PENGAMALAN PANCASILA

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Sebagai warga negara yang baik, setia kepada nusa dan bangsa, seharusnyalah mempelajari dan menghayati pandangan hidup bangsa yang sekaligus sebagai dasar filsafat negara, seterusnya untuk diamalkan dan dipertahankan. Pancasila selalu menjadi pegangan bersama bangsa Indonesia, baik ketika negara dalam kondisi yang aman maupun dalam kondisi negara yang terancam. Hal itu tebukti dalam sejarah dimana pancasila selalu menjadi pegangan ketika terjadi krisis nasional dan ancaman terhadap eksistensi bangsa indonesia. Pancasila merupakan cerminanri karakter bangsa dan neg indonesia yang beragam. Semua itu dapat diterlihat dari fungsi dan kedudukan pancasila, yakni sebagai; jiwa bangsa indonesia, keribadian bangsa, pandangan hidup bangsa, sarana tujuan hidup bangsa indonesia, dan pedoman hidup bangsa indonesia. Oleh karena itu, penerapan pancasila dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting dan mendasar oleh setiap warga negara, dalam segala aspek kenegaraan dan hukum di Indonesia. Pengamalan pancasila yang baik akan mempermudah terwujudnya tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia.

B. Rumusan masalah
1. Pedoman Pengamalan pancasila 2. Pola pelaksanaan pedoman pelaksanaan pengamalan pancasila 3. Realisasi pengamalan pancasila dalan bidang ekonomi, budaya, pendidikan, dan Ilmu pengetahuan dan teknologi

BAB II PEMBAHASAN

A. Pedoman Pengamalan Pancasila
Pedoman dalam penghayatan dan pengamalan pancasila dituangkan dalam No.II/MPR/1978. Penjabaran ketetapan MPR itu adalah (Noor Ms. Bakry: 1994, 183-185): 1. Sila ketuhanan Yang Maha Esa 1) Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agamanya masingmasing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. 2) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. ketetapan

apabila diperlukan. 4) Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab 1) Mengakui dan memperlakukan manusia dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. 2) Cinta tnah air dan bangsa Indonesia. 4) Menghargai setiap bentuk ajaran agama. 4) Mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan atas dasar Bhinneka Tunggal Ika dalam memajukan pergaulan hidup bersama. dan tidak boleh memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain. gemar melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dan berani membela kebenaran dan keadilan. 3. hak dan kewajiban yang sma dalam. . kesatuan. 2) Memandang persamaan derajat. diliputi oleh semangat kekeluargaan. 3) Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia. Sila kerakyatan yang dipimpin permusyawaratan perwakilan oleh hikmat kebijaksanaan dalam 1) Sebagai warga negara dan warga-masyarakat Indonesia mempunyai kedudukan. tepa selira dan tidak semena-mena terhadap orang lain. 5) Merasa sebagai bagian dari seluruh umat manusia dan karena itu berkewajiban mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsabangsa lain. dan keputusan musyawarah diusahakan secara mufakat. 2) Keputusan yang menyangkut kepentingan bersama terlabih dahulu diadakan musyawarah.3) Mengembangkan saling hormat menghormati kemerdekaan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. sehingga sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa. hak dan kewajiban antara sesama manusia tanpa membedakan suku. 3) Bangga sebagai bangsa Indonesia ber-Tanah air Indonesia dalam rangka memelihara ketertiban dunia. 3) Menghormati dan menjunjung tinggi setiap hasil keputusan musyawarah dan melaksanakannya dengan itikad baik dan rasa tanggungjawab. kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. turunan dan kedudukan sosial. 2. 4. Sila persatuan indonesia 1) Menempatkan persatuan.

pemborosan. sehingga proses pendarah-dagingan nilai-nilai Pancasila dengan baik dan menuntut suasana keluarga yang mendukung. bergaya hidup mewah dan perbuatan lain yang bertentangan dan merugikan kepentingan umum. 2) Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur menceminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. Oleh sebab itu. 5) Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pola Pelaksanaan Pedoman Pelaksanaan Pengamalan Pancasila Pola pelaksanaan pedoman pelaksanaan pengamalan pancasila dilakukan agar Pancasila sungguhsungguh dihayati dan diamalkan oleh segenap warga negara. serta tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. Jalur-jalur yang digunakan 1) Jalur pendidikan Pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam pengamalan Pancasila. 5. dengan mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat. tidak menggunakan hak milik untuk pemerasan. Sila keadilan bagi seluruh rakyat indonesia 1) Menyadari hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat indonesia. Dalam pendidikan keluarga pengamalan Pancasila harus ditanamkan dan dikembangkan sejak anak-anak masih kecil. serta nilainilai kebenaran dan keadilan. B. menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati ha-hak orang lain. 1.4) Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan hati nurani yang luhur. serta bersama-sama mewujudkan kemajuan yang merata dan kesejahteraan bersama. menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. baik dalam kehidupan orang seorang maupun dalam kehidupan kemasyarakatan. baik pendidikan formal (sekolah-sekolah) mapun pendidikan nonformal (di keluarga dan lingkungan masyarakat). keduanya sangat erat kaitanya dengan kehidupan manusia. Dalam pendidikan formal semua tindak-perbuatannya haruslah mencerminkan nilainilai luhur Pancasila. 3) Bersikap adil terhadap sesama. diharapkan lebih terarah usaha-usaha pembinaan manusia Indonesia agar menjadi insan Pancasila dan pembangunan bangsa untuk mewujudkan masyarakat Pancasila. 5) Memupuk sikap suka bekerja keras dan menghargai karya orang lain yang bermanfaat. 4) Memupuk sikap suka memberi pertolongan kepada orang lain yang membutuhkan agar dapat berdiri sendiri. Lingkungan masyarakat juga turut menentukansehingga harus .

Organisasi sosial politik adalah wadah pemimpin-pemimpin bangsa dalam bidangnya masing-masing sesuai dengan keahliannya. radio. Sasaran pelaksanaan pedomaan pengamalan Pancasila adalah perorangan. Hal itu membuka peluang besar golongan tertentu menerima sosialisasi yang seharusnya belum saatnya mereka terima dan juga masuknya sosialisasi yang tidak bersifat membangun.dibina dengan sungguh-sungguh supaya menjadi tempat yang subur bagi pelaksanaan pengamalan Pancasila. Jadi. 2) Aparatur negara Rakyat hendaklah berpartisipasi aktif di dalam menciptakan suasana dan keadaan yang mendorong pelaksanaan pedoman pengamalan Pancasila. dengan begitu maka segala kendala akan mudah dihadapi dan tujuan serta cita-cita hidup bangsa Indonesia akan terwujud. baik dilingkungan tempat tinggal masing-masing. Penciptaan suasana yang menunjang 1) Kebijaksanaan pemerintah dan peraturan perundang-undangan Penjabaran kebijaksanaan pemerintah dan perundang-undangan merupakan salah satu jalur yang dapat memperlancar pelaksanaan pedoman pengamalan pancasila dimana aspek sanksi atau penegakan hukm mendpat penekanan khusus. Melalui pendidikan inilah anak-anak didik menyerap nilai-nilai moral Pancasila. untuk sosialisasi-sosialisasi yang mengancam penanaman pengamalan Pancasila harus disensor. maupun di lingkungan tempat bekerja. Media massa adalah jalur pendidikan dalam arti luas dan peranannya begitu penting sehingga perlu mendapat penonjolan tersendiri sebagai pola pedoman pengamalan Pancasila. Sehingga segala unsur-unsur dalam organisasi sosial politik seperti para pegawai Republik Indonesia harus mengikuti pedoman pengmalan Pancasial agar berkepribadian Pancasila karena mereka selain warga negara Indonesia. keluarga. Sehingga dalam menggunakan media massa tersebut harus dijaga agar tidak merusak mental bangsa dan harus seoptimal mungkin penggunaannya untuk sosialisasi pembentukan kepribadian bangsa yang pancasilais. Dan aparatur pemerintah sebagai pelaksana dan pengabdi kepentingan rakyat harus memahami . televisi dan internet. 2. peran dan tanggung jawabnya. Penyerapan nilai-nilai moral Pacasila diarahkan berjalan melalui pemahaman dari pemikiran dan dan pengamalan secara pribadi. abdi masyarakat juga sebagai abdi masyarakat. 2) Jalur media massa Peranan media massa sangat menjanjikan karena pengaruh media massa dari dahulu sampai sekarang sangat kuat. 3) Jalur organisasi sosial politik Pengamalan Pacansila harus diterapkan dalam setiap elemen bangsa dan negara Indonesia. Sosialisasi melalui media massa begitu cepat dan menarik sehingga semua kalangan bisa menikmati baik melalui pers. sasaran media massa sangat luas mulai dari anak-anak hingga orang tua. masyarakat. baik dalam pembentukan karakter yang positif maupun karakter yang negatif.

meliputi seluruh perundang-undangan dibawah undang-undang dan keputusan-keputusan administratif dari tingkat penguasa penguasa negara. harus dapat dilihat dari sudut dasar filsafat negara pancasila sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alenia IV 2) Pelaksanaan UUD 1945 dalam undang-undang harus mengingat dasar-dasar pokok pikiran tercantum dalam dasar filsafat negara Indonesia 3) Tanpa mengurangi sifat undang-undang yang tidak dapat diganggu gugat. Pengamalan secara objektif Pengamalan pancasila yang obyektif adalah pelaksanaan dalam bentuk realisasi dalam setiap penyelengaraan negara. 4) Interprestasi pelaksanaan undang-undang harus lengkap dan menyeluruh. maupun yudikatif. khususnya lembaga penegak hukum dalam menjamin hak-hak warga negaranya dan melindungi dari perbutan-perbuatan tercela.eksekutif. Pengamalan pancasila secara subjektif dan Objektif 1. 5) Dengan demikian seluruh hidup kenegaraan dan tertip hukum Indonesia didasarkan atas dan diliputi oleh asas filsafat. iterprestasi pelaksanaannya harus mengingat unsur-unsur yang terkandung dalam dassaar filsafat negara. begitu Pengamalan pancasila akan tetep lestari.begitu juga meliputi usaha kenegaraan dan ermasuk rakyat. politik dan tujuan negara didasarkan atas asas kerohanian Pancasila. Mereka dapat menyampaikan bagaimana pola Dengan pelaksanaan pedoman pengamalan Pancasila dan menyuruh bawahan atau umatnya untuk mengikuti pola pedoman pelaksanaan Pancasila. mulai dari pemerintah pusat sampai dengan dengan alat-alat perlengkapan negara di daerah. Hal ini termasuk pokok kaidah negara serta pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945. 3) Kepemimpinan dan pemimpin masyarakat Peranan kepemimpinan dan pemimpin masyarakat. C. Dan semua bidang kenegaraan terutama realisasinya dalam bentuk peraturan perudang-undangan negara Indonesia antara lain sebagai berikut : 1) Tafsiran UUD 1945. baik pemimpin formal maupun informal sangat penting dalam pelaksanaan pedoman pengamalan.dan mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di dalam masyarakat. baik di bidang legislatif. keputusankeputusan pengadilan serta alat perlengkapnya. Dalam realisasi pelaksanaan kongkritnya yaitu dalam setiap penentuan kebijakan dibidang kenegaraan antara lain : . Sarana dan prasarana dalam pelaksanaan pengamalan Pacasila perlu disediakan dan memfungsikan lembaga-lembaga kenegaraan.

Pengertian kepribadian bangsa Indonseia dapat dikembalikan kepada hakikat manusia. Pengamalan pancasila yang subyektif ini justru lebih penting dari pengamalan yang karena pengamalan yang subyektif merupakan syarat pengamalan pancasila yang obyektif (Notonegoro.Dan hakikat pribadi ini merupakan penjelmaan dari hakikat abstrak. Dalam pengamalan pancasila yang subyektif ini bilamana nilai-nilai pancasila telah dipahami. Hakikat kongkrit yaitu hakikat segala sesuatu dalam menyatakan kongkrit. pengertian kepribadian Indonsesia ini memiliki tingkatan yaitu : . tumbuhan.diresapi. dan dihayati oleh seseorang maka orang itu telah memiliki moral pancasila dan jika berlansung terus menerus sehingga melekat dalam hati maka disebut dengan kepribadian pancasila. keamanan. Hakikat pribadi yaitu ciri khusus yang melekat sehingga membedakan dengan sesuatu yang lain. Bagi bangsa Indonesia hakikat pribadi ini disebut dengan kepribadian.Telah diketahui bahwa segala sesuatu itu memiliki tiga macam hakikat yaitu : Hakikat abstrak. Oleh karena itu bagi bangsa Indonsesia. dan menyebabkan sesuatu yang sama jenis menjadi berbeda dengan jenis lain sehingga hakikat ini disebut dengan hakikat universal. perundang-undangan.44). Contoh. Pemgamalan secara subjektif pengamalan pancasila pengamalan pancasila yang subyektif adalah pelaksanaan dalam pribadi seseorang. dan hakikat ini merupakan penjelmaan dari hakikat abstrak dan hakikat kongkrit.1) Garis besar haluan negara 2) Hukum. Sehingga dengan demikian suatu perbuatan yang tidak memenuhi wajib melaksanakan pancasila.dan pertahanan 6) Kesejahteraan 7) Kebudayaan 8) pendidikan 2. jenis manusia. ketaatan. Dengan demikian pelaksanaan pancasila yang subyektif ini berkaitan dengan kesadaran. serta kesiapan individu untuk mengamalkan pancasila. yaitu terdiri atas unsur-unsur yang bersama-sama menjadikan hal itu ada.warga negara. individu. Dalam pengertian inilah akan terwujud jika suatu keseimbangan kerohanian yang mewujudkan suatu bentuk kehidupan dimana kesadaran wajib hukum telah berpadu menjadi kesadaran wajib moral. dan peradilan 3) Pemerinta 4) Politik dalam dan luar negeri 5) Keselamatan. penduduk.1974. penguasa. hewan. dan orang Indonesia.

pandangan hidup. Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain untuk memenuhi semua kebutuhanya tetapi manusia juga mempunyai kebutuhan dimana orang lain tidak diharapkan ada atau turut campur. yang sangat menjunjung tinggi sopan santun. Jadi interaksi antar pelaku ekonomi sama-sama menguntungkan dan tidak saling menjatuhkan sehingga usaha-usaha kecil dapat berkembang dan mendukung perekonomian Indonesia menjadi kuat. 1996: 193). Berdasarkan uraian diatas maka pengamalan pancasila subyektif dari pancasila meliputi pelaksanaan. Semua kebudayaan asing yang diterima adalah kebudayaan yang masih sejalan dengan . kebudayaan dan lain sebagainnya. dan memiliki sifat kemanusiaan. Realisasi Pengamalan Pancasila Budaya. ciri khas. 2005: 172). kepercayaan. pendidikan dan Iptek 1.169). 2) Kepribadian yang mengandung sifat kemanusiaan. suku bangsa. adat-istiadat dan lain kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat (Soerjono Soekanto. kesusilaan dan lain-lain.(Notonegoro.1) Kepribadian yang berupa sifat-sifat hakikat kemanusiaan ”monupluralis”jadi sifat-sifat kemanusiaan yang abstrak umum universal. D. 2. memiliki sifat yang tidak tetap. karakter. Dengan demikian pelaku ekonomi di Indonesia dalam menjalankan usahanya tidak melakukan persaingan bebas. yang telah terjelma dalam sifat khas kepribadian bangsa Indonseia (pancasila) dan ditambah dengan sifat-sifat tetap yang terdapat pada bangsa Indonesia. moral. Bidang budaya Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan. 3) Kepribadian kemanusiaan. Ekonomi yang berdasarkan Pancasila tidak dapat dilepaskan dari sifat dasar individu dan sosial. setiap orang. Budaya Indonesia memang mengalami perkembangan misalnya dalam hal Iptek dan pola hidup.1971. dinamis tergantung pada keadaan manusia(Indonesia) perorangan secara kongkrit. Begitu luas cakupan kebudayaan tetapi dalam pengamalan Pancasila kebudayaan bangsa Indonesia adalah budaya ketimuran. ramah tamah. telah dirumuskan dalam P4(Pedoman Penghayatan Pengamalan Pancasila). Bidang ekonomi dalam Bidang Ekonomi. Dalam pengertian ini disebut kepribadian kemanusiaan. Ekonomi menurut pancasila adalah berdasarkan asas kebersamaan. Hal ini dilakukan karena pengamalan dalam bidang ekonomi harus berdasarkan kekeluargaan. kekeluargaan artinya walaupun terjadi persaingan namun tetap dalam kerangka tujuan bersama sehingga tidak terjadi persaingan bebas yang mematikan (Kaelan. kepribadian Indonesia dalam realisasi kongkritnya. meskipun sebagian dari mereka akan mendapat keuntungan yang lebih besar dan menjanjikan. hukum. karena termasuk jenis manusia. perubahan dan perkembangan ini didapat dari kebudayaan asing yang berhasil masuk dan diterima oleh bangsa Indonesia.

yang menjadi dasar tunggal bagi penyelesaian masalah-masalah pendidikan nasional. orang banyak. adalah sebagai berikut (T.Pancasila. III.IV). Maka dari itu pendidikan yang dilaksanakan harus sesuai diperhatikan. Tujuan pendidikan nasional adalah menciptakan manusia yang beriman. praktek. teori. Menurut Notonegoro (1973). Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan tenologi harus mendahulukan kepentingan bangsa dan negara. masa depan. Ilmu pengetahuan dan teknologi Iptek harus memenuhi etika ilmiah. 2) Persetujuan suka rela untuk eksperimen dengan penerangan yang cukup dan benar tentang guna akibatnya. 1996: 193). perlu disusun sistem ilmiah berdasarkan Pancasila tentang ajaran. V). yang paling berbahaya adalah yang menyangkut hidup mati. Oleh karena itu harus ada tindakan lanjut agar budaya bangsa Indonesia sesuai dengan Pancasila. sehat. berilmu. Di samping itu Ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila karena Iptek pada dasarnya adalah untuk kesejahteraan umat manusia. 4) Sumber ilmiah sebagai sumber nasional bagi warga negara seluruhnya (sila III). demokratis. . Jacob. yaitu penelitian. penerapan. 3) Tanggung jawab sosial ilmu pengetahuan dan teknologi harus lebih penting dari pada mengejar pemecahan persoalan ilmiah namun mengorbankan kemanusiaan (sila II. Walaupun begitu tidak jarang kebudayaan yang jelas-jelas bertentangan dengan budaya Indonesia dapat berkembang di Indonesia. pengajaran. dsan pengamalannya (sila II. Pendidikan nasional harus dipersatukan atas dasar Pancasila. 3. V). 6) Pentingnya individualitas dan kemanusiaan dalam catur darma ilmu pengetahuan. filsafat. Dengan begitu diharapkan tujuan pendidikan nasional dapat terwujud dengan mudah. Ini menunjukan bahwa filter Pancasila tidak berperan optimal. itu terjadi karena pengamalan Pancasila tidak sepenuhnya dilakukan oleh bangsa Indonesia. kreatif. mandiri. V). karena ilmu pengetahuan dan teknologi adalah demi kemanusiaan (sila II. 4. rasa dan kehendak manusia (Kaelan. pengenalan serta pemasyarakatan akan tetapi sampai pada tingkat kemampuan mental kejiwaan manusia yaitu sampai pada tingkat akal. Pembudayaan Pancasila tidak hanya pada kulit luar budaya misalnya hanya pada tingkat propaganda. dan bertanggung jawab. Nilainilai Pancasila bilamana dirinci dalam etika yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. 5) Alokasi pemerataan sumber dan hasilnya (sila III. cakap. berakhlak mulia. 1996: 195): 1) Hormat terhadap hayat. karena semua makhlu hidup yang ad di alam semesta ini adalah makhluk Tuhan Yang Maha Esa (sila satu). Bidang pendidikan Pendidikan adalah salah satu piranti untuk membentuk kepribadian. bertaqwa. hak-hak manusia dan lingkungan hidup. pendidikan nasiona.

Yogyakarta: UNY Press. Filsafat Pancasila. Kesimpulan Bangsa Indonesia mempunyai pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. nilai dan norma yang terkandung di dalamnya merupakan keinginan dari bangsa Indonesia yang harus di amalkan. sehingga mengancam mental dan kepribadian bangsa Indonesia. perlu adanya kesadaran dari setiap warga negara akan pentingya pengamalan pancasila dan mempertahankannya. Ms Bakry.7) Pelestarian lingkungan dengan memperhitungkan generasi mendatang (sila I. Pengamalan Pancasila secara subjektif akan memperkuat pengamalan Pancasila secara objektif. Pendidikan Pancasila. Hal ini harus segera ditangani dengan cara meningkatkan penanaman pengamalan Pancasila melalui pendidikan yang seutuhnya. 2002. Yogyakarta: Paradigma. Untuk itu. Soerjono Soekanto. jadi tidak sebatas teori tetapi juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. BAB III PENUTUP A. Noor. II. Yogyakarta: Liberty. V). 8) Hak untuk berbeda dan kewajiban untuk bersatu (semua sila). B. Kaelan. Saran Dewasa ini pengamalan pengamalan Pancasila semakin memudar terlebih lagi di era globalisasi. 1996. Pancasila Yuridis Kenegaraan. 1994. Jakarta: Raja Grafindo . DAFTAR PUSTAKA Andriani Purwastuti. dkk. 9) Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak mengakibatkan terpisahnya jasmani dan rokhani bagi hayat (semua sila). Sosiologi Suatu Pengantar. 2005. Pengamalan Pancasila ini harus di lakukan dalam berbagai bidang kehidupan di negara Indonesia agar Pancasila benar-benar berperan sebagaimana Fungsi dan kedudukannya dan supaya tujuan serta cita-cita bangsa Indonesia mudah terwujud.

. 5.443.    54/.3.4.  63 24.9..9.52:.:.49..2.51. 29.1.79:. 2.4 44....5 1.. .579..5..4  &3.'..9.3.2.9.1.95165:./.5 .517/9:.:.5.5 17475 794:.59.5..9.2:.'5.52.:1.9552.5  &/. 2/. .32. 1.579.515.3..52...9.5.3.23.

.2.5...1.:.52.55.5 4:.5    5694.3.  137.5 45.:.55.5 :. 2112.5  .  1.2. 4475./. 63 :4. 275.52.5.2 1.5.93..:3 27.9.5 4555 .2.5 :0./  .5 .21.1/.9.2.2.:.59.4.223. 1.2:..9.5 27.5 43..5 /9:.4. 1.9.2. 4..7 .:.5 4:./ 1.3 1.:. 5165:..5.9. .1.5 4:...4   7.5...9..5:4. 1:.15.

7.4.9..5 15. 179.:.5 1.5./...5 :0.2:..5:.22.53.5 39  15. .2.:.5 275..1.5 ..5 5.2 44.5 .55..4/3 .2..5.5 4.92.5 .4..227..5 .  :9.1. '. 59.3 27.54..2. :9.69.9.5 251./2.5.53. 1.  :.2. 1.9. 4555.3 :.9: 1.1.. 13. 469.9..5   7.9.5 45.:..5 .1..

/.3.51.5.13.. 53.9..5 2.  54/.5165:.2/5.52.2.5 79/.2.:.:399.4 217..5/.3 1.4.54.2.2 4507.5 :...9 .   5.5   &3. 5.1.5 :6:.5 .5165:.52.9.2 1.13.5 2.2.13.

5 ..5 .7 .2 1. . 2:4/.4.659665.5 39 450452...526. 223.51...13 ./...5.5 2.5 :2.5 :9.  45.:.5     9:2.9.5 :..79/.9.5.45694.7 1.5.7 ::.9.1.

/29.5 492..29. /9:.544  472:2.5/94.545..2 455. /919 :519 .1.527.6365.5 /9..5  74/696:.5    472:2.9 1.269.544/.7:2.5.2 432 5.5  /9.2 749.5 79/..4.5 275...69.5. 17 4.53.5 3.69.:.7:2..53.5 .9. 1.  :9.2.2.5.:1.5.7.44/979.1.5..5 ..5.2.5.5 1..9.53.

22.5 .5.4. 13.5 73. 1.9.5 2:..50.3..2:.5 /9:.50.     #63. 412.5.5.5 24.5 7164.5.:3. 73..:3.#3.5 .2:.5#3.9 #. #63..4.5#5.2:.4.:3..50.5#164. :5..5 7..3..5 75..2:.5#.5 49.4..:.

5 63 :5.5  "3 :/.  1...9.. :.5 4.72..3.75 1.4.4 217.5 3/ .3.  /.9.5 :69. :51.9. 5..5 24.2 1.2.:.7 .5 69. 1.32./ .5 1.9.9.4 217.9.

1 5:.55. 5165:.39.5:.5 74/.9.54..:.5 #.2.50.   .5 4.:3.. 5.50. .:.:3.. 1.9 45. 74/5.#..2 412.5:.5 /.

5.39..515.50.3975112.5 694.4.5 .  /.3.3.5 #.:3.5 44.5 #5112.5 1.5 79..2.5 :.5  .4 75. 75.2 75112.5.3 :263..

5 4.  21.5.5 3525.3 :4. .5 694.5 4.5.:.3 1 23.5.5 217. 1. 2.:263... 9..  4.5 565694.3.9.4 75112.5:.. 15.2.2.51.  .9.75 75112.. :.

.79/.9:3.55. 4509452..5 53.. .

 .5.3. 53.42.  .5 1.2 .4 75112.5 #. 75.5 124/.50.52.5 23.2.3.:3.5.4.9.:3.9: 1.5 :. 39 #.50..

 796:: 751.9.: 203  :5.5..2 4..

.1.553.5.

2.21.50.5/.9.53.5:5.#.:.5455.9.. .2.:3. .15.5 45125  525. .:.9. .5 4.5. 455.:.9: ..23.

1/5.5 :5. 15.

5.47.5#..:5 :7.3 75112..  3. . . 45.5 53.575.4. 73.3.5.2.:3.2:.1 .5 :/9 /.50..

2 112 459.7 53...5.

3 #.:3.5 53.7. 469.  #59.53..50.

5 1.  /.5 1.5 43.9..4...53.5 73.3.5  23..9.. .5 75.:.5.3 74.2 13525.  4.5 /9.9. 1.9.. 7969. 79/.5 #.:5.9.1  &.5 7164.5 1.3.:.4.5 :0. 469.47.2.9 7429.1.2.:3.3.34.5 75.3 #.5.0.5 .:3.4.5.50.3.2:.

4.::.75 2.941.52.:2.9. #9.52.::.1.3.:43.2.2.9..5.3941.::.::.541.5:.541.3.91.2.55.9.4.3 :.21.9.52.47.7513525.5.75.:.4. /..45.4.2.1.9.:.5./29..95.9.474/5..4.:.4.9.. :..:5 4.5.2.5.576:.   .47.5.

:3. 492.5. 69. /. 4594.1..341.545.: 1.3. :6:. .9. &6:..5:.3 4525 755. 3.2.2:6:.3:..  .1 5..9 .9:519:/. 4.95..:43.5 #.1.::..5 .2 /9:. .94. 44/2. /34 :.9 6365.5:5.5279/. 4.07. 1.5/. :6:. 44/.:. 1.5 1.7.9:5. .5 :. .39 75112.2.9: :67.9.3.:74/5. /.:3.5 79.2:6:.50.9: 1.75.5.57.3: 1..4.4.:25.5 5.9:/.3:.3.:4./. 4524..25.763.55  1. 2.1.5 .5.92:5.4 455.2 43.3 79:  9.5:.5.5 .5 /:.1.7164.1.3 ..  &5..4.5.2 45.: .5.::.2 49:.3.50.5 /:.3 /.3:.5 .3:.. 73.5.55...793451.::.: . .5 41.5 75.:  . .3:. 4.4 .3.756563.5.. 1.55.16  .

50.5 5.9:1:5:69   .50. 5165:.::6:.1.3.3763.5 1.74475.545.3:. .1.2.5:.9.5 #.::6:.0.575.4 :.:6:.3969.7 345 /.5:.:3.9. .2 #5.4.3.4.:.3763.9: 1.3. "9.5..5:.5:3.72..3.475. 1.5#.4.

55.3. 4.5:.:5.4 /1.74475/.1.

 &5./5.  79. :.5 . 15.:5 ::.55 .4.3..5 2.5 1. 5:9.3..55.

 :3.5:9 1.3 .. 7164.50.3.95. 7.:..:3. 2.5.9.2..5 #.9: 452.0. 7.9.. 5165:..1.5 .5 754.5 41.2.5 #.71.2 :79.:.3.3. %7/32 5165:.:.2.9.50.2.9 /9279/.:/.3 763.1.: :6:.3. 15..5:.5/.9.1.4 69..  ./1 4... 5. 492.5:9.4./14.251. .:..9.

..57951.2.1.5  /.5.0.:..5..5:.5165:.9..579..17/.5.5..2:.5455..57495.91   #507.5:.

5 #5.5 2/. 1.2:.5 7951.5.51.5./.9...5 7495.5.

. 51.9.5 :. 1.3.23.5.4.4 4507..5 75....5 1.5 2..2.95.5..51.. %.5 9.9 7495.9. :/...5. 1 1.2:.1.7.:7.5 75.7.2.4.5.2.3.:3.9.5 .:3.5 497.9 73.  .50.5 4516965 73...5 75..5 7.5.5 7164.5 :..52:.5. .5 7164.50.5..3.5244517. 14. :.:. 1.2.2.9: 44.39 .50.2../1 275.2:..5 .9. /97.:72:.75.3.52::   7.752..5. 44793.: .2:.4 . 73.5 #.

5.:794....1.5 45.3.:.

5 #.5.1.. 793 1:1.5 34/.2.:..4.:.4 4.794.5 445:2. 1 1.3.9.5 .:3. 1.5.5 1.3.5 ..:.9.5 79.  &.4 73..3.9.0.2. 1.5 75.5.2:.3.

445..45...2.34/.3. 25.5  2::5.2 24 1. 34/. 75.9.

979/.5.1...9.9.2.5.5435151.5.

3.5 /..8.2:.4.3/4308.380-.34. 45. /.5. 763.5.3.2452.:.50. 13.90.4.4.7.:3.5..4 51.5 75.9.9.91 080:91  2.2 -039: 507.5 73.9..575.5274475.. 1.3.3507:/.9   #5.5:0. .:3.1.3 08. -/.5 . 1.9 3:.9 :1.3 802:.:.7.:0.3.2.2.2:.  -....50.:.7.3 :3/.2:.:3..7.75.3.5#..  #5.474/2..51.50..7164...2.8..41..5.5"/2.51.50.73:..3 4-091.3 030.2:.5.   74475.5744754. .903.47.5. 50.. 5..8.2.3..9.3 907:9.79/.5 7164.1.7.:/2.51. 70.573...3. /.330..57164.5..:3.3 5. #9.:9.5   1.50.5.7.5744754...57. 5.  #3.3.5 503003.274475 694..2.4.3:.3.. 5. /.3. / -/.4.2 809.3 /..2 -039: 70.4. :/.5.5.9:7..39.3.5.-07:9  '.4.#5.9.4.8. 1..5..:3./.9: 1....8 /.7.5#. 7.5.2.5    ..57. !03.755694.:5:3 :/..5459/.5.6/2.3 30.91  .5  92.83.35.473..763.

:.51.9: 455.9.5 .. 1.

57.93:..51.3..5.9.5:.:.  '.1.:.459.90.41.5165:.9 76262 729.41.5..5.5.

5.55..21.5.5. . 5:9..9: 455...7.2:. .51..1.1.5.979:.: 73.

3.515 1.92.5.5:9 .5...979:..   5.9 3:.9..::.2:.5 51.5 .: 73.4 1.5..

5.5 . :39 7951.9: 352.7 1.51.5 4539  437.

51. 51.5.5..5 1/.

5.5 27.51.5 1.:.

 43.5 .52.:.9. 15. 75.9 7495.3..9..5 15. 1.:.. :.:. 75.27.5 .47. 5. 7:.9 .145:.. 1.

.9..9.5 5.7.:.5.  27. 1 1.3. 79352.

3..9.2 809.5 5.:.2 1..2 70.594.92.5 142.: 296. 25..9. .. :.9.:.3 43793.92.  763..50..39. .3 ..7..: 3:.3/-/. .2.8.:3.75.:. 27.:. 63 .:..2 502-:.../.. 11.5 .7.5#.30-.5 . /. 437.: . 79352...5 137..7 24 5165:..39072.9: /..5 75.. 11.5 .3.9.8079.: 1.3907.7.   5.3/:3/.8:544..5 1..51.5 ..54457.8.:29.3 &&   .3030.5.3.5 :9.30.3.5 :39 17 25.  .5503039:.8 50.13.

9:/:.55.9.5.  24 7951.3. .9.

.3 50.3 .3 ..3.. 3/./.3803. 200. 202-0/./: :39: 203.3. 3./03.7.5   #495. /09..2...5  /.93207:5. /.2....703.3.8.3. %0..3 8:-091 3 :897: 0- 50393 /..3 -.  0.3.3 /. 8.2 /708. .203. 3 20293.9: -039: 0/:5.3.9. -.3 /. 9: -.3 . 9:.2 .3 057-..: -./.3 .9 803.350302..2.-897. 202 247.7.. 5.3 4379  /.8.9.350302.5.8.41.-20.5 1. 47.3/./..3.3.3 ..3 .7.5  :.2. /5.579.3 5.7..3... -075.... /.3..8.2.. ./.9: .3 9:2-:.8..93/80-:9/03.957-./. 3.2 503079.8..3 9/..3 5.38.3 8:.2..3.94379  0 . 08.9: . -.  !03079.- 247.9.3 4-091 49430474   03. .3.3 3/..3  .9:3. 50.9.3  8079.3 8:.3.3 05. .2.8.  ..959  :3. 3/4308.9.3 057-.808:..5.9 4379 .9 2.2./ 3 /80-:9 /03.3....038203./: 203..3 /2./-07-0/..3 5...4.   #63. /./.5 2.9:..8../ 08./3207:5.9 80. 43940382.3 8:-091 . 5...078./.35.8.-...3-078.3808:.9: . .3 .3.9: 0802-. . 3/43808.2.9 57-.3 074. .2.3038 .9: 507-:.7 :8:8 .8.. . 503.2 203.2 503.3 8:-091 3 -.  !03.4.3 057-.21.3 .9.7..9.3 8:-091 207:5.7.9: /.3 20::/.7.-897.3 2./. 08.3.- ::2 90.3 5...3 .9 57-.5.3 3/4308..9.3 5.9: ..3 .3.:/2..3.2.8.13./.8.3 08..3 .3 /02. /80-:9 /03./ .8..80.3 5..9:9:2029.9.38.3 3/43808.53.9. -07. 20203:. 90.5  #4.9...3.8. .3.  503079.7.3 8:-091 3 -07.9 /..30.4..3.703.3  09.  $03./808047.3 057-. 3/4380.51.-897.5  75112.9:907/7.579.3 /02.257-./: 503/:/: 503:.32030-.5:0.. 808:.9 /02-.. 503.3 907::/ ..3 5../.2. /03.38:3 907:8 20307:8 803.3.7 503.9 40 808047..3:8...9 2.3 ..3  .5  /1.9.  .3 /03.. 8:./.3 9: 90.8.5.2.3 808:.8:38:7 :38:7.9: .38.2. /..5 1..3 5.3 8.3.3/..  .9 503../. 503.3.5.3 3.3:8.3.38.3 /03.3 200.347.

907  0-:/.4 29. 17 :519 ..5..3 243:5:7.9 .3 -07:5.3 /..9.270.8.5.57..3.0...3:8.8.078.3:..3 .7.5 .5 ..5 451.5 79:.7 1.1. 0..1..: 2/9:. :2:2 :3./.5 .9.3 !03.45 ...7 .5 26564  1.4/1...3 9/.5 1.2 1...5.2/.5.8 .51.1. 75112.4.3 20281. 205:9 50.9...:  4:275 :/.3.5223.3:8. 1...1..526564.5  . 9072.3.5..9 1.8..3.72.3  .3 02.2   1./ 81.5 //..7.. 75.3.3 :7.1.  /.5 .9 909..7. 3/4380.3  .5.8  ./.3 057-.3:8..3.92. 503./.3 .8.:3..3.2:. 8:-091 /.28 907.4..38.902.3./.92.3 80.52. 909.3/.5.137.:.3 /.5142.5 69.7 5.5.  202 81.8 057-.3 3 /80-:9 057-.5.5.5.. /7:2:8.3.4.2.:. /.92.22.5.15. 25.:2.526564 26564.5 3.3 -.5 :..5.3:8./.5  223. 3/4308.5#. 4379 49430474   07/.3 907/.7.2.1.38.:...3 ..7.  . /03.   057-.50.9:.9.  ...2..5 /9:. 5.5 #.3/./.2/.1.52..5 47.2-.5:.3  8:: -.9 5.5.9 02.53.3  5.5  /3./.75 ..8. -.9 73.8 2.3 81..9.2 81.3 .3/:3 81.3 5.: . .9 492.3.302.9 81.3:8.445.3  .9:/91./91.4.   %.5 5.7.: #5.74.52. 81./.1 79:.5 2.3 203.95.3:8.1.3   057-. 3/4308.2 503079.4 1.3!03.22656415165:..3.8.1 79:.3 /:5  90..514.9.3. .5 5.9. ..95111. 057-. .9./.69.5 :6:.1.:.:3.50.9 02.3.  809.2 26564 :.5:.3.2 1.3:8.7..  50747.3 /9.3.3.39:3 5..22.380-./.33.3 2.90702.5/91.843793.4475.3!.5 45.:3.390.479 26564459.8: 038 2.9 .50.3.9.5  5.5 //.9 02.4..21..9 81..8.9 .3 5 13.  /.3.5 44.5 .51.3:8.573..2 ! !0/42.33/4308..2 43.-897...38.:.57.2 .2 445 :4.. .9. /.5 3/ /:. .51...9 81.2.703. :5.

.2 :.52.4.1.5 :5.. 455. :.35 45.2.:.5 .5 1.

2775.:.264732:..55165:...   1./924/.45.5 469.5451257926564. 2031.5450...1.5/1.5..1..7.3 24  .5 2790..51..3.1 2.. /1.

1.5 :9...:.5 3. 2/.:..47.5. 1..5 24.

5 11...52/1. 2.2/.5 #.5:.3.5.5 :.5.5.: 0. .1.. &69656 &62..5165:..2..5  . /1.5:.9.27.4.53.6     .4.5.:..5... 3.. 4555 .5 9. 4.56.50.3.71.475.5 :67.49.  2::3.5/. 2/1. :/.563 4.5 .2.7..:3....4.3.:.51.. .5 :..

54:.5 .545.. 17  79/. 1.: :.54..3 7.94. 2/1.5 .  &4.3.:5 . 2/1.5 763.3..5 1.94.5 1.5 15. 5165:..5.2 1.5 .:5 .47924/..5:.5 /9.5165:..5 .5 1.3. ..3.35. 1.44..:2 1.4 .5 7924/. 63 /.:3 4.5 1.9 2/1..1.7.5 5 11.5.3.

#.5 ..  .2 .3. .1.9.:.:3.5 2/1..50.5 3.75 /.

5 .5 .2.:.7.......5    1.. 24..5  .:3.  59.1..3 /./91.5/1.515165:..1.1.5..50. .9.69 3:. ::.13.32.:. 5.23.2.2.1.7.3 9.9: 179:.4. 74.5/.5 #.3..:.5 ..2..5.95.22.:.5 4.5.50. ..:3.:.3.9 .7.5  #5112.:..5:.9.3.5:9.:3.1.5... 753:.  #4/1..1.3... .2 ..5 15..5165:. 54552. "32.3 ..2 75112.5..3.:65.563/.9/1.51.:65.: 1..54.5.7.9 /1.2 44/5.. .1 1.51.5..95.:3. 179.5 #.2 :755.5 13.9: ::..3.52. .9 #.1.4 34...47.: /9..5 #.  .4.5 .7967.2.3  .50. /.2 279/. .52.2.2. 755.:3..2 /979.5165:. 79.7:.47. .50.:.52.2:.5 5.5.50.9:.5 67. 15.2.575112.5..24.9 .4:./924/. !6.3.5 45.53.5.5:.5 #. :.3.50.5:.2.:.. 75112.5 .9 #.5251.545...1.55.1.92.7.1 2.5.65696   793 1::5 ::.5.5 #5112.1.35.9. 79..1.3..1.47. 1. 75.5:..:3. 5165:..

25636 7.1.5 /9. 34.23.:65..:65.519  14629.2  4.5 /.:.4.51.  69. .9: 445 ..  4..  /9.5 75112.72.5 4.5 5.2.5 .:65.5  .5 5.:  1.3.91 15.8.55 .2.5 7.  '.2 43.5 75112.2 .5 45. 1..:.1.5 /.3  5.5 /94.3 . 17..5  /9.7  29.5. 75112.3 1.52./   3475. . 17 4.5:......  /934  0.9.  :..3.  .7. .2..3.35 /9/..5 41.5 5..5. . 4507.2.

.2563615165:.51...5 3525..5.2 4.9:::.15.3475.475..553.5 17   :. 1.5:.

 #..27..1.5 4. ..1.50.53.3.7.4.5.95. 2.:.2 2:.9. !3.1..95.5:.:3.

 :4. 34 75. :3..1..5.1.5 :2.5 .5.5:.   362...232'..3.4.3.45 4569/..5 1.3 /.52.97.5 79:6.9.55...5:..3. . 5 .5 5.575.7 .91.4.515.25636.3475. 14 24..5:.51.5636 .5 :3.5 1:..7.50.55.5 .3.32./:6:.25636 ..5/92.9.5.94..5 027 1.:35./92.5 75.95..55.5..3.. 45.51.2/..5 34 75.95.9.5.25636 . .55. 93. ' .  2.9.524.2 2:7945 15.   #9:. .:3. :/..:1.:.5 .5:4/91.:.9.23 17 .1...40.5 :3.5 ..06/    694.3.5..  2.9: 451.    #5.1..53475..3.#...    . 5. :395.5 275.3.... :3.5 .1 1 .51..4.3. 53. 4..:65.5 /.9 ..      &4/9 34.5:.:/.2.5 24...9 740.    '.5.5 1.. 5.5 34../3.33475. :4/9 5..511..5 759.:749.5 . :3..   #4.5 759. 5.9:3/75.5.4.51.5 /5.5 .5.19501. :3.1.4 :4:..1. 753.

 :/.97:.45.50. #3:.5/. .:3. .5 44792.   #4. 5165:..5.1. .5  #5.:..50.  #5.:451.5 :3.:3. :0.2.5962.2 45.9..5.9.3.92.5 .52.2/.3.9.9 #.5 /9/.32.....5:.:3. 5165:.:4.5165:. 75.5 #.:3.5 1./.5 #.5 34 75.22..4..5. /1.559.5 .5 .51511.9/. :4.4.3. 7.55694.9.5:. 5 .2.5255.515.25.5:.     . :4.3.:3.2/9/1. 53.55.4 /9/.54479..50. :0.5 /95.5 #...2/9:.2.3.. 6/2. .50..25636 .51.52.51.:3..50..5 1. 4475.9.9. /5.5 217.1..53525.   #!'#  :473.5 .9: 1 3. :/2.:3.9 217. 1..1.4. 5165:.4. 1.5 1 5.497.9: 1 .

/5.55..4.0.5 :/..5.5:7. 5: 1.1...5:9.9 /979..5 2112.

3 1.5 75.1. 1 9.1.41.5:.5 75..4. 45.50.5 /. 43.9..3.  .4. 5 75.:3.9: :9.2. 1.5 0..3.:  :5.5 15. 4552..9 .50./.4.2:/.7..  .9.5.0. 36/.:.5:.5 #. :4.:2.1.5165:.9.4.3 5 .91   &.5 279/.69.:3..93/ 3.3:..:.4217.5.5.5 . 5165:..25 441.50.5 .5 #.3 75112.5 :.5 75.4 45.3.5:.3..51.1.732.

1.75.89:9 /   !03//.:3. 4.8.3.2.1.3...9.5.3!:7.7 447  !.575.52.#.1..!.9:.  %#!&$% 3/7.7.3  8.8.5.2.51.&!7088  ..-079  $407434$40.79.50.9:!03.8./2....79.1.3.:7/8030.5. 793.394   $4844$:.. 4.7 ...13/4  .9 5..9!.39.4.57.9.79.55...3.79. 2:.7.7.3!.54479.0.3 4..9.  8.7.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful