RIASRI NURWIRETNO Psikologi - 209000053 (Kelas Pagi

)

“Pernikahan Krisdayanti dan Raul Lemos” Analisis Kepribadian based on Allport Theory

Oleh: Riasri Nurwiretno 209000053

Universitas Paramadina
Fakultas Falsafah dan Peradaban
Jalan Gatot Subroto, Kav. 97, Mampang – Jakarta Selatan 12790 2011

CASE STUDY: Pernikahan Krisdayanti dan Raul Lemos

Analisis Kepribadian based on Allport Theory: Pernikahan Krisdayanti dan Raul Lemos

RIASRI NURWIRETNO Psikologi - 209000053 (Kelas Pagi)

Krisdayanti, Penyanyi Pop yang juga seorang Diva ini akhirnya memutuskan untuk bercerai dengan suaminya, Anang. Duo Bintang Suami Isteri Anang-Krisdayanti, resmi bercerai secara sah di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, pada tanggal 22/10/2009, setelah beberapa saat sebelumnya mereka bercerai dan pisah rumah, Anang dan dua anak mereka Titania Aurelie Nurhermansyah dan Azriel Akbar Hermansyah yang beranjak dewasa tinggal bersama di Studio miliknya dan Krisdayanti tetap tinggal di rumah mereka sebelum mereka resmi bercerai. Kemudian dalam rentang yang cukup sempit, Krisdayanti dikabarkan akan menikah dengan kekasih barunya, Raul Lemos. Tekad penyanyi pop Krisdayanti untuk menikah dengan kekasihnya sudah bulat. Ia pun berharap pernikahan akan segera digelar dan memulai hidup baru sebagai pasangan suami istri yang utuh hingga akhir hayat. Karena bagi keduanya ini bukanlah pernikahan pertama mereka, KD dan Raul mengatakan tidak segan-segan berguru kepada orang yang sudah berpengalaman agar tidak mengalami kegagalan untuk kedua kalinya. (Sumber: www.kompas.com)

ALLPORT THEORY: Traits Revisited Gordon Allport menekankan keunikan individu sebagai pembentuk kepribadian. Keribadian adalah “pengorganisasian dinamis dalam diri individu dimana sistem psikofisiknya menentukan karakteristik perilaku dan pikirannya” (Allport dalam Santoso, 2008). Allport memberi gagasan bahwa perilaku bersifat ekspresif dan adaptif dan kepribadian manusia adalah produk sekaligus proses, bukan hanya berupa sesuatu tapi juga melakukan sesuatu. Ciri Pribadi yang Dewasa 1. Perluasan konsep diri

2. Hubungan hangat dirinya dengan oranglain 3. Rasa aman emosional atau penerimaan 4. Persepsi yang realistis 5. Insight 6. Filsafat hidup yang menyatukan

Struktur Kepribadian

Analisis Kepribadian based on Allport Theory: Pernikahan Krisdayanti dan Raul Lemos

RIASRI NURWIRETNO Psikologi - 209000053 (Kelas Pagi)

1.

Disposisi Personal Struktur neuropsikis umum sekaligus khas individu, yang sanggup mengubah banyak stimuli yang ekuivalen secara fungsional, sekaligus menginisiatifkan dan menuntun bentuk-bentuk perilaku adaptif dan gaya pribadi secara konsisten (Allport dalam Santoso, 2008).

2. Disposisi Motivasi dan Disposisi Gaya Disposisi Motivasi merupakan disposisi yang dialami sangat kuat menerima motivasi dari kebutuhan dan dorongan dasar. Sedangkan Disposisi Gaya adalah disposisi personal yang tidak terlalu kuat. 3. Intensi Sesuatu yang akan dilakukan individu (keinginan individu di masa depan) adalah kunci petunjuk tentang bagaimana orang bertingkah laku sekarang. 4. Propium Perilaku dan karakteristik yang dianggap hangat, sentral, dan penting dalam hidup seseorang. Hal ini mencakup nilai-nilai pribadi yang merupakan bagian dari suara hati yang bersifat personal dan konsisten dengan keyakinan seorang yang dewasa.

Motivasi Menurut Allport, sebagian besar orang lebih dimotivasikan oleh dorongan-dorongan saat ini ketimbang peristiwa-peristiwa masa lalu, sadar dengan apa yang sedang dikerjakannya, dan mengerti kenapa melakukannya. Motivasi membahas motif-motif peripheral untuk mereduksi kebutuhan dan perjuangan yang bermanfaat berusaha mempertahankan tegangan dan ketidakseimbangan.

Analisis Kepribadian based on Allport Theory

Analisis Kepribadian based on Allport Theory: Pernikahan Krisdayanti dan Raul Lemos

RIASRI NURWIRETNO Psikologi - 209000053 (Kelas Pagi)

Dalam studi kasus ini, yang dijadikan sebagai subjek analisis kepribadian adalah vokalis Pop Krisdayanti, mantan istri dari Anang Hermansyah yang pada bulan Maret lalu telah menikah dengan seorang pengusaha asal Timor Leste, Raul Lemos. Terkait pada teori yang dikemukakan oleh Allport bahwa faktor yang menentukan tingkah laku adalah kesadaran, yang terpenting adalah self atauego. Keputusan Krisdayanti untuk menikah dengan Raul Lemos didasari oleh kesadaran yang kuat dari dalam dirinya. Kendatipun pernikahan kali ini bukanlah hal baru dalam kehidupan Krisdayanti, ia mengaku tetap merasa deg-degan ketika menjelang pernikahan keduanya1.

Bagi Allport, tingkah laku individu adalah keselarasan yang ditentukan oleh masa kini. Karenanya jika dipandang menurut teori Allport keputusan Krisdayanti menikah dengan Raul lebih ditentukan pada faktor-faktor yang mempengaruhinya di masa kini, bukan berupa kejadian di masa lampau, yakni ketika masih menjadi istri dari suami pertamanya, Anang. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan Krisdayanti merupakan bentuk pengorganisasian dari suatu sistem psikofisik yang kemudian mempengaruhi kepribadian dan pikirannya dalam mengambil keputusan.

Krisdayanti tidak hanya bersikap ekspresif dalam menanggapi desas-desus mengenai pernikahan dengan Raul, ia juga secara adaptif mampu menunjukkan keseriusannya dalam pengambilan jeputusan kepada khalayak. Terlihat bahwa pembentukan kepribadian seorang krisdayanti tidak hanya berupa sesuatu, tapi juga melalui proses dengan melakukan sesuatu. Ia mencoba tetap berinteraksi dengan lingkungan dan berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Sebagai pribadi yang matang, Krisdayanti memiliki suatu konsep perluasan diri, meski berbagai gossip menyerang dirinya, namun ia cukup dewasa menghadapi semua itu. Ketika diwawancarai di Studio 1 RCTI pada Kamis, 17/02/2011 silam ia menyatakan "Rasanya deg-degan karena banyak ditanya orang. Tapi ya karena kami sudah dewasa dan pengalaman masing-masing jadi dibawa santai saja”2.

1

Sofyan, EH. 2011. Kompas.com : “Krisdayanti Ingin Melanjutkan Kebahagiaan”. Diakses dari

http://entertainment.kompas.com/read/2011/02/17/13275284/Krisdayanti.Ingin.Melanjutkan.Kebahagiaan pada tanggal 20 April pukul 03.57 Nur, Muhammad. 2011 Kompasiana: “Krisdayanti akan Menikah, Meninggalkan Anang Bersama Anak“. Diakses dari http://sosbud.kompasiana.com/2011/02/07/krisdayanti-akan-menikah-meninggalkan-anang-bersama-anak/ pada tanggal 20 April 2011 pukul 02.56
2

Analisis Kepribadian based on Allport Theory: Pernikahan Krisdayanti dan Raul Lemos

RIASRI NURWIRETNO Psikologi - 209000053 (Kelas Pagi)

KD juga tidak berusaha menghindar dari khalayak, ia tetap berusaha menjalin hubungan baik kepada khalayak maupun rekan wartawan. Namun, karena tidak mau terus menerus diteror oleh segala hal yang berkaitan dengan pernikahannya itu , KD memilih mengalihkan seluruh perhatiannya untuk mempersiapkan mental. "Sekarang sih konsentrasi mental saja, kalau persiapan lain sih sudah disiapin. Dalam artian persiapan mental itu, calon suami ini kan bukan orang yang kerja di entertainment. Dia masih trauma sekali dengan justifikasi glamor tentang artis," jelas KD3. Persiapan mental secara emosional serta penerimaan diri merupakan proses kunci dalam menghadapi peristiwa ini, baik dari sisi KD maupun Raul. Namun, ketidaksiapan Raul dalam menghadapi justifikasi glamor kehidupan artis tentunya membutuhkan sebuah persepsi yang realistis tentang kehidupan yang akan dijalaninya bersama KD.

Selanjutnya unsure insight sebagai suatu kapasitas individu untuk memahami dirinya sendiri juga mutlak diperlukan. Rasa humor, penemuan kesenangan dan kebahagiaan yang diharapkan KD juga menunjukkan kemampuannya untuk membina hubungan-hubungan positif dengan dirinya sendiri maupun dengan objek-objek yang dicintainya. Kedewasaannya juga diperlihatkan KD dalam kesungguhannya memberi makna dan tujuan bagi segala sesuatu yang mereka kerjakan, yakni suatu filsafat hidup yang mempersatukan. “Ya mudah-mudahan dengan pernikahan kami berharap bisa bahagia ke depannya, bisa melanjutkan kebahagiaan yang kemarin-kemarin”, tuturnya 4.

Dalam case study ini, motivasi KD untuk menikah lagi adalah untuk mendapatkan kebahagiaan. Menurut Allport, sebagian besar orang lebih dimotivasikan oleh dorongan-dorongan saat ini ketimbang peristiwa-peristiwa masa lalu, sadar dengan apa yang sedang dikerjakannya, dan mengerti kenapa melakukannya. Yang perlu ditekankan dari penuturan KD diatas adalah bahwa di pernikahannya yang kedua ini KD berharap akan membawa kebahagiaan.

Keputusan yang diambil KD seolah justru menunjukkan disposisi berupa tingkah laku yang inkonsisten, padahal hal tersebut mencerminkan konsistensi batin yang terorganisasi secara khas. Konsistensi batin yang ada dalam proses pengambilan keputusan juga diiringi adanya intensi, yakni
3 4

Ibid.

Sofyan, EH. 2011. Kompas.com : “Krisdayanti Ingin Melanjutkan Kebahagiaan”. Diakses dari http://entertainment.kompas.com/read/2011/02/17/13275284/Krisdayanti.Ingin.Melanjutkan.Kebahagiaan pada tanggal 20 April pukul 03.57
Analisis Kepribadian based on Allport Theory: Pernikahan Krisdayanti dan Raul Lemos

RIASRI NURWIRETNO Psikologi - 209000053 (Kelas Pagi)

gambaran tentang apa yang diinginkan dan diperjuangkan KD di masa depan. Telah dibahas diatas bahwa KD menginginkan kebahagiaan dalam kehidupan rumah tangga keduanya.

Hal tersebut diatas terkait pada semua fungsi diri atau fungsi ego yang kemudian disebut fungsi-fungsi propium dalam kepribadian. Fungsi-fungsi ini berupa perasaan jasmaniah, identitas diri, harga diri, perluasan diri, rasa ke-aku-an, pemikiran rasional, dan gaya kognitif5.

Dari sinilah kita menemukan akar konsistensi dari sikap-sikap, intensi, dan evaluasi yang dilakukan oleh KD sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah dengan Raul Lemos.

DAFTAR PUSTAKA

5

Supratiknya, A (Ed.). 1993. Psikologi Kepribadian 3: Teori-teori Sifat Behavioristik. Yogyakarta: Penerbit Kanisius

Analisis Kepribadian based on Allport Theory: Pernikahan Krisdayanti dan Raul Lemos

RIASRI NURWIRETNO Psikologi - 209000053 (Kelas Pagi)

Nur, Muhammad. 2011 Kompasiana: “Krisdayanti akan Menikah, Meninggalkan Anang Bersama Anak“. Diakses dari http://sosbud.kompasiana.com/2011/02/07/krisdayanti-akan-menikah-meninggalkan-anang-

bersama-anak/ pada tanggal 20 April 2011 pukul 02.56 Santoso, Yudi. 2008. Theories of Personality. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Sofyan, EH. 2011. Kompas.com : “KD-Raul Tak Mau Gagal Lagi”. Diakses dari pada

http://entertainment.kompas.com/read/2011/01/11/1740548/KD-Raul.Tak.Mau.Gagal.Lagi. tanggal 20 April 2011 pukul 03.04

Sofyan, EH. 2011. Kompas.com : “Krisdayanti Ingin Melanjutkan Kebahagiaan”. Diakses dari http://entertainment.kompas.com/read/2011/02/17/13275284/Krisdayanti.Ingin.Melanjutkan.Keba hagiaan pada tanggal 20 April pukul 03.57 Supratiknya, A (Ed.). Penerbit Kanisius 1993. Psikologi Kepribadian 3: Teori-teori Sifat Behavioristik. Yogyakarta:

Analisis Kepribadian based on Allport Theory: Pernikahan Krisdayanti dan Raul Lemos

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful