BAB 5 EKONOMI MAKRO DAN MIKRO

1. Ilmu Ekonomi Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity).

Adam Smith diakui sebagai bapak dari ilmu ekonomi Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. Secara umum, subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara, yang paling terkenal adalah mikroekonomi vs makroekonomi. Selain itu, subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif, mainstream vs heterodox, dan lainnya. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga, bisnis, dan pemerintah. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter, seperti misalnya penelitian perilaku kriminal, penelitian ilmiah, kematian, politik, kesehatan, pendidikan, keluarga dan lainnya. Hal

kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" 2.diagram. briton woods. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. teori lingkaran ekonomi. Banyak ahli ekonomi mainstream merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Model ekonominadalah pernyataan formal teori ekonomi. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. dan sebagainya. Model Ekonomi Model ekonomi disusun dari teori ekonomi. Dengan demikian teori ekonomi adalah sekumpulan pernyataan tentang ekonomi. walaupun menurut pendapat kritikus. invisble hand. informatic economy. Model ekonomi dapat berbentuk verbal. dan matematis. Salah satu bentuk model ekonomi yang telah dipelajari sebelumnya . misalnya bidang pendidikan. Metodologi Ekonomi A. dan agama. B.ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. dan metodenya. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. daya tahan ekonomi. pernikahan. hukum. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. kriminal. merkantilisme. konsep. Teori Ekonomi Teori ekonomi adalah pernyataan tentang sebab akibat dan aksi reaksi. perang. kesehatan.

B.adalah model arua lingkar kegiatan ekonomi. Sebaliknya terjadi deflasi. Dalam ekonomi mikro ini dipelajari tentang bagaimana individu menggunakan sumber daya yang dimilikinya sehingga tercapai tingkat kepuasan yang optimum. Apabila seluruh sumber daya telah dimanfaatkan keadaan ini disebut full employment. Variabel-variabel tersebut antara lain : pendapatan nasional. pertumbuhan ekonomi. Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter. Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung memburuk. jumlah uang beredar. maupun neraca pembayaran internasional. tiap individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi yang optimum bersama dengan individu-individu lain akan menciptakan keseimbangan dalam skala makro dengan asumsi ceteris paribus. Apabila nilai uang cenderung menurun dalam jangka panjang berarti terjadi inflasi. Sebaliknya bila masih ada sumber daya yang belum dimanfaatkan berarti perekonomian dalam keadaan under employment atau terdapat pengangguran/belum berada pada posisi kesempatan kerja penuh. Secara teori. Perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro Dilihat dari Harga Ekonomi Mikro Harga ialah nilai dari suatu Ekonomi Makro Harga adalah nilai dari . Ekonomi Makro Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel-variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan). kesempatan kerja dan atau pengangguran. baik dua sector maupun empat sector. rumah tangga. Ekonomi Mikro Sementara ilmu ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan. laju inflasi. Ekonomi Makro Dan Mikro A. 3. Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut :    Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi.

perilaku konsumen. pembukaan investasi baru.komoditas (barang tertentu saja) Unit analisis Pembahasan tentang kegiatan ekonomi secara individual. Lebih memfokuskan pada analisis tentang pengaruh kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara keseluruhan Masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi 1. Tujuan analisis Lebih memfokuskan pada analisis tentang cara mengalokasikan sumber daya agar dapat dicapai kombinasi yang tepat. Masalah pengangguran dan kesempatan kerja Masalah pengangguran timbul karena terjadinya ketimpangan antara jumlah angkatan kerja dan kesempatan kerja yang tersedia. KMKP (Kredit Modal Kerja Permanen) PKT (Program Kawasan Terpadu). 3. Untuk mengatasi masalah ini pemerintah berupaya meningkatkan kualitas SDM. rendahnya pelayanan kesehatan. pertumbu8han ekonomi. kurang terpeliharanya fasilitas umum. terutama yang bersifat padat karya. rendahnya tingkat disiplin masyarakat. rendahnya tingkat pendidikan formal. penerimaan. kurangnya modal. lemahnya manajemen usaha. Contohnya permintaan dan dan penawaran. KUK (Kredit Usaha Kecil). Masalah kekurangan modal . transper teknologi dari Negara maju. 2. investasi dan kebijakan ekonomi. Untuk mengatasi masalah ini pemerintah melakukan pelatihan bagi tenaga kerja sehingga tenaga kerja memeiliki keahlian sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia. GNOTA dan program wajib belajar. Masalah kemiskinan Upaua penanggulangan kemiskinan dapat dilakukan melalui berbagai cara. Contohnya pendapatan nasional. pertukranan ahli. pasar. renddahnya tingkat keterampilan. biaya dan laba atau rugi perusahaan komoditas secara agregat (keseluruhan) Pembahasan tentang kegiatan ekonomisecara keseluruhan. inflasi. produktivitas kerja. Masalah Keterbelangkangan Masalah yang dihadapi adalah rerndahnya tingkat pendapatan dan pemerataannya. perilaku produsen. pemberian informasi yang cepat mengenai lapangan kerja 4. misalnya program IDT (Inpres Desa Tertinggal). pengangguran.

