• • • • • •

MALOKLUSI Maloklusi: kedudukan gigi yang menyimpang dari oklusi yang normal. keadaan yang menyimpang antara gigi dan gigi dalam satu lengkungan gigi, atau antara gigi2 pada lengkungan gigi atas dan lengkungan gigi bawah. Tidak adanya keseimbangan dento-facial. Disebabkan beberapa faktor yang saling bekerja sama.

Maloklusi mengakibatkan : • • • Terjadinya cacat muka. Menyebabkan rasa rendah diri. Mengganggu dalam bicara (speech defect). Hal ini bisa diakibatkan karena perkembangan tulang rahang yang tak baik, sehingga merintangi pergerakan lidah. Menyebabkan sakit pada sendi rahang. Terjadi cacat pendengaran. Terjadi cacat waktu bernapas. Mengurangi efisiensi waktu mengunyah.

• • • •

Kedudukan malposisi gigi : • • • • • • • • • • Iabioversion : Kedudukan gigi lebih ke labial. Buccoversion : Kedudukan gigi lebih ke buccal. Linguoversion : Kedudukan gigi lebih ke lingual. Palatoversion : Kedudukan gigi lebih ke palatal. Mesioversion : Kedudukan gigi lebih ke mesial. Distoversion : Kedudukan gigi lebih ke distal. Torsoversion : Kedudukan gigi memutar. Supraversion : Kedudukan gigi memanjang. Infraversion : Kedudukan gigi memendek. Transversion : Kedudukan gigi bertukar tempat.

.Misal: kedudukan gigi C bertukar dengan gigi P1. Faktor genetik menentukan manifestasi anomali. • • Perversion : bila terdapat gigi yang impected. Supra – infra version. • Bersifat Maloklusi: – sementara – menetap. 4. Faktor pathologi. Keadaan yang tidak mungkin terjadi : • • • • mesio – disto version. faktor fungsionil 5. 2.linguo version. Faktor lingkungan menentukan keras atau tidaknya anomali. Faktor ketidak seimbangan : 1. • • • • • Oklusi yang baik gigi-geligi susu belum tentu selalu diikuti oleh oklusi yang baik gigi-geligi tetap. Labio . Axiversion : kedudukan gigi miring. Faktor genetika. Faktor lingkungan 3. Maloklusi berkembang dari kombinasi ketidak seimbangan susunan struktur tulang muka. Contoh: – Relasi yang jelek antara gigi geligi. Dapat juga terjadi kombinasi seperti: • • Mesio labio supra version Disto palato torso version. faktor pertumbuhan dan perkembangan.

– maloklusi karena relasi disharmonie gigi2. Mis. – Mis: rotasi. ectopic. seperti: menghisap ibu jari. labioversi. Ras mempunyai hubungan dengan ukuran gigi.– Disharmonie salah satu lengkungan gigi atau kedua2nya terhadap bagian cranial. menggigit2 bibir dll ---------> berkembang maloklusi. ------> maloklusi tidak terjadi. basal arch dan coronal arch lebih lebar dan lebih panjang jika dibandingkan dengan bengsa kaukasia pada usian yang sama. Maloklusj dibagi dalam 3 golongan: 1. tapi karena jaringan lunak dan sangat bervariasi -------> jaringan lunak dapat mempengaruhi profile seseorang. facial balance dan fungsj muskulus baik --------> termasuk batas normal. --------> anomali tetap ada walaupun kebiasaannya telah dihentikan. impacted. orang2 Negro mempunyai: – ukuran gigi . penduduk yang heterogen dan banyak ras -------> lebih mudah terkena maloklusi. linguoversi. – Relasi rahang normal. kebiasaan ini hanya menimbulkan maloklusi yang bersifat sementara dan dapat baik sendiri bila kebiasaan ini dihentikan. kekuatan yang sesuai dengan arah perkembangan yang normal. Jadi maloklusi mempunyai hubungan dengan facial type dan racial type. profile yang banyak mengandung lemak. muka yang lebar. crowding. seperti cara mengunyah yang betul. Pada kepala mesocephalic -------> sifat2 nya diantara keduanya. • • • • • • • • orang yang mempunyai bentuk kepala dolicocephalic ---------> mukanya panjang dan sempit dan mempunyai lengkungan gigi yang sempit pula. dll. Dental dysplasia. Besarnya ukuran gigi tidak ada hubungan dengan besar badan seseorang & juga dengan besarnya ukuran tulang rahang. rahang sempit lebih mudah anomali -------> menghisap ibu jari atau bernapas melalui mulut. . • • • • • Kekuatan yang berlawanan dengan arah perkembangan yang normal. Pada kepala brachycephalic--------> mukanya lebar dan relatif pendek dan menpunyai lengkungan gigi yang bulat dan lebar. sering membingungkan sebab bukan suatu cacat yang sebenarnya.

– garis oklusi dan garis median digunakan untuk menetapkan kedudukan tiap2 gigi di dalam lengkungan gigi normal atau tidak. 3. – • bila posisi gigi yang abnormal itu hanya terletak pada dataran oklusi yang horizontal -----> horizontal localization. lebih keluar ------> labioversi. infraversi 2. – Bila gigi mendekati garis median ----> mesioversi. – Hubungan antara maxilla dan mandibula tidak normal.2. Malposisi & malrelasi setiap gigi. – sering terlihat bentuk muka yang protrusi atau bentuk muka yang retrusi. hanya mengenai gigi2 saja. • Bila posisi gigi meliputi processus alveolaris atau rahang --------> vertical localization dari dataran okiusal. – Mis: supraversi. – Kedudukan gigi2nya kemungkinan normal. lebih ke dalam -----> linguoversi. – tidak hanya gigi2nya yang maloklusi. atau malrelasi rahang dan cranium. tapi meliputi rahang. . yang disebabkan karena perkembangan kurang atau berlebihan dari rahang. Skeleto dental dysplasia. menjauhi -----> distoversi. – disebabkan karena malrelasi antara maxilla dan mandibula. – Dilihat dari garis okousi. Skeletal dysplasia. hubungan yang jelek maxilla dan mandibula dalam jurusan sagital. – dapat maxilla atau mandibula atau keduanya hubungannya dengan cranium tidak normal. – Maloklusi ini sangat kompleks dan memerlukan perawatan yang khusus. – Mis: labioversi. mesioversi. – merupakan relasi yang tidak baik antara: • • lengkungan gigi atas dan bawah. Malrelasi lengkungan gigi dan rahang. • hubungan maloklusi : 1.

ujung hidung. . retroversi atau hubungan distal.H. 3. pertengahan garis interpupil.P. Kurang berkembangnya bentuk lengkungan gigi: – karena adanya pertumbuhan dan perkembangan yang tidak baik ------> lengkungan gigi sempit. -------> disebut abstraction. – Medium -----> contraction/distraction: 5. • extreem degree: – bila protraction/retraction = mesio—distal dari premolar. retrusi. Anomali berhubungan dengan dimensi vertikal: • Mempelajari ini digunakan ----> Frankfurt horizontal plane ( FHP) / eye – ear plane.H. • medium degree: – bila protraction/retraction ½ mesio—distal premolar. Bila menjauhi garis median --------> distraction / extraversion Derajat keparahannya: – Mild ----> contraction/distraction : 5 mm. Anomali berhubungan dengan medio – lateral plane / arah transversal: • • • • Garis median melalui -------> trichion. Bila kedua rahang -------> bimaksilaris protrusi. -----> disebut attraction.• • • Bila gigi2 mandibula dalam relasi distal dibandingkan dataran orbital --------> retraction. glabella. pertengahan bibir. – bila kedudukan gigi mendekati F.10 mm. – bila menjauhi F. hubungan mesial. peretengahan gnathion. – Extrem ------> cotraction/distraction lebih dari 10 mm. Bila mendekati garis median ------ contraction / compression / intraversion. Derajat protraction atau retrution: • mild degree: – bila protraction/retraction ≤ 1/4 mesio—distal premolar.P. Bila posisinya lebih ke mesial dibandingkan dataran orbital -------> protrection protrusi.

Mis: penyakit rickettsia menyebabkan maxilla dapat melengkung --—-. • Mandible displacement dapat disebabkan oleh: – Rintangan diwaktu oklusi (occlusal interferences). – Habits. gigi2 kanan bawah lebih ke mesial dari normal. gigi bawah lebih keluar. – Kecelakaan waktu lahir. 4.retraction. – Dalam keadaan oklusi. 3. mis: waktu kecil tidur pada sebelah sisi. – Supraversi gigi atas -------> abstraction. sering pakai tang untuk mengeluarkan bayi. burning fall. sehingga untuk berfungsi ----> terjadi mandible displacement. sehingga terjadi cross— bite. Sagital (antero-posterior): – ditinjau dari orbital plane ada atau tidak ada protraction . 2.– Mis: supraversi gigi bawah ---> attraction. – Sebelah kiri berubah dalam jurusan bucco—lingual. Malformasi rahang dan gigi dan malposisi dari mandibula : – Maloklusi ini sering disebabkan adanya mandible displacement ke kiri / ke kanan. mis: karena terpukul. Adanya bentuk maxilla yang sempit. sering yang dipegang corpus mandibulae ----> dapat menyebabkan mandible displacement. 1. dan hubungan bucco—lingual kanan tidak berubah & yang berubah hubungan antero—posterior. Condyl kiri hanya memutar. – Mandibula displacement ke kiri -----> • • condyl kanan kedudukannya lebih ke bawah & ke depan serta ke medial. adanya penyakit atau endocrine disturbances. Pada kelahiran yang sukar. – mis: maloklusi kelas II atau Kelas III. Fracture. 1. .narrow maxilla.

E.P. – ada atau tidak adanya : contraction/distraction.2. – Tegak lurus orbital plane & sejajar bidang horizontal -------> Frankfurt horizontal plane (F. retraksi alveolar atas total & protraksi mandibular bawah total (mild). Protraksi mandibula bawah total (extreem) open bite anterior terlihat attraksi & abstraksi. . Tranversal (mesio-lateral): – ditinjau dari raphe median line.). 3. Retraksi alveolar atas total (medium). Vertical: – Ditinjau dari garis yang menghubungkan tragus & foramen orbitalis. Retraksi mandibular bawah total. • • • Retraksi alveolar bawah total.P) / Eye ear plane (E.H.

GIGI-GELIGI & LENGKUNG GIGI  Beberapa syarat oklusi normal: 1. NORMAL OKLUSI HUB. 6. 12. Apabila M3 tidak bererupsi. pada embrassure antara M1 dan M2 bawah. Distobukal cusp gigi M1 atas. Gigi atas ukurannya lebih besar dari gigi bawah. Gigi insisive atas menutupi gigi insisive bawah antara 1/4 . Dari hubungan bukal -------> gigi premolar dan caninus atas interlock dengan interspace antagonisnya 8. Lengkungan gigi atas lebih besar dari lengkungan gigi bawah. 11. 3. 2. Mesiobukal cusp M 1 atas di bukal goove gigi M1 bawah. Bukal cusp gigi2 bawah mulai dari gigi caninus terus ke belakang akan menunjukkan bahwa tiap2 disto-bukal incline beradu dengan mesio lingual incline dari gigi atas. M2 akan menggantikan sebagai gigi yang terakhir. Gigi insisive kedua atas menutupi setengah gigi insisive kedua bawah dan mesial incline i gigi caninus bawah. Setiap lengkung gigi harus merupakan suatu kurve dan berbentuk parabola. kecuali gigi molar ke-3 atas yang hanya ber adu dengan gigi molar ke tiga bawah. sedangkan tiap mesio-bukal incline beradu dengan disto-lingual incline gigi atas. 9. . gigi2 insisivi atas pertama ukurannya lebih besar dari gigi insisive bawah. 4. tapi juga menutupi setengah dari gigi insisive kedue bawah. Permukaan gigi atas selalu lebih keluar dari gigi bawah. 5. tidak hanya menutupi gigi insisive pertama bawah. 7. jaraknya disebut overjet. 10. Setiap gigi bawah beradu dengan dua gigi atas. Dalam lengkungan gigi tiap2 gigi harus mempunyai titik kontak. Permukaan labial dan bukal dari gigi2 atas menumpang pada gigi2 bawah. kecuali gigi insisive pertama bawah yang hanya beradu dengan gigi insisive pertama atas. Tiap gigi atas beradu dengan 2 gigi bawah.1/3 panjang korona nya. Mesiolingual cusp gigi M1 atas pada central fossa M1 bawah.

Lingual incline planes dari lingual cusp dari premolar dan molar bawah dan bukal incline dari bukal cusp dari premolar dan molar atas semuanya tidak beradu. ridge and embrasure contact  Bentuk gigitan: 1. Overbite/deep bite/ close bite/ vertical overbite. Normal digitation gigi-geligi. 14.  Jarak horizontal antara incisal edge dengan incisal edge bawah. Over jet/ horizontal over bite. Relasi yang normal dari TMJ.  Banyaknya gigi insisive atas menutupi insisive bawah.  Terlihat hubungan tonjol dengan tonjol  Incisal edge atas dengan incisal edge bawah. daerah M1 dan premolar kurang tegas dan kemudian naik lagi sampaj tengah lengkung gigi ----------> CURVE OF SPEE . Dari oklusi normal didapat : 1. 3. surface contact. 2.  Hubungan kontak gigi atas & bawah: 1. jurusan horizontal -------> terlihat adanya kurve yang menurun dari M3 ke anterior. Lingual cusp gigi premolar dan molar atas beradu diantara bukal dan lingual cusp dari gigi premolar dan molar bawah. cusp and fossa contact 3. ridge and groove contact 4. Rahang atas -------> garis oklusi cembung.13. 3. bila dilihat dari dataran oklusi.  Mengenai gigitan vertikal. 2. . ------> gigi insisive 2. Cusp to cusp bite / edge to edge / end to end bite. 15. Fungsi yang normal dari otot2. Rahang bawah --------> garis oklusi cekung.

 Keadaan gigitan yang didapat pada bagian yang digunakan untuk mengimbangi working bite.  Gigi insisive atas tidak kontak dengan gigi insisive bawah.  Besarnya setiap individu berbeda. 5. Balancing bite.  keadaan dimana ingin mendapatkan gigitan yang enak. Working bite. Mengenai gigitan horizontal. 6 mm. 3.  Open bite/ Gigitan terbuka. 8.  Gigitan dapat berupa cusp to cusp.  Free way space:  Ruangan yang terbentuk antara gigi2 atas dan gigi2 bawah dalam keadaan rest position. -----> hal ini timbul mandible displacement.  untuk mendapatkan convinience relation bite dapat terjadi penyimpangan. misal:  pada waktu hendak oklusi terdapat rintangan (occlusal interference) -------> sehingga mandibula mencari jalan yang mudah untuk menghindari rintangan. 4. . 6.  Gigitan yang didapat pada bagian yang digunakan untuk mengunyah.  Kalau tidak ada balancing bite maka fungsi pengunyahan kurang effisien dan tidak ada keseimbangan.  Gerakan yang ditempuh dari rest position menuju posisi centric occlusion. Cross bite / X bite.  Path of clousure. 7. Convinience relation bite. 5.  Dapat gigi anterior & Gigi posterior  Mengenai unilateral & bilateral.  Garis oklusi.

premolar pertama dan premolar kedua  Proffit dkk.  Perbedaan jumlah lebar kaninus.5 mm.5 mm. premolar pertama & premolar kedua erupsi.  Garis oklusi bawah yang melalui buccal crest dari tonjolan molar & premolar & cutting edge gigi insisive.  di rahang bawah : 2.dan molar kedua sulung dengan kaninus permanen.  Lee way space.  Ruangan yang tersisa setelah gigi caninus. molar pertama. Garis oklusi atas yang melalui fossa gigi molar & premolar & regio palatal gigi insisive atas. . (2007):  di rahang atas : 1.

• • KLASIFIKASI MALOKLUSI Dr. Dgn gigi2 & lengkungan gigi atas. sebaiknya kita menggunakan extra oral dan cephalometric diagnose sebelum kita memasukkan anomali kedalam suatu kelas. – Mesio buccal cusp M1 atas letaknya lebih mesial dari buccal groove M1 bawah. sampai sekarang klasifikasi dr. Angle hanya berdasarkan hubungan gigi2 saja dan oklusi antara lengkung gigi dirahang atas dan rahang bawah. tidak mencukupi untuk menentukan suatu anomali. • • Kelas I maloklusi (Angle): – Lengkungan gigi atas & bawah mempunyai hub. . – Kelas II maloklusi (Angle) = distoklusi/ distal step. – Mesio buccal cusp M1 atas terletak di buccal groove M1 bawah. – Mesio buccal M1 atas letaknya lebih ke distal dari buccal groove M1 bawah. – Mesio palatal cusp M1 atas terletak di central fossa MI bawah. Mendiagnose intra-oral. – Letak C atas interlock antara C & P1 bawah. Angle membagi maloklusi: – Kelas I maloklusi (Angle) – Kelas II maloklusi (Angle) – Kelas III maloklusi (Angle) • • Dr. Dgn gigi2 & lengkungan gigi atas. Normal. Lischer mengubah klasifikasi Dr. – Kelas III maloklusi (Angle) = mesioklusi/mesial step. – Disto buccal cusp M1 atas terletak diantara embrassure M1 & M2 bawah. Dr. Angle masih dipakai. • Kelas II maloklusi (Angle): – Gigi2 & lengkungan gigi bawah letaknya lebih distal dari normal dalam hub. Angle (modifies) sbb.: – Kelas I maloklusi (Angle) = neutroklusi. – Kelas III maloklusi (Angle): – Gigi2 & lengkungan gigi bawah letaknya lebih mesial dari normal dlm hub.

• • Subdivisi: unilateral distal. Martin Dewey membagi lagi klasifikasi Angle: Kelas I maloklusi Angle dibagi: – Type 1: Gigi2 insisiv ber-jejal2 dan gigi caninus sering terletak di labial. Insisiv bawah agak berjejal. (cross bite gigi depan/anterior cross bite). . • Subdivisi: Unilateral distal (hanya satu sisi saja). seperti hubungan yang normal. – Type 4: Cross bite pada gigi2 molar atau premolar (posterior cross bite) – Type 5: Mesial drifting karena tanggalnya gigi depannya. • Kelas II maloklusi Angle dibagi: – Divisi 1: bilateral distal ----> insisiv atas protrusi.• Dr. Kelas III maloklusi (angle) dapat: (mesioklusi) – Bilateral – Unilateral -------> subdivisi • Kelas III maloklusi dibagi: – Type 1: hubungan incisor ----> edge to edge. – Type 2: Protrusi atau labioversi dan insisiv atas. – Divisi II: Bilateral distal ----> insisiv atas retrusi/steep bite. – Type 2: insisiv atas menumpang pada insisiv bawah. – Type 3: Satu atau lebih dari satu gigi insisiv atas lebih ke arah lingual terhadap gigi insisiv bawah.

– Type 3: Insisiv atas linguoversi ----> cross bite. 4. 1. • Symptom kelas II divisi 1: 1. Mento labial sulcus dalam 8. 6. Lengkungan gigi bawah dalam. 4. 5. 9. . Tidak ada kebiasaan bernapas melalui mulut. Sering bernapas melalui mulut. Gigi insisiv atas berjejal dan inklinasinya lebih ke-lingual ------> steep bite. 7. Gigi2 insisiv atas protrusi. 2. 2. Lengkungan gigi atas tidak begitu sempit. 8. Bone stability baik. Tidak begitu mencacat muka. dan bentuk palatum tinggi. Deep over bite. Deep overbite/over jet. • Symptom2 kelas II divisi 2: 1. relasi distal seperti pada divisi satu. Pertumbuhan ke jurusan tranversal boleh dikatakan normal. 3. 3. Pertumbuhan ke jurusan tranversal kurang. 7. Bone stability tidak baik. Lengkungan gigi atas sempit. Bibir atas pendek dan naik keatas. 9. 10. Setengah bagian mesial gigi insisiv lateral. 6. Merupakan progeni. Mencacat muka. Perkembangan mandibula hampir normal. 5. 2. menutupi setengah bagian distal insisiv central. Perkembangan mandibula kurang. Tekanan otot2 abnormal.

Kelas III malokiusi dapat pula karena perkembangan lengkungan gigi atas yang kurang dan perkembangan lengkungan bawah yang berlebihan. Pertumbuhan ke arah vertikal kurang. disamping menggunakan alat orthodonti. Kemungkinan pada pasien yang masih kecil kira2 7-8 tahun masih ada harapan diperbaiki. Kelas II dan Kelas III maloklusi: – sifatnya sangat progresif. Perawatannya memberi hasil tidak memuaskan. Mesio buccal cusp M1 atas terletak pada buccal embrassure antara M1 & M2 bawah. juga dibantu dengan menggunakan chin cap yaitu unt menarik mandibula ke distal / menghambat pertumbuhan mandibula. maka makin memburuk dan akan berkembang dento-facial deformity. Maloklusi kelas III: • • • • • • Dapat disebabkan karena pertumbuhan yang berlebihan dari mandibula atau macromandible. apabila tidak cepat dirawat sewaktu masih muda. Lengkungan gigi bawah lebih ke mesial dibandingkan atas. • • • Maloklusi kelas III jarang dijumpai & prognosenya sering jelek. . Bukan suatu posisi mesial dari condyl didalam glenoid fossa. (cacat muka dan gigi).11. tapi merupakan pertumbuhan yang berlebihan dari mandibula.

./897.73/:3.-07:-:3..31:7947439.3/2038.3/03..9430-/.079.5.7 22  342.3 7. W 0250.30 ! .

30   -.3203/0.0/:/:.9  !  /80-:9..997.943   -.00 0.943  .203..-897.75.:  !  /80-:9.

5488/.9.3/-:..72.943    .3/.078-. 88:57.078. .-.32.-897..3/-0/85.3.87.2../.3/.3.4:838073/80-.943   $:57.0203907.8 .1472.997...  ...

9/80-.475:82.0-0:./..9:.8.:8.3-07:-.7742./ 2.-.7./.7-07:-.0 20/..3.-98 28. 803..7  W .3/-0/85.30/:/:.5.02039     $.3.730/89:7-.-07:-. .0 /.7   .:-:3.-039:2. 0/05..73472./.    /..943   282.30.88   0.32.3/-0 /85..7488 -90 -..9..9.3 .08   .907.3.:0.3.38:..3/-:...:39:-071:38 907.97../..0 .3.380259 803.3:39:2030:.9:70 -:7331.9.08 8503.3/-0/85.57497..3/50.80-0.92030-.3.7 80735../.9/:75..0998.943 7097.:03/4.3/..5.  W 43/7.3.0-0-.2:7:8.390710703.0-0208.3-.202:9. ..39/.33.:/. /.:9/. 28.0.32.39074 54890747   $0-0./.503.3/-:.3 :-:3.-.9./..3..9..9.3-:.703.38079. 2030-.7./.5.3-.92003:3 3.3.43/.  8073.02039    7..9:4:8 4..3.02039/.3-:..747-9.3.-..5.7  !.39074 54890747   /93././85.34:8 .4 3:.9:0..3   .340  #39.0203907  W .4 3:.20./.8  .3.4:80.0.9075::    .

3.943.9..   /93.../.078.4397.:9/.5020/. 2084 .3.330   .907..  %7./.77.:/.

5.8   %0.../897.347439.20347-9.:7:847-9.3203:-:3.7-/.7.943    '079.:/.5.78.  93.:8 147.30 80. 7.31:79 47439..397.30   ! .

7-.8.949.04.  W #097.04.949..3/-:.75...8. 57497.-897.9.9.8                 .82. 20/:2  7097.949. 2/  W !7497..8949..82.7.949.8949.7-.7-.82. 097002  4503-90.04.390747907.00.-..  #097.9.997.8 .7.8..3/-:.30   !  W #097.3/-:.

. 9/.0--08.    %.3208.3.9.    084-:.4383.3-:..3388. 5.9.503:3.8::7.3 390785../.  388.880.0-..2.-4.85079.8203:9:5388.. -07. .7.7/..05079./.839074.7-.-07...3.3-:.:85.7..44.:.    !072:../:/03.324.7.3 203.9/..3..2.703:3.3.0709  !072:..99439.3-.05079./. 0.0.7.-.7/.5-.33:8-..80--08.8203:9:580903.7.33.8   388.00/:..0-.3.::7.2.02-7.-0707:58 ../.7:8207:5./:/03.0 0/:0-.0397.    ..203:9:580903.3.-..00/:....9..05079.8 0.3/:.33.3-..3.2.1488.5..-.8/-:.35.5..3. 203:9:5388./:/03..-.8.94:83472..7/.7:82025:3.-07.39.388.3.9::7.9.:.-.203:3. 57024.709.9..0/.:85. ..9.  0843:.-..39./03./.9.    ..5:.39.    .8 5.5.3-07-039:5.9.8203:25.  894-:..3.8-07.3907./:/03.7/.33:8./.24.380-.9.3.88:70.85. 9.39..70 .0--08./.7   $09.9.    03:3.8.7388.7388..7:-:3.:85.0-.-..   388.38:.9.30 .   $09.7/. /80-:94.-.3-.9.9./..7.9.7-.  # &$ &   &  0-07..0.9.:0-0:.388..39.

 .

3-.320843:.9.8  .2:. 3.7 ..3..30 -07.3.9.3.30.3/894 3:./:/03..   :..3.:85-.34743./:/03.3.3.9.52084 -:.3203:3:./.8 80/.7.39.3.30/..33:8907:80-0.5..5/894 -:.30 -07.

7 57024.439.9.784:8..0.3 -:.9.9   7/0.7/...3/744.3439.9.07-90..9   7/0.:85/.:7.390.33472.8 -.//.757024.3./.439.70.39.5.3..   8:71.3./.308/.324.9  388. 3:.0   .757024..8.7./.33./.0:3  ..7-.7-:.7..324..:85. ..-07./:/.7/.305..-:.30/..3203:7:3/.:85/..07.    3:..9   472.347439.3   .8/..784:8.7-.9/.0.7/..7/.3.33472.25.8802:./9.943 0    :38.33:. 907.8:70.7.8-07.0./:   :7:8.324.903.74949    #0.439.302:/.9  039:9.3-.439..3/1488.8 .7:7.8.390747  /../.7%   :-:3.74:83472. 03:3 &#' $!  #.357024.02-:3  #./.9.:8557024.324.:85/.73:.9.3/02-7.3.

/005-90.

480-90..

388../.9/.3 4:8   0303.7/.3.4.:85-90.079..3.9..079.8203:9:5388.7.0-. -.3.9.    :8594.9.0.07-90   .

0/0940/0.

    .39434/03..0/0.8.9.8/03.8.33.0709.39434  3.9:-:3.03/9403/-90   %07.0/0-.

0/0-.33.7.4..7.07-90   .  .8.47439.39.0/0/03.8..3.47439.

   503-90.347439. 0303.9.

3907-:.9.89/..0-.    7488-90./03.3388.439.   388.9.0.

3.02039   700./.3.3.2.941.4:8907/.390747 54890747  0303.3.0397..   :39:203/.-./.5.43.3.070.39.0  #:...3/2.9..:843   .3/.7739.392-:2.9.3/:3.5.  5.4./.3011803/.3.-90   .8/...7.5.3/-0/85.39.3-902.303.3    43.907.3:7.32:/.53/.-.../.9739..3.3.5.303.3.3907-039:./.33203/..3//./....9:03/.7..:3..-.3.:8594.:39:2033/.3/-:.    22   !.303.3.3//.:8.. -.0   803.5.3.5.943-90/.3/:3.37089 548943   08..9.39.95.77089548943203::5488.907.0802-.3-././50325...1:38503:3.3/9025:/..3:39:203:3.5.3:39: 2032-.85.3.784:8  ./:-07-0/.9907.9-07:5.3.070.3  ..:85    .3 9/.4:8:70   07..809.95./.3-90   0..:9/..3  28.5.9./.   9.3.3.390710703.3.20.73..203.3473-90   .    473-90   9.3 4..943-90   0.

..324.0   #:.75079.0   00.3..7 7045.:9930/0388...7.79434.0-..320.75079.85.8.24. /.320...3:2.390788.3.3.7089/..8090.9.8::3 /03.  !74119/      /7.9. 388.70/:.2...357024.7 57024.33:8 57024.7 . 57024.. 22                  .303 57024./.7 0/:.:-:.0. .2.75079..70/:.9.:1488.07:58   !07-0/.8   .33:8 24.324.9.2.3-.784:8.33:85072.784:8-.8 22   /7.7 57024.3.

87 30 24/108 8--   0.0/..9:0.4:8 30 /894:8.3. 47.4:8 30 30:974:8   0.. 9.81.7.38.9.37.3-./.342.81.82.8.07203:-.25.2.348080-0:29.80..202.8/7 302.82.3:-:3.3.4:8  0.3.05./.7..203../.34:8.3.  W 03/.82..203:3.39.28:.8:.3480397. 8.9:.47. 80-.4:8 30   0.::5:39:203039:.3.8/.82.8/5.42097. 9/.38:.-07/.7.3097.8  W 7 8.4:8 30  W 7 30.82.3 .4:8 30   0.W $$ &$ W 7 30202-...03:3 /7.342.

8905   0.82./89.4:8 30 2084:8.

..9./.-.   0././.4:8 30   03:3.4:8 30    03:3.09.39.0 -...82..890709.0-208..839074.  W 0.3.:- 472..1488..9..   0845.73472.3-.7.:85.0-/89.   084-:../.0-0/89.3.3.9.:85.:85.0397...2:-  3 03:3..809.../-:..  ././.....   894-:. !-.3.744.9.744./..8 -.7.0-..9.890709..809.02-7.0-.3.7-:..9..3.8905  W 0.8   084-:.82.   09..3-..3.0-208.88:70 -.208.8   084-:..09..39.9..:85.9.9.9.2025:3.73472..4:8 30    03:3.7-:.890709./2:-  3 03:3..744.82.

9.33:8 807390709.78.9.4:830/-..7488-90/05.81..3.9./.7.3388.79300202-..8 0-0./.830 0.3:.  %50388./.078/.9:388.W 7 .:0-/.9. -..5388.-07 0.:.82.9:..8   %50$.907.   %50!7497:8.-4..3.  .-.

9.7./89./.9.  W 0.8.   .7  54890747..8 7097:8. 388. /05..82.4:830/-./89.9:888.9.3.  .907./89.7488-90   %507488-905.:57024..907.24./7193.8&3.703.390747 .857497:8  W $:-/.8-. ..33.7488-90   %5008.907.9. 388.8.3.3.

4:8/-..82.907.388.82.3.-.9 2084:8   .9.30 /.-070.33472.8 W 0.8203:25./89.5.35. 805079:-:3./.  W 0.  %50:-:3. -.4:8 .  388.89005-90  W $:-/...  &3.907...847 0/0940/0   %50388. 8:-/.33.907.  .8:3.

9.32. %50388.83:4.:7.857497:8    03:3.3.357403  W $259420.3-039: 5.078 .3.3/-:.7488-90  07:5.07-90.3    0054.9:293    !0702-.880259 /..9.9...8   388..8/.

.-09:80259    388.078.8050795.07-90    !0702-.820.   %/..    -7..3    0394.397.92:.-.    43089.9..-.5.    43089.8/89.2   03.4.  W $259420.92:. 203:9:580903.30:7:8.8   03:3.89/.-09:203..  .333.3.9:    03:3.2573472..9.3/89.-.3./.0.8/./.3/-:.0709    %0..5.0-0 3:.32.3-073.8.3208.907.33472.33..0397..83... 388.-3472.3..388..8-070.8503/0/.-99/.-.34949.8:.30:7:8.88.3.2 70./.9..:7..0-..    0054.-40/.397.-9-.:2::9    !079:2-:.:2::9    !079:2-:./..9.3.820.. 89005-90    $0903./.9.    %/.:8/.3-.8    $073-073.078.

9 2:.3 /507-.4:80... 9. -.703.5207:5.3-0702-.3/..3..890709.:32..3/-:.9/./-.3.-.5.89/..5./.82.. 57434803.43///.50702-.95747081 ..9.3..2034/1488.30.72.95:.3.  W 0.803.:7.3/0394 1.742.72..33.80.94794/439 :.9.5./.0/89.5.3-.5...8.3  W .9/80-.3202-:7:/.7.4:80.88:70.-.32.253203:3.8  W 084-:..079.9::39203.3.9:2..3-070-.-:.5079:2-:.3..3-070-./.38:.8/..  W 03:3.3.....202-07.39.980..  2.9.72.8.8../.8 W .05.3. /8.3.02-7.39:/03.35.3 5079:2-:./-.82.7.4:8  81.807300  W !07.9:5488208.703.3../.202:./014729  .5.4:8/.8.2.:85.3-.350702-..303:3.8.3/. !079:2-:.7.3-070-..3/-:..9.3 :7.3/-:.3/3.3/-0  W :.30.7.3.3.0-0208.93.3  .3  W 02:33..3/:25..7..7.9/7.9. 9..5.303:3.: 2.3  W 0.3/..82:/.3 203:3.

203.9 5079:2-:.32.   .3/-:.2-.