NAMA

: Anak Agung Istri Cyntia Kusuma Dewi

KELAS / JURUSAN : 1EA26 / MANAJEMEN NPM : 10211686

BAB 6 MANUSIA DAN PENDERITAAN

A. Pengertian Penderitaan

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.

B. SIKSAAN

Kebimbangan: dialami seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan yang akan diambil.

Kesepian: dialami seseorang yang merasa kesepian walaupun berada di lingkungan ramai.

Ketakutan: merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin.

Claustrophobia : takut terhadap ruangan tertutup; Agorophobia : takut terhadap ruangan terbuka;

Gamang : takut berada di tempat ketinggian; Sebab Seseorang Merasa Ketakutan :

Kegelapan : takut bila berada di tempat gelap;

Kesakitan : takut yang disebabkan rasa sakit;

Kegagalan : takut akan mengalami kegagalan. Kegagalan Kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi. bertingkah kurang wajar.

C. KEKALUTAN MENTAL

Gejala-gejala kekalutan.

jasmani : merasakan pusing, sesak napas,demam,nyeri pada lambung.

kejiwaan : rasa cemas,ketakutan patah hati,apatis,cemburu,mudah marah.

nampak dalam gejala-gejala kehidupan Si Penderita baik jasmi maupun rohani;

Tahapan-tahapan gangguan kejiwaan adalah

Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif; Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown).

Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna; Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :

Terjadinya konflik sosial budaya akibat norma,

Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial.

Proses-proses kekalutan mental yang dialami akan mendorong seseorang untuk : (+) trauma (luka j iwa), survive dalam hiduP , (-) trauma diperlarutkan atau diperturutkan akhirnya frustasi.

Agresi : kemarahan yang meluap-luap akibat emosi tidak terkendali;

BENTUK-BENTUK FRUSTASI

Regresi : kembali pada pola reaksi primitif atau kekanak-kanakan;

Fiksasi : pembatasan pada satu pola yang sama; Narsisme : merasa dirinya lebih superior daripada orang lain

Proyeksi : memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negatif pada orang lain;

Autisme : gejala menutup diri secara total dari dunia riil, puas dengan fantasinya sendiri.

Identifikasi : menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imajinasinya;

Kota-kota besar : yang memberikan tantangan hidup yang berat untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Anak-anak muda usia : yang tidak berhasil dalam mencapai apa yang dikehendaki atau di idam-idamkan. Penderita kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti :

Wanita : mudah merasakansuatu masalah yang ada dihatinya,namun sulit untuk mengeluarkannya. Orang yang tidak beragama : tidak memiliki keyakinan, bahwa di atas dirinya ada kekuasaan yang lebih tinggi, sehingga sifat pasrah tidak dikenalnya; Orang-orang yang terlalu mengejar materi : seperti kaum materialistis.

D. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN: manusia hidup tidak boleh pesimis yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia harus optimis, ia harus berusaha mengatasi kesulitan hidup.

E. PENDERITAAN, MEDIA MASA DAN SENIMAN: kemajuan teknologi dan sebagainya mensejahterakan manusia dan sebagian lainnya membuat manusia menderita. Tetapi tak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni sehingga para pembaca, penontonnya dapat menghayati penderitaan sekaligus keindahan karya seni.

F. PENDERITAAN DAN SEBABSEBABNYA.

timbul karena perbuatan buruk manusia : Perbuatan semenamena kepada pembantu,orang tua yang menganiaya anak, pejabat zaman orde lama, manusia terhadap lingkungan (banjir dan tanah longsor), perbuatan lalai (gas beracun).

timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan :Seorang anak lelaki buta sejak dilahirkan, Nabi Ayub mengalami siksaan Tuhan, tetapi dengan sabar menerima cobaan ini , Tenggelamnya Fir’aun di laut Merah.

G. PENGARUH PENDERITAAN

(+) sikap optimis mengatasi penderitaan hidup bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan (kreatif dan tidak mudah menyerah).

(-) sikap ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful