-alat reproduksi. Sistem saraf parasimpatik 42 IPA Terpadu IX . IV. Sifat kerja saraf vagus seperti saraf parasimpatik. Saraf sumsum tulang belakang (saraf spinal) Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang yang keluar dari: 1) Ruas-ruas tulang leher : 8 pasang 2) Ruas-ruas tulang punggung : 12 pasang 3) Ruas-ruas tulang pinggang : 5 pasang 4) Ruas-ruas tulang kelangkang : 5 pasang 5) Ruas-ruas tulang ekor : 1 pasang Semua saraf sumsum tulang belakang bersifat campuran artinya saraf ini untuk meneruskan impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat juga meneruskan impuls dari sistem saraf pusat ke semua otot rangka tubuh. 6. Sehingga disebut saraf pengembara. Semua neuron sensorik masuk ke sumsum tulang belakang melalui akar dorsal dan neuron motorik keluar dari sumsum tulang belakang melalui akar ventral. pembuluh darah. Sistem saraf autonom mengendalikan kegiatan organ-organ dalam seperti otot perut. dan X Ada saraf yang memiliki jangkauan fungsi sangat luas yaitu saraf nomor X (saraf vagus). XI. VIII 2) saraf motorik : saraf nomor III. XII 3) saraf gabungan sensorik dan motorik : saraf nomor V. Menurut fungsinya.

Organ atau kelenjar yang dikendalikan oleh sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik disebut sistem pengendalian ganda. Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 43 . sedangkan serabut yang tidak dilapisi mielin hanya meneruskan impuls dengan kecepatan 25 meter per detik. Setelah impuls melalui suatu tempat. rangsangan tersebut akan membangkitkan suatu impuls yang diteruskan sepanjang serabut saraf.Sistem saraf simpatik terdiri atas 25 pasang ganglion yang berasal dari: 1) Ruas tulang belakang : 3 pasang 2) Ruas tulang punggung : 11 pasang 3) Ruas tulang pinggang : 4 pasang 4) Ruas tulang kelangkang : 4 pasang 5) Ruas tulang ekor : 3 pasang Dari ganglion-ganglion tersebut keluar serabut saraf yang mengendalikan kerja organ seperti jantung. Sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik bekerja secara antagonis (berlawanan) dalam mengendalikan kerja suatu organ. Serabut saraf dari sistem saraf parasimpatik juga menuju organ-organ yang dikendalikan oleh saraf simpatik. Jika ada suatu rangsang. Selama perjalanan melalui serabut saraf. maka di lain pihak akan dilambatkan atau dihentikan oleh saraf parasimpatik. impuls saraf akan menyebabkan depolarisasi serabut yang dilaluinya. kelenjar keringat dan semua alat dalam. dan negatif di bagian dalam. tempat tersebut segera akan terpolarisasi kembali seperti semula. Apabila suatu organ menjadi aktif karena rangsangan saraf simpatik. pembuluh darah. suatu serabut saraf bermuatan listrik positif di bagian luar. Info MEDIA Dalam keadaan tidak terangsang. Serabut yang dilapisi mielin dapat meneruskan impuls dengan kecepatan 100 meter per detik.

2 berikut ini dengan pengaruh yang ditimbulkan kerja kedua saraf tersebut. isilah tabel pada Kegiatan 3.Perhatikan perbandingan pengaruh kerja saraf simpatik dan saraf parasimpatik pada Gambar 3. Parasimpatik Menyempitkan pupil mata Merangsang kelenjar ludah Memperlambat denyut jantung Menyempitkan bronki paru-paru Serviks Mempercepat denyut jantung Menghambat aktivitas lambung dan usus Ganglia simpatik Merelaksasikan bronki di paru-paru Simpatik Meleburkan pupil mata Menghambat sekresi kelenjar ludah Merangsang aktivitas lambung dan usus Merangsang aktivitas pankreas Merangsang kantung empedu Meningkatkan Tor a k s Menghambat aktivitas pankreas Merangsang pelepasan glukosa dan hati menghambat kantung empedu Merangsang medula adrenal Sakral Menghambat pengosongan kantung kemih Lumbar pengosongan kantung kemih Meningkatkan ereksi genitalia Meningkatkan ejakulasi dan kontraksi vagina Gambar 3.9. 44 IPA Terpadu IX .8 Sistem saraf simpatik dan parasimpatik Sumber: Biologi Jilid 3 (2004): 220 Untuk memahami lebih banyak pengaruh kerja saraf simpatik dan saraf parasimpatik.

2. Apakah kesimpulan kalian tentang kerja saraf simpatik dan parasimpatik? Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 45 . 8.2 Sistem Saraf Simpatik dan Parasimpatik Tabel 3. 9.2 Pengaruh Saraf Simpatik dan Parasimpatik terhadap Aktivitas Organ No. 7. 4. 3.Kegiatan 3. 5. 1. Sebutkan aktivitas organ tubuh atau kelenjar yang dihambat oleh kerja saraf simpatik! 2. Sebutkan juga aktivitas organ tubuh atau kelenjar yang dipacu oleh kerja saraf simpatik! 3. Aktivitas Organ atau Kelenjar Denyut jantung Pembuluh darah Pupil mata Tekanan darah Kelenjar ludah Peristaltik lambung Kandung kemih Bronkus Alat reproduksi Pernapasan Pengaruh yang Ditimbulkan oleh: Saraf Simpatik Saraf Parasimpatik Pertanyaan 1. Sebutkan juga aktivitas organ yang dipacu/digiatkan oleh saraf parasimpatik! 5. 10. Sebutkan aktivitas organ tubuh yang dihambat oleh kerja saraf parasimpatik! 4. 6.

Info MEDIA
Apakah Penyakit Parkinson Itu? Kerusakan yang terjadi pada kumpulan sel-sel saraf di bagian bawah otak besar akan menyebabkan gerakan-gerakan yang tidak perlu pada bagian-bagian anggota tubuh. Misalnya, otot-otot pada lengan yang kadang-kadang kontraksi dan relaksasi sehingga tangan menjadi bergetar atau tremor. Kerusakan itu juga dapat menyebabkan kontraksi yang berkelanjutan pada otot bagian Lateral ventricles tubuh yang lain, misalnya pada Caudate otot wajah, yang menyebabnucleus Pulamen kan wajah menjadi kaku, sehingga kelihatan seperti Nigro-striatal topeng. Keadaan seperti inilah neurons yang disebut penyakit ParSubstantia kinson. Penyakit Parkinson nigra tidak menyerang batang otak, sehingga penglihatan, pendengaran, dan kecerdasan penderita tidak terganggu.
Striatum

C. Sistem Indra
Di bagian awal pokok bahasan ini sudah disinggung bahwa indra berperan sebagai reseptor, yaitu bagian tubuh yang berfungsi sebagai penerima rangsangan. Ada lima macam indra yang berfungsi sebagai penerima rangsangan yaitu: 1. Mata, sebagai penerima rangsang cahaya (fotoreseptor). 2. Telinga, sebagai penerima rangsang getaran bunyi (fonoreseptor) dan tempat beradanya indra keseimbangan (statoreseptor). 3. Hidung, sebagai penerima rangsang bau berupa gas (kemoreseptor). 4. Lidah, sebagai penerima rangsang zat yang terlarut (kemoreseptor). 5. Kulit, sebagai penerima rangsang sentuhan (tangoreseptor) dan suhu (temperatur).

46

IPA Terpadu IX

Tiap indra akan berfungsi dengan sempurna apabila: 1. Indra tersebut secara anatomi tidak ada kelainan. 2. Bagian untuk penerima rangsang bekerja dengan baik. 3. Saraf-saraf yang membawa rangsang dari dan ke otak bekerja baik. 4. Pusat pengolahan rangsang di otak bekerja baik. Bila salah satu dari bagian tersebut rusak atau terganggu, maka hubungan dengan dunia luar akan terganggu juga.

1. Mata
Mata berfungsi untuk menerima rangsang berupa cahaya, karena di dalamnya terdapat reseptor penerima cahaya yang disebut fotoreseptor. Mata terletak di dalam rongga mata yang dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak. a. Selain itu mata juga dilindungi oleh: Kelopak mata, berupa kulit tipis yang berfungsi untuk melindungi mata dari debu atau sentuhan benda. Bulu mata, untuk melindungi mata dari cahaya yang terlalu menyilaukan. Alis, untuk melindungi mata dari aliran keringat dan air hujan. Air mata yang dihasilkan oleh kelenjar air mata, untuk menjaga kelembapan mata dan membersihkan mata dari debu dan bakteri.
Retina Vitreus humor Kornea Iris Lensa Pupil Aqueous humor Ligamen penggantung Otot Gambar 3.9 Bagian-bagian mata Arteri dan vena retina Koroid Fovea Saraf optik Bintik buta Sklera

b. c. d.

Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia

47

Mata manusia berbentuk agak bulat dengan garis tengah kurang lebih 2,5 sentimeter. Mata tersebut terdiri atas tiga lapisan jaringan yaitu: a. Lapisan sklera atau selaput putih Merupakan lapisan paling luar, sangat kuat. Lapisan ini berwarna putih sehingga sering disebut lapisan putih mata. Di bagian depan lapisan ini membentuk kornea yang bening, untuk menerima cahaya masuk ke dalam mata. Kornea ini selalu basah oleh air mata yang dihasilkan oleh kelenjar air mata. b. Lapisan koroid atau selaput hitam Merupakan lapisan di bawah sklera dan lapisan tengah bola mata. Bagian ini banyak mengandung melanin dan pembuluh darah. Berfungsi untuk menghentikan refleksi cahaya yang menyimpang di dalam mata. Di bagian depan mata, koroid membentuk iris. Iris ini mengandung pigmen hitam, biru, hijau atau coklat, sehingga dapat sebagai penentu warna mata. Di bagian tengah iris terdapat pupil yang merupakan celah (bukaan), untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk mata. Di belakang iris terdapat lensa mata berbentuk cembung di kedua sisi yang diikat oleh ligamen suspensori. Mencembung atau memipihnya lensa menyebabkan mata berakomodasi. Lihat Gambar 3.10 yang memperlihatkan perubahan lensa mata.

Ligamen penggantung Benda dekat Otot kontraksi

Ligamen penggantung Benda jauh Otot relaksasi

a. Mata melihat benda dekat

b. Mata melihat benda jauh

Gambar 3.10 Bentuk lensa mata saat melihat benda dekat dan jauh

48

IPA Terpadu IX

c. Retina atau selaput pelangi Retina adalah lapisan mata paling dalam. Pada lapisan ini terdapat bagian yang paling peka terhadap cahaya yaitu bintik kuning (fovea). Selain itu pada retina juga terdapat bintik buta, yaitu tempat keluarnya saraf mata. Pada retina tersusun kurang lebih 125 juta selsel batang (sel basilus) yang mampu menerima rangsang cahaya tidak berwarna dan untuk melihat pada keadaan cahaya redup. Selain sel batang, pada retina juga terdapat kurang lebih 7 juta sel kerucut (sel konus) yang berfungsi menerima rangsang cahaya kuat dan berwarna. Sel kerucut lebih banyak terdapat pada bagian bintik kuning (fovea centralis). Jadi bila ingin melihat suatu benda dengan jelas, maka bayangan harus jatuh di bagian ini.
Terminal sinaptik Badan sel Segmen bagian luar Sel batang

Cakram bermembran yang mengandung pigmen visual Gambar 3.11 Skema sel kerucut dan sel batang

Sel Kerucut

Retina

Sinar masuk

Sel berpigmen

Sel horizontal Sel amakrin Sel kerucut

Sinar masuk

Saraf mata

Lapisan ganglion

Sel bipolar

Sel batang

Saraf mata Gambar 3.12 Kedudukan sel kerucut dan sel batang pada retina

Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia

49

Di retina juga dijumpai daerah yang sama sekali tidak mengandung sel batang ataupun sel kerucut. Bagian ini disebut bintik buta. Bila cahaya jatuh di daerah ini, kita tidak bisa melihat apa-apa Untuk memahami fungsi bagian-bagian mata, coba kalian isi Tabel 3.3 kegiatan berikut.

Kegiatan 3.3
Tabel 3.3 Fungsi Bagian-bagian Mata No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Bagian Mata Kornea Iris dan pupil Lensa Retina Bintik buta Selaput hitam Kelopak mata Bulu mata Air mata Aqueous humor Suatu benda dapat dilihat oleh mata, bila benda tersebut memantulkan cahaya. Cahaya yang dipantulkan oleh benda masuk ke mata melalui kornea dan diteruskan ke lensa melalui pupil. Oleh lensa, cahaya tersebut dibiaskan dan difokuskan di retina sehingga membentuk bayangan kecil dan terbalik pada retina. Tetapi oleh otak bayangan tersebut diartikan seperti gambar yang kita lihat. Proses melihat dapat dijelaskan sebagai berikut. Cahaya dipantulkan oleh benda ditangkap oleh kornea melewati pupil lensa aqueos humor retina bayangan otak kesan melihat Fungsi

50

IPA Terpadu IX

Bayangan benda yang jatuh pada bintik buta tidak akan terlihat. Untuk mengetahui adanya bintik buta tersebut, lakukan kegiatan berikut.

Kegiatan 3.4
Menentukan Bintik Buta A. Tujuan Mengetahui adanya bintik buta pada mata B. Alat dan Bahan Meja, Bolpoint warna hitam dan merah (dapat diganti warna lain), Mistar. C. Cara Kerja 1. Bekerjalah secara berkelompok beranggotakan tiga siswa. 2. Suruh teman kalian menempatkan bolpoint warna merah dan hitam berimpit pada tepi meja dengan ujung di atas. Warna merah di tangan kanan dan hitam di tangan kiri. 3. Tutup mata kanan kalian dengan telapak tangan. Arahkan pandangan mata kiri kalian pada ujung bolpoint warna hitam. Jangan melirik balpoin warna merah. 4. Suruh teman kalian menggeser bolpoint warna merah ke arah kanan secara perlahan-lahan. Apa yang terjadi? Saat ujung bolpoint warna merah di tangan kanan teman kalian tidak tampak, kalian telah menemukan bintik buta mata kiri. 5. Lakukan kegiatan yang sama pada mata kanan. 6. Ukurlah jarak ujung bolpoint tersebut mulai tidak tampak dari tempat semula. 7. Ulangi masing-masing mata sebanyak tiga kali. 8. Catatlah dalam tabel. 9. Lakukan juga terhadap teman yang lain. D. Tabel Pengamatan Nama Jarak Ujung Bolpoint Merah Jarak Ujung Bolpoint Hitam Mulai Tidak Tampak (cm) Mulai Tidak Tampak (cm) I II III Ratarata I II III Ratarata

Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia

51

E. Pertanyaan 1. Bagaimanakah jarak bolpoint merah dan hitam mulai tidak tampak? 2. Samakah jarak bolpoint mulai tidak tampak antara siswa satu dengan yang lain? 3. Apakah kesimpulan kalian tentang bintik buta dari percobaan ini?

2. Telinga
Telinga merupakan tempat beradanya indra pendengaran dan keseimbangan. Telinga manusia terdiri atas tiga bagian yaitu telinga luar, telinga tengah dan telinga dalam. a. Telinga luar Telinga luar terdiri atas: 1) Daun telinga, berfungsi untuk menampung atau mengumpulkan gelombang bunyi. 2) Liang telinga (saluran auditori), berfungsi untuk menyalurkan gelombang bunyi ke selaput gendang telinga. Liang telinga panjangnya kurang lebih 2,5 sentimeter. Di sepanjang dinding liang telinga terdapat rambut halus, kelenjar minyak dan kelenjar keringat, yang berfungsi menghalangi debu dan air yang masuk. 3) Selaput gendang telinga (membran tymphani), yang membatasi telinga luar dan telinga tengah. Berfungsi untuk menangkap getaran. b. Telinga tengah Telinga bagian tengah terdiri atas: 1) Tulang-tulang pendengaran (osikel), yaitu berupa tiga tulang kecil yang bersambung dari selaput gendang telinga menuju telinga dalam. Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (malleus), yang letaknya paling luar berhubungan dengan selaput gendang telinga. Berikutnya adalah tulang landasan (inkus) yang menghubungkan martil dan sanggurdi. Tulang paling dalam adalah tulang sanggurdi (stapes), yang melekat dengan saluran rumah siput pada tingkap jorong.

52

IPA Terpadu IX

c. Impuls yang timbul di dalam sel rambut tersebut diteruskan oleh saraf auditori ke otak (lihat Gambar 3. 2) Saluran rumah siput (kokhlea).13 Bagian-bagian telinga manusia Sumber: Biologi 2 Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 53 . Tingkap jorong merupakan membran berbentuk oval yang berhubungan dengan tulang sanggurdi.2) Saluran Eustachius. menguap. bersin atau membuka mulut. Tingkap berfungsi untuk menyalurkan getaran ke telinga dalam dan tingkap bulat sebagai penyeimbang getaran. merupakan membran yang terdapat pada pangkal saluran rumah siput (kokhlea). Fungsi saluran ini adalah untuk memasukkan udara ke rongga telinga tengah sehingga tekanan udara di kedua gendang telinga sama dengan udara di luar tubuh. Sedangkan tingkap bundar merupakan membran berbentuk bundar/ bulat. yaitu saluran sempit yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian belakang tenggorokan.13). yaitu saluran berbentuk spiral menyerupai rumah siput. Koklea yang diluruskan (skema) Saluran O s i k e l pendengaran Jendela oval Jendela bulat Membran tektorial Saluran auditori Te l Limfa in ga te ng ah Saraf auditori Koklea Sel-sel rambut Membran basilar Limfa Organ corti Ke saraf auditori Irisan melintang melalui koklea Membran timpani Jendela Tabung (Gendang telinga) bulat Bustachius Gambar 3. yang berisi ribuan "sel rambut" yang peka terhadap getaran. Telinga dalam Telinga bagian dalam terdiri atas: 1) Tingkap jorong dan tingkap bulat. Saluran ini terbuka saat kita mengunyah. Di dalam kokhlea ( di bagian tengah) terdapat organ corti.

Panca Indra 54 IPA Terpadu IX .3) Tiga saluran setengah lingkaran (kanalis semi sirkularis).20 000 getaran/ detik (Hz). 2) Gelombang bunyi disalurkan masuk oleh liang telinga. 5) Getaran diteruskan ke tingkat jorong dan menggetarkan cairan limfe di dalam kokhlea. 4) Getaran tersebut diteruskan oleh tulang-tulang. yaitu tiga buah saluran setengah lingkaran yang satu dengan yang lain membentuk sudut 90°.15). Pada ujung setiap saluran terdapat penebalan (menggelembung) yang disebut ampulla dan bergabung dengan utrikulus dan sakulus. 3) Gelombang bunyi menggetarkan gendang telinga. Bagaimanakah kita dapat mendengar suatu bunyi? Kita dapat mendengar suatu bunyi pada dasarnya dengan urutan sebagai berikut (lihat Gambar 3.14 Jalan gelombang bunyi dalam telinga Sumber: Memahami dunia tersembunyi. 6) Getaran cairan limfe di dalam kokhlea menggerakkan sel reseptor organ korti. 4 2 1 3 7 5 6 Gambar 3. yang menghasilkan impuls untuk dihantarkan oleh saraf pendengar ke otak untuk diartikan. Bunyi yang didengar manusia adalan bila bunyi tersebut mempunyai frekuensi 20 . 1) Gelombang bunyi diterima daun telinga. pendengaran (osikel). 7) Getaran cairan limfe juga menggerakkan tingkap bulat bergerak keluar masuk untuk mengatur tekanan udara di dalam agar seimbang dengan tekanan di luar.

maka cairan yang ada di dalam saluran setengah lingkaran bergerak dan merangsang sel reseptor seperti rambut tersebut. Dengan adanya tiga organ tersebut maka telinga bagian dalam dapat mendeteksi: 1) Posisi tubuh yang berhubungan dengan gravitasi (keseimbangan statis) yang dilakukan oleh utrikulus dan sakulus. Di dalamnya terdapat reseptor menyerupai rambut yang berhubungan dengan serabut saraf otak. Pada ujung setiap saluran setengah lingkaran terdapat struktur yang disebut ampulla. Sel-sel yang menyerupai rambut tersebut menghadap ke bagian yang berbentuk jeli (lihat Gambar 3. Saluran semisirkuler Aliran endolimfa Ampula Aliran endolimfa Saraf vestibuler Kepala Rambut Sel rambut Vestibula Utrikel Sakul Kepala Serabut saraf Arah pergerakan tubuh Gambar 3. Fungsi keseimbangan ini terdapat pada telinga dalam yang dilaksanakan oleh tiga saluran setengah lingkaran utrikulus dan sakulus. sakulus dan utrikulus. Sedangkan di utrikulus dan sakulus terdapat batu kecil yang disebut otolith. Dengan adanya gerakan tubuh (kepala).Selain sebagai indra pendengaran. Oleh sel reseptor gerakan tersebut diubah menjadi impuls dan diteruskan ke otak dan otak memerintah otot menjaga keseimbangan tubuh.15 Reseptor-reseptor pada saluran setengah lingkaran. Sumber: Biologi Jilid 3 (2004): 247 Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 55 . Otak akan dapat menentukan posisi kepala dari gerakannya. 2) Gerakan tubuh (keseimbangan dinamis) yang dilakukan oleh tiga saluran setengah lingkaran. telinga juga sebagai indra keseimbangan. Batu tersebut merangsang dengan cara menekan sel reseptor serta bereaksi terhadap gravitasi.15).

Dari sel-sel reseptor ini rangsang dibawa oleh serabut saraf menuju pusat pembau di otak. Zat tersebut akan dilarutkan pada selaput lendir dan merangsang sel-sel reseptor. 56 IPA Terpadu IX . kemudian dibawa oleh saraf pembau ke otak sehingga kita dapat mengetahui bau tersebut. Hidung Hidung manusia merupakan organ tempat beradanya reseptor pembau (khemoreseptor). Maka dengan organ ini kita dapat mengetahui berbagai macam bau.16). Bahkan hanya dengan mambau saja kita dapat mengetahui nama benda tanpa harus melihatnya. Proses membau dapat dijelaskan sebagai berikut. Bau di udara pernapasan masuk rongga hidung larut dalam selaput lendir diterima saraf pembau menuju otak terjadi kesan bau. Sel-sel reseptor yang berfungsi untuk menerima rangsangan zat kimia berupa uap terletak di rongga hidung bagian atas (lihat Gambar 3. Otak Po te ns ia l ak si Rongga hidung Bulbus olfaktoris Tulang Sel epitelium Sel kemoreseptor Silla Mukus Gambar 3. Sel-sel reseptor ini mempunyai rambut-rambut halus (silia) di ujungnya dan diliputi selaput lendir yang berfungsi sebagai pelembap.16 Skema sel-sel penerima rangsang bau Sumber: Biologi Jilid 3 (2004): 251 Kita dapat membau suatu zat karena zat yang berupa uap tersebut masuk ke rongga hidung sewaktu kita menarik napas. Daerah ini memiliki ukuran sekitar 250 mm2.3.

Ada tiga jenis papila yang ada di permukaan lidah yaitu: a. Suatu zat dapat dirasakan oleh lidah bila zat tersebut berupa larutan. c. Papila filiformis. Lidah Lidah merupakan tempat beradanya indra pengecap (khemoreseptor). Papila ini menyebar di permukaan ujung dan sisi lidah. yang berbentuk seperti rambut. Oleh karena itu indra pengecap erat kaitannya dengan indra pembau. Pada papila-papila inilah terdapat kuncup pengecap yang merupakan kumpulan ujung-ujung saraf pengecap dan oleh serabut-serabut saraf dihubungkan dengan otak. rasa yang timbul sebenarnya adalah perpaduan antara rasa dan bau. Papila ini lebih banyak berfungsi sebagai perasa sentuhan daripada pengecap. Pada saat kita mengecap makanan. Larutan tersebut kemudian memenuhi parit-parit di sekitar papila-papila. Kuncup-kuncup pengecap dapat membedakan empat rasa pokok yaitu asam. manis dan asin. Karena pada papila tersebut terdapat kuncup-kuncup pengecap. permukaan lidah terasa halus dan licin. Zat yang dapat dikecap adalah zatzat kimia berupa larutan. Hal ini terjadi karena melibatkan faktor-faktor lain yaitu: Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 57 . Papila sirkumvalata. Namun terkadang kita juga dapat merasakan lebih dari empat rasa tersebut. maka zat yang mengisi parit tersebut merangsang kuncup pengecap. Tonjolan kecil itu disebut papila. Di dalam mulut. yang berbentuk seperti jamur. pahit. Lidah terbentuk oleh jaringan otot yang ditutupi oleh selaput lendir yang selalu basah dan berwarna merah jambu. berjajar membentuk huruf V. Papila fungiformis. Coba kalian perhatikan lidah kalian di cermin. Papila ini merupakan papila terbanyak. Papila ini terdapat di pangkal lidah. Rangsangan ini diteruskan oleh serabut saraf menuju ke otak untuk diartikan.4. maka akan tampak tonjolan-tonjolan kecil di permukaan lidah. b. yang berbentuk cincin.

Keempat rasa tersebut di atas.a. 58 IPA Terpadu IX . asin. manis asam Sumber: Biologi 2 asin pahit Gambar 3. Tujuan Mengenal daerah-daerah pada lidah yang paling peka terhadap rasa manis. Namun tiap orang mempunyai variasi keluasan daerah penyebaran rasa tersebut. suhu dan sentuhan.17 Penyebaran daerah rasa pada permukaan lidah Untuk mengetahui bagian-bagian mana dari lidah yang peka terhadap rasa manis. asam. lakukan kegiatan berikut.5 Daerah Kepekaan Lidah A. Kombinasi keempat rasa utama tersebut menghasilkan rasa baru. Peranan reseptor-reseptor pencium. dirasakan oleh kuncup-kuncup pengecap yang berbeda dan kuncupkuncup tersebut berkumpul pada bagian tertentu di permukaan lidah (lihat Gambar 3. Kegiatan 3. pahit dan asam. b.17). pahit dan asam.

6. 4. larutan garam dan larutan pil kina dalam gelas dan beri label A. larutan C untuk teman ketiga dan larutan D untuk kalian sendiri. 4 gelas 2. Setiap ganti larutan gunakan cotton bud yang baru dan selalu berkumur dulu lalu dikeringkan.B. Saputangan besar 9. Larutan garam dapur 5.B. Kertas hisap atau tisu 8. Celupkan cotton bud ke dalam larutan gelas A dan usapkan pada salah satu bagian permukaan lidah. Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 59 . Catat dalam tabel pengamatan dengan memberi tanda + bila merasakan dan tandabila tidak merasakan. Air masak secukupnya untuk berkumur C. misalkan bagian pangkal lidah (bagian1). Larutan gula 3. Larutan pil kina (dapat diganti larutan pahit yang lain) 6. 5. Tanyakan kepada teman kalian tadi apakah merasakan cairan tersebut. Larutan asam cuka encer 4.C dan D. Jawaban cukup mengangguk. Alat dan Bahan 1. Cara Kerja 1. larutan asam cuka encer. Lakukan cara seperti di atas.3 dan 4 pada lidah teman kalian tersebut. 3. Siapkan larutan gula. Lakukan juga cara yang sama untuk bagian 2. Mintalah dia berkumur dan menjulurkan lidahnya untuk dikeringkan. bila merasakan dan menggelengkan kepala bila tidak merasakan. untuk larutan B kepada teman kedua. A Larutan gula B Larutan cuka C D Larutan garam Larutan Pil Kina 2. Cotton bud atau kapas bertangkai 7. Tutuplah kedua mata teman kalian dengan menggunakan saputangan besar.

Saraf ini sangat penting untuk keselamatan tubuh. yang berfungsi menerima rangsang tekanan. kulit juga berfungsi sebagai indra perasa dan peraba. Kulit Selain sebagai alat ekskresi. yang peka terhadap rasa sakit/ nyeri. Letaknya di lapisan epidermis. Korpus ruffini. Reseptor ini tersebar tidak merata di permukaan kulit. b. Letaknya di lapisan dermis. Letaknya di lapisan dermis. Tabel Pengamatan Larutan Pangkal Lidah (Bagian 1) Gula Cuka encer Garam Pil kina Tepi Lidah (Bagian 2) Tengah Lidah (Bagian 3) Ujung Lidah (Bagian 4) E. Jika terjadi sesuatu yang tidak 60 IPA Terpadu IX .D. befungsi untuk menerima rangsang dingin. Pahit 2. yang terletak di dekat permukaan kulit. Berfungsi untuk menerima rangsang sentuhan/ rabaan. Ujung saraf tanpa selaput. Letaknya di bawah lapisan dermis. Korpus pacini. d. Pertanyaan 1. Korpus krause. Manis b. Korpus meissner. e. sebutkan bagian permukaan lidah yang peka terhadap rasa: a. Asam c. Berdasarkan hasil pengujian di atas. Reseptor-reseptor yang terdapat pada kulit adalah: a. Apakah kesimpulan kalian dari percobaan ini? 5. c. Ujung jari memiliki paling banyak reseptor peraba. Asin d. berfungsi untuk menerima rangsang panas.

Presbiopi Yaitu kelainan pada mata karena tidak elastisnya lensa mata untuk berakomodasi. Miopi (Rabun Jauh) Yaitu kelainan pada mata dimana bayangan yang dibentuk oleh lensa jatuh di depan retina. Kelainan dan Penyakit pada Sistem Indra Beberapa kelainan atau penyakit pada alat indra yang biasa kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari antara lain: 1. 3. Kelainan ini dapat ditolong dengan menggunakan lensa negatif. Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 61 . antara lain dengan adanya gerak refleks. Hypermetropi (Rabun Dekat) Yaitu kelainan mata dimana bayangan yang dibentuk oleh lensa jatuh di belakang retina. 5. 2. Akibatnya penderita kesulitan melihat benda saat terjadi perubahan dari terang ke gelap atau saat senja. saraf ini cepat bereaksi. 4. Kelainan ini terjadi karena lensa mata terlalu cembung atau garis tengah mata panjang. Kelainan ini terjadi karena lensa mata terlalu pipih atau garis tengah mata pendek. Kelainan ini dapat ditolong dengan menggunakan lensa positif. Rabun Senja Kelainan pada mata karena defisiensi vitamin A. yang dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin B atau juga faktor usia. D. Penderita kelainan ini biasanya menggunakan lensa ganda yaitu lensa positif dan lensa negatif.menguntungkan. Katarak Yaitu mengeruhnya lensa mata.

Konduktor : bagian tubuh yang berfungsi sebagai penghantar rangsangan. Efektor : bagian tubuh yang menanggapi rangsangan. coba buatlah skema dasar dari sistem koordinasi manusia. hipermetropi. b. Neuron konektor 4. kulit.Rangkuman 1. Saraf pusat dibagi menjadi otak dan sumsum tulang belakang 8. Reseptor : bagian tubuh yang berfungsi sebagai penerima rangsangan. hidung. presbiopi. telinga. katarak. Sistem saraf sadar dibagi menjadi saraf pusat dan saraf tepi. 6. Indra manusia terdiri atas mata. Sistem saraf dibagi menjadi sistem saraf sadar dan saraf tak sadar. Jelaskan masing-masing! Jika merasa kesulitan tanyakan pada teman/guru kalian. Sel a. Neuron motorik c. b. Tiga komponen dalam fungsi koordinasi: a. c. lidah. 9. Berdasarkan bentuk dan fungsinya neuron dibedakan: a. 7. Neuron sensorik b. rabun senja. 62 IPA Terpadu IX . Saraf tepi dibagi menjadi 12 pasang saraf otak dan 31 pasang saraf sumsum tulang belakang. Refleksi Sebagai bahan refleksi. c. misalnya miopi. saraf terdiri atas: Badan sel Dendrit Neurit (akson) 3. Sistem saraf tak sadar dibagi menjadi saraf simpatik dan saraf parasimpatik. 5. Kelainan dan penyakit pada indra. 2. 10. Jika sudah paham kalian bisa melanjutkan pembelajaran ke bab berikutnya.

. 4 3. kelenjar c.. akson c. susunan saraf pusat dan susunan saraf tepi d. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a. selubung myelin d.. . otak dan sumsum tulang belakang c. . a. .. 4 5. a. 2 d.... . 4 4. a. b. . . 2 d. 1 c.Uji Kompetensi A. Bagian neuron yang berfungsi untuk mempercepat jalan impuls adalah . a. 1 Nukleus Sitoplasma 4 2 3 Bagian yang dinamakan dendrit adalah nomor . a. dendrit Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 63 . efektor d. . Sistem saraf manusia dibedakan menjadi . Selubung myelin ditunjukkan nomor . hormon 2. reseptor b. nodus ranvier b. . sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar Untuk soal nomor 3 sampai 5 perhatikan gambar neuron berikut. . Bagian yang berfungsi membawa rangsangan dari badan sel adalah nomor . a. 1 c. 3 b. sistem saraf pusat dan sistem saraf sadar b. 3 b. 1 c. Bagian tubuh yang berfungsi sebagai penerima rangsangan disebut . . c atau d! 1. . 2 d. 3 b.

saraf sensorik c. 5-4-1-3-2 Untuk soal nomor 11-13 perhatikan gambar otak berikut ini! 1 2 3 4 11.. Neuron sensorik 6. . Sumsum tulang belakang Urutan gerak sadar yang benar adalah .. Rangsang 3. 4 64 IPA Terpadu IX . . a. neurofibril d. pleura c. . meninges b. membran plasma 10. sinaps 7. 5-4-3-6-1-2 d. Neuron yang berfungsi membawa impuls dari pusat susunan saraf ke otot disebut neuron . Saraf yang membawa rangsangan dari indra ke pusat saraf disebut . a. . a. . . 1 c. Pusat keseimbangan adalah nomor . gangglion c. a. konektor b. 5-3-4-6-1-2 b. 3 b. Antara neuron satu dengan neuron lain terdapat celah sempit yang disebut .6. 1 c. . . . 1. Perhatikan nama-nama berikut. 2 d. saraf motorik d. . sensorik c. . . Selaput pembungkus otak disebut . Gerak 5. Pengatur denyut jantung dan pernapasan adalah nomor . 2 d. Neuron motorik 2. meninges b.. . 1-3-4-5-6-2 c. a. perikardium d. . Otak 4. . saraf asosiasi b. saraf tepi 9. . 3 b. a. motorik d. a. . asosiasi 8. . 4 12.

sanggurdi b. I c. martil d. a. a. 4 14. a. a. relaksasi d. Tingkap jorong berhubungan langsung dengan tulang pendengar yaitu .. landasan 20. .. adaptasi 17. a. melebarnya pupil 16.. . tonsil 22.. Berikut ini pernyataan yang benar tentang sel kerucut pada retina mata. . . paling banyak di daerah fovea d. untuk melihat benda tak berwarna 18. . meningkatnya denyut jantung b. a. . epitel c.. sklera c. tonsil c. meningkatnya peristaltik lambung c. Tonjolan-tonjolan kecil yang terdapat pada permukaan lidah disebut . 2 d. kuncup pengecap b. Bagian lidah yang peka terhadap rasa asin adalah . kontraksi b. .. . a. 1 c. ujung b. akomodasi c.. sanggurdi b. peka terhadap cahaya terang c. . a. Berikut ini aktivitas organ yang dipengaruhi saraf parasimpatik adalah .. landasan c. a. Berikut ini tulang-tulang pendengar pada telinga. kecuali . Warna mata seseorang ditentukan oleh . tonsil 21.. Kemampuan lensa mata untuk mencembung dan memipih disebut . .. kelopak b. jumlahnya lebih sedikit dibandingkan sel batang b. V d. martil d. Yang disebut saraf pengembara adalah saraf otak nomor . samping d. papila d. VIII b.. kecuali . koroid d. . . pangkal c. .. tengah Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia 65 . . . meningkatnya laju pernapasan d. Jembatan varol terkait dengan bagian nomor . iris 19. a. . X 15.13. 3 b. . .

meisner 25. presbiopi d. Gambarlah sebuah sel saraf dan beri keterangan bagian-bagiannya! 2. miopi b. telinga 24. Sebutkan minimum 5 bagian mata serta fungsinya! 5.. a. asin. . lidah b. kulit c. 66 IPA Terpadu IX . Gambarkan skema daerah kepekaan lidah terhadap rasa manis. Nama reseptor untuk menerima rangsang panas pada kulit adalah .. Tango reseptor adalah nama reseptor yang terdapat pada . a.. asam dan pahit! Proyek Carilah informasi tentang penyakit-penyakit yang berhubungan dengan sistem koordinasi dan alat indra pada manusia dari sumber. . Kumpulkan kepada guru kalian. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1. hypermetropi B. krause b.. penyebab. emetropi c.23. serta pencegahan dari penyakit-penyakit tersebut.. Tuliskan perbedaan 5 pengaruh kerja saraf simpatik dan saraf parasimpatik! 4. pacini d. . ruffini c. Catatlah dalam buku catatan kalian tentang nama. mata d. Gangguan mata karena bayangan jatuh dibelakang retina disebut . Tuliskan jalan impuls yang dilalui gerak sadar dan gerak refleks! 3.. a.

air atau tanah dan lain-lain. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini. Jadi habitat cacing tanah adalah di dalam tanah yang lembap. dan perkembangbiakan. kekeringan. di mana kalian akan mencarinya? Tentu saja kalian akan mencari di tempat yang lembab. • • • • Makhluk hidup Adaptasi Seleksi alam Perkembangbiakan Kelangsungan Hidup Organisme 67 . Kelangsungan Hidup Organisme dijelaskan dengan Adaptasi Seleksi Alam Perkembangbiakan Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. seleksi alam. Lingkungan hidup yang sesuai. misalnya gempa bumi. misalnya di tepi sungai. banjir atau karena perbuatan manusia misalnya penebangan hutan untuk persawahan dan perumahan. Coba kalian cari contoh-contoh habitat organisme yang lain. sehingga organisme dapat hidup dan berkembangbiak disebut habitat. perubahan tersebut disebabkan karena peristiwa alam. pelajarilah bab berikut dengan cermat! Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini.Bab 4 Kelangsungan Hidup Organisme Bila kalian ingin mencari cacing tanah. sebab bila tidak ia akan mengalami kesulitan atau bahkan mengakibatkan kematian. Lingkungan hidup dapat mengalami perubahan. pencemaran udara. Setiap organisme mempunyai lingkungan hidup yang berbeda-beda. Untuk dapat mengidentifikasi kelangsungan hidup makhluk hidup melalui adaptasi. Perubahan lingkungan menyebabkan perubahan pula pada organisme yang hidup di dalamnya. perhatikan peta konsep berikut ini. Organisme harus dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan tersebut.

Pendahuluan Kelangsungan hidup organisme didukung atau dipengaruhi oleh 3 peristiwa yaitu adaptasi. Adaptasi Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. B. 1. dalam peristiwa inilah alam akan berperan sebagai penyeleksi. warna tubuh. Macam-macam Adaptasi Ada banyak bentuk adaptif tubuh makhluk hidup supaya dapat bertahan hidup. 68 IPA Terpadu IX .A. Adaptasi Morfologi Adalah penyesuaian diri bentuk tubuh atau alatalat tubuh sehingga sesuai dengan lingkungannya. Sedangkan perkembangbiakan untuk melestarikan jenisnya sehingga kelangsungan hidupnya akan tetap berlangsung. Adaptasi morfologi ini mudah kita amati pada hewan ataupun pada tumbuhan. Adaptasi merupakan penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungan.Coba kalian lakukan kegiatan berikut. sedangkan yang tidak mampu bertahan akan punah. adaptasi fisiologi dan adaptasi tingkah laku. Seleksi alam merupakan kemampuan alam untuk menyeleksi organisme yang ada di dalamnya. Dengan beradaptasi makhluk hidup yang mampu bertahan akan berlangsung hidupnya. Walaupun ada banyak cara makhluk hidup untuk beradaptasi tetapi secara garis besar adaptasi dibedakan menjadi 3 yaitu: adaptasi morfologi. fungsi alat tubuh dan lain-lain. bentuk adaptif ini dapat berupa struktur tubuh. seleksi alam. dan perkembangbiakan. yang semuanya bertujuan untuk membantu bertahan hidup.

Tebal. Mengapa tumbuhan tersebut mempunyai akar. Tujuan Untuk mengetahui macam-macam adaptasi morfologi pada tumbuhan.1 A. Perakarannya Berongga/ Serabut/ Tidak Tunggang Daun. Buatlah kesimpulan dari kegiatan tersebut dihubungkan dengan cara adaptasi tumbuhan dengan tempat hidupnya! Kelangsungan Hidup Organisme 69 . Hasil Pengamatan Tabel 4. Alat Lain Tempat Hidup Daerah Panas. Luas. batang. daun yang berbeda-beda? 2. Sempit. B. C. Adakah hubungannya perbedaan tersebut dengan tempat hidupnya? 3. Air. Lembap Kaktus Teratai Keladi Hydrilla Kangkung Lidah buaya D. kemudian masukkan hasil pengamatan kalian ke dalam tabel pengamatan tersebut.1 Hasil Pengamatan Macam-macam Adaptasi Morfologi pada Tumbuhan Nama Tumbuhan Sistem Batang.1. Pertanyaan 1. Tipis. Cara Kerja Amatilah macam-macam tumbuhan seperti yang terdapat dalam Tabel 4.Kegiatan 4.

2 Tumbuhan Coba cari contoh tumbuhan keladi merupakan salah satu higrofit yang lain! contoh tumbuhan higrofit Sumber: www. karena tempat hidup yang berbeda-beda inilah maka tumbuhan mempunyai ciriciri tertentu dalam rangka menyesuaikan diri terhadap lingkungan hidupnya. Sumber: www.1). Adaptasi tumbuhan yang hidup di daerah kering (xerofit) 1) Daunnya tebal. di daerah kering dan daerah lembap. Contoh tumbuhan higrofit: Gambar 4.justsimplycactus. 2) Seluruh permukaan tubuhnya termasuk bagian daun tertutup oleh lapisan kutikula atau lapisan lilin yang berfungsi untuk mencegah terjadinya penguapan air yang terlalu besar. 2) Permukaan daun mempunyai banyak mulut daun atau stomata sehingga dapat mempercepat proses penguapan. Gambar 4. Coba cari contoh tumbuhan xerofit yang lain. sisik atau bahkan tidak mempunyai daun. Adaptasi tumbuhan yang hidup di daerah lembap (higrofit) 1) Mempunyai daun yang tipis dan lebar. b.prn2.com Contoh tumbuhan kaktus (Gambar 4.1 Pohon kaktus termasuk contoh tumbuhan 4) Akar panjang sehingga mempunyai xerofit jangkauan yang luas.kadang-kadang berubah bentuk menjadi bentuk duri.Macam-macam adaptasi morfologi pada tumbuhan: Tumbuhan ada yang hidup di darat.usm.my 70 IPA Terpadu IX . di air. dengan demikian maka penguapan melalui daun menjadi sangat sedikit. sempit. Berikut macam-macam cara adaptasi tumbuhan: a. 3) Batangnya tebal mempunyai jaringan spons untuk menyimpan air.

mempunyai dinding sel yang kuat dan tebal untuk mengurangi osmosis ke dalam sel. Contoh: enceng gondok. Kelangsungan Hidup Organisme 71 . Elodea canadensis Sumber: www. Contoh : Hydrilla.com Coba cari contoh yang lain yang ada di sekitar tempat tinggal kalian! Tumbuhan air yang terendam di dalam air.4 Egeria densa. Adaptasi tumbuhan yang hidup di air (hidrofit) Tumbuhan air yang terapung di atas air mempunyai rongga antar sel yang berisi udara untuk memudahkan mengapung di air. daun lebar dan tangkai daun menggembung berisi udara.floridaplants.geocities.Vallisneria Egeria densa Hydrilla verticillata Elodea canadensis Gambar 4.com Coba cari contoh yang lain di sekitar tempat tinggal kalian. kiambang Gambar 4. Hydrilla verticillata.3 Tumbuhan enceng gondok termasuk tumbuhan hidrofit Sumber: www.c.

6 Tumbuhan bakau Sumber: www. 72 IPA Terpadu IX .com Coba cari contoh yang lain di sekitar tempat tinggal kalian! Tumbuhan yang hidup di daerah pasang surut.pbtpasirgudang. Gambar 4. Contoh: tumbuhan bakau.gov. kangkung.Tumbuhan yang sebagian tubuhnya di atas permukaan air dan akarnya tertanam di dasar air. Contoh: teratai.5 Tumbuhan teratai Sumber: www. mempunyai perakaran yang lebat dan kuat sehingga tidak roboh bila terkena ombak. Gambar 4.kianjaya. mempunyai rongga udara dalam batang atau tangkai daun sehingga tidak tenggelam dalam air dan daun muncul ke permukaan air.

Burung pemakan biji mempunyai bentuk paruh berbeda dengan burung pemakan daging atau burung pemakan serangga demikian pula kaki burung elang berbeda dengan kaki bebek karena cara memperoleh makanannya juga berbeda. Untuk lebih jelasnya coba kalian perhatikan Gambar 4. pada pangkalnya terdapat bentuk seperti sisir. 2) Paruh bebek. Kaki pada burung elang. Elang Bebek Burung Pipit Burung Pelatuk Gambar 4. bentuknya runcing. agak panjang dengan ujung agak membengkok sesuai dengan jenis makanannya yang berupa daging. cakar sangat kuat untuk mencengkeram mangsa atau daging. Adaptasi morfologi pada bentuk paruh dan kaki pada burung Bentuk paruh dan kaki pada burung beranekaragam disesuaikan dengan jenis makanan dan cara memperoleh makanan tersebut. berguna untuk menyaring makanan dari air dan lumpur dan kaki pada bebek berselaput di antara ruas jarinya untuk berenang dan berjalan di tanah berlumpur. Kelangsungan Hidup Organisme 73 . ukurannya pendek.Macam-macam adaptasi morfologi pada hewan: a.7 berikut.7 Gambar paruh dan kaki pada burung Sumber: Biologi Jilid 3 (2004): 105 Keterangan gambar: 1) Paruh burung elang.

mempunyai alat penghisap seperti belalai yang panjang dan dapat digulung sehingga dapat menghisap madu yang terdapat jauh di dasar bunga. mempunyai rahang atas dan rahang bawah yang kuat untuk menggigit. mempunyai rahang yang runcing dan panjang untuk menusuk dan menghisap. Perhatikan Gambar 4. 2) Tipe mulut penghisap dan penjilat. 4) Paruh burung pelatuk. jengkerik. Kaki burung pelatuk mempunyai dua jari ke depan dan dua jari ke belakang untuk memanjat.8 Bentuk mulut: jengkerik. nyamuk.memiliki bibir untuk menjilat. Belalang Lebah Nyamuk Kupu Gambar 4. misalnya: nyamuk. dan belalang. 74 IPA Terpadu IX .3) Paruh burung pipit. bentuknya pendek tebal dan runcing sesuai dengan jenis makanannya yaitu untuk memecah biji-bijian dan tiga kaki ke depan satu ke belakang untuk berjalan dan hinggap. b. lebah madu. misalnya: lipas.8 berikut. runcing agak panjang untuk memahat kayu pohon untuk menangkap dan memakan serangga di dalamnya. 3) Tipe mulut penusuk dan penghisap. misalnya: lebah madu dan lalat. 4) Tipe mulut penghisap. kupu-kupu Sumber: Biologi Jilid 3 (2004) Keterangan: 1) Tipe mulut penggigit. misalnya kupu-kupu. Adaptasi morfologi pada mulut serangga Bentuk mulut serangga bermacam-macam disesuaikan dengan cara mengambil makanannya.

karena menyangkut fungsi alatalat tubuh dan proses kimia yang terjadi di dalam tubuh. Makanan hewan tersebut adalah rumputrumputan. enzim ini berfungsi untuk mencerna selulose yang menyusun dinding sel tumbuhan. di dalam saluran pencernaannya terdapat enzim selulase. yang mempunyai tekanan osmosis lebih rendah dari tekanan osmosis air laut. maka orang yang berpindah dari dataran rendah ke dataran tinggi harus mampu menyesuaikan diri dengan memproduksi hemoglobin atau eritrosit yang jumlahnya lebih banyak agar tetap dapat bertahan hidup. Hewan ruminantia. d. Teredo navalis. Bagaimana cara beradaptasi agar tetap bertahan? Oksigen diperlukan tubuh untuk oksidasi makanan. Manusia yang biasa hidup di dataran rendah Daerah pantai dan dataran rendah mempunyai kadar oksigen lebih tinggi dari pada dataran tinggi. kayu tiang-tiang pelabuhan. Adaptasi Fisiologi Adalah cara penyesuaian diri fungsi alat-alat tubuh atau kerja alat-alat tubuh terhadap lingkungannya. Bila manusia harus berpindah ke dataran tinggi yang mempunyai kadar oksigen rendah. Ikan yang hidup di air laut. adalah mollusca yang biasa hidup pada kayu galangan kapal. c. Agar ikan tidak mati kekeringan Kelangsungan Hidup Organisme 75 . b. Adaptasi ini tidak mudah diamati seperti pada adaptasi morfologi.2. dengan enzim selulase maka makanan menjadi lebih mudah dicerna. Di dalam saluran pencernaan Teredo terdapat enzim selulase untuk membantu menguraikan selulose yang ada pada kayu yang menjadi makanannya. Mollusca ini dapat merusak kayu karena makanannya berupa kayu. di dalam tubuh oksigen diikat oleh hemoglobin yang ada di dalam sel darah merah (eritrosit). misalnya sapi. kambing. kerbau. Macam-macam adaptasi fisiologi: a.

keadaan demikian menyebabkan air akan masuk secara osmosis ke dalam tubuh ikan. b. Macam-macam adaptasi tingkah laku pada hewan: a. Cicak melakukan ototomi yaitu memutuskan ekornya untuk mengelabuhi musuhnya. Sedangkan kelebihan garam yang turut terminum akan dikeluarkan lagi ke dalam air laut melalui insang secara aktif. dan urine yang dikeluarkan pun pekat.2 Carilah informasi tentang bagaimana perubahan kulit pada bunglon bila berada di tanah dan bila berada di rumput hijau. e. Ikan yang hidup di air tawar. mempunyai tekanan osmosis lebih tinggi dari tekanan osmosis air tawar. Carilah informasi juga bagaimana cara cicak menghindari musuhnya.karena air di dalam sel tubuh ikan akan tertarik oleh air laut maka ikan yang hidup di air laut banyak minum dan sedikit mengeluarkan urine. Kegiatan 4. Adaptasi Tingkah Laku Adalah cara penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya dalam bentuk tingkah laku. 3. Untuk lebih jelasnya coba kalian lakukan Kegiatan 4. Supaya ikan tidak kelebihan air atau kembung maka cara adaptasi dengan sedikit minum air dan banyak mengeluarkan urine dan menggunakan insangnya secara aktif untuk mengikat garam yang terlarut dalam air. 76 IPA Terpadu IX . misalnya lumbalumba dan paus sering muncul ke permukaan air untuk mengambil oksigen di udara.2 berikut. karena alat pernapasannya berupa paru-paru yang tidak dapat mengikat oksigen yang terlarut dalam air. Mamalia yang hidup di air laut.

yaitu tidur panjang pada musim dingin.co.Gambar 4.10 Rayap memakan kembali Flagellatanya kembali maka rayap kulitnya yang mengelupas untuk memakan kembali kulitnya yang mendapatkan Flagellatanya kembali Sumber: http://i56. Rayap merupakan hewan yang menghancurkan kayu. Untuk mendapatkan Gambar 4.9 Lumba-lumba muncul ke permukaan air untuk mengambil oksigen merupakan contoh adaptasi tingkah laku Sumber: www. d.photobucket. 77 .abbotthouse.com mengelupas. tetapi makanan sangat langka untuk dapat bertahan hidup maka beberapa hewan misalnya tikus. dan lain-lain. Bagaimana caranya rayap menghancurkan kayu? Di dalam usus rayap terdapat hewan Protozoa. Misalnya: kadal.nz Pada musim dingin banyak hewan berdarah panas membutuhkan energi tambahan untuk menjaga suhu tubuhnya. pada saat mengelupas. beruang hitam dan lain-lain melakukan hibernasi . Secara periodik kulit rayap akan mengelupas. landak. yaitu Flagellata yang menghasilkan enzim selulase yang dapat membantu rayap mencerna kayu. usus bagian belakang yang ada Flagellatanya ikut terkelupas. Kelangsungan Hidup Organisme c. keong. Demikian pula untuk hewan yang hidup di daerah gurun yang sangat panas pada musim kemarau mempunyai perilaku tertentu yaitu melakukan estivasi yaitu tidur panjang pada musim kemarau supaya dapat bertahan hidup di daerah gurun. katak.

78 IPA Terpadu IX . sedangkan individu yang tidak mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungannya akan mengalami kesulitan dan mati atau harus berpindah mencari tempat yang baru yang lebih sesuai.C. tempat hidup dan sebagainya. misalnya dengan keterbatasan unsur-unsur yang diperlukan dalam kehidupan. dimana hanya organisme yang mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungannya yang akan selamat.3 sebagai model peristiwa seleksi alam. Seleksi Alam Di depan telah diterangkan bahwa habitat suatu organisme dapat mengalami perubahan dan perubahan tersebut mempengaruhi organisme yang hidup di dalamnya. Pada umumnya untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang baru itu memerlukan perjuangan. antara lain: makanan. dimana organisme yang hidup di dalamnya harus dapat menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan. Seleksi alam adalah kemampuan alam untuk menyaring terhadap semua organisme yang hidup di dalamnya. dan hanya individu yang mempunyai sifat sesuai dengan lingkungannya akan lolos dari seleksi dan selanjutnya dapat meneruskan keturunannya (berkembangbiak). sedangkan yang tidak mampu menyesuaikan diri akan mati atau punah. air. cahaya. Untuk mendapatkan kebutuhan hidup tersebut umumnya individu-individu harus melalui persaingan. dan hanya makhluk hidup yang paling sesuai dengan lingkungannya yang dapat bertahan hidup dan berkembangbiak untuk meneruskan keturunannya. Untuk jelasnya coba kalian lakukan Kegiatan 4. Jadi di sini alam akan menyeleksi terhadap semua makhluk hidup di dalamnya melalui berbagai faktor.

jagung. Biji-bijian yang berwarna-warni biji: kacang hijau. Taburkanlah semua biji secara merata pada plot.3 A. Setelah selesai pengambilan lakukan perhitungan terhadap bijibijian yang dapat terambil dan buatlah prosentase biji yang terambil. 2. Cara Kerja 1. Tabel 4. 6. 5. Kalian berperan sebagai predator sedangkan biji-bijian berfungsi sebagai model makhluk hidup dengan ciri-ciri tertentu yang diwakili oleh masing-masing biji. C. 3. kadelai hitam.2 Hasil Percobaan Tentang Pengaruh Seleksi Alam Biji Jumlah Sebelum Terambil Jumlah yang Dapat Terambil Prosentase yang Terambil Kacang hijau Kedelai hitam Kedelai putih Jagung Kelangsungan Hidup Organisme 79 . 4. Masukkan data kalian ke Tabel 4. Tali rafia. 2. Buatlah plot atau petak dengan tali rafia dengan batas 1 X 1 meter pada sebidang tanah yang ditumbuhi rumput. Ambilah biji-biji tersebut selama kurang lebih 1 menit.Kegiatan 4. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh seleksi alam terhadap kelangsungan hidup makhluk hidup. Lapangan atau sebidang tanah yang ditumbuhi rumput pendek.2. Siapkan biji-bijian masing-masing dengan jumlah 100 buah. B. Alat dan Bahan 1. 3. kedelai putih.

demikian pula Dinosaurus pemakan tumbuhan yang kemudian diikuti Dinosaurus pemakan daging. yang menghamburkan awan debu sehingga menghalangi masuknya sinar matahari. Adaptasi ini berlangsung sedikit demi sedikit menuju ke arah yang 80 IPA Terpadu IX . Karena lingkungan yang demikian sudah kian langka maka jumlah burung puyuh pun menjadi langka juga. Berikut beberapa contoh organisme yang hampir punah atau punah karena terseleksi oleh alam. kira-kira biji apa yang terambil paling sedikit dan mengapa demikian? Jelaskan! 1. Punahnya Dinosaurus kurang lebih 65 juta tahun yang lalu secara bersamaan Menurut pendapat para ahli. Bila biji-bijian tersebut disebar pada tanah berpasir. Biji apakah yang paling banyak terambil? Mengapa demikian? Jelaskan! 2. Tanpa adanya sinar matahari maka tumbuhan akan mati. sehingga sulit ditangkap pemangsanya. 2. Pada lingkungan seperti itulah burung puyuh liar akan lebih sesuai. kepunahan Dinosaurus disebabkan karena jatuhnya meteorit raksasa ke bumi. Buatlah kesimpulan dari percobaan tersebut hubungannya dengan seleksi alam! 4. yaitu: a. Pertanyaan 1.D. Punahnya Spesies Tertentu Karena adanya seleksi alam maka individu yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan akan mati dan akhirnya punah. Burung puyuh liar semakin punah Hal ini disebabkan lingkungan hidup burung puyuh di daerah bebatuan dan bidang tanah yang bergumpal-gumpal semakin langka. b. Biji apakah yang paling sedikit terambil? Mengapa demikian? Jelaskan! 3. Terbentuknya Spesies Baru Setiap spesies selalu berusaha beradaptasi dengan lingkungan hidupnya.

images. Peristiwa ini disebut evolusi.id semakin sesuai dengan lingkungan hidupnya dan perubahan yang sedikit demi sedikit ini berlangsung dalam waktu yang sangat lama dan diturunkan dari generasi ke generasi.co. Evolusi terjadi karena seleksi alam. Pendapat ini didukung pengamatannya macammacam burung Finch yang hidup di kepulauan Galapagos. Jika proses tersebut berlangsung dalam waktu yang lama. berasal dari species yang hidup dimasa silam.google. Tokoh evolusi yang sangat terkenal adalah Charles Robert Darwin.Gambar 4. Dengan demikian adanya seleksi alam dan adaptasi menyebabkan terjadinya perubahan jenis makhluk hidup dari generasi ke generasi. Kelangsungan Hidup Organisme 81 .11 Macam-macam reptilia raksasa Sumber: www. Ia berpendapat bahwa: 1. maka perubahan tersebut dapat mengarah kepada terbentuknya spesies baru. sehingga tidak mustahil kalau akhirnya dijumpai spesies yang menyimpang dari spesies nenek moyangnya. Evolusi adalah suatu proses perubahan makhluk hidup yang terjadi secara perlahan-lahan dalam jangka waktu yang sangat lama sehingga menimbulkan spesies baru. Spesies yang hidup sekarang. 2.

bahwa nenek moyang burung Finch di kepulauan Galapagos berasal dari Amerika Selatan.tampaknya burungburung ini ada hubungannya dengan burung di Amerika Selatan.Darwin menemukan kurang lebih 13 spesies burung Finch yang hubungan kekerabatannya sangat dekat. yang diadaptasi untuk jenis makanan tertentu. Oleh karena suatu hal burung-burung Finch harus berpindah ke kepulauan Galapagos. perbedaan yang paling menyolok di antara spesies-spesies itu adalah pada paruhnya. Di kepulauan Galapagos burung Finch tersebut berpencar dalam berbagai lingkungan yang berbedabeda akibatnya burung-burung tersebut harus menyesuaikan diri terhadap lingkungannya masingmasing.12. (a) Pemakan biji-bijian Pemakan rayap dan serangga Gambar 4. Burungburung ini mempunyai paruh yang bentuk dan ukurannya berbeda-beda. Menurut Darwin. Perhatikan Gambar 4. (b) Burung finch pohon yang berukuran kecil (Camarhynus parvulus) menggunakan paruhnya untuk memakan serangga. adaptasi ini terjadi turun temurun dan akhirnya dihasilkan variasi burung Finch yang banyak.12 macam-macam burung finch Sumber: CD Image (b) Pemakan serangga (c) (a) Burung finch darat besar (Geospiza magnirostris) memiliki paruh besar yang diadaptasikan untuk memecah biji-bijian. 82 IPA Terpadu IX .

Buku-buku referensi yang relevan. D. anjing. tumbuhan mawar dan sebagainya. B. 3. Jadi sebelum organisme tersebut mati. Kelangsungan Hidup Organisme 83 . Perkembangbiakan Organisme yang mampu beradaptasi terhadap lingkungan hidupnya akan tumbuh dan berkembangbiak. Alat dan Bahan 1. C.(c) Burung Finch pelatuk (Camarhynus pallidus) menggunakan daun kaktus/ranting kecil sebagai alat untuk menyelidiki kehadiran rayap dan serangga pelubang kayu lainnya. Kemampuan berkembangbiak setiap organisme tidaklah sama. Tuliskan dalam Tabel 4. 4. Untuk mengetahui macam-macam cara perkembangbiakan pada makhluk hidup. Lengkapi tabel tersebut dengan cara berkembangbiaknya dan jumlah anak yang dihasilkan. Cara Kerja 1.4 berikut. Diskusikan pertanyaan-pertanyannya. 2. Berbagai organisme yang ada di lingkungan sekitar. ia akan berusaha menghasilkan keturunan sehingga dapat melestarikan jenis organisme tersebut. misalnya kucing. Untuk mengetahui peranan perkembangbiakan terhadap kelangsungan hidup organisme. Kegiatan 4. Tujuan 1. 2. ada organisme yang dapat berkembangbiak dengan cepat ada pula yang lambat. Carilah organisme yang ada di sekitar tempat tinggal kalian atau di lingkungan sekolah. Untuk lebih jelasnya coba lakukan Kegiatan 4.3. 2.4 A.

D. Hasil Pengamatan Tabel 4. 7. 10. Ada berapa cara perkembangbiakan pada makhluk hidup yang kalian amati? Sebutkan! 2. Dari diskusi di atas maka dapat disimpulkan tujuan perkembangbiakan adalah . E. 2. Sebutkan organisme yang paling sedikit menghasilkan keturunan! 5. Nama Organisme Cara Berkembangbiak Jumlah Anak Bila Bisa Dihitung 1. organisme yang bagaimanakah menurut kalian yang kemungkinan tetap lestari? 6. Sebutkan organisme yang paling banyak menghasilkan keturunan! 4.. 5. 9. 8. 84 IPA Terpadu IX . Pertanyaan 1... Bagaimana jumlah anak yang dihasilkan oleh setiap makhluk hidup? 3. Berdasarkan jumlah anak yang dihasilkan. 6. Bagaimana kelestarian organisme yang mempunyai jumlah anak hanya satu dan memerlukan waktu yang lama? 7. 4. Bagaimana usaha pemerintah untuk melindungi tumbuhan atau hewan yang hampir punah tersebut? 10. Mengapa tumbuhan atau hewan tersebut hampir punah? 9.3 Tabel Cara Perkembangbiakan Hewan No. 3. Sebutkan beberapa contoh tumbuhan atau hewan yang hampir punah! 8.

gabungan dari kedua induknya Sifat anak sama dengan induknya Dari bagan tersebut terlihat bahwa ciri-ciri perkembangbiakan generatif berbeda dengan vegetatif. Kelangsungan Hidup Organisme 85 . Untuk mengetahui perbedaan kedua perkembangbiakan perhatikan bagan di bawah ini.Macam-macam Cara Perkembangbiakan Perkembangbiakan dibedakan menjadi dua yaitu perkembangbiakan generatif dan perkembangbiakan vegatatif. Bagan perbedaan perkembangbiakan generatif dan vegetatif Perkembangbiakan generatif Organisme A Organisme B Perkembangbiakan vegetatif Organisme A Sel telur Sel sperma Fertilisasi Organisme A’ Zigot Organisme Sifat anak bervariasi.

Beberapa macam cara perkembangbiakan generatif antara lain: a. Perkembangbiakan dengan bertelur atau ovipar. Perkembangbiakan Generatif Dari bagan di atas maka ciri perkembangbiakan generatif adalah didahului oleh peristiwa.1. Sifat anak yang dihasilkan bervariasi yaitu gabungan dari kedua induknya. contohnya pada ayam.13 Perkembangbiakan dengan biji pada tumbuhan Sumber: Biologi Jilid 3(2004) b. Gambar 4.14 Ayam berkembangbiak secara ovipar 86 IPA Terpadu IX . yaitu peleburan sel kelamin jantan (sperma) dengan sel kelamin betina (sel telur). Perkembangbiakan dengan biji pada tumbuhan Gambar 4.

Kelangsungan Hidup Organisme 87 . c.15 Paus merupakan contoh makhkuk hidup yang berkembang biak secara vivipar Sumber: www.c. Memerlukan satu induk. d. Perkembangbiakan dengan menghasilkan telur yang sudah berkembang di dalam tubuh induknya (ovovivipar). Anak berasal dari bagian tubuh induknya. Tidak perlu sel kelamin. Gambar 4. e.16 Kadal berkembang biak dengan ovovivipar Sumber: Jendela Iptek 2. Perkembangbiakan dengan beranak atau vivipar Gambar 4. Menghasilkan organisme yang sifatnya sama dengan induknya. Perkembangbiakan Vegetatif Perkembangbiakan vegetatif mempunyai ciri sebagai berikut. a. Tidak didahului fertilisasi.com d.orcaskillerbeauties. b.

18 Tanaman pisang yang bertunas Sumber: Flora Indonesia c. dan bawang merah berkembang biak dengan umbi lapis Sumber: Flora Indonesia 88 IPA Terpadu IX .Beberapa macam cara perkembangbiakan vegetatif adalah: a. Membentuk tunas Gambar 4. Umbi batang.17 Amoeba membelah diri Sumber: Biologi Jilid 3 (2004): 105 b. Membelah diri Gambar 4. umbi lapis Gambar 4.19 Kentang berkemang biak dengan umbi batang.

20 Ubur-ubur Sumber: www. dan lain-lain Gambar 4.com Tingkat Reproduksi Adalah kemampuan organisme untuk menghasilkan keturunan. ubur-ubur dan lain-lain.20 Rhizoma Sumber: Flora Indonesia Pada beberapa organisme dapat berkembangbiak baik secara generatif maupun vegetatif sekaligus. Gambar 4. misalnya: Paramaecium dan beberapa hewan Coelenterata yaitu Hydra.d. Rhizoma. Tingkat reproduksi dikatakan tinggi bila organisme tersebut dapat menghasilkan keturunan Kelangsungan Hidup Organisme 89 .ratemyscreensaver.

Contohnya: badak. tapir (Tapirus indicus). maleo (Macrocephalon maleo). b. hampir semua tumbuhan dan hewan menjadi langka karena perburuan untuk diambil bulu. kakatua raja (Probociger aterrimus). bakteri. Usaha-usaha pemerintah untuk melindungi hewan langka dari kepunahan antara lain: a. banteng. Ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. dan ular sanca hijau (Chondrophyton vindis). Banyak jenis tumbuhan dan hewan kehilangan habitatnya dan kini banyak yang spesiesnya makin langka. komodo (Varanus komodoensis).yang jumlahnya banyak dalam waktu singkat. c. Sedangkan organisme yang tingkat reproduksinya rendah bila keturunan yang dihasilkan dalam jumlah sedikit dan dalam waktu yang lama. Tingkat reproduksinya yang rendah b. Membuat undang-undang yang mengatur perburuan. Contoh: hewan Protozoa. macan kumbang (Pantera pardus). Penangkaran hewan-hewan langka. Penyebab punahnya suatu organisme antara lain: a. kemudian anak-anak mereka dilepas atau ditempatkan di habitat yang lebih cocok. Contoh hewan yang langka di Indonesia. serangga. kulit. kanguru pohon (Dendrolagus ursinus). orang utan. tanduk dan lain-lain. misalnya membakar dan menebang hutan untuk lahan pertanian atau perumahan. gajah. merawatnya dan mengupayakan agar hewan-hewan tersebut dapat berkembangbiak dalam kandang. para ahli menangkap hewan dari alam bebas. dan lain-lain. 90 IPA Terpadu IX . banteng (Bos sondaicus). bunga Raflesia arnoldi. buaya muara (Crocodylus porosus). c. Mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa untuk membantu pelestarian tumbuhan dan hewan langka di habitat alaminya. mandril (Nasalis larvatus). dan lain-lain. Perburuan liar. cendrawasih (Paradisea minor). yaitu: harimau Jawa (Pantera tigris sondaicus).

Badak Elang Jawa Jalak Bali Gambar 4.id Beberapa contoh hewan yang dilindungi di Indonesia Kelangsungan Hidup Organisme 91 .Beberapa contoh hewan yang langka di Indonesia.21 Komodo Sumber: wikipedia-indonesia.co.

92 IPA Terpadu IX . Seleksi alam: kemampuan alam untuk menyaring terhadap semua organisme yang hidup di dalamnya. sedangkan yang tidak mampu menyesuaikan diri akan mati/punah. Adaptasi tingkah laku: cara penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya dalam bentuk tingkah laku. Adaptasi fisiologi: cara penyesuaian diri fungsi alat-alat tubuh/kerja alat-alat tubuh terhadap lingkungannya. Secara garis besar adaptasi dibagi menjadi 3: a. lanjutkan pembelajaran kalian ke bab berikutnya. Adaptasi morfologi: penyesuaian diri bentuk tubuh/alat-alat tubuh sehingga sesuai dengan lingkungannya. 4. b. Perkembangbiakan dibedakan menjadi dua yaitu generatif dan vegetatif. dimana hanya organisme yang mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungannya yang akan selamat. 2.Rangkuman 1. Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang bersifat menurun. c. Jika sudah paham. 3. Refleksi Coba jelaskan perbedaan perkembangan generatif dan vegetatif! Bagaimana kelangsungan makhluk hidup bisa terjadi? Jelaskan sebagai bahan refleksi kalian.

d. . c. a. b. . mencengkeram mangsa 3. . memanjat d. atau d! 1. . .Uji Kompetensi A. Tipe mulut pada kupu-kupu adalah . Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a. penusuk b. Perhatikan bentuk paruh burung berikut! Bentuk paruh yang sesuai untuk mencari makan di dalam air atau lumpur adalah . Bentuk kaki tersebut sesuai untuk . penusuk dan penghisap Kelangsungan Hidup Organisme 93 . . penghisap c. penggigit d. . . c. 1 2 3 4 2. berenang di air b. . 1 2 3 4 a. b. a. bertengger c. Perhatikan gambar kaki burung berikut.

mempercepat pengangkutan d. Berikut ini beberapa cara adaptasi hewan di lingkungan air. memperlancar pengangkutan 5. untuk mendapatkan makanannya b.. a. kecuali . karena memang sudah tua 9. . dinding sel kuat dan tebal c. mengurangi penguapan c. kecuali . mempercepat penguapan b. . a. untuk mendapatkan enzim c. kecuali . tulang pada burung terbang berongga b. Tumbuhan hidrofit mempunyai ciri sebagai berikut. . Tujuan rayap memakan kembali kelupasan kulitnya adalah . bentuk tubuh ramping c.4. . . . . . . . untuk mendapatkan hewan Flagellata 7. mempercepat penguapan b. karena akan berbuah d. sering muncul ke permukaan air 94 IPA Terpadu IX . . tumbuhan jati berdaun lebar 8. . hewan cumi-cumi mengeluarkan tinta c. Duri pada tumbuhan kaktus berfungsi untuk . mengurangi penguapan c. daun sempit dan tebal d. a. memiliki sirip d. . kelembapan c.. a. Berikut yang merupakan adaptasi tingkah laku adalah . daun kaktus berupa duri d. kedalaman 10. a. . intensitas cahaya b. memiliki sisik b. a. Tujuan tumbuhan jati menggugurkan daunnya adalah . batang berongga b. . untuk pembuatan kulit luarnya d. a. . daun lebar dan tipis 6. . Berikut ini faktor yang mempengaruhi adaptasi makhluk hidup di lingkungan air.. kadar oksigen d. .

. Ciri adaptasi morfologi pada burung elang adalah . penghisap c. Apakah yang dimaksud seleksi alam? 5. vivipar 13. Paramaecium b. penggigit d. . kecil B. Apakah yang dimaksud adaptasi? 3. membelah diri b. . . . . . a. a. . kaki pendek. . kaki berselaput c. serangga 15. . a. Sebutkan beberapa contoh hewan atau tumbuhan yang dilindungi! Kelangsungan Hidup Organisme 95 .11. penusuk b. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1. Organisme yang dapat berkembangbiak secara generatif maupun vegetatif adalah . . . . Bagaimana ciri-ciri tumbuhan xerofit? 4. Tumbuhan bakau memiliki akar khusus untuk beradaptasi yang disebut . kecuali . Di bawah ini cara-cara perkembangbiakan vegetatif. Amoeba d. akar napas d. kaki panjang d. berkuku tajam b. . vivipar 14. membentuk tunas c. akar gantung b. a. Tipe mulut pada nyamuk adalah . ayam c. . umbi batang d. a. Sebutkan 3 hal yang mempengaruhi kelangsungan hidup organisme! 2. akar tunjang c. penusuk dan penghisap 12.

Proyek Pergilah ke kebun binatang atau pasar burung yang terdekat. kemudian amatilah macam-macam bentuk kaki dan bentuk paruh burung serta jenis makanannya! Kemudian buatlah laporan hasil pengamatan kalian secara lengkap dan kumpulkan kepada guru! 96 IPA Terpadu IX .

sifat dari orang yang memberi darah tersebut tidak menurun kepada orang yang menerima darah tersebut.Bab 5 Pewarisan Sifat Banyak sifat yang dimiliki makhluk hidup yang menurun dari induk kepada keturunannya. • • • • • • Kromosom Gen Genotipe Fenotipe Homozigot Dominan • • • • • • Genetika Parental Gamet Heterozigot Intermediet Resesif Pewarisan Sifat 97 . terbukti walaupun seseorang menerima darah dari orang lain. Pewarisan Sifat meliputi Pewarisan Sifat dengan Satu Sifat Beda Pewarisan Sifat dengan Dua Sifat Beda Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. Namun anggapan itu keliru. Lalu di manakah tersimpan faktor pembawa keturunan tersebut? Konsep pewarisan sifat pada makhluk hidup akan dapat kalian deskripsikan setelah kalian mempelajari bab berikut. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini. Dahulu kala. sehingga sifat orang tua dapat muncul pada anaknya atau bahkan sifat-sifat tersebut muncul pada cucunya. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini. perhatikan peta konsep berikut ini. ada anggapan bahwa penurunan sifat pada manusia penurunannya melalui darah.

Gambar 5. Cara Kerja: Bentuklah kelompok yang terdiri atas 5 siswa. Pendahuluan Tiap spesies memiliki ciri-ciri tertentu yang spesifik yang hampir sama dari generasi ke generasi. rambut yang lurus dan tidak lurus. tubuhnya besar. dan tentukan apakah kalian ada di sisi kanan atau kiri garis vertikal. 4.1 berikut. AB dan O. Amatilah ciri-ciri kalian yang meliputi: Ujung daun telinga yang bebas dan yang melekat. untuk kombinasi dari ciri-ciri khusus kalian. Gunakan cakram genetika dimulai dari bagian tengah dengan ciri pertama. Lanjutkan pada garis lingkaran kedua cakram tersebut! Tentukan di bagian mana sifat kalian berada! Demikian seterusnya sampai lingkaran terluar yaitu golongan darah! Baca angka yang tertulis. Ciri gajah tersebut sudah ada sejak gajah purba. B. golongan darah A. Tujuan: Mengetahui keanekaragaman genetis pada manusia. ibu jari dapat dibengkokkan dan yang tidak. 98 IPA Terpadu IX . bahkan ciri ini ada sejak dulu kala. mempunyai gading. Untuk lebih jelasnya lakukan Kegiatan 5. adanya rambut pada ruas tengah jari-jari tangan dan tidak ada rambut. 1. dan mempunyai belalai. 2. Jadi ada ciri-ciri atau sifat-sifat makhluk hidup yang diturunkan dari generasi ke generasi atau diturunkan dari induk kepada anaknya. Misalnya hewan gajah mempunyai telinga yang lebar. bulu mata yang panjang dan yang pendek. Kegiatan 5.A.1 A.1 Berbagai keanekaragaman genetis pada manusia 3. B.

... D.. Nama Siswa . .. 4. Nomor .2 Cakram genetika Kita ketahui bahwa tubuh makhluk hidup tersusun dari struktur fungsional terkecil. 3. . 1... yaitu sel. Catat pada tabel. 2... . Jika ada teman kalian yang mempunyai angka sama. . Bagaimana ciri seseorang dengan angka 73 dapat berbeda dengan orang lain yang mempunyai angka 56? Gambar 5. Apakah ada seseorang di kelas kalian yang mempunyai angka sama? Jika ada. 6. Pewarisan Sifat 99 . apa artinya? 2. Carilah angka untuk teman kalian.. ....5.. Tulis angka yang kalian peroleh pada tabel. ..... .. C. carilah ciri ketujuh yang dapat untuk membedakan! 3. Hasil Pengamatan Tabel Hasil Pengamatan No.. . 5. Pertanyaan 1.

Kromosom inilah yang merupakan pembawa sifat keturunan. pada inti sel terdapat jalinan seperti benang halus yang disebut kromosom. 2. terdiri atas 3 pasang autosom dan 1 pasang gonosom. 100 IPA Terpadu IX .net Berdasarkan fungsinya. Kromosom Tubuh (Autosom) Yaitu kromosom yang menentukan ciri-ciri tubuh. Kromosom Kelamin (Gonosom) Yaitu kromosom yang menentukan jenis kelamin pada individu jantan atau betina atau pada manusia pria atau wanita. Misalnya: pada kromosom lalat buah (Drosophila melanogaster) memiliki 4 pasang kromosom. Di sepanjang kromosom terdapat gen yang merupakan penentu sifat keturunan suatu makhluk hidup. Kromosom dan Gen Sel ini memiliki inti sel atau nukleus. sentromer kromatid Gambar 5.3 kromosom Sumber: dreamcorner. Jadi baik kromosom maupun gen sama pentingnya dalam penurunan sifat. kromosom dibedakan menjadi dua tipe.B. yaitu: 1.

Jadi walaupun seorang anak mirip ayahnya tetap saja setengah dari jumlah kromosom tubuhnya berasal dari ayah dan setengah dari ibu. Biologi Jilid 1 Jumlah dan bentuk kromosom pada setiap sel tubuh spesies makhluk hidup adalah tertentu. ayah (46 kromosom) Ibu (46 kromosom) sel sperma (23 buah) sel telur (23 buah) Fertilisasi Zigot (46 buah/23 pasang) Individu baru (46 buah/23 pasang) Pewarisan Sifat 101 .4 Kromosom pada lalat buah jantan dan betina Sumber: John W. 46 kromosom tersebut berasal dari ayah 23 buah dan berasal dari ibu 23 buah. Siti Soetarmi Tjitrosomo. Perhatikan bagan berikut. Kimbal dalam H.X Y X X Gambar 5. Misalnya pada manusia pada setiap sel tubuhnya terdapat 46 buah kromosom atau 23 pasang kromosom.

Sedangkan sel kelamin manusia memiliki kromosom tidak berpasangan . sel induk yang bersifat diploid membelah secara meiosis. misalnya BB atau bb. Misalnya sel tubuh manusia memiliki 46 buah kromosom yang selalu dalam keadaan berpasangan sehingga disebut diploid (2n) (di berarti dua. Istilah-istilah dalam Genetika 1. Sel Diploid dan Sel Haploid Yaitu sel yang memiliki kromosom dalam keadaan berpasangan atau sel yang memiliki dua set atau dua perangkat kromosom. Jika sifat tersebut dominan. merupakan pasangan alela yang homozigot. Genotip Genotip adalah susunan gen yang menentukan sifat dasar suatu makhluk hidup dan bersifat tetap. sehingga sel kelamin anaknya hanya mewarisi setengah dari kromosom induknya. Dalam genetika genotip ditulis dengan menggunakan simbol huruf dari huruf paling depan dari sifat yang dimiliki oleh individu. Genotip yang memiliki pasangan alela sama. ploid berarti set/ perangkat). Sehingga dalam genetika simbol genotip ditulis dengan dua huruf. maka penulisannya menggunakan huruf kapital dan jika sifatnya resesif ditulis dengan huruf kecil.C.Untuk genotip yang memiliki pasangan alela berbeda misal Bb. Maka dalam sel kelamin (gamet) manusia terdapat 23 kromosom yang tidak berpasangan atau hanya memiliki seperangkat atau satu set kromosom saja. Hal ini terjadi karena pada saat pembentukan sel kelamin. 2. 102 IPA Terpadu IX . Setiap karakter sifat yang dimiliki oleh suatu individu dikendalikan oleh sepasang gen yang membentuk alela. disebut haploid (n). Individu dengan genotip BB disebut homozigot dominan. sedangkan individu dengan genotip bb disebut homozigot resesif . merupakan pasangan alela yang heterozigot.

misalnya warna bunga merah. Misalnya bunga warna merah disilangkan dengan bunga warna putih. dan sebagainya. Pewarisan Sifat 103 . tiga sifat beda trihibrid. dominan ditulis dengan huruf besar. Hal ini dapat terjadi karena sifat kedua induk yang muncul sama kuat (kodominan). tubuh besar. Dominan Gen dikatakan dominan apabila gen tersebut bersama dengan gen lain (gen pasangannya). Hibrid Adalah hasil perkawinan antara dua individu yang memiliki sifat beda. dan sebagainya. menghasilkan keturunan berwarna merah muda. Dalam genetika gen resesif ditulis dengan huruf kecil. 5. Fenotip merupakan perpaduan dari genotip dan faktor lingkungan. buah rasa manis. Bila individu tersebut memiliki satu sifat beda disebut monohibrid. Fenotip Fenotip adalah sifat yang tampak pada suatu individu dan dapat diamati dengan panca indra. dua sifat beda disebut dihibrid. 6. Intermediet Adalah sifat suatu individu yang merupakan gabungan dari sifat kedua induknya. Sehingga suatu individu dengan fenotipe sama belum tentu mempunyai genotip sama. 4. rambut keriting. akan menutup peran/sifat gen pasangannya tersebut. Resesif Gen dikatakan resesif apabila berpasangan dengan gen lain yang dominan ia akan tertutup sifatnya (tidak muncul) tetapi jika ia bersama gen resesif lainnya (alelanya) sifatnya akan muncul. Dalam persilangan gen. 7.3.

Gambar 5. Seorang tokoh yang berjasa dalam mempelajari sifat-sifat yang diwariskan dari induk pada keturunannya ialah Gregor J.D. Mudah dilakukan penyerbukan silang. Menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak. 5. yaitu tanaman yang apabila melakukan penyerbukan sendiri senantiasa menghasilkan keturunan yang sifatnya sama persis dengan sifat induknya. Mendel menggunakan tanaman kacang ercis atau kacang kapri (Pisum sativum).wikipedia.5 Gregor J. 3. walaupun penyerbukan tersebut dilakukan berulang-ulang hasilnya akan tetap sama. Misalnya kapri berbunga Gambar 5. Mempunyai daur hidup yang relatif pendek.6 Sifat-sifat beda yang merah disilangkan dengan kapri kontras pada beberapa varietas berbunga putih. Dalam percobaannya. dan variasinya yang terjadi pada keturunannya disebut ilmu keturunan atau genetika. Langkah awal yang dilakukan Mendel adalah menentukan galur murni. yang keduanya kacang ercis Sumber: id. Adapun alasan Mendel menggunakan tanaman kacang ercis dalam percobaannya adalah: 1. 4. cara sifat diwariskan. Dari persilangan 104 IPA Terpadu IX . Hukum Penurunan Sifat Mendel Ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat yang diwariskan. Mendel (1822 1884) sehingga ia dikenal sebagai bapak genetika. Mendel Sumber: Oxford Ensiklopedi Pelajar Berikut ini ada 7 sifat beda yang mencolok pada tanaman kacang ercis. Selanjutnya Mendel menyilangkan dua individu galur murni yang sama-sama memiliki pasangan sifat yang kontras. Memiliki pasangan sifat yang kontras. Dapat melakukan penyerbukan sendiri. 2.org galur murni.

Kancing genetika warna putih 100 buah C.2 A. yaitu M dan m. Jadi Mm akan berpisah menjadi dua gamet. misalnya induk jantan berwarna merah (MM) dan betina (mm) maka keturunannya memiliki gen Mm. 2. Kancing yang sudah diambil Pewarisan Sifat 105 . Kantong plastik hitam kecil 2 buah 2. Untuk lebih jelasnya mengenai percobaan Mendel coba kalian lakukan Kegiatan 5. Sisanya masukkan dalam kantong plastik yang lainnya. Cara Kerja 1. Kemudian catat hasilnya ke dalam tabel. Kancing genetika warna merah 100 buah 3. B. Setiap individu hasil persilangan mengandung gamet dari kedua induknya (bersifat diploid = 2n). Bekerjalah dalam suatu kelompok yang terdiri atas 4 siswa. misalnya M atau dapat juga m. 3. Kegiatan 5. gen berpisah secara acak (Hukum Segregasi secara bebas) atau dikenal sebagai Hukum Mendel I. Pada proses pembuahan (fertilisasi) gamet akan bertemu secara acak pula (asortasi) atau dikenal sebagai Hukum Mendel II.2 berikut. Tanpa melihat ke dalam kantong plastik.tersebut. 3. Dalam kasus di atas gamet M dapat membuahi gamet lainnya. 2. Mendel mengemukakan beberapa kesimpulan yang kemudian disebut Hukum Mendel: 1. Alat dan Bahan 1. ambillah satu kancing dari masing-masing kantong secara serempak. Pada proses pembentukan gamet. Masukkan ke dalam sebuah kantong plastik 50 buah kancing warna merah dan 50 buah kancing warna putih. Tujuan Menyelidiki perbandingan genotipe dan fenotipe pada keturunan kedua dengan satu sifat beda.

.1 Hasil Pengambilan Kancing Baju Kombinasi MM(Merah-Merah) Mm(Merah-Putih) Mm(Putih-Putih) Jumlah total Ijiran .................... . Jika sifat warna merah dominan terhadap warna putih.. ..... Jika warna merah dan putih tidak dominan atau tidak resesif.... dan mm? 3..... .... maka bila pada pengambilan pertama keluar kombinasi warna merah dan putih maka beri tanda 1 pada kolom ijiran Mm................. Persilangan dengan Satu Sifat Beda (Monohibrid) Mendel menyilangkan tanaman kacang ercis berbunga merah galur murni (MM) dengan kacang ercis berbunga putih galur murni (mm)................ ....tidak dimasukkan ke dalam kantong lagi! Jika warna merah dilambangkan M dan warna putih dilambangkan dengan m.. apakah warna yang tampak pada genotipe MM... dihasilkan keturunan pertama (Filial) F1 yang semua berwarna merah dengan genotipe Mm. Pertanyaan 1............. . Bagaimana sifat keturunan kedua tersebut? Untuk itu perhatikan diagram berikut................. 106 IPA Terpadu IX ......... Mm.............. 4........ Bagaimana perbandingan fenotip pada persilangan tersebut? 4...... Bila sesama F1 ini disilangkan akan menghasilkan keturunan II atau F2. dan mm? 5. Lakukan kegiatan tersebut sampai kancing dalam kantong habis....... Tabel 5............. Bagaimana perbandingan MM : Mm : mm? 2.. Jumlah ....... D...... Bagaimana perbandingan fenotip pada persilangan tersebut jika warna merah dan putih tidak dominan dan tidak resesif? 1... Mm............. .. warna apa yang muncul pada genotip MM.......

dan mm dengan perbandingan 25% : 50% : 25% atau 1 : 2 : 1 dan dihasilkan dua macam fenotip. Pada F2 dihasilkan individu-individu yang terdiri atas 3 macam genotip. • 2. Mendel juga menyilangkan tanaman Antirrinum majus berbunga merah galur murni (MM) dengan bunga putih galur murni (mm). yaitu MM. Ternyata seluruh keturunan pertama berbunga merah muda (Mm). yaitu merah dan putih dengan perbandingan 75% : 25% atau 3 : 1. Persilangan Monohibrid Intermediet Pada kesempatan lain. Mm. Untuk memperoleh F2 maka Mendel menyilangkan sesama F1.P (Parental = induk) F1 (keturunan 1) F2 (F1 disilangkan sesamanya) Genotipe Fenotipe Gamet Genotipe Fenotipe Genotipe Fenotipe Gamet : : : : : : : : m Mm MM X Merah M dan M Mm Merah Mm X Merah M dan m m m Putih m dan m Mm Merah M dan m F 2: Gamet M M MM m Mm Merah mm Putih Penjelasan: • Pada F1 dihasilkan individu yang seluruhnya berbunga merah dan bergenotipe Mm karena adanya dominasi penuh dari sifat warna merah terhadap putih. Warna merah muda ini terjadi karena pengaruh gen dominan yang tidak sempurna (kodominan). Pewarisan Sifat 107 .

• 3. Persilangan dengan Dua Sifat Beda (Dihibrid) Untuk mempelajari persilangan dua sifat beda coba kalian lakukan Kegiatan 5. yaitu MM. yaitu merah : merah muda : putih dengan perbandingan 1 : 2 : 1.P: Genotipe 1 Fenotipe Gamet M M Merah M dan M X m m pth ui m dan m F: Genotipe 1 Fenotipe P: Genotipe 2 Fenotipe Gamet F 2: Gamet M M M Merah Muda M m merah muda M dan m M MM Merah m Mm Merah muda M m merah muda M dan m m Mm Merah muda mm Putih Penjelasan: • Pada F1 dihasilkan individu yang seluruhnya merah muda (Mm).3 berikut. Pada F2 dihasilkan 3 macam genotipe. Mm. dan mm dengan perbandingan 1 : 2 : 1 dan juga 3 macam fenotipe. 108 IPA Terpadu IX . Warna merah muda ini disebut intermediet atau sifat antara kedua induk.

Lakukan terus sampai diperoleh 80 kombinasi. 2. Tujuan Mengetahui perbandingan fenotipe keturunan dengan dua sifat beda. Alat dan Bahan Baling-baling genetika Cara membuat baling-baling genetika: Buatlah dua buah balingbaling dari bahan kardus atau tripleks tipis. Cara Kerja 1. Kemudian bagian tengah baling-baling diberi poros. yang masing-masing memiliki 4 buah lengan. Setiap lengan menggambarkan gamet. Hentikan secara acak dan amatilah lengan baling-baling yang bertemu/berdekatan. Gambar 5.Kegiatan 5. Untuk melihat perbandingan fenotip keturunan dari persilangan ercis bulat kuning heterozigot dengan bulat kuning heterozigot. B.7 Baling-baling genetika Keterangan B = simbol gen dominan pembawa sifat bulat b = simbol gen resesif untuk pembawa sifat bentuk keriput K = simbol gen dominan untuk pembawa sifat warna kuning k = simbol gen resesif untuk pembawa sifat warna hijau C.3 A. Kemudian catatlah dalam tabel (lengan baling-baling yang berdekatan menunjukkan 2 gamet yang bertemu). Satu baling-baling diberi nama baling-baling jantan dan yang satu baling-baling betina. 3. Pewarisan Sifat 109 . putarlah kedua baling-baling bersamasama.

.................... Fenotipe mana yang paling sedikit muncul? Berapa persen? 4.......... ................... Bagaimanakah perbandingan fenotipe yang muncul pada persilangan tersebut? 110 IPA Terpadu IX .. ....... 7.... 3.. .... .............. 4.......2 Hasil Pengamatan dengan Baling-baling Genetika No...... Catatan Pasangan gen yang mempengaruhi fenotipe kacang ercis adalah: B–K– B-kk bbK– bbkk tanda– : biji bulat warna kuning : biji bulat warna hijau : biji keriput warna kuning : biji keriput warna hijau : dapat diisi oleh gen dominan dan gen resesif D. . Genotipe 1........... Ada berapa macam fenotipe yang muncul dari persilangan tersebut di atas? 2......................Tabel 5..... .................. ........................... 2............... ............................. .......... . .......... ..................... ......... Pertanyaan 1.................... ......................................... ....... Fenotipe mana yang paling banyak muncul? Berapa persen? 3........... BBKK BBKk BbKK BbKk BBkk Bbkk bbKK bbKk bbkk Fenotipe ......... ................................. 8.................. 5............. 9................. ................... ..... ....... .... ......................... Ijiran Jumlah ..... ........ .... 6.................. ......................... ..............................................

kuning bbkk Keriput. P1 fenotipe genotipe gamet geotipe fenotipe genotipe gamet bulat.bK.Bk. Misalnya. Untuk lebih jelasnya perhatikan diagram berikut ini. akan diperoleh 16 kombinasi genotipe dan 4 macam fenotipe. hijau BbKk bulat. hijau bk Pewarisan Sifat 111 . hijau BbKk Bulat. kuning Bbkk Bulat. kuning bk BbKk Bulat. kuning bK BbKK Bulat. kuning BBKK Bdan K X Keriput.bk Bk BBKk Bulat. kuning BbKk Bulat. kuning Bbkk Bulat. kuning Keriput. Jika sesama F1 ini disilangkan. kuning X F1 BbKk BK.bK. hijau bbkk b dan k F1 F2 F2 : F1 BbKk BK. kuning bbKk Keriput. kuning BBKk Bulat. kuning BbKK Bulat. hijau Bk bK bbKK bbKk Keriput. ercis berbiji bulat berwarna kuning (BBKK) disilangkan dengan ercis berbiji keriput berwarna hijau (bbkk). Karena sifat bulat dan kuning dominan terhadap sifat keriput dan hijau.Persilangan dihibrid adalah persilangan dengan memperhatikan dua sifat yang berbeda. maka turunan pertama semuanya berbiji bulat kuning heterozigot (BbKk).Bk. kuning BBkk Bulat. kuning BbKk Bulat.bk Gamet BK BK BBKK Bulat.

kuning Bulat. hijau Frekuensi 9/16 3/16 3/16 1/16 Dengan demikian perbandingan fenotipe F2 pada persilangan dihibrid adalah bulat kuning : bulat hijau: keriput kuning : keriput hijau = 9 : 3 : 3 : 1. kuning Keriput. bila persilangan dengan n sifat beda akan diperoleh 2n macam gamet. misalnya: AaBb. sementara itu pada persilangan dihibrid yang terbentuk pada P2 ada 4 macam. macam gametnya adalah: 112 IPA Terpadu IX . bulat warna kuning ialah: 16 Bagaimana dengan perbandingan genotipenya? Coba kalian cari bagaimanakah macam genotipenya dan bagaimana pula perbandingannya? E. hijau Keriput. maka kemungkinan diperoleh ercis berbiji 9 × 1600 = 90 pohon. Untuk menentukan macam gamet yang terbentuk dapat digunakan diagram garpu. untuk persilangan trihibrid ada 8 macam. Cara Mencari Jumlah dan Macam Gamet Dalam persilangan monohibrid diketahui bahwa gamet yang terbentuk pada P 2 ada 2 macam.Dari diagram tersebut dapat dilihat bahwa ada 4 macam fenotipe pada F2 yaitu: Genotipe B-KB-kk bbkbbkk Fenotipe Bulat. Jika dari persilangan tersebut dihasilkan 1600 keturunan.

Maka rumus kromosom pada pria adalah 22AAXY dan pada wanita 22AAXX. Penurunan Sifat pada Manusia Manusia mempunyai 23 pasang kromosom yang terdiri dari autosom (kromosom tubuh dan gonosom (kromosom kelamin). Buta warna ini dikendalikan oleh gen resesif. tidak mampu membedakan warna merah dan hijau. kepada siapa gen buta warna seorang ibu diwariskan.F. yaitu: : wanita normal 1) XC XC : wanita buta warna 2) Xc Xc : wanita pembawa buta warna/karier 3) XC Xc C : pria normal 4) X Y : pria buta warna 5) Xc Y Wanita karier atau pembawa artinya wanita yang secara fenotipe normal tetapi secara genotipe dia membawa alel sifat resesif untuk buta warna. Coba kalian buat diagram penurunan sifat. Buta warna Orang yang menderita buta warna tidak dapat membedakan warna-warna tertentu. Pewarisan Sifat yang Terpaut dalam Kromosom Seks Gen yang bertempat pada kromosom seks disebut gen terpaut seks. Pewarisan Sifat 113 . 1. tetapi ada juga yang terpaut pada kromosom Y. (Ibu buta warna menikah dengan ayah normal). buta warna merah hijau. Gen ini terpaut dalam kromosom X. a. Rumus tersebut artinya manusia memiliki 22 pasang autosom dan sepasang kromosom yang menentukan jenis kelamin (gonosom/kromosom seks). Jadi kromosom seks ada dua jenis. yaitu XY untuk pria dan XX untuk wanita. Umumnya gen terpaut seks terdapat pada kromosom X. Sifat gen yang terpaut dalam seks sifatnya bergabung dengan jenis kelamin tertentu dan diwariskan bersama kromosom seks. Terdapat 5 kemungkinan genotipe.

...... .............. F = genotip ............................. O Untuk mengetahui kemungkinan susunan genotipe dari golongan darah sistem A........ 114 IPA Terpadu IX ....... × Ayah normal ......... ..... ...... ................................. ........................... b.......... ............... ....P Genotip Gamet = = = Ibu buta warna ................. Dalam keadaan homozigot resesif gen ini bersifat letal (menimbulkan kematian)... perhatikan Tabel berikut ini....... Penurunan Sifat Golongan Darah Sistem A..... O......... B.............................. ... Luka kecil pun dapat menyebabkan penderita meninggal karena terjadi pendarahan yang terus-menerus......................... .............................. ................................... Fenotip ............................. Beberapa adalah: 1) XH XH 2) Xh Xh 3) XH Xh 4) XH Y 5) Xh Y kemungkinan susunan genotipe : wanita normal : wanita hemofilia bersifat letal : wanita pembawa/karier : pria normal : pria hemofilia 2.............. B. .............. Gen yang mengendalikan sifat ini adalah gen resesif dan terpaut dalam kromosom X..................... ......................................... Hemofilia Hemofilia merupakan kelainan dimana seseorang darahnya tidak dapat/sulit membeku bila luka............

Menghasilkan keturunan dengan sifat-sifat yang baik. dengan demikian manfaat persilangan antara lain: a. misalnya varietas tanaman jenis unggul hasil persilangan PB5. IO IA. Banyak lagi manfaat persilangan yang dapat dirasakan manusia.IB IO IA IB IO IO IA. 3. dan Macam Gamet Fenotipe Golongan Darah Genotipe Macam Gamet A B AB O IA IA. Coba kalian cari manfaat-manfaat lain adanya persilangan bagi manusia. IR24. dengan demikian persilangan dapat digunakan untuk memperoleh bibit unggul atau menghasilkan keturunan dengan sifat-sifat yang unggul atau yang baik. juga pada ternak. hasil persilangan sapi brahman dengan sapi shorthorn. IR22. Genotipe.3 Hubungan antara Fenotipe Golongan Darah. kemudian carilah bagaimanakah kemungkinan golongan darah anak-anaknya.Tabel 5. Manfaat Persilangan bagi Manusia Persilangan tumbuhan atau hewan ini sangat bermanfaat karena dapat memilih sifat-sifat yang baik dan menghilangkan sifat-sifat yang kurang baik. b. Pewarisan Sifat 115 . IO IB. IB IB. Menghasilkan bibit unggul baik pada tumbuhan maupun hewan. IA IO. misalnya sapi Santa gertrudis. IB IO Sekarang coba kalian tanyakan golongan darah orang tua. PB8.

Manfaat persilangan bagi manusia: a. hemofilia. c. e. Memiliki pasangan sifat yang kontras. Kromosom kelamin (gonosom) 3. coba carilah kelainan/penyakit yang berhubungan dengan pewarisan sifat. setelah selesai kalian bisa melanjutkan pembelajaran ke bab berikutnya. Mempunyai daur hidup yang relatif pendek. Dapat melakukan penyerbukan sendiri. Refleksi Sebagai bahan refleksi. b. Di sepanjang kromosom terdapat gen yang merupakan penentu sifat keturunan suatu makhluk hidup. kromosom dibedakan menjadi: a. 116 IPA Terpadu IX .Rangkuman 1. Berdasarkan letak. 4. b. adalah: a. analisalah kasus tersebut dan kumpulkan sebagai tugas akhir bab. Alasan Mendel menggunakan kacang ercis dalam percobaannya. Pewarnaan sifat yang terdapat dalam kromosom seks di antaranya buta warna. Menghasilkan bibit unggul baik pada tumbuhan maupun hewan. 5. d. Menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak. 2. Kromosom tubuh (autosom) b. Menghasilkan keturunan dengan sifat-sifat yang baik. Mudah dilakukan penyerbukan silang.

. . Kk dan MM b. Bb dan bb 6. Mm X mm b. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a. Mk dan mk Pewarisan Sifat 117 . 50% MM : 50% mm c... kromosom b. . a. MM x Mm 8. . . Bb dan Bb d. . lokus d. . . . a. a. .. a. rongga sel 4. filius c. Mm X Mm d. alela c. a. b. Sel diploid pada manusia berjumlah . 32 pasang b. 26 pasang d. . parental d. atau d! 1. . plasma sel c. MM x mm c. Hasil perkawinan antara dua individu yang mempunyai sifat beda disebut . Persilangan antara bunga warna merah dominan (MM) dengan bunga warna putih (mm) menghasilkan perbandingan pada F2-nya adalah . . a. . maka genotipe kedua induknya adalah . Ruang khusus tempat kedudukan gen disebut . . 75% MM : 25% mm b. . 46 pasang c. 23 pasang 3. bb dan BB b. . . 25% Mm : 50% MM : 25% mm 7. a. inti sel d. kromosom b. 25% MM : 50% Mm : 25% mm d. Yang merupakan galur murni adalah . Pembawa sifat keturunan suatu makhluk hidup adalah . . hibrid b. MK dan Mk d.Uji Kompetensi A. MKk dan MkK c. . gen 2. a. c. Agar diperoleh keturunan dengan perbandingan fenotipe 50% merah dan 50% putih. Individu yang bergenotipe MMKk akan menghasilkan gamet . BB dan Bb c. . gamet 5.

B. tentukan perbandingan fenotipe dan genotipe pada keturunan keduanya (F2)! c. A dan B b. bagaimanakah perbandingan fenotipe pada anak-anaknya? 5. sedangkan istrinya normal. . AB c. Tikus jantan berambut hitam disilangkan dengan tikus betina berambut putih. menghasilkan keturunan semua berwarna abuabu.9. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1. Penyakit menurun yang terpaut dalam kromosom X adalah . AB dan O B. . suami buta warna. buta warna dan albino b. AB. hemofilia dan buta warna 10. . Seorang wanita bergolongan darah B heterozigot menikah dengan pria bergolongan darah A heterozigot. . Jelaskan manfaat persilangan dalam kehidupan sehari-hari! 118 IPA Terpadu IX . hemofilia dan anemia c. a. a. a. . maka kemungkinan golongan darah pada anak-anaknya adalah . Tentukan genotipe dan fenotipe turunan pertamanya! b. A. Jika sesama F1 saling menyerbuki. bila tikus abu-abu disilangkan sesamanya bagaimana perbandingan genotipe dan fenotipe pada F2-nya? 3. Sebutkan 4 alasan Mendel menggunakan kacang ercis dalam percobaannya! 2. Bila jeruk berbuah manis kecil (MMbb) disilangkan dengan jeruk berbuah masam besar (mmBB). buta warna dan thalasemia d. Pasangan suami istri. Dari hasil F2 manakah yang merupakan bibit unggul (genotipe dan fenotipenya)? 4. . dan O d.

kecap. Bioteknologi merupakan salah satu contoh bentuk nyata sumbangan dari biologi. Dengan cara pengolahan yang berbeda.Bab 6 Bioteknologi Kalian tentu mengenal makanan seperti rempeyek kedelai. Pada bahasan ini kalian akan diajak untuk dapat mendeskripsikan penerapan bioteknologi dalam mendukung kelangsungan hidup manusia melalui produksi pangan. Untuk mengubah suatu bahan makanan menjadi produk makanan yang lain tentu harus memiliki pengetahuan cara pengolahan makanan. • • • Bioteknologi Kultur Jaringan Hidroponik Bioteknologi 119 . Dari bahan dasar apa makanan tersebut dibuat? Samakah proses pembuatannya? Adakah bahan lain yang diperlukan untuk membuat produk makanan tersebut? Kacang kedelai adalah bahan dasar untuk pembuatan produk-produk makanan di atas. Bioteknologi menjelaskan Penerapan Bioteknologi Sederhana Dampak Penggunaan Bioteknologi Usaha Mengatasi Dampak Penerapan Bioteknologi Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. Contoh di atas adalah salah satu penerapan bioteknologi dalam industri makanan atau minuman. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini. butiran-butiran kacang kedelai diubah menjadi produk dengan nama atau sebutan bermacam-macam. perhatikan peta konsep berikut ini. dan susu kedelai. tauge. tahu. Biologi yang terus berkembang turut memberi sumbangan dalam meningkatkan kesejahteraan manusia terutama dalam pemenuhan kebutuhan makanan. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini.

sel tumbuhan...... hidroponik.................. 7....... contohnya teknik rekombinasi gen........ Kemudian lengkapilah tabel berikut ini...............1 Produk-produk Makanan Hasil Bioteknologi dan Organisme yang Digunakan No.. 120 IPA Terpadu IX ................... ....... ...... ....... 3............... radiasi........... kimia................. Pendahuluan Bioteknologi adalah penggunaan makhluk hidup dan proses di dalamnya untuk menghasilkan produk tertentu.. 5...... seperti mikrobiologi.............. Bioteknologi memanfaatkan bakteri... 6.. ................ dan inseminasi buatan........ 1.......... ... biokimia.. Tabel 6..................... genetika.. 2.................. Saat ini telah dikembangkan berbagai penerapan bioteknologi..... ......... 9.. Kegiatan 6........................................ ... Produk Tempe Kecap Keju Yoghurt Roti Oncom Tape Nata de coco Bir Brem bali Bahan Makanan ............................................................................... ........ .... biologi molekuler..................... .............. .. 8.... ................ ragi............ ...... kultur jaringan.............A.... diskusikan dengan temanteman dan guru kalian.................. 4..................................... Penerapan bioteknologi memadukan berbagai disiplin ilmu....... ........ .................................................... ............................................. kapang....... .......1 Untuk mengenal produk-produk makanan hasil penerapan bioteknologi serta peranan organismenya.............. alga........................ Mikroorganisme . .............. dan teknik kimia....... 10.. rekayasa proses.. atau jaringan hewan.................

Berdasarkan data dalam tabel di atas, jawablah pertanyaan berikut ini. 1. Adakah bahan makanan yang dapat dibuat menjadi lebih dari satu produk makanan? Sebutkan! 2. Produk makanan apa saja yang dalam pembuatannya memerlukan bantuan jamur? 3. Produk makanan apa saja yang dalam pembuatannya memerlukan bantuan bakteri?

B. Penerapan Bioteknologi Sederhana
Produk bioteknologi sudah dikenal baik oleh masyarakat seperti tape, tempe, brem bali, bir, anggur, cuka, keju, yoghurt, dan roti. Proses ini sudah dikenal orang sejak lama. Seiring dengan perkembangan teknologi pendukungnya, proses pengolahannya sudah dikembangkan lebih modern di pabrik-pabrik dalam produksi yang besar. Namun secara sederhana kita dapat menerapkan proses tersebut.

1. Pembuatan Tempe Kedelai
Tempe kedelai adalah bahan makanan hasil fermentasi biji kedelai oleh kapang (jamur). Jenis jamur yang digunakan biasanya jenis Rhizopus oligosporus, karena memiliki aktivitas enzim proteolitik (pengurai protein) tinggi. Dibandingkan Gambar 6.1 Tempe tempe dari bahan lain, seperti dari kecipir, merupakan contoh produk lamtoro, ampas tahu, benguk, maka tempe bioteknologi sederhana kedelai lebih dikenal oleh masyarakat. Telah Sumber: www.rakuten.co.jp diakui dunia bahwa tempe adalah makanan asli Indonesia yang kandungan gizinya patut diperhitungkan. Cara pemanfaatan tempe antara lain digoreng, disayur lodeh, oseng-oseng, kering tempe, tempe burger, rolade tempe, dan sebagainya. Tempe digemari orang bukan hanya rasanya yang gurih dan lezat, tetapi juga karena kaya gizi. Dengan kadar protein 18,3 per 100 gram, merupakan alternatif sumber protein nabati. Selain itu, tempe
Bioteknologi

121

kedelai juga mengandung beberapa asam amino yang diperlukan tubuh manusia. Untuk mengetahui kandungan gizi tempe kedelai dibanding dengan bahan bakunya (kedelai kuning dan kedelai hitam) dapat dilihat pada Tabel 6.2 berikut. Tabel 6.2 Komposisi Zat Gizi Tempe Kedelai dalam 100 gram
No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Zat Gizi Energi Air Protein Lemak Karbohidrat Serat Abu Kalsium Besi Vitamin B1 Vitamin B2 Tempe Kedelai 149,0 kal 64,0 gram 18,3 gram 4,0 gram 12,7 gram 1,0 gram 129,0 mg 10,0 mg 0,17 mg Kedelai Kuning 400,0 kal 10,2 gram 35,1 gram 17,7 gram 32,0 gram 4,2 gram 4,0 gram 226,0 mg 8,5 mg 0,66 mg 0,22 mg Kedelai Hitam 385,0 kal 12,3 gram 33,3 gram 15,0 gram 35,4 gram 4,3 gram 4,0 gram 213,0 mg 9,5 mg 0,65 mg 0,23 mg

Sumber: Pembuatan Tempe dan Tahu Kedelai (2003)

Dengan melihat kandungan gizi tersebut, yang dulunya tempe hanya dijadikan konsumsi kelas rakyat, namun sekarang sudah dinikmati segala lapisan. Bahkan restoran elit dan hotel berbintang pun menyajikan tempe dalam ragam penyajian yang lebih canggih. Bahkan para ahli di Jepang dan Amerika Serikat tertarik melakukan penelitian tempe, terutama berkaitan dengan teknologi fermentasi. Secara tradisional tempe dibuat dengan langkahlangkah sebagai berikut. a. Penyortiran Tujuannya untuk memisahkan benda yang tidak diinginkan, dan memilih biji yang baik. Caranya, biji kedelai diletakkan pada tampah/ nyiru kemudian ditampi.

Gambar 6.2 Cara menyortir biji kedelai

122

IPA Terpadu IX

b. Pencucian I Biji kedelai dimasukkan ke dalam ember berisi air, dan lebih baik dicuci pada air yang mengalir. Tujuan pencucian ini adalah menghilangkan kotoran yang melekat atau bercampur dengan biji kedelai.
Gambar 6.3 Cara mencuci biji kedelai

c. Perebusan I Perebusan pertama berlangsung sekitar 30 menit sehingga diperoleh biji kedelai setengah matang.

Gambar 6.4

Merebus kedelai

d. Perendaman Perendaman berlangsung semalam atau kurang lebih 8 jam hingga menghasilkan kondisi asam. Tujuan perendaman ini selain melunakkan kedelai juga untuk mencegah pertumbuhan bakteri pembusuk selama fermentasi.

Gambar 6.5 Perendaman kedelai

e. Pengupasan kulit Keesokan harinya dilakukan pengupasan kulit. Caranya, kedelai diremas-remas dalam air sampai kulitnya terkelupas. Tujuan pengupasan kulit ini adalah agar ragi tumbuh dengan baik.

Gambar 6.6 Cara pengupasan kulit kedelai

Bioteknologi

123

f.

Pencucian II

Gambar 6.7 Pencucian tahap II

Sekali lagi kedelai yang sudah dikupas kulitnya dicuci. Caranya, mirip mencuci beras yang akan dimasak. Tujuannya untuk menghilangkan kotoran yang masih ada dan kulit kedelai yang terkelupas. g. Perebusan II Setelah kedelai dikupas kulitnya dan dicuci lagi, kemudian direbus hingga kedelai menjadi matang. Tujuannya adalah agar kedelai lebih lunak, menghilangkan bau, menambah rasa, dan membunuh bakteri yang mungkin tumbuh selama perendaman. h. Penirisan dan pendinginan Setelah kedelai masak, tuang di tampah/nyiru dan diratakan tipis-tipis. Biarkan dingin sampai permukaan kedelai kering agar terhindar dari pertumbuhan mikroorganisme yang tidak dikehendaki. Tampah yang dipakai untuk penirisan dan pendinginan pilih yang benar-benar bersih bebas dari kotoran dan zat yang menghambat pertumbuhan ragi, misalnya garam. i. Peragian Tahap ini merupakan kunci keberhasilan dalam membuat tempe kedelai. Taburkan ragi pada kedelai dan aduk sampai rata. Setelah itu, diangin-anginkan sebentar. Fungsi ragi selain untuk fermenter, juga sebagai pengikat keping-keping kedelai oleh miselium.

Gambar 6.8 Perebusan tahap II

Gambar 6.9

Ditiriskan dan didinginkan

Gambar 6.10 Kedelai dicampur dengan ragi

124

IPA Terpadu IX

j.

Pembungkusan

Plastik Tempe

Campuran kedelai dan ragi dibungkus dengan menggunakan daun pisang yang bagian luarnya dilapisi kertas atau dibungkus menggunakan plastik dengan ukuran tertentu. Tujuan pembungkusan adalah untuk menciptakan keadaan anaerob, karena jamur Rhizopus akan bekerja dalam menguraikan kedelai dalam keadaan anaerob. k. Pemeraman Bila pembungkusnya daun, maka pemeraman dilakukan dalam bakul bambu yang ditutup karung goni dengan suhu kurang lebih 30°C. Tetapi bila pembungkusnya plastik, pemeramannya diletakkan di rak-rak bambu. Setelah diperam semalam, jika pembungkusnya plastik, maka plastik pembungkus tersebut ditusuk-tusuk dengan lidi. Tujuannya agar udara segar dapat masuk dalam bahan tempe, setelah itu diperam satu malam lagi.

Gambar 6.11 Membungkus tempe

Tempe Karung goni

Gambar 6.12 Cara memeram tempe

Info MEDIA
Laru Daun Pada proses pembuatan tempe, pasti kita melakukan peragian. Ragi yang digunakan dapat berasal dari laru daun yang terdapat pada daun waru, daun jati atau daun pisang bekas pembungkus tempe. Karena tidak semua permukaan daun tersebut mengandung laru, maka bagian daun yang mengandung laru dipisahkan sedang sisa daun yang lain dibuang. Setelah itu laru daun diremasremas lalu dicampurkan ke dalam biji kedelai yang hendak dilakukan peragian. Untuk 1 kg kedelai diperlukan 2-3 helai daun yang mengandung laru.

laru

dibuang

daun waru diremas-remas

Bioteknologi

125

2. Pembuatan Tape Singkong
Yang dimaksud tape adalah suatu hasil yang dibuat dari bahan-bahan sumber pati, seperti ubi, singkong, dan beras ketan, dengan diberi ragi dalam proses pembuatannya. Singkong adalah salah satu jenis umbi-umbian yang cukup banyak dikenal masyarakat Indonesia. Umbi tanaman singkong selain dapat dikonsumsi langsung juga dapat dibuat tapioka, gaplek, kerupuk, tape, dan sebagainya. Tape singkong dapat diolah lebih lanjut menjadi minuman alkohol, sirup glukosa, sari tape, asam cuka, dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan langkah-langkah pembuatan tape singkong berikut ini. a. Pengupasan kulit Kulit singkong dikupas dengan cara menyayat kulit secara memanjang lalu menarik bagian kulitnya. Setelah itu dikerik sampai lendirnya hilang, yaitu sampai singkong terasa kesat.

Gambar 6.13 Mengupas singkong

b. Pencucian Singkong dicuci hingga bersih, kemudian dipotong kecil-kecil atau dibiarkan utuh.

Gambar 6.14 Mencuci singkong

126

IPA Terpadu IX

c. Pengukusan Dengan menggunakan dandang, singkong dikukus sampai matang atau setengah matang, tergantung selera kita mau tape yang agak keras atau yang lembek.

ubi air

Gambar 6.15 Mengukus singkong

d. Pendinginan Singkong dipindahkan di atas nyiru, kemudian dibiarkan dingin. e. Peragian
ragi

Gambar 6.16 Cara menabur ragi

Setelah dingin, ragi ditaburkan secara merata. Bila tape dibuat dalam jumlah banyak sebaiknya ragi tersebut dibungkus dengan kantong kain, kemudian ditepuk-tepukkan secara merata pada singkong yang telah didinginkan tersebut.

f.

Pemeraman

daun pisang

Gambar 6.17 Cara pemeraman tape

Singkong yang telah beragi itu diatur ke dalam keranjang yang dialasi daun pisang yang bersih, dikerudungi dan ditutupi dengan daun rapat-rapat. Kemudian diperam selama 2-3 hari pada suhu kamar. Selama masa pemeraman tidak boleh dibuka dan tidak boleh terkena tangan agar tape yang dihasilkan tidak kecut (masam).

Bioteknologi

127

karena di antara hasil bioteknologi bidang pertanian. kerikil. Tiap kelompok kelompok terdiri atas 5 siswa. Termasuk juga bercocok tanam di dalam pot atau wadah lainnya yang menggunakan air atau bahan yang bersifat porus. bioteknologi memberi andil dalam usaha pemenuhan kebutuhan makanan. dan tumbuhan yang mampu mengikat nitrogen sendiri. Pada bagian ini kita akan mempelajari teknik tanam dengan sistem hidroponik. tape hasil kegiatan ditampilkan di depan kelas. pembuatan tumbuhan kebal hama.Tugas 6. teknik ini paling memungkinkan untuk kita lakukan. Hidroponik (hydroponics) adalah cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. dan sebagainya. arang kayu. 3. sabut kelapa. istilah ini dikenal sebagai "bercocok tanam tanpa tanah". spons. seperti pecahan genting. pasir kali. Beberapa hasil bioteknologi dalam bidang pertanian antara lain kultur jaringan. pasir batu bata pecahan genting arang kayu 128 IPA Terpadu IX . Di kalangan umum.1 Membuat Tape Singkong Buatlah tape singkong dengan bahan baku singkong (ketela pohon) 1 kg untuk tiap kelompok. hidroponik. Setelah jadi. Tempat pelaksanaan di laboratorium sekolah dan waktunya di luar jam pelajaran. Diskusikan hasilnya. Hidroponik Dalam bidang pertanian.

2) Pemakaian pupuk lebih hemat. misalnya: di atap. USA. 3) Tanaman hidroponik dapat tumbuh lebih pesat dengan keadaan tidak kotor dan tidak rusak. 4) Beberapa jenis tanaman bisa dibudidayakan di luar musim. tetapi dengan teknik yang sederhana dapat diterapkan siapa saja.18 Media tanam yang dapat digunakan dalam hidroponik Sumber: Aneka Jenis Media Tanam dan Penggunaannya Istilah hidroponik lahir tahun 1936. 5) Tanaman hidroponik dilakukan pada lahan atau ruang yang terbatas. a.sabut kelapa batang pakis haji Gambar 6. dapur. Keunggulan hidroponik Kelebihan sistem tanam hidroponik antara lain sebagai berikut. seorang agronomis dari Universitas California. Hasil percobaannya berupa tomat setinggi 3 meter yang penuh buah dan ditanam dalam bak berisi mineral hasil uji cobanya.WF. Bioteknologi 129 . Dalam perkembangannya hidroponik tidak lagi sebatas di laboratorium saja. termasuk ibu rumah tangga.Gericke. Maka sejak itu hidroponik berarti hydros adalah air dan ponics untuk menyebut pengerjaan atau bercocok tanam. untuk memberi hasil percobaan DR. atau garasi. 1) Perawatan lebih praktis dan gangguan hama lebih terkontrol.

atau gambut. setiap pemberian larutan nutrisi. Media tanam sebelum digunakan harus dilakukan sterilisasi dahulu. dan iklim. Media yang dapat digunakan dalam hidroponik substrat antara lain batu apung. Permukaan substrat yang kasar dan tidak teratur harus lebih sering disiram.b. air. Banyaknya penyiraman tergantung dari pertumbuhan tanaman. serbuk gergaji. dan oksigen serta mendukung akar tanaman seperti halnya fungsi tanah. Metode hidroponik Pada dasarnya metode hidroponik dibagi menjadi 2 bagian.19 Tanaman tomat hidroponik dengan media pasir Sumber: Hidroponik (2002) 130 IPA Terpadu IX . yaitu: 1) Hidroponik substrat Metode ini tidak menggunakan air sebagai media. tetapi menggunakan media padat (bukan tanah) yang dapat menyerap atau menyediakan nutrisi. Gambar 6. Larutan nutrisi atau pupuk diberikan dengan cara disiramkan atau dialirkan melalui sistem irigasi. Cara paling umum dilakukan adalah dengan penguapan atau dengan bahan kimia. jenis substrat. pasir. harus dapat melembapkan barisan tanaman secara seragam.

Bioteknologi 131 . Zat-zat hara untuk keperluan hidroponik dapat diperoleh di pasaran dalam bentuk formula yang sudah jadi. bunga kol. jagung manis. paprika. Merakit hidroponik Jenis tanaman yang dapat ditanam secara hidroponik. Gambar 6.2) Hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) Metode ini dilakukan dengan cara meletakkan akar tanaman pada lapisan air yang dangkal. dan tanaman hias. terung. Air tersebut dialirkan dan mengandung nutrisi sesuai kebutuhan tanaman. selada. Perakaran berkembang di dalam larutan nutrien. sehingga garam-garam pupuk harus mengandung semua unsur yang diperlukan tanaman. cabai.20 Hidroponik dengan metode NFT Sumber: Hidroponik (2002) c. Karena pada sistem hidroponik. baik di kebun maupun di rumah antara lain. seperti Hyponex atau Margaflor. Larutan nutrien Larutan nutrien atau zat hara. labu. tomat. d. asparagus. seledri. adalah makanan bagi tanaman yang berupa campuran garam-garam pupuk yang dilarutkan dan diberikan secara teratur. media tanam hanya sebagai penopang akar. semangka.

dan Cu. sebaiknya dibangun rumah plastik.Berikut ini cara merakit hidroponik untuk menanam tanaman seperti tomat. Zn. dan melon. Media ini harus dalam keadaan steril. 2) Persiapan wadah Sebagai wadah untuk menanam hidroponik dapat digunakan polibag atau kantong plastik hitam ukuran tinggi 50 cm dan diameter 30 cm. Ukurannya disesuaikan dengan luas lahan. Polibag yang sudah ditanami bibit diatur di atas bedengan. sedangkan pupuk mikro pilih pupuk yang mengandung Mn. 1) Persiapan lahan Untuk menghindari tanaman dari pengaruh lingkungan. Penggunaan pupuk makro sesuaikan fase pertumbuhan. urea. 5) Penyiraman larutan nutrien Penyiraman paling mudah dilakukan dengan menggunakan gembor atau hand sprayer. Kemudian bedengan ditutup dengan plastik hitam yang agak tebal untuk mencegah penularan penyakit yang berasal dari tanah. Tinggi bedengan sekitar 20-30 cm. atau dapat digunakan NPK. jadi tidak ada kemungkinan ganggang tumbuh dan merusak akar. 4) Penanaman bibit Setiap polibag hanya ditanam satu bibit saja. 3) Memasukkan media tanam Lapisan pertama masukkan ijuk atau sabut kelapa yang sudah disterilkan/ditumbuk sebagai filter. dan TSP sebagai pupuk makro. Dipilih warna hitam agar sinar matahari tidak mampu menembus akar. Larutan nutrien dapat diperoleh di toko obat pertanian yang khusus untuk hidroponik. Pada dasar polibag dilubangi untuk keluar air dan samping polibag juga dilubangi 4 tempat. Bagian alas/lantai dibuat bedengan dengan lebar sekitar 70 cm dan panjangnya sesuai lahan yang tersedia. lalu di atasnya diberi pasir setinggi 30 cm. 132 IPA Terpadu IX . Fe. paprika.

Tujuan Mengetahui cara menanam tomat dengan sistem hidroponik. Alat dan Bahan 1. disemprot dengan insektisida sesuai dosis yang dibutuhkan. Pasir 2. Sekop atau cetok 6. setelah umur 1 minggu. Hand sprayer C. Biji tomat 5. Ajir dapat terbuat dari kayu atau bilah bambu. agar tanaman dapat berdiri tegak. Buat kotak kayu untuk persemaian dengan ukuran 50 cm × 100 cm dan tinggi 6-10 cm. b) Pemangkasan. Kotak kayu 4. c) Pemberantasan hama. bagian samping diberi lubang untuk pembuangan air. Bioteknologi 133 . Cara Kerja 1. Kegiatan 6. B. Alat penyiram 7. Gelas plastik 8. Polibag ukuran tinggi 50 cm dan diameter 30 cm 3. Untuk beberapa tanaman seperti paprika cabang yang tidak dipilih sebagai cabang untuk berproduksi. Membuat Persemaian a.6) Perawatan lain Beberapa jenis perawatan yang perlu dilakukan adalah: a) Pengikatan atau pengajiran. dipangkas menggunakan gunting yang tajam.2 Menanam Tomat dengan Sistem Hidroponik A. Garpu 9. daun-daun yang sudah tua sebaiknya dipangkas.

d. Kemudian tutup dengan pasir kurang lebih dengan ketebalan 1 cm. Letakkan persemaian di tempat yang terlindung dari hujan dan cahaya matahari secara langsung. Masukkan media pasir sampai 3 cm dari permukaan kotak.21). Penyiraman dilakukan pagi dan sore menggunakan hand sprayer.22 Cara pemindahan bibit Sumber: Hidroponik (2002) 134 IPA Terpadu IX . tetapi jangan terlalu rapat. 3. Cara pemindahan bibit dicabut hati-hati menggunakan garpu (lihat Gambar 6. 2.22)! Gambar 6.b. Isolasi Bak dari kayu Lubang drainase Gambar 6. Penyapihan Bibit Setelah muncul dua sampai empat daun yang sudah mekar. Merawat Bibit Biji tomat yang sudah tumbuh diberi larutan mineral dengan dosis yang tepat. Taburkan benih di atas media. tanaman dipisahkan dan dipindahkan ke gelas plastik/pot kecil dengan media pasir dan disiram nutrisi pagi dan sore.21 Tempat persemaian yang dibuat dari kayu Sumber: Hidroponik 2002 c. dan uji dengan air apakah drainase berjalan lancar (lihat Gambar 6.

Air limbah dan kulit kedelai dari proses pembuatan tempe. yang dapat diperoleh di toko-toko pertanian. b. Penanaman Setelah bibit berumur 3 minggu pindahkan ke polibag penanaman! Untuk memudahkan pencabutan. c. Jumlah bunga yang dapat menjadi buah. Keadaan buah hasil panen. d. Mencatat Pertumbuhan Tanaman Hal-hal yang perlu dicatat adalah: a. Jika air limbah itu dibiarkan mengalir ke dalam kolam-kolam ikan atau Bioteknologi 135 . Perawatan Tanaman Lakukan perawatan tanaman dengan menyiram tiap hari dan memberantas hama yang mengganggu! Pupuk/zat nutrien yang digunakan adalah Margaflor. Umur tanaman pada saat dapat dipanen. Aturannya menurut petunjuk penggunaan. Tinggi tanaman saat berbuah. Dampak terhadap Lingkungan Selain membawa keuntungan bagi manusia. 5. pembuatan tempe atau kecap dalam skala besar dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. C. e. Umur tanaman pada waktu berbunga. aplikasi bioteknologi ternyata menimbulkan akibat buruk oleh penerapan teknologi tersebut. dapat menggunakan garpu. Lewatit atau Pastrogen. Setelah kegiatan tersebut dilaksanakan buat laporan dan kumpulkan kepada guru. limbah tersebut mengubah lingkungan menjadi tidak sehat.4. 6. Bila tidak ada zat-zat tersebut dapat digunakan pupuk yang dilarutkan air. apabila dibiarkan tergenang dalam waktu cukup lama. Dampak Negatif Penggunaan Bioteknologi 1. Contohnya.

Alkohol juga bersifat candu.ke lahan-lahan persawahan. bahkan bisa mati. Dampak tersebut berupa kebiasaan meminum minuman beralkohol tersebut sehingga mabuk. Walaupun tidak beracun. Minuman beralkohol bila diminum dalam jumlah banyak bersifat memabukkan dan menyebabkan kantuk karena menekan aktivitas otak. limbah ini juga menimbulkan bau yang tidak enak. Orang yang sering minum alkohol dapat menjadi ketagihan dan sulit untuk meninggalkan kebiasaan minum minuman beralkohol.5%. misalnya pengemudi kendaraan yang dalam keadaan mabuk menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Gambar 6.23 Berbagai dampak sosial akibat minum minuman keras Sumber: Essential of Biology (2004) 136 IPA Terpadu IX . Selain meracuni organisme yang hidup di dalam air. dan air tape terkadang juga menimbulkan dampak yang buruk bagi lingkungan. Dampak Sosial Produk minuman beralkohol seperti bir. Alkohol yang terdapat dalam minuman beralkohol kadarnya bermacam-macam. kehidupan ikan atau tanaman akan terganggu. Tetapi melalui proses penyulingan dapat diperoleh alkohol sampai 95. alkohol dapat menimbulkan angka kematian yang tinggi. 2. Secara alami alkohol hasil fermentasi kadarnya 12-15 % karena pada larutan yang berkadar sebesar ini ragi akan mati. Untuk itu maka perlu ditangani secara baik agar tidak mencemari lingkungan. anggur. wiski.

Menampung dan menyaring limbah/air limbah tempe ke dalam sebuah bak. Coba kalian sebutkan usaha-usaha yang lain untuk mengatasi dampak penerapan bioteknologi. benda-benda (polutan) berat yang dapat membahayakan lingkungan diuraikan oleh mikroorganisme secara alami sehingga menjadi tidak berbahaya. Pada bak ini.23. pengemudi mobil di tes kadar alkohol dalam darahnya seperti Gambar 6. carilah dari berbagai referensi baik media cetak maupun elektronik. Penanganan limbah tempe. c. Kemudian. Terakhir. Di dalam bak kedap udara. mengalirkan air limbah yang berasal dari bak penampung. Kemudian bak ditutup agar tidak menimbulkan bau. Untuk minuman beralkohol dikenai cukai atau pajak yang tinggi sehingga harganya mahal. Usaha Mengatasi Dampak Penerapan Bioteknologi Beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi/mengatasi akibat buruk penggunaan bioteknologi antara lain: 1. Selain itu juga secara rutin diadakan penyitaan dan pemusnahan minum-minuman keras terutama yang berkadar alkohol tinggi. air limbah yang berasal dari beberapa kali proses pembuatan tempe akan bercampur secara merata dan seragam.D. Bioteknologi 137 . ke bak kedap udara dan selanjutnya diendapkan selama 20 hari. mengalirkan air limbah yang sudah disaring ke bak pengumpul. Akibatnya tidak sembarang orang dapat mengonsumsi. Di beberapa negara untuk mengurangi kecelakaan. 3. yang secara sederhana dapat dilakukan dengan cara: a. b. 2.

24 Polisi lalu lintas sedang mengetes kadar alkohol pengemudi kendaraan Sumber: Essential of Biology (2004) Tugas 6. Bioteknologi: penggunaan makhluk hidup dan proses di dalamnya untuk menghasilkan produk tertentu.2 Buatlah kliping tentang dampak penerapan bioteknologi dalam berbagai bidang dan cara-cara penanggulangannya! Kliping minimal lima judul! Rangkuman 1. 2. Bioteknologi dibedakan menjadi bioteknologi konvensional (sederhana) dan bioteknologi modern. Dampak sosial Refleksi Sebagai bahan refleksi coba sebutkanlah contoh-contoh penerapan bioteknologi baik konvensional maupun modern dalam mendukung kelangsungan hidup manusia melalui produksi pangan.Gambar 6. 3. 138 IPA Terpadu IX . Dampak penggunaan bioteknologi a. Dampak terhadap lingkungan b.

Sacharomyces cereviceae c. Neurospora crassa b.Uji Kompetensi A. . bawah ini produk bioteknologi asli Indonesia. tahu tempe kecap roti 4. 1. a. a. c. Keunggulan tempe kedelai dibanding bahan bakunya yang berupa kedelai adalah . . Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a. mudah dicerna c. 1. . Bir 5. kimia 2. . dan 6 3. Tape 4. . dan 5 c. Mikroorganisme yang digunakan untuk membantu membuat tempe adalah . menghasilkan energi lebih tinggi b.2. fisika d. lebih murah Bioteknologi 139 . dan 3 b. Tempe 2. Kecap Produk makanan dan minuman yang memanfaatkan mikroorganisme adalah . Sirup 6. . . 3. a. Acetobacter xylinum d. kecuali . genetika c.2. dan 5 d. Berikut ini ilmu-ilmu yang mendukung dalam penerapan bioteknologi. d. kadar protein lebih tinggi d. . biokimia b. kecuali . Perhatikan produk-produk makanan dan minuman berikut.3. Di a. . . atau d! 1. Rhizopus oligosporus 5. b. a. . b. . . .4. . Tahu 3. 2. 1. c.

5 . Dalam proses pembuatan tempe. 34° C d. Neurospora crassa d. 30 . 1-2-3-4-5 b. Perebusan 3. dilakukan ... 35° C 9. 30° C b. . Pemeraman Urutan yang benar dalam proses pembuatan tempe adalah . . 1-3-2-4-5 c. a. perendaman c.. Perhatikan beberapa tahap pembuatan tempe kedelai berikut.50 % d. tape singkong b. . Pencucian 2. Sacharomyces cereviceae b. . . Dalam proses pemeraman tempe.6. . a. . Rhizopus oryzae c. perebusan b. Mikroorganisme yang digunakan untuk membuat tape adalah . bir hitam 140 IPA Terpadu IX . anggur d. penjemuran d.. 1. 2-1-3-4-5 d. a. . . a.15 % c. . Kadar alkohol yang dihasilkan dari proses fermentasi tape adalah . agar kulit kedelai mudah lepas.10 % b. tape ketan c. Acetobacter xylinum 10.. lebih dari 75 % 11.. . suhu yang sesuai kurang lebih . a. Penirisan 4. Peragian 5. peragian 8. 32° C c. Bahan untuk membuat brem padat adalah . 12 . . 5-4-3-1-2 7. a.

. terung. . Berikut ini adalah unsur-unsur mikro yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. jenis pupuk Bioteknologi 141 . a. cabe. selada. Banyak sedikitnya penyiraman tanaman hidroponik metode substrat. mudah menyerap panas dari lingkungan 16. a. semangka c. . . ferrum c. a. kecuali . a. perawatan lebih praktis 15. . . semangka 13. asal bibitnya 18. dapat dibudidayakan di luar musim b. tembaga d. a. a. . bougenvil. agar sinar matahari tidak menembus akar d. . Jenis tanaman yang biasa ditanam secara hidroponik adalah . selada d. . kecuali . . jagung. Perbedaan antara hidroponik metode substrat dengan metode NFT adalah . . kangkung d. jenis substrat d. kecuali . . . tampak lebih bersih c. tomat c. . zeng 17. Yang dianggap tanaman hidroponik pertama adalah . . lebih awet dan tahan panas b. jenis pupuknya d. mangga. . jenis medianya c. . paprika 14. pemakaian pupuk hemat c. . nitrogen b. Berikut ini keunggulan sistem tanaman hidroponik.12. cabe b. kacang tanah. . cabe b. . a. Kantong plastik yang digunakan untuk wadah dalam hidroponik dipilih yang berwarna hitam karena . tergantung dari faktor berikut ini. iklim c. beringin. . harganya murah d. umur tanaman b. jenis tanamannya b.

Substrat yang paling banyak menahan air adalah . tempe hasil kegiatan ditampilkan di depan kelas. mengenyangkan perut d.. . banyak menghasilkan energi b.. batu apung c. Jelaskan cara menangani limbah dari proses pembuatan tempe! Proyek Membuat Tempe Kedelai Buatlah tempe kedelai dengan bahan baku kedelai ½ kg untuk tiap kelompok. Meminum alkohol berlebihan dapat menyebabkan kantuk. a.19. Tempat pelaksanaan di laboratorium sekolah. 142 IPA Terpadu IX . Setelah selesai. . Apakah yang dimaksud bioteknologi? 2. Diskusikan hasilnya. Tiap kelompok terdiri atas 5 siswa dan salah satu sebagai ketua. . pasir 20. Jelaskan perbedaan hidroponik metode NFT dengan metode substrat! 5. Mengapa dalam pembuatan tape dapat dihasilkan tape yang rasanya kecut atau masam? 4.. arang kayu b. menekan aktivitas otak c. merangsang saraf mata B. serabut kelapa d. karena . Jelaskan perbedaan bioteknologi tradisional dengan bioteknologi modern! 3. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1. a.

yaitu menggosok. • Muatan listrik • Deret tribolistik • Hukum Coulomb Listrik Statis 143 . dan baju tipis.Thomson. maka sisir itu akan bermuatan listrik. Sambil menunggu panasnya setrika. baju yang kering akibat disetrika. sehingga tidak muncul gejala kelistrikannya. Gejala lain dari sifat kelistrikan secara alami adalah petir. Mengapa semua itu bisa terjadi? Bagaimana hubungannya dengan konsep fisika? Untuk menjawab pertanyaan ini perlu diperhatikan beberapa konsep. Untuk memahami konsep listrik statis dan penerapannya lebih lanjut akan dijelaskan pada bab ini.Muatan statika dinamika Positif Muatan Negatif Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini.Bab 7 Listrik Statis Pada minggu yang cerah. Rutherford. dan Bohr Elektro. perhatikan peta konsep berikut ini. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini.Elektro. Listrik Statis membahas Sifat Kelistrikan memuat tentang Muatan Listrik ditinjau menurut Hukum Coulomb ditulis ke dalam persamaan Konsep Atom dimunculkan Alirannya dibedakan Jenisnya dibedakan F k Q1 Q2 r2 Teori Atom Dalton. akan mudah menimbulkan sifat kelistrikan begitu juga pada rambut kering bila digosok dengan sisir. sedangkan sifat atau jenis baju sangat menentukan mudah tidaknya terjadi perpindahan muatan. Icha menyetrika baju seragamnya. Setrika yang panas akan memudahkan perpindahan muatan. Ternyata Icha melihat dan merasakan seakan-akan baju itu tertarik oleh setrika dan terdengar olehnya bunyi gemercik. ia menggosok-gosokkan setrika pada bajunya yang tipis. Mengapa harus yang kering? Tentu karena air mempunyai sifat konduktor yang kurang baik dan energi yang ditimbulkan akibat gosokan antara rambut basah dan sisir plastik akan diserap oleh air tersebut. Oleh karena itu. panas. Saat Icha menggosok baju dengan setrika ada perpindahan energi gerak yang diberikan ke baju.

Sifat kelistrikan suatu benda ditunjukkan adanya muatan listrik yang terdapat pada benda tersebut. Dua buah penggaris plastik yang masih baru. Tiang statif 4. Ada dua jenis muatan listrik yaitu muatan positif dan negatif. Alat dan Bahan 1. Ambil dua buah mistar plastik. 2. Benang 3. Cara Kerja 1. Dua batang kaca 5. Kapas C. 144 IPA Terpadu IX . Suatu benda dikatakan bermuatan positif jika kelebihan proton atau kekurangan elektron. Untuk mengetahuinya kita dapat melakukan kegiatan berikut! Kegiatan Lakukan kegiatan ini secara kelompok (ikuti petunjuk guru). Tujuan Untuk mengetahui sifat kelistrikan yang ditimbulkan oleh penggaris plastik. 2. Muatan listrik yang ditimbulkan oleh sisir atau mistar masih sulit untuk ditunjukkan bahwa muatannya bersifat positif atau negatif. A. B. Gantungkan salah satu mistar itu dengan benang pada sebuah statif seperti gambar berikut. dan sebaliknya benda akan bermuatan negatif jika kelebihan elektron atau kekurangan proton.

8. 9. Listrik Statis 145 . Amatilah apa yang terjadi. 6. Ambil mistar yang lain. Ambillah dua batang kaca. Ambil kaca yang lain dan gosokkan ujung kaca dengan kapas yang kering. 4. 7. Gantungkan salah satu batang kaca dengan seutas benang pada sebuah statif seperti gambar di bawah ini. Diskusikan hasil pengamatan ini dengan teman satu kelompok kalian. 10. 5. Gosok-gosokkan salah satu ujung kaca itu dengan kapas yang kering. Dekatkan kedua ujung mistar yang telah digosok seperti gambar.3. dan gosokkan ujung mistar itu pada rambut yang kering. Gosok-gosokkan salah satu ujung mistar itu pada rambut yang kering.

Amatilah apa yang terjadi. Amatilah apa yang terjadi. 14. Dekatkan kedua ujung kaca yang telah digosok. Buatlah suatu kesimpulan yang disertai alasan yang menunjukkan adanya sifat kelistrikan dari dua benda yang berbeda atau sama yaitu antara mistar dan kaca. Thales dari Milete (540 – 546 SM) adalah ahli pikir Yunani purba. Ternyata batu ambar tersebut dapat menarik benda-benda ringan yang lain misalnya bulu ayam. Presentasikan hasil pengamatan kegiatan ini. 146 IPA Terpadu IX . dan kaca dan kaca. 15. listrik dibedakan menjadi dua macam. lemari es. Diskusikan hasil pengamatan ini dengan teman satu kelompok kalian. Dalam ilmu fisika. Dalam bahasa Yunani batu ambar sering disebut elektron. Dalam ilmu fisika disebut elektrostatika. yang menurut sejarahnya bahwa gejala listrik statis terjadi pada batu ambar yang digosok dengan bulu. 12. jika memperhatikan adanya muatan listrik yang bergerak atau mengalir. Banyak peralatan rumah tangga yang menggunakan listrik. mesin jahit listrik. maka disebut listrik dinamis atau elektrodinamika. radio. A. Dekatkan ujung mistar yang telah digosok rambut kering dengan ujung kaca yang telah digosok kapas kering. Oleh karena itu penting bagi kita untuk mempelajari listrik. mistar dan mistar. 13. 16. Hal ini menunjukkan bahwa di dalam kehidupan kita energi listrik sudah menjadi kebutuhan pokok. televisi. kipas angin. misalnya setrika. Listrik statis mempelajari sifat kelistrikan suatu benda tanpa memperhatikan gerakan atau aliran muatan listrik. Diskusikan hasil pengamatan ini dengan teman satu kelompok. yaitu listrik statis dan listrik dinamis.11. Sebaliknya. magic jar. Muatan Listrik Di dalam kehidupan kita sehari-hari kata listrik bukan merupakan hal yang asing lagi. dan mesin cuci.

Plastik yang telah digosokkan pada rambut kering akan bermuatan listrik negatif. elektron bermuatan negatif. 3. b) atom Rutherford. 4. c) inti atom Sumber: www. Rutherford dan statis Bohr. e– Elektron Proton Elektron Inti atom Gambar e– Bola pejal c Gambar 7. Benda terdiri atas atom-atom sejenis.1 Percobaan listrik atom Dalton. perlu dipahami adanya konsep atom yang dimunculkan oleh para ahli di antaranya. Kaca yang telah digosok dengan bulu akan bermuatan listrik positif. Dua buah benda yang bermuatan listrik sejenis akan tolak-menolak dan jika muatan listriknya berbeda akan tarikmenarik.2 a) Model atom Thomson. Secara umum dapat dijelaskan bahwa: 1.com e– a b Listrik Statis 147 . teori 7.Sesuai dengan pengamatan pada kegiatan di atas ternyata benda-benda tertentu yang telah digosok dapat menarik benda-benda kecil yang ada di sekitarnya. Inti atom terdiri atas proton yang bermuatan positif dan netron yang tidak bermuatan listrik. Untuk menerangkan pengertian adanya sifat kelistrikan pada suatu benda. Inti atom bermuatan positif. Benda-benda yang telah digosok dan dapat menarik benda kecil yang ada di sekitarnya ini disebut benda yang telah bermuatan listrik.britannica. 2. Setiap atom terdiri atas sebuah inti yang dikelilingi oleh satu atau lebih elektron. Thompson. Dari kegiatan di atas yang telah kalian lakukan dapat disimpulkan bahwa: 1. 3. 2.

kompor berbahan bakar kayu. Pada tahun 1770. tidak menciptakan muatan listrik baru namun prosesnya merupakan perpindahan muatan dari satu benda ke benda yang lain. Benda akan bermuatan listrik positif bila kekurangan elektron dan benda bermuatan negatif apabila kelebihan elektron. Dia juga seorang pengarang. Sebenarnya untuk perpindahan elektron antara dua benda keduanya tidak perlu digosok-gosokkan. Selain penangkal petir.Info MEDIA Benjamin Franklin Benjamin Franklin (1706-1790) adalah seorang negarawan terkemuka dan membantu dalam penyusunan undangundang Amerika Serikat. Jika keseimbangan antara jumlah proton dan jumlah elektron terusik yaitu adanya pengurangan atau penambahan muatan elektron. dia menemukan arus hangat di Samudra Atlantik yang diberi nama Gulf Stream (Arus Teluk). cukup dikontakkan atau ditempelkan saja. sehingga benda yang kehilangan elektron akan bermuatan positif dan benda yang menerima pindahan elektron akan bermuatan negatif. Menurut Benjamin Franklin (1706–1790). maka perpindahan elektron akan lebih mudah. tetapi dengan saling digosokkan. filsuf. karena adanya aliran elektron ke tanah bila bendanya bermuatan negatif. artinya pada saat terjadi gosokan antara dua benda. penerbit. atau sebaliknya elektron dari tanah bila benda tersebut bermuatan positif. maka logam itu harus diisolasi dari tanah agar muatannya tidak dinetralkan. Mengapa? Jika ingin memperoleh logam bermuatan dengan cara gosokan. Jika dua benda saling digosokkan. Cara tradisional untuk memperoleh benda bermuatan listrik bisa dilakukan dengan gosokan. maka elektron dari benda yang satu akan pindah ke benda yang lain. 148 IPA Terpadu IX . adanya perpindahan muatan dari benda satu ke benda yang lain merupakan implikasi dari hukum kekekalan muatan. dan kacamata dua fokus. dia menciptakan kursi goyang. badan. dan kaki si pembuat eksperimen. dan ilmuwan. Atau jika pemegang tidak pakai sepatu yang bersifat isolator maka muatan listrik bisa mengalir melalui tangan. maka benda tersebut dikatakan bermuatan listrik. Benda atau materi pada umumnya mempunyai jumlah proton sama dengan jumlah elektron benda disebut dalam keadaan netral.

Ag) Belerang Logam (Pt. 4. yaitu muatan positif dan muatan negatif. Apakah muatan negatif tersebut mempunyai intensitas yang sama? Jelaskan! 2 Apakah bulu kelinci juga bermuatan. Ni.Seorang ahli telah menyusun deret benda-benda. Hukum Coulomb Pada materi terdahulu telah kita pelajari bahwa ada dua jenis muatan listrik. 2. 14. bulu kelinci. Au) Seluloid Tugas 1 Gelas dan mika akan mendapat muatan negatif bila digosok dengan . gelas dan bulu kelinci? Jelaskan dengan teori kekekalan muatan! B. 3. Deret semacam ini dinamakan deret tribolistrik. 5. lihat Tabel 7.1! Deret benda tersebut menunjukkan bahwa benda akan memperoleh muatan negatif bila digosok dengan sembarang benda di atasnya. 1. bagaimana jumlah muatan pada . 6. Hasil pengamatan yang dilakukan oleh Coulomb menunjukkan bahwa besar gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda yang bermuatan Listrik Statis 149 . Tabel 7. Nama Benda Bulu kelinci Gelas Mika Wol Bulu kucing Sutra Kapas No. 10. Nama Benda Kayu Batu Ambar Damar Logam (Cu. 9. 7. 11. Charles Augustin Coulomb (1736 – 1806) seorang ahli bangsa Perancis telah mengukur tarikan dan tolakan listrik secara kuantitatif dengan suatu percobaan menggunakan alat yang biasa disebut neraca puntir Coulomb. 12. 13. dan akan memperoleh muatan positif bila digosok dengan benda di bawahnya.1 Deret Tribolistrik No. 8.

jarak antara dua muatan adalah r. F = k QA QB r2 150 IPA Terpadu IX .listrik sebanding dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda itu.geocities. Q1 r Q2 F Gambar 7.com Gambar 7. masingmasing QA dan QB didekatkan sehingga kedua muatan tersebut saling menolak dengan gaya F.4 Prinsip hukum Coulomb Jika muatan benda pertama dinyatakan dengan Q1 dan benda kedua Q2.3 Neraca Puntir Coulomb Sumber: www. maka berapakah gaya tolak antara keduanya? Penyelesaian: = 2QA Diketahui : QA' QB' = 2QB QA = QB . sedang Q dinyatakan dalam coulomb. Dalam satuan MKS besarnya F dinyatakan dalam satuan newton. dapat ditulis sebagai berikut: Q Q F=k 1 2 2 r Dengan k adalah konstanta perbandingan dan jika di ruang hampa udara besarnya 9 ×109 Nm2/C2. maka besarnya gaya tolak-menolak atau tarik-menarik antara dua muatan sejenis maupun tak sejenis. F. Contoh soal: Dua buah muatan yang besarnya sama. dan jarak antara dua muatan dinyatakan dalam meter. Jika masingmasing muatan diperbesar dua kali.

Konsep atom secara umum: a. d..Ditanya : Jawab : F’ F’ =. Q Q F=k 1 2 2 r Refleksi Setelah kalian pelajari materi tentang listrik statis. Untuk memperoleh muatan dapat dilakukan dengan: a. Setiap atom terdiri atas sebuah inti yang dikelilingi oleh satu atau lebih elektron. Hukum Coulomb: Besarnya gaya tarik-menarik atau tolakmenolak antara dua benda yang bermuatan listrik sebanding dengan besar muatan benda masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda itu.? = k = k QA QB r2 2QA 2QB r2 = 4k QA QB r2 Rangkuman = 4F 1.. induksi 4. 3. coba kalian pecahkan masalah berikut sebagai bahan refleksi. Listrik statis adalah muatan listrik yang berada dalam keadaan diam. Benda terdiri atas atom-atom sejenis. 2. terkadang kalian merasakan adanya sengatan dan disertai rasa sakit. Inti atom bermuatan positif. elektron bermuatan negatif. Ketika kalian menyentuh logam pada pegangan pintu atau layar televisi. Inti atom terdiri atas proton yang bermuatan positif dan netron yang tidak bermuatan listrik. c. jelaskan berdasarkan konsep listrik statis yang telah kalian pelajari pada peristiwa di atas! Listrik Statis 151 . b. Nah. gosokan b.

mungkin positif. a. c. . . kekurangan proton d. bermuatan negatif c. . hukum Ohm b. . . . jumlah proton sama dengan jumlah elektron 4. Jika di dalam suatu benda terdapat keseimbangan antara jumlah proton dengan jumlah elektron. kekurangan elektron c. . atau d! 1. Menurut deret tribolistrik. b. netral d. kelebihan elektron b. bermuatan positif b. . kelebihan elektron b. maka emas akan . . bermuatan positif b. . bermuatan negatif c. Pernyataan tersebut sesuai dengan . . . hukum Newton d. a. Jika dua muatan listrik sejenis didekatkan akan tolak-menolak dan bila tidak sejenis didekatkan akan tarik-menarik. netral d. . . . Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf a. kekurangan elektron c. Sebuah benda akan bermuatan positif bila . hukum Coulomb 152 IPA Terpadu IX . jumlah proton sama dengan jumlah elektron 3. maka benda tersebut . kekurangan proton d. Sebuah benda akan bermuatan negatif bila . mungkin negatif 2. jika emas (Au) digosok dengan kain wol. a. a. hukum Kirchoff c. kadang-kadang bermuatan positif 5. a.Uji Kompetensi A.

jarak antara dua muatan d. 1 F 4 1 F 2 c. a. . b. ampere b. a. kuadrat jarak antara dua muatan 7. Pada hukum Coulomb besar gaya tarik atau gaya tolak antara dua muatan berbanding terbalik dengan . b. farad d. coulomb c. 2F d. a. . Dua buah muatan A dan B yang besar dan sejenis didekatkan pada jarak r sehingga mengalami gaya tolak F. . . a. 2d 10. besar muatan masing-masing b.6. Satuan sistem internasional muatan listrik adalah . Dua buah muatan yang sejenis dan besarnya sama didekatkan pada jarak d ternyata kedua muatan saling menolak dengan gaya F. newton d. . kuadrat muatan masing-masing c. . . . . a. Nm2/C2 8. Jika jarak keduanya diubah menjadi setengah dari jarak semula. 4F Listrik Statis 153 . . meter c. . . Satuan sistem internasional gaya Coulomb adalah . 4d c. maka gaya tolak antara dua muatan tersebut menjadi . . 1 d 4 1 d 2 d. maka jarak kedua muatan harus 16 diubah menjadi . mikrocoulomb 9. Agar gaya tolak menjadi 1 kali semula. . . coulomb b.

........... .................. .... .............. wool................ ............. mengapa demikian? Proyek Bahan: Gelas.......... Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1..............B............................. sutra....... Bagaimanakah bunyi hukum Coulomb? 5.......... kapas........................... 154 IPA Terpadu IX ......... ......... 6 ...................... 3 ..... 7 ........ sehingga akan diperoleh muatan negatif bila salah satu benda digosok dengan sembarang benda di atasnya............... Nama Zat .... mika................ ................. ............. bulu kucing........................................ 1 ........ Urutkan data tersebut pada tabel sesuai dengan deret tribolistrik.. 2 ... .................... ......................................... Kapan suatu benda dikatakan: a............ Dua buah muatan listrik yang tidak sejenis didekatkan akan tarikmenarik dan apabila semakin didekatkan gaya tarik akan semakin besar............. .. bermuatan positif............... ... 4 ....... Tabel Hasil Pengamatan No............... bermuatan negatif... b....................... ..... c... Jelaskan terjadinya arus listrik di dalam suatu penghantar! 4........................................................................ kayu.................. ............................. netral? 3.......... 5 .................................................. Jelaskan pengertian listrik statis! 2..........

ternyata lampu senter menyala. lampu tersebut tidak dapat menyala? Pertanyaan-pertanyaan di atas berhubungan dengan listrik dinamis. Ia sangat heran karena lampu senter tidak menyala. Untuk menjawabnya marilah kita pelajari materi berikut. tangan Tuti memutar-mutar tutup senter sampai akhirnya tutup senter itu lepas. Tuti menekan tombol merah. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini. Dari kejadian yang dilakukan oleh Tuti memunculkan suatu pertanyaan yaitu: 1. Ia menekan tombol merah. Sambil melihat ibunya yang sedang menyapu. • • • • Ampermeter Arus listrik Beda potensial Voltmeter Listrik Dinamis 155 . Mengapa jika tutup lampu senter dilepas atau dikendorkan. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini.Bab 8 Listrik Dinamis Tuti yang baru berusia lima tahun. perhatikan peta konsep berikut ini. Listrik Dinamis membahas Arus Listrik I= Q t Beda Potensial Pengukuran antara lain Arus Listrik Beda Potensial diukur dengan diukur dengan Amperemeter Voltmeter Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. Apa yang menyebabkan lampu senter menyala? 2. pada suatu pagi bermain-main lampu senter.

4. 156 IPA Terpadu IX . dan sakelar menggunakan kabel penghubung seperti pada gambar di bawah ini. Rangkailah baterai. Rangkaian listrik pada Kegiatan 8. pada saat sakelar dalam keadaan tertutup disebut rangkaian listrik tertutup sedangkan pada saat sakelar dalam keadaan terbuka disebut . sehingga posisi sakelar seperti pada gambar b (sakelar terbuka. Gunakan hasil diskusi dan hasil pengamatan untuk menjawab pertanyaan berikut ini: a.1. 6. Tujuan Mengamati cara kerja suatu rangkaian listrik. B. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan. . Amati keadaan lampu pijar.Kegiatan 8. Sakelar lengkap dengan kabel penghubung C. Apa yang terjadi? 7. . Alat dan Bahan 1. 2.1 A. Tekan sakelar. Apa yang terjadi? 5. lampu. sehingga posisi sakelar seperti pada gambar a. Diskusikan dengan teman sekelompok kalian mengapa semua itu terjadi? 8. () a Sakelar tertutup () b Sakelar terbuka 3. Amati lampu pijar. Tekan sakelar. Sebuah baterai dan tempatnya 2. Cara Kerja 1. . Sebuah lampu pijar 3.

per satuan waktu. D.b. Arus Listrik Analisis dari lampu senter dan kegiatan 8. Hasil Pengamatan: Buatlah kesimpulan disertai suatu alasan! A. 000. . . satuan kuat arus dapat dinyatakan dalam satuan yang lebih kecil yaitu miliampere (mA) dan mikroampere ( A). . Banyaknya aliran muatan. Pada saat sakelar tertutup. ampere dapat dinyatakan sebagai coulomb per sekon dan 1 ampere adalah 1 coloumb muatan yang mengalir dalam waktu 1 sekon. . dan kuat arus dinyatakan dalam satuan ampere (A). Seperti pada satuan panjang atau massa. disebut arus muatan. t. I= Q t Dengan Q dinyatakan dalam satuan coulomb (C). Jika aliran muatan positif disebut arus listrik atau kuat arus. Oleh karena itu. . Hubungan satuan-satuan tersebut sebagai berikut: 1 A 1 A = = 1 A 1. . . I. sehingga terjadi aliran . t dalam satuan sekon. Arus Listrik dan Beda Potensial Listrik 1. Secara matematika dapat ditulis. Dengan adanya beda potensial yang ditunjukkan oleh sumber tegangan menyebabkan adanya aliran muatan. terdapat perbedaan . 000 atau atau 1 mA = 10–3 A 1 mA = 10–6 A Listrik Dinamis 157 . . . Q. 000 1 A 1. tidak terdapat perbedaan . Pada saat sakelar terbuka. c. sehingga tidak terjadi aliran . .1 dapat diterangkan secara fisika.

maka kuat arus listrik termasuk besaran skalar. X A Gambar 8. Mengapa harus dipasang seri? Penyusunan amperemeter untuk mengukur kuat arus yang lewat pada lampu dalam sebuah rangkaian ditunjukkan oleh Gambar 8. Oleh karena itu.Apabila dalam suatu penghantar mengalir elektron sebanyak N dan masing-masing elektron bermuatan e coulomb. yang disusun secara seri atau berurutan dengan komponen yang akan diukur kuat arusnya. maka kuat arus I adalah: I= Ne t Arus listrik memiliki arah yaitu dari potensial tinggi ke potensial rendah. arus listrik termasuk besaran vektor. diukur dengan amperemeter. apakah perbedaan antara arus listrik dengan kuat arus listrik? 158 IPA Terpadu IX .6 × 10–19 coulomb. Untuk mengukur kuat arus listrik. dengan e = 1. Sedangkan kuat arus listrik tidak memiliki arah.1. Amperemeter adalah alat untuk mengukur kuat arus listrik.1 Mengukur kuat arus Tugas Setelah kalian mempelajari tentang arus listrik.

Oleh karena itu. besarnya beda potensial akan mempengaruhi banyak muatan yang mengalir dalam suatu penghantar. ada hubungan antara beda potensial dengan muatan listrik. Beda Potensial Aliran muatan dipengaruhi besar kecilnya potensial dari satu titik ke titik yang lain. sehingga berdasarkan persamaan di atas. Berapa besar arus listrik yang mengalir dalam penghantar tersebut? Penyelesaian: Diketahui : Q = 360 coulomb t = 1 menit = 60 sekon Ditanya : I = .? Jawab : I = Q t = 60s 360C = 6 ampere Listrik Dinamis 159 .2..1: Di dalam suatu penghantar dialiri muatan listrik sebesar 360 coulomb dalam waktu satu menit. joule dapat dinyatakan dengan satuan coulombvolt atau elektronvolt (eV). Perpindahan muatan dari satu titik ke titik yang lain diperlukan energi. W=eV Dengan satuan untuk energi adalah joule. Dengan kata lain. maka dapat ditulis kembali dalam persamaan. Contoh soal 8. Jika muatannya adalah muatan elektron..

Sebuah AVOmeter C. Siapkan AVOmeter untuk mengukur kuat arus listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian DC dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. Masukkan colok merah ke terminal positif (+) dan colok hitam ke terminal negatif (–). b. Sebuah lampu bohlam 3. 160 IPA Terpadu IX . Hubungkan sebuah bola lampu dan sebuah baterai menggunakan kabel penghubung pada papan rangkaian.2 A. Papan rangkaian 5.5 V + – A L Lampu 2. Cara Kerja 1. Mengukur Besar Arus Listrik dan Beda Potensial Listrik 1. 1. Putarlah sakelar pilih ke daerah pengukuran DC – A. seperti gambar di bawah ini.B. Alat dan Bahan 1. Dua buah baterai 2. Kabel penghubung 4.5 V 2. Tujuan Mengukur besarnya kuat arus dalam suatu rangkaian B. Mengukur Arus Listrik Kegiatan 8.

5. Lepaslah salah satu kabel penghubung pada lampu. berapa besar kuat arusnya? 8. dan 4. Bagaimana pendapat kalian tentang hubungan antara amperemeter dengan nyala atau matinya lampu dalam suatu rangkaian listrik? 9.Bila jarum penunjuk tidak tepat pada angka nol aturlah pengeset jarum. 2. Gunakan AVO meter yang berfungsi sebagai amperemeter. Bila jarum penunjuk sudah tepat pada angka nol. bagaimana keadaan nyala lampu ini? 11. Hasil Pengamatan Buatlah kesimpulan yang disertai alasan untuk menganalisis pernyataan-pertanyaan berikut: 1. Dengan menggunakan dua baterai. Apa yang terjadi? 7. Listrik Dinamis 161 . dengan skala batas ukur sampai 1 A. maka AVO meter telah siap digunakan untuk mengukur arus yang mengalir pada rangkaian DC. Amati apa yang terjadi pada lampu bohlam tersebut. d. catatlah hasil penunjuk amperemeter. Berapa angka yang ditunjukkan pada amperemeter? 6. 4. Apakah angka yang ditunjukkan oleh amperemeter sama dengan kuat arus yang lewat pada lampu atau kuat arus yang dihasilkan oleh sumber tegangan? c. Lakukan dengan cara yang sama. Apa artinya jika angka amperemeter menunjukan angka nol. Hubungan kuat arus dengan beda potensial. 3. Bagaimana hubungan besar kuat arus terhadap sumber tegangan? D. Nyala lampu dengan sumber tegangan. 3. Apabila dibandingkan dengan menggunakan satu baterai. Pada saat lampu mati. Apabila lampu menyala. namun gunakan 2 baterai dalam rangkaian tersebut. berapa besar sumber tegangan yang digunakan? 10.

2. Kabel secukupnya 4. Cara Kerja 1. Misalkan. 162 IPA Terpadu IX . Apabila dalam mikroamperemeter dipasang hambatan depan (R – depan) atau hambatan Shunt (R – Shunt) maka mikroamperemeter itu disebut Basicmeter Unit (BMU). Kalau Basicmeter digunakan untuk mengukur kuat arus searah (DC) maka padanya harus dipasang R – Shunt. Beri tulisan pada masing-masing baterai E1. kita perlu mengadakan pengukuran yaitu dengan suatu alat yang disebut voltmeter. Alat dan Bahan 1. b. E3. Bagaimana cara membuktikan bahwa angka-angka tersebut adalah benar adanya? Oleh karena itu. Angka ini adalah angka yang ditunjukkan oleh suatu industri di mana baterai itu dibuat. 4 buah baterai 2. Terminal (–) mikroampere d. Terminal (+) mikroampere c.3 A. Basic Meter Unit ini sering hanya disebut Basicmeter. Cara menggunakan Basicmeter: Sebelum kita menggunakan Basicmeter. Kegiatan 8. marilah kita pelajari dahulu mikroamperemeter. E2. Skala penunjuk e. tertera 1. Kotak tempat baterai C. Pengukuran Sumber Tegangan atau Beda Potensial Secara kualitatif kita bisa menentukan besar suatu tegangan dari sumber tegangan yang digunakan dalam suatu rangkaian listrik. Bagian-bagian mikroamperemeter: a. B.2. Jarum penunjuk b. dan E4. Basicmeter (voltmeter) 3. suatu baterai yang kalian gunakan dalam rangkaian pada Kegiatan 8. Tujuan Menentukan besar sumber tegangan dari suatu rangkaian. 2. Sekrup pengatur nol Catatan: a.5 V atau mungkin 3 V.

Terminal + dari depan Terminal – dari R depan (com) Rangkaian hambatan Batas ukur R depan Colok + com Colok – R – Shunt tampak atas R – Shunt tampak samping Terminal + dari R Shunt (com) Batas ukur R–shunt Rangkaian hambatan Colok + Terminal – dari R Shunt R – depan terminal atas Colok com R – depan tampak samping – Terminal positif (+) dan negatif (–) dari mikroamperemeter berfungsi sebagai penghubung atau soket untuk colokcolok dari R – Shunt atau R – depan. Ukurlah tegangan tiap baterai (sel) menggunakan Basic meter. Aturlah batas ukur Basicmeter pada posisi 10 volt. Cara membaca skala pengukuran Basic Meter Unit (BMU) sebagai berikut: Skalayangditunjuk Skala maksimum batasukur 3. seperti gambar berikut ini. 5. Lihat gambar di bawah ini. Ambil 2 buah baterai E1 dan E2 kemudian rangkailah secara seri. Batas ukur dari BMU sudah berubah sesuai dengan batas ukur yang tertera dalam R – depan atau R – Shunt yang kita pilih. Catat hasil pengukuran kalian. Listrik Dinamis 163 . 4.c. Sedangkan untuk mengukur beda potensial atau beda tegangan maka pada mikroamperemeter harus dipasang R – depan. d.

E3. E2. 164 IPA Terpadu IX . Ukur dan catat hasil penunjukan voltmeter. Hasil Pengamatan Buatlah kesimpulan yang disertai alasan dari data yang kalian peroleh! Berilah pernyataan yang berkaitan dengan hasil pengukuran secara seri dengan penjumlahan secara matematika. dan E3 dirangkai secara seri. Hitunglah tegangan terminal ET masing-masing untuk. . E2.+ En. D. E1. 8. Basicmeter bisa digunakan untuk mengukur kuat arus listrik dan juga beda potensial. Ukur dan catatlah hasil penunjukan voltmeter. . apakah ada perbedaan dan mengapa! Info MEDIA Basicmeter merupakan alat ukur listrik yang berfungsi ganda. 7. Ambillah baterai E3 kemudian ketiga baterai E1. dan E4 dirangkai secara seri! Ukur dan catat hasil penunjukan voltmeter. . Ambillah baterai E4 kemudian keempat baterai. ET = E1+ E2 + E3 + . 9.6.

Kegiatan 8. . Catatlah hasil pengukuran kalian.3. Apakah ada perbedaan dan mengapa? Setelah kalian melakukan kegiatan sendiri/kelompok untuk rangkaian paralel. terminal positif dihubungkan dengan terminal negatif dan seterusnya. Lakukan dengan cara yang sama seperti pada Kegiatan 8. . menunjukkan bahwa besarnya tegangan terminal ET. ET = E1 = E2 = E3 = . namun baterai tersebut kalian susun secara paralel. apa yang bisa kalian kemukakan tentang perbedaan sumber tegangan yang disusun secara seri dan paralel. E. Dari hasil kegiatan 8. terminal positif semua dihubungkan bersama begitu pula untuk semua terminal negatif. Pada susunan seri. En Listrik Dinamis 165 . sebaliknya untuk susunan paralel. En Sebaliknya untuk sumber tegangan yang sama disusun secara paralel maka tegangan terminal yang didapatkan adalah sama dengan sumber tegangan untuk satu sumber tegangan (satu baterai).4 1. seperti gambar di bawah ini. Buatlah kesimpulan yang disertai alasan dari data yang sudah diperoleh! Berilah pernyataan yang berkaitan dengan hasil pengukuran secara paralel jika nilai ET sama dengan nilai E dari masing-masing baterai. . yang disusun secara seri merupakan jumlah dari setiap sumber tegangan.4. Secara matematika dapat ditulis.3 dan 8. untuk sumber tegangan. ET = E1 + E2 + E3 + . .

Jika setiap sumber tegangan berbeda disusun secara paralel tentunya akan mendapatkan situasi yang lebih kompleks. Dari hasil pengukuran pada Kegiatan 8.3 dan 8. misalkan tertera 2. 0.4 V. menghasilkan tegangan terminal yang berbeda baik secara seri maupun paralel jika dibandingkan dengan angka yang tertera pada masing-masing baterai. Lihat voltase dan arus maksimumnya yang tertera pada lampu pijar sebelum dirangkai.4 mengapa tegangan yang terukur sebelum dan sesudah dirangkai dengan lampu. Perhatikan gambar di bawah ini.5 A. apa artinya? 2. dirangkai secara seri maka berapakah GGL total atau GGL terminalnya? 166 IPA Terpadu IX . Catatlah hasil pengukuran yang sudah kalian peroleh.2 Tiga buah baterai yang masing-masing memiliki GGL sebesar E. bandingkan tegangan pada catu daya dengan tegangan pada bola lampu! Kesimpulan apa yang kalian dapat? Contoh soal 8. Lakukan pengukuran tegangan yang lewat lampu dengan menggunakan voltmeter. Prinsip yang digunakan adalah di mana baterai yang lemah (R-nya tinggi) dihubungkan secara paralel dengan baterai yang sehat (R-nya rendah) yang akan mengalirkan arus sehingga mobil dapat distater. Untuk mengetahui jawabannya kalian bisa melakukan kegiatan secara kelompok untuk mengukur kuat arus maupun tegangan yang melewati lampu.Sistem penggunaan baterai secara paralel biasa digunakan oleh seseorang yang akan menghidupkan salah satu mobil yang kebetulan akinya dalam posisi lemah arus sehingga tidak kuat untuk menghidupkan mesin saat distater. L V Hasil Pengamatan Berdasarkan data yang kalian peroleh.

Untuk memindahkan muatan dari satu titik ke titik yang lain dibutuhkan energi sebesar: W=eV 6. Beda potensial mempengaruhi besar kecilnya aliran muatan. Amperemeter: alat untuk mengukur kuat arus listrik. Arus listrik: aliran muatan listrik karena adanya beda potensial pada sumber tegangan. 4.Penyelesaian: Diketahui : n GGL Ditanya : ET Jawab : ET = = = = = = 3 buah E Seri . 5.. serta sebutkan penerapan listrik dinamis di lingkungan sekitar kalian! Jika kalian mampu menjawab pertanyaan di atas. Arus listrik dinyatakan dalam besaran kuat arus listrik I= Q t 3. Refleksi Sebagai bahan refleksi untuk menguji kemampuan kalian tentang listrik dinamis. Voltmeter: alat untuk mengukur beda potensial.? E+E+E nE 3E Rangkuman 1. 2. silakan melanjutkan pembelajaran ke bab berikutnya. Listrik Dinamis 167 . jelaskan terjadinya arus listrik dan cara mengukurnya..

keduanya memiliki arah yang berlawanan d. . . satu ampere 168 IPA Terpadu IX . terdapat hambatan b.6 x 10–3 ampere b. a. Arus listrik dapat mengalir dalam suatu rangkaian tertutup. Muatan listrik sebesar satu coulomb yang mengalir selama satu detik disebut . Ani mengukur besar arus yang lewat pada suatu penghantar. . yaitu . . . terdapat beda potensial di antara dua titik c. . arus listrik memiliki arah sedangkan kuat arus listrik tidak b. . satu farad b. Ternyata ia dapatkan hasil 36 miliampere. . Pilihlah satu jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang (X) pada huruf a. b. atau d! 1. Perbedaan antara arus listrik dan kuat arus listrik. arus listrik terjadi dari muatan sedangkan kuat arus listrik terjadi dari elektron 4. kapasitas 2. satu coulomb detik c. . 3.6 ampere d. . 3. . Banyaknya muatan listrik yang mengalir tiap detik melalui suatu penghantar dinamakan . dipasang sumber tegangan sehingga potensialnya menjadi sama d. kuat arus c. Data yang diperoleh Ani ini setara dengan . . arus listrik besaran skalar sedangkan kuat arus listrik besaran vektor c. a. dipasang sakelar 3. . . satu ohm d. jika . 3. arus listrik d.Uji Kompetensi A.6 x 10–2 ampere c. c. 36 ampere 5. . a. a. arus elektron b. a.

campuran b. . . a. 4) Arus listrik mengalir memerlukan penghantar. . paralel d. . 4. Hasil ini setara dengan . Selama sepuluh detik banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam penghantar sebesar 20 coulomb. . 12 menit d. 1. dan 4 9.2 A d. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! 1) Aliran arus listrik dari potensial tinggi ke rendah. 2. 20 ampere c. 120 menit Listrik Dinamis 169 . dan 4 d. . 1. . seri c. 3) Besarnya arus listrik tidak dapat diukur. . a. . Maka t adalah . 1. 240 coulomb muatan listrik mengalir melalui penghantar selama t detik. 200 ampere b. a. 42 A 7. 2 b. Apabila besar arus yang timbul 2 ampere. seri dan dapat pula paralel 8. 2 menit b. .2 × 10–6 A b. a. 2. 4 menit c.2 × 10–5 A c.2 mikroampere. 3. 4. Pernyataan di atas yang benar adalah . maka kuat arus listriknya .6. . 2 ampere 10. 1. ia mendapatkan hasil pengukuran besar arus listrik yaitu 4. . Seorang anak hendak mengukur besar arus yang mengalir melalui bola lampu pijar menggunakan amperemeter. . 2. . 10 ampere d. 4. 2) Aliran arus listrik selalu melawan arah aliran elektron. . Ali melakukan percobaan. a. dan 3 c. Maka amperemeter dan lampu pijar harus disusun secara .

Empat buah baterai masing-masing memiliki GGL 1. Jika beda potensial sumber adalah 150 volt. Sebuah sumber tegangan mengeluarkan energi sebesar 2.B.1 ohm. Keempat baterai dirangkai paralel. Sebuah sumber tegangan mengeluarkan energi 15. Kemudian rangkaian seri baterai ini dihubungkan dengan hambatan 5. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1. Sebuah penghantar dilalui arus listrik sebesar 150 miliampere. Berapakah beda potensial sumber tegangan tersebut? 5. tentukan besar muatan yang dipindahkan! Proyek Buatlah lampu kelap-kelip bersama kelompok kalian dengan rangkaian paralel dan seri. dirangkai seri.975 ohm sehingga terjadi aliran listrik. Empat buah baterai masing-masing memiliki GGL dan hambatan dalam 1.6 ohm sehingga terjadi aliran listrik. Hitunglah besar arus yang timbul pada rangkaian ini! 3. 170 IPA Terpadu IX .5 volt dan 0. Berapakah muatan listrik yang dapat dipindahkan selama 10 menit? 4.1 ohm. Hitunglah besar arus yang keluar dari sumber tegangan tersebut! 2.000 joule.500 joule untuk memindahkan 100 coloumb muatan listrik dan satu titik ke titik lain. Kemudian bandingkan hasil pengamatan kalian. Kemudian rangkaian ini dihubungkan dengan hambatan sebesar 5.5 volt dan hambatan dalam 0.

Dengan banyak pertanyaan di dalam pikiran Ani. Dari bacaan tersebut. lampu pijar. • • Hukum Ohm Hukum I Kirchhoff • • Konduktivitas Rangkaian listrik Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 171 . dan lampu pada magic jar dapat menyala? 2. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini. lampu magic jar pun tidak menyala terang seperti biasanya. Penerapan Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff Hambatan Seri Hambatan Paralel dibedakan I= V R Hambatan Konduktivitas dirumuskan R= A = 1 Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. Apa yang menyebabkan lampu neon. Ternyata lampu neon itu tidak mau menyala. Mengapa lampu pijar dapat meredup? Pertanyaan-pertanyaan di atas berkaitan dengan hukum Ohm dan hukum I Kirchhoff. 2. coba renungkan pertanyaan ini! 1. Konduktor. ia mendekati magic jar. tiba-tiba ia melihat nyala lampu pijar di depannya meredup. Sambil berpikir Ani berjalan ke ruang tamu lalu menyalakan lampu neon.Bab 9 Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff Pada suatu malam Ani belajar fisika. Semikonduktor. Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff mempelajari Hukum Ohm dirumuskan Hambatan. perhatikan peta konsep berikut ini. dan Isolator membahas Hukum I Kirchhoff Rangkaian Hambatan 1. Untuk menjawabnya perhatikan uraian materi berikut. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini.

dan catatlah jarum penunjuk amperemeter. Tujuan Menentukan hubungan antara kuat arus terhadap beda potensial. 4. baca. Alat dan Bahan 1. 20 ohm.1 A. dan amati berapa angka yang ditunjuk oleh amperemeter. Hukum Ohm Kegiatan 9. Cara Kerja 1. B. Kabel secukupnya 4. Ambil satu baterai dan hambatan 5 ohm rangkailah seperti pada gambar berikut. 15 ohm. Ambil satu lagi baterai dan susun tiga baterai secara seri. 2. dan 25 ohm) 3. 4 buah baterai 2. 3. Dengan cara yang sama susunlah 4 baterai secara seri.A. 5 jenis hambatan/resistansi (5 ohm. 10 ohm. 172 IPA Terpadu IX . Ambil satu baterai lagi dan susunlah secara seri. dan amati berapa angka yang ditunjukkan oleh amperemeter. Amperemeter C. Baca dan catatlah jarum penunjuk pada amperemeter. 5.

Apa sebenarnya fungsi dari hambatan tersebut? Dari data pengamatan kalian menunjukkan ada hubungan yang menarik antara kuat arus dan hambatan. Bagaimana hubungan antara kuat arus dan hambatan? Buat grafik dari dua besaran tersebut.1 ditunjukkan bahwa jika nilai hambatan konstan maka hubungan antara kuat arus dan beda potesial adalah berbanding lurus. Bagaimana hubungan antara beda potensial dan hambatan? Buat grafik dari dua besaran tersebut. Hambatan atau disebut juga tahanan atau resistansi adalah sesuatu yang sering dibicarakan dalam bidang fisika elektronika. dan hambatan. Dari Tabel 9. beda potensial dan hambatan. beda potensial. dan amati penunjukan amperemeter untuk tiap-tiap hambatan yang berbeda. I 1 R Persaman di atas menunjukkan bahwa hambatan berbanding terbalik dengan kuat arus. Dengan cara yang sama. dengan kata lain semakin besar beda potensial makin besar kuat arusnya. gantilah nilai R yang berbeda dalam rangkaian tersebut. 10. 9. D.1. 8. Secara matematika dapat ditulis.1 adalah mencari hubungan antara kuat arus. 7. Jika nilai hambatan diperbesar maka kuat arus akan menurun untuk beda potensial yang tetap. lihat Gambar 9.6. sehingga bisa ditulis. Kunci pokok dalam Kegiatan 9. I V Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 173 . Hasil pengamatan Buatlah suatu kesimpulan yang disertai alasan untuk mencari hubungan antara kuat arus. Catatlah hasil pengukuran kalian. Bagaimana hubungan antara besarnya beda potensial dan kuat arus untuk hambatan yang tetap? Buat grafik dari dua besaran tersebut.

kita dapat mendefinisikan pengertian hambatan yaitu perbandingan antara beda potensial dan kuat arus. 1 lampu pijar 174 IPA Terpadu IX . V(volt) R I (ampere) Gambar 9. I= V . dengan R adalah hambatan yang dinyatakan dalam satuan ohm ditulis dalam simbol (omega).V=IR R Persamaan di atas disebut hukum Ohm. Alat dan Bahan 1. 1 ohm didefinisikan sebagai hambatan yang digunakan dalam suatu rangkaian yang dilewati kuat arus sebesar 1 ampere dengan beda potensial 1 volt. 1 basicmeter (yang berfungsi sebagai amperemeter) 2. Oleh karena itu. Berdasarkan hukum Ohm. 1 catu daya 3. 1 AVOmeter 4. Tujuan Mengetahui pengaruh hambatan terhadap suatu rangkaian.2 Lakukan secara kelompok! A.Penggabungan ke dua persamaan dapat ditulis.1 Grafik V terhadap I Kegiatan 9. B.

sakelar. Sakelar. Ganti nilai hambatan 330 dan 470 . 3. 10. 11. Ukurlah tiga hambatan R 1. 8. 9. R3 = 470 Papan rangkaian Sakelar Kabel C. 6. A. S. Cara Kerja 1. 2. Baca penunjuk jarum amperemeter. R2 = 330 . 6. R A Lampu X Vs 4. R 2.Catatlah hasilnya dan amati nyala lampu. Rangkailah resistor R1. Catu daya pilih pada kedudukan 6 V. Berdasarkan data yang kalian peroleh gambarlah grafik hubungan antara R dan I. 5. Bagaimanakah hubungan antara nyala lampu dan besar kecilnya nilai hambatan? 12. Bagaimanakah hubungan antara nyala lampu dan kuat arus? Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 175 . apa komentar kalian mengenai hubungan antara arus listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian dan hambatan. Aturlah batas ukur amperemeter sebesar 50 mA. dalam keadaan terbuka. dan Basicmeter yang berfungsi sebagai amperemeter. 7. Berdasarkan grafik hubungan antara R dan I yang kalian buat. lampu pijar. baca dan catat penunjuk jarum amperemeter. Buatlah tabel untuk mencatat hasil pengukuran.5. Lakukan 3 kali untuk setiap pengukuran dan ambil harga rata-ratanya. 8. S Hubungkan rangkaian itu dengan catu daya. dan R 3 menggunakan AVOmeter. lihat gambar di bawah ini. 7. Tutuplah sakelar. 3 jenis hambatan : R1 = 220 .

Hasil Pengamatan Buatlah suatu kesimpulan yang mengaitkan dengan persamaan V V ! Apakah persamaan I = sesuai dengan hasil percobaan R R yang kalian lakukan.1. I= Ampere Definisi satu ampere adalah satu coulomb muatan yang bergerak melalui sebuah titik dalam satu sekon.2 0. Contoh soal 9.6 I (ampere) Dari grafik tersebut. Hubungan kesebandingan antara beda potensial dan kuat arus perlu adanya faktor pembanding yang disebut hambatan. diperoleh grafik seperti pada gambar di bawah ini! 9 V (volt) 6 3 0 0. Arus listrik dapat terjadi apabila di dalam sebuah rangkaian terdapat beda potensial.D.1: Pada sebuah percobaan hukum Ohm. tentukan besar hambatan yang digunakan! 176 IPA Terpadu IX .4 0. Hubungan linier antara kuat arus dan beda potensial menunjukkan makin besar beda potensial makin besar kuat arusnya. Hubungan antara kuat arus listrik dan beda potensial listrik secara grafik dapat dilihat pada Gambar 9.

............2A V I 6volt = 15 ohm 0.. R3 = = V I 3volt = 15 ohm 0. R2 = = 3. .....2 0.... berapa besar hambatan yang digunakan untuk percobaan! Penyelesaian: 1.... Berdasarkan tabel di atas.. R4 = = 12volt = 15 ohm 0... .........8A Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 177 ............ R R= V I R= 9 V.................6 A -0 2....6 A V I 4...4A V I 9volt = 15 ohm 0..... R1 = = 2.. .4 0..... Perhatikan tabel di bawah ini! (Volt) 3 6 9 12 (Ampere) 0...8 (Ohm) .0 =15 0.........6 0..Penyelesaian: Berdasarkan hukum Ohm I = V ......

35 mm dan panjang 1 m.35 mm dan 0. Ukurlah hambatan kawat tersebut dengan cara ujung-ujung kawat dihubungkan dengan multimeter seperti gambar di bawah ini. B.B. Dua buah penjepit buaya 4.35 mm. 3. Kawat nikrom dengan diameter 0. Catatlah hasil penunjukan pada multimeter. dan Isolator Kegiatan 9. Tujuan Mencari hubungan jenis bahan terhadap nilai hambatan. 2.3 A. dan 3 m 3. 178 IPA Terpadu IX . Semikonduktor. Hambatan. 1 multimeter C. Ambillah kawat baja dengan panjang 1 m dan diameter 0. Alat dan Bahan 1. 2 m. Ulangi untuk kawat baja yang panjangnya 2 meter kemudian 3 meter. dan 3 m 2. 4.25 mm dan panjang 1 m. Kawat baja dengan diameter 0. Catat hasil pengukuran kalian tersebut. Cara kerja 1. 2 m. Catat pula nilai hambatan yang ditunjukkan oleh multimeter. Konduktor.

Bandingkan antara data pengukuran sebelumnya! 7. 6. Apakah kesimpulan kalian tentang hubungan antara luas penampang dengan nilai hambatan? Dari kegiatan kawat baja dan kawat nikrom. Bagaimana hubungan antara panjang kawat dengan nilai hambatan? 11. Apa komentar kalian? 2. Apabila nilai hambatannya berbeda. Bagaimana pengaruh diameter kawat terhadap nilai hambatannya? 8. Bagaimana perbedaan nilai hambatan kedua kawat? 9. manakah yang memiliki nilai hambatan terbesar? 10.25 mm. 1. Kawat Nikrom Analogi dengan A lakukan hal yang sama dengan mengganti kawat baja dengan kawat nikrom! Catat hasil pengukuran kalian. Bandingkan data pengukuran pertama dengan yang kedua. Adakah kesamaan nilai hambatan kedua jenis kawat tersebut? 4. buatlah suatu kesimpulan yang menyeluruh mengenai hubungan antara hambatan kawat. Lakukan hal yang sama untuk diameter kawat 0. panjang kawat dan diameter kawat. Buatlah suatu persamaan yang menghubungkan keempat variabel tersebut sebagai suatu kesimpulan! Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 179 .D. Bagaimana nilai hambatan keduanya? 3. Hasil Pengamatan Buatlah kesimpulan disertai suatu alasan mengenai hubungan antara panjang kawat dengan nilai hambatan. jenis kawat. Kawat manakah yang memiliki nilai hambatan lebih besar? 5.

. .... Lampu pijar C.......... Lanjutkan kegiatan ini dengan mengganti seng dengan besi....... kayu.. timbal....... ......... ..... Agar menjadi rangkaian tertutup hubungkan titik B + – A dan titik B menggunakan salah satu bahan di atas... plastik. .. .. .. ... Amati keadaan lampunya dan catat hasil pengamatan kalian........ Susunlah dua buah baterai dan lampu pijar seperti gambar di samping. .. 3.... Nama Bahan Baterai 1. . 4. ........ Seng 5...... . .... 7..... ..... .................................... dan kertas....1 Data Pengamatan No. misalnya tembaga.. A 2...... 5.. (Menyala/tidak) Isolator Konduktor .................. .... Catatan: pada kolom isolator atau konduktor cukup kalian beri tanda ( ) bila sesuai... ...... Lepaskan tembaga dan gantilah dengan seng..... Amatilah dan catat keadaannya.............. Catat data dari hasil pengamatan kalian dalam tabel... 5.................. Tabel 9. ............. 4. 6.. Plastik 7....4 A......... 180 IPA Terpadu IX ....... .. . . Kertas 8. Tujuan Membedakan bahan yang bersifat konduktor dan isolator..... Cara Kerja 1. . Kayu 3..... tiga buah baterai 9.. .. 3.... B.Kegiatan 9. Tembaga 4.............................................. 6.... ... 2.... Tembaga Seng Besi Timbal Kayu Plastik Kertas ... .... Alat dan Bahan 1........ Amati keadaan lampu dan catatlah hasil pengamatan kalian.. . Besi 6.... Timbal 2...

..................... .... panjang. besar hambatan suatu bahan atau penghantar nilainya berbeda-beda tergantung pada hambatan jenis.............. 3....... . ........ 8............ ... ...... .. ................ ......... maka sakelar harus diputar sehingga menunjuk ke arah yang bertanda R.................................... Sebuah alat yang dapat digunakan secara langsung untuk mengukur besar kecilnya nilai hambatan sebuah penghantar disebut ohmmeter...dan luas penampang....2 Data Pengamatan No....... Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 181 ............ ...................... hal ini ditunjukkan oleh nyala lampu pijar maupun angka yang ditunjukkan oleh amperemeter. .............. ..... Tuliskan hasil pengamatan dalam Tabel 9................. . Ketidaksamaan ini disebabkan oleh penghantar yang selalu memiliki hambatan...... ..... .......2................. Nama Bahan 1........... Tabel 9....... Ulangi kegiatan tersebut dengan langkah-langkah yang sama untuk tiga baterai... A....................... 7.............. ............. beda potensial. ...... ......... .........7.... ............ Hambatan dari suatu penghantar mempengaruhi besar kecilnya arus listrik yang melewatinya.... dan hambatan pada suatu penghantar atau rangkaian listrik................ . 5..... Penghantar yang hendak diukur hambatannya dipasang di antara ujung kabel penghubung alat itu... . Hambatan Aliran listrik di dalam sebuah penghantar ternyata tidak sama besarnya.. Jarum akan bergerak ke suatu kedudukan tertentu sehingga besar hambatan dapat dibaca pada skala yang bertandakan OHM atau .... .. Tembaga Seng Besi Timbal Kayu Plastik Kertas Jumlah Keadaan Lampu Isolator Konduktor Baterai (Menyala/Tidak) . Sedang multimeter adalah alat yang dapat digunakan untuk mengukur kuat arus.... .............. ............... Apabila multimeter akan digunakan untuk mengukur besar hambatan atau digunakan sebagai ohmmeter....... . .... 4............. ...... Berdasarkan Kegiatan 9.............. 6..3.. ...... 2.. ................

Hambatan suatu penghantar juga dapat diukur secara tidak langsung. satuan R= =ohm satuan I ampere Kata ohm sering ditulis (omega) yang berasal dari huruf Yunani. Satuan hambatan dapat diturunkan sesuai persamaan berikut. Selain menggunakan satuan . hambatan sering dinyatakan dalam satuan k (kiloohm) dengan 1 k = 1000 dan M (megaohm) di mana 1M = 106 . yaitu: satuan R= satuan V volt . Ohm atau merupakan satuan sistem internasional untuk hambatan listrik. 182 IPA Terpadu IX . V A Gambar 9. yaitu dengan cara mengukur besar arus yang lewat pada penghantar dan mengukur beda potensial ujung-ujung penghantar itu. Pada Gambar 9.3. Oleh karena itu.2.2 Rangkaian untuk meng ukur hambatan sebuah lampu pijar Dengan menggunakan rangkaian pada Gambar 9. Cara menyusun alat tersebut adalah sebagaimana terdapat pada Gambar 9. maka besar arus listrik yang mengalir melalui lampu pijar dan beda potensial antara ujung-ujung lampu pijar dapat diketahui sehingga besarnya hambatan dari lampu tersebut dapat dihitung. kita menggunakan dua alat yang berfungsi sebagai amperemeter dan satu alat lagi yang berfungsi sebagai voltmeter.2 adalah sebuah rangkaian untuk mengukur besar hambatan dari lampu pijar.

jenis bahan. R R R Gambar 9. luas penampang dan suhu dari suatu penghantar dapat dirumuskan secara matematika.023 10 – 10 17 20 60 Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 183 .3 Hambatan Jenis Suatu Bahan Bahan Zat Air Air Raksa Air Suling Alkohol Aluminium Asam Sulfat Bakelit Besi Ebonit Emas Kaca Karbon Hambatan Jenis ( m) 108 0.50 0.958 10 – 10 9 11 Bahan Zat Karet Konstantan Mangan Mika Minyak tanah Parafin Perak Porselin Tembaga Timbal Wolfram - Hambatan Jenis ( m) 1014 – 1019 0.Hambatan sering digambarkan seperti pada Gambar 9.3! Tabel 9.056 - 5 × 1010 0. panjang. hubungan antara hambatan.029 25 × 103 1011– 1016 0.3. Dari penyelidikan dan percobaan telah diperoleh nilai hambatan jenis dari berbagai bahan seperti terlihat pada Tabel 9.43 1019 1020 1020 0.21 0.016 1018 – 1020 0.3 Berbagai simbol hambatan Dari hasil Kegiatan 9.017 0. dan (dibaca "Rho") adalah hambatan jenis yang dinyatakan dalam ohmmeter ( m). A adalah luas penampang penghantar dengan satuan m2.4. R= A dan R = R0 (1 + T) atau = 0 (1 + T) Dengan adalah panjang penghantar dengan satuan meter.086 1019 – 1022 0.

00208 0. semakin besar nilai hambatannya.Tugas 9.1 Pertanyaan berhipotesis: Dari Tabel 9. Jelaskan mengapa bahan tersebut mempunyai nilai hambatan jenis besar dan bahan yang lain mempunyai nilai hambatan jenis kecil? Persamaan 9. dan adalah koefisien suhu penghantar dinyatakan dalam satuan per °C .4 Koefisien Suhu Logam Bahan Aluminium Brass Tembaga Emas Besi Timah putih Koefisien Suhu ( ). semakin besar suhu.00365 0. Ro adalah hambatan awal atau hambatan mula-mula. Nilai hambatan jenis paling besar dan paling kecil? 2.4. Hampir semua konduktor (termasuk nikrom) memiliki nilai koefisien suhu positif.5.00420 0. T = T1 – T2 adalah perubahan suhu dinyatakan dalam derajat Celsius (°C) dengan T1 adalah suhu awal penghantar dan T2 adalah suhu akhir penghantar. Nilai koefisien suhu dari beberapa bahan konduktor dapat kalian lihat pada Tabel 9. Oleh karena itu hambatan sebuah konduktor akan bertambah jika suhu bahan tersebut bertambah.00426 0. R adalah hambatan akhir dikarenakan faktor suhu. (1/°C) 0.00466 184 IPA Terpadu IX . menunjukkan bahwa hambatan tergantung pada suhu dari penghantar. tunjukkan bahan apa yang mempunyai: 1. Tabel 9.3.00618 0. Koefisien suhu ( dibaca "alpha") untuk beberapa bahan memiliki harga yang berbeda tergantung dari jenis bahan masing-masing.

00458 0.00400 Tugas 9. akan menghasilkan arus di bawah pengaruh medan listrik.00458 0. medan tidak ada medan listrik di dalam.00600 0. Jelaskan mengapa bahan tersebut mempunyai nilai besar dan bahan yang lain mempunyai nilai kecil! Konduktivitas Sifat dari bahan konduktor adalah tidak adanya medan listrik di dalam konduktor.00411 0. Muatan yang bergerak dalam sebuah konduktor.2 Pertanyaan berhipotesis: Dari Tabel 9. Keadaan ini doping.Air raksa Nikrom Nikel Platina Perak Baja lunak Tin Tungsten Seng 0.00044 0. Medan listrik ini muncul karena Info adanya pergerakan muatan sehingga Selain menggunakan proses situasinya non-elektrostatis. Pernyataan ini benar jika konduktor dalam keadaan keseimbangan statis.00490 0. daya hantar listrik sedikit berlawanan dengan situasi untuk semikonduktor juga dapat keseimbangan elektrostatis di mana ditingkatkan dengan cara muatan dalam keadaan diam sehingga memainkan suhu. dan tekanan.00062 0. Tunjukkan bahan apa yang mempunyai nilai paling besar dan paling kecil! 2.00370 0. MEDIA Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 185 . magnet.4. Tujuan dari pembicaraan ini adalah ingin menggambarkan apa yang terjadi jika muatan bergerak dalam konduktor. 1.

Bagaimana untuk material atau bahan semikonduktor? Semikonduktor adalah suatu bahan atau benda yang mempunyai sifat sebagai konduktor dan isolator. Contoh bahan ini adalah germanium.000°C bersifat sebagai gas sempurna. Ge dan silikon. Dengan jumlah elektron bebas yang besar maka bahan konduktor mudah Gambar 9. Untuk mendapatkan sifat konduktor dari bahan semikonduktor biasanya dilakukan penambahan jenis atom lain dengan konsentrasi tertentu atau disebut pendopingan. Bahan semikonduktor dapat dijumpai dalam penggunaan bahan-bahan elektronika.org mempunyai nilai konduktivitas yang besar yaitu (mendekati tak terhingga besarnya). Bahan berbentuk serbuk dan padat konduktor yang baik dan sempurna jika Sumber: commons. Sebaliknya untuk hambatan atau hambatan jenisnya mempunyai nilai mendekati nol atau sangat kecil. Si. Sehingga pada saat tertentu elektron-elektron ini akan berbenturan dengan elektron bebas yang lain. Bagaimana untuk isolator? Untuk isolator konduktivitas. hambatan jenis. 186 IPA Terpadu IX .wikimedia. Elektron-elektron bebas ini bergerak bebas di dalam sebuah bahan konduktor.4 Germanium mengalirkan muatan listrik. Dengan kata lain bahan semikonduktor mempunyai kemampuan mengalirkan muatan di bawah sifat konduktor dan di atas sifat isolator. Konduktor dan isolator adalah suatu bahan yang mempunyai sifat kebalikan misalnya III untuk bahan konduktor mempunyai konduktivitas sangat besar sedang isolator sangat kecil. Elektron-elektron yang mudah berpindah disebut elek tron bebas. Elektron-elektron bebas dalam logam merupakan gas elektron yang pada suhu sangat tinggi 70.Muatan listrik yang dapat berpindah dari suatu tempat ke tempat lain adalah muatan elektron. Konduktor mempunyai hambatan atau hambatan jenisnya kecil sedang untuk isolator hambatan atau hambatan jenisnya besar. dan sifat elektron adalah berharga sebaliknya dengan konduktor. hambatan.

dan Nilai Konduktivitasnya Material Perak Tembaga Aluminium Besi Raksa Karbon Germanium Silikon Kayu Gelas Karet Konduktivitas 108 107 103 10-9 Tabel 9. Jika panjang penghantar 2000 dan hambatan jenisnya 0. Sebuah kawat tembaga memiliki luas penampang 2 mm 2. berapa rentang nilai antara karet dan perak? Contoh soal 9.5 Hubungan antara Bahan Konduktor.Tugas 9. Bagaimanakah urutan dari mudah-tidaknya ketiga bahan tersebut dalam mengalirkan muatan listrik? 3. dan isolator.2 1.5 menunjukkan bahwa nilai konduktivitas untuk bahan isolator dan konduktor mempunyai rentang yang sangat besar. Isolator. Berapa nilai hambatan kawatnya? Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 187 . kalian bisa menjelaskan bagaimana hubungan hambatan dengan aliran muatan dalam suatu bahan? Tabel 9. Bagaimanakah bila besar hambatan ketiganya diurutkan dari paling kecil? 2.02 meter. semikonduktor.3 Pertanyaan berhipotesis: Dengan melihat ketiga jenis bahan yaitu: konduktor. Jawaban 1 dan 2. Misalkan. 1. Semikondutor.

Hukum I Kirchhoff Kegiatan 9. Apabila panjang kawat 2 meter dan luas penampang 0.35 mm2. . Berapa besar hambatan jenis kawat tersebut? Penyelesaian: Diketahui: R = 2 =2m A = 0... Tujuan Menentukan jumlah kuat arus yang mengalir sebelum dan sesudah melalui suatu rangkaian listrik.? Jawab : = RA = 2 ohm×0. Sebuah kawat memiliki hambatan 2 ohm. 188 IPA Terpadu IX .02 m 2000 m 2 10-6m2 =2 × 107 2.35×10 2m -6 m 2 = 0. ..Penyelesaian: Diketahui : A = 2 × 10–6 m2 = 2000 m m Ditanya Jawab : : = 0.35 × 10–6 m = 3. .02 R .35 × 10–6 m2 Ditanya : .5 A.? R A R=0.5 × 10-7 m C.

8.. Masukkan data dari hasil pengamatan kalian ke dalam tabel! Tabel 9... Amati dan baca penunjukan jarum amperemeter pada A1.6...6 Data Pengamatan Besar Arus Listrik I1 I2 I3 Penunjukan Jarum Amperemeter (A) ........... Catatlah sebagai I1.......... Kabel secukupnya C................. 4 buah amperemeter 4... 3....5 volt 3............ 4.. 5............. I2...... .. Dari Tabel 9.. Catatlah sebagai I3.B.............. 2 buah baterai 1... .. apa kesimpulan kalian berkaitan dengan besarnya arus sebelum dan sesudah melewati lampu yaitu A1 dan A3. L1 A1 + A2 L2 – A3 2...................... Susunlah/rangkailah seperti pada gambar berikut.. bagaimana komentar kalian terhadap nilai I1.6....... Alat dan Bahan 1.. Berdasarkan Tabel 9..... Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 189 .... Dengan cara yang sama susunlah alat yang sudah kalian sediakan di atas seperti gambar berikut. Amati dan baca penunjukan jarum amperemeter pada A2......... Catatlah sebagai I2.. 2 buah lampu pijar 2..... 6... dan I3? 7. Amati dan baca penunjukan jarum amperemeter A3. Cara Kerja 1.....

190 IPA Terpadu IX . 11. buatlah kesimpulan tentang besar arus listrik pada rangkaian tidak bercabang dan besar arus listrik pada rangkaian bercabang! 1. Rangkaian Listrik Rangkaian listrik ada dua macam yaitu rangkaian listrik terbuka dan rangkaian listrik tertutup. Contoh rangkaian terbuka dapat kalian lihat pada Gambar 9. Rangkaian listrik terbuka adalah rangkaian listrik yang memiliki ujung-ujung rangkaian.5. 12. 14. Hitunglah jumlah nilai dari I1 dan I2 dan catatlah. Amati dan baca penunjukan jarum amperemeter A dan catatlah sebagai I.l1 I A1 I’ Q A + I 1 A2 L2 A3 9. 13. Apabila titik P disebut titik percabangan bagaimana kesimpulan kalian tentang besar arus yang masuk titik percabangan dengan besar arus yang keluar dari titik percabangan (titik Q)? D. Bandingkan antara nilai I dan jumlah dari I 1 dan I 2 ! Bagaimana besar nilai I dan jumlah dari I1 dan I2? 15. Hasil Pengamatan Setelah kalian melakukan kegiatan di atas. Amati dan baca penunjukan jarum amperemeter pada A2 dan catatlah sebagai I2. Amati dan baca penujukan jarum amperemeter pada A1 dan catatlah sebagai I1. 10. Amati dan baca penunjukan jarum amperemeter pada A3 dan catatlah sebagai I’. Bandingkan antara jumlah I1 dan I2 dengan I’! Bagaimana besar I’ dengan jumlah I1 dan I2? 16.

7! Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 191 . dan R3 dirangkai seri.5 Rangkaian listrik terbuka Sedangkan rangkaian listrik tertutup adalah rangkaian listrik yang tidak memiliki ujung-ujung rangkaian. Di dalam rangkaian listrik tertutup ini arus listrik dapat mengalir mengikuti jenis suatu rangkaian.A B Gambar 9.6. Sedangkan rangkaian bercabang disebut rangkaian paralel. 2. lihat pada Gambar 9. Rangkaian Seri Misal tiga buah hambatan yang masing-masing R1. Rangkaian tidak bercabang disebut rangkaian seri . Susunan seri ketiga hambatan itu kemudian dihubungkan dengan sumber tegangan. Contoh rangkaian listrik tertutup secara sederhana dapat dilihat pada Gambar 9.6 Rangkaian listrik tertutup Rangkaian listrik juga dibedakan menjadi dua macam lagi yaitu rangkaian tidak bercabang dan rangkaian bercabang. – + Gambar 9. R2.

V1 V2 V3 Kedua persamaan di atas menunjukkan suatu persamaan yang berlaku untuk susunan seri. kuat arus yang lewat hambatan R2 adalah I2. maka berlaku. kalian telah mengetahui bahwa pada rangkaian seri besarnya arus listrik yang mengalir di setiap titik besarnya sama. dan kuat arus yang lewat hambatan R3 adalah I3.7 Tiga hambatan disusun seri Dari Kegiatan 9. beda potensial di titik B dan C adalah V2 dan beda potensial di titik C dan D adalah V3. Dengan mengetahui definisi dari arus listrik adalah muatan yang bergerak per satuan waktu. maka berlaku: I1 = I 2 = I3 = I Jika beda potensial di titik A dan B adalah V1. sehingga arus listrik sebanding dengan muatan listrik. Bagaimanakah bunyi hukum kekekalan muatan listrik? 192 IPA Terpadu IX .A R1 B R2 C R3 D V1 I V2 V3 Gambar 9. selama tidak ada penambahan atau pengurangan muatan dalam suatu rangkaian maka berlaku hukum kekekalan muatan listrik. Sedangkan kuat arus yang keluar dari sumber I’.5. Apabila kuat arus yang lewat hambatan R1 adalah I1. Oleh karena itu dapat ditulis. Q 1 = Q 2 = Q3 = Q Dengan memperhatikan persamaan tersebut.

Q = Q 1 + Q 2 + Q3 b. Pada titik percabangan A I = I 1+ I 2 + I 3 Dengan I adalah jumlah kuat arus yang masuk ke percabangan. Rangkaian Paralel I1 I2 I3 R1 R2 R3 A B Misal tiga buah hambatan yang masing-masing R 1 . sama besar dengan jumlah kuat arus listrik yang keluar dari titik percabangan. lihat Gambar 9.5.3. Titik A V3 dan titik B disebut titik percabangan. Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 193 . titik A. dan R 3 dirangkai secara paralel. I = I’ Dari a . Berkaitan dengan muatan dan arus listrik. I + – Kalian telah mengetahui dari hasil Kegiatan 9. jumlah kuat arus atau muatan yang masuk percabangan sama dengan jumlah kuat arus atau muatan yang keluar dari percabangan. Pernyataan ini disebut hukum I Kirchhoff.8! Pada rangkaian paralel terdapat dua titik. bahwa jumlah kuat Gam bar 9.b dapat disimpulkan bahwa dalam satuan waktu yang sama. c. titik B. dan Q’ adalah muatan yang keluar dari percabangan. maka persamaan di atas dapat ditulis bahwa. a. Oleh karena itu. Pada titik percabangan B I1 + I2 + I3 = I’ atau Q1 + Q2 + Q3 = Q’ Dengan I’adalah jumlah kuat arus yang keluar dari percabangan. Susunan paralel ketiga hambatan itu kemudian dihubungkan dengan sumber tegangan. yaitu A dan titik B. R 2 .8 Ti g a ha m b at a n d i su s un arus listrik yang masuk titik paralel percabangan.

Selama tidak ada penambahan muatan atau arus dari luar maka besarnya muatan total dan arus total adalah tetap.5A + I4 (2 + 1 – 0. V1 = V2 = V3 = VAB Contoh soal 9.5 A Ditanya : I4 = . Perhatikan gambar di bawah ini! I1 = 2 A I3 = 0.5 A 2.5 A Q I2 = 1A I4 Hitung besar arus I4! Penyelesaian: Diketahui : I 1 = 2 A I2 = 1 A I 3 = 0. Satu hal yang penting adalah. .3: 1. ? Jawab : Jumlah kuat arus yang masuk = jumlah kuat arus yang keluar = I3 + I4 I1 + I2 (2 + 1) A = 0. Perhatikan gambar di bawah ini! I1 = 3 A I3 = 5 A I2 Berapa besarnya I2? 194 IPA Terpadu IX . disebut hukum kekekalan muatan listrik. bahwa pada rangkaian paralel beda potensial tiap-tiap cabang besarnya sama. .5) A = I4 I4 = 2.

Penyelesaian: Jumlah arus masuk = Jumlah arus keluar I1 + I2 = I3 3 A + I2 = 5A I2 = (5 – 3) A = 2A D. Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 195 . R1 R2 2. 3. Alat dan Bahan 1. 4.6 A. Dua buah hambatan (resistor) yang berbeda nilainya 3. Rangkailah alat-alat tersebut seperti gambar. Tujuan Menentukan pengaruh susunan seri suatu hambatan dalam suatu rangkaian. Rangkaian Hambatan Kegiatan 9. Cara Kerja 1. Ukurlah hambatan seri R1 dan R2 seperti pada gambar dan catatlah hasilnya. Kabel C. B. Ukurlah hambatan R2 seperti pada gambar dan catat pula hasilnya. Multimeter/ohmmeter 2. Ukurlah besar hambatan R1 seperti pada gambar dan catatlah hasilnya.

....... D.... R1 = ................. Hasil Pengamatan Berilah suatu kesimpulan dari pengamatan dan data yang kalian peroleh untuk menjawab pertanyaan bagaimana pengaruh hambatan jika disusun secara seri! Kegiatan 9. Tabel 9.(a) (b) (c) 5......7 A....... bandingkan nilai-nilai hambatan menurut tabel dengan hasil pengukuran........ 1.. Alat dan Bahan 1.. R1 = . 3.. B... Masukkan hasil pengukuran ke dalam tabel............... R1 = ....... Voltmeter DC/multimeter 196 IPA Terpadu IX . R1 = ...7 Hasil Pengukuran No... Nilai Hambatan yang Diukur ( ) R1 = ....... 3 buah baterai 2.................... Berdasarkan Tabel 9...... Tujuan Menentukan hubungan antara beda potensial yang melalui sumber E dan beda potensial dari dua hambatan yang disusun seri.........7.. 6........... 2............ Nilai Hambatan Menurut Label ( ) R1 = .........

Ukurlah beda potensial V2 pada R2 seperti gambar b dan catat pula hasilnya..... Cara Kerja 1... 5.... Masukkan hasil pengukuran ke dalam tabel..........8 Hasil Pengukuran E .. V2 (Volt) ....... Hasil Pengamatan Berilah kesimpulan disertai suatu alasan! Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 197 ... V1 (Volt) .. 3...... Tabel 9. Ukurlah menggunakan voltmeter besar beda potensial.. Rangkailah alat-alat tersebut seperti pada gambar di bawah ini... R1 V1 R1 R2 R2 V2 a b 4.3............ Hitunglah jumlah V1 dan V2.. R1 E R2 2... 6.. Berilah komentar untuk membandingkan nilai E dengan nilai V1 + V 2 . V1 pada R1 seperti gambar a dan catatlah hasilnya.. D.. 2 buah hambatan yang berbeda nilainya 4.. V1 + V2 (Dihitung) ..... Kabel C..

.. Nilai Hambatan Menurut Label ( ) R1 = ................. bandingkan nilai hambatan menurut Tabel dengan hasil pengukuran.........9 Data Hasil Pengukuran No.....Kegiatan 9. B. 1........ 2......... 3.........8 A. Alat dan Bahan 1.................. R1 = .. Tujuan Mengukur besarnya nilai hambatan saat tersusun secara paralel.. Ukurlah hambatan R1 seperti gambar a dan catatlah hasilnya..... Multimeter 3................. R1 + R2 = .. Ukurlah besar hambatan paralelnya dan catatlah hasilnya. Bagaimana komentar kalian? 198 IPA Terpadu IX .............. R1 = . Rangkailah dua hambatan R1 dan R2 seperti pada gambar c...... R1 = .. Ukurlah hambatan R2 seperti gambar b dan catat pula hasilnya.. Dua buah hambatan yang berbeda nilainya 4...... 4. Masukkan hasil pengukuran ke dalam tabel! Tabel 9........ Cara Kerja 1. Berdasarkan data pada tabel...... 3.. 6... 2.. R1 R2 R1 R2 (a) (b) (c) 5. Kabel C. Nilai Hambatan yang Diukur ( ) R1 = .. Tiga buah baterai 2.

7. Alat dan Bahan 1. 3 buah baterai 2. Multimeter – voltmeter 3. Cara Kerja 1. Ukurlah beda potensial R2 dan catat hasilnya.6. Kabel C. Hubungkan rangkaian hambatan seperti pada gambar di bawah ini! R1 R2 R1 R2 2. Ukurlah dengan menggunakan voltmeter besar beda potensial di antara R1 dan catatlah hasilnya. 5. 2 buah hambatan yang berbeda nilainya 4. apa yang bisa kalian simpulkan tentang hubungan antara besarnya nilai hambatan dari masing-masing hambatan dan saat disusun paralel? D.9 A. 3. B. Ubahlah multimeter pada DC volt. Berdasarkan komentar kalian pada hasil No. Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 199 . Tujuan Menentukan nilai beda potensial dari suatu hambatan secara paralel. Ukurlah beda potensial sumber (baterai) dan catat pula hasilnya. Hasil Pengamatan Buatlah analisis dan kesimpulannya! Kegiatan 9. 4.

. Karena rangkaian hambatan tersebut seri maka hambatan pengganti ini sering disebut hambatan 200 IPA Terpadu IX . dan R3 Ketiga hambatan tersebut dapat diganti dengan satu hambatan dan disebut hambatan pengganti.. V2 (Volt) ............10. R 2.10 Data Hasil Pengukuran V1 (Volt) .. Berdasarkan data pada Tabel 9..9! R1 R2 R3 A V1 B V2 C V3 D + Gambar 9......... R2. Rangkaian Seri Misal tiga buah hambatan yang masing-masing R1.... VS (Volt) .......6..... lihat Gambar 9... Tabel 9.... bagaimana pengaruh nilai beda potensial yang melalui hambatan dengan beda potensial sumber? D. 7. dan R3 dirangkai seri......9 Rangkaian seri tiga hambatan R1.. 1... Masukkan semua data pengukuran pada tabel.. Hasil Pengamatan Tuliskan suatu kesimpulan yang menghubungkan pengaruh beda potensial sumber dengan yang melalui hambatan baik secara paralel maupun masing-masing hambatan! Rangkaian hambatan Kalian sudah mengetahui bahwa ada dua rangkaian dasar pada suatu hambatan yaitu rangkaian seri dan rangkaian paralel...

10! I1 R1 V1 A I2 R2 V2 I3 R3 V3 + B E Gambar 9. dan R3 Ketiga hambatan tersebut dapat diganti dengan satu hambatan yang disebut hambatan pengganti.10 Rangkaian paralel tiga hambatan R1. Sehingga jika besar dari masing-masing hambatan berbeda. RS. R 2. maka nilai beda potensialnya dari masing-masing hambatan juga berbeda. dan R3 dirangkai paralel. Besar RS merupakan jumlah dari masingmasing hambatan. 2.seri. karena untuk seri yang mempunyai nilai konstan adalah arus dan muatan listrik yang melalui hambatan. Sedang besarnya nilai beda potensial antara ujung-ujung hambatan tidak sama. lihat Gambar 9. Rangkaian Paralel (Rangkaian Bercabang) Misal tiga buah hambatan yang masingmasingnya R1. R s = R 1 + R2 + R 3 Dari persamaan di atas tampak bahwa hambatan pengganti untuk susunan seri merupakan jumlah dari masing-masing hambatan. R2. Karena rangkaian hambatan tersebut paralel maka Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 201 .

hambatan penggantinya disebut hambatan paralel (RP). RBD = R1 + RP = (2 + 2) =4 6 =2 3 202 IPA Terpadu IX . . 1 1 1 1 = + + Rp R1 R2 R3 Pada rangkaian paralel. 1 1 1 1 = + + Rp R1 R2 R3 = = Rp = 1 1 + 3 6 (2+1) 6 b. Besar hambatan paralel (RP) dapat ditentukan menggunakan persamaan. . R2 = 3 B R1 = 2 R3 = 6 Hitung besar hambatan BD! D Penyelesaian: Diketahui : R1 = 2 R2 = 3 R3 = 6 Ditanya: RBD = .4: Perhatikan gambar di bawah ini. ? Jawab: a. beda potensial masingmasing cabang besarnya sama. Contoh soal 9.

11 Rangkaian sederhana Apabila hambatannya lebih dari satu. Sumbersumber tegangan pada umumnya memiliki hambatan yang disebut hambatan dalam r. Misal. maka Persamaan di atas dapat ditulis kembali. maka R ini merupakan hambatan pengganti dari beberapa hambatan tersebut.11! R E. sebuah rangkaian listrik sederhana yang terdiri atas sebuah hambatan luar. dan hambatan dalam r. E. E. Secara umum. Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 203 . untuk seri. sumber tegangan. r Gambar 9.E. R. lihat pada Gambar 9. sebuah rangkaian listrik selalu berlaku hukum Ohm dan hukum I Kirchhoff. Kuat arus yang mengalir dalam rangkaian adalah sebagai berikut: I= E R+ r Jika dalam suatu rangkaian terdiri atas beberapa baterai baik tersusun secara seri maupun paralel. Sebuah sumber tegangan memiliki energi yang dapat digunakan untuk mengalirkan arus listrik disebut GGL. Penerapan Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff Sumber tegangan adalah alat yang dapat menimbulkan beda potensial listrik.

R2 = 6 .5: 1. I= E R+ r n Contoh soal 9. sedang untuk rangkaian paralel: I= Ep R+ r p Karena EP= E dan rp=(r/n) maka persamaan di atas. Perhatikan gambar di bawah ini! R2 = 6 R1 = 4 R3 = 3 E = 28 volt r = 1 Apabila hambatan R1 = 4 . dan n adalah banyaknya baterai yang digunakan untuk rangkaian seri. dapat ditulis kembali. rs = nR. Berapakah arus (I) yang melewati rangkaian tersebut? 204 IPA Terpadu IX .I= I= E R+ rs nE R+ nr Dengan Es = nE. dan R3 = 3 E = 28 volt serta hambatan r = 1.

? Jawab : a. I = = = E R+ r 28 volt (6 +1) 28 volt 7 =4A Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 205 . . Rangkaian disederhanakan: 1 1 1 = + Rp R2 R3 = = = 1 1 + 6 3 1+2 6 6 3 = 2 b.Penyelesaian: Diketahui : R1 = 4 R2 = 6 R3 = 3 E = 28 V r =1 Ditanya : I = . . Rt = R1 + Rp = (4 + 2) =6 + c.

1 1..1 6 volt = 1. 4 = 6 volt 2 = 3A 206 IPA Terpadu IX .6 + 0.5 volt dan hambatan dalamnya adalah 0.6.5 volt = 1.5 volt 0.6 .2.1? dirangkai seri.6 + 4×0. Berapa besar arus yang mengalir? Penyelesaian: Diketahui : n E r R Ditanya : I Jawab : I = = = = = =. 4 buah 1. Perhatikan gambar di bawah ini! R = 1. Rangkaian tersebut dihubungkan dengan hambatan luar R = 1.6 I Empat buah baterai yang masing-masing ber GGL 1.? nE R + nr 4×1.

suatu bahan dibedakan: a.. Rangkaian Paralel: 1 1 1 1 + . Hukum Ohm menyatakan bahwa kuat arus yang mengalir pada suatu penghantar berbanding lurus dengan beda potensial dan berbanding terbalik dengan hambatan pada penghantar tersebut. Berdasarkan mudah tidaknya dilalui arus listrik. jenis bahan. panjang. Satu ampere adalah satu coulomb muatan yang bergerak melalui sebuah titik dalam satu sekon. Disusun paralel I E R r n Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 207 . isolator 5.Rangkuman 1. Kuat arus yang mengalir pada rangkaian tertutup: I 8. Hukum I Kirchhoff Besarnya kuat arus yang masuk pada titik percabangan sama dengan kuat arus yang keluar dari titik percabangan itu. Hubungan antara hambatan. I V R 2... 3. I = I' 6. konduktor b. dan luas penampang dan suhu dari suatu penghantar: R A R Ro 1 T o 1 T 4... Rangkaian hambatan Rangkaian seri: Rs = R1 + R2 + R3 + R . Untuk rangkaian yang terdiri atas beberapa elemen: a. semikonduktor c.. = + + Rp R1 R2 R3 7. Disusun seri I R nE nr E R r b.

b. atau d! 1. jika belum.000 V 2. . I = 3. . . maka besar arus yang melalui penghantar adalah . Apabila V = beda potensial. 400 V d. Apa keuntungannya? Silakan melanjutkan ke materi berikutnya jika sudah bisa menjawab pertanyaan di atas. . I = arus listrik dan R = hambatan suatu penghantar. pahami lagi materi bab ini. 0. 100. Dalam sebuah penghantar yang mempunyai hambatan 400 ohm. Apabila hambatan penghantar tersebut 40 ohm. Mengapa pada umumnya rangkaian listrik di rumah-rumah menggunakan rangkaian paralel. I = V R V R c. a. .Refleksi Sebagai bahan refleksi. c. 15 ampere 208 IPA Terpadu IX . maka hubungan yang benar antara ketiga besaran tersebut adalah . . 5 ampere c. I = V – R b. Sebuah penghantar memiliki beda potensial antara ujung-ujungnya sebesar 200 volt.5 ampere b. . . Uji Kompetensi A. 200 V c. jawablah pertanyaan berikut. Pilihlah satu jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang (X) pada huruf a. Besar beda potensial pada kedua ujungnya adalah . mengalir arus listrik sebesar 250 miliampere. 10 ampere d. a. a. I = V + R d. 100 V b. .

50 ohm b. 5 m d.20 × 10–6 c. 50. dan 3 b. 5 mm b. 0. 10 m Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 209 . Bahan atau zat yang mudah menghantarkan arus listrik disebut .. isolator b.35 mm2. a. 2. . Tersedia bahan sebagai berikut. . . 1. 1 dan 3 c. a. 3 dan 4 d.. .25 mm2. (dalam m) a. . 1. a.5 × 10–6 . konduktor d. 0. . a. . Sebuah kawat penghantar memiliki luas penampang 0. 0.35 × 10–6 d. 1) Perak 2) Emas 3) Mika 4) Plastik 5) Tembaga Di antara bahan yang termasuk isolator adalah . 200 ohm d. stator 6. maka panjang kawat tersebut adalah 10 ohm dan 0.000 ohm 5. Sebuah kawat penghantar memiliki hambatan 4 ohm. Apabila hambatan dan hambatan jenisnya masing-masing adalah m. 2 dan 5 7.. semikonduktor c. . maka hambatan jenis kawat tersebut adalah . 100 ohm c.10 × 10–6 b. Hambatan sebuah penghantar memiliki beda potensial 100 volt dan mengalir arus listrik 500 miliampere adalah .4. 10 mm c. .40 × 10–6 8. . . . Apabila panjang kawat 1 meter dan luas penampang 0.

2 A.5 A. 3 A. . 8 A. maka nilai Jika hambatan jenis kawat adalah 0. . a. m. 3 A b. 2 A c. . 0. 8 ohm 11.9. 4 A. .5 A. 4 A d. . a. 1. I1 = I2 = 2 A.4 ohm c.628 × 10–6 hambatan kawat adalah . 10 A.2 ohm 10. Kawat penghantar memiliki panjang 10 meter dan berjari-jari 0. 10 A c. . 2 ohm b. . I3. .5 mm. 6 ohm d. . 2 A. 0. 0. 5 A 210 IPA Terpadu IX . 1.5 A d. 12 A I2 I = 10 A + – I3 I' 12. 10 A b. . a. 8 A. 10 A I4 = 0. Perhatikan gambar di bawah ini! I1 I2 I3 I I4 I6 + – I5 I' Jika besar arus I = 8 A. Jika hambatan jenis kawat adalah 0. I1 = 2 A a.2 ohm b. 8 A. 8 A. Maka nilai hambatan kawat adalah . . Perhatikan gambar di bawah ini! Besar I2. 5 A. maka besar arus I3 dan I6 adalah . 1. Sebuah kawat memiliki panjang 8 m dan berdiameter 2 mm2.8 ohm d. I5 = 3 A. . I’ adalah .314 × 10–6 m. 4 ohm c.

tidak sama c. Faraday d. sama b.25 mm2. Perhatikan gambar di bawah ini! R1 = 2 A R6 = 8 R3 = 6 R2 = 1 R4 = 4 B R5 = 8 Maka besar hambatan pengganti rangkaian adalah . . . maka berapakah luas penampang kawat? Hukum Ohm dan Hukum I Kirchhoff 211 . . . .5 × 10-6 ohm-meter.13. .000 meter.02 × 10-6 ohm-meter. a. Jika panjang kawat 1000 meter dan hambatan jenisnya 0. Jelaskan tentang konduktivitas dan bagaimana hubungan konduktivitas dengan hambatan suatu benda! 2. berubah-ubah 14. . . 6 c. 4 b. Luas penampang sebuah kawat penghantar adalah 0. Sebuah kawat penghantar memiliki panjang 1. 8 d. Jumlah kuat arus yang masuk titik percabangan sama besar dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik percabangan. 10 B. Apabila hambatan jenis kawat 0. belum tentu sama d. maka berapakah besar hambatan kawat? 4. Besar arus listrik di setiap titik pada rangkaian seri adalah .03 × 10-6 ohm-meter dan nilai hambatan kawat 5 ohm. Boyle 15. Apabila hambatan dan hambatan jenis kawat masing-masing adalah 4 ohm dan 0. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1. Kirchhoff c. Newton b. a. Pernyataan tersebut sesuai dengan hukum . Sebuah kawat memiliki luas penampang 2 mm2. a. maka berapakah panjang kawat tersebut? 3. .

radio. Perhatikan gambar di bawah ini! R2 = 5 R1 = 10 A R5 = 5 R9 = 2 R6 = 5 R8 = 6 B R3 = 5 R4 = 5 R7 = 7 Berapa besar hambatan pengganti rangkaian tersebut? Proyek Carilah informasi dari berbagai sumber (buku. televisi. Kumpulkan dalam bentuk kliping! 212 IPA Terpadu IX .5. internet. majalah. dan sumber lainnya) tentang aplikasi hukum Ohm dan hukum I Kirchhoff dalam kehidupan sehari-hari.

Andi dan ketiga temannya mulai melakukan kegiatan untuk mengamati peralatan yang tersedia di meja praktikum yaitu dua buah tabung yang berisi larutan. Elemen Volta Elemen Kering (Baterai) Aki (Accumulator) Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini. 3. lampu dan kawat yang telah dirangkaikan sesuai petunjuk buku dan pengarahan guru mereka. batang tembaga. ikutilah penjelasan dalam bab ini. mendapati lampu yang terpasang yang menyala. Sumber Arus Listrik menjelaskan Sumber Tegangan menghasilkan Macam-macam Sumber Tegangan antara lain Gaya Gerak Listrik dan Tegangan Jepit Energi dinamakan Gaya Gerak Listrik 1. 2.Bab 10 Sumber Arus Listrik Andi seorang pelajar kelas tiga SMP yang baru naik dari kelas dua. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini. seng. Andi duduk berempat dalam satu kelompok sambil mendengarkan penjelasan guru. Agar dapat menjawab pertanyaan tersebut. apa yang terjadi pada rangkaian tersebut kaitannya dengan larutan yang menyebabkan lampu dapat menyala. Setelah pengarahan dari guru. Pada suatu hari Andi bersama teman sekelasnya dibimbing oleh guru pengajar Fisika melakukan praktikum di laboratorium yang berkaitan dengan sumber tegangan. Andi bertanya dalam hati. • Sumber tegangan • Elemen kering • Elemen Volta • Aki Sumber Arus Listrik 213 . perhatikan peta konsep berikut ini.

W.1 Distribusi muatan listrik pada konduktor berongga Muatan yang bergerak akibat kehadiran muatan yang lain. akan mengingatkan pada konsep gaya. yaitu muatan yang sejenis akan menjauh sedang muatan tak sejenis akan tarik-menarik.1 jika sebuah cakram logam netral didekatkan ke permukaan dalam konduktor berongga yang bermuatan listrik. Sumber Tegangan Pada bab 7 telah kita pelajari. Ini menunjukkan bahwa cakram logam tidak bermuatan listrik. 214 IPA Terpadu IX . Mengapa? Jelaskan! Gaya yang bekerja pada sebuah muatan Q dan menyebabkan pergeseran sepanjang s disebut energi atau kerja. cakram logam tetap tidak bermuatan listrik cakram logam menjadi bermuatan listrik konduktor berongga bermuatan listrik isolasi Gambar10. bahwa muatan sejenis bila didekatkan akan tolak-menolak begitupun sebaliknya. Pada Gambar 10. Hal ini menunjukkan bahwa cakram logam bermuatan listrik. tidak menyebabkan daun elektroskop mekar.A. Dan jika cakram logam tersebut didekatkan pada permukaan luar konduktor. Hal ini terjadi bila benda bermuatan didekatkan pada benda yang lain maka benda tersebut akan terpolarisasi. Jadi pada prinsipnya muatan-muatan tersebut berada pada sekitar permukaan sebuah konduktor. maka daun elektroskop mekar.

dirumuskan.2. Benda A bermuatan positif lebih banyak daripada benda B. hal ini menunjukkan bahwa arah arus listrik selalu berlawanan dengan arah aliran elektron. Sebaliknya benda A kekurangan elektron sehingga jika benda A dan B dihubungkan dengan kawat penghantar. W=FS Menurut persamaan di atas bahwa gaya sebanding dengan muatan. maka terjadi aliran elektron dari B ke A dan aliran muatan positif dari A ke B. misalkan ada dua buah benda berbentuk bola yang sama besarnya. A B Gambar 10. Beda potensial listrik sering disebut sebagai potensial dan dalam bahasa seharihari lebih dikenal sebagai tegangan listrik.Jadi. maka kerja yang dilakukan juga sebanding dengan muatan yang berpindah. yaitu potensial A sama dengan potensial B. Arah aliran muatanmuatan positif disebut arah arus listrik. Oleh karena itu. benda A mempunyai potensial listrik lebih besar daripada di B. dan arah sebaliknya adalah arah elektron.2 Beda potensial Sumber Arus Listrik 215 . dan beda potensial yang menyebabkan muatan bergerak. sampai terjadi keseimbangan. kerja yang dilakukan oleh sebuah muatan sama dengan perkalian gaya dengan pergeseran. I. Perhatikan Gambar 10. Oleh karena itu persamaan tersebut dapat ditulis W=Q V Dengan VAB adalah beda potensial di titik A dan B dengan satuan volt. lihat Gambar 10.2! Persamaan di atas menunjukkan bahwa usaha atau kerja dapat dinyatakan dalam satuan coulomb volt dan disebut sebagai energi potensial. masingmasing bermuatan positif.

dinamo. Untuk mengalirkan muatan listrik dari titik satu ke titik yang lain dalam suatu penghantar. perlu adanya alat sumber tegangan atau sumber arus yang dapat memberikan beda potensial dalam suatu penghantar. Macam-macam Sumber Tegangan Telah dipelajari bersama bahwa arus listrik dapat mengalir dalam kawat penghantar jika antara kedua ujung-ujung penghantar itu terdapat beda potensial. Dengan kata lain bahwa GGL adalah energi yang dikeluarkan oleh sumber tegangan yang diperlukan untuk menggerakkan muatan listrik di dalam suatu rangkaian. dan ceritakan menurut bahasa kalian! 2.Pada saat terjadi keseimbangan antara potensial di A dan di B. Tugas Diskusikan dengan teman sebangku kalian. Jelaskan secara fisika terjadinya kilat di angkasa. Bagaimana bila terdapat dua gumpalan awan di angkasa? Tuliskan apa yang akan terjadi berdasarkan fenomena di atas! 3. Mengapa bangunan yang tinggi selalu diberi penangkal petir? B. maka tidak akan terjadi aliran muatan atau tidak ada arus yang mengalir. Untuk mempertahankan terjadinya aliran muatan. diperlukan energi. Contoh sumber tegangan di antaranya baterai. (GGL). 1. Banyaknya energi yang dikeluarkan di antaranya tergantung pada besar kecilnya sebuah muatan yang dipindahkan. makin besar muatan yang dipindahkan. makin besar pula energi yang harus dikeluarkan. Untuk dapat menimbulkan beda potensial diperlukan 216 IPA Terpadu IX . EPL sering disebut Gaya Gerak Listrik. dan aki. persamaan Energi ini disebut Energi Penggerak Listrik (EPL).

H2SO 4 yang dipakai sebagai elektrolit akan terdisosiasi menjadi H+ dan SO4-2. 1. Sumber tegangan pertama yang dapat mengalirkan arus listrik cukup besar adalah elemen Volta. Adanya gelembung-gelembung ini dikarenakan gas hidrogen tidak dapat bersenyawa dengan Cu. Elemen ada dua jenis. Elemen Volta Alessandro Volta (1745 – 1827) menemukan bahwa pasangan logam tertentu dapat membangkitkan GGL. Sumber Arus Listrik 217 . karena setelah tidak dapat memberikan beda potensial sudah tidak bisa dipakai lagi. Contoh elemen kering adalah batu baterai (baterai).sumber tegangan. Pasangan logam tersebut adalah Cu (tembaga) dan Zn (seng). akibatnya menghalangi jalannya aliran listrik sehingga lampu tidak menyala. sedangkan contoh elemen basah adalah aki (accumulator). yaitu elemen kering dan elemen basah. gaya gerak listrik ini menyebabkan arus listrik mengalir dalam suatu rangkaian. Sumber tegangan yang mengeluarkan energi listrik berdasarkan prinsip pasangan logam disebut sel atau elemen. Elemen kering disebut juga elemen primer. Sedangkan aki setelah tidak memberikan beda potensial atau dalam bahasa sehari-hari disebut kosong dapat diisi lagi maka aki disebut elemen sekunder. Energi yang diperlukan untuk menggerakkan elektron-elektron dari elektroda Zn ke elektroda Cu dan jumlah energi per satuan muatan yang tersedia dari elemen Volta dinyatakan dalam satuan volt atau joule per coulomb. Sebagai kutub positif (anoda) dalam elemen Volta adalah Cu sedangkan Zn sebagai kutub negatif (katoda) dan H2SO4 encer sebagai larutan elektrolit yang berakibat terdisosiasi menjadi ion 2H+ dan SO42-.

Di bagian dalam elemen kering ini terdapat campuran antara salmiak atau amonium klorida (NH4Cl) serbuk arang dan batu kawi atau mangan dioksida (MnO2). NH4Cl sebagai larutan elektrolit dan MnO 2 sebagai depolarisator. Elemen kering dibuat pertama kali pada tahun 1866.5 volt. Sehingga arus listrik pada elemen kering dapat mengalir lebih lama sebab tidak ada gelembunggelembung gas. 218 IPA Terpadu IX . Misalnya 3 buah baterai mempunyai tegangan 1. Susunan seperti ini sering kita jumpai pada alat-alat listrik sederhana seperti senter dan walkman. kimiawan Perancis oleh George Leclanche. tetapi arus yang mengalir akan menjadi lebih besar. Elemen kering ini terdiri atas Zn yang berbentuk bejana dan logam dalam Zn ini dilapisi karbon (batang arang). sedangkan Zn sebagai katoda. maka batang arang sebagai anoda. Karena batang arang memiliki potensial lebih tinggi daripada Zn.2. Adapun pasangan paralel adalah jika masing-masing kutub baterai yang sama saling dihubungkan. Elemen Kering (Baterai) Elemen kering atau baterai adalah sumber tegangan yang dapat lebih lama mengalirkan arus listrik daripada elemen Volta. Pada elemen kering. Karena elemen ini menggunakan larutan elektrolit berbentuk pasta yang kering maka disebut elemen kering. tegangan listrik yang didapat bertambah. yaitu disusun berurutan dengan kutub positif-negatif dengan berselang-seling. Kegunaan dispolarisator yaitu dapat meniadakan polarisasi.5 volt yang disusun seri akan mempunyai tegangan 4. Oleh sebab itu aliran baterai dinamakan Direct Current (DC). Arus listrik pada baterai mengalir searah dan terjadi bila kutub positif dihubungkan dengan kutub negatif. Campuran ini berbentuk pasta yang kering. Untuk menambah tegangan listrik baterai dapat disusun secara seri.

telepon genggam. pemakaian baterai isi ulang semakin meluas. a. yaitu timbal peroksida (PbO2) sebagai anoda dan timbal murni (Pb) sebagai katoda. Pada saat aki digunakan maka terjadi proses kimia sehingga aki dapat mengalirkan arus listrik. yang memakai bahan nikel hidroksida serta kadmium sebagai elektrodanya. 3. Pemakaian aki Pada pemakaian aki terjadi proses perubahan energi kimia menjadi energi listrik. sehingga mempunyai daya tahan yang lama. dan kalium hidroksida sebagai elektrolit. TV. Akan tetapi. radio. sebagaimana elemen Volta dan elemen kering. dalam hal ini aki dikatakan kosong. dan arus listrik tidak dapat mengalir. Aki (Accumulator) Aki merupakan sumber tegangan yang berasal dari reaksi kimia. Sehingga potensial kedua kutub menjadi sama. misalnya komputer laptop.Baterai isi ulang Saat ini. Sumber Arus Listrik 219 . seiring semakin banyaknya alat komunikasi dan alat elektronik lainnya yang bersifat portable (mudah dibawa dan dipindah-pindahkan). Personal Digital Assistant (PDA). dan kamera genggam. baterai isi ulang juga ada yang menggunakan bahan litium sebagai elektrodanya. Di dalam larutan ini terdapat dua kerangka timbul. Kemampuan aki untuk mengalirkan arus listrik dapat dipulihkan kembali dengan jalan mengalirkan arus listrik searah dari sumber arus yang lain melalui kedua kutubnya. proses kimia yang terjadi adalah lapisan pada katoda dan anoda sedikit demi sedikit berubah menjadi timbal oksida (PbO). Umumnya jenis baterai yang digunakan adalah nikel-kadmium (Ni-Cd). kamera digital. Aki terdiri atas karet keras atau kaca yang berbentuk bak dan berisi larutan asam sulfat pekat H2SO4 yang berfungsi sebagai larutan elektrolit. Pemakaian aki di antaranya untuk menyalakan tape recorder.

Peristiwa mengalirkan arus listrik ke dalam aki ini disebut mengisi atau dalam bahasa sehari-hari disebut menyeterum aki. Cara Kerja 1. Gambar 10. 3. B. Baterai 2. Tujuan Mengetahui beda potensial yang dihasilkan oleh baterai. Amatilah penunjukkan voltmeter! Catatlah angka yang ditunjukkan oleh voltmeter. 220 IPA Terpadu IX . Kabel secukupnya C. Alat dan Bahan 1. C.3 Mengisi aki Karena ada aliran arus listrik dari luar.5 volt) 3.b. 2. Gambar 10. Voltmeter/basicmeter atau multimeter 4. Bola lampu kecil (2. Rangkaikan alat seperti pada gambar a.3 menunjukkan cara atau proses pengisian aki. Pengisian aki Pada proses pengisian aki ini terjadi perubahan energi listrik menjadi energi kimia. Gaya Gerak Listrik dan Tegangan Jepit Kegiatan A. maka kedua kutub anoda dan katoda dari PbO berubah menjadi PbO2 dan Pb. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.

amperemeter. – – A + Voltmeter (0-5 V) + B Voltmeter (0-5 V) (a) (b) D. 5. Untuk mengukur beda potensial antara dua titik misalnya dititik A dan B maka voltmeter harus dipasang di antara titik A dan titik B secara paralel. dan ohmmeter tergantung tujuan dari pengukuran. Rangkaikan alat seperti pada gambar b. Misalnya potensial di titik A dan potensial di titik B kita tidak bisa mengukur nilainya namun hanya bisa untuk mengukur beda potensial antara di titik A dan di titik B. Hasil Pengamatan Berilah suatu kesimpulan disertai alasan yang jelas! Voltmeter dan basicmeter adalah alat untuk mengukur beda potensial. Multimeter alat yang bisa difungsikan sebagai voltmeter. Pengukuran besarnya potensial tidak bisa ditentukan pada satu titik. Hasil pengukuran ini menunjukkan besarnya nilai GGL. Sumber Arus Listrik 221 . Amatilah jarum yang ditunjukkan oleh voltmeter dan catatlah.4. yang diukur langsung tanpa adanya aliran arus listrik ke suatu penghantar. Pengukuran beda potensial pada Gambar (a) yaitu beda potensial antara kutub positif dan negatif dari suatu sumber tegangan E.

Tegangan jepit: tegangan pada saat arus mengalir. Mengapa? Sebab sebagian tegangan selama arus listrik mengalir digunakan untuk menyalakan lampu yang mempunyai hambatan tertentu. Pemakaian aki. adalah tegangan jepit antara titik C dan D. 222 IPA Terpadu IX . Beda potensial pada suatu titik sebanding dengan kerja untuk memindahkan muatan sebesar: W=QV 3. Sumber tegangan dibedakan menjadi: a. Satuan yang digunakan baik GGL maupun VJ dalam satuan Sistem Internasional adalah volt. terjadi perubahan energi kimia menjadi listrik. Elemen sekunder contohnya aki. VJ. Rangkuman 1. a. 2. Gaya gerak listrik: energi yang dikeluarkan oleh sumber tegangan yang diperlukan untuk menggerakkan muatan listrik dalam suatu rangkaian. Untuk VC-D. Pengisian aki. Sumber tegangan: alat yang dapat menghasilkan beda potensial pada penghantar. V. 4. elemen primer b. elemen sekunder 5.Sedangkan pengukuran beda potensial pada Gambar (b) yaitu beda potensial antara dua titik yaitu A dan B selama arus mengalir disebut tegangan jepit. Oleh karena itu besarnya nilai GGL lebih besar dari pada VJ. b. Elemen primer contohnya: elemen Volta dan elemen Leclanche 6. terjadi perubahan energi listrik menjadi kimia 7.

c. a. Perhatikan gambar di bawah ini! A B Berikut ini yang benar adalah . . atau d! 1. b. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf a. kadang-kadang berlawanan d. juga menggunakan elemen seperti baterai. a. . arah arus listrik dari B ke A b. selalu berlawanan b. arah arus listrik dan arah elektron dari B ke A d. mengapa demikian? Jawablah pertanyaan di atas sebagai bahan refleksi untuk bisa melanjutkan ke materi berikutnya. arah arus listrik dari A ke B. . . . Uji Kompetensi A. arah elektron dari B ke A c. Pada umumnya baterai-baterai tersebut disusun secara seri. arah arus listrik dan arah elektron dari A ke B 2. arah elektron dari A ke B. selalu sama c. selain menggunakan listrik sebagai sumber tegangan. . tidak dapat ditentukan Sumber Arus Listrik 223 .Refleksi Pada barang elektronik seperti radio. Arah arus listrik dan arah elektron adalah .

a. .. Berikut ini adalah gambar penghantar yang berbentuk bola berikut ini! B C Dari gambar di atas. ohm 6. a. Penemu elemen kering adalah . George Leclanche 224 IPA Terpadu IX . Zn dan Cu c. . .. . pernyataan yang benar adalah . . . Pada elemen Volta yang digunakan sebagai pembangkit GGL adalah . a. . potensial B lebih kecil dari potensial C d. Gaston Plante c. potensial B mungkin lebih besar atau lebih kecil dari potensial C 4. H2SO4 dan PbO2 7. potensial B lebih besar dari potensial C c.. EPL c. . Benjamin Franklin d. volt ampere d. potensial B sama dengan potensial C b. Zn dan batang arang b. sumber tegangan 5. sumber kalor d.3. a. ampere b. . volt c. Zn dan PbO2 d. . GGL b. Sebuah alat yang dapat menimbulkan beda potensial antara ujungujung penghantar disebut . . Alessandro Volta b. Satuan Sistem Internasional GGL sumber tegangan adalah . . a.

seri c. H2SO4 c. PbO2 d. Sebutkan macam-macam sumber tegangan! 3. . . a. paralel b. Jelaskan yang dimaksud dengan Energi Penggerak Listrik (EPL)! 2. semua jawaban benar B. Jelaskan prinsip kerja pada elemen kering (baterai)! 5. televisi 9. . Pb c. . . Alat yang menggunakan aki sebagai sumber energi listrik adalah . kamera digital d.8. . komputer b. . walkman c. . Pada aki (accumulator) yang berfungsi sebagai anoda adalah . sehingga aki dapat dikatakan kosong! 4. Jelaskan yang dimaksud dengan tegangan jepit! Sumber Arus Listrik 225 . Zn 10. a. a. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1. Jelaskan dengan singkat pemakaian aki. . Pemasangan voltmeter yang benar pada saat pengukuran tegangan adalah . bebas d.

Hitunglah beda tegangan masing-masing percobaan. 226 IPA Terpadu IX . c. Sediakan: a. Jumlah Baterai Skala yang ditunjuk Skala Maksimum yang Dipilih Batas Ukur 2. 6. 3. Sebuah mikroampere (basic meter unit). 5. 4. 3. 1. Ukurlah dan baca penunjukan beda tegangannya dan catatlah. Ulangi untuk jumlah baterai 2. R depan yang sesuai untuk mengukur beda tegangan! Ambil sebuah baterai. 4. b. Tuliskan hasil pengamatan kalian pada tabel di bawah ini. dan 4. Tabel Data Pengamatan No. Empat buah baterai. 3. 2.Proyek 1.

seolah-olah ada yang ia tunggu. Andi memencet tombol mobil-mobilan yang baru saja ia beli di toko. Andi mobil bisa berjalan. Andi mendapat dua baterai kecil di dalam mobil-mobilan itu. Karena rasa ingin tahu Andi mengambil mobil-mobilan itu dan ia buka bagian bawahnya. Kak . hanya senyum saja yang ia lontarkan. perhatikan peta konsep berikut ini. Andi berpikir kenapa mobil-mobilan itu dapat berjalan sendiri. Ternyata tidak lama lagi Andi adiknya yang tengah berjalan bersama ibunya menuju rumah. hanya berpikir bahwa kedua baterai itu yang menyebabkan Mengapa mobil-mobilan yang di dalamnya diberi baterai itu dapat berjalan? Untuk menjawab pertanyaan di atas mari kita pelajari bab berikut. Sesekali ia melihat ke arah jalan. • • Energi listrik Daya listrik Energi dan Daya Listrik 227 . setelah pulang sekolah Ari duduk-duduk di teras depan rumahnya. . ternyata mobil tersebut tidak mau berjalan. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini. Kemudian Andi bertanya kepada Ari. Solder Listrik. Kompor Listrik 3. . Kenapa mobil-mobilan ini dapat berjalan? Ari tidak menjawab. Energi dan Daya Listrik mempelajari Energi Listrik dirumuskan Daya Listrik dirumuskan W = Q V atau W = I2 R t atau W = V I t Alat-alat Pemanas Menggunakan Energi Listrik 1.Bab 11 Energi dan Daya Listrik Pada siang hari. Setrika Listrik 2. . dan lain-lain P= W t Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. Mobil-mobilan itu dapat berjalan. Maka Andi mencoba kedua baterai. lagi dengan melepas Oleh karena itu. setelah sampai di depan kakaknya.

– + 2. ini menunjukkan bahwa di dalam baterai terjadi proses pengubahan bentuk energi satu ke bentuk energi yang lain. 3. Sebuah lampu pijar 3. Cara Kerja 1. 4. B. 6. Energi apakah yang tersimpan di dalam baterai? 7. apa yang bisa kalian jelaskan mengenai hubungan antara baterai dan nyala lampu. Alat dan Bahan 1. Rangkaian tersebut hubungkan dengan dua buah baterai seperti terlihat pada gambar. Kabel C.Kegiatan 11. lihat gambar di bawah ini. Energi apa yang dimaksud? 228 IPA Terpadu IX . Apabila baterai kalian lepas tentu lampu tidak akan menyala. 5. Amati keadaan lampu. Rangkailah lampu pijar dengan kabel. Ada dua kemungkinan yang terjadi yaitu lampu menyala atau tidak menyala. Dua buah baterai 2. Setelah digunakan dalam rangkaian listrik maka lampu pijar akan menyala. Tujuan Mengetahui fungsi baterai sebagai sumber energi.1 A. ini menunjukkan bahwa ada yang tersimpan dalam baterai yaitu energi. Jika lampu menyala. Amati apa yang terjadi pada lampu pijar.

1. Peralatan mana yang menunjukkan adanya perubahan energi listrik menjadi energi cahaya? 3. manakah yang menunjukkan adanya perubahan energi listrik menjadi energi kalor? Sebutkan! 2.1 Amati gambar di bawah ini. Salah satu keunggulan dari fungsi aki dibandingkan dengan baterai adalah dapat digunakan kembali setelah aki diisi. Perubahan energi apa saat aki diisi dan saat aki digunakan? Jelaskan! 8. Di antara benda atau alat listrik tersebut apabila digunakan. Peralatan mana yang menunjukkan adanya perubahan energi listrik menjadi energi gerak? 4. Energi dan Daya Listrik 229 . Hasil Pengamatan Berilah suatu kesimpulan yang disertai alasan untuk menjawab pertanyaan bagaimana hubungan antara baterai dan nyala lampu pijar dan apa fungsi dari baterai sebagai sumber energi! Tugas 11. apakah energi listrik yang digunakan mempunyai jumlah yang sama dari masing-masing alat yang ada dalam gambar? 5. Buatlah suatu rangkuman mengenai peralatan listrik yang ada pada gambar di atas didasarkan pada jawaban dari pertanyaan 1 . Menurut kalian.7.D. Dari gambar di atas. alat yang mana merupakan sumber energi kimia? 7. Menurut pendapat kalian. faktor apakah yang sangat menentukan besar kecilnya energi listrik yang digunakan? 6.

Selain energi listrik yang lebih dominan dalam penggunaan alat yang ada pada No. Magic jar e. Menurut hukum kekekalan energi. Hair Dryer c. Mixer g. Solder listrik k. cahaya.Tugas 11. gerak. TV (Televisi) b. Tape Recorder d. Berilah suatu rangkuman tentang bentuk-bentuk energi yang ada dan fungsinya berkaitan dengan peralatan yang digunakan! A. Tentu tidak ada hal yang ideal dari perubahan satu bentuk energi 230 IPA Terpadu IX . sebutkan fungsi dari masing-masing alat tersebut saat digunakan berkaitan dengan perubahan energi yang terjadi! 3. Energi Listrik 1.1. Kipas angin h. Dari masing-masing alat. Radio Listrik 2. energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Sebutkan langkah-langkah apa yang harus kalian lakukan untuk menghemat penggunaan energi listrik di rumah! 6. Ini berarti bahwa energi hanya dapat diubah dari satu bentuk energi ke bentuk energi yang lain. Dengan mengamati jenis peralatan yang telah disebutkan pada No. Sebutkan dan jelaskan alat yang mana yang dapat digunakan tanpa menggunakan energi listrik! 4. Contoh energi listrik berubah ke energi panas.1. Lampu pijar l.2 1. Blender f. Kompor listrik i. sebutkan peralatan lain yang sistem kerjanya menggunakan energi listrik! 7. Pengertian Energi Listrik Energi atau tenaga adalah kemampuan suatu benda untuk melakukan usaha atau kerja. sebutkan bentuk energi lain yang kalian ketahui! 8. Apakah yang harus kalian lakukan agar dapat mengetahui besarnya energi yang digunakan pada peralatan listrik! 5. Cermatilah bermacam-macam alat listrik di bawah ini! a. dan bunyi. Setrika listrik j.

W=QV dengan Q = I t W adalah energi dalam satuan joule. sehingga penghantar tersebut akan menyebarkan panas ke seluruh bagian penghantar secara merata dan cepat.ke bentuk energi yang lain. Energi dan Daya Listrik 231 . juga akan diikuti oleh perubahan energi panas. Kalian telah mempelajari bahwa arus listrik terjadi karena aliran elektron di dalam suatu penghantar. Apabila di dalam sebuah rangkaian diberi beda potensial V sehingga mengalirkan muatan listrik sejumlah Q dan arus listrik sebesar I. Sedangkan muatan per satuan waktu adalah kuat arus yang mengalir maka energi listrik dapat ditulis. bahan suatu penghantar yang digunakan selain mempunyai sifat konduktor yang baik juga diperhatikan titik leburnya. Elektron bergerak dari potensial rendah ke potensial yang tinggi. misal saat energi listrik berubah ke energi cahaya. Akibat tumbukan ini bisa menimbulkan energi panas. bukan? Hal ini dapat diterangkan jika energi yang dialirkan dari sumber tegangan pada penghantar diperbesar. maka jumlah elektron yang bergerak makin besar dan cepat sehingga tumbukan antara elektron yang satu dengan yang lain dalam atom-atom mempunyai probabilitas yang bertambah besar. di mana 1 joule adalah energi diperlukan untuk memindahkan satu muatan sebesar 1 coulomb dengan beda potensial 1 volt. tidak menutup kemungkinan terjadinya saling bertumbukan. Sehingga 1 joule = coulomb × volt. maka dapat ditulis kembali. Ingat konduktor yang baik merupakan penghantar panas yang baik pula. W=V I t Berkaitan dengan yaitu hukum Ohm. Oleh karena itu. Pada saat terjadinya pergerakan elektronelektron. maka energi listrik yang diperlukan. hal ini disebabkan dalam satu perubahan tidak hanya satu wujud perubahan namun diikuti oleh perubahan yang lain.

panjang dan hambatan jenis dari suatu penghantar jika dikaitkan dengan energi listrik? 2. joule? 232 IPA Terpadu IX . semakin besar hambatan. . hambatan. Tugas 11.1: 1. dan waktu. kuat arus. semakin besar pula energinya. Sedang untuk hambatan. Semakin besar muatan. Sebuah alat pemanas listrik bertegangan 220 volt dan padanya mengalir arus listrik 2 ampere.3 Pertanyaan berhipotesis 1. .W = I R I t atau W = I2 R t atau W= V2 t R Dari persamaan-persamaan menunjukkan bahwa besarnya energi listrik tergantung pada muatan. Jika alat pemanas tersebut dipakai selama 2 jam. Bagaimana hubungan antara luas penampang. arus listrik. beda potensial. beda potensial dan waktu. energi semakin kecil. Sebutkan beberapa satuan energi selain joule! Contoh soal 11. berapa energi yang ditimbulkan oleh alat tersebut? Penyelesaian: Diketahui: V = 220 volt I =2 A t = 2 jam = 2 × 3600 sekon = 7200 sekon Ditanya: W = . .

2 A t = 90 menit = 90 × 60 sekon = 5400 sekon Ditanya : W = . . 1 sebagai amperemeter dan yang satunya lagi sebagai empat buah voltmeter 3.04 A2 × 25 ohm x 5400 s = 5400 joule = 5. Dua buah basicmeter.2 A)2 × 25 ohm × 5400 s = 0.168 × 106 joule 2. joule? = I2 R t Jawab : W = (0.Jawab : W = = = = VIt 220 volt x 2 A x 7200 s 3168000 joule = 3168 × 103 joule 3. lakukanlah Kegiatan 11. . Pada sebuah penghantar 25 ohm. Sebuah resistor 220 2. Berapakah energi yang ditimbulkan? Penyelesaian: Diketahui: R = 25 ohm I = 0. . Daya Listrik Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang daya listrik. B. Sebuah ohmmeter Energi dan Daya Listrik 233 . Bila aliran arus listrik ini berjalan selama 90 menit.2 A. mengalir arus 0. Alat dan Bahan 1.2A.2 berikut ini! Kegiatan 11.4 × 103 joule B. Tujuan Mencari hubungan potensial dan kuat arus yang disebut daya listrik. Empat buah baterai 4.

bagaimana perbedaan antara besar daya yang terukur dan berdasarkan perhitungan? 6.. R. Ukurlah hambatan resistor R menggunakan ohmmeter dan catatlah hasilnya! 2..C...? 5.... dan amperemeter (A) dan hubungkan dengan dua buah baterai. Berdasarkan data yang kalian peroleh. mengapa terjadi perbedaan atau kesamaan? Jelaskan! 234 IPA Terpadu IX . dan catat angka yang ditunjukkan pada masing-masing kedua alat tersebut! 4.. Rangkailah resistor (R). Berdasarkan no.? P= V2 R = .. seperti gambar di bawah ini. Amati penunjuk jarum pada ampermeter dan voltmeter..... Cara Kerja 1. dan tegangan Vs... V Vs A R 3. yang digunakan dengan menggunakan definisi daya P = Vs I Persamaan daya listrik juga dapat ditulis: P = I2 R atau P = V2 R Catatlah hasil penghitungan tersebut! P = Vs I = . voltmeter (V).? P = I2 R = . Berdasarkan nilai hambatan. hitunglah besarnya daya listrik. P.. 5... kuat arus I.

D. tetapi dalam kehidupan sehari-hari energi listrik biasa dinyatakan dalam satuan kWh (kilowatt-hour) atau kilowatt-jam. kuat arus. kuat arus I. berdasarkan persamaan ketiga variabel tersebut merupakan bagian dari konsep usaha atau energi listrik. P= W =V I t Daya listrik merupakan bagian dari besarnya beda potensial. hambatan dan waktu. 1 kilowatt = 1000 watt dengan t selama 1 jam = 3600 sekon. maka yang perlu diperhatikan adalah. Joule merupakan satuan Sistem Internasional energi listrik. Persamaan dan daya dalam suatu rangkaian! Daya Listrik Sebuah penghantar yang diberi beda potensial V. Bagaimana kalau dinyatakan kilowatt-jam. Satuan daya adalah joule/sekon atau volt × ampere atau lebih umum disebut watt. 1 joule = watt sekon. persamaan daya listrik dapat ditulis sebagai. Usaha yang dilakukan dalam satuan waktu disebut daya. dan dapat ditulis W=P t Persamaan di atas adalah energi listrik yang dinyatakan dalam satuan watt sekon. karena watt merupakan satuan Sistem Internasional. sehingga. Hasil Pengamatan Buatlah suatu kesimpulan yang disertai alasan yang menghubungkan besarnya nilai daya dari sumber. P. Oleh karena itu. 1 joule = 10–3 kilowatt 1 jam 3600 Energi dan Daya Listrik 235 . dalam waktu t.

maka untuk menentukan pembayaran listrik selama 24 jam tersebut sebagai berkut: Daya lampu 40 W atau 0.1 joule = 10-3 10-5 = kWh = 0. Jadi. Alat ukur untuk menentukan besarnya energi listrik yang digunakan disebut kWhmeter.00 Contoh soal 11. Ini berarti lampu menyala dengan baik pada tegangan 220 V dan daya yang digunakan adalah 40 W.6 × 106 joule Harga langganan listrik didasarkan pada banyak energi listrik yang digunakan oleh pelanggan listrik tersebut.960 kWh. Apabila lampu dinyalakan selama 24 jam dan 1 kWh harganya Rp 100.040 kW. Alat ini biasanya dipasang di rumah-rumah atau bangunan yang memanfaatkan energi listrik.028 × 10–5 kWh 36 36×102 atau 1 kWh = 3.040 kW × 24 jam = 0. Pada sebuah lampu pijar bertuliskan 220 V/ 100 W.00. Misalnya: Sebuah rumah menggunakan lampu pijar listrik yang bertuliskan 220 V.2: 1. Artinya setiap detik lampu tersebut menggunakan energi listrik sebesar 40 joule. maka energi listrik yang dipakai adalah 0. 40 W. jika dinyalakan selama 24 jam. Banyaknya energi dinyatakan dalam satuan kilowattjam. harga yang harus dibayar adalah 0. Tentukan energi listrik yang digunakan oleh lampu! Penyelesaian: Diketahui : V = 220 V sesuai dengan yang tertulis pada lampu P = 100 W t = 10 sekon 236 IPA Terpadu IX .960 kWh × Rp 100. Jika lampu dipasang pada beda tegangan 220 volt selama sepuluh sekon.00/kWh = Rp 96.

? Pt 100 W × 10 s 1000 joule 2. semuanya akan menjadi terasa panas karena adanya aliran listrik. solder listrik dan magic jar.. Pada lampu pijar tertulis label 220 V/100 W. Misalnya bola lampu listrik setelah beberapa lama menyala maka akan terasa panas. Setrika listrik. kompor listrik. Hitung daya lampu! Penyelesaian: Diketahui : V = 220 V (yang tertulis pada lampu) 110 V (yang dihubungkan dengan lampu) 100 W (yang tertulis pada lampu) (daya lampu setelah dihubungkan dengan beda tegangan V' ) Jawab : V' = P Ditanya : = P' = P' = (V')2 R (V)2 R= P P' = 110 220 2 V' P' = V 2 2 ×P ×100 1 P' = 2 = 25 ×100 Alat-alat Pemanas yang Menggunakan Energi Listrik Listrik dapat menimbulkan panas atau kalor.Ditanya Jawab : W = : W = = = .. Seandainya lampu dihubungkan dengan beda potensial 110 volt. Berapa besar kalor yang dihasilkan oleh arus listrik dan faktor apa yang menimbulkannya? Energi dan Daya Listrik 237 ..

Q = m c (T2 – T1) Dengan m adalah massa benda yang dinyatakan dalam kg. Logam-logam ini apabila dialiri arus listrik suhunya cepat meningkat hingga tampak membara. Ingat. kalian sudah mempelajari tentang energi kalor yang pada umumnya jika benda diberi energi kalor akan mengalami kenaikan suhu pada benda tersebut. krom. T2 adalah suhu akhir dan T1 adalah suhu awal yang dinyatakan dalam oC.Untuk menjawab pertanyaan ini. dan solder. kawat yang memiliki hambatan besar akan menghasilkan energi panas dalam jumlah yang besar pula. misalnya nikel. kompor listrik. Q.24 pada persamaan di atas adalah angka kesetaraan dari joule ke kalori. Apabila energi listrik dalam konduktor itu seluruhnya diubah menjadi energi kalor.24 I 2 R t joule Dengan angka 0. Energi kalor yang diperlukan untuk kenaikan suhu tertentu dirumuskan sebagai berikut. Di kelas VIII. marilah kita pelajari kesetaraan energi listrik dengan kalor. Menurut hukum Joule. Sebuah konduktor memiliki hambatan R ( ) dan dialiri arus listrik I (A) selama t (sekon) akan menimbulkan energi listrik W (joule). oleh karena itu jenis logamlogam ini banyak dipakai sebagai elemen pemanas pada setrika listrik. Jenis logam-logam tertentu jika dialiri listrik dapat menghasilkan energi kalor yang besar. dan nikrom serta campuran antara nikel dan krom. W=I2 R t Q = 0. pada umumnya konduktor yang baik merupakan penghantar panas yang baik pula. 238 IPA Terpadu IX . maka energi kalor yang ditimbulkan oleh penghantar tersebut sejumlah. c adalah kalor jenis yang dinyatakan dalam J/kgo C. Misalkan air yang dipanaskan akan meningkat suhunya dan dapat berubah menjadi uap.

1 Alat-alat pemanas listrik Contoh soal 11. kalor? Jawab : Q = W = 0.24 × 4 × 160 × 900) = 138240 kalori = 1. . Hitung kalor yang dihasilkan plat pemanas! Penyelesaian: R = 160 ohm Diketahui : I =2A = 15 menit t = 15 × 60 sekon = 900 sekon Ditanya : Q = . Gambar 11. Jika arus melebihi batas sekering.3: 1. Jika alat digunakan selama 15 menit.1 berikut ini.24 I2 R t = (0. Dalam proses las listrik.38 × 105 kalori Energi dan Daya Listrik 239 . konduktor melebur dan menyatu dengan bahan lain. . Sedangkan pada pengaman atau sekering terdapat kawat yang mampu membawa sejumlah besar arus listrik. Contoh alat-alat pemanas listrik dan elemennya ditunjukkan oleh Gambar 11. maka kawat tersebut akan melebur dan menyebabkan rangkaian putus.Pada las listrik dan sekering juga menggunakan prinsip perubahan energi listrik menjadi energi kalor. . Sebuah alat pemanas berhambatan 160 ohm dan padanya mengalir arus listrik 2 ampere.

coba sebutkan alat-alat listrik seperti apakah yang cenderung banyak menggunakan energi listrik! Jelaskan! Jika kalian sudah memahami materi bab ini. Daya listrik = usaha yang dilakukan tiap satuan waktu P W t VI 3. Memang pada saat ini negara kita sedang mengalami krisis energi. Energi listrik yang diperlukan untuk mengalirkan muatan listrik pada suatu rangkaian: W =QV =VIt =It = V2 t R 2. 1 kWh = 3. 4. tentu mudah untuk menjawab pertanyaan di atas. Dalam hubungannya dengan penggunaan energi. KWh meter: alat ukur untuk menentukan besarnya energi listrik yang digunakan. Daya pada alat listrik setelah dihubungkan dengan beda potensial: P' V' P V Refleksi Sekarang ini pemerintah sedang giat-giatnya mensosialisasikan gerakan hemat energi. bukan? Nah. 240 IPA Terpadu IX . silakan melanjutkan pembelajaran ke bab berikutnya.Rangkuman 1.6 × 106 joule 5.

Di antara energi di bawah ini. a. W = VI t 4. . I adalah kuat arus listrik. . a. . . Pilihlah satu jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang (X) pada huruf a. W=VIt b. a. R adalah hambatan penghantar. Besar energi listrik yang timbul selain sebanding dengan tegangan dan kuat arus juga sebanding dengan . watt sekon c. . . c. kapasitas listrik 3. waktu d. Satuan yang tidak setara dengan joule adalah . Beda potensial sebuah penghantar V. dan t adalah waktu atau lamanya arus mengalir. volt 2 sekon ohm Energi dan Daya Listrik 241 . . Apabila V adalah beda potensial sebuah penghantar. energi bunyi b. a. W= 5. . . kuat arus listrik I. energi cahaya c. atau d! 1. P adalah daya penghantar. energi listrik 2. yang paling mudah diubah menjadi energi bentuk lain adalah . Berikut ini yang bukan merupakan satuan energi adalah . W = V I t b. . a. joule c. potensial listrik c. volt ampere 6. mengalir selama t detik di dalam penghantar tersebut. W = Vt I d. b. W = V2 I R c. watt jam b. volt ampere sekon b. maka energi listrik yang timbul tidak dinyatakan dalam . . . kWh d. kWh d. W = P/t c. . energi kalor d. . . . muatan listrik b.Uji Kompetensi A. . W = I2 R t V2 t R d. a. Maka besar energi yang dihasilkan sebesar . .

. .7. . a. maka dalam waktu satu detik lampu tersebut menggunakan energi sebesar . . 0. 25 erg c. maka besar energi selama 15 menit adalah . 25 joule 242 IPA Terpadu IX . a.24 c. 10.8 joule b. . .2 Joule. magic jar d. maka kalor jenis air tersebut setara dengan . tenaga c. . Kalor jenis air adalah 1 kal/g °C. 108 joule 13.6 joule b. . 0. 1. .2 kalori c. 24 kalori d. Banyaknya energi yang digunakan dalam waktu satu detik disebut .6 × 106 joule d. 3. solder listrik 9. 25 watt d. . 16 kali 12. Jika 1 kalori setara dengan 4. .24 kalori b. a. 3.. besar energi kalor yang timbul sebanding dengan kuadrat kuat arus. 1 kWh setara dengan . 8400 11. Sebuah lampu pijar bertuliskan 25 watt. a..6 ×104 joule c. a. 8 kali b. . 3. . 4. a setrika listrik c. maka besar energi kalor menjadi .04 ampere. . 0.6×108 joule 8. . 3. 25 kalori b.2 d. usaha d. . . . 4 kali d. daya 14. joule/kg °C a.5 volt dan hambatan baterai diabaikan serta arus listrik yang mengalir 0.8 joule d. 4200 b. 4. Apabila GGL masing-masing baterai 1.. . Jika kuat arus listrik diperbesar menjadi 2 kali.9 joule c. kipas angin b. kerja b. Alat-alat berikut ini yang tidak mengubah energi listrik menjadi kalor adalah . 1 joule setara dengan . 2 kali c. Di dalam sebuah konduktor. Sebuah pesawat radio menggunakan dua buah baterai yang disusun secara seri. 42 kalori 10. energi kalor mula-mula. a.

. .15. W= P t t P b. Sebuah alat pemanas tertulis 220 V/100 W. 110 V 4. a. dalam satuan joule? 5. Sebuah rumah tangga menggunakan 4 buah lampu masingmasing 40 watt. Apabila tarif listrik Rp 100. 220 V b.00 tiap kWh. Hitunglah: a. Energi yang dipakai dalam satu bulan (30 hari) dinyatakan dalam satuan kWh! c. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan tepat! 1. Berapa besar energinya. samakah besar daya keduanya? 3. Sebuah TV 80 watt dan sebuah setrika 300 watt. Berapa besar energinya bila alat digunakan selama 2 jam pada beda potensial 220 V. b. a. 100 volt c. 200 volt b. dalam satuan kWh. P = W t d. Energi yang dipakai dalam sehari (kWh)! b. Samakah besar hambatan pada jawaban (a) dan (b)? 2. Sebuah alat listrik bertuliskan 220 V/40 W. Berapa besar daya lampu jika lampu tersebut dihubungkan dengan sumber tegangan: a. Alat pemanas tersebut digunakan selama 10 sekon. Berikut ini yang menunjukkan hubungan antara daya listrik dengan energi listrik adalah . bila alat pemanas dihubungkan dengan sumber tegangan: a. Berapa besar hambatan lampu jika lampu dipasang pada tegangan sumber sebesar: a. Apabila rata-rata tiap hari alat-alat listrik tersebut dipakai 6 jam. 100 volt c. P = W t c. 200 volt b. berapa biaya dalam 1 bulan? Energi dan Daya Listrik 243 . Sebuah lampu pijar bertuliskan 200 V/25 W. W = B. Pada sebuah lampu bertuliskan 200 V/40 W. .

Hubungkan lampu dengan kabel. menyala atau tidak lampu tersebut? 3. menyala atau tidak? 5. Lepaskan lampu itu dari kabel dan lepas pula baterainya. 4. 9. Bagaimana keadaan lampu. setelah melakukan kegiatan ini? 244 IPA Terpadu IX . Amati lampu. Ujung-ujung kabel yang tadi dihubungkan dengan lampu hubungkan dengan lilin. Hubungkan kembali kabel dan baterai. Dua buah baterai 3. Amati lilin. Apa kesimpulan kalian. Hubungkan lampu dengan baterai. apa yang terjadi pada lilin. 6. Alat dan Bahan 1. 2. Sebuah lilin 4. Sebuah lampu pijar 2. 7.Proyek Tujuan Menyelidiki perubahan energi listrik. Kabel Cara Kerja 1. Tunggu beberapa saat. 8.

lepasnya sel telur dari ovarium c. vas deferens b. Perhatikan data di bawah ini: 1. a. Pilihlah satu jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang pada huruf a. .. atau d! 1. penis d. Berikut ini merupakan alat perkembangbiakan jantan. . kecuali . Bagian saraf tempat pertemuan antara dendrit dan neurit disebut .Latihan Semester Gasal A. Peristiwa ovulasi adalah . . Fungsi kulit adalah seperti tersebut di bawah ini. saraf sensorik 3. rangsang 2. kecuali . neuron perantara 6. saluran fallopi c. Di bawah ini adalah komposisi yang menyusun urine pada manusia. . . b.. gerakan Latihan Semester Gasal 245 . sebagai pelindung tubuh 3. saraf motorik 4. edidimis 5. kecuali . a. protein c. tempat penyimpanan kelebihan makanan c. terjadinya peleburan sel sperma dan sel telur b. . a. terbentuknya sel telur di ovarium 4. . amoniak 2. . urea dan garam b. . akson c. c. sebagai pengatur suhu tubuh d. otak 5. .. neuron 6. a. sinapsis b. masa perkembangan embrio dalam rahim d. . tempat pembuatan vitamin A b. a. . badan sel d. zat warna empedu d.

a. 25% kisut b. kekurangan air c. 50% bulat. 50% bulat. . tingkah laku c. a. 3-5-2-6 3-4-2-6 2-5-3-6 2-4-3-6 7. Penyesuaian fungsi alat tubuh disebut adaptasi . . . . . . . Pernyataan-pernyataan di bawah ini benar. 1 c. . proton dapat berpindah dari suatu tempat ke tempat lain d. didinginkan c. a. . tumpang sari d. . . digosok dengan amplas d. elektroskop adalah alat untuk mengetahui muatan listrik c. Jika kacang bulat (Bb) intermediet disilangkan dengan kacang bulat (BB) dominan. Faktor utama yang memengaruhi adaptasi di darat adalah . . . a. induksi listrik yaitu pemisahan muatan listrik di dalam suatu penghantar b. 1 b. Cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya disebut . 25% bulat. . . seleksi alam 9. . kecuali . 25% kisut c. hidroponik c. 50% kisut d. fisiologi d. 50% bulat intermediet. . Batang ebonit yang netral dapat diubah menjadi bermuatan negatif jika . . morfologi b. . suhu udara 8. . tekanan udara d. kelebihan air b.Urutan a. 1 - jalannya rangsang pada gerak refleks adalah . a. a. dipanaskan b. 75% bulat. potensial listrik adalah energi potensial listrik persatuan muatan 12. pertanian 11. digosok dengan kain wol 246 IPA Terpadu IX . 50% bulat intermediet 10. tanam paksa b. . 1 d. maka yang dihasilkan .

Peristiwa ini disebut . Besarnya tegangan jepit adalah . . .1 ohm diperlukan untuk menyatakan lampu kecil dengan hambatan 1. 1. lebih panas d.. a. Energi yang timbul pada alat listrik 2 ohm dan dialiri 0. 0. a. terbuat dari tembaga 17. .13. potensial listrik 14. Hambatan suatu kawat penghantar akan berkurang besarnya jika . .. . beda potensial pada kedua ujungnya c. 1 b. imbas c. a. Sebuah elemen dengan ggl 3 volt memiliki hambatan dalamnya 0. a.. . 1 dan 3 c.8 V d. dan 3 18.4 ohm. 1 dan 2 d. aliran energi 15. Besarnya energi listrik tergantung dari: (1) kuat arus lsitrik (2) hambatan listrik (3) waktu Pernyataan yang benar adalah . . 2.5 ampere selama 1 menit adalah . a. Jika suatu penghantar didekati benda bermuatan. 28 V 16. a. lebih panjang b. .28 V c. medan listrik d. . 60 joule d.028 V b. 6 joule c. . 600 joule Latihan Semester Gasal 247 . . . beda temperatur pada ujung-ujung penghantar b. .6 joule b. 2. . muatan listrik pada ujung-ujungnya d. 0. maka dalam penghantar itu terjadi pemisahan muatan positif dan negatif. semikonduktor b. Penyebab terjadinya arus listrik adalah . lebih besar penampangnya c. . 0.

maka besar hambatannya . kuat arusnya berkurang b. Apakah yang dimaksud bioteknologi? 4.19. berapakah besar hambatannya? 248 IPA Terpadu IX . . a. 10 ohm b. . . sedangkan tegangan sumber 250 volt. Jika arusnya 10 ampere selama 10 detik. a. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1. 200 ohm B. kuat arusnya bertambah d. sistem saraf sebagai sistem koordinasi! 2. . Filamen sebuah lampu pijar listrik yang putus setelah disambung. Kawat tembaga yang hambat jenisnya 0. hambatannya bertambah 20. 20 ohm c. Berapakah yang bergenotif AaBb? 3. Jika ingin membuat sebuah elemen pemanas 500 watt dengan sebuah kawat yang nilai hambatannya 5 ohm tiap meter. Jika luas penampangnya 434 mm2. Persilangan AaBb dengan AaBb menghasilkan keturunan F2 a. Sebuah alat listrik menimbulkan energi 10.017 ohm mm2 panjangnya 2 meter. 100 ohm d. Sebutkan 3 fungsi. . Berapakah yang bergenotif AABB? b. Hal ini disebabkan .000 joule. Berapakah yang bergenotif aabb? c. nyalanya lebih terang. Berapa meter kawat yang diperlukan? 5. . tegangannya bertambah c.

Tanpa sengaja Ani mengambil gunting yang ada di depannya.Ternyata jarum menempel pada ujung gunting yang sedang ia pegang. 2. Ia memperhatikan gerakan jarum di atas kain. Tentu tidak semua besi bisa menarik benda lain. untuk mengetahui penyebabnya. Tarik-menarik Tolak-menolak 1. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini. kenapa jarum bisa menempel pada ujung gunting? Sambil melontarkan senyum Ibu Ani menoleh ke arah Ani. Menggosok 2.Bab 12 Kemagnetan Pada suatu hari Ani mendekati ibunya yang sedang menjahit. • Magnet • Paramagnetik • Induksi • Gaya Lorentz • Ferromagnetik • Diamagnetik • Medan Magnet Kemagnetan 249 . Ani terheran-heran pada saat ujung gunting ia tempelkan pada jarum. Bu. Sambil meloncat-loncat kegirangan Ani bertanya kepada ibunya. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini. Induksi Teo ri Kema gneta n Bu mi Medan Magnet aplikasi Alat dengan Prinsip Elektromagnetik Gaya Lorentz dan P engguna annya dibedakan 1. marilah kita ikuti penjelasan dalam materi pokok berikut. Kema gneta n membahas Sifat Kutub Ma gnet dibedakan Sifat Magnet Ba h a n Cara membuat Magnet: 1. Diskusi Ani dan ibunya hanya bermuara pada bahan yang digunakan untuk gunting dan jarum. dan berusaha untuk menjawab bahwa gunting dan jarum terbuat dari bahan besi. Ferromagnetik Paramagnetik Diamagnetik Cara Menghilangkan Sifat Magnet Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. Ani tidak melihat kejadian yang mengherankan baginya. 3. 2. Kemudian ia menempelkan ujung gunting pada kancing baju yang terbuat dari plastik. Aliran Arus Listrik 3. perhatikan peta konsep berikut ini.

.. .. Sifat Kutub Magnet Kegiatan 12.... Alat dan Bahan 1. Ulangi kegiatan yang sama untuk paku baja. 3.......... C.. Cara Kerja 1... Ulangi kegiatan yang sama untuk masing-masing benda yang telah tersedia di atas....... antara lain: kawat aluminium.. paku baja...... 6. timah. ....... Mengapa benda-benda tersebut ada yang menempel dan ada yang tidak menempel ketika ujung magnet didekatkan? Tabel 12..A.. Catat dalam tabel pengamatan yang kalian peroleh......... Apa yang terjadi pada paku baja? Mengapa demikian? 4.. kertas.. dan batu........... 2...... kawat tembaga...... B.....1 A......... kaca..... Magnet batang........ kawat aluminium......... .... 2.. kayu.... dan batu......... 7.... Apa yang dialami oleh paku besi? Jelaskan..... kertas.. Peganglah ujung magnet batang dan ujung lainnya dekatkan pada paku besi.. gabus... ......... kayu.... 250 IPA Terpadu IX .1 Data Pengamatan Nama Benda yang Didekatkan Magnet Yang Dialami oleh Benda Paku besi Paku baja Aluminium Tembaga Timah ... Paku besi... Tujuan Mengetahui sifat kemagnetan suatu benda. 5.............. timah (zeng).. kaca.......... Amatilah apa yang dialami oleh masing-masing benda ketika ujung magnet batang didekatkan................ kawat tembaga.... gabus...............

Amati jenis kedua kelompok itu didasarkan pada jenis logam dan bukan logam. Sebuah magnet batang 3. Hasil Pengamatan Dari hasil pengamatan.8. D. pelat seng. dan kayu C. plastik. Mur. Cara Kerja 1. Jepitlah magnet batang pada statif dalam posisi horizontal. ternyata apabila masing-masing benda diselipkan di antara mur dan magnet. Apa kesimpulan kalian dari kejadian ini? Kemagnetan 251 . kertas. B. ada dua kemungkinan kejadian yaitu mur tetap menempel atau mur jatuh. 2. Apakah semua benda jenis logam bisa ditarik oleh magnet? 10. Coba kelompokkan kedua jenis benda didasarkan pada bisa tidaknya benda menempel pada magnet. Apa komentar kalian tentang kedua jenis benda tersebut? D. Tujuan Menentukan jenis benda yang mempunyai sifat kemagnetan. aluminium foil. pelat tembaga dan pelat timbal. pelat besi atau baja. 9. Maka mur akan menempel pada magnet. Alat dan Bahan 1. Rakitan statif 2.2 A. Dekatkan mur pada permukaan magnet yang menghadap ke bawah. Apakah semua jenis benda bukan logam dapat ditarik oleh magnet? 11. Hasil Pengamatan Berilah suatu kesimpulan untuk menjawab jenis benda mana yang mudah ditarik oleh magnet dan berilah alasan! Kegiatan 12.

Angkat magnet batang tadi.4 A. “kutub utara” sebenarnya berarti “kutub pencari arah utara”. Apakah pada semua bagian magnet memiliki kekuatan yang sama untuk menarik benda-benda kecil di sekitarnya? D. Inilah ujung yang mencoba menunjuk ke utara. Gulunglah sebuah magnet batang tersebut pada paku-paku kecil atau serbuk kecil. 252 IPA Terpadu IX . Cara Kerja 1. Hasil Pengamatan Berilah suatu kesimpulan untuk menjawab! Apa komentar kalian mengenai kekuatan magnet batang dan apa arti itu semua? Info MEDIA Jika sebuah magnet digantung di tengahnya. Hal ini karena kutub-kutubnya ditarik oleh kutub-kutub megnetis bumi. Sebuah magnet batang C. Sehelai kertas 2. 2. Alat dan Bahan 1. Tujuan Mengetahui sifat antarkutub magnet. Kegiatan 12. magnet tersebut mencoba untuk menunjuk ke arah utara dan selatan.Kegiatan 12. Paku-paku kecil atau serbuk besi 3. Dalam sebuah magnet. 3. Tempatkan paku-paku kecil atau serbuk besi pada kertas dan letakkan di atas meja. Tujuan Mengetahui kekuatan magnet batang. dan amati bagian mana yang banyak ditempeli oleh paku-paku kecil atau serbuk besi? 4. B.3 A.

4. Masukkan batang kayu ke dalam baskom. Ambillah sebuah magnet batang yang lain. Dua buah magnet batang 3. Menurut pendapat kalian sebuah magnet memiliki berapa kutub? Sebutkan kutub-kutub magnet tersebut. Amatilah. D. Mengarah ke manakah magnet itu? 6. Sebuah balok atau batang kayu 2. 2. 3. Letakkan pelan-pelan sebuah magnet di atas kayu dan lepaskan. Kutub magnet yang satu lagi selalu berusaha menghadap selatan maka kutub magnet disebut kutub apa? 8. Ambil baskom yang sudah berisi air tadi. Salah satu kutub magnet itu selalu berusaha menghadap utara maka kutub magnet tersebut disebut kutub apa? 7. Amatilah. Cara Kerja 1. 10. mengapa kedua ujung yang berbeda akan tarik-menarik dan sebaliknya akan tolak-menolak! Kemagnetan 253 . Apa komentar kalian saat kedua ujung magnet yang berbeda kalian dekatkan dan begitu sebaliknya ujung magnet yang sama jenis. Dekatkan kutub selatan magnet ini pada kutub utara magnet yang terapung. Dekatkan kutub selatan magnet yang kalian pegang dengan kutub selatan magnet yang terapung. 9. apa yang kalian lihat pada magnet yang terapung di air? 13. Sebuah baskom atau sejenisnya yang sudah diisi air secukupnya C. apa yang terjadi pada magnet yang terapung di air? 15. Hasil Pengamatan Berilah suatu kesimpulan untuk menjawab pertanyaan. Putarlah magnet itu sedikit dan lepaskan. Mengarah ke manakah magnet itu? 5. Berilah tanda masing-masing untuk kutub utara dan kutub selatan magnet batang yang terapung di dalam air. 14.B. 11. Alat dan Bahan 1. 12.

Namun sering juga berpikir Penelitian tentang kemagnetan bahwa jika mendengar kata magnet pertama kali dilakukan oleh selalu berkonotasi menarik benda. Benda magnetik yaitu benda-benda yang dapat ditarik oleh magnet sedangkan benda nonmagnetik yaitu benda-benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet. B.1 . kompas yang semuanya menggunakan magnet. jatuh di tempat yang sulit dijangkau oleh tangan secara langsung. Sifat Magnet Bahan Berdasarkan kegiatan 12. Ferromagnetik adalah benda yang ditarik kuat oleh magnet dan paramagnetik adalah benda yang ditarik lemah oleh magnet sedangkan diamagnetik adalah benda yang 254 IPA Terpadu IX . Di dalam percobaan yang lebih teliti diperoleh penggolongan benda yang terdiri atas ferromagnetik. Benda yang dapat menarik besi atau baja inilah yang disebut magnet. antara lain bel listrik. Menurut cerita di daerah itu + 4. Asal kata magnet diduga dari kata magnesia yaitu nama suatu daerah di Asia kecil. dinamo. dan diamagnetik. telepon. William Gilbert sifat magnet sehingga memudahmenyimpulkan bumi merupakan untuk mengambil benda yang kan magnet raksasa. kutub yang searah dengan misalkan pada peralatan perbengkutub utara dan selatan bumi.Info MEDIA Di dalam kehidupan sehari-hari kata “magnet” sudah sering kita dengar.12. Kita bisa mengambil suatu barang Dari penelitian ini disimpulkan bahwa magnet memiliki dua hanya dengan sebuah magnet. paramagnetik. Bahkan banyak peralatan yang sering kita gunakan. sifat kemagnetan suatu benda digolongkan menjadi dua golongan yaitu: benda magnetik dan benda nonmagnetik. Pierre de Maricourt pada 1269. alat-alat ukur listrik.000 tahun yang lalu telah ditemukan sejenis batu yang memiliki sifat dapat menarik besi atau baja atau campuran logam lainnya. kelan biasanya dilengkapi dengan Pada 1600.4.

Benda-benda kecil. Alat dan Bahan 1. (U-U). (U-S). Bagian magnet yang daya tariknya terbesar disebut kutub magnet. Telah kalian ketahui bahwa magnet adalah benda yang dapat menarik suatu benda tertentu misalnya besi atau baja yang ada di dekatnya. contoh benda ferromagnetik antara lain besi. baja. nikel. Kutub selatan apabila didekatkan dengan kutub selatan akan terjadi tolak-menolak. Sedangkan contoh benda diamagnetis adalah bismut dan timah. Cara Membuat Magnet Kegiatan 12. Apabila kutub utara dengan kutub selatan didekatkan akan tarik-menarik. daya tarik terbesar terdapat pada ujung-ujung magnet tersebut. (S-S). misal: paku dan jarum Kemagnetan 255 . Sebuah magnet tetap yang cukup kuat 2. U.ditolak oleh magnet. dan kutub selatan. Setiap magnet terdiri atas dua bagian yang mempunyai daya tariknya terbesar. C. Atau dengan kata lain kutub senama tolak-menolak. Pada magnet batang. kobalt dan berbagai logam campuran yang lain. Batang besi atau baja 3.5 A. B. aluminium. S. Tujuan Mengetahui suatu gejala kemagnetan dari magnet buatan. tidak senama tarik-menarik. serta stainless. sedangkan kutub utara apabila didekatkan dengan kutub utara akan tolak-menolak. Oleh karena itu setiap magnet mempunyai dua buah kutub yaitu kutub utara.

Cara Kerja 1. D. Amati. 3. Apakah paku tersebut ditarik oleh batang besi? Jelaskan. Hasil Pengamatan Berilah suatu kesimpulan disertai alasan untuk menjawab mengapa besi setelah digosok mempunyai sifat kemagnetan! 256 IPA Terpadu IX . 5. Gantilah paku besi dengan jarum. mag net S U besi 2.C. 4. Ambil magnet dan gosokkan salah satu ujungnya ke batang besi sepanjang batang dalam satu arah secara berulang-ulang seperti ditunjukkan oleh gambar. Dekatkan batang besi yang telah digosok dengan pakupaku kecil. Amati apa yang terjadi pada jarum? Jelaskan. apa yang terjadi pada paku-paku tersebut.

Beberapa paku kecil 3. Cara Kerja 1. 8. 2. 7. 6. seperti gambar di bawah ini. 1 baterai C. Hubungkan kedua ujung kawat dengan kutub-kutub sebuah baterai dan dekatkan pada paku-paku kecil. 1 paku besar atau besi beton 2. Alat dan Bahan 1. Ambil paku besar dan dekatkan pada paku-paku kecil. Apakah paku-paku kecil ditarik oleh paku besar? Mengapa demikian? Kemagnetan 257 . Mengapa demikian? 5. Kawat transformator atau kawat berisolasi 4. Bagaimana interaksi paku kecil? 3.Kegiatan 12. Amati apa yang terjadi pada paku-paku kecil.6 A. Tujuan Membuat jenis magnet buatan dengan paku yang dililiti kumparan dan dialiri arus listrik. B. Lilitkan kawat transformator pada paku besar searah dari pangkal sampai ujung. Apakah paku-paku kecil tersebut ditarik oleh paku besar? 4.

Paku besi atau paku baja yang besar 4.9. 10. amati apa yang terjadi pada paku-paku kecil. Paku-paku kecil C. Sebuah statif 3. Apakah paku-paku kecil tetap menempel atau berjatuhan? Mengapa demikian? D. S U 258 IPA Terpadu IX .7 A. setelah melakukan Kegiatan 12.6? Kegiatan 12. Lepaskan baterai. Sebuah magnet batang yang cukup kuat 2. Tariklah magnet pada statif seperti pada gambar. Cara Kerja 1. Tujuan Membuat magnet buatan dengan cara menggosok. Alat dan Bahan 1. Hasil Pengamatan Bagaimanakah kesimpulan kalian. B.

dengan cara menggosokkan magnet tetap. b. Secara fisika bahwa benda-benda yang bisa dibuat magnet adalah benda atau material yang sudah mempunyai sifat kemagnetan yang terdiri dari domain-domain atau magnet-magnet kecil yang disebut magnet elementer. kemudian dekatkan paku-paku kecil pada paku besar. dengan aliran arus listrik. Jika paku besar menempel pada magnet. atau baja ke satu arah secara berulang-ulang. Apakah paku-paku kecil menempel pada paku besar? Mengapa? D. Dengan cara menggosokkan magnet tetap Benda-benda kecil. a. Apa yang terjadi pada paku besar? 4. Hal ini menunjukkan bahwa besi atau baja tidak bersifat sebagai magnet. Cara Membuat Magnet Magnet ada dua jenis yaitu magnet alam dan magnet buatan. Ambil paku besar dan dekatkan pada magnet. 6. Apakah paku besar menempel pada magnet? Mengapa demikian? 5. Hasil Pengamatan Bagaimanakah kesimpulan kalian setelah melakukan Kegiatan 12. Ada berbagai cara untuk membuat magnet.7? 1. Besi atau baja dapat dibuat magnet antara lain dengan cara menggosokkan salah satu ujung magnet tetap di sepanjang batang besi. Saat terjadi penggosokan dengan arah yang teratur mengakibatkan adanya pengaruh medan magnet dari magnet permanen yang dapat digunakan untuk menyearahkan posisi domain. c. Kemagnetan 259 . dengan induksi (influensi atau imbas). antara lain: a. misalnya jarum atau paku apabila kita dekatkan dengan sebatang besi atau sebatang baja ternyata benda-benda kecil tersebut tidak dapat ditarik oleh batang besi atau baja. 3.2. Dengan posisi yang searah tentu mengakibatkan adanya gaya yang ditimbulkan oleh domain tersebut sehingga menjadikan benda bermagnet.

Dikatakan bahwa paku besi menjadi magnet sementara. kita bisa melakukan dengan cara.2 Arah kutub-kutub magnet diganti dengan logam baja. Secara fisika dapat dijelaskan bahwa medan listrik yang ditimbulkan oleh arus listrik akan mempengaruhi posisi domain yang mengakibatkan posisi yang tidak teratur berubah menjadi teratur atau searah.b. Maka untuk menentukan kutubkutub magnetnya dapat dilihat pada Gambar 12. Berarti S U paku besar sudah hilang kemagnetannya.1! 260 IPA Terpadu IX .6 ditunjukkan bahwa paku besar yang dililiti oleh sebuah kumparan setelah dihubungkan dengan baterai kemudian dekatkan dengan paku-paku kecil. logam tetap bersifat sebagai magnet. maka setelah arus listrik dibalik setelah arus listrik diputus.1 Arah kutub-kutub magnet tetap bersifat sebagai magnet. Bagaimana cara menentukan kutub utara atau selatan dari magnet buatan ini. Jika arus listrik diputus maka pakukutub magnet paku kecil yang menempel pada paku besar dalam hitungan detik akan berjatuhan atau lepas. Dengan posisi searah akan mempunyai kekuatan yang bersifat magnet. Dengan aliran arus listrik Pada Kegiatan 12. Apabila baterai atau sumber arus listrik searah (DC) diganti dengan sumber arus listrik bolak-balik (AC) bertegangan rendah maka paku besar Gambar 12. sifat kemagnetan paku besar hanya terjadi selama ada aliran listrik. Jadi. ternyata paku U S kecil akan menempel pada paku besar tersebut. Seandainya paku besi Gambar 12. Karena baja dapat dibuat magnet yang bersifat permanen (tetap). misalkan sebatang besi atau baja yang telah dililiti kawat berisolasi/kumparan (kawat transformator) dan dihubungkan dengan baterai telah menjadi magnet.

sehingga sifat magnet yang dimiliki jadi hilang. lihat Gambar 12. Jika arah arus listrik dibalik maka arah kutub juga akan sebaliknya. seperti Gambar 12. Dengan dipukul atau dipanaskan maka domain-domain bergerak secara random dan tak teratur. Hal ini Gambar 12. Paku besar yang telah menempel pada magnet jika didekati paku-paku kecil. Kemagnetan 261 . Magnet buatan memiliki beberapa bentuk.3 disebabkan oleh paku besar yang B e rb a g a i b e nt uk berada di dalam medan magnet mag net terkena induksi sehingga bersifat sebagai magnet. Dengan induksi (influensi atau imbas) Sebuah paku besar didekatkan dengan sebuah magnet yang ditaruh pada statif maka paku akan menempel pada magnet. Akibat dari pengaruh medan magnet sehingga paku yang menempel pada magnet permanen memungkinkan posisi domaindomainnya menjadi teratur dan bersifat sebagai benda magnet. Cara Menghilangkan Sifat Kemagnetan Sifat kemagnetan suatu benda dapat dihilangkan dengan cara dipukul atau dipanaskan. Secara konsep sama dengan pembuatan magnet cara digosok atau dililiti kumparan yang dialiri listrik.3! 2.2. berbentuk jarum (magnet jarum) berbentuk silinder (magnet silinder) dan berbentuk U dan berbentuk tapak kuda. Jarijari yang menggenggam menunjukkan arah arus listrik.Untuk menentukan arah kutub-kutub magnet digunakan aturan tangan kanan menggenggam. Sedangkan ibu jari menunjuk kutub utara. di antaranya: berbentuk batang persegi (magnet batang). ternyata paku-paku kecil menempel pada paku besar. c.

D. Teori Kemagnetan Bumi

Kegiatan 12.8
A. Tujuan Mengetahui arah jarum kompas dikaitkan dengan arah magnet bumi. B. Alat dan Bahan 1. Selembar kertas 2. Sebuah mistar 3. Sebuah pensil 4. Sebuah kompas C. Cara Kerja 1. Letakkan kertas di atas meja. 2. Tunjukkan dengan tanda mana utara dan mana selatan. 3. Hubungkan kedua tanda tersebut menggunakan garis. 4. Letakkan kompas pada garis tersebut. 5. Amati jarum kompas; menunjuk arah manakah jarum kompas tersebut? 6. Penunjukan jarum kompas apakah berhimpit dengan garis yang kalian buat? 7. Jika tidak berhimpit, gambarkan penunjukkan jarum kompas pada garis yang kalian buat tadi. 8. Berilah tanda pada sudut yang dibentuk oleh penunjukan jarum kompas dengan arah utara yang sebenarnya. 9. Berilah pula sudut antara penunjukan jarum kompas dengan arah selatan yang sebenarnya. 10. Ulangi kegiatan ini menggunakan kertas yang lain. D. Hasil Pengamatan Apakah kesimpulan kalian, setelah melakukan Kegiatan 12.8, jika dikaitkan dengan arah medan magnet bumi?

262

IPA Terpadu IX

Sebuah magnet yang bebas bergerak ternyata selalu menempatkan dirinya menurut arah utara – selatan. Hal ini menunjukkan bahwa di permukaan bumi terdapat medan magnet dan gaya yang mempengaruhi kutub-kutub magnet tersebut. Kutub utara magnet selalu menghadap ke arah utara. Hal ini dapat dijelaskan dengan beranggapan bahwa: a. Di kutub utara bumi terdapat suatu kutub selatan magnet b. Di kutub selatan bumi terdapat suatu kutub utara magnet c. Bumi sebagai sebuah magnet besar dengan kutub selatan terletak di dekat kutub utara dan kutub utara terletak di dekat kutub selatan bumi (lihat Gambar (12.4)! Magnet di dalam kompas pada umumnya tidak dapat menunjukkan utara–selatan tetapi agak menyimpang. Sebab letak kutubkutub magnet bumi tidak tepat pada kutub-kutub bumi. Oleh karena itu garis-garis gaya magnet bumi tidak berimpit arahnya dengan arah utara-selatan. Penyimpangan dari arah utara– sebagai magnet selatan yang sebenarnya ini disebut deklinasi, lihat Gambar 12.5! Besarnya deklinasi ini dinyatakan dengan sudut antara arah utara sebenarnya dengan arah utara yang ditunjukkan oleh magnet. Sudut yang dibentuk oleh magnet dengan garis mendatar disebut inklinasi. Adanya inklinasi ini disebabkan garis-garis gaya magnet bumi, ternyata tidak sejajar dengan permukaan bumi. Oleh karena itu sebuah magnet jarum yang dapat berputar pada sumbu mendatar biasanya tidak menempatkan diri pada kedudukan mendatar, tetapi miring.

Gambar 12.4 Bumi Utara Deklinasi

U

S

Gambar 12.5 Deklinasi

Kemagnetan

263

E. Medan Magnet di Sekitar Kawat Berarus Listrik
Medan Magnet di Sekitar Kawat Penghantar Lurus

Kegiatan 12.9
A. Tujuan Mengetahui pengaruh medan magnet terhadap kawat berarus. B. Alat dan Bahan 1. Sebuah magnet jarum 2. Kawat penghantar 3. Dua buah baterai C. Cara Kerja 1. Ambillah satu baterai, magnet jarum dan kawat penghantar. 2. Rangkailah alat tersebut seperti gambar di bawah ini.
A U U S B

+

3. Amatilah apa yang terjadi. 4. Bagaimana arah gerak magnet jarum? 5. Jika arah arus kalian balik, bagaimana perbedaan arah magnet jarumnya? 6. Dengan cara yang sama, jauhkan jarak kawat berarus dengan magnet jarum. Apa yang terjadi? Jelaskan! 7. Ambil baterai yang lain, tambahkan pada rangkaian tersebut sehingga menjadi dua baterai.

264

IPA Terpadu IX

8. Lakukan dengan cara yang sama seperti di atas, amati apa yang terjadi? 9. Jauhkan sedikit letak magnet jarum dengan kawat berarus. Bagaimana besar simpangannya dibandingkan dengan sebelumnya? D. Hasil Pengamatan Bagaimana kesimpulan kalian setelah melakukan Kegiatan 12.7 jika dikaitkan besarnya arus yang mengalir pada kawat penghantar terhadap penyimpangan jarum magnet?

Medan Magnet Sebuah Kumparan

Kegiatan 12.10
A. Tujuan Menunjukkan pengaruh medan magnet terhadap sebuah kumparan. B. Alat dan Bahan 1. Sebuah kumparan 2. Dua buah magnet jarum 3. Baterai C. Cara Kerja 1. Susunlah alat-alat tersebut seperti gambar.

U

S

U

S

+

2. Perhatikan dengan cermat kedua magnet jarum. 3. Apakah kutub-kutub magnet ditarik oleh kumparan? 4. Baliklah kutub yang dekat dengan kumparan untuk masing-masing magnet jarum itu.

Kemagnetan

265

5. Amatilah kedua magnet jarum. 6. Apakah kutub-kutub magnet ditarik oleh kumparan? D. Hasil Pengamatan Susunlah kesimpulan kalian dari Kegiatan 12.10 yang mengidentifikasikan hubungan antara medan magnet dan sebuah kumparan!

Medan Magnet
Medan magnet adalah suatu daerah di sekitar magnet di mana masih ada pengaruh gaya magnet. Adanya medan magnet ini dapat kita tunjukkan dengan menggunakan serbuk besi dan dapat pula menggunakan kompas. 1. Letakkan sebuah magnet batang. 2. Di atas magnet tersebut, letakkan sehelai kertas putih (misal kertas karton). 3. Taburkan serbuk besi merata di atas kertas itu. 4. Kemudian ketuk-ketuk kertas itu beberapa kali. Perhatikan dengan cermat bagaimana letak serbuk besi. Ternyata serbuk besi akan membentuk pola seperti Gambar 12.6.

Gambar 12.6 Pola serbuk besi di sekitar magnet batang

266

IPA Terpadu IX

Apabila kita perhatikan Gambar 12.6 di atas. Serbuk besi terlihat mengikuti suatu pola yang berbentuk seperti Gambar 12.7.

U

S

Gambar 12.7 Garis-garis gaya magnet

Garis-garis yang terletak pada Gambar 12.7 disebut garis-garis gaya magnet. Beberapa contoh garis-garis gaya magnet dapat dilihat pada gambar 12.8!

U

S

U

U

U

S

Gambar 12.8 Beberapa contoh garis-garis gaya magnet

Berdasarkan pengamatan Gambar 12.8, maka dapat diambil kesimpulan tentang garis gaya magnet. 1. Garis gaya magnet adalah arah medan magnet yang berupa garis-garis yang menghubungkan kutub-kutub magnet. 2. Garis gaya magnet memiliki arah meninggalkan kutub utara dan menuju kutub selatan. 3. Garis gaya magnet selalu tidak berpotongan. 4. Tempat di mana garis gayanya rapat maka menunjukkan bahwa medan magnetnya juga kuat begitu pula sebaliknya.

Kemagnetan

267

1. Medan Magnet di Sekitar Kawat Lurus Berarus Listrik
Seorang ahli Ilmu Pengetahuan Alam yang juga guru besar pada Universitas Kopenhagen yang bernama Hans Christian Oersted (1777 – 1851) dalam penyelidikannya telah menemukan bahwa di sekitar arus listrik terdapat medan magnet. Dari percobaan yang dilakukannya Oersted menyimpulkan bahwa: a. Di sekitar arus listrik terdapat medan magnet. Ini dapat dideteksi dengan menggunakan serbuk besi yang memerlukan kuat arus yang tinggi, jadi tidak bisa dengan baterai yang kecil. b. Arah medan magnet (garis-garis gaya magnet) bergantung pada arah arus listrik. Jika arah arus diubah, maka arah medan magnet berubah. c. Besar medan magnet dipengaruhi oleh kuat arus dan jarak terhadap kawat.

Info MEDIA
Dalam kuliahnya di Universitas Kopenhagen pada tahun 1820, Oersted menghubungkan baterai den gan sebu ah k awat yan g bergerak dekat jarum kompas. Jarum magnetik berputar dan Oersted segera tahu apa arti gerakan ini. Kawat yang membawa arus bertindak sebagai magnet, membuktikan hubungan magnetisme dan listrik.

Untuk menentukan arah garisgaris gaya magnet di sekitar penghantar lurus yang dialiri arus listrik agar lebih mudah digunakan kaidah tangan kanan, lihat Gambar 12.9! Jika ibu jari menunjukkan arah arus, maka arah garis gaya magnet dinyatakan oleh jari-jari yang menggenggam. Cara ini dapat digunakan untuk menentukan arah garis-garis gaya di sekitar penghantar yang bentuknya lain seperti terlihat pada Gambar 12.10!

268

IPA Terpadu IX

9 Kaidah tangan kanan untuk penghantar lurus berarus listrik I Gambar 12. indikator untuk bahan bakar pada mobil (fuel level). Hal ini disebabkan medan magnet yang dihasilkan sangat kecil atau lemah. misalnya pembuatan bel listrik. kereta cepat tanpa roda. Kemagnetan 269 . Pada kumparan.10 Arah garis gaya magnet pada penghantar melingkar 2. telepon dengan uang logam dan detektor logam. Medan Magnet Sebuah Kumparan Pengaruh medan magnet yang dihasilkan oleh sebuah penghantar arus terhadap benda yang ada di sekitarnya sangat kecil. Pengaruh hubungan antara kuat arus dan medan magnet disebut elektromagnet atau magnet listrik. Apabila di dalam kumparan diberi inti besi lunak maka pengaruh kemagnetannya menjadi jauh lebih besar. Apabila kumparan itu panjang disebut solenoida. medan magnet yang ditimbulkan oleh lilitan yang satu diperkuat oleh lilitan yang lain. Magnet listrik banyak digunakan dalam bidang teknik. kunci pintu listrik. Karena kumparan yang dililitkan pada inti besi lunak akan menimbulkan sebuah magnet yang kuat. Agar mendapatkan pengaruh medan yang kuat. penghantar itu harus digulung menjadi sebuah kumparan.B I Gambar 12.

1 Carilah literatur di perpustakaan tentang penggunaan prinsip elektromagnet. Voltmeter b. Kemagnetannya dapat dihilangkan dengan memutuskan arus listrik. Magnet listrik dibuat dalam berbagai bentuk. a. b. Galvanometer c. Solder listrik e. c. Alat manakah yang bekerjanya atas dasar kemagnetan listrik/ elektromagnetik dan yang bukan atas dasar kemagnetan listrik? 270 IPA Terpadu IX . Telepon i. berbentuk batang. Di antara bentukbentuk magnet listrik tersebut yang paling kuat daya tarik magnetnya adalah yang berbentuk U.Keuntungan magnet listrik adalah: a. berbentuk silinder. Mixer 2.2 1. dan lingkaran. Sifat kemagnetannya sangat kuat. Peralatan yang Menggunakan Prinsip Elektromagnetik Tugas 12. misalnya bel listrik dan kunci pintu atau yang lain! F. Kompor listrik h. Amperemeter l. Bel listrik g. Kekuatan magnet itu dapat diubah-ubah dengan mengubah kuat arus. Radio listrik f. Telegraf j. Setrika listrik d. antara lain: berbentuk huruf U. Cermatilah bermacam-macam alat di bawah ini. Tugas 12. Relai k.

telegraf. 1. Sebuah magnet listrik (A dan B). Pemutusan arus atau interuptor: C c. sehingga sifat kemagnetannya hilang. kunci pintu listrik. Bel Listrik Bagian-bagian utama bel listrik: a. berupa magnet listrik berbentuk U b. Misalnya bel listrik. Pada umumnya hasil penemuan Bell merupakan bentuk pengabdian terhadap penderita tunarungu. dan arus mengalir lagi.11 Prinsip bel listrik Info MEDIA Alexander Graham Bell (18471922) adalah ilmuan dan guru tunarungu asal Scotlandia yang terkenal dengan penemuannya seperti telegraf ganda (1874). F (lihat Gambar 12. fotofon (1880). voltmeter dan galvanometer dapat dijelaskan dengan prinsip kemagnetan listrik. Kontak C tersambung lagi. Sebuah pelat besi lunak: D yang dihubungkan dengan pegas E dan pemukul bel.11)! C SK E D F A B G Gambar 12. SK. Oleh karena itu arus yang melalui titik C terputus. D terlepas dari tarikan AB. detektor logam dan loudspeaker. Cara Kerja Bel Listrik Apabila arus listrik dialirkan dengan jalan menekan sakelar. dan menarik D. A dan B menjadi magnet.Banyak alat-alat listrik yang bekerjanya atas dasar kemagnetan listrik. telepon. dan piringan hitam (1886). alat penyambung atau relai. telepon (1876). Alat-alat ukur seperti amperemeter. A dan B menjadi Kemagnetan 271 . maka arus listrik mengalir melalui kumparan.

pesawat pengirim. C. Arus yang berubah-ubah menjadi suara. 2. Sebuah pelat tipis yang disebut diafragma D.12a! Perhatikan prinsip-prinsip yang mendasar pada sebuah mikrofon. hambatan butir-butir karbon itu kecil. Arus yang mengalirpun berubah-ubah sampai ke telepon. begitu sebaliknya jika tidak tertekan. Getaran ini menyebabkan butir-butir karbon tertekan atau tidak tertekan. yang terdapat di dalam kotak karbon. hambatannya besar. menarik D demikian seterusnya berulang-ulang. pesawat penerima.magnet lagi. Butir-butir karbon (C) S A M Kotak karbon D Diafragma (a) Mikropon Kotak karbon (B) U A (b) Telepon Gambar 12. maka pemukul F memukul bel G. sebuah magnet listrik. selalu bersentuhan dengan butir-butir karbon. jika getaran suara jatuh ke permukaan diafragma maka diafragma itu bergetar. maka bel berbunyi. B. biasanya disebut telepon. Pada waktu tertekan. A–A. Gambar 12. M. Tiap kali D ditarik oleh AB. Karena getaran diafragma dan hambatan C berubah-ubah sesuai dengan getaran suara. yang biasa disebut mikrofon b.12b memperlihatkan dasar kerja pesawat telepon.12 Pesawat telepon dan dasar kerjanya Lihat Gambar 12. Selama SK ditekan. Pesawat Telepon Sebuah pesawat telepon pada dasarnya terdiri atas dua bagian utama yaitu: a. dan magnet 272 IPA Terpadu IX . Telepon terdiri atas sebuah diafragma.

Maka kekuatan magnet listrik berubah-ubah juga. maka sauh ditarik oleh M. Arus yang mengalir melalui kumparan disebut arus primer. Perubahan gaya tarik menyebabkan diafragma bergetar sesuai dengan getaran suara pengirim. selalu tertarik ke arah AA dan dalam bentuk agak cekung ke arah AA.13b. kontak terputus. Skema relai ditunjukkan pada Gambar 12. Pegas (P) S P M K Kumparan relai Kontak (a) D Gambar 12. Jika arus yang datang melalui kumparan magnet listrik itu berubah-ubah besarnya. Magnet listrik (M) b. Relai R e la i a dal ah se bua h ala t yan g d ap at menghubungkan atau memutuskan arus yang besar meskipun dengan energi kecil.tetap US. Perubahan gaya tarik sesuai dengan getaran suara yang dikirim oleh mikrofon. 3. maka sauh tertarik oleh pegas. Kemagnetan 273 . M. Bagian utama sebuah relai yaitu: a. Arus yang dialirkan oleh kontak disebut arus sekunder. Jika arus primer tidak mengalir. Kontak (K) d. Sauh (S) c.13 Relai dan skemanya (b) Cara Kerja Relai Apabila arus mengalir melalui kumparan. ditarik oleh magnet. Magnet tetap selalu memagnetkan inti magnet listrik. Karena itu diafragma yang terbuat dari bahan. sehingga kontak K bersentuhan.

maka baterai terhubung ke motor listrik.14. Ketika S ditutup. Ketika sakelar S dibuka. Dengan terhubungnya kontak C.Relai banyak digunakan dalam bidang teknik untuk mengatur suatu alat dari jarak jauh. Perhatikan Gambar 12. arus listrik yang melalui elektromagnet terputus. relai kontak C jangkar besi lunak elektromagnet Baterai Gambar 12. Satu keuntungan dari sistem ini adalah sakelar-sakelar dan kabel-kabel penerangan yang hanya sesuai untuk arus kecil dapat dipakai untuk mengatur mesin-mesin listrik yang berarus besar. kontak C akan menutup dan menghubungkan rangkaian di sebelah kanan. arus 274 IPA Terpadu IX . Dengan menutup sakelar S di rangkaian sebelah kiri.14 Relai magnetik pada motor listrik isolator Sakelar pengatur 4. kontak C terbuka dan motor berhenti berputar. Pergerakan ini menyebabkan jangkar besi lunak menekan kontak C yang berada di bawah sehingga naik ke atas dan terhubung. dan arus listrik mengalir ke dalam motor listrik. Ada dua rangkaian terpisah dan kontak relai C terbuka. Kunci Pintu Listrik Kunci pintu listrik bekerja didasarkan pada elektromagnetik. Kunci ini mempunyai kumparan dari jenis solenoida yang dihubungkan ke saklar di dalam rumah. Jika seseorang menekan sakelar. arus listrik kecil mengalir melalui elektromagnet. misalnya pada motor listrik. ujung kiri elektromagnet menarik jangkar besi lunak yang berbentuk L. Motor listrik dihubungkan dan diputuskan dengan cara menutup dan membuka sakelar S. misalnya pada dinamo starter mobil.

mengalir ke solenoida. Gaya Lorentz dan Penggunaannya 1. 5. Metal Detector Sebuah detektor logam yang digunakan untuk mengecek senjata logam. Arus yang lewat berlawanan akan menarik speaker sehingga terjadi getaran. Arus yang lewat hanya satu arah. Gaya Lorentz Gaya Lorentz adalah gaya yang terjadi pada sebuah penghantar berarus listrik di dalam medan magnet. Sinyal arus listrik diubah menjadi gelombang bunyi. Senjata logam dapat mengubah elektromagnetik yang dihasilkan oleh kumparan. Elektromagnetik yang dihasilkan akan menarik kunci besi ke dalam solenoida sehingga seorang di luar bisa membuka pintu. 6. gaya magnet akan menekan elektromagnetik dan keluar ke speaker. G.15! Kemagnetan 275 . terdiri atas kumparan besar yang dapat dialiri/membawa arus listrik. Seseorang yang berjalan lewat di bawah pintu detektor yang membawa senjata logam dapat diketahui. Kumparan ini berlaku sebagai elektromagnetik dan ada magnet permanen yang ditempakan didekatnya. Loudspeaker Loudspeaker adalah alat pengeras suara yang menggunakan prinsip elektromagnetik. Sinyal yang melalui kumparan dalam bentuk solenoida yang diletakkan di belakang speaker. Perubahan ini akan terdeteksi dan alarm akan berbunyi. Getaran dari speaker menghasilkan gelombang bunyi. Untuk menentukan arah gaya Lorentz dapat digunakan kaidah tangan kanan sebagaimana terlihat pada Gambar 12.

maka besarnya gaya Lorentz dapat dirumuskan: F=BI Dengan F adalah gaya Lorentz dinyatakan dalam newton.15 Kaidah tangan kanan listrik. Untuk melanjutkan putaran. Dasar kerja motor listrik ini hampir sama dengan dasar kerja sebuah galvanometer.I B Besar gaya Lorentz sebanding dengan kuat medan magnet. I. a. Beberapa contoh penerapan konsep ini antara lain motor listrik dan alat ukur listrik. tepat pada saat kutub kumparan berhadapan dengan kutub magnet. Motor listrik Motor listrik adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi kinetik. Telunjuk menunjukkan arah medan magnet. Permukaan yang bersifat sebagai kutub selatan bergerak menghadap ke kutub utara magnet. permukaan kumparan yang bersifat sebagai kutub utara bergerak menghadap selatan magnet. c. Dengan 276 IPA Terpadu IX . dan panjang kawat. Apabila arus listrik dialirkan melalui kumparan. F. dan adalah panjang kawat penghantar dinyatakan dalam meter (m). (weber/m2) atau tesla (T). kuat medan magnet dan arus listrik saling tegak lurus. medan magnet dinyatakan dalam satuan (N/ Am). Jari tengah menunjukkan arah gaya Lorentz. Jika pada gaya Lorentz kedudukan gaya. Setelah itu maka kumparan berhenti berputar. B. arus Gambar 12. 2. F Dengan ketentuan sebagai berikut: a. arah arus dalam kumparan dibalik. Penggunaan Konsep Gaya Lorentz (Gaya Magnet) Adanya gaya magnet pada penghantar berarus listrik di dalam medan magnet memungkinkan berputarnya kumparan penghantar berarus listrik di dalam medan magnet. Ibu jari menunjukkan arah arus listrik. b.

demikian seterusnya. K. Inti besi ini terpasang tetap pada tempatnya. Kutub selatan kumparan berhadapan dengan kutub selatan magnet. Di antara inti besi dan kutub-kutub magnet terdapat sebuah kumparan.16! b.16 Cara terbaliknya arah arus maka kutub utara kumparan berubah menjadi kutub selatan. pada saat itu arus dalam kumparan dibalik lagi. Kutub-kutub itu menolak kumparan berputar setengah putaran sampai kutub utara kumparan berhadapan dengan kutub selatan magnet dan kutub selatan kumparan berhadapan dengan kutub utara magnet. tidak dapat berputar. Kemagnetan 277 . Akibat kumparan itu berputar setengah putaran lagi. inti besi J K Poros P Gambar 12. lihat kerja motor listrik Gambar 12. Alat pengukur listrik Jenis alat pengukur listrik yang banyak digunakan adalah pengukur jenis kumparan berputar. kumparan berputar terus. kutub selatannya menjadi kutub utara. P ada tiap poros itu dipasang sebuah pegas spiral.17 Pengukur jenis kumparan berputar Di antara kutub-kutub itu terdapat sebuah inti besi lunak berbentuk silinder.Gambar 12. Pada dasarnya alat pengukur ini terdiri atas: 1) 2) Sebuah magnet tetap berbentuk U Ruang di antara kutub-kutubnya berbentuk silinder. yang dapat berputar bersama dua batang poros. Sekarang kutub utara kumparan berhadapan dengan kutub utara magnet.

P. jika besar arus 2 A dan panjang kawat 4 meter serta kuat medan magnet 25 tesla. dan voltmeter. . Contoh soal: I B Perhatikan gambar di atas. Kumparan tidak dapat berputar terus karena ditahan oleh pegas spiral. maka kumparan itu berputar sebab salah satu permukaan kumparan bersifat sebagai kutub utara dan sebagai kutub selatan. J menunjukkan angka nol. hitung besar gaya Lorentz! Penyelesaian: Diketahui : I =2A =4m B = 25 tesla Ditanya : F = . Prinsip kerja seperti ini banyak digunakan pada peralatan seperti: amperemeter. Besar putarannya tergantung pada besarnya arus. kalau tidak ada arus melalui K. di mana makin besar arus makin besar sudut putarnya. ini mengatur agar jarum penunjuk. galvanometer. Apabila kumparan dialirkan arus.? Jawab : F =BI = 250 tesla × 2 A × 4 m = 2000N = 2 × 103 N 278 IPA Terpadu IX .Pegas spiral. .

menggosokkan magnet tetap. telepon. b. 9. 7. Keuntungan magnet listrik: a. 6. Cara menghilangkan sifat kemagnetan: a. c. amperemeter. Sifat-sifat magnet antara lain: a. galvanometer dan voltmeter. Penggolongan benda berdasarkan sifat magnetik: a. ferromagnetik. b. c. b. Medan magnet: suatu daerah di sekitar magnet dimana masih ada pengaruh gaya magnet. paramagnetik. 5.Rangkuman 1. 2. Peralatan yang menggunakan prinsip elektromagnetik: bel listrik. induksi. aliran arus listrik. diamagnetik. Deklinasi: penyimpangan dari arah utara selatan yang sebenarnya. sifat kemagnetannya sangat kuat. Penggunaan gaya Lorentz pada: motor listrik. relai. kemagnetan dapat dihilangkan dengan memutuskan arus listrik. c. dipukul. b. 10. Refleksi Mengapa arah jarum pada kompas selalu menunjuk ke arah utara dan selatan dengan sedikit penyimpangan? Jelaskan untuk bahan refleksi kalian menuju bab berikutnya! Kemagnetan 279 . kunci pintu listrik. kekuatan magnet dapat diubah dengan mengubah arus. 4. 8. dipanaskan. menimbulkan gaya satu sama lain (tolak-menolak dan tarik menarik). Inklinasi: sudut yang dibentuk oleh magnet dengan garis mendatar. dapat menarik besi b. 3. Cara membuat magnet: a.

besi. . magnetik c. a. c. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf a. . . magnet permanen d. besi. a. a. . . karet 3. d. Berikut ini yang termasuk benda magnetik adalah . 4.Uji Kompetensi A. nonmagnetik b. karet b. ferromagnetik d. .. Menurut sifat kemagnetannya benda digolongkan menjadi dua macam yaitu benda bukan magnetik dan benda . magnet partikel b. b. kertas d. . a. Magnet tersusun oleh magnet-magnet kecil yang biasanya disebut . Arah garis gaya pada gambar di bawah ini yang benar adalah . b. kertas. kobalt c. magnet elementer c. magnet bagian 280 IPA Terpadu IX . . atau d! 1. aluminium. atletik 2. .. c..

bersifat magnet b. besi digosok dengan magnet ke satu arah d. inklinasi b. a.. . Bumi dianggap sebagai magnet batang yang sangat besar. memiliki dua kutub c. . kutub selatan c. maka potonganpotongan magnet tersebut yang tidak benar adalah . Perhatikan gambar di bawah ini! U S Sudut yang terbentuk oleh penyimpangan jarum kompas disebut . deklinasi c. isoklin Kemagnetan 281 . . . Kutub utara magnet terletak di daerah . . permukaan bumi 7. besi lunak diletakkan di sekitar magnet c. . a. a. khatulistiwa d. hanya memiliki kutub utara saja 8.5. memiliki kutub utara dan selatan d. aklin d. kutub utara b. baja digosok-gosok dengan magnet ke segala arah 6. .. Jika sebuah magnet batang dipotong menjadi dua. paku dililiti kawat berisolasi dan dialiri listrik b. a. . Berikut ini bukan cara untuk membuat magnet adalah .. .

Sebutkan alat listrik yang menggunakan prinsip elektromagnetik! 5. Apakah yang dimaksud: a. a. c. gaya Lorentz b. dan telegrap d. bel listrik. . benda Ferromagnetik. garis gaya magnet? 4. Sebutkan sifat-sifat magnet! 2. i B 10. . benda Paramagnetik. dan relai c. TV. pesawat telepon. i d. b. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1. Alat yang menggunakan prinsip elektromagnetik adalah .9. dan telegraf b. pesawat telepon. . bel listrik. dan telepon B. a. Sebagai sumber referensi carilah informasinya dari internet. . . 282 IPA Terpadu IX . i c. Sebutkan cara membuat magnet! 3. TV. Arah medan magnet yang benar ditunjukkan oleh gambar di bawah adalah . radio listrik. benda Diamagnetik? Proyek Buatlah alat/bahan sederhana yang menggunakan sifat kemagnetan bersama kelompok kalian. i B B B b. Apakah yang dinamakan: a. .

3. 2. Apa bedanya arus listrik yang ditimbulkan oleh sebuah baterai dengan arus listrik dari PLN? Dan menggunakan alat apakah arus listrik dari pembangkit listrik yang bertegangan besar dapat digunakan di rumah-rumah dengan tegangan kecil? Ani diam sejenak. Bagaimana prinsip kerja alat tersebut. untuk PLN mestinya ada alat yang bisa menurunkan tegangan. Oleh karena itu. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini. • Induksi Elektromagnetik • GGL Induksi • Garis Medan Magnet • Generator • Dina mo • Transformator Induksi Elektromagnetik 283 . Induksi Elektromagnetik menjelaskan Hubungan antara Garis Medan Magnet dengan GGL Induksi Prinsip Kerja Prinsip Kerja Transformator didapatkan Karakteristik Trafo dan Penerapannya jenisnya antara lain 1. untuk lebih jelasnya bisa kalian pelajari pada Bab 13 ini. Dinamo DC Dinamo AC Generator Efisiensi Trafo: = Ps Pp × 100% 1.Bab 13 Induksi Elektromagnetik Pada suatu malam. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini. terlihat dari wajahnya bahwa ia sedang berpikir sambil menyatakan tegangan yang ditimbulkan oleh baterai itu kecil sehingga jika kesetrum tidak menyebabkan kecelakaan yang fatal sedang untuk PLN sebaliknya bisa terbakar dan meninggal. Trafo Step-up 2. ketika Ani sedang belajar IPA. Trafo Step-down Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. Tiba-tiba ayah Ani mendekat sambil bertanya kepada Ani. perhatikan peta konsep berikut ini.

2. Dua buah magnet batang 2. apa yang terjadi? 4. Amatilah jarum galvanometer. apa yang terjadi? 3. Cara Kerja 1. Tujuan Mengetahui medan magnet dapat menghasilkan arus listrik. Ulangi dengan menggerakkan magnet batang masuk-keluar terus menerus. Ulangi langkah-langkah tersebut dengan mengganti magnet batang yang lebih kuat. Susunlah alat seperti pada gambar. Diamkan magnet batang di dalam kumparan. apa yang terjadi. 284 IPA Terpadu IX . lihat gambar (a). Amati jarum galvanometer. B. (a) (b) 6. Galvanometer 3. Gerakkan kutub utara magnet batang masuk ke dalam kumparan. Dua buah solenoida yang berbeda jumlah lilitannya C. Amati terus jarum galvanometer. Amati apa yang terjadi pada jarum galvanometer. 5. lihat gambar (b). apa yang terjadi. Alat dan Bahan 1.A. Gerakkan kutub utara magnet batang keluar dari kumparan. amati galvanometer. Hubungan antara Pergerakan Garis Medan Magnet dengan Terjadinya Gaya Gerak Listrik Induksi Kegiatan A.

Bagaimana arah penyimpangan jarum galvanometer. energi cahaya. Oleh karena itu. Terjadinya GGL Induksi Seorang ilmuwan dari Jerman yang bernama Michael Faraday (1991 – 1867) memiliki gagasan dapatkah medan magnet menghasilkan arus listrik? Gagasan ini didasarkan oleh adanya penemuan dari Oersted bahwa arus listrik dapat menghasilkan medan magnet. Hasil Pengamatan Bagaimana kesimpulan kalian dari kegiatan di atas jika dikaitkan pengaruh medan dengan pergerakan galvanometer? Kalian telah mengetahui bahwa ada beberapa bentuk energi antara lain: energi kalor. energi listrik banyak digunakan untuk kepentingan manusia. oleh sebab itu sebelum sampai ke rumahrumah perlu ada alat penurun tegangan. dan energi listrik. Pada tahun 1831 Faraday berhasil membangkitkan arus listrik dengan menggunakan medan magnet. Induksi Elektromagnetik 285 . Apabila yang digerakkan masuk-keluar adalah kutub selatan magnet batang. Alat yang digunakan adalah trafo atau transformator. Karena termotivasi oleh gagasan tersebut kemudian pada tahun 1822. energi listriklah yang paling mudah diubah menjadi bentuk energi lain. Dasar kerja trafo dan generator adalah induksi elektromagnetik. Energi listrik diperoleh dari mesin pembangkit listrik yaitu generator. energi kimia. Ulangi langkah-langkah tersebut dengan mengganti solenoida yang lebih banyak jumlah lilitannya.Faraday memulai melakukan percobaan-percobaan. Amati apa yang terjadi pada jarum galvanometer.7. energi bunyi. Di antara bentuk-bentuk energi tersebut. 8. D. Generator menghasilkan energi listrik dengan beda tegangan yang sangat tinggi yaitu dalam orde megavolt.

sehingga pada kedua ujung kumparan timbul gaya gerak listrik (GGL). kedua ujung kumparan juga timbul GGL. sehingga tidak ada GGL. Perhatikan Gambar 13. Magnet dijauhkan terhadap kumparan maka garis gaya yang melingkupi kumparan menjadi berkurang. jarum galvanometer menyimpang ke kanan. 3. bahwa galvanometer adalah sebuah alat untuk menunjukkan ada atau tidaknya arus listrik di dalam rangkaian. Magnet didekatkan pada kumparan maka gaya yang melingkupi kumparan menjadi bertambah banyak. Jarum galvanometer mula-mula pada posisi nol. 286 IPA Terpadu IX . Karena arus induksi selalu bolak-balik. sedangkan ketika kutub selatan ditarik dari dalam kumparan.1! 1. maka disebut arus bolak-balik (AC = Alternating Current). jarum galvanometer akan menyimpang ke kiri. Magnet diam terhadap kumparan. Faraday menggunakan konsep garis gaya magnet untuk menjelaskan peristiwa di atas. Percobaan Faraday untuk menentukan arus listrik dengan menggunakan medan magnet. 2. jumlah garis gaya magnet yang melingkupi kumparan tetap. dilakukan antara lain seperti kegiatan di atas. Kesimpulan percobaan di atas adalah: Timbulnya gaya listrik (GGL) pada kumparan hanya apabila terjadi perubahan jumlah garis-garis gaya magnet. Dari hasil percobaan di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa arus induksi yang timbul dalam kumparan arahnya bolak-balik seperti yang ditunjukkan oleh penyimpangan jarum galvanometer yaitu ke kanan dan ke kiri. menyimpang ke kanan.Alat-alat yang digunakan Faraday dalam percobaannya adalah gulungan kawat atau kumparan yang ujung-ujungnya dihubungkan dengan galvanometer. Ketika magnet ditarik dari dalam kumparan maka jarum galvanometer menyimpang ke kiri. Pada kegiatan tersebut diketahui bahwa ketika kutub utara magnet bergerak ke dalam kumparan maka jarum galvanometer. Kalian pasti sudah mengetahui. Pada saat kutub selatan bergerak masuk ke dalam kumparan.

2. 2. Induksi Elektromagnetik 287 . GGL induksi dapat ditimbulkan dengan cara lain yaitu: 1. Memutar magnet di dekat kumparan atau memutar kumparan di dekat magnet. Semakin cepat perubahan medan magnet. Banyaknya lilitan Semakin banyak lilitannya. Kecepatan perubahan medan magnet. Kekuatan magnet Semakin kuat gelaja kemagnetannya. Maka kedua ujung kumparan akan timbul GGL induksi. Untuk memperkuat gejala kemagnetan pada kumparan dapat dengan jalan memasukkan inti besi lunak. maka GGL induksi yang timbul semakin besar. sedangkan arus yang mengalir dinamakan arus induksi dan peristiwanya disebut induksi elektromagnetik. maka GGL induksi yang timbul juga semakin besar. maka GGL induksi yang timbul juga semakin besar.1 Gaya gerak listrik timbul akibat perubahan garis gaya magnet Gaya gerak listrik yang timbul akibat adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet disebut GGL induksi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi besar GGL induksi yaitu: 1. Memutus-mutus atau mengubah-ubah arah arus searah pada kumparan primer yang di dekatnya terletak kumparan sekunder maka kedua ujung kumparan sekunder dapat timbul GGL induksi. 3.S U Gambar 13.

2. Karena kita menggerakkan kutub magnet berarti terdapat energi gerak atau energi kinetik. b. Akibat gerakan magnet di dalam suatu kumparan menimbulkan arus induksi yang secara langsung adanya energi lisrik yang ditimbulkan. c. B.3 Dinamo dengan prinsip kumparan berputar 288 IPA Terpadu IX . 1. Arus induksi yang timbul adalah arus AC dan gaya gerak listrik induksi adalah GGL AC. Bagian utama dinamo. Prinsip Kerja Dinamo dan Generator Kalian sudah mengetahui bahwa terjadinya arus induksi dan GGL induksi antara lain dengan cara kutub magnet digerakkan di dekat kumparan atau kumparan digerakkan di dekat kutub magnet.3. d. maka kumparan sekunder didekatkan dapat timbul GGL induksi. lihat Gambar 13. Mengalirkan arus AC pada kumparan primer. Beberapa contoh peralatan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai penerapan GGL induksi di antaranya adalah generator dan dinamo. Dinamo a. dalam proses terjadinya arus induksi terdapat perubahan energi gerak menjadi energi listrik. Jadi. adalah Sebuah kumparan (C) Sebuah cincin geser (A) Sikat (B) Magnet Gambar 13.

Sebuah kumparan berputar dalam medan magnet. b. c. Tiap-tiap ujung kawat kumparan dihubungkan dengan sebuah “cincin geser”.3 Dinamo arus searah Dinamo arus searah pada prinsipnya sama dengan motor arus searah.3! Kumparan U Sikat Cincin belah (komutator) Gambar 13. lihat gambar 13. Cincin geser tersebut menempel sebuah sikat. GGL AC ini menimbulkan arus AC di dalam rangkaian dinamo. Jadi dinamo arus searah dapat dipakai sebagai motor arus searah. lihat Gambar 13. Bila kumparan diputar maka dalam kumparan itu timbul GGL AC. Demikian pula sebaliknya.Sedangkan langkah-langkah kerja dinamo adalah sebagai berikut: a. 3. 2. d. Magnet yang digunakan biasanya magnet listrik. Dinamo Arus Searah Dinamo arus bolak-balik dapat diubah menjadi dinamo arus searah dengan menggunakan cincin belah atau komutator seperti pada motor listrik. Magnet Untuk generator pembangkit tenaga listrik yang besar biasanya menggunakan lebih dari satu magnet yang berputar. Generator Bagian utama generator. adalah: a. Induksi Elektromagnetik 289 .4.

5! 290 IPA Terpadu IX . Transformator sering disebut trafo.4 Generator arus bolak-balik yang menggunakan lebih dari satu magnet C. Sebuah transformator terdiri atas sebuah inti besi. Seperti yang kalian ketahui bersama bahwa arus yang digunakan di rumah-rumah atau di pabrik-pabrik bersifat arus bolak-balik.b. Rotor Rotor adalah bagian generator yang berputar. lihat Gambar 13. Stator Stator adalah bagian generator yang tidak berputar. yaitu kumparan primer dan kumparan sekunder. bukan? + U S U – S Gambar 13. Prinsip Kerja Transformator (Trafo) Transformator adalah sebuah alat untuk menaikkan atau menurunkan tegangan arus bolakbalik. c. Pada inti besi digulung dua lilitan. Arus yang ditimbulkan oleh generator juga arus bolak-balik.

bahwa: 1. Kumparan primer dihubungInfo kan kepada sumber tegangan yang hendak diubah besarPada t ahun 1831. sama dengan perbandingan jumlah lilitan sekunder dengan lilitan primer. Cincin 2. I s . Fa rad ay menemukan bahwa penghentian nya. Perbandingan antara tegangan primer.Sumber tegangan bolakbalik Kumparan sekunder Kumparan primer Gambar 13. dan lilitan sekunder. Karena tegangan primer atau pengaliran arus dalam salah itu tegangan bolak-balik. Perubahan medan magnet ini menginduksi tegangan bolakbalik pada kumparan sekunder. Ip. 160 tahun kemudian. Perbandingan antara kuat arus primer. V p . Np. dengan tegangan sekunder. Dari sebuah percobaan dapat ditunjukkan. Dalam inti besi timbul medan yang sekarang jadi terkenal ini sebenarnya sama dengan transmagnet yang besar dan formator modern yang tercipta arahnya berubah-ubah pula. dengan kuat arus sekunder. Vs sama dengan perbandingan antara jumlah lilitan primer. maka satu kawat pada cincin besi ini besar dan arah tegangan itu menyebabkan dorongan singkat berubah-ubah. MEDIA Induksi Elektromagnetik 291 .5 Transformator Prinsip kerja tranformator adalah sebagai berikut. dari arus di kawat lainnya. 1. 2. Ns.

yaitu: 1. Untuk mengurangi panas. Transformator hanya digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan arus bolak-balik (AC) dan tidak untuk arus searah (DC). Tetapi kenyataan sehari-hari efisiensi transformator selalu kurang dari seratus persen. membuat inti besi untuk transformator berbentuk pelat atau lempengan. besarnya daya yang dikeluarkan oleh kumparan sekunder selalu lebih kecil daripada daya yang diterima oleh kumparan primer. 292 IPA Terpadu IX . Hal ini disebabkan selama transformator digunakan ada sebagian energi listrik yang berubah menjadi kalor.Dari kedua pernyataan tersebut dapat dituliskan secara singkat dengan persamaan sebagai berikut: Vp : Vs = Np : Ns Ip : Is = Vs : Vp I p : I s = Ns : Np Atau dapat ditulis: Vp Vs = Np Ns Vp Vs = Is Ip Np Ns = Is Ip Ada dua hal perlu dipahami untuk transformator ini. Efisiensi Tranformator Kalian sudah mengetahui persamaan-persamaan yang berlaku pada transformator. 2. Mengapa demikian? Selama penggunaan transformator. Persamaan di atas dan didasarkan atas efisiensi transformator dianggap seratus persen. Agar diperoleh efisiensi mendekati 100% pada penggunaan transformator. biasanya dilakukan caracara sebagai berikut: 1. Diberi bahan pendingin. Transformator tidak dapat memperbesar daya listrik yaitu tidak dapat memperbesar banyaknya daya yang masuk ke dalam transformator tersebut. Dengan kata lain energi listrik yang keluar dari transformator selalu lebih kecil daripada energi yang masuk ke dalam transformator. 2.

. Jika kumparan input berjumlah 1100 lilitan. efisiensi dapat dinyatakan dalam perbandingan daya sekunder. Selama t sekon transformator tersebut juga melepas energi melalui kumparan sekunder sebesar Ws = Vs Is t joule. kumparan primer tranformator menerima energi dari sumber yang akan diubah sebesar W p = V p I p t joule.3. . Berapakah kumparan outputnya? Penyelesaian: Diketahui: Vp = 200 V V s = 40 V Np = 1100 lilitan Ditanya: Ns = . ? Jawab : Vp Vs = Np Ns Induksi Elektromagnetik 293 . Energi tiap sekon disebut daya. misal dengan air conditioning atau kipas angin. kali 100 % dan dapat ditulis Efisiensi = daya sekunder × 100% daya primer Ps = P × 100 % p Karena P = V I maka: Vs Is = V I × 100 % p p Contoh soal: Sebuah transformator dihubungkan dengan tegangan 200 V dapat menghasilkan tegangan 40 V. Efisiensi tranformator. Mengalirkan udara dingin. Ps dan daya primer. . Selama 1 sekon. Oleh karena itu. adalah persentase harga perbandingan antara besar energi yang dilepas transformator tiap sekon pada kumparan sekunder dengan energi yang diterima transformator setiap sekon pada kumparan primer. Pp.

(Ip< Is) Salah satu contoh penggunaan transformator adalah pada pesawat penerima radio jenis “tabung”. Tegangan primer selalu lebih kecil dari tegangan sekunder. Kuat arus primer selalu lebih kecil dari kuat arus sekunder. (Np < Ns) b. Transformator step-down (transformator penurun tegangan) Ciri-ciri kedua jenis trafo adalah: 1. yaitu: 1. Transformator step-up (transformator penaik tegangan) 2. Kuat arus primer selalu lebih besar dari kuat arus sekunder. (Vp < Vs) c. (Ip> Is) 2. Trafo step-up a.1100 lilitan 200V = Ns 40V 200 Ns = = (40 x 1100) lilitan 220 lilitan Ns D. Karakteristik Transformator dan Penerapannya Ada dua transformator. Jumlah lilitan kumparan primer selalu lebih besar dari jumlah lilitan kumparan sekunder. (Ip> Ns) b. Tegangan primer selalu lebih besar dari tegangan sekunder (Vp > Vs) c. Jumlah lilitan kumparan primer selalu lebih kecil dari jumlah lilitan kumparan sekunder. Trafo step-down a. 294 IPA Terpadu IX .

Kartu kredit dan kartu ATM merupakan contoh penerapan prinsip induksi elektromagnetik.Rangkuman 1. Efisiensi transformator Ps Pp 100% 100% Vs Is Vp Ip Refleksi Sekarang ini umumnya orang lebih suka membawa kartu kredit atau kartu ATM daripada membawa uang tunai dengan alasan lebih praktis dan lebih aman. sebuah cincin geser. GGL induksi dapat ditimbulkan dengan cara: a. memutar magnet di dekat kumparan atau memutar kumparan di dekat magnet. b. Persamaan-persamaan pada transformator: Vp Vs Is Ip Np Ns 8. Penerapan ggl induksi pada generator dan dinamo. Beberapa faktor yang mempengaruhi gaya gerak listrik (GGL) induksi: a. kekuatan magnet. banyaknya lilitan c. rotor. mengalirkan arus AC pada kumparan primer 3. mengubah arah arus searah pada kumparan primer. Bagian-bagian generator: magnet. kecepatan perubahan medan magnet b. c. sikat. 2. Sebagai bahan refleksi. 6. 7. Transformator: alat untuk menaikkan atau menurunkan tegangan arus bolak-balik. 4. Bagian-bagian dinamo: sebuah kumparan. dan magnet. 5. dan stator. jelaskan cara kerja kartu kredit atau ATM berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik! Induksi Elektromagnetik 295 .

Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf a. . arus searah b. atau d! 1. . .Uji Kompetensi A. Vs = tegangan sekunder. . Vp Vs = Ip Is Vs Ip Is Vs Ip Is c. jumlah lilitan d. . jumlah garis gaya magnet c. a. . maka hubungan yang benar adalah . a. b. Vp = d. . arus listrik 3. . . Arus induksi adalah berupa . . Vs = 296 IPA Terpadu IX . Berikut ini yang bukan merupakan faktor yang mempengaruhi besar GGL induksi yaitu . Timbulnya gaya gerak listrik pada kedua ujung kumparan disebabkan terjadi perubahan . a. arus bolak-balik c. arus DC d. kecepatan perubahan medan magnet c. Apabila Vp = tegangan primer. tegangan b. Ip = kuat arus primer dan Is = kuat arus sekunder. arus DC dan AC 2. banyaknya lilitan b. masalah lilitan kumparan 4. Vp Vs = Is Ip b. . kekuatan magnet d. a. c. .

. menetapkan tegangan d. . sekunder saja Induksi Elektromagnetik 297 . menaikkan tegangan c. . Np < Ns b. a. a. . bolak-balik b. . jumlah lilitan primer lebih kecil dari jumlah lilitan sekunder b. .5. 100% 7. tegangan primer lebih kecil dari tegangan sekunder c. . a. Fungsi trafo step-down adalah . Transformator adalah alat untuk menaikkan atau menurunkan tegangan . . . . bolak-balik dan searah c. 100% c. mengubah-ubah tegangan 8. . . a. searah saja d. a. Ep Es Es Ep 100% b. Pada trafo step-up yang tidak benar adalah . Np > Ns b. a. Vp Ip Vs Is Vs Is Vp Ip 100% d. Vp > Vs 10. . Ip > Is c. . Ip< Is c. . Berikut ini adalah rumus efisiensi transformator adalah . Ip > Is 9. Ip < Is d. kuat arus primer lebih kecil dari kuat arus sekunder d. . menurunkan tegangan b. . Yang merupakan ciri trafo step-up adalah . Vp < Vs d. kuat arus primer lebih besar dari pada kuat arus sekunder 6. . Ciri trafo step-up adalah .

Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas! 1. Sebuah trafo menggunakan kumparan dengan perbandingan jumlah lilitan primer dan sekunder 1:5. Energi masukan dan keluaran dari sebuah trafo adalah 10. maka tentukan besar arus sekundernya! 4.000 joule dan 9000 joule. Jika kuat arus yang keluar dari trafo adalah 2 A. Sebuah trafo dihubungkan dengan tegangan 220 volt sehingga mengalir arus listrik 0. Jika kumparan input 1000 lilitan. Kumpulkan dalam bentuk kliping dan multimedia untuk dipresentasikan di depan kelas! 298 IPA Terpadu IX . Trafo tersebut dihubungkan dengan tegangan 30 volt.B. Sebuah transformator dihubungkan dengan tegangan 200 V menghasilkan tegangan 20 V. Jika daya keluaran trafo 50 watt.2 ampere.25 A. Tentukan kuat arus keluaran! Proyek Carilah informasi tentang prinsip induksi elektromagnetik pada kartu ATM atau kartu kredit disertai gambar yang mendukung informasi tersebut. maka hitunglah jumlah lilitan kumparan output! 3. Bila tegangan (GGL) keluaran dan efisiensinya masing-masing 100 volt dan 80 %. Sebuah trafo dihubungkan dengan sumber 200 volt dan mengalir arus listrik sebesar 0. Tentukan efisiensi trafo! 5. maka tentukan besar tegangan keluaran trafo tersebut! 2.

dan Meteorit Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. sehingga bumi dianggap sebagai pusat peredaran dalam sistem tata surya? Atau apakah sebaliknya bahwa matahari sebagai pusatnya? Pertentangan ini muncul dibenak kita semua dan untuk menjawabnya pada bab ini akan dibahas dengan jelas. Tata Surya mempelajari Peredaran Bumi dan Bulan Haya Tarik Antara Matahari dan Bulan disebut Orbi t P l anet didasarkan Perbandi ngan Antara Planet ditinjau Perilaku Benda La ngit antara lain Gravitasi Model Tata Sur ya Massa. Meteor. Jarak Rata-rata ke Matahari Komet.Bab 14 Tata Surya Planet bumi merupakan salah satu anggota dari 8 planet dalam sistem tata surya yang dihuni oleh kehidupan manusia. Jari-jari. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini. • Tata surya • Bulan • Matahari • Planet • Bumi • Gravitasi Tata Surya 299 . Dalam sistem tata surya matahari sebagai pusat peredaran tata surya dan menjadi salah satu sumber energi dalam kehidupan manusia. Asteroid. apakah matahari dan bulan yang mengelilingi bumi. Namun perlu kalian ketahui bahwa intuisi yang didasarkan pada fenomena sehari-hari dan pengamatan yang didasarkan pada hasil perhitungan data akan memunculkan suatu pertanyaan yang sangat mendasar yaitu. perhatikan peta konsep berikut ini. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini.

Bumi Gambar 14. Copernicus menyatakan bahwa bumi dan anggota tata surya yang lain beredar mengelilingi matahari. Ia menyimpulkan bahwa hal tersebut disebabkan oleh pengamatan dari bumi yang bergoyang pada sumbunya karena gaya tarik gravitasi bulan. mempertanyakan asumsi dari Ptolomeus. Peredaran Bumi dan Bulan Planet Orbit Matahari Episiklik Claudius Ptolomeus (100178 M) di A lexandri a me mperkenalkan geocentris system yang menyatakan bahwa bumi seb agai pusa t pe redar an t ata surya. Teori atau asumsi Nicolaus Co per nicu s d itu ang kan dal am sebuah bukunya yang berjudul De Revolutionibus Orbium Coelestium ("Mengenai revolusi orbit langit") pada tahun 1543. tiap planet bergerak dalam lingkaran kecil atau episiklik.1 Teori Geosentris. dan bumi berputar pada porosnya. Teori yang beranggapan bahwa matahari sebagai pusat tata surya disebut heliosentris. Pada Gambar 14. pusat peredaran adalah bumi Info MEDIA Astronom Inggris James Brodley (1693-1762) mencatat bahwa tampaknya banyak bintang mempunyai ketidakteraturan dalam garis edarnya. 300 IPA Terpadu IX . Beberapa abad sebelumnya teori ini sudah dikemukakan namun Ptolomeus mampu menunjukkan suatu perbaikan.A. Nicolaus Copernicus (14731543). Beliau mampu memperhatikan pergerakan planet-planet di langit dengan jelas dan variasi jarak planet dari bumi. Helios berasal dari bahasa Yunani yang berarti matahari.1 menunjukkan geocentris system dari Ptolomeus di mana setiap planet bergerak dalam lingkaran kecil atau episiklik dan pusat peredarannya adalah bumi.

persamaan gravitasi dapat ditulis kembali dengan persamaan: Fg = G m1 m r 2 2 = m1 g g=G m2 r2 Tata Surya 301 .Bulan Mengelilingi Bumi Bulan merupakan satelit bumi. dan G adalah konstanta gravitasi 2 a dinyatakan dalam satuan Nm . Peredaran bulan mengelilingi bumi disebabkan gaya tarik-menarik antara bumi dan bulan yang disebut gaya gravitasi. B. Tunjukkan bahwa 2 (kg) Fg dinyatakan dalam satuan newton! Dari persamaan di atas dapat dianalisis bahwa gaya tarik bumi lebih besar daripada gaya tarik benda. oleh karena itu bulan beredar mengelilingi bumi. Selain beredar mengelilingi bumi. Gaya gravitasi (F) dinyatakan dengan persamaan: Fg = G m1 m2 r2 Dengan m1 dan m2 adalah massa masing-masing benda dinyatakan dalam satuan kg dan r adalah jarak antara pusat massa dua benda dinyatakan dalam satuan meter. Hal ini disebabkan oleh gaya gravitasi. Oleh karena itu. bulan juga mengalami rotasi dan revolusi. Seorang ahli fisika Sir Isaac Newton menyelidikinya dan menyimpulkan bahwa besarnya gaya gravitasi berbanding lurus dengan hasil kali kedua massa benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara pusat massa dua benda tersebut. Gravitasi Sebuah benda apapun jika dilempar ke atas akan jatuh kembali ke bumi. Benda jatuh di samping adanya gaya tarik menarik dengan bumi tetapi juga dikarenakan gaya berat benda itu sendiri yang besarnya sama.

Massa dan gravitasi matahari yang besar selalu berusaha menarik planet-planet ke arah matahari. C. planet yang mana yang mempunyai gaya berat paling besar? 4. Meskipun demikian.Dengan m1 adalah massa buah apel dan m2 adalah massa bumi ( M ). buktikan bahwa 1 kali percepatan di bumi? 6 3. maka persamaan di atas dapat ditulis: g G M r2 Persamaan tersebut di atas menunjukkan bahwa suatu benda yang jatuh di permukaan bumi tidak tergantung pada massa benda tetapi tergantung pada massa bumi atau massa planet di mana benda dijatuhkan. kalian bisa membayangkan dalam sistem tata surya kita. Dengan mengetahui massa bumi dan bulan. Tugas Dari g G M r2 . Benda yang bermassa m. Apakah matahari juga mempunyai percepatan gravitasi? 5. Planet mana yang mempunyai gravitasi yang paling besar? 2. Apakah satelit buatan yang diluncurkan ke angkasa juga mempunyai gaya-tarik menarik dengan bumi? percepatan gravitasi di bulan Massa suatu benda tidak dipengaruhi oleh gravitasi sehingga dimanapun letaknya besarnya tetap. Sedangkan berat benda berbeda sesuai dengan letaknya. 1. jika ditimbang di suatu planet. Orbit Planet Gaya gravitasi berpengaruh juga pada matahari dan planet. planet-planet juga berusaha mempertahankan geraknya yang 302 IPA Terpadu IX .

2. P ada tahun 1609 Johannes Kepler ya ng mendukung dan terinspirasi oleh teori heliosentris dari Copernicus (1473-1543) mengemukakan tiga hukum gerak planet terhadap matahari: 1. Jarak aphelium adalah 152 juta kilometer dan jarak perihelium adalah 147 juta kilometer.cenderung lurus. sedangkan titik terjauhnya aphelium. Di mana posisi bumi berada pada titik terdekat dengan matahari disebut perihelium.3 Hukum kedua Kepler Tata Surya 303 . bumi kadang dekat kadang menjauh. Pergerakan planet mengedari matahari dengan lintasan elips. R3 ~ T2. Kombinasi gaya gravitasi dan gerak planet yang cenderung bergerak lurus menyebabkan planet senantiasa beredar mengelilingi matahari. Di mana bumi berada pada aphelium yaitu pada tanggal 1 Juli dan berada pada perihelium tanggal 1 Januari. Pergerakan planet-planet dalam mengelilingi matahari berada pada orbital atau lintasan tertentu. Misalnya planet bumi yang mengelilingi matahari selama revolusinya. Planet X A perihelium Sesuai hukum kedua Kepler: B C D Matahari (M) F aphelium E Gambar 14. 3. Garis yang menghubungkan planet dengan matahari melewati bidang yang sama luasnya dengan jangka waktu yang sama. Pangkat tiga jarak rata-rata dari matahari berbanding lurus dengan kuadrat kala revolusi sebuah planet.

dan Neptunus disebut planet luar. Menurut para il muwan. Uranus. Luas AMB = CMD = EMF. Venus. Kenapa? Diskusikan! Jadi. Saturnus. Venus. Saturnus. p ara i l m uw a n nya. dengan M adalah matahari. Bumi. Planet Info MEDIA Planet merupakan objek langit yang mengitari matahari yang memiliki bidang orbit yang eksklusif. planet Merkurius. Oleh k are na i t u. Jupiter. debu secara bersamaan. D.1. dan Mars disebut planet dalam. Mars. dan Neptunus . R1 dan R2 adalah jarak rata-rata matahari dari planet pertama dan jarak rata-rata matahari dari planet kedua. Kecepatan yang ditempuh AB lebih besar daripada kecepatan EF dan CD. Jika dilihat dari sabuk asteroid. maka revolusi planet pertama dan planet kedua dapat dinyatakan dengan persamaan: T12 T2 2 = R13 R2 3 DenganT 1 dan T 2 adalah kala atau periode revolusi planet pertama dan planet kedua. Berdasarkan definisi di atas menyimpulkan bahwa tata surya planet hanya ada delapan yaitu kita terbentuk dari awan gas dan Merkurius. 2. bumi bersih dari objek lain di sekitarnya berusia sekitar 4.6 miliar tahun. planet bergerak cepat bila dekat matahari dan bergerak lambat bila jauh dari matahari. Bumi. Sedangkan jika ditinjau dari hukum ketiga Kepler yang menyatakan kuadrat kala revolusi sebuah planet berbanding lurus dengan pangkat tiga jarak rataratanya dari matahari. Waktu untuk menempuh AB = CD = EF 3. serta memiliki massa yang cukup Beberapa contoh meteorit yang untuk gaya gravitasi sehingga jatuh ke bumi juga memiliki usia mampu mempertahankan bentukyang sama dengan bumi. Uranus. 304 IPA Terpadu IX . sedangkan Jupiter.

CH4 Tanda minus menunjukkan rotasi berlawanan dengan planet-planet lain Ditemukan 21 tetapi tidak disahkan Setiap planet yang bergerak pada orbital memiliki garis edar.500.190 12.862 12. Semua planet mengalami siang dan malam karena planet berputar pada sumbunya. Sebaliknya Venus terselubung atmosfer yang tebal sehingga merintangi pandangan kita ke permukaannya.9 1. Di mana Sumber: blogs.600 Jarak Rata-rata dari Matahari dalam km Periode Revolusi Periode Rotasi Jumlah Bulan Susunan Atmosfer Merkurius Venus Bumi Mars Jupiter Saturnus Uranus Neptunus * ** 58. Tata Surya 305 . Karena itu planet Merkurius hampir tidak mempunyai atmosfer.5 2.000 1. Suhu di Venus pada siang hari mencapai 500° C. CH4 CH4.000.000 365 228.000 225 149.428.000.3 Matahari beserta planet putaran yang berlawanan.9 779. CH4 NH3.org arah peredaran planet-planet berlawanan arah jarum jam. hanya Venus yang mempunyai arah perGambar 14.000 84 4. Karena terselubung awan putih yang tebal maka planet Venus sering disebut bintang pagi atau bintang senja. Atmosfer di Venus kebanyakan terdiri atas gas karbondioksida.000 29.725 6. H2 NH3.100 48.000 88 108.875.000 11. Bidang edar planet bumi disebut ekliptika.000 50.000.Perhatikan tabel berikut! Planet Diamater Rata-rata dalam km 4.000.000. Peredaran planet mengelilingi matahari disebut revolusi planet. Planet yang terdekat dengan matahari adalah Merkurius kemudian Venus.860 120.6 24 22 hari hari* hari jam jam jam jam jam 0 0 1 2 16 17** 5 2 He CO 2 N2.9 24.answersingenesis. Temperatur kedua planet pada siang hari sangat tinggi.8 10. O CO 2 NH3.000.600.000.8 hari hari hari tahun tahun tahun tahun tahun 59 -243 23. Kebanyakan planet-planet berputar pada sumbunya searah dengan arah putaran Bumi.780 142.6 9.000 164.

Berikut penjabaran planet beserta satelitnya: 1. Di dalam tata surya ada 32 satelit. Terlihat seperti cincin yang melingkari planet. Gambar 14.4 Planet venus Sumber: www. dan Neptunus. Uranus 5 satelit 2 satelit 4. Mars dan Neptunus 10 satelit 5. Sedangkan planet Saturnus adalah planet terbesar kedua dengan jari-jari 60. Di antaranya pada tahun 1976.000 kilometer. Ekspedisi luar angkasa "Viking" didaratkan di Mars untuk meneliti keadaan di planet Mars. Di seberang Mars terdapat planet berukuran besar/raksasa.Sampai sekarang planet yang terus diteliti dan diperkirakan mungkin terdapat kehidupan adalah planet Mars. Uranus. Jupiter 12 satelit 3. P lanet yang terbesar adalah planet Jupiter dengan ukuran atau volumenya 2300 kali volume Bumi.adlerplanetarium. yaitu Jupiter. Angkasanya hanya mengandung gas hidrogen dengan sabuk-sabuk awan yang memantulkan sinar matahari dengan baik. Saturnus 306 IPA Terpadu IX .org Gambar 14. Garis tengahnya kira-kira empat kali garis tengah Bumi. Uranus dan Neptunus disebut planet kembar. Bumi 1 satelit (bulan) 2. Saturnus. Arah peredaran satelit sama dengan arah peredaran planetnya.5 Planet saturnus Sumber: www.adlerplanetarium.org Planet-planet juga mempunyai satelit yang mengedarinya. Bidang edarnya hampir berimpitan dengan bidang edar planet.

karbondioksida (CO 2). E. Komet bergerak menjelajahi wilayah langit pada berbagai sudut pada bidang tata surya. Ketika mendekati matahari. sebagian besar digunakan untuk langkah ilmiah dan sebagian lagi untuk meneliti cuaca dan lain-lain. nitrogen (N 2). karbon monoksida (CO).com sebabkan karena adanya tekanan sorot pada cahaya matahari yang mendorong partikel-partikel terkecil selalu ke arah yang berlawanan dengan matahari. dan nitrogen hidrid (NH). ekor komet selalu berada di depan.6 Komet Halley menjauhi matahari. Tata Surya 307 . Komet Komet merupakan rangkaian cahaya yang bergerak dari satu konstelasi ke konstelasi lain di antara bintang-bintang. Belum diketahui planet yang lain mempunyai satelit atau tidak. Tetapi saturnus mempunyai satelit yang berangkasa yaitu Titan begitu juga satelit yang dimiliki Jupiter yaitu Ganymeda juga berangkasa. Selain satelit-satelit tadi ada juga satelit yang dibuat oleh manusia dengan tujuan yang bermacam-macam. oleh karena itu komet sering disebut bintang berekor. Gambar 14.blogspot.Ukuran satelit yang dimiliki Jupiter adalah sama atau lebih besar daripada bulan. Pergerakan komet tampak dalam pemandangan sebagai lambaian yang indah yang kemudian lenyap begitu saja selama bertahun-tahun. Rangkaian cahaya komet memperlihatkan seperti untaian rambut panjang. Komet terdiri atas berbagai gas termasuk di dalamnya adalah Sianogen (S/CN). Hal ini diSumber: central-of-msv. Ganymeda ini adalah satelit yang terbesar yang dimiliki oleh Jupiter. hidroksil (OH).

Ada sebuah asteroid yang berorbit lonjong dan pernah mendekat ke laut bumi. tetapi kadang juga beberapa asteroid mempunyai lintasan pergerakan yang lonjong. Pesawat terbang dalam jarak 960 km dari komet. Ia mengetahui bahwa komet beredar menjelajahi wilayah sesuai hukum gravitasi. Sekumpulan asteroid ini disebut sabuk asteroid. yaitu asteroid Icarus. Sebagai contoh komet Halley yang muncul setiap 76 tahun sekali. Lintasan pergerakan asteroid dalam mengelilingi matahari berbentuk lingkaran. F. Asteroid terbesar adalah Ceres dengan diameter 750 kilometer. mengambil contoh uap dan ekornya dan menemukan bahwa nukleusnya adalah campuran kotoran dan es berukuran 16 × 8 km (10 × 5 mil). Pada tahun 1705 ahli atmosfer Edmund Halley menerapkan hukum gravitasi pada pengamatanpengamatan mengenai sejumlah komet. Asteroid bergerak mengelilingi matahari mempunyai kala revolusi rata-rata 4 sampai 6 bulan. Sebanyak 23 asteroid mempunyai orbit yang memotong bumi yang disebut asteroid Apollo. 75 asteroid memotong orbit Mars dan 16 asteroid dinamakan Trojan karena mengikuti Jupiter dalam orbitnya. Letak lintasan/orbit asteroid dekat dengan ekliptika. Sebagian besar asteroid terkumpul atau berkerumun di orbit Mars dan Jupiter. Pada dasarnya asteroid tidak mempunyai angkasa. 308 IPA Terpadu IX .Info MEDIA Ketika komet Halley kembali pada tahun 1986. pesawat penjelajah antariksa Giotto dikirim untuk mencegat dan mempelajarinya. Asteroid Asteroid adalah benda-benda langit kecil yang mengelilingi matahari.

Massa partikel-partikel meteor kurang dari 1 gram. Kelompok meteor dari pecahan komet ini beredar mengikuti orbit yang tetap di angkasa.uniovi Pada umumnya meteor hancur karena suhu panas pada saat mencapai atmosfer bumi. Meteor dan Meteorit Komet yang terpecah-pecah membentuk meteor. pecahannya bisa mencapai jutaan.8 Meteor (a).com. (a) (b) (c) Gambar 14. Arizona (c) Sumber: politricks. Sebelum mencapai permukaan bumi meteor bergesekan dengan angkasa bumi atau atmosfer sehingga menghasilkan panas yang akan membakar habis benda itu. Arizona dan Kawah Deep Bay di Saskatchewan. Meteor yang mencapai permukaan bumi itulah yang dinamakan meteorit. Jika ada meteor yang mencapai permukaan bumi pastilah ukurannya besar.G. Pada umumnya meteor berukuran sangat kecil. Tetapi ada juga meteor dengan berat beberapa ton. Meskipun jarang terjadi tetapi ada pula meteor yang mencapai permukaan bumi. Peristiwa itu yang sering kita kenal bintang beralih. tepatnya di Winslow. www. bintang jatuh atau meteor. Tata Surya 309 . kawah meteorit dekat Winslow. meteorit (b). Kanada yang berdiameter ± 12 km.myninjaplease. Contohnya seperti kawah Arizona yang diakibatkan jatuhnya meteor.

R3 T 2 6. Teori geosentris: teori yang beranggapan bahwa bumi sebagai pusat peredaran tata surya. Asteroid: benda-benda langit kecil yang mengelilingi matahari. 7. pelajari lagi atau bertanyalah kepada guru kalian dan lanjutkan ke bab berikutnya jika kalian sudah menguasai materi ini. 2. b. 2.Meteorit terdiri atas dua jenis yaitu: 1. Gaya gravitasi Fg G m1 m2 Refleksi Setelah kalian pelajari matari tentang tata surya. jika kalian merasa kurang paham. 8. bersih dari objek lain di sekitarnya. Tata surya: susunan benda-benda langit yang terdiri atas matahari. Planet: objek langit yang mengitari matahari yang memiliki bidang orbit eksklusif. Rangkuman 1. Komet: rangkaian cahaya yang bergerak dari satu konstelasi ke konstelasi lain di antara bintang-bintang. asteroid. untuk bahan refleksi. 310 IPA Terpadu IX . Pangkat tiga jarak rata-rata dari matahari berbanding lurus dengan kuadrat kala revolusi sebuah planet. Garis yang menghubungkan planet dengan matahari melewati bidang yang sama luasnya dengan jangka waktu yang sama. meteor. Teori heliosentris: teori yang beranggapan bahwa matahari sebagai pusat tata surya. planet. Meteorit batu-batuan Meteorit ini terdiri atas mineral dan menyerupai batuan beku. sebutkan beberapa alasan mengapa Pluto dikeluarkan dari anggota tata surya! Bacalah kembali materi bab ini. c. r2 5. 4. Meteorit logam (metalik) Meteorit ini terdiri atas nikel. Pergerakan planet mengedari matahari dengan lintasan elips. 3. meteorit dengan matahari sebagai pusatnya. Hukum gerak planet terhadap matahari yang dikemukakan oleh Johannes Kepler: a.

bola menggelinding d. geosinkron b. Peristiwa di bawah ini yang bukan merupakan peristiwa gravitasi bumi adalah . F =G m1 m2 r2 c. . T12 T2 2 T2 2 T12 = R13 R2 3 R13 R2 3 T12 T2 2 T12 R2 3 R2 3 R13 T2 3 R13 Tata Surya c. a.. peluru yang ditembakkan ke atas 5. geosentris c. buah kelapa jatuh c. Di bawah ini yang bukan merupakan gerakan bulan adalah .. a. = d. Titik terjauh planet terhadap matahari dalam hukum Kepler II disebut . perihelium 2. c. mengelilingi matahari b. Yang benar dari hukum Kepler III adalah . m/s2 b. b. . a. . N m d. mengelilingi bumi 3. orbital b. revolusi d. elips 7. c. Berikut ini rumus yang benar dari gaya gravitasi adalah . . a. . G=F r2 m1 m2 m1 m2 r2 F =G r2 m1 m2 G=F 4. .. d. a.Uji Kompetensi A. b. . Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf a. . Teori yang menyebutkan bahwa bumi beredar mengelilingi matahari adalah . a. . = = b. kg m/s 6. .. heliosentris d. penerjun payung b.. 311 . rotasi c. . . aphelium d. N a. perihelium c. . . Di bawah ini satuan yang benar dari gaya berat suatu benda adalah . .. atau d! 1.

6 satelit 10. Jelaskan pergerakan komet dan sebutkan berbagai gas yang berada di dalamnya! 5. . koran. a. Apakah asteroid itu? 4. . Yang bukan merupakan planet dalam adalah . 2 satelit d. . Teori Heliosentris! 3. asteroid d.8. . Sebutkan macam-macam meteorit! Proyek Carilah informasi tentang planet-planet yang tergolong dwarf planet dari majalah. 1 satelit c. komet c. . Satelit yang dimiliki oleh planet Mars dan Neptunus adalah . . . Bumi c. meteorit B. a. . 312 IPA Terpadu IX . Jelaskan kata-kata di bawah ini: a. Teori Geosentris! b. kemudian buatlah ringkasan dalam bentuk multimedia untuk dipresentasikan di depan kelas. televisi atau internet. Merkurius d. Apakah tata surya itu? Jelaskan dan sebutkan anggotanya! 2. 5 satelit b. . meteor b. Benda-benda di langit yang jumlahnya ratusan ribu dan beredar mengelilingi matahari disebut . a. Jupiter 9. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan tepat! 1. Venus b.

Bab 15 Matahari dan Bumi Kita hidup di bumi tak lepas dari peranan matahari. Fotosfer. Pasang dan Surut Air Laut Kata Kunci Setelah kalian memahami peta konsep di atas. • Matahari • Bulan • Bumi • Satelit • Revolusi • Rotasi Matahari dan Bumi 313 . Matahari dan Bumi menjelaskan Struktur Matahari Sumber Energi Matahari Bumi Rotasi Bulan Manfaat Satelit Orbit Bumi terdiri atas menyebabkan Inti Matahari. Gerhana Matahari. perhatikan peta konsep berikut ini. perhatikan kata-kata kunci berikut yang merupakan kunci dan cara memahami materi ini. Yang menjadi pertanyaan adalah apa matahari itu sebenarnya sehingga menjadi sumber energi dalam kehidupan di bumi serta bagaimana peredaran bumi. bulan dan satelit terhadap matahari dan pengaruh interaksinya terhadap kehidupan di bumi? Untuk menjawab pertanyaan ini perlu kita bicarakan dan diskusikan bersama dalam bab selanjutnya. Korona. dan Protuberans Gerhana Bulan. Kromosfer. Matahari merupakan sumber energi terbesar di bumi. Tanpa matahari mungkin tidak pernah ada kehidupan di muka bumi ini. Peta Konsep Untuk mempermudah memahami materi ini.

Ahli astronomi modern telah paham bahwa matahari kita hanya salah satu bintang dari kira-kira 100 milyar bintang yang ada dalam galaksi Bimasakti.000 M . mengapa? Temperatur pusat matahari 1. Letak matahari dari bumi kira-kira 149.86 x 1026 W 314 IPA Terpadu IX . menunjukkan bahwa massa matahari sebesar 333. Namun temperatur dan tekanan di pusat (inti) tentunya sangat besar untuk mendukung beratnya.6 x 107 K dengan luminositasnya (energi yang diradiasikan) sekitar 3. Sedangkan jari-jarinya 6. Tabel Sifat Matahari Massa Jari-jari Kerapatan rata-rata Gravitasi di permukaan Temperatur Luminositas Medan magnet: Bintik hitam Global Periode rotasi 0. dan bajang putih (white dwarf).49 x 108 km.96 x 108 m 1410 kg/m3 2.99 x 1030 kg 6. jauhnya lebih dari 4 x 1013 km.000 km atau 1.96 x 108 m atau sekitar 109 R dan mempunyai temperatur efektif di permukaan sekitar 5770 K. Matahari merupakan sebuah bintang yang ukurannya tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan bintangbintang yang lain misalnya bintang netron. Secara fisis matahari mempunyai sifat seperti dalam tabel. Bintang yang terdekat berikutnya adalah Alpha Centauri.600.3 T 0.0001 T 26-35 hari 1. ini disebut satuan astronomi (AU).A.74 x 102 m/s2 5770 K 3. Pada tabel. Struktur Matahari Matahari adalah pusat tata surya kita. Mengapa matahari kelihatan lebih besar dan lebih terang dibandingkan dengan bintang-bintang yang lain yang ada di langit? Tentu saja karena letaknya dekat dengan bumi.86 x 1026 watt.

Kerapatan rata-rata memperkirakan massa total Bimasakti sekitar 200 miliar kali matahari adalah 1410 kg/m3. Besarnya medan magnet pada saat terjadinya bintik hitam atau sunspot akan lebih besar yaitu 0. Namun kalian bisa membayangkan keberadaan gas hidrogen dan helium pada temperatur yang tinggi.bnsc.gov. apakah bentuk gas hidrogen dan helium sama seperti yang ada di permukaan bumi atau yang pernah kalian jumpai? Untuk menjawab ini tentu kalian berfikir Gambar 15. unsur-unsur yang ada pada Para ahli astronomi atmosfer bumi. Periode rotasi yang tidak sama ini menunjukkan struktur matahari tidak dalam bentuk benda tegar padat tetapi dalam bentuk fluida. Periode rotasi rata-rata 25. nilai dari massa matahari.uk akan mengubah wujud.Info MEDIA Dengan jarak matahari-bumi 1 AU dan berdasarkan hukum berBimasakti atau Milky Way banding terbalik kuadrat jarak.1 hari equator matahari.1 Matahari bahwa suatu zat bila dipanaskan Sumber: www.74 x 102 m/s2 atau sebesar 28 kali lebih kuat daripada tarikan gravitasi bumi. Oleh karena massa bumi yang sangat besar maka matahari mempunyai suatu tarikan gravitasi 2. sehingga menimbulkan suatu pertanyaan yaitu. Bimasakti juga teoritis tentunya akan berbeda tersusun atas awan gas dan dengan empiris. ini konsisten dengan komposisi matahari yang sebagian besar merupakan gas hidrogen 71% dan helium 27. kalian adalah galaksi tempat sistem bisa memperkirakan berapa watt tata surya kita berada.4 hari dan bervariasi dari 34.4 hari di kutub dan 25. Selain bintang. Perbedaan ini dapat debu. Galaksi energi yang jatuh di permukaan ini memiliki sekitar 100 miliar bumi? Dengan perhitungan secara bintang. dalam hal ini gas hidrogen dan helium dalam bentuk terionisasi yang disebut plasma. termasuk matahari. lihat persamaan gaya gravitasi.1%.03 T dan temperatur permukaan turun sekitar 4000° K daripada keadaan normal. Matahari dan Bumi 315 . baik yang berwarna gelap digunakan untuk menafsirkan maupun berwarna cemerlang.

Galileo menjadi buta karena memandang matahari. Pada bagian inilah terjadinya reaksi inti yang merupakan sumber energi pancaran matahari. Matahari tidak boleh dilihat secara langsung dan tentunya tidak melalui teleskop atau teropong. Kromosfer Kromosfer disebut juga bola warna. Lapisan ini menjulang sejauh 2000 km di atas permukaan matahari. Fotosfer Lapisan fotosfer menyelubungi matahari dengan ketebalan lapisan 330 km dan suhu rata-rata 5. Inti Matahari Inti matahari adalah bagian paling tengah dari 1 jari-jari 4 matahari dan suhunya 1. Reaksi fusi adalah reaksi penggabungan inti atom hidrogen menjadi inti atom helium yang menghasilkan energi. Korona Info MEDIA Walaupun matahari berada 149 juta km dari bumi. Pada lapisan ini terdapat butiranbutiran gelap terang yang formasinya tidak merata.6 x 107 K. Suhu rata-rata pada lapisan ini diperkirakan 4. Suhu korona dapat mencapai 2 x 106 K dengan gas pada daerah korona sangat tipis.273 K. Lapisan fotosfer ini tampak oleh mata kita berwarna kuning. sinarnya masih cukup terang untuk merusak mata secara permanen. Reaksi inti yang terjadi adalah reaksi fusi. karena berbentuk lingkaran cahaya putih yang indah yang panjangnya berjuta-juta kilometer ke arah ruang angkasa. 316 IPA Terpadu IX . Korona disebut juga "mahkota" matahari.5 x 106 km.Matahari dengan massa dan volume yang sangat besar terdiri atas beberapa lapisan: 1. 3. 4. matahari dengan jari-jarinya sekitar 2.700 K. Untuk mengamati korona dapat menggunakan teleskop khusus yang disebut koronagraf. Tebal lapisan korona matahari mencapai 2.

Adapun noda-noda matahari antara lain: a.5.3 Bintik matahari Sumber: Kamus Visual Matahari dan Bumi 317 . Bintik matahari Granulasi Gambar 15. pada matahari terdapat juga nodanoda atau gangguan-gangguan pada matahari.bweems. b.comb Di samping bagian-bagian matahari yang telah dijelaskan di atas. Gumpalan pada atmosfer Lapisan fotosfer tampak tidak licin tapi berupa gumpalan-gumpalan. Protuberans Protuberans merupakan pita-pita yang sangat besar dan panjang dari gas yang menyala dan kadang-kadang mencapai ketinggian beratus-ratus kilometer memasuki daerah korona.2 Protuberans Sumber: www. Hal ini disebabkan adanya aliran gas panas yang mengumpul dari dalam. Bintikbintik matahari ada yang berumur beberapa menit dan ada yang berumur berpuluh-puluh hari. Gambar 15. Bintik-bintik hitam matahari Gejala bintik-bintik matahari dapat diamati dengan jelas jika menggunakan teropong.

Lengkungan ini dapat mencapai ribuan kilometer.1! Tugas 15. Mengapa pada saat terjadinya bintik-bintik hitam dapat mengganggu saluran komunikasi yang ada di bumi? d. Prominensa Prominensa terjadi pada permukaan kromosfer bagian tepi.Bintik-bintik hitam matahari berwarna sangat gelap disebut umbra yang dikelilingi oleh bagian yang agak terang disebut penumbra. Prominensa merupakan gas panas yang terlepas dengan dahsyat dari permukaan matahari yang menyerupai lidah api besar dan bentuknya melengkung. gangguan magnetik pada matahari. Hal ini disebabkan karena terhalangnya aliran gas dari dalam inti matahari.or.000 K.id 318 IPA Terpadu IX .leoniko. Gambar 15. Diameter bintik matahari mencapai 8 x 105 km.1 Diskusikan dengan teman kalian! 1.4 Prominensa Sumber: www. Mengapa bisa terjadi juluran lidah api? 2. c. Tingginya dapat mencapai ribuan kilometer dan memancar ke segala arah lihat Gambar 15. Bintik-bintik hitam menyebabkan temperatur permukaan turun sekitar 4. Lidah api Lidah api adalah fenomena pada matahari yang keluar dari permukaan fotosfer.

Bumi Bumi merupakan salah satu dari planet dalam sistem tata surya yang merupakan tempat kita hidup dan bisa untuk cerminan ilmiah di dalam mempelajari jagad raya. protonproton Gambar 15. Reaksi ini merupakan reaksi inti yang menghasilkan bahan bakar matahari dan bintang yang lain dengan temperatur ini mencapai 15 juta K dan menghasilkan energi sekitar 25 MeV. energi yang fusion dilepaskan sebagai akibat adanya siklus perbedaan gaya gravitasi matahari karbon dan tekanan gas matahari ke dalam suatu volume yang semakin fusi lama semakin kecil. Herman Von Helmholtz mengusulkan bahwa energi cahaya dan panas matahari itu datang dari kontraksi atau penciutan matahari.B. Helmholtz memperhitungkan bahwa suatu pengurangan pada diameter matahari yang hanya 85 m per tahun akan mempertahankan tingkat keluaran energi matahari selama 25 x 106 tahun mulai dari waktu asal mula matahari.5 Reaksi C. Teori penciptaan Helmholtz tidak bahwa bertahan lama. Sumber Energi Matahari Pada tahun 1850-an ahli fisika Jerman. Matahari dan Bumi 319 . helium Menurut teori ini. Kemudian muncul suatu gagasan baru yaitu sumber energi matahari adalah hasil reaksi fusi baik fusi proton-proton atau fusi helium dan reaksi siklus karbon berdasarkan umur bintang.

sehingga ada Sumber: Ensiklopedi Geografi perbedaan sekitar 50 km. Untuk menentukan tingkat kepipihan (oblate).rp re Dengan re adalah jari-jari di equator dan rp adalah jari-jari di kutub. Diameter bumi dari kutub ke kutub adalah 12.5 gram/cm3 Angka 5. Sedangkan bumi sendiri memiliki volume 1. Dimensi Bumi Bumi mempunyai massa dan volume.083 10 27 cm3 5.1. dapat ditentukan dengan persamaan: e= re . 2.750 km. 320 IPA Terpadu IX .083 x 1027 cm3.98 x 1024 kg atau 5.98 x 1027 gram. kerapatan bumi: = = 5. e.5 adalah sebagai angka kerapatan ratarata bumi.8 1027 gram 1. massa bumi adalah 5. Menurut taksiran para ahli.700 km dan diameter di sepanjang ekuator Gambar 15. Sehingga menjadikan sebuah bentuk yang seimbang dengan kekuatan rotasi dan gravitasi. Bentuk Bumi Bentuk bumi kita adalah bulat pepat. Ini disebabkan rotasi planet bumi yang dapat mengubah bentuk bumi dan mengidentifikasikan komposisi bumi bukan merupakan bentuk benda tegar melainkan bentuk fluida yang agak plastis.6 Bumi 12. Kerapatan rata-rata bumi ditentukan dengan membandingkan antara massa bumi dan volume. Jadi.

Di mana kutub-kutub magnet tidak bersesuaian secara tepat dengan kutubkutub geografi yaitu membentuk penyimpangan. 3. Mengapa bumi mempunyai gaya magnet? Pada tahun 1600. Sebuah magnet mempunyai dua kutub yaitu kutub utara dan kutub selatan. dan bagian padat yang berlapis yang terdiri atas atmosfer. Gagasan ini sekarang diterima secara luas. jarum akan menunjukkan sepanjang garis kekuatan yang melingkar dari kutub magnet yang satu ke kutub yang lain yang disebut garis gaya. air.Kegiatan Bumi kita adalah yang terpadat di antara planet yang lain. Matahari dan Bumi 321 . lihat Bab 14. Jelaskan pendapat kalian! Diskusikan dengan teman kalian! Di samping massa dan kerapatan bumi. Hukum magnet menyatakan bahwa kutub-kutub yang sama akan tolak menolak dan kutub-kutub yang berbeda akan tarik menarik. seorang ahli fisika Inggris. Bagian Bumi Bumi terdiri atas tiga bagian yaitu udara. yang berkutub utara dan berkutub selatan. Bila kalian menggunakan sebuah kompas. Masalah gravitasi akan dijelaskan lebih jauh pada bab berikutnya. tepatnya gravitasi bumi diterapkan pada kekuatan gravitasi yang dilakukan oleh bumi. hidrosfer. Gaya magnet (magnetisme) adalah kekuatan suatu benda untuk menarik benda lain. Pada abad XVII Sir Isaac Newton memperjelas pengertian tentang gravitasi pada saat ia merumuskan hukum gravitasinya yang terkenal. mengajukan gagasan bahwa bumi itu bertingkah laku seperti magnet raksasa. Istilah gravitasi. bumi memiliki gaya gravitasi dan gaya magnet. Sir William Gilbert. dan litosfer.

Kenaikan nitrogen mengalami hal yang serupa.a. Apa penyebab terjadinya lubang ozon dan apa akibatnya terhadap kehidupan manusia di b