JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO

Interaksi Belajar Mengajar (PPL 1)

METODE PEMBELAJARAN

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR MAKASSAR

2008

akan lebih mudah dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah. guru membimbing anak didik dalam mengembangkan potensinya. Dengan keilmuan yang dimilikinya.BAB I PENDAHULUAN 1. guru dituntut memiliki kepribadian yang baik sehingga bisa dicontoh oleh siswanya. Guru pemula dengan latar belakang pendidikan. Selain memberikan sejumlah ilmu pengetahuan. Guru yang bukan berlatar belakang dari pendidikan keguruan akan banyak menemukan masalah di kelas. Latar belakang pendidikan dan pengalaman mengajar akan mempengaruhi kompetensi guru dalam mengajar. karena metode mengajar tersebut turut menentukan berhasil tidaknya suatu proses belajar mengajar dan meupakan bagian yang integral dalam suatu sistem pengajaran. Latar Belakang Guru adalah tenaga pendidik yang membrikan sejumlah ilmu pengetahuan kepada anak didik di sekolah. seorang guru juga dituntut untuk menguasai kompetensi (kecakapan) dalam melaksanakan profesi keguruannya agar dapat menciptakan lingkungan belajar yang baik bagi peserta didik. guru juga bertugas menanamkan nilai-nilai dan sikap kepada anak didik agar anak didik memiliki kepribadian yang paripurna. Di samping itu. Oleh sebab itu. Makin tepat metode yang digunakan oleh guru dalam mengajar. diharapkan makin efektif pula pencapaian tujuan pembelajaran. sehingga tujuan pengajaran dapat dicapai secara optimal. Dalam melaksanakan tugasnya mengantarkan anak didik menjadi orang yang berilmu pengetahuan dan berkepribadian. fungsi-fungsi metode mengajar tidak dapat diabaikan. .1. Salah satu kompetensi dasar yang dimiliki oleh seorang guru adalah ketepatan pemilihan metode mengajar.

Djamara dkk (1995). namun tidak semua metode bisa dikategorikan sebagai metode yang baik. Kata “mengajar” sendiri berarti memberi pelajaran. fleksibel dan memiliki daya sesuai dengan watak siswa.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. 2. Berpadunya metode dari segi tujuan dan alat dengan jiwa dan ajaran akhlak Islam yang mulia. Menurut Syaiful B. Pengertian Metode Mengajar Metode secara harfiah berarti “cara”.1. Ciri-Ciri Umum Metode yang Baik Setiap guru yang akan mengajar senantiasan diharapkan pada pemilihan metode. Menurun Omar Muhammad Al Taumi (1983) mengatakan terdapat beberapa ciri dari sebuah metode yang baik untuk pembelajaran pendidikan agama Islam yaitu : 1. metode memiliki kedudukan :  (KBM)   Menyiasati perbedaan individual anak didik Untuk mencapai tujuan pembelajaran Sebagai alat motivasi ekstrinsik dalam kegiatan belajar mengajarar 2. salah satu keterampilan guru yang memegang peranan penting dalam pengajaran adalah keterampilan memilih metode. Dalam pemakaian yang umum. Jadi metode mengajar adalah caracara menyajikan bahan pelajaran kepada siswa untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Banyak metode yang bisa dipilih guru dalam kegiatan belajar mengajar. metode diartikan sebagai suatu cara atau prosedur yang dipakai untuk mencapai tujuan tertentu. 3. Bersifat luwes. Bersifat fungsional dalam menyatukan teori dengan praktek . dan tidak pula semua metode dikatakan jelek.2. Dengan demikian.

bahkan sebaliknya justru mengembangkan materi 5. setelah melalui seleksi yang sesuai dengan perumusan tujuan instruksional khusus. Oleh karena itu. Prinsip fungsional 6. Prinsip motivasi dan tujuan belajar 2. Prinsip penyediaan peluang dan pengalaman praktis 4. Memberikan keleluasaan pada siswa untuk menyatakan pendapatnya 6. terhormat dalam keseluruhan proses pembelajaran 2. Tidak mereduksi materi.4. bahan pelajaran yang disampaikan tanpa memperhatikan pemakaian metode justru akan mempersulit guru dalam mencapai tujuan pengajaran. Mampu menempatkan guru dalam posisi yang tepat. Dikatakan demikian karena dapat mempengaruhi jalannya kegiatan belajar mengajar. Nilai Strategi Metode Metode merupakan fasilitas untuk mengantarkan bahan pelajaran dalam upaya mencapai tujuan. Prinsip-Prinsip Penentuan Metode Metode mengajar yang digunakan guru dalam setiap pertemuan kelas bukanlah asal pakai.4. Metode apapun yang dipilih dalam kegiatan belajar mengajar hendaklah memberikan beberapa prinsip yang mendasari urgensi metode dalam metode belajar mengajar yaitu : 1. Dapat dipahami bahwa metode adalah suatu cara yang memiliki nilai strategis dalam kegiatan belajar mengajar. Integrasi pemahaman dan pengalaman 5. Pengalaman membuktikan bahwa kegagalan pengajaran salah satunya disebabkan oleh pemilihan metode yang kurang tepat.3. . Prinsip kematangan dan perbedaan individual 3. Prinsip menggembirakan 2.