yaitu fungsi pemerintah dalam pemerataan atau distribusi pendapatan masyarakat. . sosial politik. Inflasi adalah indikator untuk melihat tingkat perubahan. dan dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-mempengaruhi. berat antara 30%—100% setahun. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. Artinya. berat. 4. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa. dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun. gedung sekolah. Masalah Inflasi Dalam ilmu ekonomi. penyediaan fasilitas penerangan. Fungsi distribusi. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi. seperti pembangunan jalan raya. konsumsi masyarakat yang meningkat. bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Cara mengatasinya memlaui peningkatan kualitas SDM atau peningkatan investasi menjadi lebih produktif. dan telepon. Fungsi alokasi. tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. hokum. inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. pertahanan dan keamanan. berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi. inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu.Kekurangan modal adalah suatu cirri penting setiap Negara yang memulai proses pembangunan. sampai termasuk juga akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang. Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan. dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP Deflator. sedang. Masalah-masalah Utama Ekonomi A. yaitu fungsi pemerintah dalam menciptakan kestabilan ekonomi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun.[1] Dengan kata lain. antara lain. dan hiperinflasi. yaitu fungsi pemerintah sebagai penyedia barang dan jasa public. yaitu inflasi ringan. Kekurangan modal disebabkan tingkat pendapatan masyarakat yang rendah yang menyebabkan tabungan dan tingkat pembentukan modal sedikit. Peran dan Fungsi Pemerintah di Bidang Ekonomi    Fungsi stabilisasi. inflasi sedang antara 10%—30% setahun.

maka inflasi itu disebut sebagai inflasi terbuka (Open Inflation). Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap. atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Inflasi juga dapat dibagi berdasarkan besarnya cakupan pengaruh terhadap harga. yaitu inflasi yang berasal dari dalam negeri dan inflasi yang berasal dari luar negeri. yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi). Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu. 4. Sebaliknya. . Berdasarkan keparahannya inflasi juga dapat dibedakan : 1. keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. 3. orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan. Sebaliknya. justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik. tidak dirugikan dengan adanya inflasi. yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja. inflasi dari luar negeri adalah inflasi yang terjadi sebagai akibat naiknya harga barang impor. inflasi sangat merugikan. Jika kenaikan harga yang terjadi hanya berkaitan dengan satu atau dua barang tertentu.tergantung parah atau tidaknya inflasi. Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun) Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun) Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun) Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun) Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif. Hal ini bisa terjadi akibat biaya produksi barang di luar negeri tinggi atau adanya kenaikan tarif impor barang. menabung dan mengadakan investasi. Begitu juga halnya dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi. apabila kenaikan harga terjadi pada semua barang secara umum. Namun. inflasi dapat digolongkan menjadi dua. dalam masa inflasi yang parah.Berdasarkan asalnya. Sedangkan apabila serangan inflasi demikian hebatnya sehingga setiap saat harga-harga terus berubah dan meningkat sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama disebabkan nilai uang terus merosot disebut inflasi yang tidak terkendali (Hiperinflasi). inflasi itu disebut inflasi tertutup (Closed Inflation). Inflasi berasal dari dalam negeri misalnya terjadi akibat terjadinya defisit anggaran belanja yang dibiayai dengan cara mencetak uang baru dan gagalnya pasar yang berakibat harga bahan makanan menjadi mahal. Apabila inflasi itu ringan. Orang menjadi tidak bersemangat kerja. 2. seperti misalnya pengusaha. menabung. Sementara itu.

Semakin maju suatu perekonomian suatu daerah akan meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang lebih baik dari sebelumnya. informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerna penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja. Faktor-faktor penyebab kemiskinan antara lain tingkat dan laju pertumbuhan output. tingkat upah neto. Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. Pengangguran Friksional / Frictional Unemployment Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan adanya kendala waktu. kesempatan kerja. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. distribusi pendapatan. Masalah Kemiskinan Tingkat kemiskinan atau jumlah orang yang berada dii bawah garis kemiskinan merupakan dua masalah besar di banyak Negara-negara berkembang tidak terkecuali di Indonesia. . atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara. Masalah Pengangguran Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran. bekerja kurang dari dua hari selama seminggu. dilakukan oleh lebih banyak orang.B. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya. sedang mencari kerja. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia. dikenal istilah "pengangguran terselubung" di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit. dan inflasi C. produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan.

keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen.Pengangguran Musiman / Seasonal Unemployment Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur. . Pengangguran Siklikal Pengangguran siklikal adalah pengangguran yang menganggur akibat imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja. produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalahmasalah sosial lainnya. tukan jualan duren yang menanti musim durian. dilakukan oleh lebih banyak orang. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang mampu menyerapnya. Contohnya seperti petani yang menanti musim tanam. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara. dikenal istilah "pengangguran terselubung" di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.