lingkungan keluarga dan harapan . tidak satupun metode mengajar yang dapat dipandang sempurna yang cocok dengan semua pokok bahasan yang ada dalam setiap bidang studi. bakat. Karena setiap metode pasti memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Tujuan yang hendak dicapai Tujuan adalah sasaran yang dituju dari setiap kegiatan belajar mengajar. 2. bukan tujuan yang menyesuaikan dengan metode atau karakter anak. Dalam menetapkan metode mengajar. situasi sosial.6. sebab metode tunduk pada tujuan bukan sebaliknya. tetapi metode hendaknya menjadi “variabel dependen” yang dapat berubah dan berkembang sesuai kebutuhan. motivasi. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Pada prinsipnya. 2.5. efektifitas penggunaan metode dapat terjadi bila ada kesesuaian antara metode dengan semua komponen pengajaran yang telah diprogramkan dalam satuan pelajaran sebagai persiapan tertulis. Setiap guru hendaknya memperhatikan tujuan pembelajaran. 3. kebiasaan.2. Karakteristik tujuan yang akan dicapai sangat mempengaruhi penentuan metode. Materi Pelajaran Materi pelajara ialah sejumlah materi yang hendak disampaikan oleh guru untuk bisa dipelajari dan dikuasai oleh peserta didik. Efektifitas Penggunaan Metode Penggunaan metode yang tidak sesuai dengan tujuan pengajaran akan menjadi kendala dalam pencapaian tujuan yang telah dirumuskan. Peserta Didik Peserta didik sebagai subyek belajar memiliki karakteristik yang berbeda-beda baik minat. Karena itu. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan dan penentuan metode antara lain : 1.

2. Semua perbedaan ini akan berpengaruh terhadap penentuan metode pembelajaran. Metode Ceramah Metode ceramah ialah sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan secara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti . Oleh karena itu. 6. Macam-Macam Metode Mengajar Macam-macam jumlah metode mengajar mulai yang paling tradisional sampai yang paling modern. kebiasaan dan pengalaman yang berbeda-beda. seperti tidak adanya laboratorium untuk praktek yang dapat mendukung metode eksperimen atau demonstrasi. 4. Berikut beberapa metode yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran diantaranya : 1. ketiadaan fasilitas akan sangat mengganggu pemilihan metode yang tepat. pada waktu tertentu guru melakukan proses pembelajaran diluar kelas atau di alam terbuka. sesungguhnya banyak dan hamper tidak dapat dihitung. Oleh karena itu. Guru harus teliti dalam melihat situasi.7.terhadap masa depannya. Guru yang berlatar belakang pendidikan keguruan biasanya lebih terampil dalam pemilihan metode dan tepat dalam penerapannya. Guru Setiap orang memiliki kepribadian. permormance style. Kompetensi mengajar biasanya dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan. 5. Situasi Situasi kegiatan belajar merupakan setting lingkungan pembelajaran yang dinamis. Dengan memiliki jiwa keprofesionalan dalam menyampaikan pelajaran atau dalam proses pembelajaran itu akan berhasil sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Fasilitas Fasilitas dapat mempengaruhi pemilihan dan penentuan metode mengajar.

untuk memberi pengantar dan untuk menyampaikan materi yang berkenaan dengan pengertian-pengertian atau konsep-konsep. Tujuannya adalah untuk . dan sebagainya. 4. kejadian. Metode ini adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang. terutama dari guru kepada siswa. Metode ini hanya cocok digunakan untuk menyampaikan informasi. Metode Kisah/Cerita Al-quran dan Hadis banyak meredaksikan kisah untuk menyampaikan pesanpesannya. aturan. dan urutan melakukan suatu kegiatan. Metode ceramah lazim pula disebut metode kuliah atau pidato. baik dua orang atau lebih yang masing-masing mengajukan argumentasinya untuk memperkuat pendapatnya. para nabi. tetapi dapat pula dari siswa kepada guru. 3. 5. Metode Diskusi Salah satu cara mendidik berupaya memecahkan masalah yang dihadapi. Metode Demonstrasi Demonstrasi dalam hubungannya dengan penyajian informasi dapat diartikan sebagai upaya peragaan tentang suatu cara melakukan sesuatu. Seperti kisah Malaikat. Metode Tanya Jawab Metode Tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab.secara pasif. baik secara langsung maupun melalui media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan yang disajikan. 2. Tujuan penggunaan metode ini adalah untuk memotivasi dan memberi stimulasi kepada siswa agar berpikir dengan renungan yang dalam. umat terkemuka pada zaman dahulu. Metode ini dimaksudkan untuk merangsang untuk berpikir dan membimbing peserta didik dalam mencapai kebenaran. kalau bahan itu cukup diingat sebentar.

siswa dapat bertanya pada tutor. untuk meninjau tempat tertentu atau obyek yang mengandung nilai sejarah. Pada bagian yang dirasakan sulit.memperjelas pengertian konsep dan memperlihatkan cara melakukan sesuatu atau proses terjadinya sesuatu. Setelah siswa diberikan bahan ajar. 7. meluruskan yang bengkok. hal ini bukan rekreasi. 8. Metode Karya Wisata Metode ini adalah metode dalam proses belajar mengajar siswa dengan mengajak keluar sekolah. membuang mana yang salah. 10. tetapi untuk belajar atau memperdalam pelajarannya dengan melihat langsung atau kenyataan. dan mengambil yang benar. Metode ini adalah metode mendidik dengan membimbing anak didik untuk dapat memhamai problema yang dihadapi dengan menemukan jalan keluar yang benar dari berbagai macam kesulitan dengan melatih anak didik menggunakan pikirannya dalam mendata dan menginventarisasi masalah dengan cara memilah milah. Metode Tutorial Metode ini diberikan dengan bantuan tutor. Metode Perumpamaan Suatu metode yang digunakan untuk mengungkapkan suatu sifat dan hakikat dari realitas sesuatu. 6. kemudian siswa diminta untuk mempelajari bahan ajar tersebut. Metode Suri Telatan . Perumpamaan dapat dilakukan dengan menggambarkan sesuatu dengan sesuatu yang serupa. 9. seperti mengumpamakan sesuatu yang rasional/abstrak dengan dengan sesuatu yang bisa diindera. Metode Pemahaman dan Penalaran Metode ini dilakukan dengan membangkitkan akal dan kemampua berpikir anak didik secara logis.

Metode ini dapat diartikan sebagai “keteladan yang baik”. Metode Pemberian Ampunan dan Bimbingan. dengan harapan anak didik menjadi jelas dan mudah sejaligus dapat mempraktekkan materi yang dimaksud. . Metode Kerja Sama. baik bagi pendidikan anak. Metode Peringatan dan Pemberian Motivasi Motivasi adalah kekuatan yang menjadi pendorong kegiatan individu untuk melakukan suatu kegiatan dalam mencapai tujuan. 12. 11. Metode Praktek. Karena pada dasarnya dengan adanya contoh ucapan. maupun dalam kehidupan dan pergaulan manusia sehari-hari. perbuatan dan contoh tingkah laku yang baik dalam hal apapun maka hal itu merupakan suatu amaliah yang paling penting dan paling berkesan. antara individu dengan kelompok lainnya dalam melaksanakan tugas atau menyelesaikan problema yang dihadapi dan menggarap berbagai problem yang bersifat prospektif. guna mewujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan bersama. Metode kerja sama adalah upaya saling membantu antara dua orang atau lebih. 14. Dimaksudkan supaya mendidik dengan memberikan materi pendidikan baik menggunakan alat atau benda. 13. Dengan adanya teladan ya ng baik itu. seperti diperagarakan. maka akan menumbuhkan hasrat bagi orang lain untuk meniru atau mengikutinya. Metode ini dilakukan dalam rangka memberi kesempatan kepada anak didik untuk memperbaiki tingkah lakunya dan mengembangkan dirinya. Motivasi terbentuk oleh tenaga tenaga yang besumber dari dalam dan dari luar individu.

. 16. Oleh karena itu tugas dapat dikerjakan secara individual maupuj secara komunal atau kelompok. Tugas dilaksanakan di rumah. di sekolah.15. Metode Tulisan. ini merupakan suatu hal yang sangat penting dan merupakan jembatan untuk mengetahui segala sesuai yang sebelumnya tidak diketahui. Metode penugasan untuk merangsang anak aktif belajar baik secara individual atau kelompok. Metode penugasan tidak sama dengan istilah pekerjaan rumah tapi jauh lebih luas. Metode mendidik dengan huruf atau simbol apapun. Metode Penugasan. di perpustakaan dan di tempat lain.

Guru . media lain-lain. Materi pelajaran c. Semakin tepat metode yang digunakan oleh guru dalam mengajar. Peserta didik d. maka makin efektif pula pencapaian tujuan pembelajaran. Tujuan yang hendak dicapai b. Situasi e. 3. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan dan penentuan metode antara lain : a.BAB III KESIMPULAN 1. Fasilitas f. Hal ini dikarenakan metode dapat mempengaruhi jalannya kegiatan belajar mengajar. Di samping itu juga harus diperhatikan faktorfaktor lain seperti : faktor anak. Pemilihan metode berkaitan langsung dengan usaha guru dalam menampilkan pengajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi sehingga pencapaian tujuan pengajaran dapat diperoleh secara optimal. 4. 2. factor situasi (lingkungan belajar). Metode merupakan suatu cara yang memiliki nilai startegis dalam kegiatan belajar mengajar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful